Docstoc

Media Aspirasi

Document Sample
Media Aspirasi Powered By Docstoc
					    CMYK




    TERBIT TIAP HARI SELASA
    Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                                                                              Harga: Rp. 2.500.-




                                                 Sartono Dimata Sang Ibunda, Siti Sumeni (bagian 1)
                                               “Cita-Citanya Ingin Menjadi Orang Pintar”
                                                   Ia lahir disebuah rumah kontrakan. Mencari kayu bakar di hutan, menyetrika dan mencuci piring, menjadi keseharian
                                                       masa kecilnya. Bagaimana kisahnya? Berikut penuturan Sang Ibunda, Siti Sumeni, hanya pada Media Aspirasi.

            Laporan: Yuana
                                                             putih dengan gaya bangunan era               dan duduk di ruang tamu.             akrab Siti Sumeni, red).               dalam kamar ibu saja,” jelas
                                                             tahun 60-an itulah, Sartono kecil               Setelah memperkenalkan diri       Pasalnya, isteri almarhum R.           Endang ramah.
        Hujan masih rintik-rintik ketika wartawan ini        menghabiskan masa remajanya.                 dan menyampaikan keinginan           Sutarno ini masih dalam proses            Memang, usia Ibu Sumeni
    bertandang ke rumah Ibu Siti Sumeni, di Jl. Ki Ageng     “Wa’alaikum salam, silakan masuk,”           untuk wawancara, wartawan            penyembuhan setelah berobat            sudah 80 tahun. Pun demikian,
    Posong, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan,               kata Endang, kakak Sartono,                  koran ini diantar masuk ke dalam     di rumah sakit di Singapura dan        ekspresi wajahnya masih
    Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Di rumah bercat           mempersilakan wartawan ini masuk             kamar Ibu Sumeni (panggilan          Jakarta. “Wawancaranya di                   Lengkapnya , Baca hal 11




      Siap Lantunkan Lagu
         ‘dulur dhewe’
    Cantik dan bertalenta. Itulah sosok Renny
    Darawangi, penyanyi kelahiran Pacitan, 13
    Januari 1987 ini. Di jagad hiburan Kota
                                                                                                                          Akibat gelombang tinggi, puluhan kapal nelayan andon berlabuh di PPP TPI Tamperan, Pacitan, Jatim (foto: Wiwit Rowi)
    1001      Goa              (sebutan       lain
                               Pacitan,      red),
                              namanya       sudah
                              tidak asing lagi.
                                                             Dampak Siklon Tropis Narelle, Satu Kapal Tenggelam
                              Pasalnya, penyanyi
                             serba bisa ini sudah            PACITAN, Media Aspirasi-                     kerawanan di laut. “Muncul           Kabupaten Pacitan mencapai              sewaktu-waktu. Bisa jadi saat          Kebonagung     tenggelam
                             malang melintang dari           Munculnya badai siklon tropis                gelombang tinggi dan pasang,”        antara tiga sampai empat meter.         pagi hari cuaca baik, tetapi pada      setelah dihantam ombak.
                            panggung      hajatan            Narelle dirasakan warga Kabupaten            kata Kepala Satuan Polisi            Sehingga rawan bagi kapal-              siang atau sore hari memburuk.         Beruntung para nelayan
                                 hingga      even            Pacitan, Jawa Timur (Jatim) dalam            Perairan (Kasatpolair) Pacitan,      kapal nelayan untuk terus                   Menurut Endro, kondisi             nahas itu masih dapat
                                  p r o d u k                beberapa hari terakhir. Selain               Brigadir Kepala (Bripka) Polisi      melaut. Terlebih kondisi                yang tidak menguntungkan               diselamatkan kapal lain.
                                  dibeberapa kota.           menyebabkan tumbangnya ratusan               Endro Wibowo, Jum’at (11/1).         semacam itu sulit diprediksi.           tersebut telah membawa korban.         “Tetapi perahu dan alat
                                 “Sejak kecil aku            pohon yang merusak rumah,                       Dari data Satpolair tinggi        Artinya, cuaca, gelombang laut,         Sebuah kapal nelayan di
                            sudah nyanyi,” ujar              fenomena alam itu juga memicu                gelombang disekitar perairan         dan tiupan angin dapat berubah          kawasan pantai di Kecamatan                  bersambung ke hal 11
                   isteri Irwan Agus Prasetyo ini.
               Rupanya, darah seni mengalir
    dalam jiwanya. Betapa tidak, bapak-ibunya juga
    seniman Gandrung Banyuwangi. Tak salah, jika
    keluarga mendukung total kiprahnya di dunia
                                                                                                                                                                                     Jelang Porprov,
    panggung hiburan. Begitu juga setelah
    menikah, suami juga mendukung. Bahkan, tidak
    jarang menemaninya saat dapat job
                                                                                                                                                                                     Wisma Atlet Dikebut
    manggung. “Aku nyanyi di panggung sejak
                                                                                                                                                                                     PACITAN, Media aspirasi-               Pariwisata Pemuda dan Olahraga
             bersambung ke hal 11                                                                                                                                                    Pelaksanaan       pembangunan          (Disbudparpora) Pacitan, Kamis
                                                                                                                                                                                     wisma atlet di kompleks stadion        (16/1) kemarin.
                                                                                                                                                                                     sepak bola dan Gelanggang                  Dijelaskan     Masrukin,
                                                                                                                                                                                     Olahraga (GOR), Kabupaten              pembangunan itu berdasarkan
                                                                                                                                                                                     Pacitan,      terus    dikebut.        usulan Kementrian Olah Raga
                                                                                                                                                                                     Pembangunan yang menelan               (Kemenpora ). Awalnya, pro-
                                                                                                                                                                                     dana sekitar Rp 10,2 milyar itu,       gram itu adalah Rumah Susun
                              Ramadhan                                                                                                                                               diperkirakan rampung pada bulan        Sederhana Sewa. Tetapi,
                              Pohan:                                                                                                                                                 Juni 2013 mendatang. “Sekarang
                                                                                                                                                                                     dalam proses pengerjaan,” kata
                                                                                                                                                                                                                            peruntukannya
                                                                                                                                                                                                                            pemkab       setempat.
                                                                                                                                                                                                                                                  terserah
                                                                                                                                                                                                                                                      Dan
                              “Pencaplokan                                                                                                                                           Masrukin, Kepala Bidang                rencananya, akan dijadikan
                                                                                                                                                                                     Olahraga, Dinas Kebudayaan                    bersambung ke hal 11
                              Pulau                          Keterangan foto: Pembangunan wisma atlet tengah dikerjakan (bc)
                              Semakau
                                                                                                                                               (23), petinju asal Sasana Arema
     Ramadhan Pohan (Foto     Hanya Isu”                                                                                                       Boxing Camp Malang, Jawa
     dokumen
                                                                                                                                               Timur.             Rencananya,
                                                                                                                                               pertandingan tinju pro itu digelar
    JAKARTA, Media Aspirasi - Ramadhan Pohan                                                                                                   di Gedung Gasibu Pacitan, pada
    membantah tegas adanya pengambilan Pulau                                                                                                   3 Maret 2013. “Saya akan menjadi
    Semakau yang berada di Kelurahan Basu,                                                                                                     petinju tertua di Indonesia yang
    Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam,                                                                                                     naik ring di usia 41 tahun,” kata
    Propinsi Kepulauan Riau oleh negara                                                                                                        Wonder Boy Roya,saat ditemui
    Singapura.                                                                                                                                 usai berlatih di Sasana Tinju
        Untuk memastikan hal itu, Wakil Ketua                                                                                                  Amatir       Boxing       Pancer,
    Komisi I DPR RI ini, telah melakukan                                                                                                       Pucangsewu, Pacitan, Kamis(24/
    pengecekan dan cek ganda ke instansi                                                                                                       1)
    pemerintahan termasuk pejabat di Istana,                                                                                                       Dalam sesi latihan tersebut,
                                                             Wonoroya (pakai pelindung kepala merah) saat latih tanding dengan Nano, di        Wonoroya berlatih tanding             Kondisi rumah Lamikun, warga Desa Plunturan, Kec.Pulung - Ponorogo,
    pejabat di kantor Menkopolhukam, dan Dirjen                                                                                                                                      setelah diamuk puting beliung, Kamis (24/1) (foto: Dita)
    Hukum dan Perjanjian Internasional. “Tak ada             halaman sasana tinju Amatir Boxing Pancer (24/1) (foto Elsi Budi)                 dengan dua petinju sekaligus
    pencaplokan Singapura atas Pulau Semakau                                                                                                   sebanyak 6 ronde. Yakni, tiga
    wilayah Indonesia. Faktanya, ada Pulau
    Semakau wilayah RI dan ada wilayah
                                                              Wonder Boy Roya                                                                  ronde melawan Nano (38), petinju
                                                                                                                                               asal Sasana Extra Joss, Jawa
                                                                                                                                                                                     125 Rumah Rusak
    Singapura. Namanya kebetulan sama, satu milik
    Singapura dan satunya milik Indonesia,” ucap              Kembali ke Ring Tinju
                                                                                                                                               Tengah. Sedang tiga ronde
                                                                                                                                               lainnya melawan Brahma, petinju       Diamuk Puting Beliung
    Ramadhan dalam keterangan pers yang dikirim                                                                                                amatir asal Pacitan. “Latihan ini     PONOROGO, Media Aspirasi -              Buktinya, sebanyak 125 rumah
                                                             PACITAN ,Media Aspirasi- Petinju            ring tinju professional. Mantan       bertujuan untuk menumbuhkan           Meski badai siklon tropis Narelle       warga di empat desa di
             bersambung ke hal 11                            gaek Wonder Boy Roya atau                   petinju nasional ini, akan            kembali nyali dan stamina yang        telah menghilang, namun tiupan          Kecamatan Pulung, Kabupaten
                                                             Wonoroya akan kembali meramaikan            menantang Rahmad Budi Santoso                bersambung ke hal 4            angin kencang masih muncul.                   bersambung ke hal 4


                                                             Kisah Pilu Warga Dusun Ngagik, Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan
                                                             Hujan Deras, Tanah Retak, Warga Mengungsi
                                                                                                                              Senin (7/1) malam, rumah     dihantui bencana longsor.
                                                                                                                          Darmanto (43), Kepala Dusun      Begitu juga di kamar dan ruang
                                                                                                                          (Kasun) Ngagik, Desa Bandar,     tamu. Bahkan, di sudut ruang
                                                                                                                          Kecamatan Bandar, Kabupaten      tamu sebelah kiri, digelar tikar
                                                                                                                          Pacitan, terlihat ramai. Betapa  dan kasur untuk tidur balita
    Marmin bersama penarik becak lainnya yang mangkal di
    Pasar Minulyo - Pacitan (foto: Sri Rahayu)                                                                            tidak, rumah joglo berukuran     dan anak-anak. Sedang di
                                                                                                                          sekitar 10 m x 12 m itu, menjadi ruang tamu sebelah kanan,
        Marmin Mimpi Dapat                                                                                                tempat pengungsian warga sekitar
                                                                                                                          yang rumahnya
                                                                                                                                                           terpasang beberapa kursi. Di
                                                                                                                                                                        tempat itu terlihat
        Bantuan Mesin Becak                                                                                               terancam longsor.                             bapak-bapak
                                                                                                                          Tak pelak, disetiap Laporan: Wiwit Rowi       yang tak kenal
     Menjadi tukang becak tentu bukan cita –                       Warga korban longsoran saat mengungsi di rumah         sudut      ruangan                            l e l a h                       Bupati Pacitan, Indartato, didampingi Camat Bandar,
     citanya. Pun demikian, Marmin (48) menggeluti                   Darmanto, Kasun Ngagik (Foto: Wiwit Rowi)                                                                                          Gunawan, meninjau longsoran
                                                                                                                          rumahnya pun disulap menjadi     bermusyawarah mencari solusi
     profesi ini sudah lebih 10 tahun. Dulu, ia biasa        Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan                 tempat tidur.                    bencana yang mereka hadapi.
     mangkal di Pasar Tengah, Baleharjo, Pacitan.            Bandar, Pacitan, Sabtu (5/1) lalu, menyisakan kisah                                                                                        mengguyur kawasan itu, sejak Sabtu (5/1) sore lalu.
                                                                                                                              Di dapur misalnya, selain        Memang, bencana tanah
     Namun, sejak pasar itu ludes dilalap api, ia pun        pilu. Sebagian rumah warga hancur diterjang                                                                                                Tentu saja, warga pun merasa was-was. Terlebih,
                                                                                                                          dipergunakan memasak, juga       longsor yang menghantui
     pindah ke Pasar Minulyo.                                longsor. Sebagian warga mengungsi ke tempat                                                                                                pada malam harinya, sebagian warga mendengar
                                                                                                                          dipergunakan ibu-ibu tiduran,    warga Ngagik berawal dari
            bersambung ke hal 11                             aman. Bagaimana nasib mereka?                                mengusir penat setelah dua hari  tingginya curah hujan yang                         bersambung ke hal 11

                                                                                                                                                                                                          Email: mediaaspirasi@ymail.com



                                                                                                                                                                                                                                                      CMYK

media aspirasi 001.pmd              1                                                                                                              27/01/2013, 9:12
                                                                           Edisi: 001/ 29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                MEDIA ASPIRASI                   2
                         Presiden SBY sidak banjir (repro Antara)

      Presiden SBY Sidak Banjir
    JAKARTA, Media Aspirasi - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
    (SBY) bersama Ani Yudhoyono melakukan sidak ke sejumlah kawasan
    yang tergenang banjir di Jakarta. SBY mengawali sidak di kawasan
    Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan.
       Turut serta dalam rombingan ini adalah sejumlah Menteri Kabinet
    Indonesia bersatu II seperti Menteri Koordinator Kesejahteraan Agung
    Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Sekretaris
    Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Politik
    Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto dan Menteri Sosial Salim
    Assegaf Al Jufri.
       Dalam sidak ini, SBY dan Yudhoyono sesekali menyapa dan
    menanyakan kondisi para korban banjir. Lalu, SBY dan rombongan
    menyusuri Kali Ciliwung dengan menggunakan kapal boat dari TNI.
       Sementara itu, Ani Yudhoyono memilih untuk tidak ikut dan
    melakukan peninjauan ke dapur umum serta Puskesmas. Ini untuk
    memastikan upaya penanganan bencana banjir. (*)


                                                                                   Bendum Partai Demokrat, Sartono (kiri), Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (duadari kiri), mantan Presiden BJ Habibiedan sutradara film Habibie dan Ainun,
                                                                                   Faozan Rizal, mengacungkan jempol sesaat sebelum acara nonton bareng film Habibie dan Ainun, di Rasuna Epicentrum 21 Jakarta Selatan (8/1) (foto: Iwan K)


                                                                                   DPP-PD Nonton Bareng Film Habibie dan Ainun
                                                                                   JAKARTA, Media Aspirasi - Ketua Umum DPP               Habibie dan Ainun berhasil menggambarkan               sambutan publik hingga kemudian
                                                                                   Partai Demokrat Anas Urbaningrum beserta               cinta sejati antara Habibie dan Ainun yang             difilmkan. Habibie berharap filmnya
                                                                                   Pimpinan DPP-PD menggelar nonton bareng                sesungguhnya.“Film karya Faozan berhasil               mampu       membuat        masyarakat
                                                                                   film Habibie dan Ainun di Epicentrum,                  merepresentasikan cinta sejati yang dimiliki           mengambil         hikmah       tentang
                                                                                   Kuningan, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2013. Hadir       Habibie dan Ainun,” kata Anas.                         pentingnya rasa cinta.
                                                                                   dalam nonton bareng itu Presiden Ketiga RI BJ              Menurut Anas, film tersebut mampu                     Habibie berpesan, cinta memiliki
                                                                                   Habibie, Bendahara Umum DPP-PD Sartono                 menginspirasi, menggugah, dan bisa                     tiga grup. Cinta pada sesama
                                                                                   Hutomo, pimpinan dan kader DPP-PD, serta               menularkan virus cinta sejati menjadi kekuatan         (keluarga, teman, seluruh manusia),
                                                                                   para jurnalis.                                         sejarah. Cinta sejati yang dalam bahasa                cinta pada karya atau profesi, dan
     Ketum PD Anas Urbaningrum dan Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono                   Film yang dibintangi Reza Rahadian dan             Habibie adalah “janji” seorang Habibie kepada          cinta untuk menyelesaikan masalah
     menunjukkan nomor urut partai 7
                                                                                   Bunga Citra Lestari ini disutradarai Faozan            Ainun ternyata bisa menjadi turbin penting             secara tuntas dan berkualitas tinggi.
                                                                                   Rizal. Film ini diangkat dari buku karya BJ            pergerakan sejarah Indonesia. Cinta sejati                “Jika ketiganya bersinergi secara
    Ibas: 7 Nomor Kemenangan PD                                                    Habibie yang berjudul sama. Film berdurasi dua         ternyata mampu memotivasi kerja keras,                 positif, jika Anda bisa membuatnya,
                                                                                   jam ini mengisahkan tentang cinta abadi                prestasi, dan menjadi turbin menggerakkan              maka Anda akan menjadi manusia
    JAKARTA, Media Aspirasi - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat,                 sejatinya adalah cinta yang tak pernah lekang          kemajuan Indonesia. “Jika semakin banyak               unggul. Inilah nilai-nilai yang hendak
    Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas menegaskan                 oleh waktu, sesulit atau sebesar apa                   turbin penggerak maka Indonesia akan makin             saya sampaikan lewat film,” kata
    nomor urut tujuh bagi Partai Demokrat adalah nomor kemenangan                  halangannya. Tetapi terkadang cinta juga mesti         maju,” kata Anas.                                      Habibie mengakhiri keterangannya.
    pada Pemilu 2014 mendatang.                                                    dikesampingkan demi tujuan yang lebih besar.               Habibie menjelaskan, ia menulis buku                  Seusai acara nonton bareng, Anas
        “Alhamdulillah, hari ini Partai Demokrat mendapatkan nomor urut                Seusai acara nonton bareng Anas bersama            “Habibie dan Ainun” sebagai terapi                     beserta       pimpinan        DPP-PD
    tujuh. InsyaAllah nomor urut tujuh adalah nomor keberuntungan dan              Habibie didampingi pimpinan DPP-PD dan                 penyembuhannya karena sangat terpukul atas             bersilaturahmi di kediaman BJ Habibie
    kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2014 nanti,” terang Ibas                sutradara menggelar konferensi pers, dalam             berpulangnya Ainun. Buku yang ditulisnya               di kawasan Patra Kuningan, Jakarta.
    dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/1/2013).                               konferensi pers tersebut Anas menyatakan, film         selama 2,5 bulan tersebut ternyata mendapat            (Didik)
        Politisi muda ini melanjutkan, sejauh ini Partai Demokrat tidak
    mempermasalahkan nomor urut partai. Menurutnya, terpenting adalah

                                                                                   Anas Urbaningrum:
    kerja keras yang dilakukan seluruh kader Demokrat untuk kembali
    meraih kepercayaan masyarakat.
        “Sejak awal kami meyakini berapa pun nomor urutnya, merupakan
    nomor yang cantik, nomor yang cocok, nomor yang penuh dengan
    barokah dan akan membawah kemajuan bagi Partai Demokrat. Yang
    terpenting bagi kami kader Partai Demokrat adalah kerja keras dan
                                                                                   “Sartono Pilhan Tepat dan Dapat Dipercaya”
    konsisten berjuang untuk rakyat,” terang Ibas.
        Ditambahkan Ibas, Partai Demokrat tetap konsisten dan menjaga              JAKARTA, Media Aspirasi - Ketua Umum                                                                          untuk keuangan partai. “Kami akan lebih
    semangat untuk terus membawah kemajuan bagi bangsa Indonesia.                  Partai Demokrat Anas Urbaningrum                                                                              hati-hati, dan belajar dari pengalaman di
    “Spirit membawa perubahan untuk bangsa akan terus kami                         memperkenalkan Sartono sebagai                                                                                masa lalu,” kata Sartono, usai nonton
    pertahankan. Semangat ini sudah kami perjuangkan selama ini,”                  Bendahara Umum (Bendum) Partai                                                                                bareng film Habibie & Ainun di
    tambahnya.                                                                     Demokrat pengganti Muhammad Nazarudin.                                                                        Episentrum Walk, Kuningan, Selasa (8/
        Terkait target perolehan suara pada Pemilu 2014 mendatang, Ibas            “Sartono Hutomo, bendahara umum Partai                                                                        1).
    menyampaikan Partai Demokrat berupaya mempertahankan perolehan                 Demorkat yang baru. Wajahnya tepat jadi                                                                           Menurut Sartono, dalam berbagai
    suara pemilih pada pemilu sebelumnya.                                          bendahara,” kata Anas sembari merangkul                                                                       kesempatan, Ketua Dewan Pembina
        “Tentu kita berupaya dan berjuang sebaik mungkin untuk                     Sartono usai menghadiri acara nonton                                                                          Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono
    mempertahankan kursi legislatif dan suara pemilih pada pemilu
                                                                                   bareng Film Habibie Ainun di Epicentrum,                                                                      (SBY) selalu mengingatkan agar
    sebelumnya. Kami berharap tidak meleset dari perolehan suara
    sebelumnya karena terus memberikan solusi dan program-program
                                                                                   Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (8/1).                                                                       keuangan partai berasal dari sumber
    pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tutup                   Pertimbangan                  pemilihan            Bendahara Umum DPP PD, Sartono (kiri), disaksikan       yang halal. Hal inilah yang akan jadi
                                                                                   mempercayakan Sartono sebagai bendum,                 Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum (tengah),           penekanan partai di masa mendatang.
    anggota Komisi I DPR RI ini. (ris)                                                                                                   menunjukkan KTA Partai Demokrat kepada anggota
                                                                                   menurut Anas, dengan melihat latar                    KPU, Arief Budiman, saat verifikasi faktuaal di
                                                                                                                                                                                                     Sebagai bendum, Sartono berjanji
                                                                                   belakang Sartono yang sebelumnya pernah               sekretariat DPP PD.                                     akan menjalankan tugas sesuai amanat
                                                                                   menjabat sebagai wakil bendahara.                                                                             DPP memastikan akuntabilitas anggaran
            MEDIA ASPIRASI                                                            “Beliau dianggap mampu dan tepat juga
                                                                                   dipercaya untuk menjadi bendahara umum
                                                                                                                                          baik, apalagi kenal dekat,” jelas Anas.
                                                                                                                                             Sementara, Sartono memastikan
                                                                                                                                                                                                 partai terjaga. “Kami tak mau ada dana
                                                                                                                                                                                                 partai yang berasal dari permainan
                                                                                   Partai Demokrat, dilihat dari jauh saja sudah          partainya tak akan menerima dana tak jelas             anggaran.” (*)
                           koran e dul ur dhew e
                              ane dulur dh

                                 Penerbit:
                            CV. MEDIA ASPIRASI
               Diterbitkan Sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999

