Instalasi Linux Ubuntu by r29355TZ

VIEWS: 0 PAGES: 10

									1.    Instalasi Linux Ubuntu
      Tahap pertama proses intalasi linux ubuntu server membutuhkan DVD Ubuntu server yang bisa didownload
di link http://releases.ubuntu.com/releases/11.10/ubuntu-11.10-server-i386.iso atau
http://releases.ubuntu.com/releases/11.10/ubuntu-11.10-server-amd64.iso (base 64bit). Dalam tahapan ini kita
abaikan karena kita asumsikan linux ubuntu server 11.10 DVD sudah tersedia. Mari kita mulai instalasinya…
      a. Masukkan CD/DVD Ubuntu Server ke dalam CD/DVD Drive di komp/laptop. Seting posisi first boot berada
          pada CD/DVD ROM. Jika komputer berhasil melakukan identifikasi OS maka akan muncul tampilan seperti
          dibawah ini




                                             Gambar 1. Instalasi linux ubuntu


        Pilih bahasa yang kita sukai atau familier. Linux ubuntu sudah mendukung dalam bahasa indonesia
        walaupun dalam prakteknya nanti seluruh command tetap menggunakan bahasa inggris.

     b. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini, silahkan pilih menu “Install Ubuntu Server”




                                             Gambar 2. Instalasi linux ubuntu


     c. Tahap berikutnya pemilihan bahasa akan muncul lagi, perbedaan dengan pemilihan bahasa diatas, pada
        menu ini adalah pemilihan bahasa pada proses instalasi.




                                             Gambar 3. Instalasi linux ubuntu
d. Tahap berikutnya adalah konfigurasi untuk regional setting.




                                        Gambar 4. Instalasi linux ubuntu




                                        Gambar 5. Instalasi linux ubuntu




                                        Gambar 6. Instalasi linux ubuntu




                                        Gambar 7. Instalasi linux ubuntu
   Jika terjadi ketidak sesuaian dalam pemilihan bahasa (misal kita memilih bahasa Inggris sedangkan lokasi
   kita memilih jerman) maka pada window dibawah silahkan pilih option United State en_us.UTF-8




                                       Gambar 8. Instalasi linux ubuntu


e. Langkah berikutnya instalasi driver keyboard. Kenapa ini diperlukan karena ada beberapa jenis keyboard
   yang digunakan dalam dunia komputer. Antara lain DVORAK dan QWERTY. Pada window dibawah ini ada
   pertanyaan “apakah deteksi keyboard dilakukan otomatis atau manual”, untuk mempermudah
   konfigurasi silahkan pilih “YES” untuk memulai proses deteksi keyboard.




                                       Gambar 9. Instalasi linux ubuntu


f. Proses berikutnya adalah proses verifikasi CD Installernya. Jika tidak ditemukan kesalahan maka proses
   akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Dalam tahapan ini sistem juga akan melakukan konfigurasi DHCP
   pada interface ethernetnya.




                                       Gambar 10. Instalasi linux ubuntu
g. Masukkan nama komputer (hostname). Sebagai contoh disini menggunakan nama server1




                                         Gambar 11. Instalasi linux ubuntu


h. Langkah berikutnya adalah konfigurasi jam yang secara otomatis akan menyesuaikan regional setting
   yang sudah kita tentukan diawal.




                                         Gambar 12. Instalasi linux ubuntu


i.   Langkah berikutnya adalah setting partisi yang nanti akan kita gunakan sebagai server proxy. Ada 3 option
     yang bisa digunakan dalam tahap partisi. Untuk mempermudah dalam praktek ini kita memilih opsi “use
     entire disk”




                                         Gambar 13. Instalasi linux ubuntu


j.   Berikutnya jika proses konfigurasi pertisi sudah selesai sistem akan melakukan proses instalasi. Dalam
     tahapan ini akan memakan beberapa waktu tergantung dari kemampuan komputer itu sendiri.




