Docstoc

RPP PAI Kls 6

Document Sample
RPP PAI Kls 6 Powered By Docstoc
					Ali Sodiqin

MODEL

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

untuk Kelas VI Sekolah Dasar

Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI SOLO

MODEL
Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

untuk Kelas VI Sekolah Dasar

Penulis : Ali Sodiqin Editor : Miftahul Huda Penata letak isi : Ari Widodo Tahun terbit : 2009 Diset dengan Power Mac G4, font: Times 10 pt Preliminary Halaman isi Ukuran buku : iv : 60 hlm. : 14,8 x 21 cm

Ketentuan Pidana Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1987 tentang Hak Cipta 1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). 2. Barang siapa dengan sengaja menyerahkan, menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum sesuatu ciptaan barang atau hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

© Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. 	 All	rights	reserved.

Penerbit

PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Jalan Dr. Supomo 23 Solo Anggota IKAPI No. 19 Tel. 0271-714344, Faks. 0271-713607 http://www.tigaserangkai.com e-mail: tspm@tigaserangkai. co.id Dicetak oleh percetakan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Kata Pengantar

Rasa syukur senantiasa kami panjatkan ke hadirat Allah swt. yang telah melimpahkan karunia dan nikmat-Nya sehingga kami mampu menyelesaikan buku Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini. Model Silabus dan RPP ini kami susun sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Model Silabus dan RPP ini mengacu pada buku pelajaran Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD 6 tulisan Ali Sodiqin yang diterbitkan oleh PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Sementara itu, penyusunan Model Silabus dan RPP ini mengacu pada Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Selain itu, Model Silabus dan RPP ini juga berpedoman pada pedoman penyusunan KTSP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Model Silabus dan RPP ini hanya merupakan alternatif bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, guru dapat mengembangkannya sesuai kreativitas guru sekaligus disesuaikan dengan kondisi sekolah, potensi daerah, serta kebutuhan siswa. Harapan kami, Model Silabus dan RPP ini dapat membantu kelancaran proses pembelajaran di sekolah. Yogyakarta, Mei 2009 Penulis

iii

Daftar Isi

Kata Pengantar ________________________________________________ Daftar Isi _____________________________________________________ Silabus ______________________________________________________ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) __________________________ Daftar Pustaka _________________________________________________

iii iv 1 8 60

iv

Silabus

Nama Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran/Tema Standar Kompetensi

: : : :

....... VI/1 Pendidikan Agama Islam (PAI) 1. Mengartikan Q.S al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 2. Meyakini adanya hari akhir 3. Menceritakan kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 4. Menghindari perilaku tercela 5. Mengenal ibadah pada bulan Ramadan
Indikator (3) • Mampu melafalkan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan lancar • Mampu membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih • Mampu mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih (4) (5) Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu (6) Sumber/Bahan Alat (7) 12 jam • Al-Qur’an pelajaran (12 x • Buku tajwid 35 menit) 6 kali • Buku Teladan pertemuan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

(1)

(2)

•	 Membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 •	 Mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5

Mengartikan Al-Qur’an surah pendek Pilihan

RPP Teladan Mulia PAI SD 6



• Siswa mendengarkan guru membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5. • Siswa secara bersama-sama menirukan bacaan guru. • Siswa secara mandiri membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih. • Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bagaimana membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. • Siswa mendengarkan guru mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5. • Siswa secara bersama-sama menirukan bacaan guru. • Siswa secara berkelompok mendiskusikan arti dan kandungan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5. • Wakil Siswa membacakan hasil diskusi setiap kelompoknya.


(3) •	 Mampu menyebutkan nama-nama hari akhir •	 Mampu menjelaskan tanda-tanda hari akhir •	 Mampu mempraktikkan sikap orang yang beriman kepada hari akhir Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis 12 jam • Buku tauhid/akidah pelajaran • Buku Teladan (12 x 35 menit), Mulia Pendidilan 6 kali Agama Islam SD pertemuan Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo (4) (5) (6) (7) •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang iman kepada hari akhir. •	 Siswa menyebutkan pengertian hari akhir yang mereka ketahui. •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang nama-nama dan tanda-tanda hari akhir. •	 Siswa secara berkelompok mendiskusikan tanda-tanda dan tahapan-tahapan dalam hari akhir. •	 Wakil siswa membacakan hasil diskusinya di depan kelas. Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis •	 Mampu mejelaskan •	 Siswa mendengarkan penjelasan perilaku Abu Lahab guru tentang perilaku Abu •	 Mampu menceriLahab, Abu Jahal, dan takan perilaku Abu Musailamah al-Kazzab. Jahal •	 Siswa secara berkelompok (3 •	 Mampu mencekelompok) mendiskusikan kisah ritakan perilaku yang menjelaskan perilaku Musailamah alAbu Lahab, Abu Jahal, dan Kazzab Musailamah al-Kazzab. •	 Wakil kelompok maju ke depan kelas untuk membacakan hasil diskusi kelompoknya. •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang hal-hal penting dalam kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah alKazzab. •	 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil diskusi bersamasama. 14 jam • Buku sejarah pelajaran Nabi-Muhammad (14 x 35 menit), saw.dan Khulafaur 7 kali Rasyidin pertemuan • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

(1)

(2)

•	 Menyebutkan nama-nama hari akhir •	 Menjelaskan tanda-tanda hari akhir

Meyakini adanya hari akhir

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

•	 Menceritakan perilaku Abu Lahab dan Abu Jahal •	 Menceritakan perilaku Musailamah al-Kazzab.

Menceritakan kisah Abu Jahal, Abu Lahab, dan Musailamah al-Kazzab

(1) •	 Mampu menghindari perilaku dengki seperti Abu Lahab dan Abu Jahal dalam kehidupan sehari-hari •	 Mampu menghindari perilaku bohong seperti Musailamah al-Kazzab dalam kehidupan seharihari •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang sifat-sifat tercela dan bahayanya. •	 Siswa (secara mandiri) menyebutkan contoh-contoh sifat tercela. •	 Siswa (secara berkelompok) mengidentifikasi perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. •	 Wakil siswa menyebutkan contoh-contoh tersebut di depan kelas. •	 Siswa menyebutkan akibat dari perilaku tercela dalam kehidupan sehari-hari. Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis • Buku akhlak 10 jam pelajaran • Buku sejarah para (10 x 35 menit), nabi 5 kali • Buku Teladan pertemuan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

•	 Menghindari perilaku dengki seperti Abu Lahab dan Abu Jahal •	 Menghindari perilaku bohong seperti Musailamah al-Kazzab

Menghindari perilaku tercela

•	 Melaksanakan tarawih di bulan Ramadan •	 Melaksanakan tadarus AlQur’an

Mengenal ibadah puasa Ramadan •	 Mampu menyebutkan ketentuanketentuan dalam salat tarawih •	 Mampu melaksanakan salat tarawih dengan benar •	 Mampu menyebutkan tata cara tadarus Al-Qur’an yang baik •	 Mampu melaksanakan tadarus Al-Qur’an

•	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang ibadah-ibadah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. •	 Siswa menyebutkan (secara mandiri) hal-hal yang harus dikerjakan selama bulan Ramadan. •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang ketentuan-ketentuan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an. •	 Siswa secara mandiri mempraktikkan salat tarawih. •	 Siswa secara mandiri menyebutkan tata cara bertadarus Al-Qur’an. •	 Siswa mempraktikkan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an pada bulan Ramadan.

18 jam • Buku fikih pelajaran • Buku Teladan (18 x 35 menit), Mulia Pendidikan 9 kali Agama Islam SD pertemuan Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

RPP Teladan Mulia PAI SD 6




Indikator (3) • Mampu melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan lancar • Mampu membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 dengan fasih • Mampu mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan fasih • Siswa mendengarkan guru membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13. • Siswa secara bersama-sama menirukan bacaan guru. • Siswa secara mandiri membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan fasih. • Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bagaimana membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan benar. • Siswa mendengarkan guru mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13. • Siswa secara bersama-sama menirukan bacaan guru. (4) (5) Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu (6) 14 jam pelajaran (14 x 35 menit), 7 kali pertemuan Sumber/Bahan Alat (7) • Al-Qur’an • Buku tajwid • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

Silabus

Nama Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran/Tema Standar Kompetensi

: : : :

....... VI/2 Pendidikan Agama Islam (PAI) 1. Mengartikan Al-Qur’an ayat-ayat Pilihan 2. Meyakini adanya qada dan qadar 3. Menceritakan kisah kaum Muhajirin dan kaum Ansar 4. Membiasakan perilaku terpuji 5. Mengetahui kewajiban zakat

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

(1)

(2)

•	 Membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 •	 Mengartikan Q.S. alMw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13

Mengartikan Al-Qur’an ayat-ayat Pilihan

(1) • Siswa secara berkelompok mendiskusikan arti dan kandungan Q.S. al- Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13. • Wakil Siswa membacakan hasil diskusi setiap kelompoknya. •	 Mampu menjelaskan pengertian qada dan qadar •	 Mampu menunjukkan contoh-contoh qada dan Qadar •	 Mampu menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang kejadiankejadian atau peristiwa alam. •	 Siswa menyebutkan penyebab terjadinya peristiwa alam tersebut. •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang pengertian, contoh, dan bagaimana mengimani qada dan qadar. •	 Siswa secara berkelompok mendiskusikan contohcontoh qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari. •	 Wakil siswa membacakan hasil diskusinya di depan kelas. •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang pentingnya iman kepada qada dan qadar. Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis 10 jam pelajaran (10 x 35 menit), 5 kali pertemuan • Buku tauhid/akidah • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

•	 Menunjukkan contoh-contoh qada dan qadar •	 Menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar

Meyakini adanya qada dan qadar

RPP Teladan Mulia PAI SD 6




(3) •	 Mampu mejelaskan kisah perjuangan kaum Muhajirin •	 Mampu menceritakan kisah perjuangan kaum Ansar Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis 10 jam pelajaran (10 x 35 menit), 5 kali pertemuan • Buku sejarah sahabat Nabi • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo (4) (5) (6) (7) •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. •	 Siswa secara berkelompok mendiskusikan kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar dan mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting di dalamnya. •	 Wakil kelompok maju ke depan kelas untuk membacakan hasil diskusi kelompoknya. •	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang makna yang dapat diambil dari kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar.

