Docstoc

Menghadapi Rekan Kerja Menyebalkan

Document Sample
Menghadapi Rekan Kerja Menyebalkan Powered By Docstoc
					Menghadapi Rekan Kerja Menyebalkan Menjalin hubungan baik dengan rekan sekerja akan membuat Anda menikmati pekerjaan di kantor, sekaligus mengurangi tingkat stres. Bila pekerjaan Anda dihargai maka Anda akan merasa puas dan menjadi lebih termotivasi, bukan? Berikut ini beberapa strategi dalam mengatasi hubungan yang tidak sehat diantara sesama rekan sekerja, dan beberapa tips menciptakan suasana yang menyenangkan serta sikap saling menghargai di tempat kerja.

MENGHADAPI SIKAP KASAR Bila seseorang bersikap kasar, cobalah taktik berikut ini untuk menghindari konflik yang semakin meruncing.

Bersikap tenang Jaga ucapan, hindari sarkasme. Pikirkan kembali apa maksud ucapan orang tersebut terhadap Anda. Bila perilakunya berlebihan dan membuat Anda marah, tenangkan diri. Hadapi Dengan sikap tenang, beri penjelasan akan pengaruh dari perilakunya terhadap Anda. Rekan sekerja Anda mungkin tidak mengerti pengaruh serta efek dari sikapnya tersebut menimbulkan masalah. Fokuskan pada masalah yang mengganggu Bicara langsung dengan orang yang bersangkutan, jangan melalui orang lain. Salah satu contoh, bila rekan sekerja yang duduk di sebelah Anda memasang radio atau tape terlalu keras, katakan padanya bahwa Anda terganggu. Baik terganggu konsentrasi kerja maupun pada saat berbicara di telepon di mana Anda tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang dikatakan lawan bicara. Atasi permasalahan Minta rekan sekerja untuk bekerja sama mencari solusi. Cari solusi yang disetujui bersama. Bila tidak berhasil, ceritakan masalah yang Anda hadapi ke atasan. Atasan Anda tidak dapat membantu bila Anda tidak menceritakannya kepadanya.

MENGHADAPI PENGGANGGU Mengganggu tidak hanya terjadi di sekolah. Hal ini juga terjadi di tempat kerja. Mengganggu merupakan perlakuan yang menyakitkan dan tidak adil, baik oleh atasan, rekan sekerja, ataupun bawahan. Hal ini merupakan pelecehan di tempat kerja. Contoh-contoh perilaku mengganggu di tempat kerja mencakup: Membicarakan Anda di belakang Anda.

Mengganggu pada saat Anda sedang bekerja atau pada saat sedang berbicara dengan orang lain, baik di telepon ataupun langsung. Pamer kekuasaan/ status. Sombong. Meremehkan pendapat Anda. Mendiamkan Anda. Menghina Anda. Berteriak pada Anda. Memberi tatapan yang tajam. Mengirim e-mail yang isinya melecehkan Anda. Biasanya reaksi yang diberikan: Merasa khawatir akan terjadi insiden atau interaksi yang tidak diinginkan. Kehilangan waktu bekerja untuk menghindari diri dari si pengganggu. Membolos, terlambat, atau pulang lebih awal. Pindah kerja.

Tips Menghadapinya: Cari dukungan. Ceritakan kepada teman-teman, keluarga, atau pacar, pasangan. Jika sudah keterlaluan, adukan ke atasan. Jangan dipendam. Hindari dan jangan berada hanya berduaan di satu ruangan. Buat laporan tertulis. Perjelas hal yang membuat Anda terganggu. Tuliskan bagaimana dampak perilaku tersebut terhadap produktivitas kerja Anda. Ceritakan ke atasan tentang permasalahannya. Bila yang mengganggu adalah atasan langsung, laporkan kepada atasan yang lebih tinggi. Pelajari kebijaksanaan perusahaan. Banyak pegawai yang mengerti pentingnya menjaga keharmonisan suasana lingkungan kerja yang bebas dari kekasaran, kekerasan, pelecehan seksual, dan permusuhan. Pengganggu dapat menciptakan suasana tidak nyaman di lingkungan kerja. Hadapi si pengganggu. Bila memungkinkan, katakan kepada si pengganggu bahwa Anda terganggu pada perilakunya.

DIREMEHKAN Sikap meremehkan antara lain bila teman membuat Anda atau hasil pekerjaan Anda tampak tidak bermutu, mencuri ide Anda, meremehkan Anda di dalam rapat, atau berbohong kepada atasan dan anak buahnya mengenai diri Anda. Sikap ini dapat menciptakan suasana kerja yang tidak menyenangkan, tetapi untuk mengatasinya Anda dapat menggunakan strategi berikut ini:

* Ciptakan kerjasama yang baik. Hormati dan hargai sesama rekan karena satu saat bila Anda diremehkan oleh seseorang, mereka pasti akan membantu Anda pada gilirannya. * Dokumentasikan ide-ide Anda. Kirimkan langsung ke atasan tanpa membahasnya terlebih dahulu dengan sesama rekan sekerja. * Perluas wawasan di luar kantor. Jadilah pembicara pada seminar-seminar yang sesuai dengan bidang Anda, bergabunglah dengan yayasan-yayasan sosial. Dengan demikitan tidak mudah bagi orang lain untuk menjatuhkan Anda. * Hadapi. Datangi rekan sekerja yang mengganggu Anda. Jelaskan apa yang Anda rasakan. Minta penjelasan, mengapa dia meremehkan Anda. Dengan demikian, dia akan menyadarinya dan menghentikan sikap buruknya. * Pendekatan moral. Bila mendengar komentar negatif mengenai salah seorang rekan sekerja, cari tahu kebenarannya. Bila ternyata berita negatif tersebut benar, tanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan.


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:848
posted:10/15/2009
language:Indonesian
pages:3