Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Tema Penglihatan dan Implementasinya pada Siswa SMP N 4 Magelang by antoa2810

VIEWS: 223 PAGES: 21

More Info
									[Type text]




   PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA

               TERPADU TEMA PENGLIHATAN

                 DAN IMPLEMENTASINYA

              PADA SISWA SMP N 4 MAGELANG


                                  skripsi
                    disajikan sebagai salah satu syarat
                untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan
                     Progam Studi Pendidikan Fisika




                                   oleh
                      Mohammad Syafroul Husaen
                               4201408019




                          JURUSAN FISIKA
     FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

              UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
                                  2012
[Type text]
[Type text]




                                PERNYATAAN



Saya menyatakan bahwa skripsi ini bebas plagiat, dan apabila di kemudian hari

terbukti terdapat plagiat dalam skripsi ini, maka saya bersedia menerima sanksi

sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.




                                                 Semarang,     Agustus 2012




                                                 Mohammad Syafroul Husaen

                                                 4201408019
[Type text]




                               PENGESAHAN

Skripsi yang berjudul
        Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Tema Penglihatan dan
        Implementasinya pada Siswa SMP N 4 Magelang
disusun oleh
        Mohammad Syafroul Husaen
        4201408019
telah dipertahankan di hadapan sidang Panitia Ujian Skripsi FMIPA UNNES pada
tanggal 14 Agustus 2012.

Panitia :
Ketua                                     Sekretaris




Prof. Dr. Wiyanto, M.Si.                  Dr. Khumaedi, M.Si.
NIP 19631012 198803 1001                  NIP 19630610 198901 1002

Ketua Penguji




Dr. Khumaedi, M.Si.
NIP 19630610 198901 1002

Anggota Penguji/                          Anggota Penguji/
Pembimbing Utama                          Pembimbing Pendamping




Prof. Dr. Wiyanto, M.Si.                  Drs. Muhammad Sukisno, M.Si.
NIP 19631012 198803 1001                  NIP 194911151976031001
[Type text]




                          MOTTO DAN PERSEMBAHAN


Motto
    Engkau boleh pandai setinggi langit, tapi selama engkau tidak menulis, engkau akan
       hilang dari dalam masyarakat dan dari pusaran sejarah (Pramoedya Ananta Toer)
      Sesungguhnya justru dalam ketidakpastian manusia dapat berjaya dengan menggunakan
       potensinya untuk berkreasi (Dee)
      Semua berawal dari niat, yakin, dan semangat




                               Persembahan

                               Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT skripsi ini untuk

                               Bapak, Ibu, mas Amir, mba Ifah, mas Ridlo, dan Restina yang tiada

                               hentinya memberikan kasih, do’a, dan semangat.
[Type text]




                             KATA PENGANTAR



       Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan

hidayah-Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul,

“Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Tema Penglihatan dan

Implementasinya pada Siswa SMP N 4 Magelang”. Penyusunan skripsi merupakan

salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi

Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas

Negeri Semarang.

       Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini tidak lepas dari

dukungan, bimbingan dan kerja sama dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam

penulisan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. H. Sudjiono Sastroatmodjo, M.Si., Rektor Universitas Negeri Semarang

   yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menimba banyak ilmu.

2. Prof. Dr Wiyanto, M.Si., Dekan FMIPA Universitas Negeri Semarang yang telah

   banyak membantu untuk kelancaran penyusunan skripsi.

3. Dr. Khumaedi, M.Si., Ketua Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Semarang

   yang telah memberikan izin pelaksanaan penelitian.

4. Prof. Dr Wiyanto, M.Si., pembimbing I yang telah membimbing dan

   mengarahkan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan baik.

5. Drs. Muhammad Sukisno, M.Si., pembimbing II yang telah membimbing dan

   mengarahkan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan baik.
[Type text]




6. Dr. Khumaedi, M.Si., dosen penguji yang telah menguji dan mengarahkan

   sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

7. Seluruh dosen Fisika yang telah memberikan ilmu yang sangat berharga.

8. Waluyo, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP N 4 Magelang yang telah memberikan izin

   penelitian.

