Docstoc

Rpp aktiva tetap 3.doc

Document Sample
Rpp aktiva tetap 3.doc Powered By Docstoc
					RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


      SATUAN PENDIDIKAN                      :    SMK PGRI I JOMBAG
      MATA PELAJARAN                         :    KOMPETENSI KEJURUAN
      KELAS/PROGRAM                          :    XI / AKUNTANSI
      SEMESTER                               :    4 ( GENAP )
      JUMLAH PERTEMUAN                       :    6 PERTEMUAN




I. STANDAR KOMPETENSI                  :   Mengelolaan kartu aktiva tetap
II. KOMPETENSI DASAR                   : 3. Mengidentifikasi penyu-sutan dan akumulasi pe-
                                             nyusutan aktiva tetap
III. INDIKATOR PENCAPAIAN :
       3.1 Mengidentifikasi Jumlah biaya penyusutan dan jumlah akumulasi penyusutan
             aktiva tetap
       3.2 Meverifikasi Biaya penyusutan dan akumulasi penyusutan dengan benar
IV.    TUJUAN PEMBELAJARAN :
        1. Tujuan Akademik
                Selama/setelah mendapat pembelajaran diharapkan siswa dapat :
                1. Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk pengelolaan dana kas kecil
                2. Menjelaskan prosedur pengelolan dana kas kecil
        2. Tujuan Nilai Karakter
                Selama/setelah mengikuti Pembelajaran, siswa dapat:
                1. Menerapkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa ( Religius)
                2. Mewujudkan sikap bersih dan rapi ( Peduli lingkungan)
                3. Melakukan sikap teliti dalam memahami mengelola aktiva tetap. (Teliti)
                4. Bersikap cermat, sabar dan( kreatif) dalam mengelola kartu aktiva tetap.
        3.      Tujuan Nilai-nilai Anti Korupsi
             Selama/setelah mengikuti Pembelajaran, siswa dapat:
             1. Sesuai dengan apa yang dikatakan/diperbuat, berwatak teguh, tidak
                menyimpang dari apa yang sudah diputuskan KONSEKUEN
             2. selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya), arif,
                tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb.) BIJAKSANA
             3. lurus hati, tidak curang, tulus, dapat dipercaya, berkata dan bertindak benar,
                mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan (tidak berbohong), dan
                punya niat yang lurus terhadap setiap tindakan. JUJUR
             4. tata tertib, ketaatan (kepatuhan) pada peraturan, tepat waktu, tertib, dan
                konsisten DISIPLIN
             5. bersih hati, tulus hati. IKHLAS



                                                                        Produktif Akuntansi 1
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



V. MATERI PEMBELAJARAN
        Pertemuan ke 1- 3
        Transaksi Depresiasi Aktiva Tetap


        Secara periodik , harga pokok aktiva tetap dialokasikan ke dalam periode akuntansi
        yang menikmati jasa yang dihasilkan oleh aktiva tetap. Alokasi ini dikenal dengan
        istilah depresiasi aktiva tetap . Transaksi depresiasi aktiva tetap , dicattat dalam
        jurnal umum dengan jurnal sebagai berikut :
        Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya                   Rp xx
        Biaya Administrasi dan Umum                          Rp xx
        Biaya Pemasaran                                      Rp xx
             Akumulasi Depresiasi ASktiva Tetap                      Rp xx


        Transaksi Penghentian Pemakaian Aktiva Tetap :


        Jika bersdasarkan pertimbangan teknis atau ekonomis suatu aktiva tetap tidak layak
        lagi untuk diteruskan pemakaiannya, manajemen dapat memutuskan untuk
        menghentikan pemakaian aktiva tetap yang bersangkutan . Karena aktiva tetap
        memiliki rekening akumulasi depresiasi, yang merupakan rekeningpenilai (
        valuation account ), maka penghentian pemakaian aktiva tetap dicatat dalam
        rekening aktiva tetan dan rekening akumulasi depresiasi aktiva tetap yang
        bersangkutan, Jika nilai jual aktiva tetap yang dihentikan pemakaiannya berbeda
        dari nilai buku aktiva tetap pada saat dihentikan pemakaiannya , penghentian
        pemakian aktiva tetap menimbulkan laba atau rugi.
        Transaksi penghentian pemakian aktiva tetap , dicatat dalam jurnal umum dengan
        jurnal sebagai berikut :
        Akumulasi Depresiasi                                 Rp xx
        Rugi penghentian Pemakaian Aktiva Tetap              Rp xx
                     Aktiva Tetap                                    Rp xx


        Untuk mencatat penghentian pemakaian aktiva tetap yang nilai jualnya lebih
        rendah dari nilai buku aktiva tetap :
        Akumulasi Depresiasi                                         Rp xx
        Laba penghentian Pemakaian Aktiva Tetap                              Rp xx
                     Aktiva Tetap                                            Rp xx


        Tahun Perolehan ;



                                                                      Produktif Akuntansi 2
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


        Tahun perolehan aktiva tetap diambil dua angka terakhoir dan dicantumkan dalam
        kode aktiva tetap. Misalnya , mesin fotocopi diperoleh tahun 1992, pada angka
        yang ke 4 dan ke 5 dalam kode aktiva tetapdicantumkan angka 92. Kode tahun
        perolehan ini akan dengan cepat memberikan informasi umumr aktiva tetap sampai
        dengan sast tertentu


        Fungsi :
        Kode fungsi memudahkan pembebanan biaya depresiasi aktiva tetap ke dala mbiaya
        produksi , biaya admnistrasi dan umumdan pemasaran. Karena dalam perusahaan
        manufaktur ada tiga fungsi pokok, maka kode fungsi ini disusun sebagai berikut :
        1.Produksi
        2.Admininstrasi dan Umum
        3.Pemasaran


        Lokasi :
        Loksi dirinci sebagai berikut :
                                                 X        X        XX      XX


        Daerah-------------------------------------
        Gedung---------------------------------------------
        Lantai----------------------------------------------------------
        Nomor Kamar---------------------------------------------------------



              1.         Metode penyustan aktiva tetap
              Metode penyusutan aktiva tetap pada dasarnya dirancang berdasarkan factor
              waktu dan factor penggunaan.
              Metode penyusutan yang didasarkan kepada factor waktu antara lain terdiri
              atas :
              1)          metode garis lurus
              2)          metode beban menurun yang antara lain meliputi:
                    a)    metode jumlah angka tahun
                    b)    metode menurun ganda
              metode penyusutan yang didasrkan kepada factor penggunaan terdiri atas :
              1) metode satuan jam kerja
              2) metode satuan hasil produksi


              sebagai ilustrasi, berikut ini penjelasan tentang penerapan masing-masing
              metode :


