Docstoc
EXCLUSIVE OFFER FOR DOCSTOC USERS
Try the all-new QuickBooks Online for FREE.  No credit card required.

manfaat dan efektifitas penerapan e-commerce pada bisnis perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan di Kabupaten Jepara)

Document Sample
manfaat dan efektifitas penerapan e-commerce pada bisnis perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan di Kabupaten Jepara) Powered By Docstoc
					Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                                     ISSN: 2302-1136



                        MANFAAT DAN EFEKTIFITAS PENERAPAN E-COMMERCE
                                        PADA BISNIS PERUSAHAAN
                             (Studi Kasus pada Perusahaan di Kabupaten Jepara)
                                         Dwi Agung Nugroho Arianto
                Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama Jepara
                               Jl. Taman Siswa (Pekeng) Tahunan Jepara 59427
                                      E-mail: goeng_nugroho@yahoo.co.id

ABSTRAK: Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat menjadikan media elektronik menjadi media yang
praktis dalam melakukan komunikasi bisnis. Globalisasi serta tingginya intensitas persaingan bisnis menuntut
perusahaan untuk bisa memperhatikan dan memenuhi dinamika kebutuhan pelanggan dengan cara yang efektif
dengan mengimplementasikan teknologi dalam perusahaan. Salah satunya dengan menerapkan e-commerce.
         Dalam penelitian ini akan dikaji mengenai manfaat yang dirasakan perusahaan di Kabupaten Jepara
dalam mengimplementasikan e-commerce sebagai media pemasaran serta tantangan atau kendala yang
dihadapi perusahaan di Kabupaten Jepara dalam mengimplementasikan e-commerce serta dikaji sejauh mana
efektifitas penerapan e-commerce dalam perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada 10 perusahaan di Kabupaten
Jepara terdiri dari 5 perusahaan manufaktur dan 5 perusahaan jasa, di mana perusahaan-perusahaan tersebut
telah mengaplikasikan teknologi ke dalam perusahaannya diantaranya dengan menerapkan e-commerce.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Proses analisa data pada penelitian ini menggunakan model
interaktif dari teori Miles dan Hubermen yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan serta verifikasi. Hal ini
bertujuan untuk mengetahui manfaat dan tantangan/kendala dalam penerapan e-commerce serta tingkat
efektifitas e-commerce pada perusahaan di Kabupaten Jepara.
         Berdasarkan analisis yang ada diperoleh bahwa manfaat yang dirasakan perusahaan di Kabupaten
Jepara dalam menerapkan e-commerce yaitu, perusahaan bisa memperluas market place hingga pasar
internasional, akses informasi lebih cepat serta dapat melayani konsumen tanpa batas waktu, mendatangkan
pelanggan baru, serta dapat melakukan pemupukan hubungan dengan konsumen. Sedangkan kendala atau
tantangan dalam menerapkan e-commerce di perusahaan-perusahaan Kabupaten Jepara yaitu sulitnya
penyediaan sumber daya manusia yang ahli dalam bidang IT, mahalnya infrastruktur, serta masih terbatasnya
ruang pasar e-commerce. Pada penerapan e-commerce, kendala yang dihadapi dengan biaya yang cukup besar
belum bisa mendapatkan timbal balik yang berarti bagi pihak manajemen. Sehingga e-commerce pada
perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara masih belum efektif untuk diterapkan.
Kata Kunci: Manfaat, Efektifitas, E-Commerce dan Perusahaan
1.        PENDAHULUAN                                         menyebabkan munculnya penggunaan internet di
A. Latar Belakang                                             bidang bisnis terutama pada perusahaan skala besar
        Perkembangan ilmu pengetahuan dan                     maupun kecil. Sejak berkembangnya teknologi
teknologi    saat     ini    menyebabkan     terjadinya       internet     tersebut    pada      tahun    1990-an
perubahan kultur masyarakat sehari-hari, dengan               penggunaannya        meluas     karena    dipandang
terciptanya sebuah keterbukaan dan transparansi               memberikan manfaat yang sangat besar bagi
diberbagai bidang, terutama di bidang teknologi               kelancaran proses-proses bisnis.
informasi. Informasi yang cepat dan akurat                            Penggunaan web telah secara radikal
merupakan bentuk informasi yang sangat dibutuhkan             mengubah harapan konsumen tentang kenyamanan,
oleh masyarakat, termasuk di dalamnya dunia                   kecepatan, harga, service, dan kemampuan
komunikasi dan bisnis.                                        membandingkan. Proses penyampaian (delivery)
        Situasi pasar bisnis yang sangat dinamis di           produk secara digital melalui internet diperkirakan
tahun     2012     ini,    pendayagunaan      teknologi       akan semakin marak dalam berbagai sektor bisnis,
memegang peranan penting dalam menjamin                       terutama untuk program perangkat lunak, surat
kelancaran      dan     optimalisasi   layanan    serta       kabar, CD musik, tiket pesawat, sekuritas, jasa
meningkatkan         kinerja     suatu     perusahaan         konsultasi,     hiburan,    perbankan,     asuransi,
(Kementerian Negara Riset dan Teknologi). Dan                 pendidikan, dan kesehatan (Anderson dan Vince,
makin besarnya peluang yang dimiliki setiap                   2000: 23).
perusahaan tentu membuat tantangannya semakin                         Dampak dari perkembangan teknologi
berat. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan                 informasi dalam dunia bisnis adalah meningkatnya
model bisnis yang tepat dan solusi manajemen                  persaingan bisnis. Perusahaan tidak hanya bersaing
teknologi yang bisa mendayagunakan semua aset                 dengan pesaing lokal tetapi juga dengan pesaing
teknologi secara baik dan membantu perusahaan                 global, karena hanya dengan satu atau dua klik saja
secara cepat dalam menjawab kebutuhan bisnis dan              konsumen dapat berpindah ke pesaing lain. Kondisi
pasar yang terus berkembang.                                  ini bahkan mengarah pada tingkat persaingan yang
        Teknologi informasi berkembang cukup pesat            hyper competitive (Kotler, 2002: 6).
di Indonesia. Fenomena ini dapat dilihat dengan                       Peningkatan intensitas kompetisi tersebut
meningkatnya penggunaan internet masyarakat                   menuntut setiap pelaku bisnis perusahaan untuk
Indonesia dari tahun ke tahun. Menurut versi kantor           selalu     memperhatikan     dinamika    kebutuhan,
Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun                  keinginan, preferensi konsumen serta berusaha
2012 Indonesia menduduki urutan kedua pengguna                memenuhinya dengan cara yang lebih efektif dan
Internet di dunia. China berada di peringkat pertama          efisien dibandingkan dengan para pesaingnya.
(360 juta) dan Indonesia (45 juta). Berkembangnya                     Penggunaan teknologi diharapkan dapat
penggunaan Internet dan teknologi World Wide Web,             memberikan manfaat yang besar terhadap dunia

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                        91
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                                 ISSN: 2302-1136