                               Pemimpin Umum
                                  Eka Putra
                                                                                                                         Tidak Sekedar Terbit
                               Tim Advokasi :                                          dulur dhewe ingkang satuhu kinurmatan...                                         menyediakan rubrik Aspirasi Ternak. Hal itu tidak saja mendukung
                          Patra M Zein SH, MH, dkk                                     Setelah melalui proses persalinan alami, Surat Kabar Mingguan                    program pemerintah merealisasikan swasembada daging (sapi).
                                                                                   (SKM) Media Aspirasi dan website mediaaspirasi.com, lahir                            Dalam rubrik ini, berbagai aspirasi ternak (khususnya sapi) dari
                            Pemimpin Perusahaan:                                   dengan selamat, pada Selasa Pahing, 29 Januari 2013, di Kota 1001                    petani/peternak lokal di 5 kabupaten dapat tercover. Untuk
                                Imam Mahfud                                        Goa, Pacitan – Jawa Timur.                                                           menguatkan jaringan, kami melakukan kerja sama dengan Forum
                                                                                       Proses kelahiran bayi Media Aspirasi menjelang peringatan Hari                   Peternak Sapi Indonesia (FPSI), mulai tingkat Pusat hingga
                              Pemimpin Redaksi:                                    Pers Nasional, 9 Februari 2013, tentu memiliki makna hakiki bagi                     kabuapaten.
                                 Wiwit Rowi                                        kami. Betapa tidak, media yang mengusung motto ‘dulur dhewe’ ini,                       Rubrik lainnya adalah aspirasi olahraga, mbangun desa nata
                                                                                   lahir di tengah kerentanan bangsa dengan maraknya konflik lokal                      kutha, vox populi, kisah panggung dan sejumlah rubrik lainnya,
                               Redaksi:                                            dan tindak kekerasan yang anarkis.                                                   yang meletakkan kearifan lokal pada tempat istimewa.
                      Iwit WS, Sunarni Kuncara                                         Realita itulah yang memotivasi kami hadir dan ikut memberi
                           Dewan Redaksi:                                          warna di ‘rimba pers’ dalam balutan ‘jurnalisme damai. Yakni,                            dulur dhewe ingkang satuhu kinurmatan...
              Suparno, Agus, Bambang, Nunik, Lucky                                 pemberitaan yang tidak saja terpatok pada data (fakta) dan kata                          Nama adalah do’a. Tentunya, nama Media Apirasi pun juga
                                                                                   (hasil wawancara). Namun juga mengemban tugas dan tanggung                           memiliki makna. Dalam kamus Bahasa Indonesia, Media, media
                        Sekretaris Redaksi:
                                                                                   jawab memberikan informasi sekaligus pendidikan publik.                              adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan. Sedang
                              Sri Rahayu                                                                                                                                Aspirasi adalah harapan dan tujuan untuk keberhasilan pada masa
                                 Biro:                                                                                                                                  yang akan datang. Secara umum, Media Aspirasi dapat diartikan
                                                                                       dulur dhewe ingkang satuhu kinurmatan...
     Elsi Budi C (Pacitan), Dhita Shelvy Nugrahani (Ponorogo)                          Media Aspirasi tidak sekedar terbit. Sebagai pendatang baru di                   sebagai alat (sarana) yang dapat menyampaikan pesan, yang
     Sugianto (Trenggalek), Arifin Kurniawan (Magetan), Sayyid                     ‘rimba pers’, kami akan konsisten memainkan peran strategis dalam                    menghubungkan harapan dan tujuan untuk keberhasilan pada
                            Nur S (Ngawi)                                          berbagi informasi, khususnya tentang kearifan lokal yang muncul                      masa yang akan datang.
                         Iklan & EO: Yuliana                                       dalam konteks pluralisme dan multikulturalisme. Hal itu tercermin                        Kami menyadari, sebagai media lokal yang baru lahir, tentu
                        Keuangan : John Elit                                       dalam rubrikasi. Diantaranya, rubrik aspirasi yang berbasis di                       masih banyak kekurangan. Tentu saja, secara bertahap,
                        Staf Keuangan: Indah                                       Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Magetan, Ngawi dan Trenggalek.                          kekurangan-kekurangan itu akan kami perbaiki dalam penerbitan
                          Pemasaran: Decky                                         Tidak itu saja, kami juga memiliki rubrik ‘cendekia’ (pendidikan).                   berikutnya. Baik mengenai rubrik, penyajian berita maupun
                Layout & Design Grafis: W_design                                   Rubrik ini memberi ruang luas kepada dunia pendidikan; pelajar,                      informasi lainnya maupun sisi pelayanan. Cantik bahasa tidak
                           Alamat Redaksi:                                         mahasiswa, guru, dosen, pemerhati pendidikan, tokoh pendidikan,                      tergambar. Tersusun serasi mengikut irama. Media massa wadah
                 Jl. Gajah Mada 24 Pacitan - Jatim.                                komite sekolah dan pelaku pendidikan terkait lainnya.                                penyebar. Media Aspirasi milik kita bersama (baca: dulur dhewe)
                     Telepon/fax. (0357) 883387                                        Media Aspirasi tidak sekedar terbit. Mulai edisi perdana, kami                   ( Wiwit Rowi )
                     Call Center: 087758586999
                 Email: mediaaspirasi@ymail.com

      Wartawan Media Aspirasi Selalu Dibekali Kartu Pers dan                                                                                                       Dudu Sanak Dudu Kadang, Yen Mati Melu Kelangan
       Dilarang Menerima Uang/Barang Dari Nara Sumber                                                                                                                  Artinya, dudu sanak (bukan saudara), dudu kadang (bukan kerabat),
             Saat Menjalankan Tugas Jurnalistiknya.                                                                                                                yen mati (kalau meninggal), melu kelangan (ikut kehilangan). Peribahasa
                                                                                                                                                                   ini merupakan gambaran mengenai eratnya sistem kekerabatan di Jawa,
            Redaksi menerima sumbangan tulisan/foto-foto                                                                                                           dimana semua warga dihargai tanpa membeda-bedakan keturunan
                                                                                                                                                                   maupun hubungan darah yang ada. Meskipun orang lain, kalau yang
           menarik dan layak muat. Naskah dikirim ke alamat                                                                                                        bersangkutan mau menyatu atau membaur, maka mereka akan menghargai
          redaksi atau diemail ke mediaaspirasi@ymail.com.                                                                                                         dan menganggapnya seperti keluarga sendiri. (*)


                                                                                                                                                                                                 Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd            2                                                                                                     27/01/2013, 9:12
          Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                            Mengawal Potensi Lokal                                                                                                   MEDIA ASPIRASI
                                                                                                                                                                                                                                                    3




                                                                                      Pasangan Djowo                                   Pasangan SMS                                                Pasangan NasPro




    Pasangan Djowo dan pendukung berdoa sebelum mendaftar ke KPUD                                                Tiga Calon Siap Berlaga
            Demokrat Calonkan Djoko                                                   MAGETAN, Media Aspirasi- Masa penantian siapa nama nama yang bakal
                                                                                      mencalonkan diri sebagi bupati dan wakil bupati Magetan tahun 2013-2018
                                                                                                                                                                       memenuhi ambang batas pencalonan. Yakni minimal 7 kursi. Di legislatif
                                                                                                                                                                       gabungan ketiganya total memiliki 14 kursi. Rinciannya, PD sebanyak 8
               Prabowo-Hartoto                                                        terjawab sudah. Ya, pada hari terakhir pendaftaran calon, Jumat (11/1) lalu
                                                                                      pukul 00.00 WIB di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan
                                                                                                                                                                       kursi, PAN (4), dan Partai Patriot (2). Sementara PDIP menjagokan incum-
     MAGETAN, Media Aspirasi-Partai Demokrat (PD) akhirnya                                                                                                             bent dengan bekal 11 kursi.
                                                                                      sudah terdaftar 4 pasangan calon. Yakni pasangan Nanik Karsini-Sugiho                Partai-partai lainnya yang juga memiliki kursi di dewan tidak muncul
     mencalonkan pasangan Djoko Prabowo dengan Hartoto.
                                                                                      Pramono (NasPro), Djoko Prabowo-Hartoto (Djowo), Sumantri-Samsi (SMS)            dalam pencalonan. Seperti Partai Golkar, PKS, Hanura, PPP, PKB, Gerindra,
     Pencalonannya pun baru klir menjelang detik-detik akhir pencalonan.
                                                                                      dan Arief Rahman-Suharto. “Setelah pendaftaran, maka kita tinggal                PKNU, PPDI, PNI Marhen. Sebelumnya, dari informasi yang berhasil
     Pasalnya, Djoko Prabowo sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai
                                                                                      melaksanakan tahapan selanjutnya,” terang Ketua KPU Soerjadi usai                dihimpun, mereka bakal berkoalisi guna memberangkatkan pasangan calon.
     calon bupati lewat PDI Perjuangan. Namun pada akhirnya ia berlabuh
                                                                                      pendaftaran.                                                                         Namun hingga batas akhir pendaftaran, mereka tidak juga mendaftarkan
     ke PD dan bersedia dipasangkan dengan Ketua DPC Magetan,
                                                                                          Dari tiga pasangan calon yang lolos NasPro menjadi yang pertama              gacoannya untuk maju di Pilkada. Pun juga tidak tercantum dalam surat
     Hartoto sebagai Wakilnya.
                                                                                      mendaftar. Kandidat dari jalur perseorangan ini datang ke KPU pada hari          pencalonan ke KPU terhadap calon Djoko Prabowo Hartoto maupun
         Sekretaris DPC PD Ali Basri mengungkapkan, mepetnya penentuan
                                                                                      Senin (7/1) lalu. Selanjutnya disusul pasangan Djoko Prabowo-Hartoto             Sumantri Samsi. Sehingga dipastikan mereka hanya akan jadi penonton
     calon yang akan diberangkatkan partainya dikarena beberapa hal.
                                                                                      pada hari Jum’at (11/1) sekitar pukul 17.30 WIB.                                 saja. Soerjadi mengungkapkan, berkas-berkas pencalonan yang telah
     Antara lain, pilkada Magetan kali ini sangat berbeda dengan tahun
                                                                                          Bakal calon yang diusung oleh gabungan tiga parpol, Partai Demokrat,         diserahan bakal segera diteliti oleh KP. Setelah diteliti, jika ada kekurangan,
     2008 lalu. Dimana pilkada tahun 2013 figur-figur yang layak untuk
                                                                                      Partai Amanat Nasional dan Partai Patriot ini datang dengan disertai ratusan     calon akan diberi waktu untuk melengkapinya.
     dicalonkan sangat terbatas. Realita yang ada, berdasarkan kajian Tim
                                                                                      pendukungnya. Dan paling akhir adalah pasangan petahana, Sumantri-                   Sementara tes kesehatan sebagai salah satu syarat pencalonan, akan
     9 Partai Demokrat, figuryang menonjol hanya incumbent Sumantri
                                                                                      Samsi (SMS) yang datang dua jam kemudian. Duet SMS diberangkatkan                dilakukan di rumah sakit daerah “ Untuk teknis tes kesehatan akan
     dan Djoko Prabowo.
                                                                                      oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang didukung Partai           dilaksanakan di RSU dr Sayidiman, Magetan. Ini sesuai rekomendasi dari
         Sementara keduanya saat itu mendaftarkan diri lewat partai lain.
                                                                                      Keadilan Sejahtera (PKS).                                                        Ikatan Dokter Indonesia(IDI) Magetan. Bahwa mereka mampu untuk
     Padahal dalam hajatan pilkada seperti saat ini, partai tidak hanya
                                                                                          Koalisi Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai       melaksanakan tes ini,” terangnya (Ak)
     sekedar memberangkatkan calon. Tetapi harus benar benar
                                                                                      Patriot memutuskan memberangkatkan Djoko Prabowo-Hartoto karena telah
     mencalonkan sosok yang benar benarmemang layak dan didukung
     oleh masyarakat.Terhadap calon pun, partai mensyaratkan bahwa
     harus punya kriteria yang musti dipenuhi. Yakni figur, logistik dan
     sistem pemenangan. “ Oleh karena itu dalam memilih calon harus
     cermat dan cepat,” katanya.
         Keberangkatan pasangan ini cukup menyita perhatian masyarakat.
     Pasalnya keberangkatan ke KPU Magetan dikawal petugas Patwal
                                                                                                                 Naspro Optimis Raih Suara
     Satlantas Polres Magetan. Puluhan mobil dan sepeda motor                         MAGETAN, Media Aspirasi- Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil                   meraih suara” katanya.
     berkonvoi dari rumah Djoko Prabowo di Kiringan, Takeran. Pasangan                Bupati Magetan, Nanik Karsini-Sugiho Pramono (Naspro) menjadi                        Sementara dari KPU menyatakan akan segera memeriksa berkas
     berakronim “Djowo” (Djoko Prabowo-Hartoto ) ini juga                             pasangan pertama yang mendaftarkan diri ke KPU, Senin (7/1) lalu. Sama           pendaftaran bakal calon dari jalur independen ini. “ Setelah ini tentu kita
     menyempatkan diri berziarah kemakam keluarga besar PSM Takeran                   saat penyerahan bukti dukungan dulu, pasangan ini kembali diantar                akan melakukan penelitian. Jika nanti ditemukan ada kekurangan
     dikomplek pondok tersebut. Keduanya juga meminta doa restu dan                   ratusan pendukungnya yang kebanyakan ibu-ibu dan remaja putri.                   persyaratan, akan kita sampaikan ke pendaftar untuk dilengkapi,” terang
     dukungan dari salah satu kerabat PSM, Kyai Zuhdi. Dari Takeran                       Pasangan ini menyerahkan berkas berkas pendaftaran dan diterima              Hendrad Subiyakto, anggota KPU Magetan.
     rombongan mampir ke Griya EBY untuk koordinasi dengan utusan                     langsung oleh Ketua KPU Magetan, Soerjadi. Usai menerima berkas,                     Jika ditemukan kekurangan, semua pasangan calon kelak akan diberi
     DPP Partai Demokrat. Selanjutnya rombongan langsung menuju KPU                   anggota KPU bersama staf langsung melakukan pendataan kelengkapan                waktu untuk melengkapi berkas. Khusus untuk
     Magetan untuk mendaftarkan diri. (Ak)                                            berkas pendaftaran. Sekitar duapuluh menit petugas dengan serius                 bukti dukungan KTP dari calon perseorangan,
                                                                                      memeriksa berkas tersebut.                                                       semula saat diserahkan 40.688, hanya 36.228
                                                                                          Setelah dinyatakan klir, pasangan ini lalu meninggalkan KPU menuju           diantaranya yang dinyatakan sah
                                                                                      Poskonya dijalan Ahmad Yani. Hal menarik dari dari berkas yang                   mendukung. Hilangnya
                                                                                      disodorkan pasangan ini adalah kartu identitas (KTP) Nanik maupun                sekitar 4 ribu dukungan
                                                                                      Sugiho ternyata bukan KTP Magetan. Nanik sendiri ber-KTP Jakarta                 dikarenakan berbagai
                                                                                      Selatan. Sedangkan Sugiho Pramono dalam kartu identitas bertuliskan              sebab. Diantaranya,
                                                                                      KabupatenNgawi. Menanggapi hal ini Nanik menyatakan bukan                        pemilik sudah meninggal,
                                                                                      masalah. Sebab meski sekarang dirinya maupun pasangannya tidak                   pindah domisili,
                                                                                      tercatat sebagai warga Magetan, namun hatinya tetap untuk daerah dan             dukungan ganda. Bahkan
                                                                                      warga setempat. “ Kami tidak ber-KTP Magetan, tapi kami asli Magetan.            ada yang masih bekerja
                                                                                      Dan kami yakin walaupun tidak ber-KTP Magetan hati kami untuk                    sebagai PNS maupun anggota
                                                                                      Magetan,” tegas Nanik.                                                           TNI/Polri aktif. “Maka kemudian kita
                                                                                          Untuk menyakinkan masyarakat, lanjut Nanik, pihaknya sudah                   coret,” ungkap Hendrad. (Ak)
                                                                                      membuktikannya. Yakni dengan bisa dipenuhinya persyaratan
                                                                                      dukungan KTP dari masyarakat. Hal ini menjadi fakta bahwa dirinya bisa
                                                                                      diterima masyarakat. “Itu adalah buktinya. Jadi kami optimis mampu                                    Foto: Nanik Karsini &
                                                                                                                                                                                            Sugiho Pramono (Naspro)
                Djowo foto bersama di Griya Aspirasi Magetan

     MAGETAN, Media Aspirasi – Pemeriksaan kesehatan
     tiga pasang Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal
     Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Magetan sudah
     rampung. Terbukti, tim dokter RSU setempat, telah
     menyerahkan berkas hasil pemeriksaan kepada Komisi
     Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Magetan,
     Senin( 21/1) kemarin.
          Pantauan Media Aspirasi, berkas hanya diantar ke
     KPUD oleh salah seorang staf dari pihak rumah sakit.
     Sementara para dokter maupun pimpinan rumah sakit
     tidak nampak mengikuti. Hasil pemeriksaan kesehatan
     ketiga pasang Cabup/Cawabup tersebut, dimasukkan
     dalam sebuah amplop besar bertuliskan RSU dr                                                                                                                         MAGETAN, Media Aspirasi -              dana hibah KUAP @ 100 juta untuk
     Sayidiman Magetan, dengan nomor surat 445/259 403                                                                                                                    Pemkab Magetan menyerahkan             29 gapoktan, 1500 kg benih padi
     211/2013.                                                                                                                                                            bantuan di bidang pertanian            hibrida, 16,25 ton benih padi non
          Agus Suprihatin, anggota KPUD Magetan,                                                                                                                          kepada kelompok tani se-               hibrida, 1500 ton benih jagung,
     membenarkan pihaknya hanya menerima surat hasil tes.                                                                                                                 Kabupaten Magetan, yang                1442 ton pupuk organik, dan
     Sedangkan hasilnya seperti apa, akan disampaikan pada                                                                                                                dipusatkan di Desa Sumber Dukun,       bantuan bibit pohon berbagai
     tanggal 31 Januari 2013. Hal itu bersamaan dengan                                                                                                                    Kecamatan Ngariboyo, Jumat (18/        jenis.
     penyampaian hasil pemeriksaan berkas-berkas                                                                                                                          1), lalu. Bantuan yang diserahkan          Bupati Magetan, Sumantri,
     pendaftaran bakal calon pada saat pendaftaran lalu. “                                                                                                                berupa 4 unit lumbung pangan, 2        mengatakan bantuan ini merupakan
     Hasilnya, tunggu saja pada 31 Januari 2013,” jelas Agus                                                                                                              buah traktor roda empat, 47 set        wujud komitmen pemkab yang
     Suprihatin.                                               serangkaian tes kesehatan dan kejiwaan. Tes       Sugiho merupakan bakal calon yang pertama                peralatan perkolaman dan 78 buah       menempatkan pertanian sebagai
          Dalam penyampaian nanti, pihak KPUD hanya akan       kesehatan merupakan salah satu syarat yang        kali menjalani tes kesehatan. Lalu, disusul              hand traktor. Selain itu, juga         prioritas utama pembangunan.
     menyampaikan hasilnya berupa keterangan ‘memenuhi         harus dijalani oleh bakal calon. Bila hasil tes   pasangan Djoko-Hartoto dan terakhir                      diserahkan 10 buah mini feed mill,     Kepada kelompok tani penerima
     syarat’ atau ‘tidak memenuhi syarat’. Karena kalau de-    dokter menyatakan tidak memenuhi syarat, maka     Sumantri-Samsi. Tim Dokter yang memeriksa                230 buah hand spreyer, 2 unit          bantuan,      diharapkan     agar
     tail soal hasil tes masing masing item pada diri bakal    pencalonannya bisa gugur.                         para pasangan bakal calon ini adalah dr Ma-              penggilingan padi, 1 unit lantai       dimanfaatkan sebaik-baiknya demi
     calon adalah kewenangan pihak dokter pemeriksa.               Tes dilaksanakan selama tiga hari, mulai      hatma sebagai Ketua Tim, dengan anggota dr               jemur, 3 buah mesin pengering          kepentingan anggota. “Bantuan ini
     “Sesuai aturan, yang disampaikan hanya keterangan         Selasa (15/1) hingga Kamis (17/1) lalu, di        Wisnu Herlambang, dr Bimo Saparto, dr Artana             padi, 18 buah power thresser, 27       adalah komitmern Pemerintah yang
     memenuhi atau tidak memenuhi syarat,” tandas Agus.        Pavilyun Wijaya Kusuma, RSUD dr Sayidiman         Made, dr Pri Nirwoto dan Kardimin seorang                buah alat panen padi. Tidak itu        telah menempatkan pertanian
          Seperti diketahui, ketiga pasang Bacabu dan          Magetan. Tes tahap pertama dimulai pukul 07.00    psikiater.                                               saja, kelompok tani juga               menjadi prioritas pembangunan,“
     Bawabup Magetan periode 2013-2018, telah menjalani        wib hingga pukul 11.00 wib. Pasangan Nanik              bersambung ke hal 11                               mendapatkan bantuan 59 paket           kata Sumantri. (ak)


                                                                                                                                                                Suparmi, Pedagang Kerupuk Lempeng                Magetan. “Kalau
                                                                                                                                                                                                                 i n g i n

                                                                                                                                                                “Beri Bukti,                                     memperhatikan
                                                                                                                                                                                                                 wong cilik, mbok
                                                                                                                                                                                                                 ya jangan hanya
                                                                                                                                                                 Bukan Janji”                                    jelang pilkada saja.
                                                                                                                                                                                                                 Terus terang, kami
                                                                                                                                                                                                                 sudah bosan dengan janji-janji.
                                                                                                                                                                MAGETAN, Media Aspirasi -                                     Kenyataannya, prettt!
                                                                                                                                                                Menjelang pilkada Bupati/Wabup                                Beri kami bukti, bukan
                                                                                                                                                                Magetan tanggal 24 April 2013                                 janji,” ungkap ibu dua
                                                                                                                                                                mendatang, biasanya para calon                                anak ini.
                                                                                                                                                                banyak janji janji ke masyarakat.                             Tentunya       banyak
                                                                                                                                                                Kenyataannya, janji tinggal janji.                            masyarakat      bawah
                                                                                                                                                                Hal ini sangat tidak diharapkan                               yang          memiliki
                                                                                                                                                                oleh masyarakat kalangan bawah                                pemahaman seperti
                                                                                                                                                                atau ‘wong cilik’ di Magetan.                                 Suparmi. Sebab, ‘wong
                                                                                                                                                                Pasalnya, mayarakat tidak mau
                                                                                                                                                                                                   Suparmi
                                                                                                                                                                                                                              cilik’    itu    butuh
                                                                                                                                                                lagi hanya dibutuhkan setiap                                  perhatian nyata, bukti
                                                                                                                                                                menjelang pilkada atau Pemilu. Seperti yang      nyata yang riil. Harapannya,
                                                                                                                                                                diungkapkan Suparmi, salah seorang perajin       kesejahteraan semakin meningkat
                                                                                                                                                                kerupuk lempeng di Kelurahan Tambran,            nyata. (ak)

                                                                                                                                                                                                           Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd           3                                                                                                           27/01/2013, 9:12
        Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                   Menjaga Nilai Budaya                                                                                                       MEDIA ASPIRASI               4


       Tokoh Minggu ini                                               Hadirkan Perupa
                                                                     Senior Kota Malang
                                                             TRENGGALEK, Media Aspirasi -                  untuk memajukan kesenian, khususnya
                                                             Beberapa hari terakhir pendopo                seni lukis. Selain itu, kegiatan itu untuk
                                                             kabupaten Trenggalek nampak ramai oleh        memberi wadah bagi para seniman muda.
                                                             anak-anak, ibu-ibu kawula muda dan or-        Bahkan kini juga telah terbentuk
                                                             ang tua. Satu hal yang memikat                Komunitas Perupa Trenggalek atau
                                                             masyarakat datang ke pendopo adalah           KAPETRA. “Dalam komunitas ini para
                                                             pameran lukisan. Pameran lukis memang         seniman lukis berproses dan berkaya
                                                             jarang di gelar di kota yang satu ini.        untuk memajukan dunia seni lukis,” kata
                                                             Sehingga ketika ada gelaran pameran,          dia.
                                                             masyarakat segera berduyun-duyun                  Selain menggelar pameran lukisan,
                                                             datang untuk menyaksikannya. Puluhan          menggali potensi pelukis-pelukis kecil di
                                                             lukisan karya pelukis Trenggalek              Trenggalek, panitia nemambah rangkaian
                                                             dipamerkan secara rapi dengan berbagai        kegiatan lain. Yakni, lomba mewarna untuk
                                                             tema yang berbeda. “Salah satu lukisan        siswa TK dan SD. Lomba mewarna ini diikuti
     Namanya Misbahus Surur. Penampilannya                   ada yang di tawar Rp 750 ribu oleh Ibu        oleh 9 sekolah dengan jumlah peserta
     kalem. Namun, pria lajang kelahiran                     Bupati Trenggalek,” ungkap salah satu         sebanyak 48 siswa.
     Kecamatan Munjungan, Trenggalek ini,                    panitia, Elok Santi Jesica, kemarin.              Tidak itu saja, panitia juga menghadirkan
     dikenal sebagai penulis dan editor cerpen.                  Ajang pameran bertema Lukisan             seorang pendongeng sekaligus seorang
     Sudah banyak karya-karya dosen UIN                      Trenggalek Berteman Hati ini di gelar mulai   seniman lukis senior dari kota Malang, Cak
     (Universitas Negeri Malang) ini yang                    tanggal 7 sampai 11 Januari 2013 di           Kandar. Dengan kecakapannya bercerita,
     dibukukan. Diantaranya, cerpen ‘Senja                   lingkungan pendopo kabupaten. Panita          memainkan gitar dan membuat nada lagu
     Temaram di Pantai Mblado”, yang merupakan               pelaksana pameran lukisan adalah 9 or-        dengan meniup selembar daun, ia
     kumpulan para penulis Trenggalek.                       ang mahasiswa asal Kota Kripik yang           menghibur sekaligus memberi tambahan
     Menurut Misbahus, begitu ia biasa disapa,               sedang menempuh kuliah di salah satu          pengetahuan bagi anak-anak.
     menulis bukanlah sekedar untuk tulisan itu              perguruan tinggi negeri di Malang.                Lebih lanjut Pungki menegaskan,
     sendiri. Tetapi, ada yang lebih penting. Yakni,             Panitia lainnya, Fungki Ariadi            kedepan pameran lukis semacam ini akan
     sebagai smedia ekspresi dan aktualisasi diri            mengatakan tujuan pameran lukisan ini         kembali digelar secara periodik. (Gie)
     dan media penyadaran serta kritik.
     Tentunya, melalui karya dan tulisan
     diharapkan masyarakat pembaca bisa bangkit                                                                                                                                             desa setempat, pada 15 Januari. Sedang sosialisasi kedua di
     dan menyadari eksistensinya sebagai                                                                                                                                                    rumah Sunarto, Kepala Dusun Gandu, pada 22 Januari. Namun,
     manusia. Dengan demikian cita-cita manusia                                                                                                                                             masyarakat masih bergeming pada pendiriannya. Yakni, tidak
     yang luhur, berbudiperkerti dan bermanfaat                                                                                                                                             setuju dengan adanya pipinisasi tersebut.
     bagi hidup dan kehidupan benar-benar                                                                                                                                                       Damis, salah seorang wawrga Dusun Gandu, Desa
     terwujud. (gik)                                                                                                                                                                        Karanggandu, Kecamatan Watulimo, mengatakan
                                                                                                                                                                                            keberadaan sungai sangat berarti bagi warga setempat.
                                                                                                                                                                                            Padahal, pada musim kemarau, debit air Kali Songo
       Produk Unggulan                                                                                                                                                                      menyusut. Akibatnya, dalam satu tahun, warga hanya panen
                                                                                                                                                                                            dua kali. “Rencana pipanisasi PDAM di Kali Songo, hanya
                                                                                                                                                                                            akan memperburuk hasil pertanian petani setempat, “ kata
                                                                                                                                                                                            Damis.
                                                                                                                                                                                                Menyikapi hal itu, Camat Watulimo, Hadi Suripto,
                                                                                                                                                                                            mengatakan rencana PDAM itu bukan tanpa alasan.
                                                                                                                                                                                            Pertimbangannya, Kali Songo airnya sangat jenih dan bebas
                                                                                                                                                                                            dari pencemaran. Namun, jika warga menolak, pembangunan
                                                                                                                                                                                            pipanisasi tidak akan dilakukan dulu. “Hasil sosialiasi akan
                                                             Warga Tolak Rencana Pipanisasi PDAM Kali Songo                                                                                 kami sampaikan pada Pak Bupati (Bupati Trenggalek, red),”
                                                                                                                                                                                            tandas Hadi Suripto.
                                                             Kawatir Debit Sungai Untuk Pertanian Berkurang                                                                                     Hal senada juga diungkapkan Maryati, Dirut PDAM
                                                                                                                                                                                            Trenggalek, kegiatan sosialisasi itu bertujuan menampung
                                                             TRENGGALEK, Media Aspirasi - Rencana pipanisasi             sebagian besar warga setempat memanfaatkan debit air               aspirasi masyarakat. Intinya, PDAM berencana membuat
                                                             Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kali Songo di            sungai tersebut untuk irigasi sawah.                               pipanisasi di arus Kali Songo. “Semua aspirasi masyarakat
                                                             kawasan Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo,                  Pantauan wartawan Media Aspirasi, PDAM sudah                    akan ditampung dan disampaikan ke atasan kami,” katanya.
                                                             Trenggalek, nampaknya menemui jalan buntu. Pasalnya,        melakukan sosialisasi dua kali. Yakni, sosialisasi di balai        (gik)


