Docstoc

Laporan Tahunan bank bjb 2010 - Corporate Website

Document Sample
Laporan Tahunan bank bjb 2010 - Corporate Website Powered By Docstoc
					2010
Laporan Tahunan
Annual Report
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk.




Spirit of Transformation




IDX : BJBR
Daftar Isi
Contents




 01        Penjelasan Tema                                                 02   Pembahasan dan Analisa Manajemen
           Themes                                                               Management Discussion & Analysist

           1    Dengan transformasi pada cara berbisnis kami                    80    Tinjauan Perekonomian Indonesia
                By transforming the way we do business                                Indonesia’s Economic Review


           2    Transparansi Tata Kelola Perusahaan                             94    Kegiatan Usaha Perusahaan
                Transparancy of Corporate Governance Practices                        Companies Business Activities


           4    Aset                                                            104   Strategi Pengembangan Usaha
                Asset                                                                 Business Development Strategy


           6    Pelayanan Prima                                                 126   Informasi Keuangan Perusahaan dan Anak
                Service Excellent                                                     Perusahaan
                                                                                      Financial Information Company and Subsidiary
           8    Jaringan yang Luas

                                                                           03
                Extensive Service Network
                                                                                Pembahasan Tata Kelola Perusahaan
           10   Sekilas bank bjb
                bjb in Brief
                                                                                Good Corporate Governance Review
           15   Tonggak Sejarah
                Milestones                                                      150   Laporan Tata Kelola Perusahaan
                                                                                      Corporate Governance Report
           18   Citra Baru bank bjb
                New Identity
                                                                           04   Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
           19   Nilai-nilai Perusahaan
                Corporate Values
                                                                                Corporate Social Responsibility
           20   Peristiwa Penting 2010
                2010 Events Highlight                                           210   Berubah Bersama Menjadi Lebih Baik
                                                                                      Changed for the Better Together

           22   Laporan Komisaris Utama

                                                                           05
                President Commissioner Report
                                                                                Anak Perusahaan dan Perusahaan
           30   Laporan Direktur Utama
                                                                                Afiliasi
                Report from the President Director


           40   Profil Direksi                                                  Subsidiaries & Affiliates
                Board of Directors Profile


           42   Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan 2010                           218   PT Bank Jabar Banten Syariah
                Responsible for 2010 Annual Report                                    PT Bank Jabar Banten Syariah


           44   Ikhtisar Keuangan                                               223   Perusahaan Afiliasi
                Financial Highlights                                                  Affiliated Companies


           46
                                                                           06
                Ikhtisar Saham
                Stock Highlights                                                Informasi Perusahaan
           50   Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
                                                                                Corporate Informations
                Institutions and Capital Market Supporting Professionals


           51   Profil Perusahaan                                               225   Struktur Organisasi
                Company Profile                                                       Organization Structure


           54   Sumber Daya Manusia                                             226   Profil Pemimpin Divisi bank bjb
                Human Resources                                                       Head Division bank bjb Profile


           63   Teknologi Informasi                                             232   Jaringan Kantor
                Information Technology                                                Offices Network


           66
                                                                           07
                Informasi bagi Investor
                Information for Investors                                       Laporan Keuangan
                                                                                Financial Report
Dengan transformasi
pada cara berbisnis kami
By transforming the way we do business


Perubahan yang diawali dari keinginan (inside-out)
memberikan hasil lebih baik daripada perubahan
yang dipaksa oleh kondisi eksternal (outside-in).
Keinginan dan kesadaran untuk berubah menjadi
modal bagi perusahaan untuk proses lebih lanjut.
“Transformasi” memiliki intensitas yang lebih dalam
dari “perubahan”, dimana dibutuhkan kontrol yang
lebih kuat oleh para pelaku terhadap skenario dan
proses “transformasi” yang dilakukan.

The change which is initiated from self motivation (inside out) gives better result than that forced by external
condition (outside in). The motivation and consciousness to change become an investment for a company
for further progress. “Transformation” has deeper intention than “change”, which requires stronger control
by the actor toward its scheme and process.




                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                   1
    Transparansi
    Tata Kelola
    Perusahaan
    Transparency of Corporate Governance Practices


    Melalui prinsip keterbukaan, akuntabilitas,
    independensi, serta kewajaran yang
    dilakukan dengan tanggung jawab penuh
    oleh manajemen, bank bjb melangkah
    maju ke depan untuk mencapai tujuan
    dan menyelaraskan perilaku perusahaan
    sesuai dengan harapan masyarakat

    By transparency, accountability, independency, and fairness
    carried out with responsibility of its management, bank bjb
    move forward to reach its goal and adapt the company’s
    behaviour in accordance with public’s expectation.




2                                       Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   3
                                                                                             +34,05%
                                                                                             Jumlah Aset
                                                                                             Total Asset



                                                                                             +10,51%
    Aset                                                                                     Aset Tetap
                                                                                             Fixed Asset
    Asset



                                                                                             +34,71%
                                                                                             Aset Lainnya
                                                                                             Others Asset

    Aset bank bjb yang mencapai
    43,45 triliun atau tumbuh 34,05%
    merupakan bukti keberhasilan bank
    bjb dalam mengimplementasikan
    kebijakan dan strategi bisnis tahun 2010

    bank bjb’s asset, which has reached 43,45 billion or 34,05% in
    growth is a evidence of the success of the bank in implementing
    business policies and strategies in the year of 2010 businesses year




4                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   5
z




                                                                                       +34,72
                                                                                       DPK
                                                                                       Third Party Fund



                                                                                       +33,34
        Pelayanan                                                                      Penghimpunan

        Prima
                                                                                       Dana
                                                                                       Funding

        Service Excellent

                                                                                       +35,96
                                                                                       Penyaluran dana
        Dalam rangka memperluas dan                                                    Credit

        mengembangkan bisnis usahanya di
        kelas perbankan nasional, bank bjb hadir
        semakin dekat dengan nasabah melalui
        kehadirannya di berbagai kota di tanah air.

        In order to expand and grow its business venture
        in national banking, bank bjb exists closer with its
        customers in various cities in Indonesia.




    6                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   7
    Jaringan                                                                    44
                                                                                Kantor Cabang

    Yang Luas                                                                   Branch Office



                                                                                135
    Extensive Service Network


                                                                                Kantor Cabang
                                                                                Pembantu
    Melalui kehadiran jaringan kantor di                                        Sub Branch Office
    berbagai wilayah yang disertai dengan

                                                                                48
    pengembangan produk serta layanan,
    bank bjb terus memperkuat eksistensinya
    di sentra-sentra pertumbuhan                                                Kantor Kas
                                                                                Cash Office
    ekonomi yang telah ada untuk meraih
    peluang di seluruh wilayah Indonesia.

    Through the presence of office network in various
    regions, equipped by the development of products
    and services, bank bjb continues to strengthen its
    presence in existing center of economics growth in
    order to seize opportunities in all areas in Indonesia




8                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   9
Sekilas bank bjb
bank bjb in Brief

                                                                    z




                                                                        PT Bank Pembangunan Daerah
                                                                        Jawa Barat dan Banten, Tbk.
                                                                        yang dikenal dengan nama
                                                                        bank bjb, adalah bank umum
                                                                        yang sahamnya dimiliki oleh
                                                                        Pemerintah Provinsi Jawa
                                                                        Barat, Pemerintah Provinsi
                                                                        Banten, pemerintah kota/
                                                                        kabupaten se-Jawa Barat dan
                                                                        Banten, serta publik.

                                                                        PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
                                                                        Barat dan Banten, Tbk which is known as
                                                                        bank bjb, is a commercial bank owned
                                                                        by The Provincial Government West Java,
                                                                        Provincial Government of Banten, all cities
                                                                        and regencies government in West Java and
                                                                        Banten areas, and public.




10                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                     bank bjb didirikan dengan nama
                                                                                                                           Menjadi BPD
                      PT Bank Karja Pembangunan
                                                                                                                           pertama yang
                        Daerah Djawa Barat yang                                                                          menjalankan dua
                      merupakan hasil nasionalisasi                                                                     sistem perbankan,
                       bank “NV DenIS” pada masa                                                                        yaitu konvensional
                                                                   Berubah menjadi
                         pemerintahan Belanda                                                                               dan syariah
                                                                       PD Bank                 Memperoleh izin
                                                                    Pembangunan               beroperasi sebagai        Bank Jabar becomes
                     bank bjb established with the name
                                                                  Daerah Jawa Barat              Bank Devisa               the first BPD in
                       of PT Bank Karja Pembangunan
                                                                                                                         Indonesia to run a
                        Daerah Djawa Barat which is                Changed the name            Have a license to        dual banking system          Menerbitkan
                                                                      into PD Bank             become a foreign            providing both             Obligasi VI
                     nationalized	from	nV	DenIS,	a	Dutch	
                                                                     Pembangunan             exchange commercial          conventional and
                           Company in Dutch reign                  Daerah Jawa Barat                                                                 Issue a VI Bond
                                                                                                    bank                   Islamic systems




                    1961       1972          1978              1991            1992          1999               2000         2007             2009          2010




                     Berubah menjadi Perusahaan               Menerbitkan                Berubah dari PD              Berubah menjadi            •	 Peningkatan	rating	
                       Daerah (PD) Bank Kerja                Obligasi untuk             menjadi Perseroan          PT Bank Pembangunan              dari Pefindo
                        Pembangunan Daerah                  pertama kalinya               Terbatas (PT)            Daerah Jawa Barat dan            menjadi peringkat
                             Jawa Barat                                                                                   Banten                    idAA-
                                                            Issue its first bond      Forms of Bank Jabar law                                    •	 Spin	Off	Unit	Usaha	
                     Completion of the legal position                                                                 Changes in Operating
                                                                                       changed from PD into        License to become Business       Syariah
                      and changed to PD Bank Karja
                                                                                         a limited liability           License on behalf of      •	 IPO
                         Pembangunan Daerah
                                                                                           company (PT)              PT Bank Pembangunan         •	 Re-branding
                              Jawa Barat
                                                                                                                     Daerah Jawa Barat and
                                                                                                                             Banten              •				Increased	rating	from	
                                                                                                                                                      Pefindo to become
                                                                                                                                                      idAA-
                                                                                                                                                 •	 Sharia	Trade	Unit
                                                                                                                                                 •	 IPO
                                                                                                                                                 •	 Re-branding




PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,                                        PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,
Tbk. yang dikenal dengan nama bank bjb, adalah bank                                      Tbk which is known as bank bjb, is a commercial bank
umum yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi                                     owned by The Provincial Government West Java, Provincial
Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kota/                                 Government of Banten, all cities and regencies government
kabupaten se-Jawa Barat dan Banten, dan publik.                                          in West Java and Banten areas, and public.



Awal berdirinya bank bjb bermula dari NV DENIS (De Erste                                 The Establishment of bank bjb areinitialed from NV
Nederlansche Indische Shareholding), yang berkedudukan                                   DENIS (De Erste Nederlansche Indische shareholding),
di Bandung dan bergerak di bidang hipotek. Perusahaan                                    based in Bandung and is engaged in mortgage and is
ini merupakan salah satu perusahaan milik Belanda yang                                   one of the Dutch-owned company that was nationalized
dinasionalisasi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)                                    under Government Regulation (PP) of the Republic of
Republik Indonesia (RI) Nomor 33 Tahun 1960 tentang                                      Indonesia (GoI) No. 33 of 1960 about the determination
Penentuan Perusahaan di Indonesia Milik Belanda yang                                     of Companies in Indonesia of Dutch that is being
dinasionalisasi.                                                                         nationalized.


Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah tersebut,                                As a follow-up of the regulation, the Government of
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendirikan “PT Bank Karja                                 West Java Province has established PT Karja Development
Pembangunan Daerah Djawa Barat” dengan modal dasar                                       Bank capital base of local cash amounting to
dari kas daerah sebesar Rp 2.500.000, berdasarkan Akta                                   Rp 2,500,000, by Deed of notaris Noezar Number 152
Pendirian No.125 tanggal 19 November 1960 juncto.                                        Date March 21, 1961 and Number 184 dated May
Akta Perubahan No.152 tanggal 21 Maret 1961 dan Akta                                     13, 1961 and confirmed by the Decree (SK), West Java
Perubahan No.84 tanggal 13 Mei 1961, keduanya dibuat                                     Province Governor No. 7/GKDH/BPD/61 dated May 20,
di hadapan Noezar, Notaris di Bandung. serta dikukuhkan                                  1961. Concering the establishment of regional PT Bank
dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Jawa                                       Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat.
Barat Nomor 7/GKDH/BPD/61 tertanggal 20 Mei 1961
tentang Pembentukan Perusahaan Daerah PT Bank Karja
Pembangunan Daerah Djawa Barat.


                                     Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                             11
Sekilas bank bjb
bank bjb in Brief



Dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Undang-             To improve the legal status of West Java Regional
undang Republik Indonesia No.13 Tahun 1962 tentang            Development Bank Work, issued Regional Regulation
Ketentuan-ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah,            (Perda) No. 11/PDDPRD West Java province / 72 Date June
bentuk hukum Perseroan diubah dari Perseroan Terbatas         27, 1972 concerning the Status Law of the Bank’s work in
Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat menjadi             West Java Regional Development as a local company (PD)
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat berdasarkan                which is engaged in banking. In further developments,
Peraturan Daerah Provinsi Djawa Barat No.11/PD-               the name of PD Regional Development Bank’s work
DPRD/1972 tanggal 27 Juni 1972 tentang Penyempurnaan          turned into BPD Jabar through the West Java Provincial
Kedudukan Hukum Bank Karja Pembangunan Daerah                 Laws No. 1/DP-040/PD/1978 Date June 27, 1978. Along
Djawa-Barat. Nama PD Bank Karja Pembangunan Daerah            with the increased activity and customer needs, then in
Jawa Barat selanjutnya diubah menjadi BPD Jabar sesuai        1992 the status of BPD Jabar was upgraded to a foreign
Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1/DP-040/PD/1978              exchange commercial bank based on the Decree of Bank
Tanggal 27 Juni 1978. Pada tahun 1992 sesuai dengan           Indonesia (BI) Number 25/84/KEP/DIR On 2 November
Surat Keputusan Bank Indonesia No.25/84/KEP/DIR tanggal       1992. Furthermore, based on Regulation No. 11 of 1995,
2 November 1992 status BPD Jabar meningkat menjadi            this bank has the title of Bank Jabar with a new logo.
bank umum devisa. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor
11 Tahun 1995, BPD Jabar memiliki sebutan Bank Jabar
dengan logo baru.


Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I        Pursuant to the West Java Provinsial Decree No. 22 dated
Jawa Barat No.22 Tahun 1998 tanggal 14 Desember 1998          14 December 1998 about the change of legal status of
tentang Perubahan Bentuk Hukum Bank Pembangunan               Regional Development Bank of West Java from a regional
Daerah Jawa Barat dari Perusahaan Daerah menjadi              corporation to be limited liability company, legal status
Perseroan Terbatas (PT). Bentuk hukum Bank Pembangunan        of the Regional Development Bank of West Java were
Daerah Jawa Barat berubah yang semula Perusahaan              changed to be Limited Liability Company. The regional
Daerah menjadi Perseroan Terbatas. Perda tersebut             government decree were later authorised on Deed of
dituangkan lebih lanjut pada Akta Pendirian Nomor 4           Establishment No. 4 dated 8 April 1999 juncto Deed
Tanggal 8 April 1999 juncto Akta Perbaikan Nomor 8            of Amandment No. 8 dated 15 April 1999, which were
Tanggal 15 April 1999 keduanya dibuat di hadapan              written before Popy Kuntari Sutresna, Notary in Bandung
Popy Kuntari Sutresna, S.H., Notaris di Bandung yang          as approved by the Ministry of Law Republic of Indonesia
telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman RI              by virtue of the Decree No. C2-7103.HT.01.01.TH.99
berdasarkan Surat Keputusan No.C2-7103.HT.01.01.              dated 16 April 1999, registered in the Company Registry
TH.99 tanggal 16 April 1999, didaftarkan dalam Daftar         Office No. 871/BH.10/11/IV/99 dated 24 April 1999, and
Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kab/              announced on State Gazette No. 39 dated 14 May 1999,
Kodya Bandung di bawah No.871/BH.10.11/IV/99                  supplemental No. 2811, legal status Bank Jabar were
tanggal 24 April 1999, serta telah diumumkan dalam            changed from a Regional Cooperation to the Limited
Berita Negara Republik Indonesia No.39 tanggal 14 Mei         Liability Company.
1999, Tambahan No.2811, bentuk hukum Bank Jabar
diubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan
Terbatas (PT).


Untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan masyarakat              To meet public demand for services based on Islamic
akan jasa layanan perbankan yang berlandaskan syariah,        banking services, in accordance with the permission of BI
sesuai dengan izin BI Nomor 2/18/ DpG/DPIP Tanggal 12         No. 2 / 18 / DPG / DPIP On 12 April 2000, since April 15,
April 2000 maka sejak tanggal 15 April 2000 Bank Jabar        2000, BPD Bank Jabar becomes the first in Indonesia to
menjadi BPD pertama di Indonesia yang menjalankan dual        run dual banking system, which provides banking services
banking system, yaitu memberikan layanan perbankan            with both conventional and Islamic systems.
dengan sistem konvensional dan sistem syariah.



12                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                       The result of the general meeting of shareholders (AGM)
tanggal 16 April 2001 menyetujui peningkatan modal                 April 16, 2001 approved the increase in authorized
dasar Bank Jabar menjadi Rp 1 triliun. Selanjutnya,                capital of Bank Jabar to Rp 1 trillion for more flexibility
berdasarkan hasil keputusan RUPS yang diselenggarakan              to execute its business expansion. Furthermore, based
pada tanggal 14 April 2004 berdasarkan Akta Nomor                  on the resolution at the AGM held on 14 April 2004
10 Tanggal 14 April 2004, modal dasar Bank Jabar                   by Act No. 10 On 14 April 2004, the authorized capital
dinaikkan dari Rp 1 triliun menjadi Rp 2 triliun. Melihat          of the Bank Jabar was increased from Rp 1 trillion to
perkembangan prospek usaha yang terus membaik, hasil               Rp 2 trillion. Seeing the development of business prospects
RUPS tanggal 5 April 2006 menetapkan kenaikan modal                continue to improve, the results of April 5, 2006 AGM
dasar Bank Jabar dari Rp 2 triliun menjadi Rp 4 triliun.           set the authorized capital increase of Bank Jabar of
                                                                   Rp 2 trillion to Rp 4 trillion.


Pada bulan November 2007, sebagai tindak lanjut SK                 In November 2007, following the issuance of Decree No.
Gubernur BI Nomor 9/63/kep.gbi/2007 tentang Perubahan              9/63/kep.gbi/2007 central bank governor on Amendment
Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan Daerah                    to Business License on Behalf PT West Java Regional
Jawa Barat Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank                    Development Bank Become Business License on Behalf
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,dilaksanakan              of PT Bank Regional Development of West Java and
penggantian call name dari “Bank Jabar” menjadi “Bank              Banten, carried the title renaming Bank Jabar to Bank
Jabar Banten”.                                                     Jabar Banten.


Sehubungan dengan kegiatan usaha perbankan syariah,                In relation to Islamic banking business, the company made
Bank Jabar Banten melakukan pemisahan (spin off)                   the separation (spin off) Sharia business unit into a Sharia
unit usaha syariah menjadi bank syariah dengan nama                bank with the name of the Bank Jabar Banten Sharia
PT Bank Jabar Banten Syariah. Berdasarkan Akta Pendirian           on May 20, 2010. Based on the Deed of Establishment
Perseroan Terbatas, PT Bank Jabar Banten Syariah No.4              of Limited Liability Company, Bank Jabar Banten Sharia
tanggal 15 Januari 2010, dibuat oleh Fathiah Helmi, S.H.,          bank No.4 January 15, 2010, made by Fathiah Helmi,
Notaris di Jakarta, bank bjb memiliki penyertaan sebanyak          SH, Notary in Jakarta, as many investment banks have
1.980.000.000 (satu miliar sembilan ratus delapan                  bank bjb 1.980.000.000 (one billion nine hundred eighty
puluh juta) saham yang merupakan 99% (sembilan                     million) shares representing 99% (ninety nine percent) of
puluh sembilan persen) dari seluruh saham yang telah               all shares issued and fully paid shares in the Subsidiary.
ditempatkan dan disetor penuh dalam Anak Perusahaan.               Bank Jabar Banten Sharia has obtained a license from
Bank Jabar Banten Syariah memperoleh izin usaha dari               Bank Indonesia in accordance with the Decision of the
Bank Indonesia sesuai dengan Keputusan Gubernur Bank               Governor of Bank Indonesia No.12/35/KEP.GBI/2010
Indonesia No.12/35/KEP.GBI/2010 tanggal 30 April 2010              About Granting Licenses PT Bank Jabar Banten Syariah
Tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Jabar Banten                  dated 30 April 2010.
Syariah.


Seiring dengan perkembangan jaringan kantor yang lebih             In line with the development of a wider service and
luas maka berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang                    based on the results of General Meeting Extraordinary
Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan                Shareholders of PT Bank Pembangunan West Java and
Banten Nomor 26 tanggal 21 April 2010 dan sesuai Surat             Banten No. 26 dated April 21, 2010, in accordance with
Bank Indonesia No. 12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010              the Letter of Bank Indonesia. 12/78/APBU/Bd June 30,
perihal Rencana Perubahan Logo, serta Surat Keputusan              2010 regarding the Plan Amendment Logo and Decree
Nomor 1337/SK/DI(R-PPN/2010 tanggal 5 Juli 2010, maka              No. 1337/SK/DI (R-PPN/2010 dated July 5, 2010, the
pada tanggal 8 Agustus 2010 nama Bank Jabar Banten                 company’s name officially changed to bank bjb on August
resmi berubah menjadi bank bjb.                                    8, 2010.




                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             13
bank bjb merupakan Bank Pembangunan Daerah                     bank bjb as a pioneer of regional development banks
pertama yang mencatatkan saham perdananya (IPO)                which recorded its first stock (IPO) on the Indonesian
di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 8 Juli 2010.        Stock Exchange (IDX) on July 8, 2010 to the public. bank
bank bjb menawarkan saham kepada publik sejumlah               bjb offers shares to the public of 2,424,072,500 Series B
2.424.072.500 lembar saham Seri B (termasuk EMSA)              shares,(including EMSA) by offering price of Rp 600, - per
dengan harga penawaran Rp 600,- per saham dimana               share with the proceeds from the IPO of about 1.4 trillion.
dana yang diperoleh dari IPO sekitar Rp 1,4 triliun.           Disposal of shares to the public this is equivalent to 25%
Pelepasan saham ke masyarakat ini setara dengan 25%            of the total issued and fully paid.
dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.


Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini              The funds from the Offering were used by banks bjb
dipergunakan oleh bank bjb untuk penguatan modal               to strengthening the company’s capital to support
perusahaan dalam rangka mendukung ekspansi kredit,             credit expansion, especially the SME sector, expansion
terutama sektor UMKM, perluasan jaringan, dan                  of network and information technology development.
pengembangan teknologi informasi. Penawaran Umum               Future bank bjb plans to focus growth in the SME sector
Perdana Saham bank bjb memperoleh minat yang relatif           with the support of existing consumer sector at this time.
besar dari investor domestik maupun luar negeri. Dalam         Initial Public Offering bank bjb obtained a relatively large
Penawaran Umum kepada masyarakat tanggal 1, 2 dan              interest from domestic and foreign investors. In the Initial
5 Juli 2010, permintaan saham bank bjb mengalami               Public Offering of 1.2 and 5 July 2010, the demand for
oversubscribed sebesar 11,2 kali untuk porsi pooling.          bank shares suffered bjb oversubscribed by 11.2 times
                                                               for the portion of pooling.


Dengan perjalanan panjang yang sudah ditempuh, bank            With a long journey that has been taken, the bank invite
bjb mengajak bersama stakeholdernya menuju era baru            bjb together national stakeholders to go into a new era
perbankan nasional.                                            of national banking.




14                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Tonggak Sejarah
Milestones




Sejarah Pendirian – 1961                                         Establishment – 1961
Pendirian Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat                     The establishment of Bank Pembangunan Daerah Jawa
diawali oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia             Barat was triggered by the Indonesian Government
nomor 33 tahun 1960 tentang Penentuan Perusahaan                 Regulation number 33 Year 1960 regarding the
di Indonesia Milik Belanda yang Dinasionalisasi. Salah           nationalisation of Dutch-owned companies in Indonesia.
satu perusahaan milik Belanda yang berkedudukan di               One of the Dutch-owned companies based in Bandung
Bandung yang dinasionalisasi yaitu NV DENIS (De Erste            that was nationalised was NV DENIS (De Erste Nederlansche
Nederlansche Indische Shareholding) yang sebelumnya              Indische Shareholding) which was previously engaged in
bergerak di bidang bank hipotek. Sebagai tindak lanjut           mortgage banking. As a follow-up of the Government
dari Peraturan Pemerintah nomor 33 tahun 1960,                   Regulation number 33 Year 1960 the Provincial
Pemerintah Propinsi Jawa Barat berdasarkan Akta                  Government of West Java with Noezar Deed number 152
Pendirian No.125 tanggal 19 November 1960 juncto Akta            dated 21 March, 1961 and number 184 dated 13 May,
Nomor 152 tanggal 21 Maret 1961 dan Akta Nomor 84                1961 and confirmed by the Decree of the Governor of
tanggal 13 Mei 1961 seluruhnya dibuat Notaris Noezar             West Java Province number 7/GKDH/BPD/61 dated 20
dan sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Propinsi              May 1961, established the PD Bank Karya Pembangunan
Jawa Barat nomor 7/GKDH/BPD/61 tanggal 20 Mei                    with authorized starting capital of Rp 2.500.000 from the
1961 mendirikan Perusahaan Daerah ”PT Bank Karja                 regional government treasury.
Pembangunan Daerah Djawa Barat” dengan modal
dasar untuk pertama kali berasal dari Kas Daerah sebesar
Rp 2.500.000.


Perubahan Badan usaha – 1978                                     Changes of business entities - 1978
Untuk menyempurnakan kedudukan hukum PT Bank                     To improve the legal position of the Bank Karya
Karja Pembangunan Daerah Jawa Barat, dikeluarkan                 Pembangunan Daerah Jawa Barat, the Provincial
Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat nomor 11/PD-                government issued regulation number 11/PD-DPRD/72
DPRD/72 tanggal 27 Juni 1972 tentang kedudukan hukum             dated 27 June, 1972 regarding the legal status of Bank
Bank Karja Pembangunan Daerah Djawa Barat sebagai                Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat as a local
Perusahaan Daerah yang berusaha di bidang perbankan.             enterprise in the banking sector. Furthermore, the name
Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat         PD. Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat was
nomor 1/DP-040/PD/1978 tanggal 27 Juni 1978, nama                changed to Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat by
PD Bank Karja Pembangunan Daerah Jawa Barat diubah               provincial regulation number 1/DP-040/PD/1978 dated
menjadi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat.                      27 June, 1978.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          15
Tonggak Sejarah
Milestones



Peningkatan Aktivitas – 1992                                  Increasing Activities - 1992
Pada tahun 1992 aktivitas Bank Pembangunan Daerah             In 1992 Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat was
Jawa Barat ditingkatkan menjadi Bank Umum Devisa              upgraded to a Commercial Bank based on the Decree of
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia            Bank Indonesia Number 25/84/KEP/DIR dated 2 November,
Nomor 25/84/KEP/DIR tanggal 2 November 1992.                  1992, and based on Provincial Regulation No. 11 Year
Berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 1995 BPD Jawa Barat          1995 the name was changed to Bank Jabar with a new
mempunyai call name “Bank Jabar“ dengan logo baru.            logo.


Perubahan Bentuk Hukum – 1998                                 Change of Legal Status - 1998
Dalam rangka mengikuti perkembangan perekonomian              In order to follow the development of economy and
dan perbankan, maka berdasarkan Perda Nomor 22                banking, and based on Provincial Regulation No. 22 Year
Tahun 1998 dan Akta Pendirian Nomor 4 Tanggal 8               1998 and the Deed of Establishment No. 4 dated 8 April
April 1999 berikut Akta Perbaikan Nomor 8 Tanggal 15          1999 following further amendment No. 8 dated 15 April
April 1999 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman         1999 dated on 16 April 1999 which was approved by
RI tanggal 16 April 1999, bentuk hukum Bank Jabar             the Minister of Justice of the Republic of Indonesia the
diubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan          legal status of Bank Jabar was changed from a Regional
Terbatas (PT).                                                enterprise (PD) to LLC.


Perluasan Bentuk Usaha – Dual Banking System                  Expanding Business entity - Dual Banking System
2000                                                          2000
Dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat akan              In order to meet public demand for services based on
jasa layanan perbankan yang berlandaskan Syariah,             Islamic law and in accordance with the consent of Bank
maka sesuai dengan izin Bank Indonesia No. 2/18/DpG/          Indonesia No. 2/18/DpG/DPIP dated 12 April 2000,
DPIP tanggal 12 April 2000, sejak tanggal 15 April 2000       Bank Jabar became the first Bank Pembangunan Daerah
Bank Jabar menjadi Bank Pembangunan Daerah pertama            running a dual banking system. Since 15 April 2000 Bank
di Indonesia yang menjalankan dual banking system,            Jabar provides banking services with conventional system
yaitu memberikan layanan perbankan dengan sistem              and the Islamic system.
konvensional dan dengan sistem syariah.


Perubahan Nama dan Call Name Bank Jabar Banten                Change of Name and Call Name Bank Jabar Banten
– 2007                                                        - 2007
Berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham                   Based on Results of the Extraordinary General Shareholders
Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah               Meeting held in Bogor on 3 July 2007 and in accordance
Jawa Barat tanggal 3 Juli 2007 di Bogor, sesuai dengan        with the Decree of Governor of Bank Indonesia. 9/63/
Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 9/63/             KEP.GBI/2007 dated 26 November 2007 the banks name
KEP.GBI/2007 tanggal 26 November 2007 tentang                 was changed from PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Pembangunan            Barat to PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and
Daerah Jawa Barat menjadi Izin Usaha Atas Nama                Banted in the Business License into Business License on
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,             Behalf of PT Bank Regional Development West Java and
serta SK Direksi Nomor 1065/SK/DIR-PPN/2007 tanggal 29        Banten, and Decree No. 1065/SK/DIR-PPN Directors / 2007
November 2007, maka nama Perusahaan berubah menjadi           dated 29 November 2007, the bank’s name changed to
”PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten”            PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,
dengan sebutan (call name) Bank Jabar Banten.                 with the title (call name) Bank Jabar Banten.




16                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Spin Off                                                         Spin Off
Pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah menjadi anak             Bank Jabar Banten sharia banking unit was separated
perusahaan yang berdiri sendiri dengan nama Bank                 and became a independent subsidiary called Bank Jabar
Jabar Banten Syariah berdasarkan Keputusan Gubernur              Banten sharia based on the business license from Bank
Bank Indonesia No.12/35/KEP.GBI/2010 tertanggal 30               Indonesia and in accordance with the Governor of Bank
April 2010 tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Jabar            Indonesia Decree No.12/35/KEP.GBI/2010 dated 30 april
Banten Syariah.                                                  2010 regarding business license for PT Bank Jabar Banten
                                                                 sharia.

Berdasarkan Surat dari Ketua Bapepam dan LK No.                  On 29 June, 2010, the bank bjb obtained Registration
S-5901/BL/2010 Pada tanggal 29 Juni 2010 tentang                 Statement from the Chairman of Bapepam and LK based
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran Bank             on Letter No. S-5901/BL/2010 to carry out initial public
Jabar Banten melaksanakan penawaran umum perdana                 offering (IPO) of shares at a nominal value of Rp 600,
saham dengan harga penawaran sebesar Rp 600,00                   which were listed in Indonesia Stock Exchange on 8 July,
(enam ratus Rupiah) setiap saham yang dicatatkan dalam           2010.
Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Juli 2010.


Berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar                 Based on Results of the Extraordinary General Shareholders
Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa                 Meeting PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and
Barat & Banten Nomor 26 tanggal 21 April 2010, Surat             Banten No. 26 dated 21 April, 2010, and in accordance
Bank Indonesia No.12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010             with Bank Indonesia letter no.12/78/APBU/Bd letter dated
perihal Rencana Perubahan Logo, serta Surat Keputusan            30 June, 2010 regarding the planned logo change and the
Direksi Nomor 1337/SK/DIR-PPN/2010 tanggal 5 Juli 2010,          Board of Directors Decree No. 1337/SK/DIR-PPN/2010 dated
maka call name ”Bank Jabar Banten” telah resmi diubah            5 July, 2010, the bank has officially turned its call name into
menjadi ”bank bjb” pada tanggal 2 Agustus 2010.                  bank bjb on 2 August, 2010.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                17
Citra Baru bank bjb
New Identity




“Mitra Usaha Menuju Sejahtera”
“The Partner for welfare”




        visi                  vision
        Menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia.


        “Merupakan penjabaran dari keinginan yang kuat dari segenap stakeholder bank bjb untuk
        membawa bank bjb tumbuh berkembang menjadi salah satu 10 bank terbesar dan berkinerja
        baik di kancah nasional.”
        One of the 10 largest banks with high performance in Indonesia.


        ”Is an expression of the strong motivation of all bank stakeholder to bring bank bjb to
        grow into one of the largest 10 banks with highest performance in sphere.”




        misi                       mission
        • Penggerak dan Pendorong Laju Pembangunan di Daerah.
        • Melaksanakan Penyimpanan Uang Daerah.
        • Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah.
        • Mover and Motivator for Accelerating Provincial Development.
        • Provincial Cash Depository.
        • A Source of Provincial Income.




18                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
nilai-nilai perusahaan
Corporate Values




                      GO S P I R I T
                        Service Excelence
                            Professionalism
                                 Integrity
                                      Respect
                                           Inteligence
                                                Trust




 Corporate Values          Perilaku	Utama                                   Main Behavior
 Service Excellence        1.   Ramah, tulus, kekeluargaan                  1.   Friendly, sincere, familiar
                           2.   Selalu memberikan pelayanan prima           2.   Always provide excellent service
 Professionalism           3.   Cepat, Tepat, Akurat                        3.   Quick, precisely, accurate
                           4.   Kompeten dan bertanggung jawab              4.   Competent and responsible
                           5.   Memahami dan melaksanakan                   5.   Understand and follow company
                                ketentuan perusahaan                             provisions
 Integrity                 6.   Konsisten, disiplin, dan penuh              6.   Consistent, disciplined, and
                                semangat                                         exuberant
                           7.   Menjaga citra Bank melalui perilaku         7.   Keeping the image of the bank
                                terpuji dan menjunjung tinggi etika              through ethical behavior and respect
 Respect                   8.   Fokus pada nasabah                          8.   Focus on customer
                           9.   peduli pada lingkungan                      9.   Care for the environment
 Inteligence               10. Selalu memberikan solusi yang                10. Always give best solution
                                terbaik
                           11. Berkeinginan kuat unutk                      11. Strong desire to develop themselves
                                mengembangkan diri
                           12. Menyukai perubahan positif                   12. Like positive change
 Trust                     13. Menumbuhkan Transparansi,                    13. Growing transparency, togetherness,
                                Kebersamaan dan Kerja sama yang                  and a good relationship
                                sehat
                           14. Menjaga rahasia bank dan                     14. Protect Bank and company secrets
                                perusahaan




                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           19
     Peristiwa Penting 2010
     2010 Events Highlight




                                                                              11 Maret
                                 2 Maret                                      Penandatangan Kredit Sindikasi
                                                                              PT Priamanaya Energy
                                 MoU Penerapan Kartu Pegawai
                                                                              Syndicated Loan Signing For
                                 Elektronik di lingkungan
                                                                              PT Priamanaya Energy
                                 Pemerintahan Jawa Barat
                                 The MoU for application of
                                 Electronic Employee Cards in
                                 Governanmental of West Java




     20 Mei                                                                                     20 Mei
     Grand Opening Bank Jabar
                                                                               HUT bank bjb ke-49 dan HUT
     Banten Syariah
                                                                                      SEKAR bank bjb ke-3
     Grand Opening Bank
                                                                               Anniversary of bank bjb 49th
     Jabar Banten Syariah
                                                                                 and Anniversary of SEKAR
                                                                                               bank bjb 3rd




                                                                                                                  2 Agustus
                                     8 Juli                                                                       Sosialisasi Perubahan
                                                                                                                  Call Name & logo
                                     Go Public di Bursa Efek
                                                                                                                  Socialization of Call Name &
                                     Indonesia
                                                                                                                  Logo Changes
                                     Go Public
                                     (Initial Public Offering)
                                     at The Indonesian Stock
                                     Exchange


                                                                                                                20 Mei



22 Oktober                                                                                                     10 November
Pelaksanaan Analyts Meeting di                                                                                 Penandatanganan Perjanjian Kerja sama
Hotel Mandarin Oriental                                                                                        dengan PT Taspen, Tbk
Analyts Meeting                                                                                                Signing of a Cooperation Agreement
Mandarin Oriental Hotel                                                                                        with PT Taspen, Tbk




     20                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                          31 Maret                                                                  6 Mei
                                                                                                    Soft Opening Bank Jabar
                          Rapat Umum Pemegang
                                                                                                    Banten Syariah
                          Saham di Hotel Hilton,
                                                                                                    Soft Opening of Bank
                          Bandung
                                                                                                    Jabar Banten Syariah
                          General Meeting of
                          Sharesholders
                          Hilton Hotel in Bandung




          14 Juni                                                                                        1 Juli
  Penawaran Umum dan
                                                                                          Sosialisasi Kartu Pegawai
Perdana saham bank bjb
                                                                               Elektronik di lingkungan PNS Kota/
        dan Public Expose
                                                                                                Kab. se-Jawa Barat
    Initial Public Offering
                                                                                    Socialization of Employee Card
 of Shares and bank bjb
                                                                                 Electronic within the City / District
             public expose
                                                                                                          West Java




                         29 Agustus                                                                                      23 September
                         Safari Bazaar bank bjb                                                                          Penandatanganan Kredit
                         27-29 Agustus 2010                                                                              Sindikasi Pringsewu
                         bank bjb Safari Bazaar on                                                                       Signing of a Syndicated Loan
                         27-29 August 2010                                                                               for Pringsewu




                  Penghargaan 2010
                  2010 Awards



                       “THE BEST OF BANDUNG SERVICES EXCELLENCE                    “THE BEST OF BANDUNG SERVICES EXCELLENCE
                       CHAMPION” Category : Conventional Banking                   CHAMPION” Category : Conventional Banking
                       Dari Markplus . INC pada 25 Agustus 2010                    From Markplus . INC on 25 August 2010




                       “Investor Award, Top Regional Bankers“ dari                 “Investor Award, Top Regional Bankers“ From
                       Majalah Investor tanggal 14 Desember 2010                   Investor Magazine on 14 December 2010




                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                    21
Laporan Komisaris Utama
President Commissioner Report




     Lex Laksamana Zainal Lan
     Komisaris Utama
     President Commissioner




22                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dalam menjalankan bisnisnya, bank bjb telah
melaksanakan prinsip-prinsip bisnis perbankan yang sehat
dan dilandasi prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan
perkembangan environment internal maupun eksternal
secara seksama dan sistematis.

In conducting its business, the bank bjb has implemented the principles of sound
banking business and is based on the precautionary principle with respect to internal
and external environment development carefully and systematically.




Setelah krisis keuangan global yang terjadi di semester            After the global financial crisis that occurred in the fourth
ke-empat tahun 2008, perekonomian global mengalami                 semester of 2008, the global economy experienced a
tren pertumbuhan yang positif di tahun 2009 yang                   positive growth trend in 2009 which then continued in
kemudian berlanjut di tahun 2010. Dimotori oleh raksasa-           the year 2010. Powered by the new economic giants like
raksasa ekonomi baru seperti China, India dan Brasil, serta        China, India and Brazil, as well as the other emerging
negara-negara emerging market lainnya, pertumbuhan                 market countries, world economic growth in 2010 was
ekonomi dunia di tahun 2010 adalah 3,8%. Meskipun                  3.8%. However, world economic growth does not occur
demikian, pertumbuhan ekonomi dunia tidak terjadi                  symmetrically, where the countries that joined in OECD
secara simetri, dimana negara-negara yang tergabung                and other developed countries experienced economic
dalam OECD maupun negara maju lainnya mengalami                    growth of small and even some of them experiencing
pertumbuhan ekonomi yang kecil bahkan beberapa                     stagnation and negative growth.
diantaranya mengalami stagnansi dan pertumbuhan
negatif.


Melambatnya derap langkah ekonomi negara-negara                    The slowing economic pace of the developed countries
maju adalah berlanjutnya krisis yang terjadi di Eropa              continued with the crisis in Europe that hit Greece and
yang menimpa Yunani dan Irlandia. Berita baiknya                   Ireland. The good news is that Europe’s crisis is not
adalah krisis Eropa tersebut tidak bersifat menular                transmitted and therefore the domino effect of the crisis
sehingga efek domino dapat dihindari.                              can be avoided.


Sentimen ekonomi yang positif dan kondusif tersebut                The positive and conducive economic sentiment taken as a
dimanfaatkan sebagai oportunitas yang baik bagi                    good opportunity for a successful economic development
perkembangan ekonomi Indonesia yang berhasil tumbuh                in Indonesia that was successfully grew by 6 percent with
sebesar 6 persen dengan inflasi yang terjaga sebesar               inflation of 6.9 percent awake. The Telecommunication
6,9 persen. Sektor-sektor telekomunikasi, transportasi,            sectors, transportation, property and finance became an



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              23
Laporan Komisaris Utama
President Commissioner Report



properti dan keuangan menjadi motor penggerak                    advanced driving force of economic growth in Indonesia.
pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan                       The spectacular growth recorded by the Indonesian Stock
spektakuler dicatat oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yang         Exchange (BEI), which in 2010 was able to grow more
pada tahun 2010 mampu tumbuh lebih dari 40 persen.               than 40 percent. The principle of ‘allocational effeciency’
Prinsip ‘allocational effeciency’ dari para pemilik modal        from the owners of capital have led global investors to
telah membawa investor global untuk berinvetasi di               invest in various financial instruments in Indonesia. Besides
berbagai instrument keuangan di Indonesia. Selain                strengthening Composite Stock Price Index (CSPI), capital
menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), arus              inflows have increased foreign exchange reserves of
modal masuk ini telah meningkatkan cadangan devisa               Indonesia at the month of December 2010 surpassed 90
Indonesia yang di bulan Desember 2010 melampaui angka            billion U.S. dollars. Adequacy of reserves has been put into
90 miliar Dollar Amerika. Kecukupan cadangan devisa              a good use by the government to maintain stability in the
ini telah dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah               rupiah, especially against the U.S. dollar, which in 2010
untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, khususnya           ranged from Rp 8,900 to Rp 9,100. With inflation and also
terhadap Dollar Amerika, yang ditahun 2010 berkisar              maintained a stable exchange rate of rupiah, Indonesia’s
antara Rp 8.900 sampai Rp 9.100. Dengan adanya                   economic fundamentals become a conducive environment
inflasi yang terjaga serta nilai tukar Rupiah yang stabil,       to trade and do the other business, including the banking
fundamental ekonomi Indonesia menjadi kondusif untuk             business. Banking indicators in 2010 showed a positive
berusaha dan berdagang, tidak terkecuali dalam bisnis            development both on the lending and in fundraising,
perbankan. Indikator-indikator perbankan di tahun 2010           which both rose by more than 20 percent.
menunjukkan perkembangan yang positif baik pada sisi
pemberian kredit mapun penggalangan dana, dimana
keduanya meningkat lebih dari 20 persen.


Kondisi yang kondusif tersebut dimanfaatkan oleh bank            The conducive conditions is used by bank bjb to expand
bjb untuk berekspansi dan memperluas usaha dengan                its business with due regard to the nature of ‘prudent’
tetap memperhatikan sifat ‘prudent’ dari bisnis perbankan.       of the banking business. The addition of branch offices
Penambahan kantor cabang dilakukan di beberapa daerah            conducted in several areas, such as, in the city of Medan
diantaranya, di kota Medan dan Batam. Upaya utama                and Batam. Company’s major expansion efforts, especially
perluasan perusahaan khususnya dari sisi pendanaan,              from the funding side, reflected in the stock offering (Initial
tercermin dari dilakukannya Penawaran Saham Perdana              Public Offering) which has been successfully performed
(Initial Public Offering) yang telah sukses dilakukan bank       by bank bjb in 2010. At the time when the IPO being
bjb pada 2010. Pada waktu IPO dilaksanakan, harga                done, the offering price was 600 rupiah per share, with
penawaran adalah 600 Rupiah per lembar, dengan                   nominally 250 rupiah, with the number of shares being
nominal 250 Rupiah, dengan jumlah lembar saham yang              sold is (series B) of 2,424,072,500 shares. From the IPO,
dijual adalah (seri B) sebanyak 2.424.072.500 lembar.            bank bjb managed to raise at 1.4 trillion rupiah.
Dari IPO tersebut bank bjb berhasil menghimpun dana
sebesar 1,4 triliun Rupiah.


Dalam menjalankan bisnisnya, bank bjb telah                      In conducting its business, the bank bjb implement the
melaksanakan prinsip-prinsip bisnis perbankan yang               principles of sound banking business and is based on the
sehat dan dilandasi prinsip kehati-hatian dengan                 precautionary principle with respect to internal and external
memperhatikan perkembangan internal maupun                       environment development carefully and systematically.
eksternal environment secara seksama dan sistematis.             Market surveilence is to be done comprehensively with
market surveilance dilakukan secara komprehensif                 an emphasis on improving competitiveness and customer
dengan penekanan pada peningkatan daya saing serta               relationship. The Corporate Social Responsibility (CSR) is
customer relationship. Corporate Social Responsibility           to be done as a focused, targeted, effective and efficient
(CSR) dilakukan secara fokus, terarah, efektif dan efisien       so that the principle of benefit fund companies rolled
sehingga azas manfaat dana perusahaan yang digulirkan            out can be felt by the society and achieve the desired



24                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
dapat dirasakan oleh masyarakat dan mencapai sasaran                target. Thus, the dual task that carried by the bank based
target yang dikehendaki. Dengan demikian, tugas ganda               on the mandate of the shareholders, namely to increase
yang diemban oleh bank bjb berdasarkan amanat                       the bank’s performance, in particular profitability, and
Pemegang Saham yaitu peningkatan kinerja bank                       encourage regional economic development can be
khususnya profitabilitas serta mendorong perkembangan               pursued.
ekonomi regional dapat terus diupayakan.


Pengembangan usaha bisnis perbankan bank bjb tidak                  bank bjb business development is not only be done
hanya dilakukan melalui upaya identifikasi bisnis yang              through the identification of existing business, but also
ada (existing) tetapi juga ekstensifikasi usaha dengan              extending the business by doing the sharpened business
melakukan penajaman diversifikasi bisnis. Dalam                     diversification. In this regard, efforts to increase fee-based
kaitan ini, upaya peningkatan aktivitas fee-based, serta            activities, as well as the increased of efficiency efforts
peningkatan efisiensi usaha telah dilakukan. Antisipasi             have been made. Anticipation of an improving national
membaiknya kondisi perekonomian nasional telah                      economy has been done carefully and systematically in
dilakukan secara seksama dan sistematis di dalam entitas            the banking entity. Therefore, the whole range of bank
bank bjb. Oleh karena itu, seluruh jajaran bank bjb berada          bjb is in the positive condition and equipped with high
pada kondisi yang positif serta dibekali rasa percaya diri          self confidence and optimism in the future. Board of
yang tinggi dan optimisme dalam menatap masa depan.                 Commissioners continues to monitor the management
Dewan Komisaris terus memantau kepengurusan maupun                  and development of the Company according to the
perkembangan Perusahaan sesuai arah dan strategi yang               direction and strategies that have been implemented
telah diterapkan dengan dibantu oleh komite-komite                  with the assistance of committees of the Board of
Dewan Komisaris yang saat ini terdiri dari (i) Komite Audit,        Commissioners currently consists of (i) Audit Commit,
(ii) Komite Pemantau Risiko dan (iii) Komite Remunerasi             (ii) Risk Oversight Committee and (iii) Remuneration
dan Nominasi. Sejalan dengan peran dan fungsi masing-               Committee and Nomination Committee. In line with the
masing komite Dewan Komisaris, bank bjb memiliki                    role and functions of each committee of the Board of
komitmen serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar              Commissioners, bank bjb has a commitment and uphold
Good Corporate Governance yang mencakup transparan,                 basic principles of good corporate governance including
akuntabilitas, tanggung jawab dan kewajaran.                        transparent, accountability, responsibility and fairness.


Di tahun 2010 capaian bisnis menunjukkan hasil yang                 Business performance in 2010 showed an encouraging
menggembirakan, diantaranya dapat terlihat pada                     results, which can be seen in the following quantities
besaran-besaran berikut yang antara lain mencakup:                  which include:
•   Aset yang meningkat 34,05% menjadi Rp 43,45                     •   Assets increased 34.05% to Rp 43,45 trillion
    triliun                                                         •   Profit before tax increased 23.77% to Rp 1,22
•   Laba sebelum pajak yang meningkat 23,77% menjadi                    trilion
    Rp 1,22 triliun                                                 •   Raising funds rose by 33.34% to Rp 37,07 trillion
•   Penghimpunan dana naik sebesar 33,34% menjadi                       and
    Rp 37,07 triliun dan                                            •   Loans of 20.57% to Rp 23,67 Trillion
•   Kredit yang diberikan yang berkembang sebesar
    20,57% menjadi Rp 23,67 triliun.


Capaian-capaian usaha tersebut diraih pada kondisi                  These business achievements gained in national
ekonomi nasional yang relatif membaik yang diindikasikan            economic conditions improved, as indicated by relatively
oleh pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, inflasi                 high economic growth, inflation is maintained, and a
terjaga, serta nilai tukar yang stabil.                             stable exchange rate.


Dewan Komisaris pada kesempatan ini menyampaikan                    Board of Commissioners, on this occasion, express our
penghargaan dan terimakasih yang sebesar-besarnya                   appreciation and gratitude as much as possible to the



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                               25
Laporan Komisaris Utama
President Commissioner Report



kepada Direksi, segenap pegawai, nasabah, serta para              Directors, all employees, customers and stakeholders of
pemangku kepentingan bank bjb, yang telah bekerja                 bank bjb, which has been working hard and working
keras dan bekerja sama secara padu dan harmonis, karena           together in a coherent and harmonious, because without
tanpa kerja keras dan dukungan bersama tersebut adalah            having the hard work and support of the joint, bank
sulit bagi bank bjb untuk mencapai hasil sebagaimana              bjb will be very difficult to achieve the results as stated
dikemukakan di atas.                                              above.


Secara khusus, Dewan Komisaris mengucapkan terima                 In particular, the Board of Commissioners wishes to
kasih kepada:                                                     thank:
− Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ibu Gubernur                − The Governor of West Java Province, The Governor of
     Provinsi Banten, Bapak dan Ibu Bupati, Walikota                  Banten, and all the Mayors and The Regents of West
     se-Jawa Barat dan Banten yang telah memberikan                   Java and Banten who have lent their support, trust and
     dukungan, kepercayaan dan arahan-arahan kepada                   directives to us in doing the function and the role as
     kami dalam menjalankan fungsi dan peran sebagai                  the Board of Commissioners.
     Dewan Komisaris bank bjb.                                    − Bank Indonesia, Ministry of Finance, Capital Market
− Bank Indonesia, Departemen Keuangan RI, Otoritas                    Authority, Legislative Officials at both the central and
     Pasar Modal, para Pejabat Legislatif baik pusat maupun           local levels continues to support the growth of the
     daerah yang senantiasa mendukung pertumbuhan                     Company so far.
     Perseroan selama ini.


Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita bersama untuk                May Allah Almighty bless our efforts together to
terus berkembang dan berinovasi secara terus menerus              continue the development and innovate constantly and
dan berkesinambungan yang pada akhirnya akan                      continuously, which in turn will increase the performance
meningkatkan kinerja bank bjb dan memberikan apa                  of bank bjb and give what was expected of the
yang diharapkan para pemangku kepentingan di tahun-               stakeholders in the coming years.
tahun mendatang.


Billahitaufik walhidayah                                          Billahitaufik walhidayah
Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh                     Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh




                                                 Lex Laksamana Zainal Lan
                                                      Komisaris Utama
                                                   President Commissoner




26                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
    1                                                                                                          2




3                                                                                                         4




                                                                                                      5
        1   Lex Laksamana Zainal Lan                               4       Muryanto
            Komisaris Utama                                                Komisaris Independen
            President Commissioner                                         Independent Commissioner
        2   Muhadi                                                 5       Klemi Subiyantoro
            Komisaris                                                      Komisaris Independen
            Commissioner                                                   Independent Commissioner
        3   Achmad Baraba
            Komisaris Independen
            Independent Commissioner




                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                  27
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile


Lex Laksamana Zainal Lan
Komisaris Utama / President Commissioner

Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 58 tahun.                    Indonesian citizen, age 58 years


Lahir di Bandung tahun 1952. Menyelesaikan pendidikan                 Born in Bandung on 1952. Holds Master’s degree in the field of
Pasca Sarjana di bidang Land and Water Dev dari IHE Delft,            Land and Water Dev from IHE Delft, the Netherlands in 1980.
Belanda pada tahun 1980.


Menjabat sebagai Komisaris bank bjb sejak tahun 2005.                 Commissioner since 2005. Other positions previously or currently
Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang antara lain:            held:
• Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (2006-sekarang);              • West Java Provincial Secretary (2006-present);
• Asisten Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat         • Economic Assistant for Region of West Java province secretariat
  (2004-2006);                                                          (2004-2006);
• Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat      • Head of Environmental Management Agency of West Java
  (2001-2004).                                                          province (2001-2004).




Muhadi
Komisaris / Commissioner

Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 56 tahun.                    Indonesian citizen, age 56 years


Lahir di Boyolali tahun1954. Menyelesaikan pendidikan Pasca           Born in Boyolali on 1954. Holds Master’s degree in Urban and
Sarjana di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota dari Institut          Regional Planning from Bandung Institute of Technology in
Teknologi Bandung pada tahun 1990.                                    1990.


Menjabat sebagai Komisaris bank bjb sejak tahun 2009. Jabatan         Commissioner at bank bjb since 2008. Other positions previously
lain yang pernah atau sedang dipegang antara lain :                   or currently held:
• Sekretaris Daerah Provinsi Banten (2008 - Sekarang);                • Secretary of Banten Province (2008 - Present);
• Plt Sekretaris Provinsi Banten (2008);                              • Acting Secretary of the Province of Banten (2008);
• Kepala Dinas Pengelolaa Keuangan dan Aset Daerah Provinsi           • Head of Finance and Asset management agency Banten
   Banten (2008).                                                        Province (2008).




Achmad Baraba
Komisaris Independen / Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 55 tahun.                    Indonesian citizen, age 55 years.


Lahir di Solo tahun1955. Menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana       Born in Solo on 1955. Holds Master’s degree in Accounting from
di bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia tahun 2010.            the University of Indonesia Year 2010.


Menjabat sebagai Komisaris Independen bank bjb sejak tahun            Independent Commissioner at bank bjb Since 2007 i. Other
2007. Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang antara            positions previously or currently held:
lain:                                                                 • Lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia
• Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2006-                   (2006-present);
   sekarang);                                                         • Director Senior Manager at Ernst And Young (2002-2007);
• Director Senior Manajer di Ernst And Young (2002-2007);             • Assessment Team Members Emiten Association Indonesia
• Anggota Tim Pengkajian Asosiasi Emiten Indonesia (2000-               (2000-2006).
   2006).




28                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
• Anggota Tim Pewawancara Fit and Proper Test (New Entry)            • Member of team Interview Fit and Proper Test (New Entry) at
  pada Bank Indonesia                                                  bank Indonesia (2000-2006)
• Direktur Bank Muamalat Indonesia (1996-1999)                       • Director of Bank Muamalat Indonesia (1996-1999)
• Group Head Line of Business PT Bank Bukopin (1995-1997)            • Group Head Line Of Business Bukopin (1995-1997)
• Pemimpin Cabang Bukopin Banda Aceh (1992-1993)                     • Bukopin Banda Aceh Branch (1992-1993)
• Pjs. Kepala Biro Pengendalian Jaminan Kredit Perum. Jamkrindo      • Controll Bureau Chief Credit Guarantee Perum. Jamkrindo
  (1989-1990)                                                          (1989-1990)
• Kepala Bagian Pengendalian Jaminan Kredit Program Perum.           • Head of Credit Control Program Perum. Jamkrindo
  Jamkrindo (1985-1989)                                                (1985-1989)
• Staf Biro Pengendalian Jaminan Kredit Perum. Jamkrindo             • Staff Control Bureau Credit Guarantee Perum. Jamkrindo
  (1982-1985).                                                         (1982-1985).




Muryanto
Komisaris Independen / Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 61 tahun.                   Indonesian citizen, age 61 years.


Lahir di Yogyakarta tahun 1949. Menyelesaikan Sarjana di bidang      Born in Yogyakarta on 1949. Bachelor degree in Economic from
Ekonomi Perusahaan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta             the University of Muhammadiyah Jakarta in 1996.
pada tahun 1996.


Menjabat sebagai Komisaris Independen bank bjb sejak tahun           Independent Commissioner at bank bjb Since 2007. Other
2007. Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang antara           positions previously or currently held:
lain:                                                                • Assistant Vice President Hub Manager Bank Mandiri Jakarta
• Assistant Vice President Hub Manager Bank Mandiri Jakarta            Pasar Rebo;
   Pasar Rebo;                                                       • Spoke Manager KC Bank Mandiri Jakarta Juanda (2002-
• Spoke Manager KC Bank Mandiri Jakarta Juanda (2002-                  2003);
   2003);                                                            • Spoke Manager KC Bank Mandiri Jakarta Pulomas (1999-
• Spoke Manager KC Bank Mandiri Jakarta Pulomas (1999-                 2002).
   2002).




Klemi Subiyantoro
Komisaris Independen / Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 44 tahun.                   Indonesian citizen, age 44 years.


Lahir di Sukoharjo tahun 1966. Menyelesaikan pendidikan              Born in Sukoharjo on 1966. Graduated Diploma IV in Accounting
Diploma IV di bidang Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi         from State Accounting College (STAN) in 1994.
Negara (STAN) pada tahun 1994.


Menjabat sebagai Komisaris Independen bank bjb sejak tahun           Independent commissionary at bank bjb since 2008, Other
2009. Jabatan lain yang pernah atau sedang dipegang antara           positions previously or currently held:
lain yaitu:                                                          • Independent Commissioner of PT Adhi Karya (Persero) Tbk
• Komisaris Independen PT Adhi Karya (Persero) Tbk (2006-              (2006-2008);
   2008);                                                            • Chairman of the Audit Committee of PT Adhi Karya (Persero)
• Ketua Komite Audit PT Adhi Karya (Persero) Tbk (2006-                Tbk (2006-2008);
   2008);                                                            • Audit Committee of PT Semen Gresik (Persero) Tbk (2006-
• Komite Audit PT Semen Gresik (Persero) Tbk (2006-2007).              2007).




                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              29
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director




       Agus Ruswendi
       Direktur Utama
       President Director




30                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Implementasi kebijakan dan strategi bisnis yang telah kami
tempuh pada tahun 2010 telah membuktikan pencapaian
kinerja keuangan yang lebih baik lagi.

Implementation of the policies and business strategies that we have done in the year
2010 has proven to achieve an even better financial performance.



Assalamu’alaikum Wr. Wb.                                          Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang atas         Praise we prayed to Allah SWT that upon His permission
perkenan-Nya bank bjb bisa melalui tahun 2010 dengan              that bank bjb could pass the year 2010 with stunning
kinerja yang cukup membanggakan. Dalam kesempatan                 performance. I take this opportunity on behalf of the
ini saya atas nama Direksi ingin menyampaikan ringkasan           Board of Directors wish to convey a summary of the
pencapaian kinerja perseroan kepada para pemegang                 achievement of company performance to shareholders
saham dan stakeholder.                                            and other stakeholders.


Perekonomian Nasional                                             National Economy
Akhir tahun 2010 ditandai dengan semakin membaiknya               At the end of the year 2010, It was marked by increasingly
kondisi perekonomian Indonesia yang tercermin dari                improving economic conditions in Indonesia as reflected
berbagai indikator di antaranya pertumbuhan ekonomi               in the variety of indicators including economic growth
yang mencapai 6,1% dan inflasi sebesar 6,96%.                     that reached 6.1% and inflation of 6.96%. The improving
Membaiknya kondisi ekonomi juga terlihat dari semakin             economic conditions had also been seen in the increasing
stabilnya nilai Rupiah pada kisaran level Rp 9.000 per            stability of the rupiah in the range of Rp 9,000,- per
dolar AS. Pertumbuhan ekonomi tahun 2010 ditopang                 U.S. dollar level. Economic growth in 2010 bolstered by
oleh kuatnya permintaan domestik terutama konsumsi                strong domestic demand, especially consumption and
dan investasi.                                                    investment.


Pertumbuhan ekonomi tersebut juga didukung oleh                   Economic growth is also supported by the recovery in
semakin pulihnya kinerja ekspor dan mulai meningkatnya            export performance and begin to increase investment
kegiatan investasi. Membaiknya ekspor sejalan dengan              activity. The improvement in exports in line with the
perbaikan perekonomian global terutama negara-                    improvement of the global economy, especially in
negara maju. Meningkatnya permintaan eksternal dan                developed countries. The increase in external demand and
menguatnya permintaan domestik telah mendorong dunia              the strengthening of domestic demand has encouraged
usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi.                      businesses to increase production capacity.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           31
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director



Membaiknya kinerja perekonomian tahun 2010 juga                     The improving economic performance in 2010 also
didukung kondisi pasar modal Indonesia yang memasuki                supported the Indonesian capital market conditions
era baru dimana IHSG Indonesia menjadi indeks saham                 which entered a new era in which JCI Indonesia became
yang terbaik di Asia Pasifik. Nilai kapitalisasi pasar              the best stock index in Asia Pacific. Value of equity
modal sepanjang tahun 2010 mencatat nilai Rp 3.247                  market capitalization during the year 2010 recorded the
triliun, meningkat 60,63% dari raihan tahun 2009                    value of Rp 3,247 trillion, an increase of 60,63% of the
Rp 2.019 triliun. Selain nilai kapitalisasi pasar, peningkatan      achievement in 2009 to Rp 2,019 trillion. In addition
juga terjadi pada nilai transaksi pasar modal yang naik             to market capitalization, the increase also occurred
mencapai Rp 1.253 triliun dibandingkan nilai transaksi              in the capital market transaction value rose to reach
2009 sebesar Rp 975 triliun sedangkan nilai transaksi               Rp 1,253 trillion compared to the value of public and 2009
harian rata-rata mencapai Rp 5,12 triliun atau meningkat            amounting to Rp 975 trillion while the value of average
dibandingkan tahun 2009 yaitu Rp 4,05 triliun.                      daily transactions reached Rp 5.12 trillion, an increase
                                                                    compared to the year 2009 is Rp 4.05 trillion.


Industri Perbankan Nasional                                         National Banking Industry
Membaiknya kondisi perekonomian nasional seiring                    The improving national economy in line with the improving
dengan membaiknya stabilitas sistem keuangan yang                   stability of the financial system that is supported by the
didukung oleh kondisi sektor perbankan yang sehat                   banking sector which is sound and strong. During the
dan kuat. Sepanjang tahun 2010, wajah industri                      year 2010, the national banking industry faces reflect
perbankan nasional mencerminkan kondisi yang lebih baik             better conditions compared to the year 2009. Indicators
dibandingkan dengan tahun 2009. Indikator aset, laba,               of assets, earnings, acquisitions of third party funding and
perolehan dana pihak ketiga maupun penyaluran kredit                lending, showed a better trend of improvement, which
menunjukan tren peningkatan yang lebih baik, dimana                 the respective growth of 18.73%, 26.77%, 18.50% and
masing-masing pertumbuhannya sebesar 18,73%,                        a credit of 22.80%.
26,77%, 18,50% dan kredit sebesar 22,80%.


Di tengah berbagai peningkatan kinerja perbankan                    In the midst of a national banking performance
nasional tahun 2010, dengan melihat tingkat CAR                     improvement in 2010, considering the level of national
perbankan nasional yang sebesar 17,18% maka ruang                   banking CAR of 17.18%, the expansion oppotunity
ekspansi bisnis perbankan terlihat masih terbuka lebar              of banking business is still wide open look through a
melalui berbagai strategi peningkatan fungsi intermediasi           various of strategies to improve intermediation functions
dengan tetap memperhatikan prinsip prudential                       with due regard to principles of prudential banking.
banking. Untuk meningkatkan fungsi intermediasi                     To improve the intermediation function at the end of
tersebut pada akhir tahun 2010, Bank Indonesia telah                2010, Bank Indonesia has issued a 23 point policies that
mengeluarkan 23 butir kebijakan yang meliputi lima                  includes five aspects, namely strengthening the stability
aspek, yakni kebijakan penguatan stabilitas moneter,                of monetary policy, policies to encourage the role of bank
kebijakan mendorong peran intermediasi perbankan,                   intermediation, improve the resilience of the banking
kebijakan meningkatkan ketahanan perbankan, kebijakan               policy, the policy of strengthening macroprudential, and
penguatan makroprudensial, serta kebijakan penguatan                strengthening policy oversight functions.
fungsi pengawasan.


Strategi dan Kinerja bank bjb                                       Strategy and Performance of bank bjb
Kondisi perekonomian dan perbankan nasional yang lebih              Economic conditions and a better national banking
baik pada tahun 2010 tersebut di sisi lain telah mendorong          condition in 2010 was on the other side has pushed the
iklim persaingan perbankan yang sangat ketat dengan                 banking climate is very tight competition with the higher
tingkat risiko yang semakin tinggi pula pada tahun 2010.            risk level also in 2010. To respond these opportunities
Untuk menghadapi peluang dan tantangan tersebut maka                and challenges, bank bjb has been formulating and




32                                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
bank bjb telah menetapkan dan melaksanakan berbagai                   implementing various policies and strategies of the main
kebijakan dan strategi bisnis utama sebagai berikut :                 business as follows:


1. Peningkatan pangsa pasar, penataan struktur                        1. Increased market shares, the arrangement
    dana dan peningkatan fungsi intermediasi serta                        of funding structures and improvement of
    penguatan permodalan                                                  intermediation function and the strengthening
    Pencapaian visi menjadi 10 bank terbesar ditempuh                     the capital.
    dengan kebijakan peningkatan pangsa pasar melalui                     Achievement the vision of becoming the largest 10
    berbagai strategi antara lain perluasan jaringan kantor               banks is taken by the policy of increasing market share
    baik di wilayah pulau Jawa maupun luar pulau Jawa                     through various strategies including expansion of
    yang diikuti dengan strategi pengembangan produk                      branch network both within and outside Java Island
    dan layanan serta dukungan teknologi informasi yang                   followed by a strategy of product development and
    terus ditingkatkan. Peningkatan pangsa pasar dan                      information technology services and support that
    pengembangan bisnis tersebut pada akhirnya akan                       continues to be improved. the increased of market
    membutuhkan permodalan yang kuat guna menyerap                        share and business development will eventually need
    berbagai risiko yang mungkin timbul. Untuk itu bank                   a strong capital to absorb the various risks that may
    bjb pada tahun 2010 ini telah menetapkan kebijakan                    arise. For that bank bjb in 2010 has set a policy of
    penguatan permodalan melalui penawaran umum                           strengthening the capital through an Initial Public
    saham perdana (IPO)                                                   Offering (IPO).


2. Pengembangan bidang penunjang untuk                                2. Supporting field development to support
    mendukung pertumbuhan bisnis                                          business growth
    Seiring dengan kebijakan pengembangan bisnis,                         Along with business development policy, bank bjb
    bank bjb juga terus berupaya memperkuat bidang                        also continues to strengthen areas of supporting,
    penunjang antara lain melalui pengembangan                            consisting of organizational development, improving
    organisasi, peningkatan kualitas sumber daya                          the quality of human resources and efforts to raise the
    manusia serta upaya-upaya peningkatan kualitas                        quality of service. The information technology systems
    layanan. Sistem teknologi informasi yang dimiliki terus               continue to be improved and developed to support
    diperbaiki dan dikembangkan guna mendukung upaya                      the development of products and services bank bjb
    pengembangan produk dan layanan bank bjb di masa                      in the future.
    mendatang.


3. P e n g u a t a n i m p l e m e n t a s i G C G d a n r i s k      3. Strengthening the implementation of Good
    management                                                            Corporate Governance and risk management
    Berbagai kebijakan dan perbaikan proses internal                      Various policies and improvement of internal processes
    terkait bidang GCG dan risk management terus kami                     related to the GCG and our risk management
    lakukan dalam tahun 2010 untuk dapat memastikan                       continues carried out in the year 2010 in order to
    bank bjb telah melaksanakan praktik-praktik terbaik                   ensure bank bjb has implemented best practices
    dan memenuhi berbagai ketentuan dalam bidang                          and complied with various provisions in the area of
    GCG dan risk management.                                              Corporate Governance and risk management.


Berbagai kebijakan dan strategi yang telah bank bjb                   Various policies and strategies that have taken by bank bjb
tempuh pada tahun 2010 tersebut telah berhasil                        in 2010 has been successfully delivering bank bjb towards
mengantarkan bank bjb menuju era transformasi bisnis                  the era of better business transformation. With reference
yang lebih baik. Dengan mengacu kepada kebijakan dan                  to the policies and strategies that have been established
strategi yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis tahun             in the year 2010 business plan, bank bjb have managed
2010, bank bjb telah berhasil melaksanakan beberapa aksi              to implement several corporate actions that support the




                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            33
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director



korporasi yang mendukung pencapaian visi menjadi 10             achievement of its vision to become the largest 10 banks
bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia.                 and performing well in Indonesia.


Beberapa aksi korporasi yang dilaksanakan pada tahun            Some corporate actions are implemented in the year 2010
2010 adalah sebagai berikut :                                   is as follows:


1. Spin Off Unit Usaha Syariah                                  1. Spin Off Business Units Sharia
     Dalam rangka meningkatkan kinerja unit syariah,                In order to improve the performance of Islamic unit,
     maka berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank                 then based on the Decree of the Governor of Bank
     Indonesia No. 12/35/KEP.GBI/2010 tanggal 30 April              Indonesia. 12/35/KEP.GBI/2010 April 30, 2010 on the
     2010 tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Jabar                Granting of business license of PT Bank Jabar Banten
     Banten Syariah, bank bjb (pada saat itu masih                  Sharia, bank bjb (at that time still named Bank Jabar
     bernama Bank Jabar Banten) telah melaksanakan                  Banten) has carried out the spin off its sharia units
     pemisahan (spin off) unit syariah menjadi bank                 into Islamic banks under the name Bank Jabar Banten
     syariah dengan nama PT Bank Jabar Banten Syariah.              Sharia. The shareholders of PT Bank Jabar Banten
     Pemegang saham PT Bank Jabar Banten Syariah                    Sharia consists of bank bjb with ownership of 99%
     terdiri dari bank bjb dengan kepemilikan sebesar               and 1% is owned by PT Banten Global Development, a
     99% dan sisanya sebesar 1% dimilik oleh PT Banten              regional corporation owned by the Province of Banten.
     Global Development, sebuah BUMD yang dimiliki                  By the establishment of Sharia Bank Jabar Banten,
     oleh Provinsi Banten. Dengan pendirian Bank Jabar              it is hoped that it will contribute in increasing the
     Banten Syariah, maka diharapkan akan memberikan                bank’s business in general and will provide a greater
     kontribusi peningkatan bisnis bank bjb dan secara              contribution to the development of Islamic banking
     umum akan memberikan kontribusi yang lebih besar               business in Indonesia.
     terhadap perkembangan bisnis perbankan syariah di
     Indonesia.


2. Perubahan logo dan call name                                 2. Change the logo and call name
     Sejalan dengan tuntutan persaingan perbankan dan               In line with the demands of banking competition
     dalam rangka meningkatkan corporate image menuju               and in order to enhance the corporate image to the
     bank berskala nasional dan berdasarkan surat Bank              bank’s national scale and based on the letter of Bank
     Indonesia No. 12/78/APBU/Bd tanggal 30 Juni 2010               Indonesia. 12/78/APBU/Bd June 30, 2010 concerning
     perihal Perubahan Logo, bank bjb telah melakukan               Amendment Logo, bank bjb have changed their logo
     perubahan logo dan call name. Dengan logo baru                 and call name. By the new logo, we are commit to
     tersebut kami bertekad untuk terus mengembangkan               continually develop the wings bank bjb services in the
     sayap-sayap pelayanan bank bjb pada pasar yang lebih           broader market.
     luas lagi.


3. Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public                 3. Initial Public Offering (IPO)
     Offering/IPO)                                                  In order to strengthen its capital, bank bjb has
     Dalam rangka memperkuat permodalan, bank bjb                   conducted an IPO and listed its shares on the Indonesia
     telah melaksanakan IPO dan mencatatkan sahamnya di             Stock Exchange on July 8, 2010 with the number of
     Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Juli 2010 dengan           shares sold to the public as much as 25%. Preparation
     jumlah saham yang dijual ke publik sebanyak 25%.               which was well-planned and capital conducive
     Persiapan yang terencana dengan baik dan kondisi               market conditions increased investor confidence to
     pasar modal yang kondusif mampu meningkatkan                   bank bjb at which time an initial offering of shares
     kepercayaan investor kepada bank bjb dimana pada               is oversubscribed by 4.1 times. By initial price of
     saat penawaran perdana saham terjadi kelebihan                 Rp 600.- at the time of listing shot up to Rp 900,-
     permintaan sebesar 4,1 kali. Dengan harga perdana              Then in a short time in October 2010 bank bjb stock



34                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   sebesar Rp 600.- pada saat listing melesat sampai                  prices reach the highest price of Rp 1,780,- and along
   Rp 900,- sehingga mengalami autoreject. Kemudian                   with the weakening of world and regional markets as
   dalam waktu yang singkat yaitu pada bulan Oktober                  of December 2010, bank bjb share prices closed at
   2010 harga saham bank bjb mencapai harga tertinggi                 Rp 1,450 or an increase of 142% of the initial price.
   yaitu Rp1.780,- dan seiring dengan melemahnya
   pasar dunia dan regional per Desember 2010 harga
   penutupan saham bank bjb menjadi ditutup di
   Rp 1.450 atau naik 142% dari harga perdana.


4. Emisi Obligasi VII                                             4. Issuance of Bonds VII
   Dalam rangka meningkatkan kualitas struktur                        In order to improve the quality of the funding structure,
   pendanaan, bank bjb telah melaksanakan persiapan                   bank bjb has been carrying out preparation of bond
   emisi Obligasi VII di tahun 2010, dimana pelaksanaan               issuance VII in 2010, where the implementation of
   emisi dilakukan pada awal tahun 2011 sebesar                       the emissions conducted in early 2011 amounting to
   Rp 2 triliun yang digunakan untuk mendukung                        Rp 2 trillion that is used to support the expansion of
   ekspansi kredit.                                                   credit.


Implementasi kebijakan dan strategi bisnis yang telah di          Implementation of policies and strategies business that
tempuh pada tahun 2010 telah mendukung pencapaian                 have been taken in 2010 has supported the achievement
kinerja keuangan yang lebih baik lagi. Kinerja keuangan           of better financial performance. Financial performance of
bank bjb tahun 2010 menunjukkan adanya pertumbuhan                bank bjb in 2010 showed a positive growth of total assets
yang positif yaitu total aset naik 34,05% dari Rp 32,4            increased 34.05% from Rp 32.4 trillion end of 2009 to
trilliun pada akhir tahun 2009 menjadi Rp 43,4 trilliun           Rp 43.4 trillion by 2010.
pada akhir tahun 2010.


Pertumbuhan total asset tersebut didukung oleh                    Total assets improvement was supported by growth of
pertumbuhan dana pihak ketiga yang meningkat                      third party funds which increased to Rp 31.9 trillion from
menjadi Rp 31,9 triliun dari tahun 2009 sebesar Rp 23,7           the year 2009 amounting to Rp 23.7 trillion or grew by
trilliun atau tumbuh sebesar 34,72%. Seiring dengan               34.72%. Along with the growth of third party funds,
pertumbuhan dana pihak ketiga, fungsi intermediasi                bank bjb intermediary function continue to be
bank bjb terus didorong yang terlihat dari peningkatan            encouraged as seen from the increase in bank lending,
penyaluran kredit bank bjb yang meningkat 20,57%                  which increased 20.57% from position 2009 of
dari posisi 2009 sebesar Rp 19,6 triliun menjadi Rp 23,7          Rp 19.6 trillion to Rp 23.7 trillion in 2010. Increased
triliun pada tahun 2010. Peningkatan penyaluran kredit            lending was also attended by the productive sector credit
ini juga diikuti oleh pertumbuhan kredit sektor produktif         growth, especially SMEs credit.
khususnya kredit UMKM.


Dalam aspek profitabililitas usaha, bank bjb mampu                In profitability aspects of business, bank bjb is able to
meningkatkan pendapatan bunga bersih sebesar 25,51%               increase net interest income amounted to 25.51% with
dengan perolehan laba bersih pada akhir tahun 2010                net profit at the end of 2010 amounted to Rp 890 billion,
sebesar Rp 890 miliar, meningkat sebesar 25,53% dari              an increase of 25.53% from Rp 709 billion in 2009.
Rp 709 milliar di tahun 2009.


Kinerja rasio-rasio keuangan menggambarkan kinerja                Performance of financial ratios has illustrate good
yang baik yaitu rata-rata imbal hasil ekuitas (ROE)               performance of the average return on equity (ROE)
mencapai 24,95%, rasio imbal hasil rata-rata aktiva               reached 24.96%, the ratio of return on average assets
(ROA) mencapai 3,15%, dan rasio efisiensi biaya (BOPO)            (ROA) reached 3.15%, and cost-efficiency ratio (BOPO)
yang mengalami penurunan dari 77,30% di tahun 2009                decreased from 77.30% in 2009 to 76.6% in 2010. Along



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              35
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director



menjadi 76,60% pada tahun 2010. Seiring dengan                 with the increasing distribution of loans extended by bank
meningkatnya penyaluran kredit yang disalurkan oleh            bjb, NPL level of bank bjb is maintained below required
bank bjb, tingkat NPL bank bjb tetap terjaga dibawah           limits BI, gross and net NPL bank bjb respectively 1.86%
batas yang ditentukan BI, NPL gross dan net bank bjb           and 0.29%.
masing-masing 1,86% dan 0,29%.


Untuk meningkatkan kualitas layanan yang mudah, cepat          To improve the quality of services that easy, quick and
dan nyaman kepada nasabah, bank bjb terus melakukan            convenient to the customer, bank bjb continue to expand
perluasan jaringan layanan termasuk pembukaan kantor           the network of services including opening a branch office
cabang di wilayah Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur,            in Jakarta, Central Java, East Java, Riau Islands and North
Kepulauan Riau dan Sumatera Utara. Hingga Desember             Sumatra. By December 2010 the number of bank branch
2010 jumlah jaringan kantor bank bjb telah mencapai 655        network has reached 655 office network consisting of 44
jaringan kantor yang terdiri atas 44 Kantor Cabang, 135        branch offices, 135 branch offices, 48 cash offices, 42
Kantor Cabang Pembantu, 48 Kantor Kas, 42 Payment              Payment Point, 385 ATM machines that are connected
Point, 385 Mesin ATM yang terkoneksi dengan ATM                with ATM Bersama and ATM Prima in Indonesia and one
Bersama dan ATM Prima di seluruh Indonesia serta 1 mobil       car education. To accommodate a 24-hour customer
edukasi. Untuk mengakomodasi layanan nasabah selama            service, bank bjb since 2009 has launched its Mitra Call
24 jam, bank bjb sejak tahun 2009 telah meluncurkan            bank bjb 14049 so that customers’ information needs
layanan Mitra Call bank bjb 14049 sehingga kebutuhan           can be catered for 24 hours.
informasi nasabah dapat dilayani selama 24 jam.


Good Corporate Governance (GCG) Dan Risk                       Good Corporate Governance (GCG) and Risk
Management                                                     Management
Upaya pencapaian visi bank bjb menjadi 10 bank                 The efforts of bank bjb to achieve the vision of being 10
terbesar dan berkinerja baik di Indonesia disertai             largest banks and performing well in Indonesia, coupled
dengan upaya peningkatan kualitas implementasi                 with efforts to improve the quality of the implementation
GCG dan risk management. Peningkatan kualitas GCG              of Good Corporate Governance and risk management.
terutama difokuskan pada peningkatan kualitas struktur         Improving the quality of GCG mainly focused on improving
pengelolaan dan pola kerja perusahaan yang didasarkan          the quality of management structure and work patterns
pada asas GCG secara berkesinambungan, proses internal         company that is based on the principle of sustainable
serta pemenuhan seluruh ketentuan dan peraturan                GCG, internal processes and compliance with all rules
perbankan, pasar modal maupun peraturan lainnya.               and regulations of banking, capital markets or other
                                                               regulation.


Peningkatan kualitas implementasi risk management              Improving the quality of implementation of risk
diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dalam                   management aimed at increasing the ability to manage
mengelola berbagai risiko yang melekat dalam bisnis            the various risks inherent in the business and the risks
maupun risiko yang berasal dari lingkungan bisnis. Untuk       from the business environment. To support internal
mendukung sistem pengendalian internal bank bjb telah          control system of the bank, bank bjb has implemented
menerapkan sistem risk based audit sedangkan untuk             risk based audit system while improving the quality
meningkatkan kualitas pengukuran telah dikembangkan            measurement methodologies have developed some
beberapa metodologi pengukuran risiko baik risiko              good risk measurement of credit risk, market risk and
kredit, risiko pasar maupun risiko operasional serta           operational risk and developing better information
mengembangkan sistem informasi manajemen yang                  management
lebih baik.




36                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dengan telah tercatatnya bank bjb di bursa maka kami             As of bank bjb has been carrying on the stock exchange,
meyakini bahwa kualitas implementasi GCG dan risk                we believe that the quality of the implementation of
management akan semakin baik di masa mendatang                   GCG and risk management will be better in the future
dengan adanya sistem pengawasan dari otoritas pasar              by supervision from the Indonesian capital market
modal Indonesia.                                                 authority.


Prospek Usaha Dan Strategi Ke Depan                              Business Prospects and Strategy Going Forward
Dengan melihat perkembangan ekonomi tahun 2010                   By observing at economic development in 2010, some
terdapat beberapa prediksi yang melihat bahwa                    predictions shows that national economic outlook in
prospek ekonomi nasional pada tahun 2011 akan terus              2011 will continue to grow. In the midst of the possible
berkembang. Di tengah bayang-bayang kenaikan harga               increase of global food and oil prices, the government
pangan dan minyak dunia, Pemerintah memprediksi                  predicts the economic growth in 2011 could reach 6.3%
pertumbuhan ekonomi tahun 2011 bisa mencapai                     while the inflation rate is predicted at 5.30%. Projections
6,3% sementara tingkat inflasi diprediksi pada posisi            of economic development will bring effect to support the
5,30%. Proyeksi perkembangan ekonomi tersebut akan               growth of the national banking industry.
membawa pengaruh yang mendukung bagi pertumbuhan
industri perbankan nasional.


Melihat peluang dan tantangan yang akan dihadapi di              Observing the opportunities and challenges to be
masa mendatang, bank bjb terus berupaya mempertajam              responded in the future, bank bjb continues to sharpen
strategi bisnis yang dilandasi oleh strategi penguatan           bank bjb business strategy based on strengthening
bidang penunjang yaitu peningkatan kualitas Sumber               the strategy of supporting the improvement of quality
Daya Manusia serta pengembangan teknologi informasi.             of human resources and development of information
Pengembangan bisnis bank bjb terus diarahkan untuk               technology. Business development of bank bjb continues
meningkatkan fungsi intermediasi melalui peningkatan             to be directed to improve the function of intermediation
penyaluran kredit yang terfokus pada segmen usaha kecil          through increased lending, which focused on the segment
dan menengah (UKM).                                              of small and medium enterprises (SMEs).


Melihat peluang bisnis yang ada, bank bjb mentargetkan           Taking into account the business opportunities, bank bjb
pertumbuhan asset tahun 2011 mencapai 20% yang                   expects growth its assets in 2011 reached 20%, which is
ditopang oleh peningkatan dana pihak ketiga dan                  supported by an increase in third party funds and credit
pertumbuhan kredit. Pertumbuhan aset tersebut akan               growth. Asset growth will be supported by the expansion
ditunjang dengan perluasan jaringan kantor melalui               of branch network by opening branches network in new
pembukaan jaringan kantor di wilayah yang baru yaitu             areas of Bali, East Kalimantan, Riau, South Sulawesi, South
Bali, Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera         Sumatra, South Kalimantan, and Lampung, and additional
Selatan, Kalimantan Selatan, dan Bandar Lampung                  office network in Jakarta and Central Java.
serta penambahan jaringan kantor di Jakarta dan Jawa
Tengah.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            37
Laporan Direktur Utama
Report from the President Director



Ucapan Terima Kasih                                          Acknowledgments
Atas nama Direksi bank bjb, kami menghaturkan terima         On behalf of the Board of Directors bank bjb, we would
kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada           like to thank and express our highest appreciation to all
seluruh nasabah, mitra usaha, masyarakat, Pemegang           customers, business partners, communities, shareholders,
Saham, Dewan Komisaris dan seluruh karyawan/ti atas          the Board of Commissioners and all employees for the
kepercayaannya serta kerja sama yang telah terjalin          trust and good cooperation that has been well existed
baik selama ini disertai harapan kiranya dapat terus         until now and hope it will continue cooperation to
meningkatkan dukungannya untuk menjadikan bank               render bank bjb as a bank that continues to provide the
bjb sebagai bank yang senantiasa memberikan pelayanan        best services, providing appropriate financial solutions
terbaik, menyediakan solusi keuangan yang tepat dan          and comprehensive, and also having mutual benefit and
komprehensif, serta memiliki hubungan yang saling            sustainable with all stakeholders.
menguntungkan dan berkelanjutan dengan seluruh
stakeholder.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.                                    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.




                                                 Agus Ruswendi
                                                  Direktur Utama
                                                 President Director




38                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                             1                                                                        2




3                                                                                                      4




                                                                                                          5

    1   Agus Ruswendi                                          3   Entis Kushendar
        Direktur Utama                                             Direktur Komersial
        President Director                                         Commercial Director

    2   Tatang Sumarna                                         4   Dadang Agus Suryanto
        Direktur Konsumer                                          Direktur Operasi
        Consumer Director                                          Operations Director
                                                               5   Herry Achmad Buchory
                                                                   Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
                                                                   Compliance and Risk Management Director




                       Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                       39
Profil Direksi
Board of Directors Profile




Agus Ruswendi
Direktur Utama / President Director
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 49 tahun.                    Indonesian citizen, age 49.


Lahir di Bandung tahun 1961. Menyelesaikan pendidikan Pasca           Born in Bandung on 1961. Master of Management in Finance
Sarjana Program Magister Manajemen di bidang Manajemen                Management from Padjadjaran University, Bandung in 2003.
Keuangan dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun
2003.


Menjabat sebagai Direktur Utama bank bjb sejak tahun 2007.            Serves as Director of bank bjb since 2007. Previous positions
Jabatan lain yang pernah dipegang antara lain yaitu:                  held:
• Direktur Dana dan Jasa PT Bank Jabar (2005-2007);                   • Funds and Services Director of PT Bank Jabar (2005-2007);
• Pemimpin Divisi Treasury PT Bank Jabar (2004-2005);                 • Head of Treasury Division PT Bank Jabar (2004-2005);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Utama Jakarta (2003-2004);               • Head of Bank Jabar Main Branch in Jakarta (2003-2004);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Serang (2000-2002).                      • Head of Bank Jabar, Serang Branch (2000-2002).




Tatang Sumarna
Direktur Konsumer / Consumer Director
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 49 tahun.                    Indonesian citizen. age 49 years.


Lahir di Bandung tahun1961. Menyelesaikan pendidikan Pasca            Born in Bandung on 1961. Post Graduate in Management from
Sarjana di bidang Manajemen dari STIE Labora Jakarta pada             STIE Labora Jakarta in 2001.
tahun 2001.


Menjabat sebagai Direktur Konsumer bank bjb sejak tahun 2007.         Serves as Director of Consumer banking since 2007. Other
Jabatan lain yang pernah dipegang antara lain yaitu:                  position held previously:
• Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan PT Bank Jabar (2005-          • Head of Finance Control Division, PT Bank Jabar
  2007);                                                                (2005-2007);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Bekasi (2003-2005);                      • Head of Bank Jabar Branch Bekasi (2003-2005);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Sukabumi (2002-2003).                    • Head of Bank Jabar Branch Sukabumi (2002-2003)




Entis Kushendar
Direktur Komersial / Commercial Director
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 49 tahun.                    Indonesian citizen. age 49 years.


Lahir di Sukabumi tahun1961. Menyelesaikan pendidikan Pasca           Born in Sukabumi on 1961. Holds Master ‘s Degree in Financial
Sarjana di bidang Magister Manajemen Keuangan dari Universitas        Management from Padjadjaran University in Bandung in 2004.
Padjadjaran Bandung pada tahun 2004.


Menjabat sebagai Direktur Komersial bank bjb sejak tahun 2007.        Serves as Director of Commercial Banking since 2007. Another
Jabatan lain yang pernah dipegang antara lain yaitu:                  position held previously:
• Pemimpin Divisi Umum (2006-2007);                                   • Leader of the General Division (2006-2007);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Utama Jakarta (2003-2004);               • Head of Bank Jabar Branch Serang (2003-2004);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Serang (2004-2006).                      • Leaders Bank Jabar Main Branch Jakarta (2004-2006).




40                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dadang Agus Suryanto
Direktur Operasi / Operations Director
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 48 tahun.                   Indonesian citizen. age 48 years.


Lahir di Garut tahun1962. Menyelesaikan pendidikan Pasca             Born in Garut on 1962. Graduated Education in Law from
Sarjana di bidang Hukum dari Universitas Padjadjaran Bandung         Padjadjaran University, Bandung in 2006.
pada tahun 2006.


