makalah hukum dan sistem politik

					POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

A. Beberapa Pengertian 1. Pengertian Politik

Secara etimologis, kata politik berasal dari bhasa Yunani politeia yang akar katanya polis,berarti kesatuan masyarakat yang mengurus dirinya sendiri (negara), sedangkan teia berarti urusan.. politeia berarti menyelenggarakan urusan negara. Jadi secara etimologis pengertian politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan yang menyangkut kepentingan dari sekelompok masyarakat (negara). Secara umum politik mempunyai 2 arti yaitu politik dalam arti kepentingan umum (politics) dan politik dalam arti kebijakan (policy). Politik dalam arti politics adalah rangkaian asas/prinsip, keadaan, jalan, ncara atau alat yang akan digunakan unyuk mencapai tujuan. Politik dalam arti policy adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dapat menjamin terlaksananya usaha untuk mewujudkan keinginan/cita-cita yang dikehendaki.

2.

Pengertian strategi

Staregi berasal dari bahasa Yunani strategos yang berarti the art of general atau seni seorang panglima yang bisanya digunakan dalam peperangan. Dalam arti umum, strategi dapat diartikan sebagai kiat atau cara untuk memperoleh kemenangnan atau tercapainya suatu tujuan termasuk politik. Pengertian strategi dengan sudut pandang yang berbeda:

 Jomini, Henri Antonie, memberi pengertian secara deskriptif yaitu seni menyelenggarakan peperangan di atas peta yang meliputi seluruhkawasan perang.  Clausewitz, Karl Von, memberi pengertian strategi yaitu mengetahui tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan.  Liddle Hart, Basil Horatio, memberi pengertian strategi adalah seni menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuan.  Dalam pengertian modern, istilah strategi tidak terbatas pada konsep ataupun seni kepemimpinan seorang panglima di medan perang, namun sudah berkembang dan menjadi prasyarat bagi setiap pimpinan negara atau pemerintahan. Strategi dalam hal militer :  Strategi murni : penggunaan militer untuk tujuan perang militer.  Strategi besar : strategi yang mencakup strategi militer dan strategi nonmiliter sebagai usaha dalam pencapaian tujuan perang.  Strategi nasional : strategi yang mencakup strategi besar dan diorientasikan pada upaya optimalisai pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan bangsa. Wawasan strategi:  Melihat jauh kedepan.  Terpadu komprehensif integral  Memperhatikan dimensi ruang dan waktu.

3.

Politik Nasional dan Strategi Nasional Politik nasional adalah azas, haluan, usaha serta

kebijakan tindakan dari negara

tentang

pembinaan

(perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, pengendalian, dan penggunaan) potensi nasional untuk mencapai tujuan Nasional. Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan oleh politik nasional atau dengan perkataan lain pelaksanaan dari kebijakan nasional. Pemikiran strategis adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka menagtisipasi perkembangan keadaan lingkungan yang dapat mempengaruhi bahkan menggangu pelaksanaan strategi nasional. Untuk mengantisipasi maka dilakukan:  Telaah strategi : suatu kajian terhadap perkembangan

keadaan dan lingkungan yang dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan strategi yang akan dilaksanakan

dengan selalu memperhatikan berbagai kecenderungan.  Perkiraan Strategi : suatu analisis terhadap berbagai kemungkinan perkembangan keadaan dan lingkungan, pengembangan sasaran alternatif, cara bertindak yang ditempuh, analisis kekuatan yang dimiliki, dan

pengaruhnya, serta batas waktu.

B.

Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi nasional 1. Dasar Pemikiran Sebagai dasar Pemikiran dalam penyusunan politik dan strategi nasional perlu dipahami pokok pikiran yang terkandung

dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi pancasila, UUD 1945, wawasan nusantara, dan ketahanan Nasional.

2.

Penyusunan Politik dan Strategi nasional Mekanisme penyusunan politik dan strategi

nasional di tingkat suprastruktur politik diatur oleh presiden yang dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh lembaga-lembaga tinggi negara lainnya.

Selanjutnya, proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politik dilakukan setelah pesiden terpilih, kemudian presiden menyusun program kabinet dan memilih para menteri yang akan

melaksanakan program kabinet tersebut. Di tingkat infrastruktur, penyusunan politik dan strategi nasional merupakan sasaran yang hendak dicapai oleh rakyat indonesia dalam rangka pelaksanaan strategi nasional yang meliputi bidang hukum, ekonomi, politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

3.

Stratifikasi Politik nasional Stratifikasi politik (kebijakan) nasional di indonesia tersusun secara bertingkat yang terdiri atas:  Tingkat kebijakan puncak meliputi kebijakan tertinggi yang lingkupnya menyeluruh secara nasional, misal: penetapan UUD. Penentu

tingkatan ini adalah MPR dengan produk kebijakan berupa UUD dengan ketetapan MPR.

