Docstoc

BAB III

Document Sample
BAB III Powered By Docstoc
					BAB III PERSYARATAN PENULISAN 1. Kertas Skripsi diketik pada kertas kwarto A4S putih, berat 70 gram. Naskah asli sebagai pegangan mahasiswa yang bersangkutan sedangkan untuk Program Studi dan fakultas dapat difotokopi tetapi halaman yang bergambar harus asli dan halaman persetujuan tanda tangan asli. 2. Ketikan Pengetikan skripsi menggunakan huruf standar (Times New Roman 12), berwarna hitam. Naskah skripsi diketik dengan jarak 2 spasi. Jarak antara naskah dengan Bab/judul sub bagian di bawahnya 3 spasi, antara naskah dengan sub bab berikutnya 3 spasi sedang antara sub bab dengan naskah 2 spasi. Batas peengetikan sebelah atas dan kiri 4 cm sedangkan sebelah kanan dan bawah masing-masing 3 cm. Setiap alinea dimulai dengan tab stop o,5” Spesial First Line 1,27. Teks judul tebal, Gambar dan daftar

Pustaka yang melebihi satu baris berikutnya diketik satu spasi di bawah baris pertama. Setelah tanda titik dan koma diberi jarak satu ketukan. Semua pengetikan dibuat rata kanan dan isi naskah rata margin kiri. Semua penulisan rumus menggunakan equesion times new roman. Pengetikan lambang misalnnya (%) ditulis tanpa spasi (rapat dengan angka sebelumnya) misalnya 100%. 3. Gaya dan Penulisan Menulis karya ilmiah banyak ragam gaya dan susunan penulisan. Pada prinsipnya, penulis mempunyai tujuan yang sama, yaitu membuat karya ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga harus ada keseragaman dan konsistensi di dalam menulis angka atau satuan, huruf miring, kesimetrisan, penulisan kata, paragraf, tabel, gambar, judul dan kutipan. Penulisan karya ilmiah harus mengikuti Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

4. Penyusunan dan Penomoran Halaman Susunan lembaran skripsi dimulai dari halaman sampul sampai Lampiran, berturut-turut diatur sebagai berikut : a. Halaman Sampul Depan b. Lembaran Kosong (sebagai pembatas halaman dan berisi logo universitas) c. Halaman Judul Skripsi d. Halaman Pernyataan e. Halaman Pengesahan Skripsi f. Halaman Persembahan/Dedikasi/Moto g. Halaman Riwayat Pendidikan h. Halaman Kata Pengantar i. Halaman Abstrak (Kecuali PKL/Magang tanpa abstrak) j. Halaman Ringkasan k. Halaman Daftar Isi l. Halaman Daftar Tabel m. Halaman Daftar Gambar n. Halaman Daftar Lampiran

I.

Pendahuluan

II. Tinjauan Pustaka III. Metode Penelitian III. Hasil dn Pembahasan IV. Kesimpulan dan Saran Daftar Pustaka Lampiran

Penomoran mulai halaman riwayat hidup sampai dengan Daftar lampiran ditulis dengan Romawi kecil yaitu i, ii, iii, dan seterusnya, sedangkan mulai PENDAHULUAN ditulis dengan angka 1, 2, dan seterusnya. Nomor halaman diletakkan pada bagian samping kanan bagian bawah kertas. 5. Angka dan Satuan Angka dan satuan pada awal kalimat harus ditulis dengan kata, tetapi kata yang diikuti bulan, nomor halaman, %, waktu dan satuan tetap ditulis dengan angka, misalnya : 1 Januari 1988, halaman 37, 5 persen,

