Docstoc

Contoh PTK PENJASORKES Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran …………………………

Document Sample
Contoh PTK PENJASORKES Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran ………………………… Powered By Docstoc
					PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




                                            BAB I

                                    PENDAHULUAN



A.    Latar Belakang Masalah

          Banyak orang salah menafsirkan bahwa mata pelajaran pendidikan

      jasmani dan kesehatan di sekolah sama dengan proses penciptaan prestasi

      di bidang olah raga. Kesalahan tafsir ini menimbulkan kesalahan juga

      dalam metode atau cara mengajarkan pendidikan jasmani di sekolah.

      Padahal, antara pendidikan jasmani dan prestasi olah raga sama-sama

      memiliki metode dan target namun metode dan targetnya agak berbeda.

      Meski begitu, pendidikan jasmani bisa dijadikan sebagai awal dari

      dimulainya metode atau proses penciptaan sebuah prestasi olah raga di

      sekolah, yang boleh jadi bisa dilanjutkan menjadi sebuah proses

      penciptaan prestasi secara nasional.

          Pendidikaii jasmani, atau kesehatan sesungguhnya memiliki target dan

      tujuan yang lebih berkaitan pada kesehatan jasmani dan rohani. Melalui

      pendidikan jasmani, siswa diharapkan dapat tumbuh berkembang secara

      proporsional, terutama pada aspek jasmani dan rohaninya. Targetnya

      adalah ingin menciptakan generasi unggul. Yang disiplin, datang tepat

      waktu, rapi dan santun, bekerja keras, sportif dan kerja sama.

          Pendidikan jasmani juga dapat dijadikan proses awal sebagai media

      penciptaan prestasi olah raga. Karena pendidikan jasmani juga

      menciptakan siswa yang cekatan dan terampil, salah satu modal untuk

      menciptakan prestasi sesuai dengan minat serta potensinya. Dalam hal ini,

      guru harus mengelompokkan potensi-potensi yang ada dari kelompok-


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      kelompok siswa di sekolah tertentu. Kelompok-kelompok ini dapat dibina

      di   luar    jam pelajaran         pendidikan       jasmani      atau    biasa    disebut

      ekstrakurikuler. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini tidak menutup

      kemungkinan akan melahirkan atlet - atlet berprestasi yang mampu

      berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

            Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan

      secara keseluruhan yang menekankan pada aspek kegiatan motorik dan

      pola hidup sehat yang bertujuan untuk mengembangkan diri siswa

      (jasmani dan rohani) secara proporsional pada aspek keterampilan gerak

      (psikomotor), pengetahuan (kognitif), dan sikap (afektif). Pendidikan

      jasmani juga bisa menjadi media penting untuk pengembangan life skill

      atau kecapakan hidup. Karena di sini siswa dididik disiplin, mengerjakan

      sesuatu dengan tertib, pekerja keras, sportif, menghargai peraturan, dan

      bekerja sama dengan baik.

           Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak yang

      mengabaikan pentingnya penyelenggaraan pendidikan jasmani disekolah.

      Pendidikan jasmani hanya dipandang hanya sebagai bagian mata

      pelajaran yang perlu disampaiakan di sekolah. Kebanyakan di dunia

      pendidikan lebih mengutamakan pengembangan mata pelajaran lain

      terutama mata pelajaran yang menjadi materi UAN/ UNAS. Mereka

      menilai pendidikan jasmani kurang memiliki nilai yang prospektif ke

      depan. Hal ini mengakibatkan perkembangan pendidikan jasmani di

      Indonesia tersendat — sendat.

           Berdasarkan uraian diatas, bahwa pendidikan jasmani di sekolah

      sesungguhnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut.


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      Oleh sebab itu penulis ingin memilih judul penelitian, “ Upaya

      Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas………………………………….

      i ……………………………………………….. Melalui Metode Eksperimen

      Tahun Pelajaran …………………………….



B. Rumusan Masalah

           Berdasarkan latar belakang di atas maka dirumuskan suatu masalah

      sebagai berikut :

      1.     Bagaimana peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani bagi

            siswa keas.......... ................. tahun Pelajaran ..................... dengan

            diterapkannya metode eksperimen ?.

      2.    Bagaimanakah pengaruh metode eksperimen terhadap motivasi

            belajar pendidikan jasmani pada siswa kelas.......... ...........

           tahun Pelajaran ………..