(1)

(2)

•	 Menceritakan perjuangan kaum Muhajirin •	 Menceritakan perjuangan kaum Ansar

Menceritakan kisah kaum Muhajirin dan kaum Ansar

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

(1) •	 Mampu mempraktikkan kegigihan perjuangan kaum Muhajirin dalam kehidupan seharihari •	 Mampu mempraktikkan perilaku tolong menolong kaum Ansar dalam kehidupan seharihari •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang sifat-sifat terpuji yang dapat diambil dari kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. •	 Siswa (secara mandiri) menyebutkan contoh-contoh sifat terpuji yang dapat diambil dari kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar . •	 Siswa (secara berkelompok) mengidentifikasi perilaku terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar. •	 Wakil siswa menyebutkan contoh-contoh tersebut di depan kelas. •	 Siswa menyebutkan manfaat dari perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis 14 jam pelajaran (14 x 35 menit), 7 kali pertemuan Tugas individual dan tugas kelompok dengan unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis 10 jam pelajaran (10 x 35 menit), 5 kali pertemuan • Buku akhlak • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

•	 Meneladani perilaku kegigihan perjuangan kaum Muhajirin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan peserta didik •	 Meneladani perilaku tolong menolong kaum Ansar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan peserta didik

Membiasakan perilaku terpuji

•	 Menyebutkan macam-macam zakat •	 Menyebutkan ketentuan zakat fitrah

Mengetahui kewajiban zakat •	 Mampu menjelaskan pengertian zakat •	 Mampu menyebutkan jenis-jenis zakat •	 Mampu menyebutkan ketentuan zakat fitrah

• Buku fikih • Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo

RPP Teladan Mulia PAI SD 6



•	 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang pengertian dan pentingnya zakat. •	 Siswa menyebutkan (secara mandiri) apa saja yang mereka ketahui tentang zakat. •	 Siswa mendengarkan uraian guru tentang macam-macam zakat. •	 Siswa menyebutkan macammacam barang yang harus dizakati. •	 Siswa secara mandiri menyebutkan bagaimana pelaksanaan zakat fitrah. •	 Siswa mempraktikkan zakat dalam kehidupan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/1 1 sampai dengan 6 12 jam pelajaran (12 x 35 menit) Mengartikan Al-Qur’an surah pendek pilihan

Kompetensi Dasar • Membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 • Mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 Indikator • Melafalkan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan lancar • Membaca Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 secara keseluruhan dengan fasih dan lancar • Mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 per ayat • Mengartikan Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 secara keseluruhan dengan benar Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat membaca Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih dan lancar. 2. Siswa diharapkan dapat mengartikan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. Materi Ajar Q.S. al-Qadr dan Q.S. al-‘Alaq Ayat 1-5 Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk dialog dengan cara menirukan bacaan guru mengenai bacaan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 sesuai dengan bacaan guru. 2. Siswa membaca Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih. 3. Siswa mengartikan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. 4. Siswa mengerti kandungan dari Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. Metode Belajar 1. Informasi

II.

III.

IV. V.

VI.

8

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

2. 3. 4. 5. VII.

Tanya jawab Demonstrasi Diskusi Inkuiri (penemuan)

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Al-Qur’an dan terjemahnya 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menuliskan, memasang paparan atau tayangan VCD/LCD mengenai Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 sehingga mudah dilihat oleh siswa. 2. Guru melafalkan tulisan, paparan atau tayangan Surah al-Qadr dengan suara yang jelas dan perlahan-lahan ayat demi ayat. Kemudian, ditirukan siswa dengan cara yang sama. Cara demikian, sebaiknya dilakukan berulang kali. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta melafalkan Surah al-Qadr secara estafet. Pada saat yang sama guru membetulkan bacaan siswa terutama dari sisi makhraj dan tajwidnya. Dalam bacaan Surah al-Qadr guru menekankan pada bacaan qalqalah dan tanda mad. 4. Guru menyuruh salah satu siswa yang sanggup melafalkan Surah al-Qadr secara lengkap untuk maju ke depan. Siswa tersebut melafalkan dari ayat pertama sampai terakhir.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

9

5. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, diminta melafalkan Surah al-Qadr dengan estafet, seperti yang telah dikemukakan di atas. Guru berusaha membenarkan bacaan kelompok yang salah dari segi makhraj dan tajwidnya. 6. Guru menjelaskan arti dari Surah al-Qadr per ayat. Kemudian, meminta siswa supaya menirukan artinya dan mencermati penjelasannya ayat demi ayat. 7. Guru menjelaskan kepada siswa kandungan apa saja yang terdapat dalam Surah al-Qadr. Guru juga meminta siswa untuk mengamalkan kandungan Surah al-Qadr dalam kehidupan sehari-hari. 8. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri membaca Surah al-Qadr dan memahami artinya. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 dilakukan juga dalam mengajarkan materi Surah al-‘Alaq Ayat 1-5. 10. Guru meminta siswa untuk memahami kandungan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang bacaan Surah al-Qadr dan Surah al‘Alaq Ayat 1-5 yang harus dihafalkan dengan fasih dan dipahami artinya secara keseluruhan. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru melafalkan Surah al-Qadr dengan melewatkan sebagian ayat, lalu menanyakan kepada siswa apakah bacaan guru ada yang terlewatkan. Kemudian, meminta siswa melengkapi bacaan ayat yang dilewatkan tersebut. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa supaya melafalkan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5. Selanjutnya, guru meminta para siswa lainnya supaya mendengarkan bacaan teman-temannya. Para siswa diminta menilai tentang benar tidaknya pelafalan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 yang dilakukan temannya. 3. Guru melafalkan satu ayat Surah al-Qadr, kemudian meminta siswa mengartikan ayat tersebut. 4. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sanggup melafalkan Surah al-Qadr dengan fasih dan lancar. 5. Guru menyebutkan Surah al-Qadr atau Surah al-‘Alaq ayat tertentu, kemudian meminta siswa melafalkan dan mengartikannya.

X.

10

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

6. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang dapat menjelaskan kandungan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5. 7. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang dapat menjelaskan kandungan Surah al-Qadr. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (12) 2. Tes perbuatan untuk membaca Surah al-Qadr dan Surah al‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih 3. Tes perbuatan untuk mengartikan Surah al-Qadr dan Surah al‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat membaca dan mengartikan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran membaca Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan fasih 3. Kebenaran mengartikan Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq Ayat 1-5 dengan benar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 1 (Surah al-Qadr dan Surah al-‘Alaq) A. Pilihan Ganda 1. B 6. D 2. C 7. A 3. B 8. A 4. A 9. C 5. A 10. C

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

11

B. Isian 1. Makiyah 2. malam yang penuh kemuliaan 3. apa yang tidak diketahuinya 4. segumpal darah 5. lailatul qadar 6. terbit fajar 7. pena/qalam 8. Malaikat Jibril 9. akal 10. kerasulan C. Essay 1. a) malam diturunkannya Al-Qur’an yang pertama kali b) satu malam kemuliaannya melebihi seribu bulan. 2. _fQ À_f5 Àü=]ã 3. Allah swt. mengajarkan ilmu pengetahuan melalui alam semesta. Dengan perantaraan akal, manusia mempelajari alam semesta. 4. _fQ oi läBm vã _f5 artinya: ’’Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.’’ 5. <9^eã Öf~e äi c•<8ã ùip 6. Allah swt. mengajarkan manusia dengan perantaraan pena karena pena adalah salah satu alat untuk merekam ilmu pengetahuan. 7. Nabi menerima wahyu pertama pada tanggal 17 Ramadan di Gua Hira. 8. Iqra’ bismi rabbikallakr khalaq. 9. Melalui perantaraan Malaikat Jibril yang datang menemui Nabi Muhammad saw. 10. Dengan belajar giat, menuliskannya, dan mempelajarinya.

12

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/1 7 sampai dengan 12 jam 12 jam pelajaran (12 x 35 menit) Meyakini adanya hari akhir

Kompetensi Dasar • Menyebutkan nama-nama hari akhir • Menjelaskan tanda-tanda hari akhir Indikator • Menjelaskan pengertian hari akhir • Menyebutkan nama-nama hari akhir • Menyebutkan tanda-tanda datangnya hari akhir dengan benar • Menerapkan keimanan kepada hari akhir dalam kehidupan sehari-hari Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan nama-nama hari akhir dengan benar. 2. Siswa diharapkan dapat menjelaskan tanda-tanda datangnya hari akhir. Materi Ajar Hari akhir Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk mengerti hari akhir sebagai ketentuan Allah swt. 2. Siswa menyebutkan nama-nama hari akhir. 3. Siswa menyebutkan tanda-tanda datangnya hari akhir. 4. Siswa mengimani hari akhir dan mengamalkannya dalam kehidupan. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Elisitasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan)

II.

