Docstoc

E-Democracy IT Strategic Planning dan E-Government

Document Sample
E-Democracy IT Strategic Planning dan E-Government Powered By Docstoc
					IT Strategic Planning dan E-Government

       E-Government dapat didefinisikan sebagai penggunaan informasi dan teknologi
komunikasi untuk menyediakan dan meningkatkan layanan pemerintah dengan memungkinkan
transaksi elektronik dan interaksi antara warga negara, bisnis, dan lembaga lain dari pemerintah.
       Inpres 3/2003 tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government,
telah mengamanatkan, diantaranya kepada setiap Gubernur dan Bupati/Walikota untuk
mengambil langkah-langkah konkret yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi dan
kewenangannya masing-masing guna terlaksananya pengembangan e-Government secara
nasional.
       Menurut Inpres No 3/2003:
       Pengembangan e-government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan
       kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan
       kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui pengembangan e-government
       dilakukan penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan
       mengoptimasikan pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi
       tersebut mencakup 2 (dua) aktivitas yang berkaitan yaitu:
            1. Pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja
               secara elektronis.
            2. Pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses
               secara mudah dan murah oleh masyarakat di seluruh wilayah negara
       IT-Strategic Planning untuk pengembangan E-Government di seluruh dunia didorong
oleh keinginan untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas dan efektivitas pelayanan publik
(Westland and Al-Khouri, 2010). Kontribusi dari E-Government terhadap masyarakat dapat
dilihat pada gambar 1 berikut.
                Gambar 1 Internal and External eGov Contributions (United Nations, 2008)


      Dalam pertimbangan untuk fase berikutnya untuk pengembangan IT-Strategic Planning
untuk Komisi Pemilihan Umum dan pemilu, adalah penting bahwa teknologi strategis dan
manfaat yang akan diproyeksikan perlu secara lebih jelas dan fokus seperti alur yang telah
digambarkan pada gambar 1.
      Dampak penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam tata kelola
menyangkut pada aspek-aspek:
          a. 24/7 Service Model
             Sistem dan proses harus disesuaikan dengan model layanan yang baru. Proses
             respon bahkan di tengah malam terhadap warga negara harus mendapatkan respon
             (otomatis) sesegera mungkin. Hal ini merupakan harapan warga negara terhadap
             layanan pemerintah mengenai layanan publik yang tersedia 24 jam sehari, 7 hari
             seminggu. Layanan yang dimaksud di sini adalah layanan teknologi elektronik
             dengan teknologi modern selain daripada fax, telepon atau bahkan hubungan
             langsung.


          b. Kebutuhan Informasi
           Sebagai contoh sederhana, website terdiri dari banyak konten (informasi). Untuk
           hal yang seperti ini maka pemerintah harus mengumpulkan, menyediakan dan
           memperbarui konten dari portal web sehari-hari yang disediakan pemerintah
           untuk layanan masyarakat.
        c. Sumber Daya Manusia (SDM)


Artikel Selengkapnya: http://artikel-teknologi-informasi.blogspot.com/

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:19
posted:11/28/2012
language:Indonesian
pages:3
Description: E-Government dapat didefinisikan sebagai penggunaan informasi dan teknologi komunikasi untuk menyediakan dan meningkatkan layanan pemerintah dengan memungkinkan transaksi elektronik dan interaksi antara warga negara, bisnis, dan lembaga lain dari pemerintah.