Docstoc

RPP KELAS 11

Document Sample
RPP KELAS 11 Powered By Docstoc
					                             RPP 1
      PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN YANG BERMUATAN PENDIDIKAN
                          ANTIKORUPSI

Satuan Pendidikan           : SMA Indonesia
Mata Pelajaran              : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Program               : XI (Sebelas) IPA, IPS dan Bahasa
Semester                    : 1 (Satu)
Jumlah Pertemuan            : 2 (Dua) kali Pertemuan (4 X 45 Menit)
I. Standar Kompetensi       : 1. Menganalisis budaya politik di Indonesia
II. Kompetensi dasar        : 1.4. Menampilkan peran serta budaya politik partisipan
III. Indikator:
   1 Mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi politik
   2 Menjelaskan bentuk-bentuk partisipasi politik
   3 Mendeskripsikan bentuk-bentuk partisipasi politik
   4 Mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi politik yang sesuai dengan peraturan
       perundangan yang berlaku di Indonesia baik ditinjau dari aspek politik,hukum
       ekonomi, dan sosiologi.
   5 menjelaskan faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi politik
   6 Mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi politik.
   7 Menunjukkan bentuk–bentuk peran serta budaya politik partisipan. yang sesuai
       dan tidak sesuai dengan peraturan perundangan di Indonesia baik ditinjau dari
       aspek politik,hukum ekonomi, dan sosiologi.
   8 Menunjukkan sikap dan perilaku         yang bertentangan dengan budaya politik
       partisipan yang termasuk perbuatan korupsi
IV. Tujuan Pembelajaran :
   Melalui kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, siswa dapat/mampu:
   1 Mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi politik
   2 Menjelaskan bentuk-bentuk partisipasi politik
   3 Mendeskripsikan bentuk-bentuk partisipasi politik
   4 Mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi politik yang sesuai dengan peraturan
       perundangan yang berlaku di Indonesia baik ditinjau dari aspek politik,hukum
       ekonomi, dan sosiologi.
   5 menjelaskan faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi politik
   6 Mendeskripsikan faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi politik.

                                                                                       1
   7 Menunjukkan bentuk–bentuk peran serta budaya politik partisipan. yang sesuai
      dan tidak sesuai dengan peraturan perundangan di Indonesia baik ditinjau dari
      aspek politik,hukum ekonomi, dan sosiologi.
   8 Menunjukkan sikap dan perilaku           yang bertentangan dengan budaya politik
      partisipan yang termasuk perbuatan korupsi.
V. Materi Ajar
   1 Bentuk Partisipasi politik
   2 Bentuk-bentuk partisipasi politik yang sesuai dengan peraturan perundangan
      yang berlaku di Indonesia baik ditinjau dari aspek politik,hukum ekonomi, dan
      sosiologi.
   3 Faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah partisipasi politik.
   4 Bentuk-bentuk peran serta budaya politik partisipan yang sesuai dan tidak sesuai
      dengan peraturan perundangan di Indonesia baik ditinjau dari aspek
      politik,hukum ekonomi, dan sosiologi.
   5 Sikap perilaku yang yang bertentangan dengan budaya politik partisipan yang
      termasuk perbuatan korupsi


   Integrasi Pendidikan ANTIKORUPSI:.
   Partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut serta
   secara aktif dalam kehidupan politik seperti memilih pimpinan negara atau upaya-
   upaya mempengaruhi kebijakan pemerintah baik di pemerintahan pusat maupun
   daerah.
   Partisipasi tersebut hendaknya dilandasi kebersamaan dan dilaksanakan dengan
   rasa ikhlas, jujur, dan penuh tanggung jawab.
   Perwujudan budaya politik partisipan. ditinjau dari sisi kemasyarakatan (sosiologi)
   dapat dimulai dari lingkungan kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
   Penerapan budaya politik partisipan dalam kehidupan keluarga seperti keikutsertaan
   setiap anggota keluarga (kesetaran) dalam mengemukakan pendapat, pembagian
   pekerjaan rumah yang dilakukan bersama berdasarkan musyawarah, dsb, serta
   melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Penerapan dalam lingkungan
   kehidupan sekolah seperti ikut serta dalam pemilihan ketua OSIS/kelas/kelompok
   yang dilaksanakan secara         sportif dan konsekuen. Penerapan di lingkungan
   masyarakat      seperti   ikut     serta     dalam    pemilihan    ketua    RT/RW/
   Kelurahan/Bupati/Walikota/ Gubernur yang dilaksanakan secara sportif, konsekuen

                                                                                     2
   dan tidak melakukan kecurangan.
   Sebagai    pemenang      dalam    pemilihan,   setiap   pemimpin/penguasa       harus
   menghindarkan diri dari tindakan yang mengarah kepada ambisi pribadi dan
   menguntungkan kelompok tertentu. sehingga dapat menimbulkan pertentangan dan
   konflik di masyarakat. Dalam melaksanakan kebijakan harus menghindari membuat
   janji-janji dengan hadiah tertentu (gratifikasi) agar mengikuti kemauannya, tidak taat
   aturan (ingkar janji), membeda-bedakan pemberian layanan, melakukan penekanan,
   semata-mata menciptakan keuntungan pribadi/keluarganya, serta melakukan
   persekongkolan. Begitu juga dalam melakukan pengawasan harus dilaksanakan
   secara menyeluruh tidak dibenarkan secara tebang pilih.
   Ditinjau dari aspek ekonomi, perwujudan budaya politik partisipan harus didasari
   sikap bijaksana dalam pengelolaan keuangan. Tidak dibenarkan melakukan politik
   uang, melakukan penyuapan untuk melancarkan kepentingan,                  melakukan
   pemborosan, serta penyimpangan alokasi dan distribusi anggaran.
   Ditinjau dari aspek hukum, perwujudan budaya politik partisipan harus didasari
   komitmen dan disiplin    yang tinggi untuk melaksanakan peraturan yang berlaku
   dengan penuh tanggung jawab. Tidak dibenarkan melakukan tindakan yang
   mengarah pada pelanggaran hukum, seperti melakukan penggelapan dana, pajak
   atau barang, melakukan pemalsuan dokumen, surat-surat, tanda tangan, pencurian
   uang, pembajakan hak cipta, pencurian barang, pencurian waktu, melakukan
   penipuan terhadap pihak/orang lain, melakukan persekongkolan, melakukan
   perusakan terhadap barang/ fasilitas milik umum/negara dan memberikan atau
   menerima gratifikasi.
VI. Alokasi waktu: 2 (dua) kali pertemuan (4 x 45 menit)
   1. Pertemuan Pertama : 2 x 45 Menit
   2. Pertemuan Kedua      : 2 x 45 Menit
VII. Metoda Pembelajaran
   1 Pendekatan: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching And Learning)
   2 Strategi: Cooperative Learning teknik Think Pair and Share (berpikir berpasang-
      pasangan dan curah pendapat)
   3 Metode:
      a.   Pengamatan
      b.   Penugasan
      c.   Diskusi
      d.   Tanya jawab

                                                                                       3
VIII. Kegiatan Pembelajaran
   Pertemuan Pertama

        Tahap Kegiatan                          Aktivitas Siswa /Guru

    A. Pendahuluan        1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran siswa.
       (10 Menit)         2. Guru mereviu pelajaran minggu yang lalu, dan menanyakan
                             secara lisan tentang tipe-tipe budaya politik di Indonesia.
                          3. Guru menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan
                             pembelajaran yang ingin dicapai.
                          4. Guru menyampaikan strategi pembelajaran yang digunakan.