III.

IV. V.

VI.

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku tauhid atau akidah Islam 3. Buku-buku lain yang relevan

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

13

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru membuat uraian gambar atau tayangan VCD/LCD mengenai kronologi datangnya hari akhir. 2. Guru menjelaskan pengertian hari akhir dan hubungannya dengan rukun iman. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta menyebutkan nama-nama hari akhir yang mereka ketahui dan bagaimana terjadinya. 4. Guru menyebutkan nama-nama hari-hari akhir, dan menjelaskan apa saja yang terjadi pada hari akhir nanti. Kemudian, guru meminta siswa menyebutkan kembali nama-nama hari akhir dan artinya. 5. Guru menjelaskan tanda-tanda datangnya hari akhir. Dalam uraiannya guru dapat memberikan pertanyaan umpan kepada siswa apakah tanda-tanda tersebut sudah ada pada masa sekarang. 6. Guru menawarkan kepada siswa untuk menjelaskan tanda-tanda apa saja yang sudah terlihat sebagai petunjuk datangnya hari akhir. 7. Guru menawarkan kepada siswa yang mampu menjelaskan namanama hari akhir dan tanda-tandanya. Guru juga memberi kesempatan kepada siswa mengemukakan pertanyaan maupun pendapat tentang pokok bahasan. 8. Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan atau rangkuman tentang materi yang baru saja dibahas. 9. Guru meminta siswa untuk mengimani hari akhir dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

14

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

IX.

Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang nama-nama hari akhir dan tanda-tanda datangnya hari akhir serta bagaimana mengimaninya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan satu nama hari akhir, kemudian meminta siswa menjelaskan apa artinya. 2. Guru menjelaskan satu peristiwa yang akan terjadi di hari akhir, kemudian meminta siswa menyebutkan apa nama lain dari peristiwa tersebut. 3. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan satu tanda datangnya hari akhir. 4. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang dapat menyebutkan tanda-tanda hari akhir yang sudah ada pada masa sekarang. 5. Guru menawarkan kepada siswa untuk menyebutkan nama-nama hari akhir dengan benar. 6. Guru meminta siswa menjelaskan bagaimana cara mengimani hari akhir. 7. Guru menawarkan kepada siswa untuk menyebutkan tanda-tanda datangnya hari akhir. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (25) 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan nama nama hari akhir 3. Tes perbuatan untuk menjelaskan tanda-tanda datangnya hari akhir • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan nama-nama hari akhir dan tanda-tandanya. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan nama-nama hari akhir

X.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

15

3. Kebenaran menjelaskan tanda-tanda datangnya hari akhir 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP. Kunci Pelajaran 2 (Iman kepada Hari Akhir) A. Pilihan Ganda 1. B 6. B 2. C 7. A 3. C 8. B 4. D 9. B 5. A 10. A B. Isian 1. hari berakhirnya kehidupan di dunia 2. mati atau binasa 3. Surah al-Qwri‘ah 4. Malaikat Israfil 5. yaumul hisab 6. tepat di atas kepala 7. Malaikat Raqib dan Atid 8. surga 9. yaumul mizan 10. neraka

...................................... NIP.

C. Essay 1. Alam semesta beserta seluruh isinya hancur binasa 2. Allah swt. memerintah Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala, maka roh-roh manusia pun akan mencari jasadnya masing-masing. 3. Banyak perempuan menyerupai laki-laki dan sebaliknya, banyak terjadi kejahatan, para alim ulama dan orang-orang saleh banyak yang meninggal dunia. 4. Bumi mengalami kehancuran, manusia keluar dari kuburnya dan akan mendapat balasan sesuai dengan perbuatan/amalannya selama di dunia.

16

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

5.

Bentuk tubuh, rupa wajah, dan cara mereka berjalan berbeda-beda sesuai dengan amalnya. Orang-orang yang tidak beriman kulitnya hitam dan berjalan seperti orang cacat, sedangkan orang yang beriman wajahnya berseri-seri dan berjalan tanpa keringat. 6. Memperbanyak amal dan ibadah kepada Allah swt. sebagai bekal di hari akhir. 7. Orang yang timbangan amal baiknya lebih berat atau lebih banyak daripada amal jeleknya. 8. Orang yang semasa hidupnya banyak melakukan kejahatan. 9. Amal perbuatan manusia, yang baik dan yang buruk. 10. o}9&tiãqmäa äip êã xä^fæ ãqæ;a o};eã =B5 9] Úktn~æ lqY<äR&} <ätneãoi ÖQäAvã ãq*çf}keläa ks =FChq} p

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

17

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/1 13 sampai dengan 19 14 jam pelajaran (14 x 35 menit) Menceritakan kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab

I.

Kompetensi Dasar • Menceritakan perilaku Abu Lahab dan Abu Jahal • Menceritakan perilaku Musailamah al-Kazzab Indikator • Menjelaskan kisah Abu Lahab • Menceritakan kisah Abu Jahal • Menjelaskan kisah Musailamah al-Kazzab • Menyebutkan perilaku-perilaku jahat dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menceritakan perilaku Abu Lahab dan Abu Jahal. 2. Siswa diharapkan dapat menceritakan perilaku Musailamah al-Kazzab. Materi Ajar 1. Kisah Abu Lahab 2. Kisah Abu Jahal 3. Kisah Musailamah al-Kazzab Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami kisah dan perilaku jahat dalam kisah Abu Lahab. 2. Siswa dijelaskan tentang kisah dan perilaku jahat dari Abu Jahal. 3. Siswa diberikan penjelasan tentang kisah dan perilaku jahat Musailamah al-Kazzab. 4. Siswa diarahkan untuk menemukan hikmah dari kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan)

II.

III.

IV.

V.

VI.

18

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan uraian atau bercerita tentang orang-orang yang menentang ajaran Nabi Muhammad saw. ketika berdakwah. Guru mengarahkan penjelasannya pada sikap orang-orang Quraisy terutama Abu Lahab dan Abu Jahal. Guru juga menguraikan perilaku jahat orang-orang Arab pada masa Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. dengan penekanan pada munculnya nabi palsu. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan tokoh-tokoh jahat yang menentang Nabi Muhammad saw. yang mereka ketahui, dan bagaimana perilaku mereka terhadap Nabi dan umatnya. 3. Guru menceritakan kisah Abu Lahab mulai dari hubungannya dengan Nabi Muhammad saw. usaha-usaha jahatnya, dan akhir kehidupannya. 4. Guru menjelaskan kisah Abu Lahab tersebut dengan memberikan penekanan pada perilaku-perilaku jahatnya, seperti mencemooh Nabi, menganiaya umat Islam, dsb. 5. Guru meminta siswa untuk mencatat hal-hal penting yang mereka dengar atau baca dari kisah Abu Lahab. 6. Guru meminta kepada para siswa untuk membacakan hasil catatannya dan menanyakan apa yang belum mereka pahami.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

19

7. Guru bersama siswa membuat rangkuman dari kisah Abu Lahab dengan menuliskannya di papan tulis. 8. Guru meminta siswa untuk melengkapi catatannya tentang kisah Abu Lahab sesuai dengan rangkuman yang dibuat bersama. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 diterapkan juga dalam memberikan pelajaran tentang kisah Abu Jahal dan Musailamah al-Kazzab. 10. Guru meminta siswa untuk memahami kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab, dan menceritakan kembali kepada keluarganya di rumah. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab dengan memberikan catatan tentang hal-hal penting dari kisah ketiga orang jahat tersebut. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menceritakan siapa sebenarnya Abu Lahab. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan mengapa Abu Lahab tidak senang terhadap agama Islam. 3. Guru menawarkan kepada siswa siapa yang dapat menjelaskan bagaimana sikap Abu Jahal terhadap Nabi Muhammad saw. dan umat Islam. 4. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan berbagai cobaan yang diderita Nabi dan umat Islam karena ulah Abu Lahab dan Abu Jahal. 5. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang bisa menceritakan kisah Musailamah al-Kazzab sebagai nabi palsu. 6. Guru menjelaskan satu contoh peristiwa dari kisah Musailamah alKazzab, kemudian menanyakan kepada siswa kapan peristiwa itu terjadi. 7. Guru menanyakan kepada siswa bagaimana perilaku Musailamah al-Kazzab terhadap Khalifah Abu Bakar as-Siddiq r.a. 8. Guru menanyakan kepada siswa perilaku jahat apa saja yang dimiliki Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab.

X.

