Basic Science 1 by lravageur

VIEWS: 171 PAGES: 76

									SKENARIO 1


No                                                   0   1   2   3
1    Gambarkan fase-fase pembelahan sel mitosis !!




        Jawab:
                                                                 0   1   2   3
2   Sebutkan dan jelaskan fungsi organel-organel sel (min. 5)!




        Jawab:
3   Sebutkan perbedaan epitel dan jaringan ikat!
        Jawab :
        Jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi permukaan tubuh atau membatasi
        rongga tubuh.
        Tidak terdapat pembuluh darah atau pembuluh limfe. Nutrisi diperoleh secara difusi
        melalui pembuluh darah kapiler pada jaringan dibawahnya.
        Selnya tersusun rapat, sedikit sekali atau tanpa substansi intersel
        Merupakan lembaran (membran) yang menutupi atau membatasi suatu permukaan,
        atau sebagai massa sel di dalam kelenjar


        Jaringan Penyambung(ikat)
        Fungsi utama adalah sebagai penghubung jaringan. Secara embriologis, jaringan ikat
        berasal dari mesoderm. Jaringan penyambung menyediakan matriks yang berfungsi
        untuk menghubungkan dan mengikat sel dan organ
        Umumnya sel terpisah jauh oleh substansi intersel yang relatif besar




4   Jelaskan klasifikasi jaringan epitel dan letak organnya!




        Jawab:


              EPITEL SELAPIS
    EPITEL SELAPIS          EPITEL SELAPIS               EPITEL SELAPIS
        GEPENG              KUBOID                       SILINDRIS

Lokasi : Epitel pipih       Lokasi : Jaringan ini        Lokasi : Jaringan ini
selapis terdapat pada       terdapat pada                terdapat pada
jaringan epitelium          epitelium permukaan          epitelium kelenjar
pembuluh limfe              ovarium, lensa mata,         pencernaan, jonjot
(getah bening),             nefron ginjal, dan           usus, kantung empedu,
pembuluh darah              kelenjar tiroid.             lambung (ventrikulus),
kapiler, selaput            Fungsi : Jaringan epitel     dan usus (intestinum).
pembungkus jantung,         kubus selapis                Fungsi : Jaringan
paruparu, ginjal, dan       berfungsi dalam              epithelium ini
selaput perut.              sekresi dan sebagai          berfungsi untuk
Fungsi : Jaringan ini       pelindung.                   penyerapan nutrisi di
berfungsi dalam                                          usus dan sekresi.
proses difusi, osmosis,
filtrasi, dan sekresi.
EPITEL BERLAPIS

  EPITEL BERLAPIS         EPITEL BERLAPIS           EPITEL BERLAPIS SILINDRIS
       GEPENG             KUBOID
Lokasi : Jaringan       Lokasi : Jaringan ini   Lokasi : Jaringan ini terdapat
epitel pipih berlapis   terdapat pada           pada jaringan epitelium
banyak terdapat         epitelium folikel       laring, faring, trakea, dan
pada jaringan           ovarium,                kelenjar ludah.
epitelium rongga        permukaan               Fungsi : Jaringan epitel
mulut, rongga           ovarium, testis,        silindris berlapis banyak
hidung, esofagus,       saluran kelenjar        berfungsi dalam sekresi dan
telapak kaki, dan       minyak, dan             sebagai pelindung.
vagina.                 kelenjar keringat
Fungsi : Fungsi         pada kulit.
jaringan ini adalah     Fungsi : Jaringan
sebagai pelindung.      epitel kubus
                        berlapis banyak
                        berfungsi dalam
                        sekresi dan
                        absorpsi, serta
                        melindungi dari
                        gesekan dan
                        pengelupasan.
EPITEL BERLAPIS
EPITEL TRANSISIONAL
             Disebut demikian karena dahulu dianggap sebagai peralihan antara epitel
             berlapis gepeng dan epitel berlapis silindris.
             Ia melapisi sistem urinaria (epitelium ureter, uretra, saluran pernapasan,
             dan kantung kemih), yaitu tempat – tempat yang mengalami tekanan dari
             dalam dan berkapasitas sangat bervariasi. Oleh karena itu bentuknya
             tergantung pada derajat peregangan.
             Pada lapisan basal          : - Kuboid atau silindris
             Pada lapisan tengah        : - kuboid dan polihedral
             Pada superfisial            : - Gepeng saat regang dan kuboid saat
                                                   relaksasai
             Jadi memperlihatkan poliploidi
             EPITEL BERTINGKAT
             Melapisi saluran keluar besar berbagai kelenjar dan sebagian Uretra laki –
             laki.
             Ada yang bersilia, dan biasanya mempunyai sel goblet (pada saluran
             nafas yang besar dan beberapa saluran keluar sistem reproduksi pria).




                                                                                               0   1   2   3
5   Sebutkan klasifikasi jaringan ikat dan sebutkan selnya, substansi dasar dan matriks sel!




        Jawab:
     Pada setiap jaringan ikat terdapat 3 unsur utama, yaitu


1.   Sel jaringan ikat
     Sel mesenkim merupakan tempat asal semua jaringan penyambung.
     Sel jaringan ikat dibagi dalam dua kategori yaitu
     - sel yang tetap (fixed cells)/undifferentiated mesenchymal cell : Fibroblas, Perisit, sel
     lemak, sel mast, dan makrofag
    - sel kelana (transien cells atau wandering cells) Hematopoetic stem cell: Sel plasma,
    mackrofag, limfosit, neutrofil,   eosinofil, basofil, dan monosit


2. Substansi dasar


    merupakan suatu campuran kompleks dari glikoprotein dan proteoglikan (fibronektin,
    laminin, dan kondronektin) yang berperan melekatkan sel – sel dengan serat jaringan
    ikat, tidak berwarna, transparan, dan homogen


3. Serabut/ Serat jaringan ikat


    Terdapat 3 jenis serat utama:


        1.   Serat kolagen


             Bersifat lunak, lentur, dan sangat kuat. Keenam tipe kolagen tersebut adalah :


             1. Tipe I : paling banyak ditenukan. Terdapat pada jaringan ikat dewasa,
             tulang, gigi dan sementum


             2. Tipe II : kolagen tipe ini dibentuk oleh kondroblas dan merupakan unsur
             utama penyusun matriks tulang rawan. Kolagen ini ditemukan pada kartilago
             hyalin dan elastik


             3. Tipe III : Kolagen ini ditemukan pada awal perkembangan beberapa jenis
             jaringan ikat. Pada keadaan dewasa kolagen ini terdapat pada jaringan
             retikuler
                  4. Tipe IV : terdapat pada lamina densa pada lamina basalis dan diperkirakan
                  merupakan hasil sel-sel yang langsung berhubungan engan lamina tersebut


                  5. Tipe V : terdapat pada plasenta, dan berhubungan dengan kolagen tipe I


                  6. Tipe VI : terdapat pada basal lamina


           2.    Serat retikulin


                 Terdiri atas fibril kolagen (kolagen tipe III) yang dibalut oleh proteoglikan dan
                 glikoprotein. Ditemukan pada kapiler, serabut otot, serabut saraf, jaringan
                 lemak dan hepatosit.


           3.    Serat elastin


                 Serabut elastin terlihat sebagai pita pipih atau benang silindris panjang dan
                 sangat elastic. Terdapat pada organ yang memerlukan daya elastisitas ,yaitu
                 daun telinga, pita suara, trakea, ligamentum nukhe, kulit dan pembuluh arteri.