    B. Inti               1. Eksplorasi
       (65 Menit)            a. Siswa dibagi dalam bentuk berpasang-pasangan kemudian
                                diminta untuk membaca dan mengamati gambar serta lembar
                                informasi terlampir.
                             b. Selanjutnya setiap pasangan belajar diberi tugas untuk
                                membahas dan memecahkan permasalah sebagai berikut:
                                1) Identifikasi bentuk partisipasi politik
                                2) Jelaskan faktor penyebab timbulnya gerakan ke arah
                                    partisipasi politik.
                                3) Deskripsikan bentuk-bentuk partisipasi politik yang sesuai
                                    dengan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia
                                    baik ditinjau dari aspek politik,hukum ekonomi, dan
                                    sosiologi.
                                4) Tunjukkan bentuk-bentuk peran serta budaya politik
                                    partisipan yang sesuai dan tidak sesuai dengan peraturan
                                    perundangan di Indonesia baik ditinjau dari aspek
                                    politik,hukum ekonomi, dan sosiologi.
                                5) Tunjukkan sikap perilaku yang yang bertentangan dengan
                                    budaya politik partisipan yang termasuk perbuatan korupsi.
                          2. Elaborasi
                             Setiap pasangan setelah selesai memecahkan dan membahas
                             permasalahan diminta mencari pasangan lain, sehingga terbentuk
                             kelompok kecil @ 4 orang dan ditugasi untuk saling berbagi
                             pendapat/ curah pendapat (sharing) dari hasil pemecahan dan
                             pembahasan masalah secara berpasangan
                          3. Konfirmasi
                             a. Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil kerjanya dan
                                kelompok lain menanggapi
                             b. Guru mengklarifikasi apabila timbul permasalahan dan menarik
                                kesimpulan.
                             c. Guru mengajukan pertanyaan “apakah ada yang belum
                                dipahami dari hasil pembahasan hari ini?
                             d. Guru bersama siswa membuat rangkuman hasil belajar.

     C. Penutup           1. Menyanyikan lagu Maju Tak Gentar
       (15 Menit)         2. Mengambil kesimpulan secara bersama-sama
                          3. Evaluasi lisan dengan tanya jawab
                          4. Tugas terstruktur :
                             Siswa diberi tugas secara kelompok @ 4 orang untuk membuat
                             rubrik tentang “Demontransi yang anarkhis” dengan sistematika
                             sebagai berikut: .latar belakang, akibat demo anarkhis, tindakan
                             positif yang harus ditunjukkan dalambudaya politik partisipan
                             dengan menghindari perilaku korupsi. Kesimpulan dan saran.
                          5. Tugas mandiri tidak terstruktur :
                                                                                             4
                                a. Mencari artikel dan atau gambar dari media massa (cetak/
                                   elektronik) tentang contoh perilaku peran aktif masyarakat
                                   dalam bidang politik disertai tanggapan/ analisa.
                                b. Membuat laporan tertulis.
                             6. Salam penutup



    Pertemuan Kedua

        Tahap Kegiatan                             Aktivitas Siswa /Guru

     A. Pendahuluan         1. Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran siswa.
        (10 Menit)          2. Guru mereviu pelajaran minggu yang lalu, dan menanyakan secara
                               lisan tentang tugas minggu lalu.
                            3. Guru menyampaikan materi pembahasan hari ini dan tujuan
                               pembelajaran yang ingin dicapai.

     B. Inti                1. Eksplorasi
        (70 Menit)             Kegiatan eksplorasi telah dilakukan pada pertemuan pertama;
                            2. Elaborasi
                               Berdasarkan penugasan minggu lalu, yakni membuat rubrik tentang
                               “Demontransi yang anarkhis” maka setiap kelompok diminta untuk
                               menyiapkan penampilkan/presentasi hasil kerja kelompoknya.
                            3. Konfirmasi
                               a. Setiap kelompok diminta untuk menampilkan hasil kerjanya dan
                                  kelompok lain menanggapi
                               b. Guru mengklarifikasi apabila timbul permasalahan dan menarik
                                  kesimpulan.
                               c. Guru bersama siswa membuat rangkuman hasil belajar.

     C. Penutup             1. Evaluasi lisan dengan tanya jawab
        (10 Menit)          2. Salam penutup


IX. Penilaian (terlampir)
   1 Tes tertulis bentuk uraian (essay)
   2 Non Tes :
       a. Tes sikap/Performance : diskusi kelompok dan laporan tertulis.
       b. Pembuatan rubrik.


X. Alat, Media dan Sumber Belajar
   1. Lembar Informasi
   2. Bambang Suteng dkk, 2007. Pendidikan Kewarganegaraan SMA Kelas XI,
       Jakarta: Erlangga.
   3. Dede Rosyada, 2003, Kewarganegaraan: Demokrasi, hak asasi manusia, dan
       masyarakat madani. Jakarta Tim ICCE UIN. Prenada Media
   4. Media massa cetak maupun elektronik.

                                                                                             5
5. MGMP PKn Kota Bandung, 2006, PKn SMA Kelas XI, Bandung: Geger Sunten
6. Miriam Budiardjo, 1988, Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta : PT. Gramedia.
7. Rodee, Carlton Clymer, dkk, 2000, Pengantar Ilmu Politik, Jakarta : Raja Grafindo
8. Rusadi Kantaprawira, 1999, Sistem politik Indonesia Bandung : Sinar Baru
   Algensindo
9. UUD 1945, UU No. 10 Tahun 2008 tentang Partai Politik.
10 Sumber lain seperti Website


   Mengetahui,
   Kepala SMA                                      Guru PKn Kelas XI




   _________________                               ________________
   NIP                                             NIP




                                                                                   6
LEMBAR INFORMASI


PETUNJUK:
1. AMATI GAMBAR DI BAWAH INI SECARA SEKSAMA
2. CERITERAKAN MAKNA MASING-MASING GAMBAR (HUBUNGKAN DENGAN MATERI BDAYA POLITIK DI
  INDONESIA) SESUAI PERSEPSIMU SENDIRI.
3. KERJAKAN PADA LEMBARAN KERTAS DAN KUMPULKAN!




      Lengsernya Gus Dur melalui Sidang
                                                  Tindakan suap untuk keuntungan pribadi
      MPR menimbulkan demo anarkhis di
                                                         melanggar norma hukum
                 Pasuruan




      ikut memilih dalam memilih pemimpin            Partisipasi warga dalam memilih
      negara sedang menerima kartu suara                     pemimpin negara




                                                                                           7
                           LAMPIRAN INSTRUMEN PENILAIAN


I. Tes Tertulis
   Jawablah pertanyaan berikut secara jelas !
   a. Berikan 4 contoh bentuk partisipasi politik dalam kehidupan masyarakat.
   a. Identifikasikan bentuk-bentuk partisipasi politik yang sesuai dengan peraturan
      perundangan yang berlaku di Indonesia baik ditinjau dari aspek politik, hukum,
      ekonomi, dan sosiologi.
   b. Jelaskanlah factor-faktor yang mempengaruhi perilaku politik individu dalam
      masyarakat?
   c. Sebutkan bentuk-bentuk budaya politik partisipan yang sesuai dan tidak sesuai dengan
      peraturan perundangan di Indonesia baik ditinjau dari aspek politik, hukum ekonomi,
      dan sosiologi.
   d. Tunjukkan contoh sikap dan perilaku yang bertentangan dengan budaya politik
      partisipan yang termasuk perbuatan korupsi.
   e. Pemilu 2009 meninggalkan permasalahan berupa masih ditemukan Daftar Pemilih
      Tetap (DPT) ganda dan itu termasuk perbuatan korupsi. Setujukah dengan pernyataan
      tersebut? Berikan alasannya!


