Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

BAB 6 Infeksi dan Inflamasi Muskuloskeletal by KumaidiPotter1

VIEWS: 218 PAGES: 31

									                        Bab 6



        Infeksi dan Inflamasi
           Muskuloskeletal

                     Oleh:

Dr. dr. Zairin Noor Helmi, Sp.OT(K)., M.M., FISC.
        Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan bab ini,            pembaca/
peserta didik diharapkan mampu:
•   mendeskripsikan konsep infeksi dan inflamasi
    pada sistem muskuloskeletal;
•   mendeskripsikan infeksi tulang dan sendi serta
    penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk
    mengatasi gangguan;
•   mendeskripsikan infeksi tuberkulosis pada tulang
    dan sendi serta penatalaksanaan yang dapat
    dilakukan untuk mengatasi gangguan;
•   mendeskripsikan konsep rematik pada sistem
    muskuloskeletal;
•   mendeskripsikan penyakit artritis rematik serta
    penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk
    mengatasi gangguan.
                                                       2
Osteomielitis

           Osteomielitis
           adalah proses
           inflamasi akut
           atau kronis dari
           tulang dan
           struktur
           sekunder tulang
           akibat dari
           infeksi organisme
           piogenik.



                         3
Pengkajian Fokus
      • Look: tungkai bawah didapatkan
        adanya luka kronis dengan
        terbentuknya kloaka disertai
        adanya pus dan bau khas.
      • Feel: adanya keluhan nyeri tekan
        (tenderness).
      • Move: gangguan pergerakan
        pada kaki, kadang didapatkan
        gangguan pergerakan sendi kaki
        karena pembengkakan sendi
        dan gangguan bertambah berat
        bila terjadi spasme lokal.
        Gangguan pergerakan sendi
        juga dapat disebabkan oleh efusi
        sendi atau infeksi sendi (artritis
        septik).
                                      4
Pengkajian Diagnostik
     • Pada pemeriksaan darah rutin
       didapatkan adanya
       peningkatan kadar leukosit,
       peningkatan LED, dan
       peningkatan C-Reaktive
       protein.
     • Pemeriksaan kultur sangat
       diperlukan untuk pemberian
       antimikroba yang rasional.
     • Pemeriksaan foto polos akan
       didapatkan adanya sekuestrum
       pada tulang tibia dan fibula
       atau destruksi tulang akibat
       adanya nekrosis dari tulang
       yang mengalami osteomielitis.
                                   5
            Penatalaksanaan
• Analgesik untuk menghilangkan nyeri.
• Pemberian cairan intravena dan jika perlu
  transfusi darah.
• Istirahat lokal dengan bidai atau traksi.
• Pemberian antibiotik secepatnya sesuai dengan
  penyebab utama yaitu Stafilococcus aureus sambil
  menunggu hasil biakan kuman.
• Drainase bedah. Apabila setelah 24 jam
  pengobatan lokal dan sistemik antibiotik gagal (tidak
  ada perbaikan keadaaan umum), maka dapat
  dipertimbangkan drainase bedah (chirurgis). Pada
  drainase bedah pus sub-periosteal dievakuasi untuk
  mengurangi tekanan intraoseus, di samping itu pus
  digunakan sebagai bahan untuk biakan kuman.
  Drainase dilakukan selama beberapa hari dengan
  menggunakan cairan NaCl dan dengan antibiotik.
                                                     6
Artritis Sepsis
     Artritis sepsis adalah suatu
     invasi langsung berbagai
     mikroorganisme, termasuk
     bakteri, virus, mikrobakteri,
     dan jamur. Meskipun banyak
     agen infeksi dapat
     menyebabkan peradangan
     pada sendi, tetapi patogen
     bakteri yang paling signifikan
     mempunyai kemampuan
     dalam memberikan kerusakan
     pada sendi. Untuk alasan ini,
     maka pembahasan lebih
     banyak berkonsentrasi pada
     artritis septik bakteri.
                                7
     Spondilitis Tuberkulosa