20

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (35) 2. Tes perbuatan untuk menceritakan kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 3. Tes perbuatan untuk menyebutkan perilaku jahat dalam kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memahami kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menceritakan kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 3. Kebenaran menyebutkan perilaku jahat dalam kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 3 (Kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab) A. Pilihan Ganda 1. B 6. A 2. B 7. A 3. A 8. B 4. A 9. C 5. A 10. B

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

21

B. Isian 1. bapak yang menyala 2. Bani Hasyim 3. Bani Makhzum 4. al-Lahab 5. kotoran kambing

6. 7. 8. 9. 10.

neraka Sajah Tamimiyah Hanifah 100 ekor unta Abu Bakar as-Siddiq

C. Essay 1. Memboikot Bani Hasyim dan menganiaya orang-orang Quraisy yang memeluk Islam. 2. Memimpin kampanye menentang Nabi, merencanakan membunuh Nabi, dan menjanjikan hadiah 100 ekor unta bagi yang berhasil membunuh Nabi. 3. Seandainya mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku menghentikan dakwah ini, aku tidak akan meninggalkannya. 4. Orang yang selalu menentang dakwah Nabi dan menolak ajaran-ajaran yang disampaikan oleh beliau. 5. Mereka memusuhi, menganiaya, dan menyiksa umat Islam. 6. Dimasukkan ke dalam api yang bergejolak (neraka). 7. Tidak mewajibkan salat, puasa, haji, dan membolehkan judi serta minum minuman keras. 8. Penutup para Nabi dan Rasul. 9. Untuk merencanakan pembunuhan terhadap Nabi Muhammad saw. 10. Abu Jahal tewas pada waktu Perang Badar.

22

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/I 20 sampai dengan 24 10 jam pelajaran (10 x 35 menit) Menghindari perilaku tercela

Kompetensi Dasar • Menghindari perilaku dengki seperti Abu Lahab dan Abu Jahal • Menghindari perilaku bohong seperti Musailamah al-Kazzab Indikator • Menghindari perilaku tercela dari Abu Lahab • Menyebutkan contoh-contoh perilaku tercela Abu Lahab • Menghindari perilaku tercela dari Abu Jahal • Menyebutkan contoh-contoh perilaku tercela Abu Jahal • Menghindari perilaku tercela dari Musailamah al-Kazzab • Menyebutkan contoh-contoh perilaku tercela Musailamah al-Kazzab Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menghindari perilaku dengki seperti yang dilakukan Abu Jahal dan Abu Lahab. 2. Siswa diharapkan dapat menghindari perilaku bohong seperti yang dilakukan Musailamah al-Kazzab. Materi Ajar Akhlak tercela (Dengki dan Bohong) Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami arti dari perilaku tercela dan bagaimana menghindarinya. 2. Siswa diberikan contoh-contoh perilaku tercela. 3. Siswa diarahkan untuk menemukan perilaku tercela pada diri Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. 4. Siswa menghindari perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan)

II.

III.

IV. V.

VI.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

23

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menjelaskan kembali secara singkat tentang kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. Guru mengarahkan uraiannya pada sifat-sifat tercela yang dapat diambil dari ketiga kisah tersebut. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan perilaku-perilaku tercela yang harus dihindari dari kisah Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. 3. Guru menguraikan perilaku-perilaku tercela yang terdapat dalam kisah tokoh jahat tersebut, yaitu iri, dengki, dan bohong. 4. Guru menjelaskan arti dari setiap perilaku tersebut sambil menunjukkan bagaimana ketiga orang tersebut melaksanakannya. Misalnya bagaimana Abu Lahab merencanakan kejahatan kepada Nabi, bagaimana Abu Jahal menyiksa pengikut Nabi, dsb. 5. Guru membagi siswa menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 diminta untuk mengumpulkan contoh perilaku tercela dari Abu Lahab, kelompok 2 mengidentifikasi perilaku tercela dari Abu Jahal, dan kelompok 3 mengumpulkan contoh perilaku tercela dari Musailamah al-Kazzab. 6. Guru meminta kepada para wakil kelompok untuk membacakan hasil diskusi kelompok tersebut tentang perilaku tercela yang ditemukan.

24

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

7. Guru mengarahkan siswa agar selalu menghindari perilaku tercela sebagaimana yang dilakukan oleh ketiga tokoh di atas. Guru juga menjelaskan mudarat (kerusakan) dari sifat-sifat tercela yang terdapat dalam kisah ketiga orang di atas. 8. Guru meminta siswa melihat dirinya sendiri apakah sudah menghindari perilaku tercela di atas atau belum. 9. Guru meminta siswa untuk selalu menghindari perilaku tercela dan mengajak temannya untuk tidak memiliki kebiasaan tercela tersebut. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang arti dan contoh dari perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap tercela apa saja yang terdapat dalam diri Abu Lahab dan Abu Jahal. 2. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap tercela apa saja yang terdapat dalam diri Musailamah al-Kazzab. 3. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan satu sifat tercela yang mereka ketahui. 4. Guru meminta kepada beberapa siswa untuk menyebutkan bagaimana menghindari sikap bohong. 5. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sudah menghindari sikap iri dan dengki. 6. Guru menjelaskan satu contoh perbuatan kemudian meminta siswa menyebutkan termasuk sikap apa perbuatan tersebut. 7. Guru menanyakan kepada siswa apa kerugian memiliki sikap iri dan dengki. 8. Guru menanyakan kepada siswa siapa yang belum dapat menghindari sikap tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (47) 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan sikap tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab

X.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

25

•

•

3. Tes perbuatan untuk menghindari perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum menghindari perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab. Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan contoh perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 3. Kebenaran menghindarkan diri dari perilaku tercela dari Abu Lahab, Abu Jahal, dan Musailamah al-Kazzab 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 4 (Menghindari Akhlak Tercela) A. Pilihan Ganda 1. B 6. B 2. A 7. C 3. B 8. B 4. C 9. B 5. B 10. B B. Isian 1. nikmat 2. kejahatan 3. pamer 4. hawa nafsu manusia 5. akhlak mahmudah

6. 7. 8. 9. 10.

iri dan dengki yang tidak sebenarnya bersyukur kerugian surga

26

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

C. Essay 1. Selalu mensyukuri nikmat Allah swt. yang telah kita terima dan banyak berzikir. 2. Ák~-=eã läË~Feã oi êäæ :qQã 3. Iri, dengki, sombong, dan bohong. 4. Tidak suka melihat orang lain bahagia, mengharapkan kenikmatan yang diterima orang lain. 5. Jika berbicara dia berdusta, jika berjanji dia ingkar, dan jika dipercaya dia khianat. 6. Mengaku sebagai nabi dan menghasut orang agar tidak membayar zakat. 7. Tidak dipercaya orang lain, menjadi munafik, dan masuk neraka. 8. Menjadi penghuni neraka yang paling dasar. 9. Tidak memiliki kawan, tidak disukai oleh Allah swt., dan selalu mendapat kesulitan dalam hidupnya. 10. Memiliki banyak teman, disukai oleh Allah swt., dan selalu hidup tenang dan tenteram.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

27

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/1 25 sampai dengan 29 10 jam pelajaran (10 x 35 menit) Mengenal ibadah pada bulan Ramadan

Kompetensi Dasar • Melaksanakan tarawih di bulan Ramadan • Melaksanakan tadarus Al-Qur’an Indikator • Menyebutkan ibadah-ibadah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan • Menjelaskan tata cara salat tarawih dengan benar • Menjelaskan tata cara tadarus Al-Qur’an dengan benar • Mempraktikkan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an sesuai dengan ketentuan Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan ibadah-ibadah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. 2. Siswa diharapkan dapat menjelaskan tata cara salat tarawih dengan benar. 3. Siswa diharapkan dapat menjelaskan tata cara tadarus Al-Qur’an dengan benar. 4. Siswa diharapkan dapat mempraktikkan salat tarawih dan tadarus AlQur’an sesuai dengan ketentuan. Materi Ajar Ibadah di bulan Ramadan Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian ibadah apa saja yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. 2. Siswa menjelaskan tata cara salat tarawih dengan benar. 3. Siswa menjelaskan tata cara tadarus Al-Qur’an dengan benar. 4. Siswa mempraktikkan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an sesuai dengan ketentuan. Metode Belajar 1. Informasi

II.

III.

IV. V.

VI.

28

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

2. 3. 4. 5. VII.

Tanya jawab Demonstrasi Diskusi Elisitasi

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku fikih 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menggambarkan, memasang paparan, atau tayangan VCD/ LCD mengenai ibadah-ibadah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. 2. Guru menjelaskan terlebih dahulu pengertian dan ketentuan salat tarawih. Guru menanyakan kepada siswa apa yang mereka ketahui tentang salat tarawih dan bagaimana melaksanakannya. 3. Guru mendemonstrasikan tata cara salat tarawih. Kemudian, meminta siswa menirukan praktik tersebut. 4. Guru meminta beberapa siswa untuk mempraktikkan kembali salat tarawih. Pada saat yang sama guru meminta siswa yang lain untuk mencermati gerakan dan bacaan siswa tersebut dan membenarkannya jika terjadi kesalahan. 5. Guru menjelaskan kepada siswa berbagai perbedaan pelaksanaan salat tarawih yang di kalangan umat Islam. Guru menekankan pada siswa pentingnya memahami perbedaan tersebut secara benar.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

29

6. Guru menjelaskan tata cara tadarus Al-Qur’an dan manfaatnya pada bulan Ramadan. Pada saat yang sama guru menjelaskan halhal penting yang harus dilakukan ketika melaksanakan tadarus AlQur’an. 7. Guru menanyakan kepada siswa siapa yang sudah melaksanakan tadarus Al-Qur’an. Guru menekankan perlunya bertadarus AlQur’an dengan fasih dan lancar. 8. Guru meminta salah satu siswa untuk mendemonstrasikan tata cara bertadarus Al-Qur’an yang benar. Siswa yang lain diminta untuk mencermati praktik tersebut dan mengoreksinya jika terjadi kesalahan. 9. Guru meminta siswa untuk melaksanakan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an sesuai dengan ketentuannya. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang pelaksanaan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadan sesuai ketentuan. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan beberapa ibadah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan, kemudian meminta siswa menyebutkan ibadah lain yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. 2. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan tata cara salat tarawih. 3. Guru meminta satu siswa menyebutkan kapan waktu salat tarawih dilaksanakan. 4. Guru meminta siswa mendemonstrasikan salat tarawih dengan benar. 5. Guru menawarkan kepada siswa siapa yang dapat melaksanakan tadarus Al-Qur’an dengan fasih. 6. Guru meminta siswa menyebutkan apa saja yang harus dilakukan sebelum bertadarus Al-Qur’an. 7. Guru menanyakan kepada siswa siapa di antara mereka yang sudah pernah bertadarus Al-Qur’an hingga khatam. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (62)

X.

