DNS (dasar) by MadePutraDanahita

VIEWS: 32 PAGES: 8

More Info
									 Domain Name Server
Da
        DNS (Domain Name Server ) adalah sebuah mekanisme penamaan di jaringan komputer yang
 menerjemahkan hostname ke alamat IP, sehingga untuk panamaan setiap mesin dalam jaringan,
 manusia tidak perlu mengetahui penamaan asli berbasis angka (alamat IP) tetapi cukup dengan nama
 atau istilah yang dipahami manusia. Misalnya Google memiliki DNS www.google.co.id sedangkan
 alamt IP-nya adalah 72.14.254.104, karena ingatan manusia yang terbatasa maka diubahlah alamat IP
   n
 tersebut menjadi sebuah nama yang mudah diingat yang disebut dengan DNS. DNS memiliki beberapa
 keunggulan seperti :
       ah
    1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address
    2. sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
    3. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
    4. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di
        Intranet.
                        ita
                                    Do
                                                    cu
                                                                 m

                           Gambar 1 : cara kerja DNS
                                                                           en
                                                                              t
 Konsep DNS
Da
        DNS adalah suatu bentuk database yang terdistribusi, dimana pengelolaan secara lokal terhadap
 suatu data akan segera diteruskan ke seluruh jaringan (internet) dengan menggunakan skema client-
 server. Suatu program yang dinamakan name server, mengandung semua segmen informasi dari
 database dan juga merupakan resolver bagi client-client yang berhubungan ataupun menggunakannya.

        Struktur dari database DNS bisa diibaratkan dengan dengan struktur file dari sebuah sistem
   n
 operasi UNIX. Seluruh database digambarkan sebagai sebuah struktur terbalik dari sebuah pohon (tree)
 dimana pada puncaknya disebut dengan root node. Pada setiap node dalam tree tersebut mempunyai
       ah
 keterangan (label) misalnya, .org, .com, .edu, .net, .id dan lain-lainnya, yang relatif rerhadap puncaknya
 (parent).Ini bisa diibaratkan dengan relative pathname pada sistem file UNIX,seperti direktori bin, usr,
 var, etc dan lain sebagainya. Pada puncak root node dalam sebuah sistem DNS dinotasikan dengan “.”
 atau “/” pada sistem file UNIX.
                      ita
                                       Do
                                                        cu

        Pada setiap node juga merupakan root dari subtree, atau pada sistem file UNIX merupakan root
 direktori dari sebuah direktori. Hal ini pada sistem DNS disebut dengan nama domain. Pada tiap
                                                                     m

 domain juga memungkinkan nama subtree dan bisa berbeda pula, hal ini disebut subdomain atau
 subdirektori pada sistem file UNIX. Pada bagian subdomainjuga memungkinkan adanya subtree lagi
 yang bisa dikelola oleh organisasi yang berbeda dengan domain utamanya.
                                                                                en
                                                                                   t
 Komponen DNS
Da
 –   Resolver
 –   Resolution
 –   Caching
   n
 Resolver
 Ialah bagian aplikasi klien yang mengakses name server. Semua program yang
 membutuhkan DNS, memakai resolver. Proses resolving :
        ah
 • Mengajukan     permintaan terhadap name server
 • Menginterpretasikan   permintaan (resolve), dan memberikan response
 • Mengembalikan     informasi kepada program yang memintanya.
 Resolver akan menjawab dengan dua cara yaitu melihat isi dari cache yang
                    ita
 pernah ditanyakan
 sebelumnya, serta menanyakan kepada DNS Server untuk mendapatkan hasilnya.
 Resolver yang
 biasa dipergunakan untuk mencari informasi tentang DNS adalah nslookup.
                                Do
 Resolution
 Dalam menjawab permintaan terhadap sebuah domain, name server akan
 mencari name
 server yang bertanggung jawab terhadap domain yang diminta (lihat sub bagian
 sebelumnya
                                            cu

 tentang bagaimana DNS bekerja). Selain mencari, name server juga memberikan
 informasi tentang
 server yang bersangkutan. Proses ini disebut name resolution, atau disingkat
 resolution.
                                                     m

