Docstoc

Tugas Akhir Reservasi dan Tiketing

Document Sample
Tugas Akhir Reservasi dan Tiketing Powered By Docstoc
					              LAPORAN ON JOB TRAINING (OJT)
                    RESERVASI DAN TICKETING
          DI KANTOR KOTA SRIWIJAYA AIR MALANG


          PERIODE : 1 AGUSTUS 2009 – 1 OKTOBER 2009




                          Disusun Oleh :


NAMA            :       DEAJENG AYU RETNO PUTRI
NIM             :       U/CTU/20080810040
PROGRAM         :       KEAHLIAN PROFESI 3 TAHUN
JURUSAN         :       MANAJEMEN TRANSPORTASI UDARA




LEMBAGA PENDIDIKAN TRANSPORTASI UDARA DAN PRAMUGARI
                              IIAM
                           SURABAYA
                              2010
                             LEMBAR PENGESAHAN



Laporan On Job Training diajukan untuk memenuhi syarat-syarat tugas akhir,

guna mencapai kelulusan pada program Keahlian Profesi 3 tahun di Lembaga

Pendidikan Transportasi Udara dan Pramugari “IIAM”.



                          Telah disetujui dan disahkan pada :



Hari                  :

Tanggal               :



       Pembimbing I                                 Pembimbing II




  Dwi Liestyaningsih, ST               RM. Bramastyo KH, SH,SE.MM,M.Kn




                                  Mengetahui,

                                  Direktur IIAM



                           Anita Pandanarum, S.Pd



                                           i
                                                   DAFTAR ISI



Halaman Pengesahan.......................................................................             i

Kata Pengantar…………………………………………………….....                                                               ii

Daftar Isi.........................................................................................   iv

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang………………………………………………..                                                                1

1.2 Tujuan………………………………………………………....                                                                   1

           1.3 Manfaat………………………………………….........                                                       2

           1.4 Bentuk Kegiatan…………………….………………...                                                      3

           1.5 Waktu dan Tempat……………………………………                                                         3

BAB II PROFIL SRIWIJAYA AIR

           2.1 History………………………………………………...                                                           4

           2.2 Visi dan Misi…………………………………..………                                                        5

           2.3 Logo Sriwijaya………………………………………...                                                       6

           2.4 Struktur Organisasi…………………………………….                                                     7

BAB III LAPORAN PELAKSANAAN ON JOB TRAINING

           3.1 Metode Pelaksanaan……………………………………                                                       9

           3.2 Pelaksanaan Kegiatan…………………………………..                                                    9




                                                             iv
           3.2.1. Pengertian Service…………………………..……    9

           3.2.2. Pengertian Reservasi……………………………..   10

           3.2.3. Pengertian Ticketing……………………………..   20

BAB IV PENUTUP…………………………………………..………                   35

DAFTAR PUSTAKA………………………………..………………….. 37

LAMPIRAN




                             v
                             KATA PENGANTAR


       Puja dan puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang

telah melimpahkan Rahmat, Hidayah, dan Inayah-Nya sehinga penulis dapat

menyelesaikan laporan On Job Training mengenai “Sriwijaya Air” ini dengan

baik. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa keterbatasan kemampuan yang

penulis miliki dalam menyelesaikan laporan On Job Training. Namun, penulis

berusaha untuk menggali sebanyak mungkin materi yang penulis dapat. Oleh

sebab itu, kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan dan

meningkatkan kualitas tugas akhir ini.



Tidak lupa Penulis sampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak

membantu kami dalam menyelesaikan laporan On Job Training ini,

    1. Ibu Anita Pandanarum, S.Pd selaku Direktur IIAM yang telah

        memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis selama pembuatan

        laporan ini.

    2. Ibu Dwi Liestyaningsih, ST sebagai Pembimbing I.

    3. Bapak RM. Bramastyo KN. SH., SE., MM, M.Kn selaku Pembimbing II

        dan kepala cabang IIAM Surabaya.

    4. Kepada seluruh karyawan dan staff PT. Gapura Angkasa, yang telah

        membantu penulis dalam proses On Job Training.

    5. Kedua orang tua penulis, yang senantiasa selalu mendoakan dan

        memberikan

                                         ii
       nasehat kepada penulis selama ini.



    6. Seluruh Pengajar/Dosen IIAM dan sahabat-sahabatku yang telah

       memberikan bimbingan, semangat dan dorongan sehingga dapat

       terselesaikannya laporan ini.



      Penulis berharap laporan On Job Training yang telah penulis buat ini,

dapat berguna untuk menambah ilmu serta pengetahuan kita dan dapat bermanfaat

bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. Amien.



                                                Surabaya, 04 November 2010



                                                           Penulis




                                       iii
                                     BAB I

                              PENDAHULUAN



1.1 LATAR BELAKANG

       Dunia penerbangan dewasa ini berkembang semakin pesat, manusia dapat

menciptakan pesawat terbang untuk menuju keluar angkasa dan manusia sekarang

terus berlomba-lomba untuk menciptakan hasil karya yang sedemikian canggih

dan modern yang dapat menimbulkan, hal tersebut sejalan dengan dunia

transportasi dan berkembang pesat.



1.2 TUJUAN

       Penulis melakukan On Job Training (OJT) di PT Sriwijaya Air, yang lebih

tepatnya di Kantor Kota Sriwijaya Malang yaitu ingin mengetahui system dan

cara kerja Sriwijaya Air dalam menangani karakter penumpang yang berbeda-

beda. Juga ingin mengaplikasikan semua teori yang didapat selama dibangku

kuliah serta untuk memenuhi persyaratan tugas akhir.



