Docstoc

TUGAS-ARTIKEL-DAYA-DALAM-BIDANG-PERTANIAN1

Document Sample
TUGAS-ARTIKEL-DAYA-DALAM-BIDANG-PERTANIAN1 Powered By Docstoc
					TUGAS ARTIKEL DAYA DALAM BIDANG PERTANIAN

    (IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN UNTUK

PENGEFEKTIFAN PENGELOLAAN PERTANIAN DUNIA)




                  Disusun oleh    :

 Halimatus Sa’Diyah              105100200111029

 Retno Gumilang                  105100200111007

 Widyaningrum                    105100204111001



                      DOSEN :

                Ir.Mustofa Lutfi, MP



           KETEKNIKAN PERTANIAN

       FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

           UNIVERSITAS BRAWIJAYA

                      MALANG
                                2012

       Implementasi Teknologi Mesin untuk Pengefektifan
                   Pengelolaan Pertanian Dunia



      Pangan merupakan salah satu kebutuhan primer umat dunia,
sehingga dalam hal ini sektor pertanian satu-satunya menjadi sektor
utama dalam memenuhi kebutuhan pangan dunia. Akan tetapi, realita
yang ada dilapangan sektor pertanian dan sektor industri, lebih
terekspos sektor industri. Sehingga, begitu banyak permasalahan
dalam menangani sektor pertanian. Masalah lahan yang setiap tahun
adanya peralihan fungsi lahan dari sektor pertanian menjadi
pemukiman penduduk, hal ini tidak sepenuhnya disalahkan penduduk
karena setiap tahun penduduk dunia meningkat. Sehingga, untuk
mengatasi permasalahan pertanian yang begitu kompleks perlu adanya
suatu inovasi teknologi untuk mengefisienkan pengolahan sektor
pertanian.
      Teknologi yang digunakan dalam pengolahan sektor pertanian
yang umum digunakan untuk mengolah tanah, yaitu traktor. Traktor,
banyak digunakan dinegara-negara berkembang dan maju, akan tetapi
yang membedakan dari setiapa negara adalah teknologi yang
diterapkan sesuai dengan kondisi tanah dan kondisi sumber daya
manusia. Operasi traktor memerlukan kewaspadaan mental dan fisik
tinggi untuk keselamatan. Efisiensi dan kenyamanan menggunakan
otak dan otak dalam proses kontrol dari berbagai bagian traktor.
      Mesin dan peralatan traktor dalam operasi memaksakan strain
fisiologis pada operator mereka dengan cara yang berbeda. Sehingga,
menuntut energi manusia untuk mengendalikan mesin, getaran,
kebisingan dan operasional ketidaknyamanan mengekspos operator
untuk bahaya fisik dan mental. Professor A. P. Onwualu, seorang
ilmuwan asal nigeria menciptakan sebuah inovasi teknologi untuk
membentuk sebuah mesin yang berfungsi sebagai sistem yang tahan
terkena tekanan lingkungan, suhu, kelembapan, hujan, debu,
kebisingan di atmosfer, radiasi matahari, kenyamanan tempat kerja
yang dikendalikan oleh operator. Jumlah usaha fisik yang diperlukan
untuk mengontrol komponen mesin dapat membatasi kinerja efisien
dan kenyamanan operator.
      Tewari et al, 2002 menyatakan bahwa jika kontrol traktor tidak
sesuai dengan anatomi operator, kinerja dituntut lebih cepat bahkan
melebihi batas toleransi. Manusia bertindak sebagai pengendali dari
unsur-unsur dalam pengoperasian traktor. Operasi traktor adalah
proses yang dilakukan secara berulang-ulang (Nwuba, 1978). Nwuba
dan kaul, 1978 melaporkan bahwa desain sukses traktor memerlukan
pertimbangan kapasitas indera manusia, kekuatan otot, intelektual
kemampuan, dimensi tubuh, lingkungan kerja terhadap kinerja
manusia. Sehingga, untuk merancang suatu sistm kontrol traktor yang
baik untuk negara dimanapun perlu adanya sebuah data antropometri
dari populasi yang diperluukan. Antropemetri merupakan ilmu yang
berurusan dengan dimensi tubuh manusia.
      Data antropometri diperoleh dari operator traktor, dengan tujuan
untuk menentukan lingkungan tempat kerja yang menguntungkan
sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan operator. Traktor operasi
kontrol   dari   penelitian   Professor   A.   P.   Onwualu      yang
mengoptimalkan jarak sesuai kebutuhan dan kenyamanan, sehingga
dapat mengurangi tekanan dari traktor operasi. Sehingga, untuk
pencapainya perlu adanya pengukuran aplikasi kekuatan dari operator
operasi. Sehingga, perlu adanya pengukuran aplikasi kekuatan pada
pedal rem dan kopling dalam operasi tubuh yang dipilih secara acak.
      Prameter analisis dan hasil yang diperoleh dari percobaan
tersebut menunjukkan bahwa desain traktor yang bagus yaitu nilai
kedalaman kursi 430 mm dan 514,5 mm, nilai lengan jangkauan
775,00 , dan 905 mm. Kontrol operasi horisontal memiliki jarak titik
untuk operasi nyaman pedal rem dari titik acuan tempat duduk (SRP)
adalah 525,5 mm untuk persentil 5 dan ke 95 masing-masing, dan