                                         Gambar 14. Instalasi linux ubuntu


k. Setelah tahapan proses instalasi selesai, kita diminta untuk memasukkan username dan password yang
   difungsikan untuk mengelola server kita. Hati-hati dalam penamaan username dan password, di ubuntu
   11.10, “admin” adalah nama yang sudah diresolv oleh ubuntu, jadi jangan gunakan nama ini.
                                         Gambar 15. Instalasi linux ubuntu


l.   Berikutnya ada pertanyaan “apakah direktori home akan di enkripsi”, silahkan pilih sesuai keinginan anda
     tetapi saya lebih memilih “No” dengan alasan kemudahan restore data jika nanti terjadi permasalahan
     pada harddisk. 




                                         Gambar 16. Instalasi linux ubuntu


m. Pada bagian option proxy, kita kosongkan.




                                         Gambar 17. Instalasi linux ubuntu


n. Mendekati tahap akhir instalasi, sistem akan menanyakan apakah server kita akan melakukan proses
   update otomatis atau tidak. Dalam kondisi ini silahkan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Jika diperlukan
   kita bisa memilih option “Install security updates automatically” atau “Manage system with landscape”.
   Karena bandwidth yang saya miliki terbatas maka saya memilih “No automatic updates”.
                                      Gambar 18. Instalasi linux ubuntu


o. Dalam tahapan dibawah ini, kita bisa mengaktifkan service-service jika memang membutuhkan seperti
   DNS Server, LAMP Server. Dalam hal ini dikarenakan server ini fokus sebagai server proxy maka option
   yang saya aktifkan adalah OpenSSH Server untuk memudahkan remote via putty.




                                      Gambar 19. Instalasi linux ubuntu


p. Instalasi Group




                                      Gambar 20. Instalasi linux ubuntu


q. Dalam tahapan ini proses instalasi OS Ubuntu 11.10 kedalam komputer sudah selesai. Kita ambil DVD
   master OS nya dan restart.




                                      Gambar 21. Instalasi linux ubuntu
2.    Instalasi Web Server
      Apache 2 - Linux Web server.
      MySQL 5 - MySQL Database Server.
      PHP4/5 - PHP Scripting Language.
      phpMyAdmin - Web-based database admin software.
      Webalizer - Website Traffic Analyzer.
      Mail Server - Postfix (MTA) with Dovecot IMAP/POP3 + Sasl Authentication.
      Squirrelmail - A web based email.
      VSFTP - A fast ftp server to upload files.
      Webmin - A freely available server control panel.
      ClamAV - Antivirus software.
      A Firewall using IPtables.


a.     Installing Apache + PHP
      Apache merupakan salah satu web server yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan web
hosting. Dalam praktikum kali ini kita menggunakan Apache web server untuk menjalankan PHP5.

     apt-get install apache2 php5 libapache2-mod-php5


       Lokasi konfigurasi Apache web server berada di lokasi: /etc/apache2/apache2.conf dan lokasi web folder
berada di lokasi: /var/www. untuk memastikan apakah web server yang kita install sudah berjalan atau belum,
gunakan aplikasi lynx dengan memasukkan perintah “lynx localhost”, dan untuk memastikan apakah PHP sudah
terinstall dan berjalan dengan baik, kita buat file test.php dan simpan di /var/www folder yang berisi fungsi
perintah “phpinfo()”.

     <?php
              phpinfo();
     ?>

          Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan modul GD Library

     apt-get install php5-gd


          Aktifkan Mod_Rewrite .htaccess

     a2enmod rewrite


        Dalam beberapa kondisi sering muncul page not found 404 error di beberapa versi debian/ubuntu
versions dalam mode konfigurasi “mod-rewrite”. Untuk memperbaiki, rubah file dibawah ini.

     nano /etc/apache2/sites-enabled/000-default

     <Directory /var/www/>
     Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
     AllowOverride All
     Order allow,deny
     allow from all
     # Uncomment this directive is you want to see apache2's
     # default start page (in /apache2-default) when you go to /
     #RedirectMatch ^/$ /apache2-default/
     </Directory>
b.     Install MySQL Database Server
      Mysql Database Server selalu digunakan jika kita ingin membangun sebuah sistem informasi berbass web
yang dinamis. MySQL Database Server membutuhkan minimal 256MB RAM untuk dapat bekerja secara normal.
Dalam praktikum ini kita akan menggunakan MySQL Database Server versi 5.

     apt-get install mysql-server mysql-client php5-mysql

      Secara default, MySQL membuat satu user “root”. Untuk keamanan kita akan memberikan password untuk
super user ini.

     mysql –u root
     mysql> USE mysql;
     mysql> UPDATE user SET Password=PASSWORD('new-password') WHERE user='root';
     mysql> FLUSH PRIVILEGES;

       Untuk membuat user baru di database MySQL kita harus login menggunakan user “root”. Aplikasi seperti
webmin atau phpMyAdmin merupakan tools tambahan untuk memudahkan kita dalam administrasi database
MySQL.

