Docstoc

Pembelajaran Membaca dengan Teknik Memindai

Document Sample
Pembelajaran Membaca dengan Teknik Memindai Powered By Docstoc
					   PEMBELAJARAN MEMBACA DENGAN TEKNIK
         MEMINDAI PADA ENSIKLOPEDI
     DI KELAS VIII MTS ISLAMIYAH SAYANG
 KABUPATEN CIANJUR TAHUN PELAJARAN 2008–2009



                  RINGKASAN SKRIPSI

            Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari
          Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan



                             oleh
                     NENENG MULYANI
                     NIM. 01020101080756




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
         UNIVERSITAS SURYAKANCANA CIANJUR
                             2009
Ketika kumohon pada Allah kelembutan
Dia memberi penderitaan agar ku kuat
Ketika kumohon kebahagiaan
Dia memberi kesedihan agar ku sabar
Ketika kumohon pengetahuan
Dia memberi kegelapan agar ku belajar
Ketika kumohon kebersahajaan
Dia memberi kemegahan agar ku pelihara dengan bijaksana
                       (Jalaluddin Rumi, Antara Allah dan Aku, 1986)




                                                        Skripsi ini
                                                  kupersembahkan
                              kepada ayahanda dan ibunda tercinta,
   suami dan anak-anakku tersayang atas dorongan dan do’a restunya
       selama menempuh pendidikan dan menyelesaikan skripsi ini.




                                 2
    PEMBELAJARAN MEMBACA DENGAN TEKNIK
          MEMINDAI PADA ENSIKLOPEDI
      DI KELAS VIII MTS ISLAMIYAH SAYANG
KABUPATEN CIANJUR TAHUN PELAJARAN 2008–2009




       Banyak orang berpendapat bahwa membaca merupakan jantungnya

komunikasi dewasa ini. Mampu membaca berarti memiliki kekuatan yang

sanggup mengungguli kekuatan fisik apa pun yang bisa dihimpun manusia. Siapa

yang mampu membaca dengan cepat, berarti dialah yang paling dulu mendapat

dan dia pula yang kuat. Akan tetapi, kita pun       menyadari bahwa kegiatan

membaca yang cepat dan benar bukanlah sesuatu yang mudah. Psikologi

pendidikan dan psikologi komunikasi membuktikan bahwa membaca memiliki

sifat-sifat yang kompleks, yang di dalamnya terdapat berbagai faktor yang saling

terjalin satu sama lain. Harjasujana (1996:164) mengemukakan bahwa hampir

semua jenis keterampilan membaca dapat diperbaiki dengan jalan latihan. Jika

faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan membaca tersebut dilatih dengan

sebaik-baiknya, maka kemampuan membaca pun pasti membaik. Dengan

demikian, waktu yang digunakan untuk membaca akan bertambah singkat. Dan

inilah sesungguhnya hakikat dari membaca cepat.

     Di sisi lain, penyebaran informasi melalui media cetak dan eletronik dewasa

ini kian mendapat perhatian dari berbagai kalangan, baik kalangan intelektual

maupun masyarakat umum. Kemampuan memperoleh informasi melalui media

cetak, baik buku-buku teks, surat kabar, majalah, dan sebagainya, makin menjadi




                                       3
penting dalam masyarakat yang kompleks sekarang ini. Perkembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi menuntut kemampuan tinggi dari para penggunanya

dan sangat bergantung kepada adanya media cetak. Hal ini mengandung makna

bahwa membaca yang layak merupakan hal yang sangat vital. Kemampuan

membaca mempunyai makna yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

       Keberadaan media cetak yang memiliki kelebihan-kelebihan khusus bila

dibandingkan dengan media komunikasi lainnya, dengan mudah dapat diperoleh

di mana saja dalam bentuk dan format yang beraneka ragam. Ia dapat dengan

mudah dibawa ke mana saja dan dibuka di mana saja dan kapan saja. Fleksibilitas

kegiatan membaca memberikan jaminan kelangsungan nilai-nilai yang dikandung

dalam bacaan itu, baik untuk keperluan pendidikan maupun untuk keperluan

hiburan.

       Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian tentang Pembelajaran Membaca

dengan Teknik Memindai pada Ensiklopedi di Kelas VIII MTs Islamiyah Sayang,

Kabupaten Cianjur tahun pelajaran 2008 – 2009 dilakukan.

       Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini meliputi aspek-aspek

sebagai berikut.

   1. Bagaimanakah perencanaan pembelajaran membaca dengan teknik

       memindai pada ensiklopedi disusun?