     Alen-Alen Camilan                                       Wonoroya                                                       .................. hal 1           Diamuk Puting Beliung                                          .................. hal 1
     Khas Trenggalek                                         sudah hampir 7 tahun pensiun dari dunia          lawannya nanti, Rahmad Budi                      Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) rusak             bangunan rumah. Tetapi masih dapat
                                                             tinju,” kata Wonoroya yang bernama asli          Santoso, saat ini terdaftar pada                 diterjang angin kencang, Minggu (20/1)         diselamatkan. Lamikun sendiri selama ini
    TRENGGALEK, Media Aspirasi – Rasanya                     Subandi ini.                                     peringkat 6 KTI, peringkat 4 ATI dan             petang kemarin. Baik rusak berat, sedang,      dikenal sebagai tukang servis barang
    enak dan gurih. Masyarakat menyebutnya                       Wonder Boy Roya mengungkapkan,               peringkat 3 KTPI. Terlebih, calon                dan ringan. “Kejadian mulai sekitar pukul      elektronik.
    alen-alen. Camilan khas asal Trenggalek ini              untuk kembali meniti karier di ring tinju        lawannya Sasana Arema Boxing Camp                14.00 WIB. Dan terus berlanjut sampai              Data di BPBD menyebut ada 40 rumah
    makin populer. Karena rasanya yang khas ini,             profesional, ia sudah mepersiapkan latihan       Malang, bukan petinju ayam sayur.                malam hari,” kata Kasi Penanggulangan          mengalami rusak berat. Dimana sebagian atau
    setiap orang yang datang ke Trenggalek                   keras selama 2 bulan. Diantaranya, latihan       “Stamina dan fisik saya sudah                    Bencana Badan Penanggulangan                   seluruh bagian rumah ambruk rata dengan
    selalu menyempatkan belanja alen-alen                    fisik dan stamina. Terlebih, dalam               menurun. Namun, saya punya                       Bencana Daerah (BPBD) setempat Setyo           tanah. Sementara itu 30 rumah rusak sedang
    sebagai oleh-olehnya.                                    pertandingan kejuaran nasional nanti,            semangat besar untuk kembali dan                 Budiyono, Senin (21/1).                        dan sisanya rusak ringan. Untuk kepentingan
    Beberapa tahun lalu, di Kecamatan Pogalan,               Wonoroya tidak bertanding di kelasnya,           tidak akan mundur,” jelas wonoroya.                  Empat desa yang disapu angin               pendataan dan menginventarisir kerusakan,
    telah dibuat sentra penjualan alen-alen.                 yakni Terbang Yunior 48 kg. “Saya naik satu          Jika dalam pertandingan kejuaraan            kencang itu adalah Desa Plunturan,             BPBD menerjunkan tim. Sehingga pemerintah
    Tempatnya strategis, sehingga masyarakat                 kelas di kelas Terbang 50,8 Kg. Sekarang,        Nasional nanti berhasil mengalahkan              Munggung, Banaran, dan Bekiring. Salah         daerah lebih mudah untuk melakukan
    mudah menemukan sentra alen-alen. Ibu Tin                berat badan saya sudah 51 kg. Artinya,           Rahmad Budi Santoso, tentu saja                  satu korban yang rumahnya rata dengan          penyaluran bantuan.
    adalah salah satu dari pedagang alen-alen dan            tinggal penurunan 2 ons sudah masuk berat        peringkat Wonoroya akan bertengger               tanah adalah Lamikun, warga Desa                   Budi menuturkan angin kencang itu terjadi
    memiliki ruko penjualan di dekat rumahnya. Di            ideal,” tandasnya.                               di 10 besar KTI, ATI dan KTPI.                   Plunturan. Pasca dihempas angin,               hanya sesaat. Tak lebih dari lima menit saja.
    rukonya yang sederhana. Pun demikian, hasil                  Dijelaskan, lawannya dalam pertandingan      Prestasi itu, tentu akan memotivasi              rumahnya porak poranda dan rata dengan         Saat itu arah angin berasal dari sisi utara yang
    penjualan alen-alen bisa membantu suami                  kejuaraan nasional nanti, ia menghadapi          petinju-petinju lain di Pacitan untuk            tanah. Selain merugi karena rumahnya           lebih datar. Dan tiba-tiba berhembus semakin
    memenuhi kebutuhan keluarga. (gik)                       petinju yang masih muda. Selain itu,             mencapai puncak prestasi. (Bc)                   hancur, sejumlah televisi milik pelanggan      kencang menuju ke perbukitan tempat empat
                                                                                                                                                               yang tengah diservis ikut terimbas.            desa berada. “Menurut keterangan warga
                                                                                                                                                               Karena tertimpa genting dan bagian atap.       (angin kencang,red) hanya lima menit. Tapi
                                                                                                                                                               Selain barang-barang elektronik, satu          mampu merusak puluhan rumah. Tidak ada
       Sambungan dari hal 12                                                                                                                                   motor miliknya juga sempat tertimpa            korban jiwa,” tuturnya. (Dita)


       Blusukan ke Desa-Desa, Carikan Solusi                                                                                                                   Kodim 0801 Pacitan berhasil
       Persoalan Masyarakat                                                                                                                                    Menangkap TNI AD Gadungan.
         kedatangan Sartono dan Ramadhan Pohan          dengan dalang Ki Lukito.                    Desember 2013, kegiatan diteruskan
         didesanya akan memotivasi warga sekitar.          Bantuan jembatan gantung serupa          berkunjung ke rumah kediaman KRT. Hartono
                                                                                                                                                               PACITAN, Media Aspirasi- Seorang pria
         “Kami tidak mengira Pak Sartono dan Pak        juga sukses dilakukan Kecamatan Paron,      Hadipuro SPd, Desa Ngrogung, Kecamatan
                                                                                                                                                               bernama Imam Syafii ( 25 ) warga Teluk
         Pohan benar-benar datang di desa kami.         Kabupaten Ngawi. Tepatnya, Desa             Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Dalam kegiatan
                                                                                                                                                               Tungku Sumatra, dibekuk jajaran Intel
         Subhanallah!” tandas perajin batu bata ini.    Jambangan dan Desa Teguhan. Satu            silaturahmi itu, Sartono-Ramadhan Pohan,
                                                                                                                                                               Kodim 0801 Kabupaten Pacitan, pada
             Selesai acara Magetan, adik sepupu         jembatan lagi, dibangun di Desa Karang      memberikan bantuan berupa uang senilai Rp
                                                                                                                                                               Senin ( 21/1). Pasalnya, pria tersebut
         Presiden SBY langsung menuju Pacitan. Di       Banyu,     Kecamatan       Widodaren,       20 juta untuk pembangunan Musholla Al-
                                                                                                                                                               mengaku sebagai anggota TNI AD
         rumah masa kecil Presiden SBY, menggelar       Kabupaten Ngawi. Jembatan yang              Mukmin. Bantuan secara simbolis bantuan
                                                                                                                                                               berpangkat Sertu yang bertugas di Kodim
         tasyakuran bersama teman-teman sekolah dan     melintas sungai Bengawan Solo               diserahkan kepada Subagyo, Kepala Desa
                                                                                                                                                               0801 Kabupaten Pacitan. Terbongkarnya
         keluarga. Selain itu juga menghadiri           sepanjang 125 meter itu, menghubungkan      Ngrogung dan Hadi, Kaur Kesra Desa
                                                                                                                                                               indentitas itu, berawal dari perkenalan
         undangan pagelaran kesenian reog dari Desa     Kecamatan Pitu dengan Kecamatan             Ngrogung, yang juga Ta’mir Musholla Al-
                                                                                                                                                               dengan seorang gadis yang bernama EDL
         Sirnoboyo.                                     Karanganyar (Jawa Tengah).                  Mukmin, masing-masing Rp 10 juta.
                                                                                                                                                               ( 22 ) warga Sudimoro, Pacitan. Korban
             Menghadiri undangan peresmian                 Masih rangkaian kegiatan di                  Ditemui disela-sela kegiatan, Sartono
                                                                                                                                                               masih kuliah di salah satu perguruan
         jembatan gantung di Desa Ngrayung,             Kabupaten Trenggalek, Sartono dan           mengungkapkan, kedatangannya ke Ponorogo,
                                                                                                                                                               tinggi swasta di Pacitan.
         Kecamatan       Gandusari,       Kabupaten     rombongan juga menghadiri undangan          Magetan, Trenggalek dan Pacitan, bertujuan
                                                                                                                                                                   Lettu.Nur Hadi, Komandan Inteljen
         Trenggalek, juga merupakan rangkaian           kelompok budidaya ikan program              untuk melihat dari dekat kehidupan masyarakat                                                             Imam Safii, menunjukkan surat palsu Paspamres,
                                                                                                                                                               Kodim 0801 Pacitan, menjelaskan,               saat dimintai keterangan di Kodim 0801 Pacitan
         kegiatan di Dapil Jatim 7, pada 20 Desember    Pengembangan Usaha Mina Pedesaan            kecil. Paling tidak, dengan kegiatan itu, akan
                                                                                                                                                               pihaknya sudah lama             mendapat       (foto Elsi Budi)
         2012. Pembangunan jembatan gantung ini         (PUMP) tahun 2012 di Desa                   lebih memahami kondisi riil masyarakat. “Kami
                                                                                                                                                               informasi dari Intel Koramil yang ada di       meminta uang kepada korbannya. Usai ini,
         merupakan bantuan dari Mr. Tony Ruttiman,      Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek,         memiliki banyak akses di Jakarta. Nantinya,
                                                                                                                                                               Sudimoro. Informasinya, sejak 6 bulan          akan kita limpahkan ke Polres Pacitan untuk
         warga Swiss.                                   Kabupaten       Trenggalek.     Dalam       beragam persoalan masyarakat tersebut akan
                                                                                                                                                               lalu, ada sesorang yang mengaku                dimintai keterangan terkait penipuan
             Program bantuan jembatan gantung yang      kesempatan itu, Sartono dan rombongan       kita bicarakan di sana guna mencari solusi riil,”
                                                                                                                                                               anggota TNI AD berpangkat Sertu dan            tersebut.,” pungkas Nur Hadi.
         sangat dimimpikan masyarakat setempat itu      meninjau sejumlah kolam ikan milik          kata Sartono.
                                                                                                                                                               pernah berpakaian seragam lengkap                  Menurut pengakuan, E.D.L ( korban-red
         diinisiasi oleh Tim Liaison Officer (LO)       kelompok dan dialog langsung di                 Lebih lanjut, Bendahara Umum DPP Partai
                                                                                                                                                               layaknya tentara. “Setiap akan ditangkap       )” perkenalan itu berlangsung pada bulan
         Ramadhan Pohan-Sartono, dan Bagus              lapangan.                                   Demokrat ini mengungkapkan, program pro
                                                                                                                                                               pelaku lari ke Sumatera,” terang Nur Hadi.     November lalu di lokasi Alun-alun Pacitan. dia
         Sujarwadi sebagai tim survey dari Mr. Tony                                                 rakyat yang gelontorkan pemerintahan
                                                                                                                                                                   Setelah menunggu berbulan-bulan,           ( Imam.S-red ) memakai kaos doreng tentara,
         Ruttiman. Di Kabupaten Trenggalek, ada tiga       Dalam perjalanan Trenggalek –            Presiden SBY sudah terlihat hasilnya di
                                                                                                                                                               akhirnya jajaran kami berhasil menangkap       saat itu mengaku bekerja di kelapa sawit,
         bantuan jembatan gantung. Yakni, Desa          Ponorogo, rombongan sempat mampir di        masyarakat. Sebagian besar masyarakat menilai
                                                                                                                                                               pria yang mengaku sebagai anggota TNI          namun bagi saya tidak masalah, Usai
         Ngrayung-Kecamatan Gandusari, Desa             warung milik Mas Iwan, yang terletak di     program tersebut sangat menyentuh
                                                                                                                                                               AD yang berpangkat Sertu, tanpa ada            perkenalan itu, kami pun pulang ke masing-
         Pogalan-Kecamatan Pogalan dan Desa             pinggir jalan rayang Trenggalek-            kepentingan masyarakat kecil. Namun, program
                                                                                                                                                               perlawanan. Saat di tangkap pria tersebut      masing tujuan. Setelah melewati beberapa kali
         Sumberejo- Kecamatan Durenan.                  Ponorogo. Di warung salah satu              itu perlu terus ditingkatkan lebih maksimal.
                                                                                                                                                               tidak bisa menujukan kartu Indentitas          pertemuan, dia main kerumah dan bertemu
             Tak pelak, jika kedatangan Sartono-        konstituen militan inilah, rombongan            Terpisah, Ramadhan Pohan mengatakan,
                                                                                                                                                               anggota TNI AD, lalu kita bawa ke kantor       dengan kedua orang tua saya. dia ( Imam.S-
         Ramadhan Pohan bersama Tim mendapat            menikmati kopi, es degan dan camilan        sosok Sartono merupakan salah satu kader
                                                                                                                                                               kodim 0801 Pacitan untuk dimintai              red ) juga mengatakan “ akan meningkahi saya
         sambutan antusias dari ribuan warga sekitar.   sambil melihat ngarai dan lembah di         Partai Demokrat yang sangat diharapkan
                                                                                                                                                               keterangan. Selain mengaku sebagai             dan mengaku sebagai anggota TNI AD
         Selain melakukan serap aspirasi di balai       lereng-lereng lereng pegungungan.           mampu melakukan percepatan pembangunan
                                                                                                                                                               anggota TNI AD. pria ( Imam.S-red )            berpangkat Sertu dan bertugas di kantor
         pertemuan Desa Ngayung, juga dimeriahkan       Sungguh pemandangan alam yang               di kawasan Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 7.
                                                                                                                                                               tersebut juga melakukan penipuan               Polisi Militer ( PM ) Pacitan,” akunya.
         dengan pagelaran reog. Bahkan, malam           mengagumkan.                                Yakni, di Kabupaten Pacitan, Ponorogo,
                                                                                                                                                               terhadap gadis yang berinisial E.D.L
         harinya, digelar pertunjukan wayang kulit,        Pada Kamis malam tanggal 20              Magetan, Ngawi dan Trenggalek. (wiwit rowi)                                                                     bersambung ke hal 11
                                                                                                                                                               dengan dalih ingin meningkahi dan

                                                                                                                                                                                                            Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd            4                                                                                                             27/01/2013, 9:12
        Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                          Mengawal Otonomi Desa                                                                                                    MEDIA ASPIRASI               5




       Cuaca Buruk,
      Harga Ikan Naik                                   Bupati Pacitan, Indartato dan dinas terkait, saat sidak ke lokasi di Bandar, beberapa waktu lalu

    PACITAN, Media Aspirasi-Kondisi cuaca
    buruk ditandai dengan munculnya gelombang
    tinggi dan angin kencang memaksa nelayan
                                                        Kerugian Bencana Alam Capai Rp 3,5 Miliar
    lego jangkar. Dampaknya, stok ikan berkurang        PACITAN- Media Aspirasi -Kerugian              10 rumah menjadi korban            undangan. Yakni dengan              Merah Indonesia Cabang              b e b e r a p a hari mendatang
    dan memicu kenaikan harga. “Ikan sulit              akibat bencana alam pada beberapa waktu        tertimpa pohon tumbang.            menggunakan dana dari hasil         Pacitan, dan Dinas Sosial           rekomendasi akan turun,”
    didapat, harganya naik,” ucap ketua Himpunan        terakhir di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur          Dari catatan pihak BPBD        penjadwalan               ulang     Tenaga       Kerja       Dan        terang Mulyono.
    Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI ) DPC               (Jatim) cukup besar.                           sendiri diketahui telah terjadi    (restituring) terhadap kinerja      T r a n s m i g r a s i                  Seperti diketahui pada
    Pacitan, Hartono, kemarin.                              Bahkan nilainya telah mencapai milyaran    275 kali peristiwa bencana         program dan kegiatan maupun         (Dinsosnakertrans).                 Minggu (6/1) lalu tanah
        Ia lantas mengungkapkan, seperti harga          rupiah. Selain tanah longsor, bencana alam     alam. Dan sebagian besar           kas yang tersedia. Selain itu          Mengenai rekomendasi             longsor menerjang wilayah
    ikan jenis layur misalnya. Jika sebelumnya per      juga berupa banjir dan terjangan angin         adalah tanah longsor.              juga           mengupayakan         untuk relokasi dari Dinas           kecamatan yang berbatasan
    kilogram dijual Rp 20 ribu, kini naik menjadi       kencang. “Nilai kerugiannya mencapai               Rinciannya, tanah longsor      dukungan anggaran, baik ke          Pertambangan Dan Energi             dengan Kabupaten Ponorogo
    Rp 30 ribu. Demikian pula harga ikan tuna atau      sekitar Rp3,5 miliar,” kata Kepala Badan       136 lokasi, rumah rusak akibat     provinsi maupun pusat.              (DPE) setempat bagi sembilan        dan Wonogiri, Jawa Tengah
    cakalang. Naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 16        Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)           angin kencang sebanyak 125             Dana sebanyak itu akan          kepala keluarga (KK) di             (Jateng). Selain menimpa 50-
    ribu per kilogramnya. Hanya saja, kisaran           Exofisio setempat Mulyono, Kamis (17/1).       unit, dan banjir di 14 lokasi.     disalurkan ke para korban           Dusun     Ngagik,      Desa/        an rumah, curah hujan tinggi
    harga sebesar itu disertai catatan jika stok ikan       Nilai kerugian sebanyak itu berasal dari       Melihat besarnya jumlah        dalam bentuk uang stimulan          Kecamatan Bandar, Mulyono           juga menyebabkan gerakan
    tersedia.                                           kerusakan sarana umum maupun rumah             kerugian, pemkab berupaya          yang nilainya bervariasi. Untuk     tampaknya belum akan segera         tanah pada sebuah bukit dan
        Para nelayan sendiri memutuskan tidak           warga dari sebanyak ratusan kali kejadian      mencari tambahan anggaran.         korban dengan kerusakan berat       melakukannya. Sebab, masih          membuat rekahan tanah
    melaut paling tidak sejak lima hari lalu.           bencana alam. Baik kerusakan ringan,           Terlebih dalam di APBD tahun       mendapat Rp 2 juta, sedang Rp       diperlukan lagi kajian teknis       selebar lima meter dengan
    Penyebabnya lebih karena faktor keamanan.           sedang, maupun berat. Terlebih selama          2013 nilai pos anggaran tak        1 juta, dan kerusakan ringan        serta    penelitian      dan        panjang 150 meter. Karena
    Karena muncul gelombang tinggi dan angin            beberapa hari pada pekan kemarin terjangan     terduga hanya sebesar Rp 2,2       sebesar Rp 500 ribu. Selain itu,    rekomendasi dari Pusat              lokasinya berdekatan dengan
    kencang sehingga berpotensi membahayakan            angin kencang datang bertubi-tubi.             miliar. Salah satunya melalui      para korban juga mendapat           Vulkanologi Mitigasi Bencana        pemukiman, maka dengan
    keselamatan mereka. Terlebih kawasan                    Sehingga menumbangkan ratusan              hak diskresi (hak untuk menilai    bantuan      berupa       bahan        Geologi        (PVMBG)           pertimbangan keselamatan,
    perairan Pacitan yang masuk dalam Samudera          batang pohon dan merusak puluhan rumah.        sendiri terhadap sebuah            makanan maupun peralatan            Kementerian Energi Dan              mereka kemudian diungsikan
    Hindia dikenal memiliki tipikal ganas. Berbeda      Sebagai gambaran saja, pada hari Kamis (10/    permasalahan) yang sudah           memasak.       Penyalurannya        Sumberdaya          Mineral         ke rumah kepala dusun
    dengan wilayah perairan Laut Jawa di sisi           1) dalam waktu setengah hari saja sedikitnya   diatur dalam perundang-            dilakukan melalui BPBD, Palang      (ESDM). “Mungkin dalam              setempat. (Sri)
    utara.
        Di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP)
    Tamperan ada dua jenis nelayan yang kerap
    bersandar. Yakni nelayan tradisional dan                                                                                                 Tekan Polusi, Berlakukan Car Free Day
    andon. Nelayan lokal biasanya hanya
    menggunakan perahu-perahu kecil dan                                                                                                   PACITAN, Media Aspirasi-Isu
    beroperasi di sekitar bibir teluk saja.                                                                                               lingkungan tampaknya telah
    Sedangkan nelayan andon mencari ikan                                                                                                  dirasakan sampai ke daerah-
    dengan kapal-kapal berukuran besar dengan                                                                                             daerah. Karena itu, pada bulan
    jarak arung diatas 10 mil laut. ”Untuk yang                                                                                           Februari nanti Pemerintah
    kapasitasnya 10 sampai 30 GT hampir 20 hari                                                                                           Kabupaten (Pemkab) Pacitan
    ini tidak turun ke laut,” ujar Hartono.                                                                                               melalui Dinas Perhubungan
        Kondisi ini diperkirakan akan terus                                                                                               Komunikasi Dan Informatika
    berlangsung sampai beberapa bulan                                                                                                     (Dishubkominfo)            akan
    mendatang. Paling tidak sampai bulan Maret                                                                                            menggelar car free day. “Kita
    mendatang atau seiring berlalunya musim                                                                                               bekerjasama juga dengan
                                                        Bupati Pacitan, Indartato, saat melantik 103 pejabat di pendopo
    baratan. (Bc)                                                                                                                         Polres Pacitan dan Dinas Cipta
                                                        kabupaten, Jum’at (18/1)
                                                                                                                                          Karya Tata Ruang Dan
                                                                                                                                          Kebersihan,” ujar Kepala
                                                        Bupati Indartarto Lantik                                                          Dishubkoinfo          Bambang
                                                                                                                                          Supriyoko, Kamis ( 10/1)            Pacitan. Sedangkan waktunya             Bambang menjelaskan di