 Caching
 Setiap permintaan terhadap sebuah domain, memaksa name server untuk
                                                              en

 mengakses
 databasenya, dan mencari name server yang bertanggung jawab. Untuk itu name
                                                                 t
 server melakukan
Da
 caching terhadap domaindomain
 yang pernah diminta. Karena tidak bisa dicaching untuk

 selamanya, maka name server mendefinisikannya dengan Time to Live
 (TTL).
   n
 Struktur DNS (seperti Top Level Domain (TLD) dan Second Level Domain)
       ah
 Terdapat 3 jenis struktur DNS yakni
 a) TLD (Top Level Domain) adalah Domain yang tertinggi pada hirarki sistem penamaan
    domain. TLD berada di belakang nama website, beberapa diantaranya adalah .co.id, .or.id, .com,
    dan lain-lain. Pada contoh gambar diatas adalah www.wp.disketrusak.web.id, maka Top Level
    Domainnya adalah.web.id (dot web dot id).
                     ita
        TLD terdiri dari 2 jenis, yaitu:
        1. gTLD (generic Top Level Domain) adalah nama domain yang digunakan secara
           umum untuk berbagai kalangan, diantaranya adalah:
              • .com (dotcommercial)          = Komersil
              • .net (dotnetwork)             = Network
                                       Do
              • .org (dotorganization)        = Organisasi
              • .edu (doteducation)           = Pendidikan
              • .gov (dotgoverment)           = Pemerintahan
              • .mil (dotmilitary).           = Militer
                                                    cu

              • dan lain-lain
        2. ccTLD (country code Top Level Domain) adalah nama domain yang
            dipergunakan untuk kode negara atau wilayah dependensi, diantaranya adalah:
              • .id = Indonesia
                                                                 m

              • .sg = Singapura
              • .my = Malaysia
              • .us = Amerika
                                                                            en

              • .ru = Rusia
              • .pl = Polandia
                                                                               t
                • dan lain-lain
Da
        Pada contoh gambar dibawah, www.wp.disketrusak.web.id maka yang menjadi gTLD adalah
        .web(dot web) sedangkan .id(dot id) adalah ccTLD.
        1. SLD (Second Level Domain) adalah nama domain yang didaftarkan untuk inisial
           website. Pada contoh gambar diatas www.wp.disketrusak.web.id,
           maka disketrusak adalah SLDnya.
   n
        2. Third Level Domain adalah nama yang diletakkan sebelum Second Level Domain
           dan Top Level Domain, atau dalam kata lain bisa disebut sebagai SubDomain. Pada contoh
       ah
           gambar diatas www.wp.disketrusak.web.id, maka wp adalah Third Level Domainnya.
           3.
 Untuk dapat lebih dimengerti silahkan lihat gambar di bawah ini
                      ita
                                     Do
                                                     cu

 Host Name

    Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name
 (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1
                                                                   m

 adalah host name dan detik.com adalah domain name. Host names Domain Name Service (DNS)
 adalah layanan yang digunakan untuk mengubah nama-nama yang dapat dibaca manusia host ke IP
 addresses. Nama host tidak bersifat case sensitif dan dapat berisi huruf abjad atau numerik atau tanda
                                                                             en

 hubung. Hindari bawah. Sebuah nama domain berkualifikasi lengkap (FQDN) terdiri dari nama host
 ditambah nama domain seperti dalam contoh berikut: computername.domain.com .Bagian dari sistem
 pengiriman query disebut resolver dan merupakan sisi klien konfigurasi. The nameserver yang
                                                                                t
 menjawab pertanyaan. Baca RFC 1034 dan 1035. Ini berisi sebagian besar informasi DNS dan
Da
 superceded oleh RFC 1535-1537. Penamaan adalah dalam RFC 1591. Fungsi utama DNS adalah
 pemetaan alamat IP ke nama-nama yang dapat dibaca manusia.