1.3 MANFAAT ON JOB TRAINING

      Bagi Penulis

       1. Menambah pengalaman kerja, terutama dibidang jasa

       2. Dapat menambah tambahan pengetahuan dalam menerapkan teori yang



                                           1
                                                                              2


        pernah diperoleh di bangku kuliah, serta sebagai salah satu syarat untuk

        memenuhi Tugas Akhir.

      3. Melatih kemampuan        dan tanggungjawab dalam menyelesaikan

        masalah.



     Bagi Lembaga Pendidikan IIAM

      1. Dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk mencari

        pengalaman secara langsung dilapangan.

      2. Dapat menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan perusahaan.

      3. Memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk bersosialisasi

        dengan dunia baru agar lebih percaya diri dan siap untuk menghadapi

        dunia kerja yang sesunguhnya.



     Bagi Perusahaan PT Sriwijaya Air

      1. Memberikan pengalaman kerja bagi penulis

      2. Menambah pengetahuan baru tentang reservasi dan ticketing

      3. Memberikan kesempatan bagi penulis untuk mengenal langsung system

        ticketing yang dimiliki oleh perusahaan Sriwijaya Air




1.4 BENTUK KEGIATAN

      1. Memberikan pelayanan yang baik terhadap penumpang.

      2. Melayani reservasi dan ticketing.
                                                                          3


1.5 WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

            Penulis On Job Training di PT Sriwijaya Air Malang,

   melaksanakan kegiatan selama 2 bulan, mulai tanggal 1 Agustus 2009 sampai

   dengan 1 Oktober 2009. Kegiatan dilaksanakan dari hari Senin sampai

   dengan hari Jum’at mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

   Sedangkan hari Sabtu dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 13.00

   WIB.
                                    BAB II

                         PROFIL SRIWIJAYA AIR



1. HISTORY

       PT SRIWIJAYA AIR lahir sebagai perusahaan swasta murni yang

didirikan oleh Chandra Lie, Hendry Lie, Johannes Bunjamin, dan Andy Halim.

Sriwijaya Air kemudian memulai usahanya dengan bermodalkan satu armada

Boeing 737-200. Beberapa tenaga ahli yang turut menjadi pionir berdirinya

Sriwijaya diantara adalah Supardi, Capt Kusnadi, Capt Adil W, Capt Harwick L,

Gabriella, Suwarsono dan Joko Widodo.

       Pada tahun 2003, tepat pada hari pahlawan, 10 November, Sriwijaya Air

memulai penerbangan pertamanya dengan rute Jakarta-Pangkalpinang PP,

Jakarta-Palembang PP, Jakarata-Jambi PP, Jakrta-Pontianak PP. Saat ini Sriwijaya

Air memiliki 22 armada Boeing dengan melayani total 35 rute yang termasuk rute

regional Medan-Penang PP dan rute Internasional. Dalam rangka pengembangan

rute dan pangsa pasar, tahun ini Sriwijaya Air akan mendatangkan tambahan

armada Boeing seri 700-300, 737-400, dan 737-700 New Generationa (NG).

       Dalam perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air melakukan

kerjasama dengan PT Aero Nusantara Indonesia (ANI) dan Garuda Maintenance

Facility (GMF)




                                        4
                                                                               5


sebagai maintenance provider terpercaya di Indonesia yang bertaraf Internasional.

Kerjasama ini dimaksudkan agar pelanggan Sriwijaya Air dapat mendapatkan

kenyamanan dan keamanan yang optimal. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki

Sriwijaya Air merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) pilihan yang terampil,

ramah dan terpercaya.



Sriwijaya Air juga siap melayani Anda 24jam untuk melakukan akses reservasi

pada (021) 6405566. Keselamatan (safety), keamanan (security), dan pelayanan

(service) adalah pedoman pelayanan yang selalu menjadi prioritas kami dalam

mewujudkan misi sebagai mitra perjalanan udara Anda sesuai dengan motto

Sriwijaya Air “ Your Flying Partner”.



2. Visi dan Misi Perusahaan Penerbangan Sriwijaya Air

    VISI :

              Perusahaan penerbangan yang eksis dikawasan domestic yang

       mengutamakan kwalitas layanan, didukung oleh Sumber Daya Manusia

       yang handal sehingga dapat menunjang pengembangan perusahaan dan

       kesejahteraan karyawan.



    MISI :

              Berkomitmen dalam pembinaan dan pengembangan Sumber Daya

       Manusia secara professional untuk mencapai kwalitas layanan yang

       terbaik sesuai dengan harapan.
                                                                   6


    3. LAMBANG LOGO SRIWIJAYA AIR




                    Gambar 1

   Logo Sriwijaya Air


           Logo berarti RU-YI (Cina), yang berarti bahwa apa yang

    diinginkan atau usaha harus yakin tercapai.

   Warna Putih


           Melambangkan semula karyawan Sriwijaya Air harus memiliki

    hati yang bersih, sebersih warna dasar armada

   Warna Biru


           Melambangkan Sriwijaya Air berkeinginan melanglang benua

    keseluruh pelosok nusantara tercinta

   Warna Merah


           Melambangkan bahwa pemimpin dan karyawan Sriwijaya Air

    harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil

    keputusan
                                                                              7



      Tulisan Sriwijaya Air


              Melambangkan bahwa Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan

       yang besar dan terkenal seperti Kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir

       dalam sejarah nasional dan regional.



      Lekukan Hati Di Atap Pesawat


              Melambangkan bahwa para pemimpin dan karyawan harus

       memiliki rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap

       perusahaan.



