PHP PENDAHULUAN

Document Sample
PHP PENDAHULUAN Powered By Docstoc
					                                                                            Pemrograman Web 2




    PHP



Pedahuluan

    Di dalam membuat sebuah program kita tidak akan pernah meninggalkan data array atau
tumpukan data. Array merupakan sebuah variabel yang di dalamnya dimungkinkan untuk
memiliki lebih dari satu nilai.

    Penggunaan array sangat penting guna memecahkan masalah tersebut. Sebagai
contoh, misalkan kita berumur 23 tahun, dan umur tersebut dimasukkan ke dalam variabel
bernama $umur. Permasalahannya sekarang, apabila ada data yang berkenaan dengan
hobi dan data mengenai hobi itu sangat beraneka ragam, seperti memancing, berenang,
senam, sepak bola, dan masih banyak lagi lainnya. Berbagai jenis hobi tersebut apabila akan
disimpan dalam satu variabel, maka variabel tersebut harus berbentuk array. Mengapa?

Karena variabel tersebut haras memiliki beberapa anggota yang menjadi nilainya.



Memahami Tumpukan Data

    Telah diebutkan bahwa kita dapat menggunakan tipe data array untuk menyimpan
beberapa nilai di dalam satu array. Karena kemampuan tersebut, maka array juga dapat
disebut dengan data bertumpuk. Untuk mempermudah pemahaman, Anda dapat melihat
penggambarannya berikut ini:




              Pemrograman Web II            Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11   1     Leonard Goeirmanto, M.Sc.     Universitas Mercu Buana
Pemrograman Web 2




Dengan melihat gambar di atas, Anda menjadi semakin paham bukan? Pada gambar itu satu
variabel array Sjurusan memiliki nilai lebih dari satu. Model seperti inilah yang disebut array.
Sedangkan apabila kita menggunakan variabel biasa, kita hanya akan dapat memasukkan
satu data saja. Berikut ini penggambarannya:




Pembacaan Nilai yang Ada di dalam Array

    Perhatikan kembali gambar di atas. Kita memiliki variabel bernama Sjurusan. Variabel
tersebut memiliki 5 nilai, yaitu TI, SI, TK, MI dan KA. Yang membedakan dengan variabel
adalah bahwa apabila ingin mengambil data variabel maka kita cukup menyebutkan nama
variabelnya.

    Berbeda dengan array, Anda tidak dapat langsung menyebutkan nama variabelnya, akan
tetapi juga harus menyebutkan indeks (urutan nilai data yang digunakan sebagai pengenal
dan pembeda) dari nilai yang dikehendaki.

    Dengan cara biasa, array memiliki indeks yang dimulai dari 0, 1,2,3 dan berlanjut sampai
jumlah nilai (n) dikurangi -1. Parameter yang digunakan untuk menunjuk pada nilai tertentu,
array menyediakan tanda kurung siku ([ ]). Sebagai contoh, apabila Anda hendak mengambil
data yang bernilai TI maka variabelnya adalah $jurusan[0]. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat
melihat gambar berikut:




               Pemrograman Web II             Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11   2      Leonard Goeirmanto, M.Sc.      Universitas Mercu Buana
                                                                           Pemrograman Web 2




Dari gambar di atas dapat dijelaskan kembali perbedaan antara indeks dan data dan sebuah
array. Berikut adalah penggambarannya:




Dari gambar di atas, dengan menunjuk indeksnya maka tidak akan terjadi kesalahan dalam
mengambil data. Kemampuan tersebutlah yang menjadikan array selalu digunakan dalam
setiap pembuatan program, baik dalam aplikasi berbasis web maupun visual.




Menciptakan Array Berdimensi Satu
    Array sendiri dibagi menjadi 3, yaitu array berdimensi satu, berdimensi dua dan
berdimensi 3. Ketiga bentuk tersebut akan sering Anda gunakan saat membuat program
dengan bahasa pemrograman apapun, termasuk dengan PHP.

    Array dimensi satu adalah yang paling sederhana dan paling sering digunakan dalam
pemrograman. Dalam array berdimensi satu kita hanya dapat menyimpan beberapa nilai
dalam satu jenis saja. Agar lebih memahaminya, ikuti pembahasan berikut ini.




            Pemrograman Web II             Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11   3   Leonard Goeirmanto, M.Sc.      Universitas Mercu Buana
Pemrograman Web 2



Membuat Array dengan Fungsi array

    Dalam hal ini kita masih akan menggunakan kasus yang ada di dalam hngkungan
sekolah komputer, yaitu berkenaan dengan jurusan, bidang studi, dan mata kuliahnya.

