Kunci meraih apunan Allah

Document Sample
Kunci meraih apunan Allah Powered By Docstoc
					Kunci meraih apunan
       Allah

 Ampunan Allah, sesuatu yang amat diharapkan. Tak
 seorangpun melainkan mengharapkannya. Entah dia
  seorang ahli ilmu, ahli ibadah, apalagi ahli maksiat.
            Jalan kembali kepada Allah



     • bagi orang2 yg berusaha untuk menempuh jalan kembali kpd
       Allah dg taubat. Banyak rintangan dan hambatan yg harus
       ditemui. Sehingga hal itu menyebabkan seorang hamba harus
       waspada, karena tatkala dia telah merasa taubatnya
       diterima,kemudian -pd akhirnya- perasaan itu justru menyeret
       dirinya terjerumus ke dlm lembah dosa yg lainnya
     • Ketahuilah saudaraku, bahwa tauhid yang bersih merupakan
       kunci untuk meraih ampunan. Namun, hal ini tidaklah
       sesederhana dan semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan
       orang.
1/26/2013              Template copyright www.brainybetty.com 2005    2
        Meninggal di atas tauhid yg bersih




      • Orang yang meninggal dlm keadaan melakukan syirik besar
        atau tidak bertaubat darinya maka dia pasti masuk neraka
      • Orang yg meninggal dlm keadaan bersih dari syirik besar
        namun masih terkotori dg syirik kecil sementara kebaikan2nya
        ternyata lebih berat daripada timbangan keburukannya maka
        dia pasti masuk surga.
      • Orang yg meninggal dlm keadaan bersih dari syirik besar
        namun masih memiliki syirik kecil sedangkan
        keburukan/dosanya justru lebih berat dalam timbangan maka
        orang itu berhak masuk neraka namun tidak kekal di sana
1/26/2013              Template copyright www.brainybetty.com 2005     3
                  Ampunan Allah swt
     • Rasulullah saw bersabda: Allahta‟ala berfirman, “Wahai anak
       Adam! Seandainya kamu datang kepada-Ku dengan membawa
       dosa hampir sepenuh isi bumi lalu kamu menemui-Ku dalam
       keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun,
       niscaya Aku pun akan mendatangimu dg ampunan sebesar itu
       pula.” (HR. Tirmidzi)
     • Ini adalahsyarat yang berat untuk bisa mendapatkan janji itu
       yaitu curahan ampunan. Syaratnya adalahharus bersih dari
       kesyirikan, banyak maupun sedikit. Sementara tidak ada yg
       bisa selamat/bersih darinya kecuali orang yg diselamatkan oleh
       Allah ta‟ala. Itulah hati yg selamat sebagaimana yg difirmankan
       oleh Allah ta‟ala “Pada hari ketika tidak lagi bermanfaat harta
       dan keturunan kecuali bagi orang yg menghadap Allah dg hati
       yg selamat.”

1/26/2013               Template copyright www.brainybetty.com 2005      4
                   Tauhid yg murni
     • Seandainya ada seorang yang bertauhid dan sama sekali tidak
       mempersekutukan Allah dengan sesuatupun berjumpa dengan
       Allah dengan membawa dosa hampir seisi bumi, maka Allah
       pun akan menemuinya dengan ampunan sepenuh itu pula.
       Namun hal itu tidak akan bisa diperoleh bagi orang yang cacat
       tauhidnya. Karena sesungguhnya tauhid yang murni yaitu yang
       tidak tercemari oleh kesyirikan apapun maka ia tidak akan
       menyisakan lagi dosa.
     • Karena ketauhidan semacam itu telah memadukan antara
       kecintaan kpd Allah, pemuliaan dan pengagungan kpd Nya
       serta rasa takut dan harap kpd-Nya semata, yg hal itu
       menyebabkan tercucinya dosa2, meskipun dosanya hampir
       memenuhi isi bumi. Najis yang datang sekedar menodai,
       sedangkan faktor yg menolaknya sangat kuat.”

