Ped Peny Prog Paket Apada PP by S84ZBv4k

VIEWS: 5 PAGES: 36

									                        KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL
                         KELEMBAGAAN AGAMA ISLAM
                             NOMOR: DJ.II/208/2004
                                  TENTANG
                     PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM
                       PAKET A PADA PONDOK PESANTREN

               DIRETUR JENDERAL KELEMBAGAAN AGAMA ISLAM

Menimbang           : a.     bahwa dalam rangka pelaksanaan program paket A pada pondok
                             pesantren dipandang perlu adanya pedoman penyelenggaraan
                             program dimaksud;
                        b.   bahwa sebagai tindak lanjut dan butir a tersebut perlu ditetapkan
                             Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam, tentang
                             Pedoman Penyelenggaraaan Program Paket A pada Pondok
                             Pesantren.

Mangingat           : 1.     Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945;
                      2.     Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
                             Nasional;
                        3.   Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999tentang Pemerintahan
                             Daerah;
                        4.   Peraturan Pemerintah Nornor 28 tahun 1990 tentang Pendidikan
                             Dasar, yang telah diubah dan disempurnakan dengan Peraturan
                             Pemerintah Nomor 55 tahun 1998;
                        5.   Peraturan Pemerintah Nom6r29 tahun 1990 tentang Pendidikan
                             Menengah, yang telah diubah dan disempurnakan dengan
                             Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 1998;
                        6.   Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1971 tentang Pendidikan
                             Luar Sekolah;
                        7.   Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 1994 tentang Pelaksanaan Wajib
                             Belajar 9 Tahun;
                        8.   Keputusan Menteri Agama RI Nomor 18 tahun 1975 tentang
                             Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen Agama, yang
                             telah diubah dan disempurnakan terakhir dengan Keputusan
                             Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2001;

Memperhatikan       : Kesepakatan Bersama Dirjen Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda
                      Departemen Pendidikan Nasional dan Dirjen Kelembagaan Agama
                      Islam Departemen Agama, Nomor: 19/E/MS/2004 dan Nomor
                      DJ.II/166/04 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan pada
                      Pondok Pesantren.



Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren             | VII-1
                                  MEMUTUSKAN

Menetapkan   : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL KELEMBAGAAN AGAMA
               ISLAM   TENTANG    PEDOMAN     PENYELENGGARAAN
               PROGRAM PAKET A PADA PONDOK PESANTREN.

Pertama      : 1.    Menetapkan Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A pada
                     Pondok Pesantren, sebagaimana tercantum dalam lampiran
                     keputusan ini.
               2.    Hal-hal yang belum diatur dalam Keputusan ini, berkaitan dengan
                     teknis penyelenggaraan program pendidikan diatur secara mandiri
                     oleh Penanggung Jawab Program pada Pondok Pesantren,
                     sedangkan yang berkaitan dengan kebijakan nasional akan diatur
                     kemudian oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam.
               3.    Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.


                                                 Ditetapkan di      : Jakarta
                                                 Pada tanggal       : 12 Juli 2004

                                                 Direktur Jenderal




                                                 H.A. Qodry A. Azizy
                                                 NIP. 150 202 471




VII-2 |             Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
                                            BAB I
                                        PENDAHULUAN

A.                  Latar Belakang
     Keberadaan Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia,
     telah tumbuh dan berkembang sejak masa penyebaran Islam dan telah banyak berperan
     dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Sejarah perkembangan Pondok Pesantren
     menunjukkan bahwa lembaga ini tetap eksis dan konsisten menunaikan fungsinya sebagai
     pusat pengajaran ilmu-ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin) sehingga dari pesantren lahir
     para kader ulama, guru agama, muballigh yang sangat dibutuhkan masyarakat. Seiring
     dengan perkembangan zaman, pendidikan di Pondok Pesantren juga mengalami
     pembaruan dan pengembangan, khususnya kurikulum dan metode pembelajarannya.
     Sebagian pesantren telah mengakomodasi program pendidikan madrasah atau sekolah,
     dan sebagian lagi tetap mempertahankan pola pendidikan khas pesantren yang telah lama
     berlaku di pesantren. Dalam rangka peningkatan pelayanan Pondok Pesantren pada
     masyarakat kini beberapa pesantren dipercaya untuk menyelenggarakan program
     Pendidikan Kesetaraan, yaitu program Paket A setara SD/MI.

     Program Paket A setara SD dikembangkan untuk memberi peluang pada masyarakat yang
     tidak berkesempatan mendapatkan pendidikan di jalur sekolah dan yang putus Sekolah
     Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk meningkatkan kemampuan diri sehingga
     memiliki pengetahuan dan kemampuan setara dengan lulusan SD/MI.

     Di samping pembekalan pengetahuan akademik, Program Paket A juga menitikberatkan
     pada penguasaan keterampilan praktis dalam hal pengamalan agama Islam dan
     keterampilan berusaha. Pemilihan keterampilan berusaha difokuskan pada keterampilan
     bermata pencaharian yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan setempat. Penguasaan
     keterampilan pengamalan agama Islam dan keterampilan bermatapen caharian sebagai
     upaya menjadikan masyarakat yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri dan
     berdayasaing. Secara hukum Program PaketA memiliki kekuatan yang sama dengan
     program Sekolah Dasar pada jalur persekolahan. Selain Program PaketA, di Pondok
     Pesantrenjuga ada program yang bertujuan memberi kesempatan kepada santri yang
     belum memiliki ijazah/STTB SD/MI agar memiliki kompetensi dan kualifikasi sama
     dengan tamatan SD/MI. Program ini dikenal dengan Program Wajib Belajar pada Pondok
     Pesantren Salafiyah Tingkat Ula.

