Docstoc

infrastruktur rumah sakit

Document Sample
infrastruktur rumah sakit Powered By Docstoc
					                  DI RSUD R. SYAMSUDIN SH,




                           DI SUSUN OLEH KELOMPOK 1

                  NAMA:                               NPM:
1. Sukma Wijaya                                   201143500733
2. Eka Ari Widiatno                               201143588767
3. Mawlia Gustiany                                201143500678
4. Desi Nur Budi Handoyo                          201143500688



             UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI (UNINDRA)

                       FAKULTAS TEKNIK DAN MIPA

                      JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

                                 KELAS 1XG
                                                          DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. iii

ABSTRAKSI ................................................................................................................ iv

BAB I PENDAHULUAN

     1.1   Latar Belakang Masalah .................................................................................          1
     1.2   Perumusan Masalah ........................................................................................        2
     1.3   Ruang Lingkup ................................................................................................    2
     1.4   Metode Pengumpulan Data .............................................................................             3

BAB II LANDASAN TEORI

     2.1 Pengertian Teknologi Informasi ..................................................................... 4
     2.2 Kebutuhan Penerapan Teknologi Informasi .................................................. 5
     2.3 Pengertian SIMRS ............................................................................................ 5

BAB III PROSES PRODUKSI
  3.1 Pembangunan LAN (Local Area Network) ...................................................... 7
  3.2 Pembuatan Network Diagram (Topologi) ........................................................ 7
  3.3 Proses setting wireless AP dan Client ............................................................... 9
BAB IV KESIMPULAN dan SARAN
  4.1.Kesimpulan ...................................................................................................... 22
  4.2. Saran ............................................................................................................... 22

BAB V PENUTUP




                                                                    ii
                               KATA PENGANTAR

      Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan sykur kepada Allah yang
Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karangan ilmiah ini dapat
diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang
telah membantu kami dalam pembuatan karangan ilmiah ini dan berbagai sumber
yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karangan ilmiah ini.

      Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan
dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan
sangat sempurna. Begitu pula dengan karangan ilmiah ini yang telah kami
selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam
karangan ilmiah ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan
kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan
kemampuan.



      Dengan menyelesaikan karangan ilmiah ini kami mengharapkan banyak
manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya
karangan ilmiah ini dapat memberikan pemahaman kepada setiap orang maupun
lembaga bahwa penerapan teknologi informasi sangat bermanfaat bagi menunjang
pekerjaan sehari-hari.



      Penulis




                                        iii
                                     ABSTRAKSI

      Karangan ilmiah ini menjelaskan bagaimana menerapkan teknologi
informasi di RSUD R. Syamsudin SH, yang akan menunjang pekerjaan dalam
system pendaftaran pasien baik rawat inap maupun rawat jalan yang sebelumnya
pendaftaran dijalankan secara manual kini di jalankan secara komputerisasi.

      Bisa dibayangkan bagaimana jika system pendafataran pasien baik rawat
inap maupun rawat jalan masih di kerjakan secara manual. Pekerjaan yang
harusnya bisa di kerjakan dalam hitungan menit bahkan detik menjadi sangat lama.
Maka dengan itu maka dilakukan system komputerisasi dengan menerapkan
teknologi informasi di RSUD R. Syamsudin SH, kota Sukabumi.




                                        iv
                                 BAB 1

                             PENDAHULUAN

     Disini akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah mengapa
harus diterapkan teknologi informasi di RSUD R, Syamsudin SH, kota
Sukabumi.

1.1 Latar Belakang Masalah


     Diera globalisasi ini perkembangan teknologi informasi begitu cepat
  dan menjadi icon ilmu pengetahuan yang hangat di bicarakan di abad ini.
  Kemunculannya memberikan nuansa baru di semua lini kehidupan,
  begitu juga di sisi pelayanan rumah sakit. Dalam ruang lingkup rumah
  sakit, teknologi informasi diartikan sebagai aplikasi computer yang
  membantu      karyawan     mempercepat    pekerjaan,   pengolahan     dan
  penyimpanan data. Pesatnya perkembangan ilmu pengeteahuan dan
  teknologi mengakibatkan terjadinya ledakan informasi yang memberikan
  pengaruh dalam meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit terhadap
  masyarakat.
     RSUD R Syamsudin SH kota Sukabumi merupakan rumah sakit yang
  ada di bawah naungan Pemkab Sukabumi yang melayani hampir semua
  masyarakat kota Sukabumi bahkan Bogor dan Cianjur. Bisa dibayangkan
  betapa pentingnya rumah sakit tersebut bagi masyarakat Sukabumi
  khususnya. RSUD R. Syamsudin SH, kota Sukabumi melayani pasien
  rawat inap dan rawat jalan. Setiap hari rumah sakit ini pasti selalu ramai
  dengan kedatangan pasien baik dari Sukabumi sendiri maupun dari luar.