    Pada subbab yang lalu telah dikatakan bahwa dengan menggunakan array kita dapat
memasukkan beberapa nilai ke dalam satu variabel yang sama. Sebagai contoh, apabila
kita hendak memasukkan semua jenis bidang studi/jurusan (Teknik Informatika, Sistem
Informasi, Tekmk Komputer, Manajrmen Informatika. Komputensasi Akuntansi) ke dalam
variabel tjurusan, implementasinya dapat Anda lihat pada contoh berikut ini:


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array ("Teknik Informatika","Sistem Informasi", "Teknik Komputer", "Manajemen
Informatika", "Komputer Akuntansi");
print_r($jurusan); ?>
</body>
</html>




Pada listing program di atas kita telah mendefmisikan 5 jurusan yang masuk dalam data array
dari variabel Sjurusan, yaitu Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer,
Manajamen Informatika, Komputer Akuntansi.
Pada contoh di atas, perintah print_r() digunakan untuk menampilkan struktur data array,
sehingga anggota data dan indeks yang terbentuk dapat kita lihat dengan jelas.




              Pemrograman Web II              Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11     4   Leonard Goeirmanto, M.Sc.       Universitas Mercu Buana
                                                                               Pemrograman Web 2



Defmisi Elemen Array
Bagian sebelumnya merupakan cara yang paling mudah dalam membuat array. Selain
dengan mendefmisikan dengan parameter array, Anda juga dapat memasukkan beberapa
nilai ke dalam array dengan cara seperti berikut :


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan[]="Teknik Informatika";
$jurusan[]="Sistem Informasi";
$jurusan[]="Teknik Komputer";
$jurusan[]="Manajemen Informatika";
$jurusan[]="Komputer Akuntansi";


print_r($jurusan);
?>
</body>
</html>


Atau bisa juga seperti ini :


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan[0]="Teknik Informatika";
$jurusan[1]="Sistem Informasi";
$jurusan[2]="Teknik Komputer";



              Pemrograman Web II               Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11     5   Leonard Goeirmanto, M.Sc.        Universitas Mercu Buana
Pemrograman Web 2



$jurusan[3]="Manajemen Informatika";
$jurusan[4]="Komputer Akuntansi";


print_r($jurusan);
?>
</body>
</html>




Indeks Menggunakan Angka

     Pada contoh-contoh sebelumnya sebenarnya Anda telah menggunakannya, yaitu
indeks dengan angka. Dikatakan bahwa indeks merupakan pengenal dari setiap nilai dalam
satu variabel array. Pada contoh-contoh sebelumnya Anda dapat langsung menggunakan
urutan angka sebagai indeks penunjuk dari data-data jurusan. Sebagai contoh, untuk
Jurusan Teknik Informatika memiliki urutan pertama, sehingga indeksnya adalah (0). Jurusan
Sistem Informasi berada pada urutan kedua. sehingga indeksnya adalah (1). Implementasi
dari pemyataan di atas adalah seperti listing program berikut:


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (0 => "Teknik Informatika",
1=> "Sistem Informasi",
2=> "Teknik Komputer",
3=> "Manajemen Informatika",
4=> "Komputer Akuntansi");
// Menampilkan data
echo $jurusan[0];
echo $jurusan[1];
echo $jurusan[2];




              Pemrograman Web II              Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11     6   Leonard Goeirmanto, M.Sc.       Universitas Mercu Buana
                                                                             Pemrograman Web 2



echo $jurusan[3];
echo $jurusan[4];
?>
</body>
</html>




Indeks Menggunakan Karakter

     Selain menggunakan angka, Anda juga dapat menggunakan karakter sebagai indeks.
Dengan menggunakan karakter maka Anda akan lebih mudah dalam mengindentifikasi
setiap nilainya.

     Sebagai contoh, apabila Anda memiliki Jurusan Teknik Informatika, Anda dapat
mengambil kependekan dari kata Teknik Informatika, yaitu TI. Dengan indeks yang sesuai
dengan nilainya maka kita dapat dengan mudah membaca nilai array. Sebagai contoh, Anda
dapat melihat listing program berikut ini:


<html>
<head>
<title>Dasar Menggunakan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$jurusan = array (TI => "Teknik Informatika",
SI       => "Sistem Informasi",
TK       => "Teknik Komputer",
MI       => "Manajemen Informatika",
KA       => "Komputer Akuntansi");
// Menampilkan data
echo $jurusan[TI];
echo $jurusan[SI];
echo $jurusan[TK];
echo $jurusan[MI];
echo $jurusan[KA];


              Pemrograman Web II             Pusat Pengembangan Bahan Ajar
  ‘11     7   Leonard Goeirmanto, M.Sc.      Universitas Mercu Buana
Pemrograman Web 2



?>
</body>
</html>




Indeks Berbentuk Kalimat

     Pada contoh-contoh sebelumnya kita telah menggunakan karakter sebagai indeks. Anda
diharapkan telah mencoba dan berhasil melakukannya. Sekarang bagaimana apabila kita
hendak menggunakan kalimat sebagai indeks? Caranya sebenarnya sama dengan cara-
cara sebelumnya.




              Pemrograman Web II           Pusat Pengembangan Bahan Ajar
 ‘11      8   Leonard Goeirmanto, M.Sc.    Universitas Mercu Buana

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2
posted:1/31/2013
language:Unknown
pages:8