Docstoc

ASKEP ANAK ALERGI

Document Sample
ASKEP ANAK ALERGI Powered By Docstoc
					                              ASUHAN KEPERAWATAN ALERGI 2012

                                            ALERGI


A. Pengertian
      Alergi adalah : Suatu golongan penyakit yang disebabkan oleh reaksi tubuh yang
  menyimpang terhadap suatu zat tertentu


      Adalah suatu keadaan dimana terjadi hyper sensitivitas terhadap jenis makanan tertentu
  karena adversi berhubungan dengan reaksi allergi type I ( Ig.E mediated )
  Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi, diantaranya adalah :
    Bakat atau keturunan
    Faktor pencetus (Udara dingin / stress)
    Faktor Luar : Hirupan (debu rumah tangga), Makanan


B. Patogenesis.
      Hingga sekarang patogenesis allergi makanan masih belum jelas. Mekenisme tersebut di
  bawah ini mungkin dapat menggambarkan patogenesis allergi makanan, sbb :
           S – Ig.A ( mukosa atau kolostrum )         TIDAK ADA
  Makanan                                                 PENYAKIT
         Degradasi enzimatik.


                A       B          C         D       E
                                 Bahan makanan esensial
        Gambar 1. Degradasi enzimatik makanan pada orang normal


         Dalam keadaan normal, sesudah makanan masuk dalam saluran pencernaan,
  akan terjadi prose penghancuran secara mekanis, secara enzimatik,detoksifikasi,
  pengangkutan hasil akhir metabolisme dan asimilasi dari bahan makanan yang essensial
  seperti asam amino menjadi protein.


           Bentuk metabolisme terakhir adalah E, yang dalam keadaan normal dapat diterima
  oleh sel sehingga tidak terjadi reaksi adversi
         Dalam tractus gastrointestinal terdapat S-IgA (secretory IgA ) yang akan mencegah
  absorbsi antigen dalam makanan, sehingga tidak terjadi allergi makanan.


      Pada orang dewasa atau bayi dengan devisiensi IgA akan terjadi absorbsi makromolekul
  protein makanan yang dapat menimbulkan allergi makanan. Demikian pula bila terjadi
www.duniaaskep.com                                                                   Page 1
                              ASUHAN KEPERAWATAN ALERGI 2012

  gangguan pada degradasi enzimatik, sehingga makanan hanya sebagian didegradasi, hasil
  akhir yang ada dapat bersifat antigenik


                   (gambar 2 )
                        Devisiensi IgA


                                            Absorbsi makromolekul
                                            Protein makanan




  Makanan




                        Devisiensi degradasi
                        Enzimatik


                    A           B           C      D          E


                                 Absorbsi produk makanan yang hanya
                                 Sebagian didegradasi.


C. Manifestasi klinik
      Gejala yang paling sering timbul yaitu berkaitan dengan organ saluran pencernaan, kulit
  dan saluran pernapasan. Umumnya manifestasi klinis timbul dalam 2 jam sesuda makan
  makanan yang menimbulkan allergi.
      Gejala saluran cerna dimulai dari mulut berupa udema dan gatal-gatal (pruritus) pada
  bibir, selaput lendir mulut, langit-langit mulut dan farings, dimana makanan pertama kali
  berkontak. Bila makanan sampai ke usus, timbul gejala mual, muntah, perut kejang, kembung
  dan diare.
  Gejala pada kulit berbentuk urtikaria akut, angioudema          sedang urtikaria kronik jarang
  disebabkan oleh alergi makanan.
      Gejala pada saluran pernapasan antara lain : asma bronkhial dan lebih sering dijumpai
  pada anak-anak. Mungkin pula terjadi anafilaksis sistemik yang timbul beberapa menit
  sesudah makan makanan tertentu. Gejala anafilaksis sistemik bisa berupa ; urtikaria,
  angioedema, sesak napas, sianosis, sakit dada, hipotensi atau rejatan, gejala-gejala hidung,
  mata(konyungtival ), mual, muntah dan diare.
www.duniaaskep.com                                                                       Page 2
                             ASUHAN KEPERAWATAN ALERGI 2012



D. Diagnostik
  1. Anamnese :
  - Ditanyakan tentang reaksi yang dicurigai yang disebabkan oleh makanan
  - Perlu ditanyakan pula tentang adanya penyakit atopik seperti : dermatitis atopik, asma
  bronkhial, rinitis alergi. Juga ditanyakan tentang penyakit yang lalu, seperti : urtikaria atau
  angioedema yang disebabkan oleh alergi.
  2. Pemeriksaan fisik :
  - Diperlukan untuk mengetahui keadaan umum penderita, seperti : keadaan kulit, hidung,
  paru dan perut.
   3. Diet Eliminasi :
   4. Tes Kulit.
   5. RAST ( Radio Alergo Sorbent Test )
   6. Tes Provokasi makanan.
   7. Pengobatan dan pencegahan.
      1. Penghindaran makanan yang menyebabkan alergi ( Avoidance )
      2. Diet eliminasi
      3. Pengobatan farmakologik
              a. pengobatab symtomatik
              b. Pengobatan profilaktik      ( Anti    histamin, krrtomolin      dan ketotifen)




www.duniaaskep.com                                                                        Page 3
                           ASUHAN KEPERAWATAN ALERGI 2012

                                   DAFTAR PUSTAKA




  1. Suparman, Ilmu penyakit dalam Jilid II. Balai penerbit FKUI. Jakarta. 1990
  2. Bahna SL : Management of food allergies.Annals of allergi,1984




www.duniaaskep.com                                                                Page 1

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:93
posted:10/5/2012
language:Malay
pages:4