Docstoc

Rindu Pelipur Lara

Document Sample
Rindu Pelipur Lara Powered By Docstoc
					                Rindu Pelipur Lara
Ini hari
pun nanti
aku tetap masalalu

hidup ini masih merasai
karena hati masih melekat disini
tak hanya sekedar mengingat
tapi perasaan syahdu yang khidmat
tentang rindu yang teramat sangat

hei sebatang pena
kaulah kawanku malam ini
temaniku tuliskan kisah abadi
karna peluh letihku tlah lama diseka
airmata nestapapun habis sudah
yang tersisa hanyalah tinta mati
dari darah pengorbanan yang mengering

dibawah bias lampion dari rembulan
bagaimanakah si dia malam ini
adakah lelap pejam sekarang
ataukah sedang dirundung bingung
memikirkan tentangku tentang bintang
yang jauh tak dapat di tempuh

wahai kesatria fajar
segera singkap pakaian jirahmu
kemelut sepi sudah usai
bawakan aku secawan embun murni
untuk membasuh raut kusut cakrawala
agar wajah pucat langit tak terlihat
ketika ia mewajahi cerita bumi

selagi nafas masih menyatu dengan angin utara
selagi mata ini masih dapat saksikan matahari terbit dari timur
selagi tempurung kepalaku masih dapat sujud ke barat
selagi kaki mampu melintasi samudra selatan
ingin ku sempatkan pesan wasiat
tentang rinduku yang sedang sekarat
belulang, gigi dan kuku yang utuh
inilah kelak harta pusakaku

jika malaikat pencatat tlah habis tinta takdirnya
biar ku memohon kepada munkar dan nakir
untuk simpan dahulu gada dan palunya
biarkan ruhku dapat menggenggam
kan ku cabut hasta dan rambutku
untuk ku jadikan kuas
melanjutkan risalah rindu yang tak dapat tersampaikan
lalu mewasiatkan rinduku pada bunga kamboja yang gugur
agar dia tau rindu ini ku bawa mati

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:10/14/2012
language:
pages:2