Docstoc

201208061119260.Tugas MK Penumbuhkembangan Kelembagaan Petani

Document Sample
201208061119260.Tugas MK Penumbuhkembangan Kelembagaan Petani Powered By Docstoc
					Tugas MK. Penumbuhkembangan Kelembagaan Petani
Mhs. Alih Jenjang Smt. 2.

Petunjuk :
    1. Sebelum mengerjakan terlebih dahulu :
        Bacalah dan pahami materi kuliah Penumbuhkembangan
           Kelembagaan Petani mulai Bab 1, Bab 2 dan Bab 3. (MS Word
           dan Power Point)
        Kenali dan pahami dengan teliti perintah tugasnya!
    2. Tugas ini dibuat dalam bentuk Makalah dengan memperhatikan
       prinsip-prinsip teknik penulisan ilmiah
    3. Tugas ini merupakan tugas akhir semester yang akan dinilai
       sebagai nilai praktek untuk Ujian Tengah Semester


Soal Tugas :

    1. Buatlah perencanaan pengembangan GAPOKTAN,

              GAPOKTAN PAYUNG MAS1)
              GAPOKTAN SARI ASIH2)

          Pilih salah satu dari kedua gapoktan tersebut!

    2. Perencanaan pengembangan GAPOKTAN tersebut dengan merujuk
       kepada;

              Pendekatan (konsep) pengembangan kelembagaan (Self
               Helf, Technical Assistence, Conflict) sedangkan untuk …
              Model pengembangannya dipilih salah satu dari model
               pengembangan LKM-A atau BUMP.


Catatan :
1), 2)
         Lampiran Profil Gapoktan Payung Mas dan Sari Asih.

                                               
Lampiran :

      GAPOKTAN PAYUNG MAS DESA SEBAPO MUARO JAMBI TERBAIK
                   NASIONAL 2009 DARI JAMBI 1)

                                   OLEH : JON HENDRI

1. Latar Belakang Berdirinya Gapoktan Payung Mas

       Tahun 2006 merupakan tahun pertama kegiatan Prima Tani BPTP Jambi Kegiatan ini
bertujuan   untuk   meningkatkan     kesejahteraan   petani,     pertanian   berkelanjutan,   dan
melestarikan lingkungan.    Prima Tani    befungsi sebagai jembatan penghubung langsung
antara penghasil inovasi teknologi dengan lembaga penyampaian (delivery system) maupun
pelaku agribisnis (receiving system) pengguna inovasi. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa
Sebapo, Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.

    Desa Sebapo adalah merupakan salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Mestong,
Kabupaten Muaro Jambi, terletak pada ketinggian antara 14 sampai 60 meter dpl. Secara
geografis terletak pada 1o45’ Lintang Selatan dan 103o35’ Bujur Timur. Luas wilayah Desa
Sebapo 4.500 ha. Desa ini di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Pondok Meja/Desa
Sukamaju, di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Nagasari, di sebelah Timur berbatasan
dengan Desa Sungai Landai, dan di sebelah Barat dengan Desa Sungai Bertam. Topografi
wilayah Desa Sebapo adalah datar sampai bergelombang.

    Ibu kota Kecamatan terletak di Desa Sebapo yang dapat ditempuh dengan kendaraan
umum atau sepeda motor. Desa ini terletak pada kiri dan kanan jalan lintas Jambi –
Palembang antara km 17 sampai km 23. Jarak Desa dari Ibu Kota Provinsi adalah 22 km
dan dari ibu kota Kabupaten 44 km.

       Penduduk Sebapo umumnya bermata pencaharian sebagai petani kebun Karet,
komoditas didominasi oleh tanaman karet tua. Sejalan dengan program Pemerintah Provinsi
Jambi dalam melakukan peremajaan karet rakyat, Prima Tani dapat mendukung program
Pemerintah Daerah dalam melakukan pengawalan teknologi pada kawasan Prima Tani Desa
Sebapo.

       Penumbuhan     dan   pengembangan       kelompok        tani   dimulai   dari   kelompok-
kelompok/organisasi sosial yang sudah ada dalam masyarakat yang selanjutnya melalui
kegiatan pertemuan dan penyuluhan pertanian. Inovasi kelembagaan yang dikembangkan
adalah penumbuhan dan pengembangan         kelompok tani, kelompok tani wanita dan
pembentukan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yaitu Gapoktan ”Payung Mas”,

       Awal tahun 2007 dengan difasilitasi oleh Tim Prima Tani dari BPTP Jambi dilakukan
pertemuan yang dihadiri oleh 14 kelompok tani yang ada dibentuk Gapoktan Payung Mas
yang selanjutnya dilakukan pertemuan untuk membuat anggaran rumah tangga dan anggaran
dasar Gapoktan, yang selanjutnya pemerintah Muaro Jambi menindak lanjuti dengan
mengeluarkan SK Bupati no 461 tahun 2007 tentang pengukuhan Gapoktan Payung Mas yang
merupakan wadah kerja sama antar kelompok tani yang mempunyai kepentingan yang sama
dalam pengembangan komoditas usaha tani. Gapoktan payung Mas adalah Gapoktan pertama
di Propinsi Jambi yang dikukuhkan dengan SK Bupati. Sampai dengan tahun 2009 jumlah
kelompok tani yang bergabung Gapoktan Payung Mas sudah menjadi 18

