Docstoc

Proses kehidupan manusia

Document Sample
Proses kehidupan manusia Powered By Docstoc
					Proses kehidupan manusia

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At-
Tiin : 4)

Sebelum manusia di hantar kedunia oleh Allah Swt,maka manusia berada pada Alam
Ruh,sebagaimana yang telah Allah firmankan di dalam Al-Quran :

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka
dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini
Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami
lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami
(bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” ( QS . Al-A’raaf :
172 )

Setelah kita melewati Alam Ruh, alam dimana sebelum jasad manusia diciptakan, proses
selanjutnya kita menuju Alam Rahim, alam kandungan ibu tempat menyempurnakan jasad
manusia dan penentuan kadar nasib kita didunia seperti hidup, rezeki, kapan dan dimana kita
meninggal,

Dan sekarang kita memasuki proses yang ketiga Alam Dunia, Alam tempat ujian bagi manusia,
siapakah diantara mereka yang paling baik amalannya. Dan masih ada 2 proses kehidupan lagi
yang kita akan lalui yaitu Alam Kubur ( alam barzakh) alam tempat menyimpan amal manusia,
di alam ini Allah menyediakan dua keadaan, nikmat kubur atau azab kubur. Dan alam terakhir
yang harus kita lewati adalah Alam Akhirat ( alam tempat pembalasan amal-amal manusia ).
Di alam ini Allah menentukan keputusan dua tempat untuk manusia, apakah ia akan penghuni
surga atau penghuni neraka.

Ilustrasi : Koleksi Pribadi

Sesungguhnya didalam seluruh perintah Allah ada kebaikan yang berguna bagi manusia itu
sendiri, untuk melewati proses2 dalam hidupnya, mungkin dalam fikiran kita akan berkata untuk
apa saya sholat , puasa, zakat dan lain sebagainya toh semua itu tak ada gunanya didunia,

Sama halnya dengan sebuah janin yang berada di dalam rahim seorang ibu, pada saat itu yang
terpenting baginya hanya sebuah tali pusar yang dia gunakan untuk kehidupan dia saat itu, janin
tersebut tidak mengerti apa gunanya tangan , kaki, mata , telinga , hidung dan lain sebagainya,
karena memang semua itu tidak berguna didalam rahim , tapi semua itu akan berguna nanti pada
saat proses selanjutnya yaitu Alam Dunia. Mungkin kalau janin tersebut bisa bicara maka dia
akan protes pada Tuhan , benda2 seperti tangan , kaki, mata , telinga , hidung dan lain
sebagainya hanya menyusahkan dia di rahim yang gelap dan sempit. Padahal benda2 tersebut
akan berguna ketika kita memasuki proses selanjutnya.

Pada Alam Dunia kita baru mengetahui apa gunanya Allah swt ciptakan tangan, kaki , mata ,
telinga, hidung dan sebagainya, dapat dibayangkan apa jadinya kalau sebuah janin menolak
ketika Allah menciptakan benda-beda tersebut untuknya. Janin tersebut akan merasakan
kesulitan untuk menghadapi Alam selanjutnya yaitu dunia.

Karena pada Alam Dunia kita baru akan menyadari dan mengetahui mengapa Allah ciptakan
tangan yang digunakan untuk memegang suatu benda, telinga yang digunakan untuk mendengar,
mulut untuk bicara, kaki untuk berjalan, dan lain sebagainya. Begitu juga hari ini ketika kita
berada di Alam Dunia kita tidak mengerti mengapa kita harus Sholat, membaca Al-Qur’an ,
Zakat, Puasa , Dzikir, karena semua itu akan berguna pada proses2 kehidupan yang akan kita
lalui berikutnya, dimana kita sangat bergantung kepada amalan2 tersebut seperti halnya bayi
ketika lahir didunia.

Ketika kita memasuki proses kehidupan selanjutnya yaitu Alam Kubur dan Alam Akhirat, kita
baru akan mengetahui bahwa sholat tahajud yang kita lakukan dapat menerangi kita di Alam
kubur dimana tidak ada cahaya selain dari amalan tersebut, kita akan mengetahui dengan
membaca Al-Qur’an akan memudahkan kita menjawab pertanyaan Mungkar dan Nakir, Shaum
dan Shadaqah akan memudahkan kita melintas Shirat, dengan Dzikrullah kita akan mendapatkan
lindungan Arsy Allah swt pada hari hisab dimana pada saat itu manusia bermandikan keringat
karena jarak matahari hanya satu jengkal diatas kepala kita.

Betapa menderitanya kita mana kala pada Alam Dunia kita tidak menyempurnakan semua itu,
karena Akhirat merupakan kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yang abadi , tidak akan ada
kematian sesudahnya.

Oleh sebab itu berusahalah menyempurnakan semua perintah Allah Swt sekarang ketika masih
ada kesempatan, karena dapat kita bayangkan kalau malaikat maut datang menjemput sedangkan
bekal yang kita siapakan teramat sedikit, kita akan menggalami kesukaran yang teramat sangat
melewati Proses2 kehidupan selanjutnya.

Semoga Allah dengan Rahimnya memberikan kekuatan kepada kita untuk selalu dapat
meningkatkan amal ibadah kita sehingga kapanpun Allah memerintahkan malaikat maut untuk
menjemput, kita sudah siap dengan perbekalan yang memadai dan selain kita berusaha
menyiapkan bekal tidak ada salahnya kita juga berusaha mengajak orang lain kearah perbaikan
seperti yang kita lakukan sekarang ini, karena barang siapa yang mengajak kepada suatu
kebaikan dan orang yang diajaknya melaksanakannya maka kita akan mendapatkan pahala
seperti orang yang mengamalkan tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Jadi mari mulai
sekarang kita melakukan perbaikan diri bersama-sama sebelum terlambat.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:11/6/2012
language:Malay
pages:2