     Pondok Pesantren yang sudah menyelenggarakan Program Wajib Belajar pada Pondok
     Pesantren Salafiyah tetap masih dapat menyelenggarakan Program Paket A karena
     sasaran programnya berbeda. Sasaran Program Wajib Belajar pada Pondok Pesantren
     Salafiyah adalah santri sedangkan sasaran Program Paket A adalah santri dan masyarakat
     sekitar pondok. Program Wajib Belajar pada Pondok Pesantren Salafiyah hanya dapat
     dilaksanakan pada Pondok Pesantren Salafiyah sedangkan Program Paket A dapat
     dilaksanakan oleh semua jenis Pondok Pesantren.

Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren          | VII-3
B.                 Dasar Hukum
     Dasar hukum pelaksanaan program Paket A adalah :
     1.            Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
        Nasional, Pasal 26 ayat (3).
     2.            Peraturan Pemerintah Nomor 73 tahun 1991 tentang Pendidikan Luar
        Sekolah.
     3.            Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0131/U/1991
        tentang Program Paket A dan Paket B.
     4.            Keputusan Menteri Agama RI (KMA) Nomor 1 Tahun 2001 tentang
        Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja
        Departernen Agama RI.
     5.            Keputusan Menteri Agama RI (KMA) Nomor 373 Tahun 2002 tentang
        Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi dan Kantor
        Departernen Agama Kabupaten/Kota’ (disempurnakan).
     6.            Kesepakatan Bersama antara Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah
        dan Pemuda Departemen Pendidikan Nasional RI dan Direktur Jenderal Kelembagaan
        Agama Islam Departemen Agama RI Nomor 19/E/MS/2004 dan Nomor DT.II/166/04
        tentang Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren.



C.                  Pengertian
     Program Paket A setara SD/MI di Pondok Pesantren merupakan program kesetaraan yang
     dilaksanakan di jalur pendidikan non formal bertempat di Pondok Pesantren.

D.                Tujuan
     Tujuan Umum :
     Untuk membekali warga belajar dengan kemampuan, pengetahuan, keterampilan serta
     sikap yang setara dengan kemampuan, pengetahuan dan sikap lulusan Sekolah
     Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.

     Tujuan Khusus :
     Tujuan Khusus Penyelenggaraan Program Paket A adalah agar warga belajar :
     a.             Memiliki akhlak mulia;
     b.             Memiliki Keterampilan Pengarnalan agama Islam;
     c.             Memiliki pengctahuan yang setara dengan pengetahuan lulusan SD/MI,
        dengar merujuk pada penguasaan kompetensi kurikulum yang berlaku;
     d.             Memiliki keterampilan dasar fungsional praktis dan teknis yang dapat
        dijadikan sebagai dasar bagi pengembangan bermatapencaharian;
     e.             Memiliki sikap yang kompetitif ulet dan kepribadian tangguh serta tidak
        rnudah putus asa dalam rnenghadapi permasalahan serta perkembangan yang ada.

E.                 Sasaran Program

VII-4 |                  Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
    Peserta didik (warga belajar) yang menjadi sasaran dan program mi adalah santri dan/atau
    warga masyarakat sekitar Pondok Pesantren drop out SD/MI.

                                      BAB II
                             PENYELENGGARAAN PROGRAM

A. Syarat Pondok Pesantren Penyelenggara
   Syarat-syarat bagi Pondok Pesantren sebagai penyelenggara program paket A setara
   SD/MI.
   1. Terdaftar pada Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota dibuktikan dengan
      Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP);
   2. Tersedia Tenaga Kependidikan meliputi :
      a. Penanggung jawab program
      b. Tutor Paket A
      c. Tenaga Administrasi
      d. Nara Sumber Teknis (NST)
   3. Tersedia tempat kegiatan belajar dan kelengkapannnya;
   4. Tersedia calon warga belajar sekurang-kurangnya 20 orang.
   5. Bersedia dan sanggup melaksanakan program paket A dibuktikan dengan surat
      pernyataan.

B. Mekanisme Penyelenggaraan Program
   Langkah-langkah untuk menyelenggarakan program paket A di Pondok Pesantren yaitu :
   1. Pondok Pesantren yang bersangkutan mendaftarkan din kepada Kantor Departemen
      Agama KabupatenlKota, dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pendidikan pada
      Pemerintahan Daerah di KabupâtenlKota setempat dalam bentuk proposal. Proposal
      tersebut mencakup tentang :
      a. Nama Pondok Pesantren dan alamat lengkap;
      b. Nama pimpinan pesantren dan penang’gi jawab program (keduanya dapat sama
          atau berbeda) dan namatenaga administrasi;
      c. Nama tenaga administrasi;
      d. Nama program (program paket A setara SD/MI);
      e. Jumlah warga belajar, yang terdiri dan santri Pondok Pesantien dan warga sekitar
          pondok;
      f. Nama tenaga tutor yang akan membimbing Pendidikan Agama, mata pelajaran
          Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu. Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan
          Sosial (IPS), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan
          Kesegaran Jasmani, dan nama nara sumber teknis (NST) Keterampilan Fungsional
          Praktis.
      g. Sarana belajar mengajar berupa tempat untuk kegiatan belajar mengajar secara
          tutorial.
   2. Departemen Agama setempat bersama instansi terkait lainnya akan melakukan
      kiarifikasi dan verifikasi.



Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren           | VII-5
    3. Selanjutnya Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota mengeluarkan surat
       pengesahan dalam bentuk sertifikat dan izin tentang penetapan Pondok Pesantren
       sebagai penyelenggara program Paket A.
    4. Kandepag Kabupaten/Kota melaporkan kepada Kantor Wilayah Departemen Agama
       Propinsi setempat dan Departemen Agama Pusat.

