MODUL SEJARAH 1
Document Sample


Program Intensif
DISESUAIKAN DENGAN KISI-KISI SNMPTN 2013 CopyRight Frison H Panjaitan, S. Sos
1. PRA SEJARAH
Peristiwa masa lampau sebelum manusia mengenal tulisan.
Ilmu bantu Pra Sejarah:
• Ikonografi : mempelajari patung
• Numismatik : mempelajari mata uang kuno
• Ekskavasi : ilmu bantu yang digunakan ahli arkeologi untuk melaksanakan penggalian.
2. PENGERTIAN ILMU SEJARAH
Mempelajari peristiwa yang benar-benar terjadi, mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan.
1) Dasar-dasar Penulisan:
-Heuristik
-Verifikasi:Tipologi, Stratifikasi, Kimiawi
-Interprestasi
-Historiografi
2) Tradisi Pewarisan Sejarah
Folklor: bagian kebudayaan yang diwariskan tanpa dibukukan.
Jenis-jenis:
• Lisan: pribahasa, teka-teki, nyanyian rakyat,dll
• Sebagian lisan: kepercayaan, permainan,dll
• Bukan lisan : arsitektur bangunan, kerajinan,dll
3. SEJARAH KEHIDUPAN
Pembagian Pra Sejarah:
Berdasarkan Geologi:
1) Archaikum (+ 2.500 juta tahun): bumi panas belum ada kehidupan
2) Paleozoikum (+ 340 juta tahun): bumi belum stabil, hewan bersel satu, tidak bertulang belakang (Zaman
Primer)
3) Mesozoikum (+ 140 juta tahun): hewan reptil besar (Zaman Sekunder)
4) Neozoikum (Kainozoikum + 60 juta tahun) : binatang menyusui, primata (Zaman Tertier)
Zaman Kwartier + 0,6 juta tahun.
Manusia Purba:
• Pleistosen (Dilluvium):
Lapisan Bawah (Jetis) : Pithecanthropus Robustus, Meganthropus ditemukan van Koenigswald,
Sangiran, paling tua
Lapisan Tengah (Trinil): Pithecanthropus Erectus, ditemukan E. Dubois, Trinil, 1891
Lapisan Atas (Ngandong): Homo Wajakensis, Homo Soloensis
• Holosen (Alluvium): Homo Sapiens
4. PEMBAGIAN KEBUDAYAAN
1.Zaman Batu (Lithikum)
1) Paleolithikum (Batu Tua): peralatan dari batu kasar, mengembara, peralatan berupa kapak genggam
(chopper), alat serpih (flakes), kebudayaan ini dikenal dengan Kebudayaan Pacitan dan Ngandong:
Pithecanthropus Erectus, Homo Soloensis, Homo Wajakensis.
2) Mesolithikum (Batu Tengah): peralatan batu halus,
mulai menetap, peralatan berupa kapak sumatera
(pebble), kapak pendek (hache courte) alat-alat tulang. Kebudayaan: Kojokken Modinger (sampah abu
dapur), dan Abris Sous Roche (Bacson), yaitu hidup dalam gua-gua.
3) Neolithicum (Batu Muda): Revolusi kehidupan manusia dari Food Gathering menjadi Food Producing.
Alat: kapak persegi, kapak lonjong.
4) Megalithikum (Batu Besar) mengenal kepercayaan, peralatan batu besar :
• Menhir (tugu batu), tempat pemujaan arwah nenek moyang
• Dolmen (meja batu) tempat sesajen
• Sarkofagus (keranda) peti jenazah berbentuk lesung mempunyai tutup, terdapat di Bali.
• Waruga (peti jenazah kecil) berbentuk kubus yang ditutup oleh batu lain berbentuk atap rumah,
dijumpai di Minahasa.
• Kubur batu
• Punden Berundak-undak
• Arca
2. Zaman Logam
Dibagi ke dalam zaman:
• Zaman Tembaga, zaman ini tidak dijumpai di Indonesia.
• Zaman Perunggu, peninggalannya berupa nekara, moko, manik-manik (kebudayaan Dongson)
• Zaman Besi, berlangsung sampai sekarang.
Ahli-ahli Purbakala di Indonesia:
• E. Dubois
• Oppenoorth
• Van Koenigswald
• Reitschotten
• Ter Haar
• Teuku Jakob
5. ASAL-USUL BANGSA INDONESIA
• Prof. Dr. H. Kern: berasal dari Campa, Cochin Cina, Kamboja, datang ke Indonesia memakai
perahu bercadik, alasannya terdapat persamaan bahasa, nama hewan, alat-alat perang.
• Prof. Dr. Kroom: berasal dari Cina Tengah karena terdapat kesamaan sumber kebudayaan yaitu
kebudayaan sungai-sungai besar.
