BAB IV - DOC

Document Sample
BAB IV - DOC Powered By Docstoc
					BAB IV SISTEMATIKA PENULISAN PKL/MAGANG DAN SKRIPSI I. Praktek Kerja Lapangan/Magang Praktek Kerja Lapangan/Magang disusun dengan

sistematika sebagai berikut : A. Pengajuan Usulan Judul PKL/Magang Judul PKL/Magang harus diusulkan sebelum

melakukan penelitian. Usulan judul disampaikan oleh mahasiswa ke ketua program studi melalui panitia seminar program studi. Selanjutnya program studi menentukan 2 orang dosen pembimbing dari program studi yang akan bertindak selaku Pembimbing I dan Pembimbing II. Ketua program studi melalui panitia seminar selanjutnya menyiapkan SK pembimbing PKL/Magang dan disampaikan ke dekan untuk disahkan Cq. KTU FPIK. Makalah PKL/Magang tidak diseminarkan sebelum melakukan penelitian. Setelah disetujui oleh

pembimbing, kegiatan PKL/Magang dapat langsung dilaksanakan. dosen penguji. B. Sistematika Penulisan Hasil PKL/Magang Sistematika penulisan laporan hasil PKL/magang adalah sebagai berikut : a. Bagian Awal Bagian depan dari usulan penelitian terdiri dari : 1. Halaman Sampul Contoh halaman sampul seperti pada Lampiran 1. 2. Halaman Persetujuan Halaman ini memuat judul PKL/Magang, kata-kata Laporan Hasil PKL/Magang, dan Oleh, Nama Mahasiswa, NPM, kolom tanda tangan persetujuan para dosen pembimbing serta program studi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Lampiran 2. Setelah penyusunan hasil, makalah PKL/Magang diuji secara terbuka/tertutup oleh 2 orang

b. Bagian Isi 1. PENDAHULUAN Pendahuluan disusun secara sistematis dan

terarah dalam urutan logika yang memberi justifikasi terhadap kerangka pikir, latar belakang masalah, tujuan, kegunaan, rumusan masalah dan hipotesis penelitian yang diajukan. Uraian pada bagian Pendahuluan harus dapat menjawab pertanyaan : Mengapa penelitian ini perlu dilakukan ?. Dengan demikian pada bagian ini perlu diuraikan secara jelas, rinci namun ringkas, tentang latar belakang masalah yang dihadapi dan perlunya penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Uraian tersebut dapat dibuat berdasarkan kepustakaan, kenyataan di lapang atau kombinasi keduanya. Alur berpikir si peneliti terhadap masalah yang akan diteliti harus tergambarkan secara jelas. Tujuan dan manfaat penelitian harus pula dipaparkan secara jelas tetapi singkat.

Bab PENDAHULUAN ini juga dapat memuat hipotesis. Isi bab PENDAHULUAN berikut: a. Latar Belakang Latar belakang berisi justifikasi terhadap penelitian yang akan dilakukan dalam kaitannya dengan tujuan penelitian yang diajukan, uraian yang mengemukakan permasalahan-permasalahan yang secara umum dihadapi dan terkait dengan judul penelitian. Pendapatpendapat para peneliti baik yang ditulis dalam bentuk texbook maupun jurnal hasil penelitian yang relevan dengan topik atau tema penelitian yang diusulkan perlu juga dikemukakan. Bentuk rumusan masalah umumnya berupa pertanyaan, dapat pula berbentuk pernyataan berkonotasi negatif yang memerlukan jawaban melalui penelitian ilmiah. b. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah yang telah diajukan. Dengan demikian harus adalah sebagai