Spondilitis tuberkulosa merupakan penyakit
yang tergolong sangat lama dideskripsikan
menyerang manusia yang terdokumentasi
pada zaman besi dan pada mumi yang
didapatkan di Mesir dan Peru.
Pada tahun 1779, Percivall Pott (di mana
nama lain spondilitis tuberkulosa adalah
penyakit Pott) mendeskripsikan gambaran
klinis klasik penyakit ini pertama kalinya, di
mana adanya hubungan antara kelemahan
alat gerak bawah dengan kurvatura tulang
belakang.
                                             8
Pemeriksaan Klinis




                     9
  Penatalaksanaan




• Konservatif
• Terapi bedah
                    10
               Bursitis




• Peradangan pada bursa terjadi ketika ruang
  sinovial mengalami penipisan dan
  peningkatan produksi cairan yang
  memberikan manifestasi pembengkakan lokal
  dan nyeri.
• Bursitis dibagi menjadi akut, rekuren, dan
  kronik.                                    11
Artritis Rematik

        Artritis Rematik (AR)
        adalah penyakit
        peradangan sistemik
        kronis yang tidak
        diketahui
        penyebabnya dengan
        manifestasi pada
        sendi perifer dengan
        pola simetris.
        Konstitusi gejala,
        termasuk kelelahan,
        malaise, dan
        kekakuan pada pagi
        hari.
                            12
      Penatalaksanaan

• Nonfarmakologi
• Farmakologis




                        13
                       Nonfarmakologi
• Pendidikan kesehatan penting dalam membantu pasien untuk
  memahami penyakit mereka dan belajar bagaimana cara
  mengatasi konsekuensinya.
• Fisioterapi dan terapi fisik dimulai untuk membantu
  meningkatkan dan mempertahankan berbagai gerakan, untuk
  meningkatkan kekuatan otot, dan untuk mengurangi rasa sakit.
• Terapi okupasi dimulai (1) untuk membantu pasien
  menggunakan sendi dan tendon efisien tanpa menekankan
  struktur ini, (2) untuk membantu mengurangi ketegangan pada
  sendi dengan splints dirancang khusus, dan (3) untuk
  menghadapi kehidupan sehari-hari melalui adaptasi kepada
  pasien terhadap lingkungan dan penggunaan alat bantu yang
  berbeda.
• Tindakan ortopedi meliputi tindakan bedah rekonstruksi dan
  penggantian tipe.
                                                           14
         Farmakologis

• DMARD’s
• Glukokortikoid.
• NSAID.
• Analgesik.




                        15
Artritis Reumatik Juvenil

            Artritis Reumatik Juvenil
            (ARJ) adalah salah satu
            penyakit reumatik yang
            paling sering pada anak,
            dan merupakan
            kelainan yang paling
            sering menyebabkan
            kecacatan. Ditandai
            dengan kelainan
            karekteristik yaitu
            sinovitis idiopatik dari
            sendi kecil, disertai
            dengan pembengkakan
            dan efusi sendi.
                                   16
Kalsifikasi Tendinitis

        • Painter pada tahun
          1907 pertama
          mendeskripsikan
          tentang kalsifikasi pada
          bagian bahu.
        • Kalsifikasi tendinitis
          merupakan suatu
          kondisi dengan
          karekteristik deposit
          hidroksipatit (kristal
          kalsium-fosfat).


                                17
    Kontraktur Dupuytren




Kontraktur Dupuytren adalah suatu kondisi
penyakit fibrosis yang memberikan manifestasi
terjadinya penebalan dan pemendekan secara
progresif dari fascia palmar dan mengakibatkan
kondisi kontraktur pada jari tangan.
                                            18
Fibromialgia
  • Fibromialgia merupakan
    gangguan yang sering tidak
    diketahui bahkan tidak
    dikenali, yang menyebabkan
    nyeri dan kesakitan otot
    dengan area cukup luas.