6   Sebutkan nomenklatur : posisi anatomis sperti apa , bidang anatomis apa aja , nomenklatur yg berhubungan dgn arah , nomenklatur yg
    berhubungan dgn gerak (min.5)




       Jawab :
a.   Posisi Anatomis
      -   Badanberdiritegak
      -   KepaladanMatamengarahkedepan
      -   Kedualenganlurusdisampingbadan
      -   Keduatungkailurussejajardanujungjari- jarikaki menghadapkedepan


b. Terminologi Bidang
     1. Bidang median, yaitu bidang yang melalui aksis longitudinal dan aksis
     sagital, dengandemikian dinamakan mediosagital.
     2.   Bidang   Sagital     (bidang    paramedian),   yaitu   setiap   bidang   yang
     sejajar dengan bidangmediosagital.
     3. Bidang Coronal atau frontal, yaitu setiap bidang yang mengandung aksis-
     aksis transversaldan sejajar dengan dahi dan tegak lurus dengan bidang
     sagital
     4. Bidang transversal, letaknya tegak lurus dengan bidang-bidang sagital dan
     bidang coronal.Pada posisi berdiri posisi bidang horisontal


c.   Terminologi Arah dan Posisi
     a. Superior : atas
     b. Inferior : bawah
     c. Cephalic/cranial : searah kepala
     d. Caudal : searah ekor (kaki)
     e. Anterior : depan
     f. Posterior : belakang
     g. Ventral : searah venter (perut)
     h. Dorsal : searah dorsum (punggung)
   i. Medial : lebih dekat ke sumbu tubuh (ke arah tengah)
   j. Lateral : lebih jauh dari sumbu tubuh (ke arah samping)
   k. Longitudinalis : searah ukuran panjang
   l. Oblique : searah diagonal
   m. Proksimal : pangkal
   n. Distal : ujung
   o. Internal : dalam
   p. Eksternal : luar
   q. Profunda : permukaan dalam
   r. Superficial : permukaan luar
   s. Volaris (Palmaris) : searah telapak tangan
   t. Plantaris : searah telapak kaki
   u. Ulnaris : ke arah ulna
   v. Radialis : ke arah radius
   w. Rostralis : ke arah moncong
d. Terminologi Gerakan
   a. Fleksi : Membengkokkan/ melipat sendi
   b. Ekstensi : Meluruskan kembali sendi(dari posisi fleksi)
   c. Abduksi : Gerakan menjauhi badan/tubuh
   d. Adduksi : Gerakan mendekati tubuh
   e. Rotasi : Gerakan memutar sendi
   f. Sirkumduksi : Gerakan gabungan dari fleksi, ekstensi, abduksidan adduksi
   g. Elevasi merupakan gerakan mengangkat
   h. depresi adalah gerakan menurunkan
   i. Inversi adalah gerak memiringkan telapak kaki ke dalam tubuh
   j. Eversi adalah gerakan memiringkan telapak kaki ke luar
                k. Supinasi adalah gerakan menengadahkan tangan.
                l. Pronasi adalah gerakan menelungkupkan


7   Sebutkan tahapan meiosis 1 dan meiosis 2!




       Jawab:


         No      Tahapan      Sub tahap                     Ciri-ciri utama
         1      Meiosis 1   Profase I     · Benang-benang kromatin menebal menjadi
                                           kromosom (= leptonema )
                                          · Setiap kromosom homolog ( bivalen )
                                           bergandengan (=zigonema )
                                          · Tiap bagian kromosom homolog mengganda
                                           membentuk tetrad (=pakinema)
                                          · Kromatid dari setiap belahan kromosom
                                           memendek dan membesar (=diplonema )
                                          · Sentriol membelah dua, muncul benang
                                           gelendong, membrane inti dan nucleolus
                                           menghilang (=diakinesis )
                            Metaphase I · Setiap tetrad berada pada bidang
                                           metaphase/dataran metaphase
                            Anaphase I    · Masing-masing tetrad memisahkan diri dari
                                           pasangannya, dan bergerak menuju kea rah dua
                                           kutub yang berlawanan
                 Telofase I    · Masing-masing tetrad semakin mendekati kutub
                               · Membrane sel dan nucleolus mulai dapat
                                diindera
                               · Terbentuk bidang pembelahan pada bagian
                                tengah-tengah sel
                               · Kromatid meregang membentuk benang-
                                benang kromatin
                               · Terbentuk 2 sel anak dengan jumlah kromosom
                                sama dengan induknya
2   Meiosis II   Profase II    · Benang-benang kromatin menebal menjadi
                                kromosom
                               · Setiap kromosom homolog / bivalen
                                bergandengan
                               · Kromosom tidak mengganda
                               · Sentriol membelah dua, muncul benang
                                gelendong, membrane inti dan nucleolus
                                menghilang
                 Metaphase II · Setiap pasangan kromosom homolog berada
                                pada bidang metaphase/dataran metaphase
                 Anaphase II   · Masing-masing kromosom memisahkan diri dari
                                pasangannya, dan bergerak menuju kea rah dua
                                kutub yang berlawanan
                 Telofase II   · Masing-masing kromosom semakin mendekati
                                kutub
                               · Membrane sel dan nucleolus mulai dapat
                                                  diindera
                                               · Terbentuk bidang pembelahan pada bagian
                                                  tengah-tengah sel
                                               · kromosom meregang membentuk benang-
                                                  benang kromatin
                                               · Terbentuk 4 sel anak dengan jumlah kromosom
                                                  sama dengan induknya


                                                                                                      0   1   2   3
8   Sebutkan macam-macam transportasi sel (endositosis, eksositosis. Aktif dan pasif)




        Jawab:


        Transpor Ion & Molekul Melalui Membran Sel
           1.    Transpor pasif : difusi melalui membran sesuai penurunan gradien konsentrasi
                    osmosis : difusi pasif air
                    difusi terfasilitasi : difusi pasif air dan larutan spesifik yang difasilitasi
                     protein spesifik, Terjadi pada transpor molekul yang mempunyai berat
                     molekul lebih besar, yaitu : glukosa, asam amino


           2.    Transpor aktif : pemompaan larutan melawan gradien konsentrasinya
                    Primer : energi langsung berasal dari pemecahan ATP atau senyawa fosfat
                     berenergi tinggi. Contoh : Pompa ion Na-K, Pompa ion Ca, Pompa ion
                     Hidrogen
        Sekunder : energi berasal dari energi yang disimpan dalam bentuk
         perbedaan konsentrasi ionik antara kedua sisi membran, yang terjadi
         karena transpor aktif primer. Contoh : Ko-transpor : Transpor aktif
         sekunder


3.   Endositosis dan eksositosis : transpor makromolekul
        Eksositosis
         -        Sekresi makromolekul dari sel dengan cara bersatunya vesikel dengan
                  membran plasma
         -        Contoh : mengeluarkan badan residu (hasil akhir pencernaan oleh
                  lisosom)


        Endositosis Ada 2 jenis :
             1.   Pinositosis (pencernaan vesikel kecil mengandung cairan
                  ekstraseluler)
                  Tahapan :
                      Molekul melekat pada reseptor khusus
                      Sifat permukaan membran berubah, sehingga berinvaginasi ke
                       dalam, sampai seluruh tepi lubang tertutup
                      Membran yang berinvaginasi memisahkan diri membentuk
                       vesikel pinositik di dalam sitoplasma
             2.   Fagositosis (pencernaan partikel besar seperti bakteri, sel, jaringan
                  yang berdegenerasi)
                  Tahapan :
                      Reseptor membran sel melekat pada ligan partikel
                      Tepi membran mengalami evaginasi keluar mengelilingi
                                permukaan partikel membentuk vesikel fagositik yang tertutup
                               Aktin dan fibril kontraktil mengelilingi vesikel, berkontraksi
                                mendorong vesikel ke dalam




9   Jelaskan siklus sel.




        Jawab :




        Siklus sel terdiri dari 2 fase :
            1.    Interphase (waktu lama, 23 jam dalam 1 siklus 24 jam)
                     G1(gap 1): periode setelah mitosis, gen-gen aktif berekspresi 5 – 6 jam
                     S (sintesis): fase sintesis DNA (replikasi), kromosom  dua kromatid 10 –
                      12 jam
                     G2 (gap 2): setelah S, terjadi aktifitas gen-gen untuk mengontrol
                      pembentukan protein/ enzim untuk keperluan mitosis, 4 – 6 jam
                     G0: fase istirahat, dormant (contoh: sel otot, sel darah merah)


            2.    Mitotic Phase : fase pembelahan / fase M (mitosis dan sitokinesis) (waktu
                  cepat, 1 jam dalam 1 siklus 24 jam). ± 1 jam




10   Soal atom, molekul, ion




         Jawab:


                                                    Atom : Satuan terkecil dari suatu materi
                                                    yang    terdiri   atas   inti,   yang   biasanya
                                                    mengandung proton (muatan+) dan neutron
                                                    (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif
                                                    yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan
                                                    bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.
                                                    Molekul : Gabungan dari beberapa atom
                                                    unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika
                                                    berbicara molekul maka yang dibayangkan
        adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu
        unsur/senyawa.
        Ion : atom yang bermuatan listrik, ion yang bermuatan listrik disebut kation, dan ion
        yang bermuatan negatif disebut anion. Kation dan anion dapat berupa ion tunggal
        hanya terdiri dari satu jenis atom atau dapat pula berupa ion poliatom mengandung
        dua atau lebih atom yang berbeda..
        Radikal Bebas : atom atau molekul yang mempunyai elektron yang tidak
        berpasangan pada orbital terluarnya dan dapat berdiri sendiri.