                                                        103 Pejabat Baru                                                                  kemarin.
                                                                                                                                              Selain menekan meluasnya
                                                                                                                                          cemaran zat polutan, kegiatan
                                                                                                                                                                              akan dipilih hari Minggu.
                                                                                                                                                                              “Pertimbangannya karena
                                                                                                                                                                              banyak warga yang libur.
                                                                                                                                                                                                                  dalam area itu, ratusan orang
                                                                                                                                                                                                                  dapat beraktivitas tanpa takut
                                                                                                                                                                                                                  terlanggar kendaraan bermotor.
                                                                                                                                          bebas dari mengendarai              Waktu pemberlakuan mulai             Mulai dari senam pagi,
                                                        PACITAN Media Aspirasi- Gerbong mutasi         menjalankan tugas-tugasnya         kendaraan bermotor ini              pukul 06.00-09.00 pagi,” terang     bersepeda, maupun bermain
                                                        para pejabat di lingkup Pemkab Pacitan         sesuai tupoksinya dengan           sekaligus untuk menyambut           Bambang.                            bola.      Mereka          bebas
                                                        kembali bergerak. Sejumlah 103 pejabat         sebaik-baiknya. Karena jabatan     tahapan verifikasi penilaian            Karena jalur utama akan         menggunakan jalan protokol
                                                        dilantik Bupati Pacitan, di pendopo            itu sebuah amanah, tentunya        Kabupaten Sehat. Dimana             digunakan untuk kegiatan,           yang sudah ditutup. Tidak itu
                                                        kabupaten, Jumat ( 18/1), kemarin. Mutasi      pengabdian harus iklas dengan      Pacitan akan menjalaninya.          maka jalur pengganti dipilih        saja, diarena yang sama
                                                        kali ini juga memberi kesempatan pejabat       sepenuh hati. Sedang bagi              Pemberlakuan car free day       mulai depan Rumah Sakit             pergelaran seni tradisional dapat
                                                        baru untuk dipromosikan. Sebagian lainya       pejabat yang memimpin posisi-      ini sesuai dengan SK Bupati.        Daerah (RSD) Pacitan ke             pula ditampilkan. Misalnya
                                                        dilantik karena ada perubahan guna mengisi     posisi strategis dan menyentuh     Nomor.551.21/440/408.21/2012        selatan menyusuri Jalan DI.         mendirikan panggung untuk
    Suasana banjir di Jl. Gajah Mada.                   kekosongan jabatan, lantaran pejabat yang      langsung kepada pelayanan          tentang lokasi jalur bebas          Panjaitan. Sedangkan dari arah      gelaran musik maupun berbagai
                                                        lama memasuki usia pensiun.                    masyarakat, seperti halnya         kendaraan. Lokasinya dipilih        timur, dari depan SMPN 2            hiburan lainnya. “Yang penting
                                                            Diantaranya, Kepala Dinas Kehutanan        rumah sakit, Indartato mewanti-    sekitar alun-alun kota dan Jalan    diarahkan ke utara ke menlalui      menjaga      ketertiban      dan
                                                        dan Perkebunan yang kosong, kini dijabat       wanti agar direktur baru bekerja
     Drainase Mampet                                    Bambang Supriyoko. Sedang jabatan
                                                        Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi
                                                                                                       lebih baik dari sebelumnya.
                                                                                                       “Saat ini, terkait pelayanan,
                                                                                                                                          A Yani sampai depan SMPN 2          Jalan RA.Kartini.                   kebersihan,” tandas dia. ( Bc )


     Picu Banjir Kota                                   dan Informatika yang ditinggalkannya,          rumah sakit banyak dikritik

    PACITAN-Media Aspirasi-Akibat curah hujan
                                                        digantikan Widy Sumardji, yang
                                                        sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi
                                                        Pamong Praja (Satpol PP). Sedang Sanyoto
                                                                                                       masyarakat,” tandas bupati.
                                                                                                           Sementara itu, Sekretaris
                                                                                                       Daerah (Sekda) Pacitan, Ir.
                                                                                                                                          Distribusi E-KTP Ditarget
    yang tinggi menyebabkan banjir dibeberapa
    titik Kota Pacitan. Paling tidak ada lima titik
    yang terpantau timbul genangan. Diperkirakan
                                                        yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala
                                                        Bagian (Kabag) mengisi jabatan yang
                                                        ditinggalkan Widy Sumardji, sebagai Kepala
                                                                                                       Mulyono,           mengatakan
                                                                                                       penempatan jabatan baru sudah
                                                                                                       melalui proses yang panjang.
                                                                                                                                          Dua Bulan
    banjir tersebut terjadi lantaran sistem drainase
                                                        Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).        Bahkan para anggota Badan           PACITAN - Media Aspirasi -         pelosok.                            sampai kembali di Disdukcapil.
    yang kurang baik sehingga tak mampu
                                                            Pergerakan gerbong mutasi juga terjadi     Pertimbangan Jabatan dan            Dinas Kependudukan Dan                 Rahmad mengungkapkan,           “Yang belum menerima e-KTP
    menampung curahan air hujan. “Daerah itu
                                                        di Badan Kesatuan Bangsa Politik. Supomo,      Kepangkatan (Baperjakat)            Pencatatan Sipil (Disdukcapil)     pertimbangan kemanusiaan            dapat menggunakan yang lama.
    sudah langganan banjir,” terang salah satu
                                                        yang sebelumnya menjabat Badan                 sudah       mempertimbangkan        Kabupaten Pacitan, Jawa            seperti itu yang akhirnya           Tapi kalau sudah mati (berakhir
    warga, Sunar, kemarin.
                                                        Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas),             sepenuhnya         berdasarkan      Timur (Jatim) menargetkan          membuat formula distribusi dan      masa berlakunya), ya harus
         Lima titik itu adalah Jalan A Yani (depan
                                                        mejabat Kepala Bakesbangpol. Sedang            kompetensi umum maupun              distribusi dan pembagian KTP       pembagian seperti itu diamini       ngurus yang baru. Yang jelas
    Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah dan
                                                        Bapemas yang ditinggalkannya, digantikan       kompetensi tekhnis. Artinya,        elektronik (e-KTP) selesai bulan   pemangku wilayah. Sebab,            proses pembagian gratis,”
    gedung DPRD), seputar alun-alun (Jl.
                                                        Endang Surjasri, yang sebelumnya               siapa yang layak menduduki          Maret nanti. Meski demikian,       warga yang tinggal di daerah        ungkap Rahmad.
    Diponegoro dan Imam Bonjol), Jalan Panglima
                                                        menjabat Kepala Kantor Perpustakaan dan        jabatan tersebut dan sesuai         sampai saat ini belum semua        pelosok merasakan kesulitan             Dari jumlah e-KTP yang
    Besar Jendral Sudirman (sisi timur perempatan
                                                        Arsip.                                         kemampuannya.                       hasil perekaman itu tercetak.      untuk sampai di kentor              tercetak, prosentase terkecil
    penceng dan sebelah utara Pos Polantas
                                                            Pergerakan gerbong mutasi juga                 Lebih lanjut, Mulyono           “Paling tidak sampai Maret         kecamatan tepat waktu.              ada        di     Kecamatan
    Tanjungsari), serta Jalan Gadjah Mada,
                                                        berimbas pada Badan Rumah Sakit Daerah,        mengungkapkan, kendati mutasi       selesai,”       ujar    Kepala         Terlebih saat ini juga tengah   Kebonagung. Yakni sekitar 60
    Kelurahan Baleharjo.
                                                        yang selama ini sering dikritisi masyarakat    kali ini cukup banyak melibatkan    Disdukcapil,           Rahmad      musim penghujan. Hanya saja         persen. Diikuti Kecamatan
         Sunar mengatakan meski banjir kerap
                                                        terkait pelayanan. Dalam pelantikan pejabat    pejabat di lingkup pemkab,          Dwiyanto, Kamis (17/1).            ia menegaskan dalam proses          Tegalombo dan Tulakan
    terjadi, tetapi ketinggian air tak lebih dari 30
                                                        kemarin, dr. Iman Darmawan, yang               namun masih ada beberapa                Distribusi dan pembagianya     pembagian         salah      satu   masing-masing 70 persen.
    sentimeter. Hanya saja, akhir-akhir ini lama
                                                        sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas           jabatan yang belum terisi.          sendiri telah dimulai awal bulan   dokumen         kependudukan        Sedangkan         kecamatan-
    genangan bertambah. Jika sebelumnya banjir
                                                        Kesehatan Pacitan, promosi menjadi             Persolannya, masih menunggu         Januari kemarin. Dari hasil        petugas kecamatan harus             kecamatan lain telah diatas 80
    surut seiring redanya hujan, namun kini
                                                        Direktur Badan Rumah Sakit Daerah              pejabat yang akan memasuki          perekaman sebanyak 387.711         menjamin tepat sasaran.             persen. Sampai saat ini pihak
    genangan masih bertahan untuk beberapa
                                                        (BRSD), menggantikan dr. Sri Yuswanti          masa pensiun. “Semua akan           penduduk, 83 persen atau           Pengambilan wajib dilakukan         Disdukcapil masih menunggu
    saat. “Waktu tahun lalu tidak separah ini.
                                                            Dalam sambutannya, Bupati Indartato,       dilakukan secara bertahap,”         322.628 diantaranya siap untuk     pemilik e-KTP langsung.             selesainya pencetakan seluruh
    Hanya beberapa jam saja jalannya sudah
                                                        mengharap agar pejabat baru segera             pungkas Mulyono. ( Bc )             didistribusikan. Sesuai dengan     Tujuannya, untuk mencocokan         e-KTP. Namun mereka belum
    kering. Tapi kok sekarang ini lebih parah ya
    mas,” katanya.                                                                                                                         aturan, pembagian e-KTP            kebenaran data dan foto. Jika       dapat memastikannya kapan
         Meski tinggi permukaan air tak seberapa,                                                                                          diserahkan kepada kecamatan.       sudah sesuai, e-KTP dapat           akan selesai. Sebab, prosesnya
    namun hal itu tak urung membuat pengguna                                                                                               Namun dalam rapat koordinasi       langsung dibawa dan KTP             dilakukan oleh Kementerian
    jalan kerepotan. Seperti para pelajar yang                                                                                             muncul             kesepakatan     lama ditarik. Namun sebaliknya,     Dalam Negeri. Perekaman e-
    terpaksa mencopot sepatunya. Demikian pula                                                                                             pembagian akan dilakukan ke        jika kemudian ditemukan ke          KTP di kota kelahiran Presiden
    dengan para pengendara sepeda motor yang                                                                                               masing-masing desa. Alasanya,      tidakcocokan, e-KTP harus           Susilo Bambang Yudhoyono
    harus ekstra hati-hati. Utamanya motor                                                                                                 agar masyarakat lebih mudah        dikembalikan untuk dibenahi.        (SBY) ini sendiri mulai
    dengan mulut knalpot rendah atau tanpa                                                                                                 dan tidak mengalami kesulitan.     Caranya dengan dikumpulkan          dilakukan sejak sekitar April
    penutup karburator. Tak heran jika kemudian                                                                                            Khususnya bagi mereka yang         melalui desa dan diteruskan ke      tahun 2012. Dan sesuai jadwal
    ada diantaranya yang terpaksa balik arah. (Bc)                                                                                         tinggal diwilayah-wilayah          kecamatan sebelum akhirnya          selesai bulan Oktober. (Sri)

                                                                                                                                                                                                      Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd            5                                                                                                       27/01/2013, 9:12
          6          MEDIA ASPIRASI                                                  Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013




                                                                                                                                                                     Auman Singa Muda
                                                                                                                                                                      Yang Membahana
                                                                                                                                                            TRENGGALEK, Media Aspirasi-Siapa yang
     Anak-anak SSB Persatuan Sepak Bola Pondok Aspirasi (Persepas) yang bermarkas di Lapangan Desa Poko, Pringkuku - Pacitan                                tak kenal sepak bola. Salah satu cabang
                                                                                                                                                            olahraga yang telah dikenal sejak tiga tahun

     Persepas Garap Usia 7 - 14 Tahun                                                                                                                       sebelum masehi (SM) ini benar-benar
                                                                                                                                                            mendunia. Maka tak salah lagi jika masyarakat
                                                                                                                                                            diseluruh dunia menggandrunginya. Salah
                                                                                                                                                            satunya di Kabupaten Trenggalek melalui
     Pusatkan Pelatihan di Lapangan Desa Poko, Kecamatan Pringkuku - Pacitan                                                                                Sekolah Sepak Bola (SSB) Singa Muda.
                                                                                                                                                                Adalah Pingkan Hindrayana, seorang
     PACITAN, Media Aspirasi-Daya tarik               menggelar sparing partner dengan                  melakukan pembinaan berjenjang. Mulai               maniak sepak bola yang menjadi bidan
     cabang sepak bola memang tak dapat               kesebelasan lain. Baik sebagai tamu maupun        anak-anak sampai remaja. Karena itu mereka          lahirnya SSB ini. Dengan tangan dinginnya,
     dipungkiri lagi. Termasuk di Kabupaten           tuan rumah. Tujuannya untuk melihat sejauh        kemudian melakukan kerjasama sengan SSB             wadah belajar sepak bola bagi para bocah-
     Pacitan. Buktinya, dari tahun ke tahun selalu    mana perkembangan siswa dalam                     Gardu Aspirasi (GARAP). Dari kerjasama itu,         bocah menggeluti si kulit bundar disulap
     saja muncul klub maupun sekolah sepak bola       penguasaan teknik, visi permain, dan              bagi siswa yang telah berusia 16-20 tahun           menjadi sarana merengkuh berbagai prestasi.
     (SSB). Salah satunya SSB PERSEPAS                organisasi tim dilapangan.                        akan mendapatkan pembinaan lanjutan di              “Sejak muda saya hobi sepak bola mas. Dan
     (Persatuan Sepak Bola Pondok Aspirasi).              Menurut       sang      pelatih,     Heru     SSB GARAP. Diharapkan dengan                        sampai sekarangpun tetap hobi. Jadi wajar
         SSB PERSEPAS memang baru seumur              bergabungnya puluhan siswa itu menjadi            pembinaan yang teratur serta teroganisir            kalau sekarang saja mendirikan SSB dan
     jagung. Tepatnya berdiri pada tanggal 1          sebuah momentum untuk membangkitkan               akan mampu melahirkan atlit-atlit yang              meraih banyak prestasi,” katanya saat ditemui
     Nopember 2012. Meski baru, namun                 sepak bola di Kota 1001 Goa ini. Sebab, para      berbakat.                                           di rumahnya di Desa Ngadirenggo,                sokongan dana dari desa untuk pos Karang
     kehadirannya telah menarik perhatian bola        siswa telah memiliki modal. Yakni ketertarikan,       Heru mengungkapkan, dengan tempat               Kecamatan Pogalan.                              Taruna. Hanya saja jumlahnya tentu belum
     mania. Khususnya anak-anak. Sebab, dalam         semangat, kemauan, dan bakat. Tinggal             latihan yang representatif serta kurikulum              Pria yang juga berprofesi sebagai guru      mampu mencukupi semuanya.
     kurun waktu hanya beberapa bulan, mereka         bagaimana mengolah potensi yang ada               dan program latihan terpadu, target                 ini lantas menuturkan, SSB Singa Muda               Meski demikian, pria yang mengajar di
     telah memiliki siswa sebanyak 50 orang.          tersebut sehingga kedepan dapat berbuah           pembinaan yang akan dituju yaitu                    didirikan pada tanggal 6 Juni 2006. Awalnya     SMAN II Trenggalek ini tetap optimis dari
     Mulai usia 7-14 tahun. Dan sebagai lokasi        manis.”Banyak yang memiliki bakat alam.           menciptakan siswa yang memiliki                     sekolah hanya memiliki 25 orang siswa.          SSB-nya akan lahir pemain-pemain bola dan
     latihan dipilih lapangan Poko, Kecamatan         Tetapi memang belum memiliki teknik dasar         kemampuan motorik inteligensi. “Selain itu          Namun dalam perkembangannya, jumlah             seniman lapangan tangguh. Tak hanya di
     Pringkuku. Dengan intensitas latihan tiga kali   yang cukup,” ucapnya.                             skill inteligensi, serta intelektualitas            siswa kini telah mencapai 85 orang dari         kancah regional saja, namun juga nasional.
     dalam sepekan. Selain teori dan teknik dasar,        Berkaca pada model pembinaan sepak            permainan juga memiliki andil untuk                 berbagai jenjang usia. Untuk terus mengasah     Karena itu Pingkan berharap pihak-pihak lain,
     siswa juga diberi kesempatan untuk               bola modern, maka SSB PERSEPAS juga               berprestasi,” ungkapnya. (Pratama)                  kemampuan anak didiknya, latihan digelar tiga   seperti pemerintah kabupaten (pemkab)
                                                                                                                                                            kali selama sepekan. Mulai pukul 15.00-17.00    menaruh perhatian dan peduli dengan
                                                                                                                                                            WIB sore.                                       perkembangan sepak bola di kotanya. “Kami
                                                                                                                                                                Tak hanya sisi fisik saja, untuk            harus yakin apa yang dilakukan sekarang
                                                                                                        anak, remaja 60 anak, dan untuk SSB-nya             mempertajam skill tiga orang pelatih
                                                                                                        tahun 2003 ada 200 anak. Dulu, setahun                                                              dapat berbuah manis dikemudian hari. Yakni
                                                                                                                                                            dilibatkan. Mereka adalah Pingkan               dengan munculnya pemain sepak bola handal
                                                                                                        setelah berdiri, tepatnya tahun 1979 klub           Hindrayana, Heri Susanto dan Ahmad Farid
                                                                                                        Bhayangkaki mengikuti tournament yang                                                               di klub-klub nasional,” ucapnya. (Gie)
                                                                                                                                                            Junaidi. Kesemuanya telah mendapatkan
                                                                                                        memperebutkan piala Bupati Jombang dan              diklat kepelatihan dua kali. Masing-masing
                                                                                                        mendapatkan juara I. Setahun                        di Trenggalek tahun 2003 dan di kota Malang
                                                                                                            berikutnya menyabet juara II pada               dua tahun berikutnya. Bahkan salah satu           - Juara 3 Danone Cup Trenggalek 2007
                                                                                                        turnamen di Universitas Sebelas Maret Solo.                                                           - 32 besar dari 253 club dalam piala Danone
                                                                                                                                                            pelatih, Heri Susanto yang telah mengantogi
                                                                                                        Dengan fakta sejarah semacam itu saya rasa          lisensi wasit C2.                                   Jatim 2010
                                                                                                        sekarang bisa melejit lagi (prestasinya,red).                                                         - Juara 1 divisi 2 Kabupaten Trenggalek
                                                                                                                                                                Sama seperti organisasi non formal
                                                                                                            Geliat Sepak bola Ponorogo?                     lainnya, SSB Singa Muda juga menghadapi            2010
                                                                                                            Wah…kalau bicara geliatnya, animonya                                                              - Juara 1 divisi 1 Kabupaten Trenggalek
                                                                                                                                                            masalah pelik terkait pendanaan. Meski telah
                                                                                                        itu sebenarnya sangat bagus sekali. Banyak          berdiri sejak lebih dari enam tahun silam,         2011
                                                                                                        yang ikut dalam pertandingan dan juga                                                                 - Juara 1 Pegasus Cup kabupaten
                                                                                                                                                            namun mereka hanya “hidup” dengan
                                                                                                        latihan. Bahkan dulu pernah mendapatkan             mengandalkan iuran para siswa. Yakni                Trenggalek
                                                                                                        piala Piring Emas putaran ke 2. Kalau tidak                                                           - Juara 1 Singa Muda Cup dari 16 SSB di
                                                                                                                                                            sebesar Rp 1.000 setiap kali masuk atau
                                                                                                        salah pada 1991 sebagai 3 besar Jawa Timur.         bermain. Selain itu, mereka juga dapat              Kabupaten Trenggalek 2012
                                                                                                        Dan pada 1982 juga berprestasi di divisi Jatim.
                                                                                                        Hanya saja untuk saat ini sepakbola
                                                                                                        Ponorogo itu kan kurang diperhatikan.
                                                                                                            Kurang diperhatikan bagaimana?
                                                                                                            Dulu zamannya bapak bupatinya pak
                                                                                                        Soemadi, Ponorogo itu luar biasa. Terus
                                                                                                        sampai sekarang sarananya seperti stadion
                                                                                                        dan lainnya juga tidak mendapat perhatian
                                                                                                        khusus. Saya mengenang jamannya pak
     suasana kompetisi Divisi I Pengcab PSSI Ponorogo antara SSB Bhayangkaki vs SSB Citra Muda          Soemadi. Dulu saking senangnya dengan
     Slahung di Lapangan Sukosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Rabu (28/11)                    sepak bola, beliau itu ikut latihan. Siapa
                                                                                                            yang mau sepak bola dikasih hadiah
     Pramudito, Ketua SSB Bhayangkaki Ponorogo.                                                         dikasih uang sama dia. Bahkan banyak

     “Geliat Sepak Bola Ponorogo                                                                        teman-teman yang akhirnya menjadi pegawai
                                                                                                        berangkat dari lapangan hijau ini. Sekarang
                                                                                                        kan Persepon saja tidak ada taringnya.
     Seharusnya Disambut Baik”                                                                              Dimana daya tarik bola?
                                                                                                            Semua menarik. Diolahraganya sangat
                                                                                                        menarik sekali karena harus mengandalkan
     Lapangan hijau stadion Batoro Katong,            tepatnya tahun 1998, klub mengalami               kekuatan otot. Larinya harus bagus,
     Ponorogo menjadi tempat yang mengandung          regenerasi dan berdiri sendiri tidak bernaung     tendangannya kuat, strategi dan banyak hal
     arti tersendiri oleh salah satu pelaku dunia     dibawah pemkab. Saya ketika itu dibidang          didalamnya yang bisa dipelajari. Saya dulu
     persepakbolaan setempat, Pramudito. Lelaki       pelatihan. Sekitar tahun 2000 muncul gagasan      juga pemaian, tetapi di Tulungagung.
     asli Tulungagung itu kini telah menapaki         untuk mendirikan sekolah sepakbola yang           Kemudian saya ke Ponorogo.
     karier sebagai Ketua Sekolah Sepak Bola          kemudian diberi nama Sekolah Sepak Bola               Ada rencana menarik untuk SSB?
     (SSB) Bhayangkaki Ponorogo.                      Bhayangkaki. Hal itu dikarenakan potensi              Kami ingin team sepak bola itu tidak hanya
         Sore itu, dengan kaos lapangan Pramudito     yang baik muncul dari anak-anak namun pada        didominasi remaja saja. Namun juga ada trend
     memberikan           gambaran        tentang     waktu itu tidak ada sarana atau wadah yang        olahraga bola yang akan dimainkan orang tua.
                                                                                                                                                            SSB Puma Magetan saat menerima trophy kejuaraan
     persepakbolaan Kota Reog ini dan awal            tepat untuk mereka.                               Dan untuk pencapaian generasi yang
     berdirinya SSB Bhayangkaki. Serta membawa            Ceritakan wajah SSB Bhayangkaki               unggulan, kami kira perlu untuk latihan dini.
     Media Aspirasi menikmati dari dekat
     kompetisi Pengcab PSSI Ponorogo yang
                                                      sampai perjalannya saat ini?
                                                          Pada tanggal 15 Juni 2012 lalu kami
                                                                                                        Bukan hanya anak-anak yang latihan tetapi
                                                                                                        pelatih pun mempunyai jam khusus untuk
                                                                                                        latihan. Kami juga berharap nantinya akan
                                                                                                                                                            SSB Puma Tetap Eksis
     dihelat sampai tanggal 20 nanti.
         Bagaimana kisah atau sejarah SSB
                                                      sebenarnya baru lounching SSB. Yang datang
                                                      langsung bapak Ramadhan Pohan dan                 banyak perhatian dari pemerintah, serta              Ditengah Menjamurnya Klub-Klub Futsal
     Bhayangkaki ini?                                 beberapa mantan pemain timnas. Tujuannya          banyak wadah melalui pertandingan atau
                                                                                                        semacam turnamen.                                   MAGETAN, Media Aspirasi - Menjamurnya           pernah meraih juara 3 usia 12 tahun dalam
         Klub Bhayangkaki berdiri tahun 1978. Ini     agar memberi inspirasi dan semangat bagi
                                                                                                            Jika perhatian itu kembali cukup, Kami          klub klub futsal serta banyaknya event          turnamen Rogojati, Takeran tahun 2006.
     merupakan hasil pemikiran dari beberapa          anak-anak. Saat ini kami rutin latihan Senin
                                                                                                        katakan Ponorogo tidak akan kalah dengan            pertandingan futsal, tidak mematahkan           Kemudian juara 3 usia 12 tahun dalam
     pejabat pemerintah Kabupaten Ponorogo.           dan Kamis. Untuk jumlah siswanya,
                                                                                                        kota-kota yang lain di Jawa Timur. (Dita)           semangat anak anak untuk berlatih sepak bola    ajang Liga Asosiasi Se-Eks Karesidenan
     Setelah puluhan tahun pada era reformasi,            senior ada senior sekitar 20 sampai 30-an
                                                                                                                                                            umumnya. Kondisi ini ini dirasakan anggota      Madiun tahun 2010. Serta yang baru baru
                                                                                                                                                            SSB (Sekolah Sepak Bola) PUMA, Magetan.         ini mampu meraih juara 2 dalam Kompetisi
                                                                                                                                                            Sekolah bola yang berdiri sejak tahun 1986      Internal Persemag Magetan tahun 2012