                                 1
  Bisa dibayangkan bagaimana jika system pendaftaran di rumah sakit ini
  masih manual, tidak menerapkan teknologi informasi. Mungkin akan
  banyak pasien yang terlantar. Selain itu penerapan teknologi informasi ini
  memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan mereka khusunya di
  sisi pelayanan pasien. Data pasien pun tersentralisasi di satu server
  sehingga jika pihak rumah sakit atau pasien membutuhkan data-data
  pasien bisa di lihat dan waktu yang dibutuhkan tidak lama.


1.2 Perumusan Masalah


  Pokok masalah di sini adalah faktor-faktor apa saja yang menjadi
  penghambat penerapan teknologi informasi di RSUD R. Syamsudin SH,
  apakah itu faktor sumberdaya manusianya atau faktor lain.


1.3 Ruang Lingkup
  Penulis hanya membatasi ruang lingkup penulisan karangan ilmiah ini
  hanya pada penerapan pemanfaatan teknologi informasi di bagian
  network saja, apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara
  konfigurasinya sedangkan di bagian pembuatan program dan server
  penulis tidak terangkan dan dianggap server dan program sudah siap
  digunakan.




                                 2
1.4 Metode Pengumpulan Data
   Dalam penulisan karangan ilmiah ini kami menggunakan metode
   pengumpulan data sebagai berikut:
1. Pengumpulan data dari internet
   Ialah suatu metode yang dilakukan penulis dalam mencari data-data yang
   dibutuhkan menggunakan internet.
2. Penelitian Lapangan
   Ialah suatu metode yang dilakukan penulis dalam mencari data-data yang
   dibutuhkan dengan melihat langsung ke lokasi.




                                    3
                                     BAB II
                             LANDASAN TEORI


2.1 Pengertian Teknologi Informasi
      Istilah Teknologi informasi sering kita jumpai baik dari media
   grafik maupun elektronik. Teknologi di artikan sebagai pelaksanaan
   ilmu, sinonim dengan ilmu terapan. Sedangkan informasi di artikan
   sebagai berita yang sampai.


   Berikut beberapa arti dari teknologi informasi menurut beberapa
   pakar:
   A: Menurut Hag dan Keen: Teknologi informasi adalah seperangkat
   alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan
   tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
   B.Menurut martin (1999) : teknologi informasi tidak hanya terbatas
   pada teknologi computer yang digunakan untuk memproses dan
   menyimpan     informasi   melainkan    juga   mencakup   teknologi
   komunikasi untuk mengirimkan informasi.
   C. menurut Willams dan Sawyer (2003) : teknologi informasi adalah
   teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur
   komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan
   video.




                                 4
  Dari uraian diatas dapat disimpulkan teknologi informasi adalah
  sebuah system yang menggunakan computer sebagai bahan dasar
  yang   digunakan       untuk    mengolah    data,    menyimpan,     serta
  menyerbarkan informasi.


2.2 Kebutuhan akan Penerapan Teknologi Informasi di RSUD R
  Syamsudin SH Kota Sukabumi
     Pada system pelayanan pendaftaran pasien rawat inap dan rawat
  jalan yang manual, semua pekerjaan dilakukan hanya mengandalkan
  kemampuan manusia. Pekerjaan rutinitas yang dilakukan secara
  berulang-ulang   biasanya       akan    menimbulkan    kejenuhan     bagi
  pelaksananya dan menghambat pelayanan pada masyarakat. Oleh
  sebab itulah maka diperlukan penerapan teknologi informasi di
  pendaftaran   pasien    rawat    inap    maupun     rawat   jalan   untuk
  meningkatkan pelayanan.