4. STRUKTUR ORGANISASI

       Maskapai penerbangan Sriwijaya Airlines memiliki golongan struktur

organisasi yang sangat sederhana dikantor kota. Dibawah ini adalah bagan dari

struktur organisasi dari perusahaan penerbangan Sriwijaya Airlines Malang adalah

sebagai berikut
                                                                          8




                                DISTRIK MANAGER




        SUPERVISOR                                         ACCOUNTING




        SALES /                    LEADER APO
     REFRESENTATIF




     STAFF TICKETING                 PASSASI
       & RESERVASI


                                  Tabel 1



      Bagan struktur perusahaan penerbangan Sriwijaya Air diatas menjelaskan

bahwa maskapai penerbangan Sriwijaya Air menggunakan system struktur di

Kantor Kota yang sederhana. Sriwijaya Air dalam menjalankan bidang usaha

penerbangannya dipimpin oleh seorang Branch Manager untuk Kantor Kota

Malang. Dalam struktur tersebut, Sriwijaya Air perwakilan Malang, semua

perkembangan penerbangannya dikendalikan oleh Branch Manager yang

mengontrol laju perkembangan usaha di Kantor Kota.
                                   BAB III

             LAPORAN PELAKSANAAN ON JOB TRAINING



3.1 Metode pelaksanaannya

       Didalam setiap maskapai penerbangan sering kita ketahui jika ingin

memesan tempat duduk atau istilah lainnya “Booking Ticket” tentunya harus

melalui tahap-tahap seperti : memesan ticket harus datang langsung ke suatu

maskapai penerbangan atau ke kantor-kantor perwakilan maskapai yang biasa

disebut Travel Agent. Dalam hal ini penulis menjelaskan pembahasan tentang

kegiatan yang dilkaukan selama pelaksanaan On Job Training, antara lain :

1.     Memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang.

2.     Melayani dan ticketing.

3.     Pengumpukan data primer dan sekunder.


3.2 Pelaksanaan Kegiatan

       3.2.1 Pengertian Service

              Service adalah hubungan yang sangat akrab antara pelanggan

dengan para karyawan terkait, sehingga pelanggan akan mendapatkan perasaan

bahwa mereka adalah seseorang dan merasa diperlukan sebagai pribadi-pribadi

dan bukannya hanya merupakan hitungan saja.




                                       9
                                                                              10



- Prosedur Kegiatan :

   1. Greeting (Selamat pagi/selamat siang/selamat sore/selamat malam) ada

       yang bisa dibantu.

   2. Memberikan salam terlebih dulu kepada penumpang, jangan sampai

       penumpang dulu yang member salam terlebih dulu kepada kita.

   3. Mendengarkan betul-betul permintaan/keluhan penumpang apa dan

       bagaimana.

   4. Tetap tersenyum apabila menerima masukan atau complaint dari

       penumpang.




       3.2.2 Pengertian Reservasi

                 Reservasi   adalah   Perjanjian   pemesanan   atau   penyediaan

pembukuan pada suatu tempat dan pada periode waktu tertentu bagi calon

pelanggan berikut dengan produk jasa ( jika ada permintaan fasilitas : tentu pada

penerbangan ).




       3.3.2 Langkah-Langkah Booking Tiket

3.3.1. Langkah-langkah Basic Reservasi Check Seat Availability (AY)

  Contoh :

       AYMLGCGK18FEB

       AY(dari mana kemana)(tanggal keberangkatan)
                                                                             11



  Tampilan pada layar :

      1- SJ 251 /YA SA WA WE18FEB MLGCGK 0855 1020 737 0 S

       BA HA KA LA MA NA QA TA VA GA EA XA RC PC ZC

         ****EFF     01 AUG 2008 DATE OFF ISSD BERLAKU TARIF

         BARU***

      2+ SJ 249 /YA SA WA WE08FEB MLGCGK 1535 1700 737 0 S

       BA HA KA LA MA NA QA TA VA GA EA X5 RC PC ZC

         ****EFF     01 AUG 2008 DATE OFF ISSD BERLAKU TARIF

      BARU***



3.3.2. Langkah-langkah Basic Reservasi Ambil Seat (SD)

  Contoh :

      SD1X2

      SD(segment ke berapa/penerbangan         yang   ke berapa)(kelas yang

      tersedia)(untuk berapa orang)

  Tampilan dilayar komputer:

      SJ 251 X WE18FEB MLG CGK HK2 0855 1020              737 S0

      Cadangan di kelas bawahnya (LL)

      SD1T/LL2

      SD(segment     ke   berapa/penerbangan    ke    berapa)(kelas   yang   di

      cadangkan)LL(untuk berapa orang)
                                                              12


3.3.3. Langkah-langkah Basic Reservasi Memasukkan nama penumpang

      (NM1)

      NM1NUR/MARIDA MRS 1RIHANSYAH/MR

      NM1(nama penumpang/mr/mrs/ms)

   Tampilan dilayar computer :

      NM1NUR/MARIDA MRS 1RIHANSYAH/MR



3.3.4. Memasukkan No.HP Penumpang atau No. Telp yang Membooking

      (CTHP)

  Contoh :

      CTHP/085645978011/PAX

      CTHP/085732687771/RIDA

      CTHP (No.HP penumpang/yang membooking)

   Tampilan dilayar computer :

      CTHP/085645978011/PAX



3.3.5. Memasukkan telp rumah (CTHP)

      CTH/0341-412777/PAX

  Tampilan dilayar computer :

