4134-7622-1-PB

Document Sample
4134-7622-1-PB Powered By Docstoc
					           KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS

   PELUANG BISNIS MEMBUDIDAYAKAN IKAN CUPANG




                 Nama: Ginting saputro

                   NIM: 10.11.4312



                        Kepada

       JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA (S1 TI-2K)

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

                      AMIKOM

                   YOGYAKARTA

                         2011
I. Abstrak

  Ikan cupang merupakan ikan hias yang cukup banyak dikenal dan diminati
  orang untuk dipelihara. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menjadi
  penggemar ikan jenis ini. Selain dinikmati keindahannya ikan cupang dikenal
  sebagai ikan petarung, karena sifatnya yang sangat agresif terhadap ikan
  cupang yang lain. Ikan cupang banyak digemari selain karena keindahanya
  juga karena perawatan yang mudah, tidak memerlukan tempat yang luas.
  Penggemar ikan hias jenis ini tidak hanya di dalam negeri tetapi juga luar
  negeri. Bisnis ikan cupang sebagaimana bisnis ikan hias lainnya merupakan
  ladang bisnis yang cukup mudah dijalankan karena tidak memerlukan modal
  yang besar, tidak memerlukan tempat yang luas dan bisa dijadikan bisnis
  sampingan.



II. Jenis Jenis Ikan Cupang

  Sebelum memulai bisnis ikan cupang, ada baiknya untuk mengenali dan
  mengetahui berbagai jenis ikan cupang. Ada beragam jenis ikan Cupang yang
  ada di dunia ini antara lain:

     1. Halfmoon (setengah bulan)

       Cupang jenis ini memiliki sirip dan ekor yang lebar dan simetris
       menyerupai bentuk bulan setengah. Jenis cupang ini pertama kali
       dibudidaya di Amerika Serikat oleh Peter Goettner pada tahun 1982.




       Cupang Halfmoon

     2. Crowntail (ekor mahkota) atau serit,

       Cupang jenis ini pertama kali dibudidayakan oleh seorang peternak cupang
       bernama A. Yusuf yang tinggal di daerah Jakarta Timur, pada tahun 1997
       namun adapula sebagian mengatakan dibudidayakan pertamakali oleh
  Muhammad Yamin dari daerah Jakarta Barat. Ciri utamanya adalah sirip dan
  ekornya yang menyerupai sisir sehingga di namakan serit.




  Cupang Crowntail

3. Double tail (ekor ganda)




4. Plakat Halfmoon (Cupang Plakat)

  Cupang plakat hampir mirip cupang laga tapi mempunyai ekor dan sirip lebih
  lebar dan indah.




5. Aduan Atau Cupang Laga

   Cupang laga mempunyai Gigi dan sisik yang tajam juga kuat, dengan ekor
  yang pendek dan sangat agresif.
III. Media Budidaya Ikan Cupang

  Media yang digunakan untuk budidaya ikan cupang bisa menggunakan kolam
  semen, kolam terpal, akuarium bahkan ember sekalipun bisa dimanfaatkan sebagai
  media bisnis ikan cupang. Yang terpenting diperhatikan adalah kepadatan ikan
  cupang harus disesuaikan dengan luas kolam dan diusahakan suhu air 23 C – 27 C.



IV.    Pemilihan Induk Berkualitas

  I.  Induk Jantan
         a. Sehat, tidak cacat, dan berasal dari genotip yang baik.
         b. Ekor dan sirip panjang serta mengembang seperti kipas.
         c. Warna cerah.
         d. Bentuk badan panjang dan ramping.
         e. Umur 5 – 6 bulan.
  II. Induk betina
        a. Sehat, tidak cacat, dan berasal dari genotip yang baik.
        b. Warna tidak secerah jantan.
        c. Badan pendek dan gemuk.
        d. Umur 4 – 6 bulan.

V. Proses Pemijahan
  Pasangan induk cupang jantan yang akan dipijahkan dimasukan terlebih
  dahulu ke dalam bak pemijahan dan di biarkan beberapa saat hingga ia selesai
  membuat sarang busa. Setelah itu, indukcupang betina dimasukam kedalam
  bak pemijahan. Di dalam bak pemijahan sepasang induk yang sedang birahi
  akan segera melakukan pemijahan beberapa saat kemudian akan keluar
  telurnya.
  Setelah selesai melakukan pemijahan, induk cupang betina diambil dan
  dimasukan ke bak lain untuk di pijahkan lagi pada waktu beikutnya.
  Sedangkan induk jantan di biarkan tetap berada di bak pemijahan karna
  cupang jantan yang akan merawat telur telur hingga menetas dan menjadi
  burayak.

VI.    Perawatan benih
  Anak anak cupang yang baru menetas berupa burayak pada umur 3 hari sudah
  dapat di beri pakan yang lembut selama 3 hari. Setelah memasuki hari
  ketujuh benih cupang tersebut sudah dapat di beri makan berupa kutu air.
  Setelah memasuki hari kesepuluh anak cupang tersebut dapat diberi makan
  berupa jentik jentik nyamuk.

VII. Pembesaran cupang
  Bak yang digunakan untuk membesarkan anak cupang harus dibersihkan
  terlebih dahulu sebelum di isi air. Setelah anak cupang tersebut berumur lebih
  dari 2 minggu anak cupang tersebut di beri makan cacing sutera. Selanjutnya
  pada usia satu bulan ikan cupang mulai diseleksi dan dipisahkan berdasarkan ukuran
  dan kualitasnya. Selain untuk memilih ikan cupang yang berpotensi baik, juga untuk
  mengurangi kepadatan ikan dalam media pemeliharaan.

VIII. Peluang Bisnis Ikan Cupang

  Bisnis ikan cupang dilakukan dengan cara membudidayakan ikan cupang, menyortir
  anakan ikan cupang berkualitas baik dan menjualnya ke berbagai tempat. Cupang
  berkualitas baik akan berharga cukup mahal, biasanya ini akan diikutkan dalam
  berbagai macam kontes.

  Harga indukan cupang bisa bervariasi, anggap saja kita membeli sepasang ikan
  cupang dengan modal 35 ribu. Dari satu pasang ikan cupang ini mampu
  menghasilkan anakan 500 sampai 700 ekor. Dengan harga cupang sekitar Rp.3000 -
  Rp.10.000 bisa dihitung keuntungan bisnis ini.

IX.   Pemasaran Ikan Cupang

  Ikan cupang sudah mulai bisa dipasarkan pada usia 1.5 bulan sampai dengan 2 bulan,
  karena pada usia ini sudah bisa diketahui keindahan warna dari ikan cupang.
  Biasanya pembeli ikan cupang berasal dari pecinta ikan cupang, pedagang dan
  eksportir ikan cupang. Untuk pemasaran ikan cupang dapat dilakukan dengan
  menawarkan ikan cupang ke toko penjual ikan hias atau pedagang ikan hias. Selain
  menjualnya secara langsung kita juga bisa memanfaatkan web atau blog sebagai
  media penjualan online ikan cupang. Dengan modal yang cukup sedikit kita bisa
  mengisi waktu luang kita dengan bisnis ikan cupang yang cukup menguntungkan.



X. Daftar pustaka

  Sugandy, Irwan. 2002, Budidaya Cupang Hias, Jakarta: Argo Media Pustaka.
  Sudradjad. 2003, Pembenihan Dan Pembesaran Cupang Hias, Yogyakarta: Kanisius.
  Prasetio, Bambang. 2010, 23 Peluang Usaha Top Bidang Agribisnis, Yogyakarta:
  Andi.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7
posted:10/24/2012
language:
pages:5