                                                                                                0   1   2   3
11   Sebutkan perbedaan mitosis dan meiosis




        Jawab:




         No      Mitosis                              Meiosis
         1       Terjadi satu kali pembelahan         Terjadi dua kali pembelahan
         2       Menghasilkan dua sel anak            Menghasilkan 4 sel anak
         3       Sel anak sama secara genetik         Sel anak tidak sama secara genetik
         4       Jumlah kromosom sel anak sama        Jumlah kromosom sel anak sama dengan
                 dengan    jumlah   kromosom    sel   setengah kromosom sel induk. Rumus
                 induk. Rumus { 2n}                    { 1n }
                  Bersifat diploid                               Bersifat haploid

          5       Terjadi di sel tubuh                           Terjadi di organ reproduksi
                                                                 { tempat pembentukan sel kelamin }
          6       Berfunsi untuk perbanyakan sel,                Berfungsi untuk membentuk sel kelamin.
                  pertumbuhan,
                  perbaikan/regenerasi             ,      dan
                  reproduksi aseksual.
          7       Terdiri   dari     tahap    :        Profase   Terdiri dari tahap :
                  >Metafase        >Anafase               1.
                                                  >Telofase         Meiosis I : Profase l >Metafese l
                  >Interfase                                     >Anafase l
                                                             > telofase l
                                                            2.      Meiosis ll : Profase ll> Metafase ll >
                                                                 Anaase ll
                                                            > Telofase ll
                                                                 Tanpa Interfase




12   Sebutkan stuktur dan fungsi membran sel!




        Jawab :
        Membran Sel
              –   Merupakan struktur elastik terdiri dari : protein 55%, fosfolipid 25%, kolesterol
                  13%, lipid lain 4 %, karbohidrat 3%
              –   Sawar lipid membran sel mencegah masuknya air : mempunyai lapisan lipid
        ganda (bersifat hidrofobik dan hidrofilik) sehingga impermeabel terhadap
        bahan yang larut air (ion, glukosa, urea), dan permeabel terhadap bahan larut
        lemak (O2, CO2, alkohol)
    –   Protein membran sel :
              Protein integral : sebagai protein kanal (pori-pori) yang bersifat selektif,
               protein pengangkut melalui transpor aktif, enzim
              Protein perifer : sebagai enzim, pengatur fungsi intraseluler
    –   Fungsi membran sel: memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan
        ekstrasekuler, membatasi kompartemen internal yang terdiri dari inti sel dan
        organel-organel sitoplasmik.
Fungsi Membran Sel


Pembatas
• lapisan yang bersinambungan
• melingkupi sel, inti, organel


pembatas yang bersifat selektifpermeabel
• mencegah pertukaran molekul dari satu sisike bagian lainnya.
• memungkinkan substansi tertentu masuk kesitoplasma dari lingkungan luar
• mencegahmasuknya senyawa tertentumasuk ke sitoplasma


komunikasi antara sel


mendukung aktivitas biokimia yangberlangsung di dalam sel
• Beberapa proses di dalam sel tergantungpada suatu serial reaksi yang dikatalis
olehenzimyang terdapat dalam membran,produk suatu reaksi akan bertindak
sebagaireaktan untuk reaksi selanjutnya. Jika enzimyang berbeda pada membran
berada dalamsusunan yang berurutan, produk suatureaksi dapat dilepaskan ke dekat
enzimuntuk reaksi berikutnya.


perpindahan suatu senyawa terlarut


Memberikan respons terhadaprangsangan luar
      berperan dalam memberi respons terhadaprangsangan luar→ transduksi sinyal
       →reseptor + ligand.
      Tipe sel yang berbeda memiliki molekulreseptor yang berbeda


interaksi interselular :membran plasma mengantarai interaksiantar sel dalam
organisme multiselular
                                Transduksi energy: terlibat dalam proses perubahan
energy ke bentuk energi lain.
SKENARIO 2


No                                                                                              0   1   2   3
1    Jelaskan definisi dari :
     a.      Mutasi
     b.      Gen
     c.      Genom
     d.      Kromosom
     e.      Kromatin
     f.      Kromatid




          Jawab:


                    a.   Mutasi : perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA),
                         baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada
                         tarafkromosom
               b. Gen : unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah
                    urutan DNA yang menyandi suatu protein, polipeptida, atau
                    seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya.
               c.   Genom : keseluruhan bahan genetik yang membawa semua informasi
                    pendukung kehidupan pada suatu makhluk hidup, baik yang
                    merupakan gen atau bukan.
               d. Kromosom : struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri
                    darisatu molekul DNA[1] dan berbagai protein terkait yang
                    merupakan informasi genetik suatu organisme,[2] seperti molekul kelima
                jenis histon danfaktor transkripsi yang terdapat pada beberapa deret, dan
                termasuk gen unsur regulator dan sekuens nukleotida.
           e.   Kromatin : kompleks dari asam deoksiribonukleat, protein histon danprotein
                non histon yang ditemukan pada inti sel eukariota.
           f.   Kromatid : satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromatid masih
                melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Istilah lain untuk kromatid
                adalah kromonema.




                                                                                             0   1   2   3
2   Apa perbedaan DNA dan RNA




       Jawab:
3   Sebutkan dan jelaskan macam-macam replikasi DNA
Jawab :

    Replikasi DNA


   1.     a. Model konservatif, yaitu dua rantai DNA lama tetap tidak berubah,
          berfungsi sebagai cetakan untuk dua rantai DNA baru. Replikasi ini
          mempertahankan molekul dari DNA lama dan membuat molekul DNA baru.
   2.     b. Model semikonservatif, yaitu dua rantai DNA lama terpisah dan rantai
          baru disintesis dengan prinsip komplementasi pada masing-masing rantai
          DNA lama. Akhirnya dihasilkan dua rantai DNA baru yang masing-masing
          mengandung satu rantai cetakan molekul DNA lama dan satu rantai baru hasil
          sintesis.
   3.     c. Model dispersif, yaitu beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama
          digunakan sebagai cetakan untuk sintesis rantai DNA baru. Oleh karena itu,
          hasil akhirnya diperoleh rantai DNA lama dan baru yang tersebar pada rantai
          DNA lama dan baru. Replikasi ini menghasilkan dua molekul DNA lama dan
          DNA baru yang saling berselang-seling pada setiap untai.
4   Gambarkan dan sebutkan bagian-bagian dari DNA




       Jawab:


       DNA merupakan rangkaian nukleotida dan setiap nukleotida tersusun dari substansi
       dasar seperti berikut.
       a. Senyawa Fosfat
       Senyawa fosfat berfungsi untuk mengikat molekul gula satu dengan gula yang lain.
       b. Gula Pentosa (deoksiribosa)
Gula pentosa membentuk rangkaian gula fosfat yang merupakan tulang punggung
atau kekuatan dari struktur double helix DNA.
c. Basa nitrogen
Basa nitrogen ini terikat pada setiap molekul gula. Basa nitrogen dibedakan menjadi
dua.
1) Basa Purin
Basa purin dengan struktur cincin ganda yaitu Adenin (A) dan Guanin (G) seperti
terlihat pada Gambar 3.9!