ada konsistensi antara rumusan masalah dengan tujuan panelitian. Tujuan penelitian menyatakan segala sesuatu yang ingin diperoleh dan diketahui melalui penelitian yang diusulkan. Tujuan penelitian berupa kalimat pernyataan singkat, jelas dan spesifik tentang apa yang ingin diketahui dari kegiatan penelitian yang diusulkan. c. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian menguraikan tentang manfaat yang akan diperoleh apabila tujuan penelitian tercapai. Dengan demikian manfaat penelitian mendes-kripsikan manfaat yang akan diperoleh dan merupakan aspek moral atau aksiologi dari kegiatan penelitian yang dilakukan. Kegunaan penelitian dapat difokuskan pada pengembangan keilmuan, informasi bagi pembuat kebijakan dan umpan balik bagi para pengguna terutama dalam pembangunan masyarakat pesisir. d. Hipotesis Hipotesis hakekatnya merupakan jawaban

sementara dari masalah yang diajukan. Pada dasarnya

hipotesis diungkapkan pada pendekatan kuantitatif terutama dalam penelitian seperti tidak eksperimental. grounded Dalam usulan pendekatan kualitatif research,

hipotesis dapat

dikemukakan dalam

penelitian, karena konsep ini justru yang ingin ditemukan berdasarkan penelitian yang diusulkan. Hipotesis adalah konsep pemikiran, teori atau yang diturunkan berdasarkan logika deduksi dari pengetahuan yang telah ada. Rumusan hipotesis berkaitan dengan rumusan masalah, sebagai jawaban sementara yang akan diuji berdasarkan data empiris. Hipotesis hendaknya dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan secara jelas dan padat. 2. TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan Pustaka merupakan rangkaian informasi sebagai referensi dalam penelitian terutama yang akan digunakan dalam pembahasan. Informasi itu dapat terdiri atas petikan dari bab tertentu dari buku, makalah, laporan penelitian atau jurnal, dapat pula laporan yang tidak diterbitkan atau komunikasi pribadi, yang terutama

dilakukan dalam pendekatan kualitatif. Petikan-petikan informasi diatas disusun secara runtun sehingga memberikan alur pikiran yang jelas. Tinjauan Pustaka disajikan secara sistematis dan jelas tentang hal-hal yang mendukung perlunya penelitian yang akan dilakukan. Peneliti juga dituntut agar menggunakan sumber informasi atau pustaka yang asli dan mutakhir. Petikan informasi yang disajikan dalam Tinjauan Pusataka harus jelas sumbernya. Nama sumber disajikan di depan atau di belakang kalimat, beserta tahun penerbitannya. Contoh : 1. Pethick (1997) mengemukakan bahwa gelombang yang terjadi di daerah breaker zone (daerah pecahan gelombang) mengandung energi yang besar dan sangat berperan dalam pembentukan pantai seperti meyeret sedimen (umumnya pasir dan kerikil) yang ada di dasar laut untuk ditumpuk dalam bentuk gosong pasir. 2. Arus pasang surut yang terjadi, umumnya tidak terlalu kuat untuk mengangkat sedimen yang

berbutir kasar tetapi hanya dapat mengangkat sedimen yang berbutir halus (lempung) (Nontji, 2005). Tinjauan Pustaka disusun menjadi beberapa Sub bab, sehingga memberikan wawasan yang dapat dipakai sebagai model pembahasan hasil penelitian. 3. METODOLOGI PENELITIAN Metode Penelitian disusun sebagai berikut: a. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi dan waktu penelitian dikemukakan dengan jelas. Hal itu penting, terutama berkaitan dengan aspek bioekologi yang sering menjadi pertimbangan dalam melakukan penelitian tertentu. b. Alat dan Bahan Penelitian Memuat jenis alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian dan dapat ditulis secara teratur dalam bentuk tabel beserta kegunaan dari alat dan bahan yang dibutuhkan.

