Docstoc

Rpp persediaan 4.doc

Document Sample
Rpp persediaan 4.doc Powered By Docstoc
					RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


      SATUAN PENDIDIKAN                        :    SMK PGRI I JOMBAG
      MATA PELAJARAN                           :    KOMPETENSI KEJURUAN
      KELAS/PROGRAM                            :    XI / AKUNTANSI
      SEMESTER                                 :    3 ( GANJIL )
      JUMLAH PERTEMUAN                         :    6 PERTEMUAN




I. STANDAR KOMPETENSI                    :   Mengelolaan kartu persediaan barang dagangan
II. KOMPETENSI DASAR                     : . 4 Membuat laporan perse-diaan barang dagangan
III. INDIKATOR PENCAPAIAN :
       4.1 Menyajikan Laporan persediaan barang dagangan sesuai dengan format yang
                 ditetapkan
IV.    TUJUAN PEMBELAJARAN :
        1. Tujuan Akademik
                   Selama/setelah mendapat pembelajaran diharapkan siswa dapat :
                  Menyajikan Laporan persediaan barang dagangan sesuai dengan format yang
                   ditetapkan
        2. Tujuan Nilai Karakter
                   Selama/setelah mengikuti Pembelajaran, siswa dapat:
                   1. Menerapkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa ( Religius)
                   2. Mewujudkan sikap bersih dan rapi ( Peduli lingkungan)
                   3. Melakukan sikap teliti dalam memahami materi . (Teliti)
                   4. Bersikap cermat, sabar dan( kreatif) dalam memahami materi .
        1.        Tujuan Nilai-nilai Anti Korupsi
             Selama/setelah mengikuti Pembelajaran, siswa dapat:
             1. Sesuai dengan apa yang dikatakan/diperbuat, berwatak teguh, tidak
                   menyimpang dari apa yang sudah diputuskan KONSEKUEN
             2. selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya), arif,
                   tajam pikiran, pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb.) BIJAKSANA
             3. lurus hati, tidak curang, tulus, dapat dipercaya, berkata dan bertindak benar,
                   mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan (tidak berbohong), dan
                   punya niat yang lurus terhadap setiap tindakan. JUJUR
             4. tata tertib, ketaatan (kepatuhan) pada peraturan, tepat waktu, tertib, dan
                   konsisten DISIPLIN
             5. bersih hati, tulus hati. IKHLAS




                                                                         Produktif Akuntansi 1
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4



V. MATERI PEMBELAJARAN
        Pertemuan ke 1 - 6
        Dalam sistem perpetual, untuk mengetahui jumlah persediaan yang ada tidak perlu
        menghitung secara fisik terhadap sisa barang yang ada di gudang. Persediaan barang
        pada setiap saat bisa diketahui dari pembukuan, karena setiap transaksi yang
        mempengaruhi besarnya persediaan langsung dicatat ke dalam akuntansi persediaan
        sebesar harga pokoknya.
        Sistem perpetual memiliki karakteristik:
               Mencatat setiap mutasi.
               Akun persediaan menunjukkan nilai persediaan setiap saat.
               Memberikan tingkat kontrol yang akurat.
               Setiap transaksi penjualan barang, harga pokok barang yang di jual dihitung
                dan dicatat pada debet akun “Harga Pokok Penjualan”.
               Untuk perusahaan yang memiliki nilai persediaan yang tinggi.


        PENENTUAN NILAI PERSEDIAAN (SISTEM PERPETUAL)

        Dalam sistem perpetual, untuk mencatat setiap transaksi yang mempengaruhi
        besarnya persediaan digunakan kartu persediaan. Dengan kartu ini maka dapat
        diketahui nilai dan kuantitas setiap jenis persediaan yang dimiliki perusahaan.


