6. Tarikh dan Kebudayaan Islam by xiaoyounan

VIEWS: 12 PAGES: 24

									                   َّ َ ْ ‫ِ الل الر‬
              ِ‫بِسْم َّهِ َّحمنِ الرحِيم‬
               ASPEK TARIKH DAN
               KEBUDAYAAN ISLAM




   STANDAR KOMPETENSI :
   MEMAHAMI PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAH


KOMPETENSI DASAR:
1. MENJELASKAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN
2. MENYEBUTKAN CONTOH PERISTIWA PERKEMBANGAN ISLAM PADA
   ABAD PERTENGAHAN
                           ‫ِ الل الر ْ َ َّ‬
                      ‫بِسْم َّهِ َّحمنِ الرحِيمِ‬
‫‪TADARUS‬‬
      ‫َ‬
  ‫خَاشِعُون (2)‬                     ‫ْ م ْ َ ال َ ه ْ ف‬
                       ‫قَدْ أَفلَحَ الْ ُؤمِنُون (1) َّذِين ُم ِي صَالَِتهِمْ‬
               ‫َال ه ِلزك‬               ‫َ‬        ‫َال ه ِ َّ ُ ْ‬
           ‫و َّذِينَ ُمْ عَن اللغْوِ معرِضُون (3) و َّذِينَ ُمْ ل َّ َاةِ‬
              ‫َ ِال َ‬                    ‫َال ه ُ ِ‬                ‫فِ َ‬
        ‫َاعلُون (4) و َّذِينَ ُمْ لِفرُوجهِمْ حَافِظُون (5) إ َّ علَى‬
   ‫ِ‬              ‫ْ ِ ْ م َ ْ ه ْ َ َّه ْر َل ِ َ‬
   ‫أَزوَاجهِمْ أَو َا ملَكَت َأيْمَاُن ُم فإِن ُمْ غَي ُ م ُومني (6) فَمَن‬
               ‫َال َ ه‬            ‫َ‬        ‫َأ َ هم‬           ‫َ‬          ‫غ‬
             ‫اْبتَ َى وَرَاء ذَلِكَ فُوَلئِك ُ ُ الْعَادُون (7) و َّذِين ُمْ‬
                 ‫َال ه َل َ‬                   ‫َ‬             ‫ْ َ‬
      ‫لأَمَانَاِتهِم وَعهْدِهِمْ رَاعُون (8) و َّذِينَ ُمْ ع َى صلَوَاِتهِمْ‬
              ‫ال َ ِ َ‬               ‫َ‬          ‫َ أ َهُ‬
              ‫ُ َافِظُون (9) ُوَلئِك ُم اْلوَارِثُون (01) َّذِين َيرثُون‬ ‫يح‬
                 ‫َ ََ أ س‬                   ‫َ‬          ‫هْ ه‬            ‫ِْ‬
     ‫الْفردَوْسَ ُم فِي َا خَالِدُون (11) وَلقَدْ خلقْنَا اإلنْ َانَ مِنْ‬
                ‫ُم َ ن ه َ ً َ ٍ َ ٍ‬                      ‫ٍ‬         ‫س ٍ‬
       ‫ُالَلَة مِنْ طِني (21) ث َّ جَعلَْا ُ ُنطْفة فِي قرَار مكِني (31)‬
                                                       ‫[املؤمنون/1-31]‬
Perkembangan Islam pada
    Abad Pertengahan
A.    Sekilas tentang Dunia Islam pada
             Abad Pertengahan


                       Periode Klasik (650-1250 M)
                       (Masa Kemajuan dan Keeamasan Islam)


     Periode Sejarah   Periode Pertengahan (1250-1800 M)
          Islam        (Masa Kemunduran Islam)



                       Periode Modern (1800M-Sekarang)
Pada periode klasik, Islam mengalami masa kemajuan dan
keemasan, ditandai dengan:
 Sangat luasnya wilayah kekuasaan Islam yang utuh
 Adanya integrasi antar wilayah Islam
 Adanya kemajuan di bidang ilmu dan sains


Pada periode pertengahan, Islam mengalami kemunduran, ditandai
dengan:
 Tidak ada lagi kekuasaan Islam yang utuh
 Terpecahnya Islam menjadi kerajaan-kerajaan yang terpisah
  Kerajaan-kerajaan itu antara lain:
1. Kerajaan Ottoman di Turki


  Kerajaan didirikan dan diproklamasikan kemerdekaannya oleh
  Utsman I dari bangsa Turki Utsmani, setelah Sultan Alaudin
  dari Dinasti Saljuk meninggal dunia tahun 1300 M

  Kerajaan ini mengalami kemajuan pada masa Pemerintahan
  Sultan Muhammad II (1451-1481), dengan
  menyebarluaskan Islam ke Benua Eropa, melalui
  penaklukan Benteng Konstantinopel ibukota Romawi timur
  (1453 M). Karena keberhasilannya, maka mendapatkan
  julukan Al-Fatih (sang penakluk)
Kerajaan Ottoman mengalami masa keemasan pada masa
pemerintahan Sultan Sulaeman I (1520-1566 M), yang bergelar
Sulaeman Agung dan Sulaeman Al-Qanuni. Wilayah
kekuasaannya, yaitu: Afrika Utara, Mesir, Hedzjaz, Irak,
Armenia, Asia Kecil, Krimea, Balkan, Yunani, Bulgaria,
Bosnia, Hongaria, Rumania, sampai batas Sungai Danube
dengan tiga lautan, yaitu: Laut merah, Laut Tengah, dan Laut
Hitam.