c. Metode Penelitian. Metode penelitian mengemukakan cara atau

pendekatan penelitian yang akan dilakukan dalam pengumpulan data, hendaknya ditulis secara jelas, eksplisit seperti misalnya metode yang digunakan yaitu survei, percobaan, studi kasus atau lainnya. Metode penelitian juga memuat rancangan suatu percobaan apabila pengumpulan data dilaksanakan dengan metode percobaan.n variabel tidak bebas dengan mudah dapat diidentifikasi. Variabel diartikan sebagai segala sesuatu yang menjadi objek pengamatan penelitian. Apa yang merupakan variabel dalam suatu penelitian. Klasifikasi variabel menurut perannya perlu dikemukakan dengan jelas, sehingga masing-masing variabel bebas dengan mudah dapat diidentifikasi. Variabel diartikan sebagai segala sesuatu yang menjadi objek pengamatan penelitian. Apa yang merupakan variabel dalam suatu penelitian ditentukan oleh landasan teoritis yang diambil dan secara eksplisit telah dinyatakan dalam rumusan hipotesis.

Dalam metode penelitian juga diungkapkan tentang teknik analisis data. Analisis data ditententukan oleh pendekatan penelitian yang telah dikemukakan. Analisis statistik digunakan untuk data kuantitatif atau data yang dikuantitatifkan; analisis non parametrik sesuai untuk data deskripstif atau data textular yang menggunakan analisis isi atau content analysis. C. Bagian Akhir 1. DAFTAR PUSTAKA Daftar Pustaka memuat sumber informasi ilmiah yang diacu untuk menyusun rencana penelitian, yang meliputi nama pengarang, tahun terbitan, judul, penerbit dan tempat penerbitan untuk buku. Untuk jurnal dicantumkan nama pengarang, tahun terbit, judul artikel, alamat Website dan halaman diketik miring. Contohnya dapat dilihat pada Lampiran 3. 2. Lampiran JADWAL PENELITIAN Jadwal penelitian menunjukkan suatu proses perspektif waktu mulai

kegiatan penelitian dalam

persiapn,

perijinan,

penelitian

pendahuluan,

atau

reliability study atau try out, persiapan peralatan, pengambilan data, analisis data dan penulisan atau penyusunan penelitian laporan penelitian. Penulisan dalam jadwal bentuk hendaknya digambarkan

matriks sederhana agar mudah dipahami. Contohnya dapat dilihat pada Lampiran 4. II. Usulan Penelitian Skripsi A. Pengajuan Usulan Judul Penelitian Judul dibuat Jurusan akademis oleh atau penelitian harus untuk Studi, diusulkan skripsi, sebelum secara

melakukan penelitian. Usulan judul penelitian yang mahasiswa Program administratif diusulkan oleh mahasiswa kepada Ketua selanjutnya secara Program Studi Ketua Jurusan atau

menentukan calon dosen pembimbing yang akan bertindak selaku Pembimbing I dan Pembimbing II. Calon dosen pembimbing perlu mengkaji usulan judul penelitian untuk mempertimbangkan apakah penelitian

tersebut layak untuk dilaksanakan. Apabila usulan judul penelitian yang diajukan layak untuk dilaksanakan, maka calon Dosen Pembimbing memberikan persetujuan terhadap usulan judul dimaksud. Judul Penelitian hendaknya singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas untuk memberi gambaran mengenai penelitian yang diusulkan, terdiri dari maksimal 20 kata. B. Sistematika Usulan Penelitian Sebelum membuat suatu usulan penelitian, perlu diingat bahwa antara judul penelitian, latar belakang, masalah, tujuan dan manfaat, kerangka pikir, hipotesis, serta materi dan metode penelitian yang direncanakan harus runtut yang bertujuan untuk memudahkan evaluasi tentang dapat atau tidaknya penelitian dilakukan. Usulan penelitian harus sudah disetujui oleh dosen pembimbing sebelum penelitian dilaksanakan. Adapun sistematika usulan penelitian adalah sebagai berikut : A. Bagian Awal Bagian depan dari usulan penelitian terdiri dari :

1. Halaman Sampul Contoh halaman sampul seperti pada Lampiran 5. 2. Halaman Persetujuan Halaman ini memuat Judul Penelitian, kata-kata Usulan Penelitian, dan Oleh, Nama mahasiswa, NPM, kolom tanda tangan persetujuan para dosen pembimbing serta Ketua Jurusan atau Program Studi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Lampiran 6. B. Bagian Isi I. PENDAHULUAN PENDAHULUAN ini juga dapat memuat hipotesis. Isi PENDAHULUAN adalah sebagai berikut : I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan Penelitian 1.3. Manfaat Penelitian 1.4. Hipotesis I. TINJAUAN PUSTAKA

II.