C. Tujuan Penelitian

           Sesuai dengan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan untuk :

      1.    Mengetahui peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani pada

            siswa kelas……. …………………………………..                                                 tahun

            Pelajaran …………….. setelah diterapkan metode eksperimen.

      2.    Mengetahui        pengaruh       motivasi      belajar     pendidikan       jasmani

            khususnya cabang Bola Voly pada siswa kelas…………….………..

            tahun Pelajaran………… setelah diterapkan metode eksperimen.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




D.    Manfaat Penelitian

      Penulis mengharapkan dengan hasil penelitian ini dapat :

      1. Memberikan informasi tentang metode pembelajaran yang sesuai

          dengan mata Pelajaran Penjaskes.

      2. Meningkatkan motivasi pada pelajaran Penjaskes.

      3. Mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan mata

          Pelajaran Penjaskes.



E. Asumsi

      Dalam penelitian ini diasumsikan bahwa :

      1. Siswa mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh dari awal sampai

          akhir pelajaran.

      2. Siswa menerima semua penjelasan yang disampaikan guru dengan

          baik.

      3. Dalam mengerjakan soal tes tanpa dipengaruhi orang lain.



F.    Batasan Masalah

      Karena keterbatasan waktu, maka diperlukan pembatasan masalah yang

      meliputi

      1. Penelitian ini hanya dikenakan pada siswa kelas............ .................

          Tahun Pelajaran ....................

      2. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April Semester Ganjil tahun

          Pelajaran ...............

      3. Materi yang disampaikan adalah pokok bahasan Bola Volly.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




                                            BAB II

                                   KAJIAN PUSTAKA



A.    Hakikat Pendidikan Jasmani

          Pendidikan jasmani pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang

      memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik

      dalam kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional.

      Pendidikan jasmani memperlakukan anak sebagai sebuah kesatuan utuh,

      makhluk total, daripada hanya menganggapnya sebagai seseorang yang

      terpisah kualitas fisik dan mentalnya.

          Pada kenyataannya, pendidikan jasmani adalah suatu bidang kajian

      yang sungguh luas. Titik perhatiannya adalah peningkatan gerak manusia.

      Lebih khusus lagi, penjas berkaitan dengan hubungan antara gerak

      manusia dan wilayah pendidikan lainnya. Hubungan dari perkembangan

      tubuh-fisik dengan pikiran dan jiwanya. Fokusnya pada pengaruh

      perkembangan fisik terhadap wilayah pertumbuhan dan perkembangan

      aspek lain dari manusia itulah yang menjadikannya unik. Tidak ada

      bidang tunggal lainnya seperti pendidikan jasmani yang berkepentingan

      dengan perkembangan total manusia.

          Pendidikan jasmani diartikan dengan berbagai ungkapan dan kalimat.

      Namun esensinya sama, yang jika dikumpulkan bermakna jelas, bahwa

      pendidikan jasmani memanfaatkan alat fisik untuk mengembangkan

      keutuhan aktifitas manusia. Dalam kaitan ini diartikan bahwa melalui

      fisik, aspek mental dan emosional pun turut terkembangkan, bahkan

      dengan penekanan yang             cukup      dalam. berbeda dengan bidang lain ;


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      misalnya pendidikan moral, yang penekanannya benar-benar pada

      perkembangan moral, tetapi aspek fisik tidak turut terkembangkan, baik

      langsung maupun secara tidak langsung.

          Karena hasil-hasil kependidikan dari pendidikan jasmani tidak hanya

      terbatas pada manfaat penyempurnaan fisik atau tubuh semata, definisi

      penjaskes tidak banyak menunjuk pada pengertian tradisional dari

      aktivitas fisik. Kita harus melihat istilah pendidikan jasmani pada bidang

      yang lebih luas dan lebih abstrak, sebagai satu proses pembentukan

      kualitas pikiran dan juga tubuh.

          Pendidikan jasmani ini harus menyebabkan perbaikan dalam ”pikiran

      dan tubuh” yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan sehari-hari

      seseorang. Pendekatan holistik tubuh-jiwa ini termasuk pula penekanan

      pada ketiga domain kependidikan,                yaitu : psikomotor, kognitif, dan

      afektif. Dengan meminjam ungkapan Robert Gerisiimer, penjaskes

      diistilahkan sebagai proses menciptakan ” tubuh yang baik bagi tempat

      pikiran atau jiwa.” Artinya, dalam tubuh yang sehat ”diharapkan” pula

      terdapat jiwa yang sehat, sejalan dengan pepatah Romawi Kuno: Men

      sana in corporesano.



