Docstoc

Bab II. Tinjauan Pustaka G2007rmn

Document Sample
Bab II. Tinjauan Pustaka G2007rmn Powered By Docstoc
					                                                                                             2



     kriminalitas yang disimpan di dalam basis   informasi spasial tentang permukaan bumi
     data.                                       untuk dapat dipakai dalam pengambilan
                                                 keputusan. Sedangkan pemetaan adalah semua
         TINJAUAN PUSTAKA                        kegiatan untuk menghasilkan tampilan
                                                 informasi tersebut secara keruangan (spasial).
Sistem Informasi                                 Pemetaan adalah suatu bentuk komunikasi
                                                 secara grafis antara pembuat dan pemakai peta
    Sistem informasi adalah suatu sistem yang    yang telah lama dikenal orang (Barus &
menerima sumber data sebagai input               Wiradisastra 2000).
kemudian diproses menjadi suatu sistem
informasi berupa output yang terdiri dari             Data utama dalam SIG adalah data
sumber daya perangkat keras (mesin dan           berbentuk sebaran spasial obyek yaitu peta.
media), perangkat lunak (program dan             Dalam hal ini terdapat tiga cara dasar dalam
prosedur), dan sumber daya manusia (spesialis    penyajian data spasial, yaitu dalam bentuk
dan end user). Pengelolaan sumber daya           titik, garis, dan area. Titik merupakan cara
informasi dilakukan melalui proses aktivitas     penyajian yang tidak berdimensi, dan hanya
sistem informasi yaitu pemasukan data            menyajikan lokasi dalam bentuk koordinat.
(input), pengolahan data (processing),           Penyajian cara ini lebih menekankan pada
penyimpanan (storage), pengeluaran (output),     lokasi obyek, yang tidak berkait dengan
dan pengendalian (control activities) (O’Brien   ukuran panjang maupun luas dari obyek. Garis
1999).                                           merupakan deretan titik yang sambung
                                                 menyambung, berdimensi satu seperti jalan,
Sistem Informasi Geografis                       sungai, akan tetapi sudah mempunyai sifat
                                                 tambahan yaitu mempunyai arah dan ukuran
    Menurut Siar dan Estes (1990) dalam          panjang, akan tetapi tidak mempunyai luasan.
Barus dan Wiradisastra (2000), Sistem            Area dinyatakan dalam bentuk poligon,
Informasi Geografis (SIG) adalah suatu sistem    merupakan cara penyajian dasar yang
informasi yang dirancang untuk bekerja           berdimensi       dua,      sehingga     dapat
dengan data bereferensi spasial atau             menggambarkan luas area.
berkoordinat geografi. Dengan kata lain, suatu
SIG adalah suatu sistem basis data dengan        Prototyping
kemampuan khusus untuk data yang
bereferensi spasial bersamaan dengan                Prototipe memberikan ide bagi pembuat
seperangkat operasi kerja.                       maupun pemakai potensial tentang cara sistem
                                                 berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Proses
    Komponen utama dalam SIG dapat dibagi        menghasilkan sebuah prototipe disebut
menjadi empat kelompok yaitu perangkat           prototyping (McLeod 2001).
keras,    perangkat    lunak,    organisasi
(manajemen), dan pemakai. Porsi masing-              Menurut McLeod (2001) terdapat dua
masing komponen tersebut berbeda-beda dari       jenis prototipe. Prototipe Jenis I merupakan
satu sistem ke sistem lainnya, tergantung        suatu model yang akan berkembang menjadi
tujuan dari dibuatnya SIG tersebut.              sistem operasional. Prototipe Jenis II
Berdasarkan operasinya SIG dapat dibedakan       merupakan suatu model yang dapat dibuang
menjadi dua kelompok, yaitu:                     yang berfungsi sebagai cetak biru bagi sistem
                                                 operasional. Pendekatan pada prototipe Jenis I
1.   SIG secara manual, yang beroperasi          hanya mungkin jika peralatan prototyping
     memanfaatkan           peta        cetak    memungkinkan prototipe memuat semua
     (kertas/transparan) atau bersifat data      elemen penting dari sistem baru. Sedangkan
     analog.                                     pendekatan prototipe Jenis II dilakukan jika
2.   SIG secara terkomputer atau lebih sering    prototipe tersebut hanya dimaksudkan untuk
     disebut SIG otomatis (prinsip kerjanya      tampilan seperti sistem operasional dan tidak
     sudah dengan menggunakan komputer           dimaksudkan untuk memuat semua elemen
     sehingga datanya merupakan data dijital).   penting.
Peta dan Pemetaan                                   Langkah-langkah yang terdapat pada
                                                 pengembangan prototipe Jenis I adalah
   Peta merupakan penyajian secara grafis        sebagai berikut.
dari kumpulan data maupun informasi sesuai
lokasinya secara dua dimensi. Ditinjau dari      1.   Mengidentifikasi kebutuhan pemakai.
perannya peta adalah bentuk penyajian                 Analis sistem mewawancarai pemakai
                                                                                                  3