Menjabat sebagai Direktur Operasi bank bjb sejak tahun 2007.         Serves as Director of Operations since 2007. Previous positions
Jabatan lain yang pernah dipegang antara lain yaitu:                 held:
• Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia Bank Jabar (2005-
  2007);                                                             • Head of Human Resources Division Bank Jabar (2005-2007);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Cirebon (2002-2005);                    • Head of Bank Jabar Branch Cirebon (2002-2005);
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Serang (Januari 2005-September          • Head of Bank Jabar Branch Serang (January 2005 - September
  2005).                                                               2005.




Herry Achmad Buchory
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
Compliance and Risk Management Director

Warga negara Indonesia, saat ini berusia 53 tahun                    Indonesian citizen. age 53 years


Lahir di Bandung tahun1957. Menyelesaikan pendidikan Pasca           Born in Bandung on 1957. Holds Phd in the field of economic
Sarjana S3/DR pada bidang ekonomi di Universitas Padjadjaran         from Padjadjaran University in 2006.
pada tahun 2006.


Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko             Started working for bank bjb in 1976. Served as Director of
bank bjb sejak tahun 2007. Jabatan lain yang pernah dipegang         Compliance and Risk Management since 2007. Previous positions
antara lain yaitu:                                                   held:
• Pemimpin Divisi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Bank           • Division Head of Planning and Business Development Bank
  Jabar (2005-2007)                                                    Jabar (2005-2007)
• Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan Bank Jabar (2002-            • Head of Financial Management Division of Bank Jabar (2002-
  2005)                                                                2007)
• Pemimpin Bank Jabar Cabang Cirebon (1997-1998).                    • Head of Bank Jabar Branch Cirebon (1997-1998)




                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                41
Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan 2010
Responsible for 2010 Annual Report




Laporan Tahunan ini, beserta laporan keuangan dan           This Annual Report including the audited financial
informasi lain yang terkait, merupakan tanggung             report and related information are the responsibility of
jawab penuh Dewan Komisaris bank bjb dengan                 the management bank bjb and have been approved by
membubuhkan tanda tangannya masing-masing di                members of the Board of Commissioners whos signatures
bawah ini.                                                  appear below.




                                             Dewan Komisaris
                                           Board of Commissioners




                                          Lex Laksamana Zainal Lan
                                                 Komisaris Utama
                                             President Commissioner




                       Muhadi                                                    Achmad Baraba
                       Komisaris                                                Komisaris Independen
                     Commissioner                                            Independent Commissioner




                      Muryanto                                                 Klemi Subiyantoro
                  Komisaris Independen                                          Komisaris Independen
               Independent Commissioner                                      Independent Commissioner




42                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan ini, beserta laporan keuangan dan               This Annual Report including the audited financial
informasi lain yang terkait, merupakan tanggung                 report and related information are the responsibility
jawab penuh Direksi bank bjb dengan membubuhkan                 of the management bank bjb and have been approved
tanda tangannya masing-masing di bawah ini.                     by members of the Board of Directors whos signatures
                                                                appear below.




                                                        Direksi
                                                  Board of Directors




                                                   Agus Ruswendi
                                                    Direktur Utama
                                                   President Director




                  Tatang Sumarna                                                   Entis Kushendar
                   Direktur Konsumer                                                Direktur Komersial
                   Consumer Director                                               Commercial Director




               Dadang Agus Suryanto                                            Herry Achmad Buchory
                   Direktur Operasi                                      Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
                  Operations Director                                    Compliance and Risk Management Director




                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                        43
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights

Dalam Jutaan Rupiah. Angka-angka pada seluruh tabel dan grafik menggunakan                          In millions of Rupiah. Numerical notations in all tables and graphs are in Indonesian.
notasi Indonesia.

                                                                                                                              2010
 NO     URAIAN                                                    2006          2007           2008           2009          Konsolidasi                                   DESCRIPTION
                                                                                                                           Consolidated

  A     Jumlah Aset                                              21.214.898    23.043.489    26.040.869    32.410.329      43.445.700                                       Total Assets

  B     Penyaluran Dana                                          18.644.813    20.929.812    24.688.297    29.238.224      38.866.244                                              Credit

        1.   Kredit yang diberikan (termasuk kredit bank lain)   11.763.535    13.047.515    16.429.069    19.631.968      23.669.719                                    Disbursed Loan

        2.   Penempatan pada Bank Lain                            1.934.451     3.528.879     3.851.875     6.944.571      12.748.488                      Placement with Other Banks

        3.   SSB termasuk SBI                                     4.940.543     4.344.559     4.373.542     2.628.016       2.412.822                      Securities incl. BI Certificates

        4.   Penyertaan                                               6.284         8.859        33.811         33.939          35.215                                         Placement



  C     Penghimpunan Dana                                        18.371.222    19.909.813    22.388.581    27.797.316      37.065.628                                           Funding

        C.1. Dana Pihak Ketiga                                   15.540.826    16.485.382    18.347.050    23.718.912      31.953.462                                 Third Party Fund

        1.   Giro                                                 6.621.528     6.563.062     7.405.206     8.272.288       7.610.327                                   Current Account

        2.   Tabungan                                             2.172.886     2.709.291     3.139.322     3.802.574       4.876.716                                              Saving

        3.   Deposito                                             6.746.412     7.213.029     7.802.522    11.644.050      19.466.419                                       Time Deposit

        C.2. Dana Lainnya                                         2.830.396     3.424.431     4.041.531     4.078.404       5.112.166                                     Other Funding

        1.   Simpanan Dari Bank Lain                                795.618     1.681.756     2.322.237     2.323.050       3.353.645                         Saving from Other Banks

        2.   Obligasi yang diterbitkan                            1.958.302     1.681.980     1.683.408     1.744.253       1.745.936                                       Bonds issued

        3.   Pinjaman yang diterima                                  76.476        60.695        35.886         11.101          12.585                                        Borrowings



  D     Ekuitas                                                   1.800.401     2.176.387     2.481.870     3.091.543       4.990.993                                              Equity

        1.   Modal Disetor                                       1.264.4756     1.495.598     1.541.101     1.812.154       2.424.073                                    Paid-up Capital

             Propinsi Jawa Barat                                    618.499       718.499       718.499       927.499         927.499                                West Java Province

             Propinsi Banten                                         96.501       119.147       122.147       130.147         130.147                                   Banten Province

             Kota & Kab. se - Jawa Barat                            405.075       500.651       525.153       566.449         572.349                     West Java Local Government

             Kota & Kab. se - Banten                                144.401       157.301       175.301       188.060         188.060                        Banten Local Government

             IPO (Initial Public Offering)- Go Public                      -             -             -              -       606.018             Initial Public Offering (IPO)–Go Public

                                                                                                                                              Premium on share Capital - Net of Share
             Agio Saham - Bersih setelah Biaya Emisi Saham                 -             -             -              -       823.423
                                                                                                                                                                       Issuance Cost

        2.   Saldo Laba                                             535.925       680.789       940.769     1.279.389       1.743.497                                 Reatined Earnings



  E     Modal Bank                                                1.793.050     2.086.080     2.364.101     2.855.553       4.748.115                                      Bank Capital

        1.   Modal Inti                                           1.648.268     1.937.598     2.197.958     2.704.134       4.530.700                                       Core Capital

        2.   Modal Pelengkap                                        149.756       155.154       196.201       151.420         217.415                            Supplementary Capital

        3.   Penyertaan ( - / - )                                    (4.974)       (6.672)      (30.058)              -               -                                Investments (- / -)



  F     Aktiva	Tertimbang	Menurut	Risiko	(ATMR)                  11.980.466    12.412.356    15.696.107    13.471.096      15.752.880                            Risk Weighted Asset

                                                                                                                                                                Earning Asset Quality
  G     Kualitas	Aktiva	Produktif	(termasuk	SBI)                 18.985.483    20.719.465    24.174.893    31.872.177      37.519.890
                                                                                                                                                                            (incl. SBI)

        1.   Lancar                                              18.872.698    20.324.387    23.545.084    31.289.487      36.845.094                                             Current

        2.   Dalam Perhatian Khusus                                  62.441       300.779       494.838       183.986         258.640                                   Special Mention

        3.   Kurang Lancar                                           11.372        13.048        13.987       188.216           35.211                                      Substandard

        4.   Diragukan                                               12.352        21.436        19.860         30.259          68.618                                          Doubtful

        5.   Macet                                                   26.620        59.815       101.124       180.229         312.327                                                 Loss



  H     Laba	Rugi                                                                                                                                                           Profit (Loss)

        1.   Pendapatan Bunga                                     2.384.432     2.459.590     3.079.494     3.944.548       4.894.312                                    Interest Income

        2.   Beban Bunga                                         (1.289.443)   (2.499.992)   (1.253.624)   (1.841.510)     (2.254.731)                                  Interest Expense

        3.   Pendapatan Bunga Bersih                              1.094.989     1.213.222     1.825.870     2.103.038       2.639.581                               Net Interest Income

        4.   Pendapatan Operasional Lainnya                         196.570       219.749       174.708       262.083         277.712                          Other Operating Income

        5.   Beban Operasional Lainnya                            (785.304)     (881.566)    (1.200.443)   (1.410.138)     (1.726.755)                        Other Operating Expense

        6.   Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya               (588.734)     (661.817)    (1.025.735)     (954.983)     (1.190.538)               Other Operating Income (expense)

        7.   Pendapatan Non Operasional                              26.360        17.219        29.510         40.601          42.316                           Non Operating Income




44                                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                                                                                               2010
NO   URAIAN                                                                        2006                          2007                 2008                              2009                 Konsolidasi                                                DESCRIPTION
                                                                                                                                                                                            Consolidated

     8.    Beban Non Operasional                                                   (588.734)                     (661.817)             (10.699)                         (10.207)               (13.226)                                   Non Operating Expense

     9.    Laba Sebelum Pajak                                                       504.297                       552.707              818.946                          985.377              1.219.628                                               Income Before Tax

     10. Pajak                                                                     (201.855)                     (182.040)            (276.784)                     (276.271)                 (329.403)                                                                 Tax

     11. Laba Bersih                                                                302.442                       370.667              542.162                          709.106                890.171                                                     Net Income

     12. Laba Rugi Awal Tahun                                                       425.960                       535.925              680.789                          940.769              1.279.389                           Profit (Loss) as at beginning year

     13. Dividen dan lainnya                                                       (192.477)                     (225.803)            (282.182)                     (370.486)                 (472.738)                                          Dividend and Others

     14. Saldo Laba Rugi                                                            535.925                       680.789              940.769                    1.279.389                  1.743.497                                        Income (Loss) Balance

     15. Laba Sebelum Hak Minoritas                                                          -                                    -                    -                         -             890.225                             Income Before Minority Interest

     16. Hak Minoritas atas Laba Bersih Anak                                                                                                                                                                                 Minority Interest in Net Income Of
                                                                                             -                                    -                    -                         -                    -54
         Perusahaan Yang Dikonsolidasi                                                                                                                                                                                                Consolidated Subsidiaries

     17. Penyesuaian Transisi Penerapan Awal PSAK                                                                                                                                                                     Early Application Of Transition Adjusment
                                                                                             -                                    -                    -                         -               46.675
         50 dan 55 (revisi 2006)                                                                                                                                                                                                                   PSAK 50 & 55

I    RASIO-RASIO KEUANGAN (%)                                                                                                                                                                                                                FINANCIAL RATIO (%)

     I.1   RASIO KINERJA                                                                                                                                                                                                                    PERFORMANCE RATIO

           CAR                                                                        14,97                         16,81                     15,06                       21,20                   22,85                                                                CAR

           ROA                                                                            2,63                          2,40                        3,31                   3,24                    3,15                                                                ROA

           ROE                                                                        18,01                         19,41                     24,98                       28,09                   24,95                                                                ROE

           NIM                                                                            6,38                          5,97                        8,45                   7,63                    7,32                                                                NIM

           NPL GROSS                                                                      0,41                          0,70                        0,78                   1,97                    1,86                                                    NPL GROSS

           NPL NET                                                                        0,13                          0,16                        0,11                   0,76                    0,29                                                             NPL NET

           BOPO                                                                       80,46                         79,12                     75,41                       77,30                   76,60                                                               BOPO

           LDR                                                                        75,67                         79,02                     89,44                       82,47                   71,54                                                                LDR

     ASET PRODUKTIF BERMASALAH TERHADAP                                                                                                                                                                               NON-PERFORMING EARNING ASSETS TO
     TOTAL ASET PRODUKTIF                                                                                                                                                                                                         TOTAL EARNING ASSETS

     ASET TETAP TERHADAP MODAL                                                        33,23                         40,80                     32,78                       30,81                   20,45                                FIXED ASSETS TO CAPITAL




              Jumlah Aset                                                                        Penyaluran Dana                                                                                        Laba Bersih
              Total Asset                                                                        Credit                                                                                                 Net Profit
                                                                                                                                                                               38.866.244
                                                                      43.445.700




              Rp Juta                                                                            Rp Juta                                                                                                Rp Juta
              Rp million                                                                         Rp million                                                                                             Rp million


                                                                                                                                                                                                                                                                         890.171
                                                                                                                                                                                                                                                          709.106
                                                         32.410.329




                                                                                                                                                           29.238.224
                                                                                                                                       24.688.297




                                                                                                                                                                                                                                           542.162
                                            26.040.869
                               23.043.489




                                                                                                                         20.929.812
                  21.214.898




                                                                                                    18.644.813




                                                                                                                                                                                                                             370.667
                                                                                                                                                                                                            302.442




                  06           07           08           09           10                            06                  07             08                  09                  10                           06               07            08             09             10


              CAR (%)                                                                            NPL-NET (%)                                                                                            BOPO (%)
              CAR                                                                                NPL-NET                                                                                                BOPO
                                                                                                                                                           0,76
                                                                      22,85
                                                         21,20




                                                                                                                                                                                                            80,46



                                                                                                                                                                                                                             79,12




                                                                                                                                                                                                                                                          77,30
                                                                                                                                                                                                                                           75,41




                                                                                                                                                                                                                                                                         76,60
                                                                                                                                                                               0,29
                               16,81
                  14,97




                                            15,06




                                                                                                                         0,16
                                                                                                    0,13




                                                                                                                                       0,11




                  06           07           08           09           10                            06                  07             08                  09                  10                           06               07            08             09             10



                                                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                                                                                 45
Ikhtisar Saham
Stock Highlights




Corporate Action yang dilakukan oleh bank bjb pada                               Corporate Action implemented by bank bjb in 2010 was
tahun 2010 adalah melakukan Penawaran Perdana Saham                              issuance of IPO on the Jakarta Stock Exchange. Since
(IPO). Sejak tanggal 8 Juli 2010, saham bank bjb telah                           8 July, 2010, bank bjb shares have been listed on the
tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan harga pembukaan                          Indonesia Stock Exchange with a value of Rp 900 or
sebesar Rp 900 per lembar saham atau mengalami                                   an increase of 50% of their nominal value of Rp 600.
kenaikan sebesar 50% dari harga perdana yaitu sebesar                            Implementation of the Initial Public Offering was held on 1,
Rp 600 per lembar saham. Pelaksanaan Penawaran Umum                              2 and 5 July, 2010, located in Jakarta Special Branch Office
saham bank bjb diselenggarakan pada tanggal 1, 2 dan 5                           and distribution process carried out on 7 July, 2010.
Juli 2010 yang berlokasi di Kantor Cabang Khusus Jakarta
dan proses pendistribusian dilaksanakan pada tanggal 7
Juli 2010.


Dengan demikian komposisi kepemilikan saham bank                                 With this first initial offering of shares to the public, the
bjb setelah IPO akan mengalami perubahan sehubungan                              capital structure of bank bjb has changed. The capital
dengan kepemilikan saham bank bjb oleh publik. Adapun                            structure before and after the IPO offering is shown in
struktur permodalan bank bjb sebelum dan sesudah IPO                             the table below:
adalah sebagai berikut:



          Sebelum	Penawaran	Umum	/	Before	Public	Offering                              Sesudah	Penawaran	Umum	/ After Public Offering

 Pemegang	Saham                                       nilai	nominal	Rp	250,00	per	saham                                                     Shareholder
                                                      nominal	Value	Rp	250,00	per	share

                              Jumlah	Saham        nilai	(Rp)           %       Jumlah	Saham        nilai	(Rp)         %
                                Total	Share       Value	(Rp)                     Total	Share       Value	(Rp)

 Modal Dasar                                                                                                                                Basic Capital

 Seri A                        9.600.000.000   2.400.000.000.000                9.600.000.000   2.400.000.000.000                                   Seri A

 Seri B                        6.400.000.000   1.600.000.000.000                6.400.000.000   1.600.000.000.000                                   Seri B

 Jumlah Modal Dasar           16.000.000.000   4.000.000.000.000               16.000.000.000   4.000.000.000.000                      Total Basic Capital

 Modal Ditempatkan dan                                                                                                             Issued and Fully Paid
 Disetor Penuh                                                                                                                                  Capital

 Seri A                                                                                                                                            Seri A

 Pemerintah Provinsi Jawa      3.709.994.733    927.498.683.250      51,02%     3.709.994.733    927.498.683.250    38,26%            West Java Provincial
 Barat                                                                                                                                       Government

 Pemerintah Kota Kabupaten     2.289.395.681    572.348.920.250      31,48%     2.289.395.681    572.348.920.250    23,61%    West Java Local Government
 Se Jawa Barat

 Pemerintah Provinsi Banten     520.589.856     130.147.464.000       7,16%      520.589.856     130.147.464.000     5,37%              Banten Provincial
                                                                                                                                            Government

 Pemerintah Kota Kabupaten      752.238.396     188.059.599.000      10,34%      752.238.396     188.059.599.000     7,76%       Banten Local Goverment
 Se Banten

 Total Saham Seri A            7.272.218.666   1.818.054.665.500     100,00%    7.272.218.666   1.818.054.666.500   75,00%             Total Shares Seri A

 Seri B                                                                                                                                            Seri B

 Umum                                      -                     -         -    2.346.805.500    586.701.375.000    24,20%                          Public

 Karyawan dan Manajemen                    -                     -         -      77.264.000      19.316.750.000     0,80%    Employee and Management
 (Program EMSA)

 Total Saham Seri B                        -                     -         -    2.424.072.500    606.018.125.000    25,00%             Total Shares Seri B

 Jumlah Modal Ditempatkan                  -                     -         -    9.696.291.166   2.424.072.791.500   100,00%          Issued and Fully Paid
 dan Disetor Penuh                                                                                                                                Capital

 Jumlah Saham Dalam            8.727.781.334   2.181.945.333.500                6.303.708.834   1.575.927.208.500               Total Shares in Portepel
 Portepel

 Seri A                        2.327.781.334    581.945.333.500                 2.327.781.334    581.945.333.500                                    Seri A

 Seri B                        6.400.000.000   1.600.000.000.000                3.975.927.500    993.981.875.000                                    Seri B




46                                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dengan kondisi pasar keuangan yang membaik,                                      With improving financial market conditions, the first
penawaran Umum Perdana Saham bank bjb memperoleh                                 Public Offering of bank bjb shares obtained a relatively
minat yang relatif besar dari investor dalam negeri maupun                       large interest from domestic and overseas investors. The
luar negeri. Penawaran umum dilaksanakan pada tanggal                            capital inflow from the IPO offering will strengthen the
1, 2 dan 5 Juli 2010. Keberhasilan IPO yang dilakukan                            capital structure of bank bjb so there will be no obstacle
oleh bank bjb akan memperkuat struktur permodalan.                               in fulfilling the adequacy ratio set by Bank Indonesia.
Dana hasil IPO digunakan untuk pengembangan                                      The proceeds will be used for the development of
teknologi informasi dan penambahan jaringan kantor.                              information technology (IT) and the extension of the
Selain itu, dana yang diperoleh dari IPO juga digunakan                          office network. In addition, proceeds will also be used for
untuk melakukan ekspansi kredit sejalan dengan tren                              credit expansion in line with the increasing trend of credit
pertumbuhan kredit yang meningkat. Penurunan suku                                growth not only from the consumption sector, but also
bunga bank dipercaya dapat meningkatkan minat                                    of the productive sector. The decline in interest rates is
dunia usaha terhadap perbankan dalam hal memenuhi                                believed to increase interest in banking business in terms
kebutuhan permodalan sehingga akan meningkatkan                                  of meeting capital needs, so this will increase the number
pencapaian kredit. Dengan semakin membaiknya kondisi                             of credit achievement. With the improving economy,
perekonomian, maka dunia usaha dan sektor produktif                              standard of living will increase and the people will have
akan terus berkembang dan menciptakan peluang                                    excess money that can be invested either in the form of
pertumbuhan kredit yang sehat.                                                   conventional investments such


Informasi harga saham per bulan bank bjb sejak IPO Juli 2011
Monthly price of bank bjb shares since IPO 2010
                                                                                 as savings and deposits or in
                                                                                 other investments.                      142%
                                                                                                                         Kenaikan harga
                                                                                                                         saham Juli hingga
                                                                                                                         Desember
 2.000

                                                                                                                         Stock price increase July
                                                                                         1.740                           to December

                                                                 1.560

                                                                                                               1.450                   1.450
 1.500

                                         1.280
                1.260




 1.000

                 July                    August                September                October               November               December




Informasi harga saham per bulan bank bjb sejak IPO Juli 2011
Monthly price of bank bjb shares since IPO 2010

           Bulan                        Tertinggi                    Terendah                    Harga Penutupan           Volume Transaksi
           Month                         Highest                      Lowest                       Closing Price          Transaction Volume
 July                                     1,280                            800                        1,260                    4,623,018
 August                                   1,380                          1,170                        1,280                    2,106,482
 September                                1,640                          1,280                        1,560                    2,106,482
 October                                  1,780                          1,560                        1,740                    1,203,868
 November                                 1,750                          1,410                        1,450                      990,427
 December                                 1,660                          1,440                        1,450                      860,658




Penawaran umum obligasi                                                          Public Offered Bonds
Hingga dengan laporan tahunan ini diterbitkan, jumlah                            As per this Annual Report, the amount of bonds payable
obligasi yang terhutang adalah Rp 1.745.936 juta.                                is Rp 1,745,936 million.



                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                           47
Ikhtisar Saham
Stock Highlights




Obligasi
Bonds
                                                                        Tingkat
                                                                                                                              Tanggal                            Tanggal
                                                     Nominal           Bunga per
               Obligasi             Seri                                                  Jangka             Peringkat         Efektif       Jatuh Tempo      Pencatatan di
 No                                                  (Rp juta)           tahun
                Bond               Series                                              Waktu / Period         Rating        Bapepam /          Due Date        Bursa / Date
                                                    Rp million        Interest per
                                                                                                                            efektif Date                          Issued
                                                                        year (%)
 1     Obligasi IV Bank Jabar       Seri A       Rp 300.000,-            11,75        3 tahun/year           BBB+          24-9-2005         5-10-2007      6-10-2005
       Tahun 2004 Dengan           A Series
       Tingkat Bunga Tetap
       Bond IV Bank Jabar Year
       2004 with Fixed Rate
                                    Seri B       Rp 700.000,-            12,50        5 tahun/year                         24-10-2005        5-10-2009      6-10-2005
                                   B Series
 2     Obligasi V Bank Jabar                     Rp 1.000.000,-          11,25        5 tahun/year           A             27-11-2006        8-12-2011      11-12-2006
       Tahun 2006
       Bond V Bank Jabar Year
       2006
 3     Obligasi VI Bank Jabar       Seri A       Rp 350.000,-            12,00        3 tahun/year           A+            30-6-2009         10-7-2012      13-7-2009
       Banten Tahun 2009           A Series
       Bond VI Bank Jabar
       Banten year 2009
                                    Seri B       Rp 400.000,-            12,50        5 tahun/year                                           10-7-2014      13-7-2009
                                   B Series


Pemegang Saham
Shareholders
                                         nilai	nominal	Rp250,00	per	saham                nilai	nominal	Rp250,00	per	saham
                                         nominal	Value	Rp	250,00	per	Share               nominal	Value	Rp	250,00	per	Share
 No.         Pemegang	Saham                                                                                                                %
                                                                                                                                                                   Shareholders
                                        Saham	A	Shares            nilai	(Rp)	Value      Saham	B	Shares            nilai	(Rp)	Value

        Modal Dasar                           9.600.000.000       2.400.000.000.000         6.400.000.000         1.600.000.000.000                                Basic Capital

        Modal Ditempatkan dan                                                                                                                              Issued and Fully Paid
        Disetor                                                                                                                                                         Capital

        Pemerintah Provinsi Jawa                                                                                                                           West Java Provincial
        Barat                                                                                                                                                     Government

 1.     Pemerintah Provinsi Jawa              3.709.994.733        927.498.683.250                       -                           -     38,26             West Java Provincial
        Barat                                                                                                                                                       Government

        Pemerintah	Kota/                                                                                                                                        West Java Local
        Kabupaten se Jawa Barat                                                                                                                                   Government

 2.     Kota Bandung                           116.000.006          29.000.001.500                       -                           -      1,20                    Bandung City

 3.     Kota Cirebon                            17.039.629           4.259.907.250                       -                           -      0,18                     Cirebon City

 4.     Kota Sukabumi                           36.820.520           9.205.130.000                       -                           -      0,38                   Sukabumi City

 5.     Kota Bekasi                             59.697.024          14.924.256.000                       -                           -      0,62                        Bekasi City

 6.     Kota Bogor                              46.737.809          11.684.452.250                       -                           -      0,48                        Bogor City

 7.     Kota Depok                              89.581.968          22.395.492.000                       -                           -      0,92                        Depok City

 8.     Kota Cimahi                            104.000.000          26.000.000.000                       -                           -      1,07                      Cimahi City

 9.     Kota Tasikmalaya                        60.000.000          15.000.000.000                       -                           -      0,62                 Tasikmalaya City

 10.    Kota Banjar                             41.000.000          10.250.000.000                       -                           -      0,42                        Banjar City

 11.    Kabupaten Bandung                      680.906.967         170.226.741.750                       -                           -      7,02                 Bandung District

 12.    Kabupaten Cirebon                       53.609.080          13.402.270.000                       -                           -      0,55                  Cirebon District

 13.    Kabupaten Karawang                      54.318.644          13.579.661.000                       -                           -      0,56               Karawang District

 14.    Kabupaten Ciamis                        32.721.097           8.180.274.250                       -                           -      0,34                   Ciamis District

 15.    Kabupaten Tasikmalaya                  130.953.800          32.738.450.000                       -                           -      1,35              Tasikmalaya District

 16.    Kabupaten Sukabumi                      83.000.000          20.750.000.000                       -                           -      0,86                Sukabumi District

 17.    Kabupaten Subang                        42.926.558          10.731.639.500                       -                           -      0,44                  Subang District

 18.    Kabupaten Indramayu                     84.047.907          21.011.976.750                       -                           -      0,87               Indramayu District

 19.    Kabupaten Bekasi                        73.550.504          18.387.626.000                       -                           -      0,76                   Bekasi District

 20.    Kabupaten Sumedang                      46.052.684          11.513.171.000                       -                           -      0,47               Sumedang District

 21.    Kabupaten Bogor                        193.458.066          48.364.516.500                       -                           -      1,99                    Bogor District

 22.    Kabupaten Cianjur                      102.416.760          25.604.190.000                       -                           -      1,06                  Cianjur District

 23.    Kabupaten Kuningan                      27.508.120           6.877.030.000                       -                           -      0,28            Kabupaten Kuningan

 24.    Kabupaten Majalengka                    35.462.669           8.865.667.250                       -                           -      0,37              Majalengka District

 25.    Kabupaten Garut                         26.366.698           6.591.674.500                       -                           -      0,27                    Garut District




48                                                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                    nilai	nominal	Rp250,00	per	saham            nilai	nominal	Rp250,00	per	saham
                                    nominal	Value	Rp	250,00	per	Share           nominal	Value	Rp	250,00	per	Share
No.        Pemegang	Saham                                                                                                   %
                                                                                                                                               Shareholders
                                   Saham	A	Shares       nilai	(Rp)	Value       Saham	B	Shares       nilai	(Rp)	Value

26.   Kabupaten Purwakarta               51.219.171       12.804.792.750                        -                      -     0,53         Purwakarta District

      Pemerintah Provinsi                                                                                                                 Banten Provincial
      Banten                                                                                                                                  Government

27.   Pemerintah Provinsi Banten        520.589.856      130.147.464.000                        -                      -     5,37           Banten Provincial
                                                                                                                                                Government

      Pemerintah	Kota/                                                                                                                         Banten Local
      Kabupaten se Banten                                                                                                                       Goverment

28.   Kota Tangerang                    119.503.394       29.875.848.500                        -                      -     1,23            Tangerang City

29.   Kota Cilegon                       58.000.000       14.500.000.000                        -                      -     0,60               Cilegon City

30.   Kabupaten Serang                  144.311.251       36.077.812.750                        -                      -     1,49             Serang District

31.   Kabupaten Tangerang               289.306.189       72.326.547.250                        -                      -     2,98          Tangerang District

32.   Kabupaten Lebak                    35.899.154        8.974.788.500                        -                      -     0,37              Lebak District

33.   Kabupaten Pandeglang              105.218.408       26.304.602.000                        -                      -     1,09         Pandeglang District

      Masyarakat                                    -                      -      2.436.805.500      586.701.375.000        24,20                     Public

      Karyawan dan Manajemen                                                         77.267.000       19.316.750.000         0,80               Employee
      (Program	eMSA)                                                                                                                      	(eMSA	Program)

      Jumlah Modal                    7.272.218.666     1.818.054.666.500         2.424.072.500      606.018.125.000       100,00     Issued and Fully Paid
      Ditempatkan dan Disetor                                                                                                                      Capital

      Saham	Dalam	Portepel            2.327.781.334      581.945.333.500          3.975.927.500      993.981.875.000                Total Shares in Portepel




                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                              49
Lembaga Dan Profesi Penunjang Pasar Modal
Institutions and Capital Market Supporting Professionals




Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bank bjb             Capital Market Supporting Professional of bank bjb
adalah sebagai berikut:                                        are as follows:


Akuntan Publik                                                 Public Accountant
KAP Purwantono, Suherman & Surja                               KAP Purwantono, Suherman & Surja
(the Indonesian member firm of Ernst &                         (the Indonesian member firm of Ernst & Young Global
Young Global Limited)                                          Limited)
Gedung Bursa Efek Indonesia                                    Indonesia Stock Exchange Building
Menara 2 Lantai 7                                              Tower 2, 7th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190                                                  Jakarta 12190
Indonesia                                                      Indonesia
Telp. (021) 5289 5000                                          Phone. (021) 5289 5000
Faks.(021) 5289 4545                                           Fax.(021) 5289 4545


Konsultan Hukum                                                Legal Consultant
Makes & Partners Law Firm                                      Makes & Partners Law Firm
Menara Batavia lantai 7                                        Batavia Tower, 7th Floor
Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126                                  Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126
Jakarta 10220                                                  Jakarta 10220


Wali Amanat                                                    Trustee
PT Bank Mega Tbk                                               PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega, lantai 16                                    Bank Mega Tower, 16th Floor
Jl. Kapten Tendean No 12-14 A                                  Jl. Kapten Tendean No 12-14 A
Jakarta 12700, Indonesia                                       Jakarta 12700, Indonesia


Notaris                                                        Notary
Fathiah Helmi, S.H.                                            Fathiah Helmi, S.H.
Graha Irama, Lantai 6, Ruang 6C                                Graha Irama, 6th Floor, 6C Room
Jl. H.R. Rasuna Said X-1 Kav 1&2 Kuningan                      Jl. H.R. Rasuna Said X-1 Kav 1&2 Kuningan
Jakarta Selatan 1295                                           Jakarta Selatan 1295




50                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Profil Perusahaan
Company Profile




                             PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk.
                                                  Menara bank bjb
                                                Jl. Naripan No. 12-14
                                                    Bandung 40111
                                        Telp. 022-4234868, Fax. 022-4206099
                                            Website: www.bankbjb.co.id



bank bjb merupakan salah satu Bank Umum milik                   bank bjb is one of the local government-owned
Pemerintah Daerah di Indonesia yang memiliki nasabah            commercial banks in Indonesia which serves private
utama berupa perorangan, karyawan, koperasi, BUMD,              customers, employees, cooperatives, local enterprises,
BUMN, beserta institusi lainnya baik Pemerintah maupun          state enterprises, along with other institutions both
swasta.                                                         government and private.


Sampai 31 Desember 2010, bank bjb dan anak perusahaan           As of 31 December, 2010, bank bjb and its subsidiaries
bank bjb memiliki 44 Kantor Cabang Konvensional, 6              operated 44 conventional branch offices, 6 Sharia Branch
Kantor Cabang Syariah, 135 Kantor Cabang Pembantu               Offices, 135 assistant Conventional Branch Offices, 15
Konvensional, 15 Kantor Cabang Pembantu Syariah,                Sharia assistant Branch Office, 48 cash offices, 42 payment
48 Kantor Kas, 42 Payment Point, 1 mobil edukasi, 385           points, 1 educational car and 385 ATMs. In January 2011
ATM. Sedangkan pada bulan Januari 2011 jaringan                 bank bjb will increase its network by 36 Branch Offices, 4
kantor bank bjb bertambah 1 Kantor Cabang, 36 Kantor            Payment Point, 6 Educational Cars and 11 ATMs.
Cabang Pembantu, 4 Payment Point, 6 Mobil Edukasi
dan 11 ATM.


bank bjb telah memiliki nasabah simpanan sebanyak               bank bjb has 1,293,157 Customer deposits party
1.293.157 pihak yang terdiri dari 85,69% nasabah                consisting of individual customers 85.69%, corporate
perorangan, 13,07% nasabah korporasi, dan 1,24%                 customers 13.07% , and government customers 1.24%.
nasabah pemerintah. Selain itu bank bjb juga telah              bank bjb has channeled loans to 438,625 borrowers in
menyalurkan pinjamannya kepada 438.625 debitur di               the its operational areas.
seluruh daerah operasional bank bjb.


Dalam mencapai visi, misi dan fungsinya, bank bjb               To achieving its vision, mission and functions, bank bjb
melakukan kegiatan usaha yang meliputi:                         conducted the following business activities:
•	 Penghimpunan	Dana                                            •	 Funding
   Penghimpunan dana yang dilakukan diarahkan                       Committed funding directed towards retail funds/
   kepada dana-dana ritel/perorangan disamping                      individuals in addition to maintaining corporate
   mempertahankan nasabah korporasi maupun instansi                 customers as well as agencies and related
   dan departemen terkait.                                          departments.


Penghimpunan dana dilakukan melalui produk-produk               Fund raising was done through the following products:
sebagai berikut:
Giro                                                            Current Account
   •   Giro Rupiah                                                  •   Rupiah Current Account
   •   Giro Valas                                                   •   Foreign Current Account



                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            51
Profil Perusahaan
Company Profile



Tabungan yang terdiri dari                                      Savings Which Consist:
     •   Tabungan Anda Masa Datang (Tandamata)                      •   Tabungan Anda Masa Datang (Tandamata)
     •   Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda)                      •   Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda)
     •   Tandamata Gold                                             •   Tandamata Gold
     •   Tandamata Dollar                                           •   Tandamata Dollar
     •   Tandamata Haji                                             •   Tandamata Haji
     •   Tandamata Bisnis                                           •   Tandamata Bisnis
     •   Tandamata berjangka                                        •   Tandamata berjangka
     •   Tandamata Purnabhakti                                      •   Tandamata Purnabhakti
     •   TabunganKu                                                 •   TabunganKu
Deposito yang terdiri dari                                      Deposits:
     •   Deposito Berjangka                                         •   Time Deposits
     •   Deposito Suka-Suka                                         •   Suka-Suka Deposits
     •   Deposito Valas                                             •   Foreign Deposits
     •   Deposito On Call                                           •   On Call Deposits
     •   Deposito Diskonto                                          •   Discount Deposits


•	 Penyaluran	Dana                                              •	 Lending	(channeling	of	funds)
     Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk                In order to support the Government’s program to
     meningkatkan ekonomi kerakyatan, maka penyaluran               improve people’s economy, the distribution of funds
     dana lebih diarahkan kepada peningkatan kredit                 was more aimed at the improvement of credit and
     dan pembiayaan ritel yang memberikan dampak                    retail financing to provide a multiplier effect to the
     multiplier kepada seluruh sektor usaha kecil dan               entire small business sector and lending programs to
     penyaluran kredit program kepada debitur-debitur               supervised debtors who still are prospective lending
     binaan yang prospektif dengan tetap mengatur                   compliance consumptive and productive gradually.
     kesesuaian penyaluran kredit konsumtif dan produktif           Funds that have not been channelled in the form of
     secara bertahap. Sedangkan untuk dana-dana yang                credits are invested in Marketable Securities taking
     belum tersalurkan dalam bentuk kredit dioptimalkan             into account the liquidity, profitability and risk.
     dalam bentuk penempatan dana dan pembelian surat
     berharga dengan memperhatikan faktor likuiditas,
     rentabilitas dan risiko.


     Penyaluran dana dilakukan melalui produk-produk                Funds are channelled through the following
     sebagai berikut:                                               products:
     1. Kredit Umum                                                 1. Commercial Credits
         a. Kredit Modal Kerja Umum(KMKU)                               a. General Working Loan (KMKU)
         b. Kredit Investasi Umum (KIU)                                 b. General Investment Loan (KIU)
         c. Kredit Modal Kerja Konstruksi (KMKK)                        c. Construction Loan (KMKK)
         d. Kredit Mikro Utama bank bjb (KREDIT USAHA                   d. Main Micro credit bank bjb (KREDIT USAHA
             RAKYAT)                                                         RAKYAT)
     2. Kredit Resi Gudang                                          2. Resi Gudang Credit
     3. Kredit Guna Bhakti (KGB)                                    3. Guna Bhakti Credit
     4. Kredit Koperasi Karyawan                                    4. Cooperative Employee Credit
     5. Kredit Multi Griya bank bjb                                 5. bank bjb Multi Griya Credit
     6. Kredit Kepada Koperasi                                      6. Credit to Cooperative
     7. Kredit Ketahanan Pangan dan Energi                          7. Food security and energy credits
     8. Kredit Sindikasi                                            8. Syndication Credit
     9. Perusahaan Pembiayaan                                       9. Financing Company



52                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
    Selain Penghimpunan dan Penyaluran dana, bank bjb                  In addition to Raising and Distribution of funds, banks
    melayani jasa-jasa perbankan lainnya seperti:                      bjb offers other banking services such as:
    1. Reksadana                                                       1. Mutual Funds
    2. Bancasurannce                                                   2. Bancasurannce
    3. Trade Finance & Services                                        3. Trade Finance & Services
    4. Produk Treasury                                                 4. Treasury Products
    5. Kiriman Uang dan Western Union                                  5. Remittances and Western Union
    6. Inkaso                                                          6. Collection
    7. BPDnet Online                                                   7. Online BPDnet
    8. DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan)                            8. Pension (Pension Fund)
    9. Transfer Kliring Antar Wilayah (Intercity Clearing)             9. Inter-Regional Transfer Clearing (Intercity
    10. Jaminan Bank (Bank Garansi)                                        Clearing)
    11. Fasilitas Safe Deposit Box (SDB)                               10. Guarantee Bank (Bank Guarantee)
    12. Mobile Banking (M-ATM Bersama)                                 11. Safe Deposit Box Facilities (SDB)
    13. Layanan Nasabah Mitra Prioritas                                12. Mobile Banking (M-ATM Bersama)
    14. Jasa layanan pembayaran Biaya Pendaftaran                      13. Customer Service Priority Partners
       Ibadah Haji (BPIH)                                              14. Registration Fee payment services Hajj (BPIH)
    15. Layanan Weekend Banking                                        15. Weekend Banking Services
    16. Layanan Kas Mobil                                              16. Mobile Cash Service


Visi dan Misi                                                      Vision and Misson
“Menjadi 10 Bank terbesar dan berkinerja baik di                   “One of the 10 largest banks with high performance
Indonesia.”                                                        in Indonesia.”


Merupakan penjabaran dari keinginan yang kuat dari                 Is a translation of the strong desire of all bank stakeholder
segenap stakeholder bank bjb untuk membawa bank bjb                to bring bank bjb has grown into one of the largest 10
tumbuh berkembang menjadi salah satu 10 bank terbesar              banks and performing well on national stage.
dan berkinerja baik di kancah nasional.


MISI                                                               MISI
•   Penggerak dan Pendorong Laju Pembangunan di                    •   Mover and Motivator for Accelerating Provincial
    Daerah.                                                            Development.
•   Melaksanakan Penyimpanan Uang Daerah.                          •   Provincial Cash Depository.
•   Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah.                      •   A Source of Provincial Income.



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              53
Sumber Daya Manusia
Human Resources




Salah satu aspek utama yang menjadi fokus Manajemen             One of the main focus of bank bjb management to
bank bjb untuk mendukung kinerja bisnis perbankan               support the performance of the banking business is to
adalah meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia              increase the competence of the Human Resources (HR).
(SDM).


Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas                      Qualified Human Resources will allow bank bjb to grow
memungkinkan bank bjb untuk tumbuh dan terus                    and continue to create added value for the banking sector.
menciptakan nilai tambah bagi dunia perbankan. Divisi           The HR division continues to focus on developing quality
SDM terus fokus mengembangkan kualitas dan potensi              and potential in its employees.
SDM bank bjb.


Gambaran SDM bank bjb                                           Overview of bank bjb’s Human Resources
Perubahan bank bjb untuk bertumbuh berkembang dan               bank bjb capability to continuously grow and add value
terus memberikan nilai tambah yang berarti tergantung           depends strongly on the quality of its human resources. The
pada kualitas sumber daya manusianya. Investasi yang            ongoing investment in developing employees skills is the
berkelanjutan pada pengembangan kemampuan karyawan              key for employees to handle the work challenges and for
merupakan kunci tersedianya sumber daya manusia yang            the creation of a dynamic, performance orientated culture
handal untuk menjawab tantangan berbagai jabatan dan            at bank bjb. In an effort to become a profitable, national
bagi terciptanya budaya kinerja yang dinamis di bank            financial service provider, as well as to be a work place of
bjb. Dalam upaya mencapai aspirasinya untuk menjadi             choice, bank bjb realizes the importance of implementing
penyedia jasa keuangan nasional dan profitable, serta           strategies and every employee’s performance affect
menjadi tempat bekerja pilihan, bank bjb menyadari              company’s strategy effectivity. bank bjb provides full
pentingnya pelaksanaan strategi dan bahwa kinerja setiap        support to all employees in performing their jobs in line
karyawan menentukan efektivitas pelaksanaan strategi ini.       with the philosophy of empowerment: clearly defined
bank bjb memberikan dukungan penuh bagi karyawan                scope and objectives of work, support through quality
dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaannya sejalan             training, and maintaining a work environment that gives
dengan filosofi pemberdayaan: lingkup dan sasaran kerja         enough room for employees to carrying out their work. To
yang terdefinisikan secara jelas, pembekalan melalui            ensure the welfare of its employees, bank bjb has spent
pelatihan-pelatihan yang bermutu, dan terpeliharanya            Rp 563.3 billion on incentives for the employees. This is a
lingkungan kerja yang memberi cukup ruang gerak                 commitment made by bank bjb for loyalty and hard work
bagi karyawan dalam melaksanakan misi pekerjaannya.             made in supporting the internal transformation process.
Untuk menjamin tingkat kesejahteraan pegawainya, pada
tahun 2010 bank bjb telah merealisasikan dana sebesar



                                                                        563,3
Rp 563,3 miliar untuk biaya tenaga kerja. Hal ini
                                                                   Rp                                     Biaya Tenaga Kerja
merupakan bentuk komitmen bank bjb atas loyalitas dan                                                             Labor Costs

kerja keras para pegawai bank bjb dalam mendukung                                                miliar
proses transformasi di internal bank bjb.


Dalam rangka mewujudkan visi dan misi bank bjb, serta           In order to realize the vision and mission of bank bjb, as well
menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,               as to creating quality human resources, professionalism
profesional dan berintegritas, bank bjb terus menerus           and integrity, bank bjb continuously and optimally
memelihara, mengembangkan dan memberdayakan                     maintains, develops and empowers human resources in
sumber daya manusia secara optimal guna memberikan              order to provide excellent service to clients. This is realized
layanan prima kepada mitra kerja bank. Hal tersebut             through the 2010 HRD program as follows:
diwujudkan melalui program-program Divisi SDM 2010
sebagai berikut:



54                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
a. Program Rekrutmen                                              a. Recruitment
   Rekrutmen bank bjb merupakan suatu proses                          bank bjb recruitment process is designed to find
   pengadaan sumber daya manusia yang berkualitas                     qualified professionals in line with the bank’s rapid
   dan profesional sejalan dengan pertumbuhan bank                    growth.
   bjb yang begitu pesat.


   Program Rekrutmen yang diadakan SDM tahun                          HR Recruitment Programs held in 2010:
   2010:
   •   Rekrutmen Fresh Graduate                                   •   Fresh Graduate Recruitment
       Rekrutmen Fresh Graduate merupakan pengadaan                   This program is designed to recruit Fresh Graduates
       tenaga fresh graduate dengan status calon                      with no working or banking experience. During 2010,
       pegawai non pendidikan. Selama tahun 2010,                     291 fresh graduates were recruited.
       divisi SDM telah mengadakan rekrutmen dan                  •   Special Hire Recruitment
       menjaring 291 fresh graduate.                                  Specialist in certain occupation are hired when need
   •   Rekrutmen Special Hire                                         with this program. In 2010, bank bjb recruited 44
       Rekrutmen Special Hire merupakan pengadaan                     specialist who are now stationed at the headquarter
       tenaga berpengalaman pada bidang pekerjaan                     or in branch offices.
       tertentu yang selaras dengan pencapaian kinerja            •   Recruitment Officer Development Program (ODP)
       bank bjb. Rekrutmen pada tahun 2010 telah                      This program is to recruit leaders/managers (creating
       menjaring 44 tenaga special hire dan saat ini telah            bussines leader). Candidates are recruited from within
       ditempatkan di kantor pusat dan cabang.                        bank bjb or from other banks.
   •   Rekrutmen Officer Development Program (ODP)                •   Recruitment of employees through partnerships with
       Rekrutmen Officer Development Program (ODP)                    outsourcing service providers.
       merupakan pemenuhan kebutuhan calon tenaga                     This program is to recruit supporting staff and non-
       pimpinan (creating bussines leader) dimana calon               core units. Until 2010, Bank bjb is employing 1,016
       tenaga ODP berasal dari internal dan eksternal                 outsourcing frontline staff.
       bank bjb.                                                  •   ecruitment of assistant with contract status (PKWT).
   •   Rekrutmen pegawai melalui kerja sama dengan                    21 assistants with contract status were working for
       perusahaan penyedia jasa Outsourcing.                          bank bjb in 2010.
       Program ini khusus untuk memenuhi tenaga
       suporting/non core unit. Hingga tahun 2010,
       jumlah tenaga outsourcing frontline bank bjb


                                                                         2.048
       sebanyak 1016 pegawai.                                                                                Pekerja Tetap
                                                                                                        Permanent Employee
   •   Rekrutmen tenaga asisten dengan status kontrak
       (PKWT).
       Tenaga asisten status kontrak (PKWT) pada tahun
       2010 terdapat sebanyak 21 tenaga PKWT.


Seiring meningkatnya kegiatan usaha, bank bjb                     With increasing business activities, bank bjb is optimize
melakukan optimalisasi dalam pengelolaan sumber                   the management of human resources by taking into
daya manusia dengan tetap memperhatikan                           account the interests of workers. bank bjb employed
kepentingan pekerja. Jumlah pekerja tetap pada tahun              2,048 people in 2010. This is a decrease of 3.45% from
2010 adalah 2.048 orang atau mengalami penurunan                  the previous year. The decrease is due to the existence
3,45% dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan                   of the Voluntary Early Retirement Program (PPDS) and
adanya Program Pensiun Dini Sukarela (PPDS) dan                   employees who have entered retirement. But this decline
pegawai yang telah memasuki masa pensiun. Namun                   does not impact employee productivity. In the future, bank



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           55
Sumber Daya Manusia
Human Resources



dengan itu penurunan tersebut tidak berdampak pada                  bjb will continue to increase the amount of manpower
produktivitas karyawan. Di masa depan, bank bjb terus               and expertise related to the expansion of business
meningkatkan jumlah dan keahlian tenaga kerja terkait               activities and expansion of the branch network to become
dengan perluasan kegiatan bisnis dan ekspansi jaringan              10 largest banks and performing well in Indonesia.
kantor untuk menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja
baik di Indonesia.


Komposisi Karyawan                                         Komposisi Karyawan
Menurut Status pada tahun 2010                             Menurut Jenjang Pendidikan pada tahun 2010
2010 Composition of Employees                              2010 Composition of Employees
by Status                                                  by Educational Level


      Tetap/ Permanent 74%                                    S3/ Doctoral 0,15%

      Calon Pegawai/ Prospective 26%                          Pasca Sarjana S2/ Post Graduate 9,42%

                                                              Sarjana/ Undergraduate 74,56%

                                                              Diploma/ Diploma 12,74%

                                                              Sekolah Lanjutan Tingkat Atas

                                                              dan Sederajat/ Senior High School 3,03%

                                                              Sekolah Menengah Tingkat Pertama/

                                                              Junior High School 0,15%

                                                              Sekolah Dasar/Elementary School 0,10%




Komposisi Karyawan Menurut Status
Composition of Employees by Status
 Status                        2005    2006         2007                2008                  2009      2010                Status
 Tetap                        1.403    1.484       1.515               1.742                  1.608     1.532          Permanent
 Calon pegawai                    3       6           24                  23                   513       516           Prospective
 Jumlah                       1.406    1.490       1.539               1.765                  2.121     2.048                Total




Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Composition of Employees by Educational Level
 Status                        2005    2006         2007                2008                  2009      2010                Status
 S3                                -       -           -                    -                    3         5             Doctoral
 Pasca Sarjana S2                62      76          119                 151                   189       188        Post Graduate
 Sarjana                        736     823          976               1.221                  1.546     1.532      Undergraduate
 Diploma                        269     274          245                 235                   240       260              Diploma
 Sekolah Lanjutan               289     274          168                 137                   116        58    Senior High School
 Tingkat Atas dan
 Sederajat
 Sekolah Menengah                12      11            8                   8                     8         2    Junior High School
 Tingkat Pertama
 Sekolah Dasar                   38      32           23                  13                    19         7    Elementary School
 Jumlah                       1.406    1.490       1.539               1.765                  2.121     2.048                Total




56                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Manajemen                    Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Usia
pada tahun 2010                                                 pada tahun 2010
2010 Composition of Employees                                   2010 Composition of Employees
by Management Level                                             by Age




   Manajemen Puncak/                                              18 – 30 Tahun/
   Top Management 1%                                              18 – 30 Years 47%

   Manajemen Madya/                                               31 – 40 Tahun/
   Senior Management 6%                                           31 – 40 Years 28 %

   Manajemen Lini/                                                41 – 50 Tahun/
   Junior Management 26%                                          41 – 50 Years 21%

   Staf dan Lainnya/                                              Lebih dari 50 Tahun/
   Staff and Others 67%                                           Older Than 50 Years 2 %




Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Manajemen
Composition of Employees by Management Level
 Status                    2005           2006          2007               2008             2009          2010                 Status
 Manajemen Puncak            14                15         19                 20               20            20      Top Management
 Manajemen Madya            100                99        110                120              147           120    Senior Management
 Manajemen Lini             249            209           266                289              416           544    Junior Management
 Staf dan lainnya          1.043          1167          1.144             1.336             1.538         1.364      Staff and Others
 Jumlah                    1.406         1.490          1.539             1.765             2.121         2.048                 Total




Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Usia
Composition of Employees by Age
 Status                     2005          2006           2007              2008             2009          2010                 Status
 18 – 30 Tahun              332            357           386                543              705           983          18 – 30 Years
 31 – 40 Tahun              520            558           567                582              704           574          31 – 40 Years
 41 – 50 Tahun              481            501           514                547              571           444          41 – 50 Years
 Lebih dari 50 Tahun          73               74         72                 93              141            47    Older Than 50 Years
 Jumlah                    1.406         1.490          1.539             1.765             2.121         2.048                 Total




Peningkatan Kompetensi Pegawai bank bjb                                 Increase of bank bjb Employees Competence
bank bjb menempatkan sumber daya manusia sebagai                        Bank bjb places its human resources as one of fundamental
salah satu aset yang fundamental. Karenanya, bank                       asset. Hence, bank bjb always maintains, develops and
bjb senantiasa memelihara, mengembangkan dan                            empowers human resources optimally in order to
memberdayakan sumber daya manusia secara optimal                        provide excellent services to its clients. Human resource
dalam rangka memberikan layanan prima kepada mitra                      development is conducted through education and
kerja bank. Pengembangan sumber daya manusia                            professional, programmed, and sustainable training.
dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan secara                       Education and training is provided through internal and
professional, terprogram, dan berkesinambungan.                         external education by involving employees in a variety of
Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dilakukan                      trainings, courses, seminars and workshops organized
baik melalui pendidikan internal maupun eksternal                       by educational institutions at home and abroad. bank
dengan cara mengikutsertakan karyawan dalam                             bjb education and training budget for 2010 amounts to
berbagai pendidikan, kursus, seminar dan lokakarya yang                 Rp 50,104 million, with actual realization of Rp 17,437
diselenggarakan lembaga pendidikan di dalam maupun                      million.
luar negeri. Anggaran biaya pendidikan dan pelatihan
bank bjb untuk tahun 2010 sebesar Rp 50.104 juta,
dengan realisasi sebesar Rp 17.437 juta.




                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                57
Sumber Daya Manusia
Human Resources



Untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan                      To improve the capabilities and skills of employees
karyawan dilaksanakan pendidikan/pelatihan secara                 education/trainings are held on an ongoing basis. Training
berkesinambungan, antara lain meliputi:                           held include among others:


Pelatihan Internal                                                Internal Training
Pendidikan dan pelatihan tersebut diselenggarakan                 Education and training are held in the working environment
di lingkungan kerja bank bjb dan bertujuan untuk                  of banks bjb and are aims to improve the quality of human
meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna                    resources in order support bank bjb operation. Internal
mendudung operasional bank bjb. Pelatihan Internal                trainings are focused both on technical skills that add to
difokuskan baik pada keterampilan teknis perbankan                banking and employees competence.
maupun yang bersifat menambah kompetensi pegawai.


A. Keterampilan teknis perbankan                                  A. Technical banking skills
     1. Seluruh karyawan diwajibkan mengikuti Pelatihan                1. All new employees are required to attend a basic
          dasar Perbankan, yang di dalamnya antara lain                    training course. n which among others include
          mencakup materi Pengenalan Perbankan, Dasar-                     the introduction of matter Banking, Credit Basics,
          dasar Perkreditan, Pengenalan Produk dan Jasa,                   Introduction of Products and Services, Accounting
          Akuntansi Bank Tingkat dasar, yang dikemas                       Bank base rate, which is packed with the name of
          dengan nama pelatihan dasar perbankan.                           the basic training of banking.


     Para karyawan juga diwajibkan mengikuti pelatihan                 Employees are also required to a attend trainings in
     Selling and Negotiating Skill, outbond, character                 Selling and Negotiating Skills, outbound, character
     building dan motivation building, Service Excellence              building and motivation building, Service Excellence
     serta pelatihan lainnya sesuai dengan Arsitektur                  and other training in accordance with bank bjb
     Pendidikan dan Pelatihan bank bjb. Saat akhir                     Education and Training plan. All training will be
     pelatihan dilakukan evaluasi terhadap program                     regularly evaluated and the participants will be tested
     pendidikan dan pelatihan juga uji kemampuan peserta               after the trainings.
     terhadap penyerapan materinya.


     Pendidikan dan pelatihan yang bersifat lanjutan, yaitu       Among more advanced Education and trainings given
     antara lain:                                                 are:
     a) Analisa Laporan Keuangan Bank                             a) Analysis of Bank Financial Statements
     b) PSAK 50/55 dan LBU Basel II                               b) SFAS 50/55 and the Basel II
     c) Perkasan/Teller                                           c) Cashier/Teller
     d) Cash Management/Manajemen Likuiditas                      d) Cash Management / Liquidity Management
     e) Transaksi Luar Negeri                                     e) Remittance
     f) Wealth Management                                         f) Wealth Management
     g) Graphonomy                                                g) Graphonomy
     h) Risk Based Audit                                          h)     Risk Based Audit
     i)   Asset Liability Management (ALMA)                       i)   Asset Liability Management (ALMA)
     j)   DPLK                                                    j)   Pension Fund
     k) Trade Finance                                             k) Trade Finance
     l)   Basic Treasury                                          l)   Basic Treasury




58                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   m) Pengelolaan Kearsipan dan Inventaris Aset                 m) Filing and Inventory Asset Management
   n) Analisa Kredit Valas & Rupiah                             n) Credit Analysis Foreign Currency & Rupiah
   o) Analisa Penilaian Jaminan (Appraisal)                     o) Security Assessment Analysis (Appraisal)
   p) Supervisi Kredit                                          p) Credit Supervision
   q) Perpajakan                                                q) Taxation
   r) Manajemen Risiko                                          r) Risk Management
   s) Program sertifikasi                                       s) Certification Program


B. Pelatihan Penjejangan Karyawan                               B. Gradual Training Programs
   Program ini merupakan pendidikan dan pelatihan                   This program is to gradually educate and train bank
   berjenjang yang ditujukan untuk meningkatkan                     bjb managers to improve their job competency.
   kompetensi jabatan para karyawan bank bjb, terdiri               The following programs are available:
   dari:                                                            a. First Line Manager
   a. Manajer Lini Pertama                                          b. Branch Manager
   b. Branch Manager                                                c. Knowledge enhancement program (SESPIBANK)
   c. SESPIBANK




                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                        59
Sumber Daya Manusia
Human Resources



Pelatihan Eksternal                                             External Training
Karyawan diikutsertakan dalam berbagai macam seminar,           Employees participate in a variety of seminars, workshops,
workshop, dan pelatihan sejenis lainnya yang bersifat           and other similar trainings to allow the participants to gain
menambah wawasan serta kompetensi. Penyelenggaraan              competence and insights. The trainings are conducted
pelatihan dilaksanaan di luar lingkungan kerja bank bjb         outside bank bjb work environment in cooperation
bekerja sama dengan lembaga-lembaga pelatihan, yaitu            with training institutions. The following institutions are
antara lain:                                                    cooperating tirh bank bjb:
a. Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia                     a. Indonesian Banking Development Institute (LPPI)
     (LPPI)                                                     b. MarkPlus Institute of Marketing (MIM)
b. Markplus Institute of Marketing (MIM)                        c. Pusat Pengembangan Akuntansi & Keuangan
c. Pusat Pengembangan Akuntansi & Keuangan                           (PPA&K)
     (PPA&K)                                                    d. Rumah Perubahan
d. Rumah Perubahan                                              e. ASBANDA
e. ASBANDA                                                      f. Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB)
f. Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB)                            g. Learning Resources
g. Learning Resources                                           h. Wells Fargo Bank N.A.
h. Wells Fargo Bank N.A.                                        i.   SWIFT Training
i.   SWIFT Training                                             j.   Corporate Leadership Development Institute Program
j.   Corporate Leadership Development Program Institute              (CLDI)
     (CLDI)                                                     k. Asia Development Centre
k. Asia Development Centre                                      l.   Indolaw Legal Training Centre
l.   Indolaw Legal Training Centre                              m. BSMR
m. BSMR                                                         n. Global Finance Institute
n. Global Finance Institute                                     o. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia
o. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia                              p. ICC Indonesia
p. ICC Indonesia


Program pendidikan dan pelatihan baik internal maupun           Education and training programs, both internal and
eksternal didasarkan pada kebutuhan guna tersedianya            external, are based on the need for availability of qualified
sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional            human resources and professionals who meet the
serta memenuhi persyaratan jabatan baik yang sedang             requirements of both current and future positions.
maupun yang akan dijabat.


Program Pengembangan Manajerial                                 Management Development Program
Dalam rangka mempersiapkan kader-kader potensial                In order to prepare new potential banking cadre, and
perbankan, dan pimpinan yang capable dalam menjalankan          leaders who are capable in carrying out their duties and
tugas dan tanggung jawabnya, karyawan yang dianggap             responsibilities, employees who are considered to have
memiliki potensi pengembangan diberikan program                 potential for development are invited to participate in
pengembangan kemampuan manajerial dan profesional.              Management Development Programs. This program
Program ini terdiri dari:                                       consists of:
1. Level I : Officer Development Program dan Modul              1. Level I     : Officer Development and Assistant Branch
               Pemimpin Cabang Pembantu                                         Office Leader Programme
2. Level II : First Line Manager Development                    2. Level II : First Line Manager Development
3. Level III : Middle Management Program                        3. Level III : Middle Management Programme
4. Level IV : Strategic Management Development                  4. Level IV : Strategic Management Development




60                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Spiritual Quotient (SQ)                                            Spiritual Quotient (SQ)
Selain pelatihan yang bersifat meningkatkan kompetensi             In addition to training that will improve competence and
serta kemampuan teknis yang berkaitan langsung dengan              technical capabilities that are directly related to the field
bidang pekerjaan, karyawan juga diberi pembekalan                  of employment, employees are also given monthly spiritual
spirtual melalui kegiatan ceramah rutin bulanan yang               lectures at the headquarters and branch offices to increase
diselenggarakan di kantor pusat dan kantor cabang yang             the spiritual intelligence (SQ) of the employees.
bertujuan meningkatkan kecerdasan spiritual (SQ) dari
para karyawan.


Asessment                                                          Assessment
Dengan arah gerak transformasi bank bjb ke depan.                  With transformation in mind, trainings and development
Pelatihan dan pengembangan bukan hanya ditujukan                   are not only intended to improve employees effectiveness
untuk meningkatkan efektivitas karyawan dalam                      in performing their current job duties, but are also
melaksanakan tugas-tugas pekerjaannya pada saat ini,               intended to help them advance in their careers. On the
melainkan juga ditujukan membantu mereka maju dalam                basis of the idea that we all have ‘the potential to become
karir. Atas dasar pemikiran bahwa kita semua memiliki              better, bank bjb encourages employees to achieve the
‘potensi untuk menjadi lebih baik, bank bjb mendorong              development goals of each competency, which in turn
karyawan untuk meraih sasaran pengembangan                         will add strength to bank bjb.
kompetensi masing-masing yang pada gilirannya akan
menambah kekuatan bank bjb.


Setiap pegawai bank bjb yang telah memenuhi masa                   All bank employees who have worked for bank bjb for
kerja tertentu memiliki peluang untuk mengembangkan                a certain period will have the opportunity to develop
karirnya yang diidentifikasi melalui metode assessment.            their careers based on periodical assessment. Highly
Melalui metode ini pegawai-pegawai yang memiliki                   talented employees are identified and consideration will
talenta teridentifikasi dan menjadi salah satu acuan               be taken for promotion, succession planning, employee
dalam pemetaan pegawai potensial dan pengambilan                   development needs, mutation and others. During the
keputusan yang berkaitan dengan SDM meliputi promosi,              year 2010, the Human Resources Division has conducted
planning succession, kebutuhan pengembangan pegawai,               several assessments at staff level. Highly potential
mutasi dan lain-lain. Selama tahun 2010, Divisi SDM telah          employees were promoted to managerial positions and
mengadakan beberapa kali assessmet untuk level staf.               analyst/officer positions according to their potential.
Pegawai-pegawai yang dinilai memiliki potensi untuk
menempati posisi manajerial dan analis/officer telah
ditempatkan sesuai potensinya.


Program Pensiun Dini Sukarela (PPDS)                               Voluntary Early Retirement Program (PPDS)
Selain program-program yang meliputi pengembangan                  Beside the training and development programmes
pegawai tersebut di atas, pada tahun 2010 terdapat                 mentioned above, there exists a Voluntary Early
Program Pensiun Dini Sukarela (PPDS). Program ini                  Retirement Program (PPDS). The program is designed
diadakan untuk memberikan kesempatan berkarir                      to provide employees career opportunities outside bank
diluar bank bjb sementara di sisi lain juga memberikan             bjb while on the other hand provides an opportunity for
kesempatan bagi bank bjb melakukan percepatan                      bank bjb do acceleration regeneration and improvement
regenerasi dan peningkatan kinerja perusahaan. Pada                of company’s performance. PPDS wa run in August and
tahun 2010, bank bjb meluncurkan 2 kali program PPDS               December 2010.
yaitu pada bulan Agustus dan bulan Desember.




                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                               61
Sumber Daya Manusia
Human Resources




Pelatihan Karyawan
Employee Training
                                            Jumlah Pelatihan              Jumlah Peserta
 Tahun                                                                                                                     Year
                                           Number of Training          Number of Participants
 2009                                      188 Pelatihan/Training                3.670                                     2009
 2010                                      222 Pelatihan/Training                5.243                                     2010
 Rencana 2011                            > 222 Pelatihan/Training               > 5.243                                Plan 2011



Pendidikan dan pelatihan tidak hanya diperoleh pegawai              Education and training programmes are not only for
tetap bank bjb, namun juga pegawai non tetap yang                   permanent employee, but also for non-permanent
merupakan bagian dari karyawan bank bjb pun memiliki                employees. The following table shows the number of
kesempatan yang sama. Berikut tabel jumlah Pelatihan                training held in 2009 and 2010 and planned trainings
2009, 2010 dan rencana pelatihan 2011:                              for 2011:


Untuk menjunjung tinggi hak-hak para pegawainya, bank               To uphold the rights of its employees, bank bjb is
bjb berkomitmen memberikan kesempatan yang setara                   committed to provide equal opportunities to all employees
dan sama kepada pegawainya dalam mengembangkan                      in developing career and work without distinction of race,
karir dan melaksanakan tugasnya secara profesional tanpa            religion, class, gender, and physical condition.
membedakan suku, agama, ras, golongan, gender, dan
kondisi fisik.


Strategi Bisnis SDM Tahun 2011                                      2011 HR Business Strategy
a. Pemenuhan Kebutuhan SDM Selaras Pertumbuhan                      a. The growing office network will impact the need for
     bank bjb Seiring dengan penambahan jaringan kantor                 more human resources. Recruitment will be conducted
     yang semakin bertambah dan berdampak kebutuhan                     using existing reqruitment processes (fresh graduate,
     akan SDM. Kebutuhan Sumber Daya Manusia yang                       special hire, ODP, outsourcing and workers based on
     sejalan dengan struktur organisasi baru dipenuhi                   contracts).
     melalui proses rekrutmen fresh graduate, rekrutmen
     special hire, rekrutment ODP serta rekrutment
     outsourcing dan tenaga kontrak.


     Sejalan dengan hal tersebut berdampak pula pada                    Beside recruitment, highly potential employees will be
     meningkatnya kebutuhan akan pegawai yang memiliki                  promotion process based on periodical assessments.
     potensi tinggi dan kemampuan manajerial untuk                      Currently, the assessment program to identifying
     dapat dikembangkan melalui proses promosi, untuk                   the capabilities and potential of employees is still
     itu dibutuhkan proses Assesment yang simultan                      not perfect for the purpose of career development.
     secara terus menerus secara periodik maupun                        The programme mostly focuses on the needs of the
     berkesinambungan.                                                  organization. In 2011, all managers will be assessed
                                                                        to fix a baseline of their competence.


     Saat ini program assessment sebagai proses identifikasi            Currently the program assessment as the identification
     kemampuan dan potensi pegawai masih belum                          process capabilities and potential of employees is
     sepenuhnya dilakukan untuk tujuan pengembangan                     still not fully is for development purposes career,
     karir, namun masih semata-mata untuk pemenuhan                     but still purely for the fulfillment of needs of the
     kebutuhan organisasi. Tahun 2011, diharapkan                       organization. In 2011, is expected assessment
     fungsi assessment sebagai metoda identifikasi                      function as an identification method future leaders
     calon pemimpin dan perencanaan kebutuhan
     pengembangan diharapkan dapat dioptimalkan.




62                                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   Pegawai dengan talent potensial diidentifikasi                   and planning needs development is expected to be
   kebutuhan pengembangannya sehingga bank bjb                      optimized. Employees with potential talent identified
   memiliki pemimpin yang unggul. Pada tahun 2011                   development needs so the bank bjb has a superior
   setiap pegawai pada jenjang manajerial direncanakan              leader. In the year 2011 every employee at the
   akan mengikuti assessment untuk meningkatkan                     managerial level planned will follow the assessment
   keterampilan dan kompetensinya dan menjadi indeks                to improve skills and competencies and become an
   untuk mengukur kompetensi pegawai pada bidang                    index to measure the competence of the employees
   terkait.                                                         in the field related.


b. Meningkatkan kesejahteraan masa yang akan                    b. Future welfare improvement
   datang.                                                          In line with the commitment to improving the welfare
   Sejalan dengan komitmen meningkatkan kesejahteraan               of its employees, policies for 2011 are:
   pegawainya, kebijakan untuk tahun 2011 adalah:                   -   Provide opportunities for employees to candidate
   -   Memberi kesempatan bagi pegawai untuk                            development program leadership, either through
       mengikuti program pengembangan kader calon                       the ODP program and following the method
       pimpinan, baik melalui program ODP maupun                        of assessment as a medium identification and
       mengikuti metode assessment sebagai media                        development.
       identifikasi dan pengembangan.                               -   Carry out the rotation and mutation
   -   Melaksanakan rotasi dan mutasi                               -   Assessment of allowances system.
   -   Kajian mengenai peningkatan tunjangan.


c. Meningkatkan kinerja dengan memberikan reward                c. Improving performance by providing rewards for work
   atas pencapaian kerja.                                           achievements.


d. Untuk mendukung penerapan sistem manajemen                   d. To support the implementation of the human resources
   SDM, pada tahun 2011 Divisi SDM berencana                        management system, employment information for
   memberikan pelayanan Informasi kepegawaian bagi                  employees will be provided with technology-based
   para karyawan dengan fasilitas berbasis teknologi                facilities according to bank bjb Human Resource blue
   dan menyusunan blue print HRIS sebagai acuan                     print to apply a competency-based human resources
   implementasi aplikasi sistem informasi SDM berbasis              information system.
   kompetensi.


e. Menselaraskan ketentuan kepegawaian dengan                   e. Harmonize employment conditions with existing
   peraturan yang berlaku, peraturan yang lebih tinggi              regulations and Good Corporate Governance (GCG)
   dan Good Corporate Governance (GCG) serta                        practices.
   disesuaikan dengan perkembangan perusahaan.




                                                                   222
                                                                                                         Jumlah Pelatihan
                                                                                                       selama tahun 2010
                                                                                                        Number of Training
                                                                                                          during year 2010




                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             63
Teknologi Informasi
Information Technology


Pada tahun 2010 telah dilakukan pengembangan sistem             2010 has been a year of expansion and growth for bank
untuk mendukung pertumbuhan maupun perluasan bisnis             bjb. It included new business products for funding,
bank bjb baik untuk produk funding, lending, treasury,          lending, treasury, and others. The Core Banking System
ataupun lini bisnis lainnya. Pada tahun 2010 ini Core           has been upgraded to a higher version, to improving
Banking System telah dilakukan upgrade ke versi yang            performance and reliability and to cope with bank bjb
lebih tinggi, selain untuk meningkatkan performansi dan         extension and growth.
realibilitas, update core banking system ini dilakukan
untuk dapat memastikan dukungan dalam menunjang
pertumbuhan maupun perluasan bisnis bank bjb.

Pengembangan Teknologi Informasi diimbangi dengan               The development the Information Technology (IT) system
peningkatan otomasi, sentralisasi dan integrasi atas            is offset by increased automation, centralization and
sistem yang telah ada sebelumnya dengan tujuan untuk            integration of existing systems in order to improve the
meningkatkan efisiensi proses, dengan melakukan                 efficiency of the process, with automation through the
otomasi melalui interface terhadap Swift, RTGS, OPICS           interface to Swift, RTGS, OPICS Treasury.
Treasury.

Teknologi Informasi bank bjb turut memastikan                   Information Technology of bank bjb assures its compliance
kepatuhan terhadap Hukum Peraturan yang berlaku                 toward prevailing intellectual property’s law as evidenced
dengan diberikannya piagam HKI untuk penggunaan                 by license certificate of Microsoft.
lisensi Microsoft.

Pengembangan Sistem untuk mendukung layanan                     System development to support Electronic Channel to
Electronic Channel yang menjadi bagian penting dalam            improve “host-to-host” services and co-operation with
peningkatan kinerja layanan host-to-host serta kerja sama       several national networks such as ATM Bersama and
dengan beberapa jaringan nasional seperti ATM Bersama           ATM Prima.
dan ATM Prima.

Pengembangan Teknologi Informasi dari sisi data, kami           Development of Information Technology from the data,
merencanakan sentralisasi data transaksi lama melalui           we plan for long transactions through a centralized
Data Warehouse sebagai langkah strategis bank bjb               data. Data Warehouse as a strategic step bank bjb
untuk dapat memiliki sistem pengolahan dan pengelolaan          to be able to have the processing and management
data yang komprehensif sehingga pada akhirnya dapat             system comprehensive data that can ultimately generate
menghasilkan pengelolaan informasi yang akurat, lengkap         management information that is accurate, complete and
dan mendukung pengembangan bisnis perusahan. Untuk              supporting business development company. For improve
meningkatkan efisiensi operasi di lingkungan bank bjb,          operating efficiency within the bank bjb, we continuously
kami terus menerus mengembangkan office automation              develop office automation from time to time.
dari waktu ke waktu.

Sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia mengenai Alat            In accordance with Bank Indonesia regulation regarding
Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), setiap bank                Card Payment Instruments (card-based instruments), every
yang menerbitkan alat pembayaran kartu (baik debet              bank that issues cards for payment use (debit and credit),
maupun kredit), wajib menyesuaikan sistem-nya dengan            shall adjust its systems based on chip usage. However,
berbasis chip. Namun waktu yang ditentukan disesuaikan          time for implementation will have to be agreed with the
dengan kesepakatan di Industri Perbankan Nasional.              National Banking Industry.

Pengembangan layanan Electronic Channel akan terus              Electronic Channel Development Services will continue to
ditingkatkan bekerja sama dengan host to host dengan            be improved in co-operation with host-to-host with third
pihak ketiga, institusi maupun corporate. Rencana kami          parties, and corporate institutions. We plan to develop
ke depan untuk mengembangkan layanan Electronic                 Electronic Channel services that include Mobile Banking,
Channel meliputi Mobile Banking, Internet Banking,              Internet Banking, Cash Management, EDC.
Cash Management, EDC.



64                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Selain melanjutkan pengembangan produk Bank sesuai                 In addition to continue product development in line with
dengan akselerasi dana ekspansi yang dilakukan dari bisnis         fund acceleration and expansion from bank business as
bank melaui rencana jangka pendek melalui Rencana                  stipulated in bank’s short term plan and long term in
Bisnis Bank dan jangka panjang sesuai Information                  accordance with Information Technology Strategic Plan
Technoloy Strategic Plan (ITSP) bank bjb.                          (ITSP) bank bjb.

Information Technology Strategic Plan (ITSP) 2008-2012             IT development is base on bank bjb’s Information
merupakan dokumen strategis yang menjadi panduan                   Technology Strategic Plan (ITSP) 2008-2012. ITSP is a
bank bjb dalam melaukan pengembangan TI selama 5                   strategic document to guide bank bjb in development IT
tahun ke depan. ITSP disusun berdasarkan pendekatan                over the next 5 years. ITSP uses a two-way approach:
dua arah yaitu:                                                    • top-down approach: considers the influence of the
• pendekatan secara top down yang                                      company’s business development plan as well as
    mempertimbangkan pengaruh dari rencana strategis                   product and service development in relation to IT
    bisnis perusahaan serta arah pengembangan                          development.
    produk dan layanan bank bjb terhadap rencana                   • bottom up approach: considers the challenges faced
    strategis TI                                                       by business units and operations in carrying out their
• pendekatan secara bottom up yang                                     functions and existing banking regulations mainly fro
    mempertimbangkan tantangan yang dihadapi unit-                     Bank Indonesia.
    unit bisnis dan operasional dalam menjalankan
    fungsinya serta tuntutan untuk memenuhi ketentuan
    regulasi perbankan khususnya peraturan dari Bank
    Indonesia sebagai sentral.

Rencana strategis TI bank bjb dijabarkan dalam portofolio          ITSP are outlined in a project that will be conducted
proyek yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan,             over the next five years. It will focus on 7 strategic IT
dengan berfokus pada tujuh domain strategis inti TI                domains, namely: organizational development, training
yang mencakup pengembangan organisasi dan SDM TI,                  of IT human resources, investment management, IT
pengelolaan investasi, pengelolaan aset TI, manajemen              asset management, change management, problem
perubahan, pengelolaan masalah, peningkatan kualitas               management, improvement of service quality and
layanan yang berkelanjutan serta tata pamong TI.                   sustainable IT data management.

Untuk mengatasi kesenjangan antara kapabilitas yang                For the propose to overcome the gap between the
harus dimiliki dengan kapabilitas yang dimiliki Divisi             capabilities needed and currently owned by the
Teknologi Informasi sat ini, maka disusun roadmap TI 2008-         Information Technology Division, a IT Road Map 2008-
2012 yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi           2012 was prepared. It includes activities associated with
kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan                      the development of hardware and infrastructure, software
perangkat keras dan infrastruktur, perangkat lunak dan             and applications, databases and information, process
aplikasi, database dan informasi, perbaikan proses serta           improvement and human resource development. Each
pengembangan sumber daya manusia. Setiap kegiatan                  of these activities are further discussed based on scope
dielaborasi lebih jauh mengenai ruang lingkup dan                  and description of events, activities, and estimated costs
deskripsi kegiatan, aktivitas yang dilakukan, serta estimasi       in order to provide to provide a good picture of the work
biaya yang diperlukan sehingga dapat memberikan                    to be done.
gambaran mengenai pelaksanaan setiap kegaitan di
lapangan.

                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           65
Informasi bagi Investor
Information for Investors




Pada tanggal 31 Desember 2010, Pemerintah Jawa Barat             As of 31 December, 2010, West Java and Banten
dan Banten memiliki saham seri A dan sedangkan lainnya           Governments owned Class A shares while the remaining
merupakan saham seri B yang dikeluarkan kepada publik            Class B shares were issued to the public on 8 July, 2010
pada tanggal 8 Juli 2010 melalui Initial Public Offering         through Initial Public Offering (IPO).
(IPO).


Struktur pemegang saham bank bjb terdiri dari Pemerintah         The structure of the bank bjb shareholders consist of
Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Banten,                 Government Province of West Java, Banten Province,
Pemerintah Kota/Kabupaten se-Jawa Barat, Pemerintah              Government City / County as West Java, the Government
Kota/Kabupaten se-Banten yang memiliki seluruh saham             City / County as a whole shares Banten Series A, while
seri A, sedangkan seri B merupakan saham yang dilepas ke         shares of series B is released into public as much as 25%
publik sebanyak 25% dari total saham. Saham seri A dan           of the total shares. Series A shares and Series B has a
seri B memiliki hak, namun demikian pemegang saham               right, however, shareholders A series still has a strong
seri A tetap memiliki fungsi kontrol yang kuat dalam hal         control functions in terms of appointment / dismissal of
pengangkatan/pemberhentian Dewan Komisaris dan                   the Board of Commissioners and Directors, amendment,
Direksi, perubahan Anggaran Dasar, penggabungan,                 merger, consolidation and acquisition and dissolution and
peleburan dan pengambilalihan serta pembubaran dan               liquidation of the company.
likuidasi perusahaan.


Saham seri A adalah saham yang tidak aktif                       Class A Shares are not actively traded (owned by the
diperdagangkan (dimiliki oleh Pemda), sedangkan saham            government), while Class B shares are actively traded on
seri B adalah saham yang aktif diperdagangkan di bursa           the stock market (free floot). Owners of Class A shares are
(free floot). Pemegang saham seri A dapat membeli saham          allowed to buy Class B shares while Class B shareholders re
seri B, namun pemegang saham seri B tidak bisa membeli           not allowed to buy Class A shares before getting approval
saham seri A sebelum mendapat persetujuan dari RPUS              at the General Shareholders Meeting for releasing any
mengenai pelepasan saham seri A.                                 Class A shares.


Saham seri B diperjual belikan sesuai harga pasarnya yang        Series B shares are traded according to market prices
bersifat volatil.                                                Volatile.


Komposisi kepemilikan saham Per 31 Desember 2010
Composition of share – Government and Public ownership as of 31 December, 2010

 Komposisi Pemilikan Saham                                  %                                  Compotition of share Ownership
  Pemda                                                     75                                                    Government
  Publik                                                    25                                                           Public




                                                                    12,43%
                                                                                                               Saham dimiliki
                                                                                                              Pemodal Asing
                                                                                                             Shares Owned by
                                                                                                              Foreign Investors




66                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
             Pemda 75%                                                                            Lokal 87,57%

             Publik 25%                                                                           Asing 12,43%




Komposisi Kepemilikan saham berdasarkan golongan per 31 Desember 2010
Composition of share – Public ownership as of 31 December, 2010

 Komposisi Pemilikan Saham                                                        %                                           Komposisi Pemilikan Saham
 Lokal                                                                          87,57%                                                             Domestic
 Asing                                                                          12,43%                                                               Foreign




 Status Pemilik                                              Jumlah Saham                   % Pemilikan                                      Ownership Status
                                                            Number of Shares                % Ownership
 Pemodal Nasional                                                                                                                            National Investors
 Perorangan Indonesia                                           346.921.000                    3,58%                                      Individual Domestics
 Pemerintah Daerah                                            7.272.218.666                   75,00%                                         Individual Foreign
 Karyawan                                                        77.267.000                    0,80%                                                Employees
 Koperasi                                                              9.000                 0,00009%                                             Cooperative
 Yayasan                                                          9.127.000                    0,09%                                              Foundations
 Dana Pensiun                                                   158.296.500                    1,63%                                             Pension Fund
 Asuransi                                                       165.795.000                    1,71%                                                 Insurance
 Perseroan Terbatas                                              35.597.335                    0,37%                                         Company Limited
 Reksadana                                                      425.581.000                    4,39%                                             Mutual Funds
 Sub Total                                                    8.490.812.501                   87,57%                                                 Sub Total
 Pemodal Asing                                                                                                                                Foreign Investor
 Perorangan Asing                                                   771.500                    0,01%                                         Individual Foreign
 Badan Usaha Asing                                            1.204.707.165                   12,42%                                        Institution Foreign
 Sub Total                                                    1.205.478.665                   12,43%                                                 Sub Total
 TOTAL                                                        9.696.291.166                  100,00%                                                 TOTAL




KEPEMILIKAN SAHAM YANG MENCAPAI 5%ATAU LEBIH PER 31 DESEMBER 2010
Share Ownership of 5% or more as of 31 December 31, 2010
  NO          PERIODE             NAMA                        ALAMAT                  KOTA         SAHAM         PERSENTASE       LA          STATUS
    1        12/31/10     Pemda Provinsi Jawa Barat   Jl. Diponegoro No.22        Bandung       3.709.994.733       38,262    L        Pemerintah Daerah
                          West Java Provincial                                                                                         Local Government
                          Government

    2        12/31/10     Pemda Kabupaten             Jl. Raya Soreang km 17,5    Soreang       680.906.967          7,022    L        Pemerintah Daerah
                          Bandung                                                                                                      Local Government
                          Bandung District
                          Government

    3        12/31/10     Pemda Provinsi Banten       Jl. Brigjen K.H.Syam’un     Serang        520.589.856          5,369    L        Pemerintah Daerah
                          Banten Provincial           No. 5                                                                            Local Government
                          Government




                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                 67
Informasi bagi Investor
Information for Investors




Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2010
Share Ownership by Top Management as of 31 December, 2010
  No    Nama                   Jabatan                   Jumlah Saham              %                       Position                 Name

        Komisaris                                                                                                         Commissioners

        Lex Laksamana Zainal                                                                             President    Lex Laksamana Zainal
   1                           Komisaris Utama                     0              0,0%
        Lan                                                                                           Commissioner                    Lan

   2    Muhadi                 Komisaris                   2.341.500              2,4%                Commissioner                Muhadi

                                                                                                       Independent
   3    Achmad Baraba          Komisaris Independen                0              0,0%                                     Achmad Baraba
                                                                                                      Commissioner

                                                                                                       Independent
   4    Muryanto               Komisaris Independen                0              0,0%                                          Muryanto
                                                                                                      Commissioner

                                                                                                       Independent
   5    Klemi Subiyantoro      Komisaris Independen                0              0,0%                                   Klemi Subiyantoro
                                                                                                      Commissioner

        Direktur                                                                                                                 Direktur

   6    Agus Ruswendi          Direktur Utama              2.500.000              2,6%          President Director         Agus Ruswendi

   7    Tatang Sumarna         Direktur Konsumer           2.135.500              2,2%      Director Of Consumer          Tatang Sumarna

                                                                                                        Director Of
   8    Entis Kushendar        Direktur Komersial          1.868.500              1,9%                                     Entis Kushendar
                                                                                                       Commercial

        Dadang Agus                                                                                                          Dadang Agus
   9                           Direktur Operasi            1.868.500              1,9%           Direktur Operasi
        Suryanto                                                                                                                 Suryanto

                                                                                                     Director Of
        Herry Achmad           Direktur Kepatuhan                                                                           Herry Achmad
  10                                                       1.868.500              1,9%       Complaince dan Risk
        Buchory                dan Manajemen Risiko                                                                               Buchory
                                                                                                   Management




Kronologis IPO Dalam RUPS                                               Chronology of IPO In Extraordinary
Luar Biasa 2010                                                         General Shareholder Meeting 2010
Hari Rabu tanggal 21 April 2010 pukul 14.05 di Ballroom                 Wednesday 21 April, 2010, 14:05 in Ballroom Hotel Hilton
Hotel Hilton Bandung, Jl. HOS. Tjokroaminoto No. 41-43                  Bandung, Jl. HOS. Tjokroaminoto No. 41-43, Bandung
Bandung 40172.                                                          40172.


Berdasarkan Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang                          The Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Saham      Luar     Biasa PT Bank Pembangunan Daerah                    PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,
Jawa Barat dan Banten, Tbk. Nomor 26 tanggal 21                         Tbk No. 26 dated 21 April 2010 which was notified to
April 2010 yang telah diberitahukan dengan Keputusan                    the Ministry of Justice and Human Right of Republic
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                            of Indonesia as evidenced by letter of official receipt
Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Surat Penerimaan                   No. AHU-AH.01.10.10983 dated 6 May 2010, decided:
Pemberitahuan Nomor : AHU-AH.01.10-10983 tanggal                        a) Re-approval of IPO process for 2010 by unanimous
6 Mei 2010, dalam RUPS telah diputus:                                      vote
a) Dengan suara bulat secara musyawarah untuk mufakat                   b) Shares are divided into Class A shares (owned by the
     memutuskan menyetujui dijadualkan kembali proses                      Central, Provincial, City and District Government)
     IPO pada tahun 2010                                                   and Class B Shares (owned by the Directors, Board
b) Pasal 5 mengatur antara lain Saham bank bjb terdiri                     of Commissioners, bank bjb Employees, public and
     dari Saham Seri A (yang Khusus dimiliki Pemerintah                    government). Class A and Class B shares have the
     Pusat, Pemerintah Propinsi, Kota dan Kabupaten)                       same rights.
     dan Saham Seri B (yang dapat dimiliki oleh Direksi,
     Dewan Komisaris, Karyawan bank bjb, masyarakat
     dan pemerintah) Pemegang saham seri A dan B
     mempunyai hak yang sama.




68                                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
c) Komposisi besaran modal untuk seluruh saham yang               c) The composition of capital amount for the entire
   ditempatkan adalah 100% dengan ketentuan batas                     issued share was 100% with a maximum provision
   maksimum saham seri B adalah 40 % dan selebihnya                   of shares of series B was 40% and the rest is stock
   merupakan saham seri A.                                            series A.