No      Nama Kelompok Tani        Alamat     Jumlah Anggota        Tahun        Ketua
                                           L     P    Jumlah      Dibentuk    Kelompok
1.   MUGI RAHAYU                  07       21         21         1998         Yusman
2.   CEMPAKA BANGUN               10       24         24         1999         Basuki
3.   CEMPAKA I                    11       32         32         2000         Mujiono
4.   CEMPAKA II                   13       22         22         2000         Khabib
5.   CEMPAKA                      09       50         50         2000         Ismail




kelompok seperti tabel 1.
6.   CEMPAKA JERNIH             10        19          19       2001            H. Arsyad
7.   NILA SARI                  10        25          25       2004            Ahmad
8.   MITRA MASYARAKAT           04        30          30       2004            Sunarto
     MANDIRI
9.   TANI MAJU                  11        30          30       2005            Ramin
10. BINA TANI                   22        25          25       2006            Rohimin
11. SAKINAH                     08        38          38       2006            Saefudin
12. SUMBER AGUNG                15        20          20       2006            Johan
13. SEMANGAT JERNIH             13        16          16       2007            Ilyas
14. SUKA KARYA                  18        24          24       2007            A.Kusman
15. MULYA TANI                  22        26          26       2007            Nurhadi
16. KARYA TANI                  08        16          16       2007            Siswoyo
17. SRI REZEKI                            10          10       2008            Warsikin
18. MAWAR JAYA                  11               15 15         2008            Kusmini
Jumlah                                                443
Tabel 1 : Nama Kelompok Tani yang tergabung dalam Gapoktan Payung Mas


       Pengurus Gapoktan Payung Mas dipilih melalui rapat anggota, adapun Ramin yang
juga merupakan tokoh masyarakat didaulat menjadi ketua, Johan yang banyak bergerak
dibidang keuangan menjadi Bendahara sedangkan Khabibni yang merupakan tokoh pemuda
dipilih menjadi sekretaris, selanjutnya juga didukung oleh bidang pemasaran, sarana
prasarana produksi, teknologi. Dalam melaksanakan kegiatan Gapoktan Payung Mas selain
berdasarkan AD/ART juga disesuaikan dengan rencana kegiatan tiap tahunnya.

       Pada awalnya kegiatan gapoktan difokuskan pada kegiatan peremajaan karet dimana
pada tahun 2006 sebapo mendapat bantuan peremajaan karet rakyat seluas 55 hektar pada
kelompok tani maju dan kelompok tani bina tani, selanjutnya tahun 2009 mendapat bantuan
lagi untuk kelompok Cempaka 1 dan Suka Karya selua 25 hectar,. selain itu untuk menambah
pendapatan anggota selain dari hasil tanaman utama berupa karet, oleh prima Tani
diperkenalkan usaha pembibitan karet unggul, selain itu ada juga kelompok yang
mengusahakan perikanan darat yaitu kelompok tani Nila Sari dan kelompok tani Mitra
masyarakat mandiri dengan usaha peternakan         kambing, selain itu juga ada yang
mengusahakan tanaman sayuran.

2. Kegiatan Usaha Gapoktan Payung Mas

       Sesuai rencana kegiatan yang telah disepakati bersama antar kelompok tani, kegiatan
utama menjadikan Gapoktan Payung Mas menjadi Penangkar bibit Karet Klon unggul
Propinsi Jambi, dengan bantuan dari prima tani BPTP jambi diberikan bantuan Rp 40 juta
selanjutnya digunakan untuk pembelian bibit entres, dan biji karet untuk batang bawah,
selanjutnya dibuat kebun entres dan penanaman batang bawah. Sampai dengan tahun 2009
Gapoktan payung Mas sudah memiliki kebun entres seluas 2 hektar seperti tabel berikut:

Tabel 2. Kebun Entres GAPOKTAN Payung Mas yang Sudah Dimurnikan

                                     Entres (klon)/Batang
                                                                                           Keterangan
     Nama       Lokasi            PB 260               IR 39
                             PB 260 Klon lain IR 39       Klon lain
 MUJIONO  Cempaka
          I (km 18)                                                                        6000 belum
                                1550           95             426           2
          Tani Maju                                                                        dimurnikan
 RAMIN
          (Km 18)
          Tani Maju
 SUPARMO                          127           4              -                -               -
          (Km 18)
          Cempaka
 KHABIB
          II (km 18)                                                                       2000 belum
                                3010           890             -                -
          Tani Maju                                                                        dimurnikan
 MUHYIDIN
          (Km 18)
          Sumber
 JOHAN    Agung                   600           -              -                -               -
          (km 17)
 Jumlah                         5287           989            426           2            8000


       Usaha pembibitan karet di Gapoktan Payung Mas sudah dilakukan sejak tahun 2007
dalam jumlah besar, selain dilakukan secara swadaya juga ada yang dilakukan dengan
kerjasama pihak lain dan bantuan dari pemerintah daerah Muaro Jambi. Hal ini dapat dilihat
pada tabel berikut:

Tabel 3. Perkembangan Penanaman Batang Bawah (Biji) Gapoktan Payung Mas 2008-2009

No     Kelompok          Jumlah         Asal         Jumlah           Yang              Keterangan
         Tani/             Biji         Biji         Batang           sudah
       Gapoktan                                      Bawah          diokulasi