       Contoh Penggunaan Kartu Persediaan:
  A.   KARTU PERSEDIAAN

        Nama Perusahaan              : PD TATA                   No. Kode Barang       :
        Nama Barang                  :                           No. Kode rek          :
        Lokasi                       :                           Metode                : MPKP
           --
        Tanggal               Pembelian                   Penjualan                        Saldo
        19X8          Unit   Harga    Total      Unit   Harga       Total       Unit   Harga       Total
                             perunit                    perunit                        perunit
        Maret     1    -        -         -        -        -            -       14    Rp 300      Rp 4.200
                  5    -        -         -        4    Rp 300      Rp 1.200     10    Rp 300      Rp 3.200
                       -        -         -        9    Rp 300      Rp 2.700      1    Rp 300      Rp 300
                  7    5     Rp320    Rp1.600      -        -            -        1    Rp 300      Rp 300
                                                                                  5    Rp 320      Rp 1.600
                  2    7               Rp2.310     -       -            -         1    Rp 300      Rp 300
                  1
                       -     -         -           -        -           -         5    Rp 320      Rp 1.600
                       -     -         -           -        -           -         7    Rp 330      Rp2.310
                  3    -     -         -           1    Rp 300      Rp 300        1    Rp 320      Rp 320
                  0
                                                   4    Rp 320      Rp1.280       7    Rp 330      Rp2.310
        Total         12         -     Rp3.910    18        -       Rp5.480       8        -       Rp2.630

         Dalam sistem perpetual, setiap transaksi yang mempengaruhi besarnya persediaan,
         langsung dicatat ke dalam akun persediaan sebesar harga pokoknya.


                                                                             Produktif Akuntansi 2
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4



        Contoh:
        1. Transaksi yang terjadi pada PT TATA selama bulan maret 2003 adalah sebagai
        berikut:
        Persediaan                                              Rp 51.000.000,00
        Pembelian kredit
           (setelah dikurangi potongan dan retur pembelian) Rp 300.000.000,00
        Penjualan kredit
           (setelah dikurangi potongan dan retur penjualan) Rp 450.000.000,00
        Harga pokok penjualan……………………………………..                             Rp 289.000.000,00


        Ayat Jurnal:
      1. Mencatat pembelian secara kredit:
         Persediaan                  Rp 300.000.000,00
         Hutang Dagang                       Rp 300.000.000,00
      2. Mencatat penjualan secara kredit:
         Piutang Dagang              Rp 450.000.000,00
         Penjualan                           Rp 450.000.000,00
      3. Mencatat penjualan harga pokok barang yangdijual:
         Harga pokok penjualan       Rp 289.000.000,00
         Persediaan                          Rp. 289.000.000,00

      4. Pelaporan:
       Neraca pada tanggal 31 Desember
       Persediaan                                   : Rp    51.000.000,00
          --
       Penjualan                                    : Rp 450.000.000,00
       Harga Pokok Penjualan                        : Rp 289.000.000,00
       Marjin Laba Kotor                            : Rp 322.000.000,00


       Seperti halnya dalam sistem periodik, dalam sistem perpetual penentuan nilai
       persediaan didasarkan pada metode harga pokok spesifik, MPKP, MTKP dan rata-
       rata tertimbang. Contoh penerapan dalam sistem perpetual adalah sebagai berikut:

      Ilustrasi 1: Menentukan nilai persediaan dengan metode harga pokok spesifik.
                           Mobil A           Mobil B        Mobil C


               Pembelian   Rp 40.000         Rp 50.000     Rp 180.000
               Penjualan       Rp 45.000            ---                 ---




                                                                  Produktif Akuntansi 3
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4



     1) Jurnal untuk mencatat pembelian:
                Persediaan (Mobil A)                Rp 40.000,00
                Persediaan (Mobil B)                Rp 50.000,00
                Persediaan (Mobil C)                Rp 180.000,00
                Kas (Hutang)                        Rp 270.000,00
     2) Jurnal untuk mencatat penjualan:
                Kas (Piutang)                       Rp 45.000,00
                Penjualan                    Rp 45.000,00
                Harga Pokok Penjualan               Rp 40.000,00
                Persediaan                          Rp 40.000,00



            Persediaan                          Harga Pokok Penjualan

&           0     2) 40.000                   3) 40.000
1)    270.000     & 230.000
      270.000        270.000
&     230.000



        Ilustrasi 2: Menentukan nilai persediaan dengan metode FIFO/MPKP.