Setelah Sulaeman Agung meninggal dunia, kerajaan Ottoman
Turki mengalami kemunduran sehingga satu demi satu wilayah
kekuasaannya melepaskan diri.
2. Kerajaan Mogul di India
  Peranan Umat Islam India dalam penyebarluasan agama Islam
  dapat dilihat dalam empat periode:
   1) Sebelum kerajaan Mogul (705-1526 M)
   2) Masa kerajaan Mogul (1526-1858 M)
   3) Masa penjajahan Inggris (1858-1947)
   4) Negara India Sekuler (1947-sekarang)


  Kerajaan Mogul didirikan oleh Zahiruddin Muhammad
  Babur, keturunan Jengis Khan bangsa Mongol, pada
  tahun 1526 M. Kerajaan Mogul bepusat di Delhi (India)
Kerajaan Mogul diperintah secara silih berganti oleh 15 orang
raja (sultan).
Sultan pertama adalah Zahiruddin Muhammad Babur (1526-
1530).
Sultan terakhirnya, yaitu Sultan Bahadur Syah II (1843-1858)


             Puncak Kejayaan Kerajaan Mogul
1. Akbar Syah I (1556-1605)
2. Jangahir atau Nuruddin Muhammad Jahangis (1605-1627)
3. Syah Jihan (1627-1658)
4. Aurangzeb atau Alamgir I (1658-1707)
3. Kerajaan Safawi di Persia (sekarang Iran)

  Didirikan oleh Syah Ismail Syafawi (Ismail I) pada tahun 907 H/
  1501 M di Tabriz. Beliau berkuasa pada tahun 1501 M-1524 M,
  yang wilayah kekuasaannya disebelah barat berbatasan dengan
  kerajaan Utsmani di Turki dan di sebelah timur berbatasan
  dengan kerajaan Islam Mogul di India.
  Kerajaan Safawi mencapai puncak kejayaannya tatkala diperintah
  oleh Syah Abbas (1585-1628 M). Beliau berjasa mempersatukan
  seluruh Persia.
  Setelah pemerintah Syah Ismail Safawi berakhir, 17 Sultan
  Dinasti Safawi melanjutkan pemerintahannya. Sultan terakhir
  kerajaan Safawi bernama Sultan Muhammad
Setelah pemerintahan Syah Abbas berakhir, kedudukan Kerajaan
Safawi menjadi lemah. Hal ini disebabkan karena adanya
perebutan kukuasaan.

Selanjutnya Persia diperintah oleh Dinasti Zand (1759-1794),
Dinasti Qajar (1794-1925), Dinasti Pahlevi (1925-1976).
Kemudian sejak tanggal 11 Februari 1979 melalui revolusi Islam
yang dipimpin oleh ulama terkenal Ayatullah Komeini (1900-
1989M), sistem kerajaan yang telah ribuan tahun berkuasa
dihapus dan diganti dengan sistem republik (demokrasi) dengan
nama ye Eslami-ye Iran” (Republik Islam Iran) dan dengan
presiden pertama Abalhassan Bani Sadr.
Pada waktu kerajaan-kerajaan Islam lemah, sebaliknya bangsa
Eropa kuat dan maju, khusunya dibidang ilmu pengetahuan dan
tekhnologi baru.

Selanjutnya, bangsa Eropa berusaha menjajah negara-negara
lemah, khususnya kerajaan-keerajaan Islam di Asia dan
Afrikadengan membawa tiga misi:
 Gold maksudnya memperoleh keuntungan besar.
 Glory maksudnya mencapai kejayaan dibidang kekuasaan
 Gospel artinya menyebarluaskan agama kristen
                Negara Jajahan Bangsa Eropa
  Negara yang Dijajah                  Negara Penjajah

Mesir, Jazirah Arab, Yaman,     Inggris
Afganistan, dan India
Maroko, Aljazair, Tunisia,      Prancis
Libia, Libanon, dan Suriah
Mindanao, (philipina Selatan)   Spanyol
Malaka (Malaysia)               Portugal (1511-1641), Belanda
                                (1641-1795), dan Inggris
                                (1795-1957
Indonesia                       Belanda dan jepang
Kaukasia, Armenis, Tajikistan, Rusia
Kazachtan, Azerbaizan,
Usbekistan, Bukhara, dan
Samarkhand
Akibat Buruk dari Penjajahan Bangsa
         Eropa bagi Islam