10.30 WIT (tanda titik khusus untuk waktu) dan 8 cm. Angka bilangan bulat sampai dengan sepuluh, harus ditulis dengan kata kecuali diikuti dengan satuan (kg, cm) tetapi kalau lebih dari sepuluh ditulis biasa, misalnya : delapan, 2 cm, 15,20 cm dan seterusnya. Angka yang menyatakan desimal menggunakan tanda koma (,). Ribuan atau kelimpahan ribuan ditulis dengan tanda titik setiap tiga angka, misalnya 1,50 kg, 1.000 m, 100.000 ekor. Dalam satu tabel, digit angka di belakang koma sama misalnya 1,00; 100,20 dan seterusnya. 6. Cetak Miring Bahasa latin, istilah asing dan bahasa daerah yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia, harus dicetak miring, misalnya Rhizophora mucronata, Holothuria scabra, dan lainnya. 7. Pemisahan Kata di Akhir Baris Pemenggalan kata baik kata Indonesia maupun asing pada akhir baris harus disesuaikan dengan tata

bahasa yang benar. Pemenggalan kata dasar diakhir halaman tidak diperkenankan kecuali awalan dan akhiran. Batas sebelah kiri dan sebelah kanan harus lurus, kata di dalam kalimat dapat direnggangkan paling banyak tiga ketukan. 8. Tabel dan gambar Setiap tabel atau gambar harus dimuat pada halaman yang sama. Tabel yang panjang (lebih dari satu halaman) di letakan di dalam lampiran. Tabel berupa hasil penelitian yang sudah diolah, sedangkan gambar di dalam ilustrasi berupa foto, grafik, struktur organisasi, alur kerja dan proses. Tabel dapat berupa hasil akhir analisis data seperti sidik ragam, kutipan dari buku atau jurnal dan lain-lain (Lampiran 20). Kata Tabel dan Gambar dalam naskah selalu diawali dengan huruf kapital. Letak judul tabel dan gambar rata kiri dan jika kalimatnya panjang maka disusun sejajar dengan huruf pertama yang memuat petunjuk tabel (Lampiran 21). Semua Tabel harus diberi nomor urut berdasarkan urutan tabel hingga selesai. Nomor urut tidak boleh

ditulis dengan kata. Kata Tabel, nomor dan judul dimulai tiga spasi di bawah teks pada halaman yang

bersangkutan. Tabel dibuat satu spasi di bawah judul Tabel. Garis yang dipakai untuk memuat tabel adalah gariss tunggal. Isi Tabel diketik satu spasi dengan ukuran huruf (font) disesuaikan. Tabel yang berasal dari data sekunder disebutkan sumbernya, yang ditulis satu spasi di bagian bawah tabel. Peraturannya seperti pembuatan Gambar (Lampiran 21) 9. Judul Judul Bab ditulis di bagian tengah atas pada halaman bab yang bersangkutan tetapi “tidak menggunakan kata BAB”, dengan huruf kapital. Angka BAB menggunakan angka romawi. Judul Sub Bab ditulis dengan huruf kecil kecuali bagian depan kata, di pinggir kiri dan dicetak tebal, tanpa titik. Pada akhir halaman tidak dibenarkan hanya tertulis judul saja (misal: judul sub bab, tabel atau gambar). 10. Kutipan

Kutipan yang ditulis pada Skripsi harus sesuai dengan maksud dari tulisan pada pustaka yang diambil. Penempatan nama pengarang bisa di depan atau akhir kalimat. Nama orang yang ditulis : Di depan kalimat: Wibowo (2005) menyatakan bahwa ……..; Nontji (1993) melaporkan bahwa ………. Di akhir kalimat: ……. Salinitas rendah karena terjadi proses pencampuran dengan massa air tawar yang datang dari darat (Wibowo, 2005). Cara lain nama pengarang dapat juga diletakkan pada bagian tengah kalimat. misal : ........ diketahui oleh Raden (1982), Agus (1993) dan Djalal dkk., (1988) bahwa …. Atau : Menurut Idrus (2000) penyebaran jenis lamun …………………dst. Singkatan et allii adalah et al., dipakai apabila pengarangnya bukan orang Indonesia. Singkatan untuk dan kawan-kawan adalah dkk., dipakai apabila pengarangnya orang Indonesia. Penggunaan penulisan tersebut apabila

penulisannya lebih dari dua orang dan ditulis setelah kutipan ke dua kali dan seterusnya. Pada

pengutipan

pertama

nama

mereka

harus

dicantumkan secara lengkap.


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: dari hasil
Stats:
views:802
posted:10/27/2009
language:Indonesian
pages:9