bisnis yang kompetitif tersebut. Perusahaan yang          komunikasi lebih cepat dengan pelanggan sebesar
mampu bersaing dalam kompetisi tersebut adalah            63% dan memuaskan pelanggan sebesar 56%
perusahaan yang mampu mengimplementasikan                 kemudian dari 27 perusahaan yang telah
teknologi ke dalam perusahaannya. Salah satu jenis        menerapkan e-commerce bahwasannya 30%
implementasi teknologi dalam hal meningkatkan             diantaranya merasakan manfaat meningkatnya
persaingan bisnis dan penjualan produk adalah             omzet penjualan. 25% merasakan manfaat
dengan menggunakan electronic commerce (e-                peningkatan jumlah pelanggan, 16% perluasan
commerce) untuk memasarkan berbagai macam                 jangkauan bisnis dan sarana promosi, 5%
produk atau jasa.                                         mendapatkan peluang terbukanya bisnis baru dan
         E-commerce         (perniagaan     elektronik)   kepuasan pelanggan, serta 2% merasakan
merupakan bagian dari electronic bussines (bisnis         kemudahan hubungan relasi.
yang menggunakan electronic tranmission). Secara                  Kenyataan ini membuktikan bahwa e-
umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai               commerce memiliki peran penting dalam membantu
bentuk transaksi perdagangan barang atau jasa             meningkatkan omzet penjualan, efisiensi pada
dengan menggunakan media elektronik. Media                tenaga kerja dan seluruh biaya operasional yang
elektronik yang dibicarakan di sini hanya difokuskan      perlu dikeluarkan untuk pembuatan produk dan
dalam hal penggunaan media internet.                      pemasarannya. Semakin ketatnya persaingan,
         Pertumbuhan e-commerce nampaknya akan            mengharuskan dunia usaha Indonesia secara terus
berkembang terus seiring dengan memasyarakatnya           menerus melakukan efisiensi, meningkatkan kualitas
jaringan global internet, bahkan beberapa pakar           produk, pelayanan serta inovasi baru.
teknologi informasi memprediksi bahwa internet                    Efisiensi dilakukan secara total mulai dari
akan menjadi bagian sehari-hari masyarakat modern         perencanaan, proses produksi, pemasaran dan
pada masa mendatang. Ini artinya masyarakat akan          pendistribusian dengan menggunakan internet bisa
berhubungan dengan internet dalam segala hal              mengurangi biaya staf infrastruktur dan biaya lainnya
termasuk membeli atau menjual barang dan jasa.            yang biasanya harus dibayar oleh perusahaan
         Begitu pula perusahaan-perusahaan akan           tradisional. Bila perusahaan di Indonesia tidak
mengupayakan pelebaran pangsa pasarnya melalui            mengubah cara bisnisnya maka sulit untuk bisa
jaringan internet sebagai strategi baru yang sangat       bersaing dengan perusahaan lain yang mampu
global. Dengan kata lain e-commerce akan menjadi          menawarkan barang dan jasa yang sama dengan
infrastruktur bisnis alternatif yang mumpuni pada era     harga yang lebih murah.
informasi kini dan mendatang. E-commerce adalah                   Telah dikatakan bahwa berbisnis di internet
lahan       baru     untuk      membangkitkan      dan    telah berpengaruh besar dalam berbagai jenis
mengeksploitasi       bisnis     yang   mengutamakan      perusahaan. Begitu juga dengan perusahaan
efektifitas dalam pelaksanaannya.                         manufaktur dan jasa yang berkembang secara
         E-commerce menyelenggarakan transaksi            dramatis dengan semakin banyaknya konsumen
bisnis melalui jaringan elektronik dengan sejumlah        yang berbelanja melalui internet. Karena kemudahan
perbaikan terhadap kinerja bisnis tradisional.            serta keuntungan besar yang ditawarkan cara bisnis
Sehingga akan tercipta wajah bisnis baru dengan           baru ini, banyak perusahaan yang membawa
menunjukkan kerja lebih baik: kualitas interaksi,         bisnisnya kearah online. Salah satunya terjadi pada
kepuasan konsumen dan efektifitas pembuatan               perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara.
keputusan.                                                        Di    Kabupaten     Jepara    tidak    sedikit
         Salah satu perusahaan yang telah sukses          perusahaan baik manufaktur ataupun jasa yang
dengan menerapkan e-commerce adalah PT.                   telah membawa bisnisnya ke era e-commerce.
Matahari Putra Prima tbk. Lewat implementasi dan          Menawarkan dan menjual produk dan jasanya
peningkatan e-commerce B2B (Business to                   melalui internet. Bahkan dengan internet informasi
Business) yang sudah berhubungan secara                   mengenai ketersediaan barang dan jasa dapat
elektronis dengan pemasok besarnya seperti Martha         diakses para konsumen di belahan dunia.
Tilaar, Mustika Ratu, dan Nestle. Saat ini, dengan                Dalam persaingan yang ketat seperti saat ini,
bergabung kepada gateway indosatcom, para                 memang         menuntut      perusahaan-perusahaan
pemasok PT. Matahari Putra Prima dapat                    manufaktur dan jasa untuk memperbaharui bentuk
mengurangi biaya administrasi pengadaan barang            pemasarannya. Para pemasar dituntut untuk
sebesar 50%. Angka ini berasal dari berkurangnya          mengembangkan dan memasarkan produknya tidak
biaya pengiriman faks, pengarsipan, dan entri data.       hanya pada masyarakat lokal tetapi juga masyarakat
Jelasnya jika sebelumnya biaya administrasi per           global. Oleh karena itu, apabila e-commerce
dokumen mencapai Rp. 5964, maka sesudah e-                didayagunakan secara optimal, maka sangat
commerce B2B diterapkan, ongkosnya hanya Rp.              potensial     untuk     mendongkrak       keuntungan
2854 per dokumen (www.warta ekonomi.com).                 perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara yang
         Kemudian dalam sebuah penelitian yang            terkenal dengan seni ukir dan mebelnya (furniture).
dilakukan oleh Luciana Spica pada 27 perusahaan di                Dengan melihat kenyataan persaingan bisnis
Indonesia yang telah menerapkan e-commerce                yang ketat, maka penerapan teknologi e-commerce
dengan meneliti motif dan manfaat yang dirasakan          merupakan salah satu faktor penting untuk
perusahaan       dikatakan       bahwa   motif    yang    menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah
melatarbelakangi perusahaan menggunakan e-                perusahaan,       dengan      mempercepat         dan
commerce yaitu mengakses pasar global sebesar             meningkatkan penjualan.
56%, mem- promosikan produk sebesar 63%,                          Berdasarkan latar belakang masalah, maka
membangun merk sebesar 56%, mendekatkan                   penelitian ini penulis fokuskan pada kajian tentang
dengan pelanggan sebesar 74%, membantu                    manfaat yang dirasakan oleh perusahaan yang telah

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                   92
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                             ISSN: 2302-1136