   Pedoman Penskoran:
   1. Bila jawaban siswa sangat sempurna diberi skor 4
   2. Bila jawaban siswa sempurna diberi skor 3
   3. Bila jawaban siswa kurang sempurna diberi skor 2
   4. Bila jawaban siswa tidak sempurna diberi skor 1
      Skor maksimum seluruh soal sikap = 4 X 6 item = 24
      Skor minimum seluruh soal sikap 1 X 6 = 6.
                             perolehan
                               skor
                           Jumlah
      Nilai            =         nilai
                                   .
                                Xideal
                            skor
                              maksimum
                           Jumlah
      Nilai ideal      = 100




                                                                                        8
II. Non Tes :
   A. Tes sikap
      Petunjuk :
      Berikan tanda contreng () pada kolom yang telah tersdia sesuai dengan pendapatmu,
      dengan ketentuan sebagai berikut: 1 (tidak setuju), 2 (netral), 3 (setuju), dan 4 (sangat
      setuju).
                                                                        SKOR
       NO        PERNYATAAN SIKAP
                                                                        1      2   3    4

      1.     KEIKUTSERTAAN   WARGA DALAM PEMILIHAN            SEORANG
             PEMIMPIN MERUPAKAN HAK SETIAP WARGA NEGARA

      2.     DALAM PEMILIHAN PEMIMPIN YANG KALAH HARUS SPORTIF DAN
             SALING BERJABAT TANGAN SEBAGAI SIMBUL KELEGAWAAN
             SESEORANG.

      3.     TINDAKAN  PROVOKATOR PIHAK YANG          KALAH     DAPAT
             MENIMBULKAN KONFLK DI MASYARAKAT.

      4.     MEMBAGI-BAGI UANG DAN SEMBAKO MENJELANG PEMILIHAN
             UMUM DIBENARKAN DALAM ALAM DEMOKRASI.

      5.     SEMENJAK  REFORMASI, MEMBAWA         ANAK-ANAK    KETIKA
             BERKAMPANYE DIBENARKAN.

      6.     PEMBUATAN KEBIJAKAN PUBLIK YANG MENGUNTUNGKAN
             KELOMPOKNYA DIBENARKAN DALAM DEMOKRASI.

      7.     KARENA SEDANG      BERKUASA, MAKA      SANAK     SAUDARA
             DIANGKAT MENJADI PEGAWAI/KARYAWAAN

      8.     PERILAKU YANG HARUS DITAMPILKAN SEBAGAI PEMIMPIN
             ADALAH MENGHINDARI PERSEKONGKOLAN DALAM MEMBUAT
             KEPUTUSAN

      9.     MEMBERIKAN HADIAH DENGAN SUATU HARAPAN AGAR DIBERI
             JABATAN MERUPAKAN TINDAKAN YANG BENAR

      10.    PEGAWAI NEGERI YANG BELANJA DI MALL KETIKA JAM KERJA
             HARUS DIHARGAI USAHA TERSEBUT., KARENA PEGAWAI
             TERSEBUT TERGOLONG KORUPSI WAKTU




   Petunjuk pemberian skor:
   Untuk pernyataan sikap: Nomor: 1, 2, 3, 8, dan 10
   Bila siswa mencentang angka 4 diberi skor 4,
   Bila siswa mencentang angka 3 diberi skor 3,

                                                                                             9
   Bila siswa mencentang angka 2 diberi skor 2 dan
   Bila siswa mencentang angka 1 diberi skor 1


   Untuk pernyataan sikap Nomor: 4, 5, 6, 7, dan 9
   BILA SISWA MENCENTANG ANGKA 4 DIBERI SKOR 1,
   BILA SISWA MENCENTANG ANGKA 3 DIBERI SKOR 2,
   BILA SISWA MENCENTANG ANGKA 2 DIBERI SKOR 3 DAN
   BILA SISWA MENCENTANG ANGKA 1 DIBERI SKOR 4
   MENGOLAH SKOR MENJADI NILAI SIKAP DENGAN RUMUS:
        perolehan
          skor
           siswa
       Jumlah
             Xideal
              nilai
       seluruh
        skor
         maksimum
          seluruh
      jumlahpernyata
   NILAI IDEAL 100,
   JUMLAHSKOR MAKSIMUM SELURUH SOAL = 5 X 4 + 5 X 1 = 25
   PERNYATAAN POSITIF 5 X SKOR MAKSIMUM 4
   PERNYATAAN NEGATIF 5 X SKOR MINIMUM 1
   KRITERIA NILAI SIKAP:
   85 – 100 = SANGAT BAIK
   75 – 84     = BAIK
   55 – 74     = CUKUP
   KURANG 54            = BURUK



B. Penilaian Proses diskusi kelompok
   Petunjuk :
   Tulislah nama anggota kelompokmu, selanjuynya berikan tanda contreng (v) pada kolom
   yang telah tersdia sesuai dengan perilaku yang ditunjukkan temanmu pada saat diskusi
   kelompok!
                 INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF “DISKUSI KELOMPOK “

                                        Indikator Perilaku yang dinilai
         Nama                                                                                   Jumlah
 No                                                                    Menghargai
         siswa          Tanggung   Kerja-   Kedisiplinan
                                                           Kesopanan    pendapat    Kejujuran    Nilai
                         Jawab     sama     dlm diskusi
                                                                         teman




                                                                                                    10
Keterangan :
Indikator 1    Sangat bertanggung jawab               skor 4
               Bertanggung jawab                      skor 3
               Kurang bertangg jawab                  skor 2
               Tidak bertanggung jawab                skor 1
Indikator 2    Selalu bekerjasama                     skor 4
               Bekerjsama                             skor 3
               Kurang bekerjsama                      skor 2
               Tidak mau bekerjsama                   skor 1
Indikator 3    Sangat disiplin dlm diskusi            skor 4
               Disiplin dalam berdiskusi              skor 3
               KuRang disiplin dalam berdiskusi       skor 2
               Tidak disiplin dlm bekerjasama         skor 1, dst.
Misalnya Angga jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Angga adalah: 20100 ,
                                                                             X  33
                                                                                83
                                                                                  24
Untuk mememperoleh generalisasi gambaran perilaku Angga, maka digunakan pengkata-
gorian atau menggunakan kelas inverval, misal :
       90 – 100 = A (sangat baik)
       80 – 89 = B (baik)
       70 - 79    = C (cukup baik)
       60 – 69 = D (kurang baik).
    Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Angga tergolong : Baik
C. Penilaian Proses Presentasi
   Petunjuk :
   Tuliskan nama teman-temanmu yang pada saat presentasi menunjukkan perilaku yang
   sesuai dengan pernyataan yang terdapat pada kolom berikut.
               INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK PRESENTASI/DEMONSTRASI

                                       Indikator Perilaku yang dinilai
      Nama                                                                                Jml
 No                                                                          Menghargai
      siswa Rasional      Komunikasi
                                         Responsif
                                                      Kerja-   Pengelolaan
                                                                              pendapat    Nilai
                            Lisan                     sama       Emosi
                                                                               teman


                                                                                              11
Keterangan :
Indikator 1    Sangat rasional                   skor 4
               Rasional                          skor 3
               Kurang rasional                   skor 2
               Tidak rasional                    skor 1
Indikator 2    Komunikasi lisan sangat baik     skor 4
               Komunikasi lisan baik             skor 3
               Komunikasi lisan kurang           skor 2
               Komunikasi lisan kurang baik     skor 1
Indikator 3    Sangat bersemangat                skor 4
               Bersemangat                       skor 3
               Kurang bersemangat                skor 2
               Tidak bersemangat                 skor 1, dst.
                                                                              20
Misalnya Angga jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Angga adalah:    X  ,
                                                                                  83
                                                                                100 33
                                                                              24

Untuk mememperoleh generalisasi gambaran praktik Angga, maka digunakan pengkatagorian
atau menggunakan kelas inverval, misal :
      90 – 100 = A (sangat baik)
       80 – 89 = B (baik)
       70 - 79    = C (cukup baik)
       60 – 69    = D (kurang baik).
    Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Angga tergolong : Baik
D. Pembuatan Rubrik.
   Amatilah perkembangan kehidupan politik masyarakat melalui media massa. Cobalah
   kamu identifikasi manakah cara-cara berpolitik yang sesuai dengan peraturan dan norma
   yang berlaku dan mana yang tidak sesuai dengan peraturan dan norma yang berlaku.
   Buatlah rubrik tentang DEMO ANARKIS dengan sistematika sebagai berikut:
   1. Latar belakang,
   2. Akibat yang ditimbulkan,
   3. Tndakan positif yang harus ditunjukkan dalam budaya politik partisipan.
                                                                                       12
4. Tindakan yang harus ditunjukkan untuk menghindari perilaku korupsi.




