Docstoc

LAPORAN PENYEHATAN UDARA UJI EMISI

Document Sample
LAPORAN PENYEHATAN UDARA UJI EMISI Powered By Docstoc
					                  UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR
A. Tujuan
   1. Mahasiswa dapat mengetahui cara menggunakan autochek
   2. Mahasiswa dapat mengetahui baku mutu untuk emisi kendaraan.


B. DasarTeori
            Autocheck Smoke Opacity adalah alat ukur emisi gas buang yang
   di desain untuk berbahan bakar Solar/Bio Solar/Diesel. Smoke Opasitas
   menggunakan tehnik partail stream dengan provides untuk pengukuran
   langsung secara digital melalui pengambilan sample dari kenalpot
   kendaraan.
            Emisi yang dikeluarkandari gas buang kendaraan bermotor antara
   lain SOx, NOx, CO, HC, dan partikula tdebu. Parameter pencemaran udara
   untuk gas CO dan NO2dianalisis karena gas ini memiliki prosentase yang
   cukup besar dalam pencemaran udara. Gas tersebut cukup berbahaya bagi
   kesehatan manusia bahkan dapat menyebabkan kematian apabila berada di
   atas standar baku mutu. Sumber utama CO dan NO2berasal dari asap
   kendaraan bermotor.Efeknya terhadap kesehatan yaitu CO mempunyai
   daya ikat yang tinggit erhadap Hb dalam aliran darah sehingga dapat
   menghalangi masuknya O2 dalam darah.Konsentrasi gas NO2 yang tinggi
   dapat menyebabkan gangguan pada system saraf yang mengakibatkan
   kejang-kejang.Bila keracunan ini terus berlanjut akan dapat menyebabkan
   kelumpuhan.


C. Alat
   1. Kendaraanbermotor
   2. Autochek
   3. Bensin/solar


D. Cara kerja
1. Menyiapkan Auto check kemudian disambungkan dengan aliran
   listrik.
2. Kemudian hidupkan auto check dengan menekan tombol power yang
   berada di belakang auto check.
3. Setalah itu menentukan apa yang ingin kita uji, (untuk uji emisi ada
   dua pilihan yaitu GAS dan SMOKE), tekan panah ke bawah untuk
   memilih lalu tekan ENTER.
4. Setelah kita memilih GAS maka dilayar akan muncul ANALYZER
   DATA lalu menekan ENTER lalu ENTER lagiuntukkemudian muncul
   data.
5. Setelah itu melakukan pengukuran dengancara memasukkan ke dalam
   kenalpot motor yang akan di uji.
6. Setelah itu apabila sudah terdengarsuara maka merupakantandabahwa
   pengujian selesai dan kemudianmenarikselang keluar lalu menekan
   ENTER dan ENTER lagi lalu PRINT DATA dan ENTER lagi,
   makaakan keluar hasil berupakertas print data motor yang di uji.
7. Kemudian menekan tombolESC dan ESC lagi untuk menghentikan
   pengujian dan mematikanAuto Check.
        E. Hasil

                            Data Reading                     Data Standar
No. Plat Motor                                                                       Result
                                            HC
                   CO2(%) CO(%)                     CO2(%)       CO(%) HC(ppm)
                                           (ppm)
                                                                                    Fail CO2,
 AB 4482 JU          0.16       7.86       2462       0.00       4.50       800
                                                                                    CO, HC
                                                                                    Fail CO,
 AB 5332 BI          0.00       5.02       2286       0.00       4.50       800
                                                                                         HC
                                                                                    Fail CO2,
AB 5121 YK           0.32       0.47       2197       0.00       4.50       800
                                                                                         HC
                                                                                    Fail CO2,
AB 2837 YE           1.06       6.01       2013       0.00       4.50       800
                                                                                    CO, HC
                                                                                    Fail CO,
AB 3329 NO           0.00       7.36       5467       0.00       4.50       800
                                                                                         HC


          F. Pembahasan
                        Dari hasil praktik didapatkan hasil seperti diatas yang mana
                 sebagaian besar melebihi standar dan untuk hidrokarbon semua melebihi
                 standar. Bensin adalah senyawa hidrokarbon, jadi setiap HC yang didapat
                 di gas buang kendaraan menunjukkan adanya bensin yang tidak terbakar
                 dan terbuang bersama sisa pembakaran. Emisi HC ini dapat ditekan
                 dengan cara memberikan tambahan panas dan oksigen diluar ruang bakar
                 untuk menuntaskan proses pembakaran. Proses injeksi oksigen tepat
                 setelah exhaust port akan dapat menekan emisi HC secara drastis.
                        Untuk     CO   hanya       satu   yang    memenuhi    standar.    Gas
                 karbonmonoksida adalah gas yang relative tidak stabil dan cenderung
                 bereaksi dengan unsur lain. Karbon monoksida, dapat diubah dengan
                 mudah menjadi CO2 dengan bantuan sedikit oksigen dan panas.
                        Dan CO2 hanya dua yang memenuhi standar. Konsentrasi CO2
                 menunjukkan secara langsung status proses pembakaran di ruang bakar.
       Serta untuk nilai lambda melebihi nilai standar = 1.0, Untuk mengurangi
       emisi HC, maka dibutuhkan sedikit tambahan udara atau oksigen untuk
       memastikan bahwa semua molekul bensin dapat “bertemu” dengan
       molekul oksigen untuk bereaksi dengan sempurna. Ini berarti AFR 14,7:1
       (lambda = 1.00) sebenarnya merupakan kondisi yang sedikit kurus. Inilah
       yang menyebabkan oksigen dalam gas buang akan berkisar antara 0.5%
       sampai 1
              Normalnya konsentrasi oksigen di gas buang adalah sekitar 1.2%
       atau lebih kecil bahkan mungkin 0%. Tapi kita harus berhati-hati apabila
       konsentrasi oksigen mencapai 0%. Ini menunjukkan bahwa semua oksigen
       dapat terpakai semua dalam proses pembakaran dan ini dapat berarti
       bahwa AFR cenderung kaya. Dalam kondisi demikian, rendahnya
       konsentrasi oksigen akan berbarengan dengan tingginya emisi CO.


   G. Kesimpulan
     1. Pemeriksaan emisi harus dilakukan secara berkala agar kadar gas
        buangnya dapat dipantau agar tidak melebihi standar
     2. Dari lima yang melakukan emisi semuanya melebihi standar, CO hanya
        satu yang memenuhi standar dan CO2 ada dua orang yang memenuhi
        standar.



DAFTAR PUSTAKA

http://emisi-gas-buang.blogspot.com/

				
DOCUMENT INFO
Tags:
Stats:
views:19
posted:1/28/2013
language:
pages:4
Description: LAPORAN PRAKTIKUMPENYEHTAN UDARA DI JALAN RAYA