                                                                           Produktif Akuntansi 3
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             metode garis lurus (straight line method)
             dengan metode garis lurus, beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva
             tetap jumlahnya sama, sehingga jumlah penyusutan tiap tahun penggunaan
             dihitung sebagai berikut :


          Penyusutan = jumlah yang harus disusutkan           atau            Penyusutan = HP-NR
                               Usia ekonomis                                                 n



             Keterangan : HP        = Harga perolehan aktiva tetap
                            NR      = Nilai residu atau nilai sisa
                             N      = Taksiran usia ekonomis aktiva tetap


             Contoh :
             Pada tanggal 5 apri 2004 suatu perusahaan membli sebuah mesin dengan
             harga perolehan Rp 130.000.000.00 usia penggunaan mesin tersebut ditaksir
             selama 8 tahun, dengan nilai residu sebesar Rp. 10.000.000.00
             Berdasakan data diatas penyusutan tiap tahun penggunaan mesin dihitung
             sebagai berikut:


             Penyusutan = Rp 130.000.000,00-Rp 10.000.000,00 = Rp 15.000.000,00
                                                8


             Beban penyusutan mesin untuk tahun 2004, untuk masa penggunaan selam 9
             bulan (5 april – 31 desember) adalah sebesar : 9/12 X Rp 15.000.000,00 = Rp
             11.250.000,00. jumlah tersebut pada tanggal 31 desember 2004 dicatat dengan
             jurnal sebagai berikut :


             Des 31. Beban Penyusutan Mesin……… Rp 11.250.000,00                       -
                        - Akumulasi penyusutan aktiva tetap          -        Rp 11.250.000,00


             beban penyusutan mesin untuk setiap penggunaannya adalah sebagai berikaut
             :
             Tahun 2004 (dioperasikan selama 9 bulan), ……            Rp       11.250.000,00
             Tahun 2005 (dioperasikan 1 tahun penuh) …..             Rp       15.000.000,00
             Tahun 2006 …………………………………….                              Rp       15.000.000,00
             Tahun 2007 …………………………………….                              Rp       15.000.000,00
             Tahun 2008 ………………………………….                               Rp       15.000.000,00
             Tahun 2009 ……………………………………                               Rp       15.000.000,00



                                                                         Produktif Akuntansi 4
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Tahun 2010 ……………………………………                              Rp      15.000.000,00
             Tahun 2011 ……………………………………                              Rp      15.000.000,00
             Tahun 2012 (sisa usia mesin selama 3 bulan) …          Rp       3.750.000,00
             Akumulasi penyusutan mesin setelah habis
             masa penggunaannya …………………………                          Rp    120.000.000,00


             Metode Jumlah Angka Tahun (Sum-Of_the-Years-Digits Method)
             Dengan metode ini penyusutan untuk setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             jumlahnya menurun. Besarnya penyusutan setiap yahun penggunaan aktiva
             tetap


                              Sisa usia aktiva tetap pada tahun
                                         penggunaan
               Penyusutan =                                       X Jml. yg harus disusutkan
                                      Jumlah angka tahun
                                        Aktiva tetap



             Contoh :
             Pada tanggal 10 juni 2004 suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan
             angkutan harga perolehan Rp 60.000.000,00. taksiran usia penggunaan 6
             tahun dan nilai residu Rp 7.500.000,00. kendaraan tersebut mulai dioperasikan
             pada tanggal 10 Juli 2004 dan disusutkan menurut metode Jumlah angka
             Tahun.
             Penyusutan tiap tahun penggunaan kendaraan pada contoh diatas dihitung
             sebagai berikut :
                Tahun      Angka      Sisa usia pada              Perhitungan Penyusutan
             Penggunaan    Tahun         Tahun
                                       penggunaan
                Ke - 1           1          6          6/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 15.000.000,00
               Ke – 2            2          5          5/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 12.500.000,00
               Ke – 3            3          4          4/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 10.000.000,00
                Ke – 4           4          3          3/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 7.500.000,00
                Ke – 5           5          2          2/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 5.000.000,00
                Ke – 6           6          1          1/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 2.500.000,00
                Jumlah        21                       A.     Rp 52.500.000.00



             Jumlah-jumlah pada kolom penyusutan akan dicatat debet pada akun “Beban
             Penyustan Kendaraan” dan kredit pada akun “Akumulasi Penyusutan
             Kendaraan” setiap akhir periode masing-masing. Dengan demikian saldo akun
             akumulasi penyusutan kendaraan akan bertambah pada setiap akhir periode




                                                                     Produktif Akuntansi 5
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             sampai mas penggunaan masa kendaraan habis, akun tersebut akan
             menunjukkan saldo kredit sebesar Rp 52.500.000,00.
             Jumlah Rp 52.500.000,00 pada kolom harga buku kendaraan table diatas
             menunjukkan harga buku kendaraan per 31 desember 2004 yaitu harga
             perolehan sebesar Rp 60.000.000,00 dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
             Rp 7.500.000. sementara harga buku pada khir tahun 2010 sebesar Rp
             7.500.000,00 jumlah ini sama dengan taksiran nilai residu.


             Metode Menurun Ganda (Double Declining Balance Method)
             Dengan metode ini penyusutan setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             ditentukan berdasrkan prosentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada
             tahun yang bersangkutan. Prosentase penyusutan ditetapkan sebesar dua kali
             prosentase penyusutan menurut metode metode garis luru
             Contoh :
             Sebuah mesin mulai dioperasikan pada tanggal 1 Oktober 2004, mesin
             tersebut diperoleh dengn harga Rp 100.000.000,00 taksiran usia ekonomis
             selama 10 tahun. Besarnya penyusutan mesin setiap tahun penggunaan dari
             data pada contoh diatas, dihitung sebagi berikut:
             Menghitung besarnya prosentase penyuusutan:
             Usia penggunaan mesin 10 tahun. Jika disusutkan dengan metode garis lurus
             besarnya prosentase penyusutan tahunan adalah :
             100%:10 =10%. Dengan demikian besarnya penyusutan menurut metode
             menurun ganda adalah 2X10%=20%
             berdasarkan besarnya prosentase penyusutan diatas, beban penyusutan mesin
             setiap periode akuntansi selama masa penggunaanya, dihitung seperti tanpak
             dalam table dibawah ini:


              Periode     Perhitunga                        Akm. Penyustan    Harga Buku
              akuntansi   beban penyusutan                  per 31 desember   Mesin per 31
                                                            (Rp)              Desember (Rp)
              2004        Dioperasikan selama 3 bulan:      5.000.000,00      95.000.000,00
                          3/12X20%X100.000.000,00 =
                          5.000.000,00
              2005        20%X 95.000.000,00 =              24.000.000,00     76.000.000,00
                          19.000.000,00
              2006        20%X 76.000.000,00 =              39.200.000,00     60.800.000,00
                          15.200.000,00
              2007        20%X60.800.000,00 =               51.360.000,00     48.640.000,00
                          12.160.000,00
              2008        20%X 48.640.000,00 =              61.088.000,00     38.912.000,00
                          9.728.000,00
              2009        20%X 38.912.000,00 =              68.871.000,00     31.129.000,00
                          7.783.000,00
              2010        20%X 31.129.000,00 =              75.097.000,00     24.903.000,00


                                                                  Produktif Akuntansi 6
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


                          6.226.000,00
              2011        20%X 24.903.000,00 =               80.078.000,00     19.922.000,00
                          4.981.000,00
              2012        20%X 19.922.000,00 =               84.063.000,00     15.937.000,00
                          3.985.000,00
              2013        20%X 15.937.000,00 =               87.251.000,00     12.749.000,00
                          3.188.000,00
              2014        Sisa usia penggunaan 9 bulan=      89.164.000,00     10.836.000,00
                          9/12X20%X 12.749.000,00 =
                          1.913.000,00

             Besarnya penyusutan mesin mulai tahun 2010 pada table diatas dibulatkan
             keatas menjadi kelipatan 1000. setelah habis masa penggunaan mesin , harga
             buku mesin per 31 desember 2014 bersangkutan. Dengan metode menurun
             ganda, tampak beban penyusutan yang harus diperhitungkan sebanding
             dengan masa penggunaaan mesin . sementara untuk periode-periode lainnya
             tidak ada masalah, sebab beban penyusutan mesin dihitung berdasarkan harga
             buku pada periode yang bersangkutan.


             Metode Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)
             Menurut metode satuan jam kerja, beban penyusutan ditetapkan berdasarkan
             jam kerja yang dapat dicapai dalam peeriode yang bersangkutan. Beban
             penyusutan suatu periode dihitung dengan cara sebagai berikut:
                Beban penyusutan = Jam kerja yg dapat dicapai X tarif penyusutan jam kerja


             Tarif penyusutan tiap jam kerja =             Harga Peolehan-Nilai Residu
                                                     Taksiran jam kerja yg dapat dicapai
             selama masa penggunaan


             Contoh :
             Sebuah mesin diperoleh dengna harga Rp 200.000.000,00, mesin tersebut
             ditaksir dapat dioperasikan selama 80.000 jam dengan nilai residu Rp
             20.000.000,00
             Tarif penyusutan tiap jam kerja mesin dari data diatas adalah :
                          Rp 200.000.000,00-Rp20.000.000,00 = Rp 2.250,00
                                            80.000


             dengan demikian setiap 1 jam mesin dioperasikan, penyusutan yang harus
             dibebankan adalah sebesar Rp2.250,00. jika jam kerja yang sesungguhnya
             dapat dicapai selam tahun 2004 sebanyak 7.200 jam dan tahun 2005 sebanyak
             7.600 jam maka beban penyusutan tahun 2004 dan tahun 2005 dihituing
             sebagai berikut:


                                                                   Produktif Akuntansi 7
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



             beban penyusutan tahun 2004 : 7.200XRp2.250,00 = Rp 16.200.000,00
             beban penyusutan tahun 2005 : 7.600XRp2.250,00 = Rp 17.100.000,00
             pada contoh diatas tanpak bahwa dengan metode satuan jam kerja beban
             penyusutan untuk setiap periode bervariasi besarnya kan sebanding dengan
             jam kerja (kapasitas) aktiva tetap yang sesungguhnya dapat dicapai.


             Metode Satuan Hasil Produksi (Produktive Output Method)
             Metode ini sama dengan metode satuan jam kerja yaitu berdasarkan pada
             factor penggunaan. Dalam metode satuan hasil produksi beban penyusutan
             ditetapkan atas dasar jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode
             yang bersangkutan. Beban penyusutan suatu periode adalah hasil kali jumlah
             satuan produk yang dihasilkan dengan tariff penyusutan persatuan produk.
             Tarif penyusutan atau beban penyusutan per satuan produk dihitung sebagai
             berikut:


             Tarif penyusutan per satuan produk =         Harga perolehan – Nilai Residu
             Taksiran jumlah satuan produk yang dapat               dihasilkan selama masa
             penggunaan aktiva tetap


             Contoh :
             Sebuah mesin diperoleh dengn harga Rp 130.000.000,00 usia penggunaanya
             ditaksir dapat menghasilkan 400.000 unit produk. Taksiran nilai residu
             sebesar Rp 10.000.000,00 tarif penyusutan tiap unit produk yang dihasilkan,
             dihitung sebagai berikut :
                           Rp 130.000.000,00-Rp10.000.000,00 = Rp 300,00
                                   400.000

      Pertemuan ke 4 - 6
             metode garis lurus (straight line method)
             dengan metode garis lurus, beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva
             tetap jumlahnya sama, sehingga jumlah penyusutan tiap tahun penggunaan
             dihitung sebagai berikut :


          Penyusutan = jumlah yang harus disusutkan         atau         Penyusutan = HP-NR
                               Usia ekonomis                                            n



             Keterangan : HP       = Harga perolehan aktiva tetap
                           NR      = Nilai residu atau nilai sisa

                                                                    Produktif Akuntansi 8
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


                             N      = Taksiran usia ekonomis aktiva tetap


             Contoh :
             Pada tanggal 5 apri 2004 suatu perusahaan membli sebuah mesin dengan
             harga perolehan Rp 130.000.000.00 usia penggunaan mesin tersebut ditaksir
             selama 8 tahun, dengan nilai residu sebesar Rp. 10.000.000.00
             Berdasakan data diatas penyusutan tiap tahun penggunaan mesin dihitung
             sebagai berikut:
             Penyusutan = Rp 130.000.000,00-Rp 10.000.000,00 = Rp 15.000.000,00
                                               8
             Beban penyusutan mesin untuk tahun 2004, untuk masa penggunaan selam 9
             bulan (5 april – 31 desember) adalah sebesar : 9/12 X Rp 15.000.000,00 = Rp
             11.250.000,00. jumlah tersebut pada tanggal 31 desember 2004 dicatat dengan
             jurnal sebagai berikut :


