Docstoc

FORMAT TELAAH SK-KD PENDIDIKAN ANTIKORUPSI-PLH kls x.docx

Document Sample
FORMAT TELAAH SK-KD PENDIDIKAN ANTIKORUPSI-PLH kls x.docx Powered By Docstoc
					                                                                                  KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                                                                               DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
                                                                            Gedung D Lantai 11 dan 13, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu,
                                                                                          Senayan, Jakarta 10270
                                                                               Telepon: (021) 57955146 Fax: (021) 57955140


                                                                     TELAAH STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
                                                                     MATA PELAJARAN PLH (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
                                                                             TERHADAP NILAI-NILAI ANTI KORUPSI
                                                                                    SMA/SMK- KELAS X

Kelas    STANDAR     KOMPETENSI                                                                     DIMENSI DAN INDIKATOR
                                        MATERI PEMBELAJARAN                                                                                                                NILAI ACUAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
/ smt   KOMPETENSI     DASAR                                                                       PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
X/1     3.           3.1              Menata Lingkungan Hidup                                                                                               KONSEKUEN: Sesuai dengan apa yang dikatakan/diperbuat, berwatak teguh,
        Menerapkan   Membiasakan       Penataan lingkungan hidup           1     Hukum:                                                                      tidak menyimpang dari apa yang sudah diputuskan
        konsep       diri menata     adalah suatu tindakanyang                  a. Tidak melakukan penggelapan dana, pajak, barang, dan sebagainya          BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
        lingkungan   lingkungan      dilakukan oleh individu secara                (jujur, tanggung jawab)                                                    pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb.)
        hidup        hidup sesuai    sadar dalam mengorganisasi                 b. Tidak melakukan pemalsuan dokumen, surat, tanda tangan, dan              IKHLAS:bersih hati, tulus hati. dengan sungguh-sungguh.
                     dengan          unsur – unsur berupa biotik dan               sebagainya (jujur, tanggung jawab)                                       DISIPLIN: tata tertib, ketaatan (kepatuhan) pada peraturan, tepat waktu, tertib,
                     kondisi         abiotik di lingkungan tempat               c. Tidak melakukan pencurian dana, barang, waktu, ukuran yang                 dan konsisten
                     tertentu        tinggalnya.                                   merugikan pihak lain, dan sebagainya (jujur, tanggung jawab, disiplin)   BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
                                       Kemampuan individu dalam                d. Tidak melakukan penipuan terhadap pihak lain (jujur)                       pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb.)
                                     melakukan penataan lingkungan              e. Tidak melakukan persekongkolan dalam membuat putusan                     JUJUR: lurus hati, tidak curang, tulus, dapat dipercaya, berkata dan bertindak
                                     merupakan suatu wujud sikap                   (tanggung jawab)                                                           benar, mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan (tidak
                                     berani, mandiri, dan                       f. Tidak melakukan perusakan terhadap barang/fasilitas milik negara           berbohong), dan punya niat yang lurus terhadap setiap tindakan.
                                     bertanggung jawab                             (tanggung jawab, peduli)                                                 SEDERHANA: bersahaja, sikap dan perilaku yang tidak berlebihan, tidak
                                       Beberapa kriteria dalam                 g. Tidak memberikan atau menerima gratifikasi (jujur, sederhana)              banyak seluk-beluknya, tidak banyak pernik, lugas, apa adanya, hemat,
                                     penataan lingkungan yang harus             h. Tidak menyalahi/melanggar aturan (disiplin, tanggung jawab)                sesuai kebutuhan, dan rendah hati.
                                     dimiliki oleh setiap individu adalah                                                                                   KERJA KERAS: kegiatan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh,
                                     sebagai berikut:                                                                                                         pantang menyerah/ulet dan semangat dalam berusaha.
                                    a. Wawasan citra lingkungan             2     Politik                                                                   MANDIRI: dalam keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung dengan orang
                                    b. Kemampuan mental map                                                                                                   lain, percaya pada kemampuan diri sendiri, mampu mengatur dirinya sendiri,
                                                                                  a.    Membuat kebijakan didasarkan pada kepentingan
                                    c. Motivasi individu                                umum/bersama (adil, berani)                                           dan mengambil inisiatif.
                                       Kecenderungan bentuk dari                 b.    Melaksanakan kebijakan didasari pada sikap menjunjung tinggi        BERANI: mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar
                                     suatu bangunan sekolah, adalah :                   kebenaran (jujur, berani)                                             dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dsb. (Tidak takut, gentar, kecut) dan
                                    a. Linier/ memanjang membentuk                c.    Melaksanakan pengawasan kebijakan secara tidak tebang pilih           pantang mundur.
                                          huruf I                                       (adil, berani)                                                      PEDULI: mengindahkan, memperhatikan (empati), menghiraukan, menolong,
                                    b. Persegi tertutup membentuk                                                                                                    toleran, setia kawan, membela, memahami, menghargai, dan
                                          huruf O                           3     Sosiologi                                                                          memperlakukan orang lain sebaik-baiknya.
                                    c. Persegi terbuka membentuk
                                          huruf U siku – siku                     a.    Menepati janji (tanggung jawab)
                                          membentuk huruf L                       b.    Tidak diskriminatif dalam memberikan layanan (adil)
                                                                                  c.    Tidak nepotisme (adil, mandiri)
                                                                                  d.    Tidak kolusi (jujur, mandiri)