METODE PENELITIAN

3.1. Lokasi dan waktu penelitian 3.2. Alat dan Bahan Penelitian 3.3. Metode Penelitian 3.4. Metode Analisis Data IV. HASIL DAN PEMBAHASAN V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan 5.2. Saran DAFTAR PUSTAKA Lampiran-Lampiran III. PENULISAN SKRIPSI Penulisan skripsi merupakan bagian terpenting dari seluruh proses kegiatan penelitian yang telah dilakukan, karena dalam laporan itu semua ide dan hasil kegiatan dapat disampaikan kepada orang lain, termasuk orang yang disiplin ilmunya berbeda. Laporan harus jelas mengungkapkan semua kegiatan dan hasil-hasilnya secara sistematis, efisien dan efektif.

Bahasa yang digunakan dalam penulisan harus mengacu pada bahasa Indonesia yang baik dan benar. Format penulisan skripsi, adalah sebagai berikut: A. BAGIAN AWAL Bagian Awal meliputi: 1. Halaman Sampul Skripsi yang sudah disetujui semua Tim Penguji (Pembimbing dan Penguji lain) dan dinyatakan lulus Ujian Sarjana disampul dan dijilid dengan kertas buffalo atau sejenisnya berwarna biru muda (hard cover), kemudian diketahui oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik. Tulisan pada sampul memakai tinta emas yang dicetak timbul huruf kapital tegak dengan ukuran font 15 point. Sampul skripsi berisi: Judul Skripsi, Tulisan Skripsi, Oleh, Nama Mahasiswa, Nomor Pokok Mahasiswa, Simbol Universitas Khairun (3,75 x 4 cm), Jurusan/Program Studi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate, dan Tahun

Penerbitan. Tulisan dibuat simetris, memakai huruf kapital kecuali kata oleh dan Nama Mahasiswa hanya huruf pertama yang ditulis dengan huruf kapital (lihat Lampiran 4). 2. Halaman Judul Halaman judul diletakkan setelah sampul. Antara halaman judul dan sampul diberi kertas kosong warna putih. Isi halaman Judul adalah sebagai berikut: Judul Skripsi, Oleh, Nama Maksud Mahasiswa, Nomor Pokok Skripsi, Mahasiswa, Pembuatan

Jurusan/Program Studi, Universitas Khairun, Fakultas Perikanan dan ilmu kelautan, Ternate dan Tahun Penerbitan; ditulis simetris. Pemakaian huruf kapital berukuran font 14 point hanya pada judul, nama universitas, nama fakultas, tempat dan tahun penerbitan skripsi, sedangkan yang lain hanya huruf pertama saja (font 10,5). Contohnya dapat dilihat di Lampiran 5. Nama penulis baik pada halaman sampul, judul maupun persetujuan ditulis lengkap sesuai dengan yang tercantum dalam akte

kelahiran atau surat kenal lahir serta ijazah yang diterima sebelumnya. 3. Halaman Pernyataan Halaman penyusunan dipublikasi, pernyataan Skripsi kecuali menerangkan dikerjakan yang bahwa oleh telah