C. Aspek Substansi Program

    1. Kurikulum Nasional dan Kurikulum Lokal
          Kurikulum Paket A terdiri dari Kurikulum Inti. Direktorat Pendidikan Keagamaan
          dan Pondok Pesantren dan Direktorat Pendidikan Masyarakat, memuat kompetensi
          dasar akademik. Kurikulum muatan lokal disusun oleh Kantor Departemen Agama
          dan Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten/Kota memuat kompetensi dasar
          keterampilan bermata pencaharian yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi
          KabupatenlKota.. Bahan kajian Program Paket A minimal terdiri dari :
          a. Pendidikan Agama Islam
          b. Bahasa Indonesia
          c. Matematika
          d. IPA
          e. IPS
          f. PPKn
          g. Pendidikan Kesegaran Jasmani
          h. Keterampilan Fungsional Praktis
          Untuk memenuhi standarisasi mum, penentuan materi pada bahan kajian a s/d g
          menjadi tanggung jawab Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren
          Direktorat Jenderal Kelembagaan ama Islam Departemen Agama bekerjasama dengan
          Direktorat Pendidikn Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan
          Pemud serta Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasionl.
          Penentuan materi bahan kajian keterampilan fungsional menjadi tangng jawab Kantor
          Departemen Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

    2.               Bahan Belajar Pokok dan Bahan Belajar Lokal
          Bahan belajar pada Program Paket A terdiri dari dua jenis. Bahan belajar kajian
          akademik (Bahan Belajar Pokok) disusun oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan
          Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren. Sedangkan bahan belajar
          keterampilan (Bahan Belajar Lokal) disusun oleh para ahli dan Nara Sumber Teknis
          di bawah tanggung jawab Kantor Departemen Agama dan Dinas Pendidikan
          Kabupaten/Kota. Bahan belajar pokok disusun dalam bentuk modul.
          Bahan belajar pokok terdiri dari :
          a.         Modul Pendidikan Agama Islam
          b.         Modul Bahasa Indonesia
          c.         Modul Matematika
          d.         Modul IPA

VII-6 |                   Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
         e.         Modul IPS
         f.         Modul PPKn



    3.               Kalender Akademik dan Jumlah Jam Belajar Efektif
         Penentuan kalender akademik merupakan tanggungjawab Direktorat Pendidikan
         Keagamaan dan Pondok Pesantren dan Direktorat Pendidikan Masyarakat. Penentuan
         jadwal pelaksanaan program merupakan tanggung jawab Kantor Departemen Agama
         dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
         Jumlah jam belajar minimal yang harus dipenuhi dalam 1 minggu adalah 15 jam
         untuk kegiatan pembelajaran Akademik dan 4 jam untuk kegiatan praktek
         keterampilan (5 hari x 3 jam atau 3 hari x 5 jam ditambah 1 hari x 4 jam untuk
         praktek keterampilan).
         Walaupun dalam penyelenggaraan program ini mendapatkan pengarahan dan
         bimbingan dari Kantor Departemen Agama dan Dinas Pendidikan setempat, namun
         setiap Pondok Pesantren tetap berhak untuk mengatur dan menentukan jadwal
         pendidikan serta proses pembelajaran yang sesuai dengan kebiasaan, tradisi dan
         kondisi Pondok Pesantren. Di antara hak-hak yang tetap melekat pada Pondok
         Pesantren tersebut ialah :
         1.          Hak untuk mengalokasikan waktu pengajaran dan masing-masing mata
             pelajaran;
         2.          Hak untuk menerapkan metode pembelajaran, apakah itu klasikal, tutorial,
             sorogan, wetonan atau individual;
         3.          Hak untuk menentukan masa pembelajaran, semesteran atau lainnya.

    4.              Penjenjangan
         Program Paket A terdiri tiga tingkatan; Yakni : (1) tingkat pertama setara kelas empat
         SD/MI; (2) tingkat kedua setara kelas lima SD/MI; dan (3) tingkat ketiga setara kelas
         enam SD/MI. Setiap warga belajar harus mengikuti pembelajaran pada setiap tingkat.
         Program Paket ini disediakan bagi anak putus sekolah karena itu program Paket A
         tidak menerima warga belajar dan tingkat satu kecuali bagi mereka yang berasal dari
         anak drop out kelas enam dapat langsung mengikuti program pembelajaran pada
         jenjang/kelas terakhir. Warga belajar berhak naik pada jenjang berikutnya setelah
         dinyatakan selesai dan menguasai kompetensi minimal seluruh bahan kajian pada
         jenjang/kelas yang diikutinya. Pengukuran kompetensi minimal dilakukan melalui
         penilaian formatif dan sumatif.



    5.              Penerimaan dan Perpindahan Warga Belajar
         Tahun ajaran baru Program Paket A dimulai pada bulan Juli. Tahun ajaran berakhir
         pada bulan Juni tahun berikutnya. Perpindahan warga belajar antar kelompok belajar
         dimungkinkan selama memenuhi persyaratan berikut :



Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren              | VII-7
          a.        Memiliki surat keterangan sebagai warga belajar dan penanggung jawab
            program dengan disyahkan oleh salah satu instansi Kantor Departemen Agama
            atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
        b.          Memiliki bukti-bukti administratif berupa raport. Bagi warga belajar yang
            telah menyelesaikan Program Paket A dapat berpindah ke jalur sekolah, selama
            memenuhi persyaratan yang ditentukan.
     6.             Penilaian Hasil Belajar dan Sertifikasi
        Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauhmana daya serap warga belajar
        terhadap materi yang disampaikan selama proses pembelajaran. Evaluasi terdiri dari :
        1)          Evaluasi tiap-tiap modul pelajaran yang meliputi:
            a.      Tugs Mandiri
            b.      Tugas Kelompok
            c.      Tes akhir modul
        2)          Evaluasi tiap semester
        3)          Evaluasi akhir kelas
        4)          Ujian Nasional Peserta didik yang dinyatakan lulus dalam Ujian Nasional
            diberi Surat Tanda Lulus (STL) dan Ijazah. STL diterbitkan oleh Pusat Penilaian
            Pendidikan (Puspendik), Ijazah diterbitkan oleh Kantor Departemen Agama
            Kabupaten/Kota.