menerapkan e-commerce dalam kepentingan bisnis              diberikan    mampu       memenuhi     tuntutan
serta tantangan yang dihadapi perusahaan-                   perkembangan dunia perekonomian dan
perusahaan     di   Kabupaten     Jepara   dalam            pemasaran global pada saat ini.
menerapkan e-commerce.                                   3. Bagi peneliti: penelitian ini sebagai makalah
       Melalui penelitian ini diharapkan dapat              pendamping dalam Seminar Riset Unggulan
diperoleh gambaran yang jelas tentang manfaat dan           Nasional Informatika 2012 di Universitas
tantangan dari penerapan e-commerce yang                    Surakarta.
dirasakan perusahaan-perusahaan di Kabupaten
Jepara. Temuan ini dapat memberikan informasi dan     F. Metode Penelitian
menjadi dasar pertimbangan dalam menggunakan e-                Metode yang digunakan dalam penelitian ini
commerce serta memanfaatkannya sebagai sarana         adalah deskriptif kualitatif. Maksudnya, dalam
keunggulan bersaing.                                  penelitian ini peneliti bermaksud menafsirkan data
                                                      dan menjelaskan fenomena yang ada pada
B. Rumusan Masalah                                    perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara
         Penerapan e-commerce dipandang sebagai       dengan mengembangkan konsep serta menghimpun
salah satu faktor untuk menunjang keberhasilan        fakta yang ada di perusahaan-perusahaan
produk dan jasa dari sebuah perusahaan, oleh          Kabupaten Jepara. Dengan objek penelitian 10
karena itu penulis merasa tertarik mengkaji lebih     perusahaan di Kabupaten Jepara, dengan rincian 5
jelas mengenai manfaat penerapan e-commerce dan       perusahaan manufaktur dan 5 perusahaan jasa.
efektifitasnya bagi perusahaan-perusahaan di          Untuk data nama-nama perusahaan yang menjadi
Kabupaten Jepara. Adapun pertanyaan penelitian        objek penelitian terlampir.
yang muncul adalah:                                            Data dan sumber data dalam penelitian ini
1. Apa sajakah manfaat yang diperoleh perusahaan      meliputi: (1) data primer: data yang diperoleh
    di Kabupaten Jepara dengan menerapkan e-          langsung dari sumbernya. Dalam hal ini peneliti
    commerce?                                         mencari informasi dan data tentang kendala-kendala
2. Apa      sajakah   tantangan   yang   dihadapi     yang       dihadapi      perusahaan-perusahaan     di
    perusahaan di Kabupaten Jepara dalam              Kabupaten Jepara dalam menerapkan e-commerce,
    menerapkan e-commerce?                            kemudian informasi mengenai manfaat yang
3. Apakah e-commerce sudah efektif diterapkan         dirasakan perusahaan-perusahaan di Kabupaten
    pada perusahaan di Kabupaten Jepara?              Jepara dalam menerapkan e-commerce serta tingkat
                                                      efektifitasnya. Adapun sumber informasi ini berasal
C. Batasan Masalah                                    dari general manager, marketing manager, senior
1. Penelitian ini difokuskan pada pemanfaatan dan     sales executive dan beberapa karyawan di
   mengkaji tantangan dari perusahaan setelah         departemen pemasaran perusahaan Kabupaten
   menggunakan e-commerce serta efektifitas           Jepara. (2) Data sekunder: data yang diperoleh dari
   penerapan e-commerce dalam perusahaan              sumbernya secara tidak langsung melainkan sudah
   bisnis mulai tahun 2010-2012.                      dikumpulkan oleh pihak lain dan sudah diolah. Data
2. Objek penelitian adalah perusahaan-perusahaan      sekunder dalam penelitian ini berupa informasi dari
   manufaktur dan jasa di Kabupaten Jepara yang       buku, jurnal-jurnal penelitian tentang e-commerce
   sudah menggunakan teknologi e-commerce             seperti:      jurnal    usahawan,     Novieman.Com,
   dalam bisnis perusahaannya. Objek dalam            Corbis.com, dan artikel-artikel lain yang membahas
   penelitian ini ditentukan hanya 10 perusahaan di   tentang e-commerce.
   Kabupaten Jepara dengan rincian 5 perusahaan                Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
   manufaktur dan 5 perusahaan jasa.                  menggunakan studi kepustakaan dan wawancara
                                                      dengan subjek penelitian yaitu general manager,
D. Tujuan Penelitian                                  marketing manager, senior sales executive,
      Tujuan dari penelitian ini adalah:              departemen pemasaran dan beberapa karyawan di
   1. Untuk mengetahui manfaat yang diperoleh         departemen pemasaran perusahaan Kabupaten
      perusahaan di Kabupaten Jepara dengan           Jepara.
      menerapkan e-commerce.                                   Sedangkan metode analisis data dalam
   2. Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi        penelitian ini menggunakan analisis Interaktif Miles
      perusahaan di Kabupaten Jepara dalam            dan Huberman, yaitu: analisis menggunakan
      menerapkan e-commerce.                          Interaktive Model. Teknik analisis ini pada dasarnya
   3. Untuk mengetahui efektifitas e-commerce         terdiri dari tiga komponen yaitu: reduksi data,
      yang sudah diterapkan pada perusahaan di        penyajian data dan penarikan serta pengujian
      Kabupaten Jepara.                               kesimpulan (Pawito, 2007: 104).
                                                               Reduksi     data    yaitu  dengan    peneliti
E. Manfaat Penelitian                                 menganalisis data dan menyusun rancangan
   1. Bagi perusahan: dengan penelitian ini           konsep-konsep sesuai tema, setelah itu penyajian
      diharapkan dapat memberikan informasi yang      data dengan mengorganisasikan atau menyalin data
      berguna    untuk    menyusun     kebijakan      dan pada tahap akhir membuat kesimpulan dari data
      perusahaan yang bersangkutan.                   yang diperoleh tersebut.
   2. Bagi perguruan tinggi: penelitian ini
      diharapkan dapat menambah khasanah              2.      DASAR TEORI
      keilmuan dan sebagai masukan bagi               A. Pengertian E-Commerce
      perguruan tinggi di Indonesia untuk                   Elektronic commerce (disingkat e-commerce)
      mengevaluasi sejauh mana kurikulum yang         sebagai sarana berbisnis menggunakan jaringan

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                               93
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                              ISSN: 2302-1136



komputer, sebenarnya sudah dikenal sejak 20 tahun              Kemudian       ada     hal-hal     yang  perlu
lalu yaitu sejak akhir tahun 70-an dan awal tahun 80-   diperhatikan dalam mencapai kesuksesan e-
an. E-commerce (perniagaan elektronik) sebagai          commerce antara lain:
bagian dari electronic bussines (bisnis yang            1) Teknis organisasional
menggunakan electronic tranmission). Secara umum        Untuk menjadi perusahaan e-commerce yang
e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala           sukses dan bertahan menghadapi berbagai
bentuk transaksi perdagangan barang atau jasa           tantangan     bisnis    perusahaan       tidak hanya
dengan menggunakan media elektronik (Kotler dan         bergantung dari produk yang dijual saja, melainkan
Amstrong, 2001: 318). Media elektronik yang             juga diperlukan struktur organisasi serta desain web
dibicarakan di sini hanya difokuskan dalam hal          yang baik dan aman. Beberapa hal yang
penggunaan media internet.                              mempengaruhi keberhasilan teknis organisasional
        E-commerce adalah kegiatan bisnis yang          antara lain:
menyangkut konsumen, manufaktur, service provider           a. Menyediakan kemudahan dan keamanan
dan pedagang perantara dengan menggunakan                      bagi konsumen. Seperti memberikan layanan
jaringan-jaringan komputer yaitu internet.                     credit card sebagai alat bayar. Oleh karena
                                                               itu perusahaan e-commerce harus menjamin
B. Karakteristik E-Commerce                                    keamanan pengiriman nomor kartu kredit.
        Berbeda dengan transaksi perdagangan                b. Menentukan fokus binis. Dalam menentukan
biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa                  arah bisnis perusahaan e-commerce harus
karakteristik yang sangat khusus yaitu (Sakti, 2001:           menentukan arah atau haluan bisnis mereka
35):                                                           dengan jelas dan berkonsentrasi dengan
1) Transaksi tanpa batas                                       pilihannya tersebut.
Saat ini dengan internet pengusaha kecil dan                c. Beroperasi       dengan         mempergunakan
menengah dapat memasarkan produknya secara                     teknologi yang mutakhir. Perusahaan harus
internasional cukup dengan membuat situs web dan               selalu     memperhatikan         perkembangan
memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas             teknologi     dan    selalu     mempergunakan
waktu 24 jam, dan tentu saja konsumen dari seluruh             teknologi terbaru.
dunia dapat mengakses situs tersebut dan                    d. Membentuk suatu perusahaan yang selalu
melakukan transaksi secara online.                             siap dan mempunyai daya tanggap cepat
2) Transaksi anonim                                            dalam      menghadapi       perubahan,    baik
Para penjual dan pembeli melakukan transaksi                   perubahan ekonomi, sosial, dan lingkungan
melalui internet tidak harus bertemu atau bertatap             fisik.
muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan            e. Membuat website yang menarik. Penggunaan
nama dari pembeli, selama masalah pembayarannya                komposisi warna, gambar, foto, animasi, serta
telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran              bentuk huruf yang menarik tentunya akan
yang ditentukan.                                               mundukung keberhasilan suatu website e-
3) Produk digital dan non digital                              commerce.
Produk-produk digital seperti software komputer,            f. Melakukan       pelatihan      karyawan   dan
musik, dan produk lain yang bersifat digital dapat             pemberian insentif pada karyawan. Pelatihan
dipasarkan melalui internet dengan cara download               dan        pemberian         insentif    akan
secara elektronik. Dalam perkembangannya objek                 mempertahankan semangat kerja karyawan
yang ditawarkan melalui internet juga meliputi                 dan meningkatkan kinerja dari karyawan.
barang-barang kebutuhan hidup lainya.                   2) Berorientasi pada pelanggan
4) Produk barang tidak berwujud                         Untuk berhasilnya perusahaan e-commerce harus
Banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang e-         memberikan kenyamanan dan menjamin kepuasan
commerce dengan menawarkan barang tidak                 pada konsumennya. Beberapa hal yang dapat
berwujud seperti data, software dan ide-ide yang        mendukung kepuasan konsumen antara lain:
dijual melaui internet.                                     a. Memberi nilai pada konsumen. Hal ini dapat
        Dari karakteristik di atas kita ketahui                dipenuhi dengan memberi harga yang
bahwasanya e-commerce merupakan jual beli dalam                bersaing, menyediakan pelayanan yang
dunia internet. Oleh karena itu, kejujuran dalam               memuaskan dan handal, menawarkan
bisnis ini merupakan sebuah nilai yang terpenting.             pengoperasian yang mudah dan tanggap.
                                                            b. Memberi bonus pada pembeli ketika
C. Keberhasilan dan Harapan Baik E-Commerce                    melakukan pembelian dan ketika melakukan
       Pemasaran online menawarkan harapan                     pembelian ulang.
besar di masa mendatang, oleh karena itu,                   c. Memberi layanan sebagai bagian dari
pemasaran online masih butuh waktu bertahun-                   komunitas. Seperti chat room, forum diskusi,
tahun lagi untuk memperoleh potensi puncaknya.                 dan menerima saran dari konsumen akan
       Keberhasilan penggunaan dan diterimanya e-              membentuk konsumen yang loyal.
commerce merupakan isu yang paling banyak diteliti          d. Memberi perhatian yang personal.
oleh peneliti. Banyak peneliti memberikan suatu             e. Melakukan riset pasar, seperti yang dilakukan
dimensi keberhasilan suatu sistem. DeLone dan                  perusahaan non e-commerce.
McLean (2003) mengusulkan dimensi keberhasilan
suatu sistem pada tujuh dimensi yaitu kualitas          D. Masalah dan Tantangan pada E-Commerce
pelayanan, kualitas sistem, kualitas informasi,               Menurut Rahardjo (2000: 13) penerapan e-
penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat               commerce di Indonesia juga tidak terlepas dari
bersih yang diterima.                                   berbagai masalah diantaranya:

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                94
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                              ISSN: 2302-1136



1) Ketidak tepatan jenis produk                                 Di Indonesia prospek jangka pendek bisnis
    Pemilihan jenis produk yang tidak sesuai dapat       online    seperti    di    Amerika   Serikat yang
    mempengaruhi keberhasilan sebuah perusahaan          mengandalkan penjualan retail ke konsumen (B2C)
    e-commerce.        Produk     yang     mempunyai     dan bisnis portal yang mengandalkan iklan relatif
    pertimbangan bau, rasa, dan sentuhan, atau           tidak menjanjikan. Ada dua hambatan utama dari
    produk yang mengharuskan untuk dicoba terlebih       model transaksi retail ke konsumen ini.
    dahulu (misalnya pakaian) menjadi penyebab                  Pertama, ketergantungan pada fasilitas
    gagalnya sebuah perusahaan e-commerce.               pembayaran online yang efisien. Jangankan di
2) Masalah teknis dan organisasional                     Indonesia, di negara maju seperti Jermanpun hal ini
    a. Kegagalan untuk memahami permintaan,              masih menjadi masalah besar karena rendahnya
        harapan dan motivasi konsumen untuk              kepercayaan orang Jerman pada kartu kredit.
        membeli.                                         Masalahnya akan bertambah parah dengan
    b. Kegagalan dalam menghadapi persaingan.            ketiadaan fasilitas clearing house untuk transaksi
    c. Tidak      mampu      memperkirakan      reaksi   online yang efisien di Indonesia.
        lingkungan.                                             Masalah kedua adalah kualitas infrastruktur
    d. Gagal dalam mengkoordinir organisasinya,          akses internet yang belum memadai. Kualitas akses
        untuk menjadi suatu perusahaan e-commerce        di Indonesia memadai untuk aplikasi email, tapi
        yang sukses.                                     masih terlalu lambat untuk penelusuran web dan
    e. Gagal untuk mempertahankan komitmen               transaksi online. Jadi bila target konsumennya
        manajemen.                                       pengguna internet lokal, hambatan ini merupakan
    f. Meremehkan perencanaan waktu yang                 hambatan yang serius.
        dibutuhkan untuk bisnis e-commerce.
    g. Kegagalan dalam menjalankan rencana.              E. Manfaat E-Commerce
    h. Menjadi korban dari kejahatan internet,                  E-commerce mempunyai beberapa manfaat
        seperti virus, spamming, dan hacking.            baik bagi organisasi, masyarakat dan konsumen.
3) Penerimaan masyarakat akan e-commerce                 1) Manfaat bagi organisasi
    Seperti     teknologi-teknologi    baru   lainnya    Manfaat yang diperoleh dari e-commerce bagi
    masyarakat belum tentu dengan mudah                  organisasi menurut M. Suyanto (2003: 11) adalah:
    menerimanya, begitu pula dengan e-commerce.              a. Memperluas market place hingga ke pasar
    Penyebabnya antara lain:                                    nasional dan internasiaonal.
    a. Masyarakat masih khawatir pada sistem                 b. Menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan,
        pengamanan internet, terutama dalam hal                 pendistribusian, penyimpanan dan pencarian
        pembayaran melalui kartu kredit.                        informasi yang menggunakan kertas.
    b. Belum adanya keyakinan atau kepercayaan               c. Memungkinkan pengurangan inventory dan
        kepada perusahaan e-commerce.                           overhead dengan menyederhanakan supplay
    c. Kesulitan akses e-commerce.                              chain dan manajemen tipe “pull”.
    d. Masyarakat masih sulit untuk meninggalkan             d. Mengurangi waktu antara outlay modal dan
        berbagai kebiasaan ketika berbelanja, seperti           penerimaan produk dan jasa.
        tawar-menawar, komunikasi. Hal ini tidak             e. Memperkecil biaya telekomunikasi.
        dapat dilakukan melalui e-commerce.                  f. Akses informasi lebih cepat.
        Kemudian tantangan yang dihadapi pemasar         2) Manfaat bagi masyarakat
online menurut Kotler Amstrong (2001: 271) adalah        Menurut M. Suyanto (2003: 12) selain manfaat
sebagai berikut:                                         terhadap organisasi, konsumen e-commerce juga
a. Pemasaran dan pembelian konsumen yang                 mempunyai manfaat bagi masyarakat, antara lain:
    terbatas. Di samping itu, pengguna web lebih             a. Memungkinkan orang untuk bekerja di dalam
    banyak hanya ingin melihat-lihat saja daripada              rumah dan tidak harus keluar rumah untuk
    membeli.                                                    berbelanja.    Ini   berakibat   menurunkan
b. Demografik dan psikografik pengguna. Pengguna                kepadatan lalu lintas di jalan serta
    online cenderung berupa populasi yang kaya dan              mengurangi polusi udara.
    berorientasi teknik daripada populasi pada               b. Memungkinkan sejumlah barang dagangan
    umumnya. Hal ini akan membuat pemasaran                     dijual dengan harga lebih rendah.
    online ideal untuk memasarkan perangkat keras            c. Memungkinkan orang di negara-negara lain
    dan perangkat lunak.                                        untuk menikmati aneka produk atau jasa
c. Internet menawarkan jutaan situs web dan                     yang hanya didapatkan dengan e-commerce.
    informasi. Oleh karena itu, mencari sesuatu di       3) Manfaat bagi konsumen
    internet itu terkadang membingungkan, dan            Menurut M. Suyanto (2003: 12) e-commerce juga
    membutuhkan banyak waktu untuk konsumen.             mempunyai manfaat bagi konsumen yaitu:
d. Perusahaan melakukan bisnis online takut bahwa            a. Memungkinkan konsumen untuk berbelanja
    orang lain akan menggunakan internet untuk                  atau melakukan transaksi lain selama 24 jam
    masuk ke sistem komputer mereka untuk                       sehari sepanjang tahun dari setiap lokasi.
    keperluan spionase industri dan bahkan                   b. Memberikan lebih banyak pilihan kepada
    sabotase.                                                   konsumen.
e. Pemasar secara mudah dapat menelusuri                     c. Pengiriman menjadi sangat cepat.
    pengunjung situs web, dan banyak berperan                d. Konsumen bisa menerima informasi yang
    serta dikegiatan situs web dengan memberikan                relevan secara detail dalam hitungan detik,
    informasi pribadi.                                          bukan lagi hari atau minggu.



Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                95
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                                    ISSN: 2302-1136



    e. Memberi tempat bagi para konsumen lain di           c. Menurunkan biaya operasional (operting
       electronic community untuk bertukar pikiran             cost).
       dan pengalaman.                                     d.Melebarkan jangkauan global (global
    f. Memudahkan persaingan yang ada dengan                   reach).
       menghasilkan diskon secara substansial.             e.Meningkatkan customer loyality.
4) Manfaat e-commerce dalam bisnis                         f. Meningkatkan supplier management.
Manfaat e-commerce yang dirasakan perusahaan               g.Memperpendek waktu produksi.
khususnya       untuk     kepentingan     konsumen         h.Meningkatkan mata rantai pendapatan
diantaranya:                                                   (value chain).
    a. Mendapatkan konsumen baru. Digunakannya          2) Dampak negatif e-commerce
       e-commerce memungkinkan perusahaan                  a.Kehilangan segi financial secara langsung
       tersebut mendapatkan konsumen baru yang                 karena kecurangan.
       berasal dari pasar domestik maupun pasar            b.Pencurian informasi rahasia yang berharga.
       luar negeri.                                        c. Kehilangan kesempatan bisnis karena
    b. Menarik konsumen untuk tetap bertahan.                  gangguan pelayanan. Kesalahan ini
    c. Meningkatkan mutu layanan. Dengan adanya                bersifat non-teknis seperti aliran listrik
       e-commerce memungkinkan perusahaaan                     tiba-tiba padam.
       untuk dapat meningkatkan layanan dengan             d.Penggunaan akses ke sumber oleh pihak
       melakukan interaksi lebih personal sehingga             yang tidak berhak. Misalkan seorang
       dapat memberikan informasi sesuai dengan                hacker yang berhasil membobol sebuah
       keinginan konsumen.                                     sistem perbankan. Setelah itu dia
    d. Melayani konsumen tanpa batas waktu.                    memindahkan sejumlah rekening orang
       Konsumen dapat melakukan transaksi dan                  lain ke rekeningnya sendiri.
       memanfaatkan layanan suatu perusahaan               e.Kehilangan      kepercayaan     dari  para
       tanpa harus terikat dengan waktu tutup                  konsumen. Seperti jatuhnya reputasi
       ataupun buka dari perusahaan tersebut.                  perusahaan karena pihak lain.
Adapun Phillip Kotler menjelaskan bahwa (2003:             f. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan
318) pemasaran online memiliki tiga manfaat utama              oleh praktek bisnis yang tidak benar,
bagi pembeli potensial diantaranya:                            kesalahan faktor manusia atau kesalahan
    a. Kemudahan: konsumen dapat memesan                       sistem elektronik.
       produk 24 jam di manapun mereka berada.
    b. Informasi: konsumen dapat memperoleh           G. Kerangka Masalah
       informasi yang komparatif tetang perusahaan,
       produk, dan pesaing tanpa meninggalkan          Perkembangan           Globalisasi dan       Tuntutan
       kantor atau rumah mereka.                       teknologi              persaingan            penggunaan
                                                       informasi di           ketat dalam           teknologi informasi
    c. Dengan layanan online konsumen tidak perlu      dunia                  bisnis                dalam bisnis
       menghadapi atau melayani bujukan dan
       faktor-faktor emosional.
Sedangkan manfaat layanan online bagi pemasar
yaitu:
    a. Penyesuaian yang cepat terhadap kodisi
       pasar: perusahaan dapat dengan cepat                                 IMPLEMENTASI
       menambahkan produk pada penawaran                                     E-COMMERCE
       mereka serta mengubah harga dan deskripsi.
    b. Biaya yang lebih rendah: pemasar online
       mencegah biaya pengelolaan toko dan biaya           Kendala                                      Manfaat
                                                        (secara teoritis)                           (secara teoritis)
       sewa, asuransi, dan prasarana yang
       menyertainya. Mereka dapat membuat
       katalog digital dengan biaya yang lebih jauh
       rendah daripada biaya percetakan dan
                                                        1. Pemaparan dan pembelian
       pengiriman katalog kertas.                          pelanggan yang terbatas
    c. Menjalin hubungan: pemasar online dapat          2. Demografik dan psikografik
       berbicara langsung dengan konsumen dan           3. Kekacauan dan keruwetan
       belajar lebih banyak dari mereka.                4. Keamanan
    d. Pemasar dapat mengetahui berapa banyak
       orang yang mengunjungi situs online mereka.
       Informasi ini dapat membantu pemasar
       meningkatkan penawaran dan iklan mereka.                                                 Kendala dan manfaat
                                                                                                  secara empiris di
                                                                                                    perusahaan
F. Dampak Postifit dan Negatif E-Commerce
                                                                                 Gambar 01:
   1) Dampak positif e-commerce
                                                                               Kerangka Berfikir
      a.Revenue stream (aliran pendapatan) baru
         yang mungkin lebih menjanjikan yang
         tidak bisa ditemui di sistem transaksi                 Efektif
         tradisional.
      b.Dapat meningkatkan pangsa pasar (market             Belum efektif
         exprosure).

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                          96
 Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                               ISSN: 2302-1136



3. ANALISIS HASIL PENELITIAN                               cocok dalam dunia bisnis, dengan melihat prospek
    A. Manfaat E-Commerce bagi Perusahaan di               konsumen di seluruh Indonesia bahkan di seluruh
        Kabupaten Jepara                                   dunia.
          Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data           Bagi perusahaan terutama yang bergerak
    dari 10 perusahaan di Kabupaten Jepara yang            dalam bidang manufaktur termasuk perusahaan
    menjadi objek dalam penelitian ini, menjelaskan        furniture (mebel) yang mempunyai ekspansi pasar
    bahwa e-commerce dapat memperluas market               cukup luas dan ingin meningkatkan mutu layanan
    place ke pasar nasional maupun internasional.          kepada konsumen, maka salah satu strategi yang
    Dengan e-commerce perusahaan di Kabupaten              dapat digunakan adalah dengan menerapkan e-
    Jepara dapat memperkenalkan berbagai fasilitas         commerce.
    dan produknya keseluruh penjuru dunia.
          Sebelum era internet, batas-batas geografi               Perusahaan di Kabupaten Jepara dengan
    menjadi penghalang suatu perusahaan yang ingin         menerapkan e-commerce juga memperoleh manfaat
    go-international, sehingga hanya perusahaan            yaitu mudah untuk melakukan akses informasi
    dengan modal besar yang dapat memasarkan               mengenai konsumen serta dapat melayani
    produknya. Sedangkan, saat ini dengan internet         konsumen tanpa batas waktu.
    siapapun dapat memasarkan produknya secara                     Melalui e-commerce pihak manajemen bisa
    internasional cukup dengan membuat situs web di        melayani konsumen dalam waktu 24 jam. Di sini
    internet tanpa batas waktu (24 jam) dan konsumen       pihak manajemen dapat memberikan kemudahan
    dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut      kepada konsumen yang tidak bisa memesan produk
    dan melakukan transaksi secara online.                 atau jasa secara manual karena waktu yang
          Selain karena karakteristrik e-commerce yang     mendesak atau jarak yang jauh. Dengan layanan e-
  memungkinkan perusahaan untuk memperluas                 commerce       berarti   pihak    manajemen     bisa
  market place, sistem yang ada di dalam e-commerce        memberikan kebebasan sepuas-puasnya kepada
  juga mendukung perusahaan untuk memperluas               konsumen dalam melakukan transaksi untuk
  market place. Karena di dalam sistem e-commerce          memesan produk atau jasa melalui internet tanpa
  terdapat tiga sistem aplikasi diantaanya: Electronic     terikat oleh waktu dan tempat.
  Markets (EMs), Electronic Data Interchange (EDI),                Dengan      hadirnya    e-commerce     pihak
  serta internet commerce.                                 manajemen juga dapat memperoleh berbagai
          Electronic Market (EMs) merupakan sebuah         informasi mengenai konsumen dengan cepat karena
  sarana yang menggunakan teknologi informasi dan          adanya fasilitas yang mendukung di dalam e-
  komunikasi untuk melakukan atau menyajikan               commerce.      Selain    itu   melalui  e-commerce
  penawaran dalam sebuah segmen pasar sehingga             perusahaan juga dapat mendatang- kan konsumen
  pembeli dapat membandingkan berbagai macam               atau pelanggan baru baik dari pasar domestik
  harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs        maupun luar negeri. Hal sesuai dengan teori
  adalah sebuah sistem informasi antar organisasi          Suryanto (2003: 11) mengenai manfaat e-commerce
  yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para           yaitu dengan adanya e-commerce dalam dunia
  penjual dan pembeli untuk bertukar informasi             bisnis dapat memperluas market place, memberikan
  tentang harga dan produk yang ditawarkan.                kemudahan kepada konsumen selam 24 jam dan
  Keuntungan fasilitas EMs bagi konsumen adalah            dapat mendatangkan konsumen baru.
  terlihat lebih nyata dan efisien dalam waktu.                    Manfaat lain yang dirasakan perusahaan di
  Sedangkan        bagi     penjual       yaitu    dapat   Kabupaten Jepara dengan e-commerce adalah
  mendistribusikan informasi mengenai produk dan           karyawan bagian pemasaran (marketing) dapat
  jasa yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga         menjalin hubungan atau komunikasi dengan
  dapat menarik konsumen lebih banyak. Jadi melalui        konsumen. Karena sistemnya satu lawan satu dan
  EMs kegiatan untuk memperluas market place ke            interaktif. Jadi pemasaran online (e-commerce)
  pasar domestik maupun manca negara bisa                  merupakan alat yang baik untuk membangun
  dilakukan.                                               hubungan dengan konsumen. Hubungan ini
          Sedangkan internet commerce adalah               membuat konsumen dengan perusahaan lebih
  penggunaan internet yang berbasis teknologi              akrab. Perusahaan dapat berinteraksi dengan
  informasi dan komunikasi untuk perdagangan.              konsumen dan belajar memahami kebutuhan dan
  Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan     keinginan konsumen, dan untuk membangun pusat
  produk dan jasa. Transaksi yang dilakukan diinternet     data konsumen. Sebaliknya konsumen online dapat
  antara lain pemesanan atau pembelian barang dan          mengajukan pertanyaan dan umpan balik yang
  jasa dengan transfer uang ke rekening penjual.           cepat. Berdasarkan interaksi yang berjalan dalam
  Penggunaan internet dalam menerapkan e-                  proses e-commerce, maka perusahaan dapat
  commerce sebagai media pemasaran dan saluran             meningkatkan nilai kepuasan konsumen melalui
  terbukti mempunyai keuntungan antara lain untuk          perbaikan produk dan jasa (Kotler, 2003: 262).
  beberapa produk tertentu lebih sesuai ditawarkan                 Bisnis apapun bentuknya, membutuhkan
  melalui e-commerce. Jadi melalui internet commerce       penjualan agar tetap survive. Untuk itu diharapkan
  kegiatan untuk memperluas market place ke pasar          proses bisnis menggunakan teknologi informasi dan
  domestik maupun manca negara dapat dilakukan.            komunikasi dapat membuat perubahan dan
          Pemanfaatan     internet     di    perusahaan-   pertumbuhan bagi perusahaan. Salah satunya
  perusahaan Kabupaten Jepara sangat membantu              dengan e-commerce untuk menjalin komunikasi
  manajemen perusahaan. Sedangkan e-commerce               dengan dengan konsumen secara maksimal.
  dapat menjadi media promosi yang sangat efektif
  dan merupakan alat bantu pemasaran yang sangat

 Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                  97
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                                 ISSN: 2302-1136



B. Tantangan Perusahaan di Kabupaten Jepara
    dalam Menerapkan E-Commerce
       Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data
bahwa tantangan atau kendala yang dihadapi
perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara dalam
menerapkan e-commerce adalah masalah sumber
daya manusia (SDM). Dalam penerapannya, e-
commerce       memerlukan     tenaga    ahli    yang
mengetahui dan memahami tentang infrastruktur
dengan berbagai persoalannya, serta membutuhkan
tenaga ahli dalam bidang teknologi untuk
menerapkan e-commerce.
       Penempatan karyawan yang ahli dalam                                  Gambar 03:
bidang teknologi untuk penerapan e-commerce                     Skema Alur Transaksi E-Commerce 2
memang sangat penting mengingat sulitnya kontrak
dan mekanisme transaksi elektronik melalui e-
commerce.
       Menurut Julian Ding sebagaimana dikutip
oleh Darus Badrulzaman menentukan bahwa: “A
contract is a struck when two or more persons agree
to a certain course of conduct”. Maksudnya, kontrak
adalah pertemuan antara dua atau lebih pihak yang
setuju untuk melakukan tindakan tertentu, sehingga
pada saat itulah kesepakatan tercapai.
       Berdasarkan pendapat di atas maka secara
umum mekanisme transaksi elektronik (e-commerce)
dapat digambarkan yaitu: e-customer dan e-
merchant bertemu dalam dunia maya melalui server,
                                                                                Gambar 04:
yang disewa dari internet server provider. Transaksi
                                                                          Model Bisnis E-Commerce
e-commerce disertai term of use, dan sales term
condition atau klausa standar, yaitu pada umumnya
                                                                Jadi dalam menerapkan e-commerce harus
e-merchant telah melakukan klausa kesepakatan
                                                        disiapkan tenaga-tenaga terampil dalam bidang
pada website-nya, sedangkan e-consumer jika
                                                        teknologi informasi yang mengerti e-commerce
berminat tinggal memilih tombol accept atau
                                                        dengan segala persoalannya, termasuk internet,
menerima. Setelah tercapai kesepakatan antara
                                                        intranet, web, database, pengamanan sistem dan
kedua belah pihak kemudian diikuti dengan proses
                                                        masalah-masalah hukum yang terkait e-commerce.
pembayaran yang melibatkan dua bank perantara
                                                        Karena rumitnya mekanisme transaksi elektronik
dari masing-masing pihak yaitu Acquiring Merchant
                                                        melalui e-commerce, maka penempatan sumber
Bank dan Issuing Customer Bank. Prosedurnya e-
                                                        daya manusia yang salah akan berakibat buruk bagi
customer memerintahkan kepada Issuing Customer
                                                        pihak manajemen perusahaan maupun bagi
Bank atas nama e-customer untuk melakukan
                                                        konsumen. Oleh karena itu, pihak perusahaan harus
sejumlah pembayaran atas harga barang atau jasa
                                                        melakukan training terhadap karyawan lama dan
kepada Accuiring Merchant Bank yang ditujukan
                                                        melakukan seleksi yang ketat terhadap penerimaan
kepada e-merchant. Setelah proses pembayaran
                                                        karyawan baru untuk mengatasi masalah tenaga
selesai, kemudian diikuti dengan proses pemenuhan
                                                        kerja yang tidak mampu mengoperasikan internet.
prestasi oleh pihak e-merchant berupa hak-hak dari
                                                                Kendala lain yang dihadapi perusahaan-
e-customer.
                                                        perusahaan di Kabupaten Jepara yaitu masalah
       Mekanisme transaksi e-commerce pada
                                                        penyediaan infrastruktur untuk menerapkan e-
perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara pada
                                                        commerce dan dalam penerapannya e-commerce
dasarnya sama, untuk lebih jelasnya dapat dilihat
                                                        juga membutuhkan sebuah software.
pada gambar di bawah ini:
                                                                Untuk menjalankan e-commerce memang
                                                        diperlukan beberapa service atau infrastruktur yang
                                                        mendukung pelaksanaan e-commerce. diantaranya,
                                                        directory     service,    public    key    infrastructure,
                                                        certification authotity (www.corbis.com: mengenal e-
                                                        commerce).        Directory     service     menyediakan
                                                        informasi tentang pelaku bisnis. Ada beberapa
                                                        standar yang digunakan untuk menyediakan
                                                        directory service. Salah satu standar yang cukup
                                                        popular adalah LDAP (Lightweight Directory Access
                                                        Protocol) yang kemudian menimbulkan open LDAP
                                                        (www.openLDAP.org).
                  Gambar 02:
                                                                Kemudian        infrastruktur    kunci      publik
       Skema Alur Transaksi E-Commerce 1
                                                        dibutuhkan untuk menjalankan e-commerce guna
                                                        menjaga keamanan. Salah satu cara untuk
                                                        meningkatkan         keamanan         adalah      dengan
                                                        menggunakan teknologi kriptografi yaitu antara lain

