RPP PKN KLS VIII 2.1 (1) by smile.puol

VIEWS: 52 PAGES: 7

									                      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan      : SMP Negeri 1 Lekok
Mata Pelajaran         : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas / Semester       : VIII / I
Alokasi Waktu          : 2 x 40 Menit


Standart Kompetensi :
 1. Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia.

Kompetensi Dasar :
2.1. Menjelaskan berbagai konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia.

Indikator
 - Menjelaskan arti konstitusi dengan kreatif
 - Menjelaskan macam- macam konstitusi dengan rasa ingin tahu
 - Menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUD 1945 dengan demokratis
 - Menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut Konstitusi RIS dengan demokratis
 - Menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUDS 1950 dengan demokratis

Tujuan Pembelajaran
- Dengan menggali dari berbagai sumber siswa dapat mendiskripsikan pengertia konstitusi
   dengan benar.
- Dengan menggali dari berbagai sumber siswa dapat menjelaskan macam-macam konstitusi
   dengan benar.
- Dengan berdiskusi siswa dapat menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUD 1945
   dengan benar.
- Dengan berdiskusi siswa dapat menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut konstitusi RIS
   dengan benar.
- Dengan berdiskusi siswa dapat menjelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUDS 1950
   dengan benar.

Materi Pembelajaran
        Pada dasarnya konstitusi merupakan peraturan atau ketentuan dasar mengenai
pembentukan suatu negara, sedangkan menurut kamus besar inggris-indonesia konstitusi
(constitution) diartikan undang-undang dasar. Namun beberapa ahli mengatakan bahwa arti
konstitusi yang lebih tepat adalah hukum dasar.
        Konstitusi terdiri dari dua macam yaitu : konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis.
Konstitusi tertulis adalah aturan-aturan pokok dasar negara , bangunan negara dan tata negara,
demikian juga aturan dasar lainnya yang mengatur kehidupan suatu bangsa di dalam persekutuan
hukum negara. Konstitusi tidak tertulis adalah kebiasaan-kebiasaan yang timbul dan terpellihara
dalam praktik ketatanegaraan.
        Mengenai bentuk negara Indonesia berdasarkan konstitusi UUD 1945 diatur dalam pasal
1 ayat 1 “ negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. sebagai negara
kesatuan maka di Indonesia hanya ada satu kekuasaan pemerintahan negara, yakni ditangan
pemerintah pusat.
        Di dalam konstitusi RIS bentuk negara Indonesia berubah menjadi negara serikat
(federasi) maka di dalam konstitusi RIS terdapat negara di dalam negara yang terdiri dari negara
Indonesia serikat dan beberapa negara bagian. Perlu diketahui bahwa selama berlakunya
konstitusi RIS, UUD 1945 tetap berlaku tetapi hanya di negara bagian Republik Indonesia.
        Dengan diberlakukannya UUDS 1950, maka bentuk negara Indonesia kembali menjadi
negara kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dinyatakan dalam pasal 1 ayat 1 UUDS 1950.
Mengenai sistem pemerintahan menggunakan sistem parlementer, presiden dan wakil presiden
tidak dapat diganggu gugat, dan mentri-mentri bertanggung jawab kepada parlemen atau DPR.
Perlu diketahui UUDS 1950 ini hanya bersifat sementara dan sejak tanggal 5 juli 1959 UUD
1945 diberlakukan kembali sebagai langakah presiden Soekarno demi menyelamatkan bangsa
dan negara.
Metode Pembelajaran
Metode     : Ceramah, Tanya jawab dan Diskusi.
Model      : Group Investigation