     7.               Penyelesaian Program Pembelajaran
          Pembelajaran pada Program Paket A bersifat fleksibel. Kecepatan penyelesaian
          program tergantung pada kecepatan, kesiapan dan penguasaan bahan kajian oleh
          warga belajar. Warga belajar dinyatakan selesai atau tamat pada Program Paket A
          apabila lulus dalam penilaian Ujian Nasional.



D.                    Aspek Manajemen Program

     1.              Ketenagaan
          1)         Penanggung jawab program
             Syarat penanggung jawab program :
             1.      Kyai/Ustadz Pondok Pesantren yang bersangkutan;
             2.      Memahami program Paket A setara SD/MI;
             3.      Memiliki pengalaman dalam mengelola program pendidikan non formal;
             4.      Mampu mengorganisasikan tenaga kependidikan yang terlibat dalam
                proses pembelajaran Paket A;
             5.      Mampu mengelola penyelenggaraan pembeiaj aran Program Paket A.

          2)           Tenaga Tutor dan NST
               Dalam penyelenggaraan program Paket A harus tersedia tenaga pendidikan yaitu
               tutor. untuk mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kurikülum Paket A dan
               Nara Sumber Teknis (NST) untuk mata pelajaran keterampilan.

VII-8 |                    Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
            Syarat Tutor dan Nara Sumber Teknis (NST) :
            1.      Memiliki ijazah diusahakan minimal SLTA
            2.      Menguasai substansi materi yang akan diajarkan
            3.      Sehat j asmani dan rohani
            4.      Menguasai teknik pembelaj aran partisipatif
            5.      Mampu mengelola pembelajaran sesuai dengan bahan kajian yang
               diajarkan
            6.      Memiliki komitmen terhadap tugasnya sebagai tutor/NST
            7.      Diutamakan tenaga dan Pondok Pesantren yang bersangkutan
            8.      Diutamakan yang pernah mengikuti pelatihan tutor Paket A.
            9.      Guru mata pelajaran pada sekolahlmadrasah formal.



    2.               Warga belajar
         Yang berhak mengikuti program Paket A adalah mereka yang memenuhi persyaratan
         sebagai berikut :
         1)          Dropout kelas IV atau telah selesai kelas III SD/MI atau yang sederajat
            dibuktikan dengan surat keterangan/raport dan sekolah asal;
         2)          Mengisi formulir pendaftaran.



    3.              Sarana dan Prasarana
         Dalam penyelenggaraan program Paket A, perlu disediakan sarana belajar yang
         cukup. Sarana belajar dimaksud adalah :
         1)         Kurikulum inti dan kurikulum muatan lokal;
         2)         Buku pegangan tutor/nara sumber teknis;
         3)         Modul pelajaran Paket A;
         4)         Buku/Modul keterampilan;
         5)         Tempat belajar;
         6)         Bahan dan peralatan untuk belajar keterampilan;
         7)         Sarana belajar penunjang (learning kits)
         8)         Buku Induk;
         9)         DaftarKelas;
         10)        Administrasi PBM



    4.              Pembiayaan
         Dana penyelenggaraan program Paket A, bersumber dari pemerintah dan pemerintah
         daerah serta dari masyarakat termasuk swadaya warga belajar. Setidak-tidaknya
         pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyediakan dana stimulan untuk menarik
         dana swadaya masyarakat. Beberapa komponen yang perlu dibiayai :
         a.         Dana Penyelenggaraan Program dipergunakan untuk :
                   pengadaan kurikulum


Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren           | VII-9
                      pengadaan modul
                      pelaksanaan evaluasi dan ujian
                      atk
                      honor tutor/NST
                      honor penyelenggara/penanggung jawab
                      pengadaan bahan/peralatan keterampilan

           b.          Dana Pendukung Program :
                      Pelatihan
                      monitoring
                      pertemuan rutin tutor/NST



    5.                  Pembinaan
           a.           Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Direktorat
                Jenderal Kelembagaan Agama Islam dan Direktorat Pendidikan Masyarakat
                Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda melaksanakan
                pembinaan terhadap penyelenggaraan program Paket A setara SD/MI melalui :
                1)      Pengadaan Kurikulum
                2)      Pengadaan Modul Pelajaran PaketA sesuai dengan mata pelajaran SD/MI
                3)      Pengadaan panduan/petunjuk teknis pelaksanaan Paket A
           b.           Kanwil Departemen Agama dan Dinas Pendidikan Propinsi melaksanakan
                kegiatan pembinaan terhadap penyelenggaraan Paket A khususnya dalam hal
                pengembangan kurikulum muatan lokal, pengadaan bahan ajar dan pelaksanaan
                Evaluasi.
           c.           Kantor Departemen Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
                membina pelaksanaan kegiatan belajar, kegiatan evaluasi dan kegiatan lain yang
                berkaitan dengan penyelenggaraan Paket A.
           d.           Pengawas Pendidikan Agama dan Penilik Dikmas memantau pelaksanaan
                kegiatan Paket A secara rutin setiap bulan.
           e.           Penyelenggara melaksanakan pertemuan dengan tutor secara periodik.



