Docstoc

Askep Decomp

Document Sample
Askep Decomp Powered By Docstoc
					      ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN T DENGAN
          GAGAL JANTUNG DI RUANG MELATI 3
            RS. DR. MOEWARDI SURAKARTA

Nama mahasiswa          : Siti Wasliyah
Tempat praktek          : Ruang Melati 3 RS. Dr. Moewardi Surakarta
Tanggal                 : 28 Juli 2003


I.     Identitas Diri Klien
       Nama               : Ny. T
       Umur               : 26 tahun
       Jenis Kelamin      : Perempuan
       Alamat             : Perumahan Bendo Asri Sawit Boyolali
       Status Perkawinan : Menikah
       Agama              : Islam
       Suku               : Jawa
       Pendidikan         : SPK
       Pekerjaan          : Staf administrasi AU
       Lama Bekerja       :  8 tahun
       Tgl MRS            : 19 Juli 2003
       Tgl Pengkajian : 28 Juli 2003
       Sumber informasi : Klien, keluarga, catatan medis


II.    Riwayat Penyakit :
       1. Keluhan utama saat masuk RS : Sesak nafas

       2. Riwayat Penyakit Sekarang :
          Sesak dirasakan sejak kaki bengkak sudah mulai dari bulan November 2002.
          Sesak terutama malam hari dengan posisi tiduran sesak +, lebih enak dengan
          posisi ½ duduk. Perut juga membesar sejak kaki mulai bengkak. Perut
          rasanya penuh dan beseg. BAB lendir, karena selama 3 hari SMRS tidak
          makan.

       3. Riwayat Penyakit Dahulu
          Klien menderita SLE sejak 3 tahun yang lalu. Riwayat mondok di RS Kasih
          Ibu pada bulan Juli selama 7 hari dan bulan Nopember 9 hari. 1 bulan
          kemudian di rawat lagi di RS. TNI AU pada bulan februari (28 hari).
          Riwayat sakit serupa +, tidak ada riwayat penyakit jantung, asma, DM,
          alergi obat.

       4. Diagnosa medik pada saat MRS, pemeriksaan penunjang dan tindakan yang
          telah dilakukan:
          Dx. medis : Decompensasio cordis et. Causa SLE
          Pemeriksaan yang dilakukan a.l :
          Tanggal 19 Juli 2003
          Laboratorium :
          - Hb                : 11,5 g/dl
          - Ht                : 32,6 %
          - Juml. Lekosit : 4,5 103 ul
          - Juml. Trombosit : 232 103ul
          - Gol. Darah        :B
          - Glukosa sewaktu: 79 mg/dl
          - Ureum             : 75 mg/dl
          - Kreatinin         : 3,13 mg/dl
          EKG :
          - T inverted 1 AVL, V5- V6

          Terapi :
          - Diet Jantung II, rendah Protein 30 gr/hari
          - Ketosteril 3x1
          - CaCO3 3x1
          - Bic Nat 3x1
          - B. complex 3x1
          - Captopril 2x12,5 mg

          Terapi jantung :
          - O2 3 liter/menit
          - Infus asering 20 tpm
          - Cedocard 3 ½
          - Feprax 0,5 mg 2x1
          - Lasix 3x1 amp
          - Lanoxin 1x1
          - Aspar K 2x1

III.   Pengkajian saat ini
       1. Persepsi dan Pemeliharaan Kesehatan
          Klien mengaku belum mengetahui mengenai penyakit yang dideritanya
          secara detil, apalagi tentang komplikasi yang dapat terjadi. Klien ingin
          mengetahui tentang penyakitnya secara detil. Bila penyakit klien kambuh
          biasanya klien lengsung memeriksakan diri ke dokter atau ke RS.


       2. Pola Nutrisi/metabolik
          Program Diit RS : DJ II Rendah protein : 30 gram/hari

          Intake makanan : Klien makan dengan frekwensi 3 kali sehari dengan diet
          yang diberikan RS. Intake mekanan tambahan antara lain adalah snack RS,
          roti serta buah pisang.

          Intake cairan : Klien minum air putih rata-rata 1200 ml/hari. Infus :
          Asering 10 tpm.
3.    Pola Eliminasi
     a. BAB : frekwensi 2 kali sehari dengan konsistensi lunak dan bau serta
         warna khas. Klien mengatakan tidak merasa terganggu dengan
         perubahan pola BAB-nya.
     b. BAK : Jumlah urine setiap hari rata-rata 1200-1500 ml. Warna urine
         kuning jernih.

4. Pola Aktivitas dan latihan
   Kemampuan perawatan diri klien seperti mandi, toileting, berpakaian,
   berpindah serta ambulasi/ ROM dibantu orang lain = 2
   Sedangkan makan/minum dan mobilitas di tempat tidur masih dapat
   dilakukan klien secara mandiri di tempat tidur = 0

     Oksigenisasi : Klien mendapatkan therapy oksigen : 3 liter/menit kalau
     perlu. Klien mengatakan masih merasa sesak apabila berdiri.

5. Pola tidur dan istirahat
   Klien tidur malam 7-8 jam. Kadang-kadang tidur siang dan tidak mengalami
   gangguan tidur lagi karena sudah tidak merasa sesak.

6. Pola Perceptual
   Penglihatan : Klien mengatakan penglihatannya tidak mengalami
   gangguan.
   Pendengaran : Klien dapat mendengar dengan jelas tanpa menggunakan
   alat bantu
   Pengecap      : Klien masih dapat membedakan rasa asin, manis, pedas
   serta asama.
   Sensasi       : Klien mengatakan sensasi kulit kakinya berkurang semenjak
   mengalami oedem.