                                                                         13
                                     CONTOH RPP 2

      PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN YANG BERMUATAN PENDIDIKAN
                          ANTIKORUPSI

Satuan Pendidikan           : SMA Indonesia
Mata Pelajaran              : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Program               : XI (Sebelas)/ IPA-IPS-Bahasa
Semester                    : 2 (Dua)
Jumlah Pertemuan            : 2 (Dua) kali Pertemuan (4 X 45 Menit)


I. Standar Kompetensi         : 4. Menganalisis hubungan internasional dan organisasi
                                        internasional
II. Kompetensi dasar          : 4.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN,
                                         AA,PBB) dalam meningkatkan hubungan
internasional.
III. Indikator:
   1. Mengidentifikasi organisasi internasional
   2. Mengidentifikasi organisasi internasional yang dapat mendorong tindakan anti
       KKN
   3. Mengidentifikasi organisasi internasional yang diikuti oleh Indonesia
   4. Menjelaskan pengertian Organisasi internasional
   5. Menjelaskan macam-macam organisasi internasional
   6. Membedakan organisasi internasional secara umum dan yang dapat mendorong
       tindakan anti KKN.
   7. Mendeskripsikan organisasi internasional ASEAN
   8. Mengkaji peranan organisasi internasional ASEAN dalam meningkat-kan
       hubungan internasional yang bebas dari tindakan/ perilaku KKN
   9. Mengkaji peranan organisasi internasional ASEAN terhadap Indonesia dalam
       berbagai bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN
   10. Mengkaji peranan Indonesia terhadap organisasi internasional ASEAN dalam
       berbagai bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN
   11. Mendeskripsikan oranisasi internasional KAA
   12. Mengkaji peranan organisasi internasional PBB dalam meningkatkan hubungan
       internasional

                                                                                        14
  13. Mengkaji peranan organisasi internasional AA dalam meningkatkan kerjasama
     internasional khususnya negara-negara Asia - Afrika
  14. Mengkaji peranan oranisasi internasional AA dan PBB terhadap Indonesia dalam
     berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN
  15. Mengkaji peranan Indonesia terhadap oranisasi internasional AA dan PBB dalam
     berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN
IV. TUJUAN PEMBELAJARAN
  Melalui kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, Siswa dapat/mampu:
  1. Mengidentifikasi organisasi internasiona.
  2. Mengidentifikasi organisasi internasional yang dapat mendorong tindakan anti
     KKN.
  3. Mengidentifikasi organisasi internasional yang diikuti oleh Indonesia
  4. Menjelaskan pengertian Organisasi internasional
  5. Menjelaskan macam-macam organisasi internasional.
  6. Membedakan organisasi internasional secara umum dan yang dapat mendorong
     tindakan anti KKN.
  7. Mendeskripsikan organisasi internasional ASEAN.
  8. Mengkaji peranan organisasi internasional ASEAN dalam meningkat-kan
     hubungan internasional yang bebas dari tindakan/ perilaku KKN.
  9. Mengkaji peranan organisasi internasional ASEAN terhadap Indonesia dalam
     berbagai bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN.
  10. Mengkaji peranan Indonesia terhadap oranisasi internasional ASEAN dalam
     berbagai bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN.
  11. Mendeskripsikan organisasi internasional AA dan PBB
  12. Mengkaji peranan organisasi internasional AA dan PBB dalam meningkatkan
     hubungan internasional.
  13. Mengkaji peranan organisasi internasional AA dan PBB dalam meningkatkan
     pemberantasan KKN.
  14. Mengkaji peranan organisasi internasional AA dan PBB terhadap Indonesia
     dalam berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN.
  15. Mengkaji peranan Indonesia terhadap organisasi internasional AA dan PBB
     dalam berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN
V. MATERI PEMBELAJARAN
  Pengertian organisasi internasional

                                                                               15
1. Organisasi internasional yang mendorong tindakan anti KKN
2. Macam-macam organisasi internasional.
3. Organisasi internasional secara umum dan organisasi internasional yang dapat
   mendorong tindakan anti KKN
4. Organisasi internasional ASEAN
5. Peranan organisasi internasional ASEAN dalam meningkatkan hubungan
   internasional yang bebas dari tindakan/ perilaku KKN
6. Peranan organisasi internasional ASEAN terhadap Indonesia dalam berbagai
   bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN
7. Peranan Indonesia terhadap organisasi internasional ASEAN dalam berbagai
   bidang termasuk pemberantasan tindakan KKN
8. Organisasi internasional AA dan PBB
9. Peranan organisasi internasional AA dan PBB dalam meningkatkan hubungan
   internasional.
10. Peranan   organisasi   internasional   AA   dan   PBB    dalam    meningkatkan
   pemberantasan KKN.
11. Peranan organisasi internasional AA dan PBB terhadap Indonesia dalam
   berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN
12. Peranan Indonesia terhadap organisasi internasional AA dan PBB dalam
   berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN


Integrasi Pendidikan ANTIKORUPSI
Organiasasi internasional merupakan salah satu sarana hubungan internasional
yang sangat penting, karena melalui organisasi internasional ini, berbagai masalah
kehidupan baik bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan dan
keamanan dapat dilaksanakan dengan baik. Sebagai contoh, melalui organisasi
ASEAN berbagai kepetngan bangsa Indonesia dapat dilaksanakan seperti
pertukaran pelajar atau mahasiswa, pertukaran budaya, dan berbagai kepentngan
pembangunan Indonesia dapat terlaksana.
Dalam pelaksanaannya peranan organsasi internasional ini harus dapat mendorong
tidak dilakukannya perilaku atau tindakan yang mengarah kepada perilaku korupsi/
Misalnya dari segi politik, pembuatan perjanjian internasional harus didasarkan pada
kepentingan semua negara, penerapan dan pengawasannya didasari pula dengan
komitmen yang tinggi dan penuh tanggung jawab agar tujuan dari organisasi

                                                                                 16
  tersebut tercapai secara optimal.
  Ditinjau dari sisi sosiologi/ interaksi antar negara, setiap negara wajib melaksanakan
  aturan yang telah ditetapkan dan tidak dibenarkan ingkar janji dan dilaksanakan
  dengan komitmen yang tinggi.
  Dari sisi ekonomi, dalam melaksanakan aturan yang telah disepakati tidak
  dibenarkan melakukan persaingan yang tidak sehat dan melakukan penyuapan
  pada petugas seperti melakukan penyuapan kepada petugas pelabuhan/ bandara
  karena menyelundupkan barang atau jasa tertentu.
  Ditinjau dari hukum, bahwa sudah menjadi suatu kewajiban bahwa setiap negara
  yang tergabung dalam organisasi tersebut harus taat pada aturan/kesepakatan yang
  telah dibuat secara konsekuen. Tidak dibenarkan melakukan tindakan penggelapan
  dana, pajak, barang, dan sebagainya , melakukan pemalsuan dokumen, surat,
  tanda tangan, dan sebagainya, melakukan pencurian dana, barang, waktu, ukuran
  yang merugikan pihak lain, dan sebagainya, melakukan penipuan terhadap pihak
  lain, melakukan persekongkolan dalam membuat putusan


VI. METODE PEMBELAJARAN
  1. Pendekatan: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching And Learning)
  2. Metode:
     a. Diskusi
     b. Tanya jawab
     c. Presentasi
     d. Penugasan


VII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
  Pertemuan Pertama

     Tahap Kegiatan                             Aktivitas Siswa /Guru

  A. Pendahuluan          1. Guru membuka pembelajaran dengan salam
     (15 Menit)           2. Apersepsi
                            a. Tanya jawab tentang materi minggu lalu (review)
                            b. Menginformasikan kompetensi dasar atau tujuan pembelajaran
                               yang ingin dicapai.
                            c. Menyampaikan pokok materi pembahasan
                          3. Guru menyampaikan strategi pembelajaran yaitu diskusi kelompok
                             pada pertemuan pertama, dan presentasi pada pertemuan kedua
                             tentang: organisasi internasional.


