duhai istriku by Mohd.Ali

VIEWS: 9 PAGES: 1

									Assalamuâlaikum Warrahmatullahi wabarakatuh wahai istriku,

Apa kabarmu pagi ini, dengan segala keceriaanmu bersama anak-anakmu? Dengan segala kerja
dakwahmu membangun generasi?

Apa kabarmu nanti setelah pagi? Setelah Dhuha yang akan kau lalui juga nantinya? Semoga keceriaan
pagimu tetap bersama.

Duhai istriku, sungguh aku mendo’akanmu, menyampaikan kebaikanmu kepada Allah.

Duhai istriku, jikalau kau mengetahuinya sehingga tiada lagi kekhawatiran keluar dari benakmu, maka
legalah hati ini duhai istriku.

Lagi wahai sang istri, bagaimana siang nanti saat panas mendatangi semua, membuat berkeringat dan
memudahkan manusia-manusia tenggelam dalam emosi? Aku tetap berharap keceriaan pagi tetap
bersamamu dan mengalahkan terik itu.

Ma’afkan berpanjang-panjang kata dariku duhai istriku, karena…

Bagaimanakah aku mengatakannya? Jika aku lebih baik untuk mengerjakannya?

Bagaimanakah aku membuktikannya? Jika ternyata semuanya telah terambil olehmu?

Wahai istriku, bagaimanakah lagi aku mencintaimu dengan lebih baik? Jika karena Allah semata aku
menyatakannya?

Iya duhai cintaku, aku hanya hendak sampaikan bahwa aku mencintaimu, ya mencintaimu karena Allah
semata – adakah yang lebih baik dari itu?

Wassalamuâlaikum Warrahmatullahi wabarakatuh wahai istriku,

								
To top