7. Pola Persepsi Diri
   Klien mengatakan kadang merasa benci serta cemas dengan penyakit yang
   dideritanya. Klien pernah merasa ingin mati saja, daripada menderita terus-
   menerus. Klien merasa cemas apabila penyakitnya akan kambuh.
   Identitas diri : Klien menyadari sepenuhnya identitas dirinya
   Gambaran diri : Klien sudah mulai percaya diri dengan penampilannya.
   Klien merasa tidak percaya diri pada saat bengkak diseluruh tubuhnya.
   Harga diri     : Klien merasa dirinya sangat diperhatikan oleh orang tuanya.
   Ideal diri     : Klien mengatakan satu tujuan hidupnya yang paling utama
   adalah membiayai hidup dan pendidikan anaknya.
   Peran diri     : Klien mempunyai peran sebagai ibu dari satu orang anak.
   Klien juga harus berperan sebagai seorang bapak karena suaminya jauh dan
   dalam masa persiapan perceraian.

8. Pola Seksualitas dan reproduksi
   Klien mengatakan sejak terpisah dari suami klien tidak pernah melakukan
   hubungan seksual. Riwayat kelainan menstruasi tidak ada. Kontrasepsi -.
     9. Pola peran dan hubungan
        Komunikasi klien dengan orang tua dan anaknya berjalan baik. Hubungan
        klien dengan suami kurang baik sejak kira-kira 1 tahun yang lalu. Sejak sakit
        biaya hidup dan perawatan rumah sakit klien ditanggung oleh orang tuanya.


     10. Pola managemen koping-stress
         Klien mengatakan perubahan yang terbesar dalam hidupnya akhir-akhir ini
         adalah terpisah dengan suaminya. Pada awalnya klien merasa sangat stres
         dengan keadaan tersebut sehingga penyakitnya sering kambuh. Tetapi
         sekarang klien sudah mulai menerima keadaannya dan untuk mengatasi hal
         tersebut klien selalu istighfar dan berjuang untuk sembuh demi anak dan
         orang tuanya.

     11. Sistem nilai dan keyakinan
         Klien beragama Islam, dan selalu mengingat Allah, SWT pada saat sakit
         walaupun belum sanggup untuk melakukan sholat.

IV. Pemerikasaan Fisik
    Keluhan yang dirasakan saat ini : Klien mengatakan masih merasa sesak apabila
    beraktivitas dan batuk.

     TD : 100/65 mmHg         N : 80 x/mnt          RR : 20 x/mnt        S : 36,7c
     Kepala : Bentuk Mesocephal, simetris, ukuran normal, nyeri tekan tidak ada.
              Pupil Isokor, Konjungtiva tidak anemis, sklera unikterik, pandangan
              kesegala arah normal, visus : 6/6
     Leher : Sikap lurus, nyeri tekan -, gerakan bebas, JVP tidak meningkat, bentuk
              vertebra lordosis.
     Thorak :
     Jantung : Ictus cordis tampak, batas jantung kesan tidak melebar, bunyi jantung
              I-II normal, reguler, bising-.
     Paru : Pengembangan simetris kanan kiri, fremitus raba ka=ki, sonor, SD
              vesikuler ka=ki dan tidak ada suara tambahan.

     Abdomen :
     Hati dan limpe tak teraba, tympani, supel, peristaltik +, ascites-

     Inguinal :
     Klien tidak menggunakan alat bantu untuk berkemih.

      Ekstremitas :
      Terdapat udema pada kedua kaki, hiperpigmentasi serta vesikel dan keriput.
i. Program Terapi:                               Terapi Jantung :
    Diet RP 30 gr/hr                            - O2 3 liter/mnt
    Ketosteril 3x1                              - Asering 10 tpm
    CaCO3 3x1                                   - Cedocard 3x5 mg
    BicNat 3x1                                  - Fepras 0,5 mg 2x1
    B. Complex 3x1                              - Lasix 3x 4 ml
    Captopril 2x12,5 mg (ditunda)               - Lanoxin 1x1
                                                 - Aspar k 2x1
  V.      Analisa Data



SLE                             Gagal Jantung

GFR menurun                     Cardiac Output menurun            Suplai O2 menurun

Aktivasi Renin Angiotensin      Volume residu ventrikel
                                Meningkat                           Intoleransi
Angiotensin I                                                        aktivitas
                                Tekanan arteri meningkat
Angiotensin II
                                Peningkatan tekanan vena
ADH meningkat                   Dan kapiler

Retensi air + Na+               Tekanan hidrostatik meningkat

                                Transudasi cairan ke interstisial/sel

                                Udema


                             Kelebihan volume cairan
                             Kerusakan Integritas kulit




  VI.     Diagnosa Keperawatan

          1. Intoleransi aktivitas b.d ketidak seimbangan antara suplai oksigen/
             kebutuhan, tirah baring lama/ immobilisasi.
          2. Kelebihan volume cairan b.d. menurunnya LFG (menurunnya curah
             jtg)
          3. Kerusakan integritas kulit b.d edema pada kaki
          4. Kurang pengetahuan mengenai kondisi penyakit b.d. kurang
             pemahaman/ informasi ttg penyakit.
         Ggl Jantung Backward                              Ggl Jantung Forward


                                Gagal Jantung
Bendungan Paru                                       CO menurun    Suplai O2 Menurun
(tachipnu, sianosis)            Iskemia
                                                                   Intoleransi aktivitas
Bendungan Portal                SLE                  RAA

Peningkatan tekanan                                  Peningkatan ADH
sistemik                        EDEMA

                                Kelebihan volume
                                Cairan

                                Gangguan Intgritas
                                kulit

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:48
posted:12/20/2012
language:Unknown
pages:6