9. Tri Indra, S.Pd., guru Fisika kelas VIII SMP N 4 Magelang yang telah

   memberikan kesempatan untuk melakukan penelitian di kelas VIII.

10. Istarodah, S.Pd., guru Biologi kelas VIII SMP N 4 Magelang yang telah berkenan

   untuk menjadi salah satu penilai dalam penelitian ini.

11. Seluruh siswa kelas VIII SMP N 4 Magelang yang telah berpartisipasi dalam

   penelitian ini.

12. Bapak, Ibu, mas Amir, mba Ifah, mas Ridlo, dan seluruh keluargaku yang telah

   memberikan segala macam fasilitas, kasih sayang, pengorbanan, kepercayaan,

   dukungan, doa, dan nasehat.

13. Restina Muji Mulyati yang selalu memberikan doa, motivasi, serta semangat.

14. Teman-temanku tim Atwood FC serta semua mahasiswa Pendidikan Fisika

   angkatan 2008 yang telah berjuang bersama di UNNES tercinta.

15. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini.

       Semoga segala bantuan yang telah diberikan, mendapat imbalan dari Allah

SWT. Dan semoga karya ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.

                                                   Semarang,        Agustus 2012
                                                               Penulis
[Type text]




                                     ABSTRAK



Husaen, Mohammad Syafroul. 2012. Pengembangan Modul Pembelajaran IPA
Terpadu Tema Penglihatan dan Implementasinya pada Siswa SMP N 4 Magelang.
Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
Negeri Semarang. Pembimbing Utama Prof. Dr. Wiyanto, M.Si. dan Pembimbing
Pendamping Drs. Muhammad Sukisno, M.Si.

Kata kunci: modul pembelajaran, IPA Terpadu, kelayakan, keterbacaan, motivasi,
           hasil belajar kognitif

        Model pembelajaran terpadu merupakan salah satu model implementasi
kurikulum yang dianjurkan oleh pemerintah untuk diaplikasikan pada semua jenjang
pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA agar pembelajaran lebih efektif dan
efisien. Untuk menunjang kegiatan pembelajaran IPA Terpadu diperlukan suatu
bahan ajar yang bersifat terpadu. Akan tetapi, saat ini belum terdapat bahan ajar yang
bersifat terpadu.
        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul pembelajaran IPA Terpadu
yang dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Metode penelitian yang
digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development)
dengan langkah-langkah meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, desain
modul, validasi ahli, revisi modul, uji coba kelas terbatas, serta uji coba pemakaian
pada skala luas.
        Pada tahap validasi ahli, kelayakan modul dinilai berdasarkan komponen
kelayakan isi, bahas, dan penyajian. Pada uji coba pemakaian skala luas desain
penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan kelompok kontrol
pretest posttest. Pada tahap ini juga diperoleh kelayakan modul dilihat dari aspek
siswa yang meliputi tingkat keterbacaan modul, motivasi belajar siswa, dan
peningkatan hasil belajar kognitif siswa.
        Dari penilaian tiga ahli pada tahap validasi ahli, diperoleh skor rata-rata
kelayakan modul sebesar 96,78%. Skor ini menunjukkan bahwa modul sangat layak
untuk digunakan dalam pembelajaran. Dari aspek siswa, modul memiliki tingkat
keterbacaan 90,49% (mudah dipahami). Selain itu modul pembelajaran dapat
meningkatkan motivasi belajar siswa yakni sebesar 81,83% (sangat baik) dan hasil
belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 0,42 (sedang). Dari analisis tersebut
dapat kita simpulkan bahwa modul pembelajaran IPA Terpadu tema Penglihatan
layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil
belajar kognitif siswa.
[Type text]