     untuk mendapatkan gagasan dari apa                 menspesifikasi tipe dan struktur data serta
     yang diinginkan pemakai terhadap sistem.           menyimpan data di dalam basis data
2.   Mengembangkan        Prototipe.     Analis         secara leluasa.
     sistem, mungkin bekerjasama dengan            2.   Membantu pengguna untuk memasukkan,
     spesialis informasi lain, menggunakan              memperbaharui,       menghapus,        dan
     satu atau lebih peralatan prototyping              mendapatkan kembali data dari basis
     untuk mengembangkan sebuah prototipe.              data.
     Contoh dari peralatan prototyping adalah      3.   Menyediakan akses kontrol pada basis
     integrated application generator dan               data, seperti:
     prototyping      toolkits.      Integrated         a. Sistem keamanan,
     application generator adalah sistem                b. Sistem yang terintegrasi,
     perangkat lunak jadi yang mampu                    c. Sistem concurrency control,
     menghasilkan semua tampilan yang                   d. Sistem kontrol recovery,
     diinginkan dalam sistem baru seperti               e. Katalog yang berisi deskripsi data di
     menu, laporan, layar, basis data, dan                   dalam database.
     sebagainya.      Prototyping       toolkits
                                                       Basis data relasional adalah kumpulan
     mencakup sistem-sistem perangkat lunak
                                                   tabel-tabel yang berelasi, yang sesamanya
     yang terpisah, yang masing-masing
                                                   dapat dikaitkan dengan kunci (keys). Sistem
     mampu menghasilkan sebagian tampilan
                                                   relasional dicirikan oleh kesederhanaan
     sistem yang diinginkan.
                                                   struktur, dimana semua data disimpan dalam
3.   Menentukan apakah prototipe dapat
                                                   tabel (relasi) yang terdiri dari baris dan kolom.
     diterima. Analis mendidik pemakai untuk
                                                   Sistem       ini    berhasil      menanggulangi
     menggunakan prototipe dan memberi
                                                   permasalahan semantik, konsistensi dan
     kesempatan kepada mereka untuk
                                                   redundansi yang dipecahkan melalui konsep
     membiasakan diri dengan sistem.
                                                   normalisasi (Barus & Wiradisastra 2000).
     Pemakai memberi masukan kepada analis
     apakah prototipe memuaskan. Jika ya,
                                                   Structured Query Language (SQL)
     langkah 4 akan diambil; jika tidak,
     prototipe direvisi dengan mengulangi             Structured Query Language merupakan
     langkah 1, 2, dan 3 dengan pengertian         bahasa query standar yang digunakan untuk
     yang lebih baik mengenai kebutuhan            mengakses basis data relasional (Connolly &
     pemakai.                                      Begg 2002). Sebuah ekspresi SQL dasar
4.   Menggunakan Prototipe. Prototipe ini          hanya terdiri atas tiga klausa, yaitu: SELECT,
     menjadi sistem operasional.                   FROM, dan WHERE:

Basis Data                                         •    Klausa SELECT digunakan untuk
                                                        menetapkan daftar atribut (field) yang
    Basis data adalah sekumpulan data yang              diinginkan sebagai hasil query.
saling berhubungan, yang dirancang agar            •    Klausa     FROM      digunakan    untuk
dapat memenuhi kebutuhan informasi dari                 menetapkan tabel (atau gabungan tabel)
suatu organisasi (Connolly & Begg 2002).                yang akan ditelusuri selama query data
Basis data digunakan untuk menangani                    dilakukan.
sekumpulan data dalam suatu sistem                 •    Klausa WHERE yang sifatnya opsional,
organisasi dalam hal pengolahan data seperti            digunakan sebagai predikat (kriteria)
penyimpanan      data,   mengubah      data,            yang harus dipenuhi dalam memperoleh
menampilkan data, dan menghapus data.                   hasil query.