Kronologis Pencatatan Saham                                       Chronological of Share Listing
Dicatat dengan kode BJBR                                          Recorded with code BJBR
a. Dimulai dengan pernyataan Efektif Bapepam dan LK               a. Registration at Bapepam-LK (Indonesia Capital Market
   pada tanggal 29 Juni 2010.                                         & Financial Institution Supervisory Agency) with
b. Harga ditetapkan di Rp 600,- per lembar.                           effective date 29 June, 2010.
c. Listing pada tanggal 8 Juli 2010 dan langsung                  b. Nominal value of shares are set to Rp 600.
   mengalami auto reject menjadi Rp 900,-                         c. Listings on 8 July, 2010 immediately experienced auto
                                                                      reject at Rp 900, -


Obligasi bank bjb Yang Masih Beredar                              Outstanding bank bjb bonds
1. Obligasi V Bank Jabar Tahun 2006 dengan jumlah                 1. Bond V Bank Jabar of 2006 with a total nominal value
   pokok obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu                 of Rp1.000.000.000.000, - (One Trillion Rupiah) for a
   triliun Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun                 period of 5 (five) years which will mature on December
   yang akan jatuh tempo pada tanggal 8 Desember                      8, 2011. Obligasi has a fixed interest rate 11.25% per
   2011.Obligasi ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar             annum. IdA from Pefindo.
   11,25% per tahun. Peringkat idA dari Pefindo.                  2. Bond VI bank bjb in 2009 With Level Fixed Interest
2. Obligasi VI bank bjb Tahun 2009 Dengan Tingkat                     with a nominal value Rp 750,000,000,000, - (Seven
   Bunga Tetap dengan jumlah pokok obligasi sebesar                   Hundred and Fifty Billion Rupiah) Rank idA + from
   Rp 750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar                Outlook, consisting of:
   Rupiah) Peringkat idA+ dari Pefindo, terdiri dari:                 •   Series A with a nominal value of Rp
   •   Seri A dengan nilai nominal sebesar                                350,000,000,000, - (Three Hundred and Fifty
       Rp 350.000.000.000,- (tiga ratus lima puluh miliar                 Billion Rupiah), these bonds have interest rates
       Rupiah), obligasi ini memiliki tingkat suku bunga                  fixed rate of 12.00% per annum, payable every
       tetap sebesar 12,00% per tahun, yang dibayarkan                    3 (three) months, with period 3 (three) years and
       setiap 3 (tiga) bulan, dengan jangka waktu selama                  will mature on July 10, 2012.
       3 (tiga) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal               •   Seri B with nominal value Rp 400,000,000,000, -
       10 Juli 2012.                                                      (Four Hundred Billion Rupiah). These bonds have
   •   Seri B dengan nilai nominal sebesar                                a fixed interest rate 12.50% per annum, payable
       Rp 400.000.000.000,- (empat ratus miliar Rupiah).                  every 3 (three) months, with a term of 5 (five)
       Obligasi ini memiliki tingkat bunga tetap sebesar                  years and will mature on July 10, 2014.
       12,50% per tahun, yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
       bulan, dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan
       akan jatuh tempo pada tanggal 10 Juli 2014.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           69
Informasi bagi Investor
Information for Investors




Obligasi Yang Diterbitkan Per 31 Desember 2010
Bonds Issued As of December 31, 2010
                                                                        Nominal      Bunga per                                              Tanggal
                                                                                                   Jangka                     Jatuh
                                                        Seri            (Rpjuta)       tahun                    Peringkat                 Pencatatan
  No.                     Obligasi                                                                 Waktu                     Tempo
                                                       Series           Nominal       Rate per                   Rating                  di Bursa Efek
                                                                                                   Period                   Due Date
                                                                       Rp million     year (%)                                             Indonesia
   1    Obligasi I Bank Pembangunan Daerah Jawa           -             Rp25.000,-      24,30    5 tahun/year       -        8-7-1996     15 -7-1991
        Barat Tahun 1991 Dengan Tingkat Bunga
        Mengambang
        Bond I BPD Jabar Year 1991 with Floating
        Rate

   2    Obligasi II Bank Pembangunan Daerah Jawa          -             Rp50.000,-      17,25    5 tahun/year       -        2-7-1998     15-7-1993
        Barat Tahun 1993 Dengan Tingkat Bunga
        Mengambang
        Bond II BPD Jabar Year 1993 with Floating
        Rate

   3    Obligasi III Bank Jabar Tahun 2000 Dengan         -            Rp150.000,-      16,25    5 tahun/year     BBB-       18-4-2005    25-4- 2000
        Tingkat Bunga Tetap dan Mengambang
        Bond III Bank Jabar Year 2000 with Fixed and
        Floating Rate


   4    Obligasi IV Bank Jabar Tahun 2004 Dengan        Seri A         Rp300.000,-      11,75    3 tahun/year     BBB+       5-10-2007    6-10-2005
        Tingkat Bunga Tetap                            A Series
        Bond IV Bank Jabar Year 2004 with Fix Rate


                                                        Seri B         Rp700.000,-      12,50    5 tahun/year                5-10-        6-10-2005
                                                       B Series                                                              2009

   5    Obligasi V Bank Jabar Tahun 2006                             Rp1.000.000,-      11,25    5 tahun/year      A         8-12-2011    11-12-2006
        Bond V Bank Jabar Year 2006

   6    Obligasi VI Bank Jabar Banten Tahun 2009        Seri A         Rp350.000,-      12,00    3 tahun/year      A+        10-7-2012    13-7-2009
        Bond VI Bank Jabar Banten Year 2009            A Series

                                                        Seri B         Rp400.000,-      12,50    5 tahun/year                10-7-2014    13-7-2009
                                                       B Series




Hubungan Investor                                                                    Investor Relations
Hubungan Investor (IR) adalah tanggung jawab manajemen                               Investor Relations (IR) is a strategic management
strategis yang mengintegrasikan keuangan, komunikasi,                                responsibility that integrates finance, communication,
pemasaran dan kepatuhan hukum selain memungkinkan                                    marketing and legal compliance in addition to allow two-
komunikasi dua arah antara perusahaan, masyarakat dan                                way communication between companies, communities
konstituen lain. Dibentuk sejak Juli tahun 2010, Grup                                and other constituencies. Formed in July 2010, the
Hubungan Investor yang merupakan bagian dari Divisi                                  Coordinator of the Investor Relations Group which is
Corporate Secretary bank bjb telah menjadi jembatan                                  Part of the bank’s Corporate Secretary Division become
antara manajemen bank bjb dengan investor dan analis                                 a bridge between the bank management and investors.
dalam memperoleh informasi tentang bank bjb. Bank                                    bank bjb seeks to enhance corporate transparency and
bjb berupaya untuk meningkatkan transparansi dan                                     disclosure through the function of Investor Relations.
pengungkapan perusahaan melalui fungsi Hubungan                                      In connection with implementation of GCG and the
Investor. Berkaitan dengan penerapan GCG dan prinsip                                 principle of openness and transparency on all company
keterbukaan serta transparansi terhadap seluruh                                      activities that are primarily material, Investor Relations
aktivitas perusahaan terutama yang bersifat material,                                strives to provide the good information quickly, accurately
Hubungan Investor berusaha memberikan yang terbaik                                   and timely impact for better understanding of company
bagi pengguna informasi secara cepat, akurat dan tepat                               performance and in terms of investment decisions.
waktu yang berdampak pada pemahaman yang lebih baik
akan kinerja perusahaan serta dalam hal pengambilan
keputusan berinvestasi.




70                                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Grup Hubungan Investor memperkenalkan bank bjb                        The Investor Relations Group introduces bank bjb to local
kepada komunitas pasar modal dengan melakukan                         markets by conducting a series of communications with
rangkaian komunikasi dengan para pemegang saham.                      shareholders. To apply the principles of openness and
Untuk menerapkan prinsip keterbukaan dan transparansi                 transparency of every activity of the Company that is
terhadap setiap aktivitas Perusahaan terutama yang                    primarily material, the Investor Relations Group conveys
bersifat material, Grup Hubungan Investor menyampaikan                information in a timely and balanced way through various
informasi secara tepat waktu dan seimbang melalui                     means of communication such as email, websites and
berbagai sarana komunikasi seperti email, situs web dan               conference calls. To fulfil the obligations of disclosing
conference call. Untuk memenuhi kewajiban keterbukaan                 information to the public, investor relations are always
informasi kepada Publik, hubungan investor senantiasa                 doing both routine and incidental reporting to Bapepam-
melakukan pelaporan baik rutin maupun insidential                     LK and the Indonesia Stock Exchange as the Capital
kepada Bapepam-LK dan Bursa Efek Indonesia sebagai                    Market Authority. In addition, forums with analysts and
Otoritas Pasar Modal. Selain itu, juga dilakukan forum-               investors through public meetings, analyst meetings,
forum pertemuan dengan analis dan investor melalui                    conference calls, analyst visits, field visits, participation
pertemuan publik, temu analis, conference call, kunjungan             in conferences and non-deal road shows are conducted.
analis, kunjungan lapangan, partisipasi dalam konferensi
dan non deal roadshow.



Kegiatan Hubungan Investor selama tahun 2010
Investor Relations Activities during 2010

 Bapepam                                                              5                                                   Bapepam

 BEI                                                                 14                                                          BEI

 Conference/Corporate Day                                             4                                    Conference/Corporate Day

 Temu Analis                                                         69                                                     Analyst

 Conference Call                                                      9                                             Conference Call

 Site Visit                                                           2                                                    Site Visit

 RUPS                                                                 1                                                        GMS

 Public Expose                                                        1                                                Public Expose

 Investor Summit                                                      1                                             Investor Summit

 Annual Report                                                        1                                               Annual Report

 Analyst Meeting                                                      1                                             Analyst Meeting

 Non Deal Roadshow                                                    2                                         Non Deal Roadshow




                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                71
Informasi bagi Investor
Information for Investors




Laporan Penggunaan hasil IPO                                                                              Use of IPO proceeds Report
Dana yang diperoleh dari hasil IPO mencapai kurang lebih                                                  Proceeds from the IPO reached approximately Rp 1.4 trillion.
Rp 1,4 triliun. Sebagaiman tercantum dalam Prospektus                                                     As stated in bank bjb IPO Prospectus, the proceeds from
IPO bank bjb, dana yang diperoleh dari hasil penjualan                                                    the IPO offering after deducting the costs of issuance will
saham yang ditawarkan melalui IPO, setelah dikurangi                                                      be used as follow:
biaya-biaya emisi akan digunakan untuk:                                                                   •       About 80% will be used to support the expansion
•     Sekitar 80% untuk mendukung ekspansi kredit bank                                                            of bank credits including Micro Small and Medium
      bjb termasuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah                                                          Enterprises (MSMEs), which includes working capital
      (UMKM) yang meliputi kredit modal kerja, kredit                                                             loans, investment loans and consumer credits.
      investasi dan kredit komsumtif.                                                                     •       About 10% will be used to expand the branch network
•     Sekitar 10% untuk perluasan jaringan kantor melalui                                                         by opening new office both within and outside the
      pembukaan jaringan kantor baru baik di dalam                                                                island of Java.
      maupun di luar pulau Jawa.                                                                          •       about 10% will be used to development information
•     Sekita 10% untuk pengembangan informasi melalui                                                             technology through the purchase of software and
      pembelian software dan hardware guna menunjang                                                              Hardware to support business activities.
      kegiatan usaha bisnis bank bjb.


Berdasarkan Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran                                                       Based on IPO proceeds report, at December 31, 2010,
Umum per 31 Desember 2010, masih terdapat sisa dana                                                       Rp 220,799 million from the IPO offering are still unused.
hasil penawaran umum sebesar Rp 220.799 juta yang                                                         This fund will be used to expand the office network and
akan digunakan untuk perluasan jaringan kantor dan                                                        to improve IT.
peningkatan teknologi informasi.


                                                                               Rencana                                                 Realisasi
                                       Nilai
                                                                             Penggunaan                                              Penggunaan
                                     Realisasi
                                                                                 Dana                                                    Dana
                                       Hasil
                                                                               Menurut                                                 Menurut
                                    Penawaran
                                                                              Prospektus                                              Prospektus
                                      Umum                                                                                                                                                   Sisa Dana
           Jenis                                                             Planned Use                    Ekspansi                  Actual Use                     Ekspansi
                                      Value          Biaya                                  Ekspansi                                                 Ekspansi                                   Hasil
        Penawaran       Tanggal                                                of Funds                   Teknologi                    of Funds                    Teknologi
                                      Public      Penawaran                                 Jaringan                                                 Jaringan                               Penawaran
          Umum           Efektif                                              According                    Informasi                  According                     Informasi
                                     Offering       Umum      Hasil Bersih                   Kantor                       Total                       Kantor                      Total        Umum
No.       Public        Effective                                               to the                    Expansion                     to the                     Expansion
                                    Realization     Cost of   Net Result                   Expansion                      Total                     Expansion                     Total     Remaining
         Offering         Date                                                Prospectus                       of                     Prospectus                        of
                                                    Public                                 of Branch                                                of Branch                                Proceeds
           Type                       Jumlah                                                             Information                                              Information
                                                   Offering                                 Network                                                  Network                                From Public
                                       Hasil                                                             Technology                                               Technology
                                                                              Ekspansi                                                 Ekspansi                                               Offering
                                    Penawaran
                                                                               Kredit                                                   Kredit
                                      Umum
                                                                             Expansion                                                Expansion
                                     Amount
                                                                              of Credit                                                of Credit
                                     of Public
                                     Offering

 1          2              3            4            5             6             7             8              9            10            11             12            13           14           15

 1    Penawaran       8-7-2010      1.454.444      25.003*     1.429.441     1.143.553       142.944       142.944      1.429.441     1.143.553        56.354          8.735    1.208.641     220.799
      Umum (IPO)
      Public
      Offering

      Jumlah
                                    1.454.444       25.003     1.429.441     1.143.553       142.944       142.944      1.429.441     1.143.553        56.354          8.735    1.208.641     220.799
      Total

*) Biaya Penawaran Umum telah disesuaikan berdasarkan biaya emisi yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmandji, dan Dadang
*) Public Offering costs have been adjusted based on the costs emissions that have been audited by Public Accounting Firm Doli, Bambang, Sudarmandji and Dadang




72                                                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Kebijakan Pembagian Deviden                                       Dividends

Berdasarkan Anggaran Dasar PT Bank Pembangunan                    Dividends will be paid according to the resolution from the
Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. jumlah dividen                 General Annual Shareholders’ taking with consideration
yang dibagikan yang berasal dari laba bersih yang                 of existing legislation and regulations. The decision to
besarannya ditetapkan dalam keputusan RUPS Tahunan                pay dividends depends on earnings, financial condition,
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan                 liquidity, compliance with laws and regulations and
yang berlaku. Keputusan untuk membayarkan dividen                 other factors deemed relevant by the Board of Directors
tergantung pada laba, kondisi keuangan, likuiditas                after obtaining approval from the next General Annual
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                   Shareholders’’ Meeting.
dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan oleh Direksi
bank bjb setelah memperoleh persetujuan RUPS.




Testimoni Investor dan Analis                                     Investor and Analyst Testimonials



Wisma GKBI
Lt. 17, Jl. Jendral Sudirman No. 28
Jakarta 10210
Contact Person: Customer Service
Nomor Telepon: (021) 2598 9600, (021) 574 1442
Alamat web: www.etrading.co.id
E-mail: customerservice@etrading.co.id

-September 2010-                                                  -September 2010-

bank bjb adalah bank daerah pertama yang mencatatkan              bank bjb is the first regional bank to be listed at the
sahamnya di Bursa Efek Indonesia.                                 Indonesia Stock Exchange.

bank bjb pertama kali mencatatkan sahamnya di Bursa               bank bjb first listed its shares on the Stock Exchange on 8
pada tanggal 8 Juli 2010 dengan harga pembukaan                   July, 2010 with an opening price of Rp 900 per share or
sebesar Rp 900,- per lembar atau naik 50% dari harga IPO          up 50% from the IPO price of Rp 600. Demand for bank
sebesar Rp 600,-. Permintaan saham bank bjb pada saat             bjb shares recorded oversubscribe at the time of IPO from
IPO tercatat oversubscribed dari jumlah yang ditawarkan           the original amount listed by 4.1. (Rp 6 trillion).
sebesar 4,1. (Rp 6 triliun).




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            73
Informasi bagi Investor
Information for Investors



PT ANDALAN ARTHA ADVISINDO SEKURITAS
Equity Tower Building 22 th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190 – Indonesia
Telp: +62 21 2991 6600
Fax: +62 21 515 2454




-Oktober 2010-                                                   -October 2010-

BJBR saat ini ditransaksikan pada 3,5x-3,0x PBV dan 13,7x-       BJBR currently traded at 3.5 x-3, 0x PBV and 13.7 x-12, 9x
12,9x PE FY 10F/FY 11F. Dengan tingkat ROE diatas 30%            PE FY 10F/FY 11F. With ROE above 30% and low NPLs still
dan NPL masih terjaga rendah, kami melihat masih ada             low, we see there is still upwards potential for BJBR shares
potential upside untuk saham BJBR mengingat ROE peers            to achieve ROE peers in 2011 according to calculations at
di 2011 menurut perhitungan di level 25,6% dengan rata-          the level of 25.6% with an average of PBV 3.2 x. When
rata PBV 3,2x. Dengan demikian jika mengacu pada relative        referred to the relative valuation, BJBR shares still have
valuation, harga BJBR masih berpotensi menuju level              the potential to rise to a level of Rp 1,830 with a potential
Rp 1.830,- menstranslasikan potential upside 6%.                 upward trend of 6%.




PT CLSA Indonesia
WISMA GKBI Suite 901
Jl Jendral Sudirman No. 28
Jakarta 10210
Phone: +(62) 21 2554 8888
Fax: +(62) 21 574 6920


-Juli 2010-                                                      -July 2010-

Bank bjb merupakan bank pembangunan daerah pertama               First regional bank IPO bank bjb is the first initial public
yang melakukan IPO di Indonesia. bank bjb memiliki aset          offering of a regional development bank in Indonesia. It
sebesar Rp 35 triliun dengan 17% pinjaman konsumen               has US$3.5 billion in assets with a 17% consumer loan
yang pangsa pasarnya berasal dari Jawa Barat yang jumlah         market share in West Java, which has a population of
populasinya sebesar 41 Juta Jiwa. Pinjaman konsumen              approximately 41 million people. Consumer lending to
untuk Pegawai Negeri Sipil disediakan sebesar 75% dari           local government civil servants accounts for 75% of the
pembukuan pinjaman dan dana IPO akan digunakan untuk             loan book and IPO funds will be used for further expansion
memperluas segmen usaha di wilayah Jawa Barat.                   in this area.




74                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
PT Macquarie Capital Securities Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Menara I, Lantai 8
Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53
Jakarta 12190
Tel: (62 21) 2598 8300
Fax: (62 21) 515 0849
INDONESIA


-September 2010-                                                   -September 2010-

Konsumen dan Pasar Utama                                           Major customers and markets
Lebih dari 80% pendapatan bunga BJBR terserap dari                 More than 80% of BJBR’s interest income is from loans.
sektor pinjaman. Dari 1H10, buku pinjaman telah                    By 1H10, its loan book Had reached Rp 21.5 trillion.
mencapai sebesar Rp 21,5 triliun. Pinjaman nasabah                 Consumer loans are loans Biggest its segment, but the
adalah segmen terbesar dari penyaluran pinjaman, namun             Also the bank is Trying to grow its loan productive segment
saat ini bank bjb juga mencoba untuk menumbuhkan                   by focusing on small-and medium-sized enterprises. These
segmen produktivitas pinjamannya dengan menfokuskan                loans are Mostly from the trading and business service
penyaluran pinjaman pada usaha kecil dan menengah.                 industries, an advantage in the manufacturing-oriented
Penyaluran pinjaman tersebut sebagian besar berasal dari           provinces of West Java and Banten.
bisnis jasa, perdagangan dan industri manufaktur yang
menjadi keunggulan provinsi Jawa Barat dan Banten.




Deutsche Bank AG
Kantor Cabang Jakarta Deutsche Bank Building
No. 80 Jalan Imam Bonjol Jakarta 10310
Tel: +62 21 3193 1092
Fax: +62 21 3193 5252


-Juli 2010-                                                        -July 2010-

Pemberian pinjaman kredit nasabah untuk daerah                     Leading consumer lender to a growing region bank bjb’s
berkembang, bank bjb menfokuskan pada pemberian                    focus on consumer loans (which account for 75% of total
pinjaman nasabah (sebesar 75% dari total pembukuan                 loan book) bodes well given expanding employment in
pinjaman). Hal ini menjadi pertanda baik untuk                     the regions. Indeed, WJB’s total workforce has risen from
memperluas lapangan kerja di wilayah tersebut. Total               17.3m in 2003 to 20.6 million in 2009, at a 3% six-year
tenaga kerja Wilayah Jawa Barat (WJB) telah meningkat              CAGR. bank bjb is currently the market leader in WJB with
dari 17.3 juta di tahun 2003 menjadi 20.6 juta di tahun            a 17% consumer loans market share. Being controlled
2009, menandakan peningkatan 3% dalam 6 tahun                      by the regional governments in WJB has given bank bjb
CAGR. bank bjb saat ini menjadi pemimpin pasar di                  some competitive advantage in terms of captive markets
Wilayah Jawa Barat dengan 17% pangsa pasarnya                      as it targets civil servants. The bank’s customer base for
berasal dari kredit konsumen. Dengan pengawasan                    consumer loans has grown from 246,000 in 2005 to
pemerintah daerah WJB telah memberikan bank bjb                    378,200 in 2009, implying an 11% four-year customer
beberapa keunggulan yang kompetitive dalam pasar                   CAGR. The bank has been able to maintain 13% growth
captive karena pegawai negeri sipil sebagai targetnya.             in its consumer loans in 2008 and 2009, despite growth
Pelanggan utama bank bjb untuk kredit konsumen telah               in the customer base of only 4% and 1% for the same
berkembang dari 246.000 di tahun 2005 sampai 378.200               period. This indicates the growing purchasing power of
di tahun 2009, menandakan peningkatan 11% dalam                    bank bjb’s customer base.
empat tahun pelanggan CAGR. bank bjb telah mampu
mempertahankan 13% pertumbuhan kredit konsumen
pada tahun 2008 dan 2009, walaupun pertumbuhan
konsumen utama hanya 4% dan 1% untuk periode yang
sama. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan
daya beli pelanggan bank bjb.


                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            75
Informasi bagi Investor
Information for Investors



Lembaga Penunjang Efek                                         Supporting Security Institutions


Biro Administrasi Efek                                         Share Registrar
PT Datindo Entrycom                                            PT Datindo Entrycom
Puri Datindo Wisma Sudirman                                    Puri Datindo Wisma Sudirman
Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35 Jakarta 10210                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35 Jakarta 10210
Tel : (62-21) 570 9009                                         Tel : (62-21) 570 9009
Fax : (62-21) 570 9026                                         Fax : (62-21) 570 9026


Penjamin Pelaksana Emisi Efek                                  Underwriter
PT Bahana Securities                                           PT Bahana Securities
Graha Niaga, Lantai 19                                         Graha Niaga, 19th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190
Tel : (62-21) 250 5081                                         Tel : (62-21) 250 5081
Fax : (62-21) 522 5869, 2505070-71                             Fax : (62-21) 522 5869, 2505070-71


PT CIMB Securities Indonesia                                   PT CIMB Securities Indonesia
The Indonesian Stock Exchange Building                         The Indonesian Stock Exchange Building
Tower II, Lantai 20                                            Tower II, 20th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Tel : (62-21) 515 1330                                         Tel : (62-21) 515 1330
Fax : (62-21) 515 4661, 515 1335                               Fax : (62-21) 515 4661, 515 1335


Auditor Independen Ernst & Young                               Independen Auditor Ernst & Young
KAP Purwantono Sarwoko Sandjaja                                KAP Purwantono Sarwoko Sandjaja
The Indonesian Stock Exchange Building                         The Indonesian Stock Exchange Building
Tower II, Lantai 7                                             Tower II, 7th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Tel : (62-21) 5289 5000                                        Tel : (62-21) 5289 5000
Fax : (62-21) 5289 4747, 5289 4600                             Fax : (62-21) 5289 4747, 5289 4600


Pemeringkat Efek                                               Rating Agency
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)                        PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Setiabudi Atrium, Lantai 8 Suite 809-810                       Setiabudi Atrium, 8th Floor Suite 809-810
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62, Kuningan, Jakarta 12920          Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62, Kuningan, Jakarta 12920
Tel : (62-21) 521 0077                                         Tel : (62-21) 521 0077
Fax : (62-21) 521 0078                                         Fax : (62-21) 521 0078


Lembaga Hukum Makes & Partners                                 Legal InstitutionsMakes & Partners
Menara Batavia, Lantai 7                                       Batavia Tower, 7th Floor
Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126                                  Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126
Jakarta 10220                                                  Jakarta 10220
Tel : (62-21) 574 7181                                         Tel : (62-21) 574 7181
Fax : (62-21) 574 7180                                         Fax : (62-21) 574 7180




76                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Notaris                                                             Notary
Fathiah Helmi, SH                                                   Fathiah Helmi, SH
Graha Irama, Lantai 6 Suite C                                       Graha Irama, 6th Floor Suite C
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2                            Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2
Kuningan Jakarta Selatan 12950                                      Kuningan Jakarta Selatan 12950
Tel : (62-21) 5290 7304-6                                           Tel : (62-21) 5290 7304-6
Fax : (62-21) 526 1136                                              Fax : (62-21) 526 1136


Appraisal                                                           Appraisal
PT VPC Indonesia                                                    PT VPC Indonesia
Menara Batavia, Lantai 28                                           Batavia Tower, 28th Floor
Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126                                       Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126
Jakarta 10220                                                       Jakarta 10220
Tel : (62-21) 5795 0505                                             Tel : (62-21) 5795 0505
Fax : (62-21) 5795 0555                                             Fax : (62-21) 5795 0555


Event Organizer (EO)                                                Event Organizer (EO)
PT Media Komunika Kita                                              PT Media Komunika Kita
Jl. Cilandak Permai Raya No. 11                                     Jl. Cilandak Permai Raya No. 11
Cilandak Barat Jakarta 12430                                        Cilandak Barat Jakarta 12430
Tel : (62-21) 7591 3985-6                                           Tel : (62-21) 7591 3985-6
Fax : (62-21) 750 4126                                              Fax : (62-21) 750 4126




                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                77
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




     Pembahasan
     dan Analisa
     Manajemen
     Management Discussion & Analysist




78                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                +25,51%
                          Pendapatan Bunga Bersih
                                                Net Interest Income


                                                +25,53%
                                                   Laba Bersih
                                                         Net Profit




Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                    79
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




TINJAUAN                    PEREKONOMIAN                        INDONESIA’S ECONOMIC REVIEW
INDONESIA

Kondisi perekonomian Indonesia berada pada tren yang            The Indonesia’s economic condition was in the positive
positif dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010              trend, with the economic growth approximately
mencapai 6,0% (yoy). Prospek pertumbuhan ekonomi                reaching 6.0% (yoy) by the year of 2010. The prospect
tersebut didukung oleh semakin pulihnya kinerja                 of economic growth was also supported by the recovery
ekspor dan mulai meningkatnya kegiatan investasi.               of export performance and the increased of investment.
Membaiknya ekspor sejalan dengan perbaikan prospek              Exporting activities was getting better in accordance
perekonomian global terutama Negara-negara maju.                to the improvement of global economic prospect,
Meningkatnya permintaan eksternal dan menguatnya                especially in developed countries. The increase of external
permintaan domestik diperkirakan mendorong dunia                demand and the improvement of domestic demand
usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi. Meskipun           were predicted could support business area in order to
pertumbuhan ekonomi meningkat, tekanan terhadap                 increase production capacity. Even though the economic
inflasi tetap terkendali.                                       growth was increased, the pressure throughout inflation
                                                                controllable.


Dalam perspektif yang lebih panjang, perekonomian               In longer perspective, Indonesia’s economic condition
Indonesia diperkirakan tetap membaik karena didukung            was predicted still getting better, due to the support of
oleh berbagai upaya peningkatan kapasitas, produktivitas,       many improvements in economic capacity, productivity
dan efesiensi perekonomian secara berkesinambungan.             and efficiency continuously. The acceleration of economic
Akselerasi pertumbuhan ekonomi akan terus meningkat             growth will continue increasing and projected reaching
dan diperkirakan mencapai kisaran 6,5%-7,5% (yoy)               approximately 6.5% - & 7.5% (yoy) in the year of 2014.
pada tahun 2014. Peningkatan kapasitas perekonomian             The improvement of the economic capacity will support
tersebut mendukung upaya menurunkan inflasi kearah              the effort of decreasing the inflation to the middle term
sasaran inflasi jangka menengah 4%+ 1% (yoy).                   assumption projected inflation 4% +1%(yoy).


Hal tersebut merupakan pencapaian yang sangat baik              It was the best achievement compare to other countries
apabila dibandingkan dengan banyak Negara lainnya               which was just barely learn to stand and still collapse
yang baru beranjak dan masih terpuruk dari krisis               because of the global monetary crisis happened at the
keuangan global yang terjadi pada akhir 2008. Kondisi           end of 2008. It has shown the strong national economical
ini menunjukkan fundamental perekonomian nasional               fundamental and high trust of investors to the investment
yang kuat serta kepercayaan para pemodal yang tinggi            climate in Indonesia, including for banking sector. bank
terhadap iklim investasi di Indonesia, tidak terkecuali         bjb was confident that this excellence of Indonesia’s
untuk sektor perbankan. bank bjb percaya bahwa tren             economic trend will always be looked after and getting
prekonomian Indonesia yang baik ini dapat terus terjaga         better in the upcoming years.
dan semakin membaik pada tahun-tahun mendatang.


Kinerja ekonomi domestik menunjukkan akselerasi                 Domestic economic performance had shown the
pertumbuhan ekonomi yang masih terus berlanjut                  acceleration of progressive economic growth supported by
didorong oleh komsumsi dan perbaikan investasi. Evaluasi        investment consumption and its recovery. The evaluation
terhadap kinerja dan prospek prekonomian secara umum            to the economic performance and prospect generally had
menunjukkan perbaikan. Kuatnya komsumsi dalam negeri            shown its progress. The strong domestic consumption
didukung oleh berbagai faktor antara lain daya beli             is supported by many factors such as the increase of
yang membaik. Kinerja pasar keuangan terus membaik,             purchasing power. The Performance of money market
tercermin dari peningkatan IHSG yang mencapai level             was getting better, reflected by the improvement of IHSG
tertinggi sepanjang sejarah dan yield SUN yang menurun          that reached the highest level throughout the history and
untuk semua tenor. Kinerja pasar keuangan yang membaik          SUN yield has decreased for all tenor. The improvement



80                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
terutama dipengaruhi oleh besarnya arus masuk modal               of money market performance was affected especially by
asing. Dari segi transimisi kebijakan moneter, suku bunga         the enormous amount of foreign capital flow. From the
perbankan masih terus mengalami penurunan.                        side of monetary policy transmittion, banking interest rate
                                                                  was still declining.


Suku bunga perbankan, baik simpanan maupun kredit                 The banking interest rate for deposit and loans was
masih terus turun, meski melambat dan spread yang                 still declining, eventhough it was slower and with the
semakin kecil. Dari jalur kredit, pertumbuhan kredit              small amount of spread. From the line of loans, the loan
menunjukkan tren yang meningkat, terutama didorong                growth had shown improving trend, especially supported
oleh kredit komsumsi meskipun kontribusi kredit investasi         by consumer loan, while investment loan contribution
dan KMK juga menunjukkan peningkatan. Dari sisi                   and KMK (Working Capital Loan) was also showing
likuiditas, kondisi likuiditas perekonomian cenderung             the improvement. From the Liquidity point of view, the
meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas                   economic liquidity condition tended to increase along the
perekonomian. Likuiditas perbankan masih masih cukup              improvement of economical activities. Banking Liquidity
tinggi sehingga tidak ada kendala dalam pemenuhan                 was still high enough, therefore there was no obstacles in
GWM 8%. Stabilitas sistem keuangan masih terjaga dan              fullfilling GWM ( Required Minimum Balance of Current
didukung oleh kondisi sektor perbankan yang tetap kuat            Account) 8% . The stability of monetary system was still in
dalam menghadapi berbagai risiko, serta membaiknya                controll and supported by the strong and steady condition
fungsi intermediasi perbankan. Hal itu ditunjukkan antara         of banking sector in facing several risk, and also the
lain oleh tingginya rasio kecukupan modal (CAR/Capital            better recovery of banking intermediation function. It was
Adequacy Ratio) perbankan yang saat ini mencapai                  delivered by the high amount of Capital Adequacy Ratio
16,4% dan terjaganya rasio kredit bermasalah (NPL/Non             in banking industry nowadays heading through 16.4%
Performing Loan) gross di bawah 5,0%.                             and the stabilization of total Non Performing Loan (NPL)
                                                                  Ratio gross under 5.0%.


Peningkatan fungsi intermediasi perbankan tercermin               The improvement of Banking intermediation function
pada angka pertumbuhan kredit yang meningkat                      was reflected from the increasing number of Loan
mencapai 22,8%(yoy) Perkembangan pertumbuhan kredit               growth raised 22.8% (yoy) at the end of October 2010.
perbankan tersebut masih sesuai denga Rencana Bisnis              That development of banking Loan growth was still in
Bank (RBB) dimana pertumbuhan kredit mencapai kisaran             accordance to RBB ( Banking Business Plan), whereas the
22%-24%. Sementara itu pertumbuhan kredit (ytd) untuk             growth of loan was reach the level around 22%-24%. At
seluruh sektor sudah positif. Bank Indonesia meyakini             the same time the loan growth for all sector was already
prospek perekonomian kedepan semakin membaik                      positive. Bank Indonesia assured that the economic
ditandai oleh laju pertumbuhan PDB yang meningkat,                prospect in the future is getting better addressed by the
prospek inflasi yang terjaga pada kisaran sasaran yang            rate of growth of increased PDB (Gross Domestic Product),
ditetapkan, dan stabilitas sistem keuangan yang tetap             inflation project is stable on the assumed projection
terkendali.                                                       and the stability of monetary system which always in
                                                                  controll.


Industri Perbankan di Indonesia                                   Banking Industry in Indonesia
Informasi dan statistik yang termasuk dalam bagian ini            The information and statistics related to the background of
yang berkenaan dengan latar belakang industri diambil             industry includes in this section was taken and processed
dan diolah dari berbagai sumber publik. bank bjb tidak            from several public sources. In case of any differences or
memberikan pernyataan atas akurasi dari informasi dan             inconsistency with other compilation of information and
statistik dimaksud, yang mungkin akan berbeda atau tidak          statistics came from inside or outside Indonesia, bank
konsisten dengan kompilasi informasi dan statistik lainnya        bjb doesn’t give any statement based on its accuracy.
yang berasal dari dalam maupun luar Indonesia. Informasi          The information and statistics in this section is not being




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            81
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




dan statistik yang ada pada bab ini tidak diverifikasi, secara                  verified each or simultanuosly by bank bjb or other parties
masing-masing maupun bersama-sama, oleh bank bjb                                appointed by bank bjb.
atau pihak-pihak lain yang ditunjuk oleh bank bjb.


Struktur Industri                                                               Industrial Structure
Sebelum bulan November 1988, sektor perbankan                                   Before November 1988, Indonesian banking sector
Indonesia terdiri dari Bank Umum, Bank Tabungan dan                             consisted of Public Bank, Savings Bank and Development
Bank Pembangunan dengan Bank Indonesia sebagai                                  Bank with Bank Indonesia as the Central Bank. At this
Bank Sentral. Pada saat ini, sektor perbankan Indonesia                         moment, Indonesia’s Banking Sector consists of Public
terdiri dari Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat                              Bank and Public Credit Banks (BPR). From the ownership
(“BPR”). Ditinjau dari segi kepemilikan, di Indonesia                           point of view , there are banks owned by The Government,
terdapat bank milik Pemerintah, Bank Pembangunan                                Regional Development Bank, National Private Bank , Joint
Daerah, Bank Swasta Nasional, bank hasil joint venture,                         venture Bank, Foreign Bank Branches and Public Credit
cabang bank-bank asing dan BPR. Per 31 Desember 2010,                           Banks in Indonesia. By 31 December 2010, bank’s total
total aset bank milik Pemerintah adalah sebesar 37%,                            assets owned by the government was 37%, Regional
Bank Pembangunan Daerah adalah sebesar 7,9%, Bank                               development bank was 7.9%, National Private Bank was
Swasta Nasional adalah sebesar 42,6% dan bank hasil                             42.6%, joint venture bank was 4.9% and Rural Banks
joint venture adalah sebesar 4,9%, BPR adalah sebesar                           was 1.5%
1,5%.


Berikut ini adalah tabel rangkuman perkembangan sektor                          The following table is summary of the development of
perbankan Indonesia dalam kurun waktu delapan tahun                             Indonesia’s banking sector in the last eight years:
terakhir:
Per 31 Desember 2010
By December 31
 Bank                                2003        2004    2005     2006         2007       2008    2009            2010                              Bank
 Bank Umum                                                                                                                                 General Bank

 Bank milik Pemerintah                       5      5       5          5            5        5         4              4   Bank owned by the Government

 Bank Pembangunan Daerah                    26     26      26         26           26       26        26             26      Regional Development Bank

 Bank Swasta Nasional                       76     72      71         71           71       68        65             67            National Private Bank

 Bank hasil joint venture dan               31     31      29         28           28       25        26             26          Joint Venture Bank and
 cabang Bank Asing                                                                                                                         Foreign Bank


 Total Bank Umum                           138    134     131        130          130      124      121             123              Total General Bank

 Bank Perkreditan Rakyat (BPR)        2.141      2.159   2.009     1.880        1.817     1.772    1.733          1.767                Rural Bank (BPR)



Tabel berikut adalah aset, kredit dan simpanan dari top 10                      The following table shows asset, credit and saving of the
bank dalam negeri per tanggal 31 Desember 2010:                                 Top 10 Indonesia’s bank on December 31, 2010:
                                                                                                                                         Rp Juta / Rp Million

   No       Bank / Bank                                                    Aset / Asset           Kredit / Credit              Simpanan / Saving
    1       Bank Mandiri                                                      408.771                 217.089                        249.790

    2       Bank Rakyat Indonesia                                             395.394                 241.020                        245.298

    3       Bank Central Asia                                                 323.349                 153.176                        174.218

    4       Bank Negara Indonesia                                             218.704                 132.431                        180.195

    5       Bank CIMB Niaga                                                   142.921                 102.715                        125.800

    6       Bank Danamon                                                      113.860                    75.254                        79.883

    7       Bank Panin                                                        106.507                    55.705                        76.688

    8       Bank Internasional Indonesia                                       71.624                    50.065                        60.915

    9       Bank Permata                                                       73.570                    51.529                        58.243

   10       Bank Tabungan Negara                                               68.334                    51.458                        58.257




82                                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Perkembangan Industri Perbankan di Indonesia                      The Development of Banking Industry in Indonesia
Berikut ini merupakan perkembangan industri perbankan             The following is the development of banking industry in
di Indonesia dari tahun 1983 hingga saat ini.                     Indonesia from 1983 up till now.


Periode Deregulasi Tahun 1983-1991                                Deregulation Period year of 1983 - 1991
Pada awal tahun 1983, Pemerintah telah mengeluarkan               In early 1983, the government had published several
beberapa kebijakan deregulasi dan birokrasi pada industri         deregulation policy and bureaucrachy for banking
perbankan untuk mengembangkan sistem perbankan yang               industry in order to develop good, eficience and strong
baik, efisien dan kuat. Langkah-langkah deregulasi yang           banking system. The deregulation steps that already on
telah dijalankan antara lain adalah menghapuskan pagu             processed are deleting credit ceiling, decreasing GWM
kredit, menurunkan GWM, memberikan fleksibilitas bagi             (Minimum Balance of Current Account), giving flexibility
bank-bank untuk menetapkan sendiri tingkat suku bunga             to the banks in deciding their own interest rate of loans,
kredit, tabungan dan simpanan serta memperkenalkan                savings and Deposits and also introducing money market
instrumen pasar uang.                                             instrument.


Sebelum tahun 1988, sektor perbankan Indonesia terdiri            Before 1998, banking sector in Indonesia consisted of
dari Bank Umum, Bank Tabungan dan Bank Pembangunan                Public Bank, Savings Bank, and Development Bank, but
namun tetap didominasi oleh 7 (tujuh) bank milik                  dominated by 7(seven) banks owned by the government,
Pemerintah, yang menguasai lebih dari 60,0% total                 which had control over 60.0% from total banking loan.
kredit perbankan. Dalam rangka pengembangan sektor                In order to developed the Indonesia’s banking sector,
industri perbankan Indonesia, mobilisasi simpanan dalam           mobilize the domestic deposit and support the competitive
negeri dan mendukung iklim persaingan antar bank di               climate between banks in Indonesia, the government
Indonesia, Pemerintah, melalui Menteri Keuangan, telah            through The Minister of Finance had published several
mengeluarkan beberapa paket deregulasi pada bulan                 deregulation package in October 1988. One of the
Oktober 1988. Salah satu kebijakan reformasi perbankan            important banking reformation policy was to enlighten
yang penting yaitu meringankan persyaratan untuk                  the requirements to grand permissions for building new
mendapat izin pendirian bank baru, yang mengakibatkan             banks, that had caused many new banks were built rapidly
berdirinya bank-bank baru dengan pesat pada tahun-tahun           in the next coming years. That banking deregulation had
berikutnya. Kebijakan deregulasi perbankan tersebut telah         succeed to increase the competitiveness and also the
berhasil meningkatkan persaingan serta jumlah simpanan            amount of deposits and loan significantly on 1989 and
dan pinjaman secara signifikan pada tahun 1989 dan                1990. Nevertheless, considering several reasons, the rapid
1990. Namun demikian, karena beberapa alasan, tingkat             level of growth in banking industry was followed by the
pertumbuhan industri perbankan yang sangat cepat                  decreasing quality of assets significantly and the increasing
tersebut diiringi dengan penurunan kualitas aset secara           amount of unsound loan.
signifikan dan peningkatan kredit bermasalah.


Melalui beberapa inisiatif kebijakan lanjutan, Pemerintah         Through several sequel of initiative policies, the
berusaha untuk meningkatkan sistem perbankan dan                  government try to improve the banking system and
meningkatkan iklim perbankan yang lebih baik. Pada                better banking climate. The government had published
bulan Februari 1991, Pemerintah mengeluarkan kebijakan            new detailed policies in February 1991 and completing
baru yang lebih rinci dan melengkapi paket kebijakan              the deregulation policy package in October 1988. Those
deregulasi bulan Oktober 1988. Kebijakan tersebut                 policies was then being repaired by implementing the rules
kemudian diperbaiki dengan menerapkan peraturan                   of minimum CAR (Capital Adequacy Ratio) 8.0% on ATMR
mengenai minimum CAR sebesar 8,0% atas ATMR dan                   ( Balancing Assets According to Risk) and implemented in
diterapkan di seluruh bank di Indonesia.                          every banks around Indonesia.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              83
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Periode Pertumbuhan Ekonomi Tahun 1991-1996                   Economic Growth Period - Year of 1991-1996
Semenjak kebijakan uang ketat diberlakukan pada awal          Since tight money policy was being implemented in the
tahun 1991, sektor perbankan Indonesia mengalami              early 1991 until the middle year of 1993, Indonesia’s
periode konsolidasi dan melambatnya pertumbuhan               banking sector had encountered consolidation period
kredit. sampai pertengahan tahun 1993. Pada periode           and the slowing down of loan growth. At this period
ini, beberapa bank Pemerintah dan bank swasta nasional        several government banks and national private banks had
mengalami penurunan tingkat pertumbuhan kredit dan            experienced a down turn of loan growth level and had to
harus meningkatkan modal untuk menaikkan CAR hingga           increase capital including CAR until the minimum required
tingkat minimum yang disyaratkan oleh ketetapan Bank          level stated by the regulation of Bank Indonesia. In August
Indonesia. Pada bulan Agustus tahun 1994, Pemerintah          1994, the government had stated the limitation 25% on
menetapkan batas 25% pada posisi devisa neto valuta           the Foreign Exchange net position.
asing.


Selama periode tahun 1992 dan 1993, tingkat suku              During the period of 1992 and 1993, the interest rate
bunga simpanan dan kredit mengalami penurunan secara          level of deposit and loan had decreasing gradually.
bertahap. Dimulai pada awal tahun 1994, tingkat suku          Starting from the early 1994, the interest rate level in
bunga di Indonesia meningkat kembali sebagai reaksi           Indonesia had started to increase again as the reaction
terhadap kenaikan tingkat suku bunga luar negeri yang         to the increase of leasing level and interest fund rate
diakibatkan oleh kenaikan tingkat suku bunga diskonto         United State Central Bank. Nevertheless, after US Central
dan ringkat suku bunga pendanaan Bank Sentral AS.             Bank interest rate had decreased on July 1995, the level
Namun setelah penurunan tingkat suku bunga Bank               of interest rate in Indonesia were beginning to be stable
Sentral AS pada bulan Juli 1995, tingkat suku bunga di        and slowly declining.
Indonesia mulai stabil dan kemudian secara perlahan
menurun.`


Krisis Ekonomi dan Pemulihan: Tahun 1997 Sampai               Economic Crisis and its Recovery : year of 1997 until
Sekarang                                                      now
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak pertengahan       The Economic crisis that attacked Indonesia since the
tahun 1997 telah memberikan beban yang besar bagi             middle year of 1997 has given abundant burden to the
industri perbankan di Indonesia dan sebagian besar bank       banking industry in Indonesia and most of all to the bank
mengalami masalah likuiditas yang serius dikarenakan          who had encountered serious liquidity problems due to
penarikan uang dari nasabah dan turunnya tingkat              rush by the customer and the down turn of customer
kepercayaan nasabah terhadap sistem perbankan.                trust level to the banking system. Caused by many banks
Akibat semakin banyaknya bank yang gagal memenuhi             that failed to fulfill GWM (Required Minimum Balance
ketentuan tingkat GWM, Pemerintah mengambil langkah           of Current Account) level regulation, the government
untuk memberikan BLBI kepada bank-bank tersebut. BLBI         has taken steps to give BLBI ( Liquidity Supply from Bank
tersebut diperpanjang dengan persyaratan ketat.               Indonesia). That BLBI was being extended with tight
                                                              requirements.


BPPN                                                          BPPN (Indonesia Banking Recovery Agency)
Menghadapi krisis ekonomi yang berawal pada                   Facing the economic crisis on the early 1997, BPPN was
pertengahan tahun 1997, BPPN dibentuk melalui                 built according to Presidential Decree on January 26,
Keputusan Presiden (Kepres) pada tanggal 26 Januari           1998 as an autonomous committee under the Minister
1998 berupa badan otonom dibawah Menteri Keuangan.            of Finance. BPPN was built to achieve 3 (three) main
BPPN didirikan untuk mencapai 3 (tiga) tujuan utama           purposes concerning the recovery of banks which is
sehubungan dengan penyelesaian bank-bank bermasalah,          in trouble : 1) managing the guarantee to the banks




84                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
yaitu: (i) mengelola pemberian jaminan kepada bank-bank           under the name of government according to the above
atas nama Pemerintah sesuai Kepres tersebut diatas; (ii)          Presidential Decree, 2) supervising and restructuring
mengawasi dan melakukan restrukturisasi atas bank-bank            unsound banks; 3) taking the law step if needed in the
yang telah dinyatakan tidak layak beroperasi (unsound);           frame of banks’s restructurization.
(iii) melakukan tindakan-tindakan hukum yang diperlukan
dalam kerangka restrukturisasi bank-bank tersebut.


Secara umum, misi yang diemban BPPN adalah untuk                  Generally, BPPN mission is to guide the Indonesia’s
mengawal pemulihan ekonomi Indonesia, melalui                     economic recovery through banks’ restucturization and
restrukturisasi bank dan pinjaman korporasi, serta                corporate loan, also optimizing the return of government
mengoptimalkan tingkat pengembalian uang negara                   money (being lended to the government in the form of
(yang dipinjamkan kepada bank-bank dalam bentuk                   liquidity an government obligation) in order to reduce the
bantuan likuiditas dan Obligasi Pemerintah) dalam rangka          burden of APBN (National Cost and Income Budget).
mengurangi beban APBN.


Berdasarkan peraturan yang berlaku saat itu, BPPN                 Based on the regulation occured at that moment, BPPN
memiliki kewenangan yang luas, termasuk kewenangan;               had the unllimited authority, including the authority to
merestrukturisasi, merehabilitasi bank-bank dibawah               : restructurization, rehabilitate the banks under BPPN
kelolaan BPPN, termasuk kewenangan melakukan merger               management, and also the authority to do the merger and
dan akuisisi. Melalui BPPN, Pemerintah mengeksekusi               acquisition. Through BPPN, the government has executed
penutupan beberapa bank, merekapitalisasi, melakukan              the closing of several banks, recapitalized, merger and
merger dan akuisisi untuk mengejar tujuan akhir dari              acquisition to pursue the final outcomes from public banks
bank umum dengan mempersedikit jumlah bank dan                    by diminishing the amount of banks and strengthen those
memperkuat bank-bank tersebut dengan cakupan                      banks with the larger geografis scope and offering many
geografis yang luas dan menawarkan berbagai layanan.              kinds of services.


Program Penjaminan Pemerintah                                     Government Guarantee Program
Sejak tahun 1998, Pemerintah, sebagai jawaban atas krisis         Since 1998 as an answer to the economic crisis and a
ekonomi dan sebagai dukungan terhadap menurunnya                  support to the decline of banking industry in Indonesia, the
industri perbankan di Indonesia, telah menerapkan                 government has implemented the Government Guarantee
program penjaminan Pemerintah (Government Guarantee               Program and Exchange Offer program to give guarantee
Program) dan program penawaran pertukaran (Exchange               to debitor and creditor.
Offer Program), untuk memberikan jaminan kepada
penyimpan bank dan kreditur.


Secara umum, kewajiban yang dijamin oleh Pemerintah               Basically, the obligation guaranteed by the government
dalam program ini adalah pembayaran atas kewajiban                in this program is the payment for an on balance sheet
bank umum nasional baik yang tercatat di neraca (on-              of national public bank obligation and also its off balance
balance sheet) maupun yang tidak tercatat dalam neraca            sheet, (including national obligation and creditor, the
(off-balance sheet) (termasuk kewajiban kantor cabang             obligation to pay in rupiah currency or other currencies
luar negeri bank-bank tersebut) kepada penyimpan asing            from the foreign bank itself) to the investors and in foreign
dan dalam negeri serta para kreditur, termasuk kewajiban          money according to the regulation in the program.
untuk membayar dalam mata uang Rupiah atau mata
uang asing sesuai dengan ketentuan dalam program
tersebut.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              85
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Sesuai dengan ketentuan dalam Program Penjaminan                 According to the regulation on Government Guarantee
Pemerintah, jangka waktu penjaminan akan dengan                  Program, time range of the guarantee will be extended
sendirinya terus diperpanjang setiap enam bulan; kecuali         by itself every six months, except before the end of six
sebelum akhir dari jangka waktu enam bulan tersebut,             months time range, states that is not willing to extend
menyatakan tidak akan memperpanjang program                      the program.
tersebut.


Program Penjaminan Pemerintah sebelumnya dilaksanakan            Government Guarantee Program was being organized
dan dikelola oleh BPPN. Pasca penutupan BPPN di awal             and managed by BPPN. After the closing of BPPN in
tahun 2004, penjaminan ini dilaksanakan dan dikelola             early 2004, this program were organized and managed
oleh suatu unit dibawah Menteri Keuangan dengan nama             by a unit under The Minister of Finance by the name of
Unit Pengelola Penjaminan Pemerintah (UP3). Program              UP3 ( Government Guarantee Management Unit). The
Penjaminan Pemerintah berakhir di bulan September 2005.          Government Guarantee Program ended on September
Penjaminan kewajiban pembayaran bank selanjutnya                 2005. The Obligation Guarantee for bank payment then
dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)                 being organized by LPS (Deposits Guarantee Institution)
yang didirikan berdasarkan Undang-undang No.24/2004              built by the law number 24/2004 dated on September
tanggal 22 September 2004 sebagaimana telah                      22, 2004 as amandement by Government Regulation Law
diamandemen oleh Peraturan Pemerintah Undang-                    Number 7/2009 dated on January 13 ,2009 and start to
undang No. 7/2009, tanggal 13 Januari 2009 dan mulai             guaranteed the obligation of bank payment (deposits).
menjaminkan kewajiban pembayaran bank (simpanan).


Jenis tabungan yang diasuransikan oleh LPS adalah                Type of savings being insuranced by LPS is the third parties
dana-dana pihak ketiga (non-bank), deposito antar bank,          deposits (non bank), Deposits between banks, including
termasuk didalamnya giro, tabungan, deposito, sertifikat         Demand Deposit, Savings, Time Deposits, Deposits
deposito dan/atau bentuk-bentuk tabungan lainnya yang            certificates and/or other form of deposits that being
diperlakukan sama dengan jenis-jenis tabungan diatas.            treated the same with the above deposits. The amount of
Jumlah tabungan yang diasuransikan oleh LPS adalah               deposits insuranced by LPS is the deposit balance consist
saldo tabungan yang terdiri dari pokok dan bunga berjalan        of capital and working interest at the time the working
pada saat izin usaha bank masih berlaku.                         permit of the Bank is still valid.


Jumlah saldo yang diasuransikan untuk tiap nasabah pada          The amount of balance that being insuranced for every
tiap bank adalah jumlah saldo seluruh rekening nasabah           debitor in each banks is the balance of all debitor
di bank tersebut, baik secara sendiri maupun bersama             accounts in the bank, individually or with other parties,
pihak lain, yang bernilai maksimum Rp100 juta efektif            with maximum amount of 100 million rupiahs effectively
mulai 22 Maret 2007, akan tetapi berdasarkan Peraturan           started from March 22, 2007, but based on Government
Pemerintah No. 66/2008, tanggal 13 Oktober 2008,                 Regulation Number 66/2008 dated on October 13 , 2008,
nilainya telah ditingkatkan menjadi Rp 2 miliar.                 the amount had been increased into 2 billion rupiahs.


Program Exchange Offer                                           Exchange Offer Program
Program Exchange Offer dimulai setelah adanya 2 (dua)            The Exchange Offer Program was started after the
kesepakatan yang dicapai antara Bank Indonesia dengan            agreement between Bank Indonesia and same creditors
kreditur tertentu dari bank di Indonesia. Program Exchange       of banks in Indonesia. The Exchange Offer Program
Offer yang pertama diperkenalkan pada akhir tahun 1998           was first introduced at the end of 1998, after the deal
setelah adanya kesepakatan yang dicapai pada tanggal             on August 18, 1998. The second one was introduced
18 Agustus 1998 dan yang kedua diperkenalkan pada                in the middle of 1999 after the deal on May, 25,1999.
pertengahan tahun 1999 setelah adanya kesepakatan                The program which sponsored by the government have
pada tanggal 25 Mei 1999. Program yang disponsori                the intention to help restructurize debt by changing for
oleh Pemerintah tersebut bertujuan untuk membantu                instance level of interest rate or its time range. In the



86                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
restrukturisasi hutang dengan mengubah, misalnya,                Exchange Offer program, Bank Indonesia has offered
tingkat suku bunga atau jangka waktu. Dalam program              certain and unrequired guarantees for the obligation of
Exchange Offer ini, Bank Indonesia menyediakan jaminan           related Indonesian Banks.
pasti dan tanpa syarat untuk kewajiban dari bank-bank
Indonesia yang terkait.


Dalam Program Exchange Offer 1998, pinjaman yang                 In 1998 Exchange Offer Program, loans that met the
memenuhi syarat dalam program tersebut ditukar                   qualifications of the program were exchanged into new
menjadi perjanjian kredit baru yang dibagi ke dalam 4            credit contract, devided into 4 (four) stages with the
(empat) tahap dengan periode jatuh tempo: satu tahun,            validation time period : one year, two years, three years
dua tahun, tiga tahun dan empat tahun. Peserta dari              and four years. The participant of Exchange Offer Program
Program Exchange Offer 1999, menukarkan pinjaman                 exchange the qualified loan into a new loan being devided
yang memenuhi syarat menjadi pinjaman baru yang dibagi           into 4 (four) stages with validation time period : three,
ke dalam 4 (empat) tahap dengan periode jatuh tempo:             four, five and six years.
tiga, empat, lima dan enam tahun.


Pinjaman yang memenuhi syarat dalam Program Exchange             The qualified loan in 1998 Exchange Offer Program
Offer 1998 didefinisikan sebagai saldo pinjaman non-             defined as non rupiahs loan balance from (i) loan obligation
Rupiah dari (i) kewajiban pinjaman antar bank dan                between banks and short term obligor obligation which
kewajiban jangka pendek obligor yang jatuh tempo                 due before April 1, 1999, (ii) current portion from midle
sebelum tanggal 1 April 1999, (ii) porsi lancar dari             and long term obligation of obligor valid before April 1,
kewajiban jangka menengah dan panjang obligor yang               1999. The qualified loan in 1998 Exchange Offer Program
akan jatuh tempo sebelum tanggal 1 April 1999. Pinjaman          defined as non rupiahs loan balance from (i) deposits
yang memenuhi syarat dalam Program Exchange Offer                obligation between bank and short term obligation of
1999 didefinisikan sebagai saldo pinjaman non-Rupiah             obligor valid before January 1, 2002, (ii) current portion
dari (i) kewajiban simpanan antar bank dan kewajiban             from midle and long term obligation of obligor valid before



                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             87
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




jangka pendek obligor yang jatuh tempo sebelum tanggal            January 1, 2002 ( beside the obligation which the time
1 Januari 2002, (ii) porsi lancar dari kewajiban jangka           range being fasten) except that fasten happened before
menengah dan panjang obligor yang akan jatuh tempo                March, 15, 1999 according to the exist contract. Obligor
sebelum tanggal 1 Januari 2002 (selain dari kewajiban             defined as the government bank, national private bank
yang jatuh temponya dipercepat, kecuali percepatan                and its group in overseas, branches in overseas, also the
tersebut terjadi sebelum tanggal 15 Maret 1999 sesuai             office agent overseas.
kontrak yang ada). Obligor didefinisikan sebagai
bank Pemerintah dan swasta nasional dan Anak-anak
Perusahaannya di luar negeri, cabang-cabangnya di luar
negeri, maupun kantor agennya di luar negeri.


Program Rekapitalisasi Perbankan                                  Banking Recapitalization Program
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan dan Gubernur               Based on the Decree of Minister of Finance and
Bank Indonesia bulan Pebruari 1999, dilakukan Program             Governor of Bank Indonesia on February 1999, Banking
Rekapitalisasi Bank yang bertujuan meningkatkan Rasio             Recapitalization Program was conducted in order to
Kecukupan Modal (CAR) bank mencapai minimum 4%.                   increase Capital Adequacy Ratio (CAR) of the bank
                                                                  reaching 4% minimum.


Bagi bank-bank yang ikut-serta dalam program                      For the banks which participate in the program
tersebut (kecuali bank-bank milik Pemerintah dan Bank             (except Banks owned by the government and Regional
Pembangunan Daerah, serta bank-bank yang diambil-alih             Development Bank, and banks taking over by BPPN),
BPPN), pemegang saham pengendali diwajibkan untuk                 the controller of shareholder have to deposit the fund
menyetorkan dana sedikitnya 20% dari kekurangan                   at least 20% from capital shortage needed to reach 4%
modal yang diperlukan untuk mencapai CAR 4%.                      of CAR. The shareholder controller could combinate
Pemegang saham pengendali dapat mengkombinasikan                  the funds with strategic investor fund deposit, or the
dana tersebut dengan dana setoran investor strategis,             whole fund was being deposited by strategic investor.
ataupun dana tersebut seluruhnya disetorkan oleh Investor         The shareholder controller hold 25% or more than total
Strategis. Dalam hal ini, pemegang saham pengendali               amount of published bank”s shares, or other parties who
memiliki 25% atau lebih dari total saham bank yang                owned less than 25% of banks’s shares, but they controll
dikeluarkan, atau pihak-pihak yang memiliki kurang dari           the bank directly and indirectly.
25% saham bank namun mengendalikan bank tersebut
secara langsung maupun tidak langsung.


Dalam 3 (tiga) tahun pelaksanaan Investment Management            Within three years of Investment Management and
and Performance Agreement (IMPA), tiap pemegang                   Performance Agreement (IMPA) implementation, every
saham berhak membeli kembali saham Pemerintah dengan              shareholder had the right to buyback the government
mekanisme Opsi Beli (Call Option). Selanjutnya Pemerintah         shares with Call Option mechanism. In the interim , the
dapat menjual saham tersebut kepada masyarakat setelah            government could sell those shares to the public after one
satu kali penawaran kepada pemegang saham lainnya                 time offering to other shareholder.
.
Pada tanggal 13 Maret 1999, Pemerintah menetapkan                 On March 13, 1999, the government stated 74 banks
74 bank dinilai cukup mampu melanjutkan operasinya                assumed to be able to continue their operation without
tanpa bantuan Program Rekapitalisasi Bank. Bank-bank              the help of Banking Recapitalization Program. There were
ini terdiri dari: Bank Niaga, Bank Lippo, Bank International      Bank Niaga, Bank Lippo, Bank International Indonesia,
Indonesia, Bank Bali, Bank Universal, Bank Umum Koperasi          Bank Bali, Bank Universal, Bank Umum Koperasi
Indonesia (Bukopin), Bank Prima Express, Bank Arta Media          Indonesia (Bukopin), Bank Prima Express, Bank Arta
dan Bank Patriot. Dalam bulan Juli dan September 1999,            Media and Bank Patriot. On July and September 1999,
secara berurutan Bank Niaga dan Bank Bali keluar dari             in sequence Bank Niaga and Bank Bali were out from



88                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Program Rekapitalisasi Bank dan BPPN mengambil alih               Banking Recapitalization Program and BPPN took over
pengendaliannya.                                                  the controll.


Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan dan Gubernur               Based on the Decree of Minister of Finance and the
Bank Indonesia pada bulan Maret 1999, pada pelaksanaan            Governor of Bank Indonesia on March 1999, on the
Program Rekapitalisasi Bank untuk Bank Diambi Alih                implementation of Banking Recapitalization Program for
(BTO), Pemerintah mengambil alih sementara bank-                  take over bank (BTO), the government temporarily took
bank tertentu dengan CAR kurang dari 4%. Penanaman                over certain banks with CAR less than 4%. That Temporary
Modal Sementara (PMS) Pemerintah tersebut diputuskan              Capital investment (PMS) by the government was decided
berdasarkan kajian uji-tuntas oleh pihak independen               over final measurement of independent party appointed
yang ditunjuk oleh BPPN. Lima bank Pemerintah juga                by BPPN. Five government banks were also gathered and
digabungkan dan direkapitalisasi pada bulan Juli 1999,            recapitalized on July 1999 to increase bank’s CAR and
untuk meningkatkan CAR bank hasil penggabungan                    reached the amount of 4% minimum.
mencapai minimal 4%.


Pada bulan Juni 2000, Pemerintah melalui BPPN,                    The government has merged 8 (eight) banks On June
menggabungkan 8 (delapan) bank BTO (Bank Duta, Bank               2000 through BPPN: BTO ( Bank Duta, Bank Rama, Bank
Rama, Bank Tamara, Bank Tiara Asia, Bank Nusa Nasional,           Tamara, Bank Tiara Asia, Bank Nusa Nasional, Bank pos
Bank Pos Nusantara, Jayabank International dan Bank               Nusantara, Jayabank International and Bank Risjad Salim)
Risjad Salim) ke dalam Bank Danamon.                              into Bank Danamon


Pada bulan Desember 2001, Pemerintah melalui BPPN                 The government has also declared the plan to unite 5 (five)
mengumumkan rencana penggabungan 5 bank komersil,                 commercial banks, on December 2001, through BPPN
yaitu Bank Bali, Bank Universal, Bank Artamedia, Bank             which are : Bank Bali, bank Universal, Bank Artamedia,
Prima Express dan Bank Patriot. Penggabungan bank-                Bank Prima Express and Bank Patriot. The merger of
bank ini secara hukum menjadi efektif pada tanggal 30             those banks legally efective on September 30, 2002,
September 2002, dengan entitas hasil penggabungan                 with the entity resulted from the merger was named
bernama Bank Permata.                                             Bank Permata.


Konsolidasi Perbankan                                             Banking Consolidation
Sektor perbankan Indonesia terus mengalami konsolidasi            The Indonesia’s banking sector has experienced
dari tahun 2000 sampai sekarang, sebagian dikarenakan             consolidation from 2000 until now, part of it due to
Peraturan Bank Indonesia No.7/15/PBI/2005 juncto                  Bank Indonesia rules number 7/15/PBI/2005 juncto
Peraturan Bank Indonesia No.9/16/PBI/2007 tentang                 Bank Indonesia regulation number 9/16/PBI/2007 about
Modal Inti Minimum Bank Umum yang mengharuskan                    Minimum Core Capital of General Bank which required
bank komersial untuk memenuhi persyaratan modal inti              commercial bank to fulfill the minimum core capital about
minimum sebesar Rp80 miliar pada akhir tahun 2007                 80 billion rupiahs at the end of 2007 and 100 billion
dan modal inti minimum sebesar Rp100 miliar pada akhir            rupiahs of minimum core capital at the end of 2010.
tahun 2010. Setelah pelaksanaan peraturan ini banyak              After the implementation of this regulation, there were
terjadi konsolidasi bank, antara lain; PT Bank Artha Graha        many banks’s consolidations, such as : PT Bank Artha
bergabung ke dalam PT Bank Inter-Pacific pada tahun               Graha joined PT Bank Inter-Pacific on 2005, PT Bank
2005, PT Bank Hana membeli PT Bank Bintang Manunggal              Hana bought PT Bintang Manunggal on 2007, PT. Bank
pada tahun 2007, PT Bank Commonwealth Indonesia                   Commonwealth Indonesia done a merger with PT. Bank
melakukan merger dengan PT Bank Arta Niaga Kencana                Arta Niaga Kencana Tbk on 2007 and PT. Bank Bukopin
Tbk pada tahun 2007 dan PT Bank Bukopin Tbk membeli               Tbk bought PT. Bank Persyarikatan Indonesia on 2008.
PT Bank Persyarikatan Indonesia pada tahun 2008.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            89
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Kepemilikan Asing                                                     Foreign Ownership
Secara historis, bank asing hanya diberikan izin untuk                Historically foreign bank only got permission to operate
beroperasi sebagai kantor cabang yang dimiliki sepenuhnya             as branch office which is fully owned (with operational
(dengan pembatasan-pembatasan operasional) dan                        limitation) and as a joint venture bank or representative
sebagai bank hasil joint venture atau kantor perwakilan.              bank. Bank Indonesia on 1999 had allowed banks with
Pada tahun 1999, Bank Indonesia mengizinkan bank                      99.0% foreign ownership to operate in Indonesia without
dengan 99,0% kepemilikan asing untuk beroperasi di                    boundaries. In return, there were many banks opened their
Indonesia tanpa batasan. Akibatnya, ABN Amro Bank,                    branches in Indonesia, such as ABN Amro Bank, American
American Express Bank Ltd (sudah tutup), Bank of America,             Express Bank Ltd (already closed), Bank of America, NA,
NA, Bank of China Limited, Citibank NA, Deutsche Bank                 Bank of China Limited, Citibank NA, Deutsche Bank AG,
AG, JP Morgan Chase Bank, N.A, Standard Chartered                     JP Morgan Chase Bank, NA, Standard Chartered Bank, The
Bank, The Bangkok Bank Comp. Ltd, Bank of Tokyo                       Bangkok Bank Comp.Ltd, Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ
Mitsubishi UFJ Ltd dan Hongkong & Shanghai Banking                    Ltd and Hongkong& Shanghai Banking Corporation.
Corporation telah membuka cabang di Indonesia.


Saat ini, sektor perbankan Indonesia telah mengurangi                 currently, Indonesia’s banking sector has decrease the
pembatasan terhadap bank asing dan, sebagai akibat                    limit of foreign bank and as the result of banking sector
dari restrukturisasi sektor perbankan dan inisiatif                   restructrurization and government initiative, strategic
pemerintah, investor asing strategis dan pemegang saham               foreign investor and shareholders controll seven from
mengendalikan tujuh dari sepuluh bank-bank terbesar                   ten biggest banks in Indonesia (according to the amount
(berdasarkan jumlah aset) di Indonesia. Sejak bulan Maret             of assets). Since march 2002, the foreign participation
2002, partisipasi asing dalam sektor perbankan Indonesia              on Indonesia’s banking sector had increased due to
telah meningkat dikarenakan penjualan saham-saham                     the selling of majorities shares of banks in Indonesia to
mayoritas di bank di Indonesia kepada investor asing.                 foreign investors. BCA, Bank International Indonesia Tbk.,
BCA, Bank Internasional Indonesia Tbk., PT Bank NISP                  PT Bank NISP Tbk., PT Bank Buana Tbk.,
Tbk., PT Bank Buana Tbk., PT Bank Bumiputra Tbk.,                     PT Bank Bumiputera Tbk., PT Bank Permata Tbk.
PT Bank Permata Tbk. dan PT Bank Danamon Tbk.                         Dan PT Bank Danamon Tbk., were mostly owned by
mayoritas dimiliki oleh investor asing.                               foreign investors.


Bank asing hanya diberikan izin untuk beroperasi sebagai              Foreign Bank will only be given permission to operate
kantor cabang yang dimiliki sepenuhnya (dengan                        as branch office which is fully owned (with operational
pembatasan-pembatasan operasional) atau kantor                        limitation) or representative and as a joint venture bank.
perwakilan dan sebagai bank hasil joint venture. Tabel                The following table is the list of all foreign banks with its
berikut adalah daftar seluruh bank-bank asing dengan                  branches in Indonesia:
kantor cabang di Indonesia:


  No    Bank-bank asing dengan kantor-kantor cabang di Indonesia                                 Foreign Bank with branches in Indonesia

   1     ABN AMRO Bank                                                                                                      ABN AMRO Bank

   2     Bank of America, N.A.                                                                                         Bank of America, N.A.

   3     Bank of China Limited                                                                                         Bank of China Limited

   4     Citibank N.A.                                                                                                          Citibank N.A.

   5     Deutsche Bank AG.                                                                                                Deutsche Bank AG.

   6     JP. Morgan Chase Bank, N.A.                                                                            JP. Morgan Chase Bank, N.A.

   7     Standard Chartered Bank                                                                                    Standard Chartered Bank

   8     The Bangkok Bank Comp. Ltd                                                                             The Bangkok Bank Comp. Ltd

   9     The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd                                                            The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd

  10     The Hongkong & Shanghai B.C.                                                                         The Hongkong & Shanghai B.C.

        Sumber: Bank Indonesia                                                                                        Source: Bank Indonesia



90                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
1. Kebijakan Kepemilikan Tunggal                                 1.   Single Ownership Policy
   Dalam rangka mempercepat konsolidasi industri                      Bank Indonesia has introduced “single ownership
   perbankan di Indonesia, di tahun 2006 Bank                         policy” on 2006 in order to accelerate banking industry
   Indonesia memperkenalkan kebijakan “kepemilikan                    consolidation in Indoenesia, with the goals to facilitate
   tunggal”, dengan tujuan untuk mempermudah                          the supervision and Bank Indonesia assesment risk,
   kontrol dan penilaian risiko Bank Indonesia dengan                 by allowing an entity to become the share holder
   memperbolehkan suatu entitas untuk menjadi                         controller at one bank only in Indonesia. Based on
   pemegang saham pengendali pada hanya satu bank                     Banking regulation, the share holder controller is the
   di Indonesia. Berdasarkan peraturan perbankan,                     money share holder (i) owned 25% or more than the
   pemegang saham pengendali adalah pemegang                          total amount of shares distributed by the bank or (ii)
   saham uang (i) memiliki 25% atau lebih dari jumlah                 owned a controll to a bank (directly and indirectly).
   saham yang dikeluarkan oleh bank atau (ii) memiliki
   kontrol (baik langsung maupun tidak langsung) atas
   bank.


Untuk melaksanakan kebijakan “kepemilikan tunggal“,              To implement the “Single ownership” policy , Bank
pada tanggal 5 Oktober 2006, Bank Indonesia                      Indonesia has published SPP rules on October 5, 2006
mengeluarkan Peraturan SPP mengenai kepemilikan                  concerning the single ownership at banks in Indonesia.
tunggal pada bank-bank di Indonesia. Peraturan SPP               The SPP rules stated that an entity could be controlling the
menetapkan bahwa suatu entitas dapat menjadi                     shareholder at only one bank, with the exception to ; (i)
pemegang saham pengendali pada hanya satu bank,                  controlling the shareholder of two banks having different
dengan pengecualian untuk (i) pemegang saham                     system in business activities, i.e. as conventional banking
pengendali yang menjadi pemegang saham pengendali                and sharia (ii) the controlling that became controlling
dari dua bank yang memiliki kegiatan usaha dengan                shareholder of two banks; (iii) holding company of a bank.
prinsip yang berbeda, yaitu, perbankan konvensional              Holding Company of a bank is the entity established and/
dan syariah, (ii) pemegang saham pengendali yang                 or owned by controlling share holder to consolidate and
menjadi pemegang saham pengendali dari dua bank,                 manage the operational of banking of its subsidiaries.
dan (iii) perusahaan induk suatu bank. Perusahaan
induk suatu bank merupakan entitas yang didirikan dan/
atau dimiliki oleh pemegang saham pengendali untuk
mengkonsolidasikan dan mengendalikan secara langsung
operasi bank yang merupakan anak perusahaannya.


Dampak dari peraturan tersebut adalah bahwa setiap               The impact of the regulation was that every people who
orang yang telah menjadi pemegang saham pengendali               had become the shareholder controller of more than one
lebih dari satu bank di Indonesia harus menyesuaikan             banks in Indonesia had to adjust the ownership of the
kepemilikan di entitas tersebut pada akhir tahun 2010,           entity at the end of 2010 by (i) transfering the whole or a
melalui (i) pengalihan seluruh atau sebagian kepemilikan         part of share ownership at one or more banks controlled
saham pada satu atau lebih bank yang dikendalikan                by third parties, therefore there were only had controll
kepada pihak ketiga sehingga hanya mempunyai kendali             of one bank only, or (ii) mergering or consolidating to all
atas satu bank saja, atau (ii) melakukan merger atau             banks under their controll or (iii) building the main office
konsolidasi seluruh bank di bawah kendalinya, atau               of a bank by (a) building a new corporation as the main
(iii) mendirikan sebuah perusahaan induk bank dengan             office of the bank or (b) appointing one of the bank
cara (a) mendirikan suatu badan hukum baru sebagai               controlled to act as main office of the bank.
perusahaan induk bank atau (b) menunjuk salah satu bank
yang dikendalikan untuk bertindak sebagai perusahaan
induk bank.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                               91
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Pemegang saham pengendali yang gagal untuk                      The shareholder controller who is failed to fullfill the
memenuhi batas waktu pada tanggal 31 Desember 2010              validation time on December 31, 2010 will have the
akan memiliki hak suara dalam setiap bank terbatas pada         voting rights in every bank at the limit of 10.0% from
10,0% dari jumlah saham yang dikeluarkan oleh bank              total share distributed by the bank itself. The banks itself
yang bersangkutan. Bank-bank yang bersangkutan juga             had to note the ownership of shareholder controller on
harus mencatat kepemilikan pemegang saham pengendali            the limit of 10.0% from total distributed shares and the
tersebut hanya terbatas pada 10,0% dari jumlah saham            shareholder controller was allowed to give the vote in
yang dikeluarkan dan hanya memperbolehkan pemegang              general meeting of shareholder until 10.0% from the
saham pengendali tersebut untuk memberikan suara                published total shares.
dalam RUPS sampai dengan 10,0% dari total saham
yang diterbitkan.


Bank yang bersangkutan harus memperlakukan saham                Bank had to treat the surplus of the shares 10.0% from
kelebihan dari 10,0% dari modal saham yang dimiliki oleh        share capital owned by the shareholder controller as the
pemegang saham pengendali tersebut sebagai saham                share without the voting rights until that shares were
tanpa hak suara, sampai saham tersebut dialihkan kepada         transferred into the third parties. This treatment didn’t
pihak ketiga. Perlakuan ini tidak mempunyai dampak              have the impact from the accountability and capital
dari sisi akuntansi dan struktur modal pada bank yang           structure at the bank itself.
bersangkutan.


Berdasarkan Peraturan SPP, jika pemegang saham                  Based on the SPP regulation, if the shareholder controller
pengendali tidak menyesuaikan terhaap kebijakan                 didn’t adjust themselves to the policy until December
tersebut sampai tanggal 31 Desember 2011, pemegang              31, 2011, they were forbidden to become shareholder
saham pengendali dilarang menjadi pemegang saham                controller inside the bank or in Indonesia for 20 years.
pengendali dalam bank manapun di Indonesia selama
20 tahun.


Sehubungan dengan Peraturan SPP, Bank Indonesia                 Relating to SPP regulation, Bank Indonesia also published
juga mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia No.8/17/             Bank Indonesia Regulation Number 8/17/PBI/2006 as
PBI/2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan              being changed into Bank Indonesia Regulation number
Bank Indonesia No.9/12/PBI/2007 tentang insentif dalam          9/12/PBI/2007 about incentives in bank consolidation
rangka konsolidasi bank (“Peraturan Insentif”). Peraturan       (“Incentives Regulation). This regulation stated an amount
ini menetapkan sejumlah insentif yang dimaksudkan               of incentives appointed to support banks in Indonesia
untuk mendorong bank-bank Indonesia untuk melakukan             to do the merger or consolidation with other banks in
merger atau konsolidasi dengan bank lain untuk                  strengthening their structure and capital.
memperkuat struktur dan meningkat modal mereka.


Sebuah bank yang berencana untuk melakukan merger               A bank that has the plan to do the merger or consolidation
atau konsolidasi harus menyerahkan rencana merger               have to submit the merger plan to Bank Indonesia before
tersebut kepada Bank Indonesia sebelum merger                   the merger or consolidation take place. That plan has
atau konsolidasi dilakukan. Rencana tersebut harus              to be submitted by one of the bank which participate
diserahkan oleh salah satu bank yang berpartisipasi dalam       in the merger or consolidation and has to be signed
merger atau konsolidasi dan harus ditandatangani oleh           by the President Director from all banks’s participants.
direktur utama dari semua bank yang berpartisipasi.             Furthermore, to implement SPP regulation and to
Selanjutnya, untuk melaksanakan Peraturan SPP dan               define clarification concerning those three exceptions,
untuk memberikan klarifikasi sehubungan dengan tiga             on December 12, 2007, Bank Indonesia had published
pengecualian di atas, Bank Indonesia, pada tanggal 12           circular letter number 9/32/DPNP ( “Circular Letter”),
Desember 2007 menerbitkan Surat Edaran No.9/32/DPNP             It clarified that in implementing share transfer, need to



92                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
(“Surat Edaran”). Surat Edaran mengklarifikasi bahwa              notoce the requirements and procedure connected to the
dalam rangka melaksanakan pengalihan saham, perlu                 consolidation, merger and commercial bank acquisition
diperhatikan persyaratan dan prosedur yang berkaitan              or requirements and procedures concerning share buying
dengan konsolidasi, merger dan akuisisi bank komersial            of commercial bank, as long as it is relevant. The circular
atau persyaratan dan prosedur yang berkaitan dengan               letter also declared that if there is acquisition needed to
pembelian saham komersial bank, yang manapun yang                 be done before merger, Bank Indonesia will only granted
relevan. Surat Edaran selanjutnya menyatakan bahwa                permission if the acquisition and merger are the integrated
bila akuisisi perlu dilakukan sebelum merger, Bank                process.
Indonesia hanya akan memberikan izin akuisisi jika
akuisisi dan merger tersebut merupakan satu proses yang
terintegrasi.


Surat Edaran juga menyatakan bahwa Bank Indonesia                 The Circular Letter also declared that Bank Indonesia may
mungkin tidak mengharuskan pemegang saham                         not compel the shareholder controller and /or managent
pengendali dan/atau manajemen bank merger untuk                   of merger bank to do the process of Fit and Proper test,
menjalani proses “Fit and Proper Test”, jika mereka telah         if they already did it. The letter includes procedure to
menyelesaikan proses “Fit and Proper Test”. Surat Edaran          build the main office of the bank and the time limitation
tersebut juga mencakup prosedur untuk mendirikan                  for delivering the report concerning with the changing
perusahaan induk bank dan mencakup batas waktu                    of shareholder or shareholder controller inside the main
penyampaian laporan yang berkaitan dengan perubahan               office of the bank.
pemegang saham atau pemegang saham pengendali di
sebuah perusahaan induk bank.


Selanjutnya, Surat Edaran menetapkan bahwa partisipasi            Furthermore, the circular letter also declared that the
pemegang saham pengendali di sebuah perusahaan induk              participation of shareholder controller in the main office
bank dapat dilakukan dengan cara kontribusi equity swap,          of the bank could be done by contributing equity swap,
dimana pemegang saham pengendali akan mengganti                   as the shareholder controller will replace their share
kepemilikan sahamnya di bank yang bersangkutan                    ownership in the bank itself for the shares that published
untuk saham yang dikeluarkan oleh perusahaan induk                by the main office of the bank. After swap process, the
bank. Setelah proses swap, perusahaan induk bank akan             main office of the bank will become the shareholder
menjadi pemegang saham langsung dari bank yang                    directly from the bank itself.
bersangkutan.


2. Implementasi Basel II                                          2. Basel II Implementation
Pada tahun 2008, Bank Indonesia memulai penerapan                 On the year of 2008 , Bank Indonesia was starting to
Basel II secara bertahap dalam rangka mendorong                   implement Basel II gradually in supporting Indonesia’s
industri perbankan Indonesia untuk memenuhi standar               banking sector to fulfill the international standard or at
internasional atau setidaknya menggunakan metode                  least using basic method to count the risk. Basel II need
dasar untuk menghitung risiko. Basel II memerlukan                the combination of extra market risk and operational risk
penggabungan risiko pasar tambahan dan pertimbangan               consideration into the counting of Capital Adequacy. The
risiko operasional ke dalam perhitungan kecukupan                 new requirements for capital adequacy under Basel II was
modal. Persyaratan kecukupan modal yang baru di bawah             introduced in Indonesia on January 1, 2009 for the bank
Basel II diperkenalkan di Indonesia pada tanggal 1 Januari        with total assets more than Rp 1 trillion. For other banks,
2009 untuk bank dengan aset lebih dari Rp1 triliun. Untuk         the new requirements for capital adequacy under Basel II
bank lain, persyaratan kecukupan modal yang baru di               was introduced on June 2009.
bawah Basel II diperkenalkan pada bulan Juni 2009.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            93
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




KEGIATAN USAHA PERUSAHAAN                                                        COMPANIES BUSINESS ACTIVITIES

Dalam mencapai visi, misi dan fungsinya, bank bjb                                In order to pursue its vision, mission and function,
melakukan kegiatan usaha yang meliputi penghimpunan                              bank bjb conducts business activities that includes Fund
dana, penyaluran dana dan Jasa Layanan Perbankan                                 Raising, Fund Distribution and other Banking services.
Lainnya.


Penghimpunan Dana (Konsolidasi)                                                  Funding (Consolidated)
Penghimpunan dana diarahkan kepada perbaikan struktur                            Funding is purposed to stabilize bank bjb’s fund structure
pendanaan dengan pendorong porsi dana ritel tanpa                                which is primary from retail fund without disregarding
mengesampingkan potensi nasabah korporasi maupun                                 corporate fund, including the affiliated customer and
instansi dan departemen terkait.                                                 department.
Penghimpunan dana dilakukan bank bjb melalui produk-                             Funding is carried out by bank bjb by several banking
produk sebagai berikut:                                                          products such as:
•	 Giro	(dalam	mata	uang	Rupiah	maupun	mata	uang	                                •	 C u r r e n t 	 A c c o u n t 	 ( i n 	 R u p i a h s 	 a n d 	 F o r e i g n	
       asing).                                                                        currencies).
•	 Tabungan	 yang	 terdiri	 dari	 Tandamata,Simpeda,	                            •	 Savings	 deposits	 consist	 of	 Tabungan	 Anda	 Masa	
       Tandamata Gold, Tandamata Haji, Tandamata Bisnis,                              Datang (Tandamata), Simpanan Pembangunan
       Tandamata Dollar, Tandamata Berjangka, Tandamata                               Daerah (Simpeda), Tandamata Gold, Tandamata Haji,
       Purnabakti dan TabunganKu.                                                     Tandamata Bisnis, Tandamata Dollar, Tandamata
                                                                                      Berjangka, Tandamata Purnabakti dan TabunganKu.
•	 Deposito	yang	terdiri	dari	Deposito	dalam	mata	uang	                          •	 Deposits	consists	of	deposits	in	Rupiah	and	Foreign	
       Rupiah maupun mata uang asing, Deposito On Call,                               Currency Time deposits, On call Deposits, Discounted
       Deposito Diskonto dan Deposito Suka-Suka.                                      Time Deposits and Suka-Suka deposits.
•	 Surat	Berharga	yang	diterbitkan	melalui	Obligasi	yaitu	                       •	 Securities,	 published	 through	 Obligation	 which	 is	 a	
       penghimpunan dana untuk jangka waktu yang lebih                                long term fund raising.
       panjang.


Berikut adalah tabel yang menggambarkan Dana Pihak                               The following table describes Third Parties Fund being
Ketiga yang berhasil dihimpun bank bjb dan anak                                  raised successfully by bank bjb and its subsidiary on
perusahaan pada tanggal 31 Desember 2006, 2007,                                  December 31, 2006, 2007, 2008, 2009, and 2010.
2008, 2009, dan 2010.

DANA PIHAK KETIGA YANG DIHIMPUN SAMPAI 31
DESEMBER 2010
Third party fund raised until December 31, 2010
                                                                                                                                                 Rp Juta / Rp Million

                                                                31 Desember December 31
Keterangan                                                                                                                                         Description
                      2005        %        2006        %        2007         %        2008         %        2009         %         2010
Giro                                                                                                                                             Current Account

Rupiah                5.459.828   21,19%   6.616.915   -2,91%   6.424.422   15,03%    7.389.924   11,65%   8.251.007     -8,10%   7.582.642                 Rupiah

Mata Uang Asing          3.669    25,70%      4.612    29,07%    138.640    -88,98%     15.282    39,26%      21.281    30,09%       27.685       Foreign Currency

Jumlah Giro           5.463.497   21,20%   6.621.527   -0,88%   6.563.062   12,83%    7.405.206   11,71%   8.272.288     -8,00%   7.610.327                  Total
                                                                                                                                                  Current Account

Tabungan Rupiah                                                                                                                                   Rupiah Savings

Tandamata              727.929    23,91%    902.008    24,83%   1.125.949   15,82%    1.304.108   25,93%   1.642.260    24,77%    2.049.099            Tandamata

Simpeda                813.822    16,86%    951.067    25,19%   1.190.680   14,83%    1.367.229   18,49%   1.620.017     27,51%   2.065.829               Simpeda

Tandamata Haji          14.821                     -                    -               32.857    21,15%      39.807     17,67%      46.840        Tandamata Haji

Tandamata Gold         214.621    20,01%    257.566    14,21%    294.163    13,62%     334.221     4,94%     350.741     29,53%     454.310       Tandamata Gold

Tandamata Bisnis              -                    -                    -                     -                    -          -       7.939       Tandamata Bisnis

Tandamata Berjangka           -                    -                    -                     -                    -          -           -            Tandamata
                                                                                                                                                        Berjangka




94                                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                                                                                                                                                                   Rp Juta / Rp Million

                                                                                                                      31 Desember December 31
 Keterangan                                                                                                                                                                                                                                                           Description
                                                    2005                      %            2006             %          2007            %                    2008                       %                 2009                         %             2010
 Tabungan Wadiah                                         10.047             25,13%           12.572         30,89%       16.456       -15,85%                 13.847                 13,32%                15.691              150,34%                39.281           Wadiah Saving

 Tabungan Mudharabah                                     22.287            122,88%           49.673         65,17%       82.043         6,12%                 87.060                 50,38%               130.722                  11,53%            145.796      Mudharabah Saving

 TabunganKu                                                         -                                -                           -                                          -                                             -                    -      51.044             TabunganKu

 Mata Uang Asing                                                                                                                                                                                                                                                   Foreign Currency

 Tandamata Dollar                                                   -                                -                           -                                          -                               3.141              388,41%                15.341        Tandamata Dollar

 JumlahTabungan                                  1.803.527                  20,48%         2.172.886        24,69%    2.709.291        15,87%               3.139.322                21,13%              3.802.379                 28,22%          4.875.479            Total Savings

 Deposito Berjangka                                                                                                                                                                                                                                                   Time Deposits

 Rupiah                                          4.249.284                  58,32%         6.727.295         6,96%    7.195.405         6,82%               7.685.955                46,16%          11.232.879                    70,78%          19.183.320                  Rupiah

 Mata Uang Asing                                         10.023             90,74%           19.118         -7,81%       17.624       561,41%                116.567             252,11%                  410.443                -31,12%             282.709        Foreign Currency

 Jumlah Deposito                                 4.259.307                  58,39%         6.746.413         6,92%    7.213.029         8,17%               7.802.522                49,23%          11.643.322                     67,19%         19.466.029     Total Time Deposits
 Berjangka

 Jumlah                                       11.526.331                    34,83%        15.540.826         6,08% 16.485.382          11,29%           18.347.050                   29,28%          23.717.989                     34,72%         31.951.835                    Total




Dana Pihak Ketiga per 31 Desember 2010                                                                                                         Deposito Berjangka Per 31 Desember 2010
Third Party Fund as of December 31, 2010                                                                                                       Time Deposits by December 31, 2010
Rp Juta / Rp Million                                                                                                                           Rp Juta / Rp Million
                                                                            31.951.835
                                                             23.717.989




                                                                                                                                                                                                                              19.466.029
                                                                                                                                                                                                             11.643.322
                                           18.347.050
                              16.485.382
                 15.540.826




                                                                                                                                                                                             7.802.522
                                                                                                                                                                                 7.213.029
 11.526.331




                                                                                                                                                                6.746.413
                                                                                                                                                4.259.307




 05              06           07           08               09              10                                                                  05              06              07           08              09               10



Berikut adalah tabel yang menggambarkan Komposisi                                                                                              The following table describes composition of Time Deposits
Deposito Berjangka bank bjb dan anak perusahaan                                                                                                bank bjb and its subsidiary on 31 December 2006, 2007,
pada tanggal 31 Desember 2006, 2007, 2008, 2009 dan                                                                                            2008, 2009 dan 2010 based on time range.
2010 berdasarkan jangka waktu.

Komposisi Deposito Berjangka Per 31 Desember 2010
Time Deposits Composition by December 31, 2010
                                                                                                                                                                                                                                                                   Rp Juta / Rp Million

                                                                                                                      31 Desember / December 31
              Keterangan                                                                                                                                                                                                                                           Description
                                                 2005                       %              2006            %          2007             %                    2008                     %                    2009                             %          2010
 1 bulan                                   1.848.880                      39,64%         2.581.776       32,58%      3.422.804       17,28%            4.014.172                22,62%                   4.921.148             166,21%              13.100.540               1 month


 3 bulan                                   1.570.398                      -26,29%        1.157.615       22,89%      1.422.549       13,58%            1.615.715                124,43%                  3.626.145                   -6,10%           3.404.827              3 month


 6 bulan                                         554.558                  -10,22%         497.908        -20,04%      398.142        62,19%                 645.748             56,64%                   1.011.478               -48,97%               516.155               6 month


 12 bulan                                        269.730                  778,25%        2.368.909       -23,83%     1.804.351       -20,91%           1.427.149                41,97%                   1.964.257                 25,48%             2.464.747            12 month


 >12 bulan                                              15.741            790,70%         140.205        17,82%       165.183        -39,62%                 99.738             -41,76%                   119.980                -50,19%                59.764            >12 month


 Jumlah                                    4.259.307                      58,39%         6.746.413        6,92%      7.213.029        8,17%            7.802.522                49,23%              11.643.008                     67,88%           19.546.033                  Total




                                                                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                                                                           95
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Penyaluran Dana (Konsolidasi)                                                                                Fund Distribution (Consolidated)
Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk                                                              In supporting government program to increase societies
meningkatkan ekonomi kerakyatan, maka penyaluran                                                             economic, therefore the fund distribution is directed more
dana lebih diarahkan kepada peningkatan kredit dan                                                           to loan enhancement and retail funding that give multiplier
pembiayaan ritel yang memberikan dampak multiplier                                                           impact to all micro, small and medium business sectors,
kepada seluruh sektor usaha mikro, kecil dan menengah,                                                       credit channeling program to prospective counseling
penyaluran kredit program kepada debitur-debitur binaan                                                      debitor , by organizing the adjusment of consumtive and
yang prospektif dengan tetap mengatur kesesuaian                                                             productive loan distribution gradually. Meanwhile, the
penyaluran kredit konsumtif dan produktif secara                                                             fund that is not yet being distributed in the loan form
bertahap. Sedangkan untuk dana-dana yang belum                                                               optimalized in the form of fund placements and securities
tersalurkan dalam bentuk kredit dioptimalkan dalam                                                           by taking care of liquidity, rentability and risk factor.
bentuk penempatan dana dan pembelian surat berharga
dengan memperhatikan faktor likuiditas, rentabilitas dan
risiko.