Tim Penyusun : Auliya Rohman, Irma Indrayati, Nita Apriyani, M. Yasser Arafat.
Fasilitator  :Yonshon Purba
                                                                                                                                                                                                                                          [Type text]
                                                                          KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                                                                            DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
                                                                         Gedung D Lantai 11 dan 13, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu,
                                                                                       Senayan, Jakarta 10270
                                                                            Telepon: (021) 57955146 Fax: (021) 57955140


                                                                 TELAAH STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
                                                                 MATA PELAJARAN PLH (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
                                                                         TERHADAP NILAI-NILAI ANTI KORUPSI
                                                                                SMA/SMK- KELAS X

Kelas    STANDAR     KOMPETENSI                                                                           DIMENSI DAN INDIKATOR
                                            MATERI PEMBELAJARAN                                                                                                            NILAI ACUAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
/ smt   KOMPETENSI     DASAR                                                                             PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
X/1     3.           3.2            Pemeliharaan lingkungan hidup                   1.     Hukum:
        Menerapkan   Memelihara      Manusia sebagai bagian dari lingkungan             a. Tidak melakukan penggelapan dana, pajak, barang, dan             KONSEKUEN: Sesuai dengan apa yang dikatakan/diperbuat, berwatak
        konsep       lingkungan     hidup, sudah sewajibnya untuk melakukan                   sebagainya (jujur, tanggung jawab)                              teguh, tidak menyimpang dari apa yang sudah diputuskan
        lingkungan   hidup          pemeliharaan lingkungan, sebagai bentuk              b. Tidak melakukan pemalsuan dokumen, surat, tanda tangan, dan      BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
        hidup        disesuaikan    tanggung jawab                                            sebagainya (jujur, tanggung jawab)                              pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti,
                     dengan          Salah satu cara pemeliharaan lingkungan            c. Tidak melakukan pencurian dana, barang, waktu, ukuran yang        dsb.)
                     kondisi        dapat di laksanakan secara terjadwal.                     merugikan pihak lain, dan sebagainya (jujur, tanggung jawab,   IKHLAS:bersih hati, tulus hati.dengan sungguh-sungguh.
                     tertentu        Langkah awal yang harus dilakukan                       disiplin)                                                      DISIPLIN: tata tertib, ketaatan (kepatuhan) pada peraturan, tepat waktu,
                                    sebelum membuat jadwal pelaksanaan                   d. Tidak melakukan penipuan terhadap pihak lain (jujur)              tertib, dan konsisten
                                    kegiatan pemeliharaan adalah identifikasi            e. Tidak melakukan persekongkolan dalam membuat putusan             BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
                                    komponen yang ada di lingkungan, yaitu                    (tanggung jawab)                                                pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti,
                                    unsur – unsur biotik atau abiotik yang               f.   Tidak melakukan perusakan terhadap barang/fasilitas milik       dsb.)
                                    menunjang kehidupan secara langsung                       negara (tanggung jawab, peduli)                                JUJUR: lurus hati, tidak curang, tulus, dapat dipercaya, berkata dan
                                     Komponen biotik di lingkungan: tanaman             g. Tidak memberikan atau menerima gratifikasi (jujur, sederhana)     bertindak benar, mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan (tidak
                                    pekarangan, tanaman pangan, rumput liar,             h. Tidak menyalahi/melanggar aturan (disiplin, tanggung jawab)       berbohong), dan punya niat yang lurus terhadap setiap tindakan.
                                    tanaman hias                                                                                                             SEDERHANA: bersahaja, sikap dan perilaku yang tidak berlebihan, tidak
                                     Komponen abiotik di lingkungan: udara, air,   2.    Politik                                                             banyak seluk-beluknya, tidak banyak pernik, lugas, apa adanya, hemat,
                                    mineral, cahaya matahari,suhu, keasaman               a. Membuat kebijakan didasarkan pada kepentingan                    sesuai kebutuhan, dan rendah hati.
                                    tanah, bangunan, kondisi dalam ruangan,                     umum/bersama (adil, berani)                                  KERJA KERAS: kegiatan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh,
                                    sanitasi, tempat sampah, komposter                    b. Melaksanakan kebijakan didasari pada sikap menjunjung tinggi     pantang menyerah/ulet dan semangat dalam berusaha.
                                    sederhana, resapan air.                                     kebenaran (jujur, berani)                                    MANDIRI: dalam keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung dengan
                                   Pemeliharaan lingkungan hidup yang berupa              c. Melaksanakan pengawasan kebijakan secara tidak tebang pilih      orang lain, percaya pada kemampuan diri sendiri, mampu mengatur
                                   tanaman: penyiraman, pemupukan,                              (adil, berani)                                                dirinya sendiri, dan mengambil inisiatif.
                                   penyiangan, penggemburan tanah                                                                                            BERANI: mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar
                                     Pemeliharaan lingkungan tidak hanya           3.    Sosiologi                                                           dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dsb. (Tidak takut, gentar, kecut) dan
                                    menitikberatkan kepada komponen biotik                a. Menepati janji (tanggung jawab)                                  pantang mundur.
                                    saja, tetapi harus dapat dilakukan juga               b. Tidak diskriminatif dalam memberikan layanan (adil)             PEDULI: mengindahkan, memperhatikan (empati), menghiraukan,
                                    terhadap komponen abiotik, sehingga dapat             c. Tidak nepotisme (adil, mandiri)                                  menolong, toleran, setia kawan, membela, memahami, menghargai, dan
                                    mewujudkan sikap yang adil terhadap                   d. Tidak kolusi (jujur, mandiri)                                    memperlakukan orang lain sebaik-baiknya.
                                    lingkungan