             Des 31. Beban Penyusutan Mesin……… Rp 11.250.000,00                    -
                        - Akumulasi penyusutan aktiva tetap   -        Rp 11.250.000,00




             beban penyusutan mesin untuk setiap penggunaannya adalah sebagai berikaut
             :
             Tahun 2004 (dioperasikan selama 9 bulan), …          Rp    11.250.000,00
             Tahun 2005 (dioperasikan 1 tahun penuh) ……           Rp    15.000.000,00
             Tahun 2006 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2007 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2008 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2009 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2010 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2011 ……………………………………                            Rp    15.000.000,00
             Tahun 2012 (sisa usia mesin selama 3 bulan)          Rp        3.750.000,00
             Akumulasi penyusutan mesin setelah habis
             masa penggunaannya …………………………                        Rp   120.000.000,00


             Metode Jumlah Angka Tahun (Sum-Of_the-Years-Digits Method)
             Dengan metode ini penyusutan untuk setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             jumlahnya menurun. Besarnya penyusutan setiap yahun penggunaan aktiva
             tetap



                                                                  Produktif Akuntansi 9
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3




                              Sisa usia aktiva tetap pada tahun
                                         penggunaan
               Penyusutan =                                       X Jml. yg harus disusutkan
                                      Jumlah angka tahun
                                        Aktiva tetap



             Contoh :
             Pada tanggal 10 juni 2004 suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan
             angkutan harga perolehan Rp 60.000.000,00. taksiran usia penggunaan 6
             tahun dan nilai residu Rp 7.500.000,00. kendaraan tersebut mulai dioperasikan
             pada tanggal 10 Juli 2004 dan disusutkan menurut metode Jumlah angka
             Tahun.
             Penyusutan tiap tahun penggunaan kendaraan pada contoh diatas dihitung
             sebagai berikut :
                Tahun      Angka      Sisa usia               Perhitungan Penyusutan
             Penggunaan    Tahun        pada
                                       Tahun
                                     penggunaan
                Ke - 1           1       6        6/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 15.000.000,00
               Ke – 2            2       5        5/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 12.500.000,00
               Ke – 3            3       4        4/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 10.000.000,00
                Ke – 4           4       3        3/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 7.500.000,00
                Ke – 5           5       2        2/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 5.000.000,00
                Ke – 6           6       1        1/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 2.500.000,00
                Jumlah        21                  B.     Rp 52.500.000.00



             Jumlah-jumlah pada kolom penyusutan akan dicatat debet pada akun “Beban
             Penyustan Kendaraan” dan kredit pada akun “Akumulasi Penyusutan
             Kendaraan” setiap akhir periode masing-masing. Dengan demikian saldo akun
             akumulasi penyusutan kendaraan akan bertambah pada setiap akhir periode
             sampai mas penggunaan masa kendaraan habis, akun tersebut akan
             menunjukkan saldo kredit sebesar Rp 52.500.000,00.
             Jumlah Rp 52.500.000,00 pada kolom harga buku kendaraan table diatas
             menunjukkan harga buku kendaraan per 31 desember 2004 yaitu harga
             perolehan sebesar Rp 60.000.000,00 dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
             Rp 7.500.000. sementara harga buku pada khir tahun 2010 sebesar Rp
             7.500.000,00 jumlah ini sama dengan taksiran nilai residu.




                                                                     Produktif Akuntansi 10
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Metode Menurun Ganda (Double Declining Balance Method)
             Dengan metode ini penyusutan setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             ditentukan berdasrkan prosentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada
             tahun yang bersangkutan. Prosentase penyusutan ditetapkan sebesar dua kali
             prosentase penyusutan menurut metode metode garis luru
             Contoh :
             Sebuah mesin mulai dioperasikan pada tanggal 1 Oktober 2004, mesin
             tersebut diperoleh dengn harga Rp 100.000.000,00 taksiran usia ekonomis
             selama 10 tahun. Besarnya penyusutan mesin setiap tahun penggunaan dari
             data pada contoh diatas, dihitung sebagi berikut:
             Menghitung besarnya prosentase penyuusutan:
             Usia penggunaan mesin 10 tahun. Jika disusutkan dengan metode garis lurus
             besarnya prosentase penyusutan tahunan adalah :
             100%:10 =10%. Dengan demikian besarnya penyusutan menurut metode
             menurun ganda adalah 2X10%=20%
             berdasarkan besarnya prosentase penyusutan diatas, beban penyusutan mesin
             setiap periode akuntansi selama masa penggunaanya, dihitung seperti tanpak
             dalam table dibawah ini:
               Periode              Perhitunga                   Akm.         Harga Buku
              akuntansi          beban penyusutan            Penyustan per    Mesin per 31
                                                              31 desember    Desember (Rp)
                                                                  (Rp)
              2004        Dioperasikan selama 3 bulan:      5.000.000,00     95.000.000,00
                          3/12X20%X100.000.000,00 =
                          5.000.000,00
              2005        20%X 95.000.000,00 =              24.000.000,00    76.000.000,00
                          19.000.000,00
              2006        20%X 76.000.000,00 =              39.200.000,00    60.800.000,00
                          15.200.000,00
              2007        20%X60.800.000,00 =               51.360.000,00    48.640.000,00
                          12.160.000,00
              2008        20%X 48.640.000,00 =              61.088.000,00    38.912.000,00
                          9.728.000,00
              2009        20%X 38.912.000,00 =              68.871.000,00    31.129.000,00
                          7.783.000,00
              2010        20%X 31.129.000,00 =              75.097.000,00    24.903.000,00
                          6.226.000,00
              2011        20%X 24.903.000,00 =              80.078.000,00    19.922.000,00
                          4.981.000,00
              2012        20%X 19.922.000,00 =              84.063.000,00    15.937.000,00
                          3.985.000,00
              2013        20%X 15.937.000,00 =              87.251.000,00    12.749.000,00
                          3.188.000,00
              2014        Sisa usia penggunaan 9 bulan=     89.164.000,00    10.836.000,00
                          9/12X20%X 12.749.000,00 =
                          1.913.000,00




                                                                  Produktif Akuntansi 11
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Besarnya penyusutan mesin mulai tahun 2010 pada table diatas dibulatkan
             keatas menjadi kelipatan 1000. setelah habis masa penggunaan mesin , harga
             buku mesin per 31 desember 2014 bersangkutan. Dengan metode menurun
             ganda, tampak beban penyusutan yang harus diperhitungkan sebanding
             dengan masa penggunaaan mesin . sementara untuk periode-periode lainnya
             tidak ada masalah, sebab beban penyusutan mesin dihitung berdasarkan harga
             buku pada periode yang bersangkutan.