  Umat Islam mengalami kemunduran dan
  keterbelakangan di bidang politik, ilmu
pengetahuan, perekonomian dan kebudayaan
B.   Perkembangan Ajaran Islam pada
           Abad Pertengahan
     Di India :
     Kerajaan Mogul telah mendirikan Masjid dan
     Madrasah dengan materi yang diajarkan seperti ilmu
     tafsir, ilmu hadis, ilmu fikih dll.
     Sekelompok ulama telah menyusun sebuah kitab
     berjudul Al-Fatawa Al-Hindiyyah atas permintaan
     Sultan Al_muzaffar Muhyiddin Aurangzeb (alamgir)
     sehingga kitab itu dikenal dengan sebutan Fatawa
     Alamgariyah
Di Mesir :
Ketika Dinasti Maluk berkuasa (1250-1517 M), telah
muncul ulama-ulama besar seperti:
 Ibnu Hajar Al-Asqalani (1372-1449M)
   Buku hasil karyanya: Fath Al-Bari fi Syarh Al-
   Bukhari dan Bulug Al-Maram Min Adillah Al-Ahkam.
 Ibnu Khaldun (1332-1406 M) (Sosiolog)
   Buku hasil karyanya: Al-Ibar (sejarah umum)
    Ulama-ulama Besar pada Abad Pertengahan


       Nama Ulama                      Hasil Karya

Jalaluddin Al-Mahalli (791-964 Tafsir Jalalain
H) dan Jalaluddin As-Syuyuti
(849-911 H)
Ibnu Kasir (Bosyra 700-774 H) Tafsir Al-Qur’an Al-Azim

Imam An-Nawawi (Damaskus      Kitab Hadis Riyad as-Salihin
631-676 H)
C.   Perkembangan Ilmu Pengetahuan
          pada Abad Pertengahan


     Di India:
     Sekolah di Mugol mengajarkan ilmu pengetahuan umum,
     seperti logika, filsafat, geometri, geografi, sejarah, politik,
     dan matematika.
     Tahun 1641 M perpustakaan di Agra telah memiliki 24.000
     judul buku dalam berbagai disiplin ilmu.
Di Mesir:
Ketika diperintah Dinasti Mamluk (1250-1517 M) telah
muncul para cendekiawan Muslim seperti:

    Nama Cendekiawan                Hasil Karya/ Keahlian

Ibnu Abi Usaibiah               “Uyun Al-Anba fi Tabaqat Al-
                                Atibba”
Abu Al-Fida, Ibnu Tagri Badri   Penulis sejarah kedokteran
Atabaki, Al-Maqrizi

Abu Hasan Ali Nafis             Penemu susunan dan peredaran darah
                                dalam paru-paru manusia

Nasiruddin At-Tusi              Ahli observatorium
    Nama Cendekiawan              Hasil Karya/ Keahlian
Ibnu Batutah                  Ahli ilmu geografi

An-Nuwairy, Ibnu Fadlullah,   Penulis Mausu’at (ensiklopedi)
jalaluddin As-Syuyuti
D.     Perkembangan Kebudayaan Islam pada
                Abad Pertengahan

1. Arsitektur

Nama Daerah/ Negara           Jenis Arsitektur
Persia              Masjid Syah Lutfullah (empat puluh
                    tiang)
                    Jembatan Khaju
                    Menara Goyang
Khurasan            Makam Imam Ali Ar-Rida
                    Masjid Imam Reza (kubah terbuat dari
                    ratusan Kg emas)
Kota Tua Qum        Makam Hazrat Fatimah Ma’sumah
Nama Daerah/ Negara               Jenis Arsitektur
Delhi dan Lahore      Istana Megah

Hyderabad             Benteng merah, Char Minar (empat
                      menara)
Aunfur                Masjid Jami

India                 Taj Mahal

Turki                 Masjid Agung Sultan Muhammad
                      Al-Fatih dll
Indonesia             Masjid Agung Demak dll
2. Seni Sastra


    Nama Sastrawan                Hasil Karya

Fariduddin Al-Attar   Mantiq At-Tair (Mantiq burung)
(1119-1230)           Tazkirotul Auliya
Jaluluddin Ar-Rumi    Diwan Syams-I Tabriz, Masnawi
(1207-1273)
Sa’adi Syiraz         Bustan (Kebun Buah), Gulistan
                      (kebun Bunga)
Fuzuli                Shikeyetname (Pangaduan)
            Karya Sunan Bonang


“Jangan terlalu jauh mencari keindahan. Keindahan
 berada dalam diri seluruh jagad raya terbentang
dalam dirimu. Jadikan dirimu cinta. Maka kau akan
             dapat memahami dunia”

								
To top