Docstoc

PROGRAM-PROGRAM KESEHATAN GIZI

Document Sample
PROGRAM-PROGRAM KESEHATAN GIZI Powered By Docstoc
					PROGRAM-PROGRAM
  KESEHATAN GIZI
DYAH UMIYARNI P, SKM,MSi
KURANG ENERGI PROTEIN
    PROGRAM PENANGGULANGAN
1.JANGKA PENDEK
a. Upaya pelacakan kasus melalui penimbangan
    bulanan di Posyandu
b. Rujukan kasus KEP dengan komplikasi
   penyakit di RSU
c. Pemberian ASI Eksklusif untuk bayi usia 0-6
   bulan
d. Pemberian kapsul Vit A
e. Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
   pemulihan bagi balita gizi buruk dengan lama
   pemberian 3 bulan
f. Memberikan makanan Pendamping ASI (MP-
   ASI) bagi balita keluarga miskin usia 6-12
   bulan
g. Promosi makanan sehat dan bergizi
2. JANGKA MENENGAH
a. Revitalisasi Posyandu
b. Revitalisasi Puskesmas
c. Revitalisasi Sistem Kewaspadaan Pangan dan
    Gizi
ANEMIA
UPAYA PENANGGULANGAN ANEMIA GIZI
              BESI


1. Suplementasi
2. Fortifikasi
3. Membatasi pembuangan zat besi dari tubuh
   secara patologis
4. Penyuluhan
 Pemberian Suplementasi tablet besi
  •           Tablet tambah darah :
              tablet zat besi yang mengandung 200 mg Ferro Sulfat atau 60
              mg besi elementer dan 0,25 mg asam folat

  •           Karena luasnya penyebaran dan prevalensi anemia yang
              bervariasi
  •           Tujuan pemberian suplementasi :
          1.    Pada daerah prevalensi tinggi, penderita anemia berat  suplementasi
                utk pengobatan terutama golongan rawan
          2.    Pada daerah prevalensi tidak tinggi tetapi situasinya memungkinkan
                terjadi anemia akibat faktor lain (investasi parasit atau penyakit
                infeksi) suplementasi utk pencegahan terutama gol rawan



Tablet Besi
         SUPLEMENTASI Tablet Tambah Darah




TTD : 200 mg Ferous                1 tablet/
Sulfat (60 mg besi                hari mini-
elemental & 0,25 mg               mal 90 hari
as.folat

                        1 tablet/             1 tablet/
                         minggu                 Hari
                      1 tablet/hari         40 hari masa
                       menstruasi               nifas
Fortifikasi bahan makanan dengan zat besi

•   Merupakan cara terbaik untuk pencegahan
    terutama bagi bayi dan anak
•   Pada makanan yang mengandung zat besi
    rendah
•   Contoh pada tepung terigu dan garam
    Membatasi pembuangan zat besi dari tubuh
    secara patologis

•     Beberapa penyakit termasuk cacing akan
      memperbanyak pengeluaran zat besi dari
      tubuh dan menghambat penyerapan besi
      dari makanan
    Program penyuluhan

•     Ditujukan untuk peningkatan mutu makanan
      sehari-hari termasuk konsumsi zat besi
•     Pemberian ASI  kandungan protein ASI
      membantu penyerapan zat besi dan dapat
      mencegah terjadinya anemia
KURANG VITAMIN A
   Penanggulangan & Intervensi
a. Intervensi KVA berbasis Makanan
  1. PUGS
  2. Tanaman pekarangan & kebun sekolah
  3. Fortifikasi vitamin A


b. Intervensi dengan basis bukan makanan



                       15
       INTERVENSI BERBASIS MAKANAN
Upaya meningkatkan konsumsi vitamin A dari makanan
yang kaya akan vit A.
Sumber Vitamin A
-Hewani : daging, ikan, telur, susu,
-Nabati : sayuran hijau daun, buah-buahan berwarna
kuning atau merah




