Instalasi dan Konfigurasi Samba Server by prillasita

VIEWS: 117 PAGES: 8

									2012


   Instalasi dan Konfigurasi Samba
   Server Pada Debian 6 “Squeeze”
   Prillasita Ayu Kusuma/13584




           SMK N 2 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
                                             0
TENTANG SAMBA

Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan
layanan yang paling populer. Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di
mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut digunakan untuk berbagi
pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media penyimpanan data dan printer.

Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan
Windows ketika membangun sebuah jaringan. Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk
Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung
penggunaan protokol TCP/IP. Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan
sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau
disingkat SMB. Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal. Protokol
SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output
System(NetBIOS). NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan
atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri.

Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan
Samba. Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media
penyimpanan data dan printer dengan Windows.

                         INSTALASI DAN KONFIGURASI SAMBA SERVER

SKENARIO




                              LANGKAH INSTALASI SAMBA SERVER

1. Siapkan computer dengan OS XP yang nantinya akan menjadi client dan software VirtualPC dengan
   OS Debian 6 yang akan menjadi server samba.
2. Sebelum VirtualPC dihidupkan, aturlah network adapter VirtualPC anda menggunakan seting bridge
   yang diarahkan ke eth0. Caranya adalah klik kanan pada tab Debian 6 lalu pilih Settings  Hardware
    Network Adapter  Bridged  OK

                            Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”   1
3. Kemudian aturlah IP address pada computer fisik sesuai dengan skenario, yaitu 192.168.5.4




4. Hidupkan VirtualPC, lalu atur IP address sesuai skenario, yaitu 192.168.5.3




                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”    2
5. Lakukan uji coba koneksi dengan ping dari komputer fisik ke VirtualPC. Pastikan kedua PC
   tersambung sempurna.




6. Lakukan ping juga dari VirtualPC ke komputer fisik. Pastikan kedua PC saling terhubung.




7. Jika telah selesai menghubungkan computer fisik dengan VirtualPC. Langsung saja kita mulai instalasi
   samba server, langkah pertama adalah menginstal paket apt-get install samba samba-client swat

                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”    3
8. Jika dalam proses instalasi anda ditanya Do you want to continue [Y/n]? ketiklah y lalu tekan enter




9. Dalam proses instalasi kita akan diminta untuk mengisikan workgroup, isikan saja workgroup sesuai
   keadaan yang ada.




10. Tunggu sampai proses instalasi selesai.




                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”     4
LANGKAH KONFIGURASI SAMBA SERVER

11. Buatlah sebuah folder(direktori), missal /home/tekaje/sharing. Caranya adalah masuklah dimana
    anda akan membuat folder lalu buatlah folder dengan cara ketik mkdir sharing kemudian tekan
    enter. Lalu ubah mode direktori menjadi 777 dengan cara ketikkan perintah chmod –R 777 sharing
    dan tekan enter.




12. Untuk mengakses folder samba, kita memerlukan user khusus. Untuk itu kita perlu membuat user
    samba. Caranya adalah ketikkan perintah useradd nama_user, karena disini saya menggunakan
    nama user siswa maka perintah yang dijalankan adalah useradd siswa lalu tekan enter. Setelah
    membuat user, kita juga harus membuat password caranya ketikkan smbpasswd –a siswa lalu
    enter. Kemuadian masukkan password yang anda inginkan.




13. Berikutnya kita siapkan konfigurasi sharing untuk direktori /home/tekaje/sharing. Untuk membuka
    file konfigurasinya adalah nano /etc/samba/smb.conf




14. Setelah file terbuka, padzinkan untuk dibaca sajaa akhir file tambahkan sintax berikut:

                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”   5
    Untuk menyimpan file konfigurasi tekan Ctrl+o lalu untuk keluar tekan Ctrl+x




15. Setelah selesai dengan file konfigurasi, restartlah samba dengan perintah /etc/init.d/samba restart




16. Untuk menguji samba server bukalah file manager pada computer fisik, kemudian akses alamat
    \\192.168.5.3




                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”    6
17. Saat kita diminta untuk memasukkan username dan password, isikan sesuai user yang telah dibuat
    pada awal tadi.




18. Jika saat konfigurasi samba dalam file smb.conf tertulis writeable = no maka, saat kita membuat
    suatu file atau folder maka akan muncul pesan peringatan seperti dibawah ini.




                             Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Pada Debian 6 “Squeeze”    7

								
To top