1    Sumber           50.000        Medan       20.000             12000            Kerjasama dengan
     Agung                                                                          PT. Supin Raya
     (JOHAN)

2    Mulya tani       130.000       Medan       45.000             35000
     (NUR HADI)

3    Cempaka II       100.000       Medan       30.000             -                Bantuan dinas
     (KHABIB)                                                                       perkebunan propinsi
                                                                                    jambi

4    Cempaka II       120.000       Medan       40.000             10000            Swadaya petani
     (KHABIB)
5    Cempaka            10.000     Medan       5.000        4000       Swadaya petani
     (MUJIONO)

6     Gapoktan         650.000     Medan                               Kerjasama dengan
                                                                       PT.Jayakarta

6    Lain-lain          30.000     Local      25.000                   Swadaya petani
                                   sapuan

     jumlah            1.090.000              165.000



       Bibit karet unggul yang dihasilkan dalam bentuk Stum mata tidur atau Polibag
disalurkan untuk memenuhi program peremajaan karet jambi, namun dalam pelaksanaannya
dilapangan Gapoktan menyerahkan sepenuhnya kepada anggota, Cuma dalam pemasarannya
Gapoktan berperan karena sudah memiliki Tanda Registrasi Usaha Pembibitan Perkebunan
(TRUP).

       Usaha yang dilakukan kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Payung Mas,
adalah teknologi pembibitan karet klon unggul (penangkaran bibit karet), teknologi budidaya
tanaman karet, teknologi pengelolaan panen dan pasca panen karet, teknologi budidaya
tanaman sela (palawija, hortikultura dan sayuran) serta pemasaran hasil latek, selain itu
masing-masing kelompok tani sudah memiliki koperasi.

       Selain usaha diatas beberapa kelompok tani mengelola penjualan hasil karet dari
anggotanya sebagai berikut

Tabel 4. Hasil Penjualan dan harga rata-rata Karet Kelompok Tani Gapoktan Payung mas
        2006 – 2009

No    Kelompok           2006               2007               2008             2009 s/d juli
        Tani
                   Jumlah Harga      Jumlah     Harga   Jumlah     Harga     Jumlah     Harga
                    (Ton) (Rp)        (Ton)     (Rp)     (Ton)     (Rp)       (Ton)     (Rp)

1    Cempaka 1     49,132    8.466   48,851     9.189   57,341     11.031 31,241        6.627

2    Cempaka 2     43,848    8.318   36.073     9.047   -          -        -           -

3    Tani Maju     -         -       54,819     9.272   47,593     11,538 24,336        6.485

4    Suka Karya    -         -       -          -       -          -        23,137      6,619

     Total         92,980            139,743            104,934             78,714
          Sistem penjualan yang dilakukan adalah menjual langsung latek berupa slab tebal
langsung ke pabrik, yang dikoordinir oleh ketua kelompok, segala biaya yang dipakai
ditanggung bersama seperti penyusutan dan upah mobil. Dari data diatas belum terakumulasi
semuanya untuk kelompok yang lainnya.

          Dalam Gapoktan Payung Mas terdapat Kelompok Nila Sari bergerak di bidang
perikanan yang telah mendapat bantuan dari dinas perternakan dan perikanan, seperti tabel
berikut:




Tabel 5. Petani Penerima Ikan Patin Dan Nila Kelompok Nila Sari

     No      Nama Petani          Komoditas        Luas lahan yang diusahakan

     1       Ahmad                Nila             500 M2
     2       Sarino               Nila             250 M2
     3       Sanusi               Nila             500 M2
     4       Maertino             Nila             300 M2
     5       Fitriyadi            Nila             400 M2
     6       Saidi                Nila             200 M2
     7       Muhamad selat        Nila             400 M2
     8       Romlah               Nila             200 M2
     9       Zamroni              Nila             300 M2
     10      H.arsad              Patin            400 M2
     11      Bujang rais          Patin            200 M2
    12      Yasmanto              Patin            200 M2
    13      Rustam                Patin            200 M2
    14      Hasim                 Patin            200 M2
    15      Sidik                 Patin            300 M2
    16      M.Ali                 Patin            200 M2
    17      Suyitno               Nila             200 M2
    18      Khadir                Nila             250 M2
    19      Zaini                 Patin            150 M2
    20      Wasito                Patin            300 M2
    21      Rudi                  Patin            200 M2
    22      Sardi                 Patin            200 M2
    23      Ade                   Nila             200 M2
    24      Sutarmo               Nila             200 M2
    25      Said                  Patin            400 M2



         Kegiatan lain yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Sri Rejeki adalah pemeliharaan
kerbau yang merupakan bantuan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Muaro Jambi sebanyak
10 ekor. Dan peternakan kambing yang dilaksanakan oleh kelompok Mitra Masyarakat
Mandiri.
         Selain kegiatan diatas Gapoktan Payung Mas juga menjadi tempat studi banding
mengenai LKM, Gapoktan dan peremajaan karet yang dilakukan baik skala propinsi, regional
sumatra dan nasional, selain itu juga menjadi lokasi penelitian dari     dosen IPB untuk
mengetahui pertumbuhan kedelai tahan naungan.