     Sartono Berikan Bantuan Bola Untuk SSB                                                                                                                 kini masih tetap eksis menjalankan program
                                                                                                                                                            program latihan, di stadion Yosonegro,
                                                                                                                                                            Magetan.
                                                                                                                                                                                                            kemarin. “ Kedepan kami tetap berusaha
                                                                                                                                                                                                            untuk terus meningkatkan kemampuan
                                                                                                                                                                                                            anak anak. Sehingga ketika ada kompetisi,
    Media Aspirasi – Sekarang ini, mulai              Demokrat, menunjukkan kepeduliannya.              kepada sejumlah SSB binaannya. Bola itu                 SSB ini beranggotakan sekitar 50 pemain.    kami siap mengikuti,” kata Sodik, salah
    menjamur berdirinya Sekolah Sepak Bola            Diantaranya, dengan mendirikan SSB                diberikan kepada SSB Putra Argent Ngawi             Anggota SSB rutin berlatih tiga kali            satu pelatih SSB Puma.
    (SSB)     di     desa-desa.   Di   kawah          dibeberapa daerah, maupun memberikan              sebanyak 16 bola, SSB Bhayangkaki                   seminggu. Yakni, hari Minggu, Selasa dan            Tidak hanya menjalani latihan rutin
    candradimukanya sepak bola anak-anak usia         bantuan bola. “Bantuan bola itu hanya salah       Ponorogo 9 bola, SSB Garasi 9 bola, SSB             Kamis. SSB Puma terbagi dalam tiga kelas.       saja. SSB Puma juga memiliki program
    dini itulah dilatih dan dibina dasar-dasar        satu motivasi. Tujuannya, SSB menjadi lebih       Garap Pacitan 8 bola. selain SSB                    Kelas pertama usia dibawah 8 tahun. Lalu        latih tanding dengan SSB lainnya. Baik
    bermain bola. Sehingga, keberadaan SSB            bersemangat melatih dan membina anak              binaannya.                                          kelas usia 8 sampai 12 tahun, kelas usia 12     yang di Magetan maupun di Madiun dan
    sangat setrategis dan memegang peran              didiknya. Kita harapkan, ke depan banyak              Selain itu, pemberian bola juga                 sampai 14 tahun. Materi latihan yang            Ngawi. Dari tour persahabatan yang
    penting. Sebab, dari situlah bermunculan          pemain timnas yang muncul dari daerah             dilakukan melalui permintaan lewat call             diberikan pelatih Kusni, Sugik, Sodik dan       dilakoninya itu, diharapkan dapat
    pesepakbola handal.                               Pawitan Golek,” kata Sartono, pada sebuah         center Pondasi Sartono. Diantaranya, SSB            Sawer meliputi, kemampuan fisik, skill          menjadi bahan evaluasi. Disisi lain, anak
       Melihat banyaknya SSB di Dapil Jatim 7,        kesempatan.                                       binaan Karang Taruna Karanggebang,                  individu, kerjasama team dan kemampuan          didiknya dapat menimba ilmu dari klub
    yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi,               Paling tidak, kendati baru akan               Jetis 2 buah, SSB Bathoro Ponorogo 2                menyerang maupun bertahan.                      lainnya. “Program ini kami jalankan guna
    Magetan, Ponorogo, Trenggalek (Pawitan            mencalonkan anggota DPR RI dari Dapil Jatim       buah dan Pacitan 10 buah, Magetan 2                     Dari rutinitas dan semangat berlatih        meningkatkan      jam     terbang     dan
    Golek), Sartono, Bandahara Umum DPP Partai        7, Sartono, telah memberikan 60 buah bola         buah, dan Trenggalek 2 buah. (Deki)                 ternyata membawa hasil prestasi. Seperti        pengalaman. (ak)

                                                                                                                                                                                                              Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd            6                                                                                                               27/01/2013, 9:12
     Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                                                              MEDIA ASPIRASI                   7
                                                                                                         PACITAN, Media Aspirasi - Bupati Pacitan,
                                                                                                         Indartato, meninjau Pasar Arjowinangun, Kec./                          Pasar Arjowinangun Direhab
                                                                                                         Kab. Pacitan, Kamis (3/1). Dalam kegiatan itu,
                                                                                                         bupati berjanji akan mengupayakan
                                                                                                         pembenahan. “Memang, rehab pasar belum
                                                                                                         dapat menyentuh semua kebutuhan. Akan tetapi,
                                                                                                         proyek yang akan mulai dilaksanakan awal tahun
                                                                                                         ini. Mudah mudahan dapat mengurangi persoalan
                                                                                                         yang selama ini dihadapi penghuni pasar
                                                                                                         Arjowinangun.” Jelas Indartato
                                                                                                              Lebih lanjut Indartato menerangkan, ada
                                                                                                         beberapa fasilitas yang akan disempurnakan.
                                                                                                         Diantaranya, bangunan kios, bedak tempat
                                                                                                         berjualan serta pembenahan saluran air.
                                                                                                         Anggarannya sendiri mencapai Rp 800 juta,
                                                                                                         berasal dana APBD. Sehingga, pasar kedua
                                                                                                         terbesar di Pacitan itu semakin meningkatkan
                                                                                                         fungsinya terhadap laju roda perekonomian.          mengatakan, saat musim hujan, mereka seringkali     pembeli terganggu.
                                                                                                              Perlu diketahui, kunjungan Bupati Indartato    basah kuyup lantaran atap diatas kios bocor. Saat      Selama ini, lanjut Sulasih, para pedagang
                                                                                                         tersebut merupakan jawaban atas keluhan             curah hujan tinggi, lantai tanah dibawahnya         secara swadaya sudah melakukan
                                                                                                         pedagang selama ini. Pasalnya, banyak pedagang      berubah menjadi kubangan air. Pasalnya, belum       pembenahan. Hanya saja, upaya itu belum
                                                                                                         yang mengeluhkan rusaknya fasilitas pada pusat      tersedianya saluran air. Terlebih pada blok         sepenuhnya menyelesaikan masalah. Langkah
                                                                                                         perdagangan tradisional. Mereka pun mengaku         penjual daging dan ikan. Selama ini, limbah dari    yang dilakukan baru sebatas mengurangi
                                                                                                         tidak nyaman melakukan aktivitas di tempat          kedua komoditas tersebut tidak dapat terbuang       dampak. Seperti mengganti talang yang bocor,
                                                                                                         yang dinilai kurang layak tersebut.                 dengan sempurna. Akibatnya, bau yang                maupun pengerasan lantai dengan melapisinya
                                                                                                              Sulasih, seorang pedagang daging               ditimbulkannya membuat penjual maupun para          dengan plester. (Yuana)


                         Bupati Indartato Mencoba                                                                                                                        Sidak dan Lakukan
                             Kapal Bantuan
       PACITAN, Media Aspirasi - Libur tahun           keberadaan bantuan kapal besar canggih
                                                                                                                                                                         Pembinaan SKPD
       baru pada 1 Januari 2013 dimanfaatkan           tersebut, menjadi sarana bersaing dengan                                                             PACITAN, Media Aspirasi – Rupanya, awal              secara berkala.
       Bupati Pacitan, Indartato, bersama Ibu          nelayan pendatang (Andon).                                                                           tahun 2013 menjadi sarana evaluasi Bupati                Kantor Pelayana Perijinan (KPP)
       Lucky Indartato berkeliling teluk Pacitan.          Dikaui Indartato, kabupaten Pacitan                                                              Pacitan, Indartato, terhadap jajaranya.              merupakan salah satu yang disidak bupati.
       Kegiatan selama kurang lebih 2 jam itu, juga    sampai saat ini belum memiliki tempat                                                                Terutama mengenai Satuan Kerja Pemerintah            Dalam kesempatan itu, Indartato
       diikuti Wakil Bupati Pacitan, Prayitno, Sekda   penampungan ikan sementara yang                                                                      Daerah (SKPD) pelayanan publik. Dan untuk            mengucapkan trimakasih atas kinerja yang
       Mulyono, Kepala dinas Kelautan dan              memadai. Sehingga jika produksi melimpah,                                                            memastikan pelayanan tersebut, dilakukan             sudah di lakukan selama ini hingga
       Perikanan Fatkurodzi. Dalam kesempatan          akan menjadi kendala. Untuk itu, ke depan                                                            inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui           Pacitanmendapat penilaian dari BPK Wajar
       itu, bupati dan rombongan mencoba salah         pemkab akan berupaya membangun fasilitas                                                             langsung kinerja dan perkembanganya.                 Tanpa Pengecualian(WTP).
       satu dari lima buah kapal bantuan               tersebut baik melalui permohonan ke                                                                      Bupati Indartato juga melakukan dialog               Menurut      Bupati        Indartato,
       Kementrian Kelautan.                            pemerintah pusat maupun kerjasama dengan                                                             dengan para pimpinan dan staf di setiap SKPD         profesionalisme birokrasi dan Pelayanan
           Bantuan      kapal     tangkap       ikan   swasta. “ Pemerintah terus berupaya                                                                  yang dikunjungi. Diharapkan, melalui                 prima memang menjadi salah satu misinya
       berkapasitas 30 GT tersebut, diberikan          membangun sektor kelautan agar potensi                                                               silaturahmi tersebut mampu memotivasi                dalam kampanye 2010 lalu. Untuk itu Dia
       kepada 5 kelompok nelayan Pacitan. Dengan       bahari tersebut mampu meningkatkan                                                                   peningkatan kinerja yang berujung pada               mengajak semua jajarannya bekerja dengan
       kapal besar tersebut, Indartato berharap        perekonomian masyarakat,” kata bupati.                                                               kepuasan publik. Kegiatan ini sendiri akan           sungguh-sungguh untuk melayani
       nelayan Pacitan semakin maju. Paling tidak,     (yuana)                                                                                              dilaksanakan menyeluruh untuk semua SKPD             masyarakat. (Yuana)


                                                                                                        disalurkan bantuan Rp 6,8 milyar kepada 301
    Bupati Sumantri Bantu Rp 4,7 Milyar                                                                 Madrasah Diniyah.
                                                                                                            Dalam      sambutannya       Sumantri,
    Peningkatan Kualitas Lembaga Keagamaan                                                              menyampaikan agar penerima bantuan ini
                                                                                                        tidak memandang bantuan ini dari segi
                                                                                                        nominalnya. Namun dipandang sebagai
                                                                                                        wujud perhatian dan kepedulian pemkab
                                                                                                        untuk meningkatkan kualitas keagamaan
                                                                                                        sehingga dapat memberikan manfaat yang
                                                                                                        sebaik-baiknya. “Jangan dilihat jumlahnya.
                                                                                                        Tetapi mohon bantuan stimulan ini
                                                                                                        dipandang sebagai wujud perhatian dan
                                                                                                        kepedulian pemkab,“ jelas Sumantri.
                           Bupati Magetan Sumantri Menyerahkan Bantuan ,                                    Sementara Kepala Bagian Administrasi
                           di Pendopo Surya Graha, Jumat (4/1).                                         Kesejahteraan Rakyat, Rudy Subagyo,
                                                                                                        mengatakan Pemerintah Kabupaten
    MAGETAN, Media Aspirasi – Dalam upaya              tual,” kata Bupati Magetan, H. Sumantri, usai    Magetan melalui Bagian Kesra telah
    meningkatan kualitas ibadah dan pembinaan          menyerahkan bantuan di Pendopo Surya             menyalurkan bantuan hibah untuk
    umat beragama, Pemerintah Kabupaten                Graha, Jum’at (4/1) lalu.                        merehabilitasi tempat peribadatan dan
    Magetan menyalurkan total bantuan sebesar              Dijelaskan, total bantuan hibah yang         lembaga keagamaan. Selain itu juga
    Rp 4,7 milyar. Dana bantuan sosial keagamaan       disalurkan sebesar Rp 4,7 milyar tersebut        operasional       lembaga       pendidikan
    tersebut bersumber pada APBD tahun 2012.           diberikan kepada lembaga keagamaan serta         keagamaan guna mendukung keberhasilan
    Bantuan ini diberikan sebagai representasi         tempat peribadatan di seluruh wilayah di         program pembangunan di bidang
    dari konsep peningkatan kesejahteraan,             Kabupaten Magetan. Sedang untuk                  peningkatan kualitas keagamaan. “ Bantuan
    dengan semangat 6W (Wareg, Waras, Wasis            peningkatan kualitas pendidikan keagamaan        hibah ini tentu saja ditujukan untuk
    , Wutuh, Widodo, Waskito). “Wutuh,                 di usia dini, diserahkan pula 36 paket bantuan   mendukung program pembangunan di
    mempunyai makna pembangunan manusia                sarana prasarana senilai Rp 150 juta kepada      bidang peningkatan kualitas keagamaan, “
    seutuhnya baik secara fisik maupun spiri-          36 Taman Pendidikan Al Quran. Juga               terang Rudy. (ak)




                                                                                                                                                                                                                   Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd             7                                                                                                               27/01/2013, 9:12
                                                                                                                                                                                                                                                    8

                                                           Arisan Sastra; Bangkitnya
          Salam dulur dhewe....
                                                                Budaya Literasi
          Menulis, hakikatnya sebuah usaha
          mengekspresikan ide atau perasaan hati       Tepuk tangan pecah riuh rendah dalam ruang        saat ini berkembang pesat di kabupaten
          yang ada di pikiran. Sehingga menulis        sederhana setiap kali salah seorang dari mereka   Trenggalek. Kegiatan ini digagas dan
          mampu memberikan sebuah manfaat              usai membacakan karya sastra.                     dibentuk pada Nopember 2010 oleh
                                                            Setelah seluruh peserta dapat giliran        empat orang. Mereka adalah Nurani
          yang luar biasa bagi penulisnya maupun       akhirnya acara ditutup dan ditandai dengan        Soyomukti, M. Surur, M. Faizun dan
          pembacanya. Karena menyampaikan              arisan Rp 10.000-an. Arisan Sastra, demikian      Priyo Suroso. Sampai saat ini jumlah
          walau satu ayat saja sudah dihitung          mereka menyebutnya.                               peserta Arisan Sastra mencapai 56 or-
          sebagai sebuah amalan yang baik.                  Ketika ditemui dikediamannya, di Desa        ang dengan berbagai latar belakang.
          Apalagi memberikan sebuah makna              Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Nurani           Ada pejabat, PNS, LSM, pelajar, guru,
          melalui ide yang tertuang dalam sebuah       Soyomukti menegaskan bahwa misi utama             serta masyarakat biasa. Mantan Wabub
          tulisan.                                     Arisan Sastra adalah mengawal budaya              Trenggalek Mahsun Ismail salah
                                                       literasi di kabupaten Trenggalek. Sedangkan       satunya.
          Nah, buat insan cendekia di kalangan         tujuannya adalah memasyarakatkan sastra               Satra memang bias dengan ruang.
          pendidikan, baik pelajar, mahasiswa,         dan mensastrakan masyarakat. “Dengan              Maka tak salah, meski acara itu lahir di
          guru, yang ingin menulis opini, artikel,     membaca dan menulis masyarakat akan               Trenggalek, namun yang datang juga          Para sastrawan dan budayawan saatmenggelar arisan sastra (foto gie)
          essay, cerpen, puisi, hasil diskusi,         menjadi cerdas. Otak akan berkembang daya         berasal dari berbagai kota. Seperti
          liputan kegiatan sekolah/kampus,             imajinasi dan kreatifitasnya. Sedangkan           Surabaya, Yogyakarta, Ponorogo,              yang dari luar Jawa juga,”ucap Nurani                beredar adalah kumpulan cerpen
          silakan mengirimkan hasil tulisan ke         melihat atau menonton, orang tidak berfikir       Ngawi, Jombang, Tulungagung,                 Soyomukti.                                           dengan judul Senja Temaram di Pantai
          Redaksi Surat Kabar Mingguan (SKM)           selanjutnya cenderung meniru dari apa yang        Mojokerto dan kota-kota lain di                 Setelah dua tahun lebih berjalan, kini            Blado yang di tulis oleh 28 cerpenis.
                                                       dilihat atau ditontonya”, katanya kemarin.        pulau Jawa “Meskipun Arisan                  bermunculan karya sastra yang ditulis oleh           Perlu di ketahui, pantai Blado adalah
          Media Aspirasi atau melalui email:                Arisan Sastra adalah embrio dari lahirnya    Sastra digagas dan dilaksanakan di           sastrawan Trenggalek memperoleh                      salah satu pantai yang ada di kabupaen
          mediaaspirasi@ymail.com.                     karya sastra dalam bentuk puisi, cerpen, novel,   Trenggalek,       namun        banyak        apresiasi dari para penulis cerpen tingkat           Trenggalek tepatnya Kecamatan
          Tetap semangat, belajar dan berkarya....     buku dan tulisan-tulisan sastra lainnya yang      sastrawan yang datang. Malah ada             Nasional. Karya terkini yang terbit dan              Munjungan. (Gie)




    Tunggu Petunjuk Kemendikbud
          Terkait Putusan MK Tentang RSBI
                                    PACITAN -          RSBI atau bukan, sistem pembelajaran harus
                                    Media Aspirasi     tetap berjalan. Kualitas pendidikan harus terus
                                    -        Dinas     meningkat. Terlebih, tiga lembaga sekolah
                                    Pendidikan         yang RSBI di Pacitan, yaitu SMPN1, SMAN
                                    Nasional(Diknas)   1, dan SMKN 1, pada awalanya memang sudah
                                    Kabupaten          sekolah unggulan.
                                    pacitan, tengah        Hal senada diungkapkan Supriono, Kepala
                                    menunggu           Sekolah SMPN 1 Pacitan. Artinya, pihaknya
                                    informasi dari     hanya pelaksana di bawah dan siap
                                    kementrian         melaksanakan apapun keputusan MK. Hanya
                                    Pendidikan dan     saja, sebaiknya menunggu hingga tahun ajaran
                                    Kebudayaan         selesai. Sehingga tidak mengganggu sistem
                                    (Kemendikbud)      yang saat ini sudah berjalan. ”Kami hanya
                                    terkait putusan    mendengar dan membaca dari media. Dan itu
        Sugeng Basuki               Mahkamah           belum bisa digunakan dasar. Sehingga, kami
                                    Konstitusi         tetap menunggu keputusan pusat,” terang
                                    (MK)       yang    Supriono.
                                    mengahpus              Dijelaskan, kegiatan belajar mengajar
    program Rintisan         Sekolah Berstandar        disekolahnya tetap berjalan seperti biasa.
    Internasional(RSBI)                                Yakni, 43 jam dalam seminggu. Hanya,
        Kepala Diknas kabupaten Pacitan Sugeng         penggunaan bahasa Inggris sebagai
    Basuki,SH.MH mengatakan, Pihaknya belum            pengantar, sudah mulai di kurangi. Demikian
    melakukan langkah terkait putusan MK.              juga untuk program pertukaran pelajar, ke
    “Hingga saat ini belum ada surat apapun terkait    Singapura dan Malaysia.
    putusan MK. Jadi kami belum bisa memberikan            Perlu diketahui, RSBI di SMPN I Pacitan,
    petunjuk kepada sekolah RSBI” .                    dimulai sejak tahun 2008 lalu. Selama itu,
        Terlebih, lanjut Sugeng Basuki, Diknas         pihaknya terus melakukan langkah langkah
    Kabupaten tidak bisa mengambil keputusan           pemenuhan persyaratan sekolah RSBI. Baik
    tanpa ada perintah. “Pemberitahuan lisan dari      persyaratan gedung sekolah maupun tenaga
    Kemendikbud juga belum diterima,” jelasnya.        pendidiknya.
        Sekolah RSBI memang dapat kucuran dana             Lebih jauh Priono menjelaskan, terkait
    dari pusat. Jika RSBI dihapus, kemungkinan         pendanaan, jika nantinya tidak ada kucuran
    tidak ada dana lagi dan perlu anggaran dari        dana RSBI dari pusat, dan sekolah tidak
    daerah. Hanya, mengenai besarnya dana akan         diperbolehkan melakukan pungutan ke orang
    disesuaikan dengan kemampuan daerah.               tua siswa, tentu semua diserahkan ke komite
        Lebih lanjut, Sugeng Basuki menegaskan         sekolah. (Yuli Yuana)


                    Ngudarasa
                                                        Permainan Tradisional, Riwayatmu Kini?                                                                   Unmuh Siap Hadapi
        Sore itu, di sebuah ruangan, jalan-jalan desa atau tanah Tentunya, dengan aturan
        beberapa anak kecil terlihat lapang. Mereka berkumpul lalu yang sudah disepakati.
        asyik bermain game. Tak pelak, membuat beragam permainan. Sedang orang dewasa atau
                                                                                                              secara turun temurun. Namun,
                                                                                                              permainan tradisional tersebut
                                                                                                              tidak kalah manfaatnya
                                                                                                                                                                 Komunitas ASEAN
        suara soundsystem permainan Ada yang bermain gobak orang tua, terlihat duduk-                         dibanding permainan era
        game        pun       terdengar sodor, patil lele, betengan, duduk sambil mengobrol                   modernisasi produk pabrikan.                PONOROGO,           Media      Aspirasi-       bekerjasama dengan beberapa negara lain.
        menggelegar.           Sesekali, gedrik, lompat tali, cublak- bersama tetangga. Bahkan,               Ada nilai-nilai positif yang                Pemberlakuan komunitas ASEAN dua               Bulan maret nanti dengan Australia dan New
        terdengar teriakan si anak, cublak suweng, egrang dan tidak sedikit yang menonton                     sangat bermanfaat bagi                      tahunmendatang harus dihadapi para             Zeland. Ini tantangan. Jadi kita harus
        mengaduh jengkel. Sesekali masih banyak lagi jenis permainan                    anak-anak.            perkembangan mental anak.                   praktisi pendidikan di Indonesia.Termasuk      membuka diri juga,” tuturnya. Meski
        pula, terdengar canda tawa permainan, yang tak kalah Sungguh, sebuah suasana                              D i a n t a r a n y a ,                 lembaga-lembaga penyelenggaranya.              memiliki pandangan progresif, namun
        kegirangan. Entah, sudah hebohnya dengan Aspirasi-Satu per satuterasa sangat berkesan.                                                            Sebab, seiring pemberlakuan itu tingkat        Sulton secara blak-blakan mengaku sedikit
                                       TRENGGALEK, Media permainan yang                                       menumbuhkembangkan daya
                                                                                                                                                          persaingan diantara perguruan tinggi akan      gamang dan pemberlakuan Komunitas
        berapa lama anak-anak itu      mereka                                                                 kreativitas, mengajarkan nilai-
        duduk di depan monitor                                                                                nilai kerja sama atau                       semakin sengit. “Mau tidak mau memang          ASEAN adalah ancaman. Sehingga
                                       maju                                                                                                               harus dihadapi PTS (perguruan tinggi           diharapkan pemerintah menelurkan sebuah
        komputer berukuran 21 inc. Pun e
                                       k                                                                      kebersamaan,         sportifitas
        demikian, tidak terlihat ekspresi                                                                     maupun kejujuran. Biaya                     swasta) dua tahun mendatang,” ucap             regulasi. Misalnya, hanya perguruan tinggi
                                       depan                                                                                                              Rektor Universitas Muhammadiyah                asing bonafide yang dapat masuk.
        lelah di raut wajahnya. Anak-egaa
                                       mnhdp                                                                  permainan pun tidak perlu
        anak itu masih terlihat lincaha r a                                                                   merogoh uang tabungan. Tidak                (Unmuh) Ponorogo, Sulton.                          Apalagi dari 3.214 PTS se Indonesia
                                       p                                                                                                                      Mengutip tulisan Prof. Nakasali bahwa      hanya sebagian kecil, sekitar 10 persen
        memejet tombol-tombol stick    hadirin                                                                itu saja, ada nilai yang hakiki
        game.                                                                                                 dalam permainan tradisonal.                 perubahan dan keterbukaan adalah hal           diantaranya yang siap. Dan lebih banyak
                                       yang                                                                                                               yang harus dilakukan, Sulton mengatakan,       yang belum begitu memahami hal tersebut.
            Memang,           maraknya duduk                                                                      Hal itu, tentu berbeda
        permainan modern, seperti                                                                             dengan permainan modern                     harus diterjang. Artinya, pihaknya tidak       “Ini berlaku untuk semua PTS bukan
                                       bersila                                                                                                            akan menghindar. Tetapi sebaliknya, terus      hanya Unmuh. Jadi, ya harus mulai
        video game atau game berbasise bu
                                       m etk
                                          mn                                                                  yang berbasis komputer, yang
        komputer, telah membuat anak-t n a                                                                    membuat anak cenderung                      maju dan menjadikannya sebagai motivasi.       menyadari perubahan-perubahan itu.
                                        e
                                       s e gh                                                                                                             “Jadi Elang tidak akan menghindar ketika       Kami ini sudah menyiapkan SDM dan tata
        anak kita tidak lagi mengenalg aa .
                                       ln krn
                                        i                                                                     asosial. Sebab, permainan-
        permainan tradisional. Apalagi, d a                                                                   permainan itu bisa dimainkan                ada badai didepannya. Tetapi elang akan        kelola. Karena akan menghadapi gajah
                                       A                                                                                                                  semakin membumbung tinggi diatas badai         (perguruan tinggi asing,red). Mereka
        di zaman canggih sekarang ini, yang                                                                   seorang diri, disebuah ruangan
        game-game tersebut telahe bc                                                                          sempit sekalipun. Bahkan, tidak             tersebut. Dan kami akan begitu kami, “         unggul di pendanaan, SDM, fasilitas dan
                                       mmaa                                                                                                               tandasnya.                                     lainnya. PTA (perguruan tinggi asing)
        semakin       dekat       dalampuisi,                                                                 sedikit diantara permainan
        genggaman, lewat ragamatm                                                                             yang mengandung muatan                          Orang nomor satu di Unmuh ini              mudah mendirikan gedung megah
                                        eoi
                                         r
                                         p
                                       bn m                                                                                                               menekankan pihak PTS seharusnya                dengan fasilitas laboratorium yang baik,
        permainan di layar HP.         dan                                                                    unsur kekerasan maupun
            Adakah yang salah padae bc                                                                        pornografi.                                 mengikuti perubahan dan                        pengajarnya professor dan lain-lain. Itu
                                       mmaa                                                                                                               keterbukaan, tidak malah                       tantangan dan kita harus lebih baik, “
        anak-anak itu? Jawabnya, tentu karya                                                                      Mungkin, semua ini
        saja tidak. Dunia anak adalah                                                                         merupakan salah satu dampak                 menutup        diri     untuk                  pungkasnya.
                                       sastra                                                                                                             membentengi . “Unmuh                               Salah satu pegawai bagian umum
        bermain. Dan anak-anak telah   lainnya.                                                               derasnya arus modernisasi dan
        menemukan             dunianya.                                                                       globalisasi. Dimana, kearifan               dalam hal ini malah akan                       Perguruan Tinggi Swasta di Ponorogo
        Pesatnya kemajuan teknologi                             Foto: ilustrasi                               lokal yang sarat pendidikan                 membuka diri terlebih                          yang      enggan     disebut       namanya
        pun      ikut     memanjakan                                                                          budi pekerti luhur, tergilas dan            dahulu, kami sudah                             mengunggakpkan hal lain. Pihaknya
        permainan modern bagi anak-                                                                           terkikis oleh roda teknologi                                                                 yakin bisa menghadapi, karena PT yang
        anak.                                                                                                 zaman.                                                                                         dikelolanya sudah lebih lama dari
            Namun, tidak ada salahnya komputer.                             Kendati          hanya                Ending ngudarasa ini,                                                                        p a d a      komunitas        ASEAN
        juga, bagi orang tua yang               Apalagi, saat cuaca cerah menggunakan     peralatan           kembali pada kita sebagai orang                                                                               yang nantinya akan
        berusia 40 tahun ke atas, pada malam bulan purnama, seadanya                 yang    ramah            tua. Adakah waktu dan                                                                                          hadir. “Kita positif
        mengingat-ingat            jenis menjadi puncak permainan lingkungan          dan    terasa           kemauan untuk mengajarkan                                                                                      saja, tetap bangun
        permainan pada masa kecilnya anak-anak.               Anak-anak menyatu dengan alam,                  permainan tradisional pada                                                                                    jaringan dan semua itu
        dulu. Tentu saja, model membentuk                      kelompok- permainan anak-anak jaman            anak-anaknya? Atau kita                                                                                      dijalani, asal tameng kita
        permainan era 80-an, sangat kelompok sendiri, bermain dulu, tidak kalah menariknya.                   membiarkan          permainan                                                                               sudah kuat dan dipercaya
        berbeda dengan anak-anak betengan. Yakni, permainan Padahal, permainan itu                            tradisional hanya menjadi                                                                                     m a s y a r a k a t
        zaman sekarang. Dulu, setiap berlari dan mengatur strategi hanyalah produk kearifan                   sebuah dongeng semata. (wiwit                                                                                    banyak,“katanya.
        sore, anak-anak memenuhi untuk menguasai beteng. lokal yang diajarkan leluhur                         Rowi)                                                                            Sulton., Rektor Unmuh            (Dita)


       Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                                                Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd            8                                                                                                           27/01/2013, 9:12
      Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                                                   MEDIA ASPIRASI                       9

                         Konsistensi “Lion Heart”
                                                                                                      makan daging sapi, harus melewati 11               Anda pernah terjatuh juga dalam bisnis
                                                                                                      ‘jalan’. Jadi dengan aliansi usaha ini             peternakan ini?
                                                                                                      nantinya proses akan lebih singkat.                Wallah... kalau saya cerita nanti tidak
                                                                                                      Panjangnya tahapan yang harus dilewati             percaya. Sekarang setiap hari sapi yang
                                                                                                      seekor sapi sebelum akhirnya dipotong              keluar masuk di saya (peternakan, red) itu
                                                                                                      dan dinikmati dagingnya membuat harga              20-30 ekor. Dan yang stand by dikandang
                                                                                                      dipasaran mahal. Sebab, disetiap tahapan,          ada 60-70-an (bisnis, red). Saya naik turun             H. Nasyiruddin Al Mahdie, SH
                                                                                                      mereka yang terlibat tentu memiliki prinsip        juga. Namanya orang berbisnis harus                        bersama ketiga anaknya
                                                                                                      profit oriented. Mulai dari peternak,              dihadapi saja. Dulu saya mulai hanya
                                                                                                      pedagang tingkat kampung, pedagang                 dengan dua ekor sapi hasil utang koperasi.
                                                                                                      besar, bandar, dan jagal. Pasca                    Kemudian saya telateni. Pernah sampai              H. Nasyiruddin Al Mahdie, SH,
                                                                                                      pemotonganpun masih ada pihak-pihak                1000 ekor dan pernah juga jatuh sampai
                                                                                                      yang ikut ‘bermain’. Misalnya, kaum                hanya tinggal seekor sapi. Strees, wajar           inilah sosok dibalik organisasi
                                                                                                      oportunis (spekulan), distributor, agen, dan       saya manusia kok. Ketika itu hanya ada dua          besar yang menamakan diri
                                                                                                      pedagang. Namun jika dengan aliansi,               pilihan, bunuh diri atau melarikan diri             FPSI (Forum Peternak Sapi
                                                                                                      tahapan kita perpendek. Menjadi hanya              mbambung. Ha..ha..ha. Tetapi kalau mau
                                                        H. Nasyiruddin Al Mahdie di                   peternak, jagal, dan langsung ke                   bisnis ya harus konsisten. Lion heart,               Indonesia). Nasyiruddin ini
                                                             kandang sapinya                          konsumen.                                          berhati singa. Harus selalu berani dan siap.       pulalah yang selalu dibelakang
                                                                                                                                                                                                                layar dalam melindungi
                                                                                                      Berapa banyak peternak di Ponorogo?                Apa yang paling sulit dalam beternak?
                                                                                                      Ponorogo itu the big three, terbesar ke tiga       Pembibitan. Yah ini yang paling sulit.                 peternak sapi Indonesia.
                                                                                                      di Jawa Timur. Pertama itu Banyuwangi,             Masyarakat atau peternak belum paham                Perlunya payung hukum dan
                                                                                                      kemudian Tuban dan baru Ponorogo.                  betul tentang bagaimana membeli bibitan           tata aturan yang berpihak pada
                                                                                                      Diikuti Pacitan serta Magetan. Jatim itu           yang benar. Baik benar dalam sisi harga
                                                                                                      sebagai leadernya sapi nasional. Karena 70         maupun benar pada kulaitas bibitnya.                  peternak membuat putra
                                                                                                      persen dari 14,8 juta peternak sapi berada         Memilih sapi itu kan tidak asal gemuk saja.             Ponorogo ini memilih
                                                                                                      di Jatim. Yang punya budaya berternak              Tetapi ada yang lainnya dan lebih penting.        mendedikasikan hidupnya pada
                                                                                                      baik itu kan orang Jawa, naluri ‘ingon-            Yakni pemilihan bibitan yang benar serta
    Usaha ternak sapi yang kerap kali mendapat pemberdayaan pada peternak. Hal ini                    ingonnya’ baik. Yang bisa nyaingi hanya            baik.                                                seluk-beluk pengembangan
    gempuran, tetapi juga peluang membuat      dilakukan agar dunia persapian di Indone-              orang Madura.                                                                                            salah satu sumber protein
    penasaran Media Aspirasi dan memutuskan sia tidak terpuruk dengan masuknya sapi                                                                      Sebenarnya dimana sisi menarik dari                            hewani.
    berkunjung                                                        impor. Salah satu               Apakah anda juga sebagai pelaku                    sapi?
    kekediamannya di jalan                                            diantaranya melalui             peternak atau hanya ketua saja dari                Cerita sedikit saya itu bisa melukiskan apa
    Karkatau, Ponorogo.                                               pendampingan, yang              organisasinya saja?                                saja tentang seni persapian. Mulai               Perhatian pemerintah dan harapan anda
    Sosok murah senyum
                                  Laporan: Dhita Shelvy               khususnya kita                                                                     menyuntik sampai buang kotoran. Kecuali          pada pihak terkait?
                                                                                                      Waduh ini maindset yang harus diubah. Ini
    dan berotak cemerlang                                             berikan pada peternak           yang tidak diketahui banyak orang dan              satu hal, menyembelih tidak saya lakukan         Sebenarnya ini sudah ada pembatasan
    ini mengucap selamat datang sebagai        rakyat. Itu sebagai cara kita untuk terus              masyarakat luas. Begini lho ya, menteri itu        karena disini sebagai peternak, bukan            impor. Dulu 35 persen kemudian dikurangi
    pembuka obrolan. Ditemani buah hatinya     memantau agar peternak tidak keliru dalam              sering ngomongin sapi, ternak dan lain-            jagal. Ada sisi lain yang menarik juga bagi      menjadi 17 persen. Sekarang turun 14,5
    dan secangkir teh manis menjadi pertanda   mimilih bibit                                          lain. Tetapi tidak punya sapi. Dinas-dinas         beberapa orang ketika memutuskan                 persen. Kalau import dibatasi peternak kan
    sebuah perkenalan. Dan obrolan pun         maupun harga sapi. Lalu yang sangat                    peternakan itu juga begitu, hanya                  memelihara sapi. Ketertarikan pada ras sapi.     punya daya saing dan harga bisa terukur.
    mengalir begitu saja.                      penting adalah aliansi usaha persapian.                ngomong doang. Bagaimana nggak                     Misalnya ras Simental atau Limousin,             Harapan kami pembatasan import harus
                                                                                                      ngomong doang, wong mereka ndak punya              kemudian kedua dalam performanya                 tetap dilakukan. Tetapi disisi lain program
    Menurut anda, point penting apa yang             Bagaimana aliansi usaha yang anda                sapi. Lalu apakah saya yang ketua forum            meliputi body frame, berat badan (bukan          swasembada daging sapi juga harus
    ada di FPSI?                                     maksud?                                          peternak juga mau ikut-ikutan tidak punya          gemuk) karena prinsipnya seperti                 diwujudkan. Peternak itu butuh stabilitas
    Selama ini kita selalu mengedepankan             Jadi perlu diketahui, saat ini untuk dapat       sapi?. Saya katakana pada orang-orang,             binaragawan. Lalu usia yang meliputi             harga.Mereka butuh transfer informasi
                                                                                                      saya itu peternak.                                 bakalan, siap potong, peranakan.                 serta pembinaan-pembinaan. (*)




                                                                                                      Konsentrat Mahal, Cari Bakalan Sulit
                                                                                                      Keberadaan FPSI Diharapkan Memberikan Solusi
                                                                                                      PACITAN, Media Aspirasi – Secara ekonomi,          berkisar Rp 25 ribu – Rp 30 ribu per hari per    yang berkualitas. Padahal, selain pemenuhan
                                                                                                      usaha      penggemukan       sapi    belum         ekornya. Dengan rincian, biaya kosentrat atau    pakan, ketersediaan bakalan menjadi salah
                                                                                                      menunjukkan hasil signifikan. Pasalnya,            komboran sekitar Rp 20 ribu – Rp Rp 25 ribu.     satu kunci keberhasilan usaha penggemukan
                                                                                                      masyarakat masih dihadapkan pada mahalnya          Sedang rumput dan tenaga pemeliharaan Rp         sapi. Jika ada bakalan yang cukup bagus,
                                                                                                      konsentrat, sebagai makanan tambahan               5 ribu. Padahal, ideal usaha penggemukan         harganya tidak ditentukan pada timbangan.
                                                                                                      ternak sapi. “Semangat masyarakat                  sapi akan berhasil jika dilakukan pemeliharaan        Karena itu, Heru mengapresiasi wacana

     Stok Sapi Berkurang,Uang Mandek                                                                  memelihara sapi luar biasa. Tetapi, setelah
                                                                                                      dihitung-hitung, secara ekonomi banyak
                                                                                                                                                         dengan benar selama sekitar enam bulan.
                                                                                                                                                         Belum lagi resiko sapi mengalami kecelakaan
                                                                                                                                                                                                          pembentukan Forum Peternak Sapi Indone-
                                                                                                                                                                                                          sia (FPSI) di Kabupaten Pacitan. Paling tidak,
                                                                                                                                                                                                          keberadaan forum itu nantinya bisa
                                                                                                      ruginya,” kata Heru Puspo, salah seorang           atau sakit.
                                                                                                      peternak asal Ngadirojo - Pacitan, kemarin             Selain mahalnya kosentrat, usaha             membantu persoalan peternak lokal. Minimal,
    MAGETAN, Media Aspirasi- Bisnis jual beli        sapi. Sekarang paling mentok, pedagang
                                                                                                      (16/1).                                            penggemukan sapi di Pacitan juga terkendala      forum memberikan informasi atau referensi
    sapi saat ini terbilang menggiurkan. Apalagi     hanya kirim 50 ekor sapi. Padahal dulu bisa
                                                                                                          Dijelaskan, biaya pakan ternak rata-rata       sulitnya mendapatkan bakalan (anak sapi)         mengenai lokasi penjualan konsentrat yang
    jika sudah berstatus pedagang besar. Dalam       lebih dari jumlah tersebut. Selain makin
                                                                                                                                                                                                          harganya agak murah. Selain itu, perlunya
    kurun waktu 3 sampai 6 bulan saja dapat          berkurangnya stok, persaingan kian
                                                                                                                                                                                                          data peternak yang menjual bakalan dengan
    meraup untung hingga puluhan juta rupiah.        meningkat dan sengit.
                                                                                                                                                                                                          kualitas bagus. “Jika dua hal itu terpenuhi,
    Hasil dari penjualan sapi ke daerah Jawa Barat       Di desanya saja, kata Suradji, hampir
                                                                                                                                                                                                          akan menjadi solusi luar biasa bagi peternak
    maupun Jakarta.                                  mayoritas warganya berprofesi sebagai
                                                                                                                                                                                                          lokal, khususnya di Pacitan,” papar Heru,
        Namun untuk bisa meraih sukses besar         pedagang sapi. Belum lagi pedagang
                                                                                                                                                                                                          yang juga Anggota Komisi D DPRD Pacitan
    tersebut ternyata tidak mudah. Liku-liku         pedagang dari desa lain di Kecamatan Poncol,
                                                                                                                                                                                                          ini.
    penjualan yang seret, stok sapi berkurang        Plaosan dan Panekan. “ Dulu rame mas, tapi
                                                                                                                                                                                                               Lebih lanjut, Heru mengungkapkan, selain
    hingga uang modal jadi piutang yang sulit        sekarang sudah berkurang. Karena sekarang
                                                                                                                                                                                                          penggemukan sapi, keberadaan peternak sapi
    ditagih menjadi penghias kehidupan.              banyak pedagang yang juga kirim ke Jawa
                                                                                                                                                                                                          perah juga perlu mendapat perhatian.
    Perjalanan ini sudah dirasakan Suradji,          Barat atau Jakarta,” katanya.
                                                                                                                                                                                                          Khususnya, mengenai hasil produksi susu.
    pedagang sapi asal Desa Janggan,                     Untuk mendapatkan stok, ia mengaku
                                                                                                                                                                                                          Sebab, selama ini, hasil produksi susu hanya
    Kecamatan Poncol. Meski saat ini sudah           membeli dari peternak peternak disekitar
                                                                                                                                                                                                          ditampung satu koperasi. Akibatnya, harga
    dibilang sukses, tetapi agar sampai pada         wilayah Madiun. Sebelum dikirim ke Jawa           Sekjen FPSI, Nanang, saat silaturahmi dengan
                                                                                                                                                                                                          jual pun sangat ditentukan koperasi tersebut.
    kondisi tersebut ternyata harus melalui          Barat, ternak itu dipelihara selama 3 sampai 4    penggiat ternak sapi, di rumah kecil Presiden
                                                                                                                                                                                                          Namun, jika ada pihak lain yang mau membeli
    perjuangan selama puluhan tahun.                 bulan. Baru setelahnya dikirim ke jagal atau      RI SBY, Kel. Ploso-Pacitan, Sabtu (12/1)                                                           susu dengan harga ideal, tentu akan semakin
        Dituturkan Suradji, dirinya mulai            perusahaan yang sudah bekerjasama
                                                                                                                                                                                                          menggairahkan peternak sapi perah. (Sri)
    menggeluti bisnis sapi sejak tahun 1984          dengannya. Sapi yang dipelihara itu terdiri
    lampau. Saat itu ia mulai menjajal menjual       dari dua jenis. Brahman dan Limousin. Dengan
    sapi-sapinya ke Jakarta, Bandung dan             kisaran harga jual lebih dari Rp 9 juta.
    Sukabumi. Bisnis ini ia jalani hingga tahun
    1991. Dimana saat itu ia mampu membawa sapi
    dari Magetan hingga mencapai 20 ekor setiap
    pengiriman.
                                                         Dari sekian sapi yang ia jual, ternyata
                                                     ada salah satu kemudian dibeli Presiden
                                                     Susilo Bambang Yudhyoyono (SBY) pada
                                                     Idul Adha tahun 2010 lalu. Karena ukuran
                                                                                                        Baru Tersenyum, Belum Tertawa
        Namun hidup layaknya sebuah roda.            badannya cukup besar. Meski bukan beli           TRENGGALEK, Media Aspirasi-Budidaya
    Pasang surut penjualan hingga bangkrut pun       langsung dari dirinya, tetapi pengepul sapi      sapi penuh dinamisasi. Kadang untung, tetapi
    sempat dirasakannya. Seperti pada tahun          mengatakan bahwa sapi tersebut berasal           tak jarang merugi. Hal itu pula yang dirasakan
    1986, dirinya sempat gulung tikar. Karena        dari Magetan. Alhasil, beberapa waktu yang       Doding Rahmadi, salah seorang peternak dari
    uang dari hasil penjualan sapinya mandek         lalu Presiden SBY berkesempatan langsung         Kabupaten Trenggalek. “Saat ini peternak
    dijagal yang menjadi langganannya.               melihat kandang ternaknya.                       sapi bisa tersenyum mas, tapi belum tertawa
    Banyaknya sapi yang terjual tetapi tanpa             Dengan semakin berkurangnya stok             lho,” katanya mengawali pembicaraan
    sepeserpun uang diterima membuatnya              sapi, ia berharap pemerintah membuka kran        dengan Media Aspirasi.
    kehabisan modal. Dan hal itu pula yang           impor hewan sejenis dari Australia.                  Sambil sesekali mengangkat gelas kopi,
    membuatnya “menghilang” beberapa tahun           Sehingga kebutuhan domestik dapat                pria berusia 31 tahun ini mengaku baru
    sebelum memutuskan kembali terjun.               tercukupi. Seiring dengan makin                  beberapa bulan terakhir merasakan
        Hanya saja, kini dan dulu kondisinya         meningkatnya pula kebutuhan ditingkat            keuntungnya beternak sapi. Karena
    sudah berbeda. Khususnya saat pengiriman         konsumen. (Ak)                                   sebelumnya harga sapi anjlok dan
                                                                                                      membuatnya merugi. Dalam hitungan
                                                                                                      kasarnya jika memelihara sapi potong dewasa
                                                                                                      selama satu
                                                                                                          bulan, lalu menjualnya, maka keuntungan
                                                                                                      yang diperoleh mencapai Rp 400 ribu. Asumsi
                                                                                                      laba tersebut berasal dari biaya pakan selama
                                                                                                      sebulan. Dimana setiap ekor sapi
                                                                                                      menghabiskan jatah uang makan Rp 600 ribu.         peternak lainnya. Yakni harga pakan yang         harga sapi turun seperti tahun lalu, maka kami,
                                                                                                      Sehingga, mau tidak mau Doding harus               terus berfluktiatif. Seperti harga bekatul       para peternak, akan merugi,” demikian
                                                                                                      menjual dengan selisih Rp 1 juta untuk             maupun konsetrat sebagai campuran. Untuk         keluhnya.
                                                                                                      mendapatkan keuntungan. Misalnya, seekor           memperkuat kerjasama antar peternak di               Dengan mempertimbangkan harga sapi
                                                                                                      sapi yang dibeli dengan harga Rp 9 juta,           kampungnya, Ia telah membentuk kelompok          potong yang labil dan realitas yang dialami
                                                                                                      sebulan kemudian dilepas ke pasar dengan           peternak sapi dengan nama Mahesa Unggul.         peternak lokal, Doding berharap pemerintah
                                                                                                      nilai minimal Rp 10 juta.                          Saat ini kelompok itu telah memiliki anggota     lebih memperhatikan lagi kondisi mereka. Ia
                                                                                                          Meski kini Doding dapat tersenyum,             sejumlah 45 orang peternak. “Jika sewaktu-       ingin agar pemerintah menghentikan kran im-
                                                                                                      tetapi pikirannya juga dibayangi kecemasan.        waktu harga bekatul dan sentrat                  port sapi. “Dampaknya langsung kami
                                                      Stok sapi semakin berkurang                                                                                                                         rasakan,” tandas Doding. (Gie)
                                                                                                      Dan kondisi seperti ini juga dirasakan             (konsentrat,red) naik, kami kuatir mas. Jika