    6.                 Supervisi
           Secara umum, supervisi terhadap Pondok Pesantren penyelenggara program dapat
           diartikan suatu usaha meningkatkan mutu pengajaran dengan ditunjang oleh unsur-
           unsur lain, seperti tutor, nara sumber teknis (NST), prasarana, sarana, kurikulum,
           sistim pengajaran dan penilaian. Supervisor akan memperhatikan perkembangan
           unsur-unsur tersebut secara berkelanjutan. Dalam kaitannya dengan program paket A
           di Pondok Pesantren, yang bertindak sebagai Supervisor adalah :
           a.          Pimpinan Pesantren
           b.          Penanggung Jawab program
           c.          Pengawas sekolah/pengawas pendidikan agama

VII-10 |                     Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
         d.         Penilik Dikmas

         Supervisi sebagai suatu usaha memperbaiki proses belajar mengajar menyangkut hal
         keterampilan dan keefektifan supervisor bekerjasama dengan tutor/NST. Sebagai hasil
         kegiatan yang dilakukan oleh supervisor, seperti pertemuan individual dengan
         tutor/NST atau warga belajar, rapat-rapat kelompok, kunjungan-kunjungan, cara
         menggunakan alat pelajaran dan pertukaran pendapat digunakan untuk membimbing
         tutor/ ‘IST dalam pengembangan proses belajar mengajar.

         Tujuan supervisi pendidikan adalah membina dan mengembangkan program
         pendidikan agar situasi pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren
         penyelenggara program berjalan secara efektif dan efisien, khususnya peningkatan
         mutu proses pembelajaran di kelas.

         Pusat perhatian supervisi adalah perkembangan dan kemajuan belajar warga belajar
         oleh karena itu perhatian supervisor berpusat pada peningkatan kemampuan
         profesional tutor/NST dengan segala aspeknya, seperti perbaikan metode dan teknik
         mengajar, perbaikan cara dan prosedur penilaian, penciptaan kondisi yang layak bagi
         perkembangan kemampuan tutor/NST.
         Untuk membantu meningkatkan kemampuan profesional tutor/NST berbagai usaha
         dilakukan oleh supervisor pendidikan, seperti kunjungan ke Pondok Pesantren
         penyelenggara program, kunjungan kelas, pembicaraan secara individual, diskusi
         kelompok, demonstrasi mengajar, petunjuk-petunjuk berupa edaran dan sebagainya.



    7.               Monitoring
         Pengelola/Pimpinan Pondok Pesantren penyelenggara program dalam melaksanakan
         fungsinya sebagai supervisor harus melakukan monitoring atas segala pelaksanaan
         tugas setiap tutor/NST.
         Monitoring diperlukan untuk mengetahui sejauh mana setiap tugas/instruksi
         dilaksanakan. Juga untuk mengetahui tahap-tahap pencapaian target apakah sesuai
         dengan j adwal yang ditetapkan dalam j adwal, hambatanlhalangan apa yang timbul,
         sehingga tahapan target tidak tercapai. Monitoring mi dilakukan terhadap (1)
         pencapaian target kurikulum, (2) pencapaian target kegiatan Pondok Pesantren
         penyelenggara program, (3) kehadiran tutor, nara sumber teknis, tenaga administrasi
         dan warga belajar, dan (4) penggunaan alat peraga pendidikan dan modul.

    8.             Pelaporan
         Laporan penyelenggaraan program paket A pada Pondok Pesantren sangat diperlukan
         baik bagi instansi Pembina/pembimbing program maupun bagi penyelenggara
         program sendiri, untuk mengetahui data atau kondisi yang sebenarnya. Karena itu
         Pengelola Pondok Pesantren penyelenggara program/Pimpinan Pondok Pesantren
         perlu menyusun laporan untuk disampaikan kepada Kepala Kantor Departemen
         Agama Kabupaten/Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kab/Kota.


Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren          | VII-11
           Laporan dibuat per semester, yaitu pada bulan Desember dan Juni. Laporan tersebut
           berisi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan berikut data-data Pondok Pesantren
           bersangkutan. Jika dibuat dalam matrik adalah sebagaimana terlampir.
           Isi laporan tersebut, akan diambil sebagai bahan pengambilan keputusan dan
           kebijakan bagi pihak-pihak yang berwenang membina dan membimbing program.
           Karena itu laporan harus disusun berdasarkan kondisi dan data yang benar.




E.                 Manfaat
     1.            Bagi Warga Belajar (civil effect)
        Warga Belajar yang sudah menyelesaikan program Paket A setara SD/MI dan lulus
        Ujian Nasional berhak mendapatkan STL dan ijazah. Ijazah Program Paket A
        memiliki pengakuan yang mana dengan ijazah SD/MI. Konsekwensi dari pengakuan
        yang sama tersebut, lulusan Paket A berhak mendapatkan perlakuan dan kesempatan
        yang sama dengan lulusan SD/MI.

     2.                Bagi Masyarakat
           Program Paket A setara SD/MI di Pondok Pesantren membekali warga belajar dengan
           pengetahuan akademik dan keterampilan pengamalan ajaran Islam dan keterampilan
           dasar. Pemilihan keterampilan dititikberatkan pada kebutuhan dan pengembangan
           potensi setempat. Dengan demikian lulusan program PaketA setara SD/MI memiliki
           akhlak yang mulia dan kemampuan akademis yang berwawasan lingkungan.
           Kemampuan berguna bagi peningkatan kualitas kehidupannya dan pengembangan
           lingkungannya.
           Keberhasilan pelaksanaan program Paket A setara SD/MI di Pondok Pesantren sangat
           tergantung partisipasi dan kontribusi dari masyarakat, pemerintah dan warga belajar.
           Masyarakat dan warga belajar merupakan unsur utama yang menentukan keberhasilan
           dan kelanjutan program Paket A. Para penyelenggara program Paket A memiliki
           kesempatan dan diberi peran yang luas untuk melakukan perubahan dan pembaharuan
           dalam penyelenggaraan program paket A untuk mencapai daya guna dan hasil guna
           yang optimal.

