Docstoc

Contoh PTK PENJASORKES Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran

Document Sample
Contoh PTK PENJASORKES Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran Powered By Docstoc
					PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                                 BAB I
                             PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
        Kualitas kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan.
   Peran pendidikan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas,
   damai, terbuka, dan demokratis. Oleh karena itu, pembaharuan pendidikan
   harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
        Kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan
   yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan itu diharapkan dapat
   menaikkan harkat dan martabat manusia Indonesia. Untuk mencapai itu
   pendidikan harus adaptif terhadap perubahan zaman.
        Memasuki Abad ke-21 ini, keadaan SDM kita sangat tidak kompetitif.
   Menurut catatan Human Development Report Tahun 2003 versi UNDP,
   peringkat HDI (Human Development Index) atau kualitas Sumber Daya
   Manusia Indonesia berada di urutan 112. Indonesia berada jauh di bawah
   Filipina (85), Thailand (74), Malaysia (58), Brunai Darussalam (31), Korea
   Selatan (30), Singapura (28). Organisasi Internasional yang lain juga
   menguatkan hal itu. International Education Achivement (IEA) melaporkan
   bahwa kemampuan membaca siswa SD di Indonesia berada pada urutan 38 dari
   39 negara yang di survei. Sementara itu, Third Matematics and Society Study
   (TIMSS), lembaga yang mengukur pendidikan di dunia, melaporkan bahwa
   kemampuan matematika siswa SMP kita berada pada urutan ke-34 dari 38
   negara, sedangkan kemampuan IPA berada di urutan ke-32 dari 38 negara.
   Jadi, keadaan pendidikan kita memang memprihatinkan. Untuk itu
   pembaharuan harus dilakukan.
        Permasalahan ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah
   mutu kesehatan yang rendah di masyarakat Indonesia. Kepedulian terhadap
   kesehatan ternyata masih sangat kurang. Hal ini harus di waspadai sebagai
   bentuk ancaman yang serius terhadap perkembangan anak didik sebagai
   penerus generasi bangsa.
        Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, karena mereka adalah generasi
   penerus bangsa. Kualitas bangsa di masa depan ditentukan kualitas anak-anak
   saat ini. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan
   sejak dini, sistematis dan berkesinambungan.
        Tumbuh berkembangnya anak usia sekolah yang optimal tergantung
   pemberian nutrisi dengan kualitas dan kuantiítas yang baik serta benar. Selain
   itu memperkenalkan anak pada olahraga sejak dini juga dapat membantu
   mempercepat perkembangan anak lebih sehat. Dalam masa tumbuh kembang
   tersebut pemberian nutrisi dan olahraga merupakan tanggung jawab bersama
   antara orang tua dan guru disekolah. Kerjasama orang tua siswa dengan
   sekolah akan sangat membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.
        Pelajaran jasmani merupakan materi pendidikan yang menyangkut ilmu
   kesehatan dan olah fisik di sekolah. Pelajaran ini bertujuan untuk membangun
   kesehatan mental dan fisik siswa. Pencapaian prestasi akademis di bangku
   sekolah tanpa ditunjang dengan mental dan fisik yang sempurna mustahil dapat
   dicapai.

Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....




       Permasalahan yang sering timbul di sekolah adalah kurangnya motivasi
   siswa untuk giat mengikuti pelajaran olahraga. Siswa enggan mengikuti
   latihan – latihan olahraga yang diselenggarakan oleh guru karena mereka
   menganggap latihan – latihan tersebut melelahkan. Mereka lebih senang
   tinggal di kelas dengan berbagai alasan daripada bermain di lapangan.
       Berdasarkan uraian diatas, peneliti ingin memilih judul penelitian, “
   Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk
   Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun
   Pelajaran…………”
B. Rumusan Masalah
        Berdasarkan latar belakang diatas maka dirumuskan suatu maslaah
  sebagai berikut:
  1. Bagaimana peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani bagi siswa
     dengan diterapkannya metode inkuiri ?
  2. Bagaimanakah pengaruh metode inkuiri terhadap motivasi belajar
     pendidikan jasmani pada siswa ?


