RPP PROPOSAL.doc by MadMualif1

VIEWS: 50 PAGES: 4

									                    RPP Bermuatan Pendidikan Antikorupsi pada Pendidikan Karakter
                                Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada



    Sekolah                       : SMA N 1 Palembang
    Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia
    Kelas                         :X
    Semester                      :1
    Jumlah Pertemuan              : 1 (satu) kali pertemuan (2 x 45 menit)



  I.      Standar Kompetensi
          Mendengarkan: 5. Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/tidak langsung

 II.      Kompetensi Dasar
          5.2 Mengungkapkan isi suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman

III.      Indikator Pencapaian Kompetensi
          1. Membedakan diksi puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail dengan
             terjemahan surat Yaasin ayat 65-67. (religius, tanggung jawab)
          2. Menjelaskan contoh Undang-Undang tindak pidana antikorupsi dan pencurian. (Hukum :
             disiplin tata tertib, ketaatan pada peraturan, tepat waktu, tertib, dan konsisten)
          3. Mengubah bentuk puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail ke dalam
             bentuk prosa/parafrase (jujur, konsekuen, tanggung jawab)
          4. Menyebutkan tema puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail (religius)
          5. Mengungkapkan maksud puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail
             dengan kata-kata sendiri (jujur, tanggung jawab)
          6. Menyebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara”
             karya Taufik Ismail yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (ikhlas, berbagi).

IV.       Tujuan Pembelajaran
          Melalui kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi,siswa dapat:
          1. Membedakan diksi puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail dengan
             terjemahan surat Yaasin ayat 65-67. (religius, tanggung jawab)
          2. Menjelaskan contoh Undang-Undang tindak pidana antikorupsi dan pencurian. (Hukum :
             disiplin tata tertib, ketaatan pada peraturan, tepat waktu, tertib, dan konsisten)
          3. Mengubah bentuk puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail ke dalam
             bentuk prosa/parafrase (jujur, konsekuen, tanggung jawab)
          4. Menyebutkan tema puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail (religius)
          5. Mengungkapkan maksud puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail
             dengan kata-kata sendiri (jujur, tanggung jawab)
          6. Menyebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara”
             karya Taufik Ismail yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (ikhlas, berbagi).

 V.       Materi Ajar
          Rekaman Puisi “Ketika Tangan dan Kaki Berbicara” karya Taufik Ismail
          Terjemahan Surat Yaasin ayat 65-67

            Ketika Tangan dan Kaki Bicara              Terjemahan Surat Yaasin ayat 65-67

       Akan datang hari, mulut dikunci                 65. Pada hari ini kami tutup mulut mereka;
       Kata tak ada lagi                               Dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan
       Akan tiba masa, tak ada suara                   memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa
       Dari mulut kita                                 yang dahulu mereka usahakan.
       Berkata tangan kita
        Tentang apa yang dilakukannya                 66. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan
        Berkata kaki kita                             penglihatan mereka, lalu mereka berlomba-lomba
        Kemana saja dia melangkahnya                  mencari jalan. Maka betapakah mereka dapat melihat (Nya)
        Tidak tahu kita bila harinya
        Tanggung jawab tiba
        Rabbana                                       67. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami rubah
        Tangan kami, kaki kami                        mereka di tempat mereka berada, maka mereka tidak
        Mulut kami, mata hati kami                    sanggup berjalan lagi dan tidak sanggup kembali
        Luruskanlah, kukuhkanlah
        Di jalan cahaya,sempurna
        Mohon karunia kepada kami
        Hambamu, yang hina

 VI.       Alokasi Waktu
           2 X 45 menit

VII.       Metode Pembelajaran
           1. Pendekatan: Pembelajaran Kontekstual.
           2. Strategi:Jigsaw (membagi kelompok asal dan kelompok ahli)
           3. Metode:
               Penugasan
               Diskusi
               Tanya Jawab
               Ceramah
               Demonstrasi