      CTH/0341-412777/PAX
                                                                               13



3.3.6. Langkah-langkah Basic Reservasi Memasukkan telp travel agent

      (CTT)

  Contoh :

      CTT/MLG/0341-352545/PSPT-TRV/DANNY

      CTT/(kota    travel   agent   berada)/no.telp   travel   agent/nama   travel

      agent/nama petugas travel yang booking

  Tampilan dilayar computer :

      MLG/T/0341-352545/PSPT-TRV/DANNY



3.3.7. Langkah-langkah Basic Reservasi Mengakhiri Reservasi :

  Contoh :

      *r/da

      *r/inisial petugas yang booking

  Tampilan dilayar computer :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. H/0341-495573/PAX

      6. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      7. MLG/001
                                                                              14




3.3.8. Langkah-langkah Basic Reservasi Remark ( RMK : )

  Contoh :

      RMK : PLZ DAPO SEQ HL PAX DVNTTRV ….TQ/DA

      Menyampaikan pesan agar yang membuka reservasi mengetahui kondisi

      reservasi, jika PNL telah terprint tidak akan tercantum atau tidak akan

      Nampak di PNL (passanger name list).



3.3.9. Langkah-langkah Basic Reservasi OSI ( OSI:SJ )

  Contoh:

      OSI: SJ REQ SEAT PLZ AT 1A,B….TQ/DA

      Menyampaikan pesan kepada petugas lain yang akan membuka reservasi,

      dan jika PNL telah terprint akan tetap tampak di PNL.



3.3.10. Langkah-langkah Basic Reservasi Memasukkan No. tiket (TKT)

    Contoh :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. H/0341-495573/PAX

      6. TL/X/1145/15JAN/MLG001-→ (Segment Limit)

      7. MLG/001

    6T/no.tkt/issd tkt/(nama petugas travel yang lapor tiket)/tanggal lapor

    6t/000.1015.123456.3/danny/14jan
                                                                        15



   OSI:SJ TKT NO (no tiket) (nama petugas yang lapor) (tanggal lapor)

   OSI:SJ TKT NO 000.1015.123456.3/DANNY/14JAN

3.3.11. Langkah-langkah Basic Reservasi Reconfirm, Merubah Status Hold

       to Confirm menjadi Re Confirm (RR)

   Contoh :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. H/0341-495573/PAX

      6. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      7. MLG/001

      3rr

      (Segment detail flight yang berstatus HK)(rr).

   Tampilan dilayar computer :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK RR2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. H/0341-495573/PAX

      6. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      7. MLG/001
                                                                    16



3.3.12. Langkah-langkah Basic Reservasi Menghapus Salah Satu Segment

       (XE)

    Contoh :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      2. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. H/0341-495573/PAX

      6. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      7. MLG/001

      Menghapus telp rumah PNR diatas :

      XE5 (XE segment yang akan dihapus)

    Tampilan pada layar computer :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      6. MLG/001



3.3.13. Langkah-langkah Basic Reservasi Retrieve/Memanggil Kembali Kode

       Booking (RT)

    Contoh Retrieve dengan Kode Booking :

      RTHR6J9
                                                                           17


      RT(Kode Booking) :

    Contoh Retrieve dengan Nama :

      RTNur/251/18feb

      RT(nama depan penumpang) / (flight yang digunakan) / (tanggal

      keberangkatan)

    Tampilan dilayar computer :

      1. NUR/MARIDA MRS 2.RIHANSYAH/MR H0L0B

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      6. MLG/001



3.3.14. Langkah-langkah Basic Reservasi Memasukkan Infant (Inft) (SSR:)

    Contoh :

      SSR: All inft sj nn1.rama/risky mstr 24feb09/p1

      SSR: All inft sj nn1.(nama bayi/mstr/mist) (tanggal/bulan/tahun lahir) /

      (dipangku siapa)

    Tampilan dilayar computer :

      SSR      INFT   NN1   MLGCGK      0251X18SEP.RAMA/RIZKY          MSTR

      24FEB09/INF1/P1
                                                                            18



3.3.15. Langkah-langkah Basic Reservasi Ignorr (IG)

    Contoh :

      Ig (enter 2X sampai tampak layar NO PNR

      Memusahkan antara PNR lainnya agar tidak tercampur atau untuk

      membatalkan transaksi yang telah dibuat sebelum mengakhiri /*r

      Ig

      » ig

               031 – PNR



3.3.16. Langkah-langkah Basic Reservasi Cancel PNR ( XEPNR )

    Contoh :

      Xepnr/by rida 085645978011 cf 25prcn/*

      Xepnr/(nama, no hp/telp yang mengcancel)(dikenakan cf atau tidak)/*

    Tampilan dilayar computer :

      *THIS PNR WAS ENTIRELY CANCELLED*

      002 MLG001 200 0810 14JAN /ID PID39052 / RIDA 085645978011,

             CF25PRCN

      001 MLG001 200 0810 14JAN /ID PID 39052

             X1. RAMA/RIZKY MR(001) H170X

      001 X2 SJ 251 X TH24FEB MLGCGK(001) XX1 1535 1700

      NN(001) HK(001) XX(002)

      001 X3. HP/08123251842/PAX

      001 X4. TL/X/0324/15JAN/MLG001
                                                                     19



      001 X5. SSR INFT SJ XX1 MLGCGK 0251X18SEP.RAMA/RIZKY

      MSTR 24FEB09 NN(001) XX(002)

      001 X6.OSI#1 YY 1INF RAMA/MSTR/P1



3.3.17. Langkah-langkah Basic Reservasi Mengktifkan kembali PNR yang

       telah tercancel PNR (RTACT)