3. PUAP di Gapoktan Payung Mas

         Tahun 2008 Gapoktan payung Mas memperoleh dana PUAP sebanyak Rp 100 Juta,
namun dalam pelaksanaannya keluarnya dana tersebut baru pada tahun 2009, setelah
keluarnya dana PUAP tersebut Gapoktan membentuk LKM yang tugasnya mengelola dana
PUAP, adapun pengurus LKM terdiri dari ketua Mujiono, Sekretaris Noor Hadi Sabar dan
bendahara Surya, LKM yang dibentuk ini juga merupakan pertama di jambi yang tugasnya
mengelola dana PUAP.
       Selain dana PUAP bagi anggota yang ingin meminjam dana PUAP diwajibkan
memberikan      angsuran wajib anggota Gapoktan sebanyak Rp 30 ribu , uang tersebut
selanjutnya dikelola oleh LKM. Kebun entres yang sudah dimurnikan yang di miliki
Gapoktan diharapkan kedepan dapat memberikan masukan melalui penjualan entres.
       Dana PUAP umumnya digunakan untuk usaha dibidang perkebunan karet, seperti
untuk pembibitan karet, pemeliharaan karet, pembelian pupuk dan sarana produksi sampai ke
pemasaran hasil, selain itu ada juga yang menggunakan dana tersebut untuk penanaman
tanaman sela sayuran, kacang tanah, kacang kedelai dan jagung juga ada yang memanfaatkan
dana untuk usaha industri rumah tangga berupa keripik pisang dan singkong.

Tabel 6. Neraca Gapoktan Payung Mas per 31 Desember 2007

No           Uraian                Debet (Rp)                    Kredit (Rp)

`1    Kas                   Rp    12.880.000,00
`2    Piutang               Rp    30.000.000,00

`3    Simpanan pokok                                    Rp          180.000,00
`4    Dana penguat                                      Rp      40.000.000,00
`5    Laba rugi                                         Rp       2.700.000,00

         Jumlah             Rp    42.880.000,00         Rp      42.880.000,00

 Tabel 7. Neraca Gapoktan Payung Mas per 31 Desember 2008

 No             Uraian                  Debet                        Kredit
                                         (Rp)                        (Rp)
`1    Kas                        Rp   8.180.000,00
`2    Kas Bank                   Rp 104.000.000,00
`3    Piutang Anggota            Rp 32.000.000,00
`4    Simpanan pokok                                       Rp         180.000,00
`5    Titipan Dana Kakao                                   Rp      4.000.000,00
`5    Modal
      Dana Penguat                                         Rp 40.000.000,00
      Dana PUAP                                            Rp 100.000.000,00
      Laba Rugi 2007                                       Rp    2.700.000,00
      Laba Rugi 2008                                       Rp   (2.700.000,00)

           Jumlah                Rp 144.180.000,00         Rp 144.180.000,00

 Tabel 8. Neraca Gapoktan Payung Mas per 31 Agustus 2009

 No               Uraian                        Debet                     Kredit
                                                   (Rp)                      (Rp)
`1       Kas                              Rp    8.180.000,00
`2       Kas LKM                          Rp    5.900.000,00
`3       Piutang Anggota Gapoktan         Rp   32.000.000,00
         Piutang Anggota LKM              Rp   99.300.000,00

`4       Simpanan pokok Gapoktan                                     Rp      180.000,00
`5       Simpanan pokok LKM                                          Rp      780.000,00
`5       Modal
         Modal Gapoktan                                              Rp 40.000.000,00
         Modal LKM                                                   Rp 100.000.000,00
         Laba Rugi s/d 31 Juli 2009                                  Rp   4.420.000,00

                 Jumlah                   Rp 145.380.000,00          Rp 145.380.000,00
                                        LABA / RUGI
         Pendapatan
         Pendapatan Bulan Lalu            Rp   3.855.000
         Pendapatan Bulan Agustus         Rp    715.000
         Jumlah Pendapatan                                 Rp        4.570.000

         Biaya
         Biaya bulan lalu                 Rp    150.000
         Biaya bulan Agustus              Rp          -
                                                           Rp        4.420.000


4. Aset Yang Dimiliki Gapoktan

        Sejak awal pembentukan Gapoktan tidak terlepas dari kegiatan prima tani karena itu
aset yang dimiliki kegiatan Prima Tani menjadi aset Gapoktan sebagai berikut:

Tabel 9. Data Inventaris Klinik Agribisnis Gapoktan Payung Mas

     NO                    JENIS BARANG                        JUMLAH       KETERANGAN

     1                              2                            3                  4

         1. Kantor Gapoktan/ LKM                                 1         Di pinjam

         2. Kebun Entres                                        2 ha       Milik Gapoktan

         3. Meja Kayu                                            2         Milik Gapoktan

         4. Kursi Kayu/Rotan                                     2         Milik Gapoktan

         5. Struktur Gapoktan                                              Milik Gapoktan

         6. Buku Album Kegiatan Gapoktani                        2         Milik Gapoktan

         7. Buku Pertanian                                       76        Milik Gapoktan
8. Majalah Trubus                               9      Milik Gapoktan

9. Koran Sinar Tani                             50     Milik Gapoktan

10. Berita Liptan                               30     Milik Gapoktan

11. Komputer                                   1 set   Milik Gapoktan

12. Printer                                     1      Milik Gapoktan

13. Buku tamu                                   2      Milik Gapoktan

14. Papan data Kel.tani                         1      Milik Gapoktan

15. Skema Alur pinjaman LKM dan Struktur LKM    1      Milik Gapoktan /
                                                       LKM