     3.                Bagi Pemerintah Daerah
           Penekanan penguasaan kompetensi dasar baik akademik maupun keterampilan praktis
           pada dasarnya merupakan pembekalan bagi peningkatan status ekonomi sosial warga
           belajar, yang pada akhirnya diharapkan warga belajar atau lulusan Paket A mampu
           melepaskan diri dari belenggu kemiskinan. Kondisi demikian membantu percepatan
           pembangunan daerah setempat.




VII-12 |                    Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
                                   BAB III
                     WEWENANG, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


A.                    Tahap Persiapan

     1.              Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren
          Departemen Agama dan Direktorat Pendidikan Masyarakat Departemen
          Pendidikan Nasional
          1.         Melakukan koordinasi terkait dengan program paket A di Pondok
             Pesantren.
          2.         Menyusun pedoman pelaksanaan program paket A di Pondok Pesantren.
          3.         Menyediakan buku-buku petunjuk teknis pelaksanaan program.
          4.         Menyusun dan menyiapkan kurikulum program paket A.
          5.         Menyediakan modul mata pelajaran program paket A.
          6.         Melakukan sosialisasi program.
          7.         Melakukan pelatihan tutor/NST

     2.             Kanwil Departemen Agama dan Dinas Pendidikan Nasional Propinsi
          1.        Melakukan koordinasi terhadap program paket A di Pondok Pesantren
             pada wilayahnya.
          2.        Melakukan sosialisasi program.

     3.               Kantor Departemen Agama
          1.                                                       Melakukan koordinasi
               terhadap penyelenggaraan program paket C pada Pondok Pesantren pada
               wilayahnya.
          2.                                                       Melakukan sosialisasi
               program.
          3.                                                       Melakukan kiarifikasi
               dan verifikasi terhadap Pondok Pesantren yang mengajukan din sebagai
               penyelenggara program.
          4.                                                       Mempelajari      dan
               menilai kelayakan proposal penyelenggaraan program.
          5.                                                       Menetapkan   Pondok
               Pesantren yang memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara program dalam
               bentuk sertifikat.
          6.                                                       Mengeluarkan     izin
               penyelenggaraan program.
          7.                                                       Menyusun      jadwal
               pelaksanaan program Paket A


Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren      | VII-13
           8.                                                                Modul-modul          yang
                diperlukan

    4.                   Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
           1.                                                                Menyusun       kurikulum
                muatan lokal.
           2.                                                                Menyusun bahan belajar
                untuk bahan kajian lokal.
           3.                                                                Melakukan      sosialisasi
                program.
           4.                                                                Menyusun         petunjuk
                teknis pendidikan keterampilan.
           5.                                                                Menyusun jadwal ujian
                lokal.
           6.                                                                Membuat kisi-kisi soal
                untuk ujian lokal.




    5.                   Penyelenggara Program
           1.                                                          Menganalisa
                lingkungan untuk mendapatkan data tentang jumlah sasaran, jumlah nara sumber,
                potensi alam yang bisa dikembangkan serta jenis kebutuhan belajar yang akan
                dijadikan program pendidikan keterampilan.
           2.                                                          Menginformasikan
                kepada masyarakat tentang program Paket A.
           3.                                                          Menerima pendaftaran
                calon warga belajar dengan memperhatikan persyaratan yang telah ditentukan.
           4.                                                          Merekrut tenaga tutor
                untuk setiap mata pelajaran/bahan kajian.
           5.                                                          Menyiapkan       tempat
                kegiatan belajar.
           6.                                                          Mengajukan proposal
                penyelenggaraan Program Paket A kepada Kantor Departemen Agama
                Kabupaten/Kota. Proposal yang diajukan berisi tentang Nama Pondok Pesantren,
                Nama Pimpinan Pondok Pesantren, Nama Penanggung Jawab Program, Nama
                Tenaga Administrasi, NSP Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan
                Program, data calon warga belajar, dana tutor/NST, fasilitas yang dimiliki dan
                jumlah serta komponen pembiayaan yang diperlukan termasuk pembiayaan untuk
                kegiatan keterampilan.
           7.                                                          Menyiapkan sarana atau
                perlengkapan lain yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan belajar.
           8.                                                          Mengikutsertakan Tutor
                dan Nara Sumber Teknis dalam pelatihan tutor Paket A.

VII-14 |                     Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
B.                    Tahap Pelaksanaan

     1.             Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren
          Departemen Agama dan Direktorat Pendidikan Masyarakat Departemen
          Pendidikan Nasional
          1.        Melakukan koordinasi terkait dengan pelaksanaan program Paket A pada
             Pondok Pesantren.
          2.        Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi program.

     2.              Kanwil Departemen Agama dan Dinas Pendidikan Nasional Propinsi
          1.         Melakukan koordinasi terhadap pelaksanaan program Paket A pada
               Pondok Pesantren pada wilayahnya.
          2.         Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi program.

     3.               Kantor Departemen Agama
          1.          Mengkoordinasi penyusunan naskah soal evaluasi semester.
          2.          Memfasilitasi bahan belajar dan pendanaan bagi penyelenggaraan
               Program Paket A.
          3.          Bersama-sama dengan Dinas Pendidikan menghimpun dan melaporkan
               jumlah peserta Ujian Nasional ke Kantor Wilayah Departemen Agama dan Dinas
               Pendidikan Propinsi.
          4.          Mengkoordinasikan pelaksanaan Ujian Nasional di wilayahnya.
          5.          Bersama-sama dengan Dinas Pendidikan mengirimkan hasil lembar
               jawaban. Ujian Nasional ke Kantor Wilayah Departemen Agama dan Dinas
               Pendidikan Propinsi.
          6.          Mengeluarkan ijazah bagi warga belajar yang telah menyelesaikan
               pembelajaran Paket A.
          7.          Melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi program.

     4.               Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
          1.          Mengadakan buku raport dan buku induk/leger.
          2.          Mengelola hasil Ujian Nasional.