2.3 Pengertian SIM-RS
      SIM-RS kependekan dari Sistem Informasi dan Management
  Rumah Sakit. SIMRS mengandung pengertian suatu sistem yang
  dibangun untuk memudahkan aliran informasi dan data serta
  memudahkan management informasi di suatu rumah sakit. Dengan
  adanya SIMRS ini maka pelayanan di suatu rumah sakit bisa berjalan
  dengan baik dan cepat sehingga bisa memberikan pelayanan yang
  terbaik kepada pasien. Dalam SIMRS semua data tersentralisasi
  dalam sebuah server dan database, dengan tujuan memudahkan
  pencarian informasi. Untuk mengakses program ini user hanya
  tinggal membuka browser baik itu mozilla maupun internet explorer
                                    5
kemudian mengetikkan alamat IP Server SIMRS. Setelah itu tinggal
input data-data pasien yang dibutuhkan. Untuk mengakses program
ini tidak hanya menggunakan komputer atau notebook, bisa juga
menggunakan perangkat mobile seperti PDA, Blackberry, ataupun
smartphone yang sudah ada WLAN.
Dalam karangan ilmiah ini, SIMRS dibangun berdasarkan program
PHP dengan database menggunakan mysql. Sistem Operasi yang
digunakan server adalah linux fedora 4 dengan spesifikasi server
menggunakan intel xenon 2,4 Ghz dengan RAM 4 GB.
Pembahasan dalam karangan ilmiah ini, program SIMRS ini
dianggap sudah dibuat dan siap digunakan sehingga yang dibahas di
karangan ilmiah ini adalah bagaimana membangun network agar
SIMRS ini bisa di akses oleh semua perangkat digital di kalangan
Rumah Sakit.




                             6
                                  BAB III
                              PROSES PRODUKSI




            Dibagian bab ini akan dijelaskan bagaimana membangun suatu
   network di RSUD R. Syamsuddin SH sehingga nantinya program SIMRS
   bisa di akses oleh user.


   3.1 Pembangunan LAN (Local Area Network)
   Di sini akan di jelaskan proses membangun LAN (Local Area Network)
   di RSUD R. Syamsuddin SH, baik menggunakan media kabel maupun
   wireless.
- Kebutuhan Perangkat dan Material
a. Perangkat
   Disini akan di jelaskan perangkat apa saja yang dibutuhkan untuk
   membangun jaringan di RSUD R Syamsudin SH,. Berikut beberapa
   perangkat yang dibutuhkan:
1. Satu unit server yang sudah terinstall program SIMRS (Sistem Informasi
   dan Manajemen Rumah Sakit) dan sudah siap digunakan. Server di sini
   juga sudah terinstal mysql yang digunakan sebagai database dan apache
   sebagai web server.
2. 4 unit Radio Mikrotik RB 433 yang akan digunakan sebagai Acces Point
   (AP) dan sebagai client. Wireless ini nantinya akan menghubungkan
   bangunan atau gedung yang jaraknya jauh dari IT Center. Wireless yang
                                  7
   digunakana adalah mikrotik dikarenakan kemudahan dalam melakukan
   setting dan kestabilan dari mikrotik sudah teruji.
3. 1 Unit antenna omni 2,4 dBhz yang akan digunakan sebagai antenna
   acces point untuk menyebar signal ke semua sudut. Omni sendiri daya
   pancarnya 360 derajat.
4. 3 unit antenna grid 2,4 dBHz yang akan digunakan sebagai penangkap
   signal dari Access Point. Disini antenna grid digunakan sebagai client
   dengan band yang di terima 2,4 Ghz dimana frekuensi 2,4 sudah gratis
   dan perangkat notebook maupun PDA/Smartphone sudah mendukung
   2.4.