                        16
       b. Intervensi berbasis bukan makanan

• Indonesia masih bergantung pada pendekatan
  non food-based intervention
• Dilakukan dng suplementasi (memberikan
  tambahan vit A kepada anak, ibu nifas dalam
  bentuk pil atau kapsul
• Kapsul vit. A dosis tingi terbukti efektif untuk
  mengatasi masalah KVA pada masyarakat


                        17
• Sasaran kapsul Vit. A
   – Secara Periodik
  1. Bayi
       kapsul vit A 100.000 Si (warna biru)
       semua bayi 6 – 11 bulan, bila sehat maupun sakit

  2.   Anak balita
       kapsul vit A 200.000 SI (warna merah)
       semua bayi 1 – 5 tahun, bila sehat maupun sakit

  3.   Ibu Nifas
       kapsul vit A 200.000 SI (warna merah)
       ibu setelah melahirkan (30 hari) sehingga diharapkan
       bayi akan      memperoleh vit A yang cukup melalui ASI

         BULAN pemberian Vitamin A Februari & Agustus
                               18
GAKY
 Program penanggulangan GAKY berskala
              Nasional
• Program Jangka Pendek:
  Distribusi Capsul yodiol dengan sasaran kelompok
  rawan di daerah endemik Sedang dan berat.
• Jangka Panjang
  1.Yodisasi garam
  2. Promosi Penganeka ragaman Pangan &
      Menu Gizi seimbang.
  3. Penurunan konsumsi pangan goitrogenic.
                   PROGRAM PENANGGULANGAN GAKY BERKELANJUTAN

   PROGRAM                           Daerah Endemik GAKY
GARAM BERYODIUM                Non                  Sedang        Berat
                                        Ringan                                       SENTINEL AREA
                               End
                                                   Neonatal

                                                     Bayi

                                                    Anak Balita
KAPSUL BERYODIUM                                 Anak Sekolah`
                                                                          WUS/ Ibu       SENTINEL
                                                    Remaja                 hamil          GROUP
                                                      WUS
                                                  PUS

      KIE                                          Orang tua




                                  Monitoring INDIKATOR :
  SURVEILANS               -   Garam 6 bln sekali
                                                                                            UIE
                           -   UIE 1 x / 1 – 2 tahun
                                                                                         Pemantauan
                           -   Gondok 1 x / tahun                                          Berkala
                           -   TSH Neonatus berkelanjutan (NHI)

   10 Indikator
     Program
  Berkelanjutan                           BEBAS GAKY
 ( 8 Sudah Baik)                     Garam beryodium > 90 %
                                     UIE              < 20 %              BEBAS KRETIN
                                     Prev. Gondok     < 5 %                   BARU
                                     TSH( Hypo Trans)< 3 %                   <0.03 %
             Yodisasi Garam
Kadar sesuai standar SNI yaitu 30-80 mg KIO3/
 kg garam (30-80 ppm).
    Kapsul minyak Beriodium


 Program jangka pendek untuk mempercepat
perbaikan status iodium masyarakat
khususnya daerah endemik sedang dan berat
pada kelompok rawan.Khususnya ketika
coverage garam beryodium belum mencapai
90 %. Diberikan sekali/2kali setahun
 •Kelompok
   .              Umur                Dosis
                           Pemberian/th.      Kapsul
Bayi               <1         100mg             ½
Anak Balita       1-5         200mg             1
Wanita            6-35        400mg             2
Wanita hamil        -         200mg             1
Wanita menyusui     -         200mg             1
Pria              6 - 20      400mg             2
             Zat Goitrogenik
Zat Goitrogenik adalah zat yang dapat
menghambat pengambilan iodium oleh
kelenjar gondok, sehingga konsentrasi iodium
dalam kelenjar menjadi rendah.

Sumber: kubis,umbi singkong,daun
  singkong,kacang-kacangan
TERIMAKASIH

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:84
posted:12/19/2012
language:Unknown
pages:26