Berikut adalah tabel yang menggambarkan penyaluran                                                           The following table describes fund distribution bank bjb
dana bank bjb dan anak perusahaan pada tanggal                                                               and its subsidiary on December 31, 2006, 2007, 2008,
31Desember 2006, 2007, 2008, 2009, dan 2010.                                                                 2009, dan 2010.
                                                                                                                                                                                                                    Rp Juta / Rp Million

                                                                                                 31 Desember / December 31
 Keterangan                                                                                                                                                                                                             Description
                                             2005               %          2006        %          2007        %                        2008                         %         2009        %          2010
 Giro pada bank lain                                  21.373   -40,25%      12.770    31,14%       16.747     14,2%                     19.125            823,56%             176.630    14,32%      201.924     Current Account in
 – Bersih                                                                                                                                                                                                              Others Bank

 Penempatan pada                        3.095.139              -38,23%   1.911.784    83,49%    3.507.881     9,11%               3.827.603                   75,93%        6.734.048    86,31%    12.546.470   Placement in BI and
 Bank Indonesia dan                                                                                                                                                                                                   Others Bank
 bank lain –Bersih

 Surat Berharga                               505.460          827,87%   4.690.022    -38,32%   2.892.623     -0,17%              2.887.668                    -9,03%       2.626.865    -58,51%   1.089.945          Net-Securities
 –Bersih

 Efek-efek yang dibeli                                     -         -            -         -            -               -                          -                   -            -   100,00%   1.322.876    Securities Purchased
 dengan janji dijual                                                                                                                                                                                              under Agreement
 kembali                                                                                                                                                                                                                      to Sale

 Kredit Yang                            9.710.425               16,9%    11.351.958   10,26%    12.516.845    24,2%            15.545.919                     19,05%        18.507.944   16,12%    21.491.791              Net Loans
 Diberikan Bersih

 Pembiayaan                                   213.771          20,88%      258.401    21,46%      313.841    83,96%                    577.327                19,05%          687.328    129,64%   1.578.412              Net Sharia
 Sharia Bersih                                                                                                                                                                                                            Financing

 Penyertaan saham                                      3.918   25,83%        4.930    30,06%        6.412    364,61%                    29.791                 -1,88%          29.232     5,48%       30.834             Investments
 – Bersih

 Jumlah                                 13.550.086             34,54%    18.229.865    5,62%    19.254.349   18,87%            22.887.433                     25,67%        28.762.047   33,03%    38.262.252                   Total




Kredit Yang Diberikan Bersih                                                                                 Pembiayaan Sharia Bersih
Net Loans                                                                                                    Net Sharia Financing
Rp Juta / Rp Million                                                                                         Rp Juta / Rp Million
                                         21.491.791




                                                                                                                                                        1.578.412
                           18.507.944
              15.545.919
 12.516.845




                                                                                                                                          687.328
                                                                                                                             577.327
                                                                                                               313.841




 07           08           09           10                                                                    07             08           09            10




96                                                                                       Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Kinerja Perkreditan Dan Pembiayaan                                Loan And Financing Performance
(Konsolidasi)                                                     (Consolidated)

Bercermin pada pengalaman tahun 1997-1998 saat                    Reflected from the experience in the year of 1997 -1998
terjadinya krisis dimana kredit-kredit berskala besar             when there were crisis, big scale loans encountered
mengalami kemacetan sebagai dampak ketidakmampuan                 problems as the impact of inability corporate business
sektor usaha korporasi didalam mengembalikan                      sector in returning the loan which caused banking industry
pinjamannya, telah menyebabkan industri perbankan                 were highly stressed by that problem. Moreover , several
mengalami tekanan yang cukup besar akibat permasalahan            banks had to be liquidated. For that reason, the company
tersebut. Bahkan beberapa bank terpaksa harus                     loan distribution policy was directed to the micro and small
dilikuidasi. Atas hal tersebut, maka kebijakan penyaluran         business sectors in order to spread the risk.
kredit perusahaan diarahkan kepada sektor-sektor usaha
berskala mikro dan kecil dalam rangka penyebaran
risiko.


Kredit konvensional dan pembiayaan syariah perusahaan             Conventional Loan and Sharia fund on micro and small
pada sektor mikro dan kecil ini didominasi oleh kredit            sector dominated by consumer loan for the employee
konsumer untuk pegawai berpenghasilan tetap yang                  with steady income, with the salary has been or will be
gajinya telah atau akan disalurkan melalui bank bjb.              distributed through bank bjb. But to the institution who
Namun terhadap instansi yang gajinya belum disalurkan             hasn’t use bank bjb for the salary distribution, selectively
melalui bank bjb, secara selektif masih dimungkinkan              possible to be conducted under cooperative agreement
untuk dilakukan dengan dilandasi Perjanjian Kerja Sama            between the leader of the institution/company where
antara Pimpinan Instansi/Perusahaan tempat calon                  the debitor candidate worked and bank bjb. The above
debitur bekerja dengan bank bjb. Kredit di atas dapat             loan could be use for many purposes with main payment
digunakan untuk berbagai keperluan dengan sumber                  source come from the salary of the employee himself. In
pembayaran utama berasal dari penghasilan pegawai                 this loan, the customer installment conducted through
yang bersangkutan. Dalam kredit ini, pembayaran cicilan           debiting the customer account by bank bjb.
nasabah dilakukan melalui pendebetan rekening nasabah
oleh bank bjb.


Kredit konvensional jenis konsumer seperti Kredit                 Consumer Loan as the Conventional Loan such as Multi
Multi Guna Bhakti, Kredit Mikro Utama bank bjb dan                Guna Bhakti Loan, Primary Mikro Loan bank bjb and KPR
KPR Multigriya bank bjb memiliki beberapa kelebihan               Multigriya bank bjb have many surpluss, such as bigger
diantaranya jumlah plafon kredit yang relatif lebih besar,        loan ceiling , longer loan term and competitive interest
jangka waktu kredit yang lebih panjang dan tingkat                rate, also protected by Life Insurance and Loan insurance
bunga yang kompetitif, disamping itu juga dilindungi              with bankers clause.
dengan asuransi jiwa dan Asuransi Kredit dengan klausula
bankers clause.


Walaupun lebih dari 90% portofolio kredit perusahaan              Even though more than 90% of company loan portfolio
didominasi oleh kredit-kredit berskala mikro, kecil               is dominated by micro and small and middle scale loans,
dan menengah, namun hal ini tidak berarti bahwa                   it doesn’t mean that the company has put aside the
perusahaan mengesampingkan pemberian kredit-kredit                granted loan for corporate sector. It is still be conducted
bagi sektor korporasi, hal tersebut tetap dilakukan dengan        by distributing to the potential sector primarily with
mengutamakan penyaluran kepada sektor-sektor yang                 measurable and well managed risk.
potensial dengan tingkat risiko yang dapat diukur dan
dikelola secara baik.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             97
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Selain dalam rangka penyebaran risiko, kebijakan                                                  Beside spreading the risk, loan distribution policy that give
penyaluran kredit dengan mengutamakan kepada sektor                                               priority to micro, small and middle scale of business sectors
usaha berskala mikro, kecil, dan menengah dilakukan                                               is implemented in utilising the fund equally by the people
dalam rangka pemerataan pemanfaatan dana oleh                                                     and in order to expand the customer network. The amount
masyarakat dan dalam rangka perluasan jaringan nasabah.                                           of debitor on all loan facilites distributed by the company
Pada Desember 2010 jumlah debitur pada seluruh                                                    on december 2010 has reached 438,625 debitors.
fasilitas kredit yang disalurkan oleh perusahaan mencapai
sebanyak 438.625 debitur.


Penyaluran Kredit dan Pembiayaan Syariah                                                          Loan And Sharia Financing Distribution based
Berdasarkan Jenis Penggunaan Kredit                                                               on type of Loan Utilization
Berikut adalah tabel yang menggambarkan kredit dan                                                The following table describes loan and sharia financing
pembiayaan syariah yang diberikan bank bjb dan anak                                               given by bank bjb and its subsidiary based on type of
perusahaan berdasarkan jenis penggunaan kredit per                                                loan utilization by December 31, 2006, 2007, 2008,
tanggal 31 Desember 2006, 2007, 2008, 2009 dan                                                    2009 dan 2010.
2010.
                                                                                                                                                                Rp Juta / Rp Million

                                                                           31 Desember / December 31
  Keterangan                                                                                                                                                       Description
                         2005          %          2006          %           2007          %          2008         %         2009          %         2010
 Modal Kerja              823.814     -0,76%       817.529    32,96%       1.086.999     92,18%      2.088.997   52,34%     3.182.431   53,32%      4.879.257     Working Capital

 Investasi                231.452    113,34%       493.770    -21,33%        388.459     31,23%       509.775    35,69%      691.705    56,40%      1.081.809           Investment

 Sindikasi                       -                        -                        -                  723.048    25,26%      905.671    -44,08%      506.487            Syndicated

 Konsumsi                8.902.978   16,14%      10.339.812   10,44%      11.419.603     13,16%     12.922.705   13,30%    14.641.337   16,20%     17.013.150        Consumption

 Karyawan                 104.623     2,37%        107.106    13,65%         121.729     28,47%       156.386    2,80%       160.763    -23,13%      123.575             Employee

 Program                   11.637    -54,30%          5.318   477,75%         30.725     -8,35%        28.158    77,79%       50.061    30,72%        65.441          Government
 Pemerintah


 Jumlah                 10.074.504   16,77%      11.763.535   10,91%      13.047.515     25,92%     16.429.069   19,50%    19.631.968   20,57%     23.669.719                 Total

 Penyisihan               152.308     0,57%        153.176    41,56%         216.829     41,04%       305.823    42,79%      436.696    37,28%       599.516     Allowance Losses
 Kerugian

 Jumlah Kredit           9.922.196   17,01%      11.610.359   10,51%      12.830.686     25,66%     16.123.246   19,05%    19.195.272   20,19%     23.070.203                 Total
 Yang Diberikan –                                                                                                                                                        Net Loans
 Bersih




Penyaluran Kredit dan pembiayaan Syariah                                                          Loan and Sharia Financing Distribution
Berdasarkan Sektor Ekonomi                                                                        based on Economic Sector
Berikut adalah tabel yang menggambarkan kredit dan                                                The following table describes loan and sharia financing
pembiayaan syariah yang diberikan bank bjb dan anak                                               g iven by bank bjb and its subsiadiry based on economic
perusahaan berdasarkan sektor ekonomi per tanggal 31                                              sector by December 31, 2006, 2007, 2008, 2009 dan
Desember 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010.                                                         2010.
                                                                                                                                                                Rp Juta / Rp Million

                                                                           31 Desember / December 31
 Keterangan                                                                                                                                                        Description
                         2005          %          2006          %           2007          %          2008         %         2009          %         2010
 Pertanian                  14.366     -34,79%        9.368    221,82%        30.148     61,58%         48.712   319,08%      204.144     15,35%      235.490           Agriculture

 Pertambangan                7.500     -32,85%        5.036     63,82%         8.250    104,40%         16.863     2,95%       17.360    110,31%       36.509               Mining

 Industri                   47.411     -23,79%       36.132    102,36%        73.118     77,52%        129.801   126,92%      294.544     29,72%      382.091              Industry

 Listrik, gas dan air        2.566     -10,80%        2.289    783,44%        20.222    821,53%        186.351    36,83%      254.980    -85,10%       37.987     Electric, Gas and
                                                                                                                                                                             Water

 Konstruksi                147.750     62,11%       239.516     65,22%       395.740     12,66%        445.850    58,60%      707.112     36,88%      967.916         Construction

 Perdagangan               302.762     26,60%       383.306     28,52%       492.635     83,89%        905.916    90,38%    1.724.677     58,42%    2.732.189                 Trade

 Pengangkutan               30.381      -1,60%       29.894     -12,67%       26.106    2044,96%       559.964     1,32%      567.341     -7,82%      522.951      Warehouse and
 dan pergudangan                                                                                                                                                    Transportation

 Jasa-jasa dunia           391.424     -15,46%      330.905     -64,51%      117.445    216,25%        371.422   109,39%      777.739     60,69%    1.249.772      Business Service
 usaha

 Jasa-jasa sosial           97.123      -0,34%       96.792     -23,06%       74.469     50,04%        111.732   100,36%      223.866     27,03%      284.376         Social Service

 Lain-lain               9.033.221     17,68%    10.630.297     11,09%     11.809.382    15,61%     13.652.458     8,85%   14.860.205     15,88%   17.220.437                Others




98                                                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                                                           Rp Juta / Rp Million

                                                                       31 Desember / December 31
Keterangan                                                                                                                                                   Description
                       2005         %          2006          %          2007         %         2008         %         2009         %          2010
Jumlah                10.074.504    16,77%    11.763.535     10,91%    13.047.515    25,92%   16.429.069    19,50%   19.631.968    20,57%    23.669.719                 Total


Penyisihan              152.308      0,57%      153.176      41,56%      216.829     41,04%     305.823     42,79%     436.696     37,28%      599.516      Allowance Losses
Kerugian


Jumlah Kredit           9.922.196   17,01%     11.610.359    10,51%     12.830.686   25,66%    16.123.246   19,05%    19.195.272   20,19%     23.070.203                 Total
Yang Diberikan                                                                                                                                                      Net Loans
- Bersih




Kredit   Konvensional   dan   Pembiayaan                                                  Loan Based on Validation Time and Type of
Syariah Berdasarkan Jatuh Tempo dan Jenis                                                 Currencies
Mata Uang                                                                                 The following table describes loan and sharia financing
Berikut adalah tabel yang menggambarkan kredit dan                                        given by bank bjb and its subsidiary based on validation
pembiayaan syariah yang diberikan bank bjb dan anak                                       time by December 31, 2006, 2007, 2008, 2009 dan
perusahaan berdasarkan jatuh tempo per tanggal 31                                         2010.
Desember 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010.
                                                                                                                                                           Rp Juta / Rp Million

                                                                        31 Desember / December 31
Keterangan                                                                                                                                                   Description
                        2005         %          2006          %          2007         %         2008         ^         2009         %          2010
< 1 tahun                764.181    17.63%       909.097      -3.19%      876.296    43,15%    1.254.432    65,78%    2.079.549    25,18%     2.603.196              < 1 year


1 - 5 tahun            3.512.975    20.09%     4.174.337     30.32%     5.386.190    33,78%    7.205.844    20,06%    8.651.350    15,82%    10.020.290             1 - 5 year


5 - 10 tahun           5.769.878    14.07%     6.622.340      0.41%     6.725.327    17,30%    7.888.622    11,19%    8.771.420    24,35%    10.907.099           5 - 10 year


Lebih dari 10 tahun        27.470   111.66%        57.761     2.58%         59.702   34,29%        80.171   61,72%      129.649     7,32%       139.134    More than10 year


Jumlah                10.074.504    16.65%    11.763.535     10.64%    13.047.515    25,92%   16.429.069    19,50%   19.631.968    20,57%    23.669.719                 Total


Penyisihan               152.308     -0.20%      153.176     40.19%       216.829    41,04%      305.823    42,79%      436.696    37,28%       599.516     Allowance Losess
Kerugian


Jumlah Kredit –        9.922.196    16.90%    11.610.359     10.26%    12.830.686    25,66%   16.123.246    19,05%   19.195.272    20,19%    23.070.203                 Total
bersih                                                                                                                                                             Net Loans




Berikut adalah tabel yang menggambarkan kredit dan                                        The following table describes loan and sharia financing
pembiayaan syariah yang diberikan bank bjb dan anak                                       given by bank bjb and Its subsiadiary based on currency
perusahaan berdasarkan jenis valuta per tanggal 31                                        time by December 31, 2006, 2007, 2008, 2009 dan
Desember 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010.                                                 2010.
                                                                                                                                                           Rp Juta / Rp Million

                                                                        31 Desember / December 31
Keterangan                                                                                                                                                   Description
                        2005         %          2006          %          2007         %         2008         %         2009         %          2010
Rupiah                10.065.597    16,76%    11.753.093      9,81%    12.906.355    25,16%   16.154.005    19,60%   19.320.244    22,51%    23.669.541               Rupiah


Mata Uang Asing             6.902   22,23%          8.436   1549,51%      139.153    96,23%      273.056    13,43%      309.715    -99,94%           178    Foreign Currency


Jumlah                10.074.504    16,77%    11.763.535     10,91%    13.047.515    25,92%   16.429.069    19,50%   19.631.968    20,57%    23.669.719                 Total


Penyisihan               152.308     0,57%       153.176     41,56%       216.829    41,04%      305.823    42,79%      436.696    37,28%       599.516     Allowance Losses
Kerugian


Jumlah Kredit –        9.922.196    17,01%    11.610.359     10,51%    12.830.686    25,66%   16.123.246    19,05%   19.195.272    20,19%    23.070.203                 Total
bersih                                                                                                                                                             Net Loans




                                                   Komposisi Kredit dan                                                                    Komposisi Kredit dan
                                               Pembiayaan Syariah yang                                                               Pembiayaan Syariah yang



 11,84%                                                                                        21,15%
                                               Disalurkan kepada Sektor                                                              disalurkan sebagai Modal
                                                            Perdagangan                                                                                    Kerja
                                                Compotition Of Credit and                                                              Compotition Of Credit and
                                               Financing Sharia Distributed                                                              Sharia Financing which is
                                                       To the Trade Sector                                                         distributed as Working Capital




                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                            99
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




PROSES PENYALURAN DANA                                                                         FUND DISTRIBUTION PROCESS

Permohonan kredit dan pembiayaan dilaksanakan melalui                                          Loan and funding application is conducted through
Kantor Cabang/KCP yang selanjutnya akan diproses dan                                           branches/sub branches, then will be processed and
dilakukan analisis kelayakan usaha calon debitur. Apabila                                      analyzed on the business feasibility of the debtors
besaran pinjaman yang diajukan calon debitur melebihi                                          candidate. If the loan requested by the debtors candidates
batas kewenangan Pemimpin Cabang, maka usulan kredit                                           is over the limit of Head of Branch office’s authority,
tersebut akan diajukan ke kantor pusat untuk memperoleh                                        therefore the loan application will be given to the Main
keputusan dari pejabat berwenang. Berdasarkan hasil                                            Office to receive the decision from the authorized
keputusan tersebut, kantor cabang akan menerbitkan                                             manager. Based on that decision, branch office will publish
Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K)                                        SP3K (an informative letter of Loan approval) if the loan
apabila kredit tersebut disetujui dan apabila kredit tersebut                                  is granted and if it isn’t, then branch office will publish
tidak disetujui maka kantor cabang akan menerbitkan                                            the letter of rejection.
surat penolakan.


Proses Pemberian Kredit:                                                                       Loan Process:

                                                                                        Pengajuan ke Kantor
                                                                                            Cabang/KCP
                                                                                       Submmision to the branch
                                          Kekurangan Persyaratan Dokumen                        office
                                          Lack Documentation Requirement


                                                                                              Wawancara
                                                                                               Interview
                                                 Permintaan Dokumen
                                                   Document Request
                                                                                        Analisa Administrasi
                                                                                        Administration Analysis


                                                 Kewenangan Cabang                                                       Di atas Kewenangan Cabang
                                                  Branch Authorized                           On the Spot                   Over Branch Authorized
                                                                                              On The Spot


                                                   Keputusan Kredit
                                                                                      Analisa Kelayakan Usaha                            Kantor Pusat
                                                    Credit Decision
                                                                                     Feasibility Analysis of Business                     Head Office
                        Tidak
                       Rejected
                                                                         Ya                                                        Analisa Kelayakan Kredit
                                                                      Approved                                                      Feasibility Credit Analysis
                           Surat Penolakan
                            Rejection Letter

                                                               SP3K
                                                               SP3K

                                                                                                                           Ya
                                                    Perjanjian Kredit                                                   Approved
                                                    Credit Agreement
                                                                                                    Kantor Cabang                      Keputusan Kredit
                                                                                                     Branch Office                      Credit Decision

                                                            Pencairan
                                                        Loan Disbursement
                                                                                                                                 Tidak
                                                                                                                                Rejected
                                                                                                    Kantor Cabang
                                                                                                     Branch Office




Proses Penyelesaian Kredit:                                                                    Credit Settlement Process:
                            Realisasi Kredit                                Monitoring & Supervisi
                            Kredit Realization                              Monitoring & Supervision



                                                                              Kredit Bermasalah
                                                                             Non-Performing loans



                                                                                  Penagihan
                                                                                    Billing



                                                                               Surat Penagihan
                                                                                 Billing Letter



                             Restrukturisasi                                                                                  Eksekusi Agunan
                              Restructuring                                                                                  Execution Collateral



                                                                               Pelunasan Kredit
                                                                                Loan Repayment




100                                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Kredit dan pembiayaan yang telah direalisasi seluruhnya           The whole loans that has been granted will be managed
akan dikelola dan dimonitor oleh bagian supervisi kredit          and monitored by the loan supervision on each branch
yang berada pada masing-masing kantor cabang bank                 offices at bank bjb until those loans is declared paid
bjb sampai dengan kredit tersebut dinyatakan lunas. Bagi          infull. For consumer product debtor who experienced the
debitur produk konsumer yang mengalami penurunan                  downturn of colectibility could claim it to the insurance
kolektibilitas dapat dilakukan klaim ke pihak asuransi.           company. But for general product debtor could do several
Sedangkan untuk debitur produk umum dapat dilakukan               ways:
dengan beberapa cara:
1. Penagihan secara rutin                                         1. Continuous claim
2. Pengajuan klaim asuransi dan terdapat klausula                 2. Proposed an Insurance claim and there is a surogate
   surogasi                                                           clauses.
3. Restrukturisasi kredit untuk debitur yang memiliki             3. Loan restructurization for debitor who own good will
   itikad baik dan dari segi usaha masih memiliki potensi             and still have potential in running an instalment
   pengembalian
4. Eksekusi agunan baik melalui KPKNL maupun Badan                4. Guarantee execution through KPKNL or private auction
   Lelang Swasta                                                      committee.


Bagi debitur yang tergolong dalam kolektibilitas Kurang           For loan debitor who is inside the collectibility of
Lancar, Diragukan dan Macet penanganannya akan                    Substandars, Doubtful and Loss will be handled especially
dilakukan secara khusus dan secara rutin akan dilakukan           and continuously claimed for their principal and interest
penagihan baik pokok maupun bunga sampai dengan                   until the loan becomes current and finally paid infull.
kredit tersebut kembali menjadi lancar dan lunas.                 Furthermore, for loss debtor who still have potential and
Selanjutnya bagi debitur bermasalah yang masih memiliki           good will to pay their debt, then loan supervision division
potensi dan itikad baik untuk melunasi hutangnya, bank            will execute the debtor’s guarantee through National
bjb akan membantu meringankan beban debitur dengan                Claim and Auction Services Office.
melakukan restrukturisasi atas kreditnya, sementara bagi
debitur yang tidak memiliki potensi dan itikad baik untuk
melunasi hutangnya, maka bagian supervisi kredit akan
mengeksekusi agunan milik debitur tersebut melalui
Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara.


Dalam rangka mendukung peningkatan kinerja bank bjb               In order to support bank bjb performance , especially from
terutama dibidang pendapatan dari kredit yang telah               the side of income coming from write off loan, bank bjb
dihapus buku, bank bjb telah membentuk Grup Supervisi             has formed a supervision an recovery group functioned
dan Recovery yang berfungsi membantu manajemen                    to help management in implementing and developing
dalam menetapkan dan mengembangkan kebijakan serta                policies and managing loan that has been write off.
mengelola kredit yang telah dihapus buku.


Bank Devisa                                                       Foreign Exchange Bank
Dalam rangka membantu dan meningkatkan kelancaran                 In helping and improving export/import activities in
kegiatan ekspor/impor di wilayah dimana bank bjb                  bank bjb area, foreign exchange in bank bjb provides
berada, transaksi devisa yang dapat dilayani oleh                 transaction services as follow :
bank bjb meliputi:
a. Produk Kredit Valas:                                           a. Foreign Exchange Product:
   -   Pembiayaan Kredit Ekspor/Impor;                                -   Export/Import Loan Funding;
   -   Pembiayaan Surat Kredit Berdokumen Dalam                       -   Domestic Document of Loan letter Funding
       Negeri (SKBDN)                                                     (SKBDN)




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          101
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




b. Produk Jasa:                                                b. Services Product :
   -   Jasa Perdagangan Dalam Negeri (Incoming dan                 -   Domestic trade services (Incoming dan Outgoing
       Outgoing SKBDN);                                                SKBDN);
   -   Jasa Perdagangan Luar Negeri (Ekspor dan Import             -   Overseas Trade Services (Export and import – LC/
       – LC/Non LC);                                                   Non LC);
   -   Collecting                                                  -   Collecting
   -   Remittance                                                  -   Remittance
   -   Money Changer                                               -   Money Changer
   -   Negosiasi Diskonto                                          -   Discounted Negotiation
   -   Guarantee                                                   -   Guarantee
   -   Jasa Lainnya.                                               -   Other services
c. Produk Dana                                                 c. Fund Product
   -   Giro valas (Currency USD dan SGD)                           -   Foreign Exchange Demand Deposits (USD and SGD
                                                                       currencies)
   -   Deposito Valas (Currency USD, AUD, SGD dan                  - Foreign Exchange Time Deposit (USD, AUD, SGD
       JPY);                                                           and JPY currencies);
   -   Simpanan Valas Tandamata Dollar (Currency USD               - Tanda mata Foreign Exchange Savings in dollar (USD
       dan SGD)                                                        and SGD currencies)


PEMASARAN                                                      MARKETING
Pengalaman telah membuktikan bahwa dengan                      It was proven by the experience that through focusing on
memfokuskan diri pada pembiayaan segmen usaha kecil            small and middle term business segment funding, bank
dan menengah, bank bjb lebih mampu bertahan dalam              bjb was able to survive in economic crisis. Therefore,
menghadapi krisis ekonomi. Untuk itu, di masa yang             the company will consistently use small and middle term
akan datang perusahaan akan terus konsisten dalam              segment as the primary market for business development
menjadikan segmen kecil dan menengah sebagai pasar             in the future.
utama bagi pengembangan bisnis.


Sesuai dengan misi dan fungsi sebagai motor penggerak          According to its mission and function as the motor
dan pendorong bagi kegiatan dan kemajuan ekonomi               and stimulator of regional economic activities and its
daerah, bank bjb merupakan salah satu sumber                   development, bank bjb is one of the source of regional
pendapatan asli daerah. Untuk membantu melakukan               original income and as a regional financial institution
penetrasi pasar, bank bjb mengembangkan jaringan               of West Java and Banten. To help conducting market
pemasaran selain melalui Kantor Cabang Pembantu juga           penetration, bank bjb has developed marketing network
diarahkan melalui Bank Perkreditan Rakyat milik Pemda          beside Sub Branch Offices, which is through Public Credit
Jawa Barat dan Banten dan Koperasi-koperasi yang               Bank owned by the West Java and Banten provinces
tersebar di pedesaan di sekitar Jawa Barat dan Banten.         governments and cooperation spreaded through villages
                                                               around West Java and Banten area.


Sejak ditunjuk sebagai Bank Umum Devisa, bank bjb              Since the appointed as Foreign Exchange Public Bank,
telah membantu pengusaha-pengusaha daerah dalam                bank bjb has helped the regional entrepreneurs in export/
pembiayaan ekspor/impor, baik melalui pembukaan L/C            import funding, through L/C and transfer activities from
maupun kegiatan transfer dari dan keluar negeri, yang          and to overseas, that also has big contribution to foreign
tidak kecil kontribusinya terhadap penghasilan devisa,         exchange income particularly for West Java and Banten
khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten.                    Provinces.




102                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dengan semakin meningkatnya persaingan antar bank,                                     The increased competitiveness between bank has made
bank bjb melaksanakan berbagai kegiatan promosi                                        bank bjb conducting several promotion activities through
baik melalui media cetak maupun media elektronik,                                      printed media and also electronic media, held a savings’
menyelenggarakan tabungan berhadiah baik melalui                                       gift event in regional area, and joining the on air television
penyelenggaraan event di daerah-daerah maupun secara                                   program on tv station, promotion program, enhancing
on air di stasiun televisi, program promosi, meningkatkan                              technology equipment, expanding operational network to
sarana teknologi, memperluas jaringan operasional guna                                 improve service capability and product competitive value.
meningkatkan daya jangkau pelayanan dan daya saing                                     Those are delivered to enhance the quality of services in
produk. Semua ini ditujukan untuk meningkatkan jasa                                    receiving customer satisfaction.
pelayanan dalam mencapai kepuasan pelanggan/nasabah
(customer satisfaction).


Beberapa Program Komunikasi dan Promosi yang dilakukan                                 Several communication and promotion programs on bank
bank bjb atas produk-produk bank bjb, adalah:                                          bjb product done by bank bjb are as follow:

Produk bank bjb       Media                                                         Media                                                         Product bank bjb
Produk Dana           Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten, MGT   Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten, MGT         Fund Product
                      FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM,   FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM,
                      Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM                           Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM
Jasa Luar Negeri      Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten,       Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten,            Foreign Service
                      Seputar Indonesia, MGT FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS,        Seputar Indonesia, MGT FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS,
                      Radio Shinta, RRI, Raka FM, Radio Rama, Hardrock FM, CBL,     Radio Shinta, RRI, Raka FM, Radio Rama, Hardrock FM, CBL,
                      PR FM                                                         PR FM
Produk-Produk UMKM    Pikiran Rakyat, Tribun Jabar, Radar Banten, Radar Cirebon,    Pikiran Rakyat, Tribun Jabar, Radar Banten, Radar Cirebon,        UMKM Product
                      Radar Tasikmalaya, Radar Sukabumi, Republika, MGT FM,         Radar Tasikmalaya, Radar Sukabumi, Republika, MGT FM,
                      Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM,       Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM,
                      Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM                           Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM
Undian Petik Hadiah   Pikiran Rakyat, Radar Banten, Radar Cirebon, Radar            Pikiran Rakyat, Radar Banten, Radar Cirebon, Radar                        Reward
                      Tasikmalaya, Radar Sukabumi, Bisnis Indonesia, Kompas,        Tasikmalaya, Radar Sukabumi, Bisnis Indonesia, Kompas,
                      MGT FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI,        MGT FM, Rase FM, Trijaya FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI,
                      Raka FM, Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM, RCTI,           Raka FM, Radio Rama, Hardrock FM, CBL, PR FM, RCTI,
                      SCTV, Trans7, TransTV, ANTV                                   SCTV, Trans7, TransTV, ANTV
Corporate             Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten,       Pikiran Rakyat, Kompas, Bisnis Indonesia, Radar Banten,                Corporate
                      Majalah Tempo, Majalah Gatra, MGT FM, Rase FM, Trijaya        Majalah Tempo, Majalah Gatra, MGT FM, Rase FM, Trijaya
                      FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM, Radio Rama,            FM, KLCBS, Radio Shinta, RRI, Raka FM, Radio Rama,
                      Hardrock FM, CBL, PR FM                                       Hardrock FM, CBL, PR FM
Re-branding           Metro TV, TV One, RCTI, SCTV, TransTV, Trans7, ANTV           Metro TV, TV One, RCTI, SCTV, TransTV, Trans7, ANTV                  Re-branding




                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                         103
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA                                      BUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY

Sesuai dengan rencana bisnis dan corporate plan, bank bjb        According to business plan and corporate plan, bank bjb
tetap berkomitmen untuk mencapai visi menjadi Sepuluh            still has the commitment to reach its vision in becoming
Bank Terbesar dan Berkinerja Baik di Indonesia. Berbagai         one of the 10 biggest banks and good performance in
upaya untuk mencapai visi tersebut terus dilaksanakan            Indonesia. Bank bjb has encountered many efforts to reach
oleh bank bjb, baik peningkatan kinerja finansial maupun         that vision by improving financial performance including
kinerja non finansial seperti peningkatan implementasi           non financial such as improving the implementation of Risk
Risk Management, Good Corporate Governance dan                   Management, Good Corporate Governance and Human
pengembangan Sumber Daya Manusia. Beberapa strategi              Resources Development. There are several main strategies
utama dalam mendukung peningkatan kinerja dalam                  in supporting the improvement of performance to reach
rangka pencapaian visi tersebut antara lain perluasan            the vision such as expanding office networks inside and
jaringan kantor baik di wilayah Jawa maupun luar Jawa,           outside Java island, quality enhancement of human
peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia melalui                 resources through recruiting experienced employees
program perekrutan pegawai yang sudah berpengalaman              and improving services quality through partnership with
serta peningkatan kualitas layanan melalui Kerja sama            competent third parties. Beside that, in order to strengthen
dengan pihak ketiga yang berkompeten. Disamping itu              the business development in the future, bank bjb has done
dalam rangka perkuatan pengembangan bisnis di masa               First Shares Public Offering on the early second semester in
mendatang, bank bjb telah melakukan Penawaran Umum               2010. bank bjb is confident that the business strategies is
Perdana Saham pada awal semester II 2010 ini. bank bjb           directing to the vision accomplishment in becoming “ Ten
meyakini bahwa strategi-strategi bisnis yang diambil telah       Biggest Bank and Good Performance in Indonesia.
mengarah pada pencapaian visi menjadi “Sepuluh Bank
Terbesar dan Berkinerja Baik di Indonesia”.


Untuk dapat meraih visi dan misi tersebut, bank bjb              In order to accomplish the vision and mission, bank bjb has
memiliki strategi yang di dasarkan pada hasil riset yang         the strategy based on research hypothesis dedicated to dig
bertujuan untuk menggali potensi pengembangan usaha              the business development potential to meet the customer
terhadap kebutuhan customer akan produk dan jasa                 need for banking products and services at this moment.
perbankan saat ini, dari riset tersebut bank bjb telah           From the research bank bjb has implemented policies and
menerapkan kebijakan dan strategi pengembangan usaha             business development strategies in 2011, such as:
pada tahun 2011, yaitu:


Peningkatan market share dan perbaikan                           Market Share and fund structure improvement
struktur dana serta Penguatan Permodalan:                        also capital reinforcement:
a. Kebijakan Penguatan Permodalan                                a. Capital Reinforcement Policy
   Peningkatan modal melalui IPO telah dilaksanakan                  Capital reinforcement through IPO has been done in
   pada tahun 2010 dan right issue akan dilakukan pada               2010 and right issue will be conducted in 2012 to
   tahun 2012 untuk menjaga kecukupan pemenuhan                      stabilize minimum capital adequacy fulfillment.
   modal minimum.
b. Perbaikan Struktur Pendanaan                                  b. Funding Structure Improvement
   •	 Pertumbuhan	 Dana	 Pihak	 Ketiga	 yang	 optimal	               •	 Third	Parties	Fund	growth	optimally	in	improving	
       dalam rangka peningkatan market share Dana                        third parties market share.
       Pihak Ketiga.                                                     -    Fund Raising is focused on retail funding
       -   Peningkatan Dana lebih difokuskan pada dana                   -    Corporate fund review is adjusted to fund
           retail                                                             structure
       -   Review Dana Korporasi disesuaikan dengan                      -    Bond VII issuance
           struktur pendanaan
       -   Penerbitan Obligasi VII



104                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
      -   Optimalisasi peningkatan Dana Pihak Ketiga                      -     Optimum improvement on Foreign Exchange
          Valas                                                                 Third Parties Fund.
c. Pengembangan Produk                                            c. Product Development
   •	 Pengembangan	produk	yang	berorientasi	kepada	                   •	 Product	 development	 oriented	 to	 the	 need	 of	
      kebutuhan masyarakat/pasar                                          public / market
      -   repackaging produk                                              -     Repackaging the product
      -   Mengoptimalkan unit kerja grup pengembangan                     -     Optimalized working unit of product
          produk di masing-masing unit bisnis                                   development group in every business unit.
d. Pengembangan Layanan                                           d. Services Development
   •	 Peningkatan	kualitas	layanan	melalui	direct sales               •	 Improving	 services	 quality	 through	 direct	 sales	
      marketing                                                           marketing
   •	 Peningkatan	kualitas	layanan	baik	layanan	di	front              •	 Improving	services	quality	in	front	offices	and	back	
      office maupun layanan di back office                                offices
      -   Standarisasi layanan yang baik                                  -     Good quality standard
      -   Assessment terhadap pelaksanaan standar                         -     Assessment to quality standard
          layanan                                                               implementation
      -   Reward dan punishment terhadap hasil                            -     Reward and punishment to the assessment
          Assessment pelaksanaan standard layanan                               outcome of quality standard implementation
   •	 Peningkatan	 kualitas	 layanan	 elektronik	 melalui	            •	 Electronic	services	quality	enhancement	through	
      dukungan teknologi informasi yang memadai                           appropriate information technology to deliver
      untuk memberikan pelayanan unggul dalam                             excellent services in improving competitive
      rangka meningkatkan competitive advantages dan                      advantages and corporate image
      corporate image.                                                    -     Internet Banking
      -   Internet Banking                                                -     Smart Phone
      -   Smart Phone                                                     -     SMS Broadcast
      -   SMS Broadcast                                                   -     Quality services improvement to the investor
   •	 Peningkatan	Kerja	sama	dengan	pihak	ketiga	untuk	               •	 Improving	Partnership	with	third	parties	to	collect	
      penghimpunan DPK dan fee based income                               DPK and fee based income
      -   Kerja sama dengan manager investasi                             -     Partnership with investment manager
      -   Kerja sama dengan perusahaan asuransi                           -     Insurance partnership
      -   Penambahan sub agent Western Union                              -     Advancing sub agent of Western Union
      -   Memperluas networking dengan correspondent                      -     Expanding networking with correspondent
          bank                                                                  bank
   •	 Pengembangan	 jasa	 transaksi	 perbankan,	 fitur-               •	 Banking	 transaction	 services	 development	 ,	
      fitur transaksi yang berbasis teknologi dan                         transaction features based on technology, and
      penambahan jumlah jaringan outlet/ ATM guna                         adding the amount of outlet network / ATM to
      meningkatkan fee based income.                                      increase fee based income. .
      -   Optimalisasi fungsi ATM bagi nasabah melalui                    -     Optimalization the ATM function for customer
          penambahan Fitur layanan pada ATM                                     through advanced feature services on ATM
      -   Menambah jaringan ATM baik Internal                             -     Advancing ATM network internally and
          maupun kerja sama dengan ATM Bank lain                                sustaining a cooperative relationship with
      -   Memperluas jaringan ATM dengan membuat                                other bank.
          kerja sama dengan ATM di wilayah                                -     Expanding the ATM networks by building
          Internasional.                                                        partnership with ATM in International area.
   •	 Pengembangan	layanan	cash management.                           •	 Cash	management	services	development
      -   Peningkatan Kerja sama dengan Pemda untuk                       -     Improving partnership with regional
          layanan cash management                                               government for cash management




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          105
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




       -   Peningkatan Kerja sama dengan Nasabah                        -    Improving partnership with corporate customer
           Korporat untuk layanan Cash Management                            for Cash Management
   •	 Pengembangan	 layanan	 Mitra	 Prioritas	 melalui	             •	 Mitra	 Prioritas	 Services	 development	 through	
       pengembangan jaringan dan produk wealth                          network development and wealth management
       management.                                                      product.
       -   Pengembangan produk wealth management                        -    wealth management product development
       -   Peningkatan layanan berupa Finansial Advisor                 -    Service improvement, act as Financial Advisor
           kepada nasabah prioritas                                          to priority customer
       -   Pengembangan Outlet layanan Mitra Prioritas                  -    Mitra Prioritas outlet services development in
           ke Cabang-Cabang.                                                 branches.
   Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Jaringan                      Quantity and quality network improvement
   •	 Memperluas	jaringan	layanan	baik	di	wilayah	Pulau	            •	 Expanding	network	services	in	Java	island	and	also	
       Jawa maupun di luar Pulau Jawa :                                 outside Java island :
       -   Kantor Cabang                                                -    Branch Offices
       -   KCP, Kantor Kas,                                             -    Sub branch Offices, Cash Offices,
           Payment Point, Kas Mobil                                          Payment Point, Mobile cash
       -   ATM & EDC                                                    -    ATM & EDC
   •	 Meningkatkan	kuantitas	dan	kualitas	Riset	untuk	              •	 Improving	 quantity	 and	 quality	 research	 on	
       rencana perluasan jaringan layanan baik di wilayah               network service expanding plan inside and outside
       Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa :                           Java island:
       -   Menetapkan Kajian yang efektif melalui                       -    Established effective studies through realistic
           peningkatan kualitas Studi Kelayakan yang                         research of quality study enhancement based
           realistis berdasarkan analisis yang matang                        on mature analysis.
       -   Monitoring terhadap performa Kantor                          -    Monitoring performances of branch offices,
           Cabang, KCP, Kantor Kas, Payment Point, Kas                       sub branch offices, payment point, cash
           Mobil, ATM & EDC dibandingkan dengan studi                        office, payment point, mobile cash, ATM &
           kelayakan dan hasil mapping potensi bisnis di                     EDC compare to research study and mapping
           wilayah kerja masing-masing.                                      outcome of business potential in every working
       -   Melakukan evaluasi pelaksanaan program kerja                      area.
           /proyek oleh masing –masing unit kerja.                      -    Conducting evaluation on working/project
Peningkatan Market Share penyaluran Kredit                                   program by every unit.
a. Akselerasi fungsi bank sebagai lembaga intermediasi          Market Share Improvement in Loan Distribution
   •	 Peningkatan	pemberian	kredit	retail maupun kredit         a. Accelerated bank function as intermediation
       consumer melalui diversifikasi produk                        institution
   •	 Peningkatan	 penyaluran	 kredit	 sektor	 produktif	       	   •	 Improvement	of	retail	loan	and	consumer	loan		
       yang difokuskan pada kredit mikro baik secara                    through product diversification.
       langsung maupun melalui linkage program                      •	 Improvement	of	productive	loan	sector	distribution,	
   •	 Mengembangkan	 produk	 kredit	 yang	 memiliki	                    focusing directly on micro loan or through the
       value preposition dan daya saing                                 linkage program.
b. Pertumbuhan kredit yang optimal dalam rangka                 	   •	 Developing	loan	product	with	value	preposition		
   peningkatan market share kredit.                                     and competitive advantage.
   •	 Peningkatan	Pemasaran	Kredit	                             b. The optimum Loan growth in improving market share
   •	 Peningkatan	akselerasi	proses	kredit	dengan	tetap	            loan.
       memperhatikan prinsip kehati-hatian                          •	 Loan	Marketing	Improvement	
   •	 Mempertahankan	 penyaluran	 kredit	 konsumsi	                 •	 Acelerated	improvement	of	loan	process	by	taking	
       melalui re-packaging produk                                      care of prudential principal.
       -   Menciptakan produk kredit konsumsi yang                  •	 Maintaining	consumptive	loan	distribution	through	
           memiliki value preposition dan daya saing,                   re-packaging product.



106                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
            seperti Kredit Pemilikan Kendaraan (car loan),                 -     Creating consumptive loan product with value
            Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Kredit                             preposition and competitive advantage, such
            Kepemilikan Apartement & Kondotel.                                   as car loan, house loan (KPR), and Apartement
      -     Penerbitan Kartu Kredit                                              & Condominium loan.
   •	 Mempertahankan	Kualitas	Kredit                                       - Credit Card issuance
      -     Meningkatkan monitoring secara efektif                     •	 Maintaining	loan	quality	
      -     Mengembangkan sistem penagihan secara                          - Improving monitoring effectively
            elektronik dan otomatis                                        - Developing claimed system by electronic or
c. Jaringan Layanan Kredit                                                     automatic.
   Pengembangan Sentra UMKM melalui perluasan                      c. Loan Services network
   jaringan Sentra UMKM yang melekat di setiap wilayah                 Development of UMKM centre through expanding
   cabang                                                              UMKM centre network in every area of branches.


Pengembangan Manajemen untuk mendukung                             Developing Management to support the growth of
peningkatan pertumbuhan bisnis Bank                                business bank
a. Perencanaan/ Planning                                           a. Planning
   •	 Menetapkan	 arah	 dan	 Strategi	 Bank,	 Jangka	                  •	 Deciding	long	term	and	middle	term	of	banking	
      Panjang dan menengah (Corporate Plan dan                             direction and strategy (Corporate Plan and
      Business Plan) dengan menetapkan milestone                           Business Plan) by implementing milestone every
      setiap tahun                                                         year.
   •	 Meningkatkan	kuantitas	dan	kualitas	riset	untuk	                 •	 Quality	 and	 quantity	 research	 improvement	 for	
      pengembangan bisnis (termasuk Analisis Internal                      business development (including internal and
      dan Eksternal)                                                       external analysis)
   •	 Peningkatan	Kualitas	Performance	Strategi	Bank	              	   •	 Banking	strategic	quality	performance		 	
                                                                           improvement
      -     Mereview penilaian Kinerja (strategy                           -     Reviewing Performance appraisal (strategy
            performance) berbasis Balance Scorecard                              performance) based on Balance Scorecard for
            untuk seluruh level dan individu                                     all level and individuals.
      -     Implementasi Service Level Agreement level                     -     Implementing Service Level Agreement on
            Korporat dan Cabang                                                  corporate and branch level.
b. Organisasi                                                      b. Organization
   •	 Implementasi	Pengembangan	organisasi,	evaluasi	                  •	 Implementation,	system	and	procedures	evaluation	
      sistem & prosedur                                                    development
      -     Mereview pengembangan Struktur                                 -     Reviewing Organizational structure
            Organisasi                                                     -     Implementing the building of regional
      -     Implementasi pendirian Kantor Wilayah                                offices.
      -     Penyesuaian sistem dan prosedur sesuai                         -     Adjusting system and procedures according to
            dengan pengembangan Struktur Organisasi                              organizational structure.
   •	 Pengembangan	 strategi	 Branding	 untuk	                         •	 Developing	 branding	 strategy	 to	 improve	 the	
      meningkatkan Corporate Image                                         Corporate Image
      -     Mensosialisasikan New Brand kepada seluruh                     -     Socialized New Brand to all Stakeholders.
            Stakeholders.
      -     Memfungsikan Marketing Communication                           -     Using Marketing Communication to build
            untuk membangun Image.                                               Image.
   •	 Pengembangan	Budaya	Perusahaan	sejalan	dengan	                   •	 Developing	 company	 culture	 along	 with	
      pengembangan Re-Branding dan organisasi.                             re-branding and organization development.
   •	 Sosialisasi	penerapan	Budaya	Perusahaan.	                        •	 Socialized	 the	 implementation	 of	 company	
                                                                           culture.



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          107
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




c. Peningkatan Optimalisasi dan Ekspansi Anak                               c. Improvement of optimalization and expansion of
    Perusahaan dan penyertaan modal, yaitu:                                     company group and capital participation, which
    Melakukan penyertaan modal kepada BPR Pemerintah                            is conducting capital participation to BPR regional
    Daerah dan Perusahaan lainnya yang dapat memberikan                         government and other company that could present
    Value bagi Perusahaan.                                                      value to the main company.
d. Peningkatan Layanan Operasional                                          d. Operational Services Enhancement
    •	 Meningkatkan	kecepatan	layanan	kepada	nasabah	                           •	 Improving	quick	services	to	the	customer	/	counter	
        /counter party                                                              party
    •	 P e n y e m p u r n a a n 	 k e t e n t u a n - k e t e n t u a n	       •	 Operational	regulation	completion	
        operasional
    •	 Pemenuhan	 Aktiva	 Tetap	 dan	 Inventaris	 untuk	                        •	 Fixed	assets	and	inventories	fulfillment	to	support	
        menunjang aktivitas operasional Bank.                                       banking operational activities.



PENGEMBANGAN PRODUK BARU                                                    NEW PRODUCT DEVELOPMENT

pada kuartal pertama tahun 2010 bank bjb telah                              At the first quarter of 2010 bank bjb had launched 2 (two)
meluncurkan 2 (dua) produk pendanaan baru yaitu                             new funding products which are Tabungan Tandamata
Tabungan Tandamata Bisnis dan TabunganKu (produk                            Bisnis and TabunganKu (national banking product) and
perbankan nasional) serta produk Tabungan Tandamata                         Tabungan Tandamata Berjangka product and Bahagia
Berjangka dan produk Bancassurance Bahagia Optima                           Optima Bancassurance product that will be launched at
yang akan diluncurkan pada kuartal IV 2010.                                 fourth quarter of 2010.


Kredit Kepada Perusahaan Pembiayaan                                         Loan to Funding Company (Multifinance)
(Multifinance)
Kredit kepada perusahaan multifinance dilatarbelakangi                      Multifinance company Loan is given to meet the highest
oleh kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi akan                            need of society for funding resources to buy motor vehicles
tersedianya dana untuk pembelian kendaraan bermotor,                        or other comodities for several purposes.
maupun barang-barang lainnya untuk berbagai tujuan.


Perusahaan pembiayaan yang menjadi sasaran penyaluran                       Funding Companies that becoming the target of loan
kredit untuk saat ini diprioritaskan dan dibatasi hanya                     distribution at this moment are prioritized and limited
perusahaan pembiayaan yang bentuk usahanya adalah                           only for the funding companies with the form of leasing
sewa guna usaha (leasing) dan pembiayaan konsumen                           and consumer finance.
(consumer finance).


Produk-produk baru Kredit Program 2010:                                     New Products of Loan Program on 2010:
-   Kridamas Koperasi, Program Kredit Pemberdayaan                          -   Kridamas Cooperation , loan for Society powering
    Masyarakat Koperasi Kepada Koperasi Simpan Pinjam/                          cooperation is given to saving/ borrowing unit
    Unit Simpan Pinjam-Koperasi melalui Bank Sebagai                            cooperation through the bank as the executor of
    Pelaksana Perguliran Dana adalah suatu bentuk                               fund distribution in the form of giving the loan from
    pemberian pinjaman dari LPDB-KUMKM kepada Bank                              LPDB-KUMKM to bank with executing pattern, being
    dengan pola executing, untuk dipinjamkan kembali                            reborrowed by Savings/borrowing Cooperation (KSP)/
    kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) / Unit Simpan                           savings and borrowings unit (USP)- a cooperation for
    Pinjam (USP)-Koperasi guna pemberian pinjaman/                              giving corrowing / funding to micro business.
    pembiayaan kepada usaha mikro.
-   Kredit Skema Subsidi Resi Gudang (S-SRG), adalah                        -   Warehouse receipt subsidized scheme of loan
    Kredit yang mendapat subsidi bunga dari pemerintah                          (S-SRG), is the loan with subsidized interest from the



108                                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
    dengan jaminan Resi Gudang yang diberikan oleh                      government based on warehouse receipt guarantee
    Pelaksana/Lembaga Keuangan Non Bank kepada                          given by the executor/non bank financial institution
    Petani, Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani,                      to the farmer, group of farmers, united groups of
    dan Koperasi.                                                       farmers, and cooperation.
-   Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank bjb, adalah Kredit               -   Public Business Loan (KUR) of bank bjb, is working
    Modal Kerja dan/atau investasi yang diberikan                       capital loan and/or investment given to micro, small
    kepada usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi                    and middle business, and individual cooperation
    perorangan dan/ atau Badan Usaha yang memiliki                      and/or firm that own productive business or linkage
    usaha produktif atau Lembaga Linkage, kemudian                      institution, then asked for guarantee to the guarantor
    dimintakan penjaminan kepada Penjamin untuk                         to be called a loan.
    selanjutnya disebut Kredit.


PERKEMBANGAN                          AKTIVITAS                     DEVELOPMENT OF MARKETING
PEMASARAN                                                           ACTIVITIES
Dalam aktivitas pemasaran perusahaan senantiasa                     The company deliberately supporting the development of
mendorong perkembangannya melalui aktivitas antara                  marketing activities through several activities such as:
lain:
-   Optimalisasi Fungsi Mitra Prioritas sebagai pengelola           -   Optimalized the function of Mitra Prioritas as the
    prime customer.                                                     organizer of prime customers
-   Pelaksanaan Customer Gathering secara rutin.                    -   Held the Customer Gathering continuously.
-   Peningkatan knowledge tenaga pemasaran melalui                  -   Knowledge improvement of marketing personnel
    pelatihan dan sertifikasi.                                          through training and certification.
-   Promosi produk melalui berbagai media massa.                    -   Product promotion through mass media




                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          109
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




PROSPEK USAHA PERUSAHAAN                                            COMPANY BUSINESS PROSPECT

Membaiknya kinerja sektor perbankan dan meningkatnya                The improvement of banking sector performance and
kesehatan bank-bank, membuat kepercayaan masyarakat                 bank’s health has made public trust to the banking
terhadap perbankan makin meningkat. Hal ini terbukti                industry keep increasing. It is proven by the improvement
dengan membaiknya indikator-indikator perbankan,                    of banking indicators, including the improvement of
termasuk diantaranya adalah meningkatnya fungsi                     intermediation function of the bank showed by the
intermediasi bank yang ditunjukkan oleh peningkatan                 increasing of loan distribution realization.
realisasi penyaluran kredit.


Wilayah kerja perusahaan yang tersebar di wilayah                   The spreading working area of the company around
Provinsi Jawa Barat dan Banten serta dibeberapa kota                West Java Province and Banten Province including
besar di wilayah Indonesia merupakan salah satu potensi             several big cities in Indonesia are one of the potential
dan kekuatan bank bjb. Apabila dilihat dari Kondisi                 and powerful value of bank bjb. Generally, from the
perekonomian, maka pada triwuan III tahun 2010 secara               economic condition’s perspective, on the third quarter
umum, kondisi perekonomian Jawa Barat menunjukkan                   period of 2010 West Java economic condition had shown
perkembangan yang lebih baik dibandingkan triwulan                  a better development compare to the third quarter period
III tahun 2009. Hal tersebut ditunjukkan dengan                     of 2009. It was appointed by the increase of Regional
peningkatan laju pertumbuhan Produk Domestik Regional               Gross Domestic Product (PDRB) from 3.95% on the third
Bruto (PDRB) sebesar dari 3,95% pada triwulan III 2009              quarter of 2009 into 4.02% on the third quarter of 2010.
menjadi 4,02% pada triwulan III 2010. Dari sisi lapangan            From the side of business field, this improvement was
usaha, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan                    supported by all sectors such as manufacturing, trading,
seluruh sektornya yaitu sektor industry pengolahan,                 hotel and restaurant, including agriculture. In Utility
perdagangan, hotel dan restoran serta sektor pertanian.             function, the improvement was supported by the increase
Dari segi penggunaan, pertumbuhan didorong oleh                     of home consumption including non profit institution
pertumbuhan konsumsi rumahtangga termasuk konsumsi                  consumption, stock exchange and export.
lembaga non profit, perubahan stock dan ekspor.
                                                                                                                        Rp Miliar / Rp Billion

                                      2009                                2010
INDIKATOR                                                                                                                  INDICATOR
                         Tw.I         Tw.II      Tw.III     Tw.IV          Tw.I        Tw.II      Tw.III
PDRB harga konstan        72.800       73.390      77.680     78.560        77.610      78.710      80.800         Constan GDP at Price
(Rp miliar)                                                                                                                 (Rp billion)
Pertumbuhan PDRB               4,38       3,19       3,95       6,12          6,63         6,94       4,02                  Growth GDP
(%, yoy)                                                                                                                       (%, yoy)
Laju inflasi tahunan           7,45       3,13       1,87       2,02          2,99         4,68       5,41             Inflation (%,yoy)
(%,yoy)**



Kondisi persaingan yang ketat di sektor perbankan                   Tight competition in national banking condition has
nasional telah menyebabkan adanya perubahan perilaku                caused changing of consumer behavior demanding the
konsumen yang menuntut kualitas pelayanan yang terus                increase of quality services. Consumer only need relatively
meningkat. Dengan cost yang relatif kecil bagi konsumen             small cost to change their bank, therefore banks have to
untuk berganti bank, maka bank-bank pun dituntut untuk              be innovative in inviting new customer and also taking
selalu melakukan inovasi dalam menarik konsumen baru                care of exist consumer loyalties. bank bjb answered the
maupun menjaga loyalitas konsumen yang ada sekarang.                challenge by continue fixing quality of services to the
bank bjb menjawab tantangan tersebut dengan terus                   customer by opening new branch offices in West Java
memperbaiki kualitas layanan terhadap para nasabahnya               and Banten area , also outside Java Island such as Batam,
dengan telah membuka membuka kantor cabang baru                     Medan, Semarang and Surabaya, including new office in
baik di wilayah Jawa Barat & Banten maupun di luar                  Denpasar, Pekanbaru, Tegal, Balikpapan and Makassar.
Pulau Jawa seperti di kota Batam, Medan, Semarang dan
Surabaya dan akan membuka kantor cabang baru di kota
Denpasar, Pekanbaru, Tegal, Balikpapan dan Makassar.


110                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Selain itu, bank bjb juga membuka layanan Weekend                bank bjb had also open services of Weekend Banking
Banking dan Call Center yang memungkinkan memberikan             dan Call Center to give possible banking services to the
layanan perbankan kepada nasabah selama 24 jam sehari            customer on 24 hours a day and 7 days a week, operating
dan 7 hari seminggu serta mengoperasikan mobil edukasi           education mobile as an educative service form to the
sebagai bentuk layanan edukasi perbankan kepada                  societies also hold the function as cash services and
masyarakat sekaligus berfungsi sebagai layanan kas, dan          delivering new products and services to the customer
menambah produk dan layanan baru kepada nasabah                  such as Mitra Prioritas, the Wealth Management product
seperti Mitra Prioritas yang merupakan produk Wealth             for priority customer of bank bjb. The effort that is made
Management untuk nasabah prioritas bank bjb. Upaya               by bank bjb had increase the amount of customer into
yang dilakukan bank bjb telah berhasil meningkatkan              226,862 from 2007 until 2009, and also advancing DPK
jumlah nasabah sebanyak 226.862 dari tahun 2007                  from outside West Java and Banten province reaching
sampai dengan tahun 2009 dan juga menambah DPK dari              through 25.94% from Total DPK bank bjb on July
luar Jawa Barat dan Banten yang telah mencapai 25,94%            2010.
dari total DPK bank bjb.


Terkait dengan rencana ekspansi dan mempererat                   Relating to expansion plan and strengthen the customer
loyalitas para nasabah, bank bjb terus melakukan upaya           loyalties, bank bjb always conducting marketing by
pemasaran dengan strategi yang terintegrasi melalui              integrated strategy through promotion, building good
promosi, pembinaan hubungan yang baik dengan nasabah             relationship with the corporate and retail customer and
corporate maupun nasabah ritel serta meningkatkan                improving services quality standard including product and
standar kualitas layanan maupun diversifikasi produk             service diversification. Excellent funding products of bank
dan jasa. Produk-produk unggulan utama pembiayaan                bjb are Multiguna bhakti Loan in consumptive sector and
bank bjb diantaranya Kredit Multiguna Bhakti di kredit           Mikro Utama Loan in productive sector.
sektor konsumsi dan Kredit Mikro Utama di kredit sektor
produktif.


Dengan basis nasabah inti dari PNS di Jawa Barat dan             Based on core customers come from civil goverment
Banten dan program channeling dengan Bank Perkreditan            employee in West Java and Banten provinces and
Rakyat (“BPR”) dan koperasi di pelosok daerah Jawa               channelling program with Public Loan Bank (BPR) also
Barat dan Banten, manajemen berkeyakinan bahwa bank              cooperation in West Java and Banten sub district,
bjb mampu menghadapi persaingan dengan bank-bank                 management of bank bjb is confident that bank bjb is
lain, terutama yang beroperasi di daerah Jawa Barat dan          able to face competition with other banks, particularly
Banten, mengingat pengalaman bank bjb yang cukup                 with the banks operate in West Java and Banten area,
lama dalam melayani nasabah di daerah inti, loyalitas            considering bank bjb has enough experience in handling
nasabahnya yang tinggi dan komitmen bank bjb untuk               the customer in core area, the high loyalty of customer
selalu meningkatkan kualitas layanannya.                         and bank bjb commitment to always increase its quality
                                                                 of services.


Peluang Investasi Jawa Barat dan Banten Terbuka                  Investment Opportunity in West Java and Banten is
Bagi Investor                                                    opening wide for the investor
Dalam rangka mempertahankan investasi yang ada                   In order to sustain the existed investment and suporting
serta mendorong terhadap pertumbuhan investasi baru,             new investment growth, West Java government keep
Pemerintah Jawa Barat terus melakukan berbagai upaya             conducting several efforts, one of them is promotion
satu diantaranya melalui kegiatan promosi. Promosi yang          activities.
dilakukan adalah promosi di dalam negeri maupun di
luar negeri.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          111
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Kegiatan promosi investasi Jawa Barat di wilayah Asia          The promotion in the country and overseas.West Java
dilaksanakan dalam bentuk partisipasi Jawa Barat pada          investment promotion activities in Asia teritories is
World Expo Shanghai China dan Business Meeting di              implemented in the form of West Java participation on
Beijing yang dilaksanakan dari tanggal 4 Juli – 11 Juli        World Expo Shanghai China and Business Meeting in
2010. Pada tanggal 7 Juli 2010 telah dilaksanakan              Beijing held on July 4 – July 11, 2010. Business meeting
pertemuan bisnis dengan 15 pengusaha yang bergabung            was held on July 7, 2010 with 15 entrepreneurs gathered
dalam Shanghai Association of International Economic           on Shanghai Association of International econommic &
& Technological Cooperation. Acara dimulai dengan              Technological Cooperation. The event was started by the
kesediaan pihak Shanghai untuk melakukan kerja sama            approval of Shanghai side to do the beneficial partnership
yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak,            for both sides, followed by BKPMD assisted by Head of
kemudian kepada BKPPMD dengan didampingi oleh                  KADIN Jabar presented the investment opportunities
Ketua Kadin Jabar melakukan persentasi mengenai                in West Java, Public Private Partnership and also Direct
peluang investasi di Jawa Barat, baik investasi dalam          Investment Project. This meeting will be followed by
kerangka Kerja sama Pemerintah dan swasta (Public-             correspondences owf both sides, even Shanghai asked
Private Partnership) maupun yang sifatnya Direct               for the opening of West Java representative office in
Investment Project. Pertemuan ini akan ditindaklanjuti         Shanghai.
dengan korespondensi kedua belah pihak, bahkan untuk
memudahkan komunikasi pihak Shanghai meminta
adanya kantor perwakilan Jawa Barat di Shanghai.


Kegiatan promosi investasi Jawa Barat di wilayah eropa         West Java investment promotion activities in East Europe
Timur dilaksanakan dalam bentuk partisipasi Jawa               implemented in the form of participating on Gifts Expo
Barat pada Gifts Expo Moscow Rusia dan Business                Moscow Rusia, Business Meeting in Moscow Rusia, and
Meeting di Moscow Rusia dan Minsk Belarus yang                 Minsk Belarus held by BKPPMD of West Java Province
dilaksanakan oleh BKPPMD Provinsi Jawa Barat dengan            involving Energy and Mineral Resources Department.
melibatkan unsur Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.         The activities in Moscow Rusia and Minsk Belarusia was
Adapun kegiatan selama di Moscow Rusia dan Minsk               Trade – Tourism – Investment (TTI) Mission. It was held
Belarusia adalah Trade – Tourism – Investment (TTI)            on September 15 , 2010 at President Moscow Rusia hotel
Mission, kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 15          and September 17, 2010 at Crowne Plaza Minsk Belarusia
September 2010 di Hotel President Moscow Rusia dan             Hotel lead by the Republic of Indonesian Minister of
tanggal 17 September 2010 di Hotel Crowne Plaza                Trading, Dr. Mari Elka Pangestu, done several meeting with
Minsk Belarusia dipimpin oleh Menteri Perdagangan RI,          government official and businessman in Rusia and Belarus.
Dr. Mari Elka Pangestu yang melakukan berbagai                 Indonesia’s business mission to Moscow and Minsk were
pertemuan dengan para pejabat dan usahawan Rusia               the effort to penetrate trade market, attracting tourists
dan Belarus. Misi bisnis Indonesia ke Moscow dan Minsk         and catching investment opportunities.
merupakan upaya untuk melakukan penetrasi pasar
perdagangan, menarik wisatawan dan menangkap
peluang investasi.


Kegiatan TTI Mission tersebut dilaksanakan dalam               The TTI Mission was held in using 60 years momentum
rangka memanfaatkan momentum 60 Tahun hubungan                 of relationship between Indonesia and Rusia. Several
Indonesia – Rusia. Berbagai perubahan fundamental              fundamental changes had been experienced by both
dialami kedua bangsa menghadirkan peluang baru bagi            countries presenting new opportunities for repartnership
terjalinnya kembali persahabatan antar dua sahabat lama.       between two best friend. Rusia and Belarusia are countries
Rusia dan Belarusia merupakan Negara dengan potensi            with high enough potential economy to be beneficial for
ekonomi yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh          West Java Province. Rusia is the biggest oil and natural gas
Jawa Barat. Rusia merupakan Negara penghasil minyak            resources in the world with USD 2,109 trillion of Gross
bumi dan gas alam cair terbesar didunia dengan GDP             Domestic Product (grades 7 in the world) and capital



112                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
(Gross Domestic Product) USD 2.109 Triliun (ranking 7               income reaching USD 14.919. The mission introduces
dunia) dan pendapatan perkapita mencapai USD 14.919.                West Java potential and comparative advantage to the
Misi ini memperkenalkan potensi dan keunggulan                      entrepreneur in Rusia and Belarusia.
komparatif Jawa Barat kepada pelaku dunia usaha di
Rusia dan Belarusia.


Pada kegiatan itu kepala BKPPMD memaparkan selayang                 In the event, head of BKPPMD delivered a glance look of
pandang mengenai Jawa Barat dan menyampaikan                        West Java and informing potential investment of District/
potensi investasi Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang                 City in West Java being package in the book about ocean
dikemas dalam buku portofolio to the future dan hot items           fishery center, called portfolio to the future dan hot items
investment in demand di bidang ocean fishery center,                investment in demand and geothermal power plant,
geothermal powerplant,international airport and west java           international airport and west java tourism. For tourism
tourism. Untuk pariwisata ditawarkan potensi pariwisata             area, the potential sea tourism, beach and mountain is
laut, pantai dan gunung kepada Rusia dan Belarusia.                 offered to Rusia dan Belarusia.


Kegiatan lainnya adalah partisipasi Jawa Barat pada                 Other activity is West Java participation in Gift Expo 2010,
Gifts Expo 2010, kegiatan ini merupakan pameran dan                 an exhibition event and business meeting held twice a
temu bisnis yang dilaksanakan dua kali setiap tahun di              year in Moscow and the biggest gift exhibition in East
Moscow dan merupakan pameran cenderamata terbesar                   Europe.
di kawasan Eropa Timur.


Gifts Expo Autumn 2010 dilaksanakan pada tanggal                    Gifts Expo Autumn 2010 was held on September 21 until
21 hingga 24 September 2010 diikuti oleh 600 peserta                24, 2010 followed by 600 participants who represents
pameran yang mewakili tidak kurang dari 2000 merk                   not less than 2000 branded from all around the world.
dari seluruh dunia mengambil bagian dalam kegiatan ini              Countries took part at this event were from Italy, Spain,
adalah dari Negara Italia, Spanyol, Jepang, Turki, Ceko,            Japan, Turkey, Cheko, India, Taiwan, Hongkong, Bulgary,
India, Taiwan, Hongkong, Bulgaria, Korea, Israel dan                Korea, Israel and Rusia. West Java Province pasticipated
Rusia. Adapun Provinsi Jawa Barat ikut berpartisipasi               by showing wooden and rattan furniture and also batik
dengan menampilkan wooden & rattan furniture serta                  (fashion and accessories).
batik (fashion & accessories).


Respon para pelaku usaha di Rusia dan Belarusia cukup               Basically, the entrepreneur’s response in Rusia was
apresiatif, pada umumnya meminta informasi lebih detail             appreciative, they asked for more detail information
mengenai Jawa Barat. Hal ini disebabkan minimnya                    about West Java. Due to minimum knowledge and
pengetahuan dan pemahaman mengenai Jawa Barat,                      understanding about age , while tourists in Rusia tend to
seperti untuk tujuan wisata mereka hanya mengenal Pulau             show its increasing trend every year. Therefore, we need
Bali, sedangkan jumlah wisatawan Rusia menunjukkan                  strong effort in implementing continually and consistent
trend kenaikan setiap tahunnya. Oleh karena itu                     promotion in order to penetrate the marker of Rusia and
diperlukan upaya keras untuk melakukan promosi yang                 Belarusia,
kontinyu dan konsisten dalam melakukan penetrasi pasar
di wilayah Rusia dan Belarusia.


Sementara itu Duta Besar RI di Moscow telah mengirimkan             Meanwhile, the ambasador of Indonesian Republic in
surat nomor 978/KM/DBS/IX/2010 tanggal 21 September                 Moscow has sent the letter to West Java Governor number
2010 kepada Gubernur Jawa Barat sebagai bentuk                      978/KM/DBS/IX/2010 dated on September 21, 2010 as
penghargaan dan ucapan terima kasih atas promosi yang               a letter of appreciation and award for the promotion by
telah dilaksanakan oleh Jawa Barat di Rusia dan Belarusia,          West Java Provinci in Rusia and Belarusia, including an
sekaligus ajakan untuk berpartisipasi pada Festival Busana          invitation to participate at the Moslem Clothing Festival



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           113
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Mulisim di Kazan, Republik Tatarstan pada tanggal 29             in Kazan, Republic of Tatarstan on October 29, 2010, by
Oktober 2010 berupa pengiriman satu atau dua orang               sending one or two designers and their moslem dresses.
perancangan busana beserta busana-busana muslim.


Investment Forum, di Jaabeurs Utrecht Belanda; Gelar             Investment Forum, at Jaabeurs Utrecht Belanda; Regional
Potensi dan Investasi Daerah (GPID), bertempat di Jakarta.       Potential and Investment Show (GPID), placed in Jakarta
Peluang investasi yang ditawarkan melalui event di atas          . Investment opportunities offered by that event is the
adalah peluang yang dinilai memiliki prospek baik dan            opportunity to have good prospect and could carried on
dapat diusahakan oleh swasta baik dunia usaha dalam              by private business in the country and overseas, such as
negeri maupun asing, antara lain meliputi usaha-usaha            business of industrial development of atsiri akar wangi
Pengembangan industri minyak atsiri akar wangi, dari             oil in Garut District, development of Jatiluhur resort,
Kabupaten Garut; Pengembangan kawasan wisata                     Centre of West Java agro product trading, in Purwakarta
Jatiluhur, Pusat perdagangan produk agro Jawa Barat,             district, agro resort in Bandung district, West Java sport
di Kabupaten Purwakarta; Kawasan wisata berbasis                 region (Padalarang), plantation, green tea plantation and
agro, di Kabupaten Bandung; Kawasan olah raga Jawa               pozolan cement industry in Bandung district, Coconut
Barat (Padalarang), perkebunan dan pengolahan teh                plantation, bentonit and zeolit mining in Tasikmalaya
hijau, dan industri semen pozolan, di Kab. Bandung;              district, rubber plantation, mining and iron sand industry
Pabrik pengolahan kelapa, Penambangan bentonit                   and Pelabuhan ratu ocean fish harbor in Sukabumi district,
dan zeolit, di Kabupaten Tasikmalaya; Pengembangan               Mini Hydro electrical generator in Cianjur district, Cows
perkebunan karet, penambangan & industri pasir besi,             cattle husbandry in Ciamis district. Particularly, investment
dan pelabuhan perikanan samudra Pelabuhan Ratu, di Kab           opportunity offered to the investor through the promotion
Sukabumi; Pembangkit listrik air skala kecil (Mini Hydro),       activities in 2008 received good response and several of
di Kabupaten Cianjur; Pengembangan sapi potong, di               them are on the process of permission to carry on.
Kabupaten Ciamis. Umumnya peluang investasi yang
ditawarkan kepada investor melalui kegiatan promosi
2008 mendapat respon yang baik, dan beberapa dalam
tahap untuk menindaklanjuti dalam proses perizinan.


Disamping mengadakan promosi melalui pameran,                    Beside promoting through exhibition, West Java has built
Jawa Barat telah mendirikan proyek Bandung Batan                 Bandung Batan Incorporate project to open a business
Incorporate, hal tersebut untuk membuka peluang                  and marketing challenge for small businessman such
usaha dan pemasaran bagi usahawan kecil antara lain              as craftsman, handicraft, food, garment, herbal and
pengrajin, pengusaha handicraft, makanan, garment,               accessories businessman. The idea to built marketing
herbal dan accessories. Gagasan membuat sarana                   infrastructure in Batam to reach the marketing target
pemasaran di Batam menuju target pemasaran “terpilih”            “ chosen” in Semenanjung ( Singapore, Malaysia) and
di Semenanjung (Singapura, Malaysia) dan sekitarnya              the nearby neighbours (Brunei, Thailand, Myanmar and
(Brunei, Thailand, Myanmar dan Kamboja serta Vietnam)            cambodia, also vietnam) for several “chosen” products
bagi aneka produk “terpilih” suatu daerah penghasil              of a regional creative production like Bandung ciy is a
produk kreatif- seperti Kota Bandung- sangatlah tepat.           definitely correct. Inability for small, mikro and cooperation
Kesulitan akses pasar para Usahawan kecil, Mikro dan             businessman to access the market nowadays particularly
Koperasi, selama ini, pada dasarnya ketiadaan sarana             because of the lack of appropriate marketing infrastructure
pemasaran secara memadai sebagaimana dimaksudkan                 as mentioned by BBI project recommendation. Promotion
usulan BBI Project ini. Setelah para UMKM memiliki               and selling infrastructure with cost effective value is
produk yang baik memenuhi standar mutu, perizinan                demandable after UMKM has owned a good product
dan syarat suatu produk baik lainnya) promosi dan                that meets standard of qualification, permission and
sarana penjualan dengan biaya terjangkau (cost effective)        qualification of other good products.
sangatlah diminati.




114                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Upaya peningkatan realisasi investasi di Jawa Barat, juga         The improvement to investment realization in West
tidak terlepas dari berbagai program Badan Koordinasi             Java was not apart from BKPPMD ( Regional Promotion
Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jawa                  Coordination and Capital Investment Comittee) in
Barat untuk meningkatkan pelayanan, diantaranya                   improving services such as proactive program through
program proaktif melalui kunjungan langsung ke kawasan            direct visit to industrial area in West Java. In the program
industri yang ada di Jawa Barat. Pada program tersebut,           BKPPMD had done service evaluation, received information
BKPPMD melakukan evaluasi pelayanan, menampung                    and ideas from the investors. It was deliberately an
permasalahan dan mendapatkan masukan dari para                    effective promotion, particularly through building the
investor. Hal ini secara tidak langsung merupakan promosi         positive image to the investors. Along the year of 2009
yang efektif, terutama lewat pembentukan citra positif di         Westt Java BKPPMD had done several meetings with the
kalangan investor. Sepanjang tahun 2009, BKPPMD Jawa              investors and investors’ candidates in 13 areas and 24
Barat sudah melakukan pertemuan dengan investor dan               industrial areas located in West Java.
calon investor di 13 kawasan dari 24 kawasan industry
yang berada di wilayah Jawa Barat.


Di samping itu, untuk mendorong percepatan investasi              West Java Governor published a decree number 570/512-
di Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat mengeluarkan SK                BKPPMD dated on April 14, 2009 concerning the form
No.570/512-BKPPMD tanggal 14 April 2009 tentang                   of task force on handling problems on PMA/PMDN
pembentukan satuan tugas (task force) penanganan                  companies to support investment development in West
permasalahan perusahaan PMA/PMDN di Jawa Barat.                   Java.


Salah satu kebijakan Provinsi Jawa Barat dalam meraih             One of West Java Province policies in reaching the vision
visi dan misi khususnya dalam meningkatkan investasi              and mission , particularly in order to improve investment
dan perdagangan adalah dengan mencanangkan                        and trade is conducting the development of West Java
pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati         international airport in Kertajati Majalengka (Kertajati
Majalengka (Kertajati Aerocity). Dengan adanya kebijakan          Aerocity). Based on the above policy, there will be several
tersebut, maka diharapkan akan tercipta beberapa kondisi:         condition : first, faster investment growth that give the
pertama, terjadinya percepatan pertumbuhan investasi              impact to economic development in west Java, second,
yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di                   meets the public need and business world in using air
Jawa Barat, kedua, memenuhi kebutuhan masyarakat                  outlet. Third, improving West java human development
dan dunia usaha dalam pemanfaatan outlet udara. Ketiga,           index (IPM), fourth, improving services for haj participants
meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Jawa                from West Java and nearby area, and fifth, improving
Barat. Keempat, meningkatkan pelayanan jemaah haji asal           West Java tourism.
Jawa Barat dan sekitarnya serta kelima, meningkatkan
pariwisata Jawa Barat.


Sumber pendanaan pembangunan lapangan udara ini                   Fund sources of the airport building come from pure
berasal dari swasta murni atau gabungan antara APBN,              private or the combination between APBN, APBD dan
APBD dan swasta. Untuk merespon tingginya investor                private funds. The development of this airpot is the
serta dalam hal meningkatkan pertumbuhan Provinsi                 opportunity for bank bjb as the Regional Development
Jawa Barat, maka pengembangan bandara ini merupakan               Bank as the reponse for the high amount of investors and
peluang untuk bank bjb sebagai Bank Pemerintah                    improving the growth of West Java Province.
Daerah.


Dengan demikian Bank bjb merencanakan akan turut                  Therefore, bank bjb is planning to participate in funding or
berpartisipasi baik dalam pembiayaan atau dengan                  through syndicated loan with other banks on the building
melalui sindikasi dengan Bank lain dalam pembangunan              of this airport. bank bjb also plans to take the opportunity
Lapangan udara ini. Kemudian bank bjb juga berencana              in enhancing services and network in the area surrouning



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           115
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




untuk mengambil peluang dalam meningkatkan layanan               the airport, because with the airport business, thre will
dan jaringan di daerah bandara tersebut, karena dengan           be multiplier effect by opening business opportunity from
adanya bisnis bandara akan menciptakan dampak                    micro into big scale of business.
multiplier dengan terbukanya peluang usaha dari skala
mikro sampai besar.


Adapun kegiatan promosi investasi yang dilakukan oleh            The investment promotion activities conducted by Banten
Pemerintah Provinsi Banten antara lain menyelenggarakan          Province Government were presented an exhibition in
pameran di wilayah Batam yaitu di Sumatera Convention            Batam area, Sumatera Convention Center – Batam Center,
Centre – Batam Centre, Pulau Batam pada kegiatan                 Batam island on ”The 10th Batam Expo 2010”. It is hoped
pameran ”The 10th Batam Expo 2010” , diharapkan                  by attending the exhibition there will be simultaneous
dengan mengikuti kegiatan investasi tersebut akan                effect to several sectors, contributed to the welfare of
terjadi simultaneous effect ke berbagai sektor, yang             Banten people.
pada gilirannya akan berkontribusi pada kesejahteraaan
masyarakat Banten.


Kegiatan promosi investasi lainnya yang dilakukan oleh           Other investment promotions implemented by Banten
Pemerintah Provinsi Banten pada tahun 2009 antara                Province Government in 2009 were their participation
lain meliputi keikutsertaan pada penyelenggaraan                 in helding Invesda Expo in jogja Center, Special Regional
Invesda Expo di Jogja Center, Provinsi Daerah Istimewa           Province of Yogyakarta in August 6-9, 2009. The
Yogyakarta pada tanggal 6 – 9 Agustus 2009. Agenda               exhibition agenda was promoting investment and trading
pameran dalam rangka mempromosikan peluang                       opportunities in Indonesia simultaniously. This exhibition
investasi dan perdagangan di Indonesia secara terpadu,           was the fifth exhibition held by General Directory
penyelenggaraan pada pada tahun 2009 ini merupakan               of Regional Development – Department of Internal
penyelenggaraan yang ke-5 yang diprakarsai oleh                  Affairs Republic of Indonesia cooperated with BKPM
Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah –                    RI, Department of Transportation and Special Regional
Departemen Dalam Negeri RI bekerja sama dengan BKPM              Province of Yogyakarta located in Jogya Expo Center.
RI, Departemen Perhubungan dan Pemerintah Daerah
Istimewa Yogyakarta bertempat di Jogja Expo Center
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


Invesda Expo merupakan wahana bagi pemerintah provinsi,          Invesda Expo is an infrastructure for the government of
kabupaten dan kota sebagai daerah otonom untuk                   province, district and sub district as an autonomy region
terus berupaya mengembangkan potensi unggulannya                 to keep developing their excellence potential in order
guna menarik minat mitra bisnis dan investor serta               to attrack business partner and investor, also becoming
merupakan momentum bagi kalangan pelaku usaha                    momentum for businessman to improve profesionalism,
guna meningkatkan profesionalisme, transaksi maupun              transaction and business partnership. The aim and purpose
Kerja sama usaha. Maksud dan tujuan keikutsertaan                of the participation is one of the opportunity to promote
pada acara tersebut adalah sebagai salah satu peluang            investment opportunities in Banten Province, in the sector
untuk Mempromosikan peluang investasi Provinsi Banten            of infrastucture, industry, manufacture, agrobusiness,
di sektor infrastruktur, industri, manufaktur, agrobisnis,       tourism and natural resources and also to gain partnership
pariwisata dan sumber daya alam dan untuk menjalin               with other regional government and also investors.
hubungan kemitraan dengan pemerintah daerah lainnya
dan para investor.


Adapun kegiatan promosi investasi yang dilakukan di luar         Investment promotion activities in overseas were Trade,
negeri antara lain kegiatan Trade, Tourism and Investment        Tourism and Investment (TTI) and attending the invitation
(TTI) dan memenuhi undangan KBRI Prancis pada Festival           of France KBRI at Indonesian Festival in France dated



116                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Indonesia di Prancis pada tanggal 5 Mei – 11 Mei 2010.            on May 5 – May 11, 2010. The Government of Banten
Kemudian Pemerintah provinsi Banten turut serta                   Province also participated in Asia Pacific cities Summit
berpartisipasi pada Asia Pacific Cities Summit 2009 yang          2009 held in South Korea. The event is followed by 150
diselenggarakan di korea selatan event tersebut diikuti           cities and businessman in Asia Pacific, therefore it was a
oleh 150 kota dan para pengusaha di Asia Pasifik sehingga         good opportunity for the government of Banten Province
event ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik             to promote the investment potention and opportunities
bagi pemerintah Provinsi Banten untuk mempromosikan               that they have.
potensi dan peluang investasi yang dimiliki.


Secara umum penetrasi pasar kredit bank bjb terhadap              Generally, loan market penetration of bank bjb to PDRB
PDRB Provinsi Jawa Barat pada tahun 2009 mencapai                 West Java Province in 2009 reached 6.39% , improving
6,39%, mengalami peningkatan sebesar 0,73%                        0.73% compare to 2008 , it was 5.66%. This was a
dibandingkan tahun 2008 sebesar 5,66%. Hal ini                    huge opportunity to grow properly compare to other
merupakan peluang yang sangat besar bagi bank bjb                 banks in national market. With the strong support from
untuk bertumbuh lebih baik dibandingkan bank-bank                 the founder shareholder, Brand power and traditional
lain di pasar nasional. Dengan dukungan kuat dari                 customer loyalty including infrastructure power of bank
Pemegang Saham Pendiri, kekuatan Brand dan loyalitas              bjb in this market, bank bjb is confident that in the future
nasabah tradisional serta kekuatan infrastruktur bank bjb         competitive advantage of bank bjb will fully support the
di pasar ini, bank bjb berkeyakinan bahwa di masa depan           market opportunity in West Java and Banten Province for
keunggulan bersaing bank bjb akan dapat mendukung                 the development of bank bjb.
sepenuhnya dalam mengoptimalisasikan peluang pasar di
Jawa Barat dan Banten untuk pertumbuhan bank bjb.


Berdasarkan laporan Statistik Bank Indonesia per                  Based on statistic report of Bank Indonesia by August 2010,
November 2010, share penyaluran kredit bank bjb                   loan distribution of bank bjb share to loan distribution of
terhadap penyaluran kredit Provinsi Jawa Barat dan Banten         West Java and Banten Province was 7.46%, but to loan
sebesar 7,46%, sedangkan terhadap penyaluran kredit di            distribution around Indonesia was 1.28%. From the side



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           117
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




seluruh Indonesia sebesar 1,28%. Di sisi penghimpunan            of Fund raising, bank bjb share to the fund raising of West
dana, share bank bjb terhadap penghimpunan dana                  Java and Banten Province was 13.53%, and share to the
Provinsi Jawa Barat dan Banten sebesar 13,53%,                   fund raising around Indonesia was 1.50%.
sedangkan share terhadap penghimpunan dana di seluruh
Indonesia sebesar 1,50%.


Melihat besarnya potensi kredit yang ada di wilayah kerja        Learning the big loan potention under the working
bank bjb selama ini yang merupakan daerah kawasan                area of bank bjb all this time, which was the integrated
integrated industry area seperti Jakarta-Bekasi-Cikarang,        industry area like Jakarta-Bekasi-Cikarang, Bandung and
Bandung dan Tangerang. Kawasan-kawasan tersebut                  Tangerang, those area are the biggest industrial teritories
merupakan kawasan industri terbesar selain Kawasan               beside Surabaya industrial area. Those are the huge
Industri Surabaya. Daerah tersebut merupakan daerah              potential region for funding products of the bank , in real
yang berpotensi sangat besar bagi produk-produk                  sector and also consumer funding.
pembiayaan bank, baik untuk pembiayaan sektor riil
maupun pembiayaan konsumer.


Melihat potensi besar tersebut dan untuk memenuhi                Seeing that big potention and to meet the need of
keinginan pemegang saham, bank bjb berusaha untuk                shareholder, bank bjb try to improve the composition
meningkatkan komposisi pemberian kredit kepada sektor            in granting loan for the real sector to the total amount
riil terhadap total kredit. Dengan tetap memelihara captive      of the loan. It is done by enduring loan distribution on
market penyaluran kredit pada pegawai berpenghasilan             captive market to the employee with steady salary, also
tetap disertai meningkatkan penyaluran kredit pada sektor        improving loan distribution in real sector directly and
riil baik secara langsung maupun melalui linkage program,        through lingkage program, rupiahs and foreign exchange,
rupiah maupun valas, atau secara sendiri maupun sindikasi.       individually or syndicated. Beside that, according to the
Selain itu, sesuai misi dan fungsinya sebagai penggerak          mission and function as the regional economic motor,
ekonomi daerah, bank bjb akan berusaha menyalurkan               bank bjb will always try to distribute loans to the regional
dana untuk proyek-proyek pembangunan daerah dengan               development projects by noticing prudential principal and
tetap memperhatikan azas kehati-hatian dan kemampuan             the ability to pay the instalment from the distributed loan
pembayaran dari kredit yang disalurkan sehingga dapat            to give the multiplier impact for regional development and
memberikan dampak multiplier bagi kemajuan daerah                loan composition improvement.
dan peningkatan komposisi kredit.


Diversifikasi produk kredit merupakan bagian dari rencana        Diversification of loan products is part of the plan to
meningkatkan penyaluran kredit dengan melihat potensi            improve loan distribution by seeing potential economic
sektor-sektor ekonomi dari masing-masing wilayah                 sector from every working area in bank bjb. Therefore
kerja bank bjb. Sehingga produk-produk kredit bank               the existed loan products and the upcoming product in
bjb yang ada dan yang akan dibuat akan disesuaikan               bank bjb will be adjusted to the need of consumtive and
dengan kebutuhan baik produk kredit konsumtif maupun             productive loans.
produktif.


Keberagaman plafon yang ditawarkan khususnya dengan              By varieties of offered plafond particularly on Mikro Utama
adanya kredit mikro utama yang dapat menjangkau                  Loan that could reach micro business entrepreneur and the
pelaku usaha mikro dan dengan adanya kebijakan internal          policy to increase Head of Branch Office’s authority, bank
peningkatan wewenang memutus kredit pemimpin                     bjb is hoped to strengthen the competitive advantage in
cabang, diharapkan bank bjb dapat memperkuat                     fastening the loan distribution process.
keunggulan bersaing dalam percepatan proses penyaluran
kredit.




118                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dalam rangka meningkatkan komposisi kredit sektor                         In order to increase the composition of loan in real sector,
riil, bank bjb akan secara aktif membantu UMKM untuk                      bank bjb wil actively help UMKM to access banking
mengakses pembiayaan perbankan dan pengembangan                           funding and business development by optimizing the
usaha dengan mengoptimalkan fungsi Sentra UMKM serta                      function of UMKM centre and taking advantage of Mikro
pemanfaatan produk Kredit Mikro Utama, meningkatkan                       Utama loan product, improving trainings in the credit area;
pelatihan-pelatihan bidang perkreditan; pengembangan                      developing foreign exchange loan product, optimalized a
produk kredit valas; mengoptimalkan hubungan yang baik                    good relationship with Regional Government in marketing
dengan pihak Pemda dalam hal pemasaran produk dan                         the product and digging regional economic potention,
menggali potensi ekonomi daerah serta mengembangkan                       also developing efective marketing strategy.
strategi pemasaran yang efektif.


Berdasarkan data bahwa share kredit bank bjb terhadap                     According to the data, bank bjb loan share to West Java
PDRB Jawa Barat sampai dengan November 2010 mencapai                      PDRB until November 2010 reached 10.38%. It showed
10,38%. Hal ini menunjukkan bahwa peluang bagi bank                       the opportunity for bank bjb to catch the real sector was
bjb untuk meraih sektor riil masih cukup besar.                           still big enough.