    Gangguan ini mempunyai
    kecenderungan datang dan
    pergi, serta bergerak ke
    seluruh tubuh. Pada
    umumnya, gangguan yang
    bersifat kronis ini
    berhubungan dengan
    kelelahan dan gangguan
    tidur.

                           19
Tennis Elbow

      Epikondilitis Lateralis
      (tennis elbow) adalah
      suatu kondisi
      kerusakan pada
      tendon yang berfungsi
      menekuk pergelangan
      tangan ke arah
      belakang menjauhi
      telapak tangan, yang
      menyebabkan nyeri
      pada lengan bawah
      sebelah belakang
      luar.

                          20
Trigger Finger

      Trigger finger atau volar
      flexor tenosynovitis
      adalah suatu kondisi
      peradangan sinovial
      pada jari tangan dengan
      manifestasi keluhan jari
      tangan takbisa
      diluruskan setelah
      menggenggam.




                           21
SPONDILOARTROPATI
Ankilosing Spondilitis
          Ankilosing spondilitis
          (AS) adalah suatu
          bentuk peradangan
          kronis dari tulang
          belakang (spine) dan
          sendi-sendi tulang
          sacroiliac (sacroiliac
          joints).




                                   23
Pengkajian Diagnostik




                        24
Psoariatik Artritis

           Psoriasis artritis adalah
           peradangan sendi yang
           terjadi pada individu
           yang mengalami
           psoariasis. Kondisi
           penyakit ini bersifat
           autoimun, menahun,
           dan berulang. Penyakit
           ini mirip dengan artritis
           rematoid, tetapi tidak
           menghasilkan antibodi
           spesifik seperti halnya
           artritis rematoid.

                                25
Artritis Reaktif
     • Artritis reaktif
       (sebelumnya disebut
       sindrom Reiter) adalah
       sebuah bentuk reaktif,
       artritis inflamasi klasik
       yang terkait dengan
       keterlibatan urogenital,
       okular, mukokutan, dan
       muskuloskeletal.
     • Nyeri dan
       pembengkakan sendi
       adalah ciri khas artritis
       reaktif.
                             26
PENYAKIT REMATIK
    SISTEMIK
Lupus Eritematus Sistemik
      • Lupus Eritematosus Sistemik (LES)
        adalah penyakit radang atau inflamasi
        multisistem yang penyebabnya
        diduga karena adanya perubahan
        sistem imun.
      • LES termasuk penyakit kolagen-
        vaskular yaitu suatu kelompok
        penyakit yang melibatkan sistem
        muskuloskeletal, kulit, dan pembuluh
        darah yang mempunyai banyak
        manifestasi klinik sehingga diperlukan
        pengobatan yang kompleks.
      • Etiologi dari beberapa penyakit
        kolagen-vaskular sering tidak
        diketahui, tetapi sistem imun terlibat
        sebagai mediator terjadinya penyakit
        tersebut.

                                          28
             Polimiositis


• Polimiositis merupakan penyakit jaringan
  ikat menahun yang ditandai dengan
  peradangan yang menimbulkan nyeri dan
  degenerasi dari otot-otot.
• Penyakit ini menyebabkan kelemahan
  dan kemunduran otot.
• Kelemahan otot terutama mengenai otot
  bahu dan panggul, tetapi bisa mengenai
  otot-otot yang simetris di seluruh tubuh.


                                         29
      Fenomena Raynaud




Fenomena Raynaud adalah suatu keadaan di
mana arteri-arteri kecil (arteriola), biasanya di
jari tangan dan jari kaki mengalami kejang,
menyebabkan kulit menjadi pucat atau timbul
bercak berwarna merah sampai biru.
                                               30
             Skleroderma




Skleroderma adalah penyakit autoimun dari
jaringan ikat. Penyakit autoimun adalah penyakit
yang terjadi ketika jaringan tubuh diserang oleh
sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Skleroderma
ditandai dengan pembentukan jaringan parut
(fibrosis) di kulit dan organ tubuh lain. Hal ini
menyebabkan ketebalan dan warna yang tegas di
daerah yang terlibat
                                              31

								
To top