     5.                Penyelenggara
          1.           Menyusun struktur organisasi penyelenggara Program Paket A.
          2.           Menyusun rincian tugas penyelenggara, tutor dan Nara Sumber Teknis.
          3.           Membuat papan nama penyelenggara Paket A.
          4.           Melaksanakan kegiatan administrasi yang terdiri dari :
               a.      Pengisian buku induk warga belajar berisi tentang data warga belajar dan
                  nilai hasil evaluasi semester.
               b.      Pengisian buku absensi tutor/nara sumber
               c.      Mencatat, mengelola penerimaan dan pengeluaran keuangan kelompok

Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren             | VII-15
                d.      Mencatat dan mengelola inventaris kelompok
                e.      Membuat laporan periodik
           5.           Menyusun rencana program pembelajaran termasuk jadwal tutorial
                bersama dengan tutor berdasarkan kesepakatan dengan warga belajar.
           6.           Mengadakan kerjasama dengan nara sumber dan instansi/masyarakat
                untuk mendukung program.
           7.           Menggali dan menghimpun dana dari masyarakat, organisasi, lembaga,
                instansi dan perusahaan untuk mendukung kelancaran program
           8.           Mencari dan menyediakan keperluan pelaksanaan pembelajaran.
           9.           Mengikutsertakan warga belajar dalam ujian nasional.

    6.                 Tutor dan Nara Sumber Teknis (NST)
           1.          Membimbing kegiatan pembelajaran secara klasikal termasuk
                pembelajaran keterampilan yang telah disepakati sesuai dengan jadwal
           2.          Menyusun bahan evaluasi formatif (Tugas Mandiri, Tugas Kelompok dan
                Tes akhir modul)
           3.          Mengelola kegiatan pembelajaran di kelas, belajar kelompok dan belajar
                mandiri.
           4.          Melaksanakan kegiatan evaluasi
           5.          Mengadministrasikan nilai hasil evaluasi formatif dan hasil evaluasi
                semester.
           6.          Mengisi buku raport berdasarkan nilai yang tercantum dalam buku
                eger/induk
           7.          Mengorganisasikan warga belajar yang akan membentuk kegiatan usaha
                baik sendiri-sendiri maupun secara berkelompok.
           8.          Membantu memfasilitasi warga belajar yang akan melanjutkan
                pendidikan.




VII-16 |                    Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
                                             BAB IV
                                            PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan program Paket A setara SD/MI pada Pondok Pesantren sangat
tergantung partisipasi dan kontribusi dan masyarakat, pemerintah dan warga belajar.
Masyarakat dan warga belajar merupakan unsur utama yang menentukan keberhasilan dan
kelanjutan program Paket A. Para penyelenggara program Paket A memiliki kesempatan dan
diberi peran yang luas untuk melakukan perubahan dan pembaharuan dalam penyelenggaraan
program Paket A untuk mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal.




                                                         Jakarta, 12 Juli 2004

                                                         Direktur Jenderal




                                                         H.A. Qodry A. Azizy
                                                         NIP. 150 202 471




Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren       | VII-17
VII-18 |   Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Lampiran 1 :

         USULAN PENYELENGGARAAN PROGRAM
             KEJAR PAKET A SETARA SD/MI

1.                                          Penyelenggara        :

                                            ……………………………………………….

2.                                          Nama Program         :

                                            ……………………………………………….

3.                                          Penanggung Jawab Program          :

                                            ……………………………………………….

4.                                          Pimpinan Pondok Pesantren         :

                                            ……………………………………………….

5.                                          Hari/Waktu Belajar           :

                                            ……………………………………………….

6.                                          Alamat/Lokasi Tempat Belajar      :

                                            ……………………………………………….

                                                ……………………………………………….

7.                                          Jumlah Peserta       :       ……… Warga Belajar

                                                Laki-laki       = ………. Orang

                                                Perempuan       = ………. Orang

                                                (Daftar Nama terlampir)

8.                                          Tenaga Pendidik/Tutor        :    ………       orang

      (Daftar Nama terlampir)

9.                                          Nara Sumber Teknis           :    ………       orang

      (Daftar Nama terlampir)

Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren            | VII-19
10.                                      Sarana Belajar Mengajar :

                                         ……………………………………………….




                 Mengetahui,
           Pimpinan Pondok Pesantren                …………….., ……………………….
           ……………………………….                                  Penanggung JawabProgram




      ……………………………………..                                ……………………………………




VII-20 |                Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Lampiran 2 :

  DAFTAR NAMA WARGA BELAJAR PROGRAM PAKET A
                      DI PONDOK PESANTREN ……………………..
                           TAHUN PELAJARAN …………………..


Lokasi :

 No.           NAMA                L/P   Umur        Nama Orang Tua            Alamat




                                                            ………., …………………………..
                                                                Penanggun Jawab Program




                                                                  ………………………..




Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren              | VII-21
Lampiran 3 :



            DAFTAR NILAI PROGRAM PAKET A

Bidang Studi         : ………………………….
Kelas/Semester       : ………………………….
Tahun Ajaran         : ………………………….
                     Absensi           Nilai Formatif     Rata-       Nilai Tugas/PR    Rata-   Nilai   Nilai
No     Nama
                 S   I   A     Jml 1    2    3   4      5 rata    1     2 3     4   5    rata Sumantif Raport




                 Mengetahui,                                 ……….., …………………………..
           Penanggung Jawab Program                          Tutor Bidang Studi ………………




       ………………………………..                                             ………………………………..