5. 5 Unit switch unmanageable D-Link 32 port. Switch di sini berfungsi
   untuk menghubungkan kabel dari PC ke wireless maupun dari PC ke PC.
   Swicth ini digunakan sebagai perantara dan sebagai repeater atau penguat
   signal data kabel. Swicth yang digunakan adalah switch unmanage
   dikarenakan kemudahan dalam pengoperasian dan harganya lebih murah
   dari switch managable.


b. Material
1. 1 unit tower triangle 3 stek (15 meter). Tower disini digunakan untuk
   menaruh perangkat Acces Point. Perangkat AP harus di simpan/di
   letakkan di tempat yang lebih tinggi dari client sehingga daya pancar
   signalnya bisa di tangkap oleh client.
2. 4 unit monopole. Monopole di sini adalah tiang besi yang digunakan
   untuk meletakkan perangkat wireless client berupa antenna dan radio
   wireless.


                                   8
3. Kabel UTP. Berfungsi untuk menyalurkan data via kabel baik dari
  wireles maupun dari PC.
4. Konektor RJ 45. Konektor RJ 45 adalah konektor yang digunakan untuk
  kabel data UTP (8 kabel) yang nantinya berfungsi sebagai penghubung
  kabel dengan interface ethernet.
5. Perlengkapan Tools digunakan untuk melakukan instalasi. Misalnya
  kunci pas, tang, obeng dan lain-lain.
  3.2 Pembuatan Network Diagram (Topologi)
          Network diagram sangat di perlukan dalam pembangunan suatu
  network dikarenakan network diagram adalah rancangan dari network itu
  sendiri. Di network diagram ini digambarkan LAN (Local Area Network)
  menggunakan media wireless dan kabel di mana terdapat satu wireless
  yang digunakan sebagai acces point.




                                  9
Keterangan :

No             Nama
               Perangkat
1              Wireless
               Client
2              Server
3              Wireless AP
4              Switch
               Unmanage


       10
Tabel keterangan dari network diagram

                                  Nama
N           Nama                  Perang
o           Lokasi                kat        IP Address
                                  Server     192.168.1.1/24
1           IT Center             Wireles
                                  s AP       192.168.1.2/24

                                  Wireles
            Bagian
                                  s Client   192.168.1.3/24
2           Administ
                                             192.168.1.4/24-
            rasi
                                  PC         192.168.1.12/24

                                  Wireles
            Unit
                                  s Client   192.168.1.13/24
3           Gawat
                                             192.168.1.14/24-
            Darurat
                                  PC         192.168.1.15/24

            Pendaftar
4           an Rawat                         192.168.1.16/24-
            Jalan                 PC         192.168.1.19/24

                                  Wireles
            Pendaftar
                                  s Client   192.168.1.20/24
5           an Rawat
                                             192.168.1.21/24-
            Inap
                                  PC         192.168.1.23/24




                             11
     3.3 Proses setting wireless AP dan Client

- Setting Wireless AP
        Fungsi dari wireless AP (Access Point) adalah untuk sebagai
  titik/point yang berfungsi menyebarkan signal kepada wireless client. AP
  ini akan berfungsi sebagai center dari wireless client. Berikut cara setting
  AP dengan perangkat yang digunakan Mikrotik RB 433.

1.   Siapkan perangkat radio Mikrotik RB 433 beserta adaptor dan POE
2.   Siapkan antenna omni dan kabel Pigtail
3.   Pasangkan antenna omni dan kabel pigtail ke radio mikrotik
4.   Setelah terpasang nyalakan mikrotik dengan cara pasangkan kabel UTP
     Straight ke Ether1 dan sambungkan ke POE di port Out. Dari port in POE
     pasangkan kabel UTP Straight ke PC / notebook.
5.   Pastikan di PC/notebook sudah ada aplikasi winbox yang berfungsi untuk
     masuk ke radio mikrotik. Jika belum ada download aplikasi winbox di
     www.mikrotik.co.id .
6.   Buka aplikasi winbox
7.   Klik menu refresh yang ada samping kanan atas.
8.   Tunggu beberapa detik, akan muncul mac address dari etehr1 mikrotik.
     Jika sudah muncul klik mac address dan login sebagai admin dengan
     username admin password kosong kemudian klik connect.




                                    12
9. Jika sudah berhasil masuk, maka akan muncul menu yang ada di
   mikrotik.




10. Setelah masuk menu mikrotik langkah pertama adalah membuat bridge.
   Klik pilih menu bridge. Jika sudah masuk menu bridge klik tanda + untuk
   membuat bridge baru.