                                                                                                                                                                                                            Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd           9                                                                                                             27/01/2013, 9:12
     Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                       Tidak Sekedar Ponorogo                                                                                          MEDIA ASPIRASI
                                                                                                                                                                                                                                                 10
         Titik Rawan
      Longsor Bertambah
                            PONOROGO, Media
                             Aspirasi-Musim
                               hujan telah tiba.
                                Rasa was-was pun
                                    k e m b a l i
                                 muncul dalam
                                 benak      warga
                                Kabupaten
                                P o n o r o g o .
                               K h u s u s n y a
                             dibeberapa daerah
                           yang sering dilanda
                         bencana alam. Selain
                        banjir, bencana tanah
                        longsor, tanah gerak,
                       angin kencang juga
                      mengintai.
                           “Diluar          musim
                        penghujan              ada
                        kekeringan,”        terang
                       Kepala Seksi (Kasi)
                         Penanggulangan
          Bencana Badan Penanggulangan                                                                                     Keterangan foto: Jalur Pacitan-Ponorogo rawan gunturan dan longsor. Sebuah truk bermuatan penumpang (foto
    Bencana Daerah (BPBD) setempat Setyo                                                                                   bawah) harus ekstra hati-hati melewati gunturan tebing di jalan raya Pacitan - Ponorogo (foto wiwit rowi)
    Budiono.
        Dari inventarisasi BPBD titik bencana dari
    tahun ke tahun prosentasenya selalu
    bertambah. Wilayah-wilayah yang mengalami
                                                                    Banjir Dan Longsor Hambat Lalin Antar Kabupaten
    lonjakan kejadian diantaranya adalah
                                                        Ponorogo, Media Aspirasi-               longsor juga menghantui para               Meski sebagian material           melintas,” ucap Sri Harini, salah   seiring meningkatnya arus warga
    Kecamatan Sooko, Pulung, Ngebel, Ngrayun,
                                                        Bencana alam banjir dan tanah           pengguna jalan. Sejumlah titik         longsoran sudah dibersihkan,          satu pengendara mobil.              yang ingin bepergian ke lokasi wisata
    dan Pudak. Lima wilayah itu dikenal
                                                        longsor di jalur Ponorogo-Pacitan,      longsoran masih terlihat di            tetapi     masih     menganggu            Tak hanya membuat bidang        di Kabupaten Pacitan.
    langganan tanah longsor karena secara
                                                        membuat lalu lintas dari kedua arah     sepanjang jalan sejauh 80 kilome-      pengguna jalan yang melintas.         ruas jalan menyempit, bekas-            Untuk mengantisipasi longsor
    georafis berada di pegunungan. Demikian pula
                                                        tersendat. Bahkan, saat turun           ter tersebut. Baik skala sedang        Seperti yang telihat di Desa          bekas material longsoran juga       susulan,      pihak      berwenang
    dengan tingkat kerugian. Misalnya saja untuk
                                                        hujan, genangan air dan gunturan        maupun kecil. Paling tidak ada lebih   Pucangombo.          Pengendara       harus              diwaspadai.      menempatkan satu unit wheel loader.
    tahun 2011 nilai kerugian sebesar Rp 3,1 miliar.
                                                        sempat      memacetkan        arus      dari 10 titik longsor. Mulai kilome-   kendaraan bermotor, khususnya         Penyebabnya, setelah terguyur       Kendaraan berat itu disiagakan di
    Tetapi setahun berikutnya naik drastis hingga
                                                        transportasi. “Kemarin malam            ter 225 Kecamatan Salhung,             roda empat atau lebih harus           air, permukaan jalan menjadi        sisi jalan utama di Desa
                         bersambung ke hal 11           banyak terjadi gunturan,” ujar              Kabupaten Ponorogo sampai          bergiliran melintas. Sebab masih      licin. Kewaspadaan lebih            Pucangombo,                    untuk
                                                        salah seorang warga Supri, Senin        kilometer 245 Desa Ngreco,             ada beberapa batu-batu besar          ditunjukkan para penunggang         penanganannya           secepatnya.
                                                        (14/1).                                 Kecamatan Tegalombo, Kabupaten         yang tergeletak di separuh ruas       motor. Karena rawan celaka.         Sehingga tidak menghambat lalu
                                                            Selain ancaman banjir, tanah        Pacitan.                               jalan. “Harus hati-hati kalau mau     Disisi lain lalu lintas ramai       lintas antar kabupaten. (Tim)
        Event Kampung
                                                                                                                                                     RSBI Masih Pro Kontra
                                                                                                                                                     PONOROGO, Media Aspirasi - Beberapa
                                                                                                                                                     sekolah di Kabupaten Ponorogo yang
                                                                                                                                                     selama ini menikmati menjadi sekolah RSBI
                                                                                                                                                     dan SBI, harus kembali berbenah. Hal itu
                                                                                                                                                     seiring pasca putusan MK terkait
                                                                                                                                                     penghapusan program tersebut. “Saya
                                                                                                                                                     sepakat jika program pendidikan
                                                                                                                                                     internasional tersebut dihapuskan. Sebab,
                                                                                                                                                     apa yang saat ini digembar-gemborkan
     Pagelaran reog obtog dalam rangkaian Maulid Nabi                                                                                                RSBI dan SBI tidak bisa mencapai tujuan,”
                                                                                                                             Parwoto                 kata Sulton, salah seorarng pengamat
     Muhammad SAW (foto Dita)
                                                                                                                                                     pendidikan di Ponorogo, Senin (21/1) .
                                                                                                                                                         Persoalannya, lanjut Sulton, output
     Reog Obyog,                                            Pendanaan RSBI Dibahas
                                                                                                                                                     RSBI dan SBI sama saja, Bahkan, untuk
                                                                                                                                                     berkompetisi dijenjang pendidikan
     Meraihkan Acara                                                                                                                                 berikutnya tidak ada perbedaan yang
                                                                                                                                                     mencolak. Mata pelajaran yang diterima
     Maulid Nabi                                          PONOROGO, Media Aspirasi – Putusan
                                                          Mahkamah Konstitusi (MK) yang                   ruang kerjanya, Senin (21/1).
                                                                                                                                                     anak juga sama saja. Sebaliknya, yang
                                                                                                                                                     mencolok itu hanya masalah biayanya dan
                                                                                                                                                                                                                    Sulton
                                                          membatalkan Pasal 30 ayat 3 Undang-                Dijelaskan, upaya mengundang            tentunya fasilitas sekolah. “Tentunya,
                                                          undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang             wali murid pada Sabtu (19/1)               dengan putusan MK, pemerintah terkait
    PONOROGO, Media Aspirasi - Hari                       Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas),         bertujuan untuk mendengarkan               agar segera membenahi program                 sepakat sekali dengan penghapusan tersebut.
    kelahiran Maulid Nabi Muhammad SAW                    yang mengatur Rintisan Sekolah Bertaraf         aspirasi orang tua murid terkait           pendidikan yang tepat di Indonesia.           Artinya, indikasi beberapa pelanggaran undang-
    selalu diperingati oleh umat muslim di seluruh        Internasional (RSBI), mulai berdampak di        putusan MK. Bahkan, rapat besar            Namun, bukan berarti program SBI dan          undang menjadi hal perlu untuk diselesaikan.
    dunia dengan berbagai rangkaian kegiatan              daerah. Salah satunya adalah SMPN 1             yang dihadiri wali murid kelas 7           RSBI ganti baju baru,” kata Sulton.           Misalnya, wajib berbahasa inggris dan adanya
    keagamaan. Namun, warga Desa Sukun,                   Ponorogo. “Kami akan mensosialisasikan          sampai 9 itu, juga melibatkan                  Ditemui secara terpisah, Sutejo,          dampak klasifikasi antara siswa anak orang
    Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo,                 pelepasan RSBI pada wali murid,” kata           komite dan seluruh keluarga besar          pemerhati pendidikan yang juga ketua II       miskin dan siswa anak yang mampu.
    memiliki cara lain untuk memaknainya. Setelah         Kepala Sekolah SMPN I Ponorogo,                                                            STKIP Ponorogo, menuturkan RSBI atau
                                                          Parwoto, saat ditemui Media Aspirasi di               bersambung ke hal 11                 SBI adalah proyek. Jadi pihaknya sangat             bersambung ke hal 11
    kegiatan keagamaan pengajian, dirangkai
    dengan hiburan orkes dan pageleran Reog
    Obyog. Yakni, reog jalanan yang diselingi
    dengan penari cilik.
        Bahkan, pagelaran Reog Obyok menarik
                                                                                                                               SPM Dihentikan, Warga Miskin Menangis
    perhatian tersendiri bagi masyarakat sekitar.
    Pasalnya, pagelaran tersebut jarang                                                                                        PONOROGO, Media Aspirasi – Keputusan                        mereka pun mencari solusi di RSUD. “Pihak rumah sakit
    ditampilkan. Sehingga, di lapangan sisi ruas                                                                               Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang                 tentu akan membantu sebisa mungkin,” imbuhnya.
    jalan raya Pulung - Ponorogo terlihat semarak.                                                                             menghentikan Surat Pernyataan Miskin (SPM) sejak                Menyikapi hal itu, Agung Anggota Komisi B DPRD
    “Saya sekeluarga jarang menonton reogkan                                                                                   September 2012 lalu, berdampak pada rumah sakit             Ponorogo, mengungkapkan anggaran Rp 1 milyar yang
    seperti ini, “ tutur Yuni, segelintir masyarakat                                                                           umum di kabupaten. Seperti dialami RSUD Dr. Harjono         dialokasikan Pemda Ponorogo untuk dana kesehatan (di
                                                                                                                               Ponorogo. Pasalnya, keputusan tersebut membuat              luar jamkesda, red) masih sangat kurang. Padahal,
    Tasen yang tinggal dalam gubug-gubug
                                                                                                                               semakin banyak kasus masyarakat miskin yang tidak           beberapa kabupaten lain di Jatim, anggaran tersebut
    diantara kebun minyak kayu putih. (dita)                                                                                   punya biaya berobat. “Banyak pasien mengeluhkan             sudah lebih besar. Apalagi ada spesialis anggaran
                                                                                                                               biaya berobat. Ijin jamkesmas pun membludak,” kata          Homodialisa (HD) sebesar Rp 400juta. “Jika anggaran
                                                                                                                               Priyo Langgeng, Deirektur RSUD Harjono, Ponorogo.           masih kurang, mengapa ada klasifikasi sendiri-sendiri?
                                                                                                                                   Dijelaskan Priyo, tugas rumah sakit adalah              Misalnya, tumor atau penyakit terminal lainnya juga butuh
                                                                                                                               menyehatkan yang sakit. Persoalannya, jika ada pasien       anggaran tersebut,” papar Agung.
                                                                                                                               yang tidak punya uang, tidak punya SPM, lalu berobat            Seperti dialami Nasrudin, warga Jl. Krakatau,
                                                                                                                               ke rumah sakit, apakah pasien tersebut tidak akan           Ponorogo. Salah satu pasien yang dipulangkan dari RS
                                                                                                                               dilayani? Tentu saja, hal itu sangat dilematik sekali.      rujukan di Surabaya lantaran SPM yang dipakainya untuk
                                                                                                                               Tidak itu saja, penghentian SPM, banyak pasien yang         berobat sudah idak terpakai lagi. Tentu saja, pasien pasien
                                                                                                                               dipulangkan dari RS rujukan di Surabaya. Tak pelak,                bersambung ke hal 11
                                                        RSUD Dr. Harjono, kebingungan pasien tak ber-SPM (foto dita)


                                                         Satu Jam Bersama Miseri, Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Ponorogo

                                                        Bukan Hanya Kekuasaan Semata,
                                                        Manajerial Juga Penting
                                                        Dengan baju santai meninggalkan kepenatan saya beranjak ke lawyer. Barulah saya                       Apa kontribusi untuk Ponorogo             bersambung ke hal 11
                                                        segala aktifitas, Meseri mempersilahkan masuk. bertemu dengan teman lama. Namanya                 selama dua periode?
                                                        Gupuh Aruh Lungguh dan Suguh menjadi pak Marjuki. Sejak pertemuan tahun                               Pertama, di Komisi C yang
                                                        pertanda bapak asal Pulung, Ponorogo ini 2003, saya lantas diajak bergabung                       membidangai pembangunan. Dasar
                                                        menerima kedatangan Media Aspirasi.            dengannya. Akhirnya saya kemudian                  pemikiran saya sederhana sekali.
                                                            Ruang tamu itu ditata apik.                               diajak bertemu dengan               Karena berangkat sebagai orang desa,
                                                        Sepiring telo goreng menjadi                                  bu Ani (Kristiani                   saya merasa pembangunan kala itu
                                                        penghangat perbincangan.”Ya
                                                                                            Laporan: Dhita Shelvy     Herawati) dan pak SBY               tidak merata. Di wilayah kota ada
                                                        ini makanan kesukaan saya,                                    (Susilo     Bambang                 lantai 8 (gedung pemkab),
                                                        wong asli saya juga desa, “ katanya. Meseri Yudhoyono). Jujur saya terima tawaran                 patung disetiap tempat,
                                                        kemudian menuturkan beberapa hal penting pak Marjuki karena saya jatuh cinta                      jalan-jalan protokol,
                                                        pada Media Aspirasi.                           dengan pemikiran bu Ani dan pak SBY.               pasar dan lainnya.
                                                            Ceritakan jenjang karier anda di politik? Pada 2004 didapil 7 masih minim caleg.              Tetapi hal itu kontras                                          Miseri
                                                            Saya sebelumnya tidak pernah tertarik Dari 11 caleg, yang terpilih 6 orang.                   dengan kondisi di                                       Ketua DPC PD Ponorogo
                                                        dengan dunia politik. Usai S1 di Kediri dan S2 Salah satunya saya. Setelah dilantik               daerah       pelosok.
                                                        di Untag, Surabaya saya menjajaki dunia saya di Komisi C. Sekarang diperiode                      Dimana warga desa
                                                        pendidikan guru dan dosen. Kemudian karier kedua, di Komisi B.                                    belum dapat menikmati

                                                                                                                                                                                                          Email: mediaaspirasi@ymail.com




media aspirasi 001.pmd             10                                                                                                         27/01/2013, 9:12
    Satu Jam Bersama Miseri                                                                    .................. Hal 1              Renny Darawangi                                                                       .................... Hal 1