        Dalam pencatatan dengan metode Perpektual, setiap transaksi penjualan barang,
        harga pokok barang yang dijual harus dihitung dan dicatat debet pada akuntansi
        ”HARGA POKOK PENJUALAN”. Misalnya data persediaan barang PD. MEKAR
        ABADI selama bulan Mei 2002 melakukan transaksi bisnis sebagai berikut:
       Mei 01Persediaan awal       300 unit @ Rp 40.000,00
           5Pembelian              500 unit @ Rp 41.000,00
          10Penjualan              600 unit @ Rp 50.000,00
          17Pembelian              200 unit @ Rp 42.000,00
          22Pembelian              350 unit @ Rp 42.000,00
          28Penjualan              500 unit @ Rp 52.000,00
          30Pembelian              300 unit @ Rp 43.000,00

       Menurut metode Masuk Pertama Keluar Pertama (First In First Out) harga barang
       yang dijual dihitung sbb:
       Harga Pokok Barang yang dijual tanggal 10 Mei, sebanak 600 unit terdiri dari atas:
        300 unit dari persediaan awal.
       Harga Pokok Barang tsb 300 x Rp 40.000,00 = Rp 12.000.000,00
        Kekurangannya sebanyak 80 unit, diambil
       dari barang yang dibeli 5 Mei.
       Harga Pokok Barang tsb. 300 x Rp 41.000,00 = Rp 12.300.000,00 (+)
                                           Jumlah    = Rp 24.300.000,00.


                                                                    Produktif Akuntansi 4
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4




     Harga Pokok Barang yang dijual tanggal 28 Mei, sebanyak 500 unit terdiri atas:
           200 unit dari sisa pembelian tanggal 5 Mei
     Harga Pokok Barang tsb. 200 x Rp 42.000,00 = Rp 8.200.000,00
      Kekurangan diambil dari yang dibeli tanggal 17
     Harga Pokok Barang tsb. . 200 x Rp 42.000,00 = Rp 8.200.000,00
      100 unit diambil dari yang dibeli tanggal 22
     Harga Pokok Barang tsb. 100 x Rp 42.000,00 = Rp 4.250.000,00 (+)
                                             Jumlah         = Rp 20.850.000,00

     Berdasarkan perhitungan di atas, jumlah harga pokok barang dijual pada bulan Mei
     2000 adalah: Rp 24.300.000,00 + Rp 20.850.000,00 = Rp 45.150.000,00

     Mutasi barang ini akan tampak dalam kartu persediaan sebagai berikut:

         PD . MEKAR ABADI                                Barang: --
         Satuan: Unit                               Metode: MPKP
                                                  KARTU PERSEDIAAN
         Tanggal             DITERIMA                        DIKELUARKAN                        SALDO
                    Unit    Harga     Jumlah        Unit      Harga     Jumlah       Unit    Harga       Jumlah
                            (Rp)       (Rp)                    (Rp)      (Rp)                (Rp)         (Rp)
        2000
      Mei 1                                                                          300     40.000     12.000.000
                5   500     41.00    20.000.000                                      300     40.000     12.000.000
                                                                                     500     41.000     20.500.000
               10                                     300      41.000   12.000.000
                                                      300      40.000   12.300.000   200     41.000     8.200.000
               17   200     42.000    8.400.000                                      200     41.000     8.200.000
                                                                                     200     42.000     8.400.000
               22   350     42.500    14.875.00                                      200     41.000     8.200.000
                                                                                     200     42.000     8.400.000
                                                                                     350     42.500     14.875.000
               28                                     200      41.000   8.200.000
                                                      200      42.000   8.400.000
                                                      100      42.500   4.250.000    250     42.500     10.625.000
               30   300     43.000   12.900.000                                      250     42.500     10.625.000
                                                                                     300     43.000     12.900.000
      Mei 31
      Jumlah        1.350            56.675.000     1100                45.150.000   550                23.525.000


         Menurut metode MPKP dan metode perpektual, dalam kartu persediaan tampak harga
         pokok penjualan pada bulan Mei 2002 Rp 45.150.000,00. Sementara persediaan pada
         31 Mei berjumlah Rp 23.525.000,00 yang terdiri atas 250 unit @ Rp 42.500,00 dan
         300 unit @ Rp 43.000,00.