B. Kesatuan Jiwa Raga

          Salah satu pertanyaan sulit di sepanjang jaman adalah pemisahan.

      antara jiwa dan raga atau tubuh. Kepercayaan umum menyatakan bahwa

      jiwa dan raga terpisah, dengan penekanan berlebihan pada satu sisi

      tertentu, disebut dualisme, yang mengarah pada penghormatan lebih pada

      jiwa, dan menempatkan kegiatan fisik secara lebih interior.


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




          Pandangan yang berbeda lahir dari filsafat monisme, yaitu suatu

      kepercayaan yang memenangkan kesatuan tubuh dan jiwa. Kita bisa

      melacak pandangan ini dari pandangan Athena Kuno, dengan konsepnya

      “ jiwa yang baik di dalam raga yang baik “ Motto tersebut sering

      dipertimbangkan sebagai pernyataan ideal dari tujuan pendidikan jasmani

      tradisional. Aktivitas fisik mengembangkan seluruh aspek dari tubuh;

      yaitu jiwa, tubuh, dan spirit. Tepatlah ungkapan Zeigler bahwa fokus dari

      bidang pendidikan jasmani adalah aktivitas fisik yang mengembangkan,

      bukan sermata-mata aktivitas fisik itu sendiri, melainkan juga keterlibatan

      jiwa dalam aktifitasnya. Untuk itu selalu terdapat tujuan pengembangan

      manusia secara menyeluruh dalam program pendidikan jasmani.

          Akan tetapi, pertanyaan nyata yang harus dikedepankan di sini

      bukanlah       “ apakah kita percaya terhadap konsep holistik tentang

      pendidikan jasmani, tetapi apakah konsep tersebut saat ini bersifat

      dominan dalam masyarakat kita atau di antara pengemban tugas penjas

      sendiri ? “

          Dalam masyarakat sendiri, konsep dan kepercayaan terhadap

      pandangan dualisme di atas masih kuat berlaku. Bahkan termasuk juga

      pada sebagian besar guru penjaskes sendiri, barangkali pandangan

      demikian masih kuat mengakar, entah akibat dari kurangnya pemahaman

      terhadap falsafah penjaskes sendiri, maupun karena kuatnya kepercayaan

      itu. Yang pasti, masih banyak guru penjaskes yang sangat jauh dari

      menyadari terhadap peranan dan fungsi pendidikan jasmani di sekolah-

      sekolah, sehingga proses pembelajaran penjaskes di sekolahnya masih

      lebih banyak ditekankan pada program yang itu berat sebelah pada aspek


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      fisik semata-mata. Bahkan, dalam kasus Indonesia, penekanan yang berat

      itu masih dipandang lebih baik dari pada pandangan tentang pentingnya

      pendidikan jasmani secara keseluruhan. Hal ini sangat ironis, karena

      justru program pendidikan jasmani di dunia pendidikan kita malahan

      tidak ditekankan ke mana-mana artinya tidak diarahkan ke pencapaian

      prestasi juga tidak pada penekanan kesehatan sebagai sebuah paradigma

      yang memang diperlukan. Itu karena pandangan yang sudah lebih parah,

      yang memandang bahwa program penjas dipandang tidak penting sama

      sekali.

          Nilai-nilai yang dikandung penjaskes untuk mengembangkan manusia

      utuh menyeluruh, sungguh masih jauh dari kesadaran dan pengakuan

      masyarakat kita. Ini bersumber dan disebabkan oleh kenyataan

      pelaksanaan praktik penjas di lapangan. Teramat banyak kasus atau

      contoh di mana orang menolak manfaat atau nilai positif dari penjaskes

      dengan menunjuk pada kurang bernilai dan tidak seimbangnya program

      pendidikan jasmani di lapangan seperti yang dapat mereka lihat.

      Perbedaan atau kesenjangan antara apa yang kita percayai dan apa yang

      kita praktikkan (gap antara teori dan praktek) adalah sebuah duri dalam

      bidang pendidikan jasmani kita.