1/26/2013              Template copyright www.brainybetty.com 2005     5
                    Tauhid yg murni
     • Kandungan maknanya yaitu wajib meninggalkan syirik dalam
       jumlah banyak maupun sedikit. Hal itu pasti membuahkan
       ketauhidan yg sempurna. Tidak mungkin bisa bersih dari syirik
       kecuali bagi orang yg benar2 merealisasikan tauhidnya serta
       mewujudkan konsekuensi dari kalimat ikhlas (syahadat) yg
       berupa ilmu, keyakinan, kejujuran, keikhlasan, rasa cinta,
       menerima, tunduk patuh dan lain sebagainya yg menjadi
       konsekuensi kalimat yg agung itu
     • “Barangsiapa yang mengucapkannya -la ilaha illallah- dg penuh
       keikhlasan dan kejujuran maka dia tidak akan terus-menerus
       berkubang dalam kemaksiatan2. Karena keimanan dan
       keikhlasannya yg sempurna menghalangi dirinya dari terus-
       menerus berkubang dlm maksiat. Oleh sebab itu dia akan bisa
       masuk surga sejak awal bersama dg rombongan orang2 yg
       langsung masuk surga.”
1/26/2013              Template copyright www.brainybetty.com 2005     6
                          Tauhid yg murni
     • “Barangsiapa yang meninggalkan kewajiban atau melakukan
       perkara yang dilarang maka itu berarti dia telah berani
       menawarkan dirinya untuk menerima hukuman Allah ta‟ala
       meskipun dia mengucapkan kalimat ini dan meyakininya.
       Apabila dia melakukan sesuatu yg membatalkan keislamannya
       maka berubahlah dia menjadi orang yg murtad dan kafir.
       Syahadat ini tidak lagi bermanfaat untuknya. Oleh sebab itu
       kalimat ini harus diwujudkan dalam kenyataan dan
       mengamalkan konsekuensi2nya, kalau tidak demikian maka dia
       berada dlm bahaya besar seandainya dia tidak kunjung
            bertaubat.”




1/26/2013                  Template copyright www.brainybetty.com 2005   7
                  Tauhid yg murni
     • Hadits di atas juga mengandung motivasi (targhib)
       dan peringatan (tarhib). Ini merupakan motivasi agar
       orang mau berjuang keras membersihkan tauhidnya
       dari kotoran syirik dan kemaksiatan, karena Allah
       menjanjikan ampunan yang demikian besar bagi
       orang yang murni tauhidnya. Dan ini sekaligus
       menjadi peringatan bagi orang-orang yang selama
       ini tenggelam dalam dosa dan kemaksiatan agar
       waspada dan takut kalau-kalau ternyata di akhir
       hidupnya mereka tidak tergolong orang yang bersih
       tauhidnya.


1/26/2013            Template copyright www.brainybetty.com 2005   8
                  Tauhid yg murni
     • ‘Tidaklah aku berjuang menundukkan jiwaku untuk
       menggapai sesuatu yang lebih berat daripada ikhlas‟
     • pernah ditanyakan kepada Ibnu Abbas, „Orang2
       Yahudi mengatakan: Kami tidak pernah diserang
       waswas dalam sholat‟. Maka beliau menjawab: „Apa
       yang perlu dilakukan oleh setan terhadap hati yang
       sudah hancur?‟ Setan tidak akan repot2
       meruntuhkan hati yang sudah hancur. Akan tetapi ia
       akan berjuang untuk meruntuhkan hati yang makmur
       -dengan iman-


1/26/2013           Template copyright www.brainybetty.com 2005   9
         Ayat yg mulia ini menunjukkan bahwa beramal soleh se-mata2
        untuk menggapai kesenangan dunia -tanpa ada keinginan untuk
         memperoleh balasan akherat atau balasan yg dijanjikan Allah-
         termasuk kategori kesyirikan, bertentangan dg kesempurnaan
            tauhid, bahkan menyebabkan terhapusnya pahala amalan



1/26/2013               Template copyright www.brainybetty.com 2005     10
      Keikhlasan -yg hal ini merupakan intisari dari ajaran tauhid- merupakan
         sesuatu yg membutuhkan perjuangan dan ke-sungguh2an dalam
     menundukkan hawa nafsu. Sahl bin Abdullah berkata, “Tidak ada sesuatu
        yang lebih sulit bagi jiwa manusia selain daripada ikhlas. Karena di
        dalamnya sama sekali tidak terdapat jatah untuk memuaskan hawa
                                     nafsunya.”
       “Tidak akan bersatu antara ikhlas di dalam hati dg kecintaan terhadap
      pujian dan sanjungan serta ketamakan terhadap apa yang dimiliki oleh
     manusia, kecuali sebagaimana bersatunya air dg api atau dhobb/sejenis
                            biawak dg ikan -musuhnya.”




1/26/2013                 Template copyright www.brainybetty.com 2005           11
     •      Berlebihan kecintaannya kpd dunia maka sebagian orang tega
            menjadikan amal akherat sebagai alat untuk menggapai ambisi2 dunia
            semata! Secara fisik mereka tampak mengejar pahala akherat, namun
            hatinya dipenuhi dg kecintaan kpd kesenangan dunia yg hanya sesaat
     •      “Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya,
            maka akan Kami sempurnakan untuk mereka balasan atas amal-amal
            mereka di dalamnya sedangkan mereka tidak dirugikan. Mereka itulah
            orang-orang yang tidak akan mendapatkan balasan apa-apa di akherat
            selain neraka dan akan hapuslah semua amal yang mereka kerjakan
            dan sia-sialah apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. Huud: 15-16).




1/26/2013                    Template copyright www.brainybetty.com 2005          12

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:9
posted:1/26/2013
language:Malay
pages:12