         Ilustrasi 3: Menentukan nilai persediaan dengan metode LIFO/MTKP.


         Masih terkait dengan contoh data persediaan barang PD. REZEKI ABADI selama
         bulan Mei 2000, maka dengan metode ini Harga Pokok barang yang dijual dihitung
         sebagai berikut:
         Harga pokok barang yang dijual pada tanggal 10 sebanyak 600 unit terdiri atas:

               500 unit dari pembelian tanggal 5           500 x Rp 41.000,00              Rp
         20.500.000,00


                                                                            Produktif Akuntansi 5
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


            kekurangannya diambil dari persediaan 100 x Rp 40.000,00                        Rp
      4.000.000,00
          Jumlah                                                                                     Rp
                                        24.500.000,00

      Harga pokok barang yang dijual pada tanggal 28 Mei sebanyak 500 unit terdiri atas:
      350 unit yang dibeli tanggal 22
         350 x Rp 42.000,00                                           Rp 14.875.000,00
      kekurangannya diambil dari pem beli tgll 17: 150 x Rp 42.000,00 Rp 6.300.000,00
      Jumlah                                                          Rp 21.175.000,00


     Mutasi barang ini tampak dalam kartu persediaan sebagai berikut:
                                                                                        Barang: --
        PD . MEKAR ABADI                                    Satuan: Unit
                                                                                        Metode: MTKP
                                                    KARTU PERSEDIAAN

         Tanggal            DITERIMA                        DIKELUARKAN                                SALDO

                   Unit    Harga        Jumlah       Unit     Harga         Jumlah        Unit        Harga     Jumlah
                           (Rp)          (Rp)                 (Rp)           (Rp)                     (Rp)       (Rp)
          2002
          Mei 1                                                                           300         40.000   12.000.000
           5       500     41.00       20.000.000                                         300         40.000   12.000.000
                                                                                          500         41.000   20.500.000
           10                                        500     41.000        20.500.000     200         40.000   12.000.000
                                                     100     40.000         4.000.000     200         41.000    8.200.000
           17      200     42.000      8.400.000                                          200         41.000   8.200.000
                                                                                          200         42.000   8.400.000
           22      350     42.500      14.875.00                                          200         41.000    8.200.000
                                                                                          200         42.000    8.400.000
                                                                                          350         42.500   14.875.000
           28                                        350     41.000         8.200.000     200         40.000   8.000.000
                                                     150     42.000        63.000.000      50         42.000   2.100.000
           30      300     43.000      12.900.000                                         250         40.500    8.000.000
                                                                                           50         42.000    2.000.000
                                                                                          300         43.000   12.900.000

         Mei 31
         Jumlah    1.350               56.675.000    1100                  45.150.000     550                  23.525.000




        Ilustrasi 4: Menentukan nilai persediaan dengan metode Rata-rata Bergerak.

        Masih terkait dengan contoh data persediaan barang PD. MEKAR ABADI selama
        bulan Mei 2002, maka dengan metode ini harga beli rata rata persatauan akan
        berubah setiap terjadi transaksi pembelian barang. Harga rata-rata persatauan
        barang yang dijual adalah harga rata rata persatuan yang berlaku pada saat terjadi
        transaksi penjualan. Dari data contoh di atas, harga pokok yang dijual pada tanggal
        10 Mei 2002, sebanyak 600 unit dihitung sebagai berikut:
        Persediaan1 Mei 300 unit @ Rp 40.000,00                               = Rp 12.000.000,00
        Pembelian 5 Mei 500 unit @ Rp 41.000,00                               = Rp 20.500.000,00 (+)
        Jumlah 800 unit                                                       = Rp 32.500.000,00
        Harga rata rata tiap unit =                  = Rp =      40.625,00
        Jadi harga pokok penjualan tanggal 10 Mei 2000,