2) Basa pirimidin
Basa pirimidin dengan struktur cincin tunggal yaitu Timin (T) dan Sitosin (S) seperti
terlihat pada Gambar 3.10!
                                                                          0   1   2   3
5   Sebutkan dan jelaskan enzim-enzim yang berperan dalam replikasi DNA




       Jawab:
6   Jelaskan cara DNA bereplikasi (dari transkripsi, translasi, sintesis)




        Jawab :


        Transkripsi
     Transkripsi DNA merupakan proses pembentukan RNA dari DNA sebagai cetakan.
     Proses transkripsi menghasilkan mRNA, rRNA dan tRNA.      Pembentukan RNA
     dilakukan oleh enzim RNA polymerase. Proses transkripsi terdiri dari 3 tahap yaitu :
1.   Inisiasi : enzim RNA polymerase menyalin gen, sehingga pengikatan RNA polymerase
     terjadi pada tempat tertentu yaitu tepat didepan gen yang akan ditranskripsi. Tempat
     pertemuan antara gen (DNA) dengan RNA polymerase disebut promoter. Kemudian
     RNA polymerase membuka double heliks DNA. Salah satu utas DNA berfungsi
     sebagai cetakan.
     Nukleotida promoter pada eukariot adalah 5′-GNNCAATCT-3′ dan 5′- TATAAAT-3′.
     Simbul N menunjukkan nukleotida (bisa berupa A, T, G, C). Pada prokariot, urutan
     promotornya adalah 5′-TTGACA-3′ dan 5′-TATAAT-3′.
1.   Elongasi : Enzim RNA polymerase bergerak sepanjang molekul DNA, membuka
     double heliks dan merangkai ribonukleotida ke ujung 3′ dari RNA yang sedang
     tumbuh.
2.   Terminasi : terjadi pada tempat tertentu. Proses terminasi transkripsi ditandai dengan
     terdisosiasinya enzim RNA polymerase dari DNA dan RNA dilepaskan.
     rRNA dan tRNA merupakan hasil akhir dari proses transkrips, sedangkan mRNA akan
     mengalami translasi.
     tRNA adalah molekul adaptor yang membaca urutan nukleotida pada mRNA dan
     mengubahnya menjadi asam amino. Struktur molekul tRNA adalah seperti daun
     semanggi yang terdiri dari 5 komponen yaitu
1.   Lengan aseptor: merupakan tempat menempelnya asam amino,
2.   Lengan D atau DHU: terdapat dihidrourasil pirimidin,
3.   Lengan antikodon: memiliki antikodon yang basanya komplementer dengan basa
     pada mRNA
4.   Lengan tambahan
5.   Lengan TUU: mengandung T, U dan C


     Translasi


     Mekanisme translasi adalah:
1.   Inisiasi. Proses ini dimulai dari menempelnya ribosom sub unit kecil ke mRNA.
     Penempelan terjadi pada tempat tertentu yaitu pada 5′-AGGAGGU-3′, sedang pada
     eukariot terjadi pada struktur tudung (7mGpppNpN). Selanjutnya ribosom bergeser
     ke arah 3′ sampai bertemu dengan kodon AUG. Kodon ini menjadi kodon awal.
     Asam amino yang dibawa oleh tRNA awal adalah metionin. Metionin adalah asam
     amino yang disandi oleh AUG. pada bakteri, metionin diubah menjadi Nformil
     metionin. Struktur gabungan antara mRNA, ribosom sub unit kecil dan tRNA-Nformil
     metionin disebut kompleks inisiasi. Pada eukariot, kompleks inisiasi terbentuk dengan
     cara yang lebih rumit yang melibatkan banyak protein initiation factor.
2.   Elongation. Tahap selanjutnya adalah penempelan sub unit besar pada sub unit kecil
     menghasilkan dua tempat yang terpisah . Tempat pertama adalah tempat P (peptidil)
     yang ditempati oleh tRNA-Nformil metionin.     Tempat kedua adalah tempat A
     (aminoasil) yang terletak pada kodon ke dua dan kosong. Proses elongasi terjadi saat
     tRNA dengan antikodon dan asam amino yang tepat masuk ke tempat A. Akibatnya
     kedua tempat di ribosom terisi, lalu terjadi ikatan peptide antara kedua asam amino.
     Ikatan tRNA dengan Nformil metionin lalu lepas, sehingga kedua asam amino yang
     berangkai berada pada tempat A. Ribosom kemudian bergeser sehingga asam
     amino-asam amino-tRNA berada pada tempat P dan tempat A menjadi kosong.
     Selanjutnya tRNA dengan antikodon yang tepat dengan kodon ketiga akan masuk ke
     tempat A, dan proses berlanjut seperti sebelumnya.
3.   Terminasi. Proses translasi akan berhenti bila tempat A bertemu kodon akhir yaitu
       UAA, UAG, UGA.      Kodon-kodon ini tidak memiliki tRNA yang membawa antikodon
       yang sesuai. Selanjutnya masuklah release factor (RF) ke tempat A dan melepaska
       rantai polipeptida yang terbentuk dari tRNA yang terakhir. Kemudian ribosom
       berubah menjadi sub unit kecil dan besar.




7   Sebutkan macam-macam mutasi




       Jawab:


                1). Berdasarkan tempat terjadinya


                · Mutasi kecil( point mutation)
                Mutasi kecil adalah perubahan yang terjadi pada susunan molekul (ADN)gen.
                Lokus gen sendiri tetap. Mutasi jenis ini yang menimbulkan perubahan alel.
                Mutasi gen diartikan sebagai suatu perubahan fisiokimiawi gen. Perubahan
                fisiokimiawi gen yang terjadi antara lain dapat berupa perubahan atau
                pergantian pasangan basa. Misalnya pasangan A-T diganti menjadi G-C:
                peristiwa semacam ini antara lain disebabkan karena terjadi satu basa purin
                ataupun pirimidin oleh senyawa lain yang analog semacam zaguanin atau
                bromouracil C-G. Sebagai akibat peristiwa lain.


                · Mutasi besar (gross mutation)
                Mutasi besar adalah perubahan yang terjadi pada stuktur dari kromosom .
Istilah khusus mutasi kromosom yakni aberasi. Sehingga untuk selanjutnya
istilah aberasi dipakai untuk mutasi kromosom , sedangkan istilah mutasi
khusus untuk mutasi gen saja.




2). Berdasarkan macam sel yang mengalami mutasi


· Mutasi somatis (mutasi vegetatif)
Mutasi somatis adalah mutasi yang terjadi pada sel soma . bila perubahan sel
somatis demikian besar , sel-sel dapat mati . dan kalau dapat bertahan hidup
memiliki kelainan atau tak berfungsi secara normal. Bila sel somatis tidak tidak
meliputi daerah yang luas, yang kurang penting, tidak membahayakan .
tetapi bila meliputi daerah yang luas atau alat yang amat penting dapat
membahayakan bahkan dapat mematikan.


Bila perubahan sel itu terjadi ketiak sel somatis sedang giat membelah seperti
dalam embrio dapat mengakibatkan karakter abnormal waktu lahir , tetapi
tidak diturunkan kepada generasi berikutnya . makin muda jaringan yang
mengalami perubahan genetis makin luas akibat abnormalan yang
ditimbulkannya sebliknya makin dewasa jaringan itu ketika mengalami
keabnormalan dan dapt ditolerir.


Dalam bidang pertanian mutasi vegetatif banyak dipakai untuk meninggikan
produksi dan mutu, seperti terhadap apel . anggur dan jeruk. Dibuat
perubahan induksi pada suatu cabang pohon dewasa (misalnya dengan
colchicine). Lalu cabang distek atau dicangkok , dan dibiakkan secara vegetatif
pula. Sedangkan secara alamiah perubahan vegetatif pada tumbuhan dapat
menimbulkan beraneka warna (belang) pada endosperm (biji), daun dan
mahkota bunga. Misalnya pada ercis dan bunga pukul 4.