Langkah-langkah Pembelajaran
  N Kegiatan                Uraian Kegiatan                Metode        Nilai    Alokasi
  o                   Guru                  Siswa                      Karakter   Waktu
  1 Kegiatan a. Mengabsen           a. Siswa merespon     Ceramah     Demokra       15’
     Awal         Siswa.                                              tis
     Presensi  b. Guru              b. Siswa
     Apresiasi    menyampaikan          mendengarkan
     Motivasi     SK, KD, dan
                  tujuan
                  pembelajaran.
  2 Kegiatan a. Guru membagi a. Siswa membagi             Pengamata   Semanga       50’
     Inti         siswa dalam           diri dalam        n           t
                  beberapa              kelompok, tiap    Diskusi     kebangsa
                  kelompok yang         kelompok          Tanya       an.
                  terdiri dari 4-5      berisikan 4-5     Jawab
                  siswa.                siswa.
               b. Guru              b. Siswa
                  menjelaskan           memperhatikan
                  maksud tugas
                  kelompok.
               c. Guru              c. Masing-masing
                  memberikan            kelompok
                  tugas                 menulis tugas
                  kelompok              yang diberikan
                  terhadap siswa.       oleh guru.
               d. Guru              d. Masing-masing
                  mengamati             kelompok
                  tugas-tugas           membahas
                  diskusi tiap          materi yang
                  kelompok              sudah ada.
               e. Guru meminta e. Perwakilan dari
                  kelompok              masing-masing
                  untuk diskusi         kelompok
                  kelas.                menyampaikan
                                        hasil
                                        pembahasan
                                        kelompok
               f. Guru              f. Siswa
                  memberikan            menanggapi
                  kesempatan            hasil
                  kelompok lain         pembahasan
                  untuk                 kelompok.
                  menanggapi
                  hasil
                  pembahasan
                  kelompok.
  3 Kegiatan a. Guru                a. Siswa              Ceramah     Demokra       15’
     Akhir        memberikan            mendengarkan                  tis
                  penjelasan            dan merespon
                  singkat
                  sekaligus
                  memberikan
                  kesimpulan.
               b. Mengevaluasi      b. Siswa mencatat
                                        keterangan guru
                 c. Guru            c. Siswa mencatat
                    memberikan         PR yang
                    PR                 diberikan guru.

Sumber Belajar
Sumber belajar      : - LKS PKn Kelas VIII Neo Quantum, Penerbit Suara Media Sejahtera,
                    Tanpa Tahun.
                     - BSE (Buku Sekolah Elektik), PKn kelas VIII, Sugiyarto, PUSBUK,
                       Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2009
                     - BSE, PKn kls VIII, Dadang S, Djaenudin Harun, A.T Sugeng
                       P,Cholisin, Rahmat M.A.R. PusBuk, Jakarta, 2008.
Media               :-

Penilaian, Kriteria dan Pedoman Penilaian
            DAFTAR NILAI HARIAN SMP NEGERI 1 LEKOK KELAS VIII E
                                            KRITERIA PENILAIAN
NO               NAMA          Interaksi     Penguasaan                Menjawab     JUMLAH
                                                          Kekompakan
                              Antar Siswa      Materi                  Pertanyaan
                                                              (3)
                                  (1)            (2)                       (4)
 1     AINUN NAJIB
 2     AL AMIN
 3     ANDRI ARIWIBOWO
 4     ARIS SUSANTO
 5     BADRUS SALAM
 6     BASORI ALWI
 7     EKO WIGIANTO
 8     FARID FERDIANSYAH
 9     IIS SITI SYA'RIYA
10     ILA MAISARO
11     ILHAMDI KUSUMA
12     ILLIYIL
13     LUKMAN HAKIM
14     M. ALEX EFENDI
15     M. IBNU MUBAROK
16     M. ROSYIDI
17     M. SHOLEH
18     MIFTAHUL JANNAH
19     MOCH. AMIR SYAFIUDIN
20     MOH. CHOIRUL ANAM
21     MUHAMMAD IRFAN
22     NADIYATUSSOLIHA
23     NANDA MUSRIFA
24     NUR MAULIDIAH
25     NURUL AMALIA
26     NURUL HIDAYATI
27     RUDI HARTONO
28     RUHILA
29     SHOFI NUR RIZKI
30     SUMANIS
31     SUPADELI
32     SUPRIYANTO
33     SYAIFUL RIZAL
34     TIAN APRILIANA
35     UNGGUL DWI IBRAHIM

     Kriteria      Skor Max                               RUMUS
     penilaian
            1            4                    Nilai = Skor Perolehan x 100
            2            4                          Jumlah Skor Max
            3            4
            4            4
         Total          16
Keterangan :
Rentangan Penilaian
 1 - 4 = kurang
 5 - 8 = cukup
 9 - 12 = baik
13 - 16 = sangat baik
                                         Pasuruan, 20 September 2012

      Mengetahui,
    Guru Pamong PPL                   Guru PPL Mata Pelajaran PKn




Drs. SLAMET MUJIONO                            ISMAIL
NIP. 19660210 200012 1 003                 NIM. 09187205011


                    KEPALA SMP Negeri 1 Lekok




                  KUSWANTO SETYO BUDI, S.Pd
                    NIP. 19620715 198403 1 017
                                        LAMPIRAN

Tugas Kelompok :
   1. Sebutkan hal-hal yang melatar belakangi dibentuknya UUD 1945!
   2. Jelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUD 1945?
   3. Sebutkan hal-hal yang melatar belakangi dibentuknya konstitusi RIS 1949!
   4. Jelaskan sistem ketatanegaraan menurut konstitusi RIS 1949?
   5. Sebutkan hal-hal yang melatar belakangi dibentuknya UUDS 1950!
   6. Jelaskan sistem ketatanegaraan menurut UUDS 1950?
   7. Sebutkan hal-hal yang melatar belakangi diberlakukannya UUD 1945 kembali!

