Konsep dasar SPM by syadumusic

VIEWS: 127 PAGES: 11

Sistem Pengendalian Manajemen

More Info
									                   KARAKTERISTIK SPM


☺   Pengendalian (control) adalah fungsi manajemen yang memberi
    jaminan bahwa aktivitas operasional berjalan sesuai dengan
    rencana dan rencana yang ditetapkan dapat dilaksanakan
☺   Fungsi pengendalian tidak akan berhasil tanpa adanya fungsi
    perencanaan. Oleh karenanya dalam manajemen modern
    perencanaan dan pengendalian adalah dua fungsi yang saling
    terkait (interdependen)
☺   SPM adalah sistem perencanaan dan pengendalian yang bersifat
    stratejik, komprehensif, dan integratif.
☺   Fokus SPM adalah pengendalian terhadap kultur manajemen dalam
    keseluruhan proses penciptaan nilai perusahaan (wealth creating)
☺   SPM merancang struktur organisasi sedemikian rupa sehingga
    memberikan optimal support terhadap kinerja manajemen
☺   SPM bukan merupakan sistem yang terlepas dari lingkungan
    sekitarnya (stand alone system)
       KARAKTERISTIK SPM


           Strategic Control
    • Is our strategy (still) valid ?
 • How should it be changed in changing
             environments ?


          Management Control

 • Do our employees understand what we
              expect of them ?
  • Will they work consistently hard and
    try to do what is expected of them ?
• Are they capable of doing a good job ?
• If the answer is no, what can be done ?
     KARAKTERISTIK SPM


        The Need for Control
• Lack of Direction (associated with 1st
     question of management control)
     • Motivational Problems
      • Personal Limitations

        What is Good Control


 • Control must be future oriented
  • Control are objectives driven
• Control is not always economically
               desirable
                       TYPES OF CONTROL

Pada dasarnya pengendalian dibedakan kedalam tiga kategori, yaitu :


                    Pengendalian yang dilakukan untuk membatasi dan mengarahkan tindakan
 Action Controls    atau aktivitas orang-orang ke arah yang dikehendaki atau mencegah dari
                    perbuatan yang tidak dikehendaki


                    Pengendalian yang dilakukan untuk mengarahkan agar orang melakukan
 Result Controls    Sesuatu atau menghasilkan sesuatu seperti yang telah ditentukan



                    Pengendalian yang dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pada orang-
Cultural Controls   orang untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan




                                           Dimensions of Management Control
                            ACTION CONTROL


Pengendalian yang dilakukan untuk membatasi dan mengarahkan tindakan atau aktivitas
     orang-orang ke arah yang dikehendaki atau mencegah dari perbuatan yang tidak
                                     dikehendaki

Bentuk-bentuk pengendalian tindakan :

1.   Behavioral constraints, yaitu pembatasan perilaku, baik secara fisik maupun
     administrasi
2.   Preaction reviews, yaitu melalui pengusulan secara tertulis apa yang akan dikerjakan
     (misal : budget)
3.   Action accountability, yaitu melalui penetapan tindakan-tindakan apa yang boleh dan
     tidak boleh dilakukan (misal : kode etik)
4.   Redundancy, yaitu menetapkan lebih dari satu orang/mesin untuk mengerjakan satu
     tugas

Syarat untuk keberhasilan pengendalian tindakan :

1.   Manajer mengetahui tindakan apa yang diharapkan dan yang tidak diharapkan
2.   Manajer mampu meyakinkan bahwa hanya tindakan yang diharapkan yang dilakukan
     karyawan
                      RESULTS CONTROL

      Pengendalian yang dilakukan untuk mengarahkan agar orang
      melakukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu seperti yang telah
                               ditentukan.

Langkah-langkah pengendalian hasil :

1.   Penetapan dimensi hasil (kinerja) yang diharapkan muncul
2.   Pengukuran pencapaian hasil untuk setiap dimensi yang ditetapkan
3.   Prosedur tindak lanjut, berupa pemberian hadiah atau hukuman

Syarat untuk keberhasilan pengendalian :

1.   Manajer mengetahui hasil yang harus dicapai oleh setiap orang/unit
2.   Orang-orang/unit yang dikendalikan harus memiliki pengaruh
     signifikan terhadap hasil yang akan diukur
3.   Manajer memiliki instrumen pengukuran hasil yang benar
                   CULTURAL CONTROL


  Budaya merupakan kebiasaan (habits) individual yang diterima dan
        disepakati sebagai kebiasaan kelompok. Oleh karenanya
      pengendalian budaya adalah menanamkan norma organisasi
              sebagai kebiasaan anggota organisasi ybs.

Langkah-langkah pengendalian budaya melalui :
1.  Code of conduct, merupakan norma yang mengikat kelompok
    yang dituangkan secara tertulis
2.  Group-based rewards, merupakan penghargaan terhadap prestasi
    kelompok, menumbuhkan kebersamaan dan saling
    ketergantungan
3.  Intraorganizational transfer, melalui mutasi manajer dan karyawan
4.  Physical and social arrangement, melalui atribut-atribut fisik dan
    sosial dalam kelompok
5.  Tone at the top, melalui pemberian contoh dari manajemen
    puncak (manager as a model)
                    Wealth Creating           Wealth Multiplying
Organisasi
                      Institution                Institution


                   Kegiatan Utama :
              1. Mendesain produk dan jasa          Karyawan yang produktif
             2. Memproduksi produk dan jasa            dan berkomitmen
             3. Memasarkan produk dan jasa


                                                     Value added activities
                 Satisfied Customers


                   Financial Return
             KERANGKA KONSEPTUAL


Perubahan        TRENDWATCHING
Lingkungan



                                  KARAKTERISTIK
                  ENVISIONING      LINGKUNGAN
                                      BISNIS



                 PEMBENTUKAN
                   MINDSET




 STRUKTUR          KULTUR        PROSES
MINDSET DAN BUDAYA DALAM ORGANISASI



    Budaya                           Perilaku             Mindset




• Culture sets implicit boundaries
   - Dress
   - Ethical matters
   -The way an organization conducts its              Bagaimana
     business                                        menciptakan
• Culture acts as a means of reducing monitoring    dan memelihara
   costs                                           budaya organisasi
• Effective culture must be                          yang efektif?
  Maintaining an effective organization
  - Storytelling
  - Rallies or pep talks by top executive


                                                   LEADERSHIP

								
To top