· Mutasi germinal (mutasi gametis/ generatif)
Mutasi germinal adalah mutasi yang terjadi sel germinal (terdapat didalam
gonad). Hal ini terjadi terdapat pada mahkluk hidup bersel banyak dan bukan
yang bersel satu. Atau strukturnya yang lebih sederhana. Bila perubahan
berlangsung pada gamet. maka akibat yang ditimbulkan begitu hebat dan
gametpun segera mati. Kadang menyebabkan gamet tidak mampu melakukan
pembuahan dengan wajar. Oleh karena itu tak diteruskan pada
keturunananya. Tetapi bila perubahan tidak begitu hebat dan gamet dapat
melakukan pembuahan, terjadi generasi baru yang menerima peruahan bahan
genetik tersebut.
Bila gonad terkena langsung radiasi atau diberi bahan kimia seperti gas
murtad, maka kemungkinan besar mengalami perubahan genetis pada gamet
. namun kalau radiasi terjadi pad bagian tubuh yang lain, bukan langsung ke
gonad, suatu saat gonad menerima akibat radiasi secara tidak langsung itu.
Bila radiasi menimbulkan ionisasi berantai pada jaringan dan akhirnya
mencapai inti sel gamet.


Makin dekat bagian tubuh yang kena radiasi ke gonad, makin besar
kemungkinan gamet menerima perubahan genetis . sebaliknya semakin jauh
bagian tubuh yang kena radiasi dari gonad ,makin kecil kemungkinan gamet
menerima perubahan genetik itu.
3). Berdasarkan faktor penyebab mutasi


Mutasi alami (spontan)
Mutasi alam adalah mutasi yang terjadi secara alami (tanpa dibuat dan
disengaja manusia). Penyebab dari mutasi alamiah antara lain:
· Sinar kosmos
· Batuan radioaktif
· Sinar ultraviolet matahari
· Sesuatu yang tidak jelas dalam metabolisme sehingga terjdi kekeliruan
dalam sintesis bahan genetik. Dan
·Radiasi ionisasi internal dari bahan radioaktif yang mungkin terkandung
dalam jaringan (lewat makanan atau minuman yang terkena pencemaran zat
radioaktif
Sinar kosmos berasl dari angkasa luar, meradiasi bumi dengan partikel
(butiran) berenergi tinggi, yakni proton, positron, (bagian jumlah perubahan
spontan).


Mutasi buatan
Mutasi spontan merupakan mutasi yang sengaja dibuat oleh manusia, yang
biasa diarahkan kepada tujuan-tujuan tertentu. Misalnya dibidang budidaya,
perakitan bibit dan lain-lain. Usaha- usaha manusia dalam perubahan genetik
dalam bentuk bahan makanan antara lain:


· Pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis, terapi, deteksi, sterelisasi dan
pengawetan bahan makanan.
· Penggunaan senjata nuklir
· Roket, televisi, reaktor yang menggunakan bahan bakar radioaktif.


Mutasi buatan tidak selalu berakibat buruk. Banyak sekali jasa bahan
radioaktif terhadap kesejahteraan hidup manusia. Terutama mengembangkan
keturunan baru tanaman. Perubahan mutasi buatan yang dilakukan pada
gandum, buncis, tomat, ternyata dapat meningkatkan mutunya. banyak
tanaman panen (padi jagung gandum) yang dikembangkan sehingga tahan
terhadap suatu jenis hama.


4). Berdasarkan jumlah faktor keturunan


· Mutasi bertahap (mutasi mikro)
Mutasi mikro adalah mutasi yang terjadi atas satu atau sekelompok kecil
faktor keturunan.


· Mutasi lompatan (mutasi makro)
Mutasi makro merupakan mutasi yang terjadi atas sejumlah besar atau
mungkin seluruh faktor keturunan.


Dalam ruang lingkup mekanisme evolusi, terdapat dua macam pendapat
tentang dampak perubahan yang efektif supaya evolusi mahkluk hidup dapat
berlangsung, pendapat pertama, mengatakan bahwa penyebab variasi (
penyebab perubahan) yang lebih efektif adalah perubahan bertahap. Dalam
kurun waktu yang cukup lama sedikit demi sedikit akan terjadi akumulasi
demikian banyak variasi yang mengarah pada timbulnya kelompok-
                kelompok baru( yang ditinjau dari sudut tinjauan tingkat takson tertentu
                mungkin sudah berbeda dengan sebelumnya). Dalam hubungan dengan ini
                dikataka bahwa mutasi lompatan, skala perubahan adalah demikian besar
                sehingga turunan yang mewarisi banyak ciri yang sekaligus berubah, relatif
                tidak beradaptasi. Pendapat kedua mengatakan bahwa penyebab variasi yang
                efektif adalah mutasi lompatan : dikatan bahwa yang terjadi karena mutasi
                bertahap tidak dapat mengarah kepada terbentuknya spesies baru (spesiasi).
                Namun demikian, dari pendapat tersebut yang paling banyak dianut adalah
                pendapat yang pertama.




                                                                                             0   1   2   3
8   Gambarkan dan sebutkan bagian-bagian dari kromosom




       Jawab:
1. Kromatid

Kromatid adalah salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromatid
masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Istilah lain untuk kromatid
adalah kromonema. Kromonema merupakan filamen yang sangat tipis yang
terlihat selama tahap profase (dan kadang-kadang pada tahap interfase).
Kromonema sebenarnya merupakan istilah untuk tahap           awal pemintalan
kromatid. Jadi, kromonema dan kromatid merupakan dua istilah untuk struktur
yang sama.

2. Kromomer

Kromomer      adalah   penebalan-penebalan   pada   kromonema.   Kromomer   ini
merupakan struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari
materi kromatin yang terkadang terlihat saat interfase. Kromomer sangat jelas
terlihat padakromosom politen (kromosom dengan DNA yang telah direplikasi
berulang kali tanpa adanya pemisahan dan terletak berdampingan sehingga
bentuk kromosom seperti kawat)
          3. Sentromer

          Sentromer adalah daerah konstriksi (lekukan primer) di sekitar pertengahan
          kromosom.      Pada   sentromer   terdapat   kinetokor.Kinetokor adalah   bagian
          kromosom yang yang merupakan tempat perlekatan benang spindel selama
          pembelahan inti dan merupakan tempat melekatnya kromosom.

          4. Lekukan kedua

          Pada beberapa kromosom terdapat lekukan kedua yang berada di sepanjang
          lengan dan berhubungan nucleolus. Oleh karena itu disebut dengan NOR
          (Nucleolar Organizing Regions).

          5. Satelit

          Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung
          lengan kromatid. Satelit terbentuk karena adanya kontriksi sekunder di daerah
          tersebut. Tidak semua kromosom memiliki satelit.

          6. Telomer

          Telomer merupakan istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom.
          Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA
          di daerah tersebut tidak terurai. Karena pentingnya telomer, sel yang telomer
          kromosomnya mengalami kerusakan umumnya segera mati.




9   Jelaskan proses mutasi!




        Jawab :
Mutasi Gen
Macam-macam mutasi gen antara rain:
1. Mutasi tak bermakna (nonsense mutatton);
terjadi perubahan kodon (triplet) darikode basa N asam amino tetapi tidak
mengakibatkan kesalahan pembentukan protein.Misalnya, uuu diganti uus yang sama
-sama kode fenilalanin.
2. Mutasi ganda tiga (triplet mutations);
terjadi karena adanya penambahan atau pengurangan tiga basa secara bersama -
sama.
3. Mutasi bingkai (frarneshift mutattons);
terjadi karena adanya penambahan sekaligus pengurangan satu atau beberapa
pasangan basa secara bersama - sama.