             Metode Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)
             Menurut metode satuan jam kerja, beban penyusutan ditetapkan berdasarkan
             jam kerja yang dapat dicapai dalam peeriode yang bersangkutan. Beban
             penyusutan suatu periode dihitung dengan cara sebagai berikut:
                Beban penyusutan = Jam kerja yg dapat dicapai X tarif penyusutan jam kerja


             Tarif penyusutan tiap jam kerja =             Harga Peolehan-Nilai Residu
                                                     Taksiran jam kerja yg dapat dicapai
             selama masa penggunaan


             Contoh :
             Sebuah mesin diperoleh dengna harga Rp 200.000.000,00, mesin tersebut
             ditaksir dapat dioperasikan selama 80.000 jam dengan nilai residu Rp
             20.000.000,00
             Tarif penyusutan tiap jam kerja mesin dari data diatas adalah :
                          Rp 200.000.000,00-Rp20.000.000,00 = Rp 2.250,00
                                            80.000


             dengan demikian setiap 1 jam mesin dioperasikan, penyusutan yang harus
             dibebankan adalah sebesar Rp2.250,00. jika jam kerja yang sesungguhnya
             dapat dicapai selam tahun 2004 sebanyak 7.200 jam dan tahun 2005 sebanyak
             7.600 jam maka beban penyusutan tahun 2004 dan tahun 2005 dihituing
             sebagai berikut:


             beban penyusutan tahun 2004 : 7.200XRp2.250,00 = Rp 16.200.000,00
             beban penyusutan tahun 2005 : 7.600XRp2.250,00 = Rp 17.100.000,00
             pada contoh diatas tanpak bahwa dengan metode satuan jam kerja beban
             penyusutan untuk setiap periode bervariasi besarnya kan sebanding dengan
             jam kerja (kapasitas) aktiva tetap yang sesungguhnya dapat dicapai.




                                                                   Produktif Akuntansi 12
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Metode Satuan Hasil Produksi (Produktive Output Method)
             Metode ini sama dengan metode satuan jam kerja yaitu berdasarkan pada
             factor penggunaan. Dalam metode satuan hasil produksi beban penyusutan
             ditetapkan atas dasar jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode
             yang bersangkutan. Beban penyusutan suatu periode adalah hasil kali jumlah
             satuan produk yang dihasilkan dengan tariff penyusutan persatuan produk.
             Tarif penyusutan atau beban penyusutan per satuan produk dihitung sebagai
             berikut:


             Tarif penyusutan per satuan produk =         Harga perolehan – Nilai Residu
             Taksiran jumlah satuan produk yang dapat               dihasilkan selama masa
             penggunaan aktiva            tetap


             Contoh :
             Sebuah mesin diperoleh dengn harga Rp 130.000.000,00 usia penggunaanya
             ditaksir dapat menghasilkan 400.000 unit produk. Taksiran nilai residu
             sebesar Rp 10.000.000,00 tarif penyusutan tiap unit produk yang dihasilkan,
             dihitung sebagai berikut :
                           Rp 130.000.000,00-Rp10.000.000,00 = Rp 300,00
                                 400.000
                  1. metode garis lurus (straight line method)
             dengan metode garis lurus, beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva
             tetap jumlahnya sama, sehingga jumlah penyusutan tiap tahun penggunaan
             dihitung sebagai berikut :


         Penyusutan = jumlah yang harus disusutkan          atau         Penyusutan = HP-NR
                              Usia ekonomis                                             n



             Keterangan : HP       = Harga perolehan aktiva tetap
                           NR      = Nilai residu atau nilai sisa
                            N      = Taksiran usia ekonomis aktiva tetap


             Contoh :
             Pada tanggal 5 apri 2004 suatu perusahaan membli sebuah mesin dengan
             harga perolehan Rp 130.000.000.00 usia penggunaan mesin tersebut ditaksir
             selama 8 tahun, dengan nilai residu sebesar Rp. 10.000.000.00
             Berdasakan data diatas penyusutan tiap tahun penggunaan mesin dihitung
             sebagai berikut:



                                                                    Produktif Akuntansi 13
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



             Penyusutan = Rp 130.000.000,00-Rp 10.000.000,00 = Rp 15.000.000,00
                                                  8
             Beban penyusutan mesin untuk tahun 2004, untuk masa penggunaan selam 9
             bulan (5 april – 31 desember) adalah sebesar : 9/12 X Rp 15.000.000,00 = Rp
             11.250.000,00. jumlah tersebut pada tanggal 31 desember 2004 dicatat dengan
             jurnal sebagai berikut :


             Des 31. Beban Penyusutan Mesin…… Rp 11.250.000,00                     -
                        - Akumulasi penyusutan aktiva tetap     -         Rp 11.250.000,00


             beban penyusutan mesin untuk setiap penggunaannya adalah sebagai berikaut
             :
             Tahun 2004 (dioperasikan selama 9 bulan), …             Rp      11.250.000,00
             Tahun 2005 (dioperasikan 1 tahun penuh) ……              Rp      15.000.000,00
             Tahun 2006 ……………………………………                               Rp      15.000.000,00
             Tahun 2007 ……………………………………                               Rp      15.000.000,00
             Tahun 2008 ……………………………………                               Rp      15.000.000,00
             Tahun 2009 …………………………………                                Rp      15.000.000,00
             Tahun 2010 ……………………………………                               Rp      15.000.000,00
             Tahun 2011 ……………………………………                               Rp      15.000.000,00
             Tahun 2012 (sisa usia mesin selama 3 bulan)             Rp       3.750.000,00
             Akumulasi penyusutan mesin setelah habis
             masa penggunaannya ………………………                            Rp    120.000.000,00