                                                  DAFTAR ISI


                                                                                                        Halaman
PRAKATA ...........................................................................................       vii
ABSTRAK ...........................................................................................       ix
DAFTAR ISI ..........................................................................................     x
DAFTAR TABEL ..................................................................................           xiii
DAFTAR GAMBAR .............................................................................               xiv
DAFTAR LAMPIRAN ..........................................................................                xv
BAB
1. PENDAHULUAN ............................................................................               1
    1.1 Latar Belakang ...........................................................................        1
    1.2 Perumusan Masalah ....................................................................            3
    1.3 Penegasan Istilah ........................................................................        3
    1.3.1 Pengembangan                ………………………………………………                                                  3
    1.3.2 Modul Pembelajaran ................................................................             4
    1.3.3 IPA Terpadu ………………………………………………….                                                                4
    1.3.4 Penglihatan            ………………………………………………….                                                     4
    1.3.5 Hasil Belajar ………………………………………………….                                                              5
    1.3.6 Kelayakan Modul ......................................................................          5
    1.4 Tujuan Penelitian ........................................................................        5
    1.5 Manfaat Penelitian ......................................................................         5
2. TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................                  7
    2.1 Belajar, Pembelajaran, dan Hasil Belajar ...................................                      7
    2.1.1 Pengertian Belajar .................................................................... .       7
    2.1.2 Pengertian Pembelajaran ..........................................................              7
    2.1.3 Hasil Belajar .............................................................................     8
    2.2 Modul Pembelajaran ...................................................................            9
    2.2.1 Pengertian Dasar tentang Modul Pembelajaran .......................                             9
    2.2.2 Pengembangan Modul Pembelajaran .......................................                         11
    2.3 IPA Terpadu ................................................................................      12
[Type text]




   2.4 Tinjauan Materi Tema Penglihatan .............................................                      16
   2.4.1 Mata dan Bagian-bagiannya .....................................................                   17
   2.4.2 Proses Mata Melihat .................................................................             19
   2.4.3 Mata Normal dan Cacat Mata ..................................................                     20
3. METODE PENELITIAN ..................................................................                    23
   3.1 Model Penelitian ........................................................................           23
   3.2 Uji Coba Model atau Produk ......................................................                   24
   3.3 Uji Coba Skala Luas ....................................................................            24
   3.4 Instrumen Penelitian ....................................................................           26
   3.5 Metode Pengumpulan Data .........................................................                   28
   3.6 Uji Coba Perangkat Tes ..............................................................               29
   3.7 Analisis Data ...............................................................................       34
4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .................................                                       43
   4.1 Hasil Penelitian ...........................................................................        43
   4.1.1 Proses Pengembangan Modul Pembelajaran ..........................                                 43
   4.1.2 Kelayakan Modul Pembelajaran ..............................................                       44
   4.1.3 Data Hasil Tanggapan Siswa ..................................................                     45
   4.1.4 Keterbacaan Modul Pembelajaran ...........................................                        46
   4.1.5 Kelayakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ......................                                 46
   4.1.6 Motivasi Belajar Siswa ............................................................               46
   4.1.7 Peningkatan Hasil Belajar Kognitif ..........................................                     47
   4.1.8 Uji “t” .......................................................................................   48
   4.1.9 Uji Normalitas ..........................................................................         48
   4.1.10 Uji Homogenitas ....................................................................             49
   4.2 Pembahasan .................................................................................        49
   4.2.1 Kelayakan Modul Pembelajaran Berdasarkan Penilaian Ahli .                                         49
   4.2.2 Tanggapan Siswa terhadap Modul Pembelajaran ...................                                   51
   4.2.3 Keterbacaan Modul Pembelajaran ...........................................                        51
   4.2.4 Hasil Belajar Kognitif .............................................................              52
   4.2.5 Motivasi Belajar Siswa ............................................................               53
[Type text]




5. PENUTUP .........................................................................................         56
    5.1 Simpulan .....................................................................................       56
    5.2 Saran ............................................................................................   57
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................                  58
LAMPIRAN ...........................................................................................         61
[Type text]