benar-benar

mahasiswa atau bukan hasil jiplakan dan belum pernah pendapat-pendapat dikutip dalam tinjauan pustaka. (Lampiran 9) 4. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan berisi: Judul Skripsi, Oleh, Nama mahasiswa, Nomor Pokok Mahasiswa, Komisi Pembimbing (Pembimbing I dan Pembimbing II) dan Komisi Penguji (Penguji di luar Pembimbing), dan kata mengetahui oleh Ketua Prodi/Jurusan disamping kiri bawah dan Pembantu Dekan Bidang akademik disamping kanan bawah. Penulisan nama pembimbing, penguji, ketua jurusan/prodi dan Pembamtu Dekan Bidang Akademik ditulis secara lengkap baik nama,

gelar vmaupun NIP nya. Contoh format Halaman Pengesahan dapat dilihat pada Lampiran 10 5. Halaman Persembahan Halaman ini diperuntukkan bagi mahasiswa untuk menuangkan kesan, pesan dan persembahan kepada orang tertentu atau yang telah berjasa dalam membantu pelaksanaan penelitian hingga selesai. Halaman ini sepenuhnya hak penulis karena tidak ada format khusus. Satu hal yang harus diperhatikan adalah bahwa penulisannya dilakukan dengan rapi dan susunan format yang mudah dibaca dan tidak lebih dari 1 halaman. (Lampiran 11). 6. Riwayat Pendidikan Riwayat Hidup ditulis maksimal satu halaman. Isi riwayat hidup adalah tempat dan tanggal lahir, nama kedua orang tua, pendidikan sejak Sekolah Dasar hingga terakhir. Jika mempunyai pengalaman kokurikuler yang menonjol dan pengalaman kerja dapat

disebutkan secara singkat. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat Lampiran 12. 7. Kata Pengantar Kata Pengantar berisi ucapan terima kasih Penulis kepada pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan penelitian. Contohnya dapat dilihat pada Lampiran 13. 8. Abstrak Abstract ditulis dalam bahasa Inggris maksimum 250 kata dengan jarak baris 1 spasi. Abstract berisi nama mahasiswa, Nomor Pokok Mahasiswa, judul, Nama Pembimbing, tujuan, metode pengambilan data, hasil penelitian serta kesimpulan dan saran dari hasil penelitian, dan dilengkapi kata kunci. Nomor halaman ditulis dengan huruf Romawi kecil (contoh pada Lampiran 14). 9. Ringkasan Ringkasan merupakan suatu uraian singkat dari keseluruhan isi laporan, ditempatkan setelah halaman Abstract. Jumlah halaman ringkasan maksimal dua

halaman, nomor halaman dengan huruf Romawi kecil, diketik satu spasi. Kata ringkasan ditulis simetris pada halaman tengah atas, dengan huruf kapital. Empat spasi dibawahnya ditulis judul skripsi (Lampiran 15). 10. Daftar Isi Kata Daftar Isi diketik dengan huruf kapital, tanpa titik dan ditempatkan secara simetris pada batas atas. Di sebelah kanan dicantumkan kata halaman yang berjarak dua spasi di bawah kata Daftar Isi, berakhir pada batas paling kanan (Lampiran 16). Daftar Isi bisa lebih dari satu halaman. Antar Bab berjarak dua spasi, jarak antara Bab dengan Sub Bab dan jarak antar Sub Bab satu spasi. Judul Bab diketik dengan huruf kapital, Sub Bab diketik dengan huruf kecil, kecuali pada huruf pertama dari tiap kata. 11. Daftar Tabel Semua Tabel yang terdapat dalam bagian isi diurutkan, disebutkan judul dan halamannya sesuai dengan yang tertulis. Kata Daftar Tabel diketik dengan

huruf besar, simetris dengan jarak spasi di atas baris kata Tabel. Judul Tabel dihubungkan oleh titik-titik dengan nomor halaman dan berjarak 10 ketukan dari batas kanan naskah. Judul Tabel yang lebih dari satu baris diketik satu spasi. Jarak antara judul Tabel adalah dua spasi (lihat contoh Lampiran 17). 12. Daftar Gambar Daftar Gambar diketik dengan susunan seperti Daftar Tabel. Bagian tulisan yang dimasukkan di dalam Daftar Gambar adalah grafik, foto, rumus-rumus kimia dan ilustrasi (Lampiran 18). 13. Daftar Lampiran Daftar Lampiran diketik serupa dengan Daftar Isi dan Daftar Gambar (Lampiran 19). 3.2. BAGIAN ISI Isi skripsi disusun dengan susunan sebagai berikut:

1. PENDAHULUAN Pendahuluan merupakan awal penulisan skripsi berdasarkan textbook, temuan atau hasil penelitian baik lapangan maupun laboratorium, yang berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, kerangka pikir dan hipotesis. 2. TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan uraian dari Pustaka berisikan teori-teori yang

mendukung penelitian. Penulis wajib menyederhanakan pustaka yang diambil asalkan tanpa mengubah maksudnya. Apabila pengutipan asli lebih lima baris harus ditulis dengan satu spasi dan di akhiri dengan nama pengarang dan tahun. Tinjauan Pustaka dapat juga mengemukakan hal-hal yang sejalan maupun bertentangan membenarkan memecahkan dengan masalah pendapat yang peneliti sedang lain dan untuk pendekatan yang dipakai

dihadapi,

dimaksudkan untuk mempertahankan alur uraian supaya sistematis dengan tidak mengubah pengertian suatu

masalah sesuai pustaka yang dipakai. Pustaka yang digunakan sedapat mungkin yang asli dan mutakhir. 3. METODE PENELITIAN Pada Bab ini dicantumkan lokasi dan waktu penelitian, alat dan bahan, tekhnik pengambilan data dan variabel pengamatan serta tekhnik analisisi data. Hal-hal tersebut diuraikan secara jelas sehingga orang lain dapat mengulangi penelitian yang telah dikerjakan dengan cara yang sama bila ingin melakukan pengkajian ulang. Cara penulisan sejumlah materi, bahan dan alat disusun ke samping, sedangkan cara penulisan prosedur analisis atau jalannya penelitian disusun ke bawah sesuai urutan kerja. a. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian hendaknya disebutkan dengan jelas dan lengkap. Khusus penelitian lapang hendaknya disebutkan secara administratif, geografis dan keterangan topografis, klimatologis berikut sumber

informasinya. Waktu yang dimaksudkan disini adalah lama/masa pengumpulan data. b. Alat dan Bahan Alat dan Bahan memberikan kejelasan tentang sampel yang diteliti, bahan dan peralatan. Bahan yang digunakan untuk penelitian dideskripsikan secara jelas nama (scientific name), cara perolehan dan asal serta merk (dapat dicantumkan, apabila diperlukan). Peralatan penelitian hendaknya disebutkan nama dan spesifikasi (kapasitas maksimum dan minimum serta ketelitiannya) serta pabrik yang membuat. Sampel penelitian harus diterangkan mengenai komoditi yang diteliti dan keterangan lain yang mendukung. c. Teknik Pengambilan Data/Sampel Teknik pengambilan data/sampel dilakukan dengan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif sesuai dengan masalah yang dirumuskan dan tujuan penelitian (sesuai dengan tujuan penelitian), perlakuan sampel, macam

perlakuan dan ulangan, Rancangan percobaan, dan posedur pengumpulan data. d. Teknik Analisis Data Analsis adalah perhitungan dan pengukuran terhadap data berdasarkan alat analisis yang digunakan. Dalam beberapa hal, didalam bagian analisis juga dikemukakan dalam bagian ini adalah data-data yang telah berhasil dikumpulkan selama penelitian. 4. HASIL DAN PEMBAHASAN (digabung) Hasil Penelitian berisikan data primer dan atau sekunder. Hasil penelitian yang bersifat kualitatif diungkapkan dalam bentuk narasi ilmiah sesuai dengan tujuan penelitian, sedangkan yang bersifat kuantitatif diungkapkan dalam bentuk tabel, grafik dan foto-foto. Data hasil yang dikemukakan statistik, dalam bab hasil dan data pembahasan, hendaknya bukan data murni, melainkan olahan sedangkan laboratorium/lapangan yang diperoleh dapat dimasukkan dalam bentuk data murni yang ditulis di Lampiran.