                                13
11. Kemudian kita masukkan interface yang akan di bridge. Di sini interface
    yang akan di bridge adalah ether1 dan interface WLAN. Klik menu port
    yang ada di menu bridge. Kemudian dibagian menu interface pilih Ether1
    dan dibagian bridge pilih bridge 1. Klik apply untuk menyimpans
    settingan yang telah dibuat.




12. Klik menu port kembali dan dibagian interface pilih WLAN dan arahkan
   ke bridge1. Klik apply untuk menyimpan settingan yang telah dibuat.




                                 14
13. Langkah selanjutnya adalah memasukkan IP. Klik menu IP => Address




                               15
14. Masukkan IP Address dengan IP 192.168.1.2/24 interface arahkan ke
    bridge




15. Kemudian buat DHCP Server dan Pool IP DHCP. Tujuan di buatnya
    DHCP Server di sini adalah untuk mempermudah notebook/smartphone
    yang ingin terkoneksi dengan network RSUD R Syamsudin SH, misalnya
    ingin mengakses program yang ada di server. Klik tab IP => DHCP
    Server. Pilih tab DHCP Setup.




                               16
Kemudian arahkan ke bridge => kilk next => masukkan IP Address yang
akan dibuat dhcp, misalnya dari 192.168.1.50/24-192.168.1.100/24.




                            17
16. Langkah selanjutnya adalah setting WLAN. Klik interface , dikarenakan
    interface WLAN masih disable maka kita enable terlebih dahulu dengan
    lakukan double klik.




                                18
17. Klik menu wireless, maka akan muncul menu wireless.




   Pilih tab wireless kemudian lakukan beberapa settingan seperti berikut:
   Mode: ap bridge
   Band : 2,4 GHz
   Frekuensi: Pilih yang seusai misalnya 2412
   SSID: Unindra
   Security Profile: default
   Klik apply untuk menyimpan settingan.

18. Langkah selanjutnya adalah membuat security profile. Klik menu
    wireless dan klik menu security profile.




                                  19
19. Klik tanda + untuk membuat security profile.




   Name: Kelompok1
   Mode: dynamic keys
   Authentication Type: WPA PSK
   Unicast chippers: tkip
   WPA Pre-Shared Key: unindra123
   Klik Apply untuk save settingan yang telah dibuat.




                                  20
          Sampai di sini settingan AP sudah selesai, langkah selanjutnya
     lakukan settingan untuk wireless client.

1. Siapkan radio mikrotik yang akan di jadikan wireless client
2. Siapkan antenna grid
3. Pasangkan antenna grid ke radio mikrotik
4. Nyalakan radio mikrotik dengan cara pasangkan kabel UTP straight ke
   Ether1 mikrotik dan sambungkan ke POE ether out. Di POE ether in
   pasangkan kabel UTP straight dan sambungkan ke notebook.
5. Buka winbox dan klik tab refresh. Akan muncul mac address dari ether 1
   mikrotik.
6. Klik mac address tersebut dan klik tab connect.
7. Login sebagai admin




                                 21
8. Buat bridge dengan cara klik tab bridge




9. Kemudian masukkan interface yang akan di bridge di tab port. Pilih
   interface WLAN dan Ether1




                                 22
10. Beri ip address dengan cara masuk ke IP => Address. Masukkan IP
    Wireless client 192.168.1.3/24 arahkan ke interface bridge.




11. Langkag selanjutnya lakukan setting WLAN dengan masuk ke interface
    => wlan. Double klik wlan yang akan disetting. Klik tab wireless dan
    lakukan beberapa settingan.




                                23
     Mode: station
     Band: samakan dengan AP
     Frekuensi: samakan dengan AP
     SSID: di kosongkan.
     Klik apply untuk menyimpan settingan yang telah dibuat.

     Langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi perangkat.
1.   Untuk AP pasangkan beserta antenna di tower triangle yang ada di roof
     gedung IT Center.
2.   Pasangkan wireless client beserta antenna di tiang monopole yang ada di
     roof gedung pendaftaran rawat inap, gedung pendaftaran rawat jalan,
     gedung UGD dan gedung bagian administrasi. Posisi antenna arahkan ke
     wireless AP.
3.   Tarik kabel ke masing-masing panel switch dan nyalakan wirelees.
4.   Untuk sisi IT Center dari radio sambungkan ke switch dan dari switch
     sambungkan kabel UTP ke server.
5.   Tarik kabel LAN UTP dari masing-masing switch ke PC/ Notebook yang
     ada di ruangan masing-masing.
6.   Setting IP Address di masing-masing PC/Notebook sesuai dengan IP
     Address yang sudah di siapkan. Cara setting IP Address di PC sebagai
     berikut:




                                  24
- Klik start => control panel => Network and Internet => view status and
  task => change adapter setting.
- Double klik Local Area Connection




- Double klik Internet Protocol Version 4
- Pilih Use the following IP Address
- Masukkan IP Address sesuai dengan list yang sudah di tentukan




                                25
- Klik OK untuk menyimpan settingan yang telah dibuat

     Jika semua perangkat sudah dipasang dan IP sudah di setting, langkah
     selanjutnya adalah menyambungkan koneksi dari wireless client ke
     wireless AP dengan cara:

1.   Nyalakan radio wireless client.
2.   Masuk ke winbox
3.   Klik tab interface
4.   Klik tab wlan.
5.   Klik tab wireless.




6. Kemudian klik tab scan yang ada di sebelah kanan. Tunggu beberapa
   detik sampai SSID wireless AP terdetect.
7. Jika sudah terdetect stop scan.
8. Pilih SSID Unindra kemudian klik tab connect yang ada di samping
   kanan.
9. Untuk memastikan apakah wireless client sudah connect ke AP atau
   belum, klik tab new terminal yang ada di winbox


                                       26
10. Kemudian ketik ping 192.168.1.2. Jika ada respon reply, maka koneksi
    antar wireless sudah OK.



   Setelah koneksi network antar PC/notebook ke server telah terbuat, jika
   kita ingin mengakses server caranya yaitu:

- Buka browser misalnya google crome atau Mozilla
- Ketikkan IP Server 192.168.1.1 di tab address
- Tunggu beberapa detik sampai tampilan program di server sudah terbuka
  dan siap digunakan.




                                     Gambar

                              tampilan login SIMRS


                                27
                   Gambar

tampilan kolom input pendaftaran rawat jalan




                   Gambar

     Tampilan daftar pasien rawat jalan




              28
                                   BAB IV

                        KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan

    Dengan proses pembuatan system informasi ini, maka dapat disimpulkan
    perubahan-perubahan yang terjadi didalam RSUD R. Syamsuddin SH, ini
    yaitu ;

- Perubahaan terhadap alur dokumen, yang mana setelah perbaikan sistem
  ternyata lebih cepat, akurat, dan baik karena sudah dilakukan dengan
  pengelolahan data secara komputer.

-    Informasi mengenai daftar dokter, kemampuannya dan mengenai
    praktek, ruang dan lain sebagainya dapat diperoleh lebih cepat dan juga
    setiap saat.


- Perubahaan juga dijumpai terhadap struktur organisasi, yang mana
  seharusnya data-data atau informasi lainnya diperoleh dari bawahan atau
  atasan kini kita secara mandiri dapat memperolehnya dari komputer
  sendiri.


3.2 Saran
- Perlunya pelatihan diadakan terhadap operator yang akan menggunakan
   komputer ini.

- Pembuatan terhadap Backup file-file yang penting bagi lembaga
  sebaiknya dilakukan setiap akhir bulan




                                 29
                                  BAB V
                             PENUTUP



        Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang
menjadi pokok bahasan dalam karangan ilmiah ini, tentunya masih
banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan
dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan
judul karangan ilmiah ini.
          Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dapat
memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi
sempurnanya karangan ilmiah ini untuk penulisan karangan ilmiah di
kesempatan berikutnya.
Semoga karangan ilmiah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga
para pembaca yang budiman pada umumnya serta untuk RSUD R.
Syamsudin SH kota Sukabumi yang penulis jadikan tempat penelitian
dalam pembuatan karangan ilmiah ini.




                             30

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:139
posted:10/10/2012
language:
pages:34
Description: Tugas Pengantar Teknologi Informasi (Sistem Infrastruktur Rumah Sakit) makalah dan presentasi mahasiswa ekstensi universitas indraprasta UNINDRA