Mutasi Kromosom
1. Mutasi kromosom tejadi karena peruhahan jumlah kromosom
mutasi kromosom yang terjadi karena perubahan jumlah kromosom (ploid)meiibatkan
kehilangan atau penambahan perangkat kromosom (genom) disebut euploid, sedang
yang hanva terjadi pada salah satu kromosom dari genorn disebuaneuploid.
    a) Euploid
        Organisme yang kehilangan I set kromosomnya disebut monoploid.
        Organismemonoploid memiliki satu genom atau satu perangkat kromosom (n
        kromosom) dalam selsomatisnya.
    b) Aneuploid
        Mutasi kromosom ini tidak melibatkan seluruh genom yang
        berubah,rnelainkan hanyaterjadi pada salah satu kromosom dari genom
        1) monosomik (2n-1); yaitu mutasi karena kekurangan satu kromosom2)
              nullisomik (2n-2); yaitu mutasi karena kekurangan dua kromosom3)
              trisomik (2n + 1); yaitu mutasi karena kelebihan satu kromosom4)
              tetrasomik (2n * 2); yaitu mutasi karena kelebihan dua kromosom
2. Mutasi kromosom yang terjadi karena perubahan struktur kromosom
Mutasi karena perubahan struktur kromosom atau kerusakan bentuk kromosom
disebut juga dengan istilah aberasi.Macam-macam aberasi dapat dijelaskan sebagai
berikut:a)
a.Delesi atau defisiensi
adalah mutasi karena kekurangan segmen kromosomb)
b.Duplikasi
adalah mutasi karena kelebihan segmen kromosom
c. Translokasi.
Translokasi ialah mutasi yang mengalami pertukaran segmen kromosom ke
kromosomnon homolog.
d. Inversi
Inversi ialah mutasi yang mengalami perubahan letak gen-gen, karena selama
meiosiskromosom terpilin dan terjadi kiasma.lihat gambar berikut!Macam-macam
inversi antara lain:1 . Inversi parasentrik; teriadi pada kromosom yang tidak
bersentromer.2. lnversi perisentrik; terjadi pada kromosom yang bersentromer.
e. Isokromosom
lsokromosom ialah mutasi kromosom yang terjadi pada waktu menduplikasikan diri,
pembelahan sentromernya mengalami perubahan arah pembelahan sehingga
terbentuklahdua kromosom yang masing – masing berlengan identik (sama)..
f. Katenasi
        Katenasi ialah mutasi kromosom yang terjadi pada dua kromosom non homolog yang
        pada waktu membelah menjadi empat kromosom, salinq bertemu ujung-
        ujungnyasehingga membentuk lingkaran
10   Jelaskan tentang dogma genetik!




        Jawab:


         Yang dimaksud Dogma Central di sini adalah semua informasi terdapat pada DNA,
         kemudian akan digunakan untuk menghasilkan molekul RNA melalui transkripsi, dan
         sebagian informasi pada RNA tersebut akan digunakan untuk menghasilkan protein
         melalui proses yang disebut translasi.
         Konsep dasar menurunnya sifat secara molekuler adalah merupakan aliran informasi
         dari DNA ke RNA ke urutan asam amino.
         Dogma genetik ini bersifat universal yang berlaku baik bagi prokariot maupun
         eukariot.
         Tahap pertama dogma genetik dikenal sebagai proses transkripsi DNA menjadi
         mRNA. Tahap kedua dogma genetik adalah proses translasi atau penerjemahan kode
         genetik pada RNA menjadi urutan asam amino. Dogma genetik dapat digambarkan
         secara skematis sebagai berikut.




                                                                                            0   1   2   3
SKENARIO 3


No                                                                                            0   1   2   3
1    Jelaskan dengan prosedur dasar DNA rekombinan!




        Jawab:


             1.   Potongan-potongan DNA diperoleh dari kerja enzim yang mampu mengenali
                  urutan nukleotida tertentu dan memotong DNA pada tempat yang dikenali.
             2.   Potongan-potongan tersebut kemudian disisipkan ke dalam molekul DNA
                  lain yang berfungsi sebagai vektor. Vektor yang berisi potongan DNA ini
                  disebut sebagai molekul DNA rekombinan.
             3.   Vektor yang membawa potongan DNA asing tersebut kemudian ditransfer ke
                  dalam sel inang. Di dalam tubuh inang vektor (beserta sisipan potongan
                  DNAnya) dapat bereplikasi dan membentuk banyak copy potongan DNA yang
                  disisipkan tsb. Copy yang identik inilah yang disebut klon (clones).
             4.   Sel sel inang kemudian menurunkan molekul-molekul DNA rekombinannya
                  tersebut kepada anakannya sehingga terbentuklah suatu populasi sel yang
                  membawa urutan klon.
             5.   Potongan potongan klon DNA tersebut dapat dipisahkan dari sel-sel inang
                  untuk dilakukan proses purifikasi dan analisis.
             6.   Klon DNA dapat ditranskripsikan, mRNAnya ditranslasikan dan produk gennya
                  diisolasi dan dipelajari.
                                                                    0   1   2   3
2   Sebutkan Aplikasi teknologi DNA Rekombinan




        Jawab:


                 Restriction Fragment Length Polymorphisme(RFLP)
                 Pemetaan Gen
                 Human Genom Project.
                 DNA Fingerprints
                 Prenatal Dianosis
                 Terapi Gen



3   Jelaskan cara kerja PCR




        Jawab :
Tahapan Reaksi
Setiap siklus reaksi PCR terdiri atas tiga tahap, yaitu:


Denaturasi
Denaturasi dilakukan dengan pemanasan hingga 96oC selama 30-60 detik. Pada suhu
ini DNA utas ganda akan memisah menjadi utas tunggal.


Annealing
Setelah DNA menjadi utas tunggal, suhu diturukan ke kisaran 40-60oC selama 20-40
detik untuk memberikan kesempatan bagi primer untuk menempel pada DNA
template di tempat yang komplemen dengan sekuen primer.


Ekstensi/elongasi
Dilakukan dengan menaikkan suhu ke kisaran suhu kerja optimum enzim DNA
polymerase, biasanya 70-72oC. Pada tahap ini DNA polymerase akan memasangkan
dNTP yang sesuai pada pasangannya, jika basa pada template adalah A, maka akan
dipasang dNTP, begitu seterusnya (ingat pasangan A adalah T, dan C dengan G,
begitu pula sebaliknya). Enzim akan memperpanjang rantai baru ini hingga ke ujung.
Lamanya waktu ekstensi bergantung pada panjang daerah yang akan diamplifikasi,
secara kasarnya adalah 1 menit untuk setiap 1000 bp.


Selain ketiga proses tersebut biasanya PCR didahului dan diakhiri oleh tahapan
berikut:


Pra-denaturasi
Dilakukan selama 1-9 menit di awal reaksi untuk memastikan kesempurnaan
denaturasi dan mengaktifasi DNA Polymerase (jenis hot-start alias baru aktif kalau
       dipanaskan terlebih dahulu).


       Final Elongasi
       Biasanya dilakukan pada suhu optimum enzim (70-72oC) selama 5-15 menit untuk
       memastikan bahwa setiap utas tunggal yang tersisa sudah diperpanjang secara
       sempurna. Proses ini dilakukan setelah siklus PCR terakhir


       PCR dilakukan dengan menggunakan mesin Thermal Cycler yang dapat menaikkan
       dan menurunkan suhu dalam waktu cepat sesuai kebutuhan siklus PCR. Pada awalnya
       orang menggunakan tiga penangas air (water bath) untuk melakukan denaturasi,
       annealing dan ekstensi secara manual, berpindah dari satu suhu ke suhu lainnya
       menggunakan tangan. Tapi syukurlah sekarang mesin Thermal Cycler sudah
       terotomatisasi dan dapat diprogram sesuai kebutuhan.
4   Jelaskan pengobatan dengan terapi gen




       Jawab:
                                  0   1   2   3
5   Jelaskan tahap gene therapy
Jawab:
6   Jelaskan kendala terapi gen




        Jawab :




7   sebutkan langkah rekayasa genetika




        Jawab:
        Langkah dalam Rekayasa
        Genetika
        1. Isolasi gen target
        2. Isolasi DNA plasmid
        3. Manipulasi urutan DNA
        a. Pemotongan- Enzim Restriksi
        b. Penggabungan- DNA ligasi
        4. Transformasi ke bakteri
        5. Seleksi bakteri rekombinan


                                                            0   1   2   3
8   Sebutkan jensi virus yang digunakan untuk terapi gen!




        Jawab:
SKENARIO 4


No                                                                         0   1   2   3
1    Jelaskan teori asam dan basa !




         Jawab:


         Teori asam basa Arrhenius:
        Asam adalah zat yang menghasilkan ion hidrogen dalam larutan.
        Basa adalah zat yang menghasilkan ion hidroksida dalam larutan.
         Teori asam dan basa Bronsted-Lowry:
        Asam adalah donor proton (ion hidrogen).
        Basa adalah akseptor proton (ion hidrogen).


         Teori asam dan basa Lewis
         Teori ini memperluas pemahaman anda mengenai asam dan basa.
         Teori


                 Asam adalah akseptor pasangan elektron.
                 Basa adalah donor pasangan elektron.