VII-22 |                     Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren   | VII-23
VII-24 |   Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
SUB LAMPIRAN 2
Contoh Format :
                          BUKU INDUK WARGA BELAJAR PROGRAM PAKET A
Pas Foto    No.                       Nama             Tempat dan         Nama       Asal              Alamat          Tgl.
                    No. Induk                                       L/P                      Agama                               Ket.
 3x4        Urut                   Warga Belajar      Tanggal Lahir     Orang Tua Pendidikan         Warga Belajar   Pendaftan




Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren        | VII-25
Lampiran 4 :
                                 GARIS-GARIS BESAR PEMBELAJARAN MODUL
                                                          PROGRAM PAKET A

Mata Pelajaran     : ………………………………..
Kelas              : ………………………………..
Nomor Modul        : ………………………………..
                          Materi yang                                  Kompetensi                   Metode
 No        Pokok Bahasan              Waktu (menit)                                                              keterangan
                          dijelaskan                                  yang diujikan          BS      BK      T




Keterangan :
BS     = Belajar Sendiri
BK     = Belajar Kelompok
T      = Tutorial/Tatap Muka




VII-26 |               Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Lampiran 5 :
                                     AGENDA PEMBELAJARAN PROGRAM PAKET A

Mata Pelajaran      : …………………………..
Kelas               : …………………………..
Nomor Modul         : …………………………..
                                                                                                              Jumlah Warga
 No        Hari/Tanggal         Jam ke         Nama Tutor                    Uraian Materi Pelajaran                         Paraf Tutor
                                                                                                                 Belajar




                                                                                                       ……………, ………………………… 20……
                                                                                                           Penanggung Jawab Program




                                                                                                          …………………………………..

Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren               | VII-27
VII-28 |   Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren   | VII-29
Lampiran 6 :

                 Daftar Nama Penanggung Jawab Penyelenggara
               Program Kejar Paket A Setara SD/MI Kelas IV, V, VI
                      Di Pondok Pesantren …………………
                        Tahun Pelajaran …………………

Lokasi : ……………….

 No.            Nama                   Umur           Jabatan               Keterangan




                      Daftar Nama Tutor Program Kejar Paket A
                             Setara SD/MI Kelas IV, V, VI
                        Di Pondok Pesantren …………………
                           Tahun Pelajaran …………………

Lokasi : ……………….

 No.           Nama              L/P     Umur         Pendidikan            Bidang Studi




VII-30 |               Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren   | VII-31
Lampiran 7 :
                                 DAFTAR HADIR WARGA BELAJAR PROGRAM PAKET A

Bidang Studi      : …………………………………….
Kelas/Semester    : …………………………………….
Tahun Ajaran      : …………………………………….
Bulan             : …………………………………….
                                                                             Tanggal                                                   Absen
 No        Nama
                    1    2   3   4   5   6   7   8   9 10   11   12   13 14 15 16 17 18 19 20        21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 S I A




            Mengetahui,                                                                                         ………., ……………………..
      Penanggung Jawab Program                                                                                   Penanggung Jawab Program



      ……………………………..                                                                                              ……………………………..



VII-32 |                Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Lampiran 8 :
                                   KEMAJUAN BELAJAR WARGA BELAJAR KEJAR PAKET A

Nama Kejar              : …………………………………
Laporan Bulan ke        : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12
Mata Pelajaran          : …………………………………
                                                                                  Absen                                         Materi yang
 No.         Nama Warga Belajar
                                                S           I        A       Baik    Sedang       Kurang   T. Form   T. Sum   Selesai diajarkan




             Mengetahui,                                                                                        ………., ……………………..
       Penanggung Jawab Program                                                                                  Penanggung Jawab Program



       ……………………………..                                                                                             ……………………………..



Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren             | VII-33
VII-34 |   Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren
Lampiran 9 :

          DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

                                      Sertifikat
                                     Nomor : ………………..

      Atas nama Meneteri Agama Republik Indonesia, dengan ini Kepala Kantor Departemen
Agama Kabupaten/Kota ………………………………….…….. memberikan SERTIFIKAT
PENYELENGGARA PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PADA PONDOK
PESANTREN kepada :
      Nama Pondok Pesantren                   : …………………………………….....
      Nama Pimpinan Pondok Pesantren : …………………………………….....
      Nomor Statistik Pondok Pesantren : …………………………………….....
      Alamat       Jalan                      : …………………………………….....
                   Desa/Kel                   : …………………………………….....
                   Kecamatan                  : …………………………………….....
                   Kabupaten/Kota             : …………………………………….....
                   Propinsi                   : …………………………………….....

      Sebagai Penyelenggara Program Paket A sesuai dengan Surat Kesepakatan Bersama
antara Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda Departemen Pendidikan
Nasional RI dan Direktur Jenderal KelembagaanAgama Islam Departemen Agama RI Nomor
: 19/E/MS/2004 dan Nomor : DJ.II/166/04 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan
pada pondok Pesantren.

      Pimpinan Pondok Pesantren diberikan hak menurut hukum, untuk menyelenggarakan
Program Paket A Setara SD/MI


                                                         ……………….., ………………………
                                                         Kakandepag Kab./Kota ……………….




                                                         …………………………………………
                                                         NIP.




Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren      | VII-35
Lampiran 10 :

           CONTOH PLANG NAMA PONTREN PENYELENGGARA
               PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN :



                        DEPARTEMEN AGAMA
                         Program Paket A Setara SD/MI


                       Pondok Pesantren …………………

                  Jalan …………… Rt. ….. Rw. ….. No. …….
                  Kelurahan ……………. Kecamatan …………
                  Kab./Kota ………………. Propinsi ………….
                  Telp. ……………….. Kode Pos ……………


                         Ukuran Plang 120 cm x 80 cm




            CONTOH STEMPEL PONTREN PENYELENGGARA
               PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN :




                             Ukuran Stempel 3 o cm




VII-36 |           Bagian VII : Pedoman Penyelenggaraan Program Paket A Pada Pondok Pesantren

								
To top