Docstoc

MI322-021019-738-4

Document Sample
MI322-021019-738-4 Powered By Docstoc
					Phase Perencanaan
 pada Proyek Sisfo
           Fase Perencanaan
        Proyek Sistem Informasi



1. Merencanakan proyek
2. Mempersiapkan proyek
3. Mendefinisikan rincian proyek
1. Merencanakan proyek

1.   Perencanaan strategi
2.   Mengidentifikasi sub sistem pd proyek
3.   Menetapkan Kendala proyek
4.   Menetapkan prioritas proyek
          Perencanaan strategi

Merencanakan peningkatan aktivitas
dan menentukan sasaran, misalnya:

a. Mempercepat pelayanan pelanggan
b. Menyederhanakan jaringan kerja
   pengadaan barang.
      Mengidentifikasi sub proyek

Untuk mengetahui lingkup sistem pada
proyek yang akan dibangun, misalnya:

1. Pelayanan pelanggan
  (kendali pemasaran)
2. Penyederhanaan jaringan
  (kendali SDM)
      Menetapkan kendala proyek

Memperkirakan apa yang menjadi
kendala, misalnya:
1. Batasan dana yg diperkenankan
2. Batasan waktu penyelesaian
3. Umur ekonomis sistem
4. Struktur organisasi
5. Peraturan2 perusahaan
       Menetapkan prioritas proyek

1). Kriteria rasional
  a. meningkatkan untung
  b. menghemat biaya
  c. kelangsungan hidup sistem
  d. Hubungan dgn sub sistem lain
  e. kebutuhan mendesak
2). Kriteria tidak rasional
  a. Manajemen tidak berminat
  b. Menonjolkan kebanggaan
2. Mempersiapkan proyek

a. Menunjuk anggota tim
   1). Konsultan (melalui tender)
   2). Personil perusahaan sendiri
   3). Gabungan Konsultan dg personil
      perusahaan
Kelebihan dan kelemahan
Bila menggunakan Konsultan


Kelebihan : - Waktu penyelesaian cepat
         - Sistem berkualitas

Kelemahan: - Biaya mahal
        - Rahasia perusahaan terbuka
Kelebihan dan kelemahan
Bila menggunakan Personil sendiri prusahaan


Kelemahan:- Waktu penyelesaian lambat
        - Sistem kurang berkualitas

Kelebihan : - Biaya murah
         - Rahasia perusahaan terjamin
Kelebihan dan kelemahan
Bila menggunakan Gabungan Konsultan dgn
Personil sendiri perusahaan


Kelebihan : - Waktu penyelesaian lebih cepat
         - Sistem sangat berkualitas

Kelemahan: - Biaya lebih mahal
        - Rahasia perusahaan terbuka
b. Mengumumkan proyek
  1). Alasan pengembangan
  2). Apa sasarannya
  3). Dampak keuntungan pegawai
3. Mendefinisikan Sub sistem pada
   proyek yang akan dikembangkan

  Melakukan studi kelayakan

       a. Memahami lingkup sistem
       b. Menentukan kebutuhan
          sistembaru
Menilai kelayakan sistem
pada proyek


1.   Kelayakan teknik
2.   Kelayakan hukum
3.   Kelayakan operasi
4.   Kelayakan jadual
5.   Kelayakan ekonomi
           1. Kelayakan teknik

Kata kunci:
Apakah teknologi ini nantinya dapat
diterpkan pada sistem yang baru.
Hal-hal yang dipertimbangkan:
a. Ketersediaan alat dan teknologi di pasar
b. Ketersediaan tenaga ahli yang
    mengoperasikannya.
            2. Kelayakan hukum

Kata unci:
Apakah sistem yang akan dikembangkan
tidak menyimpang dari hukum yang berlaku.

Hal-hal yang dipertimbangkan:
1. Prosedur yang digunakan pada sistem
2. Teknologi jarigan yang digunakan
        3. Kelayakan operasi

Kata kunci:
Apakah sistem nantinya dapat diterapkan
didalam oragnisasi perusahaan.
Hal-hal yang dipertimbangkan:
1. Kemampuan personil.
2. Kemampuan operasi sistem
3. Kemampuan pengendalian
4. Efisiensi dari sistem
4. Kelayakan jadwal

Kata kunci:
Dapatkah sistem nantinya dikembangkan
sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan:
1. Memanfaatkan waktu dengan efisien
2. Perhitungan pembuatan jadwal harus sesuai
   kemampuan SDM.
3. Dapat menggunakan PERT (Program Evaluation
   and Review Technique)
           5. Kelayakan ekonomi

Kata kunci:
Apakah sistem yang dikembangakan
dapat dibiayai dan menguntungkan ?

Hal-hal yang harus dipertimbangkan:
1. Besarnya dana yang diperlukan.
2. Manfaat yang diperoleh bila dibandingkan dengan
   biaya pengembangan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3
posted:1/17/2013
language:Indonesian
pages:20