30

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

•

•

2. Tes perbuatan untuk melaksanakan salat tarawih 3. Tes perbuatan untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an. Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat melaksanakan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an. Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran melaksanakan salat tarawih 3. Kebenaran melaksanakan tadarus Al-Qur’an 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP. Kunci Pelajaran 5 (Ibadah di Bulan Ramadan) A. Pilihan Ganda 1. C 6. D 2. B 7. B 3. C 8. B 4. A 9. A 5. C 10. B B. Isian 1. 17 Ramadan 2. sunah yang sangat dianjurkan 3. sepuluh hari terakhir bulan Ramadan 4. dua kali 5. ganjil 6. neraka 7. kanan 8. Surah al-Fwtipah 9. Ák~ÏReã êã \9I 10. sepuluh kali

...................................... NIP.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

31

C. Essay 1. Pada malam hari bulan Ramadan. 2. 1äR% ê äiqiýi  äiäiã Öfç^eãgç^&Bi$äRa<Sæ<ã 3}pã=&eã ÖnA2Iã 3. Turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an) dan turunnya lailatul qadar. 4. Surah al-’Alaq Ayat 1–5 (kfR} keäi läBmvã kfQ Ø# kf^eäæ kfQ |;eã & h=a vã cæ<p ü=]ã Ù% _fQ oi läBm vã _f5 Ù$ _f5 |;eã cæ < kAäæ ü=]ã 5. Malam yang penuh kemuliaan, satu malam yang nilai kemuliaannya melebihi daripada seribu bulan. 6. Menghadap kiblat, menutup aurat, suci dari hadas dan najis. 7. Hatinya dipenuhi penyakit, seperti iri, dengki, dan sombong. 8. Menjadi pelita atau petunjuk bagi yang membaca, memberikan pertolongan pada hari kiamat, dan menjadi obat serta rahmat. 9. Tarawih artinya istirahat, jadi salat tarawih artinya adalah salat yang di sela-selanya diselingi dengan istirahat. 10. Setiap hari, khususnya pada bulan Ramadan. Kunci Latihan Semester 1 A. Pilihan Ganda 1. A 6. B 2. A 7. A 3. A 8. A 4. C 9. A 5. C 10. A

11. B 12. A 13. C 14. C 15. B

16. A 17. A 18. A 19. A 20. C

21. A 22. D 23. A 24. A 25. A

B. Isian 1. Gua Hira 2. 1000 bulan 3. peristiwa turunnya Al-Qur’an 4. hari kiamat 5. datangnya hari kiamat 6. hari pembalasan 7. bapak kebodohan 8. Suku Quraisy

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Sajah Tamimiyah tidak bersyukur pembohong ingkar surga suci sunah

32

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

C. Menjodohkan 1. D 6. I 2. E 7. C 3. G 8. J 4. A 9. F 5. H 10. B D. Essay 1. =tE [eã oi R5Ø <9^eã Öf~e 2. kfR} keäi läBmvã kfQ artinya: ’’Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” 3. ÖbzfUã, c•<8ã ùip, une?mã ùmã 4. Surah al-Qwri‘ah menggambarkan situasi dan kondisi ketika hari kiamat tiba. Alam seisinya berhamburan dan seluruh amal perbuatan manusia akan ditimbang. 5. Manusia yang baik akan mendapat pahala dan surga, sedangkan manusia yang jahat akan dimasukkan ke neraka. 6. åäB2îeã hq~e lp9Qq%äi ã;s 7. Abu Jahal khawatir kalau orang-orang Arab berpihak kepada Nabi sehingga akan merebut kekuasaannya. 8. dia akan masuk neraka karena perbuatan jahatnya. 9. Musailamah menyusun pasukan untuk menyerang Khalifah Abu Bakar as-Siddiq di Madinah. Dia menikahi Sajah untuk menambah kekuatan. 10. Surah al-Falaq menerangkan perlunya manusia berlindung dari kejahatan termasuk dari sikap iri dan dengki. 11. Mohon perlindungan kepada Allah swt., selalu bersyukur, dan banyak berdoa. 12. Keduanya tidak suka jika Nabi Muhammad dan pengikutnya hidup bahagia, mereka menyebarkan permusuhan kepada Nabi. 13. Menjadi pelita dan petunjuk bagi pembacanya, memberikan pertolongan besok di hari kiamat, dapat membedakan perkara yang benar dan yang salah. 14. Salat tarawih, witir, dan tadarus Al-Qur’an. 15. Salat tarawih dilaksanakan delapan rakaat atau 20 rakaat, setiap habis salam diselingi dengan istirahat dahulu baru dilanjutkan salat tarawih lagi.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

33

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/2 1 sampai dengan 7 14 jam pelajaran (14 x 35 menit) Mengartikan Al-Qur’an ayat-ayat pilihan

Kompetensi Dasar • Membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 • Mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 Indikator • Melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan lancar • Membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 secara keseluruhan dengan fasih dan lancar • Mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 per ayat • Mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 secara keseluruhan dengan benar Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat membaca Surah al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 dengan fasih dan lancar. 2. Siswa diharapkan dapat mengartikan Surah al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 dengan benar. Materi Ajar Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk dialog dengan cara menirukan bacaan guru mengenai bacaan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 sesuai dengan bacaan guru. 2. Siswa membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan fasih. 3. Siswa mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan benar. 4. Siswa menjelaskan kandungan dalam Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 dengan benar.

II.

III.

IV. V.

34

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

VI.

Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Al-Qur’an dan Terjemahnya Departemen Agama RI tahun 2004 3. Buku-buku lain yang relevan

VII.

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menuliskan, memasang paparan, atau tayangan VCD/LCD mengenai Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 sehingga mudah dilihat oleh siswa. 2. Guru melafalkan tulisan, paparan atau tayangan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dengan suara yang jelas dan perlahan-lahan ayat demi ayat. Guru melafalkan Q.S al-Mw’idah Ayat 3 terlebih dahulu ayat demi ayat, kemudian ditirukan siswa dengan cara yang sama. Cara demikian, sebaiknya dilakukan berulang kali. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta melafalkan Q.S. al-Mw’idah secara begantian. Pada saat yang sama guru membenahi bacaan siswa terutama dari sisi makhraj dan tajwidnya. Dalam bacaan Surah al-Mw’idah, guru menekankan pada kefasihan dan kelancaran bacaannya.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

35

4. Guru menyuruh salah satu siswa yang sanggup melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 secara lengkap untuk menuju ke depan. Siswa tersebut melafalkan ayat tersebut dengan perlahan dan fasih. 5. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, diminta melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 secara bergantian, seperti dikemukakan di atas. Guru berusaha membenarkan bacaan kelompok yang salah dari segi makhraj dan tajwidnya. 6. Guru menjelaskan arti dari Q.S. al-Mw’idah Ayat 3. Kemudian, meminta siswa supaya menirukan artinya dan mencermati penjelasannya ayat demi ayat. 7. Guru menjelaskan apa saja yang terkandung dalam Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 8. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan memahami arti serta kandungannya. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 dilakukan juga dalam mengajarkan materi Q.S. al-oujurwt Ayat 13. 10. Guru meminta siswa untuk membiasakan membaca Q.S. alMw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan memahami arti dan kandungannya. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang bacaan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 yang harus dilafalkan dengan fasih dan dipahami arti dan kandungannya secara keseluruhan. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 sebagian ayat, kemudian meminta siswa melengkapi bacaan ayat tersebut. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa supaya melafalkan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3. Selanjutnya, guru meminta para siswa lainnya supaya mendengarkan bacaan teman-temannya. Para siswa diminta menilai tentang benar tidaknya pelafalan Surah alMw’idah Ayat 3 yang dilakukan temannya. 3. Guru melafalkan Q.S. al-oujurwt Ayat 13, kemudian meminta siswa mengartikan ayat tersebut. 4. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sanggup melafalkan Surah al-Mw’idah Ayat 3 dengan fasih dan lancar.

X.