                                                                                     17
B. Inti                 1) Eksplorasi
   (60 Menit)              a. Guru menyampaikan strategi pembelajaran yaitu diskusi
                              kelompok tentang organisasi internasional
                           b. Sebelum berkelompok siswa diminta untuk mencari informasi
                              tentang organisasi internasional dari bahan ajar PKn Kelas XI,
                              dan sumber lain yang dimiliki siswa maupun dari perpustakaan
                              sekolah.
                           c. Pencarian informasi dilakukan secara kerjasama dengan teman
                              sebangkunya
                           d. Setiap siswa mencatat informasi yang diperolehnya
                        2) Elaborasi dan Konfirmasi
                           a. Selanjutnya dibentuk kelompok yang terdiri dari 4 -5 orang
                           b. Secara bersamaan setiap kelompok mendiskusikan masalah dan
                              atau soal yang sudah disiapkan guru
                           c. Setiap kelompok mengolah informasi
                           d. Setiap kelompok menganalisis informasi dan menghubungkan
                              dengan kenyataan yang dilihat atau dirasakannya
                           e. Setiap kelompok menyusun laporan diskusi secara tertulis
                        3) Pembentukan Sikap dan Perilaku
                           Munculnya kesadaran pentingnya organisasi internasional bagi
                           suatu negara.

C. Penutup              1. Klarifikasi tiap kelompok bila terjadi kesalahan konsep dan
   (15 Menit)              melakukan pelurusan
                        2. Mengambil kesimpulan secara bersama-sama
                        3. Evaluasi lisan dengan tanya jawab
                        4. Guru menutup proses pembelajaran dengan salam
Catatan:
Soal evaluasi lisan sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi organisasi internasiona.
2. Mengidentifikasi organisasi internasional yang dapat mendorong tindakan anti
   KKN.
2. Mengidentifikasi organisasi internasional yang diikuti oleh Indonesia
3. Menjelaskan pengertian Organisasi internasional
4. Menjelaskan macam-macam organisasi internasional.
5. Membedakan organisasi internasional secara umum dan yang dapat mendorong
   tindakan anti KKN.


Pertemuan ke-2

    Tahap Kegiatan                               Aktivitas Siswa /Guru

 A. Pendahuluan         1. Guru membuka pembelajaran dengan salam
    (15 Menit)          2. Apersepsi
                           a. Tanya jawab tentang materi minggu lalu (review)
                           b. Menginformasikan kompetensi dasar atau tujuan pembelajaran yang


                                                                                        18
                                 ingin dicapai.
                              c. Menyampaikan pokok materi pembahasan
                           3. Guru menyampaikan strategi pembelajaran yaitu presentasi tugas diskusi
                              kelompok pada pertemuan pertama tentang: organisasi internasional.

    B. Inti                1. Elaborasi dan Konformasi
       (60 Menit)             a. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi-nya, kelompok lain
                                 memperhatikan dan memberikan tanggapan serta mencatat hasil
                                 diskusi
                              b. Dialog antar siswa dan antara siswa-guru untuk menemukan rumusan
                                 yang benar
                              c. Guru memfasilitasi dengan memberikan pelurusan dan klarifikasi jika
                                 terjadi kesalahan konsep
                              d. Setiap kelompok dengan bimbingan guru membe-rikan kesimpulan hasil
                                 presentasinya.
                           2. Pembentukan Sikap dan Perilaku
                              Munculnya kesadaran pentingnya organisasi internasional bagi negara
                              Indonesia

    C. Penutup             1. Klarifikasi tiap kelompok bila terjadi kesalahan konsep dan melakukan
       (15 Menit)             pelurusan
                           2. Mengambil kesimpulan secara bersama-sama
                           3. Evaluasi lisan dengan tanya jawab
                           4. Tugas Terstruktur:
                              Membuat cerita tentang bagaimana cara menghargai kerja sama dan
                              perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia: .
                           5. Guru menutup proses pembelajaran dengan salam
   Catatan:
   Soal evaluasi lisan sebagai berikut:
   1. Deskripsikan organisasi internasional ASEAN.
   2. Jelaskan peranan organisasi internasional ASEAN dalam meningkatkan
      hubungan internasional yang bebas dari tindakan/ perilaku KKN.
   3. Deskripsikan oranisasi internasional AA dan PBB
   4. Jelaskan peranan oranisasi internasional AA dan PBB dalam meningkatkan
      pemberantasan KKN.
   5. Jelaskan peranan Indonesia terhadap oranisasi internasional AA dan PBB dalam
      berbagai bidang termasuk pemberantasan KKN.


VIII. PENILAIAN
   1. Tes tertulis
      a. Pilihan ganda
      b. Sebab akibat
      c. Memasangkan
      d. Isian singkat

                                                                                               19
  2. Non Tes :
     a. Tugas kelompok : diskusi, tanya jawab, debat, dan laporan tertulis.
     b. Performance : diskusi kelompok, tanya jawab, debat, dan laporan tertulis.
     c. Penilaian proses dan portafolio.


IX. ALAT/ MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
  1. Alat/ Media : Note book dan LCD
  2. Sumber :
     a. Affandi, Idrus, 1997, Tata Negara, Jakarta : Depdikbud-Balai Pustaka.
     b. Fajar, Arnie, 2009, Bahan Ajar PKn Kelas XI SMA Negeri 8 Bandung,
     c. J.G. Starke 2003, Pengantar Hukum Internasional edisi kesepuluh, Jakarta:
          Sinar Grafika.
     d. Mauna, Boer, 2005, Hukum Internasional : Pengertian, Peranan, dan Fungsi
          dalam Era Dinamika Global, Bandung : P.T. Alumni.
     e. MGMP PKn Kota Bandung, 2006, PKn SMA, Bandung: Geger Sunten.
     f. Media massa cetak maupun elektronik.
     g. Rodee, Clymer Carlton, at.all. 2000, Pengantar Ilmu Politik, Jakarta : PT Raja
          Grafindo Persada.
     h. Rebecca M.M. Wallace, Sweet & Maxwell, 1993 Hukum Internasional,
          Semarang: IKIP Semarang Press. Penerjemah: Bambang Arumanadi.
     i.   Robert Jackson dan Georg Sorensen, 2005, Pengantar Studi Hubugan
          Internasional, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
     j.   Rudy, T. May. 2002. Hukum Internasional 1. Bandung: Refika Aditama.
     k. Sekjend dan Kementrian Mahkamah Konstitusi, 2007, Pendidikan Kesadaran
          Berkonstitusi, Jakarta.
     l.   Sekretariat Jenderal MPR RI, 2005, Undang-Undang Dasar 1945, Jakarta.
     m. Syuffri Yusuf, SH., (1989), Hubungan Internasional dan Politik Luar Negeri.
          Sebuah Analisis Teoritis dan uraian tentang Pelaksanaannya, Jakarta: CV.
          Muliasari


     Mengetahui,                                          Guru PKn
     Kepala SMA.................