   Contoh :

      RTH1424

      RTACT

      Panggil kembali Kode Booking, setelah ONR keluar ketik RTACT

   Tampilan pada layar computer :

      1. Retno/Putri ms 2Romadhoni/mr

      3. SJ 251 X WE18FEB MLGCGK HK2 0855 1020

      4. HP/085645678011/PAX

      5. TL/X/1145/15JAN/MLG001

      6. SSR INFT SJ DL1 MLGCGK 0251X18FEB.RAMA/RIZKY MSTR

        24FEB09/P1

      7. OSI #1 YY 1INF RAMA/MSTR/P1

      8. MLG/001
                                                                             20



3.3.18. Langkah-langkah           Basic Reservasi   Split adalah memisahkan

             bookingan yang sudah ada menjadi 2 kode booking ( SP )

    Contoh :

       MLG001 2373 0442 /ID/PID39052

       1. FENNY/ADRIA MS 2LUCI/FARA MS 3FENNA/ANITA MS JHTR5

       4. SJ 249 X TU20SEP MLGCGK HK3 0855 1020

       5. HP/085645978011/PAX1

       6. T/000.1013.56874.3-876.6/15JAN-DA

       7. OSI SJ 000.1013.56874.3-876.6

       8. MLG001

       SP3

       SP (segment yang akan di pisahkan)



       3.2.3 Pengertian Ticketing

       Ticketing adalah Proses pengeluaran dokumen berharga yang diissued atas

para penumpang dan didalamnya terdapat syarat-syarat pengangkutan, dokumen

ini dicetak atau dikeluarkan oleh maskapai penerbangan setelah selesainya proses

reservasi.



      Tiket antara lain :


       1. Tiket oneway : Tiket dengan satu flight coupon, dipergunakan untuk

             perjalanan tunggal
                                                                               21



        2. Tiket Return : Tiket dengan 2 flight coupon, dipergunakan untuk

          perjalanan ganda

        3. Miscellanous Charge Orde (MCO) : Bukti transaksi seseorang ditempat

          lain (perorangan/travel agent) apabila ingin mengambil ticket harus

          mengajukan KTP atau kode booking.



3.2.4   RESERVATION PROCEDURE


1. Contact-Number

        Contact-Number

        Sriwijaya Air mengharuskan PNR dengan full contact number yang dapat

        dihubungi, yaitu :

1.      CTC Travel Agent

2.      CTC Pax (HP/Kantor/Rumah)

3.      Local CTC (jika ada penerbangn lanjutan)


Hal ini untuk mengindari terjadinya penumpang tidak dapat dihubungi pada saat

ada irregulaties, flight cancel, schedule change ataupun informasi lain yang harus

disampaikan ke penumpang atau travel agent.



2. Group Booking

        1. Untuk pembukuan lebih dari 9 penumpang agar mengajukan

           pembukuan group desk Sriwijaya Air.

        2. Tidak dibenarkan melakukan pembukuan lebih dari 9 penumpang

           dengan cara split PNR.
                                                                           22


3. Nama Penumpang

      1. Nama penumpang harus sesuai denga identitas penumpang.

      2. Tidak diperkenankan memasukkan nama fiktif untuk kepentingan

         blocking seat.

      3. Sriwijaya Air berhak sepenuhnya memberikan sanksi administrative

         tersebut (CF 25% dari nilai-block seat) terhadap pelanggaran ketentuan

         ini.



4. No Ticket

      1. Tidak dibenarkan memasukkan no ticket fiktif

      2. Sriwijaya Air akan membatalkan reservasi dengan no tiket fiktif



5. No Show and Last Minute Cancel

      1. Pembukuan no show akan dikenakan no show fee 25%

      2. Untuk pembukuan confirm dengan last minute cancel 3 X 24 jam

         sebelum keberangkatan dan terbukti menggunakan no tiket fiktif, akan

         dikenakan sanksi administrasi berupa tagihan sesuai pada reservasi no

         show.



6. Reconfirmation

      1. Untuk pembukuan lanjutan/return flight, penumpang diwajibkan

          melakukan konfirmasi ulang.
                                                                              23



       2.    Sriwijaya Air berhak membatalkan reservasi tersebut jika tidak

            dikonfirmasi ulang minimal 24 jam sebelum keberangkatan.



7. Time limit



            SUB              TIME LIMIT

            CLASSES

            P,R              Langsung ticketing

            X,V              1 hari setelah confirm atau langsung ticketing

            T,Q,N            2 hari setelah confirm, jika waktu keberangkatan

                             kurang 2 hari, maka time limit yang diberikan adalah

                             1 hari setelah confirm

            M,L,K            3 hari setelah confirm, jika waktu keberangkatan

                             kurang dari 3 hari, maka time limit yang diberikan

                             adalah 1 hari setelah confirm

            H,B,W,S,Y        5 hari setelah confirm, jika waktu keberangkatan

                             kurang dari 5 hari, maka time limit yang diberikan

                             adalah 1 hari setelah confirm



       Apabila ada time limit yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut diatas,

Sriwijaya Air berhak merubahnya tanpa pemberitahuan.
                                                                            24