                                                                            Produktif Akuntansi 6
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


           Sebesar 600 x Rp 40.625,00 = Rp 24.375.000,00

         PENYAJIAN PERSEDIAAN DI LAPORAN KEUANGAN

         Laporan keuangan harus mengungkapkan:
         a. kebijakan akuntansi yang digunakan dalam pengukuran persediaan, termasuk
            rumus biaya yang dipakai
         b. total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang
            sesuai bagi perusahaan.
         c. Jumlah tercatat persediaan yang dicatat sebesar nilai realisasi bersih.
         d. Jumlah dari setiap pemuliahn dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
            penghasilan selama periode.
         e. Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
            diturunkan.
         Nilai tercatat persediaan yang diperuntukan sebagai jaminan kewajiban


VI.      ALOKASI WAKTU:           12 x 45 menit


VII. METODE PEMBELAJARAN
      1. Ceramah
      2. Penugasan
      3. Tanya jawab


VIII. KEGIATAN PEMBELAJARAN
         PERTEMUAN Ke 1 - 6
               Menyajikan Laporan persediaan barang dagangan sesuai dengan format yang
                ditetapkan
         MODEL PEMBELAJARAN : JIGSAW
          Tahap                               Aktivitas Siswa /Guru
        Kegiatan
       Pendahuluan        Guru mengucapkan salam dan bersama siswa mengamati
                           kebersihan kelas, ,    jika ada sampah, guru bersama siswa
                           mengambil dan membuangnya pada tempat sampah. ( Nilai
                           Kepedulian Lingkungan)
                          Guru mengajak siswa berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa
                           (Nilai Religius)
                          Guru melakukan absensi siswa( disiplin )
                          Guru menjelaskan kompetensi dasar dan indikator yang akan
                           dicapai.



                                                                       Produktif Akuntansi 7
       RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


                             Guru menjelaskan strategi belajar mengajar yang digunakan
                              dan aspek penilaian siswa.
                             Guru melakukan apersepsi yakni bertanya kepada siswa tentang
                              pengetahuan awal siswa terhadap materi
               Inti          Eksplorasi
                             Guru menjelaskan secara singkat tentang materi agar siswa
                              dapat memahami materi dan menjelaskan kepada para siswa
                              tentang materi yang diberikan.
                             Guru memotivasi siswa agar bertanya tentang hal yang belum
                              dimengerti
Guru mempersiapkan dan menjelaskan tentang model` pembelaj`aran yang akan digunakan dan
                         dilaksanakan pada pertemuan ini
                          Elaborasi

                             Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
                             Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda.
                             Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan.
                             Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari
                              bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru
                              (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka.
                             Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke
                              kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka
                              tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya
                              mendengarkan dengan sungguh-sungguh.
                             Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi.
                          Konfirmasi

                             Menyimpulkan hasil diskusi

                             Guru memberikan evaluasi tentang hasil diskusi

               Penutup       Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan materi yang
                               telah diberikan hari ini
                             Guru memberikan tugas kepada siswa
                             Guru mengajak siswa untuk berdo’a penutup pembelajaran.
                               (Nilai Religius)
                             Guru mengucapkan salam
                             Guru menjawab salam dan secara tertib bergantian mencium
                               tangan guru. (Nilai peduli sosial)




                                                                         Produktif Akuntansi 8
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4




IX. PENILAIAN
              1)     Berikanlah pengertian Persediaan di dalam perusahaan dagang dan di
                     dalam perusahaan industri!
              2)     Sebutkan 2 sistem pencatatan persediaan dan jelaskan!
              3)     Apakah akibatnya terhadap laba pada satu periode bila persediaan akhir
                     periode itu terlalu besar?
              4)     Apakah sama nilai persediaan apabila menggunakan metode LIFO
                     didalam sistem perpetual dan metode LIFO dalam sistem periodik.
              5)     Apakah gunanya kartu persediaan?