Tabel Data Pasar Kredit di Jawa Barat
Credit Market Data Tables In West Java                                                                                            Rp Miliar / Rp Billion

Keterangan               2005               2006            2007            2008          2009            TW III 2010               Description

Kredit Nasional            695.648             792.297       1.002.012       1.307.688        1.437.930       1.706.403           National Credit

Produk Domistik Bruto     1.750.815           1.847.127      1.964.327       2.082.316        2.176.976       2.234.705   Gross Domestic Product
(PDB)

% Kredit Nasional/ PDB     39,73%              42,89%          51,01%          62,80%          66,05%           76,36%    % National Credit/GDP

Kredit Regional             54.179              63.398          77.007         97.419          113.367         210.840           Regional Credit

Produk Domestik            242.884             257.499         274.180        290.171          307.528         317.542           Gross Domestic
Regional Bruto (PDRB)                                                                                                           Regional Product

% Kredit Regional /        22,31%              24,62%          28,09%          33,57%          36,86%           66,40%        % Regional Credit/
PDRB                                                                                                                                      GDRP

Kredit bank bjb                 9.670           11.764          13.048         16.429           19.632          21.895           bank bjb Credit

Produk Domestik            242.884             257.499         274.180        290.171          307.528         317.542           Gross Domestik
Regional Bruto (PDRB)                                                                                                             Regional Bruto

% Total Kredit bank          3,98%               4,56%          4,76%           5,66%            6,38%           6,90%       % Total Credit bank
bjb/PDRB                                                                                                                              bjb/GDRP

Nilai Investasi UMKM       302.449             369.823         461.101        538.842          653.228         734.118           National MSME
Nasional Produktif                                                                                                         Productive Investment
                                                                                                                                           Value

Kredit UMKM Nasional       175.683             208.265         249.343        301.651          343.026         370.472            National MSME
Produktif                                                                                                                       Productive Credit

%Data Kredit UMKM          58,08%              56,31%          54,07%          55,98%          52,51%           50,46%       % Data SME Credit
Nasional/Data UMKM                                                                                                           National / National
Nasional                                                                                                                           MSME Data

Nilai Investasi UMKM       145.761             154.522         124.793        174.506          244.023         280.643      West Java Investment
Jawa Barat                                                                                                                         UMKM Value

Kredit UMKM Produktif       40.750              46.520          54.760         65.270           78.040          86.947          West Java Credit
Jawa Barat                                                                                                                     UMKM Productive

%Data Kredit UMKM          27,96%              30,11%          43,88%          37,40%          31,99%           30,98%        % of MSME Credit
Jabar/Data UMKM                                                                                                               Data Jabar / MSME
Jabar                                                                                                                                 Data Jabar

Nilai Investasi UMKM       145.761             154.522         124.793        174.506          244.023         280.643         West Java UMKM
Jawa Barat                                                                                                                     Investment Value

Kredit UMKM bank bjb            9.783           11.129          12.485         14.927           17.361          19.155                 bank bjb
                                                                                                                                   Credit UMKM

%Data Kredit UMKM            6,71%               7,20%         10,00%           8,55%            7,11%           6,83%     % of SMEs Credit bjb
bjb/ Nilai Investasi                                                                                                       / Investment Value of
UMKM Jabar                                                                                                                          MSME Jabar




                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                        119
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Khusus bagi Kantor bank bjb yang berkedudukan                    Particularly for bank bjb office located in West Java,
di Jawa Barat maka pengembangan prospek usaha                    the company business prospect is really connected
perusahaan sangatlah terkait dengan potensi UKM                  with UKM potential and the development of regional
serta pertumbuhan ekonomi regional daerah Jawa                   economic in West Java and Banten area. UKM role to
Barat dan Banten. Hingga saat ini peran UKM terhadap             West Java economical condition until this moment is
perekonomian Jawa Barat sangat signifikan, hal ini terlihat      very significant, shown by West Java UMKM loan share
dari share kredit UMKM Jawa Barat terhadap investasi             to West Java UMKM investment is increasing from
UMKM Jawa Barat yang terus mengalami peningkatan,                30,11% in 2006, becoming 30,98% in quarter III year
dari 30,11% pada tahun 2006, menjadi 30,98% pada                 of 2010. Therefore, the empoown turn, empowering
TW III 2010. Dengan demikian upaya pemberdayaan dan              effort and strengthening UKM businessman is very
penguatan para pelaku UKM sangat strategis, baik dalam           strategic, related to strong regional economic structure,
kaitannya dengan penguatan struktur ekonomi regional             the improvement of job opportunity or deployment down
yang tangguh, peningkatan kesempatan kerja atau                  turn, poverty management and public purchasing power
penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan                improvement.
serta peningkatan daya beli masyarakat.


Sehubungan dengan Kredit UMKM, peluang pertumbuhan               According to UMKM Loan, bank bjb opportunity
bank bjb diharapkan akan lebih besar dari pertumbuhan            to developed is hoped to be bigger than the loan
kredit di sektor lain di Jawa Barat. Penetrasi pasar kredit      development in other sector in West Java. Penetration
UMKM bank bjb dibandingkan PDRB Provinsi Jawa Barat              of bank bjb UMKM loan market compare to West Java
pada tw III 2010 mencapai 6,51%.Hal ini membuktikan              Province PDRB on quarter III year of 2010 reached 6.51%.
bahwa peluang bank bjb untuk melakukan penetrasi pasar           It proofed that bank bjb opportunity to penetrate the
di pasar UMKM masih sangatlah besar. Oleh karena itu, di         market in UMKM market is very big. Therefore, bank bjb
masa depan bank bjb sangat memperhatikan penetrasi               really takes notice of penetration and the development of
dan perkembangan produk barunya yaitu Mikro Utama                its new product in the future, which is Mikro Utama to be
untuk disalurkan di Provinsi Jawa Barat dan Banten.              distributed to West Java Provinces and Banten.


Bank Indonesia dalam rangka meningkatkan UMKM,                   In order to improve UMKM, giving incentives to the
memberikan insentif kepada krediturnya khususnya atas            creditor, particularly to the publishment of special
dikeluarkannya ketentuan khusus untuk menghitung                 regulation in counting ATMR ( Balancing Asset
ATMR bagi aktiva produktif untuk UMKM, sehingga                  According to Risk) for productive assets in UMKM,
masih ada peluang bagi bank bjb untuk melakukan                  therefore there is a chance for bank bjb to do the
ekspansi di sektor ini.                                          expansion in this sector.


Share kredit UMKM bank bjb terhadap kredit UMKM                  bank bjb UMKM loan share to the productive national
Nasional produktif pada TW III 2010 mencapai 2,61%,              UMKM loan on quarter III year of 2010 was 2.61%, it
hal ini menunjukkan bahwa porsi pasar bank bjb masih             shown that the market portion of bank bjb was still small,
kecil, sehingga ada peluang untuk membuka jaringan di            so there was still a chance to open network outside the
luar wilayah Provinsi Jawa Barat dan Banten. Pembinaan           area of West Java and Banten Province. The training to
terhadap UMKM yang telah menjadi binaan bank bjb                 UMKM who already became bank bjb trainee could be
dapat diteruskan sehingga pengembangan usahanya                  continued, so the business development is getting wider
dapat menjadi lebih luas lagi, baik melalui cross selling        and banking services of bank bjb could be broaden,
maupun pengembangan produk lainnya. Disamping                    through cross selling and other product development.
itu bank bjb secara berkala juga melakukan Pameran               Beside that, continuously bank bjb also conduct the
Produk UMKM Binaan bank bjb yang dimaksudkan                     product exhibition for bank jabar UMKM, to exchance
untuk saling bertukar produk yang saling dibutuhkan              product needed by each businessman and introducing
bagi masing-masing pelaku usaha dan memperkenalkan               their product to the people in the city, therefore product




120                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
lebih luas kepada masyarakat perkotaan, sehingga produk           with good potention for local and export came from the
yang memiliki potensi baik untuk lokal maupun ekspor              village could have their spot in the wider societies.
yang berasal dari daerah dapat memiliki tempat di sisi
masyarakat luas.


Keberpihakan terhadap pengembangan usaha kecil                    Taking side of small and middle term business development
menengah (UKM), dinilai semakin penting guna                      (UKM) is becoming more important to strengthen regional
memperkuat struktur perekonomian daerah. Mengingat,               economic structure. Considering this sector has proven
sektor ini terbukti telah mampu menunjukkan peran dan             to show their role and contribution on the absoption of
kontribusinya, baik dalam aspek penyerapan tenaga kerja,          employee, economic public recovery, and also reinforcing
pemulihan ekonomi masyarakat, maupun penguatan                    the national economic endurance.
ketahanan ekonomi nasional.


Sehubungan dengan Prospek di Wilayah Banten,                      Related to the prospect in Banten area, Investment
Peluang investasi bank bjb di Banten sangat besar                 opportunity in Banten is very big with exellence support
dengan dukungan infrastruktur yang sangat baik, yaitu             of infrastructures such as Soekarno Hatta International
tersedianya Bandara Udara Internasional Soekarno-                 airport, Merak harbour, Freeway of Jakarta Merak, Jakarta
Hatta, Pelabuhan Merak, Jalan Bebas Hambatan Jakarta              Rail way road – Rangkasbitung – Merak and Bojonegara
- Merak, Jaringan Jalan Kereta Api Jakarta - Rankasbitung         that is still in progress. For electricity suplly Banten is
- Merak dan yang terbaru dan sedang dibangun adalah               supported by interconnected distribution network Java-
Pelabuhan Bojonegara. Untuk pasokan tenaga listrik,               Bali with one main generator in Suralaya (cilegon) and
Banten didukung oleh jaringan distribusi interkoneksi             several other generators in development progress such
Jawa - Bali dengan salah satu pembangkit utamanya                 as PT. Krakatau Daya Listrik (KDL), group company from
yaitu yang berada di Suralaya (Cilegon) dan beberapa              Krakatau Steel (KS).
pembangkit lainnya yang dalam tahap pengembangan
yaitu PT Krakatau Daya Listrik (KDL), anak perusahaan
dari PT Krakatau Steel (KS).


Sementara itu, sektor yang dikembangkan juga sektor-              Meanwhile the developing sector are also productive
sektor yang produktif yang memiliki keterkaitan dengan            sectors that have connection with domestic resources
sumber daya domestik seperti perikanan, kelautan,                 like Fishery, oceanary, forest, mining and other natural
kehutanan, pertambangan dan sumber daya alam lainnya,             resources that do not have importir item but absorbing
yang tidak banyak memiliki kandungan impor, namun                 many employees. Investment also directed towards
menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, investasi juga          infrastucture in the economic that give multiplier effect
diarahkan terhadap penyediaan infrastruktur dalam                 such as highway, airport, harbour, electricity,education
perekonomian yang memiliki dampak luas (dampak                    and medic. It surely need hundreds of trillion rupiahs of
multiplier) dalam perekonomian, seperti investasi di              funds.
bidang infrastruktur, yakni jalan tol, bandara, pelabuhan
laut, listrik, pendidikan hingga kesehatan. Investasi ini
memang membutuhkan dana ratusan triliun rupiah.


Banten merupakan Provinsi yang memiliki potensi untuk             Banten in a potential province to be developed by the
dikembangkan, dengan berkembangnya perusahaan-                    improvement of industrial companies, this gives an
perusahaan industri, hal ini akan memberikan peluang              opportunity and good impact to the economic in Banten
dan menimbulkan dampak yang sangat baik kepada                    area and could support public purchasing power. Bank
perekonomian di wilayah Banten serta dapat mendorong              bjb will take this opportunity to make use of the potential
daya beli masyarakat. Dalam hal ini bank bjb akan                 sectors through funding products by construction and




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             121
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




mengambil peluang untuk memanfaatkan sektor-sektor               infrastuctures, regional borrowings to potential regiono
yang dinilai memiliki potensi, melalui produk pembiayaan         in order to developed their area and other sectors such as
untuk konstruksi dan infrastruktur, pinjaman daerah              tourism, hotel, restaurants, trading and consumtive.
bagi daerah yang memiliki potensi akan melakukan
pembangunan di daerahnya serta sektor-sektor lainnya,
misalnya pariwisata, hotel, restoran, perdagangan dan
konsumtif.


Melihat besarnya potensi yang ada di wilayah kerja               Seeing the big exist potention in the working area of bank
bank bjb selama ini yang merupakan daerah kawasan                bjb that is an integrated industrial area such as Jakarta-
integrated industrial area seperti Jakarta-Bekasi-Cikarang,      Bekasi-Cikarang, Bandung and Tangerang, the area that
Bandung dan Tangerang, daerah-daerah yang merupakan              support Jakarta, bank bjb had open its network and will
penyangga Jakarta, bank bjb telah membuka jaringan               be added more in Jakarta area, because 80% of money
dan akan bertambah lagi untuk wilayah Jakarta, karena            circulate in Jakarta area. bank bjb inuous marketinghad
80,0% uang beredar berada di wilayah Jakarta. bank bjb           and always will take the opportunity and chance from
telah dan akan terus mengambil peluang dan kesempatan            funding and lending. Efectively implement continuous
yang ada baik dari sisi potensi dana maupun potensi              marketing, particularly in offering loan products to UMKM
kredit. Untuk wilayah Jakarta, bank bjb telah dan akan           in the business area of Jakarta, because there are many
melakukan secara terus menerus pemasaran yang efektif,           West Java businessman who own their business in Jakarta
terutama didalam menawarkan produk kredit kepada                 and they are bank bjb customer. Therefore to maintain
UMKM di wilayah bisnis Jakarta, karena banyak pelaku             the service and easiness, bank bjb always gets closer to
usaha Jawa Barat yang memiliki usaha di Jakarta dan              the businessman who need help.
merupakan nasabah bank bjb. Maka untuk memelihara
layanan dan kemudahan, bank bjb senantiasa untuk
mendekati kepada pelaku usaha yang memerlukan.


Di dalam implementasi strategi untuk mencapai visi               In order to implement the strategy in reaching bank bjb
bank bjb menjadi Sepuluh Bank Terbesar dan Berkinerja            vision becoming Ten Biggest Bank and Good Performance,
Baik, bank bjb juga berencana untuk membuka jaringan             bank bjb is planning to open its branches network in Bali,
di wilayah Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Riau             Central Java, East Kalimantan, Riau and South Sulawesi,
dan Sulawesi Selatan, disamping penambahan kantor                beside adding more branches in DKI Jakarta. Based on
di wilayah DKI jakarta. Berdasarkan hasil perbandingan           the comparation data of economic condition, banking
kondisi ekonomi, kondisi perbankan dan peluang pasar             condition an market opportunity processed by Bank
yang diolah dari data Bank Indonesia, maka kota-kota             Indonesia, those cities has become bank bjb priorities
tersebut menjadi pertimbangan bank bjb untuk dijadikan           consideration in opening new network offices stated on
prioritas utama dalam pendirian jaringan kantor dan              business plan 2010.
dimasukan dalam rencana bisnis tahun 2010.
                                                                                                                  Rp Juta / Rp Million

 No.             Kota           Provinsi         Dana / fund            Kredit / credit         City             Provincial

  1    Pekanbaru         Riau                     36.736.862               42.117.707             Pekanbaru                     Riau

  2    Balikpapan        Kalimantan Timur         49.058.822               46.980.545            Balikpapan      Kalimantan Timur

  3    Makasar           Sulawesi Selatan         36.843.930               41.141.474              Makasar        Sulawesi Selatan

  4    Denpasar          Bali                     38.957.174               28.479.074              Denpasar                      Bali

  5    Tegal             Jawa Tengah             111.213.588              110.764.355                   Tegal        Jawa Tengah

  6    Jakarta           DKI Jakarta            1.124.422.525             692.251.388                  Jakarta         DKI Jakarta




122                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Potensi Penghimpunan Dana                                         Fund Raising Potention
Berdasarkan laporan Statistisk Bank Indonesia per                 Based on statistics report of Bank Indonesia by quarter IV
November 2010, share penghimpunan dana pihak ketiga               year of 2010, bank bjb third parties fund raising share
bank bjb terhadap penghimpunan dana pihak ketiga di               to third parties fund raising in West Java and Banten
Provinsi Jawa Barat dan Banten sebesar 11,07% dan share           Province was 11.07% and 1.50% in Indonesia. Bank bjb
penghimpunan dana pihak ketiga diseluruh Indonesia                has working areas in seven Provinces; West Java, Banten,
sebesar 1,50%dari penghimpunan dana pihak ketiga                  Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan and Batam which
di seluruh Indonesia. bank bjb selama ini mempunyai               own the potention of third parties fund raising relatively
wilayah kerja di tujuh Provinsi yaitu Jawa Barat, Banten,         big.
Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan dan Batam yang
mempunyai potensi penghimpunan dana pihak ketiga
yang relatif besar.


Berdasarkan laporan Bank Indonesia per November 2010,             Based on Bank Indonesia report by quarter IV, 2010,
share penghimpunan dana pihak ketiga Provinsi Jawa                West Java third parties fund raising share was 8.57% and
Barat sebesar 8,57% dan share penghimpunan dana pihak             Banten third parties funound Indonesiad raising share was
ketiga Provinsi Banten sebesar 2,50% dari penghimpunan            2.50% from third parties fund raising shares all around
dana pihak ketiga di seluruh Indonesia. bank bjb selama           Indonesia. bank bjb has working area in seven Provinces;
ini mempunyai wilayah kerja di tujuh Provinsi yaitu Jawa          West Java, Banten , Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan
Barat, Banten, Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan dan             and Batam which own the potention to raise third parties
Batam yang mempunyai potensi penghimpunan dana                    of fund in the amount of 78.93% from total fund raising
pihak ketiga sebesar 78,93%dari total penghimpunan                in Indonesia or the bigest one in the nation.
dana seluruh Indonesia atau terbesar di Indonesia.


Besarnya potensi dana yang ada di wilayah kerjanya,               The high amount of potential fund in the working areas,
perusahaan secara terus menerus akan menciptakan dan              company will always create and modify fund products to
memodifikasi produk-produk dana agar lebih memiliki               have more competitive advantages and better services
competitive advantages dan pelayanan yang lebih baik              compare to other bank. Fund’s product diversification with



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                         123
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




dibanding bank pesaing. Diversifikasi produk dana                several benefits, facilities and easiness for the customer
dengan berbagai keuntungan, fasilitas dan kemudahan              who save their fund. Giving direct gifts, ATM features
akan diberikan bagi nasabah penyimpan dana. Pemberian            improvements, diversification of the existing products is
hadiah langsung, penambahan fitur-fitur ATM, pembedaan           part of developing the product of the fund.
fungsi produk-produk yang ada merupakan bagian dari
pengembangan produk dana.


Dengan memberikan pelayanan, kemudahan, fleksibilitas            Bank bjb solution to the savings customer in managing
dan hasil yang lebih baik bagi nasabah penyimpan dana            their finance is by delivering services, easiness, flexibility
merupakan solusi bank bjb bagi nasabah penyimpan                 and better outcomes to the customer of savings. Bank bjb
dana dalam mengelola keuangannya. Untuk potensi                  has presented an interesting offer to raise government
penghimpunan dana pemerintah dan korporat, bank bjb              and corporate fund. Placement of Regional Cash Fund
telah memberikan penawaran yang menarik. Penempatan              in Demand Deposits is high potention for bank bjb, that
dana kasda pemerintah daerah ditempatkan pada giro               will give impact to the activities of fund distribution to
merupakan potensi yang tinggi bagi bank bjb, yang                real sectors that need funding with relatively cheap cost
akan memberikan dampak kepada aktivitas pemenuhan                compare to other borrowings in other bank.
penyaluran dana kepada sektor riil yang membutuhkan
pembiayaan dengan biaya yang relatif murah dibanding
pinjaman yang diberikan oleh bank lain.


Selain itu, bank bjb memiliki unit layanan mitra prioritas       bank bjb also has mitra prioritas unit services that offer
yang menawarkan produk layanan wealth management.                wealth management product services. It all means to meet
Hal tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan                the need of customers for product alternatives and correct
nasabah akan alternatif produk dan layanan investasi             investment services adjusted to the customer profile. By
yang tepat dan sesuai dengan profil nasabah. Dengan              this investment services, bank bjb could catch customers
adanya layanan investasi ini diharapkan bank bjb dapat           with abundant fund to be placed in regular conventional
lebih menjaring nasabah-nasabah yang mempunyai                   funding products.This product assigns to customer who
dana berlebih serta menginginkan return yang lebih dari          has personal character in investing and risk taking for
dananya yang ditempatkan selain pada produk dana                 every investment. Therefore, one of funding product
konvensional biasa. Produk ini ditujukan untuk nasabah           development is adding investment services by supplying
mempunyai karakter tersendiri dalam melakukan investasi          many kinds of products and chosen investment services
dan menanggung risiko atas setiap investasi. Oleh                to meet the different need of customers.
karena itu, pengembangan produk dana salah satunya
adalah dengan menambah layanan investasi dengan
menyediakan beragam produk dan layanan investasi
pilihan untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang
berbeda satu sama lainnya.


Optimalisasi status sebagai Bank Devisa dengan                   Optimalized the status as Foreign Exchange Bank by
mengembangkan produk dana dalam valas ditujukan                  developing funding products in foreign exchange
untuk meningkatkan simpanan pihak ketiga dalam valas             currencies is directed to improve third parties foreign
di bank bjb. Untuk mempermudah transaksi valas, bank             exchange currencies savings in Bank bjb. To simplify the
bjb memberikan layanan jasa penukaran mata uang asing            foreign exchange transaction, bank bjb offer services of
sebagai usaha meningkatkan transaksi valas baik forward          foreign exchange currencies money changer as the effort
maupun spot. Peluang transaksi ekspor dan impor di               to increase foreign exchange in “forward” also “spot”.
Jawa Barat, DKI dan Banten sangat besar, berdasarkan             The opportunity of exporting and importing in West Java,
data bahwa industri yang menghasilkan barang ekspor              DKI and Banten is very big according to the data that is
mengalami pertumbuhan.                                           exporting industry had experienced improvement.



124                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Sehingga dengan adanya rencana pengembangan                       Therefore, the plan to develop product funding is
produk dana tersebut yang disinergikan dengan rencana             combinated with the plan to open office network outside
pembukaan jaringan kantor di luar wilayah kerja bank              the working area of bank bjb, are expected to improve
bjb selama ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan               retail and cheap fund raising from new customer and
penghimpunan dana ritel dan murah dari nasabah baru               increase funding for the old customer of bank bjb.
dan meningkatkan penambahan dana bagi nasabah lama
bank bjb.


Dengan mencermati perkembangan sebagaimana tersebut               Learning from the development as mentioned above, it
di atas, maka memberikan peluang kegiatan usaha bank              gives the business opportunity for bank bjb in the future.
bjb di masa mendatang. bank bjb yang selama ini secara            bank bjb becomes the strong company in management
konsisten menyalurkan kredit pada sektor-sektor yang              and financial sides, particularly geografically in West
produktif dan terfokus pada segmen industri kecil dan             Java and Banten Province. It is because bank bjb had
menengah yang relatif memiliki risiko kredit lebih kecil          consistently distributing loan on productive sectors and
menjadikan bank bjb menjadi perusahaan yang kuat,                 focused on small and middle term industrial segment that
baik dari segi manajemen dan keuangan, terutama secara            relatively own smaller risk.
geografis yaitu di Provinsi Jawa Barat dan Banten.


Salah satu peristiwa penting, yaitu adalah berlakunya             One of historical moment is the appliance of government
kebijakan pemerintah tentang pemberlakuan Otonomi                 policy concerning Regional Autonomy through the law of
Daerah melalui Undang-undang Republik Indonesia No.32             Republic of Indonesia number 32 year of 1999 concerning
Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-                  Regional Government and Law of Reupblic of Indonesia
undang Republik Indonesia No.25 Tahun 1999 tentang                number 25 year of 1999 concerning Financial Balancing
Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan                  between Central and Regional Government, therefore
Daerah, maka peran dan fungsi bank bjb sebagai salah              the role and function of bank bjb as one of the company
satu perusahaan milik Pemerintah Daerah akan semakin              owned by Regional Government will be more improving.
meningkat. Dalam hal ini bank bjb dapat berperan                  bank bjb has its role as the economic motor of West
sebagai motor penggerak perekonomian Provinsi Jawa                Java and Banten Province, who have bigger authority in
Barat dan Banten, yang di era otonomi daerah ini memiliki         managing their abundant resources.
keleluasaan lebih besar untuk mengelola sumber daya
alamnya yang melimpah.


Terkait dengan aktivitas operasional dimasa mendatang             In connection with operational activities in the future, the
pencapaian kinerja bank bjb masih didominasi oleh                 achievement of bank bjb performance is still dominated by
pendapatan yang berasal dari bunga, oleh karena itu               income that come from interest, therefore the changing of
perubahan suku bunga akan sangat mempengaruhi                     interest rate will really influence the achievement of bank
pencapaian kinerja bank bjb. Dalam mengelola perubahan            bjb performance. bank bjb has implemented floating
tingkat bunga, bank bjb telah menerapkan kebijakan                interest policy in managing the changing of interest rate
bunga mengambang untuk kredit-kredit komersial dan                for commercial and consumer loans. Therefore, if there is
konsumer. Sehingga apabila terjadi perubahan suku                 a movement of interest rate, there will be an adjustment
bunga akan dilakukan penyesuaian baik dari sisi aktiva            on the side of assets and liabilities. bank bjb performance
maupun pasiva.Kinerja bank bjb tidak terpengaruh secara           is not influenced significantly by the movement of Foreign
signifikan terhadap perubahan kurs mata uang asing, hal           Exchange Currencies, caused by assets and liabilities
ini disebabkan portofolio aktiva dan pasiva dalam mata            portofolio in foreign exchange currencies is still small.
uang asing masih kecil.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           125
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




INFORMASI KEUANGAN PERUSAHAAN                                                                       FINANCIAL INFORMATION COMPANY
DAN ANAK PERUSAHAAN                                                                                 AND SUBSIDIARY

Tabel berikut memperlihatkan komposisi pendapatan                                                   This table shows composition of interest income and
bunga dan syariah serta beban bunga dan syariah                                                     revenue sharing sharia as well as interest and sharia
perusahaan untuk periode yang berakhir pada tanggal                                                 revenue sharing expenses for the period ended at
31 Desember 2010, 2009, 2008 dan 2007.                                                              December 31, 2010, 2009, 2008, and 2007.
                                                                                                                                                        Rp Juta / Rp Million

                                                                                     31 Desember / December 31
 Uraian                                                                                                                                                   Description
                                                                        2007           2008           2009            2010
 Pendapatan Bunga dan Syariah                                          2.459.590      3.079.494      3.944.548       4.894.312              Interest Income and Sharia

 Beban Bunga dan Bagi Hasil Syariah                                    1.246.368      1.253.624      1.841.510       2.254.731     Interest Expenses and Sharing Sharia

 Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih                                   1.213.222      1.825.870      2.103.038       2.639.581           Net Interst Income and Sharia

 Pendapatan Operasional Lainnya                                         219.749         174.708        262.083        277.712               Others Operational Income

 Beban Operasional Lainnya                                              881.566       1.200.443      1.410.138       1.726.755              Others Operational Income

 Laba Operasional                                                       551.405         800.135        954.983       1.190.538                      Oprational Income

 Laba sebelum Beban Pajak Penghasilan                                   552.707         818.946        985.377       1.219.628                      Income Before Tax

 Laba Bersih                                                            370.667         542.162        709.106        890.171                              Net Income




Pendapatan                                                                                          Income
Selama tahun 2010, bank bjb dan anak perusahaan                                                     During 2010 bank bjb and its subsidiary has generated
berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar                                                      income before tax Rp 1,219,628 million increase 23.77%
Rp 1.219.628 juta, meningkat sebesar 23,77% dari tahun                                              compared to 2009. Earning before tax primarily from
2009. Laba sebelum pajak ini berasal dari pendapatan                                                interest and sharia revenue sharing and other income.
bunga dan syariah bersih dan pendapatan operasional
lainnya.



Pendapatan Bunga dan Syariah
Net Interest Income and Sharia
Rp Juta / Rp Million
                                                           4.894.312




                                                                                                      +24,66%                                Laba Operasional
                                               3.944.548




                                                                                                                                             Operational Income
                                   3.079.494
                       2.459.590




                                                                                                                                                   Pendapatan



                                                                                                      +25,51%
                                                                                                                                                     Bunga dan
                                                                                                                                                 Syariah Bersih
                                                                                                                                             Net Interest Income
                                                                                                                                                      and Sharia

                       07          08          09          10




126                                                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Pendapatan Bunga dan Syariah                                                   Interest Income and Sharia
Pendapatan bunga dan syariah bank bjb untuk periode                            Interest income and revenue sharing bank bjb at 31
31 Desember 2010 adalah sebesar Rp 4.894.312 juta.                             December period is Rp 4,894,312 million. Interest
Pendapatan bunga dan syariah ini berasal dari pendapatan                       income and revenue sharing is from income in Rupiah
dalam Rupiah sebesar Rp 4.887.090 juta, dalam mata                             Rp 4,887,090 million and in foreign currency Rp 2,219
uang asing sebesar Rp 2.219 juta serta provisi dan komisi                      million as well as fees and commission income Rp 5,003
sebesar Rp 5.003 juta. Pendapatan bunga dan syariah                            million. The interest income and reventue sharing were
terbesar disumbangkan oleh Pendapatan Bunga Atas                               primarily contributed from interest income from consumer
Kredit Yang Diberikan kepada konsumen dan penempatan                           loan and interbank placement.
pada bank lain.


Pendapatan Bunga dan Syariah-bersih                                            Other Operational Income
Pendapatan bunga dan syariah bersih merupakan                                  Net Interest income and sharia is income which is from
pendapatan yang berasal dari pendapatan bunga dan                              interest income and sharia as well as commission and
syariah serta pendapatan komisi dan provisi setelah                            provision income after deducted by interest expenses anda
dikurangi dengan beban bunga dan bagi hasil syariah.                           revenue sharing sharia is Rp 2,639,581 million.
Pendapatan bunga dan syariah bersih bank bjb untuk
periode Desember 2010 sebesar Rp 2.639.581 juta.


Pendapatan Operasional Lainnya                                                 Other Operational Income
Pendapatan operasional lainnya merupakan pendapatan                            Other operating income is non interest earning which
non bunga yang berasal dari pendapatan provisi dan                             is from fees and provisions income which is not from
komisi selain dari kredit yang diberikan, keuntungan dari                      loans, sale of bonds, foreign exchange, or other operating
penjualan surat berharga, pendapatan transaksi valuta                          income. The table shows comparison other operating
asing dan pendapatan operasional lainnya. Tabel berikut                        income of bank bjb and its subsidiary between the period
memperlihatkan perbandingan pendapatan operasional                             ended at December 31, 2007, 2008, 2009, and 2010.
lainnya bank bjb dan anak perusahaan untuk periode
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, 2008,
2009 dan 2010.

                                                               31 Desember December 31
Uraian                                                                                                                              Description
                                                   2007           2008          2009          2010
Provisi dan komisi selain dari kredit yang
                                                 204.972        144.357        236.195       204.145           Fees and commissions from loans
diberikan

Keuntungan yang belum terealisasi atas
                                                                                                           Income unrealized value of changes in
perubahan nilai wajar surat berharga yang                 -              -             -             -
                                                                                                                                 securities trade
diperdagangkan

Keuntungan dari penjualan surat berharga
                                                   6.121                 -       2.851        41.388                 Income from sales securities
yang diperdagangkan

Pendapatan transaksi valuta asing                  4.144         22.380         16.227        13.698                   foreign exchange Income

Lain-lain                                          4.512          7.971          6.810        18.481                                      others

Jumlah Pendapatan
                                                 219.749        174.708        262.083       277.712         Total others operational income
Operasional Lainnya



Pendapatan operasional lainnya untuk periode Desember                          Other operating income for period of December 2010
2010 adalah sebesar Rp 277.712 juta. Pendapatan ini                            is Rp 277,712 million. This revenue primarily from fees
sebagian besar berasal dari provisi dan komisi selain dari                     and comission which is not from Rp 204,145 million,
kredit yang diberikan sebesar Rp 204.145 juta, keuntungan                      unrealized profit on changes in fair value of trading
yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar surat                        Rp 41,389 million and others Rp 18,481 million. Other
berharga yang diperdagangkan sebesar Rp 41.389 juta dan                        operating income is for one year period until December
lain-lain sebesar Rp 18.481 juta. Pendapatan operasional                       31, 2010. Other operating income is from fees and


                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                 127
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




lainnya tersebut adalah selama 1 tahun dari 1 Januari                 comission and fee which is not from loans and includes
2010 sampai dengan 31 Desember 2010. Pendapatan                       administration fees from savings, ATM charges, and fund
operasional lainnya merupakan pendapatan dari provisi                 transfer, as well as profit from sale of securities.
dan komisi serta fee selain dari kredit yang diberikan yang
diantaranya berasal dari transaksi tabungan, ATM dan
transfer dana, serta peningkatan atas keuntungan dari
penjualan surat berharga.


Beban Operasional Lainnya                                             Other Operating Expenses
Beban operasional lainnya bank bjb dan anak perusahaan                Others operating expenses bank bjb and its subsidiary for
untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember                  a period ended at December 31, 2010 is Rp 1,726,755
2010 adalah sebesar Rp 1.726.755 juta. Beban operasional              million. This operating expenses primarily from salary
ini sebagian besar berasal dari beban tenaga kerja dan                expenses and facilities of Rp 696,880 million, general
tunjangan sebesar Rp 696.880 juta, beban umum dan                     and administrative expenses of Rp 555,563 million and
administrasi sebesar Rp 555.563 juta dan penyisihan                   provision for possible losses of financial assets and non
kerugian penurunan nilai atas aset keuangan dan non                   financial Rp 352,667 million.
keuangan sebesar Rp 352.667 juta.
                                                                                                                            Rp Juta / Rp Million

                                                      31 Desember / December 31
 Uraian                                                                                                                      Description
                                           2007        2008              2009               2010
 Beban Operasional Lainnya                                                                                    Other Operating Expenses
 Beban Tenaga kerja dan tunjangan          453.517     605.636           711.253            696.880              Labor Chargers & Subsidy
 Beban Umum dan administrasi               300.624     348.692           433.486            555.563       General & Administrasi Expenses
 Penyisihan (pembalikan) kerugian
                                                                                                       Allowance for Losses on Decrease in
 penurunan nilai atas aset keuangan         48.812     110.658           160.184            352.667
                                                                                                                   Value of Financial Asset
 dan non keuangan
 Kerugian yang belum direalisasikan
                                                                                                         Unrealized Losses to Decrease the
 atas penurunan nilai wajar surat           11.772      20.512                    -                0
                                                                                                           Value of Fair Trading Securities
 berharga yang diperdagangkan

                                                                                                         Allowance for Losses on decrease
 Penyisihan kerugian penurunan nilai
                                             1.944      18.723             7.402              5.072       in the value of commitment and
 atas komitmen dan kontinjensi
                                                                                                                              contingency

 Beban lainnya                              64.897      96.222            97.813            116.573                         other expenses
 Jumlah Beban Operasional
                                           881.566   1.200.443          1.410.138          1.726.755   Total Other Opertional Expenses
 Lainnya




Laba Bersih
Net Income
Rp Juta / Rp Million
                                 890.171
                       709.106




                                                                        +25,53%                                           Laba Bersih
           542.162




                                                                                                                           Net Income
 370.667




                                                                        -2,02%
                                                                                                          Beban Tenaga Kerja dan
                                                                                                                        Tunjangan
                                                                                                           Labor Chargers & Subsidy


 07        08          09        10




128                                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laba Bersih                                                                   Net Profit
Pada tahun 2010, bank bjb dan anak perusahaan                                 In 2010, bank bjb and its subsidiary has generated
berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 890.171                            profit of Rp 890,171 million which is increased 25.53%
juta yang meningkat sebesar 25,53% dibanding tahun                            compared to previous years.
sebelumnya.


Pengelolaan Aset                                                              Asset Management
Tabel berikut menunjukkan komposisi aset bank bjb dan                         This table shows asset composition of bank bjb and
anak perusahaan pada tanggal 31 Desember 2010, 2009,                          its subsidiary on December 31, 2007, 2008, 2009 dan
2008, 2007dan 2006.                                                           2010.
                                                                                                                                   Rp Juta / Rp Million

                                                              31 Desember / December 31
Uraian                                            2007           2008           2009          2010                                   Description


Kas                                             1.049.539      1.303.688     1.386.775      1.374.719                                         Cash
Giro pada Bank Indonesia                        2.095.787      1.070.339     1.347.701      2.719.321        Current Account in Bank Indonesia
Giro pada bank lain - bersih                     16.747         19.125        176.630        201.924            Current Account in Others bank
Penempatan pada Bank Indonesia dan
                                                                                                         Placement in Bank Indonesia and Other
Bank lain- setelah dikurangi penyisihan         3.507.881      3.827.603     6.734.048      12.546.470
                                                                                                                 Banks minus Provisions Losses
kerugian penurunan nilai
Surat berharga - setelah dikurangi                                                                              Securities - Net of Allowance for
                                                2.892.623      2.887.668     2.626.865      1.089.945
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai                                                                                            Impairment Losses
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                                                    -              -              -         1.322.876         Securities under Resale Agreement
kembali
Kredit yang Diberikan - setelah
                                                                                                                    Loans - net of allowance for
dikurangi Penyisihan Kerugian
                                                                                                                         Impairment Losses Net
Penurunan Nilai Bersih
Pihak yang mempunyai Hubungan
                                                  1.423          1.378         2.702           512                                Related Parties
Istimewa
Pihak Ketiga                                   12.515.422     15.544.541     18.505.242     21.491.279                              Third Parties
Pembiayaan Syariah - setelah Dikurangi                                                                   Sharia Financing After Minus Allowance
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai                                                                                    for Losses Decrease Value
Pihak yang mempunyai Hubungan i\
                                                  162             12             3             847                                Related Parties
Istimewa
Pihak Ketiga                                    313.679        577.315        687.325       1.577.565                               Third Parties
Tagihan Akseptasi - setelah Dikurangi                                                                           Acceptances Receivable - Net of
                                                    -              -              -          14.556
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai                                                                            Allowance for Impairment Losses
Penyertaan Saham - Bersih                         6.412         29.791         29.232        30.834                              Net Investment
Aset tetap-setelah Dikurangi Akumulasi                                                                         Fixed Assets, Net of Accumulated
                                                456.369        499.147        527.855        549.014
Penyusutan                                                                                                                          Depreciation
Aset Pajak Tangguhan - Bersih                     3.553         29.215         60.990        48.216                          Deffered Tax Asset
Aset Lain-lain - Bersih                         183.892        251.047        324.961        477.621                            Net Other Asset
Jumlah Aset                                    23.043.489     26.040.869     32.410.329     43.445.700                              Total Assets



Jumlah Aset                                                                   Total Asset of bank bjb
Pada tahun 2010, total aset bank bjb dan anak perusahaan                      The total asset of bank bjb and its subsidiary in 2010 is
adalah Rp 43.445.700 juta yang terdiri dari 49,47%                            Rp 43,445,700 million consisted of 49.47% of third party
Dana Pihak Ketiga dan 28,88% penempatan pada Bank                             funds and 28.88% placement in Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank lain. Nilai total aset ini meningkat                       banks. The total asset increase Rp 11,035,371 million or
Rp 11. 035.371 juta atau 34,05% dari Rp 32.410.329 pada                       34.05% from Rp 32,410,329 in the year of 2009. The
tahun 2009. Peningkatan aset ini terutama disebabkan                          increase of assets is primarily from the increase of third
oleh kenaikan dana pihak ketiga sebesar Rp 8.234.550                          party of Rp 8,234,550 million or Rp 34.72% compared to
juta atau 34,72% bila dibandingkan per 31 Desember                            31 December 2009 of Rp 23,718,912 million.
2009 yang berjumlah Rp 23.718.912 juta.




                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                    129
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Aset Likuid                                                                       Liquid Assets
Aset likuid dimaksudkan untuk memenuhi komitmen                                   Liquid asset is purposed for fulfill commitment to the
kepada nasabah dan pihak lainnya, baik untuk kebutuhan                            customers and other parties, in cash (ATM transaction),
uang tunai (transaksi melalui ATM), pembayaran kembali                            third party payment, loans, and other liquidity requirement.
dana pihak ketiga, pemberian pinjaman dan memenuhi                                The composition liquid assest of bank bjb and its subsidiary
kebutuhan likuiditas lainnya. Adapun komposisi aset                               consists of cash, current account in Bank Indonesia,
likuid bank bjb dan anak perusahaan terdiri dari kas, giro                        current account in other banks, interbank placement and
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan                              trading securities.
pada bank lain dan surat berharga dalam portofolio di
perdagangkan.


Jumlah Aset
Total Asset
Rp Juta / Rp Million
                                        43.445.700




                                                                                    +28,88%                                     Jumlah Aset
                                                                                                                                  Total Assets
                           32.410.329
              26.040.869
 23.043.489




                                                                                    +74,01%                                      Aset Likuid
                                                                                                                                Liquid Assets




 07           08           09           10




                                                                                                                                  Rp Juta / Rp Million

                                                                  31 Desember / December 31
 Uraian                                                                                                                             Description
                                                       2007          2008           2009           2010
 Aset Likuid                                                                                                                         Liquid Asset

 Rupiah                                              7.416.636     5.935.458      9.497.497     16.640.561                                  Rupiah

 Mata Uang Asing                                       15.639        310.095        181.550       201.967                         Foreign Curreny

 Jumlah Aset Likuid – Gross                          7.432.275     6.245.553      9.679.047     16.842.528                      Total Liquid Asset




Aset Produktif                                                                    Earning Assets
Aset produktif terdiri atas saldo aset likuid kecuali kas dan                     Earning Assets (Productive assets) consist of the balance of
giro pada Bank Indonesia ditambah saldo surat berharga                            liquid assets except cash and demand deposits (Current) at
dalam portofolio dimiliki hingga jatuh tempo, kredit                              Bank Indonesia plus the balance of the portfolio securities
konvesional dan pembiayaan syariah yang diberikan dan                             held to maturity, conventional credit and Islamic Financing
penyertaan saham serta komitmen dan kontinjensi pada                              (Syariah) facilities, equity investments, commitments and
rekening administratif yang mempunyai risiko kredit.                              contingencies at the administrative account with the credit
Berikut perkembangan jumlah aset produktif per 31                                 risk. This following table growth of productive asset period
Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010.                                               December 31, 2007, 2008, 2009 and 2010




130                                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                                             Rp Juta / Rp Million

                                                                     31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                                                         Description
                                                         2007           2008           2009          2010
Aset Produktif                                                                                                                           Productive Asset
On Balance Sheet                                                                                                                        On balance Sheet

Giro pada bank lain – Bersih                              16.747         19.125        176.630      201.924                Current Account in other Banks

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
                                                        3.507.881      3.827.603      6.734.048    12.546.470            Placement in BI and Others Banks
lain – Bersih

Surat berharga – Bersih                                 2.892.623      2.887.668      2.626.865     1.089.946                                      Securities

Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                                                                -              -              -     1.322.876           Securities under resale agreement
kembali

Kredit yang diberikan – Bersih                         12.516.845     15.545.919     18.507.944    21.491.791                                      Net Loans

Pembiayaan syariah – Bersih                              313.841        577.327        687.328      1.578.412                          Net Sharia Financing

Tagihan Akseptasi – Bersih                                                                            14.556                    Net Acceptance Receivable

Penyertaan saham – Bersih                                   6.412        29.791         29.232        30.834                        Net Invesment in share

Jumlah On Balance Sheet                                19.254.349     22.887.433     28.762.047    38.276.810                    Total On Balance Sheet

Off Balance Sheet                                                                                                                      Off balance Sheet

Fasilitas kredit kepada debitur yang belum
                                                         987.381       1.529.459      1.963.323     2.453.519          Credit Facility is not used to debitur
digunakan

Irrevocable letter of credit yang masih berjalan            3.974          1.131          2.059         1.338                                    Current LC

Garansi yang diterbitkan                                 231.263        939.283        668.301       706.025                               Warranty issued

Jumlah Off Balance Sheet                                1.222.618      2.469.873      2.633.683     3.160.882                    Total Off Balance Sheet

Jumlah Aset Produktif                                  20.476.967     25.357.306     31.395.730    41.437.692                         Total Earning Asset




Kredit Yang Diberikan                                                                Loans
Jumlah kredit yang diberikan bank bjb dan anak                                       Total bank loans given by bank bjb and its subsidiary as
perusahaan pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, 2009                                 per December 31, 2007, 2008, 2009 and 2010 can be
dan 2010 dapat dilihat pada tabel berikut:                                           seen in the following table:
                                                                                                                                            Rp Juta / Rp Million

                                                                     31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                                                        Description
                                                         2007           2008           2009          2010
Kredit yang diberikan – Gross                          13.047.515     16.429.069     19.631.968    23.669.719                                          Loans

Dikurangi penyisihan kerugian                            (216.829)      (305.823)      (436.696)     (599.516)                           Allowance Losses

Kredit yang diberikan – Bersih                         12.830.686     16.123.246     19.195.272    23.070.203                                    Net Loans




Penyaluran Dana                                                                      Fund Distribution
Posisi kredit yang diberikan bank bjb dan anak perusahaan                            Outstanding loans (Net) of bank bjb and its subsidiary
(Bersih) pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar                                on December 31, 2010 amounted to Rp 23,070,203
Rp 23.070.203 juta yang terdiri dari kredit yang diberikan                           million, which consists of loans - gross of Rp 23,669,719
– gross sebesar Rp 23.669.719 juta dan penyisihan                                    million and allowance for losses amounting to
kerugian sebesar Rp 599.516 juta. Posisi kredit yang                                 Rp 599,516 million. Outstanding bank loans of bjb
diberikan bank bjb dan anak perusahaan (Gross) per 31                                and its subsidiary (Gross) as of December 31, 2010
Desember 2010 sebesar Rp20.700.327 juta, meningkat                                   amounted to Rp 20,700,327 million, an increase of
sebesar Rp 4.037.751 juta atau 20,57% dibandingkan                                   Rp 4,037,751 million or 20.57% compared to December
per 31 Desember 2009 sebesar Rp 19.631.968 juta.                                     31, 2009 of Rp19,631,968 million. The increase of credit
Peningkatan kredit (Gross) yang diberikan bank bjb                                   enhancements (Gross) given by the bank mainly caused
terutama disebabkan oleh peningkatan kredit konsumsi,                                by the increase of consumer credit, credit enhancements,
peningkatan kredit modal kerja bank bjb dan anak                                     bank bjb and its subsidiary working capital which is in line




                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                      131
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




perusahaan sejalan dengan strategi dan kebijakan bank                    with bank policy and strategy of bjb in increasing credit
bjb dalam meningkatkan kredit kepada sektor riil.                        to the real sector. This success mainly as a result of the
Keberhasilan ini diakibatkan karena penerapan strategi                   implementation strategy of bank bjb in distributing Main
bank bjb dalam mendistribusikan Kredit Mikro Utama                       Micro credit using the reach of all branches, sub branches
dengan mempergunakan jangkauan seluruh cabang,                           and network of rural banks and cooperative advantage
cabang pembantu serta memanfaatkan jaringan BPR dan                      through a linkage program.
koperasi melalui linkage program.


Berikut ini dijabarkan kredit yang diberikan berdasarkan                 The following loans are adjusted based on the sector:
sektor:                                                                                                                        Rp Juta / Rp Million

                                                         31 Desember / December 31
    Uraian                                                                                                                       Description
                                              2007          2008             2009            2010
    Pertanian                                  30.148        48.712          204.144          235.490                                Agricultur

    Pertambangan                                8.250        16.863            17.360          36.509                                   Mining

    Industri                                   73.118       129.801          294.544          382.091                                  Industry

    Listrik, gas dan air                       20.222       186.351          254.980           37.987                  Electric, Gas and Water

    Konstruksi                                395.740       445.850          707.112          967.916                             Contruction

    Perdagangan                               492.635       905.916       1.724.677         2.732.189                                     Trade

    Pengangkutan dan Pergudangan               26.106       559.964          567.341          522.951            Transportation and Warehouse

    Jasa dunia usaha                          117.445       371.422          777.739        1.249.772                         Business Service

    Jasa-jasa sosial                           74.469       111.732          223.866          284.376                            Social Service

    Lain-lain                              11.809.382     13.652.458     14.860.205        17.220.437                                    Others

    Jumlah kredit yang diberikan – Gross   13.047.515     16.429.069     19.631.968        23.669.719                              Total Loans




Sektor lain-lain diatas adalah sektor yang ditujukan ke                  Others sectors is a sector destined for the market retai
pasar ritel dan pasar konsumtif, yang terbagi menjadi                    and consumer market is devided as follows:
sebagai berikut:
                                                                                                                               Rp Juta / Rp Million

                                                         31 Desember / December 31

    Uraian                                                                                   2010                                Description
                                              2007          2008             2009          Konsolidasi
                                                                                          Consolidated
    Graha Bhakti                            1.072.612      508.770           217.488         101.340                             Graha Bhakti

    Purna Bhakti                             362.134       391.896           433.830         439.083                             Purna Bhakti

    Multi Guna Bhakti                       9.653.774    11.682.954     13.557.695        15.141.206                        Multi Guna Bhakti

    Kredit Sektor Lainnya                    515.026       815.615           309.665         853.988                       Other Sector Credit

    Jumlah Kredit-Gross                    11.603.546    13.399.235     14.518.678        16.535.617                              Total Loans



-       Kredit Graha Bhakti merupakan fasilitas kredit yang              -      Graha Bhakti Credit is a credit facility granted to the
        diberikan kepada para PNS berpenghasilan tetap untuk                    fixed-income civil servants for building or renovating
        keperluan pembangunan atau renovasi rumah.                              houses.
-       Kredit Purna Bhakti merupakan fasilitas kredit yang              -      Purna Bhakti Credit is a credit facility granted to
        diberikan kepada para pensiunan yang gajinya                            Retirees whose salary is paid through the bank.
        dibayarkan melalui Bank.                                         -      Multi Guna Bhakti Credit is a credit facility granted to
-       Kredit Multi Guna Bhakti merupakan fasilitas kredit                     Civil Servants (PNS) for consumer purposes, such as
        yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS)                        school fees, purchase of household appliances and so
        berpenghasilan tetap untuk keperluan konsumer,                          forth.



132                                                     Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
        seperti biaya sekolah, pembelian peralatan rumah                           -      Payment of credit mentioned above are mostly done
        tangga dan sebagainya.                                                            through monthly payroll deductions by the bank.
-       Pembayaran kredit tersebut di atas sebagian besar
        dilakukan melalui pemotongan gaji bulanan oleh
        Bank.


Secara sub sektoral, sektor kredit konsumtif yang antara                           By sub-sector, consumer credit sectors consist of Multigriya
lain terdiri dari Kredit Multigriya Bhakti adalah fasilitas                        Bhakti Credit, a credit facility for the fixed-income civil
kredit bagi para pegawai negeri berpenghasilan tetap                               servants for who need to build, renovate or purchase of
untuk keperluan pembangunan atau renovasi rumah                                    residential plots and Purna Bhakti Credit, a credit facility
tinggal atau pembelian kavling, Kredit Purna Bhakti adalah                         for pensioners whose salary is disbursed through the
fasilitas kredit bagi para pensiunan yang gajinya disalurkan                       bank bjb, Multi Guna Bhakti Credit is a credit facility for
melalui bank bjb, Kredit Multi Guna Bhakti adalah fasilitas                        the fixed-income civil servants for consumptive purposes,
kredit bagi para pegawai negeri berpenghasilan tetap                               such as school fees, household equipment and others as
untuk keperluan konsumtif, seperti untuk biaya sekolah,                            well as credit Wira Bhakti Enterprises is a credit facility for
pembelian alat-alat rumah tangga dan lain-lain serta                               the fixed-income civil servants who have sideline business
kredit Wira Usaha Bhakti adalah fasilitas kredit bagi para                         or who opened the business community social services
pegawai negeri sipil berpenghasilan tetap yang memiliki                            (doctors, midwives), either concerned or the husband
bidang usaha sampingan atau yang membuka usaha jasa                                or wife. Multi Guna Bhakti Credit (for consumptive
sosial masyarakat (dokter, bidan) baik yang bersangkutan                           purposes) still holds the largest share in the allocation of
maupun suami atau isterinya. Kredit Multi Guna Bhakti                              credit granted on December 31, 2010 reaching 91.57%
(untuk keperluan konsumtif) masih memegang porsi                                   of total portfolio loans.
terbesar dalam alokasi pemberian kredit yang diberikan
pada tanggal 31 Desember 2010 yakni mencapai 91,57%
dari jumlah portofolio kredit konsumsi.


Pengelolaan Kewajiban                                                              Liability Management
Tabel berikut memperlihatkan komposisi kewajiban bank                              The following table shows the composition of bank bjb
bjb dan anak perusahaan pada tanggal 31 Desember                                   and its subsiadiary liabilities on December 31, 2007, 2008,
2007, 2008, 2009 dan 2010:                                                         2009 and 2010:
                                                                                                                                      Rp Juta / Rp Million

                                                                   31 Desember / December 31
    Uraian                                                                                                                              Description
                                                       2007           2008             2009         2010
    Kewajiban segera                                     470.092        320.762          662.211      685.701                        Current Liability

    Simpanan nasabah dan simpanan nasabah             16.485.382     18.347.050        23.718.912   31.953.462                     Saving and Sharia
    syariah

    Simpanan dari bank lain                            1.681.756      2.322.237         2.323.050    3.353.645                    Saving Others bank

    Kewajiban akseptasi                                        -              -                 -      14.556                                  Payable

    Efek hutang yang diterbitkan-bersih                1.681.980      1.683.408         1.744.253    1.745.936                       Securities Issued

    Pinjaman yang diterima                                60.695         35.886           11.101       12.585                          Loan Received

    Penyisihan kerugian penurunan nilai komit-             5.976         24.699           32.101       37.173                       Allowance Losses
    men dan kontinjensi

    Hutang pajak                                          48.746        128.816           51.704       32.870                             Tax Payable

    Kewajiban lain-lain                                  432.475        696.141          775.454      613.726                          Other Liability

    Jumlah Kewajiban                                  20.867.102     23.558.999        29.318.786   38.449.653                        Total Liability




                                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                  133
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Jumlah Kewajiban                                                                                 Total Liabilities
Jumlah kewajiban bank bjb dan anak perusahaan pada                                               bank bjb and its subsidiary total liabilities at December
tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp 38.449.653                                            31, 2010 was Rp 38,449,653 million, an increase of
juta meningkat sebesar Rp 9.130.868 juta atau 31,14%                                             Rp 9,130,868 million or 31.14% when compared with
bila dibandingkan dengan jumlah kewajiban bank bjb                                               total liabilities of the bank bjb and its subsidiary as of
dan anak perusahaan per 31 Desember 2009 sebesar                                                 December 31, 2009 amounted to Rp 29,318,786 million.
Rp 29.318.786 juta. Peningkatan tersebut terutama                                                The increase was mainly caused by increasing customer
disebabkan oleh meningkatnya simpanan dan simpanan                                               deposits amounted Rp 8,234,550 million or 34.72%.
nasabah syariah nasabah sebesar Rp 8.234.550 juta                                                Increased customer deposits as of December 31, 2010 as
atau 34,72 %.Peningkatan simpanan nasabah per                                                    a result of increased marketing and effective promotion
31 Desember 2010 sebagai akibat dari peningkatan                                                 of them through the drawing program.
pemasaran dan promosi yang efektif diantaranya melalui
program penarikan undian.



                                                Jumlah Kewajiban
                                                Total Liabilities
                                                Rp Juta / Rp Million
                                                                                                 38.449.653
                                                                                    29.318.786
                                                                 23.558.999
                                                 20.867.102




                                                 07              08                 09           10



Simpanan Nasabah                                                                                 Customers Deposit
Tabel berikut memperlihatkan komposisi simpanan                                                  The following table shows the composition of bank bjb
nasabah bank bjb dan anak perusahaan pada tanggal                                                and its subsiadiary customer deposits as per December
31 Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010:                                                           31, 2007, 2008, 2009 and 2010:
                                                                                                                                                Rp Juta / Rp Million

                                                       31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                                                           Description
                                     2007                      2008                                     2009          2010
Pihak yang mempunyai hubungan                                                                                                                 Related parties
istimewa

Rupiah                                                                                                                                                  Rupiah

Giro                                1.163.216                 2.246.925                           1.983.984           942.516                  Curren Account

Tabungan                                                                                                                                               Savings

Tandamata                                417                       2.348                                       490       357                        Tandamata

Simpeda                                4.710                       3.918                                      3.420     4.809                          Simpeda

Tandamata Haji                              -                                   -                                3           11                Tandamata Haji

Tandamata Gold                         2.876                                    -                             2.578     2.011                 Tandamata Gold

Tabungan Wadiah                          119                                  173                               63       259                    Wadiah Saving

Tabungan Mudharabah                      171                                  399                              195       923                Mudharabah Saving




134                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                Rp Juta / Rp Million

                                                 31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                            Description
                                     2007           2008          2009           2010
TabunganKu                                  -              -              -             10                         TabunganKu

Deposito berjangka                   348.461        259.531         16.099      1.509.950                         Time Deposits

Deposito Mudharabah                      122            467           728            390                  Deposito Mudharabah

Dolar Amerika Serikat                                                                                                        USD

Tabungan                                                                                                              Tabungan

Tandamata                                   -              -             51             15                           Tandamata

Deposito berjangka                       141            114              38          259                     Deposito berjangka

Pihak ketiga                                                                                                       Third party

Giro                                5.213.421      5.060.241     6.152.998      6.488.100                      Current Account

Giro Wadiah dan Mudharabah            47.785         82.758        114.024       152.026            Giro Wadiah dan Mudharabah

Tabungan                                                                                                                 Savings

Tandamata                           1.125.532      1.301.760     1.641.770      2.048.742                            Tandamata

Simpeda                             1.185.970      1.363.311     1.616.597      2.061.020                               Simpeda

Tandamata Haji                              -        32.857         39.804        46.829                        Tandamata Haji

Tandamata Gold                       291.287        334.221        348.163       452.299                       Tandamata Gold

Tabungan Bisnis                             -              -              -        7.939                        Tabungan Bisnis

Tabungan Wadiah                       16.337         13.674         15.629        39.022                      Tabungan Wadiah

Tabungan Mudharabah                   81.872         86.661        130.722       145.796                 Tabungan Mudharabah

TabunganKu                                  -              -              -       51.348                           TabunganKu

Deposito Berjangka                  6.789.686      7.276.726    10.897.179     17.078.338                    Deposito Berjangka

Deposito Mudharabah                   57.136        149.231        319.601       595.032                  Deposito Mudharabah

Valuta Asing                                                                                                  Foreign Currency

Giro                                 138.640         15.282         21.281        27.685                       Current Account

Tabungan                                                                                                                  Saving

Tandamata                                   -              -         3.090        15.326                             Tandamata

Deposito berjangka                    17.483        116.453        410.405       282.450                          Time Deposits

Jumlah simpanan nasabah            16.485.382     18.347.050    23.718.912     31.953.462                         Total Saving



Jumlah simpanan nasabah bank bjb dan anak perusahaan             Total customer deposits at the bank bjb and its subsidiary
pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar                     on December 31, 2010 amounted Rp 31,953,462
Rp 31.953.462 juta yang terdiri dari simpanan dari               million consisting of deposits from a related party of
pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebesar                   Rp 2,461,510 million and third-party registration Rp
Rp 2.461.510 juta dan pihak ketiga sebesar                       29,491,952 million. Total bank bjb and its subsidiary
Rp 29.491.952 juta. Jumlah simpanan nasabah bank bjb             customer deposits as of December 31, 2010 increased
dan anak perusahaan per 31 Desember 2010 meningkat               by Rp 9,578,248 million or 34.72% when compared
sebesar Rp 9.578.248 juta atau 34,72% bila dibandingkan          to bank bjb deposits as of December 31, 2009 which
dengan simpanan nasabah bank bjb per 31 Desember                 amounted Rp 23,718,912 million.
2009 yang berjumlah Rp 23.718.912 juta.


Tabungan                                                         Savings
Pada tanggal 31 Desember 2010 bank bjb dan anak                  On December 31, 2010 bank bjb and its subsidiary
perusahaan telah berhasil menghimpun simpanan                    managed to collect deposits from customer of
nasabah dalam bentuk tabungan sebesar Rp 4.876.715               Rp 4,876,715 million or an increase Rp 1,330,612 million
juta atau meningkat sebesar Rp 1.330.612 juta atau               or 37.52% as December 31, 2009 compared to December
37,52% dibandingkan per 31 Desember 2009.                        31, 2009.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                               135
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Deposito Berjangka                                                             Time Deposits
Per 31 Desember 2010, bank bjb dan anak perusahaan                             As of December 31, 2010, the bank bjb and its subsidiary
berhasil menghimpun dana masyarakat dalam bentuk                               managed to raise society in the form of time deposits
deposito berjangka sebesar Rp 17.361.047 juta,                                 of Rp17,361,047 million, an increase of Rp 5,716,997
meningkat sebesar Rp 5.716.997 juta atau naik 49,10                            million or an increase of 49.10% as of December 31,
% dibandingkan per 31 Desember 2009 Rp11.644.050                               2009 compared to Rp11,644,050 million. The increase
juta. Peningkatan Deposito bank bjb disebabkan adanya                          in bank deposits mainly caused by the aggressiveness of
peningkatan agresivitas pelaksanaan strategi pemasaran                         marketing strategies implementation and expansion of
dan perluasan jaringan kerja dengan membuka kantor-                            network by opening branch offices outside of West Java
kantor cabang di luar Jawa Barat dan Banten.                                   and Banten.


Perkembangan Ekuitas                                                           Growth Equity
Tabel berikut memperlihatkan komposisi ekuitas bank bjb                        The following table shows the composition of the bank
dan anak perusahaan pada tanggal 31 Desember 2007,                             bjb equity on December 31, 2007, 2008, 2009 and
2008, 2009 dan 2010.                                                           2010.
                                                                                                                                       Rp Juta / Rp Million

                                                               31 Desember / December 31
 Uraian                                                                                                                                  Description
                                                   2007           2008           2009           2010

 Ekuitas                                                                                                                                        Equity


 Modal ditempatkan dan disetor penuh             1.264.475      1.495.598      1.583.896      2.424.073                           Paid Full-up Capital


 Agio saham – bersih setelah biaya emisi                  -              -              -      823.423        Premium on share capital - net of shares
 saham                                                                                                                                  issuance costs


 Modal disetor lainnya                            231.123         45.503        228.258                -                       Others Paid-up Capital


 Saldo laba                                                                                                                           Profit Balance


 - telah ditentukan penggunaannya                 257.967        398.607        570.283        806.651                                   appropriated


 - belum ditentukan penggunaannya                 422.822        542.162        709.106        936.846                                unappropriated


 Jumlah Ekuitas                                  2.176.387      2.481.870      3.091.543      4.990.993                                 Total Equity




Jumlah Ekuitas
Total Equity
Rp Juta / Rp Million
                                     4.990.992




                                                                                 +49,10%                                                Deposito
                                                                                                                                         Deposits
                         3,091,543
             2,481,870
 2,176,387




                                                                                 +37,52%                                               Tabungan
                                                                                                                                          Saving


 07          08          09          10




136                                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Ekuitas                                                                Equity
Ekuitas bank bjb dan anak perusahaan pada tahun 2010                   The equity of bank bjb in 2010 amounted to Rp 4,990,993
adalah sebesar Rp 4.990.993 juta, meningkat sebesar                    million, an increase of Rp 1,899,450 million or increased
Rp 1.899.450 juta atau meningkat sebesar 61,44 % bila                  by 61.44% compared to the bank’s equity in 2009 of
dibandingkan dengan tahun 2009 sebesar Rp 3.091.543                    Rp 3,091,543 million. The increase was mainly due to
juta. Peningkatan ini terutama disebabkan karena                       the increase of fully paid-up capital and the increase of
peningkatan modal ditempat dan disetor penuh serta                     premium on share capital in connection with the IPO of
peningkatan agio saham sehubungan dengan hasil IPO                     bank bjb at the beginning of the second semester of
bank bjb di awal semester II tahun 2010.                               2010.


Kemampuan Membayar Obligasi                                            Bonds Paying Ability
Jumlah Obligasi yang terhutang per 31 Desember 2010                    Total bonds payable as of December 31, 2010 is
adalah Rp 1.750.000 juta. bank bjb telah memperoleh                    Rp 1,750,000 million. bank bjb has obtained a bond rating
peringkat obligasi dari PT. Pemeringkat Efek Indonesia per             of AA-Stable Outlook from PT Credit Rating Indonesia as
31 Desember 2010 adalah AA- Stable Outlook. Peringkat                  of December 31, 2010. bank bjb bond ratings can be
obligasi bank bjb dapat dilihat pada tabel berikut:                    seen in the following table:

                                                    Tanggal Pencatatan di Bursa /
     Obligasi / Bond      Nominal / Nominal                                             Peringkat / Ratings          Obligasi / Bond
                                                            Listing date
Obligasi III             Rp 150.000 juta                    25 April 2000                      BBB-                          Bond III

Obligasi IV             Rp 1.000.000 juta                  6 Oktober 2005                      BBB+                          Bond IV

Obligasi V              Rp 1.000.000 juta                 11 Desember 2006                      A                            Bond V

Obligasi VI              Rp 750.000 juta                     13 Juli 2009                       A+                           Bond VI




BBB+ dan BBB-                                                          BBB + and BBB-
“Efek Hutang dengan Peringkat BBB didukung oleh                        “Debt Securities with a rating of BBB is supported by
kemampuan obligor yang memadai relatif dibandingkan                    adequate obligor ability relative to other Indonesian
entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban                     entities to comply with the obligation financially long
finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang                         term in accordance with the agreement, but Traffic can be
diperjanjikan, namun kemampuan tersebut dapat                          mitigated by changes in business conditions and economic
diperlemah oleh perubahan keadaan bisnis dan                           disadvantage”.
perekonomian yang merugikan”.


A dan A+                                                               A and A +
“Efek hutang dengan peringkat A memiliki dukungan                      “Debt securities rated A has strong support obligors
kemampuan obligor yang kuat relatif dibanding entitas                  ability relative to other Indonesian entities to comply
Indonesia lainnya untuk memnuhi kewajiban finansial                    with long-term financial obligations in accordance with
jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan,                    the agreement, but it is quite sensitive to change due to
namun cukup peka terhadap perubahan keadaan yang                       a disadvantage conditions”.
merugikan”.


“Tanda minus (-)                                                       The minus sign (-)
menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah               Indicates that the ratings given relatively weak and below
dan dibawah rata-rata kategori yang bersangkutan”.                     the average for the relevant category”.


“Tanda plus (+)                                                        “The plus sign (+)
menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat                Indicates that the ratings given relatively strong and above
dan diatas rata-rata kategori yang bersangkutan.                       the average of the relevant category.



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              137
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Pada tanggal 25 Mei 2010 berdasarkan surat dari                         On May 25, 2010 based on a letter from PT Pemeringkat
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) nomor 510/PEF-                  Efek Indonesia (Pefindo), number 510/PEF-Dir/XI/2010,
Dir/XI/2010, Panitia Pemeringkat PT Pefindo menaikkan                   mentioned that the Rating Committee of PT Pefindo raise
peringkat obligasi bank bjb dari A+ menjadi AA- (Double                 bank bjb bond rating from A + to AA- (Double A Minus,
A Minus, Stable Outlook)yang berarti “Efek hutang                       Stable Outlook) which means “long-term debt securities
jangka panjang dengan peringkat AA memiliki kualitas                    with a rating of AA have credit quality slightly below the
kredit sedikit di bawah peringkat tertinggi, didukung oleh              highest rating, supported by a very strong ability of obligor
kemampuan obligor yang sangat kuat untuk memenuhi                       to meet its long-term financial obligations in accordance
kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan                     with the agreement, Indonesia relative to other entities.
yang diperjanjikan, relatif dibandingkan entitas Indonesia
lainnya.


Kolektibilitas                                                          Collectibility
Tingkat kolektibilitas piutang bank bjb pada tahun 2010                 bank bjb collectability level in 2010 (after a change in credit
(setelah adanya perubahan proses evaluasi penurunan nilai               impairment evaluation process conducted in compliance
kredit yang dilakukan sehubungan dengan penerapan                       with SFAS 55 (revised 2006) with the assessment done
PSAK No.55 (revisi 2006) dengan dilakukannya penilaian                  by an individual credit impairment), December 31, 2009,
penurunan kredit secara individual), 31 Desember 2007,                  2008 and 2007 can be seen in the table follows:
2008, 2009 dan 2010 dapat dilihat pada tabel berikut:
                                                                                                                              Rp Juta / Rp Million

                                                        31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                                          Description
                                          2007             2008           2009           2010
Lancar                                    12.655.629       15.806.339     19.064.000     22.962.040                                   Current

Dalam perhatian khusus                      300.779           494.838       181.490        268.139                           Special mention

Kurang lancar                                12.128            10.514       184.887         46.447                               Substandard

Diragukan                                    20.998            19.112        28.401         70.888                                   Doubtful

Macet                                        57.981            98.266       173.190        322.205                                         Loss

Jumlah kredit yang diberikan – Gross      13.047.515       16.429.069     19.631.968     23.669.719                            Loans - Gross

Penyisihan Kerugian                         -205.724         -289.618      (436.696)      (599.516)                      Allowance For Losses

Jumlah kredit yang diberikan – Bersih     12.841.791       16.139.451     19.195.272     23.070.203                           Loans – Netto




Kolektibilitas kredit yang diberikan yang dikategorikan                 The collectibility of loans are classified as Non Performing
sebagai Non Performing Loan (NPL), adalah kredit yang                   Loan (NPL), is a category of loans with substandard,
diberikan dengan kategori kurang lancar, diragukan dan                  doubtful and loss as determined by Bank Indonesia.
macet sebagaimana yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.                  Bank Indonesia in 2001 set a maximum limit NPL - Net
Bank Indonesia pada tahun 2001 menetapkan batas                         to the banks in Indonesia is 5.0%. As for the NPL bank
maksimum NPL - Netto untuk bank-bank di Indonesia                       bjb on December 31, 2007, 2008, 2009 and 2010 are
adalah 5,0%. Adapun NPL bank bjb pada tanggal 31                        as follows:
Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010 adalah sebagai
berikut:                                                                                                                      Rp Juta / Rp Million

                                                        31 Desember / December 31
Uraian                                                                                                                          Description
                                        2007*)            2008*)         2009*)        2010**)

NPL - Gross                                77.513           115.569        369.701       439.540                                 NPL - Gross

Rasio NPL - Gross                           0,61%            0,73%          1,96%          1,86%                           Rasio NPL - Gross

NPL - Netto                                14.735            15.312        145.683        68.642                                 NPL - Netto

Rasio NPL - Netto                           0,12%            0,10%          0,77%          0,29%                           Rasio NPL - Netto

Jumlah kredit yang diberikan – Gross    12.722.569       15.835.537     19.631.968     23.669.719      Jumlah kredit yang diberikan – Gross




138                                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Catatan:                                                                  Catatan:
*) Perhitungan rasio NPL untuk 31 Desember 2009, 2008 dan 2007            *) NPL ratio was calculated for December 31, 2009, 2008 and 2007 refer
    mengacu pada SE BI Nomor 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 yang             to the SE BI Number 7/10/DPNP March 31, 2005 in which loans to
    mana kredit kepada bank lain bukan merupakan komponen rasio NPL           other banks is not a component of the NPL ratio for December 31,
    untuk 31 Desember 2010 perhitungan rasio NPL mengacu pada SE BI           2010 NPL ratio calculations based on Bank Indonesia Circular No. 12
    Nomor 12/11/DPNP tanggal 31 Maret 2010 yang mana kredit kepada            / 11/DPNP dated March 31, 2010 in which loans to other banks is a
    bank lain merupakan komponen pada perhitungan rasio NPL.                  component in the calculation of the NPL ratio.




Rasio-rasio Keuangan                                                      Financial Ratio
Berikut tabel yang menunjukkan rasio keuangan                             The following table shows the financial ratios
bank bjb pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, 2009                        bjb bank on December 31, 2007, 2008, 2009
dan 2010 menurut ketentuan Bank Indonesia:                                and 2010 under the terms of Bank Indonesia:

 Uraian / Description                                    2005 (%)       2006 (%)     2007 (%)     2008 (%)     2009 (%)        2010 (%)
 CAR                                                         15,46        15,52         16.70        14,97         20,94            22,85

 ROA                                                         3,04          2,61         2,44         3,31           3,24             3,15

 ROE                                                         18,87        17,86         19,58        24,98         28,09            24,95

 NIM                                                         10,04         6.60         6,01         8,45           7.63             7,32

 NPL GROSS                                                   0,45          0,41         0.70         0,78           1,97             1,86

 NPL NET                                                     0,13          0,13         0,16         0,11           0,76             0,29

 BOPO                                                        78,04        80,46         79,12        75,41         77.30            76,60

 LDR                                                         87,34        75,67         79,02        89,44         82,47            71,54

 ASET PRODUKTIF BERMASALAH TERHADAP TOTAL ASET
 PRODUKTIF / PRODUCTIVE NON-PERFORMING ASSETS TO TOTAL       0,34          0,27         0,46         0,56           1,25             1.11
 EARNING ASSETS

 ASET TETAP TERHADAP MODAL / FIXED ASSETS TO CAPITAL         28,22        33,23         40,80        32,78         30,81            20,45




Rasio Kecukupan Modal (CAR)                                               Capital Adequacy Ratio (CAR)
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.3/21/PBI/2001                     Bank Indonesia’s decree No.3/21/PBI/2001 December 13
tanggal 13 Desember 2001 ditetapkan bahwa bank wajib                      2001, stipulated that the bank must provide a minimum
menyediakan modal minimum atau CAR sebesar 8,00%                          capital or CAR of 8.00%, bank bjb CAR is managed
dan bank bjb berhasil mencapai rasio CAR melebihi                         to reach beyond the provisions set by Bank Indonesia.
ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.


Non Performing Loan (NPL)                                                 Non Performing Loan (NPL) Ratio
NPL adalah kredit yang diberikan dan pembiayaan                           NPLs are loans and Sharia financing that are by category,
syariah dengan kategori Kurang Lancar, Diragukan dan                      substandard, doubtful and considered as losses as
Macet seperti yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.                        determined by Bank Indonesia. In 2001, Bank Indonesia
Bank Indonesia pada tahun 2001 menetapkan batas                           s a maximum limit of NPLs (net) for banks operating in
maksimum NPL (Netto) untuk bank-bank di Indonesia                         Indonesia at 5.00%.
adalah 5,00%.


Rasio Rentabilitas                                                        Profitability Ratios
Rasio imbal hasil aset (ROA) termasuk anak perusahaan                     The ratio of return on assets (ROA) of the bank, including
pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, 2009 dan                             its subsidiary on December 31, 2007, 2008, 2009 and
2010 masing-masing adalah sebesar 2,44%, 3,31%,                           2010 amounted to 2.44%, 3.31%, 3.24% and 3.15%
3,24% dan 3,15%. Peningkatan ini disebabkan karena                        respectively. The increase is due to an increase in net
adanya peningkatan pendapatan bersih Perseroan yang                       income of the Company that experienced greater growth
mengalami pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan                       than to the increase in assets.
peningkatan aset.


                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                       139
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




Rasio imbal hasil ekuitas (ROE) termasuk anak perusahaan         The ratio of return on equity (ROE) including subsidiary as
pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010               at December 31, 2007, 2008, 2009 and 2010 amounted
adalah sebesar 19,58%, 24,98%, 28,09% dan 24,95%                 to 19.58%, 24.98%, 28.09% and 24.95% increase in the
Peningkatan rasio tersebut disebabkan karena adanya              ratio, respectively. This is caused due to an increase in the
peningkatan pendapatan bersih perusahaan yang                    net income of the Company which experienced greater
mengalami pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan              growth rather than the increase in company equity.
peningkatan ekuitas perusahaan.


Rasio Net Interest Margin (NIM)                                  Ratio of Net Interest Margin (NIM)
Rasio Net Interest Margin (NIM) termasuk anak perusahaan         Ratio of Net Interest Margin (NIM), including subsidiary
pada tanggal 31 Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010               on December 31, 2007, 2008, 2009 and 2010 amounted
masing-masing adalah sebesar 6,01%, 8,45%, 7,63%,                to 6.01%, 8.45%, 7.63% and 7.32% respectively. NIM
dan 7,32%. Penurunan NIM pada tahun 2010 disebabkan              declined in 2010 is due to the increase in average earning
oleh peningkatan rata-rata aktiva produktif lebih tinggi         of assets that was higher than the increase in net interest
dari peningkatan pendapatan bunga bersih. Penurunan              income. NIM declined in 2009 mainly due to the increase
NIM pada tahun 2009 terutama disebabkan oleh                     in average earning assets that was higher than the increase
peningkatan rata-rata aktiva produktif yang lebih tinggi         in net interest.
dari peningkatan bunga bersih.


Rasio BOPO                                                       Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional          Ratio
(BOPO) termasuk anak perusahaan adalah rasio untuk               Ratio of Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
mengukur tingkat efisiensi yang dicapai. BOPO per 31             including its subsidiaries is a ratio to measure the level
Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010 berturut-turut                of efficiency achieved. BOPO as of December 31, 2007,
adalah sebesar 79,12%, 75,41%, 77,30% dan 76,60%.                2008, 2009 and 2010 amounted to 79.12%, 75.41%,
Rasio BOPO Perusahaan terus dijaga dalam batas yang              77.30% and 76.60% respectively. Operating Expenses to
sehat. Penurunan rasio ini sejalan dengan program efisiensi      Operating Income (BOPO) ratio of the company continues
yang sedang dan terus dilaksanakan perusahaan.                   to be maintained at a healthy level. Decrease in this ratio
                                                                 is in line with current efficiency programs and is ongoing
                                                                 in the Company.


Rasio Pinjaman Terhadap Dana Yang Dihimpun                       Loan to Deposit Ratio (LDR)
(LDR)                                                            The ratio of Loan to Deposit (LDR) of the bank, including
Rasio pinjaman yang diberikan terhadap dana yang                 its subsidiaries, on December 31, 2007, 2008, 2009
dihimpun (LDR) termasuk anak perusahaan pada tanggal             and 2010 amounted to 79.02%, 89.44%, 82.47% and
31 Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010 adalah                     71.54% respectively. The LDR ratio increase from 2007
sebesar 79,02%, 89,44%, 82,47% dan 71,54%. Rasio                 to 2008 shows the commitment of bank bjb to carry out
LDR yang meningkat dari tahun 2007 hingga tahun                  its functions as a financial intermediary, while in 2009
2008 menunjukkan besarnya upaya bank bjb dalam                   and 2010 the ratio of LDR decreases from the previous
menjalankan fungsinya sebagai lembaga perantara                  year caused by the growth of deposits is higher than the
keuangan sedangkan pada tahun 2009 dan 2010 rasio                growth of credit. bank bjb has plans to maintain its LDR
LDR mengecil dari tahun sebelumnya yang disebabkan               in a healthy level in accordance to Bank Indonesia so the
oleh pertumbuhan DPK lebih tinggi dibandingkan                   company can be running its business in an effective and
pertumbuhan Kredit. bank bjb telah merencanakan                  efficient condition.
untuk memelihara LDR nya pada kondisi sehat sesuai
dengan ketentuan Bank Indonesia sehingga perusahaan
dalam kondisi yang efektif dan efisien dalam menjalankan
kegiatan usahanya.



140                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Tingkat Kolektibilitas Piutang                                    The collectability of Accounts Receivable
Rasio NPL (Gross) bank bjb pada tanggal 31 Desember               NPL Ratio (Gross) of bank bjb (including subsidiaries) at
2010 adalah sebesar 1,86% sedangkan rasio NPL (Netto)             December 31, 2010 amounted to 1.86% while the NPL
bank bjb pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar             ratio (net) of bank bjb on 31 December 2010 amounted
0,29%. Perbaikan Rasio NPL pada periode 31 Desember               to 0.29%. NPL Ratio Improved in the period of December
2010 dibandingkan Rasio 31 Desember 2009 sebesar                  31, 2010 compared to December 31, 2009 The ratio of
0,76% dikarenakan adanya perbaikan kolektibilitas dari            0.76% due to the improvement of the collectability of
debitur yang non performing sebelumnya.                           the earlier non-performing debtors.


Ikatan Material Untuk Investasi                                   Commitment of Materials For Investment
Tahun 2010, bank bjb memiliki ikatan material dengan              In 2010, the bank bjb has material ties with several
beberapa bank lain dalam bentuk penempatan dana                   other banks in the form of placement of funds in bond
dalam bentuk surat berharga obligasi bank investasi. Per          securities investment. As of December 31 the bank bjb
31 Desember jumlah total penempatan investasi bank                total number of placements investment securities in the
bjb dalam bentuk surat berharga obligasi bank mencapai            form of bank bonds reached Rp 105,000 million with the
Rp 105.000 juta dengan rata-rata tingkat bunga yang               interest average rate received by the bank amounted to
diterima bank bjb sebesar 11,03%. Dana yang digunakan             11.03%. The funds used are derived from excess fund
merupakan dana yang berasal dari ekses likuiditas bank            which aims to optimalized return. As for the nominal
yang bertujuan untuk optimalisasi return. Adapun nominal          placement of bank bjb funds to other banks on December
penempatan dana bank bjb kepada bank lain pada                    31, 2010 is as follows:
tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                  Rp Juta / Rp Million

                                 TANGGAL DATE                           NOMINAL
                                                                      PENEMPATAN      RATE P.A
SURAT BERHARGA OBLIGASI                  Jatuh Tempo      VALUTA                                             SECURITIES BOND
                              Terbit                                     Nominal        Rate
                                           Due Date                     Placement
BANK DANAMON I B 2007       19/04/2007    19/04/2012        IDR           25.000         10,60%         BANK DANAMON I B 2007

BANK PANIN II B 2007        19/06/2007    19/06/2012        IDR           25.000         10,75%             BANK PANIN II B 2007

BANK LAMPUNG II 2007        09/11/2007    09/11/2012        IDR            5.000         11,85%           BANK LAMPUNG II 2007

BANK DKI V 2008             04/03/2008    04/03/2013        IDR           20.000         11,25%                BANK DKI V 2008

BANK SULUT IV 2010          09/04/2010    09/04/2015        IDR            2.500         12,00%              BANK SULUT IV 2010

BANK SULUT IV 2010          09/04/2010    09/04/2015        IDR            2.500         12,00%              BANK SULUT IV 2010

BANK DANAMON II A 2010      09/12/2010    09/12/2013        IDR           25.000         8,75%          BANK DANAMON II A 2010




Selain penempatan dana dalam bentuk surat berharga                In addition to the placement of funds in the form of
obligasi bank investasi, bank bjb pun menempatkan dana            securities investment bank bonds, bank bjb also put
dalam surat berharga obligasi non bank investasi sebesar          funds in securities of non-bank bond investments
Rp 27.000 juta dengan rata-rata tingkat bunga yang                amounted to Rp 27,000 million with the average of
diterima oleh bank bjb 10,45%. Dana yang digunakan                interest rate received by bank bjb of 10.45%. The funds
merupakan dana yang berasal dari ekses likuiditas bank            used are derived from fund excess liquidity purposed for
yang bertujuan untuk optimalisasi return. Adapun nominal          optimizing return. As for the nominal placement bank
penempatan dana bank bjb dalam surat berharga non                 bjb funds in non-investment securities at December 31,
investasi pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebagai            2010 are as follows:
berikut:




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                141
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist



                                                                                                                                                 Rp Juta / Rp Million

                                        Tanggal / Date                                     NOMINAL
                                                                                         PENEMPATAN               RATE P.A
SURAT BERHARGA OBLIGASI             Terbit         Jatuh Tempo              VALUTA                                                     Securities Bond
                                                                                            Nominal                 Rate
                                    Issued           Due Date                              Placement
DANAREKSA II 2007                 25/09/2007          25/09/2012              IDR              25.000              10,88%                   DANAREKSA II 2007

PPGD XII SERI A 2007              04/09/2007          04/09/2017              IDR               2.000              10,03%                  PPGD XII SERI A 2007




Pengeluaran Investasi Lainnya                                                       Other Investment Expenses
Tabel dibawah menyajikan rincian pengeluaran investasi                              The table below provides details of other investment
lainnya per 31 Desember 2007, 2008, 2009 dan 2010.                                  expenditure of December 31, 2007, 2008, 2009 and
                                                                                    2010.
                                                                                                                                                 Rp Juta / Rp Million

         Uraian            2005                2006                2007               2008               2009                 2010           Description
Tanah                      34.062              54.373              58.277             6.0936             6.0935               67.038                         Land
Bangunan                  156.363            23.7871           332.203               352.515            376.809              406.058                     Building
Perlengkapan              164160             22.0136           25.1566               327.108            380.727              414.475                 Equipment
Kendaraan                  15.260              22.975              23.421             23.565             24.651               27.964                      Vehicle
Aset dalam Penyelesaian    50.590              60.476               1.971             10.716             36.647               56.386           Asset in Progress
Jumlah                    420.435            595.831           667.438               774.840            879.769              972.201                        Total



Informasi Keuangan Yang Mengandung Kejadian                                         Financial Information Containing Extraordinary
Yang Bersifat Luar Biasa                                                            Events in Nature


Selama tahun buku 2010, kegiatan usaha bank bjb                                     During 2010 fiscal year, the business of bank bjb did not
tidak mengalami kejadian yang bersifat luar biasa yang                              experience an extraordinary events that are affecting the
berdampak terhadap kinerja keuangan 2010, kecuali                                   financial performance of 2010, unless the application of
penerapan PSAK 50&55 dalam Laporan Tahunan bank                                     SFAS 50 & 55 in bank bjb annual report of 2010, which
bjb 2010 yang mempengaruhi beberapa pos.                                            affects on several posts.


Dampak Perubahan Suku Bunga Terhadap Kegiatan                                       Interest Rate Change Impacts on Company
Perusahaan                                                                          Activities
Selama tahun buku 2010, BI rate dan suku bunga                                      During fiscal year 2010, the BI rate and interest rate
penjaminan sebagai bunga acuan dalam menentukan                                     guarantees as a reference in determining the interest rate
tingkat bunga perusahaan tidak mengalami perubahan                                  the company did not experience significant changes that
yang signifikan yang dapat mempengaruhi kinerja                                     could affect the financial performance of 2010. Statutory
keuangan 2010. Peningkatan Giro Wajib Minimum pada                                  Improvement at the end of 2010 has no significant effect
akhir tahun 2010 tidak berpengaruh signifikan terhadap                              on the company’s financial performance.
kinerja keuangan perusahaan.


Informasi dan Fakta Material Yang Terjadi Setelah                                   Information and Material Facts that happened After
Tanggal Laporan Akuntan                                                             the Reporting Date of Accountants
Sejak 31 Desember 2010 hingga Laporan Tahunan ini                                   From December 31, 2010 until the published date of
diterbitkan tidak terdapat kejadian material penting yang                           the Annual Report, there are no significant material
berdampak pada kinerja perusahaan dan menyebabkan                                   events that impact on corporate performance and lead
risiko usaha di masa yang akan datang. Adapun Rencana                               to business risks in the future. One of the Business Plan
Bisnis bank bjb pada tahun 2011 adalah salah satunya                                of bank bjb in 2011 is a capital investment to BPR in
yaitu penyertaan modal kepada BPR yang berada di                                    West Java and Banten, which aims to expand business of
wilayah Jawa Barat dan Banten yang bertujuan untuk                                  bank bjb credit to the community, especially in areas that
perluasan bisnis bank bjb kredit kepada masyarakat                                  do not have any of bank bjb branches and Development
terutama di wilayah yang belum terdapat bank bjb dan                                Offices of both inside and outside Java that aims to



142                                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Pengembangan Jaringan Kantor baik di dalam maupun                 increase market share and expand the scope of banks
di luar Pulau Jawa yang bertujuan untuk meningkatkan              bjb service.
market share bank bjb dan memperluas jangkauan
pelayanan.


Informasi Transaksi Material Yang Mengandung                      Information Of Material Transaction that has a
Benturan Kepentingan dan Transaksi Dengan Pihak                   Conflict of Interest and Transactions with Affiliated
Afiliasi                                                          Parties
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, bank bjb                     In conducting its business, the bank bjb has transactions
mempunyai transaksi-transaksi dengan pihak yang                   with affiliates, including lending, investments, and
mempunyai hubungan istimewa, yang meliputi pemberian              acceptance of demand deposits, savings and time
kredit, penyertaan, serta penerimaan giro, tabungan dan           deposits. Such transactions above implemented with
deposito berjangka. Transaksi-transaksi tersebut di atas          the terms and conditions and the same timeframe as
dilaksanakan dengan syarat dan kondisi serta jangka               to third parties, except for transaction fees for current
waktu yang sama seperti kepada pihak ketiga, kecuali              accounts to the Government of West Java province is the
transaksi pemberian jasa giro kepada Pemerintah Provinsi          difference 1.0% higher than that given to any third party.
Jawa Barat yaitu terdapat perbedaan 1,0% lebih tinggi             Government of West Java and Banten (Giro Kasda) is a
dari yang diberikan kepada pihak ketiga. Pemerintah               company that gives customers a great contribution both
Jawa Barat dan Banten (giro kasda) merupakan nasabah              in terms of funds, credit and equity.
perusahaan yang memberikan kontribusi yang besar baik
dari sisi dana, kredit maupun ekuitas.


Selain memiliki portofolio dana yang cukup besar di bank          In addition to large portfolio of funds in bank bjb,
bjb, memberikan kontribusi terhadap perkembangan                  contributed to the development of a large consumer
kredit konsumtif yang besar, dimana para pegawainya               credit, where its employees can take credit with the
dapat mengambil kredit dengan jaminan gaji yang telah             guarantee of salaries that have been managed by the
dikelola oleh bank bjb, Pemerintah Provinsi Jawa Barat            bank bjb, West Java Provincial Government is the
merupakan Pemegang Saham Pengendali bank bjb yang                 Controlling Shareholder of bank bjb which has been
selama ini memberikan komitmen yang sangat tinggi                 extending a very high commitment to the development
terhadap perkembangan bank bjb. Dengan adanya                     of the bank bjb. Given such a large contribution to the
kontribusi yang begitu besar terhadap bank bjb, maka              bank bjb, then the fees for current accounts had been
pemberian jasa giro tersebut telah seimbang dibandingkan          balanced compared to the third party.
dengan pihak ketiga.


Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan                    Transactions with related parties which include: credit
istimewa lainnya adalah: Pemberian kredit kepada                  to the employees of small interest rate than the interest
karyawan dengan tingkat bunga yang kecil dibandingkan             rates charged on other debtors, interest rates on average
tingkat bunga yang dikenakan pada debitur lain, Tingkat           per year in December 2005, 2006, 2007, 2008 and 2009
suku bunga rata-rata per tahun pada tanggal 2005, 2006,           respectively is at 9.00% monthly annuity (2005-2009), and
2007, 2008 dan 2009 masing-masing adalah sebesar                  6.50% monthly annuity (2008) for a period ranging from
9,00% annuitas bulanan (2005-2009), dan 6,50%                     3 to 8 years. These loans are paid back through monthly
annuitas bulanan (2008) dengan jangka waktu berkisar              payroll deductions.
antara 3 sampai dengan 8 tahun. Kredit ini dibayar
kembali melalui pemotongan gaji setiap bulan.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                         143
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist



                                                                                                                                 Rp Juta / Rp Million

                                                           31 Desember / December 31
 Keterangan                                                                                                                       Description
                              2005         2006              2007            2008           2009         2010
Kredit yang diberikan
                                     316          213             1.437          1.392          2.730           517         Loans to Employee
kepada karyawan kunci

Total kredit yang diberikan   9.857.458    11.498.702        12.722.569     15.835.537      18.924.987   22.066.317                        Loans

% terhadap total kredit
                                 0,00%         0,00%             0,01%          0,01%           0,01%        0,00%            % of Total Loans
yang diberikan

Pembiayaan syariah                                                                                                          Sharia Financing to
                                       -             -              162                12           3           849
kepada karyawan kunci                                                                                                                 Employee

Total Pembiayaan syariah        217.046      264.833           324.946         593.532        706.981     1.602.502      Total Financing Sharia

% terhadap total                                                                                                              % of total Sharia
                                       -             -           0,05%           0,00%          0,00%        0,05%
pembiayaan syariah                                                                                                                   Financing

Penyertaan BPR/PD-LPK             4.884         6.284             8.859         13.811         13.939       35.215    Investment to BPR/PD-LPK

                                                                                                                           Total investments in
Total penyertaan saham            4.884         6.284             8.859         33.811         33.939       35.215
                                                                                                                                        shares

% terhadap total
                               100,00%      100,00%            100,00%         40,85%          41,07%     100,00%       % of Total Investments
penyertaan saham

                                                                                                                           West Java Provincial
 Giro Pemerintah Provinsi
                                757.094      468.745          1.013.895       2.198.815      1.811.520     942.516        Government Current
 Jabar
                                                                                                                                      Account

 Giro Pemerintah                                                                                                         Bandung City Current
                                       -             -          149.321         44.157        170.134             -
 Kabupaten Bandung                                                                                                                   Account

 Lainnya                               -             -                -          3.953           2.330            -                       Others

                                                                                                                            % of Total Current
 % terhadap total giro          13,86%         7,08%            17,72%         30,34%          23,98%       12,38%
                                                                                                                                      Account

 Tabungan karyawan kunci         10.942         6.067             8.293          6.838           5.785        8.163           Employee Saving

 % terhadap total
                                 0,61%         0,28%             0,31%           0,22%          0,15%        0,17%           % of Total Saving
 tabungan

 Deposito Pemerintah                                                                                                    West Java Government
                                263.848       494.11            346.631             250              -    1.500.000
 Provinsi Jabar                                                                                                                 Time Deposits

 % terhadap total deposito
                                 6,19%         7,32%             4,81%           3,20%          0,00%        7,71%     % of total Time Deposits
 berjangka

 Deposito karyawan kunci               -          871             2.093          3.707         15.101         6.674         Deposits Employee

 % terhadap total deposito
                                       -       0,01%             0,03%           0,05%          0,13%        0,03%    % of Total Time Deposits
 berjangka

 Deposito lainnya                      -          6.63                -          6.405           1.764        3.925            Others Deposits

  % terhadap total
                                       -       0,10%                  -          0,08%          0,02%        0,02%    % of Total Time deposits
 deposito berjangka

 Pendapatan bunga -
                                      55           43               130                60          59            78   Interest Income Employee
 karyawan kunci

 Total pendapatan bunga                                                                                               Total Interest Income and
                              2.074.421     2.384.432         2.393.751       2.997.885      3.944.548    4.894.312
 dan syariah                                                                                                                              Sharia

 % terhadap total
                                                                                                                            % of Total Interest
 pendapatan bunga dan            0,00%         0,00%             0,01%           0,00%          0,00%        0,00%
                                                                                                                            Income and Sharia
 syariah

                                                                                                                            Interest Expense -
 Beban bunga - Pemerintah
                                 58.079        91.578            53.489         77.484        150.169        86.797        West Java Provincial
 Provinsi Jabar
                                                                                                                                  Government

 Total beban bunga dan
                                759.238     1.289.443         1.246.368       1.253.624      1.841.510    2.254.731                          Total
 bagi hasil syariah

 % terhadap total beban                                                                                                      % of Total Interest
 bunga dan bagi hasil            7,30%         7,10%             4,29%           6,18%          8,15%        3,85%         Expense and Sharing
 syariah                                                                                                                                  Sharia

                                                                                                                              Interest Expenses
 Beban bunga pemerintah
                                       -             -            5.764           5.158          3.095            -               Bandung City
 Kabupaten Bandung
                                                                                                                                   Government




144                                                      Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                                                                                                                                     Rp Juta / Rp Million
                                                                                                        Kecuali disebutkan lain / Except otherwise noted

                                                        31 Desember / December 31
 Keterangan                                                                                                                           Description
                            2005           2006           2007            2008          2009           2010
% terhadap total beban                                                                                                         % of Total Interest
                                     -              -        0,46%           0,41%         0,17%                 -
bunga                                                                                                                                    Expense

Beban bunga karyawan                                                                                                            Employee Interest
                                     -            161            307             162            711           569
kunci                                                                                                                                   Expense

% terhadap total beban                                                                                                         % of Total Interest
                                     -        0,00%          0,02%           0,01%         0,04%          0,03%
bunga                                                                                                                                    expense

Lainnya                              -         1.229               -                -           1.65          225                             Others

 % terhadap total beban                                                                                                        % of Total Interest
                                     -        0,10%                -                -      0,09%          0,01%
 bunga                                                                                                                                   Expense

 Pendapatan dividen BPR/                                                                                                    Deviden Income from
                                   233            452            494             574            542        1.229
 PD-LPK                                                                                                                              BPR/PD-LPK

 Total pendapatan dividen          233            452            494          1.225         4.182          5.004           Total Deviden Income

 % terhadap total                                                                                                             % of Total Deviden
                             100,00%         100,00%       100,00%          46,86%        12,96%         24,56%
 pendapatan dividen                                                                                                                       Income




Kebijakan Akuntansi Perusahaan                                         Company Accounting Policies
Laporan Keuangan Konsolidasi bank bjb disusun                          The bank bjb Consolidated Financial Statements have
berdasarkan prinsip dan praktik akuntansi yang berlaku                 been prepared based on the accounting principles and
umum di Indonesia yaitu Pernyataan Standar Akuntansi                   practices generally accepted in Indonesia, namely the
Keuangan (PSAK) dan peraturan Badan Pengawas Pasar                     Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) and
Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Sepanjang                     the Capital Market Supervisory Agency and Financial
tahun 2010, terdapat beberapa perubahan penerapan                      Institution Supervisory Agency (Bapepam-LK). During the
kebijakan akuntansi yang berdampak terhadap Laporan                    year 2010, there were some changes in the application
Keuangan bank bjb.                                                     of accounting policies that affect the bank bjb Financial
                                                                       Statements.


Perubahan Kebijakan Akuntansi, Alasan, dan                             Changes in Accounting Policies, Reason, and the
Dampaknya Terhadap Laporan Keuangan.                                   Impact on financial statements.
Perubahan penerapan Pernyataan Standar Akuntansi                       Changes in the application of Statement of Financial
Keuangan (PSAK) 50 & 55.                                               Accounting Standards (SFAS) 50 & 55.
Pengaruhnya:                                                           Effect:
•	 PSAK	 50	 &	 55	 (revisi	 2006)	 yang	 mulai	 diterapkan	           •		 SFAS	50	&	55	(revised	2006)	which	was	implemented	
    pada 1 Januari 2010 dan akan diterapkan penuh pada                      on January 1, 2010 and will be fully implemented
    31 Desember 2011 ini merupakan laporan keuangan                         on December 31, 2011, is a financial report that
    yang mengacu pada International Accounting                              refers to International Accounting Standard (IAS)
    Standart (IAS) 39 mengenai “Recognition and                             39 on “Recognition and measurement of Financial
    measurement of Financial Instrument” dan IAS 32                         Instruments” and IAS 32 on “Presentation and
    mengenai “Presentation and Disclosures of Financial                     Disclosures of Financial instrument”
    instrument”
•	 PSAK	50	&	55	mengubah	pencatatan	pada	beberapa	                     •		 SFAS	 50	 &	 55	 is	 to	 change	 the	 listing	 on	 several	
    pos sehingga lebih terlihat kinerja dari bisnis inti dan                posts so that the performance of core business and
    bisnis pelengkap bank. Data ini, bisa membantu                          complementary business bank will be more visible. This
    regulator untuk menganlisa perbankan                                    data can help the regulator for the banking analyzes
•	 Pencatatannya	 menjadi	 lebih	 transparan	 seperti	                 •		 The	 documentation	 to	 be	 more	 transparent,	 such	
    pembedaan kredit yang komitmennya telah ada dan                         as credit distinction whose commitment has been
    yang belum terkait dengan kewajiban penyediaan                          there and are not associated with the obligation to
    pencadangan. Selama ini pencatatan kredit tidak                         provide a backup. So far, the credit records has never
    membedakan hal itu.                                                     distinguished it.



                                     Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                             145
Pembahasan dan Analisa Manajemen
Management Discussion & Analysist




•	 Hal	 yang	 cukup	 krusial	 dari	 kedua	 PSAK	 tersebut	       •		 It	is	quite	crucial	for	the	bank	that	both	GAAP	consider	
   bagi bank adalah bahwa, kredit sebagai asset bank                 that credit or loans were classified on “Loans and
   digolongkan pada “Loan and Receivables” yang mana                 Receivables” in which valuation is by amortized cost,
   valuasinya adalah dengan cara amortized cost, hal                 this brings the consequence that the value of credit
   ini membawa konsekuensi bahwa nilai kredit (dalam                 (in this case the bank’s assets) will be affected by the
   hal ini asset bank) akan dipengaruhi oleh proyeksi                projected cash flow from these assets, so that the
   cashflow dari asset tersebut, sehingga kredit yang                credit relationship with interest rates below market
   dikenakan bunga dibawah bunga pasarkan terdiskon                  discounted it becomes smaller than at cost (loans
   menjadi lebih kecil dari harga perolehannya (Kredit               disbursed); besides, this new accounting system
   yang dikucurkan); selain itu sistem akuntansi baru                introduced “Impairment” nature to be recounted
   ini memperkenalkan “Impairment” sifatnya mesti                    with by-case basis based on the probability of a credit
   diperhitungkan per kasus berdasarkan probabilitas                 / case becomes the default. On one side of good credit
   suatu kredit/kasus menjadi default. Di satu sisi kredit           quality (smoothness of payment and good business
   yang kualitasnya baik (kelancaran pembayaran dan                  prospects) will shrink its provision (or in this case the
   prospek usaha bagus) akan mengecilkan provisinya                  impairment); and on the other hand, the bad credit
   (atau dalam hal ini impairment) nya; sementara disisi             will have a greater provision.
   lain kredit yang kualitasya kurang baik akan menjadi
   semakin besar provisinya.


•	 Penerapan	PSAK	50	&	55	membuat	sistem	pencatatan	             •		 Application	of	SFAS	50	&	55	make	the	recording	system	
   berubah, terutama yang berkaitan dengan perhitungan               has changed, particularly those net interest income
   pendapatan bunga bersih tidak lagi memasukkan                     accounts no longer include the yield components of
   komponen imbal hasil dari surat berharga                          securities


•	 Dalam	 regulasi	 ini	 untuk	 menentukan	 cadangan	            •		 In	 this	 regulation,	 to	 determine	 the	 Reserve	 for	
   (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/CKPN)                          Impairment Losses / CKPN is based on the occurred
   berdasarkan data kerugian kredit yang telah terjadi               credit losses data (incurred loss) taken from the three
   (incured loss) yang diambil dari data tiga tahun                  years earlier data source. In other words, banks
   sebelumnya. Dengan kata lain bank harus melakukan                 should assess borrowers based on historical data
   penilaian debitur berdasarkan data historis tiga tahun            for three years backward. Banks are also required to
   kebelakang. Bank juga wajib membuat pencadangan                   make provision for bad debts on discharge tray that
   kredit bermasalah pada baki debit hari itu juga. Dengan           same day. With this provision, it would annul the
   ketentuan ini, maka akan menganulir klasifikasi kredit            classification of NPL (Non Performing Loans) based on
   bermasalah (non performing loan) berdasarkan                      the five classified (substandard, doubtful, substandard,
   lima kolektibilitas (lancar, dalam perhatian khusus,              special condition and loss) as measured from the
   meragukan, kurang lancar, dan macet) yang diukur                  accuracy of payments, balance sheet and business
   dari ketepatan pembayaran, neraca keuangan dan                    prospects.
   prospek usaha.




146                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
•	 Sedangkan	 penentuan	 pencadangan	 sebelumnya	                	•		 To	 determine	 the	 previous	 backup	 (allowance	 for	
   (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif/PPAP),                   Earning Assets/PPAP), the bank uses the expected
   menggunakan ekspektasi kerugian kredit (expectation               credit losses (expectation loss) determined by the
   loss) yang ditentukan oleh perbankan tersebut. Kalau              banking system. In the PPAP bank can determine the
   dalam PPAP bank bisa menentukan pencadangan1%,                    back up of 1%, but in calculating the SFAS 50 & 55,
   tapi dalam perhitungan PSAK 50 & 55 bisa 0,1% atau                if it could reach 0.1% or more, it depends on the
   lebih, tergantung data “historis default” kredit bank             “historical default” credit data of the bank. In other
   tersebut. Dengan kata lain bahwa dengan penerapan                 words, the application of these regulations makes
   regulasi ini bank sulit untuk memoles (dipercantik)               the bank difficult to enhance its financial statements
   laporan keuangannya karena memakai sumber                         as it use a resources from the transaction data at
   daya yang diambil dari data-data transaksi minimal                least three years or a maximum of five years earlier.
   tiga tahun atau maksimal lima tahun sebelumnya.                   In some cases, the banks enhance (manipulate) the
   Beberapa kasus yang terjadi bahwa perbankan                       Financial Report by enlarging its PPAP that will affect
   memoles laporan keuangannya dengan memperbesar                    the working performance.
   PPAP-nya sehingga akan mempengaruhi kinerja.




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          147
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




    Tata Kelola
    Perusahaan
    Good Corporate Governance




148                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   149
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance

Good Corporate Governance

Laporan Tata Kelola Perusahaan                                  Corporate Governance Report

Sebagai bank umum yang mengemban misi sebagai                   As a commercial Bank which mission is to drive and propel
penggerak dan pendorong laju pertumbuhan                        regional economic growth rate of West Java and Banten,
perekonomian daerah Jawa Barat dan Banten, bank                 the bank bjb upholds the principles of Good Corporate
bjb sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip Tata Kelola        Governance and realizes the importance of applying
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dan            these principles in every step of the Banking business in
menyadari pentingnya penerapan prinsip-prinsip tersebut         the interest of stakeholders such as customers, investors,
dalam setiap langkah usaha bank demi kepentingan                shareholders and the general public, including employees
stakeholder seperti para nasabah, investor, para pemegang       and other parties.
saham serta masyarakat umum, termasuk pegawai serta
pihak lainnya.


Prinsip-prinsip Utama Tata Kelola Perusahaan                    Key Principles of Corporate Governance
Penerapan Good Corporate Governance (GCG) di                    Implementation of Good Corporate Governance (GCG) in
bank bjb berpedoman pada lima prinsip utama yaitu               the bank bjb is guided by five key principles: transparency,
keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban,                 accountability, responsibility, independence and fairness,
independensi dan kewajaran; yang dijadikan dasar dalam          which is used as the basis in determining the Annual Public
penetapan Kebijakan Umum Direksi Tahunan (KUDT).                Policy of the Board of Directors (KUDT). KUDT is preparing
KUDT tersebut merupakan pedoman penyusunan Rencana              guidelines for The Business Plan which is prepared every
Bisnis Bank yang disusun setiap tahun dan merupakan             year and are the foundation for all unit duties of bank
landasan pelaksanaan tugas seluruh unit organisasi              bjb’s organization. The inclusion of Good Corporate
bank bjb. Pencantuman prinsip utama Good Corporate              Governance as the main principle in KUDT aims to achieve
Governance dalam KUDT bertujuan untuk mewujudkan                uniformity, unity of language, common vision and unity
keseragaman, kesatuan bahasa, kesamaan pandangan                of operational steps and to ensure that all levels of bank
dan kesatuan gerak langkah operasional serta memastikan         bjb will always be guided by good corporate governance
bahwa seluruh jajaran bank bjb akan selalu berpedoman           in running the day-to-day work. In order to improve the
pada Good Corporate Governance dalam menjalankan                implementation of Good Corporate Governance practices
pekerjaannya sehari-hari. Dalam rangka meningkatkan             at the bank bjb ‘s overall practice as signaled by Bank
penerapan praktik Good Corporate Governance secara              Indonesia, Banks have designed and perfected bank bjb
menyeluruh di bank bjb seperti yang diisyaratkan                policy guidelines as well as guide the implementation
oleh Bank Indonesia, bank bjb telah merancang dan               of Good Corporate Governance in accordance to Bank
menyempurnakan pedoman kebijakan serta panduan                  Indonesia as stipulated in Bank Indonesia’s Regulation
implementasi Good Corporate Governance sesuai                   8/4/PBI/2006 dated January 30, 2006, and as amended by
ketentuan Bank Indonesia yang diatur didalam Peraturan          Bank Indonesia Regulation. 8/14/PBI/2006 dated October
Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari              5, 2006 and Circular Letter of Bank Indonesia 9/12/DPNP
2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank             Date May 30, 2007 concerning the implementation of
Indonesia No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006              Good Corporate Governance for Banks.
serta Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/12/DPNP Tanggal
30 Mei 2007 tentang pelaksanaan Good Corporate
Governance bagi Bank Umum.


Struktur dan Prosedur                                           Structure and Procedure
Pelaksanaan Good Corporate Governance di bank bjb               Implementation of Good Corporate Governance in bank
berlandaskan pada komitmen bersama dari seluruh jajaran         bjb based on a shared commitment from all management
manajemen dan staf untuk tunduk dan patuh pada seluruh          and staff to submit and adhere to all rules and regulations.
peraturan dan perundangan yang berlaku. Hal ini dimulai         This began from the top management of the bank bjb,
dari puncak kepengurusan bank bjb yang dilakukan                conducted by an independent and professional Board of



150                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
oleh Dewan Komisaris dan Direksi yang independen                 Directors. In general, Banking activities are conducted
dan profesional. Secara umum, kegiatan perbankan                 by the Commissioner and the Board of Directors.
dilakukan oleh Komisaris dan Direksi. Komisaris mengkaji         Commissioners reviewed the policies and carry out
kebijakan-kebijakan dan melaksanakan pengawasan                  supervision and provide advice on the management of the
serta memberikan saran terhadap pengelolaan bank,                Bank, while Directors lead the implementation of policies
sedangkan Direksi memimpin pelaksanaan kebijakan dan             and day-to-day management.
pengelolaan sehari-hari.


Struktur tata kelola bank bjb terdiri atas:                      bank bjb governance structure consists of:
a. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS);                             a. General Meeting of Shareholders (GMS);
b. Dewan Komisaris;                                              b. Board of Commissioners;
c. Direksi;                                                      c. Board of Directors;
d. Komite-komite di bawah Dewan Komisaris;                       d. Committees under the Board of Commissioners
e. Komite-komite di bawah Direksi;                               e. Committees under the Board of Directors
f. Corporate Secretary.                                          f. Corporate Secretary.


Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                Annual General Meeting of Shareholders (AGM)
RUPS yang dilaksanakan setiap tahun mempunyai                    AGM, which is held each year, have the authority to hold
wewenang untuk meminta pertanggungjawaban                        accountable the Board of Commissioners and Directors
Dewan Komisaris dan Direksi terkait dengan pengelolaan           related to the management of the company, the changes
perusahaan, mengubah anggaran dasar, mengangkat                  of articles of associations, the appointing and dismissal
dan memberhentikan Dewan Komisaris dan Direksi,                  of the Board of Commissioners and Directors, decisions
memutuskan pembagian tugas dan wewenang Direktur                 on division of duties and authorities of the Director, and
dan lainnya. bank bjb menjamin untuk memberikan                  others. bank bjb guarantee to provide all information
segala keterangan yang berkaitan dengan perusahaan               related to the company to shareholders, as long as they are
kepada pemegang saham, sepanjang tidak bertentangan              not contrary to the interests of the company and statutory
dengan kepentingan perusahaan dan peraturan                      regulations. Decisions taken by the AGM are based on
perundang-undangan. Keputusan yang diambil dalam                 the interests of the company. GMS can not intervene
RUPST didasarkan pada kepentingan perusahaan. RUPS               against the duties, functions and authority of the Board
tidak dapat melakukan intervensi terhadap tugas, fungsi          of Commissioners and Directors, without undermining
dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi dengan                  the authority of the GMS to run its rights in accordance
tidak mengurangi wewenang RUPS untuk menjalankan                 to the statutes and regulations. Notice of AGM have
haknya sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan.               been submitted to Bapepam-LK on 29 December 2010
bank bjb telah mengirimkan surat pemberitahuan                   with letter number 1147/DIR-CS/2009.Announced on 31
pengumuman RUPS 2010 kepada Bapepam-LK pada                      Desember 2009 as advertised in Pikiran Rakyat and Bisnis
tanggal 29 Desember 2010 dengan Nomor surat 1147/                Indonesia newspaper.
DIR-CS/2009. Diumumkan pada tanggal 31 Desember
2009 yang diiklankan pada surat kabar Bisnis Indonesia
dan Pikiran Rakyat.


Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                         Annual General Meeting of Shareholders (AGM)
(RUPST) pada tanggal 31 Maret 2010                               Agenda on March 31, 2010
•	 Laporan	Pertanggungjawaban	Dewan	Komisaris	dan	               •	 Accountability	 Reports	 of	 the	 Boards	 for	 the	 2009	
   Direksi tahun buku 2009                                           Fiscal Year
•	 Penggunaan	laba	tahun	buku	2009                               •	 The	use	of	the	2009	fiscal	year’s	earnings
•	 Penambahan	 modal	 disetor	 tahun	 2010	 sebesar	             •	 Paid-up	share	capital	increase	in	2010	amounted	to	
   minimal 50% dari deviden tahun buku 2009                          at least 50% of the dividend for the year 2009
•	 Pemberian	 kuasa	 kepada	 Dewan	 Komisaris	 untuk	            •	 Authority	grants	to	the	Board	of	Commissioners	for	
   penunjukan Akuntan Publik                                         the appointment of Certified Public Accountants


                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          151
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



•	 Pemberian	 kuasa	 kepada	 Dewan	 Komisaris	 untuk	            •	 Authority	 grants	 to	 the	 Board	 of	 Commissioners	 to	
    menerima, mencatat dan mengefektifkan setoran                    receive, record and make effective capital contribution
    modal tahun 2010                                                 in 2010
•	 Pengalihan	 recipis	 saham	 sebesar	 Rp	 209	 ke	 dalam	      •	 The	 transfer	 of	 shares	 receipts,	 Rp	 209,	 into	 the	
    cadangan                                                         reserve
•	 Penghapusan	 barang	 inventaris	 milik	 bank	 bjb             •	 Elimination	 of	 	 bank	 bjb-owned inventory
    Rp 218.849,-                                                     Rp 218,849,-
•	 Penunjukan	 perwakilan	 pemegang	 saham	 bank	                •	 Appointment	 of	 representatives	 of	 	 bank	 bjb
    bjb untuk membahas dan memutuskan remunerasi                     shareholders to discuss and decide the remuneration
    Dewan Komisaris dan Direksi                                      of the Board of Commissioners and Directors
•	 Penerbitan	 Obligasi	 VII	 Tahun	 2010	 dengan	 jumlah	       •	 Issuance	of	Bonds	VII	in	2010	with	a	maximum	total	
    maksimal 2 trilliun dengan jaminan umum atau                     of 2 trillion by general or special warranty
    khusus


Keputusan RUPST                                                  AGM Decisions
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan                    1. Approval and acceptance of the Annual Report
    Termasuk Laporan Keuangan Tahun Buku 2009 yaitu                  Including Financial Statements for Fiscal Year 2009
    mengesahkan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi bank                which authorize the Balance Sheet and Income
    bjb untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal                  Calculation of bank bjb for the fiscal year that ends
    13-12-2009 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan                on 13-12-2009, audited by the office of the Public
    Publik “Purwantono, Sarwoko, & Sandjaja (Ernst &                 Accountants’ Purwantono, Sarwoko, & Sandjaja (Ernst
    Young) Sebagaimana tercantum dalam laporannya                    & Young ) As stated in its report number: RPC-11 255,
    Nomor: RPC-11255 tertanggal 23 Maret 2010 dengan                 dated March 23, 2010 with an opinion of “fair in all
    pendapat “wajar dalam semua hal yang material”, dan              material respects”, and accountability of the Board
    pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi                   of Commissioners and Directors of the bank bjb for
    bank bjb Tahun Buku 2009”                                        Year Book 2009 “
2. Menyetujui pembagian laba tahun 2009 tetap                    2. Approval of the profit distribution for 2009 remained
    berpedoman pada anggaran dasar yang berlaku,                     guided by the applicable statutes, while for 2010 and
    sedangkan untuk tahun 2010 dan seterusnya diubah                 onwards changed to:
    menjadi:                                                     	   •	 The	 amount	 of	 Dividend	 and	 Reserves	 to	 be	
	   •	 Deviden dan Cadangan besarannya ditetapkan                        specified in the decision of the Annual General
       dalam keputusan RUPS Tahunan dengan                               Meeting of Shareholders taking into account the
       memperhatikan peraturan perundang-undangan                        legislation in force
       yang berlaku.                                             	   •	 Production	 services	 and	 determined	 minimum	
	   •	 Jasa	 Produksi	 dan	 tantiem	 ditetapkan	 minimal	                bonuses of 15% which is calculated from current
       sebesar 15% yang dihitung dari laba tahun                         year income
       berjalan.                                                 	   •	 CSR	is	determined	a	maximum	of	5%,	calculated	
	   •	 CSR	 ditetapkan	 maksimal	 sebesar	 5%	 yang	                     from current year income
       dihitung dari laba tahun berjalan.                        3. Approval of a commitment from all shareholders to
3. Menyetujui pemberian komitmen dari seluruh                        undertake additional paid-in capital in 2010 amounted
    pemegang saham untuk melaksanakan penambahan                     to at least 50% of the dividend for the 2009 Financial
    modal disetor tahun 2010 sebesar minimal 50% dari                Year
    deviden Tahun Buku 2009.
4. Menyetujui memberikan kuasa kepada Dewan                      4. Approval to authorize the Board of Commissioners
    Komisaris untuk penunjukan Akuntan Publik untuk                  to appoint the Certified Public Accountants for Fiscal
    Tahun Buku 2010.                                                 Year 2010
5. Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris             5. Approval of the Board of Commissioners’s
    untuk menerima, mencatat dan mengefektifkan                      authorization to receive, record and make effective
    setoran modal tahun 2010.                                        capital contribution in 2010.


152                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
6. Menyetujui pengalihan recipis saham sebesar Rp 209,-             6. Approval of the transfer of shares receipts Rp 209, -
    ke dalam cadangan.                                                  into the reserve
7. Menyetujui penghapusan barang inventaris milik bank              7. Approval of the elimination of the inventory owned
    bjb sebesar Rp 218.849,-                                            by bank bjb Rp 218,849, -
8. Menyetujui untuk memberikan kuasa untuk membahas                 8. Agreement to give the power to discuss and decide
    dan memutuskan remunerasi Dewan Komisaris dan                       the remuneration of the Board of Commissioners and
    Direksi kepada 7 perwakilan Pemegang Saham bank                     Board of Directors to seven representatives of the Bank
    bjb yaitu:                                                          Shareholders bank bjb namely:
	   •	 Gubernur	Provinsi	Jawa	Barat                                 	   •	 Governor	of	West	Java	Province
	   •	 Gubernur	Provinsi	Banten                                     	   •	 Governor	of	Banten	Province
	   •	 Bupati	Kabupaten	Bandung                                     	   •	 Head	of	Bandung	Regent
	   •	 Bupati	Kabupaten	Kuningan                                    	   •	 Head	of	Kuningan	Regent
	   •	 Walikota	Banjar                                              	   •	 Mayor	of	Banjar
	   •	 Walikota	Bogor                                               	   •	 Mayor	of	Bogor
	   •	 Walikota	Cilegon                                             	   •	 Mayor	of	Cilegon
9.	 Persetujuan	penerbitan	Obligasi	VII	tahun	2010	dengan	          9.	 Approval	 of	 Bonds	 VII	 in	 2010	 with	 a	 maximum	 of	
    jumlah maksimal sebesar Rp 2.000.000.000.000,- (dua                 Rp 2,000,000,000,000, - (two trillion rupiah) with
    triliun rupiah) dengan jaminan umum atau khusus.                    general or special warranties.


Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                         Agenda General Meeting of Shareholders
(RUPSLB) pada tanggal 30 Maret 2010                                 (RUPSLB) on March 30, 2010
1. Penegasan kembali dan perubahan anggaran dasar.                  1. Reaffirmation and changes in the basic budget.
2. Pemberian kuasa kepada Direksi untuk melakukan                   2. Granting of power to the Directors to make changes
    perubahan anggaran dasar apabila terdapat keberatan                 in the articles of association if there is objection or a
    dan atau adanya permintaan dari Bappepam-LK dan                     request from Bappepam-LK and other regulators.
    regulator lainnya.
3. Perubahan penerbitan saham seri B yang dijual kepada             3. Changes in issues of series B shares that are sold to
    publik semula 20% menjadi maksimal 40% dari modal                   the	public,	from	the	original	20%	to	a	maximum	of	
    disetor setelah IPO.                                                40% of paid up capital after IPO.
4. Perubahan program kepemilikan saham oleh karyawan                4. Changes in employee stock ownership programs and
    dan manajemen.                                                      management.
5. Pemberian kuasa kepada Direksi untuk melaksanakan                5. Granting of power to the Directors to carry out all
    segala tindakan yang diperlukan dalam rangka                        necessary actions in order to offer its shares.
    penawaran umum saham perdana.
6. Perubahan mekanisme perhitungan manfaat pensiun                  6. Changes in the mechanism of the calculation of
    Direksi.                                                            retirement benefits of Directors.
7. Perubahan nama dan logo perusahaan.                              7. Changes of company name and logo.


Keputusan RUPSLB                                                    EGM
Sehubungan dengan agenda no. 1, 2, 3, 6 dan 8                       In connection with the agenda no. 1, 2, 3, 6 and 8
merupakan agenda yang terkait dengan perubahan                      which are the agendas associated with the amendment
anggaran dasar maka keputusanya disatukan dalam                     incorporated in the decision of reaffirmation and changes
keputusan mengenai penegasan kembali dan perubahan                  in the basic budget, thus the decision of the EGM are as
anggaran dasar. Dengan demikian keputusan RUPSLB                    follows:
menjadi sebagai berikut:
1. Menyetujui penegasan kembali anggaran dasar                      1. Reaffirming approval of the statutes relating to the
    sehubungan akan dijadwalkannya kembali proses IPO                   rescheduling of the IPO process in 2010, and changes
    pada tahun 2010, dan perubahan seluruh anggaran                     to the entire budget of the bank bjb among others:
    dasar bank bjb antara lain:


                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            153
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



	   •	 Untuk	memenuhi	peraturan	Bappepam-LK	antara	            	   •	 To	meet	the	regulations	of	Bappepam-LK,	among	
       lain Peraturan Bappepam-LK Nomor: IX.J.1 tahun                  others Bappepam- LK Regulation Number: IX.J.1
       2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar                         in 2008 on principles of Articles of Association of
       perseroan yang Melakukan Penawaran Umum                         Company Conducting Public Offering of Equity
       Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik.                    Securities and Public Companies.
	   •	 Penghapusan	beberapa	ketentuan	dalam	anggaran	          	   •	 To	eliminate	some	of	the	regulations	in	the	articles	
       dasar mengenai aktivitas syariah sehubungan                     of association of Islamic activity in connection with
       dengan proses pemisahan (spin off) Unit Usaha                   the separation process (spin off) of Syariah Business
       Syariah menjadi Bank Umum Syariah.                              Unit into Islamic Banks.
	   •	 Penyempurnaan	ketentuan	anggaran	dasar	dalam	           	   •	 To	complete	the	articles	of	association	in	order	to	
       rangka mendukung peningkatan kinerja bank                       support bank bjb’s performance improvement.
       bjb.
	   •	 Besaran	 dan	 peruntukan	 atas	 penggunaan	             	   •	 Amount	and	designation	of	the	use	of	earnings	
       laba sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23.2                      as defined in Section 2.23 Articles of Association
       Anggaran Dasar bank bjb yang semula ditentukan                  bank bjb which original specified percentage were
       prosentasenya menyetujui menjadi diserahkan                     agreed upon are to be submitted to the approval
       kepada persetujuan RUPS Tahunan dan struktur                    of the Annual General Meeting and structures
       klausul ketentuan pasal 32.2 menyetujui diubah                  agreed clause of article 32.2 and is amended
       dengan memisahkan antara ketentuan tentang                      by separating the provision of reserves and the
       cadangan dan Deviden dengan ketentuan tentang                   provisions concerning Tantiem Dividend, Bonus
       Tantiem, Bonus dan CSR dalam masing-masing                      and CSR within each chapter of its own.
       bab tersendiri.
	   •	 Menyetujui	komposisi	besaran	modal	untuk	seluruh	       	   •	 To	approve	the	composition	of	capital	amount	for	
       saham yang ditempatkan adalah saham seri B                      the entire issued share, wherein shares of series
       maksimum 40% dan selebihnya merupakan saham                     B	is	a	maximum	of	40%	and	the	rest	is	a	series	A	
       seri A.                                                         shares.
	   •	 Menyetujui	Penerbitan	Saham	Seri	B	yang	dijual	         	   •	 Approve	issuance	of	Series	B	Shares	sold	to	the	
       kepada publik maksimal sebesar 40% dari modal                   public	with	a	maximum	of	40%	of	paid	up	capital	
       disetor setelah IPO melalui penawaran umum                      after the IPO through an initial public offering.
       kepada masyarakat.


2. Menyetujui mengubah keputusan agenda 8 RUPSLB               2. Approval to change agenda decision 8 EGM dated
    tanggal 9 Januari 2009 yang dibuat di bawah tangan             January 9, 2009 made underhand and has been
    dan telah dinyatakan dalam akta Notaris, sebagaimana           declared in the notarial deed, as stated in Deed No.
    dimuat dalam akta Nomor 20 tanggal 16 Januari 2008,            20 dated January 16, 2008, made with the presence
    yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris               of Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta, regarding the
    di Jakarta, perihal penetapan program kepemilikan              establishment of bank bjb stock ownership program
    saham bank bjb oleh karyawan dan manejemen                     by employees and management through the allotment
    melalui penjatahan pasti dengan cara membeli saham             must be a way to buy Bank shares with a nominal bank
    bank bjb dengan nominal dan disetujui menjadi                  bjb and allocation must be approved to provide for
    memberikan jatah pasti kepada karyawan dan                     employees and management wanting to buy bank
    manajemen untuk membeli saham bank bjb dengan                  bjb shares at market price.
    harga pasar.


3. Menyetujui memberi kuasa kepada Direksi bank bjb            3. Authorize the Board of Directors approved the bank
    untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan             bjb to implement all necessary action in connection
    sehubungan dengan Penawaran Umum Saham                         with the Initial Public Offering of prime including but
    Perdana termasuk tetapi tidak terbatas pada:                   not limited to:



154                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
	   •	 Mendaftarkan	 saham-saham	 bank	 bjb dalam                 	   •	 Registering	shares	in	collective	custody		bank	bjb in
       penitipan kolektif sesuai dengan peraturan                         accordance with regulations Custodial Indonesian
       Kustodial Sentral Efek Indonesia;                                  Central Securities;
	   •	 Mencatatkan	 99%	 saham	 perseroan	 yang	                  	   •	 Recorded	a	99%	stake	which	is	a	stock	that	has	
       merupakan saham yang telah dikeluarkan dan                         been	issued	and	deposited	on	the	Stock	Exchange,	
       disetorkan penuh pada Bursa Efek, dengan                           with due regard to the provisions of Regulation No.
       memperhatikan ketentuan dalam PP Nomor: 29                         29 of 1999 dated May 7, 1999 and Capital Market
       tahun 1999 tanggal 7 Mei 1999 dan peraturan                        regulations, according to the decision AGM on
       Pasar Modal, sesuai keputusan RUPS tanggal 9                       January 9, 2008 the Government of West Java
       Januari 2008, Pemerintah Provinsi Jawa Barat                       province, said will not be listed its shares which
       menyatakan tidak akan mencatatkan saham                            represents 1% of total shares issued and paid up
       yang dimilikinya yang merupakan 1% dari jumlah                     in bank bjb;
       saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam
       bank bjb.
	   •	 Menentukan	harga	setiap	saham	yang	ditawarkan	             					•	 Determining	the	price	per	share	offered	through	
       melalui penawaran umum                                             a public offering.


4. Menyetujui mengukuhkan pemberlakuan perhitungan                4. Approval of the application instating the calculation
    manfaat pensiun Direksi sebagaimana keputusan                     of pensioners of Directors benefit as the number of
    Direksi No. 799/SK/DIR-SDM/2009 tanggal; 1                        Directors decision 799/SK/DIR-SDM/2009 ladder;
    September 2009 tentang Peraturan Dana Pensiun dari                1 September 2009 regarding the Pension Fund
    Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten                     Regulations of the Regional Development Banks and
    kepada seluruh Peserta Pensiun bank bjb.                          Banten West Answer to Pension Participants of all bank
                                                                      bjb.


5. Menyetujui menggunakan nama bank bjb dan logo                  5. Approval of uses of the Bank’s name and logo bank
    sesuai dengan alternatif 1A yaitu:                                bjb 1A in accordance with the alternative, namely:




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           155
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




DEWAN KOMISARIS                                                   BOARD OF COMMISSIONERS
Susunan Dewan Komisaris terdiri dari 1 (satu) orang               The Board of Commissioners consists of 1 (one) President
Komisaris Utama, 1 (satu) orang Komisaris dan 3 (tiga)            Commissioner, 1 (one) Commissioners and 3 (three)
orang Komisaris Independen.                                       Independent Commissioners.



Lingkup dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                        Scope and Responsibilities of the Board of
                                                                  Commissioners
a. Memastikan terselenggaranya pelaksanaan Good                   a. Ensuring the implementation of good corporate
    Corporate Governance dalam setiap kegiatan                        governance in each business activity in the Bank at
    usaha bank pada seluruh tingkatan atau jenjang                    all levels of organization
    organisasi.
b. Melakukan pengawasan, pengarahan serta                         b. Overseeing, directing and evaluating the management
    mengevaluasi kepengurusan bank oleh Direksi, serta                of Banks by the Board of Directors, and approved the
    memberikan persetujuan atas rencana bisnis bank                   Bank’s business plan
c. Mengkaji dan menyetujui kebijakan-kebijakan yang               c. Review and approve the policies proposed by the Board
    diusulkan oleh Direksi antara lain kebijakan penyertaan           of Directors include a capital investment policy
    modal
d. Menentukan dan melaksanakan sistem nominasi                    d. Determine and implement the system in a transparent
    dan remunerasi yang transparan bagi Direksi dengan                nomination and remuneration for the Directors
    mempertimbangkan hasil kajian komite Remunerasi                   to consider the review of the Remuneration and
    dan Nominasi                                                      Nomination Committee
e. Mengevaluasi laporan keuangan tahunan yang                     e. Evaluating the annual financial report prepared by
    dipersiapkan oleh Direksi sebelum pelaksanaan                     the Board of Directors prior to implementation of the
    RUPS                                                              GMS
f. Mengusulkan penunjukan Akuntan Publik, atas                    f. Proposed designation of Certified Public Accountants,
    rekomendasi Komite Audit, untuk melakukan audit                   on the recommendation of the Audit Committee, to
    atas laporan keuangan bank.                                       audit the financial statements of the Bank.


Dewan Komisaris dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris           Board of Commissioners is assisted by the Secretary of
dan membagi tugas dengan membentuk komite-komite                  the Board of Commissioners and divide tasks by forming
yaitu;                                                            committees namely;
a. Komite Audit;                                                  a. Audit Committee;
b. Komite Nominasi dan Remunerasi; dan                            b. Nomination and Remuneration Committee; and
c. Komite Pemantau Risiko.                                        c. Risk Oversight Committee.


Jika dipandang perlu, Dewan Komisaris diperbolehkan               If deemed necessary, the Board of Commissioners are
untuk meminta masukan dan bantuan dari penasihat                  allowed to ask for input and assistance from professional
profesional.                                                      advisers.


Tugas dan Tanggung jawab Dewan Komisaris                          Duties and Responsibilities of the Board of
Tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris                  Commissioners
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 03/               Duties and responsibilities of members of the Board of
SK/DK/2009 tentang Pembagian Tugas dan Pelaksanaan                Commissioners based on the Decree of the Board of
Jadwal Kegiatan Dewan Komisaris serta komite-komite               Commissioners DK/2009 03/SK number on the Division
dapat dijabarkan sebagai berikut:                                 of Tasks and Implementation Schedule of Events Board
                                                                  of Commissioners and committees can be described as
                                                                  follows:



156                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
                  Komisaris                                            Tugas dan Tanggung Jawab
    Lex	Laksamana	Zainal	Lan            Bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas Dewan Komisaris dengan fokus pada
    (Komisaris Utama)                   hal-hal yang bersifat strategis.

    President Commissioners             Responsible for all activities of the Board of Commissioners with a focus on the
                                        strategic.

    Muhadi                              Disamping sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi juga bertanggung
    (Komisaris)                         jawab terhadap kegiatan bank dalam bidang perkreditan utamanya yang terkait
                                        dengan proyek-proyek pemerintah pusat maupun daerah serta hubungannya dengan
    Commissioners
                                        stakeholder.
                                        A member of the Remuneration and Nomination Committee, and is also responsible for
                                        the activities of its main lending Banks in the areas associated with projects and local
                                        government and its relationship with stakeholders.

    Achmad Baraba                       Disamping sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab terhadap
    (Komisaris Independen)              monitoring kegiatan bank terkait dengan manajemen risiko, kepatuhan, sekretariat
                                        perusahaan, kredit produktif serta Unit Usaha Syariah.
    Independent Commissioners
                                        Chairman of the Risk Committee and is also responsible for monitoring Bank activities
                                        related to risk management, compliance, corporate secretarial, earning credits as well as
                                        Syariah Business Unit.

    Muryanto                            Disamping sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi juga bertanggung jawab
    (Komisaris Independen)              terhadap monitoring kegiatan bank terkait dengan pengembangan Sumber Daya
                                        Manusia, pengembangan jaringan kantor dan layanan jasa bank, treasury serta kredit
    Independent Commissioners
                                        konsumtif.
                                        Chairman of the Remuneration and Nomination Committee and is also responsible
                                        for monitoring Bank activities related to human resources development, network
                                        development office and Bank services, treasury and consumer credit.
    Klemi Subiyantoro                   Disamping sebagai Ketua Komite Audit juga bertanggung jawab terhadap monitoring
    (Komisari Independen)               kegiatan bank terkait dengan audit intern, akuntansi, teknologi informasi dan umum.

    Independent Commissioners           Chairman of the Audit Committee and is also responsible for monitoring Bank activities
                                        associated with internal audit, accounting, information technology and general affairs.




Selama tahun 2010 Dewan Komisaris telah                            During the year 2010, the Board of Commissioners
melakukan pengawasan terhadap:                                     has conducted oversight of:
− Rencana Jangka panjang bank bjb atau Corporate                   − Long Term Plan bank bjb or Corporate Strategic
      Strategic Scenario Tahun 2010-2014 (RJPP/CSS                      Scenario Years 2010-2014 (RJPP/CSS 2009-2013),
      2009-2013), melalui Keputusan Dewan Komisaris:                    through a decision of the Board of Commissioners:
      04/KEP/DK/2009/RHS tanggal 28 Mei 2009 tentang                    04/KEP/DK/2009/RHS dated May 28, 2009 on the
      Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran bank                        Ratification of the Work Plan and Budget bank bjb
      bjb (RKAP) tahun 2010 melalui Keputusan Dewan                     (CBP ) in 2010 through a decision of the Board of
      Komisaris: 10/KEP/DK/2009/RHS tanggal 10 Desember                 Commissioners: December 10, 2009 10/KEP/DK/2009/
      2009.                                                             RHS
− Pelaksanaan pengawasan tersebut mencakup antara                  − Implementation of these controls include:
      lain:                                                        	    •	 Monitoring	 the	 implementation	 of	 CBP	 in	
	     •	 Pemantauan	atas	pelaksanaan	RKAP	tahun	2010	                      2010 through a joint meeting of the Board of
           melalui rapat gabungan Dewan Komisaris dan                      Commissioners and Directors.
           Direksi.                                                	    •	 bank	bjb Financial Performance
	     •	 Kinerja	Keuangan	bank	bjb.                                	    •	 Non-	bank	bjb Financial Performance which includes
	     •	 Kinerja	 Non-Keuangan	 bank	 bjb yang meliputi                    performance management and Operations
           kinerja manajemen dan operasional.



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              157
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



Alamat Resmi Dewan Komisaris bank bjb                          Official address of Board of Commissioner bank bjb
Menara bank bjb                                                 bank bjb tower
Jl. Naripan No. 12-14 Bandung 40111                            Jl. Naripan No. 12-14 Bandung 40111
Telp.	022-4234868,	Fax.	022-4206099	                           Tel.	022-4234868,	Fax.	022-4206099
www.bankbjb.co.id                                              www.bankbjb.co.id


Komisaris Independen                                           Independent Commissioner
Sesuai dengan PBI No. 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari          In accordance with Regulation number 8/4/PBI/2006
2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank            January 30, 2006 as amended by Bank Indonesia
Indonesia No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006             Regulation number 8/14/PBI/2006 October 5, 2006
serta Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/12/DPNP Tanggal        and Circular Letter of Bank Indonesia.9/12/DPNP Date
30 Mei 2007 tentang Pelaksanaan Good Corporate                 May 30, 2007 concerning the Implementation of
Governance bagi Bank Umum, yang dimaksud dengan                Good Corporate Governance for Banks, who referred
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris            to the Independent Commissioner, is a member of the
yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,           Board of Commissioners who does not have financial,
kepemilikan saham dan atau hubungan keluarga dengan            management, ownership shares and/or family relationship
anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau              with the other commissioners, directors and/or controlling
pemegang saham pengendali atau hubungan dengan                 shareholder or a relationship with the Bank, which may
bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya                     affect its ability to act independently. In addition to the
untuk bertindak independen. Selain tugas dan fungsi            duties and functions of supervision on the general course
pengawasan terhadap jalannya operasional bank secara           of the Bank’s operations and ensure compliance with the
umum dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan               rules and regulations, the Independent Commissioner
dan perundangan yang berlaku, Komisaris Independen             also has the special responsibility of representing the
juga mempunyai tanggung jawab khusus yaitu mewakili            interests of minority shareholders of the Bank. To meet
kepentingan pemegang saham minoritas bank. Untuk               these requirements the Bank has a composition of 60%
memenuhi ketentuan tersebut bank bjb memiliki                  independent	 commissioners,	 and	 has	 exceeded	 the	
komposisi 60% komisaris independen, dan telah melebihi         applicable Bank Indonesia requires as much as 50%.
ketentuan Bank Indonesia yang mensyaratkan sekurang-
kurangnya 50%.


                                                                   12
                                                                                                                    Jumlah Rapat
                                                                                                                Dewan Komisaris
                                                                                                              Number Of Meeting
                                                                                                           Board of Commissioners

Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Meeting of Attendance Board of Commissioners
          Dewan Komisaris                                               Jumlah Rapat          Kehadiran             Percentase
                                        Jabatan Position
               BOC                                                        Meeting             Attendance            Percentage
 Lex	Laksamana	Zainal	Lan     Komisaris Utama
                                                                            12                   10                     83
                              President Commissioner
 Muhadi                       Komisaris
                                                                            12                    6                     50
                              Commissioner
 Achmad Baraba                Komisaris
                                                                            12                   11                     92
                              Independent Commissioner
 Muryanto                     Komisaris
                                                                            12                   11                     92
                              Independent Commissioner
 Klemi Subiyantoro            Komisaris
                                                                            12                   11                     92
                              Independent Commissioner


Rapat Dewan Komisaris                                          Board of Commissioners Meeting
Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat sekurang-               Board of Commissioners held a meeting at least once every
kurangnya setiap bulan sekali atau pada setiap waktu           month or at any time if deemed necessary by one or more
jika dianggap perlu oleh salah satu atau lebih anggota         members of the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris.

158                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Mekanisme pengambilan keputusan dalam rapat                       The mechanism of decision making in meetings of the
Dewan Komisaris berdasarkan atas musyawarah untuk                 Board of Commissioners is based on deliberation and
mufakat.                                                          consensus.


Apabila mufakat tidak dapat tercapai, pengambilan                 If consensus can not be achieved, decision-making is
keputusan didasarkan pada suara mayoritas anggota                 based on majority vote of members of the Board of
Dewan Komisaris yang hadir atau yang mewakili pada                Commissioners who were present or represented at the
rapat. Apabila jumlah suara berimbang, maka keputusan             meeting. If the number of votes is even, then the proposed
yang diajukan harus ditolak. Kuorum untuk seluruh                 decision must be rejected. The quorum for all meetings of
rapat Dewan Komisaris adalah lebih dari separuh jumlah            the Board of Commissioners is more than half the number
anggota Dewan Komisaris yang hadir atau diwakili kuasa            of commissioners who were present or represented by
yang diberikan kepada salah satu Komisaris yang hadir             proxy	 granted	 to	 one	 of	 the	 Commissioners	 present	 at	
pada rapat tersebut.                                              such meeting.



DIREKSI                                                           DIRECTORS
Direksi terdiri atas Direktur Utama dan 4 (empat) orang           Board of Directors consists of President Director and 4
Direktur. Direksi bertanggung jawab menetapkan arah               (four) Directors. Directors is responsible for setting the
strategis usaha bank, serta memantau dan memastikan               strategic direction of a Bank, and to monitor and ensure
bahwa arah strategis tersebut dijalankan demi tercapainya         that strategic direction is being implemented to achieve
sasaran dan tujuan usaha bank, mengelola aktiva dan               the goals and objectives of business Banking, managing
kewajiban bank, mengangkat dan memberhentikan                     assets and liabilities of Banks, to appoint and dismiss
pegawai, serta menetapkan susunan organisasi dan tata             employees, and establish the organizational structure
kerja bank dengan persetujuan Komisaris. Tata tertib dan          and working procedures of the Bank with the approval of
tata cara menjalankan fungsi dan tugas Direksi disetujui          Commissioner. Rules and procedures to run the functions
oleh Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan dan                  and duties of the Board of Directors are approved by the
perundangan yang berlaku. Penjabaran tugas, tanggung              Board of Commissioners in accordance to the rules and
jawab dan fungsi Direksi telah mengacu pada ketentuan             regulations. Translation of duties, responsibilities and
dan panduan Komite Nasional Kebijakan Governance                  functions of the Board of Directors have been referred to
dan berpedoman kepada Ketentuan Bank Indonesia serta              the provisions and guidelines of the National Committee
Surat Keputusan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah                on Governance and guided by the provisions of Bank
Jawa Barat No. 930/SK/DIR/2007 tanggal 28 September               Indonesia and PT Bank Decree of the West Java Regional
2007 tentang Pedoman Kerja Direksi.                               Development 930/SK/DIR/2007 No. 28 September 2007
                                                                  on the charter Board of Directors.


Lingkup dan Tanggung Jawab Direksi                                Scope and Responsibilities of Directors
Direktur Utama                                                    President Director
Tugas Direktur Utama adalah :                                     The President Director’s Duties are:
1. Mengkoordinir dan memberikan arahan dalam                      1. To coordinate and provide guidance in preparing the
   penyusunan visi, misi dan nilai-nilai serta Rencana                vision, mission and values of the company as well
   Korporsi dan Rencana Bisnis untuk dibicarakan dan                  as the Corporate Business Plan to be discussed and
   disetujui oleh Dewan Komisaris atau RUPS sesuai                    approved by the Board or the AGM in accordance with
   dengan ketentuan Anggaran Dasar Bank                               the provisions of the Articles of the Association.
2. Menyelaraskan dan mengakomodir inisiatif internal              2. To Align and accommodate the bank’s internal
   Bank yang dapat memberi nilai tambah serta                         initiatives to add value to members and improve the
   meningkatkan kinerja dan daya saing bank.                          performance and competitiveness of the bank.
3. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas antar                      3.	 Coordinate	the	execution	of	tasks	among	members	of	
   anggota Direksi melaksanakan pembinaan dan                         the Board of Directors also to carry out supervision and
   pengendalian terhadap seluruh kegiatan operasional                 control of all operational and management activities


                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           159
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



   dan pengelolaan Bank secara efektif dan efisien,                of the Bank effectively and efficiently, taking into
   dengan memperhatikan asas keseimbangan dan                      account the principle of balance and harmony and to
   keserasian serta memastikan kepatuhan terhadap                  ensure compliance with Bank Indonesia’s regulations
   Peraturan Bank Indonesia dan perundang-undangan                 and legislations in force.
   yang berlaku.                                               4. Coordinate and evaluate the application of the
4. Mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi               principles of Good Corporate Governance (GCG) and
   penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance             the Bank’s Ethical Standards consistently throughout
   (GCG) dan Standar Etika Bank secara konsisten dalam             the company.
   perusahaan.                                                 5. The President Director has the authority to appoint and
5. Direktur Utama berwenang mengangkat dan                         dismiss the head of the Internal Audit Unit with the
   memberhentikan kepala Unit Audit Internal atas                  approval of the Board of Commissioners and notify
   persetujuan Dewan komisaris dan memberitahukan                  each appointment, replacement, or dismissal of the
   setiap pengangkatan, penggantian, atau                          head of the internal Audit unit to Bank Indonesia and
   pemberhentian kepala unit Audit internal kepada                 Bapepam-LK.
   Bank Indoneia dan Bapepam-LK.


Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko                        Compliance and Risk Management Director
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko mempunyai              Compliance and Risk Management Director’s has primary
Tanggung jawab utama memastikan diterapkannya Good             responsibility for ensuring the implementation of Good
Corporate Governance dan dipatuhinya Peraturan Bank            Corporate Governance and compliance with Bank
Indonesia serta peraturan perundang-undangan lain yang         Indonesia’s Regulation and other legislation in force.
berlaku.


Tugas Pokok Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko            Compliance and Risk Management Director’s duty is to
adalah untuk menetapkan kebijakan di bidang Manajemen          establish policies on risk management and ensuring that
Risiko serta memastikan agar seluruh kegiatan bisnis dan       all business activities and operations of the Bank is in
operasional bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku,         accordance with applicable regulations, company goals
tujuan perusahaan dan pengembangan bisnis bank.                and the Bank’s business development. In addition it is to
Selain itu adalah menetapkan arah kebijakan dan sasaran        set policy direction and objectives of the arrangement
penataan Sumber Daya Manusia termasuk didalamnya               of the Human Resources policies including recruitment,
kebijakan recruitment, training dan pengembangan,              training and development, remuneration, career paths,
remunerasi, jalur karir, reward dan punishment.                reward and punishment.


Tugas Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko secara           Compliance and Risk Management Director’s duty in
umum adalah:                                                   general is:
a. Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko (Compliance           a. Compliance and Risk Management Director’s to
   & Risk Management Director) memantau secara                     directly supervise the implementation of the tasks
   langsung pelaksanaan tugas-tugas pada Divisi                    on the Compliance and Legal Division and the Risk
   Kepatuhan dan Hukum serta Divisi Manajemen Risiko,              Management Division, while the principal decision-
   sedangkan untuk pengambilan keputusan yang                      making is done with prior coordinations with the
   prinsipil, sebelumnya harus melakukan koordinasi                Director;
   dengan Direktur Utama;                                      b. Carry out direct coordination in terms of guidance,
b. Melaksanakan koordinasi langsung dalam hal                      supervision and control over the tasks of Compliance
   pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap                 and Legal Division, Division of Risk Management and
   tugas-tugas Divisi Kepatuhan dan Hukum, Divisi                  Human Resources Division;
   Manajemen Risiko dan Divisi Sumber Daya Manusia;            c. Define the steps necessary to ensure the Bank
c. Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk                meets all of Bank Indonesia’s Regulation, Laws and
   memastikan bank telah memenuhi seluruh Peraturan                Regulations and other applicable internal regulations



160                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
    Bank Indonesia, Peraturan Perundang-undangan dan                          in the framework of the principle of prudence and
    Peraturan Intern lainnya yang berlaku dalam rangka                        compliance;
    prinsip kehati-hatian dan kepatuhan;                                   d. Supervise the process of strategic planning on
d. Memantau proses perencanaan strategis pada Divisi                          Compliance and Legal Division, Division of Risk
    Kepatuhan dan Hukum, Divisi Manajemen Risiko serta                        Management and Human Resources Division which
    Divisi Sumber Daya Manusia yang meliputi:                                 includes:
    1. Memberikan arahan strategis, meliputi visi, misi                       1. Providing strategic direction, including vision,
         dan rencana jangka panjang.                                              mission and long-term plans.
    2. Menetapkan usulan Rencana Bisnis Bank.                                 2. Defining the proposed Business Plan.
    3. Memonitor dan mengevaluasi pencapaian target                           3. Monitoring and evaluating the achievement of
         dan realisasi Rencana Bisnis Bank.                                       targets and actual Business Plan.
    4. Melakukan kaji ulang Rencana Bisnis Bank secara                        4. Reviewing the Business Plan periodically.
         periodik.                                                         e. Monitor and maintain the Bank’s business activities as
e. Memantau dan menjaga agar kegiatan usaha bank                              not to deviate from the provisions in force;
    tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku;                          f. Monitor and ensure compliance with all agreements
f. Memantau dan menjaga kepatuhan bank terhadap                               and commitments made by Bank to Bank Indonesia
    seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh                          and other institutions;
    bank kepada Bank Indonesia dan Lembaga lainnya;                        g. Provide proposals as it deems appropriate in
g. Memberikan usulan-usulan yang dipandang perlu                              accordance with the position and inform/discuss each
    sesuai dengan jabatan dan menginformasikan/                               case to superiors for briefing and reworking;
    mendiskusikan setiap kasus kepada atasan guna                          h. Give consent to proposed development and human
    pengarahan dan perbaikan kerja;                                           resources management system, including recruitment,
h. M e m b e r i k a n p e r s e t u j u a n t e r h a d a p u s u l a n      training and development, remuneration and reward
    pengembangan sistem dan manajemen SDM,                                    & punishment;
    termasuk recruitment, training dan pengembangan,
    remunerasi serta reward & punishment;




                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                         161
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



i.   Mengkaji dan mengevaluasi usulan rotasi, mutasi             i.   Review and evaluate the proposed rotation, transfer
     dan promosi pegawai di tingkat pimpinan dan                      and promotion of staff at senior levels and decide the
     memutuskan sesuai kewenangan yang dimiliki;                      appropriate authority possessing said criteria;
j.   Melakukan koordinasi kepada para pejabat di Divisi          j.   Coordinate to officials in the Divisions and Branches of
     dan Cabang-cabang mengenai arah perkembangan                     the direction of the development of risk management
     praktik manajemen risiko dan kepatuhan;                          and compliance practices;
k. Melakukan koordinasi terpadu agar bank selalu                 k. Coordinate integration for the Bank to always
     mematuhi Peraturan Pemerintah dalam bidang                       comply with government regulation in areas of Risk
     Manajemen Risiko dan Kepatuhan;                                  Management and Compliance;
l.   Mengkoordinasikan pengkajian hukum, peraturan               l.   Coordinate the assessment laws, rules and regulations
     dan ketentuan operasional perbankan yang berlaku                 applicable in Banking operations and analyze its
     serta menganalisis dampaknya bagi praktik perbankan              impact on Banking practices of the Bank;
     bank;                                                       m. Provide all information relating to bank bjb Members
m. Memberikan semua keterangan yang berkenaan                         of the Board of Commissioners as required;
     dengan bank bjb sebagaimana diperlukan Anggota              n. Carry out other tasks assigned by the President Director
     Dewan Komisaris;                                                 in accordance with the needs of the company;
n. Melaksanakan pekerjaan-pekerjaan lain yang
     ditugaskan oleh Direktur Utama sesuai dengan
     kebutuhan perusahaan;


Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Kepatuhan dan                  Duties and Responsibilities of the Compliance and Risk
Manajemen Risiko dalam kaitannya dengan Manajemen                Management Director’s in relation to Risk Management
Risiko adalah membantu Direktur Utama dalam:                     are to assist the President Director in:
a. Menyusun kebijakan dan strategi manajemen risiko              a. Developing risk management policies and strategies
     secara tertulis dan komprehensif termasuk penetapan              in written and comprehensive forms, including the
     dan persetujuan limit risiko secara keseluruhan, per             establishment and approval of the overall risk limits,
     jenis risiko dan per aktivitas fungsional (kegiatan              per type of risk and functional activities (business
     usaha) bank. Penyusunan kebijakan dan strategi                   activities) of the Bank. Preparation of risk management
     manajemen risiko dilakukan sekurang-kurangnya satu               policies and strategies carried out at least once a year
     kali dalam satu tahun atau dalam frekuensi yang lebih            or in a higher frequency in the event of any change
     tinggi dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor                in the factors affecting the Bank’s business activities
     yang mempengaruhi kegiatan usaha bank secara                     significantly;
     signifikan;                                                 b. Responsible for the implementation of risk management
b. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan                       policies	 and	 exposure	 risks	 taken	 by	 the	 Bank	 as	 a	
     manajemen risiko dan exposure risiko yang diambil                whole, including evaluating and providing direction
     oleh bank secara keseluruhan, termasuk mengevaluasi              of risk management strategies based on reports
     dan memberikan arahan strategi manajemen risiko                  submitted by the Risk Management Unit and the
     berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Satuan                 delivery of an accountability report to the Board on a
     Kerja Manajemen Risiko dan penyampaian laporan                   quarterly basis;
     pertanggungjawaban kepada Dewan Komisaris secara            c.	 Evaluate	and	decide	on	transactions	that	exceeds	the	
     triwulanan;                                                      authority of the Bank officials one level below the
c. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi yang                         Board of Directors or transactions requiring approval
     melampaui kewenangan pejabat bank satu tingkat                   in accordance with policies and internal procedures
     di bawah Direksi atau transaksi yang memerlukan                  and regulations;
     persetujuan sesuai dengan kebijakan dan prosedur
     intern yang berlaku;




162                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
d. Mengembangkan Budaya Manajemen Risiko pada                              d. Developing a Culture of Risk Management at all levels
    seluruh jenjang organisasi, antara lain meliputi                           of the organization, among others, including adequate
    komunikasi yang memadai kepada seluruh jenjang                             communication to all levels of the organization about
    organisasi tentang pentingnya pengendalian intern                          the importance of effective internal controls;
    yang efektif;                                                          e. Ensuring competency improvement of human
e. Memastikan peningkatan kompetensi sumber daya                               resources associated with the application of risk
    manusia yang terkait dengan penerapan manajemen                            management, among others, by way of education and
    risiko, antara lain dengan cara program pendidikan                         training programs that are sustainable and primarily
    dan latihan yang berkesinambungan terutama yang                            associated with the system and risk management
    berkaitan dengan sistem dan proses manajemen                               processes;
    risiko;                                                                f. Ensuring that risk management function has been
f. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah                              applied independently, as reflected, among others,
    diterapkan secara independen yang dicerminkan                              in the separation of functions between the Risk
    antara lain adanya pemisahan fungsi antara Satuan                          Management Unit to identify, measure, monitor and
    Kerja Manajemen Risiko yang melakukan identifikasi,                        control risk to work units conducting and completing
    pengukuran, pemantauan dan pengendalian                                    the transaction;
    risiko dengan satuan kerja yang melakukan dan                          g. Ensuring improvement of human resources competency
    menyelesaikan transaksi;                                                   associated with the application of risk management,
g. Memastikan peningkatan kompetensi sumber daya                               among others, by way of education and training
    manusia yang terkait dengan penerapan manajemen                            programs that are sustainable and primarily associated
    risiko, antara lain dengan cara program pendidikan                         with the system and risk management processes.
    dan latihan yang berkesinambungan terutama yang                        h. Conducting periodic reviews with the frequency
    berkaitan dengan sistem dan proses manajemen                               adjusted to the needs of the Bank, to ensure:
    risiko.                                                                    1. Accuracy of risk assessment methodology.
h. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan                               2. The scope of the implementation of information
    frekuensi yang disesuaikan dengan kebutuhan bank,                              systems and accuracy of policies, procedures and
    untuk memastikan:                                                              risk limits.
    1. Keakuratan metodologi penilaian risiko.
    2. Cakupan implementasi sistem informasi dan
        ketepatan kebijakan, prosedur dan penetapan
        limit risiko.


Direktur yang membidangi usaha                                             Director in charge of Businesses
(Konsumer dan Komersial)                                                   (Consumer and Commercial)
Direktur yang membidangi usaha mempunyai tugas dan                         Director in charge of Businesses have the duty and
wewenang antara lain sebagai berikut:                                      authority are as follows:
a. M e n g k o o r d i n a s i k a n ,     mengendalikan,                  a. To coordinate, control, develop, build, manage and
    mengembangkan, membina, mengelola serta                                    evaluate the performance of duties of the lower fields
    mengevaluasi pelaksanaan tugas dari bidang-                                for effectiveness and efficiency by emphasizing the
    bidang di bawahnya agar efektif dan efisien dengan                         principle of balance.
    mengutamakan asas keseimbangan.                                        b. To develop program efficiency, effectiveness and
b. Mengembangkan program efisiensi, efektivitas dan                            quality management of Bank products and ensuring
    manajemen mutu dari produk-produk bank, serta                              consistent implementation within their respective work
    memastikan dilaksanakannya secara konsisten di                             units.
    lingkungan unit kerja masing-masing.                                   c. To monitor the quality of the work and performance
c. Memantau serta mengawasi Batas Maksimal                                     of all the lower fields so the established Business Plan
    Pemberian Kredit atas intermediasi Bank.                                   can be achieved.




                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           163
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



d. Memantau serta mengendalikan penerapan                    d. To monitor and control the application of risk
   manajemen risiko dan penerapan prinsip-prinsip GCG            management and implementation of GCG principles
   pada bidang-bidang di bawahnya.                               in the lower fields.
e. Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Kerja masing-         e. To evaluate and approve Work Plan for each lower
   masing bidang di bawahnya.                                    fields.
f. Memastikan berjalannya prinsip kehati-hatian dan          f. To ensure passage of the principle of prudence and
   kepatuhan terhadap Peraturan Bank Indonesia,                  adherence to Bank Indonesia Regulation, Legislation
   Peraturan Perundang-undangan dan Peraturan                    and Internal Regulation of other applicable Bank.
   Internal bank lainnya yang berlaku.                       g. To ensure information relating to the lower fields are
g. Memastikan informasi yang terkait dengan bidang-              always available to the Board of Commissioners and
   bidang di bawahnya selalu tersedia untuk Dewan                the Bank Indonesia.
   Komisaris dan Bank Indonesia.


Direktur Operasi                                             Operations Director
Direktur Operasi mempunyai tugas dan wewenang antara         Operations Director has the duty and authority as
lain sebagai berikut:                                        follows:
a. Mengkordinasikan, mengendalikan, mengembangkan,           a. To coordinate, control, develop, build, manage and
   membina, mengelola serta mengevaluasi pelaksanaan             evaluate the operational tasks of the lower fields.
   tugas operasional dari bidang-bidang di bawahnya.         b. To monitor and control the application of risk
b. Memantau serta mengendalikan penerapan                        management and application of GCG principles of
   manajemen risiko dan penerapan prinsip-prinsip GCG            the lower fields.
   pada bidang-bidang di bawahnya.                           c. To develop program efficiency, effectiveness and
c. Mengembangkan program efisiensi, efektivitas dan              quality management and to ensure consistent
   manajemen mutu dan memastikan dilaksanakannya                 implementation within their respective work units.
   secara konsisten di lingkungan unit kerja masing-         d. To monitor the quality of the work and performance
   masing.                                                       of all the lower fields so the established Business Plan
d. Memonitor kualitas hasil kerja dan kinerja seluruh            can be achieved.
   bidang-bidang di bawahnya agar Rencana Bisnis yang        e. To evaluate and approve the Work Plan of each field
   telah ditetapkan dapat tercapai.                              below.
e. Mengevaluasi dan menyetujui Rencana Kerja dari            f. To ensure passage of the principle of prudence and
   masing-masing bidang di bawahnya.                             adherence to Bank Indonesia’s Regulation, Legislation
f. Memastikan berjalannya prinsip kehati-hatian dan              and Internal Regulations of other applicable Bank.
   kepatuhan terhadap Peraturan Bank Indonesia,              g. To ensure information relating to lower fields are
   Peraturan Perundang-undangan dan Peraturan                    always available to the Board of Commissioners and
   Internal bank lainnya yang berlaku.                           the Bank Indonesia.
g. Memastikan informasi yang terkait dengan bidang-
   bidang di bawahnya selalu tersedia untuk Dewan
   Komisaris dan Bank Indonesia.


Per tanggal 31 Desember 2010, struktur Direksi bank          As of 31 December 2010, the structure of Board of
bjb yaitu:                                                   Directors bank bjb namely:




164                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
 Agus Ruswendi                                                Direktur Utama
                                                              President Director
 Herry Achmad Buchory                                         Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
                                                              Compliance & Risk Management Director
 Tatang Sumarna                                               Direktur Konsumer
                                                              Consumer Banking Director
 Entis Kushendar                                              Direktur Komersial
                                                              Commercial Banking Director
 Dadang Agus Suryanto                                         Direktur Operasi
                                                              Operations Director




Gaji dan Tunjangan Direksi                                       Salary and Allowances of Directors
Setiap Direktur berhak atas gaji bulanan dan tunjangan           Each director is entitled to a monthly salary and other
lain (termasuk tunjangan pensiun). Di samping itu                allowances (including pensions). In addition, the
Direktur juga mendapatkan bagian tantiem atas kinerja            Director also acquire bonuses for the performance and
dan pencapaian perusahaan yang besarannya ditentukan             achievement of the company at such rates determined by
oleh pemegang saham dalam RUPS. Bonus dan insentif               the shareholders at the AGM. Bonuses and incentives are
dianggarkan setiap tahun berdasarkan rekomendasi                 budgeted each year based on recommendations of the
Komite Remurasi dan Nominasi dengan persetujuan dari             Remuneration Committee and Nomination Committee
Dewan Komisaris sebelum diusulkan kepada pemegang                with the approval of the Board of Commissioners before
saham dalam forum RUPS Tahunan.                                  it is proposed to shareholders at the AGM forum.


•	 Gaji                                                          •		 Salary
   Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung                        Nomination and Remuneration Committee is
   jawab membuat formula gaji Direksi yang selanjutnya               responsible for salary formulas of the Directors
   akan dibahas dalam rapat gabungan Direksi dan                     which would then be discussed in joint meetings of
   Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.                    Directors and Board of Commissioners for approval.
   Formula yang telah ditelaah oleh Komite Nominasi                  Formulas that has been reviewed by the Nomination
   dan Remunerasi dan disetujui oleh rapat gabungan                  and Remuneration Committee and approved by the
   Direksi dan Dewan Komisaris tersebut kemudian                     joint meeting of the Boards are then submitted to the
   diajukan kepada RUPS Tahunan untuk mendapatkan                    Annual General Meeting for approval.
   persetujuan.


•	 Prosedur	Penentuan	Gaji	dan	Pengukuran	Kinerja	               •		 Salary	Determination	Procedures	and	Performance	
   Direksi                                                           Measurement of Directors
   Berdasarkan akta Nomor 8 tanggal 27 Agustus 2007                  Based on Deed number 8 dated August 27, 2007
   tentang Pernyataan Keputusan Rapat Mengenai                       regarding this Statement of Meeting Resolution
   Remunerasi Pengurus PT Bank Jabar dan keputusan                   Concerning the Remuneration Committee of PT Bank
   RUPS Tahunan yang dilaksanakan setiap tahun, Dewan                Jabar, and the decision of the Annual General Meeting
   Komisaris ditugaskan untuk menentukan besarnya                    held each year, the BOC assigned to determine the
   tunjangan dan fasilitas bagi Direksi dengan mengacu               benefits and facilities for the Board of Directors with
   pada hasil telaah konsultan independen. Setelah hasil             reference to the results of its review of independent
   telaah independen tersebut dibahas dan disetujui                  consultants. After the independent review was
   oleh Direksi dan Dewan Komisaris, Dewan Komisaris                 discussed and approved by the Board of Directors and
   menyusun formula penentuan Gaji, Tunjangan dan                    Board of Commissioners, Board of Commissioners set




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          165
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



    Fasilitas Direksi. Besarnya gaji, tunjangan dan fasilitas           formulas to determine the salaries, allowances and
    Direksi yang ditentukan oleh Dewan Komisaris                        Facility Directors. The amount of salaries, allowances
    tersebut kemudian dilaporkan kepada pemegang                        and facilities prescribed by the Board of Directors of
    saham dalam RUPS Tahunan pada tanggal Penentuan                     Commissioners will then be reported to shareholders
    tunjangan dan fasilitas bagi Direksi berlaku di tahun               at the Annual General Meeting on the date of
    fiskal yang bersangkutan dan akan diajukan kembali                  benefits determination and facilities for the Board of
    untuk tahun fiskal berikutnya.                                      Directors accepted in the relevant fiscal year and will
                                                                        be	resubmitted	for	the	next	fiscal	year.	


Sedangkan untuk pengukuran kinerja Direksi dan                      As for measuring the performance of Directors and
manajemen lainnya mengacu pada evaluasi kinerja                     other management, this refers to a set of performance
yang diatur berdasarkan Rapat antara Dewan Komisaris                evaluation based on the meeting between the Board of
dengan Direksi minimal 1 kali dalam sebulan. Adapun                 Commissioners with the Board of Directors at least once a
agenda utama Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi                   month. The main agenda of the Board of Commissioners
adalah Pemaparan atas capaian kinerja perusahaan yang               Meeting	with	Board	of	Directors	is	the	exposure	of	the	
terdapat pada Revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) bank bjb             achievements of the company’s performance contained
Tahun 2010-2012 yang diputuskan melalui Keputusan                   in the Revised Business Plan Bank (RBB) bank bjb Year
Dewan Komisaris No. 01/SK/DK/2010 dan agenda lainnya                2010-2012 to be decided by the Board of Commissioners
yang berkenaan dengan perusahaan. Hasil rapat tersebut              Decision No. 01/SK/DK/2010 and other agenda relating
dituangkan dalam bentuk notulen rapat yang di tanda                 to the company. The results are set forth in the form
tangani seluruh Komisaris dan Direksi. Apabila terdapat             of annotations of the meeting which is signed by all
tanggapan dewan komisaris yang berkaitan dengan                     Commissioners and Directors. If there is response to the
pemaparan kinerja perusahaan, Dewan Komisaris dapat                 commissioners relating the presentation of the company’s
meminta penjelasan kepada Direksi pada forum rapat                  performance,	the	board	may	request	an	explanation	to	the	
Dewan Komisaris tersebut, ataupun disampaikan secara                Board of Directors on said forum meeting of the Board of
tertulis.                                                           Commissioners, or submitted it in writing.


Rapat Direksi                                                       Board of Directors Meeting
Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama namun                    Meetings of the Board of Directors are chaired by the
kedudukannya dapat dipergantikan oleh Direktur lainnya              Director, but his position can be replaced by the Deputy
apabila Direktur Utama berhalangan hadir karena alasan              Director if the Director is unable to attend it for any reason.
apapun. Selama tahun 2010 rapat Direksi dilaksanakan                If	the	Vice	President	is	also	unable	to	attend,	for	whatever	
sebanyak 28 kali.                                                   reason, then the Board of Directors meeting will be chaired
                                                                    by a member of the Board of Directors appointed by the
                                                                    Board of Directors meeting. Board of Directors Meetings


   28
                                      Jumlah Rapat Direksi
                                                                    are held as many as 28 times.
                                        Number Of Meeting
                                          Board of Directors




Pengambilan keputusan rapat Direksi berdasarkan atas                Decision-making in meetings of Directors is based upon
musyawarah untuk mufakat. Apabila mufakat tidak                     deliberation and consensus. If consensus is not achieved,
tercapai, maka pengambilan keputusan akan dilaksanakan              then the decision will be based upon a majority vote of the
berdasarkan atas pengambilan suara mayoritas dari                   members of the Board of Directors in attendance. Quorum
anggota Direksi yang hadir. Kuorum rapat Direksi adalah             of Board of Directors meeting is one where more than
apabila lebih dari setengah dari anggota Direksi hadir atau         half of the members of the Board of Directors present or
diwakili dengan sah secara hukum dalam rapat tersebut.              is legally represented in the meeting. Every Director who
Setiap anggota Direksi yang hadir memiliki satu suara (dan          is presevnt has one vote (and one vote for every other
satu suara untuk setiap Direktur lainnya yang diwakili).            director who is represented).



166                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Kehadiran Rapat Direksi
Meeting of Attendance Board of Directors
 Direksi                                                               Jabatan                                      Jumlah Rapat
 BOD                                                                   Position                                 Number of Meeting
 Agus Ruswendi                             Direktur Utama                                  President Director             22

 Herry Achmad Buchory                      Direktur Kepatuhan dan                        Compliance & Risk                14
                                           Manajemen Risiko                            Management Director
 Tatang Sumarna                            Direktur Konsumer                      Consumer Banking Director               28

 Entis Kushendar                           Direktur Komersial                Commercial Banking Director                  25

 Dadang Agus Suryanto                      Direktur Operasi                              Operations Director              25



 Program Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
 Competence Enhancement Training Program for the Board of Commissioners and Directors

                 Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris / Increased Competence of the Board of Commissioners

           Dewan Komisaris                    Program                        Lokasi                             Tanggal
                BOC                         Programme                       Location                             Date
 Lex Laksamana Zainal Lan               Seminar Measuring
                                                                      Mandarin Orchard -                  4-5 Agustus 2010
                                        And Managing
                                                                         Singapore                        August 4-5, 2010
                                        Liquidity Risk
 Muhadi
                                                  -                               -                                -

 Achmad Baraba
                                                  -                               -                                -

 Muryanto                               Seminar Measuring
                                                                     Mandarin Orchard -                   4-5 Agustus 2010
                                        And Managing
                                                                        Singapore                         August 4-5, 2010
                                        Liquidity Risk
 Klemi Subiyantoro                                -
                                                                                  -                                -


Program Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Direksi
Competence Enhancement Training Programme for Directors
                                                 Peningkatan Kompetensi Direksi
                                               Increased Competence of Directors
              Direksi                             Program                                Lokasi                        Tanggal
               BOD                              Programme                               Location                         Date
 Agus Ruswendi                    “Program Pemeliharaan Sertifikasi                       Bali                     28-29 Juli 2010
 Direktur Utama                   Manajemen Risiko Making Solid                                                   July 28-29, 2010
 President Director               Management Decisions Regarding
                                  Credit and Operational Risk In Retail
                                  Banking”
                                  “Certification Maintenance Program
                                  Solid Management Risk Management
                                  Making Decisions Regarding Credit and
                                  Operational Risk In Retail Banking”


 Herry Achmad Buchory             One	Day	Executive	Class:	Psychological	             Four Season                       27 Mei 2010
 Direktur Kepatuhan dan           Capital Secret To Boost Productivity nd             Hotel Jakarta                    May 27, 2010
 Manajemen Risiko                 Win The Competition
 Compliance and Risk              One	Day	Executive	Class:	Psychological	
 Management Director              Capital To Boost Productivity Secret nd
                                  Win The Competition



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                  167
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




Program Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Direksi
Competence Enhancement Training Programme for Directors
                                              Peningkatan Kompetensi Direksi
                                            Increased Competence of Directors
            Direksi                           Program                              Lokasi                   Tanggal
             BOD                            Programme                             Location                    Date
 Entis Kushendar               Expand	Program	for	BOD/BOC                    Hotel Borobudur           24-25 Februari 2010
 Direktur Komersial                                                                                   FebruarY 24-25, 2010
 Commercial Banking Director
                               The 2010 Asia Pacific Conference and         Jakarta Convention           28-30 April 2010
                               Exhibition	(APCONEX)	On	Financial	                 Center                 April 28-30, 2010
                               Service Enhancements


                               Seminar Measuring and Managing               Mandarin Orchard -           4-5 Agustus 2010
                               Liquidity Risk (program Pemeliharaan            Singapore                 August 4-5, 2010
                               BSMR)


 Tatang Sumarna                “The 5th Jakarta Risk Management            Hotel Nikko - Jakarta       3-4 November 2010
 Direktur Konsumer             Convention”                                                             November 3-4, 2010
 Consumer Banking Director     The 5th Jakarta Risk Management
                               Convention
 Dadang Agus Suryanto          “The 33rd ADFIAP Annual Meeting”              Wastin Bayshore               10-12 Mei 2010
 Direktur Operasi              “The 33rd Annual Meeting ADFIAP”               Hotel Canada                May 10-12, 2010
 Operation Director
                               Program Pemeliharaan Sertifikasi            Melia	Bali	Villas	&	SPA	        28-29 Juli 2010
                               Manajemen Risiko “Making Solid                   Resort Bali               July 28-29, 2010
                               Management Decisions Regarding
                               Credit And Operational Risk In Retail
                               Banking”
                               Risk Management Certification
                               Maintenance Program “Making
                               Solid Decisions Regarding Credit
                               Management And Operational Risk In
                               Retail Banking”


                               Seminar Manajemen Risiko                         LPPI Jakarta             18 Oktober 2010
                               Penggunaan Teknologi Informasi Oleh                                       October 18, 2010
                               Bank Umum
                               Risk Management Seminar on
                               Information Technology Usage by
                               Commercial Banks


                               Sosialisasi BYE Laws & Regulation         Grand Hyatt Hotel, Nusa      9-10 Desember 2010
                               Socialization BYE Laws & Regulations             Dua Bali              December 9-10, 2010




168                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Remunerasi dan Prosedur Penetapan Remunerasi                      Remuneration and Remuneration Determination
Dewan Komisaris dan Direksi                                       Procedure of the Board of Commissioners and
                                                                  Board of Directors
Pemberian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris                 Remuneration for members of the Board of Commissioners
dan Direksi dihitung berdasarkan formula yang ditetapkan          and Directors is calculated based on a formula set by the
oleh RUPS. Setiap anggota Komisaris dan Direksi                   AGM. Each member of the Commissioners and Directors
berhak menerima sejumlah kompensasi yang diberikan                is entitled to receive some compensation on a monthly
secara bulanan. Dewan Komisaris dan Direksi berhak                basis. Boards of Commissioners and Board of Directors
mendapatkan tantiem berdasarkan kinerja dan pencapaian            are entitled to bonuses based on performance and
perusahaan dengan besaran yang ditentukan dalam RUPS.             achievement of the company with the amount specified in
Dewan Komisaris dan Direksi juga berhak mendapatkan               the GMS. Board of Commissioners and Board of Directors
tunjangan pada saat mereka telah tidak lagi menjabat              are also entitled to allowances when they no longer served
sebagai Dewan Komisaris ataupun Direksi.                          as the Board of Commissioners or Board of Directors.



Prosedur standar penetapan remunerasi Dewan Komisaris             Procedures of remuneration standards for the Board of
dan Direksi yang telah ditetapkan dan yang berlaku sampai         Commissioner and Board 0f Directors that have been
saat ini adalah yang telah di tetapkan oleh RUPS. Namun           established and accepted so far is the one that has been set
pedoman penetapan remunerasi Dewan Komisaris adalah               by the AGM. However, the Board remuneration guidelines
sebagai berikut:                                                  are as follows:


Prosedur standar penetapan remunerasi Dewan Komisaris             The standard procedure in determining the remuneration
dan Direksi ditetapkan sebagai berikut:                           of the Board of Commissioners and Board of Directors
a. Dewan Komisaris meminta Komite Nominasi dan                    set as follows:
   Remunerasi untuk menyusun rancangan usulan                     a. Board of Commissioners request the Nomination and
   remunerasi.                                                        Remuneration Committee to propose remuneration
b. Komite Nominasi dan Remunerasi meminta                             proposals.
   pihak independen untuk menyusun rancangan                      b. Nomination and Remuneration Committee requests
   remunerasi.                                                        an independent party to prepare remuneration.
c. Komite Nominasi dan Remunerasi mengusulkan                     c. Nomination and Remuneration Committee proposes
   kepada Dewan Komisaris mengenai remunerasi.                        to the Board of Commissioners for remuneration.
d. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi bagi                    d. Board of Commissioners propose remuneration for
   anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada RUPS                    members of the Board of Commissioners and Boar
e. RUPS menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan                      Of Directors to the General Meeting.
   Komisaris dan Direksi.                                         e. AGM sets the remuneration for members of the Board
                                                                      of Commissioners and Board of Directors.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           169
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




Tabel Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi di Tahun 2010
Remuneration Board of Commissioner and Board of Director in 2010
                                                     Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
                                                     Amount Received within 1 year
 Jenis Remunerasi dan
                                          Dewan Komisaris                             Direksi                      Type of Remuneration and
 Fasilitas lain
                                       Board of Commissioners                    Board of Directors                           Other Facilities
                                     Orang        Jutaan Rupiah          Orang            Jutaan Rupiah
                                     Person         Million Rp           Person             Million Rp
 Remunerasi                                                                                                                    Remuneration
 Imbalan Kerja/Gaji                                         2.377                                    7.066                              Salary
 THR                                                          434                                    1.143                                THR
 IPK                                                          651                                    1.714                                IPK
 Tantiem (Dihitung dari laba                                                                                        Tantiem (Calculated from
                                                          14.182                                 42.546
 yang diperoleh)                                                                                                           the profits derived
 Fasilitas Lain Dalam Bentuk                                               5
                                       5                                                                             Other Tangible Facilities
 Natura
 a. Perumahan (tidak
                                                                 -                                    855           House (Can not Be Held)
    dimiliki)
 b. Transportasi (tidak                                       184                                     366         Transportation (Can not Be
    dimiliki)                                                                                                                          Held)
 c.    Lainnya                                                 70                                     175                              Others
 Total                                                    17.899                                 53.865                           Total




 Jumlah Remunerasi per orang                  Jumlah Komisaris                                          Total Remuneration per person in 1
                                                                           Jumlah Direksi
 dalam 1 tahun (Remunerasi Tetap                 Number of                                                    year	(Remuneration	Fixed	and	
                                                                         Number of Directors
 dan Tidak Tetap)                              Commissioners                                                              non-permanent)

 Di atas Rp 2 miliar                                                                                                       Above Rp 2 billion
                                                     5                              5


 Di atas Rp 1 miliar – Rp 2 miliar                                                                           Above Rp 1 billion – Rp 2 billion
                                                     -                              -


 Di atas Rp 500 juta – Rp 1 miliar                                                                     Above Rp 500 million – Rp 1 billion
                                                     -                              -


 Rp 500 juta ke bawah                                                                                               Less than Rp 500 million
                                                     -                              -



                                                                                  Rasio
                                                                                  Ratio
No.                         Keterangan                                                                                 Description
                                                                     Tertinggi            Terendah
                                                                      Highest              Lowest
 1      Rasio Gaji Pegawai yang Tertinggi dan Terendah                                                         Employee Salary Ratio Highest
                                                                          8,67                1,00
                                                                                                                                and Lowest
 2      Rasio Gaji Direksi yang Tertinggi dan Terendah                                                            Salary Ratio of Highest and
                                                                          1,33                1,00
                                                                                                                             Lowest Directors
 3      Rasio Gaji Komisaris yang Tertinggi dan Terendah                                                          Salary Ratio of Highest and
                                                                          1,33                1,00
                                                                                                                       Lowest Commissioner
 4      Rasio Gaji Direksi Tertinggi dan Pegawai Tertinggi                                                Ratio Highest Salary Directors and
                                                                          3,57                1,00
                                                                                                                 Employees of the Supreme




170                                                      Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
KOMITE-KOMITE                                                     COMMITTEES
Komite di bawah Dewan Komisaris                                   Committees under the Board of Commissioners


Komite Audit                                                       Audit Committee
Sehubungan dengan pemenuhan ketentuan Surat                       In compliance with the provisions of Circular Letter No.
Edaran Bapepam No. SE-03/PM/2000 tanggal 5 Mei                    Bapepam. SE-03/PM/2000 dated May 5, 2000 and in
2000 juncto Peraturan Bapepam No. IX.1.5. Lampiran                conjunction with Regulation No. IX.1.5. Attachment of
Keputusan Ketua Bapepam No.Kep-29/PM/2004                         Bapepam No.Kep-29/PM/2004 September 24, 2004 on
tanggal 24 September 2004 tentang Pembentukan                     the Establishment and Implementation of Guidelines for
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit dan                    Auditors’ Committee in conjunction with Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia No.8/4/PBI/2006 tanggal 30               Regulation No.8/4/PBI/2006 dated January 30, 2006
Januari 2006 terakhir diubah dengan Peraturan Bank                and change with Bank Indonesia Regulation No.8/14/
Indonesia No.8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006                 PBI/2006 dated October 5, 2006 on the Implementation
tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance                     of Good Corporate Governance for Banks, bank bjb has
Bagi Bank Umum, bank bjb telah memiliki Komite                    an Audit Committee based on the Decree of the Board of
Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris                 Commissioners of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa dan Banten No.04/                 dan Banten No.04/SK/DK/2009 about the composition of
SK/DK/2009 tentang Susunan Komite-Komite Dewan                    the Committees of the Board of Commissioners dated May
Komisaris tanggal 5 Mei 2009 dan Surat Keputusan Direksi          5 2009 and the Decree of Bank Jabar Banten No.0258/
Bank Jabar Banten No.0258/SK/DIR-SDM/2010 tanggal                 SK/DIR-SDM/2010 January 21, 2010.
21 Januari 2010.