16. Papan Skretariat                            1      Milik Gapoktan

17. Saung                                       1      Milik Gapoktan

18. Mading kegitan gapoktan                     2      Milik Gapoktan

19. Jadwal keg. Gapoktan                        1      Milik Gapoktan

20. Buku Kas Gapoktan                           1      Milik Gapoktan

21. Buku Neraca Gapoktan                        1      Milik Gapoktan

22. Buku Kunjungan Anggota                      1      Milik Gapoktan

23. Bok Map                                     2      Milik Gapoktan

24. Buku simpanan pokok                         1      Milik Gapoktan

25. Buku catatan pembelian                      1      Milik Gapoktan

26. Buku cacatan produksi                       1      Milik Gapoktan

27. Buku Pertemuan                              1      Milik Gapoktan

28. Buku Inventaris barang                      1      Milik Gapoktan

29. Buku Notulen Rapat                          1      Milik Gapoktan

30. Map Tulang Plastik                          4      Milik Gapoktan

31. Stempel Gapoktan                            1      Milik Gapoktan

32. Buku Rekening                               1      Milik Gapoktan

33. Rak buku                                    2      Milik Gapoktan

34. Buku Kas LKM                                1      Milik LKM

35. Sertifikat Penghargaan                      2      Milik Gapoktan
      36     Tanda Registrasi Usaha Pembibitan                2      Milik Gapoktan
             Perkebunan

      37     Mesin Tik                                        1      Milik Gapoktan



5. Perkembangan dana PUAP

           Dalam perkembangannya dana PUAP sampai dengan bulan November. sudah sangat
membantu usaha tani di Sebapo, dimana uang yang tadinya Rp 100 juta sudah berkembang
menjadi Rp       145.380.000,00 per 31 Agustus 2009, adapun nama-nama anggota yang telah
dan akan menerima dana PUAP seperti pada tabel berikut:




Tabel 10. Daftar Nama Penerima Dana PUAP Bulan Januari-Agustus 2009

  No               Nama             Jumlah yang        Nama Poktan
                                      diterima

 01         Warsikin              Rp. 5.000.000    Sri Rezeki
 02         Mulyono               Rp. 4.000.000    Sri Rezeki
 03         Marsidik              Rp. 3.000.000    Sri Rezeki
 04         H.A Kusman            Rp. 5.000.000    Suka Karya
 05         Rohman                Rp. 5.000.000    Suka Karya
 06         Sarno                 Rp. 3.000.000    Suka Karya
 07         Slamet                Rp. 2.000.000    Suka Karya
 08         Hamdani               Rp. 2.000.000    Suka Karya
 09         Noor Hadi Sabar       Rp. 5.000.000    Mulya Tani
 10         Hasan                 Rp. 5.000.000    Mulya Tani
 11         Faisol                Rp. 5.000.000    Mulya Tani
 12         Taufik kurahman       Rp. 5.000.000    Tani Maju
 13         A.Rahman              Rp. 4.000.000    Tani Maju
 14         A.Sutopo              Rp. 4.000.000    Tani Maju
 15         Hendri                Rp. 4.000.000    Tani Maju
 16         Kusmini               Rp. 4.500.000    Mawar Jaya
 17         Muryati               Rp. 2.000.000    Mawar Jaya
 18         Sri Hastuti           Rp. 2.000.000    Mawar Jaya
19     Umi Kalsum         Rp. 1.500.000     Mawar Jaya
20     Mujiono            Rp. 5.000.000     Cempaka I
21     Zainal.A           Rp. 4.000.000     Cempaka I
22     Sobirin            Rp. 5.000.000     Cempaka I
23     Khabibni           Rp. 5.000.000     Cempaka II
24     Warsono            Rp. 3.000.000     Cempaka II
25     Supardi            Rp. 3.000.000     Cempaka II
26     Wijintoro          Rp. 4.000.000     Cempaka II
27     Maryamah           Rp. 3.000.000     Mulia Tani
28     Suparmo            Rp. 1.000.000     Tani Maju
29     Yasin              Rp. 1.000.000     Cempaka II
30     Agus.W             Rp. 1.000.000     Tani Maju
31     Mustofa            Rp. 1.000.000     Cempaka I
32     Suparmi            Rp. 1.000.000     Mawar Jaya
33     Maryati            Rp. 2.000.000     Mawar Jaya
34     Kenan Aji          Rp. 2.000.000     Mulia Tani
35     Ponirah            Rp. 2.000.000     Mawar Jaya
36     Susanto            Rp. 1.500.000     Cempaka I
37     Suprayitno         Rp. 2.000.000     Cempaka I
38     Sarwono            Rp. 2.000.000     Cempaka I
39     Suparman.k         Rp. 2.000.000     Cempaka I
40     Sumardi            Rp. 2.000.000     Cempaka I
41     Sutarto            Rp. 2.500.000     Tani maju
42     Subari             Rp. 1.000.000     Cempaka I
43     Sukerman           Rp. 500.000       Cempaka I
44     M.Khalil           Rp. 1500.000      Cempaka I
45     Chomsatun          Rp. 2.000.000     Mawar Jaya
46     Atik.R             Rp. 2.000.000     Mulya tani
47     M. jais            Rp. 2.000.000     Mulia tani
48     Supraptono         Rp. 1.500.000     Cempaka I
49     Sudibyo            Rp. 2.000.000     Cempaka I
50     Joko.s             Rp. 1.000.000     Cempaka I
51     Isnata             Rp. 1.000.000     Tani Maju
52     Jubaidah           Rp. 1.000.000     Mawar Jaya
53     Hamdani            Rp. 2.000.000
54     Sumarno            Rp. 1.000.000
55     Sukesih            Rp. 1.500.000     Mawar Jaya
56     Tuminah            Rp. 1.000.000     Mawar Jaya
57     Randi              Rp. 500.000
58     Johan              Rp. 3.000.000     Sumber Agung
59     Sukamto            Rp. 500.000       Cempaka 2
60     Gunawan            Rp. 1.500.000     Cempaka 1

