Docstoc

AZAS DAN STELSEL DALAM KEWARGANEGARAAN

Document Sample
AZAS DAN STELSEL DALAM KEWARGANEGARAAN Powered By Docstoc
					AZAS DAN STELSEL DALAM KEWARGANEGARAAN

Dalam menentukan status kewarga negaraan, sistem yang lazim digunakan adalah stelsel aktif dan
stelsel pasif. Menurut stelsel aaktif seseorang akan menjadi warga negara suatu negara dengan
melakukan tindakan-tindakan hukum tertentu secara aktif. Sedangkan menurut stelsel pasif seseorang
dengan sendirinya menjadi warganegara tanpa harus melakukan tindakan hukum tertentu.

Berkaitan dengan stelsel tersebut, seseorang dalam suatu negara pada dasarnya memiliki hak posi dan
hak repudiasi.

Hak opsi adalah hak untuk memilih suatu kewarga negaraan (dalam stelsel aktif)

Hak repudiasi adalah hak untuk menolak suatu kewarganegaraan ( dalam stelsel pasif)

Sedangkan penentuan kewarganegaraan dapat di bedakan menurut asas ius sanguinis dan ius soli;

   1. ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau negara
      tempat dimana ia dilahirkan.

   2. ius sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseoarang menurut pertalian
      darah atau keturunan dari oarang yang bersangkutan

Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan di beberapa negara, baik yang menerapkan
asas ius soli maupun asas ius sanguinis, dapat menimbulkan tiga kemungkinan yaitu apatride, bipatride
dan multipatride

      Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai
       kewarganegaraan

      Bipatride adalah adanya seorang penduduk yang mempunyai dua macam kewarganegaraan
       sekaligus ( kewarganegaraan rangkap).

      Multipatride adalah seseorang yang memiliki dua atau lebih status kewarganegaraan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:48
posted:11/6/2012
language:Malay
pages:1