36

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

5. Guru menyebutkan potongan ayat dari Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 atau al-oujurwt Ayat 13, kemudian meminta siswa mengartikannya. 6. Guru menawarkan kepada siswa siapa yang dapat menjelaskan kandungan dari Surah Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 atau al-oujurwt Ayat 13. 7. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sanggup membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 atau al-oujurwt Ayat 13 sekaligus mengartikannya dengan benar dan lancar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (76) 2. Tes perbuatan untuk membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan aloujurwt Ayat 13 dengan fasih 3. Tes perbuatan untuk mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan benar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat membaca dan mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan benar. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran membaca Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan fasih 3. Kebenaran mengartikan Q.S. al-Mw’idah Ayat 3 dan al-oujurwt Ayat 13 dengan benar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

37

Kunci Pelajaran 6 (Surah al-Mw’idah Ayat 3 dan Surah al-oujurwt Ayat 13) A. Pilihan Ganda 1. C 6. B 2. A 7. A 3. C 8. B 4. A 9. B 5. A 10. D B. Isian 1. bangkai 2. halal 3. Madaniyah 4. terpaksa 5. menghormati

6. 7. 8. 9. 10.

yang paling takwa bangsa-bangsa v haram bilik-bilik

C. Essay 1. Babi, binatang yang mati karena ditanduk, terjepit, dan disembelih dengan tidak menyebut nama Allah swt. 2. Menyembelih dengan menghadap kiblat dan menyebut nama Allah swt. 3. 2] É , h 4. Saling menghormati, membantu, dan saling mengenal. 5. dan binatang yang disembelih untuk berhala. 6. Yaitu makanan yang halal dan menyehatkan. 7. Orang yang paling mulia di hadapan Allah swt. adalah orang yang paling takwa. 8. Orang yang selalu menjalankan perintah Allah swt. dan menjauhi larangan Allah swt. 9. kbn^f5 10. Ayam, sapi, kerbau, kambing.

38

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/2 8 sampai dengan 12 10 jam pelajaran (10 x 35 menit) Meyakini adanya qada dan qadar

Kompetensi Dasar • Menunjukkan contoh-contoh qada dan qadar • Menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar Indikator • Menjelaskan pengertian qada dan qadar • Menyebutkan perbedaan antara qada dan qadar dengan benar • Menunjukkan contoh-contoh qada dan qadar dalam kehidupan seharihari • Menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar dengan benar Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan pengertian qada dan qadar. 2. Siswa diharapkan dapat menunjukkan contoh-contoh qada dan qadar. 3. Siswa diharapkan dapat menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar. Materi Ajar Qada dan qadar Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian qada dan qadar. 2. Siswa menyebutkan perbedaan antara qada dan qadar. 3. Siswa menunjukkan contoh-contoh qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari. 4. Siswa menunjukkan keyakinan terhadap qada dan qadar dengan benar. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Elisitasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan)

II.

III.

IV. V.

VI.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

39

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku tauhid atau akidah Islam 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru membuat uraian atau gambar atau tayangan VCD/LCD tentang rukun iman. Guru mengarahkan penjelasannya pada iman kepada qada dan qadar dengan memberikan gambaran kejadian atau peristiwa yang terjadi seperti kematian, bencana alam, dsb. 2. Guru menjelaskan tentang iman kepada qada dan qadar. Penjelasan dimulai dengan pengertian qada dan qadar, kemudian tentang perbedaan dan pelaksanaannya. 3. Guru menunjuk beberapa orang siswa untuk diminta menyebutkan pengertian qada dan qadar yang mereka ketahui. 4. Guru menyebutkan beberapa contoh sederhana tentang kejadian qada dan qadar. Guru memberikan penjelasan tentang hubungan antara qada dan qadar dengan takdir. Guru juga menjelaskan dua macam takdir, yaitu takdir mubram dan takdir mu’allaq. 5. Guru membagi siswa menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok mengumpulkan contoh sebanyak-banyaknya dari qada dan qadar dan mengelompokkannya mana yang termasuk takdir mubram dan mana yang termasuk takdir mu’allaq. 6. Wakil siswa maju ke depan kelas dan membacakan hasil diskusi kelompoknya. Kelompok yang lain diminta untuk mencermati dan memberikan komentar terhadap hasil diskusi yang dibacakan.

40

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

7. Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang qada dan qadar dan contoh-contoh kejadiannya. 8. Guru memberikan kepada para siswa untuk memberikan tambahan atau mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pelajaran yang sedang dibahas. 9. Guru meminta siswa untuk menanamkan keimanan terhadap qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang pengertian dan contoh qada dan qadar serta bagaimana mengimaninya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan satu peristiwa, kemudian menanyakan apakah peristiwa tersebut termasuk qada dan qadar atau tidak. 2. Guru menunjuk kepada salah satu siswa untuk menyebutkan contoh dari qada dan qadar. 3. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan perbedaan antara qada dan qadar. 4. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sanggup menyebutkan perbedaan antara takdir mubram dan takdir mu’allaq. 5. Guru meminta siswa menyebutkan contoh dari takdir mubram. 6. Guru meminta siswa menyebutkan contoh dari takdir mu’allaq. 7. Guru menawarkan kepada siswa untuk menjelaskan bagaimana cara mengimani qada dan qadar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (86) 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan pengertian dan contoh qada dan qadar 3. Tes perbuatan untuk menjelaskan keimanan kepada qada dan qadar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan contoh qada dan qadar dan cara mengimaninya.

X.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

41

•

Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan pengertian dan contoh qada dan qadar 3. Kebenaran menjelaskan keimanan kepada qada dan qadar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 7 (Iman kepada Qada dan Qadar) A. Pilihan Ganda 1. C 6. B 2. A 7. A 3. D 8. B 4. A 9. D 5. B 10. B B. Isian 1. aturan atau ketentuan 2. zaman azali 3. berusaha 4. takdir mu’allaq 5. berserah diri kepada Allah swt.

6. 7. 8. 9. 10.

menentukan mu’allaq mubram lauh mahfuz ketetapan Allah swt.

C. Essay 1. Zaman azali adalah masa sebelum Allah swt. menciptakan segala sesuatu termasuk manusia. 2. Meyakini bahwa Allah swt. menetapkan takdir bagi semua umat manusia. 3. Berikhtiar mengobatinya, kemudian bertawakal kepada Allah swt. 4. Berusaha menasihatinya agar dia rajin belajar. 5. Mengeluh atau berputus asa dari rahmat Allah swt. 6. Kematian, umur, dan jenis kelamin.

42

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

7. 8.

Kebodohan, kepintaran, kemiskinan, dan kekayaan. Tawakal artinya berserah diri kepada Allah swt., menyerahkan sepenuhnya kepada kekuasaan Allah swt. setelah sebelumnya berusaha. 9. Perbedaan-perbedaan tersebut merupakan bukti dari kekuasaan Allah swt. terhadap manusia. 10. Menggunakan sebaik-baiknya untuk berusaha menjadi orang yang pintar.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

43

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/2 13 sampai dengan 17 10 jam pelajaran (10 x 35 menit) Menceritakan kisah kaum Muhajirin dan kaum Ansar

Kompetensi Dasar • Menceritakan perjuangan kaum Muhajirin • Menceritakan perjuangan kaum Ansar Indikator • Menjelaskan kisah perjuangan kaum Muhajirin • Menceritakan kejadian-kejadian penting dalam kisah perjuangan kaum Muhajirin • Menjelaskan kisah perjuangan kaum Ansar • Menjelaskan kejadian-kejadian penting dalam kisah perjuangan kaum Ansar Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menceritakan perjuangan kaum Muhajirin. 2. Siswa diharapkan dapat menceritakan perjuangan kaum Ansar. Materi Ajar 1. Kisah perjuangan kaum Muhajirin 2. Kisah perjuangan kaum Ansar Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 2. Siswa dijelaskan tentang kejadian penting dalam kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 3. Siswa diberikan penjelasan tentang hikmah dari kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 4. Siswa diarahkan untuk menemukan sifat-sifat yang tertanam dalam diri kaum Muhajirin dan kaum Ansar. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan)

II.

III.

IV.

V.

VI.

44

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan uraian atau bercerita tentang orang-orang yang mula-mula masuk Islam, baik yang berasal dari Mekah maupun Madinah. Guru mengarahkan penjelasannya pada sahabat-sahabat yang masuk dalam kelompok Muhajirin dan Ansar. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan halhal yang mereka ketahui tentang kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 3. Guru menceritakan kisah perjuangan kaum Muhajirin sejak mereka masih tinggal di Mekah hingga mengikuti perintah Nabi untuk hijrah ke Madinah. 4. Guru menjelaskan kisah perjuangan kaum Muhajirin tersebut dengan memberikan penekanan pada peristiwa-peristiwa penting, seperti dari arti sebutan Muhajirin, perjuangan mereka, usahanya mempertahankan keyakinannya, dsb. 5. Guru meminta siswa untuk mencatat hal-hal penting yang mereka dengar atau baca dari kisah perjuangan kaum Muhajirin. 6. Guru meminta kepada para siswa untuk membacakan hasil catatannya dan menanyakan apa yang belum mereka pahami. 7. Guru bersama siswa membuat rangkuman dari kisah perjuangan kaum Muhajirin dengan menuliskannya di papan tulis.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

45

8. Guru meminta siswa untuk melengkapi catatannya tentang kisah perjuangan kaum Muhajirin sesuai dengan rangkuman yang dibuat bersama. 9. Kegiatan nomor 1 sampai nomor 8 diterapkan juga dalam memberikan pelajaran tentang kisah perjuangan kaum Ansar. 10. Guru meminta siswa untuk memahami kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar dan menceritakan kembali kepada keluarganya di rumah. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang kisah perjuangan kaum Muhajirin dan kaum Ansar dengan memberikan catatan tentang hal-hal pentng dari kisah kedua kelompok sahabat Nabi tersebut. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menyebutkan arti dari Muhajirin. 2. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan mengapa Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. 3. Guru menawarkan kepada siswa siapa yang dapat menjelaskan arti dari kaum Ansar. 4. Guru meminta kepada siswa untuk menjelaskan bagaimana sikap kaum Ansar terhadap kaum Muhajirin. 5. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang bisa menceritakan perjuangan kaum Muhajirin ketika hijrah. 6. Guru menjelaskan apa yang dilakukan Nabi untuk menyatukan kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 7. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan nama-nama suku dari kaum Ansar. 8. Guru menanyakan kepada siswa bagaimana hubungan antara kaum Muhajirin dan kaum Ansar. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (99) 2. Tes perbuatan untuk menceritakan kisah perjuangan kaum Muhajirin dengan kaum Ansar 3. Tes perbuatan untuk menceritakan kejadian penting dalam kisah kaum Muhajirin dengan kaum Ansar

X.