                                                                           0   1   2   3
2    yang dimaksud dengan homeostasis?
       Jawab:
       Homeostasis : Pengaturan kondisi–kondisi statis atau konstan dalam “lingkungan
       dalam “.
            Kemampuan sistem untuk
                         mengatur lingkungan dalam
                         mempertahankan kondisi konstan, stabil
            Fungsi bersama semua organ
                         paru-paru
                         jantung, pembuluh, darah
                         ginjal: [ion] konstan, pembuangan
                         pencernaan: makanan
                         hormon, syaraf




3   Apa sajakah yag harus dipertahankan homeostasisnya dalam tubuh?




       Jawab :
       Lingkungan internal tubuh yg harus dipertahankan homeostasisnya adalah:
           1.    Konsentrasi molekul nutrisi
           2.    Konsentrasi O2 & CO2
           3.    Konsentrasi zat sisa
           4.    pH
           5.    Konsentrasi cairan, garam & elektrolit
            6.   Suhu
            7.   Volume & tekanan


4   Sebutkan sifat-sifat koligativ larutan!




        Jawab:


        sifat-sifat kologativ, yaitu: sifat-sifat yang tergantung hanya atas konsentrasi dari
        partikel-partikel zat terlarut yang ada dan tidak tergantung atas identitasnya (ciri-
        cirinya) dari zat terlarut. Sifat koligatif tsb adalah
        1. Tekanan uap
        2. Titik didih
        3. Titik beku
         4. Tekanan osmotik
                                                                                                0   1   2   3
5   Jelakan tentang umpan balik positif dan negative!




        Jawab:
        Mekanisme regulasi meliputi feedback positif dan negatif. Feedback positif jika umpan
        balik memacu, sebaliknya feedback negatif jika umpan balik menghambat.
        Dalam pengaturan umpan balik negatif ini, sistem pengendali senantiasa
        membandingkan parameter yang dikendalikan (misalnya suhu tubuh, atau tekanan
        darah) dengan nilai setpoint (misalnya kisaran nilai normalnya). Perubahan-perubahan
        parameter yang dikendalikan akan mencetuskan respons yang melawan perubahan
        sehingga mengembalikan parameter tersebut pada nilai setpoint. Selain itu, ada juga
        pengaturan umpan balik yang positif (positive feedback). Pengaturan ini tidak bersifat
        homeostatik karena akan memperbesar respons, sampai ada faktor luar yang
        menghentikan lingkaran setan ini (Minarma Siagian, 2004).




6   Jelaskan tentang termorgulasi dalam tubuh kita!




       Jawab :
       TERMOREGULASI
       Termoregulasi manusia berpusat pada hypothalamus anterior terdapat tiga komponen
        pengatur atau penyusun sistem pengaturan panas, yaitu termoreseptor,
        hypothalamus, dan saraf eferen serta termoregulasi dapat menjaga suhu tubuhnya,
        pada suhu-suhu tertentu yang konstan biasanya lebih tinggi dibandingkan lingkungan
        sekitarnya




7   sebutkan dan jelaskan melalui peristiwa apa sajakah transfer panas dapat terjadi?
       Jawab:
        Transfer Panas
           Konduksi merupakan induksi panas dari suatu obyek yang suhunya lebih tinggi
            ke obyek lain dengan jalan kontak langsung. Kecepatan konduksi tergantung
            kepada besarnya perbedaan temperatur dan konduktivitas termal dari bahan.
            Beberapa material seperti logam merupakan konduktor yang baik, sedang udara
            merupakan penghantar yang jelek.
           Konveksi disebabkan adanya aliran dari massa jenis udara panas yang sangat
            ringan dibandingkan udara dingin.
           Radiasi berupa transfer energi panas dari permukaan obyek ke obyek lain tanpa
            mengalami kontak dari obyek tersebut. Benda hitam merupakan penyerap radiasi
            yang sangat baik sehingga disebut radiator.
           Evaporasi dapat terjadi apabila : perbedaan tekanan uap air antara keringat pada
            kulit dan udara; temperatur lingkungan rendah dari normal sehingga evaporasi
            dari keringat dapat terjadi dan dapat menghilangkan panas dari tubuh dan itu
            dapat terjadi jika temperatur basah kering di bawah temperatur kulit; Adanya
            gerakan angin dan adanya kelembaban.




                                                                                               0   1   2   3
8   Sebutkan beberapa fungsi sel darah dalam tubuh !
Jawab:


Fungsi darah :
1. Respirasi selular
                  Oksigen di dalam darah
                             Dari paru-paru    Dihantarkan darah    ke sel-sel tubuh
                  Fungsi oksigen untuk oksigenasi selular (=inspirasi selular =oksidasi
                   selular)
                  Karbondioksida di dalam darah.
                             Dari sel-sel tubuh Dihantarkan darah  Ke paru-paru 
                              Keluar tubuh  Ekspirasi selular
2. Fungsi Nutrisi
                  Zat pakan yang diserap dalam saluran pencernaan dihantarkan
                   darah ke sel-sel tubuh
                  Selanjutnya digunakan atau disimpan
3. Fungsi Ekresi
                  Sisa metabolisme atau zat-zat yang tidak dipakai , dibawa melalui
                   darah ke organ Ekskresi selanjutnya Dibuang atau dinetralkan
4. Fungsi Imunitas
                  Leukosit, antibodi Zat-zat protektif lainnya
                   dihantarkan darah           ke sel-sel yang membutuhkan
5. Fungsi Humoral
                  Hormon dari Kelenjar Endokrin dihantarkan darah ke sel-sel yang
                   membutuhkan
6. Fungsi mengatur tekanan osmotik
                  Konsentrasi zat-zat Terlarut (terutama protein) didalam darah diatur
                      darah agar tekanan osmotik darah normal
       7. Fungsi Keseimbangan Cairan Tubuh
                     Cairan darah mengalir terus menerus ke sel atau rongga jaringan
                     selama perjalanannya cairan darah akan ditahan/ditambah sesuai
                      dengan keadaan tempat.
       8. Fungsi mengatur suhu tubuh
                     cairan darah mempunyai berat jenis panas tinggi sehingga
                      berkemampuan menyimpan panas banyak
                     cairan darah     bersirkulasi cepat    sehingga panas dengan cepat
                      disebarkan :
                             Keseluruh tubuh
                             Ke permukaan tubuh (proses penguapan)
                             Ke paru-paru (proses penguapan)
       9. Fungsi mengatur keseimbangan elektrolit/asam basa darah
                             Konsentrasi H+ dan OH- cairan darah = konsentrasi cairan
                              tubuh (relatif stabil)
       10. Fungsi pengaturan tekanan darah melalui :
                             Pengaturan volume darah, dan
                             Zat-zat terlarut




9   Sebutkan komposisi sel darah dalam tubuh!




       Jawab :
KOMPOSISI DARAH
1.   PLASMA DARAH  55 %
     AIR  91 %
     SUBSTANSI LAIN  8 % tdd:
     PROTEIN PLASMA DARAH  70 %: albumin, fibrinogen, globulin
     ENZIM
     0,9 % tdd: asam amino, lemak, glukosa, urea, garam, sodium bikarbonat
     0,1 % HORMON, ANTIBODI, GAS


2. SEL-SEL DARAH  45 %;
     terdiri dari:
        a.   SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)
                     -   Jumlah untuk pria 5,0-5,5 Juta/dL
                     -   Jumlah untuk wanita 4,5 -5,0 Juta/dL
                     -   Bentuk bulat atau bikonkaf (bg tepi lbh tebal dari bg tengah),
                         tanpa inti, diameter 7,5 mikron, luas 120 mikron2, volume 85
                         mikron3
                     -   Mengandung jar. bunga karang (stroma) dan hemoglobin (Hb)
                     -   Membran sel terdiri dari: protein 65%, lipid (lemak) 32 % dan
                         karbohidrat 3 %
                     -   Protein : stromatin
                     -   Lipid: sefalin, lesitin & kholesterol
                     -   Karbohidrat: glukosa
        b. SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)
                 Berdasarkan ada/tidak adanya granul/partikel
             -   Granulosit: NEUTROPHIL, EOSINOPHIL (ASIDOPHIL), BASOPHIL
         Besarnya lbh krg 10 -12 mikron & bergranul
         NEUTROPHIL: inti tdd: lebih dr 2  3,4 atau 5, granul kecil & halus 
         jumlah 62 %
         EOSINOPHIL atau ASIDOPHIL: inti 2 (dua)  granul besar & kasar 
         jumlah 8 %
         BASOPHIL: inti tidak jelas apakah 2 (dua) atau lbh dari 2, tetapi
         granulnya dapat di buktikan  kombinasi antara kecil & halus serta
         besar & kasar  jumlah 0,5 – 1 %