C.    Hubungan Pendidikan Jasmani dengan Bermain dan Olahraga

          Dalam memahami arti pendidikan jasmani, kita harus juga

      mempertimbangkan hubungan antara bermain (play) dan olahraga (sport),

      sebagai islilah yang lebih dahulu populer dan lebih sering digunakan

      dalam konteks kegiatan sehari-hari. Pemahaman tersebut akan membantu


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      para guru atau masyarakat dalam memahami peranan dan fungsi

      pendidikan jasmani secara lebih konseptual.

          Bermain pada intinya           adalah      aktivitas    yang digunakan sebagai

      hiburan. Kita mengartikan bermain sebagai hiburan yang bersifat fisikal

      yang tidak kompetitif, meskipun bermain tidak harus selalu bersifat fisik.

      Bermain bukanlah berarti olahraga dan pendidikan jasmani, meskipun

      elemen dari bermain dapat ditemukan di dalam keduanya.

          Di pihak lain olahraga dikatakan sebagai suatu bentuk bermain yang

      terorganisir dan bersifat kompetitif. Beberapa ahli memandang bahwa

      olahraga semata-mata suatu bentuk permainan yang terorganisasi, yang

      menempatkannya lebih dekat kepada istilah pendidikan jasmani. Akan

      tetapi, pengujian yang lebih cermat menunjukkan bahwa secara

      tradisional, olahraga melibatkan aktivitas kompetitif.

          Ketika kita menunjuk pada olahraga sebagai aktivitas kompetitif yang

      terorganisir, kita mengartikannya bahwa aktivitas itu sudah di

      sempurnakan dan diformalkan hingga kadar tertentu, sehingga memiliki

      beberapa bentuk dan proses tetap yang terlibat. Peraturan misalnya, baik

      tertulis maupun tak tertulis, digunakan atau dipakai dalam aktivitas

      tersebut, dan aturan atau prosedur tersebut tidak dapat diubah selama

      kegiatan berlangsung, kecuali atas kesepakatan semua prhak yang terlibat.

          Di atas semua pengertian itu, olahraga adalah aktivitas kompetitif.

      Kita tidak dapat mengartikan olahraga tanpa memikirkan kompetisi,

      sehingga tanpa kompetisi itu, olahraga berubah menjadi semata-mata

      bermain atau rekreasi.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




          Oleh karena itu pada satu saat nanti bermain/ suatu permainan menjadi

      olahraga, tetapi sebaliknya, olahraga tidak pernah hanya semata-mata

      bermain / suatu permainan karena pada hakekatnya aspek kompetitif

      teramatlah penting.

          Di pihak lain, pendidikan jasmani mengandung elemen baik dari

      bermain maupun dan olahraga, tetapi tidak berarti hanya salah satu saja,

      atau tidak juga harus selalu seimbang di antara keduanya. Sebagaimana

      dimengerti dari kata-katanya, pendidikan jasmani adalah aktivitas jasmani

      yang memiliki tujuan kependidikan tertentu. Pendidikan Jasmani bersifat

      fisik dalam aktivitasnya dan penjaskes dilaksanakan untuk mendidik. Hal

      itu tidak bisa berlaku bagi bermain dan olahraga, meskipun keduanya

      selalu digunakan dalam proses kependidikan.

          Bermain adalah sebuah olahraga dan pendidikan jasmani melibatkan

      bentuk-bentuk gerakan dan aktifitas kejiwaan secara serempak, ketiganya

      dapat melumat secara pas dalam konteks pendidikan jika digunakan untuk

      tujuan-tujuan kependidikan. Bermain dapat membuat rileks dan

      menghibur tanpa adanya tujuan pendidikan, seperti juga olahraga tetap

      eksis tanpa ada tujuan kependidikan. Misalnya, olahraga profesional ( di

      Amerika umumnya disebut athletics ) dianggap tidak punya misi

      kependidikan apa-apa, tetapi tetap disebut sebagai olahraga. Olahraga dan

      bermain dapat eksis meskipun secara murni untuk kepentingan

      kesenangan, untuk kepentingan pendidikan, atau untuk kombinasi

      keduanya. Kesenangan dan pendidikan tidak harus dipisahkan secara

      eksklusif, keduanya dapat dan harus beriringan bersama.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




D.    Metode Eksperimen

          Metode       Eksperimen        adalah      metode      mengajar       dengan      cara

      memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu

      kegiatan, baik sccara langsung maupun melalui penggunaan media

      pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang

      disajikan. Muhibbiri Syah ( 2000).