     ------------------------------------        ------------------------------------

                                                                                        20
                                INSTRUMEN PENLAIAN


I. Tes Tertulis
   A. Pilihlah jawaban yang dianggap tepat dengan memberi tanda silang (X)
      pada jawaban A, B, C, D, atau E.
      1. Organisasi internasional adalah organisasi antar pemerintah. Definisi
         tersebut menurut ...
         a. Konvensi Wina 1963 (Pasal 1).
         b. Konvensi Wina 1963 (Pasal 2).
         c. Konvensi Wina 1969 (Pasal 1).
         d. Konvensi Wina 1969 (Pasal 2).
         e. Konvensi Wina 1969 (Pasal 3).
      2. ASEAN adalah salah satu organisasi internasional yang mendorong
         Negara-negara anggota untuk memberantas KKN. Salah satu anggotanya
         memiliki lambang Bendera Kebangsaan seperti dalam gambar. Bendera
         tersebut adalah lambang Negara …




         a. Brunei Darussalam            c. Laos                        e. Pilipina
         b. Cambodia                     d. Malaysia
      3. Diselenggarakan Asia Africa Art Festival 2006 (AAAF 2006) di Bandung-
         Indonesia, merupakan suatu bukti bahwa ...
         a. negara-negara Asia Afrika telah merdeka semua
         b. negara-negara Asia Afrika telah maju
         c. negara-negara Asia Afrika mendukung kerjasama internasional
         d. negara-negara Asia Afrika telah bebas dari penjajahan
         e. negara Indonesia mendukung perdamaian dunia.
      4. PBB mempunyai peranan yang sangat penting dalam mekanisme tata
         caradalam kehidupan internasional. Di bidang kemanusiaan peranan PBB
         terhadap Indonesia adalah ...
         a. Menyelesaikan persengketaan antara Indonesia dan Belanda pada
             saatterjadinya agresi militer Belanda terhadap Indonesia


                                                                                      21
   b. Membantu menyelesaikan masalah Irian Barat sehingga Irian Barat tetap
      menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
   c. Membantu menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Malaysia
      sehingga hubungan kedua negara menjadi normal kembali
   d. Membantu menyelesaikan masalah Timor Timur sehingga Timor Timur
      lepas dari Indonesia
   e. Mengirimkan bantuan terhadap rakyat Aceh dan Sumatera Utara ketika
      terjadi bencana alam dan tsunami.
5. Manfaat utama kerjasama dan perjanjian internasional yang dilakukan negara
   Indonesia dengan ASEAN adalah ...
   a. terjaminnya keamanan bersama
   b. terjaminnya perekonomian
   c. terjaminnya kedaulatan negara Indonesia
   d. membantu perkembangan pembangunan di Indonesia
   e. membantu kemajuan pendidikan di Indonesia
6. Kerjasama multilateral yaitu kerjasama yang dibentuk atau diadakan oleh
   lebih dari dua negara, dibuat oleh beberapa pihak dari subjek hukum
   internasional, salah satu contohnya adalah …
   a. ASEAN
   b. MEE
   c. OPEC
   d. Liga Arab
   e. NATO
7. WHO, ILO, IMF, UNICEF dan UNESCO adalah beberapa badan khusus PBB
   yang berada dibawah naungan …
   a. Majelis Umum
   b. Dewan Keamanan
   c. Dewan Ekonomi dan Sosial
   d. Dewan Perwalian
   e. Sekretariat
8. Peranan ASEAN terhadap Indonesia dalam memberantas KKN khususnya di
   bidang ekonomi, antara lain adalah ...
   a. Pernyataan bersama tentang pertemuan Menteri Tenaga Kerja ASEAN


                                                                             22
   b. Persetujuan kerangka kerja sebagai dasar formal untuk mulai proses
      integrasi di beberapa wilayah
   c. Deklarasi Kerjasama Tindakan untuk Menahan Teroris
   d. Pertemuan Menteri ASEAN untuk bekerjasama dalam komunikasi kriminal
      antar negara
   e. Mengesahkan program rencana tindakan pendidikan lingkungan
9. Salah satu bentuk kerjasama dan perjanjian internasional yang bermanfaat
   bagi Negara Indonesia di bidang pendidikan adalah
   a. United Nations Educational Scientific and cultural organisation (UNESCO)
   b. World Health Organization/WHO
   c. United Nations Children Fund (UNICEF)
   d. International Telecommunication Union (ITU) of the Red Cross/ICRD
   e. Gulf Cooperation Council/GCC
10. Salah satu bentuk kerjasama dan perjanjian internasional yang bermanfaat
   bagi Negara Indonesia di bidang pemberantasan KKN adalah
   a. United Nations Educational Scientific and cultural organisation (UNESCO)
   b. World Health Organization/WHO
   c. United Nations Children Fund (UNICEF)
   d. International Telecommunication Union (ITU) of the Red Cross/ICRD
   e. Gulf Cooperation Council/GCC
11. Salah satu perbedaan yang mendasar antara oganisasi internasional ASEAN
   dan PBB adalah
   a. Tujuan dan asas
   b. Macam kerjasama
   c. wilayah
   d. Bidang kerjasama
   e. Pihak yang bekerjasama
12. Charter For Peace adalah piagam yang melandasi kegiatan PBB yang isi
   pokoknya adalah bahwa setiap bangsa mempunyai hak untuk menentukan
   nasib sendiri atau disebut ...
   a. Human of right
   b. Right of self determination
   c. Right of legal equality
   d. Right of self equality

                                                                               23
   e. Right of self personality
13. Peranan organisasi internasional Asia Afrika dalam peningkatkan hubungan
   internasional antara lain adalah ...
   a. Terbentuknya PBB
   b. Terbentuknya ASEAN
   c. Terbentuknya Liga Bangsa-Bangsa
   d. Terbentuknya Masyarakat Ekonomi Eropa
   e. Terbentuknya Gerakan Non-Blok
14. Salah satu bentuk kerjasama dan perjanjian internasional yang bermanfaat
   bagi Negara Indonesia di bidang kemanusiaan adalah
   a. ASEAN Transnational Crime and International Terrorism
   b. Greenpeace
   c. World Health Organization/WHO
   d. the International Committee of the Red Cross/ICRD
   e. Gulf Cooperation Council/GCC
15. Terselesaikannya masalah Timor Timur sehingga Timor Timur lepas dari
   Indonesia, merupakan salah satu bentuk bantuan hasil kerjasama dan
   perjanjian internasional, khususnya antara Indonesia dengan…
   a. AA
   b. ASEAN
   c. PBB
   d. Liga Arab
   e. IMF
16. Salah satu yang bukan bentuk kerjasama regional, adalah...
   a. NATO
   b. Organization Petrolium Exporting Countries (OPEC)
   c. Western European Union/WEU
   d. Caribbean Free Trade Association/CARIFTA
   e. Asia Pacific Economic Cooperation/APEC
17. Jika Association of Southeast Asia Nations (ASEAN) merupakan sebuah
   organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia
   Tenggara, maka Asia Pacific Economic Cooperation/ APEC adalah ...
   a. Organisasi ekonomi di Asia Pasific
   b. Organisasi perdaganagan di Asia Pasific

                                                                           24
      c. Organisasi perniagaan di Asia Pasific
      d. Organisasi trade mark di Asia Pasific
      e. Organisasi keuangan di Asia Pasific
   18. Salah satu yang bukan peranan ASEAN dalam meningkatkan kerjasama
      dalam berbagai bidang adalah …
      a. Politik dan keamanan
      b. Ekonomi
      c. Fungsional
      d. Pertahanan dan keamanan
      e. Pembangunan
   19. Diselenggarakan Asia Africa Art Festival 2006 (AAAF 2006) di Bandung
      Indonesia, berdampak positif terhadap Indonesia, karena
      a. negara-negara Asia Afrika menghargai Indonesia
      b. negara-negara Asia Afrika menghormati Indonesia
      c. negara-negara Asia Afrika mendukung Indonesia
      d. negara Indonesia mendukung perdamaian dunia
      e. negara Indonesia semakin diperhitungkan dalam percaturan dunia
   20. Dampak negatif negara Indonesia dalam melakukan hubungan internasional
      adalah ...
      a. Menumbuhkan rasa persahabatan dan saling pengertian antara Negara
         Indonesia dengan bangsa di dunia,
      b. Mencegah dan menyelesaikan konflik yang mengancam perdamaian
         dunia,
      c. Menjadi ketergantungan terhadap negara lain
      d. Menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia di tengah-tengah
         bangsa lain.
      e. Membantu bangsa lain yang terancam keberadaannya


B. Jawablah pertanyaan berikut secara singkat !
   1. Kerjasama yang dibentuk atau diadakan oleh lebih dari dua negara dalam
      wilayah/kawasan tertentu, dibuat oleh beberapa pihak dari subjek hukum
      internasional, dinamakan kerjasama.




