Cerita Rakyat La Dana by AlDays

VIEWS: 21 PAGES: 2

									Cerita Rakyat La Dana dan Kerbaunya

       La Dana adalah seorang anak petani dari Toraja. Ia sangat terkenal

       akan kecerdikannya. Kadangkala kecerdikan itu ia gunakan untuk

       memperdaya orang. Sehingga kecerdikan itu menjadi kelicikan.

       Pada suatu hari ia bersama temannya diundang untuk menghadiri

       pesta kematian. Sudah menjadi kebiasaan di tanah toraja bahwa

       setiap tamu akan mendapat daging kerbau. La Dana diberi bagian

       kaki belakang dari kerbau. Sedangkan kawannya menerima hampir

       seluruh bagian kerbau itu kecuali bagian kaki belakang.

       Lalu La Dana mengusulkan pada temannya untuk menggabungkan

       daging-daging bagian itu dan menukarkannya dengan seekor kerbau

       hidup. Alasannya adalah mereka dapat memelihara hewan itu

       sampai gemuk sebelum disembelih. Mereka beruntung karena

       usulan tersebut diterima oleh tuan rumah.

       Seminggu setelah itu La Dana mulai tidak sabar menunggu agar

       kerbaunya gemuk. Pada suatu hari ia mendatangi rumah temannya,

       dimana kerbau itu berada, dan berkata "Mari kita potong hewan ini,

       saya   sudah ingin    makan    dagingnya."   Temannya menjawab,

       "Tunggulah sampai hewan itu agak gemuk." Lalu La Dana

       mengusulkan, "Sebaiknya kita potong saja bagian saya, dan kamu

       bisa memelihara hewan itu selanjutnya." Kawannya berpikir, kalau

       kaki belakang kerbau itu dipotong maka ia akan mati. Lalu kawannya
         membujuk La Dana agar ia mengurungkan niatnya. Ia menjanjikan

         La Dana untuk memberinya kaki depan dari kerbau itu.

         Seminggu setelah itu La Dana datang lagi dan kembali meminta agar

         bagiannya dipotong. Sekali lagi kawannya membujuk. Ia dijanjikan

         bagian badan kerbau itu asal La Dana mau menunda maksudnya.

         Baru beberapa hari berselang La Dana sudah kembali kerumah

         temannya. Ia kembali meminta agar hewan itu dipotong.

         Kali ini kawannya sudah tidak sabar, dengan marah ia pun berkata,

         "Kenapa kamu tidak ambil saja kerbau ini sekalian! Dan jangan

         datang lagi untuk mengganggu saya." La dana pun pulang dengan

         gembiranya sambil membawa seekor kerbau gemuk.

Find more at http://www.embun.net/2012/11/kumpulan-cerita-rakyat-di-indonesia.html

								
To top