     -   Agranulosit: LIMPHOSIT, MONOSIT
         Tidak mempunyai granul
         Besarnya lebih kurang 12 – 15 mikron
         LIMPHOSIT: intinya hampir sebesar selnya sendiri  jumlah 18 %
         MONOSIT: 2 (dua) macam inti  ginjal (kacang merah) & tapal kuda
          jumlah 13 %


         Berdasarkan banyaknya inti
     -   Polinukleus/Polimorphi:
     -   NEUTROPHIL, EOSINOPHIL (ASIDOPHIL), BASOPHIL, MONOSIT
     -   Mononuleus/monomorphi: LIMPHOSIT


c.   KEPING-2 DARAH (THROMBOSIT)
     -   Berkoloni setiap keluar dari pembuluh darah atau ada luka
     -   Jumlah 150000 – 400000 sel/dL
     -   Membantu dalam proses pembekuan darah atau koagulasi
10   Jelakan fase-fase dalam pembekuan darah !




        Jawab:




                                                 0   1   2   3
SKENARIO 5


No                                                                                                  0   1   2   3
1    Jelaskan klasifikasi karbohidrat


         Jawaban :
         1. Monosakarida : terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat lagi dihidrolisis oleh
         larutan asam dalam air menjadi karbohidrat yang lebih sederhana.
         2. Disakarida : senyawanya terbentuk dari 2
         molekul monosakarida yg sejenis atau tidak.
         Disakarida dapat dihidrolisis oleh larutan
         asam dalam air sehingga terurai menjadi 2
         molekul monosakarida.
         sukrosa : glukosa + fruktosa (C 1-2)
         maltosa : 2 glukosa (C 1-4)
         trehalosa ; 2 glukosa (C1-1)
         Laktosa ; glukosa + galaktosa (C1-4)
         3. Oligosakarida :senyawa yang terdiri dari gabungan molekul2 monosakarida yang
         banyak gabungan dari 3 – 6 monosakarida
         dihidrolisis : gabungan dari 3 – 6 monosakarida misalnya maltotriosa
         4. Polisakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul- molekul
        monosakarida yang banyak jumlahnya, senyawa ini bisa dihidrolisis menjadi banyak
       molekul monosakarida. Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang terdiri dari
       lebih 6 monosakarida dengan rantai lurus/cabang.


                                                                                           0   1   2   3
2   Jelaskan pencernaan karbohidrat dari mulut hingga hepar!


        Jawaban :
3   Jelaskan glikolisis dan siklus krebs




        SIKLUS KREBS


               Proses perubahan asetil ko-A → H + CO2
               Proses ini terjadi didalam mitokondria
               Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses
                pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis
               Oksaloasetat berasal dari asam piruvat
               Jika asupan nutrisi kekurangan KH → kurang as. Piruvat → kurang oxaloasetat
4   Jelaskan transaminasi dan diaminasi pada proses pemecahan protein!
           1.   Transaminasi:


               alanin + alfa-ketoglutarat → piruvat + glutamat


           2.   Diaminasi:


               asam amino + NAD+ → asam keto + NH3


               NH3 → merupakan racun bagi tubuh, tetapi tidak dapat dibuang oleh ginjal
                → harus diubah dahulu jadi urea (di hati) → agar dapat dibuang oleh ginjal


                                                                                                 0   1   2   3
5   Sebutkan sifat umum lipid dan fungsi lipid dalam tubuh!
           Sifat Umum Lipid
           1.   Relatif tidak larut dalam air.
           2.   Larut dalam pelarut organik (pelarut lemak): benzena, eter, aseton, kloroform,
                karbon tetraklorida.
           3.   Mengandung unsur C, H, O, kadang-kadang nitrogen dan fosfor.
           4.   Hidrolisis gliserida/ester menghasilkan asam lemak.
           Fungsi Lipid
           1.   Sumber energi potensial
           2.   Bantalan organ dalam / luar
           3.   Cadangan energi
           4.   Mempertahankan suhu tubuh / penyekat panas (subcutan)
           5.   Penyekat listrik (selubung myelin pada syaraf)
            6.   Struktur membran biologis
            7.   Struktur : susunan saraf
            8.   Pelarut Vitamin : A, D, E, K



6   Sebutkan sifat-sifat enzim dan faktor-faktor yang memengaruhinya!
                 Sifat enzim


                kerja enzim bersifat spesifik/khusus, artinya bahwa satu enzim hanya dapat
                 bekerja pada satu substrat
                enzim bekerja pada suhu tertentu
                enzim berkerja pada derajat keasaman (pH) tertentu
                kerja enzim dapat bolak-balik, artinya selain dapat memecah substrat juga
                 dapat membentuk substrat dari penyusunnya

        Hal-hal yang dapat mempengaruhi kerja enzim di antaranya adalah:


                suhu
                derajat keasaman (pH)
                penimbunan hasil akhir
                pengaruh aktivator/penggiat
                pengaruh inhibitor/penghambat
                konsentrasi enzim
                jenis substrat



7   Sebut dan jelaskan klasifikasi enzim!
                                                                                                0   1   2   3
8   Sebutkan teori prinsip kerja enzim!

        Enzim bekerja berdasar prinsip ‘kunci dan anak kunci’ (lock and key)
        a. Teori gembok dan anak kunci (Lock and key theory)
        Enzim dan substrat bergabung bersama membentuk kompleks, seperti kunci yang
        masuk dalam gembok. Di dalam kompleks, substrat dapat bereaksi dengan energi
        aktivasi yang rendah. Setelah bereaksi, kompleks lepas dan melepaskan produk serta
        membebaskan enzim.
        b. Teori kecocokan yang terinduksi (Induced fit theory)
        Menurut teori kecocokan yang terinduksi, sisi aktif enzim merupakan bentuk yang
        fleksibel. Ketika substrat memasuki sisi aktif enzim, bentuk sisi aktif termodifikasi
        melingkupi substrat membentuk kompleks. Ketika produk sudah terlepas dari
         kompleks, enzim tidak aktif menjadi bentuk yang lepas. Sehingga, substrat yang lain
         kembali bereaksi dengan enzim tersebut.


9    Sebutkan pembagian mineral, berdasarkan kebutuhan tubuh beserta contohnya!
        Berdasarkan atas kebutuhannya perhari,mineral dibagi atas :
            •    MAKRO MINERAL: Dibutuhkan lebih dari 100mg/hari.
        Contoh : Ca,P,Na,K,Cl,Mg.
            •    MIKRO MINERAL :Dibutuhkan kurang dari 100mg/hari.
        Contoh : Cr,Co,Cu,I,Fe,Mn,Mo,Se,Si,Zn,F.
10   Sebutkan fungsi air dalam tubuh!
            1.   Membuat zat-zat didalam sel menjadi dalam bentuk terlarut, sehingga reaksi
                 antar zat menjadi lebih mudah.
            2.   Tanpa air, proses metabolisme menjadi sukar/tidak berlangsung. Jadi air
                 merupakan katalisator.
            3.   Sebagai alat transport untuk membawa nutrien kedalam jaringan dan
                 membawa sampah-sampah hasil metabolisme keluar jaringan.
            4.   Regulator suhu tubuh. Air bersirkulasi keseluruh tubuh, sehingga menyamakan
                 suhu diseluruh bagian tubuh.
            5.   Dengan air, zat-zat anorganik menjadi dalam bentuk ion, sehingga lebih
                 mudah digunakan oleh tubuh.
            6.   Air memiliki tegangan permukaan yang cukup tinggi sehingga air akan
                 mengangkat zat-zat kepermukaan. Akibatnya : zat-zat tersebut lebih mudah
                 diangkut / dibuang/dicerna oleh enzim.


                                                                                               0   1   2   3

								
To top