                     2. Metode Jumlah Angka Tahun (Sum-Of_the-Years-Digits Method)
             Dengan metode ini penyusutan untuk setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             jumlahnya menurun. Besarnya penyusutan setiap yahun penggunaan aktiva
             tetap



                                Sisa usia aktiva tetap pada tahun
                                           penggunaan
                 Penyusutan =                                       X Jml. yg harus disusutkan
                                        Jumlah angka tahun
                                          Aktiva tetap



             Contoh :



                                                                       Produktif Akuntansi 14
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Pada tanggal 10 juni 2004 suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan
             angkutan harga perolehan Rp 60.000.000,00. taksiran usia penggunaan 6
             tahun dan nilai residu Rp 7.500.000,00. kendaraan tersebut mulai dioperasikan
             pada tanggal 10 Juli 2004 dan disusutkan menurut metode Jumlah angka
             Tahun.
             Penyusutan tiap tahun penggunaan kendaraan pada contoh diatas dihitung
             sebagai berikut :


                Tahun       Angka     Sisa usia pada             Perhitungan Penyusutan
             Penggunaan      Tahun       Tahun
                                       penggunaan
                Ke - 1           1          6          6/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 15.000.000,00
               Ke – 2            2          5          5/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 12.500.000,00
               Ke – 3            3          4          4/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 10.000.000,00
                Ke – 4           4          3          3/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 7.500.000,00
                Ke – 5           5          2          2/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 5.000.000,00
                Ke – 6           6          1          1/21 X Rp 52.500.000.00 = Rp 2.500.000,00
                Jumlah           21                    C.     Rp 52.500.000.00



             Jumlah-jumlah pada kolom penyusutan akan dicatat debet pada akun “Beban
             Penyustan Kendaraan” dan kredit pada akun “Akumulasi Penyusutan
             Kendaraan” setiap akhir periode masing-masing. Dengan demikian saldo akun
             akumulasi penyusutan kendaraan akan bertambah pada setiap akhir periode
             sampai mas penggunaan masa kendaraan habis, akun tersebut akan
             menunjukkan saldo kredit sebesar Rp 52.500.000,00.
             Jumlah Rp 52.500.000,00 pada kolom harga buku kendaraan table diatas
             menunjukkan harga buku kendaraan per 31 desember 2004 yaitu harga
             perolehan sebesar Rp 60.000.000,00 dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
             Rp 7.500.000. sementara harga buku pada khir tahun 2010 sebesar Rp
             7.500.000,00 jumlah ini sama dengan taksiran nilai residu.


             Metode Menurun Ganda (Double Declining Balance Method)
             Dengan metode ini penyusutan setiap tahun penggunaan aktiva tetap
             ditentukan berdasrkan prosentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada
             tahun yang bersangkutan. Prosentase penyusutan ditetapkan sebesar dua kali
             prosentase penyusutan menurut metode metode garis luru
             Contoh :
             Sebuah mesin mulai dioperasikan pada tanggal 1 Oktober 2004, mesin
             tersebut diperoleh dengn harga Rp 100.000.000,00 taksiran usia ekonomis




                                                                     Produktif Akuntansi 15
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             selama 10 tahun. Besarnya penyusutan mesin setiap tahun penggunaan dari
             data pada contoh diatas, dihitung sebagi berikut:
             Menghitung besarnya prosentase penyuusutan:
             Usia penggunaan mesin 10 tahun. Jika disusutkan dengan metode garis lurus
             besarnya prosentase penyusutan tahunan adalah :
             100%:10 =10%. Dengan demikian besarnya penyusutan menurut metode
             menurun ganda adalah 2X10%=20%
             berdasarkan besarnya prosentase penyusutan diatas, beban penyusutan mesin
             setiap periode akuntansi selama masa penggunaanya, dihitung seperti tanpak
             dalam table dibawah ini:


               Periode              Perhitunga                   Akm.          Harga Buku
              akuntansi          beban penyusutan            Penyustan per     Mesin per 31
                                                              31 desember     Desember (Rp)
                                                                  (Rp)
              2004        Dioperasikan selama 3 bulan:      5.000.000,00     95.000.000,00
                          3/12X20%X100.000.000,00 =
                          5.000.000,00
              2005        20%X 95.000.000,00 =              24.000.000,00    76.000.000,00
                          19.000.000,00
              2006        20%X 76.000.000,00 =              39.200.000,00    60.800.000,00
                          15.200.000,00
              2007        20%X60.800.000,00 =               51.360.000,00    48.640.000,00
                          12.160.000,00
              2008        20%X 48.640.000,00 =              61.088.000,00    38.912.000,00
                          9.728.000,00
              2009        20%X 38.912.000,00 =              68.871.000,00    31.129.000,00
                          7.783.000,00
              2010        20%X 31.129.000,00 =              75.097.000,00    24.903.000,00
                          6.226.000,00
              2011        20%X 24.903.000,00 =              80.078.000,00    19.922.000,00
                          4.981.000,00
              2012        20%X 19.922.000,00 =              84.063.000,00    15.937.000,00
                          3.985.000,00
              2013        20%X 15.937.000,00 =              87.251.000,00    12.749.000,00
                          3.188.000,00
              2014        Sisa usia penggunaan 9 bulan=     89.164.000,00    10.836.000,00
                          9/12X20%X 12.749.000,00 =
                          1.913.000,00

             Besarnya penyusutan mesin mulai tahun 2010 pada table diatas dibulatkan
             keatas menjadi kelipatan 1000. setelah habis masa penggunaan mesin , harga
             buku mesin per 31 desember 2014 bersangkutan. Dengan metode menurun
             ganda, tampak beban penyusutan yang harus diperhitungkan sebanding
             dengan masa penggunaaan mesin . sementara untuk periode-periode lainnya
             tidak ada masalah, sebab beban penyusutan mesin dihitung berdasarkan harga
             buku pada periode yang bersangkutan.