 Tingkat kebijakan umum merupakan tingkat kebijakan di bawah tingkat kebijakan puncak yang lingkupnya juga menyeluruh nasional. Penentu tingkatan ini adalah Presiden. Produk dari Presiden bersama DPR berupa UU atau Perpu, sedangkan dari kewenangan Presiden adalah Peraturan pemerintah untuk mengatur pelaksanaan UU.  Tingkat penggarisan pemerintahan kebijakan terhadap sebagai khusus suatu merupakan bidang utam

penjabaran

terhadap

kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang utama tersebut. Penentunya adalah Menteri. Produk nya berupa Surat Edaran Menteri.  Tingkat kebijakan teknis meliputi penggarisan dalam suatu sektor bidang utama. Penentunya adalah pimpinan eselon pertama Departemen Pemerintahan maupun pimpinan lembaga-

lembaga nondepartemen.  Tingkat kebijakan di daerah meliputi kebijakan mengenai pelaksanaan pemerintah pusat di dsaerah maupun kebijakan pemerintah daerah. Penentu nya adalah gubernur. Produknya adalah keputusan/instruksi kabupaten/kota madya/ Bupati/walikota untuk

C.

Politik Pembangunan dan Manajemen Nasional Politik pembangunan sebagai pedoman dalam pembangunan

nasional dan merupakan usaha Peningkatan kualitas manusia dan masyarakat indonesia yand dilakukan secara berkelanjutan. 1. Hakikat Sistem Manajemen Nasional

Merupakan suatu sistem yang meliputi faktor karsa, sarana, dan upaya dalam penyelenggaraan pembangunan nasional. Unsurunsur utamanya adalah:  Negara sebagai organisasi kekuasaan  Bangsa indonesia sebagai pemilik negara  Pemerintah sebagai unsur manajer  Masyarakat sebagai unsur penunjang & pemakai. Dilihat dari secara struktural, unsur-unsur tersebut tersusun atas empat tatanan: TKM, TPN, TAN,TLP.

2.

Faktor-faktor Sismennas a. Faktor karasa : berperan penting sebagai pemberi arah dalam manajemen, terutama pada

rangkaian pengambilan keputusan. b. Faktor sarana : merupakan unsur-unsur dan wadah yang diperlukan sebagai kekuatan dalam

manajemen untuk mencapai tujuan. c. Faktor upaya : merupakan proses dinamik dari

manajemen yang memadukan seluruh sarana yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

3.

Fungsi Sismennas merupakan permasyarakatan politik yang didalamnya terdapat dua fungsi yaitu:  Fungsi pengenalan kepentingan yang berperan untuk menemukan dan

mengenali serta merumuskan berbagai permasalahan dan kebutuhan rakyat.  Fungsi kepemilihan kepemimpinan yang berperan untuk tentang memberi tersedianya masukan orang-

orang yang berkualitas dan mendapat kepercayaan serta pengakuan dari masyarakat. 4. Peranan Sismennas untuk meningkatkan komitmen dan konsistensi dasar dalam mewujudkan catur embanan nasional. 5. tatanan pengambilan keputusan berkewenangan

merupakan inti sismennas yang terselenggara dalam TAN & TLP yang mencakup keseluruhan perangkat negara. Yang terdiri dari tahapan – tahapan sebelum dan sesudah pelaksanaanya.

D. Implementasi Politik dan Strategi nasional dalam bidang-bidang Pembangunan Nasional. 1. Permasalahan dan agenda pembangunan nasional tahun 2004-2009 o Permasalahan yang timbul adalah permasalahan mendasar dan permasalahan pokok yang

seluruhnya meliputi permasalahan yang timbul dari seluruh elemen yang ada di dalam pembangunan. o Visi pembangunan nasional 2004-2009 o Misi pembangunan nasional o Strategi pokok 2004-2009 sebagai bentuk

penyelesaian permasalahan yang ada o Agenda pembangunan nasional. 2. Prioritas pembangunan nasional  Agenda mewujudkan Indonesia yang aman dan damai.  Agenda mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis.  Agenda masyarakat 3. Implementasi Politik Strategi Nasional dalam Bidang Pembangunan Nasional Tahun 2004-2009.  Peningkatan rasa saling percaya dan meningkatkan kesejahteraan

harmonisasi antar kelompok masyarakat.  Pengembangan  Peningkatan  Pencegahan Separatisme.  Pencegahan dan Penanggulangan gerakan terorisme.  Peningkatan kemauan pertahanan nasional. kebudayaan yang

berlandaskan pada nilai-nilai luhur. keamanan, ketertiban,dan

penanggulangan kriminalitas. dan Penanggulangan

 Pemantapan

politik

luar

negeri

dan

Peningkatan kerjasama internasional.  Pembenahan Sistem dan Politik Hukum.  Penghapusan diskriminasi dalam berbagai bentuk.  Penghormatan, pengakuan, dan penegakan atas hukum dan HAM..

E. Otonomi daerah dan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. 1. Otonomi Daerah  Landasan Pemikiran  Beberapa pengertian  Pembagian Urusan pemerintahan  Hubungan Pemerintah Daerah dan DPRD.  Perangkat Daerah  Perencanaan Pembangunan Daerah  Keuangan Daerah

.

Makalah Kewarganegaraan

Politik dan Strategi Nasional

Nama : Vanettya Murshita .S NIM : E1A007060 Kelas : B

Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Hukum Purwokerto 2007