Tugas PR :
   1. Ceritakan kembali secara singkat proses terjadinya perubahan konstitusi di Indonesia!
                                       Kunci Jawaban

Tugas kelompok :
   1. UUD 1945 dibentuk untuk menindak lanjuti proklamasi kemerdekaan RI
       Sebagai sebuah Negara, Indonesia harus memiliki konstitusi untuk mengatur kehidupan
       ketatanegaraan Negara Indonesia
   2. Menurut UUD 1945, bentuk Negara Indonesia adalah kesatuan. Dengan bentuk kesatuan
       maka kekuasaan Negara dipegang oleh pemerintah pusat, namun pemerintah pusat dapat
       menyerahkan sebagian urusannya kepada pemerintah daerah.
       Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik. Maka kekuasaan pemerintahan Negara
       dipegang oleh presiden, presiden merupakan kepala pemerintahn sekaligus kepala
       Negara.
   3. Situasi politik yang terguncang akibat campur tangan belanda.
       Dalam kurun waktu 1945-1949 indonesia harus berperang melawan belanda untuk
       mempertahankan kekuasaan
   4. Berdasarkan konstitusi RIS, bentuk Negara Indonesia berbentuk federal. Negara federal
       adalah Negara terbagi-bagi atas berbagai Negara bagian.
       Pemerintahan Negara RIS berbentuk republik, pemerintahan terdiri atas presiden dan
       kabinet.
   5. Berubahnya Indonesia menjadi Negara serikat menimbulkan banyak ketidakpuasan di
       kalangan rakyat Indonesia.
       Bentuk Negara serikat bukanlah bentuk Negara yang di cit-citakan dan tidak sesuai
       dengan jiwa proklamasi kemerdekaan.
   6. Menurut UUDS Indonesia kembali menjadi Negara yang berbentuk kesatuan.
       Pemerintahan Indonesia berbentuk republik, jabatan kepala Negara dipegang oleh
       presiden, kedaulatan Negara berada di tangan rakyat, tetapi kedaulatan dilaksanakan oleh
       pemerintah dan DPR.
   7. Pembentukan konstitusi yang permanen sebagai pengganti UUDS tidak sesuai dengan
       yang direncanakan.
       Badan konstitusi tidak dapat menjalankan tugas dengan baik, dalam setiap sidangnya
       para anggota konstituante selalu terlibat perdebatan panjang dan berlarut-larut dan
       ahirnya menemui jalan buntu.

Tugas PR :
   1. Pada saat proklamasi kemerdekaan tanggal 17 agustus 1945 negara Indonesia belum
       memiliki konstitusi atau UUD, namun sehari kemudian, tepatnya tanggal 18 agustus 1945
       PPKI mengesahkan UUD yang kemudian disebut UUD 1945. Sejak ahir tahun 1949
       terjadi pergantian konstitusi di Indonesia, hal ini terkait dengan situasi politik dalam
       Negara indonesiayang agak terguncang akibat agresi dan campur tangan belanda.
       Ahirnya PBB turun tangan dengan menyelenggarakan KMB di denhaag (belanda) yang
       salah satu kesepakatan tersebut adalah Indonesia diubah menjadi Negara federal atau
       serikat. Berubahnya Indonesia menjadi Negara serikat menimbulkan banyak ketidak
       puasan di kalangan masyarakat. Maka, untuk memenuhi tuntutan tersebut, melalui
       kesepakatan pemerintah RI dan pemerintah RIS pada 19 mei 1950 dibuat piagam
       persetujuan, kedua Negara sepakat membentuk Negara kesatuan sebagai jelmaan
       proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pembentukan konstitusi yang permanen sebagai
       pengganti UUDS 1950 tidak berjalan seperti yang direncanakan. Badan konstitusi tidak
       dapat menjalankan tugas dengan baik. Untuk mengatasi keadaan presiden soekarno
       mengusulkan kepada konstituante agar Indonesia kembali menggunakan UUD
       1945.konstituante melakukan pemungutan suara untuk menyikapi usul ini. Namun,
       pemungutan suara yang dilakukan sampai tiga kali gagal menghasilkan keputusan. Maka
       dengan pertimbangan untuk menyelamatkan bangsa dan Negara, maka pada tanggal 5 juli
       1959 presiden soekarno mengeluarkan dekretyang berisi : 1. Membubarkan konstituante
       2. Memberlakukan kembali UUD 1945 3. Membentuk MPRS dan DPAS (Dewan
       Pertimbangan Agung Sementara)

								
To top