Tim Penyusun : Auliya Rohman, Irma Indrayati, Nita Apriyani, M. Yasser Arafat.
Fasilitator  :Yonshon Purba
                                                                                                                                                                                                                              [Type text]
                                                                                 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                                                                                   DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
                                                                                Gedung D Lantai 11 dan 13, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu,
                                                                                              Senayan, Jakarta 10270
                                                                                   Telepon: (021) 57955146 Fax: (021) 57955140


                                                                         TELAAH STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
                                                                         MATA PELAJARAN PLH (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
                                                                                 TERHADAP NILAI-NILAI ANTI KORUPSI
                                                                                        SMA/SMK- KELAS X

Kelas    STANDAR        KOMPETENSI                                                                            DIMENSI DAN INDIKATOR
                                                   MATERI PEMBELAJARAN                                                                                                         NILAI ACUAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
/ smt   KOMPETENSI        DASAR                                                                              PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
X/1     5. Menilai      5.1 Mencintai         Mencintai K3 (Ketertiban, Kebersihan                                                                              KONSEKUEN: Sesuai dengan apa yang dikatakan/diperbuat, berwatak teguh,
        ketertiban,         ketertiban,       dan Keindahan) dan Etika Lingkungan         1.   Hukum:                                                             tidak menyimpang dari apa yang sudah diputuskan
        kebersihan          kebersihan       Etika adalah takaran/ penilaian terhadap         a. Tidak melakukan penggelapan dana, pajak, barang, dan          BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
        dan keindahan       dan               perilaku atau perbuatan yang bersumber               sebagainya (jujur, tanggung jawab)                             pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti,
                            keindahan         dari kesadaran dan moral seseorang.              b. Tidak melakukan pemalsuan dokumen, surat, tanda tangan,         dsb.)
                                                                                                   dan sebagainya (jujur, tanggung jawab)
                            berdasarka       Etika lingkungan adalah suatu batasan                                                                             IKHLAS:bersih hati, tulus hati.
                            n etika                                                            c. Tidak melakukan pencurian dana, barang, waktu, ukuran         dengan sungguh-sungguh.
                                              terhadap perbuatan seseorang dalam
                            lingkungan                                                             yang merugikan pihak lain, dan sebagainya (jujur, tanggung
                                              berinteraksi dengan lingkungan, yakni                                                                             DISIPLIN: tata tertib, ketaatan (kepatuhan) pada peraturan, tepat waktu, tertib,
                                                                                                   jawab, disiplin)
                                              penilaian apa yang baik untuk                                                                                       dan konsisten
                                                                                               d. Tidak melakukan penipuan terhadap pihak lain (jujur)
                                              lingkungan dan apa yang tidak baik                                                                                BIJAKSANA: selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan
                                                                                               e. Tidak melakukan persekongkolan dalam membuat putusan
                                              untuk lingkungan.                                                                                                   pengetahuannya), arif, tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti,
                                                                                                   (tanggung jawab)