mereka untuk pedal kopling dari SRP adalah 420 mm dan 252,5 mm
untuk persentil 5 dan 95. Sebuah kolom kemudi pada 60° samapai 70°
ke sudut horisontal dari SRP disediakan tempat kerja yang nyaman
bagi operator traktor.
      India merupakan negara terpadat kedua di dunia dengan lebih
dari 70% penduduk tinggal di daerah pedesaan, 60% dari 1,1 miliar
populasi India hidup dari pertanian yang memberikan kontribusi 17%
dari perekonomian India (NCAER, 2002). Sumber daya utama untuk
pertanian adalah pasokan tepat waktu dan cukup air dan listrik.
Hampir 20% petani di India tergantung pada pompa air listrik untuk
irigasi. Namun banyak negara memiliki kesenjangan besar dalam
permintaan dan pasokan energi listrik. Sehingga, sering menurunkan
efisiensi operasional petani. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah
solusi untuk membantu petani dalam meningkatkan efisiensi
operasional.
      Statistik Pertanian India menunjukkan bahwa lebih dari seluruh
populasi pertanian telah turun dari 69% pada 1994 menjadi sekitar
59% sekarang (NSL Srivatsa, 2009). Hal ini menjadi perhatian
melihat tren saat ini dan kebutuhan masa depan untuk sektor
pertanian. Masalah tersebut, tidak lain karena petani di India
menghadapi banyak sekali masalah. Seperti, masalah pembangkit
listrik yaitu adanya pemadaman listrik yang mempengaruhi kegiatan
pertanian di India khususnya, adanya kesenjangan besar antara
permintaan dan penawaran kekuasaan.
      Penelitian Prof. Umesh Hodeghatta Rao yang berusaha untuk
mengatasi permasalahan yang ada pada India, sehingga menciptakan
handphone solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional di sektor
petanian, karena tidak adan ada ketersediaan power secara
berkelanjutan, peralatan pertanian tidak digunakan untuk potensi
sepenuhnya yang menyebabkan penurunan produktivitas. Off pasokan
puncak listrik untuk keperluan pertanian dilakukan oleh perusahaan
transmisi dan distribusi untuk mengurangi biaya pasokan, tetapi juga
berarti bahwa petani harus melupakan kebutuhan sosial mereka serta
kegiatan pendapatan lainnya yang bermanfaat generasi karena mereka
harus selalu tersedia di bidang serta memantau pasokan listrik.
      Teknologi    mobile    atau   selular   telah   mengubah      dunia
komunikasi suara dan telah terhubung miliaran orang di seluruh dunia
dari perkotaan ke kelas pedesaan. Di India, ponsel saat ini telah
bergerak melampaui peran fundamental. Dengan nirkabel generasi
sekarang / jaringan mobile, semua tiga teknologi, GSM, CDMA dan
TDMA. Teknologi mobile ini menggunakan kontrol motor, seperti
ON/OFF yang dikendalikan oleh “Raita Mitra”. "Raita Mitra"
terhubung   langsung    ke   kontrol    motor    listrik.   Raita   Mitra
menginformasikan petani ketersediaan tenaga listrik melalui SMS.
Setelah petani menerima pesan, ia dapat memutuskan untuk mengirim
pesan SMS ke unit Mitra Raita, untuk memulai motor listrik
menggunakan ponselnya dari mana saja. Dia tidak perlu harus berada
di dekat peternakan atau bidang atau bahkan di rumahnya. Dia bisa
dimana saja di luar cenderung berbagai kegiatan itu. Karena sistem ini
bekerja pada jaringan selular, petani dapat menerima pesan mana pun
ada jaringan nirkabel (jelajah). Setelah petani mengirimkan SMS ke
Raita Mitra, itu menerjemahkan pesan. Berdasarkan kode pesan,
katakanlah 1, maka akan mengaktifkan motor dan jika kode ini 2,
akan mengubah OFF motor. Selain itu, ia dapat mengatur timer untuk
mematikan bermotor secara otomatis untuk waktu yang telah
ditentukan. Beberapa pesan yang berguna lainnya yang dikirim oleh
Raita Mitra adalah :
   a. Power supply indikasi
   b. Tegangan indikasi Rendah
   c. Indikator ukuran air
   Produk Raita Mitra, telah dirancang untuk membuat hidup petani
lebih mudah. Dengan ini, petani dapat melakukan irigasi airnya kapan
saja, dari mana saja tanpa perlu khawatir pemadaman listrik sering,
kekurangan tegangan, kekurangan air atau masa air yang diperlukan
untuk dipompa. Begitu banyak teknologi-teknologi yang dapat
digunakan untuk memajukan pertanian dunia, yang bertujuan untuk
mensejahterakan kehidupan dunia. Sehingga, sebagai generasi bangsa
perlu adanya sebuah pemikiran untuk terus memberikan sumbangsih
teknologi yang dapat memajukan pertanian dunia.
REFRENSI
   1. International Journal. JOURNAL OF AGRICULTURAL ENGINEERING
      AND TECHNOLOGY (JAET). 2008
   2. International Journal. Mobile Solution for Improving Operational
      Efficiency in Agricultural Sector
   3. International Journal. Trendsin the Automation of Agricultural Field
      Machine.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:8
posted:10/26/2012
language:Unknown
pages:6