3.2.5 INFLIGHT PROSEDURE

3.2.5.1. INFANT-PROCEDURE (Proses Ukuran Bayi)

       Jika anda membawa bayi, maka usia maximal bayi agar dapat dipangku

adalah 23 bulan. Jika usia bayi tersebut belum mencapai usia 23 bulan namun

fisik dari anak tersebut cukup besar dan memerlukan tempat duduk tersendiri,

maka kami mewajibkan untuk mengambil tiket dewasa/duduk tersendiri dengan

alasan keselamatan penerbangan,

karena jarak antara kursi terbatas (resiko terjepit jika dipangku) dan mengingat

terbatasnya safety equitment (infant seat belt, life vest,oxygen mask) yang

diangkut oleh pesawat sesuai dengan CASR 121 (Peraturan Keselamatan

Penerbangan Sipil 121) maximal 12 infant didalam pesawat. Adapun kisaran

ukuran tubuh bayi yang dapat dipangku adalah lingkar pinggang maximal 40 cm

dan jika dipangku tidak melebihi hidung atau menutup pandangan mata si

pemangku. Jika tidak melebihi criteria ini, maka diwajibkan untuk mengambil

tempat duduk tersendiri. Setiap bayi harus didampingi oleh 1 orang dewasa, tidak

diperkenankan 1 orang dewasa membawa 2 bayi. Air crew ( pilot dan pramugari )

berhak untuk menurunkan penumpang yang tidak mematuhi ketentuan ini sesuai

dengan wewenang yang diberikan oleh peraturan perundangan yang berlaku di

Indonesia dan demi keselamatan jika sang ibu dengan bayinya.
                                                                            25



3.2.5.2. KETENTUAN DAN KONDISI TARIF INFANT

  a.   Tiket infant dibuat terpisah dengan tiket dewasa

  b.   Tiket infant tidak dapat diuangkan (Refund)

  c.   Tiket infant tidak berhak atas seat dan free baggage allowance

  d.   Tiket infant tidak dikenakan biaya dan IDR Rp. 50.000 jika terjadi

       Reissued

  e.   Dalam hal tiket infant dan upgrade ke CHD/ADL maka biaya yang

       dibebankan selisih tiket CHD/ADL dengan tiket infant

  f.   Dan harga atau kelas yang diberikan untuk kasus diatas adalah harga atau

       kelas tiket pendamping /tiket dewasa

  g.   Tiket tetap di reissue sesuai dengan ketentuan yang berlaku




3.2.5.3. KETENTUAN DAN PROSEDUR STRETCHER CASE

       A. RESERVASI

      Permintaan pembukuan penumpang dengan stretcher case, diblok 12 seat

       disampaikan 48 jam sebelum keberangkatan.

      Harus dilengkapi di document MEDA.

      Harus ada pendamping keluarga/dokter atau suster.

      Untuk pendamping tidak lagi diberikan FOC, tiket dibuat reserfasi

       ( PNR ) terpisah sesuai seat available.

      Reservasi dibuat dalam 1 group booking.

       Group name → GN:12jkt/stretcher case/GPRS
                                                                          26


       Apabila pasien membutukan oxygen, maka pada reservasinya diberi

        “RMK”→RMK:PAX STCR CASE//PAX NEED OXYGEN BOTTLE//

       Pasien dilengkapi dengan surat dokter yang menyatakan pasien layak

        terbang dan tidak mengidap penyakit yang menular.




        B. TICKETING

       PASIEN

    -   Kolom name ditulis nama pasien

    -   Kolom tour code      : STCR

    -   Kolom Restriction    : STCR/CASE 12 SEAT

    -   Kolom fare           : BASIC FARE X 12

    -   Kolom tax / PPN      : (PPN X 12) + (FS X 12)

    -   Kolom IWJR : IWJR X 1

    -   Kolom total   : Total Keseluruhan



       PENDAMPING

    -   Kolom name ditulis nama pendamping

    -   Kolom tour code      : STCR/FOC

    -   Kolom Restriction    : NONENDORS/NONREFUND/NONREROUTE

    -   Kolom fare           : BASIC FARE sesuai kelas

    -   Kolom tax / PPN      : PPN + FS

    -   Kolom total   : Total Keseluruhan
                                                                               27



       TARIF

    -   Tarif untuk pasien : (BASIC FARE X 12) + (PPN X 12) + (FS X 12) +

        (IWJR)

    -   Tarif untuk pendamping (3 orang) : (PPN X 3) + (IWJR X 3) + (FS X 3)

    -   Tarif oxygen bottle : (300.000/bottle)



       IN-FLIGHT

    -   Seat di blok dari row 19ABC sampai dengan 22 ABC

    -   Semua row 19 ABC untuk pendamping

    -   Semua permintaan dikoordinasi 48 jam sebelum traveling

    -   Disertai dengan surat pernyataan keluarga terhadap resiko perjalanan

    -   Dilengkapi dengan surat dokter yang mengizinkan pasien untuk terbang



       PAYMENT

    -   Pembayaran tiket pasien STCR

    -   Pembayaran tiket pendamping

    -   Pembayaran tabung oxygen (jika ada pemesanan)



       PEMBATALAN (VOID)

    -   Pembatalan lebih dari 24 jam : dikenakan void tiket sebesar IDR Rp.

        50.000/ tiket

    -   Pembatalan kurang dari 24 jam : dikenakan biaya cancel fee sebesar 25%

        total BASIC FARE
                                                                                28



   -   Jika pembatalan disebabkan terjadi pembatalan penerbangan SRIWIJAYA

       AIR, maka atas pembelian tiket stretcher case akan dikembalikan penuh

       tanpa potongan.




3.2.5.4. KETENTUAN DAN KONDISI TARIF DOMESTIK

       1. Tarif berlaku berdasarkan tanggal keberangkatan (Date of Traveling)

       2. Tiket tidak dapat dikeluarkan/diterbitkan dengan status reservasi

           confirm/OK

       3. Open Date (O/D) diperkenankan pada kelas “M” ke atas

           Masa berlaku tiket open date adalah dihitung dari tanggal penerbitan

           tiket/Date Of Issued.