   Tiga komponen utama dari DNS


   1. penyelesai
   n
   2. Nama server
   3. database dari catatan sumber daya atau database of resource records (RRs)
        ah
 Sebuah Nama Host hanyalah sebuah nama untuk mengidentifikasi sebuah komputer di sebuah jaringan
 atau domain di Internet.
 Berikut adalah beberapa contoh nama host di Internet :
                     ita
    •   www.comentum.com (host name for Comentum's web server)
    •   www.google.com (host name for Google's web server)
    •   mail.comentum.com (host name for Comentum's email server)
                                      Do
 Cara Kerja DNS

 Cara kerja DNS adalah ketika kita merequest sebuah alamat pada client,program aplikasi misal
 http,meminta pemetaan IP melalui bagian resolver. Bagian resolver adalah bagian dari program
 aplikasi yang berfungsi menjawab setiap pertanyaan tentang domain. Untuk menjawab pertanyaan,
 resolver dapat mencari jawabannya dengan memeriksa isi cache dan meneruskan pertanyaan ke
                                                      cu

 server DNS atau bertanya langsung ke server DNS. Cache adalah bagian yang menyimpan
 pertanyaan-pertanyaan tentang domain yang pernah diajukan sebelumnya. Setiap aplikasi internet
 yang ingin menghubungi host lain pasti akan berinteraksi dengan server DNS melalui resolver.
                                                                  m

        Jika server DNS tidak memiliki jawaban dari pertanyaan domain (name server bukan
 authoritative name server dari domain yang ditanyakan), maka server DNS akan meneruskan
 pertanyaan tersebut ke name server yang dianggapnya lebih tahu. Proses pengalihan ke name
                                                                            en

 server (NS) lain (proses name resolution) ni merupakan proses iteratif yang berlangsung hingga
 diperoleh alamat lengkap sebuah host.

        Sebagai contoh jika ada user yang ingin menghubungi pandu.ee.ugm.ac.id, maka mula-mula
                                                                               t
 NS akan menghubungi root server. Karena root server tidak memiliki informasi untuk host
Da
 pandu.ee.ugm.ac.id, maka root server akan memberikan referensi kepada NS untuk menghubungi
 authoritative name server terdekat yaitu name server untuk domain id. Dari name server domain id ,
 NS kembali memperoleh referensi untuk menghubungi name server domain ac. Proses ini terus
 berlangsung hingga NS memperoleh informasi lengkap tentang host pandu.ee.ugm.ac.id.

       Setiap request domain akan disimpan di dalam cache untuk jangka waktu tertentu. Hal ini
   n
 bertujuan untuk mempercepat proses name resolution. Sebagai contoh jika sebelumnya ada user yang
 me-request      informasi   untuk   pandu.ee.ugm.ac.id,   maka   untuk   user   yang   me-request
       ah
 fileserver.lapi.ugm.ac.id akan diarahkan ke name server yang memiliki korelasi terdekat dengan
 domain yang pernah di-request yang tersimpan di dalam cache, yaitu name server ugm.ac.id. Contoh
 nyata dalam kegiatan sehari-hari, misalkan saja kita browsing di warnet, dan akan menghubungi
 www.google.com .Rangkaian proses yang akan dijalankannya adalah sebagai berikut:
                      ita
    1) PC kita mengontak Server DNS lokal (biasanya terletak pada jaringan ISP) untuk
        menanyakan IP Address www.google.com .

    2) Server DNS lokal akan melihat ke dalam cache-nya .

    3) Jika data itu terdapat di dalam cache server DNS server lokal, maka server tersebut akan
                                      Do
        memberikan alamat IP tersebut ke Browser. Jika tidak, maka server tersebut mengontak
        server DNS di atasnya (biasanya disebut Root DNS server) untuk mengetahui alamat IP
        dari DNS server yang mengelola domain www.google.com.

    4) Jika domain www.google.com benar-benar exist, maka Root DNS akan mendapatkan alamat IP
        server DNS www.google.com,kemudian alamat dikirim ke server DNS lokal kita .
                                                     cu

    5) Server DNS lokal akan mengontak Server DNS www.google.com untuk menanyakan alamat IP
        dari www.google.com , dan Server DNS www.google.com memberikan data alamat IP
        www.google.com.
                                                                  m

    6) Server DNS lokal memberitahu alamat IP untuk www.google.com kepada Browser/Client (PC
        kita).

    Kemudian kita menggunakan alamat itu untuk diisikan ke dalam IP Packet untuk
                                                                          en

    menghubungi www.google.com .
                                                                             t
                         t
                      en
                    m
                 cu
               Do
         ita
   n   ah
Da

								
To top