    sarana maupun akses yang luas.             Pacitan sulit mendapatkan proyek ini.       memberikan, menularkan pendidikan         masih SMP”.                              nggak capek berat, Mas. Sudah             panggung, harus dalam kondisi
    Akhirnya saya, didukung teman-                 Target Komisi B tahun ular air ?        politik yang santun. Pokoknya bagi            Diakuinya, menjadi artis lokal di    berjalan kaki bolak-balik, masih          prima. Semua itu dilakukannya
    teman dewan, khususnya yang dapil-             Kami lagi mempersiapkan                 saya beliau itu benar-benar bapak.        Kabupaten Pacitan, bukan perkara         manggung selama beberapa jam”.            dengan tulus dan ikhlas. Bukan
    nya dari wilayah pedesaan                  beberapa raperda tower dan                      Ponorogo Sekarang menurut             gampang. Selain kota kecil, kondisi          Apakah kapok manggung di              s e m a t a u r u s a n h o n o r. N a m u n ,
    mengupayakan pergeseran alokasi            pendidikan.        Untuk       raperda      Anda?                                     geografisnya bergunung. Tentunya,        desa? Ternyata tidak. Semua itu justru    menjaga hubungan relasi,
    anggaran pembangunan. Jika                 pendidikan telah disepakati dirapat             Ada sisi positif dan negatif.         tidak jarang manggung di acara           menambah pengalaman dan relasi.           penggemar dan panggilan jiwa.
    dulunya perbandingan kota dan desa         paripurna kemarin. Hal itu sebagai          Positifnya kepemimpinan sekarang ini      hajatan hingga di pelosok pedesaan.      Menjadi kisah tersendiri dalam                 Diakuinya, iklim panggung
    adalah 70% -30%, kini sebaliknya.          hak inisiatif DPRD bekerjasama              dengan masyarakat kecil sangat            Bahkan, berjalan kaki menyusuri jalan    rangkaian       kehidupannya        di    hiburan di Pacitan, juga
    Dan kemudian program itu disepakati        dengan UNS Surakarta.                       dekat, selalu berbicara, menyapa, dan     setapak di jalanan bebatuan yang         panggung hiburan. Paling tidak, ada       mengalami                pasang-surut.
    menjadi program nasional yakni                 Program partai di tahun 2013            berinteraksi.      Bupati    muncul       menanjak dan licin, merupakan hal        pelajaran penting. Yakni, menjadi artis   Karena itu, jika tidak ada job
    PNPM Mandiri. Kedua, dikomisi B            ini?                                        dilingkaran masyarakat kecil.             biasa.                                   lokal seperti di Pacitan banyak           hajatan atau acara resmi
    yang membidangi pertanian dan                  Kami akan melengkapi lubang             Negatifnya, pemerintahan itu kan              Ada pengalaman pilu yang             tantangan. Khususnya, kondisi             lainnya, masih ada ada even-
    perekonomian. Usai selesai menata          (kekurangan,red) serta infrastruktur        tidak hanya cukup dengan dekat saja.      dialami Renny. Ketika itu, mendapat      geografis alamnya.                        even promo produk. Bahkan,
    infrastuktur desa, saya dan teman-         ditubuh partai. Sebanyak 307 rant-          Tetapi perlu juga dikelola dengan         job manggung disebuah desa di                Memang, kalau lagi musim              Renny tengah merencanakan
    teman ingin perekonomian Ponorogo          ing sudah kami berikan SK, bukan            manajerial yang baik, tata kelola         Kecamatan Tulakan. Ia bersama            hajatan, job selalu ramai. Bahkan,        membuat album bersama orkes
    maju. Salah satunya berupaya               hanya pengesahan. Kami akan                 kepemerintahan yang benar dan             rombongan harus berjalan kaki            dalam sehari, terkadang manggung          dangdut dari Trenggalek.
    mendorong masuknya investor,               Musancab untuk 21 ketua PAC pada            clean.                                    sejauh 4 kilometer. Lantaran, saking     sampai tiga kali di tempat berbeda.       “Kalau ‘dulur dhewe’ buat al-
    seperti PCC (Ponorogo City Centre)         Januari ini. Kemudian akan segera               2014, Ada rencana menjadi or-         capeknya, Renny sempat pingsan.          Mulai pagi hingga larut malam. Tidak      bum, aku siap melantunkannya.
    dan beberapa program lain yang             membuka pendaftaran mulai dapil 1-          ang nomor satu di Ponorogo                Bahkan, salah seorang temannya,          jarang pula, manggung dalam kondisi       Pokoknya, aku siap, Mas,”
    dapat mengatrol PAD.                       6, dan akan membentuk koordinator           (bupati)?                                 mengalami ‘kesurupan’. “Gimana           sakit. Pun demikian, saat tampil di       pungkasnya.(wit)
        Program      investasi     PCC,        di masing-masing kecamatan.                     Saya?,        ha..ha..ha...sudah
    walaupun banyak pro kontra?                    Dari pandangan anda, figure             dipercaya sebagai wakil rakyat saja       Wisma atlet                                                                          ....................... Hal 1
        Ya itu PR saya dan teman-teman.        pemimpin seperti SBY bagaimana?             saya ini sangat bersyukur. Saya
    Kami yakinkan masyarakat, PCC akan             Bersih, arif, hati-hati sekali, tidak   benar-benar            menggunakan        wisma atlet. Sedang pengerjaannya            Karena itu, tambah Masrukin,          tercatat sebanyak 1.200 orang atlet.
    membuat Ponorogo semakin terakses          emosional menghadapi siapapun,              kesempatan ini untuk mencoba              diserahkan ke Dirjen Cipta Karya         saat dihelat Pekan Olahraga Provinsi      Menyikapi hal itu, pihaknya sudah
    serta dampaknya baik. Pengentasan          siap dihujat, dikritik, cerdas itulah       menjadi pemimpin dan wakil yang           Kementerian Pekerjaan Umum               (Porprov), wiswa atlet sudah              mengiventarisir hotel, penginapan
    pengangguran itu pasti. Lainnya            SBY. Saya pertama kali tidak melihat        baik. Kalaupun nanti kok dari partai      (Kementerian PU). Pemkab Pacitan         berfungsi sebagai penginapan.             kos-kosan maupun rumah warga
    kami sudah menyepakati dengan              Partai Demokrat-nya. Namun sosok            kami dipercayakan untuk itu               hanya sebatas pengawasannya.             Apalagi, dalam even tersebut, Pacitan     yang layak untuk istirahat para atlit.
    BUMD Jawa Timur dilantai 3 PCC             seorang SBY. Di keluarga beliau             (menusung calon di Pilbup,red),               Pengerjaan pembangunan wisma         menjadi       salah       satu     tuan   “Nantinya, rumah warga akan disewa
    dialokasikan      untuk     UMKM           sangat mengedepankan nilai-nilai            Demokrat dan saya akan berupaya           atlet di dilakukan oleh PT.Adhi          rumah.Tentunya,             kebutuhan     untuk      memenuhi      kebutuhan
    Ponorogo. Jadi mereka dapat                tersebut. SBY itu dikagumi dunia,           mengelola dengan baik. Siapa-siapa        Karya. Hal itu sesuai kontrak antara     akomodasi juga meningkat saat             akomodasi,” paparnya.
    tercover. Apalagi menurut survei           dijadikan tokoh dunia juga. Bisa            kader yang tepat untuk duduk disana       Dirjen Cipta Karya Kementerian PU.       kegiatan skala provinsi itu                   Mengenai kesiapan atlet, Masruri
    Indagkop, Sri Ratu dan Matahari            merubah wajah Indonesia. Bahkan             (calon bupati,red). Kami akan             Dimana, pelaksanaan pengerjaan           berlangsung.                              mengungkapkan masih terus
    Madiun itu konsumennya paling              sekarang perekonomian Indonesia di          menunjuk orang yang pas karena            dimulai pada bulan November 2012             Hal senada disampaikan oleh           melakukan koordinasi dengan
    banyak datang dari Ponorogo. Dan           Asia nomor dua setelah China dan            kami tidak mau sembrono. (*)              lalu dan sampai bulan Juni 2013 ini.     Ketua Harian KONI Pacitan, Masruri        cabang olahraga. Pasalnya, hingga
    perlu pahami, kabupaten lain, seperti      diurutan 16 di dunia. Beliau selalu                                                       Lebih      lanjut     Masrukin       Abdul Ghoni. Dikatakan, pada              saat ini KONI Pacitan terus
                                                                                                                                     mengungkapkan, Disbudparpora             23Jjuni 2013 nanti, Pacitan menjadi       melakukan       pendataan        dan
                                                                                                                                     tidak terlibat secara teknis. Sebab,     tuan rumah Porprov. Ada empat             pemetakan cabang olahraga yang
    Siklon tropis                                                                              .................. Hal 1              proses pembangunan dikerjakan            cabang olahraga yang dihelat di           akan diikuti. Meski begitu, untuk
                                                                                                                                     oleh rekanan PT. Adhi Karya, selaku      kampung halaman Presiden SBY ini.         penentuan atlet dipastikan tidak ada
    penangkap        ikan    tak    dapat      untuk memberikan himbauan serta                 Tri menuturkan kondisi semacam        pemenang tender yang dilaksanakan        Yakni, bola voli indoor, bola voli        kendala. “Kami sudah memiliki da-
    diselamatkan karena tenggelam,”            pemahaman pada masyarakat.                  ini diperkirakan masih akan berlanjut     di pusat. “Nantinya, wisma atlet itu     pantai, catur, dan sepak takraw.          tabase para pemain andalan di
    ucapnya.                                       Sementara, hingga saat ini tiupan       hingga dua hari ke depan. Sesuai          dibangun dengan 3 lantai,”                   Dijelaskan,           berdasarkan     sejumlah      cabang     olahraga,”
        Dengan keadaan cuaca seperti itu       angin kencang telah melanda enam            perkiraaan Badan Meteorologi              terangnya.                               informasi, personil atlet Porprov Jatim   pungkasnya. ( Bc )
    Satpolair menghimbau pada para             wilayah kecamatan di Kota 1001 Goa          Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
    warga untuk selalu waspada dan             ini. Yakni di Kecamatan Pacitan,            angin dengan kecepatan 30-40 kilo-        RSBI Dibahas                                                                           ...................... Hal 10
    berhati-hati ketika melakukan              Bandar, Tulakan, Nawangan,                  meter perjam akan berhembus hingga
    aktivitas di perairan laut. Khususnya      Kebonagung, dan Tegalombo. Akibat           Minggu (13/1) lusa. “Ini karena               sekolah. “Kami tidak mau                 Lebih      lanjut    Parwoto          mengumpulkan wali murid. Karena
    bagi      para      nelayan      yang      sapuan angin itu, belasan rumah pada        pengaruh siklon tropis narelle,”          mengambil keputusan sepihak,”            mengungkapan, hasil rapat terpadu         SMA yang diampunya dari dulu tidak
    menggantungkan hidupnya pada               wilayah-wilayah tersebut rusak. Baik        tuturnya.                                 tandasnya.                               wali murid dan komite memutusakan,        pernah memunggut atas dasar RSBI.
    tangkapan ikan. Tidak itu saja. Agar       karena tertimpa pohon tumbang                   Lebih lanjut ia menjelaskan, kiklon       Salah satu permasalahan yang         mengubah sumbangan rutin menjadi          Selain itu, SMA terlepas dari program
    lebih efektif, Satpolair menggandeng       maupun      karena      atap    yang        tropis narelle bergerak dari arah         muncul akibat putusan MK adalah          sumbangan sukarela. Namun,                Wajar, jadi iuran itu tidak apa-apa.
    instansi lain, seperti Badan               beterbangan. “Sudah ada enam                selatan Nusa Tenggara Timur ke barat      distopnya pendanaan program RSBI         pihaknya masih akan melakukan             “Kami ada iuran suka rela. Sepanjang
    Penanggulangan                             wilayah kecamatan yang melaporkan           (Jawa). Dampaknya dirasakan daerah-       dari Pusat. Menyikapi hal itu, pihak     peninjauan dengan komite, sesuai          hal itu untuk kebutuhan layanan
        Bencana Daerah (BPBD), Dinas           kejadian itu (angin kencang,red),”          daerah pada pesisir laut selatan.         sekolah perlu mendengarkan               Peraturan Nomor 44 tahun 2012,            mutu pendidikan, tidak apa-apa. Saya
    Kelautan Dan Perikanan (DKP),              terang Kepala Pelaksana BPBD Tri            Apalagi, siklon tersebut berjarak         pendapat pihak orang tua dan komite.      tentang pungutan dan sumbangan           mengacu pada peraturan pemerintah
    maupun TNI Angkatan Laut (AL)              Mudjiharto.                                 sekitar 100 mil dari daratan. (Sri)       Terlebih, pasca putusan itu, pihak       biaya pendidikan pada satuan              Nomor 48 tahun 2008, tentang
                                                                                                                                     sekolah harus melepas semua atribut      pendidikan dasar.                         pendanaan pendidikan, “ tegasnya.
                                                                                                                                     RSBI maupun pungutan apapun.                 Lain halnya dengan Hastomo,           (dita)
    Sartono dimata Sang Ibunda                                                                 .................. Hal 1              “Saya baru membaca surat edaran di       Kepala SMAN 1 Ponorogo, yang
                                                                                                                                     media,” papar Parwoto.                   mengatakan        tidak      perlu
    memancarkan semangat hidup yang            Sugiyarti, proses kelahiran itu pun         Sartono kecil tidak punya rasa gengsi.
    luar biasa. Komunikasinya pun cukup        lancar.                                     Bersama teman teman kecilnya,
                                                                                                                                                                                                                         SPM             ......... Hal 10
    lancar. Begitu juga dengan                     Nama Sartono diberikan oleh             hampir setiap hari, mencari kayu                                                                                              Leukimia ini masih harus sibuk
    kemampuannya mengingat kejadian            almarhum ayahnya, R. Sutarno.               bakar di hutan untuk kebutuhan            RSBI Masih Pro Kontra                               ......... Hal 10                mencari jaminan kesehatan. “Setiap
    puluhan tahun silam, masih bagus.          Mengenai nama itu ada ceritanya.            memasak. Terlebih, ketika itu, untuk                                                                                          trombositnya turun, harus ambil
    Bahkan, ketika menceritakan masa           Dulu, ada pejabat yang pintar               keperluan        memasak       masih          “Dengan biaya selangit, siswa        pendaftaran siswa baru, sekolah            darah lagi. Sampai saat ini saya
    kecil Sartono, sangat runut dan nyaris     bernama MR Sartono. Dan selama itu,         menggunakan tungku. “Dulu, belum          miskin tidak bisa sekolah di RSBI        yang juga berpredikat RSBI ini,            masih mencari surat untuk berobat.
    tidak ada yang terlewatkan. “Tono          almarhum         ayahnya       sangat       ada kompor minyak, Mbak. Apalagi          atau SBI. Mereka harus ‘nerimo’          banyak membuang calon pendaftar            Semoga RSUD bisa membantu
    (panggilan akrab Sartono, red) itu,        mengagumi sosok Mr. Sartono                 kompor gas seperti sekarang ini,”         mengenyam pendidikan di sekolah          siswa baru. “Bukan berarti mereka          pengobatan anak saya,“ tutur
    anak yang menyenangkan. Selalu             tersebut. Sehingga, jika memiliki anak      kenang Ibu Sumeni sambil tersenyum.       biasa. Sebaliknya, anak mampu yang       anak orang miskin. Tetapi, nilai           Imam, orang tua Nasrudin.
    rapi, ulet dan pekerja keras,” tutur Ibu   laki-laki, akan diberi nama Sartono.            Ada perilaku Sartono yang selalu      bersekolah program internasional,        akdemis anak yang bersangkutan                Hal serupa juga dialami Mistri,
    Sumeni, seraya matanya menatap             Dengan harapan, kelak anaknya bisa          diingat keluarga, saat sedang marah.      akan merasa dimanjakan oleh negara,      memang kurang memenuhi standart,”          warga Polorejo, Ponorogo.
    lekat langit-langit kamar. Seakan          seperti Mr Sartono itu.                     Yakni, selalu mengemasi baju-             “ tandasnya.                             terang Mulyani.                            Penderita tumor ini belum bisa
    tengah mengingat kejadian puluhan              Masa kecil Sartono, sama seperti        bajunya ke dalam tas kresek, seakan           Sementara, Kepala Sekolah SMA            Pun demikian, Mulyani, mengaku         berangkat ke rumah sakit karena
    tahun silam.                               kebanyakan anak kecil lainnya di saat       mau pergi. Namun, hal itu tidak           Muhammadiyah 1 Ponorogo,                 tidak masalah dengan putusan MK.           menunggu        surat    jaminan
        Diceritakan, dalam silsilah            itu. Hidup dan besar di daerah yang         pernah dilakukannya. Selain itu,          Mulyani, menilai program RSBI            Sebab, sekolah swasta itu mau pakai        kesehatan. Terlebih, tumor diperut
    keluarga, Sartono merupakan adik           minus, tandus dan gersang. Namun,           ketika ditanya cita-citanya oleh ayah     sangat efektif. Walaupun mahal,          program apa saja boleh. Terlebih,          yang dideritanya bertahun-tahun
    sepupu Presiden RI, Susilo Bambang         sejak kecil, Sartono sangat rajin dan       almarhum, tidak seperti kebanyakan        namun        sangat     diperlukan       sekolah bernaung pada yayasan              sudah sangat menyiksa. Tak pelak,
    Yudhoyono (SBY). Sebab, Siti               suka kerapian. Ketika itu, ketiga           anak lainnya yang ingin jadi tentara,     masyarakat.       Terbukti,    saat      besar. (dita)                              Mistri yang dulunya berbadan
    Sumeni adalah adik dari R. Soekotjo,       kakaknya ikut saudaranya di                 dokter atau pun polisi. Tetapi,                                                                                               gemuk, kini kurus kering karena
    ayahanda Presiden SBY.                     Kelurahan Ploso, Kec./Kab. Pacitan.         Sartono selalu menjawab hanya                                                                                                 penyakit        tumor        yang
        Sartono dilahirkan disebuah            Yakni, keluarga Ibu Watini, yang juga       ingin menjadi orang pintar.               Tes Kesehatan Balon                                ................. Hal 3          menggerogotinya. (dita)
    rumah kontrakan di Desa Arjosari,          budhenya Presiden SBY.                          Yang jelas, kini, Sartono sukses                                               bakal calon, maka jumlahnya Rp 5 juta
    Kecamatan Arjosari, Kabupaten                  Pun demikian, semua pekerjaan           menjadi pengusaha maupun seorang              Biaya tes kesehatan tiga pasang      dikalikan 6 orang. Sehingga, total
    Pacitan. Tepatnya, tanggal 16              rumah tuntas diselesaikannya. Mulai         politisi. Ia tumbuh seperti ilalang.      Bacabup dan Bacawabup sudah              anggaran tes kesehatan berkisar Rp         Marmin ......... Hal 10
    Agustus 1963. “Saya masih ingat, ia        dari mencuci piring hingga                  Membentuk          jalinan      kuat.     ditanggung KPUD, sesuai anggaran         30 juta.
    lahir pukul 11 siang, saat menjelang       menyetrika semua baju-baju orang            Memunculkan harapan baru disetiap                                                                                                 Sebagai penarik becak,
                                                                                                                                     pelaksanaan Pemilukada Magetan               Dijelaskan        Hendrad,      tes    penghasilannya tidak menentu.
    sholat Jum’at. Kendati hanya               tua dan saudaranya. Meskipun                tempat. Dari tanah hingga sela            tahun 2013. Sehingga, masing masing      kesehatan meliputi pengambilan
    ditolong seorang dukun bayi                putera seorang pegawai negri sipil          bebatuan. Dari hutan hingga celah                                                                                             Terkadang, sehari dapat Rp 40 ribu.
                                                                                                                                     pasangan bakal calon tidak dibebani      sampel darah, pemeriksaan EKG, foto        Terkadang, pulang tak dapat hasil.
    bernama Mbah Rempi dan bidan desa          (PNS) yang cukup di hormati, namun          peradaban. Berpendar optimesme. (*)       biaya tes kesehatan. “ Untuk biaya,      rotgen dan tes tulis kejiwaan. Keenam      Namun,         semua itu tidak
                                                                                                                                     sudah ditanggung oleh KPUD.              calon menjalani tes tulis soal             menyurutkan           semangatnya
    Kisah Pilu Warga Ngagik                                                                     ................. Hal 1              Sebab, tes kesehatan sudah masuk         kejiwaan, selama kurang lebih dua          menjadi penarik becak. Paling tidak,
                                                                                                                                     dalam anggaran Pemilukada,’ terang       jam.                                       pendapatan dari pekerjaannya itu
                                                                                                                                     Hendrad Subiyakto, Anggota KPU               Dalam pelaksanaan tes tulis            bisa untuk memenuhi kebutuhan
    suara gemuruh berasal tak jauh dari        menjadi langganan longsor. Bahkan,          mereka pindah atau tidak.                 Magetan.                                 kejiwaan tersebut, Bacabup Djoko           keluarga, berserta tiga orang anak.
    pemukiman mereka. “Suarane kaya            tahun 2008 lalu, ada rumah warga            Persoalannya, jika pindah, mereka             Besaran biaya masing masing          Prabowo nampak keluar pertama kali.            Saat ini, sudah banyak penarik
    wong nggodog jagung, Mas. Pating           yang terpaksa direlokasi. “Memang           akan kesulitan mengolah tanah             bakal calon, KPUD menganggarkan          Disusul Nanik Karsini dan Hartoto. “       becak menggunakan motor. Selain
    Gembludhug (suaranya seperti orang         repot, Mas. Kondisi geografisnya            pertaniannya. Namun, jika tetap           kurang lebih Rp 5 juta per orang. Jadi   Soalnya ada 567. Alhamdullilah,            lebih     cepat,     juga   relatif
    tengah merebus jagung, bergemuruh,         bergunung, dengan kemiringan di             bertahan, mereka pun selalu diintai       jika kali ini diikuti oleh 3 pasangan    semua lancar-lancar saja, “ kata Djoko     memudahkan          pekerjaannya.
    red),” ujar Wiwin (30), saat ditemui di    atas 30 persen,” ujarnya.                   bencana longsor yang bisa terjadi                                                  Prabowo. (ak)                              Terlebih, diusianya yang sudah
    rumah pengungsian, Senin (7/1).                Itulah sebabnya, ketika terjadi         setiap saat. Apalagi jika hujan deras                                                                                         mendekati       setengah     abad,
        Sambil mengusap rambut kepala          hujan deras disertai suara gemuruh          turun malam hari. “Kulo pasrah                                                                                                kekuatan fisiknya tidak lagi sekuat
    Citra (7), anaknya semata wayang,          pada Sabtu siang (5/1), Darmanto            mawon (saya pasrah saja, red),” ujar      Ramadhan Pohan                                     ................. Hal 1          ketika masih muda. Sehingga,
    Wiwin mengungkapkan, lokasi tanah          langsung melaporkannya ke Kepala            Hasan.                                                                                                                        becak motor tentu akan lebih
    tebing retak sepanjang sekitar 150         Desa (Kades) Bandar dan Camat.                  Kepala Pelaksana Harian BPBD                                                                                              memudahkan usahanya mengais
    meter, lebar 5 meter dengan kedalaman      Terlebih, diketahui ada tanah retak         Pacitan,       Tri       Mudjiharto       ke kantor redaksi Media Aspirasi,        (app.www.sg). ”Pulau Semakau (RI)          rejeki.
    mencapai 10 meter itu, sangat              yang mengancam terjadinya                   mengatakan untuk meringankan              Selasa (22/01).                          yang merupakan bagian dari                     Karena itu, Marmin bermimpi
    memiriskan hati. Apalagi, tanah retak      longsoran. Akhirnya, pada Minggu            dan membantu warga, pihaknya                  Ramadhan yang juga Wasekjen          Kelurahan Basu, Kecamatan                  ada program pemerintah yang
    itu hanya berjarak sekitar 50 meter        (6/1) pagi, 31 jiwa dari 9 KK yang          sudah menerjunkan personil dan            DPP PD menuturkan bahwa                  Belakang Padang, Kota Batam berada         membantu para penarik becak,
    dari rumahnya. “Tanah retak baru kali      rumahnya tak jauh dari lokasi               menyalurkan bantuan. Seperti              berdasarkan hasil verifikasi data yang   di sebelah barat Pulau Batam dan di        khususnya pemberian bantuan
    ini terjadi. Kami belum tahu harus         ancaman       longsor     langsung          logistik berupa bahan makanan             diperoleh dari Dinas Hidro-              sebelah tenggara         Singapura,”       becak-motor. Sebab, selama ini,
    berbuat apa. Apakah pindah rumah           diungsikan. “Mereka mengungsi di            maupun kebutuhan hidup sehari-            Oseanografi (Dishidros) TNI-AL,          terangnya.                                 kelompok penarik becak jarang
    atau tetap bertahan,” imbuhnya.            rumah saya”.                                hari. Namun mengenai permintaan           Badan Informasi Geospasial, dan si-          Wasekjen       DPP      PD      itu    dapat bantuan. “Saya memimpikan
        Darmanto, Kasun Ngagik                     Hasan (40) bersama isteri dan           relokasi pemukiman warga yang             tus resmi Singapura hingga tanggal       mengatakan, Pulau Semakau tersebut         itu, Mbak. Mudah-mudahan
    mengungkapkan, bencana longsor             tiga orang anaknya, yang masih              terancam, masih akan dibicarakan          18 Januari 2013, tidak diperoleh peta    terdiri dari dua pulau kecil, yaitu        aspirasi ini dibaca Pak Bupati, ya
    bukan hal baru. Paling tidak, sejak        bertahan mengungsi di rumah                 dengan       warga     dan    aparat      Singapura yang mencantumkan              Pulau Semakau Panjang posisi (1° 6’        mbak..” pungkasnya dengan
    tahun 2000-an, dusunnya sudah              Kasun mengaku gamang. Apakah                kecamatan dan desa. (*)                   Pulau Semakau yang ada di Indone-        6,011” Lintang Utara (LU); 103° 49’        ekspresi wajah penuh harap. (Sri)
                                                                                                                                     sia, masuk ke dalam wilayah              22,78” Bujur Timur (BT)) yang terletak
                                                                                                                                     Singapura.                               di 7,5 km di sebelah barat Pulau
    Titik rawan longsor                                                                          ................. Hal 1                 lebih     lanjut      Ramadhan       Batam. Berada di sisi dalam titik-titik
    mencapai angka Rp 18,1 miliar. Hanya           Sehingga membuat kondisi tanah          sudah muncul tanda-tanda akan             menjelaskan jika lokasi Pulau            terluar Indonesia di wilayah tersebut,    dari situs resmi Singapura
    saja untuk banjir, sampai kini belum       kritis. “Mereka banyak menebang             terjadinya longsor. Penyebabnya           Semakau milik Indonesia dan Pulau        yaitu Karang Helen (Titik Dasar           (app.www.sg) hingga tanggal 18
    terjadi dengan skala besar seperti         pohon dan pembakaran lereng-lereng          hujan masih terus turun.                  Semakau milik Singapura terlampir.       191A) dan Karang Benteng (Titik           Januari 2013 tidak memasukkan
    akhir tahun 2007 silam.                    gunung untuk perluasan tanah                    Salah satu warga Desa Sendang,        Dalam peta Singapura terdapat Pulau      Dasar 191B) dan berjarak 7,4 km dari      Pulau Semakau (RI). ”Dalam situs
        Menurut pria yang hobi berburu         pertanian. Tidak terasa, tetapi             Kecamatan          Ngrayun,       Eni     Semakau yang lokasinya berada di         garis batas Laut Wilayah RI-              tersebut juga diperoleh keterangan
    ini meningkatnya bencana alam              ternyata bisa menjadi ancaman yang          mengatakan longsoran terjadi              sisi dalam pulau-pulau terluar           Singapura.                                mengenai wilayah Singapura yang
    karena ulah manusia sendiri. Seperti       cukup        membuat         was-was        dimana-mana. Bahkan beberapa              Singapura dan tidak terletak di luar         Jika P. Semakau Baru (posisi 1° 5’    terletak di antara 1° 09’ LU - 1° 29’
    perilaku menebang pohon secara             masyarakat,” tuturnya.                      tentangganya sempat menjadi               batas Laut Wilayah yang telah            34,203” LU; 103° 49’ 58,217” BT)          LU; 103° 36’ BT - 104° 25’ BT.
    serampangan                    tanpa           Karena itu, Budi, demikian ia biasa     korban. “Kebanyakan longsor terjadi       disepakati melalui Perjanjian Batas      terletak 6,1 km di sebelah barat Pulau    Keseluruhan lokasi koordinat
    memperhitungkan keseimbangan               disapa menghimbau dan berharap              di Desa Temon, Slindet, dan Baosan.       Laut Wilayah RI-Singapura yang           Batam. Berada di sisi dalam titik-titik   tersebut tidak mencakup Pulau
    ekosistem dan keragaman vegetasi.          agar warga yang tinggal di zona merah       Saya tidak menghitung jumlahnya.          telah ditandatangani di Jakarta, 25      terluar Indonesia di wilayah tersebut,    Semakau (RI),” tandas mantan Man-
    Tak jarang, setelah menebang, hutan        selalu waspada. Dan segera                  Tetapi terus kuatir karena rumah saya     Mei 1973 dan diratifikasi melalui        yaitu Karang Helen (Titik Dasar           ager Timnas PSSI ini.
    dibiarkan begitu saja.                     menyelamatkan diri jika disekitarnya        juga dekat tebing, “ jelasnya. (Dita)     Undang-Undang Nomor 7 Tahun              191A) dan Karang Benteng (Titik               Karena        itu,    Ramadhan
                                                                                                                                     1973.                                    Dasar 191B). Berjarak 7,4 km dari garis   menyesalkan adanya penyebaran
                                                                                                                                         Dia pun merinci bahwa                batas Laut Wilayah RI-Singapura.          informasi oleh pihak yang tidak
     TNI Gadungan                                                                           ................hal 4                    keberadaan Pulau Semakau yang                Pulau Semakau yang merupakan          bertanggung jawab di media,
                                                                                                                                     berada di wilayah Indonesia dan          bagian dari wilayah Singapura berada      termasuk di jejaring sosial Twitter.
        Selang     beberapa     minggu         Kodim 0801 Pacitan. dengan berita           kagetnya saya dan orang tua, bahwa        Singapura berdasarkan Peta Laut          di sebelah barat laut Pulau Batam dan      ”Mestinya segala sesuatu di cek
    kemudian, dia main kerumah lagi dan        yang dia sampaikan, kedua orang tua         dia ( Imam.S-red ) bukan seorang          Nomor 347 dan 348 yang dikeluarkan       di sebelah selatan Singapura dengan       dulu, jangan langsung di blow up
    mengatakan kepada saya dan kedua           saya sangat merasa senang. Tanpa            anggota TNI AD, ibu saya langsung         oleh Dishidros TNI AL serta peta         posisi 1° 12’ 22,214” LU; 103° 45’        dan bahkan ditambah-tambah isu
    orang tua “ bahwa saya ( Imam.S-red        curiga, orang tua menyetujui                shok        dengan        kejadian        OneMap Singapura yang diperoleh          36,407” BT. Menurut Ramadhan, Peta        yang mendiskreditkan pemerintah,”
    ) sekarang sudah pindah tugas di           hubungan kami berdua. Tetapi begitu         ini,”pungkasnya.( Bc )                    dari situs resmi Singapura               OneMap Singapura yang diperoleh           tandas Ramadhan. (Sri)

       Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                                         Email: mediaaspirasi@ymail.com                           11



media aspirasi 001.pmd             11                                                                                                                 27/01/2013, 9:12
    Edisi: 001/29 Januari - 4 Februari 2013                                                                                                                                             Email: mediaaspirasi@ymail.com                   12




     Aksi Sartono ‘dulur dhewe’
     Blusukan ke Desa-Desa, Carikan Solusi Persoalan Masyarakat
    Media Aspirasi - Kendati belum menjadi Anggota DPR          Ponorogo dan Sarasehan Motivator Pendewasaan Usia               Dalam acara tersebut masyarakat berharap agar           di Panekan, Magetan, merupakan kehormatan,” kata Drs.
    RI, Sartono rajin menyambangi masyarakat di Dapil Jatim     Nikah di Panekan, Magetan, pada Senin (5/11/2012). Tidak     Sartono ‘dulur dhewe’ terus menerus memperjuangkan         Agus Lewis, Camat Panekan, Selasa (6/11/2012).
    7 (Pacitan, Ponorogo, Magetan, Trenggalek dan Ngawi).       itu saja, Sartono ‘dulur dhewe’ juga turun bersama petani    persoalan-persoalan masyarakat. Pemberian bantuan              Hal senada diungkapkan Arjo (54), warga Kinandang,
    Baik kegiatan yang dilakukan sendiri maupun terpadu         panen raya padi, mengunjungi pengrajin batu bata serta       berupa peralatan perontok padi dan alat cetak batu bata,   Kecamatan Bendo, Magetan. Dikatakan, baru kali ini
    bersama resesnya Edhie Bhaskoro Yudhoyono (EBY) dan         penghijauan di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo,              diharapkan bermuara pada peningkatan ekonomi               desanya disambangi petinggi Jakarta. Karena itu,
    Ramadhan Pohan. Diantaranya, tilik pasar Sawo,              Magetan.                                                     masyarakat secara signifikan “ Kedatangan Mas Sartono                                   bersambung ke hal 4




                                                                PACITAN, Media Aspirasi – Sebagai wujud nyata                posko juga dijadikan sentra dalam menyalurkan
                                                                kepedulian dan keprihatinan terhadap para korban             kebutuhan utama para korban bencana. Diantaranya,
                                                                bencana alam, Sartono mendirikan Posko Bencana Alam          sembako, selimut, perlengkapan mandi maupun obat-
                                                                dibeberapa titik di wilayah Kecamatan Bandar-Pacitan.        obatan kecil.
                                                                Pertimbangannya, kawasan ini terancam bencana tanah              Tidak itu saja, keberadaan posko bencana juga untuk
                                                                longsor akibat tingginya curah hujan. “Sementara ini, kami   memotivasi para korban. Sehingga, mereka tidak merasa
                                                                mendirikan posko di dua titik. Yakni, di Desa Jeruk dan      sendirian menghadapi musibah yang dialaminya. Karena
                                                                Dusun Ngaglik, Desa Bandar,” kata Mahfud, Koordinator        itu, para relawan yang diterjunkan, selalu melakukan
                                                                Posko Bencana Alam Sartono ‘dulur dhewe’.                    koordinasi dengan unsur masyarakat, kepala dusun,
                                                                    Keberadaan posko tersebut memang langsung                kepala desa, kecamatan hingga Badan Penanggulangan
                                                                ditempatkan di lokasi yang terindikasi terkena bencana.      Bencana Daerah (BPBD). “Kalau ada pihak lain yang ikut
                                                                Sehingga, jika ada bencana, pihaknya bisa lebih cepat        bergabung, malah lebih baik. Toh, semua ‘dulur dhewe’,”
                                                                ikut membantu mengatasinya. Selain itu, keberadaan           terang Mahfud. (wit)
                                                                Keterangan foto-foto:
                                                                1. Pembentukan Posko Bencana Alam di rumah Haris, Kades Jeruk, Bandar, Pacitan (7/1/2013)
                                                                2 -3 Tim Sartono survey lokasi bencana di Desa Jeruk, Bandar (5/1/2013)
                                                                4. Mengunjungi pengungsi korban longsor di rumah Kasun Ngagek, Desa Bandar (5/1/2013)
                                                                5,6, 10 memberikan bantuan sembako, kaos dan kalender di Desa Jeruk (7/1/2013)
                                                                8, 9 Pemberian bantuan berupa sembako, selimut dan obat - obatan di Desa Bandar )7/1/2013)




           Sartono Gelontor Bantuan Korban Bencana Longsor
    PACITAN, Media Aspirasi – Untuk meringankan beban           itu saja, jajaran pemerintahan desa dan kecamatan juga       menghadapi musibah yang mereka alami. “Sampaikan           korban bencana longsor terharu. Bantuan berupa paket
    penderitaan korban bencana tanah longsor di wilayah         memberikan apresiasi. Pasalnya, kendati masih berencana      ucapan terima kasih saya pada Pak Sartono,” kata Boyadi    sembako, selimut dan obat – obatan sangat dibutuhkan
    Kecamatan Bandar, Sartono menyalurkan bantuan paket         menjadi Calon Legislatof (Caleg) Anggota DPR RI dari         (35), warga Dusun Watupudi, Desa Jeruk, Kecamatan          masyarakat. “Semoga Pak Sartono dan keluarga
    sembako, selimut dan beberapa obat-obatan. Bantuan          Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 7 (Pacitan, Ponorogo,         Bandar, pada Tim Posko Bencana Sartono ‘dulur dhewe’,      mendapat pahala, diberi kesehatan dan selalu sukses,”
    tersebut disalurkan langsung kepada para korban             Ngawi, Magetan, Trenggalek), namun sosok Sartono             Rabu (9/1).                                                kata Sarifudin.
    bencana di Desa Jeruk, Desa Bandar dan Desa Ngunut.         sudah peka terhadap kejadian yang terjadi di daerah.             Perlu diketahui, rumah Boyadi, merupakan salah satu        Camat Bandar, Gunawan, juga memberi apresiasi dan
        Untuk Desa Jeruk tercapat 27 KK yang menerima           “Kami atas nama warga Desa Jeruk, Kecamatan Badnar,          dari 27 rumah warga yang terkena longsoran. Kendati        penghargaan yang tinggi pada Sartono dan Tim. Sebab,
    bantuan berupa paket sembako. Sedang Desa Bandar            Kabupaten Pacitan, menyampaikan terima kasih dan             tidak mengungsi, namun kerugian yang dialaminya            sudah bergerak cepat meringankan penderitaan warga
    ada 9 KK dan Desa Ngunut 2 KK. Namun, untuk korban          penghargaan yang tinggi,” kata Haris Kuswoyo, Kepala         berkisar Rp 4 juta-an. Sebab, dinding yang terbuat dari    korban bencana. Padahal, Bendahara Umum DPP Partai
    Desa Bandar dan Ngunut, selain mendapatkan sembako,         Desa Jeruk.                                                  batu bata sebelah kiri miliknya sepanjang 15 meter jebol   Demokrat yang asli Pacitan ini, baru berencana menjadi
    juga mendapat bantuan selimut, obat-obatan dan                  Beberapa warga penerima bantuan juga tak henti-          diterjang material lumpur tanah dan batu.                  caleg DPR RI dari Dapil Jatim 7. Namun, kepeduliannya
    perlengkapan mandi.                                         hentinya menyampaikan ucapan terima kasih. Pasalnya,             Hal senada juga diungkapkan Kades Bandar,              sungguh luar biasa. “Atas nama warga saya sampaikan
        Tentu saja, kepedulian Sartono ‘dulur dhewe’ tersebut   kepedulian yang cepat itu, tidak saja bermanfaat bagi        Sarifudin. Menurutnya, kepedulian dan respon yang cepat    matur nuwun. Semoga amal ibadahnya Pak Sartono
    mendapat sambutan antusias dari warga setempat. Tidak       warga. Tetapi, juga menambah semangat dalam                  oleh Sartono ‘dulur dhewe’ membuat warga yang menjadi      diterima Allah SWT,” kata Gunawan. (wiwik)




media aspirasi 001.pmd          12                                                                                                           27/01/2013, 9:12

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:108
posted:1/31/2013
language:Latin
pages:12