3.2.5.5. Masa berlaku terbang :

           Mulai dihitung dari tanggal keberangkatan, contoh V class (3day) jika

tanggal terbang awal adalah 1 maka masa berlaku sampai tanggal 3, dan

seterusnya. Setelah masa berlaku habis, jika tiket tidak akan digunakan kembali

maka berlaku kerentuan upgrade.

  Kelas      P,N,X      E,G        V    T       Q        N       M,L     K,H         B,W,S,Y


  Masa
              1day    2days    3days   7days 14days 21days       1mts    2mts         3mts
 berlaku
                                                                               29


3.2.5.6. Restriction/Pembatasan Sub-Classes.

         P,R,X        : Refundable-Nonreroute-Nonextend-Nonendorse

                       (Rebook diperkenankan dengan upgrade)

         E s/d Y      : Refundable-Nonreroute-Nonendorse



3.2.5.7. Tour Code, Validitas Ticket, Tanggal Issued, Stamp Agent dan Paraf

  Ticketing WAJIB DICANTUMKAN.



3.2.5.8. Rebook :

       a. Rebook lebih dari 24 jam sebelum keberangkatan :

         Tidak diharuskan mengganti tiket baru (reissued), jika kelas pad atiket

         masih available (seat open). Tiket cukup diberi Revalidated Sticker

         dengan paras dan stamp district/tto. Jika seat full, disarankan upgrade

         tiket sesuai ketentuan upgrade.


       b. Rebook kurang dari 24 jam sebelum keberangkatan :

         Atas ticket tersebut dikenakan biaya Cancellation Fee (CF). Sekalipun

         seat masih available (seat open), tiket harus di-reissued (pembayaran

         CF).

       c. Untuk kondisi rebook maju (berangkat lebih awal) dari reservasi

         diperkenankan, dengan catatan :

    Jika seat available (sesuai kelas ditiket); diberi revalidated sticker.

    Jika terjadi upgrade, maka mengikuti ketentuan upgrade.
                                                                                  30



3.2.5.9. Biaya Administrasi Reissued IDR Rp. 50.000,- per ticket

3.2.510. Upgrade :

            a) Pada masa peak season Sriwijaya Air, dikenakan penambahan

                 selisih tariff dari selling price minimal “M” class. Ticket kelas P

                 s/d Q hanya diperkenankan upgrade minimal ke “M” class.

            b) Sedangkan pada masa low season upgrade dapat dilakukan pada

                 kelas yang masih available pada system reservasi.

            c) Upgrade tidak hanya dilakukan di Kantor Perwakilan Sriwijaya

                 Air, tidak diperkenankan dilakukan di travel agent maupun KCP.

            d) Upgrade Ticket harus ganti tiket baru (REISSUED).


3.2.5.11. Downgrade ditiadakan.

3.2.5.12. Ketentuan Pembatalan :

                      Pembatalan kurang dari 24jam sebelum keberangkatan

         Kelas         P,R,X    E,G      V      T       Q      N      M,L     K,H      B,W,S,Y

    Refund Fee          75%     75%    75%     50%    50%      25%   25%      25%       25%

  CF Low Season                                          25%

  CF Peak Season                                         50%

   ADM Reissue                                       IDR 50.000,-



 Pembatalan lebih dari 24jam sebelum keberangkatan

 Kelas                 P,R,X    E,G      V      T       Q      N      M,L     K,H      B,W,S,Y

 Refund Fee             75%     75%    75%     50%    50%      25%   25%      25%       25%
                                                                                 31
 CF                                                     No

 ADM Reissue                                       IDR 50.000,-



3.2.5.13. Pembatalan di Airport :

  Late check-in/to next-sameday flight

  Kelas                 P,R,X   E,G     V   T     Q     N       M,L        K,H        B,W,S,Y

  ADM                             Upgrade + CF                    IDR 50.000,-         Free



3.2.5.14. Pembatalan ticket yang sudak check-in (ada boarding pass): CF

          100% (HANGUS)

3.2.5.15. Persentasi Refunnd Fee dan Cancellation Fee diambil dari Basic

          Fare

3.2.5.16. Refund :

          a)   Semua kelas adalah Refundable

          b)   Dilakukan hanya di issuing office (kantor yang mengeluarkan

               tiket)

          c)   Travel Agent agar melampirkan LPP, PNR dan Invoice atas tiket

               yang akan diuangkan

          d)   Untuk        penumpang       langsung,       melampirkan     bukti

               pembayaran/kwitansi

          e)   Proses refund adalah 1 bulan sejak ticket diserahkan

          f)   Refund hanya dapat diproses sepanjang ticket masih berlaku/valid

               (maximal 3 ticket, flight coupon dan passanger coupon).
                                                                                 32



3.2.5.17. Refund Fee :

          a)   Besarnya Refund Fee disesuaikan dengann subclasses.

               Kelas P s/d V : Dikenakan 75% dari tariff (basic fare)

               Kelas T,Q      : Dikenakan 50% dari tariff (basic fare)

               Kelas N s/d Y : Dikenakan 25% dari tariff (basic fare)


          b)   Pengertian Refund Fee bukanlah Cancellation Fee (CF), jadi

               sifatnya mutlak : ticket jika diuangkan akan dikenakan Refund Fee

               sesuai subclasses.