C. Tujuan Penelitian
        Sesuai dengan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan untuk:
  1. Mengetahui peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani pada siswa
     setelah diterapkan metode inkuiri
  2. Mengetahui pengaruh motivasi belajar pendidikan jasmani berenang pada
     siswa setelah diterapkan metode inkuiri


D. Manfaat Penelitian
        Penulis mengharapkan dengan hasil penelitian ini dapat:
  1. Memberikan informasi tentang model pembelajaran yang sesuai dengan
     mata diklat Penjas.
  2. Meningkatkan motivasi pada pelajar Penjas
  3. Mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan mata diklat
     Penjas.

E. Asumsi
        Dalam penelitian ini diasumsikan bahwa :
  1. Siswa mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh dari awal sampai akhir
     pelajaran.
  2. Siswa menerima semua penjelasan yang disampaikan guru dengan baik


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



  3. Dalam mengerjakan soal tes tanpa dipengaruhi orang lain


F. Batasan Masalah
       Karena keterbatasan waktu, maka diperlukan pembatasan masalah yang
  meliputi
  1. Penelitian ini hanya dikenakan pada siswa kelas…………………………….
  2. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April semester ganjil tahun ajaran
     ………………….
  3. Materi yang disampaikan adalah pokok bahasan ………………….




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                                    BAB II
                            KAJIAN PUSTAKA
A. Sejarah Bola Tangan
           Masa Yunani Kuno olahraga bola tangan merupakan salah satu
   olahraga yang sampai saat ini dapat ditelusuri kebenaran sejarahnya dan telah
   berusia sangat tua. Sebuah fakta yang meyakiinkan telah menunjukkan bahwa
   seorang laki-laki akan senantiasa lebih mahir menggunakan tangan dari pada
   kakinya. Sebagaimana telah diklaim oleh sejarawan olahraga terkenal, bahwa
   ia memainkan bolatangan jauh lebih awal dari pada sepakbola. Permainan bola
   tangan yang dimainkan pada masa Yunani kuno merupakan sebuah isyarat
   terciptanya olahraga bolatangan modern. Dimana bentuk permainan dan
   peraturannya masih sangat berbeda. Permainan “urania” yang dimainkan oleh
   orang-orang Yunani kuna dan Harpaston yang dimainkan oleh orang-orang
   Romawi. Sebagaiman dalam “Fangballspiel” atau permainan “tangkap bola”
   yang diperkenalkan dalam sebuah lagu oleh seorang penulis puisi Jerman
   bernama Walther Von der Vogelwiede, dimana semua keterangan tersebut
   merupakan tanda-tanda pasti yang bias digambarkan sebagai bentuk kuno dari
   permainan bolatangan. Di Perancis, seorang yang bernama Rabelais
   menggambarkan bentuk permainan bolatangan dengan “mereka bermain bola
   tangan menggunakan telapak tangan mereka”. Lebih jauh lagi, pada tahun 1793
   masyarakat Inuit yang hidup didataran hijau menggambarkan dan membuat
   ilustrasi permainan bola dengan menggunakan tangan. Pada tahun 1848
   seorang administrasi olahraga Denmark memberikan izin untuk “permainan
   bola tangan” agar dimainkan di sekolah lanjutan di Ortup Denmark dan
   mendorong untuk segera menyertakan aturan dalam permainan bola tangan.
B. Prestasi Belajar Penjaskes
           Belajar dapat membawa suatu perubahan pada individu yang belajar.
   Perubahan ini merupakan pengalaman tingkah laku dari yang kurang baik
   menjadi lebih baik. Pengalaman dalam belajar merupakan pengalaman yang
   dituju pada hasil yang akan dicapai siswa dalam proses belajar di sekolah.
   Menurut Poerwodarminto (1991: 768), prestasi belajar adalah hasil yang
   dicapai (dilakukan, dekerjakan), dalam hal ini prestasi belajar merupakan hasil
   pekerjaan, hasil penciptaan oleh seseorang yang diperoleh dengan ketelitian
   kerja serta perjuangan yang membutuhkan pikiran.
           Berdasarkan uraian diatas dapat dikatakan bahwa prestasi belajar yang
   dicapai oleh siswa dengan melibatkan seluruh potensi yang dimilikinya setelah
   siswa itu melakukan kegiatan belajar. Pencapaian hasil belajar tersebut dapat
   diketahui dengan megadakan penilaian tes hasil belajar. Penilaian diadakan
   untuk mengetahui sejauh mana siswa telah berhasil mengikuti pelajaran yang
   diberikan oleh guru. Di samping itu guru dapat mengetahui sejauh mana
   keberhasilan guru dalam proses belajar mengajar di sekolah.
           Sejalan dengan prestasi belajar, maka dapt diartikan bahwa prestasi
   belajar Penjaskes adalah nilai yang dipreoleh siswa setelah melibatkan secara
   langsung/aktif seluruh potensi yang dimilikinya baik aspek kognitif



Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



  (pengetahuan), afektif (sikap) dan psikomotor (keterampilan) dalam proses
  belajar mengajar Penjaskes.

C. Teknik Dasar Tembakan Permainan Bola Tangan
   Jenis tembakan dalam permainan bolatangan
                  1. Center Shot (tembakan tengah)
           bagi yang menggunakan tangan kiri : kaki kanan didepan, tangan kanan :
            kaki kiri didepan
           pada saat bersamaan tarik lengan di atas bahu sampai ke belakang
           lengan bagian depan membentuk sudut 90 derajat dengan lengan atas
           pinggang berputar ke samping bersama-sama dengan lengan lempar
           tangan dibelakang bola, jari-jari tangan di bentangkan dengan luwes
           langkah ketiga dan terakhir saat ke depan harus lebar dan kuat
           kaki menghadap ke arah gawang
           tangan di belakang bola, namunbola jangan di tekan keras
           ketika kaki yang lain meninggalkan lantai, lengan yang digunakan untuk
            melempar setinggi telinga.
                  2. Center Shot When Running (tembakan tengah dengan berlari)
           Bola dipegang dengan kedua tangan
           Kaki kanan berada di udara ketika menangkap
           Bagi yang menggunakan tangan kanan: kaki kiri di depan, tangan kiri: kaki
            kanan di depan
           Pada langkah terakhir, bola di bawa setinggi bahu
           Langkah terakhir :lebar dan kuat
           Lengan ditarik kebelakang kemudian segera lepaskan ke depan dengan kuat
                  3. Center Shot Hip Height (tembakan pinggang)
           Bola dipegang dengan kedua tangan
           Kaki kanan berada di udara ketika menangkap
           Bagi yang menggunakan tangan kanan: kaki kiri di depan, tangan kiri: kaki
            kanan di depan
           Pada langkah terakhir, bola dibawa setinggi bahu
           Langkah terakhir : lebar dan kuat
           Lengan ditarik ke belakang kemudian segera lepaskan ke depan dengan
            kuat.
                  4. Flying shot (tembakan melayang)
           Selama lari ke depan, bawa bola setinggi bahu
           Langkah ketiga kuat dan lebar
           Di udara, pinggang sebaiknya ditarik kebelakang bersamaan dengan lengan
            lempar
           Tarik kedua kaki ke atas secara horizontal
           Pinggang tarik ke belakang
           Lengan mengikuti gerakan ke depan dengan kuat



Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



           Mendarat dengan kedua kaki secara bersamaan pemain dengan tangan
            kanan: meloncat dengan kaki kiri pemain dengan tangan kiri : meloncat
            dengan kaki kanan.
                 5. Flaying Shot When Running (tembakan melayang dengan berlari)
           Selama lari ke depan, bawa bola setinggi bahu
           Lanhkah ketiga kuat dan lebar
           Di udara, pinggang sebaiknya ditarik ke belakang bersamaan dengan lengan
            lempar
           Tarik kedua kaki ke atas secara horizontal
           Pinggang tarik ke belakang
           Lengan mengikuti gerakan ke depan dengan kuat
           Mendarat dengan kedua kaki secara bersamaan pemaqin dengan tangan
            kanan: meloncat dengan kaki kiri pemain dengan tangan kiri : meloncat
            dengan kaki kanan.
                 6. Dive shot (tembakan berbalik)
           Posisi awal tembakan ini ialah membelakangi gawang
           Loncat tumpuan dengan satu atau dua tangan
           Bengkokkan badan ke depan dengan pergelangan kaki, lutut dan dua
            pinggang, dan pandangan ke gawang
           Setelah melakukan tembakan, kedua lengan menyentuh lantai secara
            langsung
           Kedua kaki harus membentuk sudut 90 derajat
           Gelincirkan badan saat dada menyentuh lantai
           Dada, perut, dan kaki depan menggelincir ke lantai sambil kedua tangan
            mendorong badan ke atas menjauhi lantai