• Max Muller, berasal dari Asia Tenggara
• Van H. Geldern: berasal dari Asia hal ini didukung oleh artefak yang sama
• Dr. Brandes, berasal dari daerah sebelah utara Pulau Formosa, sebelah barat Madagaskar, sebelah
selatan Jawa-Bali, sebelah timur Pantai Barat Amerika.
Program Intensif SNMPTN
1. SPMB 2006 / Reg I
Kepercayaan yang dianut masyarakat pada masa perundagian tentang kehidupan setelah mati dapat dilihat
dari peralatan yang mereka buat, yaitu :
(A) kapak corong (D) bejana perunggu
(B) nekara perunggu (E) chopper
(C) manik-manik
2. SPMB 2002 / Reg III
Cara menentukan umur suatu benda adalah dengan cara membandingkan bentuk benda yang ditemukan
dengan .
(A) Epigrafi (D) Topografi
(B) Stratigrafi (E) Tipologi
(C) Metode karbon
3. SPMB 2001 / Reg III
Untuk mempelajari peninggalan sejarah berupa arca diperlukan ilmu bantu yang disebut
(A) Arkeologi (D) Ikonografi
(B) Paleografi (E) Epigrafi
(C) Numismatik
4. Sipenmaru 1988
Pendukung kebudayaan kapak persegi ialah bangsa
(A) Austronesia (D) Polynesia
(B) Autro-Asia (E) Melanesia
(C) Melanesoide
5. Sipenmaru 1987
Salah satu hasil dari kebudayaan megalithikum di Indonesia ialah dolmen yang berfungsi sebagai …
(A) alat menjaga keamanan desa
4
(B) tempat sajian roh nenek moyang dengan kuburannya
(C) tugu peringatan atas jasa kepala desa
(D) alat untuk mengolah pertanian
(E) lambang yang dapat memberi kemakmuran
6. Sipenmaru 1997
Makhluk manusia yang menghuni bumi kita sekarang ini disebut
(A) homo homini lupus (D) homo sex
(B) homo noid (E) homo sapies
(C) homonid
7. SPMB 2007 Reg III/661,
Berdasarkan peninggalan kebudayaan dan bahasa, maka bangsa-bangsa Asia Tenggara berasal dari rumpun
bangsa yang sama yaitu
(A) Melanesia (D) Melayu Austronesia
(B) Mongoloid (E) Melayu Polynesia
(C) Austromelayu
8. SPMB 2007 III/161
Dongeng “Bawang Merah Bawang Putih” merupakan contoh folklore yang berfungsi sebagai
(A) sistem proyeksi
(B) alat pedagogik
(C) alat pengendalian masyarakat
(D) alat pengasahan budaya
(E) alat komunikasi
9. SPMB 2007 / Reg III/161
Sejarawan yang berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Campa, Cochin
China, atau Kamboja dan mempergunakan perahu-perahu bercadik menuju kepulauan Indonesia adalah.
(A) Max Muller (D) Van Heine Geldern
(B) Prof. Dr. Kroom (E) Prof. Dr. Kern
(C) Prof. Dr. Sartono
10. SPMB 2006 / Reg III
Pada umumnya orang menyebut kebudayaan perunggu di Asia Tenggara sebagai kebudayaan Dongson
SEBAB
Nama ini diambil berdasarkan tempat di Tonkin yang dijadikan penyelidikan pertama kebudayaan tersebut
dan di daerah ini terdapat semua peninggalan masa perunggu
11. SPMB 2005/Reg II
Kebudayaan Neolithikum merupakan dasar kebudayaan Indonesia sekarang
SEBAB
Pada masa Neolitikum kehidupan penduduk telah berubah dari food gathering menjadi food producing
12. SPMB 2004 / Reg III
Menurut Dr. Krom seorang ahli sejarah Belanda, masyarakat Indonesia pada zaman Neolithikum telah
mengenal bercocok tanam
SEBAB
Bukti-bukti yang ditemukan Dr. Krom memperkuat pernyataannya bahwa masyarakat Indonesia zaman
Neolithikum sudah bercocok tanam.
13. UMPTN 1996 Rayon B
Dolmen adalah batu yang berbentuk seperti meja
SEBAB
Dolmen berfungsi sebagai tempat meletakkan sesaji
14. UMPTN 2001 / Rayon B
Benda-benda peninggalan sejarah yang dapat disimpan di museum adalah :
(1) artefak
(2) fosil
(3) arca
(4) situs
15. UMPTN 1999 Rayon B
Tradisi Megalitik di Indonesia pada saat ini masih terlihat sisa-sisanya. Daerah yang banyak menyimpan tradisi
Megalitik di Indonesia pada saat ini adalah
(1) Timor
(2) Sumbawa
(3) Flores
(4) Nias
Get documents about "