                                            DAFTAR TABEL
Tabel                                                                                             Halaman
3.1 Kriteria Kelayakan Modul ...............................................................          40
3.2 Kriteria Kelayakan RPP ...................................................................        41
3.3 Kategori Tanggapan Siswa ..............................................................           42
4.1 Data Hasil Penilaian Kelayakan Modul Pembelajaran ...................                             44
4.2 Data Hasil Tanggapan Siswa terhadap Modul Pembelajaran .........                                  45
4.3 Data Hasil Perhitungan Motivasi Belajar Siswa ..............................                      47
4.4 Data Peningkatan Hasil Belajar Kognitif .........................................                 47
4.5 Data Hasil Analisis Uji”t” ................................................................       48
4.6 Data Hasil Uji Normalitas Pre-test dan Post-test .............................                    48
4.7 Data Hasil Uji Homogenitas ............................................................           49
[Type text]




                                          DAFTAR GAMBAR
Gambar                                                                                            Halaman
2.1 Alur Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Terpadu ...................                              15
2.2 Peta Konsep Materi Tema Penglihatan ............................................                  16
2.3 Bagian-Bagian Mata ........................................................................       17
2.4 Pembentukan Bayangan pada Retina Mata .....................................                       19
3.1 Model Penelitian dan Pengembangan ..............................................                  23
[Type text]




                                          DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran                                                                                           Halaman
1.    Daftar Nama Siswa Kelas Eksperimen dan Kontrol ..........................                            62
2.    Daftar Nilai Pre-test Kelas Eksperimen dan Kontrol ..........................                        63
3.    Perhitungan Uji Normalitas Pre-test Kelas Eksperimen .....................                           64
4.    Perhitungan Uji Normalitas Pre-test Kelas Kontrol ...........................                        65
5.    Daftar Nilai Post-test Kelas Eksperimen dan Kontrol ........................                         66
6.    Perhitungan Uji Normalitas Post-test Kelas Eksperimen .....................                          67
7.    Perhitungan Uji Normalitas Post-test Kelas Kontrol .........................                         68
8.    Perhitungan Uji Homogenitas Pre-test ................................................                69
9.    Perhitungan Uji “t” ..............................................................................   70
10. Perhitungan Penilaian Kelayakan Modul Pembelajaran oleh Ahli ......                                    71
11. Instrumen Penilaian dan Deskripsi Butir Penilaian Kelayakan
      Modul Pembelajaran oleh Ahli ...........................................................             72
12. Contoh Penilaian Kelayakan Modul Pembelajaran oleh Ahli .............                                  85
13. Perhitungan Tanggapan Siswa (Uji Kelas Terbatas) ..........................                            103
14. Kisi-Kisi Angket Tanggapan Siswa (Uji Kelas Terbatas) ..................                               105
15. Contoh Angket Tanggapan Siswa (Uji Kelas Terbatas) .....................                               106
16. Perhitungan Keterbacaan Modul Pembelajaran ..................................                          108
17. Soal Tes Rumpang (Cloze Test) dan Kunci Jawaban ..........................                             109
18. Perhitungan Kelayakan RPP ................................................................             112
19. Instrumen Penilaian Kelayakan RPP ...................................................                  114
20. Contoh Penilaian Kelayakan RPP .......................................................                 117
21. Kisi-Kisi Soal Pre-test .........................................................................      120
22. Soal Pre-test dan Kunci Jawaban ........................................................               121
23. Kisi-Kisi Soal Post-test .......................................................................       128
24. Soal Post-test dan Kunci Jawaban .......................................................               129
25. Perhitungan Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Kelas Eksperimen ..                                     136
26. Perhitungan Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Kelas Kontrol .........                                 137
27. Perhitungan Motivasi Belajar Siswa ...................................................                 138
28. Kisi-Kisi Angket Motivasi Belajar Siswa ...........................................                    141
[Type text]




29. Contoh Angket Motivasi Belajar Siswa ..............................................               142
30. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .........................................                  145
31. Modul Pembelajaran Tema Penglihatan ..............................................                159
32. Contoh Foto Penelitian ........................................................................   194
33. Surat Keterangan Penelitian ................................................................      196
[Type text]