         Jumlah           Rp. 140.500.000



Tabel 11. Daftar Nama Petani yang Menunggu Menerima dana PUAP September 2009

 No        Nama          Jumlah dana yang     Nama Poktan
                               Di ajukan ke LKM
 1.        Solimah             Rp. 1.000.000         Mawar Jaya
 2.        Suwandi             Rp. 2.000.000         Cempaka I

             Jumlah            Rp. 3.000.000



6. Inovasi Teknologi Yang Diperkenalkan Ke Gapoktan Payung Mas

      a. Peremajaan karet. Dalam peremajaan karet tua diperkenalkan sistim persiapan lahan
         tanpa pembakaran, pembuatan lubang tanan dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm atau 50 x
         50 x 60 cm, pengaturan jarak tanam 7 x 3 m, 6 x 4 m dan 5 x 4 m, penanggulangan
         penyakut JAP dengan Trikoderma dan Belerang, pemupukan tanaman karet.

      b. Tanaman sela. Penanaman tanaman sela diantara karet umur 0 sampai 2 tahun yang
         dilakukan diantara gawangan karet berupa tanaman sayuran kacang kedelai, kacang
         tanah, jagung dan bibit batang bawah karet.

      c. Pemupukan dan pembersihan lahan karet tua. Untuk mempertahankan produksi
         karet tua maka dilakukan pembersihan lahan dan pemupukan.

      d. Teknik penyadapan karet. Berupa pengenalan alat sadap, tinggi bukaan sadap, arah
         kemiringan sadap, panjang irisan sadap dan letak bidang sadap, kedalaman dan
         ketebalan irisan sadap, frekwensi dan waktu penyadapan yang baik.

      e.

      f. Pengolahan/ pembekuan latek menggunakan deorub.

      g. Sistem pemasaran karet . untuk menigkatkan harga jual petani dengan penjualan
         langsung ke pabrik tanpa melalui perantara.

7. Rencana Gapoktan Kedepan

       Gapoktan payung mas didesa Sebapo yang sekarang menjadi desa Muaro Sebapo
diharapkan dapat melanjutkan kegiatannya dibidang pembibitan karet unggul yang nantinya
dapat menguasai pasaran jambi dan sekitarnya. Gapoktan nantinya diharapkan dapat
mensejahterakan anggotanya . juga nantinya dkebun karet tua yang ada di sebapo dapat
diremajakan semuanya.

      Selain itu diharapkan nantinya gapoktan Payung Mas Dapat Mempunyai Sumberdaya
yang Tangguh untuk mengelola keuangan dan administrasi Gapoktan, tahun 2010 diharapkan
Gapoktan sudah memiliki gedung sendiri dan dapat menggaji pengurusnya dengan layak.

8. Penghargaan Yang Telah Di Peroleh Gapoktan Payung Mas

           a. Sebagai Gapoktan PUAP berpresatasi tahun 2009 tingkat nasional
b. Kelompok Cempaka 1 sebagai Kelompok Tani terbaik tingkat Muaro Jambi 2009 .

c. Suharno selaku penyuluh lapangan terbaik desa Sebapo tingkat muaro Jambi tahun
   200
            GAPOKTAN SARI ASIH 2)
DATA IDENTITAS GAPOKTAN

1. Nama Gapoktan      : Sari Asih
2. Alamat             : Ruang B Balai Desa Sangkanayu,Jl.Raya
                         Sangkanayu,KM 01 Mrebet Purbalingga.
   Desa               : Sangkanayu
   Kecamatan          : Mrebet
   Kabupaten           : Purbalingga
   Provinsi           : Jawa Tengah
3. Tanggal Pengukuhan : 17 Mei 2008
   (Pendirian)
4. Pengurus Gapoktan
   Ketua               : Tejo
   Sekretaris          : Pujianto
   Bendahara           : Mukhyono Sarno
5. Jumlah anggota      :       417   OranG (4 Kelompok tani)



                                    Visi
    “Gapoktan yang mandiri dan Berdaya Saing Menuju Masyarakat Yang
                    Sejahtera dan Berakhlak Mulia”


                                    Misi
        Menyelenggarakan gapoktan yang efisien, efektif, bersih dan
        demokratis dengan mengutamakan pelayanan kepada petani.