         Instalasi PHPMyAdmin
         PhpMyAdmin merupakan aplikasi web base database management yang digunakan sebagai administrasi
database berbasis web. Menggunakan phpMyAdmin proses management database menjadi lebih mudah karena
kita tidak perlu dipusingkan dengan script/command/cli.
Untuk proses instalasi yang kita butuhkan :
     apt-get install phpmyadmin

         Lokasi file konfigurasi phpMyAdmin berada di : direktori /etc/phpmyadmin.
         To setup under apache all you need to do is include the following line in /etc/apache2/apache2.conf.
     Include /etc/phpmyadmin/apache.conf

     restart apache: /etc/init.d/apache2 restart

       Untuk memastikan apakah phpMyAdmin berjalan atau tidak, kita bisa browse menggunakan browser di
alamat http://domain/phpmyadmin.

3. DNS SERVER
Pada kali ini akan dijelaskan membuat DNS Server untuk keperluan Local Area Network, sehingga semula server
web dipanggil di browser dengan alamat http://192.168.2.100 (ip address disesuaikan dengan jobs masing-
masing) akan kita ubah menjadi http://namasaya.net (Sesuaikan dengan nama domain untuk DNS server anda !)
   a. Langkah pertama Instal DNS Server Bind
         apt-get install bind9


     b. Setelah di install masuk ke direktori bind yang ada di direktori /etc
         cd /etc/bind

     c. copy db.local menjadi db.namasaya.net (sesuaikan dengan domain yang akan anda buat)
         cp db.local db.namasaya.net


     d. Edit menggunakan text editor
         nano db.namasaya.net
e. Ubah isi nya menjadi (sesuaikan IP address server anda dan nama domain yang akan anda buat):
     $TTL 604800
     @ IN SOA ns.namasaya.net. root.namasaya.net. (
           210911       ; Serial
           604800       ; Refresh
           86400        ; Retry
           2419200      ; Expire
           604800)      ; Negative Cache TTL
     ;
     @     IN     NS    ns.namasaya.net.
     @     IN     A     192.168.2.100
     ns    IN     A     192.168.2.100
     www   IN     CNAME ns
     ftp   IN     CNAME ns


f.   Copy db.namasaya.net menjadi db.ip_nama_saya.net
     cp db.namasaya.net db.ip_nama_saya.net

g. Edit menggunakan text editor
     nano db.ip_nama_saya.net

h. Ubah isinya menjadi (sesuaikan IP dan domain sesuai kebutuhan anda):
     $TTL 604800
     @ IN SOA ns.namasaya.net. root.namasaya.net. (
           210911       ; Serial
           604800       ; Refresh
           86400        ; Retry
           2419200      ; Expire
           604800)      ; Negative Cache TTL
     ;
     @     IN     NS    ns.namasaya.net.
     100   IN     PTR   ns.namasaya.net.
     ns    IN     A     192.168.2.100
     www   IN     CNAME ns
     ftp   IN     CNAME ns

i.   Buka file /etc/resolv.conf
     nano /etc/resolv.conf
j.   Ubah isinya :
     search namasaya.net
     nameserver 192.168.2.100

k. Buka dan edit file named.conf.local di folder /etc/bind
     nano /etc/bind/named.conf.local

l.   Tambahkan isinya dan simpan :
     zone   "namasaya.net" {
     type   master;
     file   "/etc/bind/db.namasaya.net";
     };
     zone   "2.168.192.in-addr.arpa" {
     type   master;
     file   "/etc/bind/db.ip_namasaya.net";
     };
m. restart bind
   /etc/init.d/bind restart

n. Selesai
   Saatnya mengecek apakah domain yang dibuat telah berjalan , pada terminal ketik perintah :
   dig namasaya.net


   jika status: NOERROR berarti konfigurasi DNS Server yang kita lakukan sudah berjaan dengan baik.

								
To top