                                       BAB 1

                               PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang

       Guru merupakan seorang manajer dalam pembelajaran, yaitu seorang pendidik yang

memiliki tugas untuk menyusun dan melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran yang

dilakukan oleh guru tentu harus sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Di dalam kurikulum

yang berlaku sekarang ini terdapat standar kompetensi dan kompetensi dasar. Menurut

Depdiknas (2006), dalam implementasi standar kompetensi dan kompetensi dasar, telah

dilakukan berbagai studi yang mengarah pada peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan

dan pengembangan sebagai konsekuensi dari suatu inovasi pendidikan, dan sebagai salah

satu bentuk efisiensi dan efektivitas implementasi kurikulum dikembangkan berbagai model

implementasi kurikulum.

       Model pembelajaran terpadu merupakan salah satu model implementasi kurikulum

yang dianjurkan oleh pemerintah untuk diaplikasikan pada semua jenjang pendidikan, mulai

dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), sampai dengan

Sekolah Menengah Atas (SMA) sesuai dengan kompetensi dan materi ajar yang terdapat di

dalam kurikulum. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan yang mengintegrasikan

beberapa matapelajaran yang terkait secara harmonis untuk memberikan pengalaman belajar

yang bermakna kepada siswa (Sa’ud dkk, 2006: 17). Dengan adanya kebermaknaan ini

pengetahuan atau pengalaman belajar yang diperoleh siswa tidak akan mudah hilang dari

memori otaknya. Selain itu pembelajaran terpadu juga memberikan peluang bagi guru untuk

mengembangkan situasi pembelajaran yang utuh, menyeluruh, dan bermakna sesuai dengan
[Type text]




keinginan dan kemampuan guru maupun kebutuhan dan kesiapan siswa (Sa’ud dkk, 2006:

17).

        Untuk kelancaran pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu, tidak hanya diperlukan

kesiapan guru dan siswa saja, tetapi juga diperlukan suatu bahan ajar yang dikembangkan

secara terpadu pula. Sekarang ini memang telah banyak beredar buku IPA Terpadu.

Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti, pembahasan yang terdapat pada buku

tersebut masih terpisah antara pembahasan bidang Biologi, Fisika, dan Kimia. Hal ini

bertentangan dengan prinsip pembelajaran terpadu yang mengharapkan adanya integrasi

antara materi matapelajaran yang satu dengan yang lainnya misalnya antara IPA Fisika

dengan IPA Biologi. Dengan masih terpisah-pisahnya materi dalam buku tersebut, siswa

juga masih sulit untuk mendapatkan suatu konsep atau pengalaman belajar yang bermakna

seperti yang diharapkan dalam konsep pembelajaran terpadu.

        Salah satu alternatif pemecahan permasalahan ini adalah dengan penggunaan bahan

ajar IPA Terpadu. Bahan ajar yang dimaksud di sini adalah berupa modul pembelajaran.

Modul merupakan paket belajar mandiri yang meliputi serangkaian pengalaman belajar yang

direncanakan serta dirancang secara sistematis untuk membantu siswa mencapai tujuan

belajar yaitu menguasai kompetensi yang telah ditetapkan (Budiono & Susanto, 2006: 79).

Dengan adanya modul pembelajaran IPA Terpadu ini diharapkan setiap siswa dapat

mencapai kompetensi yang ditetapkan serta dapat memperoleh suatu pengalaman belajar

yang bermakna. Dengan pengetahuan yang lebih bermakna diharapkan pula bahwa hasil

belajar siswa akan lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan bahan

ajar yang ada sekarang ini.

        Dalam penelitian ini, peneliti memilih tema penglihatan. Tema penglihatan ini

sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas, peneliti ingin

melakukan penelitian dengan judul “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA
[Type text]




TERPADU TEMA PENGLIHATAN DAN IMPLEMENTASINYA PADA SISWA SMP N 4

MAGELANG ”.



1.2     Perumusan Masalah

        Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka penulis merumuskan

permasalahan, yaitu bagaimanakah modul pembelajaran IPA Terpadu yang dapat

meningkatkan hasil belajar kognitif siswa?