          Metode       eksperimen        adalah     metode       yang     digunakan       untuk

      memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang

      berkenaan dengan bahan pelajaran. Syaiful Bahri Djamarah, ( 2000).



      Manfaat psikologis pedagogis dari metode eksperimen adalah :

      a. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan.

      b. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.

      c. Pengalaman dan kesan sebagai hasil                  pembelajaran lebih melekat

          dalam diri siswa ( Daradjat, 1985 ).



      Kelebihan metode eksperimen sebagai berikut :

      a. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu

          proses atau kerja suatu benda.

      b. Memudahkan berbagai jenis penjelasan.

      c. Kesalahan-kesalahan yang terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki

          melalui pengamatan dan contoh konkret, dengan menghadirkan obyek

          sebenarnya ( Syaiful Bahri Djarnarah, 2000 ).




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




      Kelemahan metode eksperimen sebagai berikut :

      a. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan

          dipertunjukkan.

      b. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan.

      c. Sukar dimengerti, hal ini terjadi apabila sesuatu itu didemonstrasikan

          oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful

          Bahri Djamarah, 2000).




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




                                           BAB III

                           METODOLOGI PENELITIAN



A. Metode Penelitian

        Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) Karena

    penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas.

    penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan

    bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang

    diinginkan agar dapat dicapai dengan cara yang ditemukan.

        Menurut Oja dan Sumarjan ( dalam Titik Sugiarli, 1997:8 ) ada empat

    macam bentuk penelilian tindakan, yaitu (1) penelitian tindakan guru

    sebagai peneliti, (2) penelitian tindakan kolaboratif, (3) penelitian tindakan

    simulatif terinteratif dan (4) penelitian tindakan social eksperimental.

        Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentuk penelitian

    kolaboratif dengan guru mata pelajaran dan di dalam proses belajar

    mengajar di kelas yang bertindak sebagai pengajar adalah guru mata diklat

    sedangkan peneliti bertindak sebagai pengamat sekaligus sebagai

    penanggung jawab penuh penelitian tindakan kelas ini / sebagai peneliti.

    Tujuan utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil

    pembelajaran di kelas dimana peneliti secara penuh terlibat dalam

    penelitian, mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.

        Dalam penelitian ini peneliti bekerja sama dengan guru mata pelajaran,

    kehadiran peneliti sebagai guru di tengah-tengah proses belajar mengajar

    sebagai pengamat dibcritahukan kepada siswa. Dengan cara ini diharapkan




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




    adanya kerja sama dari seluruh siswa dan bisa mendapatkan data yang

    seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan.



    A. Tempat, Waktu dan Subjek Penelitian

    1. Tempat Penelitian

        Tempat penelitian adalah tempat yang digunakan dalam melakukan

        penelitian untuk memperoleh data yang diinginkan. Penelitian ini

        bertempat di SDN……ABC Jakarta Pusat……………….

    2. Waktu Penelitian

        Waktu penelitian adalah waktu berlangsungnya penelitian atau saat

        penelitian ini dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April

        Semester Genap.

    3. Subyek penelitian

        Subyek          penelitian            adalah         siswa-siswa kelas………….

        ………….tahun pelajaran ………………….



B. Rancangan Penelitian

        Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menurut

    tim Pelatih Proyek PGSM, PK adalah suatu bentuk kajian yang bersifat

    reflektif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan

    kemantapan rasional dari tindakan mereka dalam melaksanakan tugas,

    memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan itu,

    serta memperbaiki kondisi dimana praktek pembelajaran tersebut dilakukan

    (dalam Mukhlis, 2003:3)




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




        Sedangkan menurut Mukhlis (2003:5) PTK adalah suatu bentuk kajian

    yang bersifat sistematis reflektif oleh pelaku tindakan untuk memperbaiki

    kondisi pembelajaran yang sedang dilaksanakan.

        Adapun       tujuan     utama     dari    PTK      adalah     untuk     memperbaiki/

    meningkatkan praktek pembelajaran secara berkesinambungan, sedangkan

    tujuan penyertaannnya adalah menumbuhkan budaya meneliti dikalangan

    guru    (Mukhlis, 2003:5).

