Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Contoh Surat Perjanjian Hutang

VIEWS: 934 PAGES: 2

Contoh Surat Perjanjian Hutang

More Info
  • pg 1
									                                       SURAT PERNYATAAN



Pada hari ini,         , tanggal                       , bulan Oktober, tahun dua ribu dua belas (            -
10-2012), bertempat di                      , telah terjadi Perjanjian Pengakuan Utang Dengan
Jaminan SertifikatTanah antara:


   1. Nama              :
      Alamat            :
      No. KTP           :

   2. Bertindak untuk dan atas nama ................... dan beralamat di ......................, slanjutnya
      disebut sebagai Pihak Pertama



   3. Nama              :
      Alamat            :
      No. KTP           :

   4. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut sebagai
      Pihak Kedua.

Para Pihak menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut:

Pihak Kedua dengan ini mengaku telah berutang kepada Pihak Pertama uang sejumlah Rp
15.000.000,00 (lima belas juta rupiah) karena pinjaman uang yang telah diterima oleh Pihak
Kedua dari Pihak Pertama yang menyatakan menerima pengakuan utang Pihak Kedua, dan untuk
penerimaan jumlah uang tersebut, maka Perjanjian ini berlaku pula sebagai tanda penerimaan
yang sah (kuitansi) bagi Pihak Pertama atas penerimaan jumlah uang tersebut.

Selanjutnya Para Pihak di dalam kedudukannya tersebut telah saling setuju untuk mengadakan
Perjanjian dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1

Utang tersebut harus dibayar paling lambat tanggal                      bulan            tahun dua ribu
dua belas (   - -2012)

Pasal 2

Pihak Pertama berhak menagih utang ini atau sisanya dengan seketika dan sekaligus apabila:

1. Pihak Kedua tidak memenuhi kewajibannya dalam Perjanjian ini.

2. Pihak Kedua karena apa pun juga tidak berhak lagi mengurus dan menguasai harta
kekayaannya.

3. Pihak Kedua jatuh pailit.

4. Pihak Kedua meninggal dunia.

5. Harta kekayaan Pihak Kedua seluruhnya atau sebagian disita oleh pihak lain.
Pasal 3

Apabila baik karena waktu yang disebutkan di dalam Pasal 1 maupun karena salah satu sebab
yang disebutkan di dalam Pasal 2, utang dapat menjadi ditagih, maka Pihak Pertama berhak
untuk menagih dari Pihak Kedua seluruh jumlah uang yang masih terutang tanpa harus
memberitahukan atau harus menyatakan lalai terlebih dahulu, dan apabila Pihak Kedua tidak
dapat memenuhi dengan baik kewajibannya, maka Pihak Pertama berhak untuk mengambil
tindakan hukum atas jaminan yang diberikan.

Pasal 4

Segala biaya yang timbul dari Perjanjian ini, baik biaya akta maupun biaya untuk menagih utang
ini, di antaranya biaya juru sita, menjadi beban Pihak Kedua.

Guna menjamin lebih jauh pembayaran kembali utang pokok tersebut berikut bunga dan biaya-
biaya, maka Pihak Kedua dengan ini memberikan jaminan kepada Pihak Pertama berupa:
Sertifikat Tanah atas nama              , tertulis dalam Sertifikat Hak Milik Nomor              ,
Surat Ukur Tertanggal             , Nomor            , luas:        m2 (
meter persegi), terletak di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.
Diserahkan oleh pemilik kepada Pihak Kedua sebagai jaminan pelunasan atas pengakuan utang
berdasarkan Surat Pernyataan Penyerahan tertanggal                  yang telah dilegalisasi oleh
, notaris              .

Pasal 5

Dalam pelaksanaan Perjanjian ini dan segala akibatnya, Para
Pihak memilih tempat kediaman hukum yang umum dan tetap (domisili) di kantor Kepaniteraan
Pengadilan                .

Pasal 6

Demikianlah Perjanjian ini dibuat dalam rangkap dua
bermaterai cukup dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dalam keadaan sehat jasmani dan
rohani serta tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.




       Pihak 1                                                       Pihak 2

								
To top