46

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

•

•

Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memahami kisah perjuangan kaum Muhajirin dengan kaum Ansar. Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menceritakan kisah perjuangan kaum Muhajirin 3. Kebenaran menceritakan kisah perjuangan kaum Ansar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 8 (Kisah Kaum Muhajirin dan Kaum Ansar) A. Pilihan Ganda 1. B 6. B 2. C 7. D 3. B 8. A 4. B 9. B 5. A 10. A B. Isian 1. sembunyi-sembunyi 2. Darul Arqam 3. Khadijah 4. dua tahap 5. Baiatul Aqabah Ula

6. 7. 8. 9. 10.

Qaswa Masjid Quba perkampungan Bani Salim ummah menyambut dengan gembira

C. Essay 1. Tahap pertama berjumlah 14 orang (10 laki-laki dan 4 perempuan), sedangkan tahap kedua berjumlah 99 orang (81 laki-laki dan 18 perempuan). 2. Menghalangi dakwah Nabi, menganiaya, dan melempari kotoran. 3. Orang-orang kafir marah dan meminta Raja Negus untuk mengusir umat Islam dan mengembalikannya kepada mereka.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

47

Dakwah Nabi di Mekah pertama kali dilaksanakan dengan cara sembunyisembunyi, kemudian semi terbuka, dan kemudian terbuka. 5. Khadijah, Ali bin Abi Talib, Zaid bin Harisah, Abu Bakar, Usman bin Affan, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqas, Talhah bin Ubaidillah, dan Bilal bin Rabbah. 6. Karena orang-orang kafir Quraisy Mekah hendak membunuh Nabi, di samping itu orang-orang Yasrib banyak yang sudah memeluk Islam. 7. Isi Baiat Aqabah pertama yaitu tidak menyekutukan Allah swt., setia kepada Allah swt. dan Rasul-Nya, tidak berdusta, memfitnah, mencuri, tidak membunuh anak-anak perempuan, dan tidak melakukan hal-hal yang tercela. 8. Isi Baiat Aqabah kedua yaitu senantiasa taat, setia, membantu, dan membela Rasulullah saw., menginfakkan sebagian harta demi kepentingan dakwah Islam, selalu menjalankan kebaikan dan mencegah kemungkaran, serta teguh membela kebenaran atas nama Allah swt. 9. Kaum Ansar dengan sukarela menolong kaum Muhajirin dengan memberi tempat tinggal, membagi harta, dan memberi pekerjaan. 10. Suku Aus dan Khazraj.

4.

48

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/2 18 sampai dengan 22 10 jam pelajaran (10 x 35 menit) Membiasakan perilaku terpuji

Kompetensi Dasar • Meneladani perilaku kegigihan perjuangan kaum Muhajirin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan peserta didik • Meneladani perilaku tolong-menolong kaum Ansar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan peserta didik Indikator • Mempraktikkan perilaku terpuji yang dilakukan kaum Muhajirin • Menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji yang dilakukan kaum Muhajirin • Mempraktikkan perilaku terpuji yang dilakukan kaum Ansar • Menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji yang dilakukan kaum Ansar Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat membiasakan perilaku terpuji sebagaimana dicontohkan oleh kaum Muhajirin. 2. Siswa diharapkan dapat menyebutkan contoh-contoh perilaku kaum Muhajirin. 3. Siswa diharapkan dapat meneladani perilaku yang dicontohkan kaum Ansar. 4. Siswa diharapkan dapat menyebutkan contoh-contoh perilaku terpuji kaum Ansar. Materi Ajar Akhlak terpuji (Gigih dan tolong-menolong) Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami arti dari perilaku terpuji kaum Muhajirin dengan kaum Ansar dan bagaimana melaksanakannya. 2. Siswa diarahkan untuk menemukan perilaku kaum Muhajirin dengan kaum Ansar yang patut diteladani 3. Siswa diberikan contoh-contoh bagaimana meneladani perilaku kaum Muhajirin dengan kaum Ansar yang benar.

II.

III.

IV. V.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

49

4. Siswa mempraktikkan perilaku kaum Muhajirin dengan kaum Ansar dalam kehidupannya. VI. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Inkuiri (penemuan) Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku tentang akhlak terpuji 3. Buku-buku lain yang relevan

VII.

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menjelaskan kembali secara singkat tentang kisah kaum Muhajirin dengan kaum Ansar. Guru mengarahkan uraiannya pada sifat-sifat terpuji yang dapat diambil dari kedua kisah tersebut. 2. Guru secara elisitasi, meminta para siswa untuk menyebutkan perilaku-perilaku terpuji yang dapat diteladani dari kisah kaum Muhajirin dengan kaum Ansar. 3. Guru menguraikan perilaku-perilaku terpuji yang terdapat dalam kisah kedua kelompok tersebut, yaitu gigih dan tolong-menolong. 4. Guru menjelaskan arti dari setiap perilaku tersebut sambil menunjukkan bagaimana kedua kelompok tersebut melaksanakannya. Misalnya, bagaimana kegigihan perjuangan kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Ansar yang suka tolong-menolong.

50

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

5. Guru membagi siswa menjadi empat kelompok. Dua kelompok, diminta untuk mengumpulkan contoh perilaku terpuji dari kisah kaum Muhajirin, sedangkan dua kelompok yang lain mengidentifikasi perilaku terpuji yang dapat diambil dari kisah kaum Ansar. 6. Guru meminta kepada para wakil kelompok untuk membacakan hasil diskusi kelompok tersebut tentang contoh perilaku terpuji yang ditemukan. 7. Guru mengarahkan siswa agar membiasakan diri menerapkan perilaku terpuji sebagaimana yang diteladankan oleh kaum Muhajirin dan kaum Ansar. Guru juga menjelaskan manfaat dari sifat-sifat terpuji yang terdapat dalam kisah kelompok di atas. 8. Guru meminta siswa melihat dirinya sendiri apakah sudah melaksanakan perilaku terpuji di atas atau belum. 9. Guru meminta siswa untuk selalu berperilaku terpuji dan mengajak temannya menjalankan kebiasaan yang sama. IX. Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang arti dan contoh dari perilaku terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar yang harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap terpuji apa saja yang terdapat dalam kisah kaum Muhajirin. 2. Guru meminta kepada siswa menyebutkan sikap terpuji apa saja yang terdapat dalam kisah kaum Ansar. 3. Guru menyuruh salah seorang atau beberapa siswa menjelaskan satu sifat terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 4. Guru meminta kepada beberapa siswa untuk menyebutkan bagaimana cara membiasakan sikap tolong-menolong. 5. Guru menawarkan kepada siswa siapa di antara mereka yang sudah membiasakan sikap terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar. 6. Guru menjelaskan satu contoh perbuatan, kemudian meminta siswa menyebutkan termasuk sikap apa perbuatan tesebut. 7. Guru menanyakan kepada siswa apa dan bagaimana kaum Muhajirin melakukan perjuangan dengan gigih. 8. Guru menanyakan kepada siswa siapa yang belum membiasakan sikap terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar.

X.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

51

B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (99) 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan sikap terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar 3. Tes perbuatan untuk mempraktikkan perilaku terpuji dari kedua kelompok tersebut • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum memiliki dan membiasakan perilaku terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan contoh perilaku terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar 3. Kebenaran mempraktikkan perilaku terpuji dari kaum Muhajirin dan kaum Ansar 4. Ketepatan membuat simpulan .........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP.

...................................... NIP.

Kunci Pelajaran 9 (Meneladani Akhlak Kaum Muhajirin dan Kaum Ansar) A. Pilihan Ganda 1. B 6. A 2. C 7. B 3. B 8. A 4. C 9. A 5. A 10. A B. Isian 1. orang-orang yang berhijrah dengan Nabi 2. kaum Ansar 3. takwa

52

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

menganggap saudara neraka berbuat untuk orang lain persaudaraan Islam kejahatan kepercayaan berdagang

C. Essay 1. Karena setia dan taat kepada Rasulullah saw. dan mereka yakin bahwa Allah swt. akan memberikan pertolongan. 2. Mengancam, menyiksa,dan menganiaya. 3. Mereka hanya takut kepada Allah swt. Mereka yakin bahwa Allah swt. akan menyertai orang-orang yang berbuat benar dan kebenaran akan mengalahkan kejahatan. 4. Memiliki keteguhan dan kekuatan iman, tidak takut terhadap ancaman orang kafir, setia dan taat kepada Rasulullah saw. 5. Allah swt. akan memberi pertolongan dan kebahagiaan hidup. 6. Karena kaum Muhajirin adalah bagian dari umat Islam yang sedang membutuhkan pertolongan. Membantu saudara muslim adalah kewajiban. 7. Memberikan tempat tinggal, harta kekayaan, dan pekerjaan. 8. Memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan. 9. Membantunya jika sedang kesusahan, menegoknya jika sedang sakit, dan mengingatkan jika dia berbuat salah. 10. Dalam hal berbuat kejahatan, kemungkaran, kemaksiatan, dan dosa.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

53

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi I. : : : : : Pendidikan Agama Islam VI/2 23 sampai dengan 29 14 jam pelajaran (14 x 35 menit) Mengetahui kewajiban zakat

Kompetensi Dasar • Menyebutkan macam-macam zakat • Menyebutkan ketentuan zakat fitrah Indikator • Menyebutkan pengertian dan hukum zakat • Menyebutkan macam-macam zakat dengan benar • Menyebutkan ketentuan zakat fitrah dengan benar • Melaksanakan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan Tujuan Pembelajaran 1. Siswa diharapkan dapat menyebutkan pengertian zakat. 2. Siswa diharapkan dapat menyebutkan macam-macam zakat. 3. Siswa diharapkan dapat menyebutkan ketentuan-ketentuan dalam zakat fitrah. Materi Ajar Kewajiban zakat Uraian Materi 1. Siswa diarahkan untuk memahami pengertian dan hukum zakat. 2. Siswa menyebutkan macam-macam zakat dalam Islam. 3. Siswa menyebutkan ketentuan tentang zakat fitrah. 4. Siswa mempraktikkan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan. Metode Belajar 1. Informasi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi 4. Diskusi 5. Elisitasi

II.