        PTK terdiri atas empat tahap, yaitu planning (Rencana), action

    (tindakan), observasi (pengumatan) dan reflection (refleksi). Siklus spiral

    dari tahap-tahap PTK dapat dilihat pada gambar berikut :

    1. Rancangan / rencana awal, sebelum mengadakan penelitian ;

        peneliti menyusun rumusan masalah, tujuan dan membuat rencana

        tindakan, termasuk di dalamnya instrument penelitian dan perangkat

        pembelajaran.

    2. Kegiatan dan pengamatan, meliputi tindakan yang dilakukan oleh

        peneliti sebagai upaya membangun pemahaman konsep siswa serta

        mengamati hasil atau dampak dari ditetapkannya metode demonstrasi.

    3. Refleksi, peneliti mengkaji melihat dan mempertimbangkan hasil atau

        dampak dari tindakan yang dilakukan berdasarkan lembar pengamatan

        yang diisi oleb pengamat.

    4. Rancangan / rencana yang direvisi, berdasarkan hasil refleksi dari

        pengamat membuat rancangan yang direvisi untuk dilaksanakan pada

        siklus berikutnya Observasi terbagi dalam dua putaran, dimana pada

        masing-masing putaran dikenal perilaku yang sama ( alur kegiatan yang

        sama dan membahas satu Sub Pokok Bahasan yang diakhiri dengan tes


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




        praktek di akhir masing-masing putaran. Dibuat dalam dua putaran

        dimaksudkan untuk memperbaiki system pembelajaran yang sedang dan

        / akan dilaksanakan.



C. Instrumen Penelitian

     Instrument yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari :

     1. Silabus

        Yaitu     seperangkat       rencana      dan     pengaturan       tentang      kegiatan

        pembelajaran pengelolaan kelas, serta penilaian hasil belajar.

     2. Rencana Pelaksanaan Permbelajaran (RPP)

        Yaitu merupakan perangkat pernbelajaran yang digunakan sebagai

        pedoman guru dalam mengajar dan disusun untuk tiap putaran. Masing-

        masing RPP berisi Standart Kompetensi, kompetensi dasar, indikator

        pembelajaran, materi Pembelajaran, kegiatan pembelajaran serta

        Evaluasi hasil belajar .

     3. Lembar Observasi Kegiatan Belajar Mengajar

        a. Lembar        observasi      pengelolahan        metode      eksperimen,       untuk

            mengukur kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dapat

            dibuktikan dengan hasil yang dicapai siswa.

        b. Lembar observasi aktivitas siswa dan guru untuk mengamati

           aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran

     4. Tee praktek

            Tes ini disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,

         digunakan untuk mengukur kemampuan pemahaman materi yang

         diajarkan. Tes praktek ini diberikan setiap akhir putaran. Bentuk soal


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




         yang diberikan adalah pilihan ganda (objektif). Sebelumnya soal-soal

         ini berjumlah 30 soal yang telah diujicoba, kemudian penulis

         mengadakan analisis butir soal tes yang telah diuji validitasnya dan

         reliabilitasnya pada tiap soal. Analisis ini digunakan untuk memilih

         soal yang baik dan memenuhi syarat digunakan untuk mengambil data.



D. Metode Pengumpulan Data

        Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui

    observasi pengolahan metode eksperimen, observasi aktivitas siswa dan

    guru, angket motivasi siswa dan tes praktek.



E. Teknik Analisa Data

        Untuk      mengetahui        keefektivan      suatu     metode      dalam      kegiatan

    pembelajaran perlu diadakan analisa data. Pada penelitian ini menggunakan

    teknik analisa deskrlptif kuatitatif, yaitu suatu metode penelitian yang

    bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang

    diperoleh dengan tujuan untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai

    siswa juga untuk memperoleh respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran

    serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran.

        Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau prosentase keberhasilan

    siswa, setiap usai satu kali proses pembelajaran ( satu putaran )

    dilaksanakan evaluasi berupa tes praktek. Analisa ini dihitung dengan

    menggunakan statistic sederhana yaitu :




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




1. Untuk menilai tes praktek

        Peneliti melakukan penjumlahan nilai yang diperoleh siswa yang

    selanjutnya dibagi dengan jumlah siswa yang ada di kelas tersebut

    sehingga diperlukan rata-rata tes praktek dapat dirumuskan

            x
     x
            N
    Dengan         X     = Nilai rala-rala

                  x     = Jumlah semua nilai siswa

                   N = J umlah siswa




2. Untuk ketuntasan belajar

        Ada dua kalegori ketuntasan belajar yaitu secara perorangan dan secara

    klasikal. Berdasarkan petunjuk pelaksanaan belajar mengajar kurikulum

    1994 (Depdikbud, 1994) yaitu siswa telah tuntas belajar bila telah mencapai

    skor 65% atau nilai 65, dan kelas disebut tuntas belajar apabila rata — rata

    nilai yang diperoleh seluruh siswa mencapai 65% atau lebih.