                                                                              25
  2. Badan utama PBB yang bertugas mengadakan pertemuan-pertemuan
         internasional tentang masalah ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan
         adalah
  3. Organisasi internasional yang membantu menyelesaikan konflik                           antara
         Indonesia dan Malaysia sehingga hubungan kedua negara menjadi normal
         kembali adalah Salah satu bentuk kerjasama dan perjanjian internasional
         yang bermanfaat bagi Negara Indonesia khususnya mengurusi anak-anak
         adalah…
  4. Pernyataan          bersama tentang pertemuan Menteri Tenaga                   Kerjasama
         ASEAN, di Singapura, 5 Mei 2006, merupakan salah satu hasil kerjasama
         internasional di bidang..
C. Pasangkanlah kalimat di sebelah kiri dengan kata-kata (pernyataan) di
  sebelah kanan dengan mencamtumkan abjadnya !

    No                                Pernyataan                                Pilihan Jawaban

    1.     Organisasi internasional yang bersifat regional                 A. Gerakan Non Blok

    2.     Organisasi yang bertujuan untuk meningkat-kan pertumbuhan       A, Greenpeace
           ekonomi, kemajuan sosial, pengembangan kebudayaan
           perdamaian di negara-negara di Asia Tenggara
    3.     Salah satu hasil peranan organisasi internasional Asia Afrika   C. Liga Arab
           dalam peningkatkan hubungan internasional
    4.     Organisasi lingkungan global                                    D. ILO
    5.     Organisasi Pangan dan Pertanian                                 E. ASEAN

                                                                           F. OPEC

                                                                           G. FAO

                                                                           H. Asia Afrika




                                                                                               26
D. Pilihlah :
   A. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjuk-kan
       hubungan sebab akibat
   B. Jika pernyataan dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menun-jukkan
       hubungan sebab akibat
   C. Jika pernyataan benar dan alasan salah
   D. Jika pernyataan salah dan alasan benar
   E. Jika pernyataan dan alasan salah
       1 Pada prinsipnya semua negara di dunia dapat menjadi anggota organisasi
          internasional
                                          Sebab
          Organisasi internasional adalah organisasi kerjasama atau koordinasi
          antar negara, bersifat integratif dalam bidang-bidang tertentu
       2 Asia Pacific Economic Cooperation/APEC adalah organisasi ekonomi di
          kawasan Asia Pasific
                                           sebab
          Kerjasama regional yaitu kerjasama yang dibentuk atau diadakan oleh
          lebih dari dua negara dalam wilayah/kawasan tertentu
       3 Peranan ASEAN sangat penting bagi Negara Indonesia
                                          Sebab
          ASEAN bersungguh-sungguh mendorong Negara anggotanya untuk
          memberantas KKN.
       4 Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika 18 - 24 April 1955 yang
          berlangsung di Gedung Merdeka, Bandung. diresmikan oleh PM Ali
          Sastroamidjojo.
                                          Sebab
          Konferensi Asia Afrika merefleksikan apa yang dipandang sebagai ketidak
          inginan kekuatan-kekuatan Barat.
       5 Majunya bidang pendidikan di Indonesia, antara lain sebagai dampak
          positif dari adanya kerjasama dengan negara lain
                                          Sebab
          Pertukaran pelajar antar negara merupakan salah satu bentuk kerjasama
          dengan negara lain di bidang pendidikan

                                                                               27
                               KUNCI JAWABAN
     1    D
     2    A
     3    C
     4    E
     5    D
     6    C
     7    C
     8    B
     9    A
     10   B
     11   C
     12   B
     13   E
     14   D
     15   C
     16   B
     17   A
     18   D
     19   E
     20   C
     21   Regional
     22   Dewan ekonomi dan social
     23   PBB
     24   UNICEF (United Nations Children Fund) Badan PBB yang mengurusi anak-
          anak)
     25   Pers (Press Releases)
     26   C
     27   E
     28   A
     29   B
     30   G
     31   A
     32   A
     33   C
     34   D
     35   B


II. NON TES
  A. Format Penilaian Proses Diskusi Kelompok
     Petunjuk :
     Diskusikan soal/ materi dalam kompetensi dasar 1 secara kelompok dengan
     temanmu, selanjutnya buatlah laporan secara tertulis!




                                                                               28
              INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF “DISKUSI KELOMPOK “

                                         Indikator Perilaku yang dinilai
                                                                                               Jumlah
 No   Nama siswa        Tang    Kerja-     Kedisiplinan
                                                                      Menghargai
                                                          Kesopanan    pendapat    Kejujuran    Nilai
                       Jawab    sama       dlm diskusi
                                                                        teman




Keterangan :
Indikator 1    Sangat bertanggung jawab               skor 4
               Bertanggung jawab                      skor 3
               Kurang bertanggung jawab               skor 2
               Tidak bertanggung jawab                skor 1
Indikator 2    Selalu bekerjasama                     skor 4
               Bekerjsama                             skor 3
               Kurang bekerjsama                      skor 2
               Tidak mau bekerjasama                  skor 1
Indikator 3    Sangat disiplin dalam diskusi          skor 4
               Disiplin dalam berdiskusi              skor 3
               Kurang disiplin dalam berdiskusi       skor 2
               Tidak disiplin dalam bekerjasama skor 1, dst.
               0
               2
                  1 33
                  0   ,
                 X 0 83
               4
               2
   Misalnya Angga jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Angga adalah:
   Untuk mememperoleh generalisasi gambaran perilaku Angga, maka digunakan
   pengkata-gorian atau menggunakan kelas inverval, misal :
       90 – 100 = A (sangat baik)
       80 – 89 = B (baik)
       70 - 79    = C (cukup baik)
       60 – 69 = D (kurang baik).
   Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Angga tergolong : Baik




                                                                                               29
B. Format Penilaian Proses Presentasi
   Petunjuk :
   Presentasikan hasil diskusi yang telah kalian susun, kelompok lain memper- hatikan,
   menanggapi dan menanyakan materi yang dibahas.
         INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIK PRESENTASI/DEMONSTRASI

                                       Indikator Perilaku yang dinilai
                                                                                              Jml
 No Nama siswa                                                                  Menghargai
                  Rasional
                             Komunikasi
                                           Responsif
                                                         Kerja-   Pengelolaan
                                                                                 pendapat
                                                                                              Nilai
                               Lisan                     sama       Emosi
                                                                                  teman




Keterangan :
Indikator 1    Sangat rasional                         skor 4
               Rasional                                skor 3
               Kurang rasional                         skor 2
               Tidak rasional                skor 1
Indikator 2    Komunikasi lisan sangat baik            skor 4
               Komunikasi lisan baik                   skor 3
               Komunikasi lisan kurang                 skor 2
               Komunikasi lisan kurang baik            skor 1
Indikator 3    Sangat bersemangat            skor 4
               Bersemangat                             skor 3
               Kurang bersemangat            skor 2
               Tidak bersemangat                       skor 1, dst.
                0
                2
                   1 33
                   0   ,
                  X 0 83
                4
                2
Misalnya Angga jumlah skor = 20, maka nilai afektif diperoleh Angga adalah:


                                                                                             30
Untuk mememperoleh generalisasi gambaran praktik Angga, maka digunakan

pengkategorian atau menggunakan kelas inverval, misal :

         90 – 100 = A (sangat baik)
         80 – 89 = B (baik)
         70 - 79     = C (cukup baik)
         60 – 69     = D (kurang baik).
         Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Angga tergolong : Baik


C. Format Penilaian Sikap Proses Presentasi
      Petunjuk:
      1. Amatilah perilaku temanmu dengan cermat pada waktu melakukan diskusi
         kelompok.
      2. Berilah tanda V pada kolom yang sesuai (ya atau tidak) berdasarkan hasil
         pengamatanmu!
      3. Serahkan hasil pengamatan kepada Bapak/Ibu gurumu.
                     Daftar Periksa Pengamatan Sikap Diskusi Kelompok
                       Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan

Nama siswa yang diamati : …………………………..... No. Absen: ..... kelas

                                                                                   Muncul/ dilakukan
 No                                 Perilaku / sikap
                                                                                    Ya             Tidak
  1     Memberi kesempatan teman untuk menyampaikan pendapat
  2     Memotong pembicaraan teman lain
  3     Menyampaikan pendapat dengan jelas
  4     Mau menerima pendapat teman
  5     Mau menerima kritik dari teman
  6     Memaksa teman untuk menerima pendapatnya
  7     Menyanggah pendapat teman dengan sopan
  8     Mau mengakui kalau pendapatnya salah
  9     Menerima kesepakatan hasil diskusi
 10     Memberikan argumentasi berdasarkan keilmuan dan atau realita

                                                        Jakarta, ...............................
                                                        Nama dan Tanda Tangan pengamat




                                                                                               31
                                                  .........................................
Penskoran :
1 Setiap nomor apabila dijawab ”ya” mendapat nilai 10 kecuali nomor 2 dan 6.
2 Nomor 2 dan 6 apabila dijawab ”ya” mendapat nilai 0, dan apabila dijawab ”tidak”
     mendapat nilai 10
3 Jumlah nilai maksimal adalah 100


D. Format Penilaian Portofolio
     Petunjuk :
     Tuliskan/ catatlah berbagai kegiatan berkenaan dengan materi PKn, baik kegiatan di
     dalam kelas maupun di luar kelas.


                         PORTOFOLIO PENILAIAN (ASESMEN)
                                MATA PELAJARAN
                       PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)

NAMA           : …………………………..
KELAS          : …………………………..                                                                 Nilai

Akhir
SEMESTER : ............                               NILAI:        1    2     3 4
NO.ABSEN       : ………
ALAMAT         : …………………………..

                                                                                    Tanda Tangan
                          Jenis Kegiatan/
 No     Hari/Tanggal                             Tanggapan
                          Peristiwa/Media
                                                                                 Ortu                 Guru
 1

 2

 3

 dst



Keterangan :
1 Penilaian dapat dilakukan secara berkala oleh guru dan atau siswa, misalnya satu
     atau dua bulan atau tengah semester.
2 Bobot Penilaian menggunakan kriteria sebagai berikut :


                                                                                                      32
E. Format Penilaian Sikap
   Petunjuk :
   Bubuhkan tanda silang (X) pada kolom SS=sangat setuju, S=setuju, N=netral,
   TS=tidak setuju, dan STS=sangat tidak setuju.
   NO     PERNYATAAN                                           SS   S   N     TS    STS

   1      PEMBINAAN HUBNGAN ANTARA BANGSA        TIDAK PERLU
          DILAKUKAN KARENA SETIAP BANGSA MEMILIKI KEDAULATAN
          SENDIRI
   2      UNTUK MENUMBUHKAN RASA MENGHORMATI ANTAR
          NEGARA SISWA CUKUP DENGAN MEMBACA BUKU-BUKU
          TENTANG NEGARA
   3      PELAJARAN PKN SANGAT PENTING UNTUK MEMBINA
          KESADARAN SOLIDARITAS ANTAR BANGSA DAN NEGARA
   4      SISWA WAJIB MEMELIHARAN HUBUNGAN DENGAN BAGSA
          DAN NEGARA LAIN UNTUK MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DUNIA
   5      NEGARA INDONESIA SEBAIKNYA MELAKUKAN HUBUNGAN
          DENGAN NEGARA YANG BERDEKATAN SAJA KARENA NEGARA
          TERSEBUTLAH YANG AKAN MEMBANTU JIKA TERJADI
          BENCANA DI NEGARA KITA.




  KETERANGAN :
   PERNYATAAN POSITIF :
   BERI SKOR 5 UNTUK SS, 4 UNTUK S, 3 UNTUK N, 2 UNTUK TS, DAN 1 UNTUK STS.
   PERNYATAAN NEGATIF :
   BERI SKOR 1 UNTUK SS, 2 UNTUK S, 3 UNTUK N, 4 UNTUK TS, DAN 5 UNTUK STS.
   MISALNYA FRITA MEMPEROLEH SKOR 10, SKOR MAKSIMUM 13, BERARTI FRITA
                           MEMPEROLEH NILAI =


       10
   = 13X100 = 76,93

  Untuk mememperoleh generalisasi gambaran sikap Frita, maka digunakan
  pengkatagorian atau menggunakan kelas inverval, misal :
        92 – 100 = A (sangat baik)
        76 – 91 = B (baik)
        70 – 75 = C (cukup baik)


                                                                                   33
          60 – 69 = D (kurang baik).
       Dari hasil penilaian tersebut disimpulkan Frita sikapnya tergolong : Baik




 F. Format Penilaian terhadap Aspek Kepribadian Peserta Didik
                                                                                                        Skor
  No    Aspek Kepribadian                           Indikator Perilaku                               Pencapaian
                                                                                                0       1   2     3
  1     Bertanggung jawab         1.   Tidak menghindari kewajiban
                                  2.   Melaksanakan tugas sesuai dengan kemampuan
                                  3.   Menaati tata tertib sekolah
                                  4.   Memelihara fasilitas sekolah
  2     Percaya Diri              1.   Tidak mudah menyerah
                                  2.   Berani menyatakan pendapat
                                  3.   Berani bertanya
                                  4.   Mengutamakan usaha sendiri daripada bantuan
   3
Saling Menghargai                 1.   Menerima pendapat yang berbeda
                                  2.   Memaklumi kekurangan orang lain
                                  3.   Mengakui kelebihan orang lain
                                  4.   Dapat bekerjasama
  4     Mandiri                   1.   Berani mengakui kesalahan sendiri
                                  2.   Tidak mudah percaya terhadap orang lain
                                  3.   Mengerjakan tugas sendiri
                                  4.   Menyelesaikan tugas tepat waktu
  5     Kompetitif                1.   Berani bersaing
                                  2.   Menunjukkan semangat berprestasi
                                  3.   Berusaha ingin lebih maju
                                  4.   Memiliki keinginan untuk tahu
 Penskoran/Penilaian :
 Nilai 0 : jika ”tidak ada indikasi”, Nilai 1 : jika ”ada sedikit indikasi”, Nilai 2 : jika ”lebih banyak
 indikasi” dan Nilai 3 : jika ’indikasi yang meyakinkan”
 Skor maksimal adalah : 60
 Kepribadian sangat baik (SB) jika skor lebih dari 54 (90% ke atas)
 Kepribadian Baik (B) jika skor antara 45 sd 53 (minimal 75%)
 Kepribadian Cukup (C) jika skor antara 36 sd 44 (minimal 60%)
 Kepribadian Kurang (K) jika skor dibawah 36 (35 kebawah)


          Mengetahui,                                                    Guru PKn
          Kepala Sekolah--------------

          --------------------------------                               --------------------------------



                                                                                                            34
35

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:9
posted:1/1/2013
language:Unknown
pages:35