affan PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI KAPITALIS by AnazAja

VIEWS: 155 PAGES: 3

									PERBANDINGAN SISTEM EKONOMI KAPITALIS,SOSIALIS,DAN
ISLAM

SISTEM EKONOMI KAPITALIS
Dibawah dominasi kapitalisme, ekonomi konvensional selalu mengalami krisis. Ada
beberapa indikasi kegagalan kapitalisme,antara lain : 1) ekonomi konvensional yang
berlandaskan sistem ribawi, ternyata makin menciptakan ketimpangan pendapatan yang hebat
dan ketidak adilan ekonomi. 2) ekonomi kapitalisme tersebut juga menciptakan kririr moneter
dan ekonomi di banyak negara. 3) ekonomi kapitalisme banyak memiliki kekeliruan dan
kesalahan dalam sejumlah premisnya, terutama rasionalitas ekonomi yang telah mengabaikan
moral.

DEFENISI SISTEM EKONOMI KAPITALIS
Makna kapitalis adalah sistem ekonomi yang berorientasi pada cara-cara produksi secara
individu, atau dimiliki oleh individu, dimana distribusi penentu harga dan jasa-jasa pelayanan
di dalamnya ditentukan oleh pasar bebas. Para propone sistem ini percaya bahwa pasar adalah
efisien dan dan harus berfungsi secara bebas tanpa campur tangan pihak manapun. Milton
Friedman, salah seorang propone utama kapitalisme merumuskan tiga faktor utama sistem
kapitalisme, yaitu : 1) Pasar bebas, 2) kebebasan individual, 3) demokrasi.

KARAKTERISTIK SISTEM EKONOMI KAPITALIS
Pertama : Kebebasan memiliki harta secara perseorangan.
Kedua : Persaingan bebas.
Ketiga : Kebebasan penuh.
Keempat : Mementingkan diri sendiri.
Kelima : Harga sebagai penentu.
Keenam : Campur tangan pemerintah minimum.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SISTEM EKONOMI KAPITALIS
Dampak positif :
1) Mendorong aktifitas ekonomi secara signifikan.
2) Persaingan bebas akan mewujudkan produksi dan harga ke tingkat wajar dan rasional.
3) Mendorong motivasi pelaku ekonomi mencapai prestasi terbaik.

Dampak negatif :
1) Penumpukan harta.
2) Individualisme.
3) Distorsi pada nilai-nilai moral.
4) Pertentangan antar kelas.
SISTEM EKONOMI SOSIALIS
Lahirnya sistem ekonomi sosialis pada mulanya dimaksudkan untuk memperbaiki kehidupan
masyarakat yang menderita akibat akumulasi modal kapitalis.
DEFENISI SISTEM EKONOMI SOSIALIS
Dari sudut pandang ekonomi, sosialisme adalah sebuah sistem ekonomi yang dilandaskan
pada prinsip kebersamaan, dimana kepemilikan alat-alat produksi dan distribusi bersifat
kolektif. Salah satu bentuk yang bersifat ekstrim adalah Komunisme.
KARAKTERISTIK SISTEM EKONOMI SOSIALIS
Ciri dari sistem ini adalah :
1) Kepemilikan harta dikuasai oleh Negara.
2) Setiap individu memiliki kesamaan kesempatan dalam melakukan aktifitas ekonomi.
3) Disiplin politik yang bersifat tegas dan keras.
4) Tiap warga negara dipenuhi kebutuhan pokoknya.
5) Proyek pembangunan dilaksanakan Negara.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SISTEM EKONOMI SOSILIS
Dampak positif :
1) Berpihak pada nasib dari kaum lemah.
2) Tidak terjadi pengangguran masyarakat.
3) Kemakmuran yang merata.
Dampak negatif :
1) Pengelolaan yang terlalu di sentralisasi.
2) Birokrasi yang berbelit.
3) Kurangnya inisiatif yang dapat menggali ide-ide dan gagasan baru.
4) Kurang okomodatif terhadap perubahan.
EKONOMI ISLAM
Pemikiran ekonomi islam lahir dari kenyataan bahwa islam adalah sistem yang diturunkan
oleh Allah kepada seluruh manusia untuk menata seluruh aspek kehidupannya dalam seluruh
ruang dan waktu.
DEFENISI SISTEM EKONOMI ISLAM
Sistem ekonomi islam di defenisikan sebagai sistem yang membantu merealisasikan
kesejahteraan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber-sumber daya yang seirama
dengan maqashid as syari'ah tanpa mengekang kebebasan individu.
KOMPARASI SISTEM EKONOMI KAPITALIS, SOSIALIS, DAN ISLAM
Antara lain dari segi :
1) Sumber
2) Motif
3) Tujuan
4) Paradigm
5) Harta
6) Alokasi distribusi kekayaan
7) Fungsi negara.
Sejarah Lahirnya Sistem Ekonomi Sosialis
Artikel ini dipublish pada 17 April 2010 at 21:41 oleh Choir

Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis
adalah bagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangan sosialisme dimulai dari kritik
terhadap kapitalisme yang pada waktu itu kam kapitalis atau kam borjuis mendapat legitimasi
gereja untuk mengeksploitasi buruh. Inilah yang menjadikan Karl Marx mengkritik sistem
kapitalis sebagai ekonomi yang tidak sesuai dengan aspek kemasyarakatan.
Menurut Marx, tidak ada tempat bagi kapitalisme didalam kehidupan, maka upaya
revolusioner harus dilakuakan untuk menghancurkan kapitalisme, alat-alat produksi harus
dikuasai oleh Negara guna melindungi rakyat. Kritik Marx atas kapitalisme ini
diimplementasikan oelh Lenin dalam bentuk institusi Negara. Pada awal mulanya Lenin
mengutarakan beberapa hal yang harus dilakukan untuk mensosialisasikan paham baru
kepada masyarakat Rusia setelah jatuhnya pemerintahan lama antara lain : Pertama,
menggunakan propaganda bahwa komunisme adalah partai rakyat. Kedua, adanya infiltrasi
organisasi-organisasi masyarakat, dan Ketiga, kekerasan, hal itu dilakukan untuk
mengembangkan idiologi Lenin dalam masyarakat yang harus dimerdekakan dari penindasan
pasar Rusia.
Adapun ajaran dari Marx dalam bidang ekonomi adalah :
· Teori nilai lebih
· Teori pemusatan (consentrate theori)
· Teori pemupukan
· Teori pemiskinan
· Teori krisis
Kelima teori diatas merupakan suatu rangakaian yang saling berhubungan dan merupakan
prediksi tentang “evolusi alamiah” kapitalisme menuju sosialisme
prinsip Dasar Sistem Ekonomi Sosialis
ipublish pada 17 April 2010 at 21:42 oleh Choir
Dalam sistem ekonomi sosialisme mempunyai beberapa prinsip dasar sebasagai berikut:
1) Pemilikan Harta oleh Negara
Seluruh bentuk produksi dan sumber pendapatan menjadi milik masyarakat secara
keseluruhan. Hak individu untuk memiliki harta atau memanfaatkan produksi tidak
diperbolehkan.
2) Kesamaan Ekonomi
Sistem ekonomi sosialis menyatakan, (walaupun sulit ditemui disemua Negara komunis)
bahwa hak-hak individu dalam suatu bidang ekonomi ditentukan oelh prinsip kesamaan.
Setiap individu disediakan kebutuhan hidup menurut keperluan masing-masing.
3) Disiplin Politik
Untuk mencapai tujuan diatas, keseluruhan Negara diletakkan dibawah peraturan kaum
buruh, yang mengambil alih semua aturan produksi dan distribusi. Kebebasan ekonomi serta
hak kepemilikan harta dihapus. Aturan yang diperlakukan sangat ketat untuk lebih
menggefektifkan praktek sosialisme. Hal ini yang menunjukkan tanpa adanya upaya yang
lebih ketat mengatur kehidupan rakyat, maka keberlangsungan system sosialis ini tidak akan
berlaku ideal sebagaimana dicita-citakan oleh Marx, Lenin dan Stalin.

								
To top