PROFIL GAPOKTAN

A. Gambaran Geografis Desa

      Desa Sangkanayu merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Mrebet
dengan jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten Purbalingga sekitar 15 Km. Dengan luas
wilayah 222,500 Ha, yang terbagi dalam fungsi lahan :
a) Lahan Sawah                         : 30,000 Ha
b) Tegalan dan Pertanian lahan kering : 82,468 Ha
c) Pekarangan dan Pemukiman            : 90,466 Ha
d) Hutan Negara                        : 0,479 Ha
e) Lain-lain                           : 19,910 Ha
1. Batas Wilayah Desa
   a. Sebelah Utara   : Perhutani
   b. Sebelah Selatan : Desa Campakoah dan Desa Serayularangan
   c. Sebelah Barat   : Desa Pengalusan dan Desa Serang Kecamatan
                         Karangreja.
   d. Sebelah Timur    : Desa Tagening Kecamatan Bobotsari

2. Kondisi Sosial Ekonomi

        Jumlah Penduduk Desa Sangkanayu s/d bulan Maret 2010 adalah 4528
   jiwa yang terdiri dari 2388 laki-laki dan 2140 Perempuan, dengan jumlah Kepala
   Keluarga 1178. Mata pencaharian pokok dari sebagian besar Masyarakat adalah
   Penderes Gula Kelapa, Petani dan Buruh Tani.

3. Kondisi Sarana dan Prasarana
         Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Desa Sangkanayu adalah meliputi
    ;
    1). Jalur Desa
         Jalan Aspal                 : 4,4 KM
         Jalan Makadam               : 1,1 KM
    2). Jalan antar Desa/Kecamatan
        Jalan Aspal                  : 2,0 Km
        Jalan Makadam                : 1,1 KM
    3). Jembatan Desa                  : 5 Buah
    4). Pasar Desa                     : 1 Buah
    5). Balai Desa luas                 : 108 M2
    6). Puskesmas Pembantu             : 1 Buah

B. Poktan yang tergabung dalam Gapoktan

a. Kelompok Tani “Sri Lestari”yang Anggotanya adalah petani penggarap lahan
   sawah/pertanian pangan dengan jumlah anggota 53 orang.
b. Kelompok Tani “ Sari Rejeki “adalah petani penggarap lahan perkebunan
   dengan jumlah anggota 35 orang.
c. Kelompok Tani “ Wanasari Asih “adalah petani penggarap lahan kering dan
   perkebunan dengan jumlah anggota 26 orang.
d. Kelompok Tani “ Argo Mulasari “adalah petani penggarap lahan kering      yang
   menghasilkan tanaman pangan anggotanya adalah pesanggem hutan            yang
   menggarap     lahan   milik Perhutani   dengan   jumlah   anggota         140
   orang.
   Tambahan anggota baru s/d bulan Maret 2010 sebanyak 163 orang            yang
   merupakan anggota yang masuk melalui LKM PUAP yang terdiri dari          para
   pedagang kecil dan bakulan.

C. Tujuan Berdirinya Gapoktan
1. Menumbuhkembangkan usaha agribisnis untuk mengurangi kemiskinan dan
   pengangguran di perdesaan khususnya di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet
   Kabupaten Purbalingga.

2.     Meningkatkan kinerja program – program Deptan yang telah ada
     sebelumnya,utamanya dalam memberikan akses permodalan untuk mendukung
     usaha agribisnis perdesaan.

3.    Memberdayakan kelembagaan petani          dan   ekonomi   perdesaan   untuk
     pengembangan kegiatan usaha agribisnis.

4. Meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi petani menjadi jejaring atau mitra
   lembaga keuangan dlam rangka akses ke permodalan.

D. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Gapoktan saat ini

     Budidaya

                Untuk usaha budidaya yang sudah berjalan adalah usaha budidaya
          jamur tiram,mengingat pangsa pasar jamur yang masih luas dan letak
          geografis yang mendukung untuk dibudidayakannya jamur di desa
          Sangkanayu.

        Usaha Industri Rumah Tangga

          a Usaha Pembuatan Gula merah

                    Desa Sangkanayu merupakan penghasil gula merah yang cukup
             besar,dengan jumlah penderes / pengrajin gula merah hampir mencapai
             50 % dari jumlah penduduk desa Sangkanayu,oleh karena itu Gapoktan
             “Sari Asih “ mencoba membantu dan memfasilitasi terutama kebutuhan
             bagi penderes baik untuk perlatan maupun permodalan.

          b. Pembuatan Tempe

                  Untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat maka sebagian
             anggota Gapoktan mengusahakan pembuatan tempe dengan jumlah
             anggota mencapai 20 orang pengrajin.

          c. Industri Pembuatan makanan lainnnya

                     Industri rumah tangga lainnya yang cukup banyak di desa
             Sangkanayu terutama yang dikelola secara perorangan adalah
             pembuatan makanan ringan baik makanan tradisional maupun semi
             tradisional,seperti makanan yang dibuat dari bahan ketela pohon,dari
             ubi kayu,jagung dan juga dari beras serta pembuatan kripik pisang dan
             sejenisnya.

d. Usaha Kemitraan

                Usaha kemitraan yang selama ini sudah berjalan adalah diantaranya
             dengan :
   -    Kios Warung Tani Desa Karangturi Kecamatan Mrebet dalam usaha
        penyediaan pupuk dan sarana produksi pertanian lainnya.
   -    KUD Margo Mulyo Mangunegara dalam pelayanan rekening listrik.
   -    BMT Laa Tansa Mrebet dalam pengadaan alat – alat kantor LKM
        PUAP dan Gapoktan.
   -    MAN 1 Purbalingga kerjasama dalam pelatihan pembuatan pakan
        ternak fermentasi.

e. Usaha lainnya

       Usaha lain yang dijalankan Gapoktan “Sari Asih “ adalah :

   -    Ternak Kambing

              Letak geografis desa Sangkanayu yang mendukung yaitu di
        ketinggian 250 m dpl memungkinkan ketersediaan pakan ternak /
        rumput yang memadai sehingga dari Gapoktan memprogramkan
        pembiayaan ternak kepada anggota dengan pola bagi hasil melalui
        pembiayaan dari LKM PUAP dan sampai dengan saat ini
        perkembangannya      cukup    baik,dengan   Pembiayaan     awal
        Rp.12.405.000,- dengan jumlah kambing 29 ekor yang diperuntukan
        untuk 4 kelompok.

