Makalah Kemacetan

Document Sample
Makalah Kemacetan Powered By Docstoc
					        Makalah
Kritik atas kebijakan pemerintah
      mengatasi kemacetan




           Dibuat oleh

         Jonathan Remus
             Kesha
Daftar Isi
Pendahuluan ................................................................................................................... 3

   A. Landasan Pemikiran .............................................................................................. 3

      Latar belakang masalah ........................................................................................... 3

   B. Rumusan masalah ................................................................................................ 3

Pembahasan ................................................................................................................... 4

   A. Definisi Kemacetan ............................................................................................... 4

   B. Penyebab Kemacetan ........................................................................................... 4

      1.    Jumlah Kendaraan Berlebihan ........................................................................... 4

      2.    Kualitas dan Kondisi Jalan ................................................................................. 4

      3.    Munculnya Penghalang Jalan ............................................................................ 5

      4.    Sifat Individu....................................................................................................... 5

   C. Dampak Terhadap Masyarakat ............................................................................. 5

   D. Kebijakan Pemerintah Mengatasi Kemacetan ....................................................... 6

   E. Kritik terhadap Kebijakan Pemerintah ................................................................... 6
                                    Bab 1
                             Pendahuluan

A. Landasan Pemikiran

     Latar belakang masalah
            Dewasa ini, bukan hal yang jarang jika kita harus berangkat satu-dua jam
     lebih awal untuk pergi ke suatu tempat, bukan? Dan tak perlu ditanya lagi apa
     alasannya, tentu tidak lebih tidak kurang adalah macet. Peristiwa ini menurut
     kami merupakan penyakit tua, yang sudah lama ada. Dan herannya penyakit ini
     sampai sekarang belum bisa disembuhkan di Jakarta.

            Pasti tidak sedikit yang bertanya-tanya, “apa yang pemerintah lakukan
     selama ini?”, bukan? Pemerintah belum bisa membuat kebijakan yang dapat
     mengatasi hal ini. Dan tentu ini akan berdampak buruk pada rakyat yang terus
     membayar pajak, tetapi masalah kemacetan ini tidak juga diselesaikan.

            Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas dan memberikan kritik
     kepada yang bersangkutan dengan masalah ini.

B. Rumusan masalah

  Pertanyaan-pertanyaan yang akan dibahas, merupakan:

  1. Apa definisi dari kemacetan?
  2. Apa yang menyebabkan kemacetan terjadi?
  3. Apa dampak yang terjadi pada individu dan masyarakat?
  4. Tindakan apa yang sudah diambil oleh pemerintah?
                                      Bab 2
                                 Pembahasan

A. Definisi Kemacetan

         Secara umum, kemacetan lalu lintas didefinisikan sebagai kondisi dimana terjadi
  penumpukan kendaraan karena jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalanan.
  Penumpukan tersebut menyebabkan jalan kendaraan menjadi sangat lambat bahkan
  mungkin terhenti, dan mengganggu aktifitas para pengguna jalan.

         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kemacetan lalu lintas diartikan sebagai
  keadaan tersendatnya atau terhentinya lalu lintas yang disebabkan karena banyaknya
  jumlah kendaraan yang telah melebihi dari kapasitas jalan raya.

B. Penyebab Kemacetan

         Terjadinya kemacetan lalu lintas tentu disebabkan oleh banyak hal. Hal-hal
  tersebut kami kelompokkan dalam beberapa faktor, yaitu:

         1. Jumlah Kendaraan Berlebihan
                    Penyebab paling utama yang dialami oleh warga Jakarta. Banyaknya
            kendaraan pada jalan raya tentu akan menimbulkan kesesakkan pada jalan
            raya.

                    Misalnya suatu jalan raya hanya bisa dilewati lima ribu kendaraan.
            Tetapi pada saat yang bersamaan, kendaraan yang ingin melewati jalan itu
            ada dua puluh ribu kendaraan. Dan dengan pasti kemacetan akan terjadi.

         2. Kualitas dan Kondisi Jalan
                    Menurut kami kualitas dan kondisi jalan raya merupakan penyebab
            kemacetan yang tidak begitu parah, tetapi berlangsung konstan dan
            berjangka waktu cukup lama.

                    Contohnya, suatu jalan yang rusak dan berlubang tidak mungkin
            dapat dilewati dengan cepat. Dan menimbulkan keadaan tersendat. keadaan
            seperti ini jarang menyebabkan kendaraan terhenti sangat lama, dan tidak
            menimbulkan kemacetan yang sangat parah. Tetapi berlangsung konstan,
            karena kondisi jalanan seperti ini terkadang kurang diperhatikan dan lama
            diperbaiki. Dan jika sudah diperbaiki tidak lama kemudian rusak lagi
            jalanannya.

