askep 1 by zuperbayu

VIEWS: 3 PAGES: 4

									                                                                                                                                               4

G. Perencanaan
No        Diagnosa                       Tujuan                                 Intervensi                               Rasional
 1   Kekurangan volume      Setelah     dilakukan     tindakan    Monitor         faktor-faktor     yang     Identifikasi awal yang cepat
     cairan berhubungan     keperawatan selama 2 x 24 jam          mempengaruhi dan menyebabkan                dari     faktor    risiko     dan
     dengan    kehilangan   klien akan menunjukan status           kehilangan volume cairan                    penanganan        awal      dapat
     volume cairan secara   hidrasi        yang       adekuat,    Awasi dari tanda awal hipovolemia,          menurunkan             terjadinya
     aktif                  keseimbangan cairan terpenuhi          termasuk kelemahan, kram otot, dan          keparahan dari komplikasi
                            dengan riteria hasil :                 hipotensi postural.                         yang mungkin terjadi.
                             Urine output >1300 ml/hari          Monitor total asupan dan output setiap     Terlambat bila muncul gejala
                               atau sekitar 30 ml/jam              8 jam atau setiap jam bila kondisi          oliguria, nyeri perut atau dada,
                             Tekanan darah, nadi dan suhu         pasien tidak stabil                         sianosis, dingin, kulit lembab,
                               tubuh dalam batas normal           Amati kecenderungan output cairan           dan bingung.
                             Turgor kulit elastis, mukosa         dalam 3 hari termasuk semua rute           Urine output kurang dari 30
                               mulut dan lidah lembut, dapat       input dan output dan catat warna ,BJ        ml/jam menunjukan terjadinya
                               mengenali orang, temoat dan         urine                                       insufisiensi fungsi renal dan
                               waktu                              Monitor vitas sign setiap 15 menit          mengindikasikan hipovolemia
                             Mengerti tentang perawatan           sampai 1 jam sekali untuk pasien yang       atau terjadinya kerusakan
                               dan tujuan dari mencegah            tidak stabil, setiap 4 jam untuk pasien     ginjal
                               kehilangan cairan                   yang stabil, observasi penurunan           Pengamatan selama 3 hari
                             Mendeskripsikan tanda dan            tekanan nadi, kemudian hipotensi,           memberikan gambaran yang
                               gejala        yang        harus     takikardi,penurunan nadi, peningkatan       lebih valid tentang status
                               dikonsultasikan kepada team         atau penurunan suhu tubuh.                  hidrasi      klien       daripada
                               kesehatan                          Lakukan oral higiene setidaknya 2 kali      pengamatan dalam jangka
                                                                   sehari jika mulut nyeri dan kering,         pendek
                                                                   berikan segera ketika bangun.              Penurunan       tekanan      nadi
                                                                  Berikan air segar dan cairan peroral        menunjukan indikator awal
                                                                   sesuai kebutuhan klien                      terjadinya shok, penurunan
                                                                  Berikan cairan parenteral sesuai            volume             intravaskular
                                                                   program                                     menjadikan             terjadinya
                                                                                                               hipotensi     dan     penurunan
                                                                                                               perfusi jaringan, penurunan
                                                                                                                                                 5