III.

IV. V.

VI.

VII.

Sumber Belajar 1. Buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri 2. Buku-buku fikih 3. Buku-buku lain yang relevan

54

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

VIII. Langkah-Langkah Pembelajaran A. Kegiatan Awal (Apersepsi) 1. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan berdoa bersama. 2. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman iftitah pada buku Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD Kelas VI terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 3. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. 4. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. B. Kegiatan Inti 1. Guru menggambarkan, memasang paparan, atau tayangan VCD/ LCD mengenai ketentuan-ketentuan zakat. 2. Guru menjelaskan terlebih dahulu pengertian dan hukum zakat. Guru juga menjelaskan berbagai macam zakat yang terdapat dalam ajaran Islam. 3. Guru menjelaskan jenis-jenis barang yang harus dizakati, nisab, dan kadar zakatnya. Dalam penjelasannya, guru memberikan selingan pertanyaan kepada para siswa untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang zakat. 4. Guru meminta beberapa siswa untuk menyebutkan lagi macammacam zakat dan ketentuannya. Pada saat yang sama guru meminta siswa yang lain untuk mendengarkan dan mengoreksinya jika terjadi kesalahan. 5. Guru menguraikan tentang zakat fitrah. Guru menawarkan terlebih dahulu kepada para siswa untuk menjelaskan apa yang mereka ketahui tentang zakat fitrah. 6. Guru menjelaskan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam pelaksanaan zakat fitrah, mulai dari waktu pelaksanaan, siapa yang diwajibkan, siapa yang berhak menerima, dsb. 7. Guru meminta beberapa siswa menjelaskan kembali tentang ketentuan zakat fitrah. Tujuannya adalah untuk mengetahui daya serap siswa terhadap pelajaran yang dibahas. 8. Guru menawarkan kepada siswa untuk menanyakan kembali materi yang belum dipahami. 9. Guru meminta siswa untuk mempraktikkan zakat fitrah sesuai dengan ketentuan.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

55

IX.

Penutup (Tindak Lanjut) Siswa membuat kesimpulan tentang zakat, khususnya zakat fitrah dan berbagai ketentuan serta manfaatnya. Penilaian Pembahasan mengenai penilaian meliputi dua hal, yaitu penilaian proses dan alat penilaian. A. Penilaian Proses 1. Guru menyebutkan satu macam zakat, kemudian menanyakan kepada siswa berapa nisab zakatnya. 2. Guru meminta kepada siswa untuk menyebutkan salah satu contoh benda yang wajib dizakati. 3. Guru meminta satu siswa menjelaskan satu jenis zakat, nisabnya, dan berapa kadar zakat yang harus dikeluarkan. 4. Guru menawarkan kepada siswa siapa yang dapat menjelaskan macam-macam zakat lengkap dengan nisab dan kadar zakatnya. 5. Guru meminta siswa untuk menjelaskan arti dari zakat fitrah. 6. Guru meminta siswa untuk menyebutkan berapa kadar zakat fitrah yang harus dikeluarkan. 7. Guru menawarkan kepada siswa siapa saja yang berhak menerima zakat. B. Alat Penilaian • Menjawab pertanyaan 1. Menjawab pertanyaan yang telah disiapkan (125) 2. Tes perbuatan untuk menyebutkan macam-macam zakat 3. Tes perbuatan untuk menyebutkan ketentuan zakat fitrah dengan benar • Membuat simpulan Setiap siswa disuruh berpikir mengenai dirinya sendiri. Kemudian, membuat simpulan yang menunjukkan bahwa dirinya sudah atau belum dapat menyebutkan macam-macam zakat dan ketentuan zakat fitrah. • Presentasi penilaian 1. Ketepatan menjawab pertanyaan 2. Kebenaran menyebutkan macam-macam zakat 3. Kebenaran menyebutkan ketentuan zakat fitrah 4. Ketepatan membuat simpulan

X.

56

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

.........., ........................ Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Islam

...................................... NIP. Kunci Pelajaran 10 (Zakat) A. Pilihan Ganda 1. C 6. A 2. A 7. B 3. A 8. B 4. C 9. B 5. B 10. B B. Isian 1. wajib 2. memiliki harta 3. 94 gram dan 624 gram 4. 1 ekor kambing 5. orang yang banyak utang

...................................... NIP.

6. 7. 8. 9. 10.

10 % berutang kepada Allah swt. tahun jalan Allah swt. Amil

C. Essay 1. Untuk membantu orang-orang yang lemah ekonominya agar mereka dapat hidup secara layak. 2. Emas, perak, binatang ternak, dan hasil pertanian. 3. Biji-bijian dan buah-buahan. 4. Fakir adalah orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, sedangkan miskin adalah orang yang memiliki pekerjaan tetap, tetapi penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 5. Nisab adalah batas atau kadar jumlah harta yang wajib dikeluarkan zakatnya. 6. Orang-orang yang berjuang untuk pengembangan ajaran Islam dan lembaga-lembaga seperti masjid dan sekolah Islam. 7. Untuk menyucikan jiwa dan menyempurnakan puasa Ramadan. 8. Beragama Islam, lahir atau masih hidup sampai terbenamnya matahari pada penghabisan bulan Ramadan, dan memiliki kelebihan harta. 9. Pada akhir bulan Ramadan dan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

57

10. Zakat perdagangan dikeluarkan setiap tahun jika sudah mencapai nisab (sama dengan nisab emas dan perak). Besar zakatnya adalah 2,5 %. Kunci Latihan Semester 2 A. Pilihan Ganda 1. B 6. A 2. C 7. C 3. B 8. A 4. A 9. A 5. A 10. C

11. A 12. A 13. C 14. A 15. C

16. C 17. C 18. B 19. A 20. A

21. A 22. A 23. B 24. A 25. C

B. Isian 1. Madaniyah 2. haram 3. dari laki-laki dan perempuan 4. ruh 5. takdir mubram 6. sabar dan tabah 7. Aus dan Khazraj 8. Bilal bin Rabbah C. Menjodohkan 1. D 6. J 2. F 7. I 3. H 8. K 4. B 9. A 5. G 10. C

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

620 M kebaikan dan takwa Quraisy saudara panen orang yang banyak hutang nisab

D. Essay 1. Babi, binatang yang mati karena terjepit, terjatuh, dan diterkam binatang buas. 2. Binatang yang disembelih tidak dengan menyebut nama Allah swt. 3. Agar manusia saling mengenal satu sama lain. 4. Kebodohan, kemiskinan, kekayaan, dan kepandaian. 5. Karena merupakan bagian dari qada dan qadar Allah swt. 6. Menerima cobaan dengan sabar, tabah, dan tawakal. 7. Karena masyarakat tidak bermoral, suka melakukan kejahatan, dan menyembah berhala. 8. Untuk menghindari penganiayaan dan penyiksaan yang dilakukan orang kafir Quraisy.

58

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Kaum Muhajirin dan Ansar diikat oleh ukhuwah Islamiyah, yaitu persaudaraan atas dasar kesamaan keyakinan atau agama. Kaum Ansar memberikan tempat tinggal, membagi harta mereka, dan memberikan pekerjaan. Dengan cara menjalankan semua kewajiban yang diperintahkan oleh Allah swt. dan Rasul-Nya. Karena kaum Muhajirin yakin bahwa Allah akan menolng mereka dan memberikan kemenangan. Unta nisabnya 5 ekor, sapi nisabnya 5 ekor, dan kambing nisabnya 40 ekor. Zakat mal adalah zakat untuk menyucikan harta, sedangkan zakat fitrah untuk menyucikan jiwa. Fakir, miskin, amil, garim, ibnu sabil, dan sabilillah.

RPP Teladan Mulia PAI SD 6

59

Daftar Pustaka
Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP. Depdiknas. 2006. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas. ________. 2006. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas. ________. 2006. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Sodiqin, Ali. 2009. Teladan Mulia Pendidikan Agama Islam SD 6 untuk Kelas VI Sekolah Dasar. Solo: Tiga Serangkai. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

60

RPP Teladan Mulia PAI SD 6


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:6230
posted:10/30/2009
language:Indonesian
pages:64