Dalam pembahasan, data atau fakta yang telah diamati dianalisis berdasarkan landasan teori (yang dimuat dalam tinjauan pustaka) selaras dengan tujuan penelitian. Pembahasan dapat dibagi dalam Sub Bab (berdasarkan variabel yang diamati) untuk menjelaskan hasil penelitian secara rinci. Pembahasan bertitik tolak dari pengujian hipotesis yang telah diajukan dalam usulan penelitian. Pembahasan dilakukan dengan dengan pendekatan antara kualitatif temuan membandingkan

lapangan dengan teori, sehingga dapat menghasilkan konsep-konsep baru yang merupakan proposisi sebagai landasan hipotesis penelitian berikutnya. 5. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dan saran berisi : a. Kesimpulan Kesimpulan merupakan uraian singkat hasil

analisis data atau fakta yang diperoleh dengan mengacu pada tujuan dan hipotesis penelitian yang dikaji.

b. Saran Saran merupakan uraian atau anjuran yang berasal dari kesimpulan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan. C. BAGIAN AKHIR Bagian akhir terdiri dari : 1. DAFTAR PUSTAKA Daftar Pustaka berisi semua bahan pustaka yang dipakai dalam penulisan. Kata DAFTAR PUSTAKA diketik dengan huruf kapital di bagian tengah halaman. Empat spasi di bawah kata DAFTAR PUSTAKA, ditulis pustaka pertama. Tiap Pustaka dimulai dari pinggir diketik satu spasi, baris kedua dan seterusnya dimulai pada ketukan ke delapan (tab stop 0,5”). Jarak antara pustaka satu dengan lainnya dua spasi. Pemakaian pustaka yang nama pengarangnya sama harus diketik dengan cara memberi garis yang panjangnya sama dengan nama pengarang diatasnya. Pustaka disusun menurut abjad dan tahun penerbitan.

Apabila ada persamaan abjad maka didahulukan tahun yang lebih lama dan bila tahun sama maka abjad pada huruf pertama tersebut digunakan sebagai urutan pedoman demikian seterusnya. Apabila nama sama dan tahun sama diberi tanda subskrip di belakang tahun penerbitan. Contoh penulisan Daftar Pustaka lihat pada Lampiran 3, perlu konsistensi judul pustaka. Daftar pustaka yang bersumber dari jurnal, maka penulisan judul hanya huruf pertama menggunakan huruf kapital. Selanjutnya huruf kecil dan tidak dicetak miring kalau bahasa Inggris. Penulisan pustaka yang judulnya bab dari buku yang merupakan kumpulan banyak penulis, maka ditulis judul pertama huruf besar pada awal kalimat dan selanjutnya huruf kecil, kemudian dilanjutkan dengan kata di dalam/In dengan judul tiap kata diawali huruf besar seperti lampiran. 2. Lampiran Lampiran disajikan setelah daftar pustaka, kata LAMPIRAN dimuat di bagian atas tengah halaman,

ditulis dengan huruf besar. Isi Lampiran adalah hasil penelitian skripsi yang tidak dimasukkan ke dalam tubuh tulisan agar tidak mengganggu uraian. Umumnya yang dimasukkan dalam lampiran adalah Tabel yang melebihi satu halaman, peta lokasi penelitian yang panjang dan perhitungan statistik. Lampiran harus disesuaikan dengan tujuan dan variabel yang diukur. Tiap topik lampiran diberi nomor dengan judul yang jelas. Contoh dapat dilihat di Lampiran 19.


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: dari hasil
Stats:
views:2821
posted:10/27/2009
language:Indonesian
pages:29