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                     98
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                           ISSN: 2302-1136



dengan menggunakan enkripsi untuk mengacak
data. Infrastruktur ketiga adalah certification
authority, merupakan sebuah body/entity yang
memberikan dan mengelola sertifikat digital untuk
kebutuhan dalam transaksi elektronik.
        Untuk memperoleh semua infrastruktur di
atas dibutuhkan biaya pembelian dan perawatan
yang besar. Maka dari itu modal yang besar perlu
disiapkan oleh pihak perusahaan agar tidak
mengganggu kegiatan operasional perusahaan
dalam menerapkan e-commerce. Masalah lain yang
muncul ketika menerapkan e-commerce yaitu
masalah ruang pasar e-commerce. Hasil analisa ini
sesuai dengan teori Kotler Amstrong (2001: 271)                          Gambar 05:
yang berpendapat bahwa pemasaran dan pembeli                 Website Perusahaan Furniture Jepara
dalam e-commerce masih terbatas.
        E-commerce mampu menembus batasan             C. Efektifitas E-Commerce pada Perusahaan di
geografi antar negara sehingga dunia sepertinya            Kabupaten Jepara
sangat      sempit.    Perusahaan-perusahaan     di            Departemen pemasaran merupakan salah
Kabupaten Jepara dapat mempromosikan produk-          satu fungsi yang sangat penting dari perusahaan
produknya ke seluruh dunia dalam waktu                dan menjadi tangan manajemen dalam usaha
bersamaan, singkat dan dengan biaya yang sangat       mengenalkan produk dan jasa perusahaan kepada
hemat. Akan tetapi perusahaan-perusahaan di           masyarakat. E-commerce merupakan tugas dari
Kabupaten       Jepara     dalam   penerapan    e-    departemen pemasaran yang diharapkan dapat
commercenya untuk mencapai pasar internasional        menjadi media promosi yang efektif sehingga bisa
belum maksimal hasilnya.                              meningkatkan          keuntungan         perusahaan.
        E-commerce ini tujuannya untuk membantu       Donosepoetro (2001: 1) menyatakan bahwa
konsumen, siapapun, di manapun untuk dapat            efektifitas adalah doing the right thing, artinya
menghemat waktu dan uang dengan memberikan            melakukan pekerjaan yang benar. Maksud dari
pelayanan terbaik. Namun hal ini masih dianggap       efektifitas adalah usaha untuk memberikan hasil
masyarakat sebagai hal elite dan eksklusif. Karena    optimal.
kebiasaan dan budaya masyarakat dalam membeli                  Penerapan e-commerce pada perusahaan-
produk selalu terjadi tawar menawar dan pilih         perusahaan di Kabupaten Jepara memang efektif
memilih yang dilakukan dalam kurun waktu yang         dalam hal memberikan pelayanan yang cepat dan
lama. Maka, apabila ingin mulai membudayakan e-       segera terhadap konsumen. Akan tetapi dalam
commerce hendaknya diimbangi pula dengan              ukuran kinerja, perusahaan harus memikirkan kinerja
menanamkan pemahaman yang menyeluruh tentang          e-commerce dalam empat dimensi yang secara
e-commerce guna membentuk budaya baru (Savira:        kolektif mengkombinasi ukuran saluran tradisional
2000).                                                dengan indikator-indikator kinerja e-commerce baru
        Justru pada saat anggapan dan prediksi        diantaranya; volume situs e-commerce, meraih
masyarakat terhadap internet terutama e-commerce      pendapatan dan pelanggan e-commerce, biaya e-
masih kurang baik, maka seharusnya para               commerce, dan keuntungan e-commerce (sumber:
dotcomers, pemikir IT, dan cyber bisa memberikan      Oxford Associates dalam buku The Channel
konstribusi yang berarti untuk mempengaruhi           Adventage).
perubahan dimasyarakat mengenai internet, dengan               Meraih konsumen dan pendapatan dapat
kata lain sebagai katalisnya.                         dilihat dari keberhasilan situs dalam meraih
        Sedangkan untuk pasar di Indonesia,           konsumen dan penjualannya. Biaya dapat dilihat dari
sebenarnya konsumen tidak harus memiliki akses        investasi dan biaya operasional yang berhubungan
sendiri karena sekarang sudah banyak kantor,          dengan situs. Keuntungan dapat dilihat dari hasil
kampus, dan sekolah-sekolah yang memiliki akses       yang diukur dari tingkat pengembalian investasi dan
internet atau wireless. Jika melihat perkembangan     kepuasan konsumen (Lawrence dan Thimoti, 1999:
internet di Indonesia, maka seharusnya pemerintah     211).
perlu turun tangan untuk memberikan insentif bagi              Dilihat dari jumlah pengunjung yang
pengembangan e-commerce di Indonesia.                 memesan secara online            pada perusahaan
                                                      manufaktur dan jasa di Kabupaten Jepara masih
                                                      sedikit hasilnya dibandingkan dengan cara-cara
                                                      manual. Ini berarti keberhasilan situs e-commerce
                                                      dalam meraih konsumen dan penjualannya pada
                                                      perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara masih
                                                      belum maksimal.
                                                               Kemudian    dilihat  dari    biaya,   untuk
                                                      menerapkan       e-commerce      perlu    disediakan
                                                      infrastruktur yang membutuhkan modal besar guna
                                                      mendapatkan infrastruktur atau software yang
                                                      terjaga kualitasnya serta sumber daya manusia yang
                                                      ahli dalam bidang teknologi informasi, juga
                                                      membutuhkan biaya yang besar pula. Dilihat dari

Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                             99
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                              ISSN: 2302-1136



keuntungan yaitu hasil yang diukur dari tingkat         penjualan dan pembayaran yang mudah sehingga
pengembalian investasi dan kepuasan konsumen.           memudahkan konsumen untuk mengakses.
Maka jika respon masyarakat dengan hadirnya e-                 Pihak manajemen perusahaan-perusahaan di
commerce       pada    perusahaan-perusahaan     di     Kabupaten Jepara hendaknya menyiapkan tenaga
Kabupaten Jepara masih sedikit dibandingkan             pemasaran yang mampu memberikan ide untuk
dengan cara-cara manual, maka penerapan e-              merubah budaya dan asumsi masyarakat mengenai
commerce belum bisa mendatangkan keuntungan             e-commerce.
yang lebih besar daripada cara-cara manual.
        Kembali pada pengertian efektifitas menurut
Donosepoetro, di mana efektifitas menyangkut hasil
yang optimal, ini artinya e-commerce masih belum
efektif diterapkan pada perusahaan-perusahaan di        DAFTAR PUSTAKA
Kabupaten Jepara. Semua tanggung jawab bagian
pemasaran telah dilakukan pihak manajemen
pemasaran. Akan tetapi, dalam penerapan e-              Agung, I Gusti Ngurah, Metode Penelitian Sosial,
commerce masih ditemukan kendala-kendala,                     Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1992.
sehingga menyebabkan e-commerce belum efektif
diterapkan pada perusahaan di Kabupaten Jepara.         Almilia, Luciana Spica dan Robahi, Lidia, Penerapan
                                                                E-Commerce sebagai Upaya Meningkatkan
4. PENUTUP                                                      Persaingan    Bisnis  Perusahaan,      STIE
         Implementasi e-commerce pada sebuah                    Perbanas Surabaya.
bisnis termasuk pada perusahaan manufaktur dan
jasa sangat penting dilakukan mengingat telah           Anderson,  Strategic     Marketing   Management,
disebutkan bahwa dengan e-commerce perusahaan                 Houghton Mifflin: Boston, USA, 2000.
akan diuntungkan karena tingkat efektifitas dan
effisiensi yang dijanjikannya. Akan tetapi penerapan    Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu
e-commerce bukanlah suatu hal yang mudah.                      Pendekatan dan Praktek, Rineka Cipta,
Meskipun keuntungan yang ditawarkan pada                       Jakarta, 1997.
berbagai bisnis begitu besar dan cukup menjanjikan,
namun kendala yang harus dihadapi dalam                 Diana,    Anastasa, Mengenal E-Business, Edisi
penerapannya sangat besar pula. Dari hasil                       Pertama, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2001.
penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan
pada bab sebelumnya, maka temuan ini dapat              Donosepoetro,   M,    Profesionalisme        Tenaga
disimpulkan sebagai berikut:                                 Kependidikan, Yayasan Karya             Sarjana
1. Melalui e-commerce perusahaan di Kabupaten                Mandiri, Bandung, 2001.
     Jepara dapat memperluas market place,
     mendatangkan        konsumen       baru,   dapat   Ellswort, Jill H& Matthew, Marketing on The Internet,
     memberikan pelayanan tanpa batas waktu                    PT. Grassindo Bahana Ilmu Popular (BIP),
     kepada konsumennya, akses informasi yang                  Jakarta, 1997.
     cepat, serta dapat melakukan pemupukan
     hubungan kepada konsumen.                          Indrajit, Richardus Eko, Manajemen Sistem
2. Pada           pelaksanaannya          e-commerce             Informasi dan Teknologi Informasi, Penerbit
     membutuhkan tenaga kerja (sumber daya                       Elex Media Komputindo, Jakarta, 2001.
     manusia) yang cukup ahli dalam bidang teknologi
     informasi yang menguasai e-commerce dengan         Kienan, Brenda, Small Business Solution E-
     berbagai perangkat serta persoalannya. Selain            commerce, PT. Elex Media Komputindo,
     itu dalam menerapkan e-commerce juga                     Jakarta, 2001.
     dibutuhkan    infrastruktur    berkualitas  yang
     membutuhkan modal cukup besar untuk                Kartajaya, Syakir Sula, Syariah Marketing, PT. Mizan
     mendapatkannya. Akan tetapi pada aplikasinya              Pustaka, Bandung, 2006.
     e-commerce masih mencapai ruang pasar yang
     terbatas dibandingkan pembelian dengan cara        Kotler dan Amstrong, Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid
     tradisional.                                              2, Airlangga, Jakarta, 2001.
3. E-commerce masih kurang efektif diterapkan
     pada perusahaan di Kabupaten Jepara.               Kotler, Phillip, Marketing from A to Z (80 Konsep
         Berdasarkan hasil temuan dan analisa                  yang harus dipahami oleh Manager),
pembahasan dalam penelitian ini, maka hendaknya                Airlangga, Jakarta, 2003.
pihak manajemen menyiapkan tenaga-tenaga
terampil dibidang teknologi dan informasi guna          Kotler, Phillip, dan Dipak, Suvit, Marketing Moves: A
memperlancar        aplikasi     e-commerce      pada           New Approach to Profit, Growth, and
perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara. Serta                Reneval, Harvard Business School Press,
memberikan training kepada karyawan lama dan                    Boston, 2002.
seleksi yang ketat pada karyawan baru.
         Pihak    manajemen       hendaknya     dapat   Lawrence dan Thimothy, The Channel Advantage,
membuat website penjualan sendiri semenarik                   Airlangga, Jakarta, 1999.
mungkin, cepat diakses, serta mempunyai proses



Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                               100
Seruni FTI UNSA 2012 Volume 1                                                              ISSN: 2302-1136



Suyanto M, Strategi Periklanan pada E-Commerce                             Lampiran 01:
       Perusahaan Top Dunia, Penerbit Andi,                            Tabel Data Perusahaan
       Yogyakarta, 2003.
Pawito, Penelitian Komunikasi Kualitatif, PT. LKiS         Nama             Alamat               Alamat Website
       Pelangi Aksara, Yogyakarta, 2007.                Perusahaan
                                                       Jati Jepara    Jl. Raya Jepara-     www.jatijepara.com
                                                       Home           Bangsri km.06
Nuryani,  E-commerce    dalam      berita     pajak    Interior and   Pakis Aji, Jepara
      No.1438/Tahun XXXIII/1 Maret 2001.               Furniture
                                                       Trans Mebel    Jl. Soekarno Hatta   trans-
Purbo, Onno W, Mengenal E-commerce, PT. Elex                          No.10 Tahunan        mebel.indonetwork.co.id
      Media Komputindo, Jakarta, 2000.                                Jepara 59427
                                                       Jeparadise     Rau km. 3 Jepara     www.jeparadisemebeland.co
Rahardjo, Budi, Perkembangan E-Commerce                Mebeland       59643                m
      Peluang     dan     Permasalahan,      PPAU
      Mikroelektronika Institut Teknologi Bandung,     Max            RT. 19 RW. 03        www.maxhevelaarfurniture.c
                                                       Havelaar       Dusun Bantenan,      om
      2000.                                            Furniture      Desa Bawu
                                                                      Jepara
Rangkuti, Freddy, Analisis SWOT Teknik Membedah        Gabe Bazar     Jl. Raya Lebak       www.gabebazar.com
     Kasus        Bisnis    Reorientasi  Konsep                       Bulungan No. 148
     Perencanaan Strategis untuk Menghadapi                           Jepara
     Abad 21, PT. Gramedia Pustaka Utama,              Modatama       Jl. utama Tahunan    www.modatamacargo.com
     Jakarta, 2005.                                    Cargo          km. 06 Desa
                                                                      Langon RT. 01
Sakti,    Nufransa Wira, Perpajakan dalam E-                          RW. 01 Tahunan
                                                                      Jepara 59427
         commerce, Belajar dari Jepang, dalam Berita
                                                       Gapeksindo     Jl.                  gapeksindojepara.blogspot.c
         Pajak No. 1443/ tahun XXXIII/15 Mei 2001.     Jepara         Hoscokroaminoto      om
                                                                      (Gedung Wanita)
Sanusi, Arsyad, E-commerce, Hukum dan Solusinya,                      Jepara
      Penerbit PT. Mizan Grafika Sarana, Jakarta,      PO. Trans      Tahunan RT. 01       transmebel.indonetwork.co.i
      2002.                                            Mebel          RW. 03 No. 10        d
                                                                      Jepara
Savira, Sekilas Dunia E-Dagang Indonesia dan           Afitzone       Jl. Pasar Sore No.   www.afitzone.com
       Keabua-abuan di sekelilingnya, 2000.                           50 RT. 07 RW. 02
                                                                      Demangan-
                                                                      Tahunan Jepara
Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif,                    59422
      Alfabeta, Bandung, 2006.                         PO. Bejeu      Jl. Kopral Sapari    www.bejeu.com
                                                                      No. 27 Pengkol
                                                                      Jepara 59415




Dwi Agung Nugroho Arianto                                                                                101

				
DOCUMENT INFO
Description: manfaat dan efektifitas penerapan e-commerce pada bisnis perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan di Kabupaten Jepara) Dwi Agung Nugroho Arianto Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama Jepara Jl. Taman Siswa (Pekeng) Tahunan Jepara 59427 E-mail: goeng_nugroho@yahoo.co.id ABSTRAK: Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat menjadikan media elektronik menjadi media yang praktis dalam melakukan komunikasi bisnis. Globalisasi serta tingginya intensitas persaingan bisnis menuntut perusahaan untuk bisa memperhatikan dan memenuhi dinamika kebutuhan pelanggan dengan cara yang efektif dengan mengimplementasikan teknologi dalam perusahaan. Salah satunya dengan menerapkan e-commerce. Dalam penelitian ini akan dikaji mengenai manfaat yang dirasakan perusahaan di Kabupaten Jepara dalam mengimplementasikan e-commerce sebagai media pemasaran serta tantangan atau kendala yang dihadapi perusahaan di Kabupaten Jepara dalam mengimplementasikan e-commerce serta dikaji sejauh mana efektifitas penerapan e-commerce dalam perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada 10 perusahaan di Kabupaten Jepara terdiri dari 5 perusahaan manufaktur dan 5 perusahaan jasa, di mana perusahaan-perusahaan tersebut telah mengaplikasikan teknologi ke dalam perusahaannya diantaranya dengan menerapkan e-commerce. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Proses analisa data pada penelitian ini menggunakan model interaktif dari teori Miles dan Hubermen yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan serta verifikasi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dan tantangan/kendala dalam penerapan e-commerce serta tingkat efektifitas e-commerce pada perusahaan di Kabupaten Jepara. Berdasarkan analisis yang ada diperoleh bahwa manfaat yang dirasakan perusahaan di Kabupaten Jepara dalam menerapkan e-commerce yaitu, perusahaan bisa memperluas market place hingga pasar internasional, akses informasi lebih cepat serta dapat melayani konsumen tanpa batas waktu, mendatangkan pelangg