Komite Audit beranggotakan 2 (dua) orang Komisaris                The Audit Committee consists of 2 (two) Independent
Independen dan 3 (tiga) orang pihak independen yang               Commissioners and 3 (three) independent parties who
mempunyai keahlian di bidang akuntansi, keuangan,                 have	expertise	in	accounting,	finance,	banking	and	or	law,	
perbankan dan atau hukum. Pada 31 Desember 2010,                  On December 31, 2010, the Audit Committee consists of
Komite audit terdiri dari 5 anggota yaitu:                        five members namely:



 Ketua                                               Klemi Subiyantoro                                            Chairman

 Anggota                                              Achmad Baraba                                                  Member

 Anggota                                               Ramson Sinaga                                                 Member

 Anggota                                                Memed Sueb                                                   Member

 Anggota                                               Aria Farah Mita                                               Member


Secara garis besar, Komite Audit bertugas melakukan               Broadly speaking, the Audit Committee is tasked with the
pemantauan dan evaluasi terhadap perencanaan                      monitoring	and	evaluation	of	the	planning	and	execution	
dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak                of audits and oversight of the audit follow-up results in
lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan                 order to assess the adequacy of internal control, including
pengendalian intern termasuk kecukupan proses                     the adequacy of the financial reporting process.
pelaporan keuangan.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          171
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




Riwayat Singkat Anggota Komite Audit                          A Brief History of the Audit Committee
                                                              Members:
Memed Sueb
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 48 tahun.            Memed Sueb
Menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Akuntansi          Indonesian citizen. Currently 48 years old.
dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1993, Program          Holds a degree in Accounting from the University of Gajah
Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran dibidang Kajian         Mada in 1993, Padjadjaran University Graduate Program
Utama Ilmu Akuntansi pada tahun 1992, Program Pasca           of Study in the field of Science in Accounting in 1992,
Sarjana Universitas Padjadjaran pada tahun 2001.              Padjadjaran University Graduate Program in 2001.


Menjabat sebagai anggota Komite Audit bank bjb sejak          Served as a member of the Audit Committee of bank bjb
tahun 2007. Jabatan lain yang pernah atau sedang              since 2007. Other positions that has been or are being
dipegang antara lain yaitu:                                   held, among others, are:
•	 Pembantu	Ketua	I	Bidang	Akademik	Fakultas	Ekonomi	         •	 First	 Assistant	 Chief	 Academic	 Affairs	 Faculty	 of	
   program Ekstensi Universitas Padjadjaran (2003-                Economics,	Padjadjaran	University	Extension	program	
   sekarang)                                                      (2003-present)
•	 Direktur	 Konsultan	 PT	 Mediyan	 Consulindo	 Abadi	       •	 Consultant	Director	of	PT	Mediyan	Consulindo	Agung	
   Agung (2007-sekarang)                                          Abadi (2007-present)
•	 Audit	 Manajer	 pada	 KAP	 Djumarna	 Wahyudin	 dan	        •	 Audit	 Manager	 at	 KAP	 Djumarna	 Wahyudin	 and	
   Rekan (2001-sekarang)                                          Partners (2001-present)


Ramson Sinaga                                                 Ramson Sinaga
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 51 tahun.            Indonesian citizen. Currently 51 years old.
Menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Ekonomi/           Holds a degree in Economics/Accounting from the
Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Bandung pada           University of Padjadjaran in Bandung in 1986 and Master
tahun 1986 dan Magister Management pada Sekolah               in Management at the School of Economics IPWI 1998.
Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI tahun 1998.


Menjabat sebagai Anggota Komite Audit bank bjb sejak          Appointed as Member of Audit Committee of bank bjb
tahun 2007. Jabatan lain yang pernah atau sedang              since 2007. Other positions that has been or are being
dipegang antara lain yaitu:                                   held, among others, are:
•	 Konsultan	CIBA	(2004-	sekarang)                            •	 CIBA	Consultant	(2004	-	present)
•	 Direktur	Keuangan	PT	Reka	Jaya	pada	tahun	2000             •	 Finance	Director	of	PT	Reka	Jaya	in	2000	


Aria Farah Mita                                               Aria Farah Mita
Warga Negara Indonesia. Saat ini berusia 32 tahun.            Indonesian citizen. Currently 32 years old.
Menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Ekonomi/           Holds a degree in Economics/Accounting from the University
Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1999          of Indonesia in 1999 and Masters in Management from
dan Magister Management dari Universitas Indonesia            the University of Indonesia in 2009.
tahun 2009.


Menjabat sebagai Anggota Komite Audit bank bjb sejak          Appointed as Member of the Audit Committee of bank
tahun 2010. Jabatan lain yang pernah atau sedang              bjb since 2010. Other positions that has been or are being
dipegang antara lain yaitu:                                   held, among others, are:
•	 Dosen	FEUI	(2001-	sekarang)                                •	 FEUI	Lecturer	(2001	-	present)
•	 Manajer	 Finansial	 Fakultas	 Psikologi	 Universitas	      •	 Financial	 Manager	 of	 the	 Faculty	 of	 Psychology,	
   Indonesia (2004-2008)                                          University of Indonesia (2004-2008)
•	 Senior Executive	pada	The	Indonesian	CPA	Examination	      •	 Senior	Executive	in	The	Indonesian	CPA	Examination	
   Indonesian Institute of Accountant (2001-2004)                 Indonesian Institute of Accountants (2001-2004)


172                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Komite Audit                                                Audit Committee Report
Komite Audit memiliki pedoman kerja yang dituangkan                 The Audit Committee has a working guidelines as
dalam pedoman kerja Komite yang telah disetujui oleh                outlined in the Committee Working Guidelines that had
Komisaris. Sesuai dengan pedoman kerjanya, Komite                   been approved by the Commissioner. In accordance with
Audit mereview laporan keuangan dan informasi                       its guidelines, the Audit Committee reviewed financial
keuangan lainnya untuk kepentingan para stakeholders,               reports and other financial information for the benefit
menelaah hasil pencapaian, efektivitas dan obyektifitas dari        of stakeholders, reviewed the results of achievement,
seluruh proses audit internal dan eksternal, mengevaluasi           effectiveness	and	objectivity	of	all	internal	and	external	
kebijakan bank yang berhubungan dengan kepatuhan                    audit process, evaluate the Bank’s policies relating to
terhadap peraturan dan perundang-undangan yang                      compliance with the regulations and legislation in force,
berlaku, dan memberikan rekomendasi penyempurnaan                   and provide recommendation for improving internal
sistem pengendalian internal bank.                                  control system of the bank.


Nominasi untuk calon anggota Komite Audit harus                     Nominations for candidates of the Audit Committee
direview oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).                 Members should be reviewed by the Remuneration and
Seperti telah ditetapkan oleh KRN, setiap anggota komite            Nomination Committee (KRN). As determined by the
harus bersifat independen. Kualifikasi penugasan dan                KRN, each committee member must be independent. The
fungsi dari komite audit harus tunduk kepada aturan                 qualifications of assignments and functions of the audit
yang berlaku dari Bapepam-LK, Bursa Efek Indonesia serta            committee must follow the rules from Bapepam-LK, the
Bank Indonesia.                                                     Indonesian	Stock	Exchange	and	Bank	Indonesia.	


Komite Audit melaporkan kegiatannya kepada Dewan                    The Audit Committee will report its activities to the Board
Komisaris, sebagai pertanggungjawaban atas pelaksanaan              of Commissioners as the accountability of the Audit
tugas Komite Audit. Komite audit telah melakukan                    Committee assignments. Herein, The Audit Committee
tugasnya, baik yang bersifat rutin maupun yang non-rutin.           has performed its duties, both routine and non-routine.
Tahun 2010 merupakan momen yang cukup penting bagi                  The year of 2010 is a very important moment for the bank
bank bjb. Karena bank bjb telah resmi mencatatkan                   bjb as the bank has been officially listed its shares on the
sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2010. Saat               Indonesia	Stock	Exchange	in	July	2010.	Currently	bank	
ini bank bjb merupakan Perusahaan Terbuka yang telah                bjb is a public company that has won the trust of the
mendapat kepercayaan dari masyarakat (pasar modal)                  public (stock market) and are required to always improve
dan dituntut untuk selalu meningkatkan Good Corporate               Good Corporate Governance. Recognizing this, The Audit
Governance. Menyadari hal tersebut, Komite Audit                    Committee is always trying to improve its performance as
berusaha untuk selalu meningkatkan kinerjanya sebagai               one of the pillars of the establishment of Good Corporate
salah satu pilar terwujudnya Good Corporate Governance              Governance in bank bjb.
di bank bjb.


Komite Audit selama tahun 2010 telah melaksanakan                   During the year of 2010 The Audit Committee has
tugas sesuai pedoman kerja Komite Audit sebagi                      performed its duty according to the Audit Committee
berikut:                                                            work guidelines as follows:
1. Penelaahan atas informasi keuangan yang akan                     1. Review of financial information that will be issued by
   dikeluarkan bank seperti laporan keuangan, proyeksi                  Bank as financial statements, projections and other
   dan informasi keuangan lainnya. Komite melakukan                     financial information. The Committee reviews the
   penelaahan atas draft final laporan keuangan publikasi               final draft of financial statements, the scheduled
   triwulanan sesuai jadwal dengan memberikan                           quarterly publication by giving some suggestions for
   beberapa saran perbaikan. Komite Audit telah secara                  improvement. The Audit Committee has been actively
   aktif sesuai jadwal melakukan diskusi dengan akuntan                 on	schedule	in	a	discussion	with	external	auditors	and	
   publik dan manajemen mengenai masalah-masalah                        management about the problems that need to be
   yang perlu didiskusikan sesuai Standar Audit Seksi                   discussed according to the Audit Standards Section



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           173
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



    380 (PSA no. 48) perihal komunikasi dengan Komite                  380 (PSA no. 48) concerning communications with
    Audit.                                                             the Audit Committee.
2. Evaluasi atas efektivitas pelaksanaan audit dari                2.	 Evaluation	on	the	effectiveness	of	the	audit	execution	
    auditor ekstern termasuk menelaah independensi dan                 of	 the	 external	 auditor,	 including	 reviewing	 the	
    objektivitas auditor ekstern serta menelaah kecukupan              independence	and	objectivity	of	the	external	auditor	
    yang dilakukannya untuk memastikan semua risiko                    as	well	as	reviewing	the	adequacy	of	the	execution	to	
    yang penting untuk dipertimbangkan.                                ensure all significant risks to consider.
3. Penelaahan atas ketaatan bank terhadap perundang-               3. Review of compliance with the Bank against any other
    undangan lainnya yang berhubungan dengan                           legislation relating to banking activities. Testing and
    kegiatan bank. Pengujian dan pemantauan kepatuhan                  compliance monitoring conducted by the Bank has
    yang dilakukan oleh bank telah diupayakan secara                   pursued in an optimal efforts. However, it is necessary
    optimal. Namun demikian, masih perlu dilakukan                     to improve the effectiveness and the efficiency
    peningkatan pengawasan secara efektif dan efisien                  of supervision by the Internal Audit Division and
    oleh Divisi Audit Internal dan Divisi Kepatuhan baik               Compliance Division, either individually or together.
    secara sendiri-sendiri maupun bersinergi.                      4.	 Monitoring	and	evaluation	on	planning	and	execution	
4. Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan                        of the audits and monitoring the follow up of the
    pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut              audit results in order to assess the adequacy of the
    hasil audit dalam rangka menilai kecukupan proses                  financial reporting process. During the year 2010, the
    pelaporan keuangan. Selama tahun 2010, Komite                      Audit Committee has conducted the monitoring and
    Audit telah melakukan pemantauan dan evaluasi                      the evaluation of:
    terhadap:                                                          •	 Implementation	of	Internal	Audit	Division	(DAI).	
	   •	 Pelaksanaan	tugas	Divisi	Audit	Internal	(DAI).                      From the evaluation of risk-based auditing, the
       Dari hasil evaluasi audit berbasis risiko, pelaksanaan              execution	and	reporting	of	the	audit	have	been	
       audit dan pelaporan telah dilakukan sesuai dengan                   conducted in accordance with the Standard Bank
       Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank                        Internal Audit Function (SPFAIB)
       (SPFAIB)                                                        •	 The	compliance	of	the	audit	execution	by	public	
	   •	 Kesesuaian	pelaksanaan	audit	oleh	kantor	akuntan	                   accountant has to follow the applicable standard.
       publik dengan standar yang berlaku. Dari hasil                      Based on the evaluation of the Audit Committee,
       pemantauan dan evaluasi Komite Audit, kantor                        the appointed public accounting firm has conduct
       akuntan publik telah melaksanakan audit sesuai                      the audit in accordance with Auditing Standards
       dengan Standar Auditing yang ditetapkan Ikatan                      established by Indonesian Accountants Public
       Akuntan Publik Indonesia.                                           Association.
	   •	 Kesesuaian	 laporan	 keuangan	 dengan	 standar	                 •	 	The	compliance	with	financial	reporting	standards.	
       yang berlaku. Komite Audit telah beberapa kali                      The Audit Committee has discussed the readiness
       berdiskusi tentang kesiapan dan penerapan PSAK                      and the implementation of SFAS no. 50 and no.
       no. 50 dan no. 55, baik dengan manajemen                            55,	 both	 with	 management	 and	 with	 external	
       maupun dengan pihak auditor dan konsultan.                          auditors and consultants.
	   •	 Pelaksanaan	 tindak	 lanjut	 oleh	 Direksi	 atas	               •	 Monitoring	the	follow-up	on	the	findings	of	DAI	
       hasil temuan DAI, Akuntan Publik dan hasil                          by the Board of Directors, Public Accountant and
       pengawasan Bank Indonesia. Selama tahun 2010                        the result of Bank Indonesia supervision. During
       Komite Audit melakukan beberapa kali pertemuan                      the year of 2010 the Audit Committee conducted
       dengan DAI dalam rangka membahas temuan                             several meetings with the DAI in order to discuss
       dan tindak lanjut temuan DAI. Komite Audit juga                     on the findings of DAI and its follow-up. The
       menjaga jalur komunikasi langsung; dengan DAI,                      Audit Committee also maintains communication
       baik yang terjadwal dalam rapat rutin, maupun di                    channels directly with DAI, both scheduled in a
       luar jadwal rapat.                                                  routine meeting, inside or outside the meeting
	   •	 Pemberian	 rekomendasi	 mengenai	 penunjukan	                       schedule.
       Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada                 •	 Providing	recommendations	on	the	nominations	
       Dewan Komisaris. Untuk tahun buku 2010, Tim                         of public accountants and public accounting firm


174                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
       Pemilihan Akuntan Publik yang terdiri dari Komite                   to the Board of Commissioners. For fiscal year
       Audit dan unsur manajemen telah melakukan                           book of 2010, the selection team consisting of
       proses pemilihan Akuntan Publik untuk melakukan                     Certified Public Accountants Audit Committee
       audit atas Laporan Keuangan Konsolidasi bank                        and management elements have made the
       bjb. Tim telah mengusulkan dan Dewan komisaris                      selection process of public accountants to audit
       telah menetapkan Kantor Akuntan Publik Ernst                        the Consolidated Financial Statements of bank
       and Young sebagai Auditor Independen                                bjb. The team has proposed and give a reference
                                                                           and the Board of Commissioners has appointed
                                                                           Ernst and Young as a public accounting firm.


Komite Audit juga melakukan beberapa tugas lain yang               The Audit Committee has also performed some other
diberikan oleh Komisaris. Di tahun 2010, Komite Audit              tasks given by the Commissioners. In 2010, the Audit
memperoleh beberapa penugasan khusus oleh Dewan                    Committee obtained several special assignments by the
Komisaris, diantaranya yaitu memberikan masukan                    Commissioner, such as providing input to the discussion
terhadap pembahasan Rencana Kerja & Anggaran                       of Work Plan & Company Budget (CBP) in 2011.
Perusahaan (RKAP) tahun 2011.




                                                                      17                          Jumlah Rapat Komite Audit
                                                                                        Meeting of Attendance Audit Committee



Kehadiran Rapat Komite Audit
Meeting of Attendance Audit Committee
                    Komite Audit                           Jumlah Rapat             Kehadiran                 Persentase
                   Audit Committee                           Meeting                Attendance                Percentage
 Klemi Subiyantoro                                              17                      16                       94
 Achmad Baraba                                                  17                      5                        29
 Memed Sueb                                                     17                      13                       76
 Ramson Sinaga                                                  17                      17                       100
 Aria Farah Mita                                                17                      17                       100


Komite Nominasi dan Remunerasi                                     Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk berdasarkan                The Nomination and Remuneration Committee was
Keputusan Dewan Komisaris No. 003/KEP/DK/2005                      established by Decree No. BOC. 003/KEP/DK/2005 dated
tertanggal 21 April 2005 tentang Pembentukan Komite                21 April 2005 concerning the Establishment of The
Nominasi dan Remunerasi.                                           Nomination and Remuneration Committee.
Secara garis besar, Komite Remunerasi dan Nominasi                 Broadly speaking, the Remuneration and Nomination
memiliki tugas-tugas sebagai berikut:                              Committee covers the following tasks:
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi                1. To evaluate the remuneration policy for the Board
   bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan                  of Commissioners and Directors to be submitted to
   kepada RUPS dan kebijakan remunerasi bagi pejabat                   the	AGM	and	the	remuneration	policy	for	Executive	
   eksekutif dan pegawai bank secara keseluruhan untuk                 Officers and Employees of the Bank as a whole to be
   disampaikan kepada Direksi.                                         submitted to the Board of Directors.
2. Tugas yang terkait dengan Nominasi, menyusun,                   2. Tasks related to the Nomination, arranging, and
   memberikan rekomendasi mengenai sistem dan                          providing recommendations regarding systems and
   prosedur pemilihan dan atau penggantian anggota                     procedures for selection and/or replacement of the
   Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris                  members of the Board of Commissioners and Directors
   untuk disampaikan kepada RUPS.                                      to the Board of Commissioners to be submitted to the
                                                                       GMS.



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             175
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



3. Tugas yang terkait dengan Sumber Daya Manusia,             3. Tasks related to Human Resources, which are
   yaitu mengevaluasi kebijakan SDM, memantau dan                 evaluating HR policies, monitoring and supervising
   mengawasi pelaksanaan mekanisme pengembangan                   the implementation of human resource development
   SDM.                                                           mechanisms.
4. Tugas yang terkait dengan penilaian kinerja, yaitu         4. Tasks related to performance assessment, which
   memfasilitasi penilaian kinerja anggota Dewan                  facilitates assessment of the performance of members
   Komisaris dan menyampaikan usulan penetapan                    of the Board of Commissioners and to submit
   Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi Direksi kepada              proposals setting Key Performance Indicators (IKU)
   Dewan Komisaris.                                               for the Directors to the Board of Commissioners.
5. Tugas melakukan self assessment pelaksanaan                5. Conducting self-assessment , task performance of
   tugas Komite Remunerasi dan Nominasi serta tugas               the duties of the Remuneration and Nomination
   khusus.                                                        Committee and special tasks.


Independensi Komite Nominasi dan                              Independence of the Nomination and
Remunerasi                                                    Remuneration Committee
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi adalah Muryanto          Chairman of the Remuneration and Nomination
yang merupakan Komisaris Independen bank bjb,                 Committee is that an independent commissioner Muryanto
sedangkan sebagai anggota yang juga menjabat sebagai          bank bjb, while a member who also served as Independent
Komisaris Independen bank bjb adalah Klemi Subiyantoro,       Commissioner bank bjb is Klemi Subiyantoro, Muhadi
Muhadi sebagai Komisaris dan Pemimpin Divisi SDM              as Commissioner and Chief Human Resources Division
secara ex-officio.                                            is	ex-officio.	


Pada 31 Desember 2010, Komite Nominasi dan                    On December 31, 2010, the Nomination and Remuneration
Remunerasi terdiri dari:                                      Committee comprises three members:


 Ketua                                                Muryanto                                                     Chairman
 Anggota                                               Muhadi                                                       Member
 Anggota                                          Klemi Subiyantoro                                                 Member
 Anggota                                    Pemimpin Divisi SDM/HR Leader                                           Member


Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi                        Nomination and Remuneration Committee
Selama tahun 2010 telah dilakukan rapat sebanyak 7            Report
(tujuh) kali, dengan agenda rapat terutama membahas           In 2010, Nomination and remuneration committee have
persiapan nominasi pengurus bank bjb untuk periode            been meeting for 7 times, main topics are discuss about
2011-2015 serta hal-hal lain.                                 nomination of bank bjb management for 2011-2015
                                                              period and others topics.




                                                                                             Jumlah Rapat Komite Nominasi



                                                                 7
                                                                                                           dan Remunerasi
                                                                                               Number Of Meeting Nomination
                                                                                                 and Remuneration Committee




176                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Dibidang remunerasi, masih belum dilakukan perubahan                    In remuneration section, still not yet changes to
terhadap remunerasi pengurus bank bjb, dengan                           remuneration of bank bjb management, because of that
demikian remunerasi yang berlaku saat ini adalah                        remuneration that are implemented was judged on General
yang ditetapkan oleh RUPS tahun 2007. Sedangkan                         Meeting year 2007. And for nomination, start from 2010,
untuk bidang nominasi, mulai awal tahun 2010 telah                      already held preparation for nomination of management
dilakukan persiapan-persiapan untuk nominasi pengurus                   for 2011- 2015 period, remind by assignment period of
periode 2011-2015, mengingat masa tugas pengurus                        management 2007-2011 period will be end on general
periode 2007-2011 akan berakhir pada RUPS yang                          meeting that will be held on 2011.
diselenggarakan pada tahun 2011.

Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Meeting of Attendance Nomination and Remuneration Committee

            Komite Nominasi dan Remunerasi                         Jumlah Rapat           Kehadiran               Persentase
         Committee Nomination and Remuneration                       Meeting              Attendance              Percentage
 Muryanto                                                               7                      7                      100
 Muhadi                                                                 7                      6                      85
 Klemi Subiyantoro                                                      7                      7                      100

 Pemimpin Divisi SDM                                                    7                      7                      100


Komite Pemantau Risiko                                                  Risk Monitoring Committee
Fungsi dan Tugas                                                        Functions and Duties
Komite Pemantau Risiko merupakan alat kelengkapan                       Risk Monitoring Committee is a Commissioner body that
Dewan Komisaris yang berfungsi memonitor risiko dan                     monitors and assesses risk tolerance that the bank can
menilai toleransi yang dapat diambil bank, mengevaluasi                 take, to evaluate the improvements made on policies,
perbaikan yang dilakukan atas kebijakan, prosedur dan                   procedures and practices of risk management of the
praktik manajemen risiko bank guna memastikan telah                     bank has been done to ensure a good risk management,
dilakukannya pengelolaan risiko dengan baik, terutama                   especially in the management of credit risk, market
pada pengelolaan risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas,        risk, liquidity risk, operational risk and the risk of other
risiko operasional dan risiko bank lainnya.                             banks.


bank bjb telah memiliki Komite Pemantau Risiko                          bank bjb already has a Risk Oversight Committee of
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Bank                        the Board of Commissioners based on the Decree of
Jabar Banten No.04/SK/DK/2009 tentang Susunan Komite-                   the Organization No.04/SK/DK/2009 Bank Jabar Banten
komite Dewan Komisaris tanggal 5 Mei 2009 .                             Committee of the Board of Commissioners on May 5,
                                                                        2009.


Komite Pemantau Risiko beranggotakan 2 orang Komisaris                  The Risk Monitoring Committee consists of two
Independen dan 2 orang pihak independen yang                            Independent Commissioners and 2 independent parties
mempunyai keahlian di bidang Manajemen Risiko dan                       who	 have	 expertise	 in	 Risk	 Management	 and	 Finance,	
Keuangan, dengan susunan sebagai berikut:                               with the following composition:


 Ketua                                              Achmad Baraba                                                          Chairman
 Anggota                                               Muryanto                                                             Member
 Anggota                                              Nury Effendi                                                          Member
 Anggota                                             Rina Indiastuti                                                        Member




                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                              177
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




Laporan Komite Pemantau Risiko                                           Risk Monitoring Committee Report
Evaluasi atas pelaksanaan kebijakan pengelolaan risiko                   An evaluation of the implementation of recommended
merekomendasikan penyempurnaan infrastruktur dan                         risk management policies and infrastructure improvement
metodologi pengukuran risiko. Hingga akhir tahun                         of risk measurement methodologies. Until late 2010
2010 telah terjadi pengelolaan risiko yang semakin                       there has been an increasingly good risk management is
baik dibuktikan oleh peningkatan risk awareness di                       evidenced by the increase in risk awareness majority risk
mayoritas risk taking unit. Metode pengukuran risiko                     taking units. The method of risk measurement and control
dan pengendaliannya terus menerus disempurnakan oleh                     continuously enhanced by Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)                                     (SKMR)


Realisasi Program kerja                                                  Realization The work program
Hasil monitoring terhadap implementasi kebijakan                         Results of monitoring of the implementation of risk
manajemen risiko, evaluasi metode pengukuran                             management policies, evaluation of risk measurement
risiko, evaluasi kegiatan pengendalian risiko, evaluasi                  methods, evaluation of risk control activities, evaluating
ketersediaan infrastruktur dan SDM dan telah memberikan                  the availability of infrastructure and human resources
laporan hasil rapat kepada Dewan Komisaris.                              and has provided reports to the Board of Commissioners
                                                                         meeting.


 No.        Program Kerja Work Program           Realisasi Realization

 1     Mengevaluasi implementasi kebijakan       Kebijakan terkait risk phylosophy untuk membentuk risk culture telah diterapkan
       manajemen risiko                          dengan baik. Namun demikian, pedoman manajemen risiko yang ada saat ini
                                                 akan disempurnakan terkait dengan peranan SKMR yang harus independen
                                                 terhadap kegiatan operasional bank


       Evaluating the implementation of risk     Risk-related policies phylosophy to establish risk culture has been implemented
       management policies                       well.	However,	the	risk	management	guidelines	that	exist	today	will	be	enhanced	
                                                 related to the role SKMR which must be independent of the bank’s operational
                                                 activities

 2     Memantau pelaksanaan manajemen            SKMR telah mengidentifikasikan dan mengukur risiko dan melaporkan profil risiko
       risiko pada risk taking unit              secara berkala. Pengelolaan risiko oleh Risk taking Unit sudah berjalan efektif
                                                 namun masih perlu penyempurnaan mutu infrastruktur, dan mutu SDM yang
                                                 peduli risiko. Saat ini SKMR sedang terus menyempurnakan metode pengukuran
                                                 risiko.


       Monitor the implementation of risk        SKMR been identifying and measuring risk and report risk profile regularly. Risk
       management on risk taking units           management by risk-taking unit has been effective but still need to improve the
                                                 quality of infrastructure, human resources and quality of care at risk. Currently
                                                 SKMR are continuously improving our methods of risk measurement.
 3     Mengkaji rencana bisnis (RBB)             RBB telah memuat rencana bisnis berbasis risiko. Potensi risiko untuk produk baru
       terutama potensi risiko atas produk       dan ekspansi bisnis telah dikaji secara memadai
       baru dan rencana ekspansi bisnis.


       Review the business plan (RBB),           RBB has to load a business plan based on risk. The potential risk for new products
       particularly the potential risks of new   and	business	expansion	have	been	studied	adequately
       products	and	business	expansion	
       plans.

                                                                                              Jumlah Rapat Komite Pemantau Risiko



                                                                            12                                   Number Of Meeting
                                                                                                          Risk Monitoring Committee




178                                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
 No.         Program Kerja Work Program          Realisasi Realization

 4      Mengevaluasi realisasi rencana bisnis    Realisasi kinerja bisnis secara umum melampaui target
        (RBB)


        Evaluating the realization of business   Realization	of	general	business	performance	exceeds	target
        plans (RBB)
 5      Memonitor risiko yang dihadapi bank      Melalui laporan profil risiko, Direksi telah melakukan pengelolaan risiko terutama
        dan memastikan bahwa Direksi telah       untuk mitigasi risiko kredit, risiko operasional, dan risiko pasar
        melakukan mitigasi risiko


        Monitoring the risks faced by banks      Through a risk profile report, the Board of Directors has conducted risk
        and ensure that the Directors have to    management primarily to mitigate credit risk, operational risk and market risk
        mitigate risk
 6      Mengevaluasi sistem, infrastruktur dan   Sistem, infrastruktur, dan SDM untuk mengelola risiko terevaluasi semakin baik.
        SDM terkait pengelolaan risiko           Namun demikian, infrastruktur teknologi informasi dijadwalkan akan selesai
                                                 penyempurnaannya di tahun 2011


        Evaluating the systems, infrastructure   Systems, infrastructure, and human resources to manage risk better evaluated.
        and related human resources risk         However, the information technology infrastructure is scheduled to be complete
        management                               perfection in the year 2011


Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Meeting of Attendance Risk Monitoring Committee
 Komite Evaluasi dan Monitoring Pemantau Risiko                Jumlah Rapat                Kehadiran              Persentase
                   Committee                                     Meeting                   Attendance             Percentage
 Achmad Baraba                                                           12                     12                     100

 Muryanto                                                                12                     11                     92

 Rina Indiastuti                                                         12                     12                     100

 Nury Effendi                                                            12                     12                     100



KOMITE DIREKSI                                                           COMMITTEE DIRECTORS
Saat ini Direksi dibantu oleh beberapa Komite Eksekutif                  Currently, the Board of Directors is assisted by several
dalam menjalankan tugasnya, yaitu:                                       Executive	Committees	in	performing	its	duties,	they	are:


a. Komite Manajemen Risiko                                               a. Risk Management Committee
     Komite Manajemen Risiko disahkan melalui SK Direksi                      This Committee was established in 2004 with the
     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten                         members consisting of the Director of Compliance
     No. 578/SK-Dir/RM/2008 tanggal 28 Juli 2008 perihal                      and Risk Management as its Chairman, Chief of
     Komite Manajemen Risiko Bank Jabar Banten dengan                         Risk Management Division as the Secretary, and
     sebagai berikut Direktur Kepatuhan dan Manajemen                         also consisting of the Director of Credit, Director of
     Risiko sebagai Ketua, Pemimpin Divisi Manajemen                          Operations and most of the Divisions. Responsibilities
     Risiko sebagai Sekretaris, serta beranggotakan                           of the Risk Management Committee is providing
     Direktur Kredit, Direktur Operasi dan sebagian besar                     input in terms of policies and procedures for the
     Pemimpin Divisi. Tanggung jawab Komite Manajemen                         implementation of risk management, assessment
     Risiko secara garis besar adalah memberikan masukan-                     of potential risk in bank portfolios and evaluate the
     masukan dalam hal kebijakan dan prosedur penerapan                       effectiveness of risk management in banks.
     manajemen risiko, penilaian komposisi risiko dalam
     portofolio bank dan mengevaluasi efektivitas
     pelaksanaan manajemen risiko.



                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                 179
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



b. Komite Kebijakan Kredit                                             b. Credit Policy Committee
   Komite Kebijakan Kredit disahkan melalui SK Direksi                     The Credit Policy Committee is responsible for
   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat No. 712/                          providing advice to the Board of Directors in
   SK/Dir-PKD/2007 tanggal 27 Agustus 2007 tentang                         connection with the preparation of the Terms of Bank
   Penyempurnaan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB)                          Credit (CDE) and overseeing the implementation of
   dan Kebijakan Pembiayaan Bank Syariah (KPBS) PT                         CDE, periodic review of the CDE and also to provide
   Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat. Komite                              advice to the Board for changes or additions to
   Kebijakan Kredit bertanggung jawab memberikan                           the CDE. Credit Policy Committee is chaired by the
   masukan kepada Direksi sehubungan dengan                                Managing Director and member Director of Credit,
   penyusunan Ketentuan Perkreditan Bank (KPB),                            Director of Compliance and Risk Management, as
   mengawasi pelaksanaan KPB, melakukan kajian berkala                     well as the Divisions of Head Corporate Credit, Retail
   terhadap KPB, dan melaksanakan fungsi pengawasan                        and Consumer, Internal Audit, Treasury, Planning and
   dan pemantauan portofolio perkreditan. Komite                           Development, as well as the Syariah Business Unit.
   Kebijakan Kredit diketuai oleh Direktur Utama dan
   beranggotakan Direktur Kredit, Direktur Kepatuhan
   dan Manajemen Risiko, serta para Pemimpin Divisi
   Kredit Korporasi, Ritel dan Konsumer, Audit Intern,
   Treasury, Perencanaan dan Pengembangan, serta Unit
   Syariah


c. Steering Committee Teknologi Sistem Informasi                       c. Steering Committee of Information Systems
   bank bjb telah membentuk Steering Committee                             Technology
   Penggunaan Teknologi Sistem Informasi berdasarkan SK                    bank bjb has established a Steering Committee of
   Direksi Bank Jabar Banten No. 698/SK/DIR-SDM/2007                       the use of Technology Information System based
   tanggal 20 Agustus 2007 tentang Pembentukan                             on the Decree of bank Jabar Banten No. 698/SK/
   Information Technology Steering Committee dan                           DIR-SDM/2007 dated August 20, 2007 on the
   User Acceptance Teknologi Informasi. Steering                           Establishment of the Steering Committee of the
   Committee Penggunaan Teknologi Sistem Informasi                         Use of Information Technology Systems and User
   beranggotakan Direksi sebagai pengarah dan Direktur                     Acceptance of Information Technology. Steering
   Operasi sebagai Ketua, Pemimpin Divisi Teknologi                        Committee of the Use of Technology Information
   Informasi sebagai Sekretaris, Direktur Kepatuhan                        System consists of the Directors as the director and
   dan Manajemen Risiko serta seluruh Pemimpin Divisi                      Chief of Information Technology Division as Chairman,
   sebagai anggota. Wewenang dan tanggung jawab                            Information Technology Division leaders as Secretary,
   komite pengaruh TI adalah memberikan rekomendasi                        Director of Compliance and Risk Management and
   kepada Direksi yang mencakup rencana strategis TI,                      the entire Division as members. The powers and
   perumusan kebijakan TI, kesesuaian proyek TI dan                        responsibilities of committee influence of IT is to
   lain-lain.                                                              provide recommendations to the Board of Directors
                                                                           which includes IT strategic plan, formulation of IT
                                                                           policies, IT project suitability and others.


   Tugas Steering Committee Teknologi Sistem Informasi                 Duties of the Information System Technology Steering
   adalah:                                                             Committee are:
   1. Merencanakan kebijakan umum penggunaan                               1. Plan a general policy of the use of Information
       Teknologi Sistem Informasi,                                             System Technology,
   2. M e n y u s u n d a n m e re n c a n a k a n s t r a t e g i         2. To develop and plan a development strategy of
       pengembangan Teknologi Sistem Informasi                                 short-term and long term utilization of information
       jangka pendek maupun jangka panjang untuk                               systems technology to support the Bank’s Business
       mendukung Rencana Strategis Bisnis Bank,                                Plan,



180                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   3. Menyusun anggaran untuk keperluan penggunaan                    3. To develop a budget for the purposes of the
      Teknologi Sistem Informasi,                                         utilization of Information Systems Technology,
   4. Menentukan kebijakan penting Teknologi Sistem                   4. To determine important policies such as the
      Informasi seperti kebijakan keamanan Teknologi                      Information System Technology security policies
      Sistem Informasi dan manajemen risiko Teknologi                     and risk management.
      Sistem Informasi,
   5. Merencanakan kebutuhan dan pengembangan                         5. Planning and development of the needs of Human
      Sumber Daya Manusia Teknologi Sistem                                Resource Information Systems Technology,
      Informasi,
   6. Mengawasi tingkat efisiensi dan efektivitas                     6. Monitor the level of efficiency and effectivity
      pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi oleh                         of the bank’s utilization Information Systems
      bank,                                                               Technology,
   7. Menjadi penghubung antara Divisi Teknologi                      7. Being a liaison between the Division of Informations
      Informasi dengan pengguna Teknologi Sistem                          Technology and Information Systems Technology
      Informasi.                                                          users.


d. Komite Kredit                                                  d. Credit Committee
   Komite Kredit disahkan berdasarkan SK Direksi                      The Credit Committee is responsible for approving
   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,                  or rejecting request, renewal, restructuring, provision
   Tbk No. 1627/SK/Dir-Kom/2010 tanggal 22 Desember                   of relief and losses on loans in accordance with the
   2010 tentang Wewenang Memutus Kredit, Negosiasi                    authority/type of credit established by the Board
   Wesel, dan Garansi Bank. Komite Kredit diantaranya                 of Directors. Credit Committee coordinates with
   bertanggung jawab memberikan persetujuan atau                      ALCO in lending and funding aspects includes
   penolakan permohonan, perpanjangan, restrukturisasi,               the Compliance Director in the implementation of
   pemberian keringanan dan penghapusan kredit sesuai                 the Credit Committee, or submit the Minutes of
   dengan wewenang/jenis kredit yang ditetapkan                       the Meeting of the Committee to the Director of
   oleh Direksi. Komite Kredit berkoordinasi dengan                   Compliance, conducts assessments for loans under
   ALCO dalam aspek pendanaan perkreditan dan                         the authority of the Board of Directors. The Credit
   mengikutsertakan Direktur Kepatuhan dan Manajemen                  Committee is chaired by the Commercial Banking
   Risiko dalam pelaksanaan Komite Kredit atau                        Director and Corporate Credit Division Leader-
   menyampaikan Risalah Rapat Komite kepada Direktur                  member, Head of Retail & Consumer Credit Division,
   Kepatuhan dan Manajemen Risiko untuk dilakukan                     Head of Medium and Corporate Credit Department,
   pengkajian bagi kredit yang menjadi kewenangan                     Head of Development & Rescue Section of Credit,
   Direksi. Komite Kredit diketuai oleh Direktur Komersial            Small Loan Section Leader, Micro & Consumer Loans
   dan beranggotakan Pemimpin Divisi Kredit Korporasi,                Section Program Leaders.
   Pemimpin Divisi Kredit Ritel & Konsumer, Pemimpin
   Bagian Kredit Menengah dan Korporasi, Pemimpin
   Bagian Pembinaan & Penyelamatan Kredit, Pemimpin
   Bagian Kredit Kecil, Mikro & Konsumer serta Pemimpin
   Bagian Kredit Program.


   Sedangkan pada tingkat kewenangan kantor cabang,                   While at the level of authority officers, the Credit
   Komite Kredit diketuai oleh Pemimpin Cabang dengan                 Committee is chaired by the Head of Branch consisting
   beranggotakan Wakil Pemimpin Cabang, Pemimpin                      of the Deputy Leader, Leader of Credit Department,
   Bagian Kredit, Pemimpin Seksi Perkreditan, Pemimpin                Rural Section Leader, Adum Section Leader, and Credit
   Seksi Adum, serta Analis Kredit.                                   Analyst.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                          181
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



e. ALCO (Asset Liability Committee)                          e. ALCO (Asset Liability Committee)
   bank bjb telah membentuk ALCO berdasarkan                     bjb bank has established a Board of Directors based on
   SK Direksi No. 790/SK/DIR-TRIS/2005 tanggal 20                the Decree No. ALCO. 790/SK/DIR-TRIS/2005 October
   Oktober 2005 tentang Pembentukan Tim ALCO                     20, 2005 on the Establishment Team and SSG-ALCO
   dan SSG-ALCO PT Bank Jabar, dan SK Direksi No.                ALCO PT Bank Jabar, and SK Board of Directors No.
   074/SK/DIR-TRIS/2007 tanggal 13 Maret 2007                    074/SK/DIR-TRIS/2007 March 13, 2007 regarding
   tentang Penambahan Susunan Anggota Tim ALCO                   additional Team Members of the SSG team-ALCO
   dan Tim SSG-ALCO. ALCO beranggotakan Direksi                  and ALCO. ALCO-member Board of Directors as a
   sebagai Penanggung Jawab, Direkur Kredit sebagai              responsible person, Direkur Credit as Chairman, Chief
   Ketua, Pemimpin Divisi Treasury dan Pemimpin                  Division of Treasury and Risk Management Division
   Divisi Manajemen Risiko sebagai Sekretaris, dan               as a Secretary, and Division associated as principal
   Pemimpin Divisi terkait sebagai anggota.Tugas pokok           of ALCO anggota. Duties them is responsible for the
   dari ALCO diantaranya adalah bertanggung jawab                achievement of bank profitability in accordance with a
   atas pencapaian rentabilitas bank sesuai dengan               target profit (profit), balance sheet growth and several
   target keuntungan (laba), pertumbuhan neraca dan              measures of profitability that has been established in
   beberapa ukuran rentabilitas yang telah ditetapkan            the budget.
   dalam anggaran.


f. Tim Peneliti dan Pertimbangan Masalah Kepegawaian         f. Personnel Issues and Considerations Research Team
   (TPPMK)                                                       (TPPMK)
   bank bjb telah membentuk Tim Peneliti dan                     bank bjb has established a Research and Consideration
   Pertimbangan Masalah Kepegawaian bank bjb                     of Personnel Issues Team based on bank bjb Decree
   yang berdasarkan SK terakhir adalah SK Direksi No.            No. Directors. 106/SK/DIR-SDM/2008 dated February
   106/SK/DIR-SDM/2008 tanggal 11 Februari 2008                  11, 2008 on the Establishment of the Research
   tentang Pembentukan Tim Peneliti dan Pertimbangan             Team and Consideration of Personnel Issues of Bank
   Masalah Kepegawaian Bank Jabar Banten. Tim                    Jabar Banten. This team consists of Head of Human
   ini beranggotakan Pemimpin Divisi SDM sebagai                 Resources Division as Chairman, Chief of the Internal
   Ketua, Pemimpin Divisi Audit Intern sebagai wakil             Audit Division as vice president, Human Resources
   ketua, Pemimpin Bagian Pemeliharaan SDM sebagai               Maintenance Section Chief as Secretary, while the
   Sekretaris, sedangkan Pemimpin Divisi Manajemen               Division of Risk Management and Compliance & Legal
   Risiko dan Pemimpin Divisi Kepatuhan & Hukum                  Division as members.
   sebagai anggota.


Tugas dan tanggung jawab Tim Peneliti dan Pertimbangan       Duties and responsibilities of the Personnel Issues Research
   Masalah Kepegawaian adalah:                               and Considerations Team are:
   1. Berdasarkan instruksi Direksi melaksanakan             1. Based on the instruction of Directors to conduct
       penelitian terhadap hasil temuan pengawasan/              research on the findings and monitoring / auditing
       audit baik inter n maupun ekster n yang                   both	internally	and	externally	that	requires	follow-up	
       memerlukan tindak lanjut dalam penetapan                  in terms of determining disciplinary action.
       hukuman disiplin.
   2. Memberikan saran/pertimbangan kepada Direksi           2. Providing advice / consideration to the Board on follow-
       mengenai tindak lanjut penetapan hukuman                  up of the determination of disciplinary punishment to
       disiplin kepada pegawai yang terbukti lalai dan           employees who have been proven negligent and / or
       atau melanggar ketentuan-ketentuan yang                   violating rules enforced.
       berlaku.


h. Tim Counterpart Evaluasi dan Pengembangan Struktur        h. Counterpart Team Evaluation and Development of
   Organisasi                                                    Organization Structure



182                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   bank bjb telah membentuk Tim Counterpart Evaluasi                  bjb bank has established Evaluation Counterpart
   dan Pengembangan Struktur Organisasi berdasarkan                  Team and Organizational Structure Development
   SK Direksi bank No. 1101/SK/DIR-SDM/2008 tanggal                  Bank Board of Directors based on the Decree No.
   31 Desember 2008 tentang Pembentukan Tim                          1101/SK/DIR-SDM/2008 December 31, 2008 on
   Counterpart Evaluasi dan Pengembangan Struktur                    the Formation Evaluation Counterpart Team and
   Organisasi Bank Jabar Banten. Project Sponsor adalah              Organizational Structure Development bank bjb.
   Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Project                  Project Sponsor is the Director of Compliance and Risk
   Manager adalah Pemimpin Divisi Perencanaan dan                    Management, Project Manager is the Chief Planning
   Pengembangan serta Pemimpin Divisi SDM dengan                     and Development Division and Human Resources
   tim member beberapa Pemimpin Bagian dari berbagai                 Division with the team members some of the various
   Divisi.                                                           Division Section Leader.


Tim bertugas antara lain menyusun schedule dan time              The team in charge of, among others, develop a schedule
table evaluasi struktur organisasi bank bjb, melakukan           and time table evaluation bjb bank organizational
diskusi dan pembahasan dnegan konsultan, penghubung              structure, conduct discussions and the discussion moved
konsultan dan manajemen dan lain-lain.                           at the consultant, liaison and management consultants
                                                                 and others.


CORPORATE SECRETARy                                              CORPORATE SECRETARy
bank bjb telah memiliki Divisi Corporate Secretary,              bank bjb already has a Corporate Secretary division,
sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan IX.I.4 perihal           as required under the regulation concerning the
pembentukan Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat              establishment of the Corporate Secretary IX.I.4 based on
Keputusan Direksi bank bjb No. 1430/SK/BOD-HC/2010               the Decree of bank bjb No. 1430/SK/BOD-HC/2010 dated
tanggal 2 September 2010 tentang Mutasi diputuskan               2 September 2010 concerning mutation was decided
bahwa Saudara Toto Susanto yang dahulu menjabat                  that Mr. Toto Susanto who formerly served as Head of
sebagai Pemimpin Divisi Treasury dimutasikan sebagai             Treasury Division to be reassigned as Division Leader of
Pemimpin Divisi Corporate Secretary.                             Corporate Secretary.



                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                         183
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



Toto Susanto menjabat sejak tahun 2010. Lahir di               Toto Susanto has served since 2010. Born at Kuningan in
Kuningan pada tahun 1966. Bekerja pada bank bjb sejak          1966. Working at the bank since 1991.
tahun 1991.


Sejalan dengan prinsip keterbukaan dan ketentuan Bank          In line with the principles of openness and Bank Indonesia’s
Indonesia mengenai kewajiban pengungkapan informasi            provisions concerning disclosure obligations of the Bank,
Bank, Corporate Secretary bertanggung jawab atas               Corporate Secretary, responsible for communication and
komunikasi dan penyampaian informasi yang penting              delivery of information concerning the Bank to the Banking
mengenai Bank kepada Otoritas Perbankan, Moneter dan           Authority, Monetary and Capital Markets, Shareholders
Pasar Modal, Pemegang Saham serta masyarakat umum              and the general public throughout 2010.
sepanjang tahun 2010.


Bidang tugas Sekretaris Perusahaan, antara lain:               Assignments of the Corporate Secretary, among others,
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya                are:
    peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar           1. Following the development of the Capital Market in
    Modal.                                                         particular the rules applied in the Capital Market.
2. Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang             2. Providing services for any information needed by
    dibutuhkan pemodal yang berkaitan dengan kondisi               investors relating to the condition of bank bjb.
    bank bjb.
3. Memberikan masukan kepada Direksi bank bjb                  3. Provide input to the Board of Directors of bank bjb
    untuk mematuhi ketentuan Undang-undang No.                     to comply with the provisions of Law No. 8 of 1995
    8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan                 concerning Capital Market and its implementing
    pelaksanaannya.                                                regulations.
4. Sebagai penghubung atau contact person antara bank          4. As liason or contact person between bank bjb with
    bjb dengan Bapepam-LK dan masyarakat.                          Bapepam and LK society


Corporate Secretary telah melaksanakan kegiatan sebagai        Corporate Secretary, has implemented the following
berikut:                                                       activities:
a. Pembentukan citra perusahaan serta citra produk dan         a. Formation of the company’s image and the image of
    jasa bank.                                                     its products and services.
b. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya               b. Following the development of capital markets,
    peraturan-peraturan yang berlaku di pasar modal.               particularly the rules applicable in the capital
c. Hubungan masyarakat.                                            market.
d. Penyelesaian pengaduan nasabah.                             c. Community relations.
e. Penyelenggaraan RUPS.                                       d. Settlement of customer complaints.
f. Penyelenggaraan rapat Direksi dan rapat Dewan               e. Implementation of the GMS.
    Komisaris.                                                 f. Organizing meetings and meetings of the Board of
g. Menyalurkan dana Corporate Social Responsibility                Commissioners.
                                                               g. Channel funds for Corporate Social Responsibility



INTERNAL AUDIT                                                 INTERNAL AUDIT
Fungsi Divisi Audit Intern (DAI) membantu tugas                The function of Internal Audit Division (DAI) is to assist
Direktur Utama dan Dewan Komisaris dalam melakukan             the President Director and Board of Commissioners in
pengawasan/pengendalian intern serta berperan sebagai          monitoring/internal control and act as internal consultants
konsultan bagi pihak pihak intern yang membutuhkan,            for the parties in need, particularly those involving the
terutama yang menyangkut ruang lingkup tugasnya                scope of its duties, namely:
yaitu:



184                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
•	 Mengkaji	efisiensi	dan	efektivitas	sistem	pengendalian	          •	 Assessing	the	efficiency	and	effectiveness	of	internal	
    intern dan manajemen risiko yang berlaku melalui                    control systems and risk management that apply
    kegiatan audit intern berdasarkan penerapan GCG                     through the internal audit activity based on the
    dan prinsip kehati-hatian (Prudential Banking).                     implementation of GCG and the precautionary
•	 Menciptakan	 dan	 mengembangkan	 sistem	 audit	                      principles (Prudential Banking).
    intern bank bjb serta menetapkan kebijakan dan                  •	 Creating	 and	 developing	 the	 Bank’s	 internal	 audit	
    prosedur pelaksanaan audit intern yang sesuai dengan                system and establish policies and procedures for
    perkembangan usaha bank berdasarkan GCG dan                         internal audit in accordance with the Bank’s business
    prinsip kehati-hatian (Prudential Banking).                         development based on the GCG and the precautionary
•	 Mengkaji	ketaatan	pelaksanaan	sistem	pengendalian	                   principle (Prudential Banking).
    intern dan manajemen risiko yang berlaku melalui                •	 Assessing	adherence	to	the	implementation	of	internal	
    kegiatan audit intern.                                              control systems and risk management that apply
•	 Merencanakan,	 melaksanakan	 dan	 melaporkan	                        through the internal audit activity.
    hasil pemeriksaan kepada Direktur Utama dan                     •	 Plan,	execute	and	report	the	inspection	results	to	the	
    Dewan Komisaris serta memantau perencanaan dan                      President Director and Board of Commissioners and to
    pelaksanaan tindak lanjut hasil audit.                              monitor the planning and implementation of follow-
•	 Bekerja	 sama	 di	 bidang	 pengawasan	 dengan	 unit	                 up on the results of the audits.
    organisasi intern dan ekstern                                   •	 Cooperating	in	the	field	of	supervision	with	internal	
•	 Pemeriksaan	dan	penilaian	terhadap	keandalan	sistem	                 and	external	organizational	units
    pengendalian intern pada TSI yang berjalan maupun               •	 Examination	and	assessment	of	the	reliability	of	the	
    yang sedang dikembangkan                                            TSI’s internal control system that runs well under
•	 Mengkaji	 setiap	 usulan	 atau	 proposal,	 kebijakan	                development
    atau sistem dan prosedur dan memberi tanggapan                  •	 Examine	any	proposal	or	proposals,	policies	or	systems	
    atas kecukupan sistem pengendalian intern dan                       and procedures and provide feedback on the adequacy
    risiko dalam kebijakan atau sistem prosedur tersebut                of internal control systems and risk in policy or system
    berdasarkan penerapan GCG dan prinsip kehati-hatian                 procedure based on the implementation of GCG and
    (Prudential Banking).                                               the precautionary principle (Prudential Banking).



Selama tahun 2010, Fungsi Audit Intern telah sesuai                 In 2010, the Internal Audit function in accordance with the
dengan aplikasi metodologi audit berbasis risiko sebagai            application of risk-based audit methodology as a standard
standar dalam melaksanakan program pengendalian intern              in implementing internal control programs is contained
yang tertuang dalam Standar Pedoman Fungsi Audit Intern             in the Standard Guidelines for Bank Internal Audit
Bank (SPFAIB). Hal ini telah dilaksanakan Divisi Audit Intern       Function (SPFAIB). This was done to the Internal Audit
selama tahun 2010 yang meliputi perkembangan volume                 Division during 2010 which includes the development
usaha, kredit, rentabilitas, dana pihak ketiga dan kualitas         of business volume, credit, earnings, third party funding
aktiva produktif, penyajian proses dan kontrol Teknologi            and quality of productive assets, processes and controls
Sistem Informasi (TSI) dengan temuan yang terjadi pada              of the presentation of Information System Technology
prinsipnya tidak mengganggu aktivitas operasional dan               (TSI) with a finding that in principle, does not interfere
bisnis bank secara keseluruhan. Disamping itu untuk                 with operational activities and business of the bank as
memastikan bahwa tindakan-tindakan perbaikan yang                   a whole. In addition, to ensure that corrective actions
telah dilakukan oleh DAI, dilakukan monitoring terhadap             have been carried out by the DAI, carried out monitoring
perbaikan yang telah disetujui bersama antara tim audit             of the improvements that have been mutually agreed
dengan auditee yang mencakup temuan Audit Internal                  between the audit team to the auditee which includes
maupan Eksternal. Hasil monitoring tersebut disampaikan             External	 and	 Internal	 Audit	 findings.	 The	 monitoring	
kepada Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana prinsip              results are submitted to the Board of Directors and Board
Good Corporate Governance.                                          of Commissioners as the principles of good corporate
                                                                    governance.



                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           185
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



Tugas dan tanggung jawab Audit Internal:                           Duties and responsibilities of the Internal Audit Division:
•	 Membantu	 tugas	 Direktur	 Utama	 dan	 Dewan	                   •	 Assisting	 the	 President	 Director	 and	 Board	 of	
    Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan                        Commissioners in controlling the ways outlined in the
    cara menjabarkan secara operasional, perencanaan,                  operational, planning, implementation and monitoring
    pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit;                         of audit results;
•	 Membuat	analisis	dan	penilaian	di	bidang	keuangan,	             •	 Make	analysis	and	assessment	in	the	field	of	finance,	
    akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya melalui                accounting, operations and other activities through
    pemeriksaan langsung dan pengawasan secara tidak                   direct	examination	and	indirect	supervision;
    langsung;
•	 Mengidentifikasi	 segala	 kemungkinan	 untuk	                   •	 Identify	all	possibilities	to	improve	and	enhance	the	
    memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan                  efficient use of resources and funding;
    sumber daya dan dana;
•	 Memberikan	 saran	 perbaikan	 dan	 informasi	 yang	             •	 Provide	 suggestions	 for	 improvement	 and	 objective	
    obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua                information	 about	 the	 activities	 being	 examined	 at	
    tingkatan manajemen.                                               all levels of management.


Piagam Internal Audit                                              Internal Audit Charter
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) adalah              Internal Audit Charter is a statement of the Internal Audit
pernyataan Divisi Audit Internal untuk melaksanakan                Division to conduct an audit of activities which can not be
kegiatan audit yang tidak terlepas dari visi dan misi, tujuan      separated from the vision and mission, purpose and scope
serta ruang lingkup tugas-tugas dan kedudukan Divisi               of duties and positions of the Internal Audit Division in
Audit Internal dalam struktur organisasi bank bjb.                 the bank’s organizational structure.


Transparansi dan kejelasan merupakan suatu hal yang                Transparency and clarity is something that is very important
sangat penting dalam pengelolaan bank sehingga                     in the management of the Bank so that a policy regarding
kebijakan mengenai Audit Internal yang berkaitan dengan            internal audit relating to the authority and level of
wewenang dan tingkat independensinya sebagai landasan              independence as the foundation work necessary is stated
kerja perlu dinyatakan dalam sebuah dokumen tertulis dari          in a written document from the Director approved by the
Direktur Utama yang disetujui oleh Komisaris, yang disebut         Commissioner, which is referred to in the Internal Audit
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter).                    Charter.


Maksud dari Piagam Audit Internal adalah untuk                     The purpose of the Internal Audit Charter is to provide a
memberikan pengertian umum mengenai tujuan dan                     general understanding about the purpose and scope of the
ruang lingkup tugas-tugas Divisi Audit Internal, serta             tasks of the Internal Audit Division, as well as to distinguish
untuk membedakan antara tanggung jawab dan                         between the responsibility and authority of the Internal
wewenang Divisi Audit Internal dengan tanggung jawab               Audit Division with the responsibility and authority of the
dan wewenang manajemen. Yang dimaksud dengan                       management. What is meant by the management here is
manajemen disini adalah Direksi, Pimpinan Divisi, Pimpinan         the Board of Directors, Division Chairman, Chairman of
Grup, unsur Pimpinan Cabang serta semua pihak yang                 the Group, Branch Manager of the elements and all those
bertindak dalam kapasitasnya sebagai manajemen.                    acting in his capacity as part of the management.


Piagam Audit Internal ini harus dikomunikasikan kepada             Internal Audit Charter should be communicated to all work
seluruh Unit Kerja dan secara periodik perlu dinilai               units and periodically need to be assessed for adequacy
kecukupannya oleh Direktur Utama dan Komisaris agar                by the President and Commissioner for the audit by the
pelaksanaan audit oleh Divisi Audit Internal senantiasa            Internal Audit Division continues to be at an optimal level.
berada pada tingkat yang optimal. Piagam Audit Internal            Internal Audit Charter includes the following:
mencakup hal-hal sebagai berikut:




186                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
•	 Visi	dan	misi	Divisi	Audit	Internal	yang	pada	intinya	         •	 Vision	 and	 Mission	 Internal	 Audit	 Division,	 which	
   mendukung pencapaian visi dan misi bank bjb serta                  basically	 supports	 the	 achievement	 of	 Vision	 and	
   terpenuhinya kepentingan bank dan masyarakat                       Mission of bank bjb as well as the fulfillment of the
   penyimpan dana. Hal ini perlu ditekankan karena                    interests of bank depositors and the public. This needs
   sebagai badan usaha, di dalam bank terdapat dan                    to be emphasized because as a business entity, the
   bertemu berbagai macam kepentingan dari pihak-                     Bank needs to meet a variety of interests from relevant
   pihak terkait seperti pemilik, manajemen, pegawai                  parties such as owners, management, employees and
   dan nasabah.                                                       customers.
•	 Menentukan	kedudukan	Divisi	Audit	Internal	dalam	              •	 Determining	the	position	of	the	Internal	Audit	Division	
   struktur organisasi bank bjb secara keseluruhan.                   in the bank’s organizational structure as a whole.
•	 Menyatakan	kewenangan	Divisi	Audit	Internal	untuk	             •	 Stating	 the	 authority	 of	 the	 Internal	 Audit	 Division	
   melakukan akses terhadap catatan-catatan, karyawan,                to make access to records, employees, resources and
   sumber daya dan dana serta fisik harta (aset) bank bjb             funds as well as physical properties (assets) of bank
   yang ada kaitannya dengan hubungan kerja audit.                    bjb in connection with the audit work relationship.
•	 Menentukan	ruang	lingkup	aktivitas	audit,	termasuk	            •	 Determining	 the	 scope	 of	 audit	 activities,	 including	
   pelaporan dan pemantauan tindak lanjut.                            reporting and monitoring follow-ups.
•	 Pernyataan	independensi	Divisi	Audit	Internal	dalam	           •	 Statement	of	the	independence	of	the	Internal	Audit	
   melakukan tugas audit.                                             Division in conducting the audit assignment.


Uraian pelaksanaan kegiatan Unit Audit                            Description of the activities of Internal Audit
Internal tahun 2010                                               Units in 2010
Pelaksanaan audit selama tahun 2010 meliputi:                     Audits for the year 2010 include:
a. Audit Umum                                                     a. General Audit
   Audit umum merupakan pelaksanaan audit yang                        Public Audit is the audit conducted on all business
   dilakukan atas seluruh kegiatan bisnis dan operasional,            activities and operations, both in branches and at
   baik di cabang maupun di kantor pusat.                             headquarters.
   Selama tahun 2010 telah dilaksanakan audit umum                    During the year 2010 audit has been conducted
   pada 3 divisi di kantor pusat dan 25 kantor cabang.                generally in 3 divisions at headquarters and 25 branch
b. Audit Teknologi Informasi (TI)                                     offices.
   Audit TI merupakan audit yang dilakukan atas                   b. Audit of Information Technology (IT)
   sistem teknologi informasi perbankan. Selama tahun                 IT Audit is an audit conducted on banking information
   2010, audit TI meliputi proses operasional backup                  technology systems. During the year 2010, IT audit
   management, access control, and physical security                  covers the process of backup operations management,
   payment system SWIFT, treasury, SKN-BI dan BI-RTGS,                access control, and physical securityof SWIFT payment
   serta proses pengelolaan network.                                  system, treasury, SKN-BI and BI-RTGS system, as well
c. Audit Khusus                                                       as the network management process.
   Audit khusus merupakan audit yang sebelumnya                   c. Special Audit
   tidak termasuk dalam perencanaan tahunan, namun                    Special audit is an audit that were not included
   dilakukan karena adanya pertimbangan tertentu                      in the annual plan, but done because of certain
   berdasarkan tingkat urgensinya ataupun karena                      considerations based on the level of urgency or
   adanya permintaan dari stakeholder.                                because of requests from stakeholders. During the year
                                                                      2010, the general focus of a special audit on the areas
                                                                      for the implementation of SOP and its deviations.




                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             187
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



Nama dan riwayat hidup singkat                                         The names and brief biographies
Pemimpin Divisi Audit Internal                                         of the head of the Internal Audit Division

Saat ini Pemimpin Divisi Audit Internal dijabat oleh:                  Currently the Internal Audit Division is headed by:
Nama         :   Rudy Dhian Dwimaya                                    Name       :    Rudy Dhian Dwimaya
Jabatan      :   Pemimpin Divisi Audit Internal                        Position   :    Head of the Internal Audit Division

Rudi Dhian Dwimaya menjabat sejak tahun 2009. Lahir                    Rudi Dhian Dwimaya served since 2009. Born at
di Pandeglang pada tahun 1963. Bekerja pada bank bjb                   Pandeglang in 1963. Working at the bank since 1988.
sejak tahun 1988.


Prosedur Pengendalian Kepatuhan                                        Compliance Procedures and Controls


   Struktur Internal Audit bank bjb
   bank’s Internal Audit Structure


                                                        Divisi Audit
                                                         Internal




      Grup Audit Kantor          Grup Audit          Grup Audit Kantor                 Grup
                                                                                                         Grup SD & QA
            Pusat              Kantor Cabang I           Cabang II                    Audit TI




Fungsi Kepatuhan                                                       Compliance Function
Kepatuhan terhadap Peraturan Bank Indonesia serta                      Compliance with Bank Indonesia Regulations and other
peraturan perundang-undangan lain yang berlaku                         legislations in force must be implemented by the Board
wajib dilaksanakan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan                   of Commissioners, Directors and all employees within
seluruh Pegawai dalam organisasi bank. Kepatuhan                       the bank’s organization. Compliance should be seen as a
harus dilihat sebagai fungsi yang merupakan bagian                     function that is part and parcel of the business activities
tak terpisahkan dari aktivitas bisnis bank, karena setiap              of banks, because any failure of compliance can lead to
kegagalan pelaksanaan kepatuhan dapat menyebabkan                      the implementation of compliance risk, reputation risk and
risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko lainnya. Yang             other risks. The meaning of compliance within the bank
dimaksud fungsi kepatuhan dalam bank bjb adalah:                       bjb is understood as follows:
1. Sistem atau proses yang bertujuan untuk memastikan                  1. System or process that aims to ensure that the Bank
   bahwa Bank telah mematuhi Peraturan Bank                               has complied with Bank Indonesia’s Regulation,
   Indonesia, peraturan perudang-undangan lainnya                         regulation of other applicable laws, and agreements
   yang berlaku, serta perjanjian atau komitmen dengan                    or commitments with Bank Indonesia.
   Bank Indonesia.                                                     2. Mechanisms to protect the bank from liability arising
2. Mekanisme untuk melindungi bank dari kewajiban                         in respect of agreements/cooperation with customers
   yang ditimbulkan sehubungan adanya perjanjian/kerja                    or other parties which could be detrimental to the
   sama dengan nasabah atau pihak lain yang dapat                         bank.
   merugikan bank.


   Fungsi kepatuhan mencakup identifikasi tanggung                        Compliance function includes the identification
   jawab kepatuhan, penilaian risiko kepatuhan,                           of responsibilities of compliance, compliance risk



188                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
   pengawasan, pemantauan dan pelaporan pelaksanaan                   assessment, supervision, monitoring and reporting
   kepatuhan bank kepada Bank Indonesia dan pihak                     implementation of the compliance of the bank to
   terkait. Dalam melaksanakan fungsi kepatuhan                       Bank Indonesia and the parties involved. In performing
   tersebut, bank bjb telah membentuk unit khusus,                    the compliance function, the bank has established
   yaitu Divisi Kepatuhan dan Hukum yang berada                       a special unit, The Compliance and Legal Division
   di bawah koordinasi Direktur Kepatuhan dan                         which is under the coordination of the Director of
   Manajemen Risiko, dimana Divisi Kepatuhan dan                      Compliance and Risk Management, which oversees
   Hukum membawahi pula Bagian Kepatuhan yang                         the Division of Compliance and Legal division which
   mempunyai tugas melakukan uji kepatuhan atas setiap                also has the task to perform compliance tests on each
   rancangan kebijakan/keputusan, sistem dan prosedur,                policy/decision draft, systems and procedures, and
   serta melakukan uji kepatuhan atas compliance sheet.               perform compliance testing for compliance sheet. The
   Pemeriksaan selanjutnya akan dilaksanakan oleh                     next	examination	will	be	carried	out	by	Internal	Audit	
   Audit Intern untuk memastikan bahwa uji kepatuhan                  to ensure that the compliance test conducted by the
   yang dilakukan oleh unit bersangkutan tersebut telah               unit concerned has been carried out properly.
   dilaksanakan dengan benar.


Sepanjang tahun 2010, Bidang Kepatuhan telah                      During the year 2010, the Division of Compliance has
melaksanakan pengkajian terhadap beberapa rancangan               conducted an assessment of several designs related to
yang terkait dengan operasional perbankan, diantaranya            banking operations, including the following:
sebagai berikut:                                                  •	 In	principle	the	decision	of	the	placement	of	funds	and	
•	 Pada	 prinsipnya	 rancangan	 keputusan	 penempatan	                securities transactions do not contain any violation and
   dana dan transaksi surat-surat berharga tidak                      there is compliance between the decision of the Board
   mengandung pelanggaran dan terdapat kesesuaian                     of Directors with the results of the study the Director
   antara keputusan Direksi dengan hasil kajian Direktur              of Compliance and Risk Management.
   Kepatuhan dan Manajemen Risiko.                                •	 Develop	 a	 reminder	 system	 of	 reporting	 deadlines	
•	 Mengembangkan	 reminder system tenggat waktu                       of	internal	and	external	regulatory	databases	of	the	
   pelaporan dan database peraturan internal dan                      Internet portal system.
   eksternal pada sistem portal internet.                         •	 Monitoring	of	commitments	to	Bank	Indonesia	on	the	
•	 Pemantauan	 tehadap	 komitmen	 kepada	 Bank	                       results	of	the	examination	by	Bank	Indonesia.
   Indonesia atas Hasil Pemeriksaan Bank Indonesia.               •	 Monitoring	and	analysis	of	any	rules	and	regulations	
•	 Pemantauan	dan	analisis	atas	setiap	ketentuan	dan	                 issued by Bank Indonesia.
   peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.                •	 In	 order	 to	 improve	 uniformity	 and	 common	
•	 Dalam	 rangka	 meningkatkan	 keseragaman	 dan	                     understanding and evaluation of implementation of
   pemahaman yang sama serta evaluasi terhadap                        the regulations of Bank Indonesia and other legislation
   pelaksanaan peraturan Bank Indonesia dan peraturan                 in force socialization among others are continuously
   perundang-undangan lain yang berlaku secara                        carried out, through the delivery of educational
   berkesinambungan melaksanakan sosialisasi antara                   materials in the introduction of banking compliance
   lain melalui penyampaian materi kepatuhan dalam                    training for new staff.
   pendidikan pengenalan perbankan bagi pegawai                   •	 The	whole	unit	has	to	meet	obligations	for	submission	
   baru.                                                              of reports to Bank Indonesia in accordance with
•	 Seluruh	 satuan	 kerja	 telah	 memenuhi	 kewajiban	                a predetermined time limit, including Director of
   penyampaian laporan ke Bank Indonesia sesuai                       Compliance	 Task	 Execution	 Report	 submitted	 each	
   dengan batas waktu yang telah ditetapkan, termasuk                 semester.
   Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan yang              •	 In	the	framework	of	implementation	of	Know	Your	
   disampaikan setiap semester.                                       Customer/KYC (Know Your Customer), financial
•	 Dalam	rangka	Penerapan	Prinsip	Mengenal	Nasabah/                   transaction reporting and monitoring of cash has been
   KYC (Know Your Customer) telah dilakukan                           conducted on:
   laporan transaksi keuangan tunai dan pemantauan
   terhadap:


                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                           189
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



•	 Transaksi	keuangan	mencurigakan,	dan	                         •	 Suspicious	financial	transactions,	and
•	 Pengkinian	data	nasabah.	                                     •	 Updating	of	customer	data.
•	 Melakukan	 pemeliharaan	 terhadap	 Sistem	 Aplikasi	          •	 Perform	maintenance	on	the	Anti	Money	Laundering	
   Anti Money Laundering (AML), yang bertujuan untuk                 (AML) System Application, which aims to detect
   mendeteksi transaksi keuangan yang mencurigakan                   suspicious or outside the customer’s profile financial
   atau diluar profil nasabah dan menjaga kelancaran                 transactions and maintain the smooth operation of
   pengoperasian aplikasi AML. Selama tahun 2010 telah               the application of AML. During the year 2010 42 AML
   dilakukan pemasangan aplikasi AML pada 42 Kantor                  applications has been deployed in branches.
   Cabang.                                                       •	 Working	closely	with	the	Communication	Forum	of	
•	 Bekerja	 sama	 dengan	 Forum	 Komunikasi	 Direktur	               Banking Compliance Director (FKDKP) and INTRAC to
   Kepatuhan Perbankan (FKDKP) dan PPATK untuk                       conduct training on the application of KYC and Anti
   melakukan pelatihan mengenai penerapan KYC dan                    Money Laundering for bank officers, both officers and
   Anti Money Laundering bagi petugas bank, baik                     the Head Office Branch Office on an ongoing basis. In
   petugas Kantor Pusat maupun Kantor Cabang secara                  supporting the implementation of tasks of compliance
   berkesinambungan. Dalam mendukung pelaksanaan                     and implementation of Good Corporate Governance
   tugas kepatuhan dan penerapan Good Corporate                      in Banks, the Legal Unit has performed its function to
   Governance di bank, Unit Kerja Bagian Hukum telah                 provide legal assistance and guidance to all units. of
   melaksanakan fungsinya memberikan bantuan dan                     the Bank to perform any of the following:
   pembinaan segi hukum kepada seluruh unit kerja                    a. Conducting training in the field of law.
   bank dengan melaksanakan hal-hal sebagai berikut:                 b. Conducting a review of the cooperation agreements
   a. Melakukan pembinaan dalam bidang hukum.                            that have been implemented.
   b. Melaksanakan review terhadap perjanjian-                       c. Review the agreements to be made in order to
       perjanjian kerja sama yang telah dilaksanakan.                    protect the interests of the bank.
   c. Mengkaji perjanjian-perjanjian yang akan dibuat                d. Making the steps or landing in the completion of
       guna melindungi kepentingan bank.                                 a legal case.
   d. Membuat langkah-langkah atau arahan dalam
       penyelesaian suatu kasus hukum.


Pengelolaan Risiko                                               Risk Management
Pembentukan Satuan Kerja Manajemen Risiko didasarkan             Establishment of the Risk Management Unit is based on
pada Peraturan Bank Indonesia khususnya mengenai                 the Regulation of Bank Indonesia in particular regarding
penerapan Basel II Accord serta kebutuhan pengelolaan            the implementation of the Basel II Accord and the need
risiko secara lebih baik, maka setiap aktivitas operasional      for better risk management, so any activity of bank
bank bjb didasarkan atas pertimbangan asas risiko. Selain        bjb operations are based on the consideration of the
pembentukan Komite Manajemen Risiko yang berfungsi               principle of risk. In addition to the establishment of
memberikan persetujuan, peninjauan secara berkala dan            the Risk Management Committee that serves to give
perbaikan yang berkelanjutan atas kerangka manajemen             approvals, periodic review and continuous improvement
risiko yang dikembangkan, bank telah menerapkan GCG              of risk management framework is developed, the
dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan                bank has applied the GCG in supporting the effective
Tanggung jawab dewan komisaris dengan membentuk                  performance of duties and responsibilities of the board of
komite manajemen risiko serta mewajibkan sertifikasi             commissioners to establish risk management committees
manajemen risiko bagi seluruh pejabat dari level analis ke       and risk management requires certification for all officials
atas sebagai upaya penerapan Basel II dari aspek SDM.            from analyst level to the top as the implementation of
                                                                 Basel II from the human resources aspect.




190                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Penerapan Sistem Manajemen Risiko bank bjb berdasarkan             Application of Risk Management System bank bjb based
empat cakupan:                                                     on four scopes:
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi                    a. Active supervision of the Board of Commissioners and
   sebagai bagian dari peran pengawasan manajemen.                     Directors as part of a management oversight role.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit               b. Adequacy of policies, procedures and limits
   sebagai pedoman penerapan manajemen risiko.                         the guidelines on the implementation of risk
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                          management.
   pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem                 c. Adequacy of the process of identifying, measuring,
   informasi manajemen.                                                monitoring and risk control and management
d. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.                       information systems.
                                                                   d. A comprehensive system of internal control.


Organisasi Manajemen Risiko                                        Risk Management Organization
Sesuai dengan struktur organisasi bank bjb, untuk                  In accordance with bank bjb’s organizational structure,
menciptakan suatu sistem tata kelola manajemen risiko              to create a system of governance and robust risk
yang kuat dan memadai, maka di bawah Direktur                      management, then risk management is under the
Kepatuhan dan Manajemen Risiko dibantu oleh Satuan                 Compliance and Risk Management Director assisted by the
Kerja Manajemen Risiko/Divisi Manajemen Risiko                     Risk Management Unit/Division of Risk Management


Penerapan Manajemen Risiko                                         Risk Management Application
Penerapan manajemen risiko yang telah dilaksanakan                 One of the applications of risk management that has
antara lain bank bjb membangun Sistem Informasi                    been implemented includes building a Risk Management
Manajemen Risiko sebagai salah satu infrastruktur penting          Information System as one of the critical infrastructures in
dalam implementasi manajemen risiko, yaitu:                        the implementation of risk management, as follows:
•	 Membangun	 sistem	 Informasi	 Manajemen	 Risiko	                •	 Building	a	Risk	Management	Information	system	that	
   yang terintegrasi sebagai bagian dari sistem informasi              is integrated as part of a management information
   manajemen yang dimiliki dan dikembangkan bank,                      system owned and developed by the Bank, in order
   dalam rangka penerapan manajemen risiko yang                        to implement an effective risk management.
   efektif.
•	 Implementasi	model	pengukuran	risiko	kepada	seluruh	            •	 Implementation	of	risk	measurement	models	to	the	
   risk taking unit, meliputi model pengukuran risiko                  entire risk taking units, including operational risk
   operasional serta uji coba metodologi pengukuran                    measurement models and test methodologies for
   risiko kredit dan risiko pasar.                                     measuring credit risk and market risk.
•	 Pengembangan	 sistem	 manajemen	 risiko	 yang	                  •	 Development	of	a	centralized	risk	management	system,	
   tersentralisasi, dalam memastikan terpantaunya                      in ensuring the measurability of risk profiles and risk
   profil risiko dan terukurnya eksposure risiko secara                exposures	 in	 an	 accurate,	 informative	 and	 timely	
   akurat, informatif dan tepat waktu, baik risiko secara              manner, whether concerning overall risk/composite as
   keseluruhan/komposit maupun per jenis risiko yang                   well as the type of risk inherent in the Bank’s business
   melekat pada kegiatan usaha bank serta dapat                        activities and to measure the effectiveness of risk
   mengukur efektivitas budaya risiko pada seluruh                     culture at all levels of the Bank’s organization.
   jajaran organisasi bank.                                        •	 Developing	systems	that	can	perform	to	present	data	
•	 Pengembangan	 sistem	 yang	 dapat	 melakukan	                       availability and sufficient information for calculating
   penyajian tersedianya data dan informasi yang                       capital reserves with a more advanced approach.
   memadai untuk perhitungan cadangan modal dengan
   pendekatan yang lebih advance.




                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             191
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




 Model pengukuran risiko yang telah dibuat dapat dilihat pada tabel berikut:
 Risk measurement models that have been made can be seen in the following table:
      Model Pengukuran                              Metodologi                                                      Kegunaan
      Measurement Model                             Methodology                                                     Purposes
 1.    Risiko Pasar
       Market risks
 	     •	Risiko	Nilai	Tukar        Var	EWMA (Exponential Weighted Moving                 Mengukur potensi kerugian akibat fluktuasi nilai tukar
                                   Average) secara bankwide                              terhadap posisi devisa netto bank


       •	Foreign	Exchange							   Var	EWMA	(Exponential	Weighted	Moving	                Measuring	potential	losses	due	to	exchange	rate	fluctuations	
        Risk                       Average) is bankwide                                  on	net	foreign	exchange	position	of	banks


                                   VaR	Simulasi	Historis	per	Treasury transactional      Mengukur tingkat potensi kerugian dari portofolio yang
                                                                                         melibatkan nilai tukar ataupun transaksi derivatif dari aktivitas
                                                                                         Treasury.


                                   Historical	Simulation	VaR	per	Treasury	               Measuring the level of potential losses from a portfolio that
                                   transactional                                         involves	the	exchange	value	of	the	activity	or	transaction	
                                                                                         derivatife Treasury.


 	     •	Risiko	Suku	Bunga         IRRM (Interest Rate Risk Management) secara           Mengukur risiko suku bunga dari portofolio aset dan
                                   bankwide.                                             kewajiban yang sensitif terhadap perubahan suku bunga serta
                                                                                         menentukan besaran risiko terhadap bank


       •	Interest	Rate	Risk        IRRM (Interest Rate Risk Management) by               Measuring interest rate risk of the portfolio of assets and
                                   bankwide.                                             liabilities sensitive to interest rate changes and determine the
                                                                                         magnitude of risk to the bank


                                   VaR	Simulasi Historisper Treasury transactional       Mengukur tingkat potensi kerugian dari portofolio yang
                                                                                         melibatkan suku bunga dan melekat pada produk-produk
                                                                                         aktivitas Treasury


                                   Simulation	VaR	Historis	per	Treasury	transactional    Measuring the level of potential losses from a portfolio that
                                                                                         involves interest rates and attached to the products of Treasury
                                                                                         activities


 2.    Risiko Likuiditas           Stress testing terhadap skenario yang mungkin         Mengukur risiko likuiditas dari dengan bebagai skenario untuk
                                   terjadi dari simulasi profil jatuh tempo dalam        merumuskan kondisi bank dalam menghadapi kasus terburuk
                                   kondisi normal, kondisi spesifik dan kondisi krisis


       Liquidity Risk              Stress testing to scenarios that may occur from       Measuring the liquidity risk of the trending scenarios to
                                   the maturity profile simulation under normal          formulate the conditions facing banks in the worst case
                                   conditions, specific conditions and the conditions
                                   of crisis




192                                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Model pengukuran risiko yang telah dibuat dapat dilihat pada tabel berikut:
Risk measurement models that have been made can be seen in the following table:
     Model Pengukuran                         Metodologi                                                Kegunaan
     Measurement Model                        Methodology                                               Purposes
3.    Risiko Kredit      Metode yang digunakan dalam proses                 1.   Membangun klasifikasi debitur berdasarkan tingkat
                         identifikasi dan pengukuran risiko:                     risikonya yang antara lain berdasarkan kepada analisis
                         a.   Kredit Korporasi                                   risiko bisnis dan keuangan debitur secara objektif.
                              Implementasi metode pemeringkatan             2.   Penerapan ICRR dan ICS juga dapat digunakan sebagai
                              internal berdasarkan risiko dengan internal        landasan perhitungan kewajiban penyisihan modal serta
                              credit risk rating.                                pricing berbasis risiko
                         b.   Kredit Ritel                                  3.   Mendukung proses pelaksanaan analisa dan keputusan
                              Implementasi metode pemeringkatan                  kelayakan kredit berdasarkan parameter pengukuran yang
                              internal dengan sistem credit scoring              akurat dan objektif untuk segmen kredit ritel


      Credit Risk        The method used in the process of identification   1.   Establish the classification of borrowers based on risk
                         and measurement of risk:                                levels, among others, according to the analysis of debtor’s
                         a.   Corporate Credit                                   business and financial risk objectively.
                              Implementation of the internal rating         2.   ICRR Implementation and ICS can also be used as the basis
                              method based on the risk of internal credit        for the calculation of the liability provision of capital and
                              risk rating.                                       risk-based pricing
                         b.   Retail Credit                                 3.   Support the implementation process of analysis and credit
                              Implementation of the internal rating              worthiness decisions based on the parameters of accurate
                              method with credit scoring system                  and objective measurement for retail loan segment


                         Kebijakan prosedur, dan penetapan limit:           1.   Melakukan identifikasi terhadap potensi risiko yang akan
                         a.   Pengukuran limit dan toleransi berdasarkan         diambil oleh bank maupun setiap pemangku jabatan
                              sektor industri dan jenis produk kredit.           berdasarkan risk appetite yang dimiliki
                         b.   Penentuan limit transaksi yang terakomodasi   2.   Hitung batas toleransi risiko sesuai dengan risk appetite
                              dalam batas kewenangan kredit secara               pada setiap pemangku jabatan
                              berjenjang


                         Policy procedures, and limits:                     1.   Identification of potential risks to be taken by the bank
                         a.   Measurement and tolerance limits based             and every stakeholder positions held on risk appetite
                              on industry sectors and types of credit       2.   Calculate the risk tolerance limits in accordance with the
                              products.                                          risk appetite of every stakeholder positions
                         b.   Determination of the transaction limit
                              accommodated within the limits of credit
                              authority in stages




                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                               193
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




 Model pengukuran risiko yang telah dibuat dapat dilihat pada tabel berikut:
 Risk measurement models that have been made can be seen in the following table:
      Model Pengukuran                              Metodologi                                                     Kegunaan
      Measurement Model                             Methodology                                                    Purposes
                                  Infrastruktur manajemen risiko kredit:               1.   Memperkaya database peristiwa risiko sebagai salah satu
                                  a.   Pembangunan database peristiwa risiko                landasan agar bank dapat mengurangi kemungkinan
                                       kredit                                               kejadian risiko akan terulang
                                  b.   Sistem Informasi Manajemen Risiko Kredit        2.   Sebagai media pemantauan baik untuk satuan kerja
                                       menggunakan credit risk dashboard                    manajemen risiko maupun manajemen bank terhadap
                                  c.   Sistem aplikasi pendukung yang                       portofolio risiko kredit.
                                       tersentralisasi untuk Credit Rating dan         3.   Mendukung penerapan metode pemeringkatan kredit
                                       Scoring menggunakan teknologi informasi              agar lebih mudah dan cepat pada sisi penggunaan di
                                                                                            seluruh jaringan kantor cabang serta mempermudah
                                                                                            pemantauan oleh kantor pusat.


                                  Credit risk management infrastructure:               1.   Enrich the database of event risk as one basis for banks to
                                  a.   Development of credit risk event database            reduce the likelihood of risk event will be repeated
                                  b.   Credit Risk Management Information System       2.   As a media monitoring for the risk management unit and
                                       using a credit risk dashboard                        management of the bank against credit risk portfolio.
                                  c.   Supporting a centralized application system     3.   Support the implementation of credit-rating method
                                       for the Credit Rating and Scoring uses               for easier and faster on the use of the entire network
                                       information technology.                              of branch offices as well as facilitate monitoring by the
                                                                                            central office


 4.    Risiko Operasional,        Risk Control Self Assessmment (RCSA)                 Penilaian sendiri untuk mengukur eksposur risiko dari
       Hukum, Reputasi,                                                                kumpulan risk register sebagai analisis potensi risiko dari
       Strategik, dan Kepatuhan                                                        kegiatan operasional bank. Hasil yang dikeluarkan adalah
                                                                                       nilai operational risk score (ORS) untuk setiap risk issue yang
                                                                                       membentuk suatu peta risiko. Penilaian RCSA mencakup
                                                                                       assessment untuk sistem pengendalian risiko yang telah
                                                                                       diimplementasikan bank.


       Operational Risk, Legal,   Risk Control Self Assessmment (RCSA)                 Self-assessment	to	measure	the	risk	exposure	of	a	collection	
       Reputation, Strategic,                                                          of risk register as an analysis of the potential risk of bank
       and Compliance                                                                  operations. Results are issued is the value of operational risk
                                                                                       score (ORS) for each risk issue that would create a risk map.
                                                                                       RCSA assessment includes assessment for risk control systems
                                                                                       that have been implemented in the bank.


                                  Key Risk Indicator melalui tools Identifikasi        Tools yang digunakan untuk mengukur eksposur risiko melalui
                                  Indikator Risiko (Identikator)                       pengukuran terhadap indikator risiko yang ditetapkan sebagai
                                                                                       Key Risk Indicator


                                  Key Risk Indicator through tools Identification of   Tools	used	to	measure	risk	exposure	through	the	measurement	
                                  Risk Indicators (Identikator)                        of risk indicators are established as a Key Risk Indicator




194                                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
 Model pengukuran risiko yang telah dibuat dapat dilihat pada tabel berikut:
 Risk measurement models that have been made can be seen in the following table:
   Model Pengukuran                         Metodologi                                                       Kegunaan
   Measurement Model                        Methodology                                                      Purposes
                           Loss Database Approach melalui tools Laporan          Tools yang diinput oleh risk taking unit secara on-line. Data yang
                           Peristiwa	Risiko	(LPR)	dan	Matrix	Pendekatan	Dini	    diinput berupa peristiwa risiko yang berkategori risk loss dan
                           Risiko (MPDR)                                         potensial loss. Aplikasi ini bertujuan sebagai pemenuhan internal
                                                                                 loss database sehingga bank memiliki data kerugian yang
                                                                                 dapat digunakan dalam pengukuran modal risiko operasional
                                                                                 menggunakan metodologi AMA


                           Loss Database Approach through the tools of           Tools are inputted by the risk taking on-line units. The data
                           Risk	Event	Report	(LPR)	and	the	Early	Risk	Matrix	    inputted in the form of event risk is categorized risk of potential
                           Approach (MPDR)                                       loss and loss. This application is intended as a fulfillment of an
                                                                                 internal loss database so that the bank has the data loss that can
                                                                                 be used in the measurement of operational risk capital using the
                                                                                 methodology of the AMA


                           Sistem informasi Manajemen Risiko Alarm               Tools yang dapat memberi informasi diantaranya meliputi
                           Warning System (AWAS)                                 perhitungan pencadangan modal risiko operasional, hasil
                                                                                 pengukuran RCSA dan Key Risk Indicator serta peristiwa risiko
                                                                                 secara real time baik yang berkategori risk loss maupun potential
                                                                                 loss kepada Manajemen. Untuk dapat dilakukan pengendalian
                                                                                 sejak dini terhadap kemungkinan timbulnya dampak risiko yang
                                                                                 signifikan.


                           Risk Management Information System Alarm              Tools that can provide such information include the calculation
                           Warning System (CAUTION)                              of operational risk capital provision, the measurement results
                                                                                 RCSA and Key Risk Indicator and the risk of events in real
                                                                                 time whether the categorized risk loss or potential loss to the
                                                                                 Management. To be done early control against the possibility of
                                                                                 the impact of significant risks




Model-model pengukuran tersebut digunakan sebagai                         Measurement models are used as risk management tools
perangkat manajemen risiko bank bjb dalam pengelolaan                     of bank bjb in risk management, which in turn will be
risiko, yang pada akhirnya akan dapat memberikan                          able to provide information to the bank’s risk profile
informasi terhadap penilaian profil risiko bank bjb.                      assessment.


Implementasi Basel II                                                     Implementation of Basel II
Dalam rangka implementasi Basel II, bank bjb terus                        In the framework of Basel II, the bank continues to work
berupaya menyempurnakan sekaligus meningkatkan                            to improve and increase the development of systems risk
pengembangan sistem infrastruktur pengelolaan risiko                      management infrastructure such as Basel II implementation
sebagai upaya penerapan Basel II, mencakup:                               efforts, including:
a. Praktek manajemen risiko yang efektif,                                 a. Effective risk management practices,
b. Peningkatan kesadaran dan kompetensi Sumber Daya                       b. Increased awareness and competence of Human
   Manusia,                                                                     Resources,
c. Optimalisasi peran Satuan Kerja Manajemen Risiko,                      c. Optimizing the role of the Risk Management Unit,
d. Penyempurnaan teknologi informasi dan sistem                           d. Completion of information technology and
   informasi manajemen,                                                         management information systems,
e. Penerapan Aplikasi Risiko Operasional sesuai dengan                    e. Implementation of Operational Risk Applications in
   roadmap Bank Indonesia,                                                      accordance with the roadmap of Bank Indonesia,



                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                   195
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



Pada tahap awal bank akan menggunakan Standardized                At this early stage the Bank will use the Standardized
Approach dalam menghitung capital charge untuk risiko             Approach to calculate capital charge for credit risk and
kredit dan risiko pasar serta Basic Indicator Approach untuk      market risk and Basic Indicator Approach for operational
risiko operasional, dan Bank Indonesia akan melakukan             risk whilst Bank Indonesia will conduct reviews to allow
review serta dapat mengijinkan bank menggunakan                   banks to use a more advanced approach. Some risk
pendekatan yang lebih advance. Beberapa program                   mitigation program that is currently developed in the
mitigasi risiko yang saat ini dikembangkan bank bjb dalam         framework of the bank’s Implementation of Basel II,
rangka Implementasi Basel II, diantaranya adalah:                 including:


Risiko Kredit                                                     Credit Risk
Dalam pengelolaan risiko kredit, bank bjb melakukan               In managing credit risk, the bank analyzes, manages and
analisa, pengelolaan maupun tindakan-tindakan untuk               measures to minimize credit risk, both in lending and
meminimalisir risiko kredit, baik dalam penyaluran kredit         loan portfolio. Credit risk management is intended to
maupun portofolio kredit. Pengelolaan risiko kredit               improve the prudential principles in lending, maintaining
ditujukan untuk meningkatkan prinsip kehatian-hatian              the independence of the risk management process and
dalam penyaluran kredit, mempertahankan independensi              develop a risk-based banking business to:
dari proses manajemen risiko serta mengembangkan                  a. Review the policy and process credit
bisnis bank yang berbasis risiko yaitu dengan:                    b. Monitoring the loan portfolio
a. Melakukan kajian terhadap kebijakan dan proses                 c. Developing credit scoring and credit rating to assess
   kredit                                                             the quality, the feasibility of both consumer and
b. Melakukan pemantauan terhadap portofolio kredit                    corporate borrowers as well as to encourage banks
c. Mengembangkan credit scoring dan credit rating                     to use more advanced methods.
   untuk menilai kualitas, kelayakan terhadap debitur
   baik konsumer maupun korporasi serta guna
   mendorong bank menggunakan metode yang lebih
   advanced.