   -    Pembuatan Pupuk organik

              Pupuk organik saat ini sudah banyak diminati petani dan
        permintaan serta kebutuhan dari petani semakin meningkat oleh
        karena itu Gapoktan Sari Asih mengusahakan pembuatan pupuk
        organik walaupun baru untuk mencukupi kebutuhan sendiri.

f. Kegiatan Pendampingan

       Kegiatan pendampingan yang dilakukan baik oleh pendamping
  maupun Gapoktan kepada petani diantaranya adalah :

  - Dari PPL memberikan penyuluhan tentang budidaya pertanian
    khususnya tanaman pangan dan juga pengetahuan tentang SLPHT.
  - Memberikan saran dan petunjuk kepada Gapoktan dalam rangka
    peningkatan kinerja Gapoktan.
  - Mengadakan evaluasi tentang kinerja Gapoktan bersama Pengurus
    Gapoktan dan dari Pemerintahan Desa.

g. Pertemuan Rutin Gapoktan

            Pertemuan Gapoktan dilaksanakan pada :

  1) Pertemuan Pengurus

        Dilaksanakan setiap akhir bulan

        Dilaksanakan setiap tribulan untuk mengevaluasi perkembangan
         LKM PUAP.
                Pertemuan insidentil dilaksanakan    sewaktu-waktu   bila   ada
                kepentingan yang mendesak.

         2) Pertemuan Pengurus dan Anggota

                 Pertemuan ini dilaksanakan tanpa batas waktu, sesuai dengan
            kepentingan dan kebutuhan anggota dan pengurus yang
            berhubungan dengan pengembangan dan peningkatan sumber Daya
            Manusia (SDM).

         3) Tujuan Pertemuan

          Mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan.

          Menganilisa tentang program yang bisa dilaksanakan dan yang belum
           dapat dilaksanakan.

          Merencanakan dan melaksanakan yang menjadi program kerja dengan
            menggunakan skala prioritas.

E. Keunggulan Gapoktan

  Usaha atau Kegiatan yang dilaksanakan :

     1) BIDANG ORGANISASI
          Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus dan anggota
          Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani melalui pertemuan-
            pertemuan
          Pembagian tugas sesuai peran dan fungsi masing-masing unitnya
     2) BIDANG PERMODALAN
         Mengintensifkan dan meningkatkan simpanan pokok, simpanan wajib,
           dan simpanan sukarela
         Mengggali donatur untuk peningkatan modal
         Bekerjasama dengan lembaga keuangan yang tidak mengikat
         Penarikan iuran wajib dengan memakai kartu simpanan
         Menerima tabungan jangka panjang dengan bagi hasil sesuai akad
           kesepakatan dengan pola khusus
     3) BIDANG USAHA
         Listrik bekerjasama dengan KUD
         Peningkatan pembiayaan peternakan
         Pembiayaan usaha produktif
     4) BIDANG PERKANTORAN
            Melengkapi kebutuhan kantor
            Menambah karyawan, disesuaikan dengan kebutuhan
            Pembagian tugas kerja kepada karyawan
            Menjalin hubungan dengan lembaga lain, seperti : KUD, BKK, BRI, BPR
               Syariah Buana Mitra Perwira, BMT Laa Tansa dan lembaga keuangan
               di sekitar Kecamatan Mrebet
      5) BIDANG PERTANIAN DAN PENGOLAHAN
            Mengadakan penyuluhan tentang pertanian khususnya budidaya
               tanaman pangan.
            Mengadakan pelatihan tentang pengolahan hasil pertanian.
      6) KELEMBAGAAN DAN SDM saat ini :

               Mengadakan pelatihan-pelatihan yang              diikuti    oleh    anggota
           Gapoktan, pelatihan tersebut antara lain :

               Pelatihan kepemimpinan       partisipasif   penerima      Dana    PUAP   di
                 Soropadan.

            Pelatihan pengolahan Ekonomi Keluarga Wanita Tani.

            Pelatihan penguatan kapasitas Gapoktan di Soropadan.

            Pelatihan pembuatan Natural Farming (NF) untuk anggota Gapoktan di
                MAN.

            SLPTT di kelompok Sri Lestari

            SLPHT di kelompok Sari Rejeki.

F. Penghargaan Yang Diperoleh :

               Juara II Gapoktan Berprestasi Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun
   2009.



       Demikian gambaran secara singkat profil Gapoktan “ Sari Asih “ Desa
Sangkanayu Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga.Semoga apa yang kami
sajikan dapat menjadi bahan kajian sehingga akan melahirkan gagasan demi
kemajuan kita bersama

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:10
posted:11/6/2012
language:Unknown
pages:21