D. Metode Inkuiri
         Metode inkuiri adalah metode yang mampu menggiring peserta didik untuk
   menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar. Inkuiri menempatkan peserta
   didik sebagai subyek belajar yang aktif (Mulyasa , 2003:234).
         Kendatipun metode ini berpusat pada kegiatan peserta didik, namun guru
   tetap memegang peranan penting sebagai pembuat desain pengalaman belajar.
   Guru berkewajiban menggiring peserta didik untuk melakukan kegiatan. Kadang
   kala guru perlu memberikan penjelasan, melontarkan pertanyaan, memberikan
   komentar, dan saran kepada peserta didik. Guru berkewajiban memberikan
   kemudahan belajar melalui penciptaan iklim yang kondusif, dengan menggunakan
   fasilitas     media      dan     materi      pembelajaran    yang       bervariasi.
         Inkuiri pada dasarnya adalah cara menyadari apa yang telah dialami. Karena
   itu inkuiri menuntut peserta didik berfikir. Metode ini melibatkan mereka dalam
   kegiatan intelektual. Metode ini menuntut peserta didik memproses pengalaman
   belajar menjadi suatu yang bermakna dalam kehidupan nyata. Dengan demikian ,
   melalui metode ini peserta didik dibiasakan untuk produktif, analitis , dan kritis.
         Langkah-langkah dalam proses inkuiri adalah menyadarkan keingintahuan
   terhadap sesuatu, mempradugakan suatu jawaban, serta menarik kesimpulan dan
   membuat keputusan yang valid untuk menjawab permasalahan yang didukung oleh
   bukti-bukti. Berikutnya adalah menggunakan kesimpulan untuk menganalisis data

Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



  yang                    baru                   (Mulyasa,                2005:235).
       Strategi pelaksanaan inkuiri adalah: (1) Guru memberikan penjelasan,
  instruksi atau pertanyaan terhadap materi yang akan diajarkan. (2) Memberikan
  tugas kepada peserta didik untuk menjawab pertanyaan, yang jawabannya bisa
  didapatkan pada proses pembelajaran yang dialami siswa. (3) Guru memberikan
  penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang mungkin membingungkan peserta
  didik. (4) Resitasi untuk menanamkan fakta-fakta yang telah dipelajari
  sebelumnya. (5) Siswa merangkum dalam bentuk rumusan sebagai kesimpulan
  yang        dapat         dipertanggungjawabkan          (Mulyasa,     2005:236).
       Metode inkuiri menurut Roestiyah (2001:75) merupakan suatu teknik atau
  cara yang dipergunakan guru untuk mengajar di depan kelas, dimana guru
  membagi tugas meneliti suatu masalah ke kelas. Siswa dibagi menjadi beberapa
  kelompok, dan masing-masing kelompok mendapat tugas tertentu yang harus
  dikerjakan, kemudian mereka mempelajari, meneliti, atau membahas tugasnya di
  dalam kelompok. Setelah hasil kerja mereka di dalam kelompok didiskusikan,
  kemudian dibuat laporan yang tersusun dengan baik. Akhirnya hasil laporan
  dilaporkan ke sidang pleno, dan terjadilah diskusi secara luas. Dari sidang pleno
  kesimpulan akan dirumuskan sebagai kelanjutan hasil kerja kelompok. Dan
  kesimpulan yang terakhir bila masih ada tindak lanjut yang harus dilaksanakan, hal
  itu                                 perlu                            diperhatikan.
       Guru menggunakan teknik bila mempunyai tujuan agar siswa terangsang oleh
  tugas, dan aktif mencari serta meneliti sendiri pemecahan masalah itu. Mencari
  sumber sendiri, dan mereka belajar bersama dalam kelompoknya. Diharapkan
  siswa juga mampu mengemukakan pendapatnya dan merumuskan kesimpulan
  nantinya. Juga mereka diharapkan dapat berdebat, menyanggah dan
  mempertahankan pendapatnya. Inkuiri mengandung proses mental yang lebih
  tinggi tingkatannya, seperti merumuskan masalah, merencanakan eksperimen,
  melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisa data, menarik
  kesimpulan. Pada metode inkuiri dapat ditumbuhkan sikap obyektif, jujur, hasrat
  ingin tahu, terbuka, dan sebagainya. Akhirnya dapat mencapai kesimpulan yang
  disetujui bersama. Bila siswa melakukan semua kegiatan di atas berarti siswa
  sedang                                melakukan                            inkuiri.
       Teknik inkuiri ini memiliki keunggulan yaitu :
      a) Dapat membentuk dan mengembangkan konsep dasar kepada siswa,
          sehingga siswa dapat mengerti tentang konsep dasar ide-ide dengan lebih
          baik.
      b) Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi proses
          belajar yang baru.
      c) mendorong siswa untuk berfikir dan bekerja atas inisiatifnya sendiri,
          bersifat jujur, obyektif, dan terbuka.
      d) Mendorong siswa untuk berpikir intuitif dan merumuskan hipotesanya
          sendiri. (e) Memberi kepuasan yang bersifat intrinsik.
      e) Situasi pembelajaran lebih menggairahkan.
      f) Dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu.
      g) Memberi kebebasan siswa untuk belajar sendiri.
      h) Menghindarkan diri dari cara belajar tradisional.
      i) Dapat memberikan waktu kepada siswa secukupnya sehingga mereka
          dapat mengasimilasi dan mengakomodasi informasi.


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....




       Metode inkuiri menurut Suryosubroto (2002:192) adalah perluasan proses
  discovery yang digunakan lebih mendalam. Artinya proses inqury mengandung
  proses-proses mental yang lebih tinggi tingkatannya, misalnya merumuskan
  problema, merancang eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan
  menganalisa data, menarik kesimpulan, dan sebagainya.
  sesuatu, bagaimana cara menggunakannya, untuk apa dibuat, apa manfaatnya
  dan sebagainya. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute/pernik-
  pernik.




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



            PENERAPAN METODE INKUIRI
          PADA MATA PELAJARAN PENJASKES
           UNTUK MENINGKATKAN TEKNIK
               BERMAIN BOLA TANGAN
                 PADA SISWA……….
             TAHUN PELAJARAN…………




                   KARYA TULIS ILMIAH




                                    OLEH
                 ………………………………………….
                           NIP……………………..




            DINAS PENDIDIKAN KOTA…………
                    ……………………………………


Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                          LEMBAR PENGESAHAN


Laporan penelitian ini telah disetujui dan disyahkan untuk melengkapi
perpustakaan sekolah………… dan dapat diajukan sebagai salah satu Karya
Ilmiah untuk Penetapan Angka Kredit Jabatas Guru pada Golongan ……...


       Kepala Sekolah                                   …………………….
         …………                                           Penulis



    ………………………                                           ……………….
    NIP: ………………..                                       NIP: ………..




       Mengetahui                                             Mengetahui
 Pustakawan …………….                                   Kepala       Cab.      Din.
Pendidikan
  Kecamatan ………………                                                Kecamatan
………



 …………………….                                              ………………………..
                                                        NIP: …………….


         Mengetahui                                            Mengetahui
 Kepala Dinas Pendidikan                                   Ketua PD II PGRI
   Kota …………….                                                 Kota …………


………………………                                          ………………………….
Pembina Utama Muda                                         NPA:
………………..
NIP: ………………………..



Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                          KATA PENGANTAR

      Dengan mengucapkan Ahlahmudlillah kehadiran Allah SWT hanya dengan
limpahan rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas penelitian
karya ilmiah dengan judul “Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran
Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa………..
Tahun Pelajaran…………”
Penulisan karya ilmiah ini kami susun untuk dipakai dalam bacaan di
perpustakaan sekolah dan dapat dipakai sebagai perbandingan dalam pembuatan
karya ilmiah bagi teman sejawat juga bagi anak didik pada latihan diskusi ilmiah
dalam rangka pembinaan karya ilmiah.
Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak . Untuk itu terima kasih kami ucapkan dengan tulus dan sedalam
dalamnya kepada :
1. Yth Kepala Dinas Pendidikan Kota …………….
2. Yth Ketua PGRI Kota ………………………
3. Yth Rekan-rekan Guru …………………
4. Semua pihak yang telah banyak membantu sehingga penulisan ini selesai.
      Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini jauh dari sempurna
untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat mambangun dari semua pihak
selalu penulis harapkan.


                                                        Penulis




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                                 ABSTRAKSI


………….200X. Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk
Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun
Pelajaran…………

Kata kunci: pendidikan jasmani, bola tangan, metode inkuiri


     Pendidikan Jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas
jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan untuk mengembangkan
dan meningkatkan individu secara organik, neuromuskuler, perseptual, kognitif,
dan emosional, dalam kerangka sistem pendidikan nasional.
      Permasalah yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah (a) Bagaimanakah
peningkatan prestasi belajar pendidikan jasmani bagi siswa dengan diterapkannya
metode inkuiri? (b) bagaimanakah pengaruh metode inkuiri terhadap motivasi
belajar siswa?
      Tujuan dari penelitian ini adalah (a) bagaimanakah peningkatan prestasi
belajar pendidikan jasmani pada siswa setelah diterapkannya metode inkuiri, (b)
Mengetahui motivasi belajar pendidikan jasmani setelah diterapkannya metode
inkuiri.
     Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak
dua putaran. Setiap putaran terdiri dari dua tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan
pengamatan. Refleksi dan refisi Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas
……………………..dari data diperoleh berupa hasil tes                   praktik , lembar
observasi.
     Dari hasil analisa didapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami
peningkatakan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (48,72%), siklus II (87,18%)
untuk ranah psikomotro, siklus I (69,23%). Siklus II (94,87%) untuk ranah afktif
      Simpulan dari penelitian ini adalah metode inkuiri dapat berpengaruh positif
terhadap    motivasi belajar siswa……………………………………….. serta
model pembejalaran dapat digunakan sebagai salah satu alternative penjas




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/
PTK PENJASORKES 017
Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik
Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....



                                           DAFTAR ISI
Halaman Judul                          .....................................................................
Halaman pengesahan                     .....................................................................
Kata Pengantar                         .....................................................................
Abstraksi                              .....................................................................
Daftar Isi                             .....................................................................

BAB I PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang Masalah ..............................................................
    B. Rumusan Masalah .....................................................................
    C. Tujuan Penelitian .....................................................................
    D. Manfaat penelitian .....................................................................
    F. Asumsi             .....................................................................

BAB II KAJIAN PUSTAKA
    A. Sejarah Bola Tangan .....................................................................
    B Prestasi Belajar Penjaskes .............................................................
    C. Teknik Dasar Tembakan Permainan Bola Tangan .......................
    D. Metode Inkuiri       .....................................................................

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
    A. Tempat, waktu dan subjek penelitian............................................
    B. Rancangan Penelitian ....................................................................
    C. Instrumen Penelitian .....................................................................
    D. Metode Pengumpulan Data .........................................................
    E. Teknik Analisis Data ....................................................................

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
    A. Analisis Data Penelitian Persiklus ................................................
    B. Pembahasan           .....................................................................

BAB V SIMPULAN DAN SARAN
    A. Kesimpulan   .....................................................................
    B. Saran        .....................................................................

DAFTAR PUSTAKA                         .....................................................................




Sumber: http://judulptk.blogspot.com/

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:572
posted:10/25/2012
language:Malay
pages:13
Description: PTK PENJASORKES 017 Penerapan Metode Inkuiri Pada Mata Pelajaran Penjaskes Untuk Meningkatkan Teknik Bermain Bola Tangan Pada Siswa……….. Tahun Pelajaran.....