                                                                  Produktif Akuntansi 16
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


             Metode Satuan Jam Kerja (Service Hours Method)
             Menurut metode satuan jam kerja, beban penyusutan ditetapkan berdasarkan
             jam kerja yang dapat dicapai dalam peeriode yang bersangkutan. Beban
             penyusutan suatu periode dihitung dengan cara sebagai berikut:
                Beban penyusutan = Jam kerja yg dapat dicapai X tarif penyusutan jam kerja


             Tarif penyusutan tiap jam kerja =             Harga Peolehan-Nilai Residu
                                                     Taksiran jam kerja yg dapat dicapai
             selama masa penggunaan


             Contoh :
             Sebuah mesin diperoleh dengna harga Rp 200.000.000,00, mesin tersebut
             ditaksir dapat dioperasikan selama 80.000 jam dengan nilai residu Rp
             20.000.000,00
             Tarif penyusutan tiap jam kerja mesin dari data diatas adalah


                          Rp 200.000.000,00-Rp20.000.000,00 = Rp 2.250,00
                                            80.000


             dengan demikian setiap 1 jam mesin dioperasikan, penyusutan yang harus
             dibebankan adalah sebesar Rp2.250,00. jika jam kerja yang sesungguhnya
             dapat dicapai selam tahun 2004 sebanyak 7.200 jam dan tahun 2005 sebanyak
             7.600 jam maka beban penyusutan tahun 2004 dan tahun 2005 dihituing
             sebagai berikut:


                    beban penyusutan tahun 2004 : 7.200XRp2.250,00 = Rp
             16.200.000,00
                    beban penyusutan tahun 2005 : 7.600XRp2.250,00 = Rp
             17.100.000,00
             pada contoh diatas tanpak bahwa dengan metode satuan jam kerja beban
             penyusutan untuk setiap periode bervariasi besarnya kan sebanding dengan
             jam kerja (kapasitas) aktiva tetap yang sesungguhnya dapat dicapai.


             Metode Satuan Hasil Produksi (Produktive Output Method)
             Metode ini sama dengan metode satuan jam kerja yaitu berdasarkan pada
             factor penggunaan. Dalam metode satuan hasil produksi beban penyusutan
             ditetapkan atas dasar jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode




                                                                   Produktif Akuntansi 17
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


               yang bersangkutan. Beban penyusutan suatu periode adalah hasil kali jumlah
               satuan produk yang dihasilkan dengan tariff penyusutan persatuan produk.
               Tarif penyusutan atau beban penyusutan per satuan produk dihitung sebagai
               berikut:


               Tarif penyusutan per satuan produk =              Harga perolehan – Nilai Residu
               Taksiran jumlah satuan produk yang dapat                  dihasilkan selama masa
               penggunaan aktiva            tetap


               Contoh :
               Sebuah mesin diperoleh dengn harga Rp 130.000.000,00 usia penggunaanya
               ditaksir dapat menghasilkan 400.000 unit produk. Taksiran nilai residu
               sebesar Rp 10.000.000,00 tarif penyusutan tiap unit produk yang dihasilkan,
               dihitung sebagai berikut :
                              Rp 130.000.000,00-Rp10.000.000,00 = Rp 300,00
                                        400.000


               Model Integrasi Pendidikan Anti Korupsi pada Materi Ajar
               Aktiva tetap adalah aktiva ( kekayaan) yang dimiliki perusahaan , yang sifatnya
               permanen dan digunakan dalam kegiatan normal perusahaan untuk jangka panjang serta
               mempunyai nilai yang cukup material. Harga perolehan aktiva tetap meliputi semua
               biaya yang dikeluarkan atau terjadi untuk mendapatkan aktiva tersebut sehingga siap
               untuk dipakai dalam kegiatan normal perusahaan.
               Aktiva tetap perusahaan perlu ditangani oleh tenaga khusus untuk merawat ( rajin)
               dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan kerja keras serta mandiri. Karena aktiva
               tetap selu digunakan untuk operasional perusahaan, maka dalam pengelolaannya perlu
               disusutkan setiap tahunnya, dan juga perlu dihitung nilainya. Dan juga dibuthkan
               pembelian aktiva tetap yang baru. Karena itu diperlukan suatu tanggungjawab dan
               kejujuran dalam pengelolaan aktiva tetap.


VI.      ALOKASI WAKTU:           12 x 45 menit
VII. METODE PEMBELAJARAN
      1. Ceramah
      2. Penugasan
      3. Tanya jawab




                                                                         Produktif Akuntansi 18
       RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



       VIII. KEGIATAN PEMBELAJARAN
              PERTEMUAN Ke 1 - 3
                     Mengidentifikasi Jumlah biaya penyusutan dan jumlah akumulasi penyusutan
                      aktiva tetap
              MODEL PEMBELAJARAN : JIGSAW
               Tahap                               Aktivitas Siswa /Guru
             Kegiatan
            Pendahuluan        Guru mengucapkan salam dan bersama siswa mengamati
                                kebersihan kelas, ,    jika ada sampah, guru bersama siswa
                                mengambil dan membuangnya pada tempat sampah. ( Nilai
                                Kepedulian Lingkungan)
                               Guru mengajak siswa berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa
                                (Nilai Religius)
                               Guru melakukan absensi siswa( disiplin )
                               Guru menjelaskan kompetensi dasar dan indikator yang akan
                                dicapai.
                               Guru menjelaskan strategi belajar mengajar yang digunakan
                                dan aspek penilaian siswa.
                               Guru melakukan apersepsi yakni bertanya kepada siswa tentang
                                pengetahuan awal siswa terhadap materi
               Inti            Eksplorasi
                               Guru menjelaskan secara singkat tentang materi agar siswa
                                dapat memahami materi dan menjelaskan kepada para siswa
                                tentang materi yang diberikan.
                               Guru memotivasi siswa agar bertanya tentang hal yang belum
                                dimengerti
Guru mempersiapkan dan menjelaskan tentang model` pembelaj`aran yang akan digunakan dan
                           dilaksanakan pada pertemuan ini
                            Elaborasi

                               Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
                               Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda.
                               Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan.
                               Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari
                                bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru
                                (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka.
                               Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke
                                kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka


                                                                           Produktif Akuntansi 19
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


                        tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya
                        mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
                       Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi.
                  Konfirmasi

                       Menyimpulkan hasil diskusi

                       Guru memberikan evaluasi tentang hasil diskusi

       Penutup         Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang
                         telah diberikan hari ini
                       Guru memberikan tugas kepada siswa
                       Guru mengajak siswa untuk berdo’a penutup pembelajaran.
                         (Nilai Religius)
                       Guru mengucapkan salam
                       Guru menjawab salam dan secara tertib bergantian mencium
                         tangan guru. (Nilai peduli sosial)