   2. Bagaimanakah pelaksanaan langkah-langkah pembelajaran membaca yang

       dilakukan dengan teknik membaca memindai pada ensiklopedi?




                                      4
   3. Bagaimanakah skor perolehan dan rata-rata kecepatan membaca memindai

       siswa dalam menemukan informasi pada ensiklopedi?

   4. Apakah teknik pembelajaran membaca memindai (scanning) ensiklopedi

       berpengaruh positif terhadap kemampuan siswa kelas VIII MTs Islamiyah

       Sayang Cianjur dalam menemukan informasi?

      Sejalan dengan rumusan masalah di atas, penelitian ini bertujuan sebagai

berikut.

   1. Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran membaca dengan teknik

       memindai pada ensiklopedi disusun.

   2. Mendeskripsikan pelaksanaan langkah-langkah pembelajaran membaca

       yang dilakukan dengan teknik membaca memindai pada ensiklopedi.

   3. Mendeskripsikan skor perolehan dan rata-rata kecepatan membaca

       memindai siswa dalam menemukan informasi pada ensiklopedi.

   4. Menguji efektivitas teknik membaca memindai ensiklopedi dalam

       menemukan informasi pada siswa kelas VIII MTs Islamiyah Sayang,

       Cianjur.

      Hipotesis penelitian ini adalah ”teknik membaca memindai (scanning)

berpengaruh positif terhadap peningkatan kecepatan membaca dan menemukan

informasi dalam ensiklopedi pada siswa kelas VIII MTs Islamiyah Sayang

Kabupaten Cianjur tahun pelajaran 2008 – 2009.”




                                      5
      Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Islamiyah

Sayang, Kabupaten Cianjur tahun pelajaran 2008 – 2009 yang seluruhnya

berjumlah 154 orang yang terdiri atas 79 siswa perempuan dan 75 siswa laki-laki.

Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik acak (random sampling)

dengan mengambil persentase sebanyak 25% dari populasi. Penggunaan teknik

random dalam penentuan sampel ini didasarkan kepada asumsi bahwa seluruh

populasi bersifat homogen.

      Selanjutnya, metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah

kuasi eksperimental atau eksperimen semu karena penelitian ini hanya

memusatkan perhatian kepada kondisi yang berlangsung pada siswa kelas VIII

MTs Islamiyah Sayang, Kabupaten Cianjur dengan menerapkan teknik tes

membaca memindai sebagai alat pengumpulan data.

      Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan melalui teknik angket dan tes

membaca memindai, serta hasil analisis statistik dengan menggunakan uji t dua

pihak dan uji t sepihak yang dilakukan terhadap perolehan data tersebut, dapat

diperoleh kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut.

1. Berdasarkan hasil penilaian guru pamong, guru pendamping, dan kepala

   madrasah serta hasil analisis yang dilakukan, struktur rencana pelaksanaan

   pembelajaran (RPP) membaca memindai (scanning) pada ensiklopedi telah

   disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun

   2008 tentang Standar Proses serta Panduan Pengembangan Silabus dan RPP

   (BSNP, 2006) yang di dalamnya termuat komponen-komponen identitas




                                       6
   sekolah, standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator

   pencapaian hasil belajar, prosedur pembelajaran, materi esensial pembelajaran,

   media pembelajaran, serta penilaian berbasis kelas dan tindak lanjut

   pembelajaran. Prosedur pembelajaran yang dirumuskan telah mengandung

   tahap-tahap atau langkah pembelajaran yang proporsional dan terdiri atas

   langkah apersepsi, eksplorasi, elaborasi, konfirmassi, serta tahap refleksi

   pembelajaran.

2. Proses pembelajaran membaca memindai (scanning) pada ensiklopedi telah

   berlangsung sesuai dengan rumusan prosedur pembelajaran yang tertuang

   dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis atas

   penilaian yang dilakukan oleh guru pamong, guru pendamping, dan kepala

   madrasah dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran yang meliputi

   langkah-langkah apersepsi, eksplorasi, elaborasi, konfirmasi, dan refleksi

   terpusat pada siswa. Guru secara umum bertindak sebagai fasilitator yang

   melayani siswa selama pembelajaran berlangsung. Penilaian berbasis kelas

   dilaksanakan bukan hanya oleh guru, melainkan juga oleh siswa lain secara

   terbuka sebagai penghargaan. Proses refleksi telah menghasilkan masukan-

   masukan baru bagi perbaikan pengelolaan pembelajaran bagi guru di masa

   mendatang.