3.2.5.18. Cancel in time :

            Untuk menghindari biaya pembatalan (CF), agar pembukuan/reservasi

            dibatalkan 24jam sebelum keberangkatan dan tiket dilaporkan ke

            kantor perwakilan Sriwijaya Air untuk mendapatkan Stamp cancel In

            Time dan History PNR (jika tiket akan diuangkan).



3.2.5.19. Cancellaton Fee :

            Mekanisme pembayaran Cancellation Fee adalah dengan menerbitkan

            ticket baru (reissue) di kantor Perwakilan Sriwijaya Air setempat.



3.2.5.20. Biaya Void Document Berharga Tiket : RP. 50.000,- per document.

         Biaya Void Document Berharga MCO, EBT,SMU : IDR                 25.000,- per

        document.
                                                                            33




3.2.5.21. Jenis kelas di tiket harus sesuai dengan reservasi, jika ada

         penyimpangan akan ditagihkan dengan harga tertinggi.



3.2.5.22. Jenis kelas dan harga tiket pada flight coupon harus sama dengn audit

         coupon (LPP) apabila terjadi penyimpangan akan ditagih dengan harga

         tertinggi.



3.2.5.23. Penulisan kelas dan harga pada tiket harus sama, apabila terjadi

         penyimpangan/perbedaan akan ditagih dengan harga tertinggi.



3.2.5.24. Penulisan tiket infant dibuat terpisah dan conjunction dengan tiket

         dewasa.

             Usia    minimum    infant   yang   direkomendasikan   pada   saat

              melaklukan penerbangan adalah 3 bulan, jika kurang harus

              menyertakan surat keterangan dokter dan mengisi form yang

              disediakan pada saat check-in.

             Ticket infant Refundable, dengan dikenakan Refund Fee 50%.

             Masa berlaku tiket infant 3 bulan dari DOI.




3.2.5.25. Untuk penulisan tiket dengan rute transit dan tariff langsung missal

         CGK-x/UPG-KDI (2 flight number) menggunakan tiket return (2 flight

         coupon) Satu flight coupon untuk satu flight coupon.
                                                                         34



3.2.5.26. Tiket 2 flight coupon (return) diperkenankan dipergunakan untuk

         oneway trip. Flight coupon ke-dua di VOID dan dilaporkan dalam LPP.

         Jika hilang akan dikenakan sanksi dengan membayar rute terjauh dan

         kelas tertinggi pada Agent News yang berlaku.



3.2.5.27. Bagasi cuma-cuma semua kelas : 20 kg.

         Pengecualian Bagasi cuma-cuma rute: CGK-TNJ (atau sebaliknya)

         15kg.



3.2.5.28. Usia kandungan bagi ibu hamil maximal 31 minggu (dengan surat

         dokter).



3.2.5.29. Tarif dapat berubah sewaktu-waktu.




      3.2.6. Hambatan Pelaksanaan OJT

             Terbatasnya waktu dan masa On Job Training, sehingga kurangnya

      pula pengetahuan yang dimiliki penulis tentang dan program-program

      yang dimiliki perusahaan penerbangan Sriwijaya Air.
                                    BAB 1V

                                  PENUTUP



4.1 KESIMPULAN

       Dari hasil On Job Traning (OJT) di kantor kota Sriwijaya Air Malang,

dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

    Terdapat perbedaan yang nyata antara teori yang didapat dikampus dengan

       praktek yang dilaksanakan dilapangan, dilihat dari kenyataan selama

       menjalani magang dengan proses yang dilalui benar-benar dibutuhkan

       ketelitian dan hati-hati untuk menghindari kekeliruan yang akan berakibat

       merugikan perusahaan penerbangan tersebut.




4.2 SARAN

     4.2.1 Untuk Pihak Sriwijaya Air

        Bagi perusahaan Sriwijaya Air di Malang yang menangani

           penerbangan berskala domestic dan internasional, diharapkan lebih

           memaximalkan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang.

           Meningkatkan sumber daya manusia yang lebih berpotensial demi

           menunjang kegiatan operasional.

        Sistem kerjasama antara semua karyawan dengan supervisor harus

           benar-benar baik sehingga segala kesulitan dan permasalahan yang

           timbul dapat terpecahkan dan terselesaikan dengan baik.

                                             35
                                                                       36



      Karena salah satu tujuan perusahaan yaitu memberikan service yang

      terbaik kepada penumpang yang dapat meningkatkan mutu pelayanan

      dari sebuah perusahaan yang telah mempunyai nama yang besar.

   Untuk mendapatkan hasil yang maximal, dibutuhkan kedisiplinan,

      keseriusan dan ketelitihan dalam menyelesaikan semua pekerjaan,

      agar semua pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu tanpa ada

      kekeliruan.




4.2.2 Untuk Peserta Pelatihan

     1. Selama pelaksanaan On Job Training, peserta pelatihan agar tetap

        menjaga nama baik Lembaga maupun diri sendiri, serta menjaga

        nama baik perusahaan tempat melakukan ojt.

     2. Mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tempat

        dilaksanakannya magang kerja.

     3. Mematuhi jadwal kerja yang ditetapkan oleh perusahaan.

     4. Tetap tersenyum dan tetap rapi walaupun tuntutan kerja yang padat

       dan melelahkan.
                            DAFTAR PUSTAKA



1. Dokumen PT. Sriwijaya Air Malang



2. Staff PT. Sriwijaya Air Malang



3. Dino, Komputer Reservasi Penerbangan



4. Andre Sulistyawan, Manajemen Tarif dan Dokumen Penerbangan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:220
posted:11/7/2012
language:
pages:43