        Untuk menghitung prosentase ketuntasan belajar digunakan rumus

    sebagai berikut :




    untasbe
       ar
  siswayang
 
 p      100
        x%
    
    Siswa




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




3. Untuk lembar observasi

    a. Lembar observasi penelitian metode eksperimen dan eksperimen

        Untuk menghitung lembar observasi pengolahan metode eksperimen

        dan eksperimen digunakan rumus sebagai berikut :

           P P
              _2
         X 1
              2
        Dimana : P1 = pengamatan 1               dan P2 = pengamat. 2

    b. Lembar observasi aktivitas guru dan siswa

        Untuk menghitung lembar observasi aktivitas guru dan siswa digunakan

        rumus sebagai berikut :

                     X                                               dengan
                   %   100
                       x %
                     X
                       P
                      tanP
                    lpengama
                  Jumlahhasi
                 
                 X      2
                        1

                     amat
                        2
                   Jumlahpen


        Dimana:        %          = persentase angket

                          x       = Rata-rata

                         x       = Jumlah rata-rata

                         P1       = Pengamat 1

                         P2       = Pengamat 2




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




                PENELITIAN TINDAKAN KELAS


         UPAYA PENGEMBANGAN PRESTASI BOLA VOLI
         DI Sekolah.............................................................................
        DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN
                      TAHUN PELAJARAN .........................




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




                                                      OLEH :


                                           .................................
                                            NIP. .......................




                              Sekolah.....................................
                               JL............................................
                              Jakarta......................................

                                      LEMBAR PENGESAHAN



         Laporan Penelitian Tindakan Kelas ini disetujui dan disyahkan untuk

melengkapi perpustakaan sekolah, sekaligus untuk menambah perbendaharaan

pengetahuan guru tentang berbagai metode pembelajaran di kelas.




                                                                         Jakarta, ....................
     Kepala Sekolah..................                                 Guru.......................




    ...................................................                            ........................
             NIP. ..............................                                NIP. .....................



             Pengawas Pembina                                            Pengelola Perpustakaan


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




         Kecamatan Jambangan




               ....................                                ...................................
           NIP. ....................                                NIP. ........................




                                       KATA PENGANTAR



         Dengan mengucapkan Alhamdulillah kehadiran Allah SWT hanya

dengan limpahan rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas

Penelitian Tindakan Kelas dengan judul “Upaya Pengembangan Prestasi Olah

Raga Bola Volly di Kelas.................................................................................

dengan Menggunakan Metode Eksperimen Tahun Pelajaran........................

         Penelitian Tindakan Kelas ini kami susun untuk dipakai sebagai bacaan

di perpustakaan sekolah dan dapat dijadikan perbendaharaan pengetahuan guru

tentang metode pembelajaran di sekolah — sekolah khususnya mata pelajaran

olah raga dengasn pokok bahasan Bola Volly. Juga bisa dijadikan pedoman

untuk bahan diskusi dalam rangka mencari kemungkinan dapatnya diterapkan

bagi pokok bahasan- pokok bahasan yang lain.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 019

Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran
…………………………




         Dalam penyusunan Penelitian Tindakan Kelas ini penulis banyak

mendapat bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu terima kasih kami ucapkan

dengan tulus dan sedalam dalamnya kepada :

1. Yth

2. Yth

3. Yth

3. Yth

4. Semua pihak yang telah membantu, sehingga penulisan ini selesai.




         Penulis menyadari bahwa Penelilian Tindakan Kelas ini masih jauh

dari sempurna. Oleh Karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat

membangun dari semua pihak selalu penulis harapkan.




                                                                          Penulis,



                                                                        .....................
                                                                    NIP. .....................




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:86
posted:10/25/2012
language:Unknown
pages:23
Description: Contoh PTK PENJASORKES Upaya Pengembangan Prestasi Olah Raga di Kelas…, .. Melalui Metode Eksperimen Tahun Pelajaran …………………………