3. Pada dua tes awal dan tes akhir pengujian kecepatan membaca dan menemu-

   kan informasi melalui membaca memindai (scanning) pada ensiklopedi

   terlihat perbedaan yang signifikan. Artinya, rata-rata skor perolehan siswa

   yang diperoleh pada hasil tes akhir jauh lebih tinggi daripada hasil tes awal,



                                       7
   yakni 72,08 pada tes akhir dan 43,92 pada tes awal. Kemudian, rata-rata

   kecepatan membaca siswa pada tes awal berada pada 4’07” (empat menit

   tujuh detik) dan rata-rata kecepatan membaca pada tes akhir menjadi 3’34”.

   Baik pada kecepatan membaca maupun penemuan informasi terjadi

   peningkatan yang cukup signifikan.

4. Pengujian statistik dengan uji t dua pihak menunjukkan bahwa thitung = 15,82

   dan ttabel = 2,37. Berdasarkan ketentuan Ho diterima jika –ttabel < thitung < ttabel.

   Pada konteks ini ternyata -2,64 < 15,82 > 2,64. Artinya, Ho ditolak dan HA

   diterima yang mengandung makna bahwa terdapat perbedaan yang signifikan

   antara hasil tes awal dan tes akhir pembelajaran membaca teknik memindai

   (scanning) pada ensiklopedi. Sedangkan pada uji t sepihak diketahui bahwa

   nilai thitung jauh lebih besar daripada ttabel, yakni 15,82 > 2,37, sehingga Ho

   dapat diterima. Artinya hasil tes akhir pembelajaran membaca memindai

   (scanning) pada ensiklopedi lebih baik daripada hasil tes awal. Atas dasar

   hasil analisis hipotesis statistik di atas dapat dibuktikan bahwa teknik

   membaca memindai (scanning) berpengaruh positif terhadap peningkatan

   kecepatan membaca dan menemukan informasi dalam ensiklopedi pada siswa

   kelas VIII MTs Islamiyah Sayang Kabupaten Cianjur tahun pelajaran 2008 –

   2009.




                                          8
                           DAFTAR PUSTAKA



Ahmadi, Mukhsin. 1990. Strategi Belajar Mengajar Keterampilan Berbahasa dan
     Apresiai Sastra, Malang: Yayasan Asih Asah Asuh

Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Acuan Pengembangan Silabus
       Pembelajaran, Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Pembelajaran Kontekstual (Contextual
       Teaching and Learning, Jakarta: Direktorat PLP Dirjen Dikdasmen

Departemen Pendidikan Nasional. 2006a. Standar Isi: Standar Kompetensi dan
       Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Jakarta: Badan
       Standar Nasional Pendidikan

Departemen Pendidikan Nasional. 2006b. Pedoman Pengembangan Silabus dan
       RPP, Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
       Nomor 41 Tahun 2008 tentang Standar Proses, Jakarta: Badan Standar
       Nasional Pendidikan

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1984. Kamus Besar Bahasa Indonesia,
       Jakarta: PN Balai Pustaka

Harjasujana, Ahmad Slamet. 1996. Membaca 2, Jakarta: Proyek Penataran Guru
       SLTP Setara D-III, Dirjen Dikdasmen Depdiknas

Iswara, Prana Wijaya, dkk. 1996. Kebahasaan dan Membaca dalam Bahasa
       Indonesia, Jakarta: Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III, Dirjen
       Dikdasmen Depdiknas

Makmun, Abin Syamsuddin. 1996. Psikologi Kependidikan: Belajar dan
     Pembelajaran, Bandung: CV Remaja Rosda Karya

Nasution, S. 1998. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito

Sapani, Suardi, Drs. M.Pd. et. Al. 1997. Teori Pembelajaran. Jakarta: Bagian
       Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III, Departemen Pendidikan dan
       Kebudayaan

Subana, M. dkk. 2000. Statistik Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia

Sudjana. 1996. Teknik Analisis Data Kualitatif, Bandung: Penerbit Tarsito



                                        9
Surakhmad, Winarno. 1982. Pengantar Penelitian Ilmiah, Bandung: Tarsito

Suyatna, Amir. 2000. Pengantar Metodologi Penelitian Pendidikan dan
       Pengajaran Bahasa, Bandung: FBPS UPI

Tarigan, H. G. 1987. Membaca sebagai Keterampilan Berbahasa, Bandung:
       Angkasa

Wardani, I.G.A.K. dkk. 1996. Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Proyek
      Penataran Guru SLTP Setara D-III, Dirjen Dikdasmen Depdiknas




                                     10

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:83
posted:12/6/2012
language:
pages:10