1.3     Penegasan Istilah

1.3.1   Pengembangan

        Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002), pengembangan didefinisikan

sebagai proses, cara, perbuatan mengembangkan, perbuatan menjadi lebih banyak, perbuatan

membuat lebih maju. Yang dimaksud pengembangan dalam penelitian ini adalah penelitian

dan pengembangan modul pembelajaran IPA Terpadu.




1.3.2   Modul Pembelajaran

        Ada beberapa pengertian modul yang disampaikan oleh para ahli. Akan tetapi

dalam penelitian ini yang dimaksud dengan modul adalah sebuah buku atau bahan

ajar yang ditulis dengan tujuan agar siswa dapat belajar secara mandiri tanpa atau

dengan bantuan guru.



1.3.3   IPA Terpadu
[Type text]




        IPA atau Ilmu Pengetahuan Alam sering disebut dengan sains. Sains berasal

dari kata latin “scientia” yang berarti (1) pengetahuan tentang, atau tahu tentang; (2)

pengetahuan, pengertian, faham yang benar dan mendalam (Wonorahardjo, 2010:

11). Dengan kata lain IPA adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang

gejala-gejala atau peristiwa yang ada di alam secara mendalam. Terpadu sendiri

menurut KBBI (2002) berarti sudah dipadu (disatukan, dilebur menjadi satu, dsb).

        Jadi, IPA Terpadu merupakan ilmu pengetahuan alam yang mempelajari

suatu materi Fisika, Biologi, dan Kimia yang telah dipadukan menjadi suatu topik

atau tema tertentu.



1.3.4   Penglihatan

        Tema penglihatan yang akan dibahas dalam modul pembelajaran IPA

Terpadu dalam penelitian ini merupakan perpaduan dari materi mata sebagai alat

optik (IPA Fisika) dengan materi mata sebagai alat indera (IPA Biologi).




1.3.5   Hasil Belajar

        Hasil belajar merupakan suatu hasil yang diperoleh oleh siswa setelah

mengikuti proses pembelajaran. Hasil pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian

ini adalah hasil belajar dalam ranah kognitif.



1.3.6   Kelayakan Modul

        Dalam penelitian ini kelayakan modul ditinjau dari penilaian ahli dan siswa.

Dari penilaian ahli, kelayakan modul akan dinilai berdasarkan kelayakan isi,
[Type text]




penyajian, serta bahasa yang digunakan. Dari aspek siswa, kelayakan modul dinilai

dari keterbacaan modul serta seberapa besar modul dapat memberikan motivasi

belajar dan peningkatan hasil belajar siswa.



1.4      Tujuan      Penelitian

         Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan dari

penelitian ini adalah mengetahui modul pembelajaran IPA Terpadu yang dapat meningkatkan hasil

belajar kognitif siswa.




1.5      Manfaat Penelitian

         Modul yang dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan dapat

memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa, guru, mahasiswa calon guru, dan

sekolah tetapi juga bagi peneliti sendiri.

         Bagi siswa, modul yang dikembangkan oleh peneliti diharapkan dapat

dijadikan sebagai salah satu referensi bahan bacaan IPA Terpadu dalam upaya

meningkatkan kemampuan siswa di bidang IPA. Selain itu, bagi guru dan mahasiswa

calon guru, modul yang dikembangkan oleh peneliti diharapkan dapat memberi

informasi dalam mengembangkan bahan ajar IPA Terpadu.

         Sementara itu bagi sekolah, modul yang dikembangkan oleh peneliti

diharapkan dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan

pengembangan bahan ajar IPA Terpadu sesuai kurikulum yang berlaku di sekolah

yang bersangkutan. Akhirnya bagi peneliti, modul yang dikembangkan diharapkan
[Type text]




dapat meningkatkan kemampuan peneliti dalam mengembangkan bahan ajar IPA

Terpadu sebagai panduan dalam praktik nyata di sekolah.

								
To top