Sistem Manajemen Basis Data                        PHP Hypertext Preprocessor (PHP)
   Menurut Connolly dan Begg (2002) sistem             Menurut Prihatna (2005) PHP merupakan
manajemen basis data adalah sebuah sistem          pemrograman berbasis web yang dijalankan
perangkat lunak yang memudahkan pengguna           pada sisi server. PHP bersifat open source.
untuk mendefinisikan, membuat, memelihara,         Script PHP ditulis menyatu dengan tag-tag
dan mengontrol akses terhadap basis data.          HTML atau bisa juga sendiri. PHP digunakan
Secara lebih spesifik, sistem manajemen basis      untuk membuat halaman web menjadi
data menyediakan fasilitas sebagai berikut:        dinamis, berinteraksi dengan pengguna, dan
1.   Membantu           pengguna          untuk    menyimpan informasi. Tujuan dari bahasa
     mendefinisikan     basis data,      seperti   scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-
                                                   aplikasi yang dijalankan pada teknologi web.
                                                                                                   4



Gambar 1        merepresentasikan          arsitektur   Sistem     Informasi    Pemetaan     profIl
aplikasi web.                                           kriminaLitas berbAsis weB (SIPILAB).

                       Relational Database                   1        Mengidentifikasi
                    ( MySQL, Oracle, MS SQL                          Kebutuhan Pemakai
                                )


     Web Server             Middleware                       2       Mengembangkan
     (Apache,IIS)           PHP, ColdFusion,                            Prototipe
                            ASP, JSP

                                                                                        Tidak
                            Internet
                                                             3
                                                                     Apakah Prototipe
                                                                      Dapat Diterima
       Web Browser
       (Internet
       Explorer,Netscape)
                                                                        Ya
                                                             4
Gambar 1 Arsitektur aplikasi web (Greenspan                           Menggunakan
             & Bulger 2001).                                            Prototipe

Pengujian black-box
                                                         Gambar 3 Pengembangan Prototipe Jenis I
    Pengujian   black-box    adalah   suatu                         (McLeod 2001).
pendekatan ke arah pengujian di mana hasil
                                                            Perangkat lunak yang digunakan dalam
uji diperoleh dari program atau spesifikasi
                                                        membangun sistem operasional SIPILAB
komponen. Dalam hal ini, pengujian black-
                                                        ialah MySQL yang berfungsi sebagai server
box lebih berfokus pada persyaratan
                                                        data, ArcView GIS 3.3, Adobe Photoshop 7.0,
fungsional perangkat lunak dan bukan dari
                                                        dan SWISHmax sebagai perancangan peta dan
implementasinya. Gambar 2 menggambarkan
                                                        antarmuka sistem, Mecromedia Dreamweaver
model suatu sistem yang diuji dengan
                                                        MX       2004     sebagai    editor   bahasa
menggunakan        pengujian      black-box
                                                        pemrograman, dan Apache sebagai server
(Sommerville, 2001).
                                                        web. Skema ilustrasi perangkat lunak tersebut
                                                        dapat dilihat pada Gambar 4.




         Gambar 2 Pengujian black-box
           (Sommerville 2001).

         METODE PENELITIAN

    Metode pengembangan sistem yang                      Gambar 4 Skema Ilustrasi Perangkat Lunak.
digunakan dalam penelitian ini adalah
pengembangan prototipe jenis I. Gambar 3                1. Mengidentifikasi Kebutuhan Pemakai
menunjukkan langkah-langkah yang terdapat                    Pada tahap ini pengembang dan
pada metode pengembangan perangkat lunak                  pengguna bertemu dan mendefinisikan
                                                          secara objektif keseluruhan dari perangkat

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:52
posted:11/20/2012
language:
pages:3
Description: kumpulan jurnal untuk direview