                                             Prinsip – prinsip etika lingkungan yang                                                                             dsb.)
                                                                                               f.  Tidak melakukan perusakan terhadap barang/fasilitas milik
                                              mengatur sikap dan tingkah laku                                                                                   JUJUR: lurus hati, tidak curang, tulus, dapat dipercaya, berkata dan bertindak
                                                                                                   negara (tanggung jawab, peduli)
                                              manusia dengan lingkungannya meliputi                                                                               benar, mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan (tidak
                                                                                               g. Tidak memberikan atau menerima gratifikasi (jujur,
                                              prinsip tidak merugikan, tidak campur                                                                               berbohong), dan punya niat yang lurus terhadap setiap tindakan.
                                                                                                   sederhana)
                                              tangan, kesetiaan dan keadilan.                                                                                   SEDERHANA: bersahaja, sikap dan perilaku yang tidak berlebihan, tidak
                                                                                               h. Tidak menyalahi/melanggar aturan (disiplin, tanggung jawab)
                                             Manusia diciptakan ke dunia ini adalah                                                                              banyak seluk-beluknya, tidak banyak pernik, lugas, apa adanya, hemat,
                                              pembawa rahmah tidak hanya untuk                                                                                    sesuai kebutuhan, dan rendah hati.
                                              sesama manusia tetapi untuk seluruh         2.   Politik                                                          KERJA KERAS: kegiatan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh,
                                              alam semesta dan secara kodrat sudah             a. Membuat kebijakan didasarkan pada kepentingan                   pantang menyerah/ulet dan semangat dalam berusaha.
                                              dianugerahi naluri atau insting untuk                  umum/bersama (adil, berani)                                MANDIRI: dalam keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung dengan
                                              menyenangi dan mencintai alam                    b. Melaksanakan kebijakan didasari pada sikap menjunjung           orang lain, percaya pada kemampuan diri sendiri, mampu mengatur dirinya
                                              semesta atau benda – benda duniawi.                    tinggi kebenaran (jujur, berani)                             sendiri, dan mengambil inisiatif.
                                             Oleh karena itu, sudah selayaknya                c. Melaksanakan pengawasan kebijakan secara tidak tebang         BERANI: mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar
                                              manusia, berani untuk bersikap adil                    pilih (adil, berani)                                         dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dsb. (Tidak takut, gentar, kecut) dan
                                              serta bertanggung jawab terhadap            3.   Sosiologi                                                          pantang mundur.
                                              keberlangsungan lingkungannya yang               a. Menepati janji (tanggung jawab)                               PEDULI: mengindahkan, memperhatikan (empati), menghiraukan, menolong,
                                              terdiri dari komponen biotik dan abiotik.        b. Tidak diskriminatif dalam memberikan layanan (adil)             toleran, setia kawan, membela, memahami, menghargai, dan
                                                                                               c. Tidak nepotisme (adil, mandiri)                                 memperlakukan orang lain sebaik-baiknya.
                                                                                               d. Tidak kolusi (jujur, mandiri)




Tim Penyusun : Auliya Rohman, Irma Indrayati, Nita Apriyani, M. Yasser Arafat.
Fasilitator  :Yonshon Purba
                                                                                                                                                                                                                                   [Type text]

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:12
posted:1/1/2013
language:Unknown
pages:3