       2. Instrumen Penilaian
         NO                 PEDOMAN PENSKORAN/KUNCI JAWABAN                              SKOR

                   Berdasarkan PSAK Indonesia, pengertian Inventory di dalam
                   perusahaan dagang adalah barang yang tersedia untuk dijual dalam
                   kegiatan usaha normal, sedang di dalam perusahaan industri adalah
          1                                                                                   20
                   barang yang masih dalam proses produksi untuk diselesaikan dan atau
                   dalam perjalanan dan juga termasuk bahan atau perlengkapan untuk
                   digunakan dalam proses produksi. .

                   Sistem pencatatan persediaan:
                   a. Sistem Periodik, yaitu pada setiap akhir periode dilakukan
                    perhitungan secara phisik untuk menentukan jumlah persediaan
                    akhir. Perhitungan tersebut meliputi pengukuran dan penimbangan
          2         barang-barang yang ada pada akhir suatu periode untuk kemudian            20
                    dikalikan dengan suatu tingkat harga/biaya.
                   b. Sistem Permanen (Perpetual), yaitu melakukan pembukuan atas
                    persediaan secara terus menerus yaitu dengan membukukan setiap
                    transaksi persediaan baik pembelian maupun penjualan.
                   Bila persediaan akhir periode itu terlalu besar maka akan berakibat
          3        pada harga pokok penjualan yang lebih rendah, dan ini akan                 20
                   mengakibatkan laba kotor yang lebih tinggi.

                   Nilai persediaan yang didasarkan pada metode LIFO di dalam sistem

          4        perpetual akan berbeda dengan nilai persediaan yang didasarkan pada        20
                   metode LIFO dalam sistem periodik, dikarenakan perhitungan kedua
                   metode didasarkan pada angka-angka yang berbeda..
          5        Kartu persediaan digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang         20



                                                                   Produktif Akuntansi 9
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


                    mempengaruhi persedian barang, hal ini untuk mengetahui nilai
                    persediaan barang pada setiap saat (sistem persediaan perpetual).
                   Jumlah Skor maksimum                                                       100




             3.          Pedoman Penilaian
                                   Skor Perolehan
                         Nilai =                  x 100
                                        100




     RUBRIK PENILAIAN
                                                   Aspek Penilaian          Catatan Guru
       No         Nama Murid
                                                   I       II      III
       1.
       2.
       3.
       4.
       5.
       6.
       7.
       8.
       9.
       10.
       11.
       12.


      Keterangan :
      I.          Ketepatan dan kecepatan merespon pertanyaan        (Max 80)
      II.         Keseriusan dalam menjawab pertanyaan               (Max 80)
      III.        Keaktifan dalam kelas                              (Max 80)




      Pedoman nilai diskusi:


                                   SkorPerolehan
                         Nilai =
                                        3




                                                                         Produktif Akuntansi 10
RPP Mengelola Kartu Persediaan Barang Dagangan 4


X.    SUMBER BELAJAR
          1. Modul diknas
          2. Dasar-dasar akuntansi, Hendi Soemantri.
          3.    Siklus Akuntansi, Drs.Toto sucipto dkk,Yudistiro
          4. M. Fahri Husien, 2004. Sistem Akuntansi, Yogyakarta; UPP AMP YKPN
          5. Mulyadi, UGM, 2001. Sistem Akuntansi, Jakarta; Penerbit Salemba
          6. Narko, 2002. Sistem Akuntansi, Yogyakarta; Yayasan Pustaka Nusantara
          7. Wilkinson JW, 1995. Sistem akuntansi dan Informasi, Edisi Ketiga, Jilid I dan
                II, Jakarta; Bina Rupa Aksara


XI. MEDIA /ALAT PEMBELAJARAN
     1. NUMBER HEAD
     2. POWER POINT
     3. STICK

Mengetahui                                                Jombang, 30 January 2013
Kepala SMK PGRI 1 JOMBANG                                 Guru Mata Pelajaran




Drs. S U G I T O , M.MPd                                  S U D A R T I , S.Pd.
NIP. 10590108 198903 1 004                                NIP. 19670712 199403 2 010




                                                                   Produktif Akuntansi 11

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:57
posted:12/27/2012
language:Unknown
pages:11