                                                                                                                termperatur         menunjukan
                                                                                                                terjadinya            penurunan
                                                                                                                metabolisme tubuh.
2   Risiko    kekurangan Perawat       akan memantau,  Pantau faktor-faktor resiko yang                       Identifikasi secara cepat faktor
    volume cairan        mencegah dan menangani faktor-   menyebabkan terjadinya muntah, diare                  risiko dapat menghindarkan
                         faktor resiko                   Modifikasi lingkungan yang nyaman                     klien dari kondisi yang lebih
                                                         Hindarkan      dari   faktor      resiko              parah
                                                          terjadinya kehilangan cairan                         Lingkungan yang nyaman
                                                         Berikan oral higiene setiap hari, setiap              dapat mengurangi rangsangan
                                                          kali sesudah makan sesuai kebutuhan                   terjadinya muntah
                                                         Kolaborasi terapi cairan parenteral                  Suasana mulut yang b ersih
                                                          bila      asupan     peroral       tidak              dapat meningkatkan kesegaran
                                                          memungkinkan                                          dan mengurangi rangsangan
                                                         Kolaborasi pemberian antiemetik atau                  muntah
                                                          anti diare                                           Anti emetik dapat mengurangi
                                                                                                                terjadinya muntah
3   Cemas berhubungan      Setelah     dilakukan     tindakan     Kaji respon kecemasan dan reaksi            Penemuan       awal      terhadap
    dengan        krisis   keperawatan selama 2 x 24 jam           psikologis dari kecemasan                    terjadinya kecemasan dapat
    maturasional,          klien akan mampu mengkontrol           Tunjukan bahwa perawat siap                  mencegah               terjadinya
    perubahan     status   cemas dan menciptakan/ mengem           membantu klien untuk mengurangi              kecemasan yang lebih berat
    peran                  bangkan koping yang lebih               kecemasan       dengan     pendekatan,      Kesiapan perawat membantu
                           efektif dengan kriteria hasil :         sentuhan, pengungkapan secara verbal         klien yang ditunjunkan dengan
                            Klien mampu mengidentifikasi         Terima argumentasi klien jangan di           sikap yang terapeutik mampu
                              penyebab dan mengungkapkan           tentang atau berdebat                        meningkatkan        kepercayaan
                              tanda dan gejala cemas              Terima dan dampingi klien dalam              klien kepada perawat sehingga
                            Klien                     mampu       mengungkapkan reaksi, ekspresinya            eksplorasi perasaan dapat lebih
                              mengidentifikasi,                    terhadap nyeri, ketidak nyamanan             adekuat
                              mengungkapkan keinginan dan         Bantu      klien      mengidentifikasi      Klien mungkin membutuhkan
                              mendemonstrasikan         teknik     penyebab atau pencetus kecemasan             bantuan dalam mengidentifi
                              kontrol nyeri                       Dorong klien untuk mengembangkan             kasi    penyebab       terjadinya
                            Klien           mengungkapkan         koping yang lebih adaptif terhadap           kecemasan
                              penurunan cemas                      sumber-sumber kecemasan                     Terhindarnya       klien      dari
                                                                                                                                  6

                               Vital sign dalam batas nornal    Berikan reinforcemen terhadap usaha sumber-sumber       kecemasan
                               Klien     menunjukan     sikap,   klien untuk pengembangan koping     dapat mencegah timbulnya
                                ekpresi dan aktifitas yang        yang lebih adaptif                  kecemasan yang lebih parah
                                terbebas dari cemas              Berikan empati untuk menunjukan  Tanda-tanda vital yang normal
                                                                  perawat dapat merasakan hal yang    menunjukan klien mampu
                                                                  dirasakan oleh klien                terhindar dari kecemasan
                                                                 Hindarkan klien dari sumber-sumber
                                                                  kecemasan sampai respon klien lebih
                                                                  adaptif
                                                                 Pantau tanda-tanda vital
4   Kelelahan
    berhubungan dengan
    kehamilan,     cemas,
    peningkatan
    penggunaan fisik
5   Ketidakseimbangan
    nutrisi kurang dari
    kebutuhan       tubuh
    berhubungan dengan
    ketidakmampuan
    pemasukan         atau
    mencerna makanan
    atau meng absorbsi
    zat-zat            gizi
    berhubungan dengan
    faktor      biologis,
    psikologis
6   Nyeri             akut
    berhubungan dengan
    peningkatan
    rangsangan muntah,
    iritasi      mukosa
                            7

    lambung
7   Risiko
    ketidakseimbangan
    suhu tubuh
8   Kurang          tidur
    berhubungan dengan
    ketidaknyamanan
    fisik dan psikologis
    sekunder    terhadap
    kehamilan

								
To top