Pengelolaan portofolio kredit dilakukan dengan memantau           Credit portfolio management is done by monitoring the
kualitas kredit yang disalurkan bank, konsentrasi dan             quality	 of	 bank	 loans	 extended,	 the	 concentration	 and	
sebaran kredit, jenis dan sektor kredit yang potensial            distribution of credit, types and potential credit sectors
serta menetapkan limit risiko kredit dengan tujuan untuk          and set credit risk limits with the objective to minimize
meminimalisir timbulnya risiko kredit bagi bank.                  the incidence of credit risk for banks.


Risiko Pasar dan Likuiditas                                       Market and Liquidity Risk
Pengelolaan risiko pasar dan likuiditas mencakup                  Market and liquidity risk management includes managing
pengelolaan risiko nilai tukar, risiko suku bunga dan risiko      foreign	exchange	risk,	interest	rate	risk	and	liquidity	risk.	
likuiditas. Pengelolaan Risiko nilai tukar dengan cara            Exchange	risk	management	is	achieved	by	maintaining	a	
mempertahankan posisi devisa neto jauh di bawah batas             net	open	position	well	below	the	maximum	limit	of	20%	
maksimum 20% yang ditetapkan oleh Bank Indonesia                  set by Bank Indonesia and the calculation of capital charge
serta untuk perhitungan capital charge sebagai cadangan           as	a	reserve	to	cover	fluctuations	in	exchange	rates,	the	
untuk mengatasi fluktuasi nilai tukar, bank menggunakan           Bank	uses	Value	at	Risk	methodology.	Interest	rates	risk	
metodologi Value at Risk. Pengelolaan risiko suku bunga           management through a portfolio of assets and liabilities
melalui portofolio asset dan kewajiban yang sensitif              that are sensitive to changes in interest rates and the
terhadap perubahan tingkat suku bunga dan pengaruh                influence of these interest rate movements on net interest
pergerakan suku bunga tersebut terhadap pendapatan                income in banks, and liquidity risk management to be
bunga bersih bank serta pengelolaan risiko likuiditas untuk       able to fulfill any obligations due and maintain optimal
dapat memenuhi setiap kewajiban yang jatuh tempo dan              levels of liquidity.
menjaga tingkat likuiditas yang optimal.



196                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Risiko Operasional                                                Operational Risk
Dalam mengidentifikasi serta memitigasi risiko operasional        In identifying and mitigating operational risk bank bjb has
bank bjb telah menyusun Kebijakan dan prosedur serta              established policies and procedures and implementation
implementasi sistem aplikasi risiko operasional yaitu Self        of application systems that is operational risk Self
Assessment, Laporan Peristiwa Risiko (LPR) dan Matriks            Assessment, Risk Incident Report (LPR) and the Early Risk
Pendekatan Dini Risiko (MPDR) serta mengembangkan                 Matrix	Approach	(MPDR)	as	well	as	developing	applications	
aplikasi Alarm Warning System (AWAS) dan identikator              like Alarm Warning System (AWAS) and identicator which
yang merupakan metodologi sistem pelaporan yang                   is a reporting system methodology designed to obtain data
didesain untuk mendapatkan data Risk Loss dan                     and Potential Loss Risk and risk data categorized as High,
Potential Loss serta data risiko yang memiliki Kategori           Medium and Low and implement Business Continuity
High, Medium dan Low serta melakukan implementasi                 Management (BCM) to mitigate disasters and to ensure
Business Continuity Management (BCM) untuk memitigasi             passage of critical business processes so that the Bank
bencana dan memastikan berjalannya proses bisnis kritikal         can perform mitigation measures to minimize the risk
sehingga bank dapat melakukan langkah-langkah mitigasi            of recurrence, according criteria embodied in Basel II
guna meminimalisir terulangnya kembali kejadian risiko,           Advanced Measurement Approach.
sesuai kriteria dalam Basel II untuk menuju Advanced
Measurement Approach.


Laporan Profil dan Mitigasi Risiko                                Profile Reports and Risk Mitigation
Laporan profil risiko memuat semua jenis risiko yang              Risk profile report contains all kinds of risks faced by the
dihadapi oleh bank serta efektivitas sistem kontrol dari          Bank and the effectiveness of the control system of each
masing-masing unit bisnis. Dari kedua faktor tersebut bank        business unit. Of the two factors the bank may identify
dapat mengidentifikasi tingkat risiko komposit (rendah,           composite risk level (low, moderate or high). The Bank also
moderat atau tinggi). Bank juga menggunakan laporan               uses the report’s risk profile as a reference to determine its
profil risiko sebagai acuan untuk menentukan strategi             business strategy. From the results of the self-assessment
bisnis. Dari hasil self assessment periode Desember 2010,         period of December 2010, overall bank risk is moderate,
risiko bank secara keseluruhan adalah moderat, dengan             with an aggregate risk level is moderately inherent and
tingkat risiko inhern secara agregat adalah moderat dan           risk control system is considered acceptable.
sistem pengendalian risiko dinilai acceptable


Penerapan Manajemen Risiko termasuk sistem                        Implementation of Risk Management including the
Pengendalian Intern                                               Internal Control system


1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi                   1. Active Supervision from the Boards of Commissioners
   a. Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan                           and Directors
       manajemen risiko,                                              a. Approve and evaluate risk management policies,
   b. Mengevaluasi tanggung jawab Direksi atas                        b. Evaluating the responsibilities of the Directors
       pelaksanaan kebijakan manajemen risiko,                            on the implementation of risk management
   c. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan                              policies,
       Direksi yang terkait dengan transaksi yang                     c. Evaluate and decide on the petition of the Board
       memerlukan persetujuan Dewan Komisaris,                            of Directors relating to transactions which require
   d. Melakukan kaji ulang terhadap metodologi                            approval of the Board of Commissioners,
       penilaian risiko, kecukupan implementasi Sistem                d. Conduct a review of risk assessment methodology,
       Informasi Manajemen dan ketepatan kebijakan,                       adequacy of the implementation and accuracy
       prosedur dan penetapan limit,                                      of Management Information Systems policies,
   e. Menyediakan sumber daya yang berkualitas untuk                      procedures and limits,
       menyelesaikan tugas pengelolaan risiko yang                    e. Providing quality resources to accomplish the task
       efektif,                                                           of effective risk management,



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                             197
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance



   f. Merencanakan dan merealisasikan peningkatan                           f. Planning and realization of improving the quality
          mutu keterampilan sumber daya manusia pengelola                      of human resource skills of risk managers regularly
          risiko secara berkala dan berkelanjutan.                             and continuously.


2. Kecukupan Kebijakan Prosedur dan Penetapan Limit                    2. Adequacy of Procedural policies and Limit Setting
   Adanya pedoman tentang manajemen risiko dimana                      	   The	 existence	 of	 guidelines	 on	 risk	 management	 in	
   salah satu hal yang diatur didalamnya adalah                            which one of those specified in it is about policy and
   mengenai kebijakan dan limit risiko pasar, risiko kredit                the limiting of market risk, credit risk and operational
   dan risiko operasional.                                                 risk.
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                          3. Identification, Measurement, Monitoring and
   Pemantauan dan Pengendalian Risiko                                      Controlling Risk Process adequacy
   Membangun dan mengembangkan sistem informasi                            Building and developing good risk management
   manajemen risiko baik untuk risiko operasional,                         information system for operational risk, credit risk and
   risiko kredit dan risiko pasar yang bertujuan untuk                     market risk in order to be able to perform the process
   dapat melakukan proses identifikasi, pengukuran,                        of identification, measurement, monitoring and risk
   pemantauan dan pengendalian risiko sejak dini.                          control early.
4. Sistem pengendalian Intern                                          4. Internal control system
   Menerapkan sistem pengendalian intern dengan                            Implement internal control system in coordination with
   berkoordinasi dengan Divisi Audit Intern untuk                          the Internal Audit Division to submit risk profile reports
   menyampaikan laporan profil risiko secara triwulanan                    on	a	quarterly	basis	as	a	reference	in	the	execution	of	
   sebagai bahan referensi dalam pelaksanaan tugas dan                     duties and obligations of the Internal Audit Division.
   kewajiban Divisi Audit Intern.


Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait/                                  Provision of Funds To Related Parties and
Transaksi kepada Pihak yang Terafiliasi                                Affiliated Parties Transactions
Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan               Provision of funds to related parties (related party) and the
penyediaan dana besar (large exposure), posisi pada akhir              provision	of	funds	(large	exposure),	position	at	the	end	of	
tahun 2010, adalah sebagai berikut:                                    2010, are as follows:
                                                                                                                        Rp Juta / Rp Million


                              Penyediaan Dana                                                 Jumlah Total
    No.
                              Provision of Funds                               Debitur                       Nominal (Rp)

     1.        Kepada Pihak Terkait Related Parties                                4                              563

     2.        Kepada Debitur Inti To the Debtors:
               a. Individu Individual                                              50                          1.723.684
               b. Group Group


Etika Bisnis dan Budaya Perusahaan                                     Business ethics and Corporate Culture
Dalam rangka mendukung pencapaian visi dan misi                        In order to support the achievement of the vision and
bank bjb menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja                       mission of bank bjb to become the 10 largest banks in
baik di Indonesia, bank bjb telah melakukan beberapa                   Indonesia, bank bjb has made several changes, one of
perubahan, salah satunya perubahan budaya perusahaan.                  those changes is in its corporate culture. Corporate culture
Budaya perusahaan tersebut mencerminkan semangat                       reflects the spirit of bank bjb’s banking in the face of tight
bank bjb dalam menghadapi persaingan perbankan yang                    competition and dynamics. The values of the corporate
semakin ketat dan dinamis. Nilai-nilai budaya perusahaan               culture (corporate values) that have been formulated, is
(corporate value) yang telah dirumuskan yaitu GO SPIRIT                GO	SPIRIT	which	is	a	manifestation	of	Service	Excellence,	
yang merupakan perwujudan dari Service Excellence,                     Profesionalism, Integrity, Respect, Intelligence, and Trust
Profesionalism, Integrity, Respect, Intelligence, Trust yang           elaborated in 14 primary behaviors.
dijabarkan dalam 14 perilaku utama.

198                                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Adapun panduan untuk pelaksanaan budaya perusahaan                The guidelines for the implementation of this corporate
ini telah tersusun dalam pedoman budaya perusahaan                culture have been written within guidelines of the bank
bank bjb.                                                         bjb corporate culture.


bank bjb telah melakukan beberapa langkah sebagai                 bank bjb has taken several steps in an effort socialization
upaya sosialisasi corporate value yang berada di bawah            of corporate values that are under the coordination of
koordinasi Divisi Change Management Office. Proses                Change Management Division Office. The socialization
sosialisasi tersebut dibantu pula oleh Change Leaders             process is aided also by Change Leaders and Change
dan Change Agents yang telah ditunjuk diseluruh unit              Agents who have been appointed in all work units to be
kerja untuk dapat mensosialisasikan perubahan budaya              able to socialize cultural change to their respective working
kepada unit kerjanya masing-masing. Program-program               units. The programs have been implemented by the
yang telah dilaksanakan oleh Divisi Change Management             Change Management Division office, among others:
Office antara lain:
•	 Pembentukan	tim	internalisasi	budaya	yang	terdiri	dari	        •	 Establishment	of	Cultural	Studies	Internalization	Team	
   Change sponsors, change leaders, change agents,                    consisting of Change Sponsors, Change Leaders,
   dan change targets, serta Divisi Change Management                 Change Agents and Change Targets, as well as Change
   Office sebagai divisi yang bertanggung jawab dalam                 Management Office Division as the division responsible
   proses internalisasi budaya secara keseluruhan                     for the overall process of cultural internalization
•	 Training dan sosialisasi kepada Change Leaders &               •	 Training	and	socialization	to	Change	Leaders	&	Change	
   Change Agents (Batch I, II dan III)                                Agents (Batch I, II and III)
•	 Pencetakan	 media	 sosialisasi	 berupa	 X banner, sign         •	 Printing	 medium	 of	 socialization	 in	 the	 form	 of	 X	
   wall, buku saku, buku pedoman, PIN dan Kartu                       banners, wall signs, pocket books, manuals, PIN and
   Hologram                                                           Hologram Card
•	 Program	 pembahasan	 ketentuan	 perusahaan	                    •	 Program	 provisions	 company	 discussion	 (including	
   (termasuk tentang budaya perusahaan) di seluruh unit               on the corporate culture) in the entire work unit
   kerja secara periodik (minimal 1 bulan sekali)                     periodically (at least 1 month)
•	 Survey	 budaya	 perusahaan	 untuk	 mengetahui	 dan	            •	 Survey	of	corporate	culture	to	know	and	evaluate	the	
   mengevaluasi tingkat pengetahuan, pemahaman,                       level of knowledge, understanding, perceptions and
   persepsi kepentingan dan keyakinan para pegawai                    beliefs of the employee interests of organizational
   terhadap proses transformasi organisasi dan budaya                 transformation processes and corporate culture
   perusahaan


Agar corporate value tersebut dapat diimplementasikan             These corporate values can be implemented by all levels
oleh seluruh jajaran organisasi bank bjb dalam setiap             of organization within each bank bjb daily activities and
aktivitas sehari-hari, maka akan dilakukan upaya                  efforts will be made for internalization of cultural values
internalisasi nilai-nilai budaya melalui program-program          through cultural programs, among others:
budaya antara lain:
•	 Training lanjutan bagi change agents dan change                •	 Advanced	 Training	 for	 Change	 Agents	 and	 change	
   leaders                                                            Leaders
•	 Workshop Cristalizing Concept reformulasi strategi             •	 Workshop 	 Concept 	 Crystallizing 	 bank 	 bjb
   transformasi bank bjb                                              transformation strategy and reformulation
•	 Mendorong	setiap	unit	kerja	untuk	memiliki	program	            •	 Encourages	each	unit	to	have	a	cultural	program
   budaya
•	 Mengintegrasikan	 nilai-nilai	 budaya	 dalam	 HR	              •	 Integrating	cultural	values	in	the	HR	system
   system


Proses perubahan budaya bukanlah suatu hal yang                   The process of cultural change is not an easy thing,
mudah, namun dengan adanya komitmen yang kuat                     but with a strong commitment from all levels of the
dari seluruh jajaran organisasi bank bjb terutama top             organization, especially bank bjb top managements,


                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                            199
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance



       management, maka bank bjb optimis dapat melakukan                                 the bank bjb is optimistic to perform transformation and
       transformasi dan mencapai visi dan misinya.                                       achieve its vision and mission.



       PERKARA PENTING yANG SEDANG DIHADAPI                                              I M P O RTA N T I S S U E S T H AT A R E FA C E D
       PERUSAHAAN                                                                        COMPANy
       Secara umum bank bjb sedang menghadapi beberapa                                   In general, bank bjb is facing some legal process. Here is
       proses hukum. Berikut adalah uraian mengenai perkara                              a description of legal matters facing bank bjb.
       hukum yang sedang dihadapi bank bjb.


       Bahwa seluruh perkara telah diungkapkan dalam                                     That the whole matter has been disclosed in the Prospectus
       Prospektus dan perkara-perkara tersebut tidak berdampak                           and the case-the case had no impact on operations and
       terhadap kegiatan usaha dan kondisi keuangan bank                                 financial condition of bank bjb.
       bjb.



      No. Perkara
                      Posisi bank
No.   Kantor Pusat                  Pihak Lawan         Materi Perkara                 Pokok/Nilai Gugatan                  Pokok Putusan            Status Perkara
                          bjb
       bank bjb


1.    No. 141/Pdt/   Terbantah I    Drs. Syinar   Pokok perkara mengenai       •	Menyatakan	Pembantah	adalah	           PN Bandung                 Perkara tersebut telah
      Bant/200                      Budhiartha    bantahan, dimana Pembantah     pemegang yang sah atas SIM             Menyatakan bantahan        diputus di Mahkamah
                                                  sebagai salah seorang          (Surat Izin Menghuni) dari Kantor      Pembantah tidak dapat      Agung RI dengan
                                                  pemegang hak penghunian        Urusan Perumahan Bandung No.           diterima                   putusan No.2032K/
                                                  rumah yang terletak di Jl.     022581, tanggal 30 Juli 1957                                      PDT/
                                                  Serayu No. 8, Bandung tidak                                           PT Bandung:
                                                  pernah diikutsertakan dalam                                           Menguatkan putusan
                                                  perkara No.115/PDT.G/2002/                                            Pengadilan Negeri
                                                  PN.BDG jo. No.127/PDT/2003/                                           Bandung
                                                  PT.BDG jo. No. 675K/
                                                  PDT/2004 yang kemudian                                                MARI:
                                                  telah ditetapkan pelaksanaan                                          Menolak permohonan
                                                  eksekusi berdasarkan                                                  kasasi Pembantah
                                                  penetapan Ketua Pengadilan
                                                  Negeri Bandung No.11/PDT/X/
                                                  PUT/2006/PN.BDG, tanggal 29
                                                  Maret 2006.

                     I Refuted                    Main case of denial, where
                                                  contender as one of the          State a legitimate contender is      PN Bandung                 The case was decided
                                                  holders of occupancy rights      the holder of the license (License   Declared inadmissible      in the Supreme
                                                  of the house which is located    inhabit) from Bandung No             rebuttal contender         Court with a verdict
                                                  on Jl. Serayu No. 8, Bandung     Housing Affairs Office. 022 581,                                No.2032K/PDT/
                                                  was never included in the case   dated July 30, 1957                  PT Bandung:
                                                  No.115/PDT.G/2002/PN.BDG                                              The Supreme Court decide
                                                  jo. No.127/PDT/2003/PT.BDG                                            Bandung
                                                  jo. No. 675K/PDT/2004 who
                                                  then	set	the	execution	based	                                         MARI:
                                                  on the determination of                                               Rejecting the appeal
                                                  the Chairman No.11/PDT/X/                                             contender
                                                  PUT/2006/PN.BDG Bandung
                                                  District Court, dated March
                                                  29, 2006.




       200                                                        Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
      No. Perkara
                        Posisi bank
No.   Kantor Pusat                      Pihak Lawan                 Materi Perkara                    Pokok/Nilai Gugatan                     Pokok Putusan                 Status Perkara
                            bjb
       bank bjb


2.    No.131/         Turut             H.Yana Suryana        Pokok Perkara mengenai          •	Menyatakan	gugatan	Penggugat	 PN Bandung                                  Perkara tersebut
      PDT/G/2009/     Tergugat I        sebagai               Perbuatan Melawan Hukum           tidak dapat diterima           •	menyatakan	gugatan	                      sedang dalam
      PN.BDG tanggal                    Penggugat             karena Tergugat I dan Tergugat •	Menguatkan	Putusan	Pengadilan	    Penggugat tidak dapat                    pemeriksaan tingkat
      25 Agustus                                              II tidak juga menerbitkan surat   Negeri Bandung No.131/PDT/       diterima                                 kasasi di Mahkamah
      2009 jo No.71/                                          izin penyelenggara reklame        G/2009/PN.BDG.                 •	menyatakan	Pengadilan	                   Agung RI
      Pdt/2010/                                               dalam waktu yang telah          •	Menghukum	Penggugat,	sekarang	 Negeri Klas I A Bandung
      PT.Bdg tangal 3                                         ditetapkan padahal Penggugat Pembanding untuk membayar             tidak berwenang
      Maret 2010                                              telah membayar pajak reklame seluruh biaya perkara yang timbul     memeriksa dan
                                                              kepada Tergugat I                 dalam kedua tingkat peradilan    mengadili perkara aquo
                                                                                                sebesar Rp150.000, 00 (seratus   dan menyatakan yang
                                                                                                lima puluh ribu Rupiah)          berwenang adalah
                                                                                                                                 Pengadilan Tata Usaha
                                                                                                                                 Negara




      No.131/           First           H. Yana Suryana       Basic Case of Unlawful Acts     •	To	declare	that	the	plaintiff	can	      PT Bandung:                       The case is under
      PDT/G/2009/       Defendant       as Plaintiff          by Defendant first and second     not be accepted                         Menguatkan putusan                examination	at	the	
      PN.BDG dated                                            defendant also did not issue    •	Strengthen	the	Bandung	District	        Pengadilan Negeri Bandung         level of the Supreme
      25 August                                               an operator license billboard     Court No.131/PDT/G/2009/                                                  Court appeal
      2009 jo No.71/                                          in a predetermined time           PN.BDG.                                 PN Bandung
      Pdt/2010/                                               when the plaintiff has to pay   •	Punishing	The	plaintiff,	now	           •	states	the	plaintiff	can	not	
      PT.Bdg dated                                            advertisement	tax	to	the	first	   Appellant to pay all legal costs        be accepted
      March 3, 2010                                           defendant                         incurred in the second level of         •	Class	IA	states	Bandung	
                                                                                                justice for Rp150.000, 00 (one          District Court was not
                                                                                                hundred fifty thousand rupiah)          authorized to investigate
                                                                                                                                        and prosecute aquo
                                                                                                                                        case and stated that the
                                                                                                                                        authority is the State
                                                                                                                                        Administrative Court

                                                                                                                                        PT Bandung:
                                                                                                                                        The Supreme Court decide
                                                                                                                                        Bandung



3.    No. 414/          Cabang          Helmy Faishal         Pokok perkara adalah              •	Menghukum	Tergugat	I	untuk	           PN Bandung                        Perkara tersebut
      PDT/G/2008/       Utama/          Zaini,	dkk	           perbuatan melawan hukum             membayar ganti kerugian yang di       Mewajibkan Tergugat I             sedang dalam
      PN.Bdg,           Tergugat I      sebagai Para          dimana Tergugat I dianggap          derita Para Penggugat yang terdiri    membayar ganti kerugian           pemeriksaan tingkat
      tanggal 28 Mei                    Pengugat              telah menolak prinsip               dari (a) kerugian materiil sebesar    kepada Para Penggugat             kasasi di Mahkamah
      2009 jo No.                                             kehati-hatian sebagaimana           Rp500.000.000 dan (b) kerugian        berupa (a) kerugian materiil      Agung RI
      309/Pdt/2009/                                           dimaksud dalam Undang-              immateriil sebesar Rp800.000.000      sebesar Rp150.000.000
      PT.Bdg, tanggal                                         Undang Perbankan sehingga                                                 dan (b) kerugian immateriil
      23 Februari                                             menimbulkan kerugian bagi                                                 sebesar Rp50.000.000
      2010                                                    Para Penggugat.
                                                                                                                                        PT Bandung
                                                                                                                                        Menyatakan putusan
                                                                                                                                        Pengadilan Negeri Bandung
                                                                                                                                        batal demi hukum dan
                                                                                                                                        menyatakan gugatan dari
                                                                                                                                        Para Penggugat tidak dapat
                                                                                                                                        diterima.


      No. 414/          Main Branch /   Helmy Faisal          The principal case is a tort      •	Punish	Defendant	I	to	make	           PN Bandung                        The case is under
      PDT/G/2008/       Defendant I     Zaini,	et	al	as	      where the defendant I               restitution in the suffering of       Requiring first defendant         examination	at	the	
      PN.Bdg, dated                     the Pengugat          considered to have rejected         the plaintiff which consists of (a)   make restitution to Plaintiffs    level of the Supreme
      May 28, 2009                                            the principle of prudence as        material loss of Rp500.000.000        in the form of (a) material       Court appeal
      jo No. 309/                                             defined in the Banking Act          and (b) immaterial losses             loss of Rp150.000.000
      Pdt/2009/                                               that caused harm to Plaintiffs.     amounting Rp800.000.000               and (b) immaterial losses
      PT.Bdg, dated                                                                                                                     amounting to 50,000,000
      February 23,
      2010                                                                                                                              PT Bandung
                                                                                                                                        Stating Bandung District
                                                                                                                                        Court declared null and void
                                                                                                                                        and the claim of the plaintiff
                                                                                                                                        is not acceptable.




                                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                 201
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




      No. Perkara
                        Posisi bank
No.   Kantor Pusat                      Pihak Lawan            Materi Perkara                   Pokok/Nilai Gugatan                    Pokok Putusan              Status Perkara
                            bjb
       bank bjb


 4.   No. 19/           Cabang          Dalim bin        Pokok perkara adalah             •	Menyatakan	tanah	sengketa	            PN Cirebon                    Mahkamah Aguing
      Pdt.G/2006/       Cirebon/        Wastila dan      perbuatan melawan hukum,           adalah milik Para Penggugat           Menolak gugatan               Menolak permohonan
      PN.Cn, tanggal    Tergugat III    Asmeri binti     dimana tanah milik Para          •	Menyatakan	jual	beli	tanah	           Para Penggugat untuk          kasasi dari Para
      30 Nopember                       Madkasan         Penggugat telah dilelang           sengketa secara lelang                seluruhnya                    Penggugat Perkara
      2006 jo. No.                                       tanpa alas hak yang sah            sebagaimana Risalah Lelang                                          tersebut telah diputus
      05/PDT/2008/                                                                          tanggal 26 Maret 2004 No.             PT Bandung                    Mahkamah Agung RI
      PT.Bdg, tanggal                                                                       77/2004 berikut penyitaannya          Menguatkan putusan            dengan Putusan No. 7/
      5 Mei 2008.                                                                           adalah cacat hukum dan tidak          Pengadilan Negeri Cirebon     Pdt/2009, tanngal 25
                                                                                            sah dan tidak mempunyai titel                                       Juni 2009
                                                                                            eksekutorial
                                                                                          •	Menyatakan	Sertifikat	SHM	No.	
                                                                                            140/Desa Warundur Surat Ukur
                                                                                            tanggal 10 Januari 1991 No.
                                                                                            80/1991 seluas ±314 M² yang
                                                                                            telah dibalik nama tidak sah dan
                                                                                            tidak berkekuatan hukum

      No. 19/           Cirebon                          The principal case is a tort, in •	To	declare	the	disputed	land	is	      PN Cirebon                    Court Aguing
      Pdt.G/2006/       Branch /                         which land owned by Plaintiffs owned by Plaintiffs                       Rejecting the claim of the    Rejecting the appeal
      PN.Cn,            Defendant III                    have been auctioned without •	State	purchase	auction	land	               plaintiff for the whole       of the Plaintiffs case
      November 30,                                       a valid title                      disputes as the Minutes of                                          was decided by
      2006 jo. No.                                                                          Auction on 26 March 2004.             PT Bandung                    the Supreme Court
      05/PDT/2008/                                                                          77/2004 penyitaannya following is     The Supreme Court decide      Decision No. 7/
      PT.Bdg, dated                                                                         legally flawed and illegitimate and   Cirebon                       Pdt/2009, tanngal June
      May 5, 2008.                                                                          has no title eksekutorial                                           25, 2009
                                                                                          •	State	Certificate	No.	SHM.	140/
                                                                                            Desa Warundur Measurement
                                                                                            Letter dated January 10, 1991 No.
                                                                                            80/1991 of ± 314 M ² that has
                                                                                            been behind the name is not valid
                                                                                            and legal ramifications


 5.   No. 46/           Cabang          Dasem            Pokok perkara adalah           •	Menyatakan	tidak	sah	dan	batal	         PN Indramayu                  Perkara tersebut telah
      Pdt.G/1999/       Indramayu/      Muhaemin alias   perbuatan melawan hukum,         demi hukum pelaksanaan lelang           Menolak gugatan               diputus di Mahkamah
      PN.Im, tanggal    Tergugat III    Muhaemin         dimana tanah hak milik atas      yang dilakukan oleh Kantor              Penggugat untuk               Agung RI dengan
      30 Mei 2000                       Satibi dan       nama Para Penggugat yang         Pejabat Lelang Klas II Cirebon          seluruhnya                    putusan No. 2553 K/
      jo. No. 461/                      Rasiah Rokanah   dipinjamkan ke H. Muhammad •	Menyatakan	tidak	sah	dan	batal	             PT Bandung                    PDT/2001 tanggal 29
      Pdt/2000/                         sebagai Para     Satibi	bin	Zainudin,	kemudian	   demi hukum risalah lelang yang          Menguatkan putusan            September 2005
      PT.Bdg, tanggal                   Penggugat        dijadikan jaminan hutang         dibuat oleh Kantor Pejabat Lelang       Pengadilan Negeri
      12 Desember                                        kepada Bank bjbcabang            Klas II Cirebon                         Indramayu
      2000                                               Indramayu telah dilelang oleh •	Memerintahkan	kepada	Kantor	             Mahkamah Agung RI
                                                         Kantor Pejabat Lelang Klas       Badan Pertanahan Kabupaten              Menolak permohonan
                                                         II Cirebon atas permintaan       Indramayu untuk membatalkan             kasasi dari Para Penggugat
                                                         Kantor Pelayanan Pengurusan      sertifikat tanah hak milik atas
                                                         Piutang dan Lelang Negara I      nama H. Agung Suryanta masing-
                                                         KP3N Cirebon                     masing No. 519, No. 520 dan


      No. 46/           Branch          Dasem            The principal case is against   •	To	declare	invalid	and	null	and	       PN Indramayu                  The case was decided
      Pdt.G/1999/       Indramayu /     Muhaemin aka     the law, where land ownership void the auction conducted by the          Rejecting the plaintiff for   in the Supreme
      PN.Im, dated      Defendant III   Muhaemin         rights on behalf of Plaintiffs    Office of the Auction Officer Class    the whole                     Court by decision
      May 30, 2000                      Satibi and       who lent to the H. Satibi         II Cirebon                             PT Bandung                    No. K/Pdt/2001 2553
      jo. No. 461/                      Rasiah Rokanah   Muhammad	bin	Zainudin,	         •	To	declare	invalid	and	void	by	law	    The Supreme Court decide      September 29, 2005
      Pdt/2000/                         as Plaintiffs    then pledged as collateral to     treatise that auctions created by      Indramayu
      PT.Bdg,                                            Bank bjbcabang Indramayu          the Office of the Auction Officer      Supreme Court
      December 12,                                       have been auctioned by the        Class II Cirebon                       Rejecting the appeal of the
      2000                                               Office of Cirebon Officer Class •	Instruct	the	Office	of	Indramayu	      Plaintiffs
                                                         II Auction at the request of      District Land Board to cancel the
                                                         Receivables Office Handling       certificate of land ownership
                                                         and Auction I KP3N Cirebon        rights in the name of H. Great
                                                                                           Suryanta each No. 519, No.
                                                                                           520 and




202                                                             Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
      No. Perkara
                        Posisi bank
No.   Kantor Pusat                        Pihak Lawan                 Materi Perkara                  Pokok/Nilai Gugatan                       Pokok Putusan             Status Perkara
                            bjb
       bank bjb


6.    No. 79/           Cabang Suci/      Nani Sumarni          Pokok perkara adalah         •	Menyatakan	tidak	sah	dan	harus	            PN Bandung
      Pdt/G/2007/       Tergugat I        sebagai               perbuatan melawan hukum,       dinyatakan batal demi hukum                Menolak gugatan
      PN.Bdg,                             Penggugat             dimana objek jaminan milik     pelaksanaan penjualan secara               Penggugat untuk
      tanggal 13                                                Penggugat kepada bank bjb      lelang atas sebidang tanah darat           seluruhnya
      Februari 2008                                             cabang Suci berupa sebidang    hak milik SHM No. 1788/Desa
      jo. No. 202/                                              tanah milik berikut bangunan   Bojongloa, luas tanah 122 M²               PT Bandung
      Pdt/2008/                                                 rumah yang difungsikan         berikut bangunan rumah yang                Menguatkan putusan
      PT.Bdg,                                                   sebagai bengkel motor AHASS difungsikan sebagai bengkel                   Pengadilan Negeri Bandung
      tanggal 6                                                 telah dilelang oleh Kantor     motor AHASS tercatat atas nama             Perkara tersebut sedang
      Agustus 2008                                              Pelayanan Piutang dan Lelang   Penggugat                                  dalam pemeriksaan tingkat
                                                                Negara	Bandung	I	Wilayah	IV	 •	Menyatakan	risalah	lelang	atas	            kasasi di Mahkamah Agung
                                                                kepada H. Supardi Santoso      objek tersebut di atas yang dibuat         RI
                                                                                               oleh Kantor Pelayanan Piutang
                                                                                               dan Lelang Negara Bandung I
                                                                                               Wilayah	IV	adalah	mengandung	
                                                                                               cacat hukum dan harus
                                                                                               dinyatakan batal demi hukum dan
                                                                                               tidak berlaku lagi

      No. 79/           Holy Branch /     Nani Sumarni as       The principal case is a tort,  •	To	declare	invalid	and	should	be	        PN Bandung
      Pdt/G/2007/       first defendant   Plaintiff             which the plaintiffs object to   declared null and void the auction       Rejecting the plaintiff for
      PN.Bdg, dated                                             the Bank’s guarantee bjb Holy    sale of the implementation of a          the whole
      February 13,                                              branch follows the form of a     parcel of land owned by SHM No
      2008 jo. No.                                              parcel of land owned house       land rights. 1788/Desa Bojongloa,        PT Bandung
      202/Pdt/2008/                                             building which functioned as     122 F ² land area and building           Strengthening the
      PT.Bdg, dated                                             a motor repair shop AHASS        homes that functioned as a motor         Bandung District Court
      August 6,                                                 been auctioned by the Office     repair shop AHASS registered on          case is currently in level
      2008                                                      of Accounts Receivable and       behalf of Plaintiff                      examination	at	the	Supreme	
                                                                Auction Services Bandung       •	Stating	the	minutes	of	the	auction	      Court RIndung legally
                                                                I	Region	IV	to	H.	Supardi	       for the above-mentioned objects          flawed and should be
                                                                Santoso                          created by the Office of Accounts        declared null and void and
                                                                                                 Receivable and Auction Services          no longer valid
                                                                                                 Bandung	I	Region	IV	is	flawed	law	
                                                                                                 and must be declared null and
                                                                                                 void and no longer valid




 7.   No. 40/           Cabang            H. Maman Rizal,       Pokok perkara adalah        •	Menyatakan	Para	Penggugat	                  PN Serang                     Perkara tersebut
      Pdt.G/2008/       Serang/           dkk sebagai           perbuatan melawan hukum,      masih mempunyai saldo deposito              Menolak gugatan               sedang dalam
      PN.Srg, tanggal   Tergugat          Para Penggugat        dimana bank bjb cabang        dan bunga bank bilyet deposito              Penggugat seluruhnya          pemeriksaan tingkat
      12 Februari                                               Serang tidak memindahkan      yang masih tersimpan pada bank                                            kasasi di Mahkamah
      2009 jo. No.                                              seluruh dana deposito milik   bjb cabang Serang sebesar                   PT Banten                     Agung RI
      43/PDT/2009/                                              Para Penggugat ke BRI         Rp 7.403.314.779                            Menguatkan putusan
      PT.BTN, tanggal                                           Cabang Serang sesuai dengan •	Memerintahkan	kepada	bank	                  Pengadilan Negeri Serang
      19 Juni 2009                                              permintaan Para Penggugat     bjb cabang Serang untuk segera
                                                                dan juga bank bjb cabang      mengirimkan, mengembalikan
                                                                Serang telah melakukan        dan membayar kepada Para
                                                                pemotongan bunga deposito     Penggugat secara tunai saldo
                                                                tanpa ijin dan tanpa          dana deposito dan hasil
                                                                persetujuan Para Penggugat    pemotongan uang bunga bank
                                                                                              bilyet deposito tanpa izin dan
                                                                                              tanpa persetujuan Para Penggugat
                                                                                              yang jumlah seluruhnya sebesar
                                                                                              Rp 7.403.314.779
                                                                                            •	Menghukum	bank	bjb cabang
                                                                                              Serang untuk membayar seluruh
                                                                                              kerugian materil dan moril sebesar
                                                                                              Rp 42.403.314.779

      No. 40/           Branch Attack     H. Maman Rizal,       The principal case is a tort,   •	Stating	The	plaintiff	still	has	the	    PN Attack                     The case is under
      Pdt.G/2008/       / Defendant       et al as Plaintiffs   where the bank branch bjb         balance of deposits and bank            Rejecting plaintiff wholly    examination	at	the	
      PN.Srg, dated                                             Attack does not move all          deposit rates are still stored at the                                 level of the Supreme
      February 12,                                              deposits of funds belonging       bank bjb branch Attack of               PT Banten                     Court appeal
      2009 jo. No.                                              to the BRI branch Plaintiffs      Rp 7.403.314.779                        The Supreme Court decide
      43/PDT/2009/                                              Attack in accordance with       •	Order	banks	Attack	bjb branch to        Attack
      PT.BTN, dated                                             the request of Plaintiffs and     immediately send, return and pay
      June 19, 2009                                             bjb bank also has branches        to the Plaintiffs in cash balances of
                                                                Attack cuts deposit rates         deposit funds and banks cutting
                                                                without permission and            interest money deposit without
                                                                without the consent of the        permission and without the
                                                                Plaintiffs                        consent of the Plaintiffs that total
                                                                                                  amount Rp 7.403.314.779
                                                                                                •	Punishing	bank	bjb branch
                                                                                                  Serang to pay all material and
                                                                                                  moral losses amounting
                                                                                                  Rp 42.403.314.779




                                                         Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                 203
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




       No. Perkara
                        Posisi bank
No.    Kantor Pusat                       Pihak Lawan             Materi Perkara                   Pokok/Nilai Gugatan                    Pokok Putusan                Status Perkara
                            bjb
        bank bjb


 8.    No.27/           Cabang            H. Maman         Pokok perkara adalah          •	Menyatakan	Tergugat	II	telah	                                            Perkara tersebut
       PDT.G/2010/      Serang/           Rizal sebagai    perbuatan melawan               melakukan perbuatan melawan                                              sedang dalam
       PN.SRG tanggal   Tergugat II       Penggugat        hukum, dimana Tergugat II       hukum dengan menyerahkan                                                 pemeriksaan tingkat
       5 Juli 2010                                         menyerahkan SHM No. 202/        SHM No. 202/Serang kepada                                                pertama di Pengadilan
                                                           Serang milik Penggugat yang     Tergugat I tanpa seijin dari                                             Negeri Serang
                                                           dijadikan jaminan berdasarkan   Penggugat
                                                           permohonan kredit kepada      •	Menghukum	Tergugat	I	dan	II	
                                                           Tergugat I                      untuk membayar kerugian materiil
                                                                                           sebesar Rp10.500.000.000 dan
                                                                                           kerugian moril sebesar

       No.27/           Branch Attack     H. Maman Rizal   The principal case is a tort,     •	Stating	the	second	defendant	has	                                    The case is currently in
       PDT.G/2010/      / second          as Plaintiff     which the second defendant          committed acts against the law                                       first-level	examination	
       PN.SRG dated     defendant                          submitted SHM No. 202/              to submit SHM No. 202/Serang                                         at the Serang District
       July 5, 2010                                        Serang property pledged             the first defendant without the                                      Court
                                                           as collateral on the basis of       consent of the Plaintiff
                                                           Plaintiffs’ loan application to   •	Punish	Defendant	I	and	II	to	pay	a	
                                                           the first defendant                 material loss of Rp10.500.000.000
                                                                                               and loss of morale


 9.    No.29/           Cabang            Hj. Wida         Pokok perkara adalah gugatan 	•	Menghukum	Turut	Tergugat	                 PN Serang                      Perkara tersebut telah
       Pdt.G/2010/      Serang/Turut      Ampianny         balik nama sertifikat          untuk menyerahkan SHGB                     •	Menghukum	Turut	             diputus di Pengadilan
       PN.Srg tanggal   Tergugat          sebagai                                         No. 2524/Serang, tanggal 19                  Tergugat cabang Serang       Negeri Serang dengan
       25 Oktober                         Penggugat                                       September 2009                               untuk menyerahkan            putusan No.29/
                                                                                                                                       Sertifikat Hak Guna          Pdt.G/2010/PN.Srg.
                                                                                                                                       Bangunan No.2524/
                                                                                                                                       Serang, tanggal 19
                                                                                                                                       September 2009.
                                                                                                                                     •	Menghukum	Tergugat	dan	
                                                                                                                                       Turut Tergugat membayar
                                                                                                                                       biaya perkara secara
                                                                                                                                       tanggung renteng sebesar
                                                                                                                                       Rp291.000

       No.29/           Serang            Hj. Wida         The principal case is spurious    •	Punishing	Co	Defendant	to	            PN Serang                      The case was decided
       Pdt.G/2010/      Branch/ Co        Ampianny as      certificate name                    submit SHGB No. 2524/Serang,          •	Punishing	Serang	Co	         in Serang District
       PN.Srg October   Defendant         Plaintiff                                            September 19, 2009                      Defendant branch to          Court with a verdict
       25                                                                                                                              submit a Certificate of      No.29/Pdt.G/2010/
                                                                                                                                       Right of Building No.2524/   PN.Srg.
                                                                                                                                       Serang, September 19,
                                                                                                                                       2009.
                                                                                                                                     •	Punishing	Defendants	
                                                                                                                                       and Co Defendant pay
                                                                                                                                       legal fees amounting to
                                                                                                                                       Rp291.000 jointly and
                                                                                                                                       severally


 10.   No.39/           Cabang            Ida Dede         Pokok perkara adalah              •	Menyatakan	sah	dan	berharga	sita	     PN Cianjur                     Perkara tersebut
       Pdt.G/2009/      Cianjur/          Zubaidah	        perbuatan melawan hukum,            jaminan terhadap sebidang tanah       Menolak gugatan                sedang dalam
       PN.CJ tanggal    Tergugat III      sebagai          dimana penggugat merasa             dan bangunannya milik Tergugat        Penggugat untuk                pemeriksaan tingkat
       30 September                       Penggugat        dirugikan sehubungan                III                                   seluruhnya                     banding di Pengadilan
       2010                                                dengan ditandatanganinya          •	Menghukum	Para	Tergugat	untuk	                                       Tinggi Bandung
                                                           Propisi Kredit No.71/BPD/           membayar uang ganti rugi sebesar
                                                           KMKU-Cjr/2009, tanggal 17           Rp 1.200.000.000
                                                           April 2009 (”Propisi Kredit       •	Menghukum	Tergugat	II	dan	
                                                           No.71/2009”)                        Tergugat III membayar kerugian
                                                                                               material dan imateriil sebesar
                                                                                               Rp 1.000.000.000
                                                                                             •	Menyatakan	tidak	sah	Propisi	
                                                                                               Kredit No. 71/2009
                                                                                             •	Menghukum	Tergugat	III	untuk	
                                                                                               mengembalikan buku sertifikat
                                                                                               hak milik Kohir 697 Persil 38D.III
                                                                                               kepada Penggugat

       No.39/           Branch Cianjur    Ida Dede         The principal case is a tort,  •	To	declare	valid	and	valuable	       PN Cianjur                         Perkara tersebut
       Pdt.G/2009/      / Defendant III   Zubaidah	as	     which the plaintiff feels        confiscation of land and buildings Rejecting the plaintiff for          sedang dalam
       PN.CJ                              Plaintiff        aggrieved in connection with     owned by Defendants III              the whole                          pemeriksaan tingkat
       September 30,                                       the signing Propisi No.71/BPD/ •	Punish	the	Defendants	to	pay	                                           banding di Pengadilan
       2010                                                KMKU-Cjr/2009 Credit, dated      damages of Rp 1.200.000.000                                             Tinggi Bandung
                                                           April 17, 2009 (the “Credit    •	Punish	the	second	defendant	and	
                                                           Propisi No.71/2009”)             third defendant to pay damages
                                                                                            of material and immaterial
                                                                                            Rp 1.000.000.000
                                                                                          •	To	declare	invalid	Propisi	No	
                                                                                            Credit. 71/2009
                                                                                          •	Punishing	third	defendant	
                                                                                            to return the book 697 title
                                                                                            certificates Kohir Persil 38D.III to
                                                                                            the Plaintiff




204                                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
       No. Perkara
                         Posisi bank
No.    Kantor Pusat                      Pihak Lawan             Materi Perkara                    Pokok/Nilai Gugatan                       Pokok Putusan        Status Perkara
                             bjb
        bank bjb


11.    No. 32/           Cabang          Jhonson          Pokok Perkara adalah gugatan •	Menyatakan	Para	Tergugat	                      PN Bale Bandung        Perkara tersebut
       Pdt.G/2010/       Cimahi/Turut    Gultom dkk       perbuatan melawan hukum        dan Para Turut Tergugat telah                  Menolak gugatan        sedang dalam
       PN.BB, tanggal    Tergugat	VI	    sebagai Para     karena peralihan hak milik     melakukan perbuatan melawan                    Para Penggugat untuk   pemeriksaan tingkat
       28 Juli 2010                      Pengugat         atas tanah karena warisan      hukum yang menimbulkan                         seluruhnya             Banding di Pengadilan
                                                          terhadap 2 bidang tanah        kerugian terhada Para Penggugat                                       Tinggi Bandung
                                                          SHM No. 1430/Cibabat
                                                          dan SHM No. 1133/Cibatat
                                                          keduanya atas nama Marausin
                                                          Gultom tanpa sepengetahuan
                                                          dan persetujuan dari Para
                                                          Penggugat

       No. 32/           Branch          Gultom           The principal case is a tort   •	Stating	the	Defendants	and	the	 PN Bale Bandung                     The case is under
       Pdt.G/2010/       Cimahi / Co     Johnson et al as claim for transfer of property   Co Defendant has committed acts Rejecting the claim of the          examination	at	the	
       PN.BB, dated      Defendant	VI    the Pengugat     in land as a legacy of SHM No. against the law to incur losses   plaintiff for the whole             High Court of Appeals
       July 28, 2010                                      2 parcels of land. No 1430/      terhada Plaintiffs                                                  level Bandung
                                                          Cibabat and SHM. 1133/
                                                          Cibatat both on behalf of
                                                          Marausin Gultom without the
                                                          knowledge and consent of the
                                                          Plaintiffs



 12.   No.20/Pdt.       Cabang          Adang Rusmana     Pokok Perkara adalah               •	Menyatakan	SHM	No.	642/Desa	                                    Perkara tersebut
       Bth/2010/Tsm     Tasikmalaya/    dkk sebagai       bantahan atas rencana                Parakansayang dan SHM No.                                       sedang dalam
       26 Juli 2010     Terbantah II    Para Pembantah    pelelangan atas aset Para            883/Desa Parakansayang tidak                                    pemeriksaan tingkat
                                                          Pembantah yaitu SHM No.              termasuk sebagai jaminan hutang                                 pertama di Pengadilan
                                                          642/Desa Parakansayang               Terbantah	III,	IV	dan	V	kepada	                                 Negeri Tasikmalaya
                                                          dan SHM No. 883/Desa                 Terbantah II
                                                          Parakansayang

       No.20/Pdt.       Tasikmalaya      Rusmana          The principal case is the denial •	Stating	SHM	No.	642/Desa	                                         The case is currently in
       Bth/2010/Tsm      Branch /        Adang et al as   of the plan to auction the         Parakansayang and SHM No. 883/                                    first-level	examination	
       July 26, 2010     refuted II      the contender    assets of the contender is SHM Desa Parakansayang not included                                       at the District Court
                                                          No. 642/Desa Parakansayang         as	collateral	for	loans	refuted	III,	IV	                          Tasikmalaya
                                                          and SHM No. 883/Desa               and	V	to	the	indisputable	II
                                                          Parakansayang



 13.   No.42/           Cabang          Novita Dewi       Pokok Perkara adalah gugatan •	Menyatakan	Turut	Tergugat	untuk	                                      Perkara tersebut
       Pdt.G/2010/      Serang/Turut    sebagai           perbuatan melawan hukum        tunduk patuh terhadap isi putusan                                     sedang dalam
       PN.Srg. 27       Tergugat XI     Penggugat         sehubungan dengan sengketa                                                                           pemeriksaan tingkat
       Oktober 2010                                       warisan antara Penggugat dan                                                                         pertama di PN Serang
                                                          Tergugat.

       No.42/          Branch           Novita Dewi as    The principal case is a tort        Stating Co Defendant to submit                                   The case is currently in
       Pdt.G/2010/      Serang / Co      Plaintiff        lawsuit in connection with          to adhere to the decision                                        first-level	examination	
       PN.Srg. October Defendant X                        inheritance disputes between                                                                         at the PN Attack
       27, 2010                                           Plaintiffs and Defendants.




                                            Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                            205
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance




Aktivitas Keterbukaan Publik Selama Tahun 2010
Public Disclosure Activities During the Year 2010

Daftar Publikasi                                                                                                                  Publication List
Perihal                                                                 Tanggal / Date                                                         Description
Publikasi Pengumuman Pembukaan KCP Pangalengan di Pikiran                 29-1-2010                 KCP Publications Opening Announcement Pangalengan
Rakyat
Publikasi Pengumuman Pemindahan Alamat KCP Dramaga dan                    05-2-2010          Publication Announcement Displacement Address and Opening
Pembukaan KCP Cempaka Mas di Pikiran Rakyat                                                                             KCP Dramaga and Cempaka Mas
Publikasi Pengumuman Pemindahan Alamat KCP Dramaga dan                    05-2-2010          Publication Announcement Displacement Address and Opening
Pembukaan KCP Cempaka Mas di Bisnis Indonesia                                                            KCP Dramaga and Cempaka Mas in Bisnis Indonesia
Publikasi Neraca Konvensional di Pikiran Rakyat                           30-3-2010                                 Publication Balance Sheet Conventional
Publikasi Neraca Unit Usaha Syariah di Radar banten                       30-3-2010                      Publication Balance Sheet of Syariah Business Unit
Publikasi CSR Advetorial di Pikiran Rakyat                                31-3-2010                                              CSR Publication Advetorial
Publikasi CSR Advetorial di Bisnis Indonesia                              05-4-2010                       CSR Publications Advetorial in Business Indonesia
Publikasi Neraca bjb di Bisnis Indonesia                                  09-4-2010                Publication Balance Sheet Bank Jabar Banten in Business
                                                                                                                                                 Indonesia
Publikasi Neraca BJBS di Bisnis Indonesia                                 09-4-2010         Publication Balance Sheet Bank Jabar Banten Syariah in Business
                                                                                                                                                  Indonesia
Publikasi Kabar bjb di Pikiran Rakyat                                     16 -4-2010                                Publication news of Bank Jabar Banten
Pemberitaan Kinerja bjb di HariaN Neraca                                  26-4-2010                             Publication Bank Jabar Banten Performance
Laporan Keuangan Konvensional dan Syariah di Pikiran Rakyat,              30-4-2010                           Conventional Financial Statements and Sharia
Radar banten, dan Bisnis Indonesia
Publikasi	Pengumuman	pembukaan	kantor	Kas	PVJ	di	HU	                      10-5-2010                    Publication	Announcement	office	opening	Cash	PVJ
Pikiran Rakyat
Publikasi kinerja bjb Triwulan I di Bisnis Indonesia                      20-5-2010                               Publication of bjb performance Quarter I
Publikasi kinerja bjb Triwulan I di Pikiran Rakyat                        20-5-2010                               Publication of bjb performance Quarter I
Sosialisasi IPO di Kompas dan Bisnis Indonesia                            02-6-2010                                                        Socialization IPO
Publikasi Pemeringkatan atas Perusahaan dan Obligasi di Pikiran           02-6-2010                         Rating on the Company Publications and Bonds
Rakyat
Publikasi Pemeringkatan atas Perusahaan dan Obligasi di Bisnis            02-6-2010                         Rating on the Company Publications and Bonds
Indonesia dan Kompas
Advertorial sosialisasi IPO di Bisnis Indonesia                           04-6-2010                                            Advertorial socialization IPO
Publikasi Penawaran saham di Bisnis Indonesia                             14-6-2010                                                 Initial Publication stock
Publikasi Prospektus di Kompas                                            14-6-2010                                               Publication of Prospectus
Publikasi Logo bank bjb di Media Indonesia                                21-7-2010                                              bank bjb Publications logo
Publikasi Advertorial Testimoni bank bjb di Bisnis Indonesia              28-7-2010                            Advertorial Publication bank bjb Testimonials
Publikasi rebranding bank bjb                                             01-8-2010                                        Publication rebranding bank bjb
PT Hadrayama
Publikasi Logo perubahan dan Call name                                    02-8-2010                                Publications logo and call name changes
Advertorial Kilas balik bank bjb di Republika                             02-8-2010                                        Flashbacks Advertorial bank bjb
Advertorial Kilas Balik bank bjb di Kompas                                02-8-2010                                        Flashbacks Advertorial bank bjb
Publikasi Logo dan Callname 1 halaman penuh                               02-8-2010                                Publications logo and call name changes
Sosialisasi Kilas Balik di Bisnis Indonesia                               02-8-2010                                                  Socialization Flashback
Publikasi Display Perubahan Logo dan Call Name 1/2 Halaman                02-8-2010                      Publications Display Logo and Call Name Changes
di Kompas
Publikasi Pengumuman Bank Indonesia di Bisnis Indonesia                   02-8-2010                           Publication Announcement of Bank Indonesia
Publikasi GCG (Larangan Pemberian Parsel) di Pikiran Rakyat               06-9-2010                            Publication GCG (Prohibition of Giving Gifts)
Publikasi Transformasi bjb di Bisnis Indonesia                            06-9-2010                                         Publication Transformation bjb
Publikasi GCG (Larangan Pemberian Parsel) di Radar Banten                 07-9-2010                            Publication GCG (Prohibition of Giving Gifts)
Publikasi Pengumuman Pergantian pejabat di Pikiran Rakyat                 08-9-2010                       Publication Announcement of Change of officials
Publikasi Pengumuman Pergantian pejabat di Bisnis Indonesia               08-9-2010                       Publication Announcement of Change of officials
Pengumuman pindah alamat KC Sumber di Radar Cirebon                       17-9-2010                               Announcement move KC Source address
Penyedia Jasa Informasi Kredit Sindikasi                                  23-9-2010                                   Syndicated Loan Servicer Information
Publikasi Neraca Keuangan di Bisnis Indonesia                             25-10-2010                                              Publication Balance Sheet
Publikasi Neraca Keuangan di Radar Banten                                 25-10-2010                                              Publication Balance Sheet
Publikasi Neraca Keuangan di Pikiran Rakyat’                              25-10-2010                                              Publication Balance Sheet
Advertorial KUR di Republika                                              29-10-2010                                                       Advertorial KUR
Publikasi Perubahan Logo di Majalah gatra                                 11-11-2010                                           Publication of Change Logo
Publikasi Lowongan Kerja di harian Kompas                                 13-11-2010                                                       Publications Jobs
Publikasi Lowongan Kerja di harian Pikiran Rakyat                         13-11-2010                                                       Publications Jobs
Publikasi Perubahan Logo di Radar Bogor                                   16-11-2010                                           Publication of Change Logo
Publikasi Perubahan Logo di Radar Sukabumi                                16-11-2010                                           Publication of Change Logo
Publikasi Perubahan Logo di Radar Banten                                  16-11-2010                                           Publication of Change Logo
Publikasi Perubahan Logo di Radar Tasikmalaya                             16-11-2010                                           Publication of Change Logo




206                                                              Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Daftar Publikasi                                                                                                                        Publication List
Perihal                                                                   Tanggal / Date                                                             Description
Publikasi Perubahan Logo di Radar Cirebon                                   16-11-2010                                               Publication of Change Logo
Spot Publikasi bank bjb di Radio KLCBS                                      16-11-2010                                                Spot Publications bank bjb
Publikasi bank bjb                                                          19-11-2010                                                      Publication bank bjb
Publikasi Transformasi logo bank bjb di Waspada                             20-11-2010                                 Publication Transformation bank bjb logo
Publikasi Transformasi logo bank bjb di Batam Pos                           21-11-2010                                 Publication Transformation bank bjb logo
Publikasi Pembukaan KCP Ungaran di Suara Merdeka                            09-12-2010                                        Opening KCP Ungaran Publications
Publikasi Pembukaan KCP Ungaran,Gedung sate,Mitra Batik                     09-12-2010              Opening KCP Publications Ungaran, Gedungsate, Mitra Batik
Tasikmalaya, & Sindangkasih Ciamis di Pikiran Rakyat                                                                              Tasikmalaya, & Sindangkasih
Publikasi Pembukaan KCP Mitra Batik Tasikmalaya dan                         09-12-2010                    Opening KCP Publications Mitra Batik, Tasikmalaya and
Sindangkasih Ciamis di Radar Tasikmalaya                                                                                                  Sindangkasih, Ciamis
Publikasi IPO di Bisnis Indonesia                                           08-7-2010                                                             Publication IPO
Publikasi Pencatatan Saham di KOMPAS PublikasiPencatatan                    08-7-2010                                               Publications Listing of Shares
Perdana Saham di PR Publikasi Pencatatan Perdana Saham di                   08-7-2010                                                             Publication IPO
Radar Banten                                                                08-7-2010                                                             Publication IPO
Sosialisasi IPO di 5 media nasional                                         08-7-2010                                                            Socialization IPO
Iklan Sosialisasi Listing IPO di Media televisi                             08 -7-2010                                                           Socialization IPO



Daftar Siaran Pers                                                                                                                         Press Release
Perihal                                                                   Tanggal / Date                                                             Description
bank bjb Bantu Program Rumah Tidak Layak Huni di wilayah
                                                                            31-12-2010               bank bjb Program improvement RUTILAHU in Bandung area
Kota Bandung
CSR ban bjb untuk pembangunan 4 Unit Rumah Adat                             23-12-2010                  CSR bjb tires for construction of Unit 4 Traditional House
CSR bank bjb untuk Penataan Lingkungan Sekolah Sehat dan                                                    CSR bjb for Environment Setup Healthy Schools and
                                                                            10-12-2010
Penutupan Air Limbah Kota Banjar                                                                                                          Wastewater Closure
CSR bank bjb bantu Petani Kopi Garut                                        10-12-2010                                  CSR bank bjb aids Garut Coffee Farmers
Kantor Cabang Pembantu bank bjb
                                                                            2-12-2010         bank bjb Branch Office Now Available In Gedung Sate Bandung
Kini Hadir Di Gedung Sate Bandung
bank bjb serahkan dana CSR untuk perlengkapan sekolah bagi                                        bank bjb submit CSR funds for school supplies for students less
                                                                            12-11-2010
siswa kurang mampu                                                                                                                                       capable
bank bjb menyerahkan bantuan untuk Rehab rumah Tidak                                                     bank bjb deliver aid to Rehab No home Livable through
                                                                            04-11-2010
Layak Huni melalui Pemerintah Kabupaten Majalengka                                                                                     Government Majalengka
bank bjb untuk pembangunan Kelas Baru SMPN 9 Banjar                         19-10-2010              bank bjb for the construction of a New Class SMPN 9 Banjar
Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi
                                                                                                   Signing of Loan Agreement Syndication For Pringsewu District
Untuk Pinjaman Daerah Kabupaten Pringsewu Propinsi                          23-9-2010
                                                                                                                                       Loan Lampung Province
Lampung
Relokasi Kantor bank bjb
                                                                            20-9-2010                                 Office Relocation bank bjb Sumber Branch
Cabang Sumber
Kinerja Keuangan Juli 2010                                                  2-9-2010                                          Financial performance in July 2010
Kantor Kas Bank Jabar Banten
                                                                            19-7-2010                   Cash Office bank bjb Now Available In Depok Margonda
Kini Hadir Di Margonda Depok
Launching Layanan Weekend Banking bank bjb                                  12-7-2010                            Launching Services Banking Weekend bank bjb
Sosialisasi Kartu Pegawai elektronik                                        06-7-2010                                     Socialization electronic Employee Card
Rating Obligasi bank bjb periode 24 Mei - 1 Juni 2010                       01-6-2010                        bank bjb bond rating period May 24 - 1 June 2010
HUT bank bjb ke-49 dan Grand Launching Bank Jabar Banten                                             bank bjb Anniversary 49th and Grand Launching Bank Jabar
                                                                            21-5-2010
Syariah                                                                                                                                         Banten Sharia
bank bjb	menaggandeng	Rumah	Zakat	dalam	memberikan	
                                                                                                   bank bjb	holding	the	Zakat	House	provide	free	health	services	
pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat desa Mandala                   06-5-2010
                                                                                                                                      to villagers Mandala Sari
Sari
Soft Opening bank Bank Jabar Banten Syariah                                 06-5-2010                                     Soft Opening Bank Jabar Banten Sharia
Pertumbuhan laba bersih bank bjb tahun buku 2009                            13-4-2010                                bank bjb net profit growth year 2009 fiscal
Corporate Social Responsibility bank bjb kepada Pemerintah                                        bank bjb Corporate Social Responsibility to the Government of
                                                                            13-4-2010
Kota Bandung                                                                                                                                       Bandung City
Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah                                              Signing of Agreement between the Government of West Java
                                                                            03-3-2010
Provinsi Jawa Barat dan BKN                                                                                                               Province and BKN
Relokasi Kantor Cabang bank bjb dari Pondok Gede Bekasi ke                                             Relocation Branch of the bank bjb Pondok Gede Bekasi to
                                                                            16-2-2010
Rawamangun Jakarta Timur                                                                                                              Rawamangun East Jakarta
Pembukaan Kantor bank bjb Cabang Batam                                      22-1-2010                                   bank bjb Branch Offices Batam Opening
Pembukaan Kantor bank bjb Cabang Medan                                      22-1-2010                                   bank bjb Branch Offices Medan Opening
Uji Coba Emergency Response Palan (ERP)                                     16-1-2010                                             Emergency Response Plan (ERP)




                                                  Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                            207
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility




    Tanggung
    Jawab Sosial
    Perusahaan
    Corporate Social Responsibility




208                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   209
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility




Berubah Bersama
Menjadi Lebih Baik
Changed for the Better Together



Program CSR bank bjb diarahkan pada pemberian                  bank bjb’s CSR program is aimed at providing support to
dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan indeks            various	efforts	to	increase	the	human	development	index,	
pembangunan manusia yang disesuaikan dengan                    adjusted to the needs and priorities in their respective
kebutuhan dan prioritas di daerah masing-masing, dengan        regions, with the aim to support the establishment of
tujuan untuk mendukung terjalinnya hubungan serasi dan         harmonious and balanced relationship between companies
seimbang antara perusahaan dengan masyarakat, sesuai           and communities, in accordance with the values, norms
dengan nilai, norma dan budaya masyarakat setempat.            and culture of local communities.


Pada tahun 2010, bank bjb telah menyalurkan dana               In 2010, the bank has channeled bank bjb CSR funds
CSR sebesar Rp 29.035.789.567,- ( dua puluh sembilan           amounting to Rp 29,035,789,567, - (twenty nine billion
miliar tiga puluh lima juta tujuh ratus delapan puluh          thirty-five million seven hundred and eighty-nine thousand
sembilan ribu lima ratus enam puluh tujuh rupiah ) untuk       five	 hundred	 sixty	 seven	 dollars)	 for	 education	 sector	
kegiatan sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan sosial       activities, health, social and economic environment that
dan ekonomi yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan            are spread in West Java and Banten..
Banten.




210                                           Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, antara lain meliputi:
Activities that have been conducted, among others, include:
 No         Sektor / Sector            Sub Sektor                    Kegiatan                   Nominal                   Activity                       Sub Sector
  1   Pendidikan / Education     a. Pengadaan sarana         -   Pengadaan Meubelair      Rp 5.214.001.264,-     Furniture Procurement         -              Provision of       a.
                                    pendidikan                   Sekolah Dasar dan                                      Elementary and                  education facilities
                                                                 Sekolah Menengah                                   Junior High Schools
                                                                 Pertama                                        Computers Procurement          -
                                                             -   Pengadaan Komputer                                Procurement School          -
                                                             -   Pengadaan Buku                                       Books and School
                                                                 Sekolah dan                                                   Supplies
                                                                 Perlengkapan Sekolah


                                 b. Pembangunan/             -   Pembangunan Ruang        Rp 6.105.562.212,-    New Classroom Building         -             Construction /      b.
                                    rehabilitasi prasarana       Kelas Baru                                      Rebuilding a Classroom        -           rehabilitation of
                                    pendidikan               -   Perbaikan/Renovasi                                                                education infrastructure
                                                                 Ruang Kelas


                                 c. Penguatan akses          - Pemberian bea siswa         Rp 215.000.000,-                    Scholarship     -           Strengthening         c.
                                    masyarakat terhadap                                                                                               community access to
                                    layanan pendidikan                                                                                                  education services



                                 d. Pelestarian budaya       -   Pembangunan Rumah         Rp 445.690.273,-                 Development        -       Preservation of local     d.
                                    daerah                       Adat Wisata                                             Rancakalong Art                            culture
                                                                 Rancakalong                                                      Village
                                                             -   Pengembangan                                      		Expand	an	art	village     -
                                                                 Kampung Seni


  2   Kesehatan / Health         a. Penguatan akses              Penyelenggaraan          Rp 2.054.422.430,-           Implementation of       -          Strengthening          a.
                                    masyarakat terhadap          Pengobatan bagi                                       Treatments for the             community access to
                                    layanan kesehatan            masyarakat miskin                                           poor Family                  health services


                                 b. Pembangunan/             -   Pembangunan Jamban       Rp 4.397.761.060,-               Family Latrine      -             Construction /      b.
                                    rehabilitasi prasarana       Keluarga                                                   Construction            rehabilitation of public
                                    kesehatan masyarakat                                                              MCK Construction         -      health infrastructure
                                                             -   Pembangunan MCK                                          Construction /       -
                                                                                                                           Renovation of
                                                             -   Pembangunan/                                         health centers and
                                                                 Renovasi Puskesmas                                    integrated health
                                                                 dan Posyandu

  3   Mitra Binaan /             a. Perbaikan/peningkatan    -   Penataan Lingkungan      Rp 1.425.516.216,-                Environmental      -                   Repair        a.
      Repair /improvement           kualitas lingkungan      -   Pembuatan Jalan                                                Structuring              / improvement of
      of environmental quality      hidup                        Setapak                                            Preparation Pathways       -     environmental quality
                                                             -   Pemasangan                                       Installation of Electrical   -
                                                                 Sambungan Listrik bagi                                   Connections for
                                                                 masyarakat kurang                                          disadvantaged
                                                                 mampu                                                        communities

                                 b. Penghijauan              -   Penanaman Bibit           Rp 369.579.918,-                                    -                   Greening      b.
                                                                 Pohon di Kota Banjar                                     - Planting Tree
                                                                 dan Kab Kuningan                                Seedlings in Banjar City


                                 c. Pemulihan kondisi        -   Perbaikan Saluran Air    Rp 1.549.027.584,-                                   -        The recovery of the      c.
                                    masyarakat                                                                          Water Line Repair                       community


                                 d. Perbaikan rumah tidak    -   Perbaikan Rumah          Rp 1.354.819.024,-        Repair Uninhabitable       -      Uninhabitable home         d.
                                    layak huni                   Tidak Layak Huni Bagi                               home improvement                       improvement
                                                                 Masyarakat Miskin


                                 e.   Perbaikan/             -   Bantuan kepada DKM       Rp 4.356.089.684,-          Assistance to DKM        -                      Repair     e.
                                      peningkatan sarana     -   Pembangunan Gedung                                Building Development                   / improvement of
                                      dan prasarana              MUI                                                                                 infrastructure facilities
                                      keagamaan              -   Perbaikan/Renovasi                             renovation of the Masjid,      -               and religious
                                                                 Mesjid, Pesantren                                         Islamic School


                                 f. Bantuan untuk            -   Perbaikan Perahu SAR      Rp    21.500.000,-   Repair Rescue Boat SAR         -             Assistance for      f.
                                    bencana alam                 Pelabuhan Ratu                                    Pelabuhan Ratu                          natural disasters



  4   Mitra Binaan               a. Pengadaan prasarana      -   Bantuan Mesin             Rp 150.000.000,-         Help Seed Processing       -                Pengadaan        a.
      Partners                      dan sarana usaha             Pengolah Biji Kopi dan                              Machinery Building              prasarana dan sarana
                                                                 Bangunan Pengolahan                                  Coffee and Coffee                              usaha
                                                                 Kopi di Wilayah Garut                               Processing in Garut                   Procurement of
                                                                                                                                  Region                infrastructure and
                                                                                                                                                           means business

                                 b. Pemberdayaan             -   Bantuan Kepada           Rp 1.376.819.902,-        Help To Cooperatives -                       Economic        b.
                                    ekonomi                      Koperasi dan UKM                                               and SMEs                     Empowerment
                                                             -   Pemberian Bantuan                                  	Provision	of	Venture	 -
                                                                 Modal Usaha                                           Capital Assistance
                                                                 Kelompok UPPKS                                             Group UPPKS




                                          Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                                                   211
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility



             Komposisi Penyaluran Dana CSR
             Composition CSR Distribution Fund


                Pendidikan/Education 42%
                Kesehatan/Health 22%
                Lingkungan, Sosial dan Ekonomi/
                Environment, Social and
                Economic 31%
                Mitra Binaan/Partners 5%




Serikat Karyawan (SEKAR)                                           Employees Union (Sekar)
Dalam rangka menjamin dan menciptakan hubungan                     In order to ensure and create a harmonious working
kerja yang harmonis, dinamis, berkeadilan dan kondusif             relationship, dynamic, equitable and conducive between
antara Perseroan dan Pegawai sehingga dapat mendorong              the Company and employees so as to encourage improved
peningkatan kinerja Perseroan, kinerja pegawai dan                 corporate performance, employee performance and
kesejahteraan pegawai yang selaras dengan pelaksanaan              employee well-being in line with the implementation of
visi, misi dan nilai-nilai budaya bank serta dapat                 the vision, mission and values of the bank’s culture and
menciptakan peningkatan produktivitas dan usaha                    to create increased productivity and sustainable banking
bank yang berkesinambungan maka bank memiliki                      business the bank has a registered Trade Union in the
Serikat Pekerja yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja             Office of Manpower and Transmigration, the city of
dan Transmigrasi Kota Bandung dengan nomor bukti                   Bandung with union record number: 250/Sekar.BJ/2007-
pencatatan: 250/Sekar.BJ/2007-CTT.221-Disnaker/2007                CTT.221-Disnaker/2007 known as Union Employees bank
yang dikenal dengan Serikat Karyawan bank bjb.                     bjb.


Peningkatan Layanan kepada Nasabah                                 Improvement Services to Customers
Selain itu dalam mewujudkan komitmen terhadap                      Also in realizing its commitment to consumer protection,
perlindungan konsumen, maka perusahaan selalu                      the company has always been holding educational pro-
mengadakan program edukasi bagi pelanggan melalui                  grams for customers through the program “Education
program “Mobil Edukasi” serta pengenalan produk                    Cars” and the introduction of banking products through
perbankan baik melalui media massa, telepon hotline                the mass media, telephone toll-free hotline or through
bebas pulsa maupun melalui kantor-kantor cabang                    bank branch offices of bank bjb. Where in the program
bank bjb. Dimana dalam program tersebut konsumen                   consumers and other stakeholders are able to access
serta pemangku kepentingan lainnya dapat mengakses                 information and company data.
informasi dan data perusahaan.


Selain itu bank bjb juga mengedepankan program layanan             In addition, the program also emphasizes bank bjb’s
online melalui telepon yang disebut dengan “Mitra Call”            online services via phone, called the “Mitra Call” bank
bank bjb 14049.                                                    bjb’s 14049.




212                                               Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
MITRA CALL                                                         MITRA CALL
Mitra Call 14049 adalah call center milik bank bjb yang            Mitra Call 14049 are bank bjb-owned call center which is
merupakan layanan informasi terpusat, digunakan untuk              a centralized information service, is used for the purpose
tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah permintaan                of receiving and transmitting a number of requests by
melalui telepon. Mitra Call 14049 dioperasikan sebagai             telephone. Mitra Call 14049 operated as an open scope
ruang lingkup kerja yang terbuka secara luas yang                  of work and is widely done by a number of call center
dikerjakan oleh sejumlah agen call center, dilengkapi              agents, equipped with a work station for every agent in
dengan sebuah work station berupa komputer bagi setiap             the form of a computer and a telephone set/head sets
agen dan telepon set/head set yang terhubung.                      that are connected.


Layanan Mitra Call 14049 dikelola secara outsourcing               Mitra Call Service 14049 is managed with outsourcing
yang bekerja sama dengan PT Infomedia Nusantara.                   in cooperation with PT Infomedia Nusantara. Mitra Call
Mitra	Call	14049	menggunakan	teknologi	IVR	(Interactive            14049	using	IVR	technology	(Interactive	Voice	Response)	
Voice Response) yaitu perangkat yang berfungsi sebagai             is the device that serves as an agent that is able to
agen yang mampu merespon dan berinteraksi sesuai                   respond to and interact according to the menu. With this
menu. Dengan layanan ini, nasabah/non nasabah dapat                service, customers/non customers can obtain whatever
memperoleh informasi apa saja yang dibutuhkan. Selain              information	is	needed.	Besides	using	the	IVR	engine,	Mitra	
menggunakan	mesin	IVR,	Mitra	Call	juga	menggunakan	                Call also use the service through the agency that operates
layanan melalui agen yang beroperasi selama 24 jam                 24 hours a day. Type of Service which can be served by
sehari. Jenis Layanan yang dapat dilayani oleh Mitra Call          the Mitra Call is:
adalah:                                                            1. Customer Complaints
1. Pengaduan Nasabah                                               2. General information including:
2. Informasi umum yang meliputi:                                       a. Information Products and Services
    a. Informasi Produk dan Jasa                                   	   	   •		 Savings	Product	Information
	   	     •	 Informasi	Produk	Simpanan                             	   	   •		 Loan	Product	Information
	   	     •	 Informasi	Produk	Pinjaman                             	   	   •		 Treasury	Product	Information
	   	     •	 Informasi	Produk	Treasury                             	   	   •		 Information	Exchange	Services
	   	     •	 Informasi	Jasa	Devisa                                     b. Account Opening Information
    b. Informasi Pembukaan Rekening                                    c. Interest Rate Information
    c. Informasi Suku Bunga                                        	   d.	 Information	exchange
    d. Informasi kurs                                                  e. Information on bank bjb branch and ATM
    e. Informasi lokasi ATM dan Cabang bank bjb                            locations
3. Informasi Saldo dan Transaksi Perbankan                         3. Balance and Transaction Banking Information
    a. Informasi Saldo                                                 a. Balance Information
    b. Informasi dan Transaksi terakhir                                b. Information and latest transactions
    c. Transfer antar Rekening bank bjb                                c. Transfers between bank bjb accounts
4. Bloking Kartu                                                    4. Card Blocking




                                 Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                         213
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility



Berdasarkan data di atas, diketahui bahwa pada tahun                                              Based on the above data, it is known that in 2010, there
2010, terjadi total 43.219 panggilan, dengan jumlah                                               were a total of 43,219 calls, with the highest number of
panggilan tertinggi terjadi pada bulan Desember 2010                                              calls occurred in December 2010; that as many as 5331
yaitu sebanyak 5.331 panggilan. Selain itu, apabila                                               calls. In addition, when considering the growth of the
memperhatikan pertumbuhan dari jumlah panggilan,                                                  number of calls, it can be seen that from the subsequent
dapat terlihat bahwa dari bulan ke bulan berikutnya                                               months the growing number of incoming calls to Mitra
terjadi pertumbuhan jumlah panggilan yang masuk ke                                                Call 14049. This shows the interest of the public or
Mitra Call 14049. Hal ini menunjukkan animo masyarakat                                            customers in Mitra Call services 14049 is quite high.
atau nasabah terhadap layanan Mitra Call 14049 cukup                                              Customers/Mitra Call 14049 service users tend to choose
tinggi. Nasabah/pengguna layanan Mitra Call 14049                                                 the	service	through	Interactive	Voice	Response,	rather	than	
cenderung memilih layanan melalui Interactive Voice                                               through an agent, it is seen from a total of 43,219 calls
Response daripada melalui agen, hal ini terlihat dari total                                       as much as 31,807 calls (73%) through the Interactive
43.219 panggilan sebanyak 31.807 panggilan (73%)                                                  Voice	Response	(IVR).
melalui Interactive Voice Response (IVR).


Dari data diperoleh bahwa sebagian besar layanan Mitra                                            From the data obtained that most Mitra Call services of
Call 14049 Periode Januari sd. Desember 2010 via agen                                             the January to December 2010 Period to 14049 via an
call center didominasi oleh layanan informasi produk                                              agent call center is dominated by the information service
(81%), diikuti dengan permintaan blokir kartu sebesar                                             product (81%), followed by a request to block the card by
11%, dan sisanya adalah complain ATM terdebet,                                                    11%, and the rest are complaining ATM debit, demand
permintaan reset pin, ATM tertelan serta lainnya.                                                 reset pin, as well as other ATM swallowed.


Hal ini memperlihatkan bahwa layanan Mitra Call 14049                                             This shows that the service had 14,049 Call Partner to
telah dapat mengakomodir kebutuhan nasabah akan                                                   accommodate our customers’ needs for information
informasi produk bank bjb.                                                                        products on bank bjb.



   Gambaran Panggilan Mitra Call bank bjb14049
   Preview of Mitra Call bank bjb 14049


     6.000


     5.000                                                                                                             Penggunaan Layanan Mitra Call
     4.000                                                                                                             Periode Januari - Desember 2010
                                                                                                                       Mitra Call use of services
     3.000
                                                                                                                       Period January - December 2010
                                                                                                   Sumber: Infomedia
                                                                                                   Source: Infomedia




     2.000


     1.000


          0
              Jan    Feb    Mar    Apr    Mei    Jun    Jul    Agt    Sep    Okt    Nov    Dec
   Agen       723    644    269    879    933    974    1174   1114   1166   992    1117   1427

   IVR        1805   1643   1886   2436   2178   2976   2794   2856   3497   2750   3082   3904




214                                                                    Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Gambaran Panggilan Mitra Call bank bjb14049
Preview of Mitra Call bank bjb 14049



    Info Produk/Info Product 81%
    Blokir Kartu ATM/
                                                                       Klasifikasi Layanan Mitra Call 14049
    Block ATM Card 11%                                                 Via	Agen
    ATM Terdebet/
    ATM Debit 3%
                                                                       Periode Januari - Desember 2010
    Reset Pin/Reset Pin 2%                                             Call Partner Service Classification 14049
    ATM Tertelan/
    ATM Swallowed 2%
                                                                       Via	Agent
    Info Produk/                                                       Period January - December 2010
    Info Product 1%


Sumber: Infomedia
Source: Infomedia




Publikasi bank bjb
Overview Partners Call bank bjb 14049
Publication bank bjb




“Sangat terbantu dengan
adanya pinjaman dari bjb karena
bisa mengembangkan dan
penambah kapasitas produksi.”
“Very	Helpful	with	the	loan	
from bank bjb because it
can develop and increase
production capacity”

Dedy Riyadi
& Decy Wiedyaningsih

Perajin Alas Kaki Berbahan Kulit
Craftsman leather footwear




“Ngga sulit, cepat kok
prosesnya, bank bjb
memberikan kemudahan bagi
kita yang membutuhkan dana
untuk mengembangkan usaha,
dan terbuka untuk jenis usaha
apapun.”
“Easy, fast process, bank bjb
makes it easy for us who need
funds to develop the business
and is open to any type of
business”


Dadang G. Wijaya
& Mimin Suryani

Wirausaha Percetakan
Printing Enterpreneur


                                   Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                   215
Anak Perusahaan dan Perusahaan Afiliasi
Subsidiaries & Affiliates




     Anak
     Perusahaan
     dan
     Perusahaan
     Afiliasi
     Subsidiaries & Affiliates




216                                       Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb   217
Anak Perusahaan dan Perusahaan Afiliasi
Subsidiaries & Affiliates




PT Bank Jabar Banten Syariah
Pendirian                                                            Establishment
PT Bank Jabar Banten Syariah adalah suatu Perseroan                  PT Bank Jabar Banten Sharia is a Limited subsidiary that
Terbatas yang didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya            conducts its operations according to and based on laws
menurut dan berdasarkan peraturan perundang-undangan                 and regulations of the Republic of Indonesia, and is
yang berlaku di Republik Indonesia, berkedudukan di                  located in Bandung. Was established under the Deed of
Kota Bandung. Didirikan berdasarkan Akta Pendirian                   Establishment Limited No.4 January 15, 2010, made by
Perseroan Terbatas No.4 tanggal 15 Januari 2010, dibuat              Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta. Deed which was
oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta telah             approved by the Menkumham decision-04317.AH.01.01.
memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan                     Tahun AHU 2010 January 26, 2010 and has been
Surat Keputusan No. AHU-04317.AH.01.01.Tahun 2010                    registered in accordance with the Company Law No.AHU
tanggal 26 Januari 2010 dan telah didaftarkan dalam                  0006426.AH.01.09.Tahun 2010-January 26, 2010.
Daftar Perseroan sesuai dengan UUPT No.AHU-0006426.
AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 26 Januari 2010.


Bank Jabar Banten Syariah merupakan perusahaan hasil                 Bank Jabar Banten Sharia is the result of a spin off of the
pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah Bank Jabar Banten            Bank Jabar Banten as set forth in the Deed of Separation
sebagaimana termaktub dalam Akta Pemisahan Unit                      of the Sharia Unit Sharia Bank Jabar Banten from Bank
Usaha Syariah Bank Jabar Banten ke dalam Bank Jabar                  Jabar Banten Sharia No. 3 dated January 15, 2010 Fathiah
Banten Syariah No.3 tanggal 15 Januari 2010 dibuat di                Helmi, SH, Notary in Jakarta.
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.


Kegiatan Usaha                                                       Business Activity
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Jabar Banten               In accordance with Article 3 of the Articles of Bank Jabar
Syariah, maksud dan tujuan adalah menyelenggarakan                   Banten Sharia Association, intent and purpose is to
usaha perbankan berdasarkan prinsip syariah.                         conduct banking business based on sharia principles.


Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang                             Capital Structure and Composition of Shareholders
Saham
Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.4                   Under the Deed Bank Limited No.4 January 15, 2010,
tanggal 15 Januari 2010, dibuat oleh Fathiah Helmi,                  made by Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta, the capital
S.H., Notaris di Jakarta, struktur permodalan dan susunan            structure and shareholding structure is as follows:
pemegang saham adalah sebagai berikut:

                                               Nilai Nominal Rp250,- per saham
                                               Nominal	Value	Rp250,-	per	Share
 Keterangan                                                                           Persentase                         Description
                                   Jumlah Saham           Jumlah Nilai Nominal (Rp)
                                                                                          (%)
                                     Total Share            Total	Nominal	Value
                                                                                      Percentage
 Modal Dasar
                                       8.000.000.000           2.000.000.000.000                                       Basic Capital

 Modal Ditempatkan dan Disetor                                                                                           Issued and
 Penuh                                 1.980.000.000             495.000.000.000            99,00                 Fully Paid Capital
 bank bjb                                 20.000.000               5.000.000.000             1,00                          bank bjb
 PT Banten Global Development                                                                        PT Banten Global Development
 Jumlah Modal Ditempatkan dan          2.000.000.000             500.000.000.000           100,00                   Total Issued and
 Disetor Penuh                                                                                                     Fully Paid Capital
 Jumlah Saham Dalam Portepel           6.000.000.000           1.500.000.000.000                              Total share in Portepel




218                                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb
Pengurusan dan Pengawasan                                          Management and Supervision
Per tanggal 31 Desember 2010, susunan anggota                      As of December 31, 2010, the members of the Board of Com-
Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas adalah                 missioners, Directors and Supervisory Board is as set forth in the
sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan               Deed of Establishment Limited No.4 January 15, 2010, made by
Terbatas Bank Jabar Banten Syariah No.4 tanggal 15                 Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta and General Shareholders
Januari 2010, dibuat oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di          Meeting	Extraordinary	No.9	March	25,	2010	deed,	made	by	Popy	
Jakarta dan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang                  Kuntari Sutresna, SH, M. Hum., Notary in Bandung and the Deed
Saham Luar Biasa No.9 tanggal 25 Maret 2010, dibuat                of	 Statement	 of	 Shareholders’	 General	 Meeting	 Extraordinary	
oleh Popy Kuntari Sutresna, S.H., M.Hum., Notaris di               No.3 dated 4 May 2010, Fathiah Helmi, SH, Notary in Jakarta,
Bandung dan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum                   is as follows:
Pemegang Saham Luar Biasa No.3 tanggal 4 Mei 2010,
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta,
yaitu sebagai berikut:


 Dewan Komisaris                                       Nama / Name                                               Board Of Commissioner

 Komisaris Utama                                       Nana Supriana                                         President Commissioner

 Komisaris                                             Suryaman                                                          Commissioner

 Komisaris Independen                                  Buyung	Zaenal                                      Independent Commissioner

 Direksi                                                                                                             Board Of Directors

 Direktur Utama                                        Hendarin Sukarmadji                                            President Director

 Direktur                                              Hadi Sunaryo                                                            Director

 Direktur                                              Rukmana                                                                 Director

 Direktur Kepatuhan                                    Endang Ruchiyat                                              Compliance Director

 Dewan Pengawas Syariah                                                                                      Sharia Supervisory Board

 Ketua                                                 Atjep Djazuli                                                          Chairman

 Anggota                                               Jaih                                                                    Member

 Anggota                                               Asep	Zaenal	Ausop                                                       Member



Per tanggal 31 Desember 2010, susunan Dewan                        As of December 31 2010, the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah di atas              Directors and Supervisory Board of Islamic Sharia above, has
telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia                   received approval from Bank Indonesia as set forth in:
sebagaimana termaksud dalam:
a. Surat Bank Indonesia No.11/6/DpG/DPbS tanggal 25                a. Bank Indonesia No.11/6/DpG/DPbS Letter dated November
    November 2009 perihal Izin Prinsip Pendirian PT Bank                 25, 2009 regarding Permit Principles of PT Bank Jabar
    Jabar Banten Syariah;                                                Banten’s Establishment of the Sharia;
b. Surat Bank Indonesia No.12/5/GBI/DPbS tanggal                   b. Bank Indonesia No.12/5/GBI/DPbS letter dated March 30,
    30 Maret 2010 perihal Keputusan Atas Pencalonan                      2010 regarding the decision on the nomination of the
    Komisaris PT Bank Jabar Banten Syariah; dan                          Commissioner of PT Bank Jabar Banten Sharia; and
c. Surat Bank Indonesia No.12/6/GBI/DPbS tanggal                   c. Bank Indonesia No.12/6/GBI/DPbS letter dated 29
    29 April 2010 perihal Keputusan Atas Pencalonan                      April 2010 regarding the decision on the nomination
    Komisaris Independen dan Direktur Kepatuhan                          of the Independent Commissioner and Director of
    PT Bank Jabar Banten Syariah.                                        Compliance of PT Bank Jabar Banten Sharia.


Bahwa susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana              The composition of the Board of Commissioners and Directors
tercantum dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.4             of Bank Jabar Banten Sharia as stated in the Deed of
tanggal 15 Januari 2010, dibuat oleh Fathiah Helmi,                Establishment of Bank Jabar Banten Sharia limited No.4
S.H., Notaris di Jakarta, telah didaftarkan dalam Daftar           January 15, 2010, made by Fathiah Helmi, SH, Notary in
Perusahaan sesuai dengan UUWDP No.101116515268,                    Jakarta, has been registered in the Company in accordance



                                Laporan Tahunan 2010 Annual Report • bank bjb                                                     219
Anak Perusahaan dan Perusahaan Afiliasi
Subsidiaries & Affiliates



tanggal 9 Februari 2010 juncto Akta Berita Acara Rapat           with UUWDP No.101116515268, dated February 9, 2010
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.9 tanggal 25                   in conjunction with the Deed of General Meeting Minutes
Maret 2010, dibuat oleh Popy Kuntari Sutresna, S.H.,             of	the	Extraordinary	Shareholders	No.9	March	25,	2010,	
M.Hum., Notaris di Bandung dan Akta Pernyataan                   made by Popy Kuntari Sutresna, SH, M. Hum., Notary in
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                   Bandung and the Deed of Statement of Shareholders’
No.3 tanggal 4 Mei 2010, dibuat di hadapan Fathiah               General	Meeting	Extraordinary	Bank	Jabar	Banten	Sharia	
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta belum didaftarkan dalam          No.3 dated May 4, 2010, Fathiah Helmi, SH, Notary
Daftar Perusahaan sesuai dengan UUWDP.                           in Jakarta has not been registered in the Company in
                                                                 accordance with UUWDP.


Kinerja                                                          Performance
Bank Jabar Banten Syariah Merupakan Bank Umum                    Bank Jabar Banten Sharia is the Islamic Banks, whose
Syariah yang kegiatan usahanya menghimpun serta                  operations raise and channel funds to the community.
menyalurkan dana ke masyarakat. Berdasarkan angka-               According to figures quoted in the financial statements
angka yang dikutip dari laporan keuangan untuk periode           for the period May 5, 2010 s / d December 31, 2010,
5 Mei 2010 s/d 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh          audited by Public Accountant Office Kosasih, Nurdiyaman,
Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo &              Tjahjo & Partners (Crowe Horwath), Bank Jabar Banten
Rekan (Crowe Horwarth), aset Bank Jabar Banten Syariah           Sharia assets increased by 63.8% or Rp 752 billion from
meningkat 63,8% atau Rp 752 miliar dari posisi Rp 1.178          the position of Rp 1,178 billion in May 2010 to Rp 1,930
miliar pada Mei 2010 menjadi sebesar Rp 1.930 miliar             billion in December 2010.
pada Desember 2010.


Perkembangan penghimpunan Dana Pih