      Pertemuan 4 - 6
            Meverifikasi Biaya penyusutan dan akumulasi penyusutan dengan benar
      MODEL PEMBELAJARAN : JIGSAW
       Tahap                                Aktivitas Siswa /Guru
     Kegiatan
    Pendahuluan        Guru mengucapkan salam dan bersama siswa mengamati
                        kebersihan kelas, ,     jika ada sampah, guru bersama siswa
                        mengambil dan membuangnya pada tempat sampah. ( Nilai
                        Kepedulian Lingkungan)
                       Guru mengajak siswa berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa
                        (Nilai Religius)
                       Guru melakukan absensi siswa( disiplin )
                       Guru menjelaskan kompetensi dasar dan indikator yang akan
                        dicapai.
                       Guru menjelaskan strategi belajar mengajar yang digunakan
                        dan aspek penilaian siswa.
                       Guru melakukan apersepsi yakni bertanya kepada siswa tentang
                        pengetahuan awal siswa terhadap materi




                                                                    Produktif Akuntansi 20
       RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


               Inti             Eksplorasi
                                Guru menjelaskan secara singkat tentang materi agar siswa
                                 dapat memahami materi dan menjelaskan kepada para siswa
                                 tentang materi yang diberikan.
                                Guru memotivasi siswa agar bertanya tentang hal yang belum
                                 dimengerti
Guru mempersiapkan dan menjelaskan tentang model` pembelaj`aran yang akan digunakan dan
                            dilaksanakan pada pertemuan ini
                             Elaborasi

                                Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
                                Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda.
                                Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan.
                                Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari
                                 bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru
                                 (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka.
                                Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke
                                 kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka
                                 tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya
                                 mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
                                Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi.
                             Konfirmasi

                                Menyimpulkan hasil diskusi

                                Guru memberikan evaluasi tentang hasil diskusi

               Penutup          Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang
                                  telah diberikan hari ini
                                Guru memberikan tugas kepada siswa
                                Guru mengajak siswa untuk berdo’a penutup pembelajaran.
                                  (Nilai Religius)
                                Guru mengucapkan salam
                                Guru menjawab salam dan secara tertib bergantian mencium
                                  tangan guru. (Nilai peduli sosial)




       IX. PENILAIAN
                1. Tes Tertulis
                         1) Apakah yang dimaksud dengan penyusutan aktiva tetap itu !



                                                                            Produktif Akuntansi 21
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3


               2) Faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya penyusutan aktiva tetap!
               3) Apakah yang dimaksud dengan harga perolehan ?
               4) Apakah yang dimaksud dengan nilai sisa ?
               5) Apakah yang dimaksud dengan usia ekonomis ?




        2. Instrumen Penilaian
          NO            PEDOMAN PENSKORAN/KUNCI JAWABAN                              SKOR
                  Peyusutan aktiva tetap (depresiasi) adalah alokasi harga
                  perolehan aktiva tetap kepada perode-periode akuntansi dalam
           1      masa penggunaannya. Menurut pandangan akuntansi, nilai               20
                  aktiva tetap setiap saat turun sehingga setelah habis masa
                  penggunaannya,
               factor yang menentukan besarnya penyusutan
                  b. harga perolehan
           2      c. nilai sisa atau nilai residu                                      20
                  d. usia ekonomis atau usia manfaat
                  e. metode penyusutan yang diterapkan
               harga perolehan
                  harga perolehan meliputi semua pengeluaran yang
           3      berhu7bungan dengan perolehan dan penyiapannya, sampai               20
                  aktiva tetap yang bersangkutan siap dioperasikan

               nilai sisa atau nilai residu
                  nilai residu (residual value) adalah taksiran nilai aktiva tetap
           4      setalah habis masa penggunaannya dengan demikian jumlah              20
                  harga perolehan dikurangi dengan nilai residu adalah jumlah
                  yang harus didsusutkan.

               usia ekonomis atau usia manfaat
                 usia ekonomis aktiva tetap adalah masa penggunaan aktiva
           5     tetap, yaitu sejak mulai dioperasikan sampai masa aktiva tetap        20
                 yang bersangkutan secara ekonomis sudah tidak
                 menguntungkan lagi. Usia ekonomis aktiva tetap biasanya
                 ditetapkan berdasrkan taksiran
               Jumlah Skor maksimum                                                    100




         3.         Pedoman Penilaian
                              Skor Perolehan
                    Nilai =                  x 100
                                   100




                                                                     Produktif Akuntansi 22
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



      RUBRIK PENILAIAN
                                                   Aspek Penilaian        Catatan Guru
       No         Nama Murid
                                                   I      II     III
       1.
       2.
       3.
       4.
       5.
       6.
       7.
       8.
       9.
       10.
       11.
       12.


      Keterangan :
      I.          Ketepatan dan kecepatan merespon pertanyaan        (Max 80)
      II.         Keseriusan dalam menjawab pertanyaan               (Max 80)
      III.        Keaktifan dalam kelas                              (Max 80)


      Pedoman nilai diskusi:


                                   SkorPerolehan
                         Nilai =
                                        3


X.   SUMBER BELAJAR
             1. Modul diknas
             2. Dasar-dasar akuntansi, Hendi Soemantri.
             3.   Siklus Akuntansi, Drs.Toto sucipto dkk,Yudistiro
             4. M. Fahri Husien, 2004. Sistem Akuntansi, Yogyakarta; UPP AMP YKPN
             5. Mulyadi, UGM, 2001. Sistem Akuntansi, Jakarta; Penerbit Salemba
             6. Narko, 2002. Sistem Akuntansi, Yogyakarta; Yayasan Pustaka Nusantara
             7. Wilkinson JW, 1995. Sistem akuntansi dan Informasi, Edisi Ketiga, Jilid I dan
                  II, Jakarta; Bina Rupa Aksara




                                                                       Produktif Akuntansi 23
RPP Mengelola Kartu Kartu Aktiva Tetap 3



XI. MEDIA /ALAT PEMBELAJARAN
   1. NUMBER HEAD
   2. POWER POINT
   3. STICK

Mengetahui                                 Jombang, 30 January 2013
Kepala SMK PGRI 1 JOMBANG                  Guru Mata Pelajaran




Drs. S U G I T O , M.MPd                   S U D A R T I , S.Pd.
NIP. 10590108 198903 1 004                 NIP. 19670712 199403 2 010




                                                   Produktif Akuntansi 24

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: aktiva, tetap, 3.doc
Stats:
views:16
posted:12/27/2012
language:Unknown
pages:24