        3. Munculnya Penghalang Jalan
                   Penghalang jalan yang dimaksud bisa apapun. Dan seringkali
            menimbulkan macet yang sangat parah. penghalang jalan ini kami bagi
            menjadi 2 penyebab, yaitu:

                   a. Makhluk Hidup
                       Beberapa contoh, yakni terjadinya unjuk rasa yang menimbulkan
                       kemacetan. Adanya Presiden yang melewati suatu jalan, dan
                       menyebabkan penutupan jalan. Adanya ambulan lewat sehingga
                       mobil lain harus menyingkir. Angkutan umum dan gerobak-
                       gerobak yang berhenti di pinggir jalan sehingga menyempitkan
                       jalan raya. Dan sebagainya.


                   b. Benda Mati
                       Beberapa contoh, yakni bencana alam seperti banjir dan tanah
                       longsor. Lampu lalu lintas rusak. Truk mogok di tengah jalan. Dan
                       sebagainya.

        4. Sifat Individu
                   Sifat individu dalam masyarakat dalam menanggapi kemacetan juga
            berpengaruh. Misalnya orang yang egois dan tidak peduli pada keadaan
            jalan raya, dia akan terus membeli kendaraan untuk kenyamanannya. Dan
            hal itu menyebabkan jumlah kendaraan terus menerus bertambah.

C. Dampak Terhadap Masyarakat

        Berjam-jam terkurung di dalam kemacetan tentu bukanlah hal yang
  menyenangkan. Hampir tidak ada dampak positif yang dapat dihasilkan dari kemacetan.
  Karena adanya kemacetan banyak yang dirugikan.

        Dari sisi lingkungan hidup, tentu kemacetan sangat merugikan. Polusi yang
  disebabkan kendaraan di tengah-tengah kemacetan sangatlah besar. Borosnya bahan
  bakar yang sekarang mulai menuju kelangkaan.Dari sisi waktu, kemacetan juga sangat
  merugikan. Yang namanya macet, pasti menghabiskan waktu dengan sia-sia. Yang
  seharusnya kita bisa menggunakan waktu kita untuk hal yang berguna, malah kita harus
  habiskan di tengah-tengah kemacetan.Kemacetan juga pasti merugikan kita dari sisi
  finansial. Belum lagi tingkat stress dan kejenuha, baik fisik maupun mental, masyarakat
  yang bertambah karena kemacetan.

D. Kebijakan Pemerintah Mengatasi Kemacetan

         Melihat kemacetan yang sudah menjadi suatu penyakit tak pernah sembuh,
  pemerintah tentu tidak tinggal diam. Sudah banyak cara yang dilakukan pemerintah
  dalam mengatasi kemacetan, yakni:
             1. Penyediaan jalur-jalur tambahan. Seperti dibangunnya jalan layang,
                jembatan, jalan bawah tanah, dan sebagainya. Dengan harapan jumlah
                jalan yang ada bisa seimbang dengan jumlah kendaraan.
             2. Diterapkannya jalur khusus, seperti jalur three in one. Yang membatasi
                jumlah kendaraan.
             3. Angkutan-angkutan umum. Kendaraan seperti metromini, angkot,
                monorail, dan yang paling terkenal di Jakarta, yaitu transjakarta.

E. Kritik terhadap Kebijakan Pemerintah

         Kebijakan demi kebijakan memang sudah diambil oleh pemerintah, tetapi sampai
  saat ini pun kemacetan belum berakhir juga. Menurut kami hal ini menunjukkan bahwa
  pemerintah kurang memikirkan dan masih setengah hati dalam mengatasi kemacetan di
  Jakarta.

         Pemerintah memang menambah jumlah jalan, tetapi ini tidak akan berguna jika
  jumlah kendaraan juga terus bertambah. Dengan demikian tindakan penambahan jalan
  merupakan tindak pemborosan.

         Diterapkannya jalur khusus dan disediakannya angkutan umum merupakan dua
  kebijakan yang amat baik. Tetapi kedua hal tersebut belum juga dapat menyelesaikan
  masalah kemacetan ini. Menurut kami, memang kebijakan dan tindakan yang diambil
  sudah tepat. yang kurang adalah kepedulian pemerintah terhadap kebijakan yang sudah
  ada itu. Jika kita lihat jalur 3in1,banyak kendaraan yang melanggar peraturan tersebut
  dan tidak ditindaklanjuti. Angkutan-angkutan umum yang ada memang cukup banyak.
Tapi tidak semua orang menginkan menaiki kendaraan dengan kondisi yang sangat
buruk, karena hampir tidak pernah diurus dan diperhatikan pemerintah.

       Karena hal-hal tersebut maka kami mengkritik pemerintah mengatasi masalah
kemacetan ini dengan tidak sungguh-sungguh.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:327
posted:10/7/2012
language:Malay
pages:7