VIII.      Kegiatan Pembelajaran

             No.   Tahap Kegiatan                              Aktivitas Siswa/Guru
             1.    Pendahuluan              Mengondisikan kelas
                   (5menit)                 Memotivasi siswa
                                            Guru menjelaskan Tujuan Pembelajaran hari ini.
              2.   Inti                     Eksplorasi
                   (80 menit)              Dalam kegiatan eksplorasi :
                                            Mendengarkan puisi
                                            Mengidentifikasi puisi
                                            Elaborasi
                                           Dalam kegiatan elaborasi,
                                            Mendiskusikan isi puisi
                                            Memparafrase puisi
                                            Menyampaikan hasil diskusi
                                            Konfirmasi
                                           Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
                                            Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui
                                              Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui.
              3.   Penutup                  Refleksi
                   (5 menit)                Guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
                                            Memberi penguatan tentang nilai-nilai pendidikan karakter
                                              anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
                                            Tugas terstruktur:
                                              Siswa diberi tugas secara kelompok @ 4 orang untuk
                                              menganalisi puisi yang berjudul “Ketika Tangan dan Kaki
                                              Berbicara” karya Taufik Ismail, kemudian siswa
                                              menganalisis diksi, tema, maksud, dan nilai-nilai.
                                            Tugas mandiri tidak terstruktur:
                                           Siswa diberi tugas individu untuk mencari puisi yang
                                           berkaitan dengan antikorupsi kemudian siswa
                                           menganalisis diksi, tema, maksud, dan nilai-nilai.
                                          Salam penutup

IX.   Penilaian

      a. Penilaian proses diskusi kelompok
         Petunjuk:
                    INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF “DUSKUSI KELOMPOK”

                                              Indikator perilaku yang dinilai
                  Nama      Tgjwb Kerja Kedisiplinan Kesopan Menghargai Kejujura                               Jumla
           No
                  Siswa           sama dlm diskusi an             pendapat    n                                h Nilai
                                                                  teman




       Kriteria penilaian pengamatan langsung
       90 – 100      : A (sangat baik)
       80 – 89       : B (baik)
       70 – 79       : C (cukup baik)
       60 – 69       : D (kurang baik)

       b. Penilaian hasil

       Ketika Tangan dan Kaki Bicara               Terjemahan Surat Yaasin 65-67

       Akan datang hari, mulut dikunci             65. Pada hari ini kami tutup mulut mereka;
       Kata tak ada lagi                           Dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan
       Akan tiba masa, tak ada suara               memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa
       Dari mulut kita                             yang dahulu mereka usahakan.
       Berkata tangan kita

       Tentang apa yang dilakukannya               66. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan
       Berkata kaki kita                            penglihatan mereka, lalu mereka berlomba-lomba
       Kemana saja dia melangkahnya                 mencari jalan. Maka betapakah mereka dapat melihat (Nya)
       Tidak tahu kita bila harinya
       Tanggung jawab tiba
       Rabbana                                     67. Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami rubah
       Tangan kami, kaki kami                      mereka di tempat mereka berada, maka mereka tidak
       Mulut kami, mata hati kami                  sanggup berjalan lagi dan tidak sanggup kembali
       Luruskanlah, kukuhkanlah
       Di jalan cahaya,sempurna
       Mohon karunia kepada kami
       Hambamu, yang hina


X.    Sumber Belajar/Alat/Bahan

          Rekaman
           puisi/ tape
           Puisi yang
           diperdengarkan
      Terjemahan surat Yaasin ayat 65-67.
      Keraf, Gorys. 1998. Diksi dan Gaya Bahasa. Ende Flores: Nusa Indah.
      Sayuti, Suminto A. 2004. Mari Berkenalan dengan Puisi. Yogyakarta: Gama Media.
      Undang-Undang No 362 KUHP tentang pencurian.



                                                                             .............., November 2012
Mengetahui;                                                Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah


                                                           ....................................................................
........................................................

								
To top